Docstoc

PENERAPAN TAZKIYAT

Document Sample
PENERAPAN TAZKIYAT Powered By Docstoc
					           04110177 PENERAPAN TAZKIYAT Al-NAFS DALAM MEMBENTUK

                    AKHLAQ KARIMAH DI PONDOK MODERN AL-RIFA’IE

                                               GONDANGLEGI MALANG




DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL

HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN ...................................................................... ii

HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................... iv

HALAMAN MOTTO .................................................................................. ..v

HALAMAN NOTA DINAS ........................................................................ .vi

HALAMAN PERNYATAAN ......................................................................vii

KATA PENGANTAR ................................................................................. viii

HALAMAN TRANSLITERASI .................................................................. ..x

DAFTAR TABEL ....................................................................................... ..xi

DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xii

DAFTAR ISI ............................................................................................... xiii

ABSTRAK .................................................................................................... xv



BAB I PENDAHULUAN .............................................................................. 1

A. Latar Belakang Masalah ............................................................................. 1

B. Rumusan Masalah ....................................................................................... 8

C. Tujuan Penelitian ........................................................................................ 8
D. Manfaat Penelitian ...................................................................................... 9

E. Ruang Lingkup Pembahasan ....................................................................... 9

F. Definisi Operasional .................................................................................... 9



BAB II KAJIAN PUSTAKA ....................................................................... 11

A. Tazkiyat Al-Nafs. ....................................................................................... 11

1. Pengertian Tazkiyat Al-Nafs ...................................................................... 11

2. Metode Dalam Tazkiyat Al-Nafs. .............................................................. 14

3. Sarana-sarana Asasi Penyucian Jiwa. ......................................................... 21

B. Akhlaq Karimah ......................................................................................... 22

1. Pengertian Akhlaq Karimah. ...................................................................... 22

2. Perintah Dan Sumber Dalil ber-Akhlaq Karimah. ..................................... 25

3. Ruang Lingkup dan Bentuk bentuk Akhlaq Karimah ................................ 28

C. Tazkiyat Al-Nafs Sebagai Pembinaan Akhlaq Karimah…… ..................... 32



BAB III METODE PENELITIAN ............................................................. 36

A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian. .............................................................. 36

B. Kehadiran Peneliti ..................................................................................... 37

C. Lokasi penelitian ....................................................................................... 38

D. Sumber Data ............................................................................................. 39

E. Teknik Penelitian ...................................................................................... 40

F. Teknik Analisis ......................................................................................... 42

G. Pengecekan Keabsahan Data .................................................................... 43

H. Tahap-tahap Penelitian ............................................................................. 46
BAB IV HASIL PENELITIAN .................................................................. 48

A. Lokasi Penelitian ...................................................................................... 48

B. Penyajian Hasil Penelitian ........................................................................ 68



BAB V PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ...................................... 81

BAB VI PENUTUP .................................................................................... 101

A. Kesimpulan .............................................................................................. 101

B. Saran ........................................................................................................ 102

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN




BAGI YANG MENGINGIKAN SKRIPSI INI SECARA LENGKAP DENGAN FORMAD

WORD SILAKAN HUBUNGI


Mekanisme mendapatkan dengan krim judul yang anda inginkan dan alamat email anda,

KE 08970465065


Cukup bantu biaya oprasional kami bisa melalui tranfer ke rekening akan kami SMS-kan


                                       Untuk melihat lebih banyak judul yang lain

                                                                  ABSTRAK
--------------. Penerapan Tazkiyat Al-Nafs Dalam Membentuk Akhlaq Karimah Di Pondok Modern

Al-Rifa’ie. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Negeri

Malang (UIN) Malang. Dr. M. Zainuddin, MA.

       Menjadi tugas bagi tiap-tiap pendidik untuk menjalankan warisan dari Rasul dan para ulama,

yakni menyucikan jiwa peserta didiknya, sebagai metode pembinaan jiwa agar jiwanya suci dari

perbuatan syirik dan kotoran-kotoran hati seperti dengki, riya’, sombong dan lain-lain dengan

menanamkan nilai ketauhidan dan cabang-cabangnya, serta menerapkan perbuatan sesuai dengan

nama-nama

       Allah yang diiringi dengan ibadah kepada Allah, didasari keikhlasan kepada Allah dan

mengikuti sunnah Rasulullah SAW.



       Pendidikan PAI adalah bimbingan jasmani dan rohani., berdasarkan hukum-hukum agama

Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran Islam, yakni akhaq karimah.

Dengan Jiwa yang suci sudah pasti akan terbentuk akhlak mulia, yang merupakan misi pertama

diutusnya rasul ke bumi ini. Akhlak yang baik merupakan cerminan hati yang bersih. Tujuan

dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tazkiyat al-nafs dalam membentuk

akhlaq karimah di pondok modern Al-Rifa’ie Gondanglegi. Penelitian yang penulis lakukan adalah

termasuk dalam penelitian deskripatif kualitatif. Dalam perjalanan mengumpulkan data, penulis

menggunakan metode observasi, wawancara/interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk

analisisnya, penulis menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang

tertulis atau lisan dari beberapa informan dan dari perilaku yang diamati sehingga dengan hal ini

penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyuluruh tentang

kedaan yang sebenarnya.
       Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dapat di sampaikan di sini bahwasannya

penerapan tazkiyat al-nafs dalam membentuk akhlaq karimah di pondok modern Ak-Rifa’ie

Gondanglegi secara umum adalah “istighatsah” yang dilakukan tiap hari minggun pagi dari jam

07:00 sampai 10:00 WIB, sebagai upaya taqarrub dengan rangkaian ibadah dan dzikir kepada Allah.

Diterapkannya tazkiyat al-nafs di YPMA adalah usaha pengasuh sebagai seorang pendidik untuk

santriwati dalam batas kemampuannya untuk meraih dengan menjadikan hidayah sebagai buah dari

usaha. Tazkiyat al-nafs dapat dilakukan hanya dengan meminta pertolongan kepada Allah SWT

dengan jalan mujahadah dan riyadhah yang terdiri dari beberapa media, yakni: shalat dhuha, shalat

hajjat dan shalat tasbih, dzikir istighatsah, yaasin fadhilah, ta’lim, shadaqah, tahlil dan do’a. Dari

mediamedia tersebut secara umum dapat juga disebut sebagai dzikir dan do’a, yang mampu

memunculkan kesadaran dalam jiwa santriwati dan mengambil bentuk kecenderungan ruhani dalam

jiwanya. Jiwa yang secara kontinyu dalam tazkiyah, maka akan dapat tersucikan. Dan jiwa yang suci

mampu membentuk pada tabiat

       dan tingkah laku yang baik, yakni terbentuklah kekuatan akhlak yang mulia, tidak sekedar

mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk namun mampu merefleksikan baik buruk itu pada

akhlaknya dalam kesehari-hariannya.



Kata Kunci : Penerapan tazkiyat al-nafs, Akhlaq

Skripsi secara lengkap sebagai referensi SMS: 08970465065 krim

judul dan alamat email. Cukup ganti uang/pulsa ngenet Rp 20.000


                                               BAB I

                                         PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

       Pendidikan Agama Islam kini telah mencapai perkembangan yang sangat besar dan pesat,

metodologinya juga semakin beragam dan sasarannya semakin banyak, lembaga-lembaga pendidikan

Islam mulai diadakan lengkap dengan berbagai macam fasilitas yang senantiasa mengacu kepada

keberhasilan. Karena meskipun awal masih dianggap sebelah mata, namun sekarang keberadaannaya

telah diakui banyak pihak. Di dalam Al-Qur’an, terdapat petunjuk jelas tentang bagaimana mendidik

yang seharusnya dilakukan, seperti dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 2, yang artinya: “Dia-lah yang

mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-

ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As

Sunnah). Dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”.

Jika tugas Rasul yang sesungguhnya juga menjadi tugas Ulama (Karena Ulama adalah pewaris para

Rasul), dan demikian pula tugas seorang guru, maka tugas guru menjadi sedemikian luas. Tugas

Ulama dan tugas guru intinya sama dengan tugas Rasul.

       Berdasarkan ayat di atas, sekurang-kurangnya ada empat macam tugas bagi siapa saja yang

berperan sebagai guru, yaitu: Pertama; membacakan ayatayatnya. Selama ini dikenal terdapat ayat-

ayat qawliyah (terucap atau dalam bentuk tertulis) yang dapat dibaca dan dipahami melalui kitab suci

dan ayat qawniyah (yang terhampar atau tak tertulis) yang dapat dipahami observasi, eksperimen dan

kegiatan dengan menggunakan indera lainnya. Hasil observasi disebut ilmu atau ilmu pengetahuan.

Kedua; tazkiyah atau mensucikan. Mendidik tidak cukup sekedar mengisi otak dengan sejumlah

informasi atau melatihnya dengan kegiatan praktis berupa menganalisis data, tetapi lebih dari itu,

yakni melakukan penyucian jiwa atau tazkiyah. Kegiatan spiritual seperti berdzikir,

memperbanyak shalat (baik wajib maupun sunnah), berzakat, puasa serta amalan lain dalam rangka

mendekatkan diri kepada Allah SWT.

       Selain itu sebagai guru atau pendidik juga harus menjauhkan anak dari sesuatu yang munkar.

Ketiga: mengajarkan Kitab (Al-Qur’an), dan keempat: mengajarkan hikmah. Jelaslah bahwa
penyucian jiwa termasuk tugas-tugas para guru sekaligus merupakan target bagi orang-orang yang

bertaqwa. Tergantung kepada penyucian jiwalah keselamatan dan kebinasaan manusia di sisi Allah.

Penyucian jiwa hanya dapat terlaksana dengan banyak ibadah dan amal. Jika seseorang

mengerjakannya dengan sempurna, maka saat itu hatinya menjadi kuat dengan nilai-nilai yang dapat

menyucikan jiwa dan akan tampak pengaruh serta hasilnya pada seluruh anggota tubuhnya, seperti

lidah, mata telinga dan anggota tubuh lainnya.

         Hasil yang paling tampak dari jiwa yang suci adalah adab dan tingkal laku yang baik dalam

berinteraksi dengan Allah dan sesama manusia. Terhadap Allah dengan cara melaksanakan hak-hak-

Nya, termasuk di dalamnya mencurahkan jiwa untuk berjihat di jalan-Nya, dan terhadap manusia

sesuai dengan apa yang biasa berlaku, sesuai dengan tuntutan keadaan sebagai mana yang diajarkan

Rasul.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:10
posted:6/14/2012
language:
pages:7