Contoh Surat Wasiat by legalakses

VIEWS: 8,781 PAGES: 3

More Info
									Contoh Surat Wasiat
      (Testament)




          Legal Akses

       http://legalakses.com
                          SURAT WASIAT


Pada hari ini, __________ tanggal __ ____________ ____, yang bertanda tangan
di bawah ini, saya:

________________, Pengusaha, pemegang Kartu Tanda Penduduk No.
_____________, beralamat di ___________________________________,
dengan ini menyatakan:

Mencabut semua wasiat dan surat-surat lainnya yang mempunyai kekuatan
sebagai surat wasiat yang telah saya buat sebelum surat wasiat ini, dan karenanya
wasiat dan surat-surat lainnya yang mempunyai kekuatan sebagai surat wasiat
tersebut tidak berlaku lagi.

Untuk selanjutnya, saya hibah wasiatkan seluruh harta kekayaan saya kepada 2
(dua) orang anak kandung saya, 1 (satu) orang anak angkat saya dan 1 (dua) orang
saudara kandung saya sebagai berikut:

1)   ________________, anak kandung saya, pemegang Kartu Tanda Penduduk
     No.______________,                           beralamat                  di
     __________________________________________, sebuah tanah dan bangunan
     rumah tempat tinggal berdasarkan sertifikat hak milik No. __/________ yang
     dikenal terletak di ________________________________________ dan 50%
     (lima puluh persen) bagian saham saya di PT. _________________.

2)   ________________, anak kandung saya, pemegang Kartu Tanda Penduduk
     No._____________,                          beralamat                      di
     ________________________________________, sebuah tanah dan bangunan
     Pabrik berdasarkan sertifikat hak guna bangunan No. __/________ yang dikenal
     terletak di ________________________________________ dan 50% (lima puluh
     persen) bagian saham saya di PT. _______________.

3)   _______________, anak angkat saya, pemegang Kartu Tanda Penduduk
     No.______________,                          beralamat                    di
     _________________________________________, sebuah tanah dan bangunan
     rumah tempat tinggal berdasarkan sertifikat hak milik No. ___/________ yang
     dikenal terletak di _____________________________________.

4)   _________________, saudara kandung saya, pemegang Kartu Tanda Penduduk
     No.              ________________,             beralamat            di
     _________________________________________,     sebuah    mobil   merek
     ____________ tipe __________ tahun pembuatan _____ Nomor BPKB:
     ____________ atas nama ________________.
Untuk melaksanakan wasiat tersebut di atas, maka dengan ini saya mengangkat
paman saya yang bernama _________________, pemegang Kartu Tanda
Penduduk No. ____________, beralamat di ________________, sebagai
pelaksana surat wasiat ini. Kepadanya saya berikan semua hak dan kekuasaan
yang menurut undang-undnag diberikan kepada seorang pelaksana wasiat,
terutama hak untuk memegang dan mengurus serta menguasai semua harta
peninggalan saya, sampai kepadanya diberikan pengesahan dan pembebasan sama
sekali.

Untuk melaksanakan surat wasiat ini, saya menitipkan surat wasiat ini kepada
Notaris _______________, S.H., Notaris di Jakarta yang saya kenal, dan
kepadanya saya akan minta dibuatkan akta penitipan atas surat wasiat ini.

Demikian surat wasiat ini saya buat.




________________________
_____________ rupiah);
8. Bahwa, dengan telah dilaksanakannya Pembayaran Tahap Pertama Honorarium yang
    merupakan kewajiban TERGUGAT kepada PENGGUGAT tersebut, maka sisa
    Pembayaran Tahap Kedua Honorarium yang menjadi kewajiban TERGUGAT kepada
    PENGGUGAT sampai dengan batas akhir jangka waktu berdasarkan Perjanjian adalah
    sebesar Rp. ____________ (____________ rupiah);
9. Bahwa, pada tanggal __ ____________ ____, TERGUGAT telah mengajukan
    permohonan keringanan Pembayaran Tahap Kedua Honorarium kepada PENGGUGAT
    berdasarkan surat nomor _____________ tanggal __ ________ _____ perihal
    “______________________”, yang pada intinya berisi (Bukti P-2):
        1. Pengakuan TERGUGAT bahwa TERGUGAT masih memiliki kewajiban
           Pembayaran Tahap Kedua Honorarium kepada PENGGUGAT sebesar Rp.
           _____________ (______________ rupiah);
        2. Janji TERGUGAT untuk membayar sisa kewajiban TERGUGAT tersebut kepada
           PENGGUGAT paling lambat tanggal __ ____________ ______;
10. Bahwa, berdasarkan surat permohonan penangguhan waktu Pembayaran Tahap Kedua
    Honoraium dari TERGUGAT kepada PENGGUGAT tersebut, maka PENGGUGAT
    secara lisan telah menyetujui permohonan TERGUGAT untuk mengundurkan waktu
    Pembayaran Tahap Kedua Honorarium sampai dengan tanggal ___ ______________
    _____;
11. Bahwa, sampai dengan jangka waktu terakhir Pembayaran Tahap Kedua Honorarium
    tersebut diatas, TERGUGAT ternyata tidak juga melaksanakan kewajibannya melakukan
    Pembayaran Tahap Kedua Honorarium kepada PENGGUGAT;
12. Bahwa, karena belum dilaksanakannya kewajiban TERGUGAT tersebut, maka
    PENGGUGAT telah melakukan peneguran kepada TERGUGAT untuk segera
    melaksanakan seluruh kewajibannya tersebut yang antara lain berupa beberapa kali
    teguran lisan melalui telepon dan teguran tertulis melalui surat (Buki P-3);
13. Bahwa, karena teguran-teguran PENGGUGAT tersebut tidak juga diindahkan oleh
    TERGUGAT, maka pada tanggal __ _____________ ______ PENGGUGAT telah
    melayangkan surat teguran keras (SOMASI) kepada TERGUGAT untuk melunasi
    kewajibannya melaksanakan Pembayaran Tahap Kedua Honorarium (Bukti P-4);
   14. Bahwa, ternyata surat teguran keras (SOMASI) yang dilayangkan PENGGUGAT
       tersebut juga tidak diindahkan oleh TERGUGAT, sehingga dengan demikian maka
       TERGUGAT dengan itikad tidak baik telah berusaha menghindari kewajibannya kepada
       PENGGUGAT, terlebih lagi belakangan TERGUGAT telah berusaha untuk menghindari
       PENGGUGAT dengan tidak dapat lagi dihubunginya TERGUGAT oleh PENGGUGAT
       baik melalui telepon maupun di tempat kediamannya, sehingga dengan demikian maka
       TERGUGAT dengan itikad tidak baik telah berusaha menghindari kewajibannya
       melakukan pembayaran sisa honorarium yang menjadi hak PENGGUGAT berdasarakan
       Perjanjian;
   15. Bahwa, dengan tidak dilaksanakannya kewajiban TERGUGAT tersebut, maka
       TERGUGAT telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) terhadap Perjanjian, yaitu
       dengan tidak dilaksanakannya Pembayaran Tahap Kedua Honorarium sebesar Rp.
       ___________ (_____________ rupiah) yang harus sudah dibayarkan paling lambat
       tanggal __ ____________ ______, sehingga dengan Demikian wanprestasi tersebut telah
       mengakibatkan kerugian bagi PENGGUGAT atas sisa honorarium sebesar Rp.
       __________ (_______________ rupiah);
   16. Bahwa, terhadap wanprestasi yang telah dilakukan oleh TERGUGAT tersebut, dan untuk
       menjaga kepentingan hukum PENGGUGAT, maka dengan ini PENGGUGAT memohon
       agar Ketua Pengadilan Negeri ________ menyatakan bahwa TERGUGAT telah
       melakukan wanprestasi;
   17. Bahwa, agar gugatan ini tidak illusoir, kabur dan tidak bernilai, dan demi menghindari
       usaha TERGUGAT untuk mengalihkan harta kekayaannya kepada pihak lain, maka
       PENGGUGAT mohon agar dapat diletakan sita jaminan (Conservatoir Beslag) terhadap
       1 (Satu) buah kendaraan roda empat merek ______ tipe ________ Nomor BPKB ______
       Nomor STNK _____ milik TERGUGAT;
   18. Bahwa PENGGUGAT juga mohon agar putusan perkara ini dapat dijalankan lebih
       dahulu (iut voerbaar bij voorraad) meskipun ada upaya banding, kasasi maupun verzet;
   19. Bahwa untuk menjamin pelaksanaan putusan, maka wajar jika PENGGUGAT mohon
       kepada Ketua Pengadilan Negeri _________ untuk menetapkan uang paksa (dwangsom)
       sebesar Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah) perhari yang harus dibayar TERGUGAT bila
       lalai dalam melaksanakan putusan ini yang telah berkekuatan hukum tetap;

Berdasarkan hal-hal yang telah diuraikan diatas, maka PENGGUGAT mohon kepada Ketua
Pengadilan Negeri _____________ agar berkenan untuk memutuskan:

DALAM PETITUM

   1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya;
   2. Menyatakan sah dan berharga semua alat bukti yang diajukan PENGGUGAT dalam
      perkara ini;
   3. Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) yang diletakan atas
      sebuah kendaraan roda empat merek ________ tipe _____ Nomor BPKB _______
      Nomor STNK ________ atas nama TERGUGAT;
   4. Menyatakan bahwa TERGUGAT telah melakukan wanprestasi;
   5. Menghukum TERGUGAT untuk melakukan Pembayaran Tahap Kedua Honorarium
      sebesar Rp. _______ (__________ rupiah) kepada PENGGUGAT secara tunai;
   6. Menghukum TERGUGAT untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.
      500.000 (lima ratus ribu rupiah) setiap hari TERGUGAT lalai melaksanakan isi putusan
      perkara ini terhitung sejak putusan berkekuatan hukum tetap;
   7. Mebebankan biaya perkara ini kepada TERGUGAT;
   8. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad)
      meskipun ada perlawanan banding, kasasi, maupun verzet;

Apabila Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili
perkara ini berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex Aequo Et Bono).



Hormat PENGGUGAT,



____________________

								
To top