Docstoc

Estetika Skolastik

Document Sample
Estetika Skolastik Powered By Docstoc
					"ESTETIKA SKOLASTIK : THOMAS AQUINAS"

Thomas Aquinas adalah seorang filsuf dan teolog Abad Pertengahan Eropa terbesar. Ia
juga seorang imam Dominikan yang hidup pada puncak zaman Skolastik (Abad ke-12
dan ke-13). Thomas Aquinas, dilahirkan pada tahun 1225 di Rocca Sicca dekat Napoli,
Italia. Menjelang usia 20 tahun, ia bergabung dengan Ordo Dominikan dan menjadi
murid Albertus Agung di Paris dan Koln. Setelah menyelesaikan studinya, ia mengajar
teologi di universitas Paris dan di berbagai tempat lainnya di Italia. Ia meninggal pada
usia 49 tahun (1274) di biara Fossanuova, dalam perjalanannya ke Konsili di Lyon. Saat
ia meninggal dunia, ia meninggalkan banyak karya-karya tulisan. Dalam edisi modern,
semua karya-karyanya dikumpulkan dalam 34 jilid. Karyanya yang utama adalah
"Summa Theologiae I - III". Thomas Aquinas mengambil ajaran Aristoteles sebagai dasar
pemikirannya, tetapi tanpa menyingkirkan ajaran-ajaran dasar Augustinus. Ia
menunjukkan bahwa atas dasar kerangka pikiran Aristoteles, teologi Augustinus dapat
diberi pendasaran yang lebih mantap.

Pengaruh pemikiran Thomas sangatlah besar. Berkat dia, Aristoteles menjadi sang filsuf
di Barat sampai abad ke-17. Pendekatan Aristoteles yang bertolak dari realitas inderawi
membuat ilmu-ilmu alam berkembang pesat, namun selama seribu tahun seolah-olah
dilupakan orang di Barat dan menempatkan Eropa Barat pada jalur kerohanian yang akan
menghasilkan budaya modernitas. Dimana pada saat itu, Ajaran-ajaran Aristoteles yang
hampir dilupakan dan kurang dikenal di Eropa, menjadi terkenal berkat dua filsuf besar
Islam, Ibnu Sina dan Ibnu Rushd, serta Maimonides, filsuf Yahudi termasyur di Abad
Pertengahan yang tinggal di Kairo. Mereka ini yang memperkenalkan karya-karya
Aristoteles ke Eropa. Yang pada akhirnya menjadi dasar pemikiran filsafat Thomas
Aquinas.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:148
posted:6/13/2012
language:Malay
pages:1