Konflik Suriah

Document Sample
Konflik Suriah Powered By Docstoc
					                                      Konflik Suriah

Dua jenderal Suriah, dilaporkan membelot, menambah daftar pejabat rezim Preseiden Bashar al-Assad
yang meninggalkan negeri itu guna mendukung gelombang protes rakyat. Sementara baku tembak
meletus di Ibu Kota Damaskus.


Seorang diplomat Turki mengatakan, dua jenderal Suriah yang tak disebut namanya itu tiba di Turki pada
Jumat (16/3/2012), bersama ratusan pengungsi lainnya. “Para jenderal itu tiba pada Jumat bersama
hampir 200 orang lainnya, kebanyak dari mereka adalah para perempuan dan anak-anak,” ujar pejabat
yang tak bersedia disebut identitasnya itu seperti dilansir yahoonews.


Ditambah dua jenderal ini, total telah ada sembilan jenderal yang membelot sejak pemberontakan
melawan kekuasaan Assad meletus setahun lalu. Banyak dari mereka mencari suaka di Turki, sebuah
negara yang pernah menjadi sekutu dekat Suriah.


Masuknya ratusan pengungsi baru ke Turki pada Minggu (18/3), jumlah pengungsi Suriah di negara itu
kini mencapai sekitar 16.100 jiwa. Turki yang merupakan salah satu negara pertama mengecam tindakan
keras mematikan rezim Assad terhadap para demonstran, kini menjadi tujuan pelarian banyak anggota
kelompok oposisi dan pejuang pemberontak.


Di Damaskus, para aktivis oposisi melaporkan telah pecah bentrok tersengit sejak pemberontakan
meletus tahun lalu, antara pasukan pemberontak dan pasukan keamanan. Suara pertempuran telah
mengoyak lingkungan kelas atas di Distrik al-Mezze yang selama ini dikenal tenang, Minggu malam,
hanya dua hari setelah dua bom mobil bunuh diri menewaskan sedikitnya 27 orang di jantung kota.
“Ini adalah bentrokan paling keras dan paling dekat dengan markas pasukan keamanan di Damaskus
sejak pecahnya revolusi Suriah,” kata Rami Abdulrahman, operator pengamat HAM Suriah yang berbasis
di London. Dikatakannya, 18 tentara pemerintah cedera dalam pertempuran yang terjadi tepat setelah
tengah malam tersebut.


Saksi mata mengatakan, suara tembakan senapan mesin berat dan granat roket terdengar di al-Mezze
selama dua hingga tiga jam. “Ada pertempuran di dekat supermarket Hamada dana da suara ledakan
ddari tempat lain lingkungan ini. Polisi keamanan telah memblokir beberapa jalan dan penerangan jalan
telah terputus,” ujar seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan itu tanpa bersedia menyebut
identitasnya.


Sejak pemberontakan meletus, PBB melaporkan lebih dari 8.000 orang tewas dan 230.000 orang
terpaksa mengungsi, termasuk sedikitnya 30.000 orang yang melarikan diri ke luar negeri. Sedangkan
pemerintah membantah tuduhan kebrutalan dan mengatakan mereka tengah berjuang membungkam
pemberontak dukungan asing, mengatakan, setidaknya 2.000 anggota pasukan keamanan tewas.
Terpisah, tim gabungan para ahli dari PBB dan Organisasi untuk Kerja sama Islam, dimpin tim dari
pemerintah Suriah, kemarin memulai misi pemetaan kebutuhan kemanusiaan di seluruh negeri. Tim ini
juga akan mengunjungi wilayah yang terkena dampak pertempuran terberat, seperti Homs dan Deraa.
Utusan khusus PBB dan Liga Arab untuk Suriah, Kofi Annan, juga akan kembali mengirim tim ahli ke
Damaskus untuk membahas usulan pengiriman tim pemantau internasional ke Suriah dalam upaya
menghentikan kekerasan. Assad dengan dukungan utama dari Rusia danChina, telah mempertanyakan
tujuan misi-misi semacam ini.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:52
posted:6/4/2012
language:
pages:2