Konfigurasi Samba Server

Document Sample
Konfigurasi Samba Server Powered By Docstoc
					Konfigurasi SAMBA (Sharing) Server

       Dengan adanya sharing. Maka server anda bisa digunakan sebagai sarana untuk berbagi
data ke pada client. Dengan adanya fasilitas ini. Maka client tidak akan susah untuk meminta
data dari komputer lain. Untuk hal sharing dalam linux server. Anda bisa menggunakan samba
sebagai servernya. Samba server merupakan salah satu aplikasi di mesin UNIX dan turunanya
yang mengimplemenasikan SMB atau Server Message Block. Paket samba sendiri berfungsi
untuk sharing data dari sisi server yang diperuntukkan bagi client.




Untuk memulai penginstalan paket, yangharus Anda lakukan mengtahui nama paketnya, dan
Anda juga mempunya disk installasi. Nama paket dari samba server juga samba, maka untuk
memulai penginstalan gunakan perintah apt-get install samba. Lalu enter.




Pada tampilan di atas biarkan dalam keadaan default, gunanya untuk memberikan beberapa
masukkan yang akan digunakan dalam konfigurasi aplikasi. Lalu enter.
Selanjutnya untuk memeriksa paket yang sudah di Insatall, apakah sudah terinstall atau belum,
gunakanlah perintah khusus untuk linux debian yaitu dpkg spserti gambar di atas. Jika paga
gambar yang simbolnya adalah ‘ii’ maka sudah terinstall. Bagaimana jika belum? Jika belum
maka symbol ii bukan bersimbolkan ii, melainkan simbilnya adalah ‘un’ artinya belum terinstall.




Lalu buka file konfigurasi samba pada direktori /etc/samba kemudian lihat isi dalam direkri
samba, lalu buka menggunkan perintah smb.conf.




Jika sudah membuka file smb.conf langsung saja cari pada bagian Authentication lalu pada
komenter security = user hilangkan tanda # dang anti user menjadi share, seperti gambar di
atas.




Kemudian menuju pada baris paling bawah, buatlah komentar seperti gambar di atas, yang
artiannya [Sharing Ismail] adalah nama dari sharingan Anda, comment adalah sebuah komentar
pada saat membuka sharingan, path merupakan lokasi dari data yang di sharing, browsable
memberikan akses untuk meilhat isi dari directory yang di sharing, guest ok membuat semua
pengguna tanpa otoritas dapat mengakses folder tersebut, writeable membuat siapa saja yang
membuka sharingan dapat mengubah isi dari sharingan, read only memberikan hak untuk
melihat isi dari folder tapi tidak bisa di ubah. Jika sudah selsai lali di save.

Catatan:

“Agar direktori yang di sharing dapat di baca dan disharing oleh semua pengguna yang
terhubung dalam jaringan, sehinggan perlu memberikan akses penuh ke direktori. Dengan cara
chmod 777 /home/sharing-ismail”.




Jika sudah selesai maka Anda harus merestar service dari samba server. Dengan perintah
/etc/init.d/samba restart. Lalu apabila tampilannya seperti gambar di atas maka samba server
Anda tidak ada error.




Selanjutnya Anda membuat folder yang digunakan untuk sharing. maka tempatkan folder
tersebut sesuai dengan path pada saat melakukan konfigurasi tadi. Untuk membuat direktori
gunakanlah perintah mkdir.




Lalu buatlah sebuah file agar file yang di share nanti jelas adanya, dengan cara memasukkan
perintah vi sharing-file.txt lau enter.
Dan jangan lupa isi sebuah komntar agar lebih memperjelas. Jika sudah selesai lalu di save.
a. Pengecekan dari Client




Lalu bukalah sharing dari client dengan menggunakan run dan memasukkan ip server, lalu OK.




Maka akan terbuka sharingan dari server. Pada gambar telihat jelas nama dari sharingan adalah
Sharing Ismail, itu berarti samba server Anda sudah berjalan.
Setelah Anda membuka direktori Sharing Ismail maka akan terlihat isi dari direktori yang di
sharing tadi.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:279
posted:6/9/2012
language:Indonesian
pages:6