Docstoc

mengenal bunaken

Document Sample
mengenal bunaken Powered By Docstoc
					MENGENAL
BUNAKEN




       NAFI’ ATUL FATIMAH



                   2011




   1
                                    KATA PENGANTAR




Bismillahirrohmanirrohim,
       Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Agung dan Maha Perkasa
yang telah memberi segala limpahan taufik serta hidayah Nya.Sehingga buku ini dapat
terselesaikan. Dan juga solawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW
yang telah membawa kita dari jaman kebodohan menuju jaman yang terang dengan penuh
curahan ilmu. Serta tidak lupa ucapan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
banyak membantu dalam penyelesaian buku ini.
       Buku ini berjudul “ MENGENAL BUNAKEN ” yang ditulis dengan tujuan bisa
memperluas wawasan kita tentang wisata alam di Indonesia. Dan, menyadarkan kita supaya lebih
bersyukur menjadi warga Indonesia yang dikaruniai oleh Tuhan, dengan Negara yang kaya raya
serta indah.Selain untuk dibaca sebagai pengetahuan semoga buku ini membawa manfaat yang
banyakbagi pecinta buku-buku pengetahuan.Semoga buku ini kelak terus memberi manfaat bagi
para pembaca.
       Dalam kesempatan ini penulis sangat menyadari masih banyak kekurangan dalam
pembuatan buku ini. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun akan sangat
berarti dalam perbaikan pada buku ini.




                                                                  Tulungagung, April 2011




                                                                          Penulis




                                               2
                                                           DAFTAR ISI




HALAMAN JUDUL .......................................................................................................... 1

KATA PENGANTAR......................................................................................................... 2

DAFTAR ISI........................................................................................................................ 3

BAB 1.PENDAHULUAN................................................................................................... 4

BAB 2. ALAM PULAU BUNAKEN ....................................................................... .......... 14

BAB 3. MASYARAKAT PULAU BUNAKEN.................................................................. 26

BAB 4. WISATA PULAU BUNAKEN............................................................................... 41

BAB 5. PENUTUP............................................................................................................          62

GLOSARIUM...................................................................................................................... 65

INDEKS............................................................................................................................... 66

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 67

BIOGRAFI PENULIS......................................................................................................... 68

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN............................................................................... 69




                                                                      3
                                            BAB 1

                                      PENDAHULUAN



       Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayan yang melimpah. Keindahan alam
Indonesia juga tidak diragukan lagi. Tidak salah jika ada yang memberi julukan Indonesia
sebagai surga dunia. Keindahan alamnya yang tersebar di sekitar 17.500 pulau sangat memesona.
Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar didunia karena lebih dari 2/3 daerahnya adalah
lautan. Oleh karena itu, banyak objek wisata bahari yang tersebar di Indonesia. Bahkan
wisatawan mancanegara setiap tahunnya yang datang ke Indonesia tidaklah sedikit.




                                 http://www.wordpress.com

       Wisata bahari yang menjadi wisata minat khusus, memang sangat berkembang pesat saat
       ini mengingat tingginya para wisatawan yang datang untuk menikmatinya dan
       memberikan keuntungan bagi Pemerintah.

       Selain gunung dan hutan dengan tumbuhan yang sangat beragam, juga terdapat pantai
yang terbentang sepanjang 81.000 kilometer atau setara 81 kali Jakarta-Surabaya. Di bawah
lautnya yang terbentang seluas 22,4 juta kilometer persegi (km), terdapat hamparan terumbu
karang seluas 75.000 km. Tidak kurang dari 950 spesies terumbu karang hidup di sana. Di bawah
laut juga terdapat sekitar 8.500 spesies ikan tropis. Potensi ikan untuk konsumsi seakan tak ada
habisnya. Mestinya dengan potensi alam yang luar biasa ini, Indonesia bisa maju meninggalkan
negara-negara di sekitarnya. Masyarakatnya bisa makmur dan wisata bahari bisa berkembang.

       Peluang menarik wisatawan mancanegara ke dalam negeri sangat besar, karena Indonesia
memiliki berbagai objek wisata yang belum dimanfaatkan, apalagi turis dari mancanegara lebih
suka berlibur ke kawasan Asia ketimbang Eropa dan Amerika Serikat. Di Indonesia terkenal
dengan wisata bahari yang sangat diminati oleh para wisatawan.



                                               4
       Kekayaan laut dan pesona laut yang luar biasa sebenarnya menjadi modal utama
pengembangan wisata bahari. Pengembangan wisata bahari juga memiliki keunikan tersendiri.
Jika kegiatan wisata lain membutuhkan modal besar untuk pembangunan obyek wisata, maka
dalam wisata bahari daya tarik utama justru pesona alam yang asli.

       Pembangunan pariwisata bahari pada hakikatnya adalah upaya mengembangkan dan
memanfaatkan objek serta daya tarik wisata bahari di kawasan pesisir dan lautan Indonesia,
berupa kekayaan alam yang indah, keragaman flora dan fauna seperti terumbu karang dan
berbagai jenis ikan hias.

       Beberapa jenis kegiatan wisata bahari pada saat ini sudah dikembangkan oleh pemerintah
dan swasta, di antaranya wisata alam, pemancingan, berenang, selancar, berlayar, rekreasi pantai
dan wisata pesiar.

       Sumberdaya hayati pesisir dan lautan Indonesia seperti populasi ikan hias yang
diperkirakan sekitar 263 jenis, terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove dan berbagai
bentang alam pesisir atau coastal landscape yang unik lainnya membentuk suatu pemandangan
alamiah yang begitu menakjubkan. Kondisi tersebut menjadi daya tarik sangat besar bagi
wisatawan sehingga pantas bila dijadikan sebagai objek wisata bahari.

       Objek wisata bahari lainnya yang berpotensi besar adalah wilayah pantai. Pada
umumnya, Indonesia memiliki kondisi pantai yang indah dan alami. Di antaranya adalah pantai
barat Sumatera, Pulau Simeuleu. Nusa Dua Bali dan pantai terjal berbatu di selatan Pulau
Lombok. Wilayah pantai menawarkan jasa dalam bentuk panorama pantai yang indah, tempat
pemandian yang bersih dan juga tempat untuk melakukan kegiatan berselancar air atau surfing.
Terutama pada pantai yang landai, memiliki ombak yang besar dan berkesinambungan.

       Dengan demkian terdapat dua faktor penting dalam strategi pembangunan kegiatan
pariwisata nasional. Pertama, faktor internal berupa strategi terukur manajemen daya tarik objek
wisata, yang terkait mulai dari aspek teknis, strategi jasa pelayanan sampai kepada strategi
penawaran. Kedua, faktor eksternal berupa dukungan perangkat kebijakan dari pemerintah serta
penciptaan iklim keamanan yang kondusif bagi kegiatan pariwisata di Indonesia.




                                               5
       Selanjutnya, dalam membenahi strategi pengembangan pariwisata bahari, maka secara
teknis ada sejumlah upaya yang harus dilakukan. Pertama, pengembangan sarana dan prasarana
wisata bahari. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengembangan
wisata bahari secara terpadu. Ketiga, penyediaan sistem informasi pariwisata dan program
promosi yang tepat.

       Di lain pihak, ada faktor-faktor nonteknis yang berasal dari unsur kebijakan pemerintah
namun turut mempengaruhi daya tarik kegiatan wisata yang juga perlu dibenahi, antara lain
kebijakan dalam kemudahan mendapatkan visa bagi kunjungan wisata, dan memudahkan
pengurusan Cruising Approval For Indonesian Territory, Custom, Imiggration, Fort Clearance
and Quarantine atau kemudahan untuk mengurus dokumen-dokumen kepariwisataan.

       Ada pula pemikiran tentang menetapkan pelabuhan sebagai pintu masuk wisata dan
mengembangkannya sesuai standar internasional. Juga upaya menciptakan suasana aman dan
nyaman sebagai iklim yang kondusif demi berlansungnya kegiatan pariwisata. Semoga tulisan ini
dapat dijadikan paradigma baru pembangunan dunia kepariwisataan Indonesia yang berbasis
pada industri pariwisata dan ekonomi kerakyatan.

       Besarnya wisatawan mancanegara yang ingin berlibur ke Indonesia merupakan peluang
yang sangat besar bagi Indonesia atau pemerintah untuk menarik turis tersebut, dengan
melakukan berbagai upaya promosi sehingga menarik sebagian wisatawan untuk datang ke
Indonesia dan memberikan keuntungan tersendiri bagi pemerintah.

       Menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Yanti B Sukamdani,
sektor pariwisata di Indonesia belum dikelola secara optimal sehingga kunjungan wisatawan ke
Indonesia juga belum optimal. Kunjungan wisatawan mancanegara ke Malaysia meningkat tajam
dibandingkan ke Indonesia, padahal pada sekitar 15 tahun lalu kunjungan wisatawan
mancanegara ke Malaysia jauh lebih rendah daripada kunjungan ke Indonesia.
       Pengurus Kadin Indonesia ini juga mencontohkan, banyak obyek wisata di Indonesia
yang memiliki daya tarik tinggi tapi daya dukung infrastrukturnya masih buruk, seperti akses
jalan raya ke lokasi obyek wisata ke daerah tersebut masih buruk, belum adanya hotel dan
restoran yang layak, dan sebagainya. Kelemahan lainnya adalah, promosi dan informasi
pariwisata Indonesia juga belum optimal dan kalah gencar dibandingkan dengan Malaysia.

                                              6
       Menurut dia, wisatawan asing juga masih banyak yang sulit mengakses informasi obyek
wisata di Indonesia.Padahal dari sisi jumlah, keanekaragaman, dan daya tarik obyek wisata,
obyek wisata di Indonesia lebih lengkap dan menarik daripada Malaysia.Perlu diketahui
Indonesia memiliki banyak keindahan alam yang menakjubkan yang tersebar diberbagai
daerahnya.Gunung Rinjani di NTB, Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat, Kawah Ijen di Jawa
Timur, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Kelimutu di NTT, Danau Toba di
Sumatra Utara, Pantai Dreamland di Bali, Pegunungan Karst Bantimarung di Sulawesi Selatan,
dan masih banyak lagi keindahan alam lainya yang menjadi kekayaan alam Indonesia.




                                     http://www.ngobrolaja.com
       Indonesia memiliki alam yang sangan indah di berbagai daerah, yang bisa menjadi
       penarik wisatawan.


       Keanekaragaman yang ada di Indonesialah yang kian membuat indonesia menjadi salah
satu tujuan wisata yang sangat di incar oleh wisatawan asing. Berada di wilayah digaris
katulistiwa membuat Indonesia menjadi Negara tropis yang memiliki keanekaragaman dan
kekayaan alam yang sangat beraneka dan istimewa. Banyak satwa yang hanya bisa ditemukan di
Indonesia misalnya komodo, badak jawa,dan masih banyak lagi.
       Apalagi keindahan alamnya ini yang amat sangat menarik wisatawan asing, ada pantai
dengan hamparan pasir putih yang cantik, ada pulau-pulau tropis yang amat menarik, ada wisata
gunung yang angun, begitu banyak keindahan alam yang akan membuat Indonesia menjadi
tujuan pariwisata.

       Berbicara tentang daerah wisata dengan pesona alam yang menakjubkan, Indonesia juga
memiliki propinsi Sulawesi Utara, yang juga menjadi tujuan pariwisata karena keindahan
alamnya. Banyak tempat wisata di Sulawesi Utara yang bisa di jadikan tempat liburan untuk
keluarga, sebagai contoh ;


                                             7
Danau Tondano




                         http://www.swarasulut.com
Bagi pemandu wisata di Sulut, menyanyikan lagu Di Tepi Danau Tondano yang
dipopulerkan Vivi Sumanti tahun 1970-an seolah menjadi keharusan. Dalam
menceritakan keindahan danau ini, seorang pemandu wisata selalu menyanyikan satu bait
dari lagu tersebut.


Mengunjungi Danau Tondano memang mempunyai keasyikan tersendiri. Dengan
perjalanan sekitar satu jam dari Kota Manado melalui jalan yang menanjak dan berliku di
pegunungan serta hijaunya tanaman palawija, kita dapat tiba di tepi Tondano yang
udaranya sejuk.
Banyak ditemukan restoran di sana, yang umumnya berada di atas danau. Hidangan yang
tersedia juga bermacam-macam, namun yang paling populer tentu saja ikan mas, mujair
dan ikan teri hasil tangkapan atau penangkaran di Danau Tondano. Ikan-ikan ini dapat
dimasak dalam berbagai variasi. Ikan mas dan mujair biasanya dibakar, digoreng, diberi
sambal rica atau dabu-dabu. Ada juga yang dimasak woku bahkan menjadi masakan
asam. Untuk ikan teri disambal atau dibuat seperti rempeyek. Jangan lupa memesan
kangkung cah atau rebus atau tumis, karena kangkung dari Danau Tondano ini segar,
enak dan batangnya panjang-panjang, bahkan karena kualitasnya memang bagus sudah
diekspor ke Singapura.
Dalam perjalanan ke Danau Tondano, bagi yang senang makan, dapat menemukan
berbagai restoran yang menyediakan makanan khas Manado. Di Jakarta kita bisa
menemukan berbagai rumah makan Manado dengan nama Tinoor, maka di Tinoor (jalan
antara Manado – Tomohon) sangat banyak ditemukan restoran Manado yang
menyediakan masakan Manado.


Cagar Alam Tangkoko



                                       8
                               http://www.travel.manadotoday.com
       Yaitu sebuah Cagar alam menyimpan sejumlah flora dan fauna.Dan daya tarik utama dari
       obyek wisata ini konon karena adanya sejenis kera kecil yang melakukan aktivitasnya
       pada malam hari.Karena memiliki bentuk yang sangat kecil untuk ukuran seekor kera dan
       sering di sebut-sebut sebagai kera terkecil di dunia.Lokasinya tempat wisata ini berada di
       sebelah utara Bitung. Tempat ini cocok untuk perjalanan bagi orang yang seuka
       petualang karena untuk menuju kawasan ini memerlukan waktu kurang lebih sekitar tiga
       jam dan akan melewati daerah yang berpasir dengan jalan berbatu.


       Taman Nasional Laut Bunaken




                                http://www.rudihimaster.blogspot.com
       Tempat wisata di Sulawesi Utara ini merupakan obyek wisata andalan dan sudah terkenal
       di dunia.Taman Laut Bunaken di sahkan sejak tahun 1991. Taman Laut Bunaken ini
       terdiri dari lima pulau yaitu Bunaken, Siladen, Nain, Manado Tua, dan Montehage.
       Bunaken terkenal karena memiliki sejumlah lokasi diving dan snorkeling yang bervariasi
       dan panoramanya sangat indah.


       Tempat Wisata di Sulawesi Utara Khusunya di kota Mando yang paling terkenal diantara
wisatawan lokal maupun internasional adalah Taman Nasional Laut Bunaken yang merupakan
Taman Bawah laut terbaik di dunia. Daerah ini merupakan sebuah destinasi turis mancanegara
yang sangat termasyhur.Di pulau ini terdapat pertokoan, restoran dan tempat permandian serta
menjemur diri. Pantai disini sering disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam.




                                               9
                                                           http://www.ngobrolaja.com
       Pemandangan bawah laut Bunaken ynag sangat indah, bisa dinikmati dengan menyelami
       laut Bunaken.


       Menyelam memang merupakan cara terbaik bila kita ingin secara utuh dan jelas
menikmati keindahan panorama bawah laut Bunaken. Menyelam merupakan kegiatan
petualangan di luar ruang yang amat menyenangkan. Bagi anda yang belum mengenal tentang
olah raga menyelam dan kurang suka, tidak perlu khawatir untuk tidak bisa menikmati keindahan
laut Bunaken. Karena selain menyelam kita bisa juga menikmati keindahan bawah laut dengan
snorkeling.




                                   http://www.ngobrolaja.com
        Snorkeling, yaitu mirip dengan menyelam, tetapi cuma sebatas dipermukaan air,
       penyelam memakai masker atau kacamata selam, snorkel yaitu alat untuk jalan masuknya
       udara dan fin yaitu alat mirip kaki katak, untuk melakukan aktivitas berenang yang
       sebagian besar di lakukan di atas permukaan air dan melihat apa yang ada di bawah
       permukaan air.


       Snorkeling kadang-kadang dikenal juga sebagai free diving. Istilah free diving ini
digunakan ketika penyelam menyelam sambil menahan nafas selama beberapa waktu berada di
bawah permukaan air. Untuk aktivitas memotret menjadi lebih mudah karena dengan free diving
tidak akan menimbulkan gelembung udara sehingga lebih mudah untuk bisa mendekat ke obyek
yang akan di foto. Tapi tentu saja untuk melakukan aktivitas ini dibutuhkan kemampuan untuk
menahan napas dengan baik dan benar.

                                             10
                                  http://www.ngobrolaja.com
       Yang lebih mahir lagi adalah Scuba Diving, merupakan kegiatan di bawah permukaan air
yang dilakukan dengan alat bantu untuk bernafas di dalam air yaitu SCUBA (Self Contained
Underwater Breathing Apparatus). Sistem ini pertama kali dirancang oleh Jacques Cousteau,
dimana udara yang bertekanan tinggi dimasukkan ke dalam tabung atau tangki udara kemudian
tekanannya dikurangi, dimampatkan, disaring dan dipompa sehingga bisa dihirup layaknya kita
bernapas di atas permukaan air.Jadi salah kalo ada yang beranggapan bahwa udara yang di hirup
penyelam adalah oksigen murni.Agar dapat menyelam dengan scuba, seseorang harus mengikuti
pelatihan dulu atau kursus menyelam hingga memperoleh sertifikat. Melalui kursus ini seorang
calon penyelam akan dilatih dan dibekali dengan pengetahuan tentang seluk beluk penyelaman
dengan scuba.




                                 http://artikel.kiranagroup.com

       Pulau Bunaken yang terletak di Manado, Sulawesi Utara adalah salah satu diantara sekian
banyak pulau dengan obyek selam. Dibandingkan dengan tempat-tempat lain yang sejenis, Pulau
Bunaken mempunyai banyak kelebihan yang menyebabkan pulau ini menjadi terkenal
dikalangan wisatawan, khusunya wisatawan mancanegara yang sangat beminat dengan olahraga
selam.Bunaken memiliki banyak titk-titik selam yang sangat potensial sebagai obyek selam,
dibandingkan dengan Kepulauan Karimunjawa misalnya, yang mempunyai titik selam pada
daerah terntu saja.

       Taman Laut Bunaken dihuni oleh berbagai jenis spesies laut yang langka dan hanya
terdapat ditempat tersebut. Selain itu terdapat banyak jenis biota laut dan koral dengan macam

                                              11
dan bentuk yang sangat variatif, dan tidak terdapat di Kepulauan KarimunJawa.Keindahan
bawah laut dengan pesona dan misterinya inilah yang menyebabkan orang-orang tertarik untuk
melihat secara langsung. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melihat keindahan bawah
laut ini secara langsung adalah dengan menyelam, baik menggunakan peralatan sederhana seperti
snorkel maupun dengan menggunakan peralatan lengkap dengan baju selam, sepatu katak,
danmasker dan tabung oksigen.




                                     http://artikel.kiranagroup.com


       Di Taman Nasional Bunaken terdapat lima pulau utama, yaitu Pulau Manado Tua,
Bunaken, Siladen, Pulau Mantehage, dan Naen. Terdapat sekitar 30 titik penyelaman di pulau-
pulau itu.Namun, Bunaken bagian selatan menjadi favorit karena jarak tempuh lebih singkat,
sekitar 30 menit dari Kota Manado.

       Untuk menuju Naen dan Mantehage dibutuhkan waktu dua kali lipat sehingga jarang
menjadi tujuan para operator karena berdampak pada biaya bahan bakar minyak.Di sekitar Kota
Manado terdapat 20 operator selam skala besar dan kecil.

       Wilson Kaweu, penyelam yang pernah bekerja 14 tahun di sebuah operator jasa
penyelaman, mengatakan, manajemen Taman Nasional Bunaken perlu memikirkan sistem atau
peraturan baru untuk mengatur kepadatan penyelaman. Penyelaman yang terlalu padat membuat
tamu tidak nyaman.Selain itu, kunjungan yang terlalu sering mengakibatkan fauna laut, seperti
Manta Ray dan penyu.

       Pengelolaan TN. Bunaken adalah berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 yaitu, melalui
pembagian wilayah-wilayah fungsional yang disebut Zonasi (mintakat). Pengusulan Zonasi di
TN. Bunaken memperhatikan pola pemanfaatan ekstraktif oleh masyarakat setempat, dan
pemanfaatan estetika bagi pariwisata alam (terutama pariwisata selam)




                                                12
       Sesuai dengan penilaian dan kriteria dasar, Zonasi TN. Bunaken terdiri atas tiga zona
utama, yaitu Zona inti, Zona Pemanfaatan, dan Zona lainnya. Zona inti ditujukan untuk
pelestarian alam dan perlindungan habitat-habitat. Zona pemanfaatan diperuntukkan bagi tujuan
pariwisata alam, terdiri dari zona pemanfaatan intensif dan zona pemanfaatan terbatas hanya
pada biota, habitat dan ekosistem kawasan, melainkan juga proses ekologis yang dinamis,
termasuk kegiatan manusia menyangkut pemanfaatan sumber daya alam dan ruang wilayah.

       Pola dan sifat pengelolaan TN. Bunaken didukung dan dikoordinasikan oleh Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Balai Taman Nasional Bunaken, Direktorat Jenderal
Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam, Departemen Kehutanan. Sistem manajemen UPT
Balai TN. Bunaken meliputi koordinasi dan komunikasi serta kemampuan koordinasi dan
komunikasi UPT Balai TN. Bunaken mampu mewadahi peran serta lembaga-lembaga lain yang
terkait, swasta LSM, perguruan tinggi dan masyarakat setempat, dalam mendukung kelancaran
pengelolaan TN. Bunaken. Kemampuan teknis pengelolaan agar UPT Balai TN. Bunaken
mampu memegang peranan sebagai koordinator bagi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan
potensi kawasan TN. Bunaken. Usaha pengelolaan ini dibantu oleh Natural Resources
management Project (NRMP), yang merupakan Proyek Bantuan Luar Negeri kerjasama antara
USAID-BAPPENAS dan Departemen Kehutanan. Proyek NRMP berakhir pada pertengahan
tahun1997 dan kemudian dilanjutkan dengan Proyek NRMP fase ke-II.

       Tentunya kita berharap kepada Pemerintah supaya terus menjaga dan merawat akan
taman wisata ini sehingga dapat mendatangkan wisatawan asing lebih banyak lagi dan terus
mendukung akan kemajuan objek-objek pariwisata yang ada di negeri tercinta ini.




                                             13
                                             BAB 2

                                  ALAM PULAU BUNAKEN




                              http://www.coypunyablog.blogspot.com
         Sebagai negara kepulauan, tentu saja Indonesia memiliki kekayaan bahari yang sangat
         besar. Kekayaan itu tidak hanya mencakup pada jumlah dan jenis ikan, melainkan juga
         pada keindahan taman bawah lautnya. Ya, Indonesia memiliki taman bawah laut yang
         sangat indah. Salah satunya adalah Bunaken. Bunaken sebenarnya merupakan nama salah
         satu pulau yang letaknya di Teluk Manado, Sulawesi. Bunaken dijadikan taman nasional
         karena memiliki ekosistem tropis yang sangat indah. Pada awalnya Bunaken adalah pulau
         karang.

         Semua orang pasti sudah pernah mendengar tentang Pulau Bunaken. Bunaken adalah
sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia.
Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kota
Manado terletak di ujung jazirah utara pulau Sulawesi, pada posisi geografis 124°40' - 124°50'
BT dan 1°30' - 1°40' LU. Iklim di kota ini adalah iklim tropis dengan suhu rata-rata 24° - 27° C.
Curah hujan rata-rata 3.187 mm/tahun dengan iklim terkering di sekitar bulan Agustus dan
terbasah pada bulan Januari. Intensitas penyinaran matahari rata-rata 53% dan kelembaban nisbi
±84 %.

         Kota Manado berada di tepi pantai Laut Sulawesi persisnya di Teluk Manado.Taman
Nasional Bunaken terletak tidak jauh dari pantai Kota Manado.Kota Manado seringkali disebut
sebagai Menado. Motto Sulawesi Utara adalah Si Tou Timou Tumou Tou, sebuah filsafat hidup
masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi, yang berarti: "Manusia hidup
untuk memanusiakan orang lain" atau "Orang hidup untuk menghidupkan orang lain". Dalam



                                               14
ungkapan bahasa Manado, sering kali dikatakan: "Baku beking pande" yang secara harafiah
berarti "Saling menambah pintar dengan orang lain".

       Luas wilayah daratan adalah 15.726 hektar. Manado juga merupakan kota pantai yang
memiliki garis pantai sepanjang 18,7 kilometer. Kota ini juga dikelilingi oleh perbukitan dan
barisan pegunungan.Wilayah daratannya didominasi oleh kawasan berbukit dengan sebagian
dataran rendah di daerah pantai.Interval ketinggian dataran antara 0-40% dengan puncak
tertinggi di gunung Tumpa.




                                   http://www.travelpod.com
       Wilayah perairan Kota Manado meliputi pulau Bunaken, pulau Siladen dan pulau
       Manado Tua. Pulau Bunaken dan Siladen memiliki topografi yang bergelombang dengan
       puncak setinggi 200 meter.Sedangkan pulau Manado Tua adalah pulau gunung dengan
       ketinggian ± 750 meter.Sementara itu perairan teluk Manado memiliki kedalaman 2-5
       meter di pesisir pantai sampai 2.000 meter pada garis batas pertemuan pesisir dasar
       lereng benua. Kedalaman ini menjadi semacam penghalang sehingga sampai saat
       iniintensitas kerusakan Taman Nasional Bunaken relatif rendah.

Manado Tua,
       Pulau Manado Tua selain mempunyai keindahan alam juga memiliki sejarah yang
berkaitan dengan Suku Bawontehu yang pernah ada pada tahun 1512 sejak kedatangan bangsa
Portugis di Wilayah Laut Sulawesi.Disamping potensi pantai dan laut, potensi lainnya yang
dimiliki pulau ini, yaitu Hutan Lindung, Kubur Raja Mokodokek, Raja Kokodompis, Raja
Wulangkalangi, Pantai Raja atau Apeng Datu bekas Istana Raja Manakalangi, Pantai Istana
Wakil Raja atau Apeng Gugu, Pantai Apeng Salah, Batu Layar atau Batu Senggo , Batu Kadera,
Batu tempat istirahat atau Pangilolong dan Bua alo yang sekarang menjadi Ibu Kota Kelurahan
Manado Tua Dua yakni Bualo.



                                              15
         Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini antara lain menikmati taman laut
dengan cara berkeliling naik perahu berkaca atau katamaran, snorkeling atau berenang memakai
alat pernapasan, diving atau menyelam, photography underwater atau foto bawah laut, rekreasi
air seperti olah raga air dengan cara boat sailing atau berperahu layar, ski dan jet ski; menikmati
pemandangan dan panorama alam dengan cara sunbathing atau mandi matahari, tamasya pantai,
jogging, bersepeda santai dan sepeda gunung, hiking, berkemah, menikmati sun set dan
mengenal sejarah Suku Bawontehu.Fasilitas yang tersedia di pulau ini, yaitu penginapan rakyat.
Lokasinya berada dalam batasan Teluk Manado di Kecamatan Bunaken yang dapat ditempuh
selama 60 menit dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan transportasi laut.


Pulau Siladen,
         Memiliki potensi pariwisata yang spesifik seperti yang dimiliki taman laut Bunaken dan
merupakan tempat wisata alternatif.Kelebihan pulau ini yaitu dikelilingi pantai pasir
putih.Keindahan taman laut di pulau ini dapat dilihat pada lokasi yang disebut dengan Siladen 1
dan 2.
         Kegiatan wisata yang dapat dilakukan ditempat ini antara lain menikmati taman laut
dengan cara sigtseeing naik perahu berkaca, snorkeling, diving, foto bawah laut, mandi matahari,
dan tamasya pantai. Fasilitas yang tersedia ditempat ini, yaitu katamaran, diving center, cottage,
dan cafe. Lokasinya berada di sebelah timur laut pulau Bunaken dan dapat ditempuh selama 45
menit dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan transportasi laut.

Pulau Bunaken,
         Pulau Bunaken adalah pulau yang sangat indah dimana penuh dengan berbagai hal
menarik.Hingga turis lokal maupun internasional banyak yang datang berkunjung ke pulau
bunaken.Tempat ini masuk dan menduduki 10 tempat menyelam yang terpopuler di dunia untuk
dikunjungi dan diselami.Menawarkan penyelaman yang spektakular sampai pada kedalaman 100
meter dan air laut hangat yang mengundang.
         Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari
Taman Nasional Bunaken. Yang telah ditunjuk sebagai taman nasional oleh Menteri Kehutanan
tahun 1991 dengan luas kurang lebih 89.065 ha. Secara administratif pemerintahan berada pada
Kabupaten Dati II Minahasa dan Kotamadya Manado, Propinsi Dati I Sulawesi Utara. Dan


                                                16
merupakan salah satu taman laut pertama di dunia. Pada tahun 2005 Bunaken menjadi situs
warisan dunia setelah didaftarkan Indonesia diUNESCO.




                                   http://www.keindahandasarlaut.blogspot.com

        Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Hal itu
        dikarenakan ekosistem bawah lautnya yang masih terjaga,serta banyaknya jenis biota
        yang hidup disana jika dibandingkan dengan obyek wisata bawah laut yang lain.Laut
        Bunaken yang menjadi perwakilan ekosistem bawah laut indonesia.




                                  http://www.mynameadam.wordpress.com

        Secara geografis Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken dibagi menjadi dua bagian, yaitu
bagian utara dan bagian selatan. Bagian utara meliputi 5 pulau,yaitu Pulau Manado Tua,
Bunaken, Siladen, Pulau Mantehage, dan Naendan daerah pesisir antara Molas hingga Tiwoho
yang disebut Pesisir Molas-Wori. Bagian selatan seluruhnya terdiri daerah pesisir antara Desa
Poopoh dan Desa Popareng yang disebut Pesisir Arakan-Wawontulap.Di wilayah ini, terdapat 22
desa.




                                http://www.dnaberita.com

        Di dalam kawasan Pulau Bunaken terdapat sebuah gunung yang sudah tidak aktif lagi
yaitu gunung Manado Tua yang tingginya sekitar 400 meter diatas permukaan laut.Topografi


                                                17
dasar perairan secara      umum      memiliki       konfigurasi   relief   atau   contur dasar    yang
beragam.Walaupun      topografi    dasarnya     beragam,     tetapi   tidak   terdapat   daerah   yang
berbahaya.Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua termasuk beriklim tropis dengan curah
hujan berkisar antara 2.000 - 3.000 mm per tahun, suhu udara antara 260 - 310 C. Musim
kunjungan terbaik ke Pulau ini adalah pada bulan Mei sampai dengan Agustus.




                                                          http://www.coypunyablog.blogspot.com
       Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua sebagai taman laut terindah di dunia
       memiliki keanekaragaman jenis organisme akuatik yang langka seperti ikan duyung,
       dugong-dugong, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias seprti Hippocampus sp., kima
       raksasa, penyu sisik, penyu hijau.




                                  http://www.coypunyablog.blogspot.com
       Sekitar 91 jenis ikan terdapat di perairan Taman Nasional Bunaken, diantaranya ikan
       kuda gusumi (Hippocampus kuda), oci putih (Seriola rivoliana), lolosi ekor kuning
       (Lutjanus kasmira), goropa (Ephinephelus spilotocepsdan Pseudanthias hypselosoma), ila
       gasi (Scolopsisbilineatus), dan lain-lain.

       Sebagian besar wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. Lautnya
terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk
dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan
pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant) dan masih banyak lagi yang
membentuk taman laut nan indah. Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang
disebut dengan Lekuan 1, 2, dan 3, Fukui, Mandolin, Tanjung Paragi, Ron's Point, Sachiko
Point, Pangalisang, Muka Kampung, dan Bunaken Timur.

                                                    18
       Merupakan tempat wisata Laut dan wisata bahari dengan obyek kunjungan wisata, yaitu
laut dan pantai. Fasilitas yang disediakan di taman laut Bunaken, yaitu perahu berkaca, diving
center, cottage atau penginapan, rumah makan, pendopo, dan kios cenderamata. Wisata
IndonesiaSurga Dunia.

       Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia
yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem
daratan/pesisir. Potensi daratan pulau-pulau taman nasional ini kaya dengan jenis palem, sagu,
woka, silar dan kelapa. Jenis satwa yang ada di daratan dan pesisir antara lain kera hitam
Sulawesi (Macaca nigra nigra), rusa (Cervus timorensis russa), dan kuskus (Ailurops ursinus
ursinus).Daya tarik flora laut adalah salah satu magnet Taman Nasional Bunaken. Taman laut ini
memiliki tipe ekosistem flora laut dan pesisir yang meliputi terumbu karang, padang lamun
(seagrass) dan hutan mangrove. Anda tertarik untuk mengenal lebih jauh potensi wisata flora laut
Bunaken? Mari kita lihat flora apa saja yang tumbuh di kawasan ini dan di bawah permukaan
laut Bunaken yang tenang itu.




                             http://www.fertobhades.wordpress.com

       Jenis mangrove yang teridentifikasi di Taman Nasional Bunaken lebih dari 30 spesies.
Mangrove yang luas terdapat di Pulau Mantehage, pesisir Arakan-Wawontulap dan sebagian
pesisir Molas-Wori. Demikian pula di Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua dan Pulau Siladen
juga terdapat mangrove meskipun tidak luas.

       Mangrove yang mencapai ketinggian > 30 m, dan usianya ratusan tahun dapat ditemukan
di perairan antara Wawontulap-Popareng tepatnya di areal mangrove yang membentuk sebuah
pulau. Pulau ini dikenal dengan nama Pulau Tatapaan. Jenis mangrove yang dominan yaitu
Rhizopora sp, penduduk lokal di sekitar pulau ini menamai tanaman ini sebagai Lolaro atau
Avicennia sp atau Api-api, Sonneratia sp atau Posi-posi.




                                               19
                                  http://www.sakuraina.blogspot.com
          13 genera karang hidup di perairan Taman Nasional Bunaken, didominasi oleh jenis
terumbu karang tepi dan terumbu karang penghalang.Yaitu jenis Pocilopora sp, Seriaattopora sp,
Pachyseris sp, Porites sp, Fungia sp, Herpolitha sp, Holomitra sp, Galaxea sp, Pectinia sp,
Lobophyllia sp, Echinopora sp dan Tubastrea sp.Yang paling menarik adalah tebing karang
vertikal, menghujam di bawah permukaan air hingga 25-50 meter. Terdapat 58 jenis keluarga
binatang karang sudah teridentifikasi.Karang berkulit keras yang berjasa membangun terumbu
karang.Belalainya yang, walau hanya 1 mm, mengeluarkan zat kapur yangmembentuk terumbu
karang.




                                                            http://www.art.com


          Potensi biologi daratan di pulau-pulau TN. Bunaken kaya dengan jenis-jenis flora palma,
sagu, woka, silar dan kelapa. Pohon mangga, pisang dan buah-buahan lain tersebar dimana-mana
yang menjadi makanan bagi aneka serangga burung dan kelelawar.Jenis-jenis faunanya antara
lainYaki (kera hitam Sulawesi) dan Kuskus yang merupakan penghuni hutan di Pulau Manado
Tua.Rusa terdapat di rawa-rawa pulau Mantehage pada siang hari dan keluar merumput di senja
hari.




                                                         http://www.go-organik-2010.blogspot.com




                                                20
       Terdapat banyak jenis-jenis Padang Lamun dijumpai di perairan kawasan ini yaitu,
Halophyla ovata, Halophyla ovalis, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Syringodium
isoetifolium, Thalassodendron sp, Thalassia hempricii dan Enhalus acoroides. Lokasi padang
lamun yang subur terdapat di sekitar perairan Arakan-Wawontulap dengan luas sekitar 1.300 ha
dan di Pulau Nain dengan luas sekitar 1.000 ha. Jenis yang paling dominan adalah Thalassia
hempricii dan Enhalus acoroides.Sementara di Pulau Nain dan Pulau Mantehage yang lebih
terbuka dengan hempasan ombak terdapat jenis lamun yang khas yakni Thalassodendron
ciliatum. Padang adalah pakan bagi mamalia laut seperti duyung (Dugong dugon), penyu, ikan
baronang serta ikan kakatua.

       Padang lamun dan rumput laut merupakan jenis-jenis tumbuhan laut.Rumput laut tidak
seperti ganggang. Rumput laut adalah alga yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena dapat
dimanfaatkan untuk berbagai bahan seperti kosmetik, penghambat kristalisasi, perekat, pewarna,
dan lain sebagainya.Jenis rumput laut yang banyak dikembangbiakkan di Pulau Nain yakni
Eucheuma spp sebagai mata pencaharian penduduknya. Memiliki akar dan menghasilkan biji,
sehingga dapat membentuk hamparan luas yang merupakan tempat ikan bertelur dan
berkembang.Padang lamun yang mendominasi terutama di pulau Montehage, dan pulau Nain
yaitu Thalassia hemprichii, Enhallus acoroides, dan Thalassodendron ciliatum.Padang lamun dan
rumput laut banyak terdapat di TN. Bunaken terutama dekat Arakan Wawontulap.Habitat lamun
dan rumput laut merupakan habitat bagi jenis duyung dan penyu laut.




                                http://www.idkf.bogor.net


       Lebih kurang 1800 ha luasan hutan bakau di TN. Bunaken.Hutan bakau ini berperan
       sebagai penyaring endapan lumpur dari daratan dan mencegah erosi garis pantai.Jenis
       tumbuhan di hutan bakau Taman Nasional Bunaken yaitu Rhizophora sp., Sonneratia
       sp.,Lumnitzera sp., danBruguiera sp. Hutan ini kaya dengan berbagai jenis kepiting,
       udang, moluska dan ikan-ikan muda dari berbagai jenis. Juga sebagai tempat bertelurnya


                                             21
       kebanyakan jenis ikan.Beraneka jenis burung laut dan pantai seperti camar, bangau, dara
       laut, cengak terdapat disini.

       Jenis tumbuhan pantai yang terdapat di kawasan Taman Nasional Bunaken antara jenis
Bitung atau Baringtonia asiatica yaitu pohon yang memiliki ciri-ciri berdaun lebar, bunga
berwarna putih dan harum.Selain itu terdapat pula pandan atau Pandanus sp dan pohon ketapang
atau Terminalia catapa.Pada umumnya hutan pantai banyak ditemukan di daerah berpasir landai
atau di belakang hutan mangrove, semak rerumputan dan tanaman merambat pantai seperti
Ipomea pescaprae.

       Hutan pantai menjadi hunian bagi berbagai jenis serangga dan hewan lain, serta
bersarangnya beberapa jenis burung. Di samping itu tumbuhan asli setempat seperti bambu,
woka atau Livistona rotundifolia, rotan atau Calamus sp, nira atau Arenga sp, dan beringin atau
Ficus sp masih dapat ditemukan meskipun saat ini telah banyak tergantikan oleh tanaman
pertanian.Meskipun demikian, di puncak gunung Manado Tua masih terdapat ekosistem hutan
tropis dengan tumbuhan seperti Macaranga mappa dan Piper aduncum.




                                                                 http://www.all4myspace.com
       Pantai pasir P. Bunaken, Manado Tua dan terutama Siladen kaya dengan kehidupan
       berbagai jenis umang, kepiting dan udang.Ganggang yang terdapat di taman nasional ini
       meliputi jenis Caulerpa sp., Halimeda sp.,dan Padina sp.Jenis moluska seperti kima
       raksasa (Tridacna gigas), kepala kambing (Cassis cornuta), nautilus berongga (Nautilus
       pompillius), dan tunikates/ascidian.

       Nama Bunaken sudah sangat sering sekali tergaung di dalam kehidupan kita, sejak kita
SD, sering sekali guru-guru kita selalu membicarakan keindahan laut di Bunaken.Banyak sekali
wisatawan mancanegara sangat mendambakan agar dapat berlibur dan menyelam di pulau kecil
sebesar 8 km persegi ini. Pulau yang terletak di barat laut kota Manado ini, memiliki keaneka
ragaman kehidupan yang sangat besar, karena pulau-pulau ini merupakan tempat dimana

                                              22
plankton-plankton yang merupakan makanan semua mahluk hidup biota laut naik ke permukaan.
Karena banyaknya jumlah plankton yang naik ke atas permukaan laut, banyak biota laut yang
memilih tempat ini sebagai rumahnya.Snorkler dan diver bisa melihat 70%-80% jenis biota laut
yang ada di dunia, tujuh dari delapan spesies dari kerang raksasa dapat di ketemukan di
Bunaken.

       Keindahan terumbu karang di Pulau Bunaken juga masih sangat bagus. Mereka tidak
mengalami proses pemutihan atau coral bleaching, efek dari badai el-nino sehingga warna dan
keindahannya tetap terjaga. Selain faktor alam, kondisi karang Bunaken juga di jaga oleh warga-
warga sekitar yang berpatroli tanpa kenal lelah untuk menjaga keutuhan taman laut ini. Mereka
menyadari, tanpa karang laut yang sehat maka mereka akan kehilangan mata pencaharian yang
baik. Kesuksesan taman laut Bunaken sekarang di ikuti oleh semua taman laut yang bermunculan
di Indonesia.




                                      http://www.travel.detik.com
       Tebing bawah air memiliki banyak ceruk, celah dan rekahan, tempat persembunyian
       berbagai jenis vertebrata dan invertebrata laut.Selain karang keras, terdapat biota laut,
       bintang laut, teriping, dll.Terdapat pula jenis kima (Tridacna sp.), bahkan kima raksasa
       (Tridakna gigas) yang ukurannya bisa mencapai satu meter. Dataran terumbu karang ini
       lebarnya bisa mencapai 2,5 km. Jenis-jenis ikan yang umum dijumpai antara lain wrase,
       dansel, trigger, sweetlip, unicorn dll. Jumlah jenis-jenis ikan lebih dari 2000 jenis.


       Di Bunaken, para turis dapat menemui banyak sekali hal-hal yang jarang sekali dapat di
lihat seperti: Pygmy Seahorse:kuda laut adalah kuda laut yang sangat unik. Ukuran kuda laut ini
hanya sebesar jari kuku, dan biasanya berwarna pink menyerupai rumahnya yang di gorgonian
sea fan. Kuda laut ini akan selalu menyerupai warna dari rumah kuda laut tersebut untuk
menghindari kejaran hewan pemangsa mereka seperti ikan kerapu. Siput Laut atau yang biasa di
sebut Nudibranch: Siput laut sangat mudah di ketemukan di Bunaken. Tidak seperti saudaranya

                                                23
yang di darat, siput laut tidak mempunyai cangkang yang keras tapi sangat beragam warnanya
dapat juga di ketemukan di Bunaken.Sebagai tambahan, Bunaken merupakan tempat konservasi
alam yang sukses, hal ini menyebabkan banyak sekali kura-kura yang dapat mencapai umur 80
tahun sehingga turis dapat melihat banyak sekali kura-kura sebesar meja tulis.


       Salah satu keunikan TN. Bunaken adalah kedalaman laut yang memisahkannya dengan
daratan Sulawesi, yang bisa mencapai 1000 meter. Kedalaman ini menjadi semacam tekanan
berbagai aktifitas manusia di daratan Sulawesi yang dapat berpengaruh buruk terhadap TN.
Bunaken. Mungkin inilah yang menyebabkan TN. Bunaken sampai saat iniintensitas kerusakan
masih lebih rendah dibandingkan banyak taman laut lainnya. Jenis-jenis Ikan-ikan besar seperti
ikan tuna, marlin, hiu kepala palu, pari, layar, cekalang, barakuda, lumba-lumba dan bahkan paus
kerap melewati perairan ini.




                                     http://www.utiket.com

       Untuk pergi ke Pulau Bunaken atau pulau lain dari pelabuhan Manado dapat
menggunakan fasilitas dari Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas dan
Marina Blue Banter. Dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor atau spead
boat menuju pulau-pulau di Taman Laut Bunaken. Dan untuk pergi ke:

      Pulau Siladen memerlukan waktu sekitar 20 menit.
      Pulau Bunaken memerlukan waktu sekitar 30 menit.
      Pulau Montehage memerlukan waktu sekitar 50 menit.
      Pulau Nain memerlukan waktu sekitar 60 menit.

       Akan lebih menghemat waktu jika kita menggunakan kapal pesiar Blue Banter
Marina.Untuk menuju daerah wisata di Pulau Bunaken ini hanya membutuhkan waktu sekitar
10-15 menit, kita sudah dapat menikmati keindahan Pulau Bunaken.


                                               24
       Terjadi peningkatan yang signifikan pada kunjungan wisatawan ke Taman Nasional
ini.Pada 2008 dikunjungi 32.760 wisatawan asing, di tahun berikutnya meningkat jadi 51 ribu
wisatawan mancanegara. Bahkan, pada 2011 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berani
menargetkan sebanyak 100 ribu wisatawan asing akan datang di Bunaken. Apalagi di tahun ini
sudah dicanangkan Manado Kota Pariwisata Dunia 2011, Taman Nasional Laut Bunaken
menjadi ikon pariwisata andalan Sulawesi Utara khususnya Kota Manado.




                                   http://www.ramadhansk.blogspot.com

       Kawasan Bunaken secara geografis masuk dalam perairan "Segi tiga emas" dimana
kawasan ini menjadi habitat lebih dari 3.000 spesies ikan.Perairan "Segi tiga emas" yang
dimaksud ialah perairan yang menghubungkan Laut Papua, Filipina, dan Indonesia. Lantaran
kekayaan yang terkandung di dalamnya, pemerintah dan organisasi non pemerintah (nasional
maupun internasional) bekerja sama untuk menjalankan program konservasi terumbu karang dan
mangrove di kawasan Bunaken. Program konservasi terumbu karang ini bertujuan untuk
menjaga ribuan jenis ikan laut dari kepunahan.

       Melihat potensi alam dan juga aktivitas konservasi ekologi laut di kawasan ini, maka
pemerintah setempat yakni Kota Manado menggagas kawasan Bunaken sebagai objek wisata
bahari dan pendidikan.Aspek keindahan alam di laut dan edukasi menjadi menu utama berwisata
di Taman Laut Nasional Bunaken..

       Bunaken memberikan kesan yang alami bagi setiap pengunjung yang ada.Karena lokasi
Bunaken merupakan lokasi yang penuh dengan keeksotisan alam. Baik alam pegunungan
ataupun alam bahari. Hal ini dapat menimbulkan kesan yang begitu alami bagi para pengunjung
yang ingin beraktifitas di kawasan Bunaken. Hal ini dapat menghilangkan rasa penat yang ada
dalam pikiran, menyegarkan kembali pikiran para pengunjung setelah beraktifitas penuh selama
beberapa hari yang menguras pikiran dan tenaga.




                                                 25
                                           BAB 3

                           MASYARAKAT PULAU BUNAKEN




                                                                 http://beritamanado.com/

       Saat ini mayoritas penduduk kota Manado termasuk penduduk Bunaken berasal dari suku
Minahasa, karena wilayah Manado merupakan berada di tanah atau daerah Minahasa.
Keberadaan masyarakat setempat, terdiri dari sekitar tujuh kelompok suku, yang lebih dari tiga
generasi lalu, diperkirakan telah membentuk suatu keseimbangan ekologis tertentu.Penduduk asli
Manado adalah suku Bantik walaupun Manado merupakan wilayah dari suku Tombuluatau
Minahasa. Suku bangsa lainnya yang ada di Manado saat ini yaitu suku Sangir, suku Gorontalo,
suku Mongondow, suku Arab, suku Babontehu, suku Talaud, suku Tionghoa, suku Siau dan
kaum Borgo. Karena banyaknya komunitas peranakan arab, maka keberadaan Kampung Arab
yang berada dalam radius dekat Pasar '45 masih bertahan sampai sekarang dan menjadi salah
satu tujuan wisata agama. Selain itu terdapat pula penduduk suku Jawa, suku Batak, suku
Makassar dan suku bangsa lainnya.




                               http://wiwienapril.blogspot.com
       Lebih dari 20.000 jiwa penduduk yang hidup dalam kawasan TN. Bunaken.Penduduk di
kawasan ini umumnya mencari makan di laut atau bertani.Banyak yang masih menggunakan
perahu cadik dan jala tradisional.Sebagian penduduk Pulau Nain ahli pertukangan dan membuat
cendera mata dari kulit kerang.Penduduk suku Bajo melewatkan sebagian besar waktu di daseng
(bagan), perkampungan di atas air sekitar Pulau Mantehage. Penduduk yang berasal daratan
Sulawesi kebanyakan dari suku Minahasa, terlihat dalam cara menggunakan berbagai pohon
woka. Penduduk yang lain umumnya pendatang dari Kepulauan Sangir Talaud.

                                              26
       Ada dua kelurahan di pulau Bunaken, yakni kelurahan Bunaken dengan jumlah penduduk
sekitar 3.400 orang dan kelurahan Anung Banua dengan jumlah penduduk sekitar 1000 orang
yang mayoritas adalah petani dan nelayan sedang 25% nya bekerja di bidang pariwisata.




       Masyarakat Kelurahan Bunaken bermata pencaharian sebagai nelayan dan lainnya
berkegiatan di bagian pariwisata seperti penjual souvenir, menyediakan perahu untuk
transportasi turis, pemandu diving atau guide dan pemilik resort-resort atau penginapan. Berbeda
halnya dengan Kelurahan Alung Banua, masyarakatnya beraktifitas hanya sebagai nelayan
musiman, sebagian bertani, tukang kayu, bekerja di luar pulau dan sebagian kecil ada yang
bekerja di resort-resort yang ada di Kelurahan Bunaken.

       Pulau Bunaken beranggapan bahwa dengan adanya kegiatan pariwisata saat ini telah
membantu masyarakat lokal dalam hal peningkatan ekonomi termasuk keuntungan untuk
berinteraksi langsung dengan para wisatawan dengan demikian dapat memperkenalkan budaya
local dan potensi-potensi local lainnya.

       Agama yang dianut adalah Kristen Protestan, Islam, Katolik, Hindu, Buddha dan agama
Konghucu. Berdasarkan sensus penduduk tahun 1999, jumlah Muslim di Manado mencapai 49
persen, sedangkan Kristen 51 persen. Namun data tahun 2003 menunjukkan persentase jumlah
pemeluk Islam dan Kristen sama, yakni 50:50. Meski begitu heteroginnya, namun masyarakat
Manado sangat menghargai sikap hidup toleran, rukun, terbuka dan dinamis. Karenanya kota
Manado memiliki lingkungan sosial yang relatif kondusif dan dikenal sebagai salah satu kota
yang relatif aman di Indonesia. Sewaktu Indonesia sedang rawan-rawannya dikarenakan
goncangan politik sekitar tahun 1999 dan berbagai kerusuhan melanda kota-kota di
Indonesia.Kota Manado dapat dikatakan relatif aman. Hal itu tercermin dari semboyan
masyarakat Manado yaitu Torang samua basudara yang artinya "Kita semua bersaudara".



                                              27
                                 http://www.swarasulut.com

       Bahasa digunakan sebagai bahasa sehari-hari di Manado dan wilayah sekitarnya disebut
bahasa Melayu Manado ( Bahasa Manado ). Bahasa Manado menyerupai bahasa Indonesia tetapi
dengan logat yang khas. Beberapa kata dalam dialek Manado berasal dari bahasa Belanda,
bahasa Portugis dan bahasa asing lainnya.

       Interaksi antar budaya relatif tinggi, terlihat dari penggunaan dialek bahasa yang sama,
serta kesamaan teknik-teknik pemanfaatan potensi sumber daya alam. Beberapa akomodasi
dilakukan oleh etnis tertentu, sebagai hasil interaksinya dengan kelompok lainnya.Pemilikan
lahan umumnya masih bersifat hak adat, berupa tanah warisan (pasini).Tidak terdapat sistem
pemilikan atas rataan terumbu dan perairan dangkal.

BUDAYA MASYARAKAT BUNAKEN.




                                 http://tn-bunaken.com

       Adat budaya masyarakat yang ada dan berkembang merupakan adat budaya dari etnis
yang mendiami daerah tersebut. Tercatat terdapat 5 etnis utama yang mendiami sebagian besar
Taman Nasional Bunaken. Etnis tersebut yaitu Bantik, Sangir, Minahasa, Bajo dan Gorontalo.
Adapun adat budaya yang dibawa oleh etnis-etnis tersebut dan sekarang masih terjaga adalah
sebagai berikut:

A. Etnis Bantik
       Etnis ini merupakan etnis asli, sebagian besar menghuni pesisir Sulawesi Utara. Adat
budaya yang ada dan masih dipertahankan adalah:


                                              28
   a. Maramba, adalah bentuk dari tarian rakyat, dengan nyanyian menggunakan bahasa
          Bantik. Biasanya dilakukan dalam acara syukuran akhir tahun, berakhirnya panen dll.
   b. Kabasaran, adalah bentuk dari tarian perang. Dipentaskan pada saat tertentu dan jika ada
          momentum tertentu , ada kunjungan tamu, undangan acara dll.

B. Etnis Minahasa
          Etnis ini merupakan etnis asli yang umumnya mendiami daerah pengunungan dan
cenderung mempunyai adat agraris (bercocok tanam dan berkebun). Adat budaya yang ada dan
masih dipertahankan adalah:
   a. Cakalele, adalah tarian adat berupa tarian perang dengan penarinya laki-laki dewasa
          menari-nari membawa tombak dan parang mengikuti irama alunan musik yang
          dimainkan. Dipentaskan saat-saat tertentu seperti penyambutan tamu, hari-hari besar, dan
          pesta adat.
   b. Musik bambu, adalah musik yang dimainkan dari alat-alat musik tiup seperti terompet
          dan seruring yang terbuat dari bambu. Dipentaskan saat penyambutan tamu, hari-hari
          besar, dan pesta adat
   c. Mapalus, adalah tradisi masyarakat yang saling tolong menolong, bergotong-royong yang
          dilakukan saat menanam padi, membangun rumah, membuka lahan pertanian dan saat
          menyiapkan kegiatan-kegiatan adat, pesta dan kedukaan.

C. Etnis Sangir
          Etnis ini merupakan pendatang dari kepulauan Sangir dan Siau di gugusan kepulauan
sebelah Utara dari ujung daratan Sulawesi Utara. Adat budaya yang ada dan masih dipertahankan
adalah:
   a. Masamper, adalah bentuk dari nyanyian dengan menggunakan Bahasa Sangir, nyanyian
          dilakukan bergantian dengan saling tunjuk. Jika nyanyian selesai dibawakan lalu diganti
          sesuai yang ditunjuk oleh orang yang terakhir membawakan nyanyian tersebut.Dilakukan
          saat hari-hari besar, pernikahan dan kedukaan.
   b. Maengket, adalah tarian adat daerah yang dipentaskan saat-saat tertentu seperti
          penyambutan tamu, hari-hari besar, dan pesta adat

D. Etnis Bajo

                                                 29
       Etnis ini merupakan pendatang yang keberadaannya tercacat sudah 5 generasi di dalam
sekitar kawasan TN Bunaken.Mereka berasal dari Gowa Sulawesi Selatan.Adat budaya
bernuansa bahari kental membentuk karakter sosial etnis ini karena mereka lebih dikenal sebagai
suku laut.Adat budaya yang ada dan masih dipertahankan adalah upacara adat yang dilakukan
dalam melakukan aktifitas mencari ikan.Biasanya sebelum melakukan aktifitas di laut,
masyarakat mengundang pemuka agama untuk mendoakan supaya hasil usaha berhasil. Sesudah
itu jika hasil panen/ melaut banyak masyarakat juga mengundang pemuka agama untuk berdoa
selamat (syukuran) dikuti acara kenduri makan-makan dengan mengundang sanak famili,
tetangga dan kenalan orang kampung lainnya

E. Etnis Gorontalo
       Etnis ini merupakan pendatang yang berasal dari daerah sebelah Barat dari Sulawesi
Utara. Proses asimilasi sosial yang terjadi telah mencipatakan eksistensi dari keberadaan mereka
di di dalam sekitar kawasan TN Bunaken. Sektor agraris dan jasa sebagian besar menjadi mata
pencaharian dari etnis ini.Adat budaya bernuansa Islami kental membentuk karakter sosial etnis
ini. Adat budaya yang ada dan masih dipertahankan adalah:
   a. Samra, adalah permainan musik menggunakan alat musik rebana, dengan syair-syair
       lagunya yang dinyanyikan syarat akan nilai-nilai religius. Kesenian ini dipentaskan saat
       ada kelahiran, pernikahan, khitanan, atau syukuran atas suatu nikmat.
   b. Acara adat budaya saat kelahiran, pernikahan, khitanan, dan syukuran, berupa tari-tarian
       daerah, dan tata cara prosesi adat.

Mengenai budaya, masyarakat bunaken juga memiliki kepercayaan unik tentang perbintangan :




                                    http://www.swarasulut.com
       Ternyata Dotu-Dotu Minahasa dari dulu selalu mengawasi dengan cermat cuaca sehari-
hari maupun setiap tahun dan juga kejadian di langit. Tidak diragukan, orang tua dulu
menghubungkan kejadian/perubahan di langit dengan ritus maupun pekerjaan mereka.


                                              30
       Menurut cerita peninggalan bahwa dunia ini berada ditengah-tengah “lumbung padi yang
sangat besar atau sangkor”. Pada seputar bumi terdapat wujud/mahluk dari angkasa dengan nama
“meie’et u tana” pengikat/lingkaran bumi. Wujud dimaksud bukan manusia maupun ular,
walaupun kelihatannya mirip kedua-duanya.
       Lingkaran pengikat bumi tersebut membuntuti ujung yang lain – serupa seekor ular yang
tak henti-hentinya mengejar ekornya. Ular rotan (sawa witin) surge ini selalu bergerak maju
tanpa dapat menjangkau tujuannya. Warna mahluk yang penuh dengan rahasia adalah setengah
kuning setengah hitam. Nama pengikat/lingkaran bumi ini suka disebut nie’etan (yang diberi
memakai ikat) atau dengan kata lain yang diikat. Apakah yang dimaksud diikat disini?.Yang
dimaksud adalah bintang-bintang. Pada lagu tua ada yang berjudul Nie’etan im bawo un bènè
(diatas sana terikat padi). Disini pada dimaksud bintang-bintang.
       Dalam istilah “bukan sehari-hari” tentang matahari suka makan nasi, pada saat ia kembali
dari selatan menuju utara. Berarti musim hujan telah berlalu dan bintang-bintang terlihat pada
malam hari seperti padi yang tersebar dalam kebun surge yang gelap. Mungkin dari sini kita di
ingatkan tentang mitos asal-usul padi di dapat kan dari surga.
       Bilamana padi telah dipetik, orang Minahasa merayakan pesta panen di pekarangannya,
yang mana pesta ini dianggap penutup tahun.Karena ini pesta maka tua muda harus menari
bersama-sama.Tarian ini selalu membentuk lingkaran yang tidak tertutup, selalu ada antara
penyambung tangan.Mereka bergerak berputar terus-menerus. Ujung yang satu mengejar ujung
yang lain, serupa wujud yang terlihat diatas sana.
Tarian ini yang disebut Maengket, dan kata ini walaupun terbentuk dari meie’et pasti berkaitan
satu sama lain. Dengan sendirinya tarian ini tidak lain adalah bentuk pertunjukan dari zodiac
yang berputar selamanya tanpa beristirahat mengejar dirinya sendiri.


1.Capricornus/Makara/Paileken en ta’un/ Ta’una weru
       Penunjuk tahun khusus disebut bintang tahun baru (Sirius).Sebagai symbol/lambang
“kembang mulai mekar” pertanda permulaan tahun.Bintang ini timbul pada permulaan bulan
Januari disebelah batas pandangan timur, bila matahari terbenam.
2. Aquarius/Kumba/Sim-sim




                                                31
       Sejenis kumbang, sebutan ini juga dipakai untuk “tikus hutan”.Kata sim-sim adalah
reduplikasi dari sim dengan arti mengerat.Nama bintang ini diperoleh karena bila matahari mulai
terbit, tikus maupun kumbang mulai mengerogoti padi.
3. Pisces/Mina/Wèo
       Babi hutan/Bintang Barat.Dalam sajak bintang malam disebut “Ipengano ni wèo” artinya
telah dimakan babi hutan.Awan yang saling susul secara tidak teratur diumpamakan babi hutan.
4. Aries/Beluku/(Wewuris/Ipemumuris)
       Bintang Ziarah; terbenam disebelah barat sesudah matahari terbit (Venus). Sebagai
symbol (hièroglyphe-tulisan gambar Mesir kuno) adalah sepotong tabung, bertali untuk
disandang, tempat saguèr/tuak se sudah disadap. Pada upacara posan/pelii tabung berisikan
saguèr ditempatkan sedemikian rupa sehingga miring dari barat ke timur. Lagi pula hujan datang
dari dari arah barat, telah tertelan bumi pada bulan April , seusainya musim hujan. Kata asal
puris = muntahan (karena kurang sehat).
5. Taurus/Biduk/Lumbaken
       Menendang ke belakang (orion). Sebagai symbol kaki menendang bila matahari berada di
bintang ini maka bibit yang di lading akan tertendang angin topan.
6. Gemini/Kejora/(Kateluan/Laker)
       Bintang timur (trio).Bintang ini timbul bersamaan dengan matahari pada tanggal 15
Januari hampir tidak kelihatan.
7. Cancer/Kartika/(Riyau/Riau)
       Bintang Tuhuh; sebagai symbol pohon berdaun.Pohon ini adalah pohon dewa yaitu wetes
(Ficus Benyamin.L).Riyau berarti “gemerlapan/berkilau secara semerawut”.Bilaman bintang
tujuh muncul dari sinar matahari, maka telah waktunya menanam pohon kelapa. Pohon ini harus
ditanam kearah muncul dan terbenamnya matahari bila tidak maka tumbuhan ini akan merana.
Alasannya, kuli pohon pada bagian timur selalu lebih tebal dari pada yang sebelah barat dan
setiap penyimpangan selalu mengakibatkan matinya pohon tersebut.
8. Leo/Singa/(Kupit/kepit)
       Jepitan api. Bintang-bintang merupakan jepitan api. Lebih nyata lagi bentuk ini bila
matahari berada ditengah mereka. Dalam posan/pelii matahari disebut api. Api ini dalam musim
kemarau membuat ranting yang telah jatuh demikian kering sehingga dapat terbakar dengan



                                               32
sendirinya. Bila ini tidak terjadi maka akan digunakan bara api menggunakan jepitan untuk
menyalahkannya.
9.Virgo/Mayang/(Ka èndoan/Lolouren)
       Bintang pagi; sebagai symbol krans bercahaya.Seperti diketahui diatas khatulistiwa mulai
musim barat/hujan, setelah matahari melewatinya, yaitu bulan September.
10. Libra/Tohok/Pa’i pokol
       Bintang pari (bulat-pendek), dimaksud yang hidup di langit bukan yang di laut.Bintang
ini berada di bagian utara.
11. Scorpio/Kemboleng
       Gorango bintang (hiu). Hiu ini sangat besar dan muncul di batas pemandangan seperti api
atau cahaya di kedalaman, siapa yang tidak langsung melarikan diri dengan munculnya hiu ini,
tidak ampun akan ditelannya. Bila pari (pa’I pokol maupun pa’I ipusan yaitu Libra dan
Sagitarius) menghilang di arah barat mereka diikuti Hiu.Maka terjadilah unsur persaingan sengit,
laut bergelombang setinggi gunung dan arus yang sangat deras, seakan-akan dunia bakal
kiamat.Tidak mengherankan karena pari dauber hiu dan mengigit buntutnya hingga putus.Di
Minahasa semua orang tahu bahwa musim barat, bulan nopember, dapat mengakibatkan yang
dahsyat. Maka ini adalah penyebab setelah terjadi pertempuran yang sengit, laut masih berwarna
merah dikarenakan darah ikan pari yang dengan susah payah karena luka-lukanya serta ekor
yang telah bunting, tanpa istirahat berenang kesana-kemari. Ini menyebabkan hiu tetap
mengejarnya.Dapat dilihat disini bahwa baying bintang-bintang yang menunjukan musim barat
merupakan bentuk ikan.
12. Sagitarius/Danuh/Pa’I ipusan
       Bintang pari (berekor), seperti dapat dilihat disini ekor tampak sampai melalui
“kemboleng”.


SOSIAL KEPENDUDUKAN MASYARAKAT DI BUNAKEN




                                   http://tn-bunaken.com


                                               33
       Masyarakat di dalam kawasan Taman Nasional Bunaken bermukim terdapat 9 desa
dengan 15 perkampungan di kelima pulau yang ada di Taman Nasional Bunaken, serta 11 desa di
pesisir Molas - Wori di bagian utara dan Arakan - Wawontulap di bagian Selatan. Dari
penggalian sejarah perdesaan dalam kawasan, masyarakat telah bermukim di dalam kawasan
sejak lima generasi atau lebih dari satu abad lalu. Yang berarti sangat jauh jarak waktunya
dengan penetapan kawasan ini sebagai TN Bunaken pada tahun 1991. Dan saat ini sekitar +
30.000 penduduk tinggal di dalam kawasan taman nasional.

       Sebagian besar masyarakat Taman Nasional Bunaken merupakan petani, nelayan atau
keduanya. Petani di kawasan menanam kelapa, ubi kayu, ubi jalar dan pisang.Juga terdapat
pertanian rumput laut untuk komoditi ekspor. Sebagian kecil penduduk bekerja sebagai pemandu
wisata, awak perahu, dan pekerja di pondok-pondok wisata.

A. Pulau Bunaken dan Siladen

       Terdapat dua desa di Pulau Bunaken, yaitu kelurahan Bunaken termasuk perkampungan
di Pulau Siladen dan kelurahan Alung Banua. Kelurahan Bunaken terletak di bagian Timur, dan
kelurahan Alungbanua di bagian Barat.Kedua desa ini masuk dalam wilayah Kecamatan
Bunaken, Kotamadya Manado.Pada tahun 2007, jumlah penduduk desa Bunaken sebanyak 2.844
jiwa, yang terdiri dari 528 keluarga.Sedang Desa Alungbanua memiliki penduduk sebanyak 707
jiwa, yang terdiri dari 160 keluarga.Rata-rata keluarga di Pulau Bunaken memiliki jumlah anak
2-3 orang saja.Ini menunjukkan bahwa program KB (Keluarga Berencana) sudah cukup banyak
diikuti oleh penduduk di desa.Dengan demikian, laju pertumbuhan penduduk di Pulau Bunaken
sangat rendah, kurang dari 3 jiwa per tahun.

       Penduduk kedua desa di Pulau Bunaken sebagian besar berasal dari suku Sangihe-
Talaud.Sehingga bahasa sehari-hari di desa adalah bahasa Sangir.Umumnya penduduk beragama
Kristen (Protestan).Namun demikian terdapat juga suku Bajo dan Gorontalo yang beragama
Islam di Desa Bunaken.

       Masyarakat Pulau Bunaken memiliki motivasi belajar yang baik. Ini terlihat dengan
banyaknya remaja dari pulau ini yang melanjutkan pendidikan tingkat atas atau Sekolah Lanjutan
Tingkat Atas [SLTA] hingga Perguruan Tinggi, ke kota Manado. Karena di Pulau Bunaken

                                               34
hanya ada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Namun sering
setelah lulus tidak kembali lagi ke desanya, karena mengharapkan penghidupan yang lebih baik
di kota Manado. Hal ini mengakibatkan, tingkat pendidikan rata-rata penduduk di Pulau Bunaken
hanya SD hingga SMP.

       Penduduk desa Alungbanua sebagian besar bekerja di kebun-kebun kelapa dan
perladangan.Hanya beberapa keluarga yang merupakan nelayan.Di desa Bunaken terdapat
nelayan yang lebih banyak. Mereka menggunakan sejumlah alat tangkap, mulai dari pancing,
jaring kecil, hingga jaring besar, disebut “Soma Pajeko” untuk menangkap ikan cakalang dan
tuna sampai ke laut lepas di luar kawasan TN Bunaken.

B. Pulau Manado Tua

       Di Manado Tua juga terdapat dua desa, yaitu Manado Tua I dan Manado Tua II.Manado
Tua I terdapat di bagian Utara sedang desa Manado Tua II terdapat di bagian Selatan Pulau
Manado Tua.Kedua desa tersebut termasuk dalam wilayah Kecamatan Molas, Kotamadya
Manado.Tahun 2007, penduduk desa Manado Tua I berjumlah 1.504 jiwa.Sedang Desa Manado
Tua II memiliki penduduk sebanyak 1.292 jiwa, yang terdiri dari 231keluarga.Berarti, rata-rata
keluarga hanya memiliki jumlah anak 2-3 orang saja.Ini juga menunjukkan bahwa program KB
(Keluarga Berencana) sudah cukup banyak diikuti oleh penduduk di desa. Penduduk kedua desa
di Manado Tua hampir 100% berasal dari suku Sangihe-Talaud atau Siau, dan beragama Kristen.

       Karenanya, bahasa sehari-hari di desa adalah Bahasa Sangir/Siau. Seperti halnya
masyarakat Pulau Bunaken, penduduk di Desa Manado Tua juga memiliki motivasi belajar yang
tinggi.Sudah cukup banyak Sarjana yang berasal dari pulau ini. Namun demikian, mereka yang
telah lulus SLTA atau jadi Sarjana juga lebih banyak memilih bekerja dan tinggal (menjadi
penduduk) di kota Manado atau kota lainnya. Karenanya tingkat pendidikan penduduk pulau
Manado Tua juga hanya SD hingga SLTP.

       Penduduk di Pulau Manado Tua juga mayoritas merupakan petani ladang dan perkebunan
kelapa.Di samping pertanian, sejumlah keluarga di Manado Tua I dan Manado Tua II juga hidup
sebagai nelayan.Metoda penangkapan ikan yang paling banyak dilakukan adalah dengan jaring
(soma) dan pancing.Dan beberapa nelayan Manado Tua juga masih tetap mempertahankan

                                             35
teknik penangkapan tradisional mereka, “mangael palinggir”.Beberapa nelayan menggunakan
jaring dalam, seperti yang menangkap ikan raja laut tahun 1998 lalu.

C. Pulau Mantehage

       Terdapat empat desa di Pulau Mantehage; yaitu Desa Bango, Desa Tinongko dan Desa
Buhias di bagian Selatan , dan Desa Tangkasi sedikit terpisah di ujung Utara Pulau Mantehage.
Keempat desa di Pulau Mantehage, secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan
Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

       Jumlah total penduduk Pulau Mantehage pada tahun 2007 adalah 1,869 persons. Desa
Buhias merupakan desa berpenduduk paling besar, yaitu 616 jiwa dengan 135 Keluarga, serta
Desa Tangkasi menjadi desa terkecil dengan jumlah penduduk 275 jiwa yang terdiri dari 42
keluarga. Rata-rata jumlah anak per keluarga hanya 3 anak atau kurang.

       Penduduk Pulau Mantehage juga mayoritas berasal dari Suku Sangihe-Talaud yang
beragama Kristen, namun khusus untuk Desa Tangkasi mayoritas penduduknya berasal dari suku
Bajo dan Gorontalo yang menganut agama Islam.Karenanya untuk tiga desa di bagian Selatan,
bahasa sehari-hari adalah bahasa Sangir, sedang di Desa Tangkasi adalah bahasa Bajo.

       Tingkat pendidikan rata-rata penduduk penduduk Pulau Mantehage adalah SD. Penduduk
Pulau Mantehage memiliki mata pencaharian yang cukup beragam.Jumlah terbesar adalah petani
ladang dan kebun kelapa.Tanah Desa Mantehage memang cukup subur, dan merupakan satu-
satunya pulau di dalam TN Bunaken yang memiliki lahan persawahan, dengan sistem sawah
tadah hujan. Kemudian juga terdapat nelayan yang cukup banyak, yang menggunakan teknik
perikanan tradisional seperti “bajubi”, pancing, “manengkel” (mencari ikan pada malam hari
dengan bantuan lampu petromaks), dan soma ukuran kecil. Sebagian penduduk juga melakukan
pertanian rumput laut di sekitar Pulau Mantehage, bahkan sampai ke dearah terumbu Pulau
Nain.Dan sejauh ini, juga ditemukan sebagian penduduk Mantehage yang masih melakukan
penebangan kayu bakau untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.Mereka menebang bakau
dan menjualnya sebagai bahan bangunan, bahan pertanian rumput laut, atau sebagai kayu bakar.
Pemasarannya meliputi pulau di sekitarnya sampai ke kota Manado.



                                               36
D. Pulau Nain

       Hanya ada satu desa di pulau ini, yaitu Desa Nain.Namun demikian, daerah
perkampungan (permukiman) penduduknya tersebar di sepanjang daerah pantai pulau
Nain.Terdapat tiga perkampungan utama, yaitu kampung Nain, Kapung Tampi, dan kampung
Tarente.Desa Nain termasuk dalam wilayah Kecamata Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

       Nain merupakan pulau paling padat penduduk di Taman Nasional Bunaken.Jumlah
penduduknya saat ini mencapai 3245 jiwa, yang terdiri dari 797 keluarga.Ini berarti
kepadatannya lebih dari 6 jiwa per hektar, bisa dibandingkan dengan Pulau Mantehage yang
kepadatan penduduknya masih dibawah 2 jiwa per hektar.

       Penduduknya terdiri dari berbagai suku, terutama suku Bajo dan Sangir.Suku Bajo
beragama Islam dan berbahasa Bajo, sedang suku Sangir umumnya beragama Kristen dan
menggunakan bahasa Sangir sebagai bahasa sehari-hari.

       Tingkat pendidikan rata-rata penduduk penduduk Pulau Nain adalah SLTP. Seperti
dengan masyarakat desa Bunaken, generasi mudanya yang telah lulus SLTA dan Perguruan
Tinggi lebih menyukai mencari pekerjaan dan tinggal di kota Manado. Saat ini, sebagian besar
penduduk Pulau Nain bekerja sebagai petani rumput laut.Hal ini menyebabkan Pulau Nain
menjadi salah satu penghasil terbesar rumput laut di Sulawesi Utara. Sebagian lain penduduknya
merupakan nelayan skala kecil.

LISTRIK DI BUNAKEN




                                 http://www.swarasulut.com
       Saat pemanasan global menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan, warga Pulau
Bunaken boleh berbangga hati.Ada kabar gembira bagi para masyarakat di pulau Bunaken,
Sulawesi Utara yang terkenal dengan wisata baharinya.Dengan diresmikannya penggunaan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bunaken mulai 7 Februari kemarin, masyarakat


                                              37
Bunaken akhirnya dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh.Sebelumnya, selama bertahun-
tahun masyarakat Bunaken yang menjadi pelanggan PLN hanya bisa menikmati listrik selama 12
jam saja, yakni ketika hari mulai gelap sampai jelang matahari terbit. Sedangkan untuk lampu
penerangan jalan umum sebanyak lima titik PLTS mandiri, dari 15 titik yang akan dipasang,
sudah berfungsi sehari sebelumnya.

       Kebanggaan pelanggan PLN di Bunaken ini dapat terwujud setelah pembangkit listrik
tenaga surya (PLTS) Bunaken resmi beroperasi mulai 7 Februari 2011. PLTS menggantikan
pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang selama ini memasok listrik di sana.

       PLTS Bunaken yang memiliki luas 0,7 hektare ini merupakan pembangkit bertenaga
matahari pertama yang mampu melistriki satu pulau penuh selama 24 jam. Sebanyak 1.440 buah
panel surya dibutuhkan untuk menghasilkan daya maksimum sebesar 400 kilowatt peak
(kWp).Dengan kekuatan ini, Bunaken sanggup memenuhi kebutuhan listrik 680 pelanggan
dengan beban puncak mencapai 160 kilowatt (kW).

       Sementara itu, PLTD yang sebelumnya menjadi pemasok utama listrik Bunaken
dihentikan operasinya. Sehingga, PLN dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak
sebanyak 260 kiloliter per tahun atau senilai Rp1,8 miliar.

       “PLN akan membangun PLTS serupa di Pulau Wakatobi-Sulawesi Tenggara, Gili
Terawangan-Nusa Tenggara Barat, Pulau Derawan-Kalimantan Timur, dan Raja Ampat-Papua.
Semua PLTS tersebut direncanakan mulai beroperasi pada April 2011.Setiap PLTS itu harus
mampu melistriki setiap satu pulau, murni dari tenaga matahari,” papar Vickner Sinaga, Direktur
Operasi Indonesia Timur PT PLN (Persero) saat peresmian PLTS Bunaken di Sulawesi Utara,
beberapa waktu lalu.




                                http://www.swarasulut.com




                                                38
PEREKONOMIAN

         Untuk mendongkrak perekonomian khususnya untuk rakyat Bunaken, maka telah
diadakan Sail Bunaken yang melibatkan puluhan negara lengkap dengan kapal perang dan kapal
layar, merupakan event maritim terbesar abad 21 yang digelar di perairan Manado dan Bitung,
12-20 Agustus 2009 lalu.

         Sail Bunaken merupakan momentum untuk memulihkan citra Indonesia, karena event
maritim terbesar di dunia sukses digelar di Manado. Kegiatan Sail Bunaken dengan
mengagendakan Sailing dan Flying Pass berbagai kapal dan pesawat perang, merupakan kegiatan
yang jarang dilakukan di dunia. Provinsi Sulut mendapatkan momentum yang sangat prestisius
dengan kegiatan itu, sehingga diharapkan masyarakat setempat mampu mendukung dan
menyukseskan kegiatan itu.

         Ada dua hal penting terkait pelaksanaan Sail Bunaken di Sulut, yakni potensi kelautan
dan sumber daya hayati yang besar, sangat layak dikonversikan untuk kegiatan ekonomi bagi
rakyat. Bangsa Indonesia bisa mempromosikan potensi yang ada dengan mengundang sejumlah
investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Kemudian, bangsa Indonesia bisa
menunjukkan kekuatan pertahanan dan keamanan maritim, sehingga tidak bisa dipandang enteng
oleh negara-negara manapun.

         ada beberapa rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Sail Bunaken 2009, kata Aji,
yaitu Indonesian Fleet Review. Dalam kegiatan ini, Indonesia akan menghadirkan Tallship dan
Warship dari beberapa negara sahabat, yaitu dari negara-negara Eropa, Asia dan Amerika,
dengan jumlah kapal mencapai 40 kapal perang. Kegiatan ini juga akan diikuti oleh 7.000 pelaut
dunia.

         Kegiatan lain adalah reli kapal-kapal layar (yacht rally) yang akan diikuti lebih dari 140
kapal dari berbagai negara dengan jumlah peserta lebih dari 700 orang.




                                                 39
       Peserta yacht-rally akan singgah di beberapa provinsi destinasi pariwisata, antara lain di
Provinsi Maluku, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur,
Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah dan Bangka Belitung.

       Penyelenggaraan Sail Bunaken 2009 akan memberikan dampak ekonomi menguntungkan
bagi masyarakat di daerah, karena berdasarkan pengalaman Sail Indonesia 2008, kegiatan yacht
rally memberikan dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat dan pemerintah daerah
setempat.

       Kehidupan sosial suatu tempat akan mempengaruhi kegiatan yang dilakukan. Banyak
yang berpikiran bahwa berada di dalam Negara asing sangatlah tidak menarik dengan kehidupan
sosial yang bersangkutan.Akan ada gangguan dalam kegiatan sosial bagi para pengunjung.Tapi
itu tidak berlaku di Indonesia.Khususnya di Pulau Bunaken. Dengan masyarakat yang terbuka,
ramah, sopan, dan menyenangkan Bunaken berhasil menepis anggapan buruk dari masyarakat
luar tentang anggapan itu.Bunaken berhasil memberi kenyamanan dalam beraktifitas,
meminimalkan gangguan dari kehidupan sosial yang asing. Karena masyarakat Bunaken yang
ramah terhadap para wisatawan local maupun internasional. Sangat terbuka dengan keadaan
yang ada, gangguan tentang kesulitan beradaptasi pun dapat diminimalisir.




                                               40
                                               BAB 4

                                 WISATA PULAU BUNAKEN




                                                                  http://www.swarasulut.com

       Jika Anda penggemar wisata bahari, tidak lengkap rasanya jika tidak menyambangi
Taman Nasional Bunaken. Kekayaan alam di Teluk Manado yang sangat indah dan mempesona.
Anda tidak hanya dimanjakan dengan scuba diving, tetapi kekayaan ikan dan binatang laut
lainnya sangat beragam dan ‘cantik’. Bunaken memiliki luas 8,08 km² di Teluk Manado, yang
terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia.
       Ikon wisata bahari yang paling terkenal di wilayah ini, adalah Taman Nasional Bunaken.
Taman Nasional Bunaken dinobatkan sebagai salah satu kawasan pelestarian alam sekaligus
tujuan wisata bahari yang memiliki kekayaan kelautan. Kawasan pulau Bunaken, Siladen,
Manado Tua, Mantehage dan Nain, kawasan pesisir Molas hingga Wori serta kawasan pesisir
Arakan-Wawontulap merupakan ekosistem tropis Indonesia dengan lokasinya yang terletak di
pusat keanekaragaman hayati laut.
       Suhu udara rata-rata adalah 27 c, sedangkan suhu pada peraian dangkal seperti diatas
rataan terumbu karang rata-rata 30 c. tidak ada lokasi diving yang sangat komplit seperti di
Taman Nasional Bunaken ini.
       Keindahan Taman Nasional Laut Bunaken telah puluhan tahun menyedot perhatian
dunia. Mendekati Bunaken dengan perahu yang disewa dari Manado, seluruh bagian dari alam
Bunaken itu terlihat seperti lukisan.Gunung yang menjulang, dereten nyiur yang melambai,
bagaikan lukisan alam yang menebar pesona.
       Kian mendekati pantai, giliran lanskap bawah lautnya yang jernih, menarik mata untuk
dipandang.Berbagai terumbu karang hidup berdesakan di atas kontur dasar laut dengan
kedalaman beragam.Sesekali, ikan-ikan karang beraneka warna menyembul dan meliuk-liuk di
antara karang. Sedikitnya 2.000 jenis ikan hidup di taman nasional seluas 89.065 hektar tersebut.


                                                41
Di antara ikan-ikan itu terdapat ikan langka, seperti ikan purba coelacanth yang sebelumnya
sudah dianggap punah serta mandarin fish dan ghost pipe fish.
        Pantas saja sejumlah tokoh dunia menjuluki Bunaken taman laut terindah di dunia.
Sebutlah, misalnya, peneliti dan biolog Alfred Russel Wallace pada tahun 1895, Pangeran
Bernhard dari Belanda tahun 1978, dan Ratu Beatrix, putri Bernhard, tahun 1995.Pamor
Bunaken makin mengglobal tahun 2009 ketika 2.600 peselam dari sejumlah negara menyelam
bersama-sama di Bunaken guna memecahkan rekor dunia, meski pamor itu juga naik-turun.
        Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang disebut dengan Lekuan 1,
2 dan 3; Fukui; Mandolin; Tanjung Parigi; Ron’s Point, Sachiko Point; Pangalisang; Muka
Kampung; dan Bunaken Timur.




                                   http://www.wisatamelayu.com


        Sedikitnya 500 wisatawan, lokal dan asing, masih datang ke Bunaken setiap
pekan.Kedatangan mereka bukan melulu karena keindahan Bunaken, melainkan juga karena
eksotisme alam daratan Sulut. ”Kota Bunga” Tomohon, misalnya, 25 kilometer dari Manado,
jadi daya tarik lain.
        Untaian bunga krisan, gladiol, anggrek, dan beragam lainnya terlihat di kios-kios bunga
yang ada sisi kiri-kanan jalan-jalan utama kota sejuk itu. Hamparan tanaman bunga juga
menghiasi halaman rumah warga dan kantor-kantor pemerintah.Geliat ini kian terlihat seusai
Tournament of Flowers, dua tahun lalu.Akhir Juli lalu, acara serupa digelar dan menyedot
10.000 wisatawan dalam dan luar negeri.
        Warna-warni bunga melengkapi keindahan panorama dua gunung, Gunung Mahawu
(1.328 meter) dan Gunung Lokon (1.550 meter), yang mengapit kota seluas 14.721 hektar itu.
Bunaken dan Tomohon merupakan bagian dari 503 obyek wisata alam, budaya, dan kuliner yang
tersebar di 15 kabupaten/kota.
        Sulut yang bersentuhan dengan Samudra Pasifik sejak abad XVI juga merupakan jalur
perdagangan rempah-rempah poros Malaka-Maluku.Itu sebabnya, Sulut dengan mudah
disinggahi pelaut dari Arab, China, Portugal, Spanyol, Inggris, dan Belanda.

                                               42
                              http://www.andreyredwhite.blogspot.com

       Sebagai kota terbesar di wilayah ini, Manado merupakan tempat pariwisata yang penting
bagi pengunjung. Ekowisata merupakan atraksi terbesar Manado. Selam Scuba dan snorkelling
di pulau Bunaken juga merupakan atraksi populer. Tempat lain yang menarik adalah Danau
Tondano, Gunung Lokon, Gunung Klabat dan Gunung Mahawu.

       Dalam kurun waktu dua dekade terakhir, kegiatan pariwisata dengan pesat tumbuh
menjadi salah satu andalan perekonomian kota. Primadona pariwisata kota Manado bahkan
Provinsi Sulawesi Utara adalah Taman Nasional Bunaken yang oleh sementara orang disebut
sebagai salah satu taman laut terindah di dunia. Taman Laut Bunaken adalah salah satu dari
sejumlah kawasan konservasi alam atau taman nasional di Indonesia. Taman Laut Bunaken
terkenal oleh formasi terumbu karangnya yang luas dan indah sehingga sering dijadikan lokasi
penyelaman oleh turis-turis mancanegara.Pulau Bunaken adalah salah satu dari 5 pulau yang
tersebar beberapa kilometer dari pesisir pantai Kota Manado. Letaknya yang hanya sekitar 8 Km
dari daratan kota Manado dan dapat ditempuh dalam sekitar setengah sampai 2 jam,
menyebabkan Taman Nasional ini mudah dikunjungi.

       Sebagian besar wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. Lautnya
terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk
dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan
pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant) dan masih banyak lagi yang
membentuk taman laut nan indah. Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang
disebut dengan Lekuan 1, 2, dan 3, Fukui, Mandolin, Tanjung Paragi, Ron's Point, Sachiko
Point, Pangalisang, Muka Kampung, dan Bunaken Timur.

       Bunaken sebagai salah satu objek wisata bahari, kerap dikatakan sebagai surga bawah
laut.Hal ini dikarenakan keindahan yang berada di bawah laut yang berada di Provinsi Sulawesi

                                             43
Utara dan tidak hanya dikenal oleh wisatawan lokal saja. Namun, nama Bunaken sudah meluas
hingga wisatawan mancanegara atau lebih dikenal dengan wisatawan asing sebagai salah satu
taman laut terindah di dunia yang kaya akan keaneka ragaman bentuk dan warna terumbu karang
dan biota laut serta spesies ikan.

KEGIATAN WISATA DI BUNAKEN




                                                        http://www.orshipers-jecky.blogspot.com

       Bunaken merupakan tempat wisata Laut dan wisata bahari dengan obyek kunjungan
wisata, yaitu laut dan pantai. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan, berupa menikmati taman
laut dengan cara sigtseeing atau berkeliling naik perahu berkaca yang disebut katamaran,
snorkeling atau berenang memakai alat pernapasan, diving atau menyelam, dan photografi
underwater atau foto bawah laut, serta berjemur badan dan tamasya pantai. Fasilitas yang
disediakan di taman laut Bunaken, yaitu perahu berkaca, diving center, cottage (penginapan)
rumah makan, pendopo, dan kios cenderamata.

    Snorkeling di Bunaken




                                     http://www.mangupura.net

       Snorkeling disebut juga selam permukaan atau selam dangkal atau skin diving, adalah
       kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam
       dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak
       atau sirip selam untuk menambah daya dorong pada kaki.

       Snorkel adalah peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut
       di bagian ujung sebelah bawah. Alat ini berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika

                                                  44
   bernapas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air. Pemandangan
   bawah air bisa dilihat sambil berenang dengan wajah menghadap ke permukaan air dan
   bernapas melalui snorkel. Penyelam bisa mengambil napas dalam-dalam sebelum
   menyelam ke bawah air. Penyelam scuba menggunakan snorkel untuk menghemat udara
   di dalam tabung sewaktu berenang di permukaan air.

   Kegiatan snorkeling bisa dilakukan semua orang. Penyelam yang tidak bisa berenang
   atau tidak bisa mengapung bisa mengenakan baju pelampung. Ketika menyelam di air
   bersuhu rendah, penyelam memakai baju selam untuk menjaga tubuh dari kedinginan.
   Selain itu, baju selam merupakan pelindung tubuh dari luka tergores terumbu karang atau
   sengatan ubur-ubur.

   Selain menguasai cara bernapas dengan mulut melalui snorkel, kegiatan snorkeling tidak
   memerlukan pendidikan khusus. Pemula yang belum pernah melakukan snorkeling bisa
   mempelajarinya dalam waktu singkat dari pemandu selam. Cara mengenakan masker,
   snorkel, dan kaki katak bisa dipelajari dari pemandu selam, toko selam, atau tempat
   penyewaan alat selam di pinggir pantai. Walaupun demikian, seperti halnya selam scuba,
   kegiatan snorkeling tidak untuk dilakukan seorang diri, melainkan bersama teman atau
   secara berkelompok.

   Snorkeling adalah kegiatan rekreasi air yang populer, terutama di resor pantai tropis dan
   lokasi selam scuba yang dangkal. Penyelam bisa mengamati beraneka ragam flora dan
   fauna bawah laut, seperti: terumbu karang, ikan, kerang, bintang laut, rumput laut, ubur-
   ubur, udang, dan penyu. Selain itu, snorkeling juga dilakukan orang di danau air tawar
   atau sungai.

   Dengan bersnorkeling, memang pengunjung dapat dengan jelas melihat aneka terumbu
   karang dan ikan hiss yang ada di Bunaken.Meskipun hanya di permukaan saja. Tapi itu
   sudah cukup membuat siapapun terhipnotis dan betah berlama-lama hingga lupa waktu.

 Naik perahu kaca atau Katamaran




                                          45
                              http://www.swarasulut.com

  Catamaran atau Katamaran adalah perahu dengan lantai kaca, yang memudahkan
  penumpang untuk naik perahu sekaligus menikmati keindahan bawah laut. Dengan
  menggunakan Catamaran kita seolah mengamati akuarium yang berjalan. Kita melihat
  terumbu karang dengan aneka warna, kemudian pada tempat tertentu ketika Catamaran
  melintas di atas palung laut yang dangkal atau yang dalam kegelapan akan muncul
  segerombolan ikan.
  Tapi dalam kegelapan yang berlangsung hanya beberapa menit itu, karena Catamaran
  terus berjalan, kita bisa menyaksikan gerombolan ikan besar dan kecil yang sedang
  berenang. Bagi yang mengenal berbagai jenis ikan laut, dapat bercerita kepada rekannya
  jenis ikan apa saja yang terlihat sedang berenang.




                                http://www.swarasulut.com
  Ikan-ikan kecil yang warnanya sangat indah, menjadi pemandangan yang sangat menarik
  di Bunaken. Semua yang berada dalam pikiran menjadi hilang menyaksikan keindahan
  alam di Taman Laut Bunaken yang merupakan salah satu taman laut terindah di dunia.
  Kita tidak akan bosan-bosan melihat pemandangan laut itu, bahkan lupa waktu, jika
  pemandu wisata tidak mengingatkan bahwa masih ada objek wisata lainnya yang harus
  dikunjungi di Sulut.


 Diving




                           http://www.swarasulut.com

                                          46
Menyelam adalah kegiatan olah raga yang sangat menyenangkan. Kegiatan ini bukan saja
baik bagi kesehatan, namun juga untuk menenangkan pikiran dan kepuasan batin.
Meminjam kata-kata bijaksana seorang penyelam senior asal Florida, Arthur Hamilton
yang mengatakan; “Anda belum ‘melihat dunia’ apabila anda belum pernah menyelam di
dasar laut.”

Indonesia, negara tercinta ini adalah tempat yang tepat untuk kegiatan menyelam.Hitung
saja, di negara kepulauan yang terletak diantara dua benua dan samudera ini terdapat
lebih dari 17.000 pulau dari ujung Sumatera sampai tanah Papua. Di kelilingi perbatasan
antara laut Andaman, Singapura, laut Cina Selatan, Malaysia, dan Filipina, serta
samudera Pasifik Papua Nugini, samudera Hindia dan Australia. Laut dan Samudera!
Kebayang kan betapa tak terbatasnya air laut untuk diselami. Lokasi menyelam eksotik di
Indonesia begitu banyak dan beragam. Mulai dari Pulau Seribu, Ujung Kulon, Karimun
Jawa, Kalimantan, Bali dan Sumbawa, Komodo, Wakatobi, Bangka, Banda dan Flores,
Bintan, Makassar, dan tentu saja Bunaken.

Scuba Diving

Salah satu yang menjadi andalan di pulau Bunaken adalah selam scuba dan secara
keseluruhan pulau ini memiliki luas area 75.265 hektar dengan lima pulau didalamnya
antara lain: Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage, Pulau
Naen dan beberapa anak pulau dari Pulau Mantehage. Meskipun meliputi berbagai pulau
namun kegiatan diving sangat dibatasi. Selain diperuntukan diving, wisatawan juga dapat
melakukan dive spot karena di Taman Laut ini memiliki 20 titik penyelaman dengan
kedalaman yang bervariasi hingga 1.334 meter.

Dari 20 titik penyelaman tersebut 12 diantaranya berada di Pulau Bunaken, dan 12 titik
inilah yang menjadi pusat bagi para wisatawan pecinta keindahan taman laut. 12 Titik
penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara sampai bagian barat laut
pulau tersebut. Di wilayah inilah juga terdapat Underwater Great Walls yang sering
disebut dengan Hanging Walls atau dinding karang raksasa yang berdiri secara vertikal
dan melengkung ke atas.Menjadi tempat paling asyik untuk menyelam dengan keindahan


                                      47
bawah lautnya, karena terdapat penurunan dinding karang yang terjal dan menjadi tempat
makanan para ikan-ikan, goa-goa serta lekukan-lekukan yang sangat menakjubkan.

Dengan selam scuba, para penyelam dapat menikmati aneka 'penghuni' bawah laut
Bunaken lebih dekat, seperti Ikan Pelatuk yang memiliki sirip punggung yang dapat
ditegakkan dan dikunci sehingga dia bisa tinggal aman dalam lubang di batu karang.
Jangan mendekati sarang telur ikan ini, sebab ikan ini akan menyerang.

Tidak ada masa off-seasons alias kapan saja adalah saat yang tepat untuk menyelam di
Bunaken.Tetapi disarankan, waktu terbaik untuk menyelam di Bunaken adalah di bulan
Mei dan Juni. Pada saat-saat seperti itu anda akan disambut oleh air laut yang jernih dan
hangat (temperatur udara 26°-31°C). Air laut yang tenang hampir tanpa ombak dan arus,
dengan jarak pandang (visibility) sampai 20-35 meter, memungkinkan saya dapat melihat
dengan jelas pesona terumbu karang dan ikan berwarna-warni dengan kedalaman hanya 5
meter! Rata-rata kedalaman menyelam di Bunaken berkisar 5 sampai 40 meter.




                                            http://tn-bunaken.com

Scuba Diving di Sulawesi Utara Sulawesi Utara juga dikenal sebagai Daerah Orang
Murah Senyum dan terletak di tengah pusat keanekaragaman laut di SamuderaIndo-
Pacific. Sulawesi Utara menawarkan lebihari 100 titik selam yang berbeda, semuanya
kaya akan kehidupan laut tropis, dengan penyelaman sepanjang tahun. Tempatnya juga
sangat mudah dicapai, dengan penerbangan langsung dari Singapura 3-4 kali seminggu,
tergantung musim.Ada tiga kawasan penyelaman untuk dipilih.Kawasan pertama adalah
perairan jernih di Taman Nasional Laut Bunaken yang terpilih sebagai pemenang global
dari British Airways Tourism for Tomorrow Award in 2003. Dinding-dinding
mengagumkan taman laut menyatu dengan ribuan jenis ikan berbeda, dengan sponge
besar dan karang keras yang indah, dan critter yang tak terhitung banyaknya. Kawasan
kedua pada sisi lain dari daratan besar adalah Selat Lembeh, dan dikenalsebagai 'muck-


                                       48
diving' terbaik di dunia. Perairan ini penuh dengan critter laut yang luar biasa, banyak di
antaranya sangat ahli menyamar.Di ujung utara daratan besar antara Bunaken dan
Lembeh Anda bisa mendapatkan sekelompok pulau tropis dengan pantai pasir putih dan
karang yang indah.Inilah kawasan penyelaman ketiga di Pulau Bangka dengan karang
lunak menakjubkan dan bahkan lebih banyak critter.Ada sesuatu untuk setiap penyelam
di Sulawesi Utara. Apakah Anda ingin mengagumi dinding coral curam di Taman
Nasional Laut Bunaken,menjelajahi karang-karang diwilayah Bangka atau menyelam di
pesona dunia kecil keajaiban alam di Selat Lembeh, kami jami Anda akan meninggalkan
Sulawesi Utara dengan kekayaan pengalaman mengesankan. Di antara penyelaman Anda
bisa mengunjungi atraksi-atraksi lain di wilayah ini. Misalnya kesibukan kota Manado,
suburnya kebun sayur di dataran tinggi Minahasa dan Taman Suaka Alam Tangkoko.

Menyelam di Bunaken merupakan suatu perjalanan yang istimewa. Melihat
pemandangan bawah laut memberikan pengalaman yang cukup banyak. Kita akan
melihat dan merasakan bagaimana menyelam di lokasi landai yang kaya terumbu karang,
jenis ikan seperti ikan nimo (clown fish), school fish dan rombongan ikan warna-warni
yang lalu lalang.




                          http://www.swarasulut.com

Di kedalaman lebih dari 18 meter anda akan merasakan pengalaman menyelam di tebing
laut (wall diving) dimana kita seakan ‘terbang’ di kedalaman jurang laut (drop-off) yang
seolah-olah tanpa dasar. Sesekali bisa bertemu dengan penyu raksasa yang konon sudah
berumur hampir 100 tahun, ikan Pari (manta, sting dan eagle rays), Snapper, Groupers,
Baracuda, Napoleon, Angel fish, Blow fish, Blue Ribbon Eels, Lobster sampai Sharks!


Untuk para under-water photographer di pastikan tidak akan kecewa dengan peluang
gambar yang sangat spektakuler dan menarik untuk diabadikan menjadi gambar-gambar
foto yang menawan. Seorang teman yang berprofesi sebagai fotografer profesional,

                                        49
Hanny Kandou yang kebetulan juga dive-master mengabadikan kegiatan menyelam kami
di kedalaman 20 meter di bawah laut dengan peralatan foto yang cukup rumit.Namun,
hasil foto yang di dapatkan sangat dramatis. Menyenangkan juga berpotret ria di dalam
laut, bisa melupakan rasa cemas dan takut.

Lokasi penyelaman terbaik banyak berada di dekat Bunaken dan Manado Tua.Berikut ini
adalah tempat-tempat yang mewakili lokasi penyelaman tersebut.

Tembok Lekuan (I, II, III)




                             http://www.swarasulut.com

Tembok Lekuan (I, II, III) adalah tembok panjang di Bunaken yang dibagi menjadi tiga
yaitu Lekuan I, II, dan III. Ketiganya memiliki taman laut yang terbaik dengan dinding
curam dan celah yang dalam, serta kipas angin laut dan spons raksasa. Tempat yang
dangkal dipenuhi dengan ikan.Dindingnya, sering dilindungi dari arus yang kuat, yang
sering dikunjungi oleh rombongan ikan Kakak tua besar dan Penyu.

Mandolin




                          http://www.swarasulut.com

Mandolin adalah taman laut yang memiliki puncak karang dan dinding yang dihuni
ribuan ikan seperti gerombolan ikan penembak, surgeonfish, unicornfish, dan bannerfish.
Mereka terbiasa berenang dan mudah didekati.

Bunaken Timor


                                       50
                        http://www.swarasulut.com

Memiliki arus yang kuat dengan banyak ikan.Terumbunya mungkin tidak se-spektakuler
yang lainya tetapi di sinilah Anda dapat melihat penyu, hiu, pari elang, dan ikan besar
berenang kian kemari.Ada juga rumput laut yang berjuntai dan gua-gua kecil yang
menandai dindingnya.

Tanjung kopi




                            http://www.swarasulut.com

Tanjung kopi adalah tembok kecil yang di huni oleh segerombolan ikan barakuda dan
banyak ikan sweetlip. Jarak pandang di air dangkal tidak terlalu baik tetapi jumlah ikan
membuatnya menarik untuk Anda amati. Ikan Nudi branch dan Ikan api gobi akan
dengan mudah terlihat di sini.

Siladen




                           http://www.swarasulut.com

Siladen memiliki dinding karang halus yang indah yang akan hidup ketika arus datang.
Laut dangkalnya terlihat indah dengan ikan-ikan dan schooling snappers.



                                       51
Muka Gereja




                           http://www.swarasulut.com

Muka gereja adalah tempat yang indah dengan ribuan ikan di perairan dangkal dan
palung yang menuju ke dinding laut.

Puncak Barakuda




                        http://www.swarasulut.com

Puncak Barakuda di barat laut adalah salah satu tempet terjauh. Segerombolan Barakuda
raksasa di antara ikan jack dan tuna.

Reruntuhan kapal di Manado




                        http://www.dunialaut.com

Kapal panjang berukuran 60 m (200 kaki di bawah laut) ini milik pedagang Jerman yang
tenggelam di dekat Pantai Molas tahun 1942.Kapal ini tenggelam tegak di kedalaman 23
m (78 kaki di bawah laut).Terbelah di bagian tengah kapal dan memperlihatkan ruang
kemudi dan pegangan kargo.Penyelaman berakhir di dekat karang dangkal dengan jarak
pandang 10-15 m (30-50 kaki di bawah laut).



                                        52
       Pesona Bunaken tak hanya pada taman lautnya saja, namun di permukaan pun kita bisa
       menikmati keindahan dan eksotisme lima pulau yang melingkupi kawasan Taman
       Nasional tersebut. Lima pulau itu yakni pulau Bunaken, Siladen, Manado Tua, Nain dan
       Mantehage.Di pulau terakhir terdapat suku Bajo dengan budayanya yang unik.

       Selain penggemar diving, pencinta burung dan pengamat burung bisa mengunjungi cagar
       alam Tangkoko Dua Sudara Nature.

       Kegiatan yang dilarang oleh pemerintah setempat dan Nature Conservation di Bunaken
adalah memancing, menebang pohon dan merusak ekosistim kelautan dengan denda sampai 2
juta rupiah dan maksimum 10 tahun penjara. Semoga saja hal ini bisa menjadi peraturan resmi
yang ditaati baik oleh penduduk setempat terlebih bagi para pengunjung.




                                                            http://www.kidnesia.com

       Penyewaan alat-alat diving dan snorkeling sudah tersedia disini, jadi tidak perlu harus
membeli terlebih dahulu untuk menikmati pemandangan bawah laut.Para instruktur selam pun
sangat begitu ramah menemani kita selama berwisata. Dengan menggunakan kapal motor kita
bisa memulai mencari pengalaman baru ditempat ini. Didalam bagian dasar kapal motor terdapat
sebuah kaca, selama perjalanan melalui kaca ini kita melihat bentuk terumbu karang dan
banyaknya ikan-ikan yang berwarna-warni dibalik air yang begitu jernih, sangat jelas sekali
keindahan bawah laut di taman bunaken.

       Selain pemandangan bawah laut, ombak yang menghempas serta pemandangan gunung
melengkapi pesona keindahan Bunaken.Sebenarnya keindahan terumbu karang sesungguhnya
ada di kedalam laut 30 – 40 meter, tapi pengunjung yang belum terbiasa menyelam tidak
diperbolehkan menyelam lebih dari 20 meter.

       Kawasan konservasi laut yang sudah tersohor ini memang patut diselami.Permukaan air
laut Bunaken jelang siang itu di penuhi puluhan manusia berkaki katak sedang mengapung

                                              53
dengan pelampung berwarna orange.Mereka ada yang berkelompok, tak sedikit pula yang
menyendiri. Tujuan mereka sama, menikmati keindahan bawah laut lewat masker bersnorkel.




                                       http://www.swarasulut.com


       Semakin siang, pengunjung yang datang semakin banyak.Ada yang menyewa speedboat,
yacht, dan kapal kayu bermotor milik nelayan setempat.Bahkan beberapa orang sengaja ber-
jetski.Mereka datang ditemani pemandu yang sebagian besar mengetahui titik-titik terbaik untuk
bersnorkeling maupun diving. Bahkan para pemandunya juga ikut memandu pesertanya yang
hendak bersnorkeling ke tempat yang indah dan aman.




                               http://www.swarasulut.com


       Sementara nun di bawah laut sana, terlihat manusia-manusia bertabung bergerak lamban
sambil mengeluarkan gelembung-gelembung udara. Mereka tengah menikmati pesona bawah
laut Bunaken yang luar biasa.Melihat mereka dari atas permukaan, rasanya timbul rasa iri
sekaligus bangga.Iri karena mereka bisa menyelami keindahan Bunaken secara utuh, lebih dekat
dengan terumbu karang dan biotanya yang beragam. Bangga karena mereka bisa menikmati
salah salah satu keindahan alam bawah laut tersohor di Indonesia ini tanpa merusak terumbu
karang apalagi membawa sampah

       Pemandangan bawah laut Bunaken sungguh menakjubkan, terdapat berbagai jenis ikan
seperti ikan Gobi yang merupakan famili terbesar ikan terumbu, salah satu ikan gobi yang unik
di sini adalah Gobi Udang yang hidup bersama dalam satu lubang pasir. Keduanya mempunya
tugas berbeda, si udang menjaga kebersihan sarang sedang si-Gobi melindungi udang dari




                                             54
serangan lawan.Ada Barracudas yang berkelompok dalam jumlah besar dengan gigi tajam seperti
gergaji hingga membuatnya pemangsa yang efektif di daerah terumbu karang.

       Ikan lainnya Ikan Pedang dan Ikan Bertandung yang sama-sama memiliki sejenis pedang
di bagian bawah ekornya.Pedang itu sebagai pertahanan dari serangan pemangsanya.Kadang
digunakan untuk berkelahi dengan sesama untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin
kelompoknya.

       Ada lagi Ikan Bidadari yang memiliki sarang di wilayah sendiri.Ikan jenis ini membentuk
kelompok terdiri atas 1 jantan dan sejumlah betina.Uniknya ikan ini lahir sebagai betina ketika
dewasa berubah jantan.Keunikan lainnya, ikan ini mampu membuat tepukan dalam air.Mungkin
karena keunikannya itulah, membuatnya disebut bidadari.

       Masih ada lagi ikan lainnya seperti ikan kelelawar yang suka memperhatikan para
penyelam terutama gelembung-gelembung udaranya.Juga ikan Sweetlips karena memiliki bibir
yang sexy dan berotot.Selain ikan, juga ada berbagai reptil laut seperti ular dan penyu.




                                http://www.swarasulut.com


       Keindahan laut Bunaken sebenarnya sudah puluhan tahun terindentifikasi oleh para
penyelam tanah air. Namun pemerintah baru sadar dan kemudian Taman Nasional Bunaken
(TNB) secara resmi ditetapkan sebagai salah satu taman nasional laut di Indonesia pada Oktober
1991, setelah lebih kurang 20 tahun keindahannya ditemukan oleh 3 orang pelopor usaha
penyelaman daerah, yakni dr Hanny Batuna, Loky Herlambang, dan Ricky Lasut. Baru setelah
kawasan ini tersohor oleh para penyelam internasional, pemerintah sadar lalu secara bertahap
menetapkan wilayah seluas sekitar 89.000 Ha ini menjadi kawasan konservasi.

       Airnya biru dengan ribuan ikan besar di bibir tebing, menciptakan pemandangan indah
luar biasa.Satu hal yang di sarankan kepada anda yang akan pergi berwisata ke Taman Bunaken
untuk menginap, karena tidak puas kalu hanya berwisata satu hari di sana. Anda tidak perlu

                                                55
khawatir untuk bermalam disana, Hotel dan Cottage tersedia di sekitar taman wisata tersebut dan
anda hanya tinggal memilih saja sesuai dengan kebutahan masing-masing.




                                                                http://www.swarasulut.com


       Berbagai kegiatan yang bisa dilakukan untuk menikmati wisata bahari di Bunaken,
diantaranya diving, snorkelling, foto bawah laut, video bawah laut, sewa kapal dan dolphin tour.
Anda tidak perlu khawatir, karena fasilitas peralatan untuk melihat pesona taman laut Bunaken
semua tersedia di sana dan bisa Anda dapatkan di Richia’s Rental, sebuah tempat persewaan
yang berada di kawasan Pantai Liang Bunaken.

       Bila Anda merasa lelah setelah seharian berkeliling, Nelson Restaurant and Bungalow
bisa menjadi salah satu alternatif tempat peristirahatan.Penginapan ini cukup nyaman meski
tanpa AC.

       Aktivitas yang Dapat Dilakukan selain menyelam adalah:

               Menyusuri pantai, terutama saat air surut.
               Berjalan kaki menyusuri teluk-teluk terpencil yang terletak di bagian timur dan
                utara pulau.
               Memancing di luar area taman laut dengan menyewa kapal atau bergabung
                dengan nelayan lokal.
               Melihat lumba-lumba dan paus dengan menyewa kapal pribadi maupun
                bergabung bersama rombongan diveboat.

       Selain aktivitas yang telah disebutkan di atas, kita dapat bersantai menikmati kuliner
lokal. Banyak sekali restoran dan kafe di Manado dan pulau-pulau sekitarnya. Kuliner khas di
sana adalah seafood, bubur manado, dan berbagai makanan terbuat dari kelapa. Atau berbelanja




                                                56
dengan berbagai souvenir untuk oleh-oleh. , kain, kaos, dan perhiasan atau produk-produk
kerajinan berbahan dasar dari laut( koral dan kerang).

       Bunaken merupakan kawasan wisata yang sangat menarik. Kawasan wisata yang begitu
eksotis. Dengan hamparan laut biru yang luas, Bunaken menawarkan berbagai kenyamanan
dalam menghilangkan rasa penat. Pemandangan alam yang natural, disertai fasilitas fasilitas
penunjang yang berkualitas Bunaken berasa seperti surga dunia.Salahkah jika menyebutnya
sebagai surge dunia?Saya rasa tidak. Seperti kawasan wisata yang lain. Bunaken juga terdapat
dan menyediakan tempat-tempat perbelanjaan yang berkualitas.Dalam visi road to Mice
Bunaken ingin menjadi surga dunia bagi para penikmat belanja dari berbagai belahan dunia.
Fasilitas yang disediakan seperti kawasan pusat perbelanjaan barang-barang maupun wisata
kuliner khas Sulawesi.Selain itu juga terdapat mall atau kawasan superblock yang terdapat hotel,
garden, shopping place dan lain lain. Bunaken memfasilitasi ini semua agar bertambahnya para
pengunjung yang berwisata ke Bunaken, sehingga dapat meningkatkan pendapatan local maupun
nasional.Selain dapat menambahkan hasil pendapatan local maupun nasional, Bunaken ingin
menjadi tempat surga dunia bagi para wisatawan asing maupun wisatawan local yang sedang
berkunjung ke Bunaken.

       Di dalam kawasan wilayah wisata Taman Laut Bunaken dilengkapi dengan berbagai
tempat penginapan atau hotel yang tersedia dalam berbagai macam tipe.Mulai dari Hotel
berbintang 3 sampai hotel berbintang 5. Dalam pembagian jenis tipe hotel yang tersedia di dalam
Kawasan Wilayah Wisata Taman Laut Bunaken ini walaupun tipe bintang hotelnya berbeda beda
tetapi fasilitas yang ditawarkan sangatlah representative semua. Jadi tidak perlu khawatir bagi
para wisatawan yang memilih ragu tentang kualitas penginapan yang ditawarkan.Semua dapat
memberikan kenyamanan bagi para pengunjung di Taman Laut Bunaken.

Jalur-jalur Wisata

Jalur-jalur wisata penyelaman berupa lokasi-lokasi penyelaman diantaranya :

P. Bunaken : Lekuan 1,2,3, Fakui, Mandolin, Tg. Parigi, Ron's Point, Pangalisang, Muka
Kampung, Sachiko Point dan Bunaken Timur.
P. Manado Tua : Buwalo, Pangalingan Negeri dan Tg. Kopi

                                               57
P. Mantehage : Bango dan Tangkasi
P. Nain : Batu Kapal dan Jalur Air.
P. Siladen : Siladen 1 dan 2


Daratan Sulawesi : Tg. Pisok dan Molas
Terdapat juga jalur wisata dipermukaan air yaitu berperahu dengan dasar kaca (katamaran).
Selain itu jalur wisata di daratan berupa tracking ke puncak Gunung Manado Tua (± 800 m dpl)
dan wisata pantai.

       Aksesibilitas TN. Bunaken yang tinggi memudahkan pengunjung untuk datang. Untuk
lokasi-lokasi di Pulau, dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor hanya
membutuhkan sekitar 20 menit untuk mencapai P. Siladen, atau sekitar 30 menit ke P. Bunaken,
atau sekitar 45 menit ke P. Manado Tua, sekitar 50 menit ke P. Mantehage dan sekitar 1 jam ke
P. Nain. Untuk lokasi di daratan dari Kota manado dengan kondisi yang beraspal, sekitar 30
menit ke Molas (daratan TN. Bunaken Utara) dan sekitar 1,5 jam ke Teling (daratan TN.
Bunaken Selatan).

Untuk dapat menikmati potensi bawah air dapat menggunakan jasa wisata selam yang banyak
terdapat di sekitar kawasan TN. Bunaken diantaranya :

Barracuda Dive Resort, Jl. Raya Molas Dusun II, Manado

Nusantara Diving Centre, Jl. Raya Molas Dusun II, Manado

Tirta Satwa, Jl. Malalayang I Lingk. IV Manado

Manado Sea Garden Adventures, Jl. Malalayang II, Manado

       Apabila Anda ingin berwisata ke pulau Bunaken dengan bertolak dari Manado, ada dua
pilihan tempat persewaan kapal yakni "Pasar Bersehati" dan "Marina".Agar lebih ekonomis,
Anda bisa bergabung dengan wisatawan-wisatawan lain yang juga ingin menikmati keindahan
laut. Tarif yang ditawarkan per orangnya Rp 50 ribu dengan menggunakan kapal tradisional,




                                              58
namun terlebih dahulu penumpang harus menunggu seluruh tempat duduk terisi penuh, baru
kapal akan berangkat.

       Bagi Anda yang tidak suka keramaian, tersedia persewaan kapal pribadi dari Pasar
Bersehati Manado ke Bunaken dengan tarif antara Rp 300 ribu - Rp 400 ribu. Sedangkan jika
dari Marina tarif yang berlaku lebih mahal yakni sekitar Rp 600 ribu - Rp 800 ribu.Adapun harga
sewa ini sudah termasuk perjalanan pulang pergi Manado-Bunaken yang ditempuh dalam waktu
30-40 menit.

       pastikan bahwa harga yang ditawarkan sudah mencakup seluruh fasilitas, agar nantinya
Anda tidak akan lagi dikenakan biaya lain-lain. Harga yang dipatok kepada masing-masing
pengunjung berbeda-beda, semuanya tergantung kepiawaian Anda menawar harga.

       Menikmati keindahan laut, Anda harus melalui dua kali perjalanan, pada awalnya Anda
akan dibawa dengan kapal boat menuju ke tengah laut, kemudian Anda akan transit ke kapal
kaca yang tengah menunggu. Dari sinilah Anda bisa melihat keindahan panorama alam laut
Bunaken di dasar laut.

Apabila Anda ingin melihat keindahan wisata alam laut Bunaken yang lebih jelas, Anda bisa
menggunakan kapal selam Blue Banter. Namun kapal selam tersebut hanya akan beroperasi pada
saat air laut pasang. Pemandangan yang dapat Anda lihat dari kapal selam ini tentunya
menakjubkan, karena Anda akan langsung berada di bawah permukaan air.




                               http://www.swarasulut.com

       Beberapa turis yang pergi ke sana tampak sangat antusias ingin menyaksikan keindahan
taman laut ini baik melalui kapal kaca maupun kapal selam. Dari segi tarif, naik kapal kaca jauh
lebih murah daripada kapal selam.

       Taman Nasional Bunaken dapat dicapai melalui Pelabuhan Manado, Marina Nusantara
Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas dan Marina Blue Banter. Dari Pelabuhan Manado

                                              59
dengan menggunakan perahu motor menuju pulau Siladen dapat ditempuh + 20 menit, pulau
Bunaken + 30 menit, pulau Montehage + 50 menit dan pulau Nain +60 menit. Dari Blue Banter
Marina dengan menggunakan kapal pesiar yang tersedia menuju daerah wisata di pulau Bunaken
dapat ditempuh dalam waktu 10-15 menit, sedangkan dari pelabuhan NDC menuju lokasi
penyelaman di pulau Bunaken dengan menggunakan speed boat ditempuh dalam waktu + 20
menit.Musim kunjungan terbaik: bulan Mei s/d Agustus setiap tahunnya.

       Ada pula kapal selam Blue Banter yang hanya akan beroperasi saat air laut pasang.
Pemandangan yang didapatkan tentu saja lebih maksimal meski tarifnya jauh lebih mahal dari
kapal semi selam berdinding kaca (Katamaran).Ada dua pilihan tempat persewaan kapal dari
Manado menuju Bunaken, yakni Pasar Bersehati dan Marina.Sewa kapal dari Pasar Bersehati
Manado ke Bunaken dengan tarif antara Rp 300 ribu – Rp 400 ribu.Sedangkan jika dari Marina
tarif yang berlaku lebih mahal yakni sekitar Rp 600 ribu – Rp 800 ribu.

       Taman Laut Bunaken masih merupakan objek wisata yang paling menarik di Sulut.
Dengan membayar US$ 35 (sekitar Rp 300.000), seorang wisatawan dapat menikmati keindahan
taman laut Bunaken yang memang sangat luar biasa.

       Biaya sebesar itu sudah termasuk biaya boat pulang pergi, menumpang Catamaran
(perahu yang sebagian lantainya terbuat dari kaca) untuk melihat terumbu karang, snorkeling dan
makan siang.Bagi wisatawan yang ingin menyelam, biayanya tentu lebih besar karena harus
menggunakan peralatan selam seperti tabung gas.

       Khusus bagi yang ingin menyelam, ada beberapa agen perjalanan yang menyediakan
peralatan untuk menyelam, namun yang ingin menyelam harus memiliki sertifikat selam. Bagi
para pemula, mereka akan didampingi seorang instruktur.

       Khusus bagi wisatawan asing, menyelam, snorkeling atau hanya melihat terumbu karang
menggunakan Catamaran menjadi tujuan utama berkunjung ke Manado.Mengamati terumbu
karang yang berwarna-warni sekaligus melihat berbagai jenis ikan yang juga berwarna-warni
berenang di antara terumbu karang itu, merupakan perjalanan wisata yang sangat mengasyikkan.




                                               60
Harga Tiket Masuk

       Pengunjung yang akan masuk kawasan Taman Laut Bunaken dikenakan tiket sekali
masuk sebesar Rp 50.000 tiap orangnya. Biaya ini berlaku bagi yang ingin menyelam dan
tidak.Selain itu, ditawarkan pula tiket yang berlaku untuk satu tahun sebesar Rp 150.000. Bila
pengunjung membeli tiket masuk satu tahun, maka akan diberikan semacam lencana dari plastik
sebagai tanda masuk.

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

       Wisatawan dapat menemui dan memilih langsung tempat menginap dari berbagai resort
maupun homestay yang ada di sekitar lokasi.Terdapat pula jasa penyewaan alat selam dan
instrukturnya.Instruktur diving yang disediakan menguasai bahasa Inggris, Jerman, Belanda dan
Perancis.Di kawasan ini, kolam renang, hot shower, dan restoran tidak sulit didapatkan.




                                               61
                                             BAB 6

                                          PENUTUP

       Salah satu majalah travel di Inggris dalam artikel yang berjudul World Top 10 Best Dives
Destination http://www.guardian.co.uk/travel/diving menobatkan Taman Laut Bunaken sebagai
salah satu destinasi selam terbaik di dunia. Tidak berlebihan penghargaan tersebut karena Taman
Laut Bunaken yang di resmikan pada tahun 1991 ini dikelilingi oleh lima pulau yang berada di
dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut
beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen yang jumlah keseluruhan memiliki 29 titik selam (dive
spot) yang fantastis!

       Apa yang membuat Bunaken spesial? Pulau Bunaken adalah salah satu pulau yang
memiliki biodiversitas kelautan atau keanekaragaman hayati terbanyak di dunia. Taman laut
Bunaken sendiri adalah taman laut yang dilindungi karena terdapat bermacam-macam tumbuhan
dan binatang yang diproteksi untuk kepentingan perikanan dan kelautan, dan tentunya
pariwisata.

       Terdapat lima puluh delapan jenis terumbu karang dan 2000 spesies ikan di taman laut
Bunaken. Diantaranya ikan Kuda Gusumi (Hippocampus), Oci Putih (Seriola Rivoliana), Lolosi
Ekor Kuning (Lutjanus Kasmira), Goropa (Ephinephelus Spilotoceps dan Pseudanthias
Hypselosoma), Ila Gasi (Scolopsis Bilineatus), jenis Moluska seperti Kima Raksasa (Tridacna
Gigas), Kepala Kambing (Cassis Cornuta), Nautilus berongga (Nautilus Pompillius), dan masih
banyak lagi. Disamping itu, banyak binatang laut langka yang dapat ditemukan di Bunaken
seperti Coelacanths, Dugongs, Ikan Paus, Dolfin dan Penyu.

       Tidak ada masa off-seasons alias kapan saja adalah saat yang tepat untuk menyelam di
Bunaken.Walaupun menurut pengalaman saya pribadi, waktu terbaik untuk menyelam di
Bunaken adalah di bulan Mei dan Juni. Pada saat-saat seperti itu anda akan disambut oleh air laut
yang jernih dan hangat (temperatur udara 26°-31°C). Air laut yang tenang hampir tanpa ombak
dan arus, dengan jarak pandang (visibility) sampai 20-35 meter, memungkinkan saya dapat
melihat dengan jelas pesona terumbu karang dan ikan berwarna-warni dengan kedalaman hanya
5 meter! Rata-rata kedalaman menyelam di Bunaken berkisar 5 sampai 40 meter.

                                               62
       Menyelam di Bunaken merupakan suatu perjalanan yang istimewa. Melihat
pemandangan bawah laut memberikan pengalaman yang cukup banyak. Kita akan melihat dan
merasakan bagaimana menyelam di lokasi landai yang kaya terumbu karang, jenis ikan seperti
ikan nimo (clown fish), school fish dan rombongan ikan warna-warni yang lalu lalang.

       Bunaken (salah satu obek wisata andalan Sulawesi Utara) saat ini lebih cantik dibanding
beberapa bulan lalu sebelum pelaksanaan WOC-CTI Summit. Dari pengakuan sejumlah
wisatawan yang baru saja mengunjungi Bunaken (khususnya taman lautnya) , pada umumnya
mereka merasa puas, karena kenikmatan wisata dirasakan sekali oleh mereka ketika
mengunjungi objek wisata di pulau yang berhadapan dengan kota Manado ibu kota propinsi
Sulawesi Utara itu.

       Bunaken saat ini tambah cantik, demikian sepenggal kata yang terucap oleh mereka
ketika tiba dipelabuhan wisata Manado, selesai melakukan pelayaran dari bunaken. Berbagai
fasilitas yang sempat dikeluhkan mereka ketika kecewa dengan kondisi bunaken saat dikunjungi
sekitar satu tahun lalu itu , kini rasanya sudah teratasi, misalnya masalah tempat tinggal dan
sarana istirahat, kuliner, cendramata, fasilitas penyelaman termasuk juga saran trasportasi laut,
kini jauh lebih baik dibanding saat mereka mengunjungi sebelumnya.

       Harga sewa kapal (kapasitas 50 orang) juga dianggap tidak terlalu berbeda jauh, dahulu
mereka mencarter Rp 700.000 untuk pelayaran pergi dan pulang, plus melihat-lihat keindahan
taman laut bunaken dari atas kapal dengan fasilitas kaca air yang dipasang dibadan kapal.

       Sekarang menurut mereka sudah Rp 800.000 ditawar sampai Rp 750.000. dengan waktu
sewa mulai jam 07.00 sampai jam 16.000. Sementara untuk fasilitas pelabuhan pendaratan kapal
menurut mereka sudah lebih nyaman, dahulu mereka harus turun kelaut kalau air pas lagi surut,
sementara sekarang, meskipun air laut surut mereka tidak lagi harus membasahi kakinya dilaut.

       Sampah yang dahulu sering dikeluhkan , kini mulai teratasi, meskipun masih ada juga
ditemukan sampah plastic yang teraliri ke kawasan bunaken karena proses arus alami laut.

       Dikota Manado sendiri jumlah pelabuhan wisata sudah dilengkapi dengan berbagai
fasilitas kenyamanan dan keamanan, setiap hari ada petugas yang menjaga dipelabuhan tersebut

                                               63
untuk melindungi para wisatawan, ada beberapa titik pelabuhan pemberangkatan, tapi yang
ramai adalah pelabuhan yang terletak dibelakang kawasan Marina Plaza dan pelabuhan
dibelakang Hotel Celebes Manado.

       Berdasarakan hasil pantauan beritamanado, jumlah wisatawan yang berkunjung ke
Bunaken terus meningkat, khususnya pada hari-hari libur. Rata-rata di dua pelabuhan tersebut
setiap hari lebih dari 30 kapal berangkat ke bunaken dengan rata –rata penumpang 25 orang.
Wisatawan yang berkunjung kebanyakan wisatawan local, baik warga sulawesi utara sendiri
maupun tamu-tamu luar daerah yang dating khusus berlibur atau kebetulan lagi ada kegiatan
tugas di Manado.

       Wisatawan local kebanyakan hanya mengunjungi seharian , sementara untuk wisawatan
asing sampai beberapa hari, dengan agenda wisata penyelaman, kebanyakan mereka senang
menyelam pada malam hari, sementara ada juga wisatawan local yang agenda kunjungan
wisatanya sama dengan wisatawan asing tadi.




                                              64
                                   GLOSARIUM



Kawasan          : Daerah

Restoran         : Tempat makan

Diving           : Menyelam

Snorkeling       : Menikmati pemandangan laut dengan menyelam dipermukaan

Travel           : Perjalanan wisata

Taman            : Daerah yang indah

terumbu karang   : Bebatuan endapan didasar laut

Katamaran        : Perahu dengan dasar kaca




                                         65
                                        INDEKS



Kawasan          : 3, 5, 7, 9, 11, 13, 14, 20, 23, 26, 37, 45, 46, 47, 50, 56

Restoran         : 3, 4, 6, 18, 24, 21, 22, 35, 36, 39, 40, 42

Diving           : 16, 38, 29, 48, 54, 56

Travel           : 7, 9, 11, 12, 22, 25, 27, 33, 39

terumbu karang   : 17, 23, 45, 67

Katamara         : 23, 44, 67, 70, 72, 74




                                            66
                                     DAFTAR PUSTAKA



https://budirich.wordpress.com/tag/snorkeling-di-bunaken/

http://www.travelpod.com/travel-photo/toltmanns/1/1281901269/snorkeling-at-bunaken-these-
are-everywhere.jpg/tpod.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bunaken

http://www.indonesia.travel/en/destination/33

http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_bunaken.htm

http://www.wisatamelayu.com/id/object.php?a=RnFzL3FMZVZBUkU4Ng%3D%3D=&nav=cat

http://www.dive-centers.net/diving-pulau_bunaken-88-diving-indonesia-35.html

http://savedit.at/bm_taman-wisata-bunaken




                                                67
   BIOGRAFI PENULIS

Nafi’atul Fatimah, lahir di Tulungagung 3 Juli 1992.Anak
pertama dari tiga bersaudara dari pasangan bapak Suharsono
dan ibu Nuriyah, yang saat ini masih berstatus mahasiswi
Program Studi Pendidikan Agama Islam,semester II di STAI
Diponegoro Tulungagung.
                           Kritik dan saran bisa ditujukan ke
                           nafiatulfatimah@yahoo.co.id




             68
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN




           69

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:423
posted:6/7/2012
language:Malay
pages:69
Description: those document is about knowledge