Docstoc

Jurnal Bahasa Indonesia

Document Sample
Jurnal Bahasa Indonesia Powered By Docstoc
					                                              JURNAL
         PERBEDAAN HASIL BELAJAR TEORI MENGUASAI ALAT UKUR LISTRIK
     DAN ELEKTRONIKA ANTARA SISWA YANG DI AJAR MELALUI METODE
   QUANTUM LEARNING DENGAN SISWA YANG DI AJAR MELALUI METODE
   KONVENSIONAL. SUATU STUDI EKSPERIMEN PADA KELAS 10 KELOMPOK
      TEKNIK PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK SMKN 34 JAKARTA PUSAT
                                           RINTO HADI
          Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pend. Teknik Elektro
                                        NORMA PIANTO
         Alumni Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pend. Teknik Elektro 2008
                                            Irzan Zakir
            Dosen Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pend. Teknik Elektro
                                          Massus Subekti
            Dosen Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pend. Teknik Elektro



                                           ABSTRACT:
          The Achievement Result of Electric and Electronics Istrumentation Ability Theory
    Between Students Who is Tought by Quantum Learning With Convensional Methods.
       Hypothesis in this research is result of Electric and Electronics Istrumentation Ability
   Theory which theches by quantum learning method was higher than which teaches with
                                    konvensional method.
         This research was conducted in SMKN 34 Jakarta at October until December 2007
  used experiment research method. Sampel is student in firsh grade majoring of electrical
 engineering. This instrument is objective test and the removal sample with cluster ramdom
                                          sampling.
        Keyword: The Achievement Result of Electric and Electronics Istrumentation Abillity
                   Theory Quantum Learning With Convensional Method.




Perbedaan Hasil Belajar Teori menguasai Alat Ukur Listrik dan Elektronika antara Siswa
yang di Ajar melalui Metode Quantum Learning dengan Siswa yang di Ajar melalui Metode
Konvensional (Rinto Hadi )                      1
PENDAHULUAN                                          mendirikan landasan dan kerangka untuk
                                                     belajar.
Sekolah      Menengah       Kejuruan     (SMK)
merupakan       lembaga     pendidikan     yang                 METODOLOGI PENELITIAN
bertanggung      jawab      dalam      mencetak
sumber daya manusia yang memiliki                    Metode Penelitian
kemampuan akademis sekaligus keahlian
                                                     Metode penelitian yang digunakan adalah
khusus. Dengan menguasai teori dan
                                                     eksperimen semu. Alasan digunakannya
praktik, setiap lulusan SMK diharapkan
                                                     metode ini adalah untuk memperoleh
mampu bersaing di dunia industri.
                                                     bukti-bukti     yang    paling    meyakinkan

Untuk mencapai tujuan SMK diperlukan                 tentang pengaruh satu variabel terhadapa

beberapa unsur diantaranya yaitu tenaga              variabel lain, terutama pengaruh yang

pendidikan berkualitas yang setara dengan            bersifat positif.

kemampuan        teknologi      seta     mampu
                                                     Langkah-langkah penelitian ini meliputi:
menyesuaikan           dengan           keadaan
lingkungannya,         penggunaan         media         1.      Menentukanterlebih dahulu kelas
pembelajaran yang tepat, sarana dan                  eksperimen dan kelas             kontrol yang
prasarana      yang    memadai,        penerapan     dilakukan secara acak dengan menganggap
metode pembelajaran yang tepat dan                   kemampuan awal yang sama.
sesuai. Sehingga kegiatan belajar mengajar
                                                        2.      Mengadakan      pretest     sebagai
dapat      mencapai    tujuan     instruksional
                                                     langkah awal penelitian.
dengan efektif dan efisien.
                                                        3.      Menerapkan pembelajaran dengan
Ada sebuah metode belajar yng dikenal
                                                     metode Quantum Learning untuk seluruh
dengan metode belajar quantum learning.
                                                     siswa kelas eksperimen dan pembelajaran
Metode       quantum      learning merupakan
                                                     dengan       metode     konvensional    untuk
pengubah belajar yang meriah,dengan
                                                     seluruh siswa kontrol.
segala      nuansannya.     Metode      quantum
learning      menyertakan     segala      kaitan,       4.      Memberikan test sumatif beberapa
interaksi       dan        perbedaan       yang      pokok bahasan yang telah dicapai selama
memaksimalkan momen belajar. Quantum                 melakukan penlitian padaseluruh siswa
leraning berfokus pada hubungan dinamis              kelas eksperimen dan kelas kontrol.
dalam lingkungan kelas, interaksi yang




2                               Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 6
Data hasil pretest akan dibandingkan
dengan       hasil      postest,        apakahada
                                                                Kelompok           Perlakuan        Test
peningkatan atau        penurunan atas hasil
yang     dicapai.        Kemudian,           untuk              Eksperimen         X1     Y1
membuktikan hipotesisi - awal, maka
dilakukan pengolaan dan pengujian data                          Pengendali         X2     Y2

hasil postest dengan menggunakan uji t
                                                                keterangan:
dua arah.Desain Penelitian Pada penelitian
ini variabel terikat dibagi dalam dua                           X1     =       kelompok   siswa     yang
kelompok yakni kelas eksperimen dan                      diajarkan dengan menggunakan metode
kelas kontrol, kemudian dibandingkan                     quantum learning.
untuk memperoleh perbedaan hasil belajar
                                                                X2     =       kelompok   siswa     yang
teori Mengusai Alat Ukur Listrik dan
                                                         diajarkan dengan menggunakan metode
Elektronika antara kelas yang diajakan
                                                         konvensional.
dengan metode quantum learning dan yang
diajarkan dengan metode konvensional.                           Y1         =       hasil belajar teori
Sampel    terdiri      dari    dua     kelompok,         Mengusai      Alat       Ukur    Listrik    dan
kelompok diperlakukan dengan metode                      Elektronika yang diajarkan dengan metode
quantum learning dan kelompok kedua                      quantum                  learning.
diberi    perlakuan           dengan        metode
                                                                Y2         =       hasil belajar teori
konvensional.        Desain    penelitian     yang
                                                         Mengusai          Alat    Ukur   Listrik    dan
digambarkan sebagai berikut:
                                                         Elektronika     yang     diajarkan       dengan
 Kelompok       Perlakuan            Test                metode konvensional.
Eksperimen          X1                Y1
Pengendali          X2               Y2




Perbedaan Hasil Belajar Teori menguasai Alat Ukur Listrik dan Elektronika antara Siswa
yang di Ajar melalui Metode Quantum Learning dengan Siswa yang di Ajar melalui Metode
Konvensional (Rinto Hadi )                           3
HASIL PENELITIAN                                            2.       Data Hasil Belajar Teori
                                                    Mengusai     Alat    Ukur   Listrik   dan
A. Deskripsi Data
                                                    Elektronika Dengan Metode konvensional.
      1. Data Hasil Belajar Teori Mengusai
                                                            Tabel 1. Distribusi Frekuensi Skor
Alat Ukur Listrik dan Elektronika Dengan
                                                    Hasil Belajar kelas eksperimen yang
Metode Quantum Learning.
                                                    diajarkan dengan metode konvensional.
        Tabel 1. Distribusi Frekuensi Skor
                                                    No    Nama Siswa     Frekuensi (f)
Hasil Belajar kelas eksperimen yang                  1      3 - 3,9           1
diajarkan    dengan       metode      quantum        2      4 – 4,9           1
                                                     3      5 – 5,9           7
learning.                                            4      6 – 6,9           6
                                                     5      7 – 7,9           7
No      Nilai Siswa       Frekuensi (f)              6      8 – 8,9           3
 1       5,5 – 6,09            6                          Jumlah             25
 2       6,1 – 6,69            3
 3       6,7 – 7,29            6
 4       7,3 – 7,89            5                            Tabel 2 merupakan data hasil
 5       7,9 – 8,49            3
 6       8,5 – 9,09            2                    penelitian untuk kelas kontrol dengan
       Jumlah                 25                    ju,lah siswa sebanyak 25, skor yang
                                                    diperoleh siswa memiliki rentang antara 3
        Tabel       1 merupakan dta hasil           sampai 8,5. Jumlah skor 158,5 dengan
penelitian untuk kelas eksperimen dengan            rata-rata 6,34. Median diperoleh pada skor
jumlah siswa sebanyak 25, skor yang                 6,5 dan modus terdapat skor 5,5. Variansi
diperoleh siswa memniliki rentang antara            skor diperoleh sebesar 1,6608 dengan
5,5 sampai 8,5. Jumlah skor 174,5 dengan            simpangan baku sebesar 1,2887 (lampiran

rata-rata   6,98.    Median     dan    modus        14

diperoleh pada skor 7. Variansi skor
diperoleh       sebesar    0,8017      dengan
simpangan baku sbesar 0,8952 (lampiran
14)




4                              Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 6
        KESIMPULAN




        Berdasarkan pengujian hipotesis
dengan uji t, diperoleh nilai Thitung
sebesar 2,039 dan Ttabel sebesar 1, 684.
Karena Thitung < Ttabel, maka H0 ditolak
dan H1 diterima

        Maka secara singkat dapat ditarik
kesimpulan      sebagai    berikut:   Terdapat
perbedaan hasil belajar

        teori Menguasai Alat Ukur Listrik
dan Elektronika anatara siswa yang diajar
melalui metode Quantum Learning dengan
siswa    yang     diajar     dengan    metode
konvensional. Hasil dari belajar teori
Menguasai       Alat      Ukur   Listrik   dan
Elektronika yang diajar melalui metode
Quantum Learning lebih tinggi dari siswa
yang     diajarkan         melalui     metode
konvensional.




Perbedaan Hasil Belajar Teori menguasai Alat Ukur Listrik dan Elektronika antara Siswa
yang di Ajar melalui Metode Quantum Learning dengan Siswa yang di Ajar melalui Metode
Konvensional (Rinto Hadi )                       5
       DAFTAR PUSTAKA

       Ali, Lukman, Kamus Besar Bahasa
Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1994.

       Arikonto, Suharsimi, Dasar-Dasar
Evaluasi Pendidikan,          Jakarta: Bumi
Aksara, 2002.

       De     Potter,    Boobi     dan    Mike
Henacky,           Quantum            Learning,
Membiasakan        Belajar     Nyaman       dan
Menyenangkan, Bandung: Kaifa, 1999.

       Depoter, Bobbi, Mark Reardon,
dan   Sarah     Singer   Nourie,      Quantum
Teaching:       Memepraktikan         Quantum
Learning      di    Ruang-Ruang           Kelas,
Bandung: kaifa, 2004.

       Djayadisastro,        Yusuf,      Metode
Mengajar, Bandung: Angkasa, 1985.




6                                Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 6

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:661
posted:6/16/2012
language:
pages:6