Klasifikasi bak comp 2011 by tjgN5Xl

VIEWS: 0 PAGES: 54

									KLASIFIKASI BAKTERI


               Oleh
         Dr. Ni’matuzahroh
    Fakultas Sains dan Teknologi
   Universitas Airlangga Surabaya
               2011
    BAKTERI (SCHYZOMYCETES)
•   Tubuh terdiri dari 1 sel
•   Bentuk bermacam –macam : batang, kokus, koma dll
•   Ukuran 0,1 – 100 um
•   Belum ada plastida (klorofil a ada untuk fotosintetis)
•   Tidak mempunyai membran nukleus
•   Motil atau non motil
•   Dinding sel tersusun atas hemiselulosa dan senyawa
    semacam pektin yang mengandung N
•   Mempunyai pigmen atau tidak
•   Perkembang biak dengan vegetatif (spora atau
    membelah diri)
•   Cara hidup : heterotrof (saprofit dan parasit) dan autotrof
•   Distribusi : lingkungan air, tanah, udara, dan organisme
                 hidup
•   Peranan : sangat beragam
           KINGDOM PLANTAE
• DEVISI :
  –   Schizophyta
  –   Thallophyta
  –   Bryophyta
  –   Pteridophyta
  –   Spermatophyta


• Devisi Schizophyta dibagi dalam 3 kelas :
  – Schizophyceae (alga hijau biru)
  – Schizomycetes (bakteri)
  – Microtatobiotes (virus dan ricketsia)
          KLASIFIKASI BAKTERI
Mengacu pada Bergey’s Manual of Determinative
  Bacteriology
• Edisi 7 (Seventh edition, 1957) :
  – Bakteri dikelompokkan dalam Devisi
    Schizophyta, Kelas Schizomycetes
  – Kelas Schizomycetes dibagi dalam 10 ordo
    yaitu :
     • Pseudomonadales, Chlamidobacteriales,
       Eubacteriales, Actinomycetales,
       Beggiatoales, Myxobacteriales,
       Spirochaetales, Hypomicrobiales,
       Caryophanales, dan Mycoplasmatales
    Bergey’s Manual of Determinative
       Bacteriologi, ninth edision

• Pengaturan yang dibuat dalam buku ini
  bertujuan untuk memudahkan identifikasi bakteri
• Bakteri dibagi dalam 35 group, seperti “parts” di
  buku Bergey’s Manual of Determinative
  Bacteriology edisi 8 dan “Section” di Bergey’s
  Manual of Systematic Bacteriology
• Edisi ke-9 :
   – Bakteri diklasifikasikan ke dalam 4 kategori
      •   GRACILICUTES : bakteri gram negatif, dan ada dinding sel
      •   FIRMICUTES : bakteri gram positif, ada dinding sel
      •   TENERICUTES : bakteri tidak berdinding sel (mycoplasma)
      •   MENDOSICUTES : dinding sel berbeda
               (Archaeobacteria)
   – Masing-masing kategori dibagi dalam beberapa
     kelompok/groupe
      • Gracilicutes : 16 kelompok
      • Firmicutes : 13 kelompok
      • Tenericutes : 1 kelompok
      • Mendosicutes : 5 kelompok
   – Groupe terbagi menjadi beberapa genus
             GRACILICUTES :
  bakteri gram negatif, dan ada dinding sel
1. The Spirochetes
2. Aerobic/microaerophilic, motile, helical/vibrioid Gram
   negative bacteria
3. Non motile (or rarely motile), Gram negative Curved
   Bacteria
4. Gram Negative Aerobic / microaerophilic rods and cocci
5. Facultatively Anaerobic Gram Negative
6. Gram negative, anaerobic, straight, curved, and helical
   bacteria
7. Dissimilatory sulfate or sulfur reducing bacteria
8. Anaerobic Gram negative cocci
             GRACILICUTES :
  bakteri gram negatif, dan ada dinding sel
9. The rickettsias and chlamydias
10. Anoxygenic phototrophic bacteria
11. Oxygenis phototrophic bacteria
12. Aerobic chemolitotrophic bacteria and associated
    organisms
13. Budding and /or appendages bacteria
14. Sheated bacteria
15. Nonphotosynthethic, nonfruiting gliding bacteria
16. The fruiting, gliding bacteria : Myxobacteria
                 FIRMICUTES :
    bakteri gram positive, dan ada dinding sel
•   17. Gram positive cocci
•   18. Endospore-forming Gram positive rods and cocci
•   19. Regular, nonsporing Gram –positive rods
•   20. Irregular, non sporing Gram positive rods
•   21. The mycobacteria
•   22. Nocardioform Actinomycetes
•   23. Genera with multilocular sporangia
•   24. Actinoplanetes
•   25. Streptomycetes and related genera
•   26. Maduromycetes
              FIRMICUTES :
 bakteri gram positive, dan ada dinding sel


• 27. Thermomonospora and related genera
• 28. Thermoactinomycetes
• 29. Other genera
              TENERICUTES :
 bakteri tidak berdinding sel (mycoplasma)


• 30. Mycoplasmas
            MENDOSICUTES :
   dinding sel berbeda (Archaeobacteria)

• 31. The methanogenes
• 32. Archaeal sulfate reducer
• 33. Extremely halophilic Archaeobacteria
      (Halobacteria)
• 34. Cell wall less Archaeobacteria
• 35. Extremely thermophilic and
      hyperthermophilic S0-metabolizers
                             KLASIFIKASI BAKTERI
Berdasarkan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology edisi 8 tahun
    1974, Dunia bakteri dibagi menjadi 19 bagian :
1. Bakteri fototrofik
2. Bakteri luncur
3. Bakteri berselongsong
4. Bakteri kuncup
5. Bakteri spiroket
6. Bakteri spiral dan lengkung
7. Bakteri batang dan kokus aerobik Gram negatif
8. Bakteri batang anaerobik Gram negatif
9. Bakteri Gram negatif anaerobik
10. Kokobasilus dan kokus Gram negatif
11. Bakteri kokus anaerobik Gram negatif
12. Baketri kemolitotrofik Gram negatif
13. Bakteri penghasil metan (metanogenik)
14. Baketri kokus Gram positif
15. Bakteri batang dan kokus pembentuk endospora
16. Bakteri batang Gram positif tak membentuk spora
17. Aktinomisetes dan organisme yang sekerabat
18. Riketsia
19. Mikoplasma
KELOMPOK I
BAKTERI FOTOTROFIK
  Ciri-ciri terpilih :
  • Bakteri mempunyai pigmen fotosintetik seperti klorofil (bakterioklorofil)
  • Pigmen yang dihasilkan : ungu –violet, ungu, merah, oranye-coklat, hijau.
  • Fotosintesis berlangsung secara anaerob, donor elektron bukan air dan tidak
      menghasilkan oksigen, Umumnya hidup di lingkungan air
  • Bentuk sel : batang, vibrio, spiral atau spherik, Gram negatif
  • Perbanyakan dengan pembelahan biner
  • Motil dengan flagela atau ada yang tidak motil

Ordo : Rhodospirales
 Sub ordo : Rhodospirillineae
    Famili : Rhodospirillaceae
       Genera : Rhodospirillum, Rhodopseudomonas, Rhodomicrobium
    Famili : Chromaticeae
       Genera : Chromatium, Thiocystis, Thiosarcina, Thiospirillium, Thiocapsa, Lamprocystis
           Thiodictyon, Thiopedia
 Sub ordo : Chlorobiineae
    Famili : Chlorobiaceae
       Genera : Chlorobium, Prosthecochloris, Chloropseudomonas, Pelodoctyon,
   Clathrochloris
    Famili : Chloroflexaceae
       Genera : Chloroflexus, Chloronema, Oscillochloris
                 Chlorobium sp




Thiosarcina sp
           BAKTERI LUNCUR
• Ciri-ciri terpilih :
   – Bentuk sel : batang, bola, atau filamen
   – Gram negatif
   – Motil, karena gerak luncur perlahan pada
     permukaan; tidak ada organela lokomotor
   – Sel-sel dapat terbenam dalam lendir
   – Beberapa membentuk tubuh buah
   – Habitat ; tanah, bahan tumbuhan membusuk
     dan lingkungan akuatik
KELOMPOK 2
BAKTERI LUNCUR

 Ordo Myxobacteriales
  are a group of gram negative eubacteria, belonging to the delta group
      of the proteobacteria.
 Famili : Myxococcaceae  Genus : Myxococcus
 Famili : Archangiaceae  Genus : Archangium
 Famili : Cystobacteriaceae  Genus : Cystobacter
                              Melittangium
                              Stigmatella
 Famili : Polyngiaceae  Genus : Polyangium
                                    Nannocystis
                                   Chondromyces
 . Ordo Cytophagales

 Famili   : Cytophagaceae  Genera : Cytophaga, Flexibacter
                                     Sporocytophaga, Saprospira
 Famili   : Beggiatoaceae  Genera : Beggiota, Vitreoscilla, Thioploca.
 Famili   : Simonsiellaceae  Genera : Simonsiella, Alysiella.
 Famili   : Leucotrichaceae  Genera : Leucothrix, Thiothrix
     The vegetative cells of all
            myxobacteria
A) The edge of a colony of
   Myxococcus growing on an agar
   plate, showing slime tracks and
   a few outlying vegetative cells
   (arrowheads).
B), C) Aggregation of vegetative
    cells to produce fruiting bodies
D) myxospores


                            Colony of Myxococcus
                            The mature fruiting bodies give the colony its faint pink
                            colour. The edge of the colony is marked by
                            arrowheads


                                                                  Beggiota
KELOMPOK 3
BAKTERI BERSELONGSONG

Ciri-ciri :
• Sel berbentuk batang yang dikelilingi selongsong sehingga individu
    tampaknya terkemas dalam tabung.
• Habitat : dalam air, limbah, dan air buangan industri.
Contoh :
Genus : Sphaerotilus,
            Leptothrix,
            Haliscomenobacter,
            Lieskeella,                                  Leptothrix
            Phragmidiothrix,
            Crenothrix
KELOMPOK 4
BAKTERI KUNCUP DAN / ATAU BAKTERI BERAPENDIKS

Ciri-ciri terpilih :
• Sel dengan prosteka atau pelekap (tonjolan berbentuk filamen dari tubuh
    selnya).
• Perbanyakan dengan berkuncup dan membelah.
• Beberapa spesies motil karena flagela kutub, spesies lain non motil.
• Bentuk sel : bola, oval, ginjal, batang dengan ujung meruncing, beberapa
    menunjukkan pertumbuhan seperti hifa atau filamen.
• Habitat : tanah dan lingkungan akuatik.
Contoh :
     Genus : Caulobacter




Caulobacter crescentus dividing into a
 stalk daughter cell (top) and a motile
     daughter cell with a flagellum
   KELOMPOK 5
   SPIROKET
   Ciri-ciri terpilih :
   • Dinding sel : lentur dan tidak kaku.
   • Morfologi sel : langsing, terpilin (spiral), ukuran, bentuk ujung, dan derajat
       pilinnya merupakan ciri pembeda.
   • Perbanyakan dengan pembelahan melintang.
   • Motil karena rotasi cepat sepanjang sumbu panjang spiralnya ataupun karena
       lenturan sel-selnya, gerak obeng.
   • Banyak spesies Gram negatif.
   • Habitat : tanah dan lingkungan akuatik, setiap jaringan atau organ vaskular
       pada tubuh termasuk daerah genital (alat kelamin), dan sistem saraf pusat
       pada manusia dan binatang lain.
   • Patogenisitas : beberapa spesies patogenik terhadap manusia dan binatang
       lain.
Contoh
Ordo : Spirochaetales
   Famili : Spirochaetaceae
       Genera : Spirochaeta,
                   Treponema
                   Cristispora, Borrelia   Spirochaeta             Borrelia
                  Leptospira
KELOMPOK 6
BAKTERI SPIRAL DAN LENGKUNG
Ciri-ciri terpilih :
• Dinding sel kaku.
• Bentuk sel : batang terpilin-pilin, beberapa dengan satu atau lebih
    putaran lengkap.
• Motil karena flagela.
• Gram negatif.
• Habitat : lingkungan akuatik, reproduktif, saluran pencernaan, dan rongga
    mulut (hewan dan manusia).
• Patogenisitas : beberapa spesies patogenik terhadap binatang (termasuk
    manusia).
 Genera : Spirillum, Campylobacter




                                         Spirillum sp
KELOMPOK 7
BAKTERI BATANG DAN KOKUS AEROBIK GRAM NEGATIF

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : batang, lonjong, bola, dimensi khas untuk bakteri yaitu 0,5 – 1,0
    x 1,5 – 3,0 μm.
• Motil karena flagela atau nonmotil, Aerobik, Gram negatif
• Ciri-ciri metabolik khusus pada berbagai spesies :
       - beberapa dapat menambat nitrogen dari udara,
       - beberapa dapat mengoksidasi senyawa berkarbon satu (metan / metanol),
       - beberapa dapat menghancurkan berbagai jenis senyawa.
• Habitat : tanah dan lingkungan akuatik, dan air asin.
• Patogenisitas : beberapa spesies patogenik begi manusia dan binatang lain.
Contoh :
 Famili : Pseudomonadaceae, Azotobacteraceae, Rhizobiaceae
            Methylococcaceae, Halobacteriaceae, Acetobacteriaceae,
             Legionellaceae, Neisseriaceae

                                                                  Efek L. pneumophila




           Azotobacter sp             Legionella pneumophila
KELOMPOK 8
BAKTERI BATANG ANAEROBIK FAKULTATIF GRAM NEGATIF
Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : batang pendek (0,5 - 1,0 x 1,0 – 3,0 μm). Banyak sekali kesamaan
     dalam morfologi sel diantara taksa.
• Motil, sel-selnya peritrikus atau non motil.
• Ciri-ciri biokimiawi : banyak sekali terjadi perubahan substrat dan keterangan ini
     memberikan cara-cara dasar untuk pembedaan dan identifikasi spesies.
• Anaerobik fakultatif.
• Gram negatif
• Habitat : lingkungan akuatik, tanah, makanan, air seni, dan tinja.
• Patogenitas : beberapa spesies patogenik bagi manusia, binatang, dan tumbuhan.
Contoh :
    Famili : Enterobacteriaceae
     Tribe : Escherichia
         Genera : Escherichia, Edwardsiella, Citrobacter, Salmonella, Shigella
     Tribe : Klebsiellae
         Genera : Klebsiella, Enterobacter, Hofnia, Serrotia
     Tribe : Proteeae  Genera : Proteus
     Tribe : Yersiniae  Genera : Yersinia  (Y. pestis-pes)
     Tribe : Erwineae  Genera : Erwinia  (penyakit tumbuhan)
E. coli




          Citrobacter
KELOMPOK 9
BAKTERI GRAM NEGATIF ANAEROBIK

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : batang, lurus atau lengkung memperlihatkan banyak sekali
    pleomorfisme.
• Motilitas : sel-selnya peritrikus atau monotrikus beberapa spesies non motil.
• Ciri-ciri biokimiawi : banyak sekali produk dari fermentasi glukosa.
• Anaerob obligat : beberapa spesies sangat peka terhadap oksigen bebas.
• Habitat : rongga-rongga alamiah pada manusia dan hewan lain juga saluran
    pencernaan serangga.
• Patogenisitas : beberapa spesies patogenik bagi manusia dan hewan lain.
Contoh :
     Famili : Bacteriodaceae
    Genera : Bacteriodes, Fusobacterium, Leptotrichia




                        Fusobacterium sp
KELOMPOK 10
KOKOBASILLUS DAN KOKUS NEGATIF

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : kokus, berpasangan (diplokokus) dan dalam masa; beberapa
    kokobasillus; terdapat tunggal dan berpasangan.
• Non motil, Gram negatif, aerobik
• Ciri-ciri biokimiawi : kemampuan yang terbatas untuk merombak berbagai
    senyawa (karbohidrat, protein, dan sebagainya).
• Habitat : pada selaput lendir manusia dan hewan-hewan lain.
• Patogenisitas : beberapa spesies patogenik untuk manusia terutama
     N. gonorrhoeae dan N. meningitides.
Contoh : Genera : Neisseria, Branhamella, Moraxella, Acinetobacter,
                      Paracoccus, Lumpropedia




                                                    Neisseria meningitidis
KELOMPOK 11
KOKUS ANAEROBIK GRAM NEGATIF

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : sangat kecil (0,3 – 0,5 μm) sampai sel-sel bulat yang lebih
  besar (2,5 μm) berpasangan, dalam massa, atau rantai.
• Non motil
• Anaerobik
• Ciri-ciri biokimiawi : merombak karbohidrat dan asam – asam lemak.
• Habitat : saluran pernafasan dan saluran pencernaan manusia dan hewan-
  hewan lain.
• Parasitik (tidak patogen)
Contoh :
     Genera :        Veillonella, Acidaminococcus, Megasphaera, Gemmiger




                                Veillonella sp
KELOMPOK 12
BAKTERI KEMOLITOTROFIK GRAM NEGATIF

Ciri-ciri terpilih :
• Energi diperoleh dari oksidasi senyawa anorganik, misalnya amoniak dan
    nitrit, belerang dan senyawa-senyawa belerang tereduksi, atau besi.
• Morfologi sel : bulat, batang, spiral, membran berlapis banyak pada beberapa
    spesies : bakteri pengoksidasi belerang dapat menyimpan butir-butir
    belerang.
• Motil karena flagella atau non motil.
• Gram negatif.
• Habitat : tanah, limbah, lingkungan akuatik, lingkungan-lingkungan alamiah
    yang banyak mengandung belerang : besi atau mangan misalnya air
    tambang asam atau sumber air panas belerang.
• Tidak patogen.
Contoh :
   Famili : Nitrobacteriaceae
       Genus : Nitrobacter, Nitrosomonas,
                  Thiobacillus
   Famili : Siderocapsaceae
       Genus : Siderocapsa, Siderococcus
                                                            Siderococcus sp
KELOMPOK 13
BAKTERI PENGHASIL METAN (METANOGENIK)

Ciri-ciri terpilih :
• Autotrofik atau heterotrofik : energi yang dihasilkan dari oksidasi hydrogen
  / format / asetat dengan pembentukan metan.
• Morfologi sel : bola, batang, spiral.
• Motil karena flagella kutub atau non motil.
• Gram negatif atau positif.
• Anaerobik.
• Beberapa spesies termofilik.
• Habitat : saluran gastrointestinal pada binatang, endapan pada
   lingkungan akuatik, dan limbah.
Contoh :
            Ordo : Metanobacteriales
                     Famili : Metanobacteriaceae
KELOMPOK 14
KOKUS GRAM POSITIF

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : kokus terdapat tunggal atau berpasangan, dalam rantai
  paket, atau gerombol.
• Non motil, Gram positif, anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik.
• Heterotrofik : persyaratan nutrient berkisar luas.
• Habitat : tanah, air tawar, kulit, dan selaput lendir pada binatang berdarah
•           panas termasuk manusia.
• Patogenisitas : beberapa spesies merupakan patogen penting pada hewan
  (termasuk manusia), banyak yang saprofitik.
Contoh :
    Famili : Micrococcaceae
        Genera : Micrococcus, Staphylococcus, Planococcus
            Famili : Streptococcaceae
              Genera : Streptococcus, Pediococcus, Leuconostoc
            Famili : Peptococcaceae
                       Genera : Peptococcus, Sarcina, Peptostreptococcus
Streptococcus pneumoniae sp.                Staphylococcus sp




                               Sarcina sp
KELOMPOK 15
BAKTERI BATANG DAN KOKUS PEMBENTUK ENDOSPORA

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : batang kecuali satu spesies mempunyai sel – sel bulat
  dan dalam bentuk paket.
• Motil karena flagella atau non motil.
• Reaksi Gram : kebanyakan spesies Gram +.
• Aerobik, anaerobik fakultatif, anaerobik atau mikroaerofilik.
• Endospora : dibentuk oleh semua spesies.
• Habitat : tanah, air, lingkungan akuatik, saluran pencernaan hewan
  termasuk manusia.
• Patogenisitas : beberapa spesies patogenik bagi hewan (termasuk
  manusia) dan beberapa spesies menyebabkan keracunan makanan.
Contoh :
 Famili : Bacilliaceae                              B. anthracis
   Genera : Bacillus, Sporolactobacillus,
                Clostridium, Desulfotomoculum
               Sporosarcina
 Famili : Micromonosporaceae
    Genera : Thermoactinomyces
Clostridium tetani
KELOMPOK 16
BAKTERI BATANG GRAM POSITIF TAK MEMBENTUK ENDOSPORA

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : basilus terdapat tunggal atau dalam rantai.
• Non motil, Gram positif, anaerobik atau anaerobik fakultatif.
• Ciri-ciri metabolik : asam laktat merupakan produk akhir yang khas
           dalam fermentasi.
• Habitat : produk susu, produk dari daging dan butiran, air, limbah, serta
           produk peragian rongga mulut, vagina, saluran pencernaan
           hewan termasuk manusia.
Contoh :
 Famili : Lactobacilliaceae
    Genus : Lactobacillus
    Genera lain : Listeria, Erysipelothrix, Caryophanon
Listeria monocytogenes
KELOMPOK 17
AKTINOMISETES DAN ORGANISME YANG SEKERABAT

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : sangat beragam dan pleomorfik, bentuk batang tak
           beraturan, filament bercabang struktur miselium.
• Non motil, Gram positif
• Aerobik, anaerobik fakultatif atau anaerobik.
• Habitat : tanah, lingkungan akuatik, air, dan binatang (termasuk
           manusia).
• Patogenisitas : banyak patogen penting bagi hewan (termasuk manusia
           dan tumbuhan).
Contoh :
  Ordo : Actinomycetales
      Famili : Frankiaceae (Frankia)
              Actinoplanaceae (Actinoplanes, Spirillospora)
               Dermatophiliaceae (Dermatophilus)
              Streptomycetaceae (Streptomyces)
               Micromonosporaceae (Micromonospora)
Streptomyces sp.
KELOMPOK 18
RIKETSIA

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : batang pendek, atau lonjong, acapkali
         pleomorfik, beberapa membentuk tubuh kokoid
         (tubuh elementer) yang berkembang menjadi tubuh
         yang lebih besar dalam daur hidup yang khas.
• Gram negatif, parasit obligat intraselular.
• Habitat : serangga pembawa, burung, dan mamalia
  (manusia).
• Patogenisitas : kebanyakan patogen pada manusia dan
  hewan lain.
KELOMPOK 19
MIKOPLASMA

Ciri-ciri terpilih :
• Morfologi sel : tidak ada dinding sejati, kandungan sel terbungkus
   oleh membran berlapis tiga, tidak kaku. Beberapa sel sangat kecil
   (0,2 m), sangat pleomorfik.
• Biasanya non motil.
• Gram negatif, anaerob fakultatif.
• Reproduksi : pembelahan biner, fragmentasi, berkuncup.
• Habitat : selaput lendir saluran pencernaan dan saluran alat
   kelamin.
• Patogenisitas : parasit pada mamalia, patogen pada tumbuhan.
      Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology
                  edisi 7 tahun 1957
Schizomycetes dibagi dalam 10 ordo
• 1. Pseudomonadales
• 2. Chlamydobacteriales
• 3. Hypomicrobiales
• 4. Eubacteriales
• 5. Actinomycetales
• 6.Caryophanales
• 7. Beggiatoales
• 8. Myxobacteriales
• 9. Spirochaetales
• 10. Mycoplasmatales

• 11. Rickettsiales
• 12.Virales
             Pseudomonadales
• Ciri :
  – Sel kaku
  – bulat atau bentuk batang yang lurus,lengkung
     atau spiral
  – ada beberapayang membentuk trichom
     (benang) dapat bergerak, flagela polar
  Famili :
     Pseudomonadaceae
           Chlamydobacteriales

• Ciri :
   – Sel-sel berbentuk batang tersusun dalam
     bentuk trichom, sering berselubung di bagian
     luarnya
   – besi diendapkan di dalam selubung -
     selubungnya itu
   – jika ada flagela biasanya subpolar
              Hypomicrobiales

• Ciri :
   – Sel bulat atau bulat telur (ovoid) berhubungan
     satu dengan lainnya dengan tangkai atau
     benang-benang, tetapi bukan trichom,
     membentuk tunas dan pembelahan sel
     secara longitudinal ;
   – jika ada flagela, merupakan flagela polar
               Eubacteriales

• Ciri :
   – sel uniseluler berbentuk bulat, batang
     (beberapa spesies ada yang menunjukkan
     adanya sedikit percabangan)
   – tidak ada trichom, selubung, ataupun
     tambahan lainnya
   – spesies yang bergerak mempunyai flagela
     peritrik
             Actinomycetales

• Ciri :
   – sel-selnya bercabang
   – kebanyakan spesies membentuk miselia,
     konidiospora dan sporangiospora
   – pada satu spesies sporangiosporanya
     berflagela polar
               Caryophanales

• Ciri ;
   – Trichomanya sering sangat panjang
   – Bahan-bahan intinya sering kelihatan jelas
   – Flagela peritrik
                Beggiatolaes

• Ciri :
   – sel-selnya menyerupai trichoma alga, atau
     trichom terdiri atas sel-sel bentuk bulat
   – menimbun unsur belerang (S) di dalam selnya
   – bergerak dengan menjalar, gerakan bergetar
     atau menggelinding
   – tidak berflagela
                Myxobacteriales


• Ciri ;
   – sel-selnya kokoid, bentuk batang, atau batang
     yang agak meruncing kearah kedua ujungnya
     (fusiform)
   – membentuk suatu masa lendir komunal
   – mempunyai badan buah (fruiting bodies)
   – selnya tidak kaku (flexuous)
   – bergerak menjalar diatas permukaan yang
     keras
   – tidak berflagela
               Spirochaetales

• Ciri :
   – sel memanjang berbentuk spiral
   – bergerak berputar pada sumbu, ergerak
     seperti ular dan translatory motility
   – tidak berflagela
             Mycoplasmatales

• Ciri :
   – Sangat pleomorfik, selnya mudah rusak
     karena tidak berdinding sel
   – Kehidupannya (life-cyclenya) sangat
     kompleks
   – Tidak dapat bergerak
                 Rickettsiales

• Ciri:
  – Parasit obligat yang hidup intraselular
  – Gram negatif
  – Tidak bergerak

Terdiri dari dua famili
  Rickettsiaceae
  Chlamidiaceae

  Rickettsiales, dahulu dikelompokkan dalam
  kelas Microtabiotes
Rickettsiaceae
  batang yang sangat kecil atau kokus yang dapat dilihat
  dengan menggunakan mikroskop; dapat melalui
  saringan bakteri; pada umumnya ditularkan dengan
  perantaraan Arthropoda; selnya prokariotik dan cara
  pembelahannya juga seperti sel prokariotik


Chlamydiaceae
  bentuk pleomorfik seperti kokus yang hampir tak dapat
  dilihat dengan mikroskop; beberapa spesies dapat
  melalui saringan bakteri ; bentuk sel dan cara
  perbanyakannya tidak seperti sel eukariotik atau
  mungkin menyerupai sel prokariotik
   TERIMA KASIH
ATAS PERHATIANNYA


 Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

								
To top