Docstoc

CONTOH PROPOSAL BANTUAN DANA PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR SEKOLAH

Document Sample
CONTOH PROPOSAL BANTUAN DANA PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR SEKOLAH Powered By Docstoc
					     BANTUAN DANA BAGI PENGEMBANGAN “SMK ...............................”
            BIDANG KELAUTAN     DAN PERIKANAN

                  (Funding Aids For .............................k Vocational School)

                                   Program of Oceanic and Fisheries
                                                         BAB I

                                                  PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Perairan laut wilayah ..................mencapai luas ................. km2 dengan garis pantai .................. km yang
terbentang dengan batas barat Kabupaten ............... dan batas timur Kabupaten ................ yang memiliki sumber
daya kelautan dan perikanan yang sangat besar untuk dikelola dengan baik. Namun berdasarkan hasil penelitian,
potensi lestari ikan di wilayah ............... baru dimanfaatkan sebesar ............% (Dinas Perikanan Kabupaten
................, 2001). Hal ini dikarenakan belum optimalnya eksploitasi sumber daya kelautan dan perikanan,
sehingga kontribusi ekonomi kelautan dan perikanan terhadap pemasukan pendapatan daerah pun masih kecil
jumlahnya.

Berbagai kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah untuk dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya
kelautan dan perikanan antara lain adalah :

          Keterbatasan armada baik dari segi jumlah maupun fasilitas yang kurang memadai

          Sumber daya manusia perikanan yang kurang terampil

          Belum adanya sentra produksi budidaya perikanan laut dan pengolahan hasil perikanan laut.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten ................ dari sektor perikanan khususnya Perikanan tangkap rata-
rata sebesar Rp. ...................,-/ tahun. Pendapatan ini tentunya masih dikatakan rendah, jika dilihat dari zona
potensi perikanan yang cukup besar yang perlu dimanfaatkan lebih optimum.

Potensi sumber daya kelautan dan perikanan Kabupaten ............... yang belum dikembangkan selama ini
adalah budidaya perikanan laut. Padahal usaha perikanan ini cukup menjanjikan (Profitable), apalagi didukung
dengan wilayah perairan yang cukup produktif. Wilayah perairan laut pameungpeuk memiliki “coastal waters”
yang cukup landai, berkarang, berpasir, dan juga terhindar dari deburan ombak karena memiliki “reef” yang
tinggi untuk memecah ombak, sehingga secara fisik cukup baik digunakan budidaya perikanan.

Selain itu untuk meningkatkan PAD Kabupaten .............. di bidang perikanan dan kelautan, Budidaya Perikanan
memungkinkan dapat dikategorikan skala prioritas sebagai penopang perikanan tangkap. Sebagai salah satu
contoh di Provinsi .............. yang mampu menjadikan budidaya perikanan sebagai skala prioritas dengan
memberikan kontribusi bagi Pendapatan Daerah sebesar 30 % lebih besar dari perikanan tangkap (Dirjen
Perikanan, 1998).

Menindaklanjuti berbagai kendala yang dihadapi untuk menunjang pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan
yang bernilai ekonomis, tentunya pemerintah daerah, dan masyarakat sangatlah perlu memusatkan perhatian
terhadap pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan terutama dalam melakukan eksploitasi dan eksplorasi
pada bidang tersebut. Sehingga pada tahun-tahun mendatang diharapkan meningkat dengan harapan dapat
memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lahirnya UU No.22/1999 tentang otonomi Pemerintah Daerah dan UU. No. 25/ 1999 tentang perimbangan
keuangan pusat dan daerah yang memberikan “prerogatif” untuk mengolah potensinya sendiri, mengindikasikan
agar daerah lebih siap dalam mengelola dan memanfaatkan potensi kedaerahan yang dimilikinya demi
kesejahteraan daerah itu sendiri.

Untuk mencapai hal tersebut, maka pengembangan bidang kelautan dan perikanan Kabupaten ............... ke masa
depan berusaha mampu mengembangkan berbagai faktor-faktor pendukung penting dalam menumbuhkan
produktivitas kelautan dan perikanan guna mencapai sasaran kebijakan makro Pemerintah daerah, khususnya
dalam meningkatkan roda perekonomian daerah. Faktor-faktor pendukung penting tersebut antara lain :

        Pembangunan potensi infrastruktur pelabuhan perikanan yang lebih besar berdasar pada fungsi dan
         manfaat
        Pengembangan kelembagaan, guna menyediakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar
         yang penuh persaingan bebas
        Memfungsikan wilayah perairan menjadi potensi pengembangan pembudidayaan perikanan dalam
         rangka menunjang usaha perikanan tangkap yang dianalisis dapat mengahasilkan nilai ekonomis
        Penguasaan teknologi dan informasi
        Penyediaan lapangan kerja nelayan.

Upaya pengembangan potensi kelautan dan perikanan seperti tersebut diatas sesuai dengan arahan kebijakan
dari Departemen Kelautan dan Perikanan selama ini yaitu diutamakan pada pengembangan program :

        Pengendalian Perikanan Tangkap
        Pengembangan budidaya berwawasan lingkungan
        Pengembangan kelautan dan perikanan terpadu berbasis masyarakat melalui perbaikan mutu dan
         pengembangan produk.

Pengembangan faktor pendukung tersebut tentunya ditujukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan
(Enterpreneurship) yang ulet dan membangun kelembagaan masyarakat bidang perikanan dan kelautan yang
tangguh dengan menjalin kemitraan, aliansi, dan kalaborasi dengan pihak terkait baik di dalam maupun luar
negeri, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan daya saing produksi bidang kelautan dan perikanan secara
berkelanjutan melalui peningkatan efisiensi dan keunggulan kompetitif.

Oleh karena itu untuk mempersiapkan sumber daya manusia dibidang kelautan dan perikanan, khususnya
dibidang budidaya perikanan agar menjadi skala prioritas bagi pemerintah daerah yang memiliki sasaran bagi
pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, maka sangatlah perlu sumber daya
manusia memiliki kompetensi yang mampu bersaing di pasar bebas sekarang ini, tentu saja diperlukan suatu
lembaga pendidikan yang bertaraf nasional dan internasional, sehingga produk tamatan nantinya terjual dan
diserap pasar dalam dan luar negeri. Dan untuk menyediakan lembaga pendidikan kelautan dan perikanan
diperlukan suatu kerja keras dengan program-program kerja yang konsisten dan kontinue oleh pihak-pihak
penyelenggara pendidikan baik dari Pemerintah pusat maupun daerah.

Berdasarkan penomena tersebut, maka Pendidikan menengah Kejuruan (Dikmenjur) Depdiknas berupaya
menyiapkan anak bangsa yang mampu bersaing di era perdagangan bebas sekarang ini dengan menyiapkan
salah satu program keahlian bidang kelautan dan perikanan yang diterapkan pada Sekolah Menegah Kejuruan
melalui pengembangan “SMK ..................”, sehingga diharapkan sumber daya yang dihasilkan nanti
mempunyai kemampuan yang tidak diragukan lagi untuk mengelola sumber daya alam kelautan dan perikanan.

SMKN ................ .....................bidang kelautan dan Perikanan berdiri berdasar pada potensi wilayah perairan
laut yang memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar dalam rangka mendukung kebijakan
makro pemerintah daerah, sehingga SMKN ............ dapat meningkatkan peran dan fungsinya sebagai pencetak
tenaga profesional di bidang kelautan dan perikanan yang menopang pertumbuhan perekonomian wilayah.

Dalam rangka menyelenggarakan pendidikan yang berbasis kompetensi, SMKN .................. berupaya
melaksanakan keterkaitan beberapa aspek pendukung untuk meningkatkan program pendidikan yang
berkualitas dengan berbagai bentuk :

        Tenaga pendidik yang berkualifikasi berstandar nasional maupun internasional
        Sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dibidang keahlian
         kelautan dan perikanan
        kebijakan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten ......................betul-betul
         berkonsentrasi mengembangkan kelembagaan pendidikan bidang kelautan dan perikanan
        Peran serta masyarakat dalam menyikapi pendidikan bidang kelautan dan perikanan
        Terselenggaranya kewirausahaan sekolah yang mendukung pada program pendidikan dan latihan
        Penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda.

SMKN ..................... berdiri pada tahun ................., mulai membuka satu bidang keahlian pelayaran – program
keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL) yang telah menerima siswa sebanyak 19 orang. Sampai sekarang ini
program pendidikan masih dihadapkan pada basis ilmu pengetahuan pada bidang kelautan dan perikanan, tetapi
SMKN ........................ terus berupaya mencetak peserta didik yang mampu menjadi tenaga profesional dan
berusaha tampil sebagai sekolah yang handal dan berorientasi pada persaingan di era global serta menyiapkan
tenaga kerja tingkat menengah yang terampil, memiliki kualitas iman dan taqwa melalui pengembangan
kurikulum, fasilitas profesionalisme tenaga kependidikan dan peningkatan hubungan kerja sama untuk mengisi
lapangan kerja di dalam dan luar negeri sesuai dengan tuntutan usaha maupun industri.

 Selain itu dalam rangka pengembangan program pendidikan yang lebih terpadu dibidang kelautan dan
perikanan, SMKN ................. berencana akan membuka program bidang keahlian teknologi hasil perikanan laut
pada ajaran baru tahun ................. guna mengimbangi minat calon siswa pada bidang tersebut, seperti yang telah
dicanangkan oleh Dikmenjur menjadi “SMK ..................” yang memiliki dua bidang keahlian.

Menindaklanjuti rencana diatas, maka sangatlah perlu dihadapkan pendukung program pendidikan terutama
dalam pengadaan saran dan prasarana yang sesaui dengan keadaan pasar yang ditujukan sangat menunjang bagi
program pendidikan yang berbasis kompetensi, sehingga diarahkan mutu lulusan menjadi profesional.

Dalam rangka menunjang unsur pokok yang perlu diperhatikan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP)
diantaranya terdapat 5 (lima) unsur yang sangat minimal sekali dalam skala prioritas yaitu sarana pendidikan
baik bersifat instant maupun terus menerus. Pembenahan dalam sektor ini sering mendapat kendala khususnya
dalam dukungan finansial. Oleh karena itu kontribusi dari pemerintah pusat maupun daerah kabupaten
....................sangat mewarnai kemajuan SMKN .................... sesaui dengan kebijakan otonomi daerah di segala
bidang.

2. Dasar Hukum

        UU. RI Nomor 2o tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional
        PP No. 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah
        Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0490/U/1992 tentang sekolah menengah kejuruan
        Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan Nomor 080/U.1993 tentang kurikulum sekolah
         menengah kejuruan
        Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nmor 323/U/1997 tentang penyelenggaraan
         pendidikan sistem ganda pada sekolah menengah kejuruan
        PP. Nomor 38 tahun 1992 tentang tenaga kependidikan sebagaiman telah dirubah dengan PP. RI
         Nomor 39 tahun 2000
        UU. Nomor 9 tahun 1985 tentang Perikanan
        Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 tahun 1982 tentang pengembangan budidaya laut di
         perairan Indonesia
        Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 473/KPTS/UM/7/1982 tentang petunjuk pelaksanaan
         pengembangan budidaya laut di perairan Indonesia
        Kesepakatan bersama antara menteri tenaga kerja dan transmigrasi, menteri perhubungan, menteri
         pendidikan nasional, dan menteri kelautan dan perikanan tentang standarisasi dan sertifikasi
         kompetensi pelaut kapal niaga dan kapal perikanan untuk kebutuhan di dalam dan luar negeri, yang
         belum diatur dalam SCTW – 1978 Amandemen 1995 pada tanggal 11 oktober 2002
        Ketentuan-ketentuan lain yang berkaitan dengan sistem pendidikan nasional indonesia pada umumnya
         dan pendidikan menengah kejuruan pada khususnya.

3. Tujuan
Untuk mewujudkan program pengembangan “SMK ...............”, maka SMKN ....................... bertujuan :

         Mewujudkan program kurikulum berbasis kompetensi yang akan distribusikan ke dunia usaha maupun
          industri
         Menciptakan siswa/ tamatan menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang terampil berdasarkan
          kebutuhan dunia industri
         Menyelenggarakan penerapan pendidikan melalui interprestasi keahlian (skill development) dalam
          bentuk kewirausahaan sekolah
         Berpartisipasi turut serta dalam meningkatkan kebijakan makro pemerintah daerah dalam
          memanfaatkan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan dan lestari.

4. Sasaran

Dalam rangka pengembangan “SMK .............”, SMKN .................... menyiapkan sasaran sebagai berikut :

         SMKN ............................. agar lebih luas dalam penyelenggaraan program pendidikan dan latihan
          dibidang kelautan dan perikanan
         Menyalurkan minat siswa dalam memilih bidang keahlian, yang diharapkan dapat berhasil guna
          sebagai pencetak tenaga yang terampil pada bidang keahlian masing-masing.

5. Dasar-Dasar Pemikiran

Dengan dibentuknya Departemen Kelautan dan Perikanan di Indonesia, hal ini dapat diartikan bahwa perhatian
pemerintah terhadap pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan sangatlah besar. Pemanfaatan sumber
daya kelautan dan perikanan pada tahun mendatang diharapkan meningkat dengan harapan dapat memberikan
kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan khususnya pada siswa SMKN
......................

Departemen Pendidikan Nasional, khususnya Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan mengembangkan
SMK ....................... berdasar pada tuntutan dunia usaha dan industri, sehingga sangat memungkinkan
pengembangan potensi sumber daya manusia lebih terpadu dan profesional.

                                                     BAB II

                                               KONSEP DASAR

1.   Visi

Mengembangkan pendidikan berbasis kompetensi yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang handal,
terampil, memiliki kualitas iman dan taqwa dibidang kelautan dan perikanan untuk mengisi lapangan kerja di
dalam dan luar negeri sesaui dengan tuntutan dunia usaha dan industri

2. Misi

Mengembangkan pola pendidikan yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya kelutan dan
perikanan yang berkelnjutan dan lestari.

3. Strategi

Dalam meningkatkan mutu pendidikan, SMKN ....................... berupaya mengidentifikasi strategi guna
mencapai keberhasilan program sekolah melalui penerapan sebagai berikut :

         Menyelenggarakan kewirausahaan sekolah melalui unit produksi yang dapat mengembangkan program
          pendidikan dan latihan berdasar pada tuntutan dunia usaha dan industri
         Penerapan pendidikan sistem ganda dengan masyarakat pesisir, nelayan, wirausaha, serta industri yang
          diharapkan siswa dapat menyesuaikan dengan lingkungan pekerjaan
        Partisipasi semua pemangku kepentingan (stakeholders) secara terpadu yaitu Pemda, kalangan DU/DI,
         asosiasi profesi dan masyarakat itu sendiri dengan mewujudkan rasa memiliki dan tanggung jawab
         untuk bersama-sama mengembangkan SMKN .......................

4. Faktor Penentu Keberhasilan

Untuk menjadikan program pendidikan SMKN ..................... bidang kelautan dan perikanan tetap pada jalurnya
sesaui dengan rencana strategi, maka diperlukan semangat kerja yang kokoh, sehingga program ini dapat
terlaksana dengan baik dengan tujuan agar pelaksanaan program pendidikan yang berkesinambungan dapat
terlaksanakan. Semangat kerja yang dimaksud diwujudkan pada suatu prinsip program pendidikan SMKN
.................., yaitu :

        Komitmen terhadap visi dan misi serta moto SMKN ..................... dalam rangka pengembangan “SMK
         ...........................” terutama dalam investasi pendanaan program dan dana pendamping yang digunakan
         dalam mengelola bidang kelautan dan perikanan
        Konsisten pada program-program pendidikan yang telah di rencanakan dan akan dilaksanakan
        Kontinue dalam melaksanakan program pendidikan di bidang kelautan dan perikanan

5. Karakteristik Komponen Pendidikan

Untuk mencapai “SMK ...............”, SMKN ...................... berupaya memiliki karakteristik komponen
pendidikan bagi pemangku pendidikan yang terdiri dari etos kerja yang tinggi, mandiri, akomodatif,
komunikatif, inovatif, dan kreatif dalam rangka pengembangan                        “SMK .................”, SMKN
.........................memiliki karakteristik komponen pendidikan program keahlian Nautika Perikanan laut (NPL)
melalui penerapan kurikulum berbasis kompetensi dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan berorientasi
pada life skill sehingga akan diperoleh lulusan profesional dan mandiri. Sedangkan pengembangan program
keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Laut digunakan kurikulum berbasis produksi, sehingga lulusan
yang dihasilkan diarahkan menjadi pengusaha yang mandiri dan mempunyai jiwa wirausaha yang handal.

6. Konsep Pengembangan

SMKN ................. terus berupaya mengembangkan program pendidikan “SMK ....................” yang mampu
menyelenggarakan 2 (dua) program keahlian bidang kelautan dan perikanan yaitu program keahlian nautika
perikanan laut dan teknologi hasil perikanan laut.

Dalam rangka pengembangan program keahlian tersebut, SMKN ................ memiliki peranan sebagai berikut :

    Meningkatkan animo calon siswa SMKN ...................... dalam memilih program tersebut

    Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi SDM sesaui dengan standar yang ditentukan

     Menjalin kerja sama yang harmonis dengan center, yang selama ini terus bekerja sama dengan SMKN
    ......................

    Menyediakan produk sesuai dengan standar pasar yang diminta

    Berupaya dapat membina kerja sama dengan dunia usaha maupun industri.

                                                       BAB III

                                                PROFIL SEKOLAH

SMKN .................... berdiri pada tahun ................. Sekolah ini berdiri atas hasil prakarsa pemerintah daerah,
para intelektual, dan tokoh masyarakat.
SMKN ...................... baru dibuka ajaran baru pada bulan ........................ dengan jumlah siswa sebanyak
.............. orang dan tenaga pendidik sebanyak ................orang (lihat lampiran 1). Sampai pada semester II ini,
proses KBM masih dilaksanakan di ruangan SMU ...................., karena pembangunan unit sekolah baru
........................baru terselesaikan sekitar ...................% dari nilai layak guna.

Berikut ini profile SMKN ........................ adalah sebagai berikut :

Identitas

Nama Sekolah                                      : SMKN ...................

Mulai Berdiri                                     : Tahun ......................

Status                                            : Sekolah Negeri

Peresmian                                         :

Alamat                                            : Jl. ...................................




Pejabat Sekolah

Kepala                                            : .......................

Kepala TU/Laksana                                 : .............................

Pembantu sekolah bid. Kurikulum                   : ...........................

Pembantu sekolah bid. Kesiswaan                   : ...................................

Pembantu sekolah bid. hubungan

Kerja sama Industri & usaha                       : ..............................

Tenaga Pendidik

         ........... orang staf pengajar mata diklat bidang normatif
         ............. orang pengajar mata diklat bidang adaktif
         .............. orang pengajar mata diklat bidang produktif

                                                             BAB III

                                               POTENSI PENDUKUNG

Pemerintah kabupaten .................mulai memusatkan perhatian pada wilayah pesisir terutama dalam
pengembangan proyek kelautan dan perikanan dan wisata bahari, karena dinilai dari potensi sumber daya laut
yang cukup berlimpah, belum termanfaatkan secara optimal.

Program kebijakan makro pemerintah daerah dalam bidang kelautan dan perikanan diharapkan dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan, juga dapat memberikan kontribusi ekonomi bagi
pemasukan pendapatan daerah.

Faktor-faktor pendukung dalam pemusatan pengembangan wilayah pesisir bidang kelautan dan perikanan
adalah sebagai berikut :
1. Infrastruktur

        Pemerintah daerah Kabupaten ................. telah membuat dermaga baru yang memungkinkan kapal
         standar 30 GT dapat berlabuh, meskipun masih banyak kekurangan, tetapi secara bertahap akan
         dibenahi oleh pihak/ intansi terkait
        Pemerintah Daerah telah membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berstandar perikanan
        Merenovasi jalan-jalan yang rusak menuju pelabuhan perikanan
        Membuat jembatan penghubung antara wilayah ............... dan ...................... yang merupakan jalur
         distribusi ekonomi dalam bidang perikana

2. Potensi Lapangan Kerja

Dengan dibukanya dermaga pelabuhan perikanan di wilayah ......................, diharapkan dapat menyedot para
pengusaha penangkapan ikan, sehingga armada-armada penangkapan akan lebih banyak. Hubungannya akan
memungkinkan peluang lapangan kerja nelayan lebih luas.

3. Lembaga Pendidikan

Pemerintah Daerah Kabupaten ......................telah membuktikan untuk membuka jalur pengembangan
pendidikan SMK bidang kelautan dan perikanan. Hal ini terdorong dengan basis wilayah perairan laut, animo
masyarakat, serta para intelektual yang menginginkan terbentuknya kelembagaan pendidikan untuk menciptakan
sumber daya manusai yang terampil dibidang kelautan dan perikanan.

Dukungan pemerintah daerah telah terbukti dengan memusatkan dana pendamping untuk membentuk Unit
Sekolah Baru sebagai prasarana proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu pemerintah daerah terus perduli
dengan merencanakan program pendidikan baru bidang keahlian Teknologi Pengolahan hasil perikanan laut
pada ajaran baru tahun .................... berdasarkan keputusan melalui Dinas pendidikan kabupaten .................

                                                      BAB IV

                                        PROGRAM PENGEMBANGAN

Dalam rangka mengikuti program Dikmenjur melalui pengembangan “SMK ...............”, ........................
berusaha untuk melaksanakan program standar nasional dengan ketentuan standar sebagai berikut :

        Standar kompetensi nasional Indonesia, pengakuan atas kompetensi yang dimiliki oleh seseorang
         dalam bentuk sertifikat melalui proses uji kompetensi berdasarkan standar kompetensi nasional atau
         standar lain yang telah ditetapkan.
        Standar perusahaan, pengakuan atas kompetensi yang dimiliki oleh seseorang dalam bentuk sertifikat
         melalui proses uji kompetensi berdasarkan standar kompetensi perusahaan
        Standar jabatan, pengakuan atas kompetensi yang dimiliki oleh seseorang dalam bentuk sertifikat
         melalui proses uji kompetensi berdasarkan standar kompetensi jabatan yang dijabat

Untuk mencapai pelaksanaan program standar nasional, maka SMKN .................. berupaya menciptakan
program pendidikan dibebrapa sektor dengan berdasar pada :

1. Kurikulum

Pengembangan program keahlian Nautika Perikanan laut akan digunakan kurikulum berbasis kompetensi,
sedangkan Teknolohi Hasil Perikanan laut akan digunakan kurikulum berbasis produksi.

2. Sarana pendidikan

Pengembangan kompetensi sangatlah terdukung oleh keberadaan sarana pendidikan. SMKN ......................
dengan segala keterbatasannya, berupaya untuk mengadakan berbagai sarana dan prasarana dalam rangka
mewujudkan program pendidikan dan latihan yang hadal dan terampil bagi peserta didik.
3. Pengolahan Unit Produksi

SMKN ....................... akan berupaya menciptakan unit produksi sebagai persayaratan utama bagi SMK yang
mengembangkan program keahlian bidang kelautan dan perikanan berdasar penerapan kurikulum berbasis
produksi.

Program pengembangan unit produksi SMKN .................... yang telah direncanakan adalah usaha penangkapan
ikan dan usaha pengolahan hasil perikanan laut, seperti Abon ikan, Ikan asin, Ikan pindang, sashimi, surimi,
ikan presto, dan produk makanan olahan rumput laut.

Program pengolahan unti produksi ini tentunya berdasar pada potensi perikanan wilayah perairan laut setempat,
juga konsumen pasar yang mudah dapat menerima produk jual.

Unit produksi SMKN ........................ dapat dikembangkan berdasarkan pada investasi untuk membangun usaha
perikanan dalam memenuhi pembiayaan seluruh kegiatan bisnis

                                                      BAB V

                                KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA

Dalam mencanangkan SMKN ..................... sebagai “SMK ...................”, sangatlah perlu didukung oleh
keberadaan saran dan prasarana sebagai faktor penting kebutuhan pendidikan kompetensi dalam rangka
mewujudkan program pendidikan dan latihan yang berhasil guna dalam menciptakan sumber daya yang
terampil, profesional yang mampu bersaing dalam tuntutan dunia usaha dan industri.

Salah satu program pendidikan yang sangat membutuhkan sarana dan prasarana bagi bidang keahlian kelautan
dan perikanan adalah bentuk penyajian secara langsung yang harus diketahui oleh peserta didik, seperti metode
pembelajaran “curriculum Based Training” (CBT). Selain itu juga kebutuhan sarana sangat diperlukan bagi
penunjang pengembangan unit produksi sekolah yang secara langsung digunakan sebagai primer produksi.

Dengan segala keterbatasan yang ada, SMKN ......................... sangat perlu mengajukan bantuan dana untuk
memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana ke pemerintah pusat maupun daerah yang akan dibutuhkan bagi
program keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL) dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Laut (THPL)

                                                    PENUTUP

Dari uraian tersebut diatas, maka SMKN ........................ mempunyai potensi yang cukup menjanjikan apabila
dikembangkan menjadi “SMK .......................”.

Melalui proposal ini kami mengharap mohon bantuan dana bagi pengembangan “SMK ....................”, sehingga
potensi yang ada dapat digali dan dimanfaatkan lebih terpadu dan terarah.

SMKN ............................... akan mampu berusaha sebagai sekolah yang handal dan berorientasi pada persaingan
di era global serta menyiapkan tenaga kerja tingkat menegah yang terampil, memiliki kualitas iman dan taqwa
melalui pengembangan kurikulum, fasilitas, profesionalisme tenaga kependidikan dan peningkatan hubungan
kerja sama untuk mengisi lapangan kerja di dalam dan luar negeri sesuai dengan tuntutan dunia usaha maupun
industri




                                                               ......................., .................

                                                                Kepala,
..............................

NIP : ........................

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7834
posted:6/7/2012
language:
pages:9