Docstoc

PROPOSAL SKRIPSI - Copy

Document Sample
PROPOSAL SKRIPSI - Copy Powered By Docstoc
					        PROPOSAL PENELITIAN




             Disusun Oleh:




      PRODI ILMU PEMERINTAHAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

  UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

                 2011




                BAB I

            PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

      Dalam struktur pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia,

wilayah Kecamatan merupakan perangkat daerah Kabupaten/Kota. Hal ini sesuai

dengan Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Pasal

120 Ayat (2) yang berbunyi: “Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Terdiri Atas

Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Daerah, Lembaga Teknis Daerah,

Kecamatan dan Kelurahan “berarti Kecamatan salah satu perangkat Daerah

Kabupaten/Kota mana penyelenggaraan Pemerintah di Kecamatan disiplin

langsung oleh seorang Camat. Pada pasal 26 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32

Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yaitu “Kecamatan dibentuk di wilayah

Kabupaten/Kota dengan Perda berpedoman pada Peraturan Pemerintah” Ayat (2)

Kecamatan sebagaimana di maksudkan pada Ayat satu (1) di pimpin oleh Camat

yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang

Bupati atau Wali Kota untuk menangani sebagian urusan otonomi Daerah”. Jadi

Kecamatan merupakan perangkat daerah Kabupaten dan kota yang dituntut selalu

produktif dalam menjalankan tugasnya sehingga tercapai tujuan Negara dalam

rangka menciptakan Pemerintahan yang baik. Pembentukan wilayah Kecamatan

ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, peranan Pemerintah

Kecamatan benar-benar merupakan suatu factor yang sangat menentukan dalam

pelaksanaan tugas yang diembankan kepadanya.




                                                                           1
      Kelancaran penyelenggaraan tugas Pemerintahan dan pembangunan

Nasional sangat bergantung pada kesempurnaan aparatur Negara khususnya

Pegawai Negeri yang mana Pegawai Negeri merupakan unsur aparatur Negara

yang bertugas sebagai abdi masyarakat yang harus menyeleggarakan pelayanan

secara adil dan merata kepada masyarakat dengan dilandasi dengan kesetiaan dan

ketaatan kepada Pancasila dan Undang-undang 1945.

      Kabupaten Kampar adalah salah satu Kabupaten dan propinsi Riau yang

mempunyai 21 Kecamatan yang salah satunya Kecamatan dari Kabupaten

Kampar adalah Kecamatan Tambang, awalnya merupakan bagian dari wilayah

Kec. Kampar pembentukan Kecamatan ini berdasarkan, Perda No 10 Tahun 1999

tentang pemekaran Kecamatan.

      Sebagai Kecamatan yang masih relatif baru maka ada banyak hal yang

harus dilakukan, Pemerintah Kabupaten sudah menyiapkan Perangkat Daerah

berupa pembentukan dinas dan instansi daerah serta penyiapkan dokumen rencana

pembangunan daerah. Salah satu dokumen daerah Kabupaten Kampar yang harus

disiapkan berdasarkan 15 Undang-undang No. 53 Taun 1999 adalah “Rencana

Ruang Wilayah Kabupaten Kampar” guna menghindari tumpang tindih (Over

Lapping) dalam menjalankan tugasnya masing-masing untuk itu pemerintah

Kabupaten Kampar berupaya meningkatkan kesiplinan pegawai agar kinerja

aparatur meningkat. Dan berdasarkan penjelasan di atas pembinaan pegawai

dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan semangat dan gairah kerja.

Disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai tanggung jawab dalam melaksanakan

tugas serta tidak mempunyai sikap dan tindakan yang bertentangan      dengan




                                                                            2
maksud dan kepentingan tugas. Dengan demikian Pegawai Negeri selaku aparatur

Negara, abdi negara, abdi masyarakat harus menyadari betul fungsi dan

kedudukannya sebagai penggerak dan pelaksana dalam kegiatan pemerintah untuk

mencapai keberhasilan pembangunan. Keberhasilan tersebut sangat dipengaruhi

oleh factor kedisiplinan karena disiplin mendorong Pegawai untuk bertanggung

jawab terhadap tugasnya upaya yang dilakukan oleh Camat selaku atasan dan di

pantau oleh Sekrataris Kecamatan (Sekecam) karena Sekretaris Kecamatan

merupakan Staf yang berada di bawah Camat penerapan aturan disiplin PNS

Pegawai negeri sipil (PNS),

       Mengikuti aturan UU Nomor 43 Tahun 1999 pasal 29 tentang peraturan

disiplin PNS Sebab peraturan yang merupakan revisi UU Nomor 8 Tahun 1974

merupakan aturan yang memuat keharusan, larangan dan sanksi. Berdasarkan

Peraturan Daerah Pasal 4 Nomor 21 Tahun 2010 Kabupaten Kampar Tentang

susunan organisasi dan tata kerja Pernerintah Kecamatan tentang uraian tugas

pokok dan fungsi Jabatan Structural dan non Structural Kecamatan, Kabupaten

Kampar, Sekretaris Kecamatan atau biasa disingkat dengan Sekcam mempunyai

tugas pokok yaitu Menyelenggarakan Pemerintahan Kecamatan di bidang

Administrasi. Uraian tugas pokok dan fungsi :

    1. Melakukan pembinaan administrasi di kantor camat dan seluruh satuan

       Organisasi pemerintahan kecamatan.

    2. Memberikan pelayanan teknis Administrasi kepada seluruh satuan

       Organisasi pemerintahan kecamatan

    3. Membina disiplin pegawai secara keseluruhan di lingkungan kantor camat




    4. Bertindak mewakili camat ketika Camat tidak berada di tempat atau atas




                                                                            3
        perintah Camat

    5. Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pembinaan pegawai dan

        mutasi pegawai antara lain kenaikan pangkat/gaji berkala pensiunan,

        pemberhentian pegawai

    6. Membantu camat dalam tugas-tugas PPAT (Pejabat Pembuat Akte Tanah)

    7. Dan tugas-tugas yang di berikann oleh Camat

        Disiplin salah satu tindakan untuk mencapai tujuan yang di inginkan

Seorang Pegawai Negeri Sipil haruslah mentaati segala peraturan kedinasan

seperti peraturan mengenai jam kerja, prosedur pelaksanaan pekerjaan, dan lain

sebagainya. Dengan penuh kesadaran pengabdian dan tanggung jawab, oleh

karena itu Pegawai Negeri selaku aparatur Negara, abdi Negara, abdi masyarakat,

harus menyadari betul fungsi dan kedudukannya sebagai penggerak dan pelaksana

dalam    kegiatan   pemerintah   ntuk   mencapai   keberhasilan   pembangunan.

Berdasarkan hasil observasi yang saya lakukan di kantor Camat Tambang

Kabuapaten Kampar menunjukkan indikasi masih kurangnya disiplin dengan

aturan yang sudah di tetapkan. Kondisi kurangnya disiplin Pegawai Kantor Camat

Tambang Kabupaten Kampar dalam melaksanakan tugas nya dapat di lihat dari :

    1. Masih terlihat adanya kecenderungan Pegawai yang terlambat masuk

        kantor.

    2. Masih terlihat adanya kecenderungan Pegawai yang pulang kantor lebih

        awal dari jadwal yang di tentukan.




    3. Masih terlihat adanya kecenderungan pegawai yang tidak ikut dalam



                                                                              4
       melaksanakan apel pagi dan sore.

    4. Masih terlihat adanya kecenderungan pegawai yang tidak masuk kantor

       pada hari kerja tamps ada alasan yang jelas.

    5. Masih banyaknya pegawai kantor yang bersantai di kerjai kopi pada jam

       kerja.

    5. Kurang optimalnya pelayanan terhadap masyarakat.

       Keberhasilan tugas-tugas pemerintahan tidak terlepas dari tanggung jawab

Aparatur Kantor Camat itu sendiri dan salah satu hal yang perlu dapat perhatian

dalam hal meningkatkan Disiplin Pegawai di Kantor Camat Tambang Kabupaten

Kampar adalah pembinaan yang di lakukan oleh Sekretaris Kecamatan (Sek-cam).



B. Rumusan Masalah

       Berdasarkan uraian di atas dapat dirumuskan masalah yaitu :

    1. Bagaimanakah pelaksanaan tugas Sekretairis Kecamatan (Sekcam) dalam

       membina disiplin pegawai kantor Camat Tambang Kabupaten Kampar.

    2. Apakah sudah terlaksana peraturan pemerintah dan perda tentang

       kedisiplinan pagawai di lingkungan kantor Camat Tambang Kabupaten

       Kampar dalam menjalankan tugasnya.


C. Tujuan Penelitian

    a. Untuk mengetahui pelaksanaan tugas Sekretaris Kecamatan dalam

       membina disiplin Pegawai pada kantor Camat Tambang Kabupaten

       Kampar .

    b. Untuk mengetahui sampai dimana kedisiplinan pegawai dalam




       menjalankan tugasnya sesuai dengan Peraturan Daerab pasal 4 Nomor 21


                                                                             5
      Tahun 2010 Tentang susunan organisasi dan tata kerja Pemerintah

      Kecamatan Kabupaten Kampar.



D. Manfaat Penelitian

    1. Sebagai bahan masukan pihak pemerintahan terutama kepada Sekretaris

      Kecamatan Tambang untuk meningkatkan disiplin di kantor Camat

      Tambang Kabupaten Kampar.

    2. Penelitian ini di harapkan dapat di gunakan sebagai bahan acuan bagi

      pihak yang melakukan penelitian dengan masalah yang sama.

    3. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan penulis



E. Sistematika penulisan

      Adapun sistimatika dalam penulisan proposal ini adalah:

BAB 1 : PENDAHULUAN

          Dalam bab ini berisikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan

          penelitian, manfaat penelitian.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

          Pada bab ini berisikan tentang kerangka teoritik yaitu berupa teori-

          teori yang berkaitan dengan masalah penelitian.

BAB III : METODE PENELITIAN

          Dalam bab ini berisikan tentang bentuk penelitian, lokasi penelitian,

          Populasi dan Sample, Janis sumber data, teknik pengumpulan data,

          teknik analisa data




                                    BAB II




                                                                             6
                            TINJAUAN PUSTAKA



A. Pengertian Sosialisasi

       Menurut Abdul Syani (2002:57) Sosialisasi adalah proses belajar yang

dilakukan, oleh seseorang (Individu) untuk berbuat atau bertingkah laku

berdasarkan patokan yang terdapat dan diakui dalam masyarakat.

       Sedagkan menurut Hartomo (2004:116). Sosialisasi adalah proses yang

membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak

dan bepikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, sebagai individu atau sebagai

anggota masyarakat.

       Bentuk-bentuk sosialisasi menurut Berger dan Lukman sosialisasi primer

yaitu. Sosialisai pertama yang dijalani individu semasa kecil, melalui menjadi

anggota masyarakat, sedangkan sosialisasi sekunder yaitu proses berikutnya yang

memperkenalkan individu yang telah disosialisasikan ke dalam sektor baru dari

dunia objektif masyarakat. Kumanto Sunarto (2000:30).



B. Pengertian Kepegawaian

       Pegawai Negeri merupakan salah satu bagian dari tenaga yang perlu di

perhatikan dalam program pembanguanan sekarang ini dengan adanya Undang-

undang Nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok Kepegawaian Republik,

Indonesia maka dapat terus dijadikan landasan bagi penyempurnaan pembina

Pegawai Negeri menurut Undang-undang Nomor 43 tahun 1999 pasal (1) Pegawai




Negeri Sipil adalah : Setiap Warga Negara Republik Indonesia yang telah menuhi




                                                                             7
syarat yang di tentukan di angkat oleh pejabat yang berwewenang dan di serahi

tugas dalam suatu jabatan Negeri atau di serahi tugas Negara lainnya dan digaji

berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan menurut

pasal 2 ayat 2 Pegawai Negri Sipil terdiri dari

    a. Pegawai negeri sipil pusat

    b. Pegawai negeri sipil daerah

    c. Di sampaing Pegawai Negeri Sipil sebagaimana di maksud dalam ayat 1

       Pejabat yang berwewenang dapat mengangkat pegawai tidak tetap.

       Jadi pegawai Kecamatan adalah termasuk dalam pegawai Negeri Sipil

daerah yang melaksanakan tugas di daerah Kecamatan. Pemerintah Kecamtan di

tuntut untuk meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas secara tepat dan baik.



C. Pengertian Disiplin

       Disiplin Menurut Achmad S. Ruky (2006:59) Menyatakan bahwa disiplin

merupakan     ketaatan, kepatuhan, dalam menghormati dan melaksanakan sistem

yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah atau

peraturan yang berlaku dan ketaatan tersebut dapat dijalankan dengan lancar jika

disertai dengan disiplin pribadi dan masing-masing pegawai.

       Pada dasarnya konsep disiplin dapat diartikan sebagai usaha yang.

dilakukan untuk menciptakan keadaan. di suatu lingkungan kerja yang tertib

berdaya guna dan berhasil guna melalui suatu peraturan yang tetap. Disiplin dari

segi manfaat dan kegunaan di nilai dari suatu hal yang sangat penting sebab tanpa




                                                                                8
didukung oleh disiplin kerja dalam bekerja maka tujuan dalam organisasi yang

telah ditentukan sangat sulit mencapai hasil yang sangat memuaskan.

       Dengan demikian disiplin merupakan penggerak bagi pegawai dalam

melaksanakan kegiatan-kegiatan organisasi dengan kata lain disiplin kerja dapat

dijadikan instrument untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.



D. Pelaksanaan Tugas

       Siagian (2002:133) Menyatakan bahwa pelaksanaan tugas adalah suatu

kegiatan yang diarahkan pada keberhasilan tugas dan tanggung jawab sesuai

dengan ketentuan yang ada. Jadi untuk melaksanakan tugas tersebut perlu adanya

pembinaan dari atasan kepada bawahan.

       S.moenir (2003:14 Menyatakan bahwa pelaksanaan tugas merupakan suatu

proses fisik maupun mental dari manusia dalam mencapai tujuan dan dapat di

lilhat dari daftar hadir, waktu yang digunakan dan kualitas pekerjaan.

       Soetomo (2002:168) Menyatakan tugas adalah segala kegiatan yang

dilakukan untuk mencapai tujuan maksudnya setiap masyarakat, Negara, memiliki

tujuan yang hendak dicapai.



E. Pelaksanaan Tugas Sekretaris Kecamatan

       Sekretaris Kecamatan adalah unsur staf yang berada lansung di bawah

Camat yang bertugas untuk membantu Camat. Sekretaris Kecamatan Tambang

Kabupaten Kampar dalam melaksanakan tugasnya berpedoman kepada peraturan

daerah Nomor 14 tahun 2007 tanggal 11 desember 2007 tentang organisasi dan




                                                                             9
tata kerja Pemerintah Kecamatan Uraian Tugas Pokok dan fungsi Jabatan

Struktural dan Non Struktural Kecamatan, Kabupaten Kampar. Sekretaris

Kecamatan atau biasa di panggil Sekcam mempunyai tugas pokok yaitu

menyelenggarakan pemerintah Kecamatan di bidang administrasi.

       Uraian tugas pokok dan fungsi

    1. Melakukan pembinaan administrasi di kantor Camat Tambang Kabupaten

       Kampar dan seluruh satuan organisasi Pemerintahan Kecamatan.

    2. Memberikan pelayanan teknis administrasi kepada seluruh satuan

       organisasi pemerintahan Kecamatan.

    3. Menegakkan disiplin pegawai secara keseluruhan di lingkungan kantor

       Camat.

    4. Bertindak mewakili Camat pada waktu Camat tidak berada di tempat atau

       atas petunjuk dari Camat.

    5. Memprsiapkan bahan-bahan dalam rangka pembinaan pegawai dan mutasi

       pegawai antara lain kenaikan pangkat atau gaji berkala, pensiunan,

       pemberhentian dan lain sebagainya.

    6. Membantu camat dalam tugas PPAT ( Pejabat Pembuat Akte Tanah).

    7. Dan tugas-tugas lain yang di berikan oleh camat

       Pembinaan dilakukan dengan memberi contoh yang baik kepada bawahan

nya tentang bagaimana berbuat dan melaksanakan tugas-tugas yang sesuai dengan

pekerjaannya,sehingga tugas tersebut di kerjakan dengn baik serta sesuai dengan

yang diharapkan. (Undang Undang-undang No. 32 tahun 2004.pasa1126 ayat 3)




                                                                            10
      Salah satu Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahan 1980 tentang peraturan

disiplin Pegawai Negri Sipil dengan demikian peraturan ini di harapkan para

Pegawai dapat meningkatkan kedisiplinan dan menjalankan tugasnya serta dapat

melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab. Secara formal aturan

mengenal kedisiplinan Pegawai Negri Sipil telah di atur dalam Peraturan

Pemerintah Nomor 30 tahun 1980 tentang peraturan disiplin Pegawai Negri Sipil

secara terperinci dalam PP tersebut telah di atur beberapa ketentuan yang

menyangkut dalam masalah kedisiplinan Pegawai Negri Sipil melalui kewajiban

dan larangan PNS. Khusus mengenai kewajiban PNS di atur dalam pasal 2 PP

Nomor 30 tahun 1980 yang memuat ketentuan sebagai berikut :

    1. Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar

      1945 Negara dan Pemerintah

    2. Mengutamakan kepentingan Negara dan kepenting Negara di atas

      kepentingan golongan atau diri sendiri serta menghindarkan segala sesuatu

      yang dapat mendesak kepentingan Negara oleh kepentingan golongan atau

      pihak lain.

    4. Menjunjung tinggi kehormatan serta martabat Negara, pemerintah, dan '

      Pegawai Negri Sipil.

    5. Mengangkat dan mentaati sumpah atau janji Pegawai Negn Sipil dan

      sumpah atau janji jabatan berdasarkan peratuaran Perundang-undang yang

      berlaku.

    6. Menyimpan rahasia Negara atau rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya.




                                                                              11
7. Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan pemerintah baik yang

  unsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara

  umum.

8. Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh

  pengabdian, kesadaran tanggung jawab.

9. Bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat, untuk kepentingan

  Negara.

10.Memelihara dan meningkatkan keutuhan, kekompakan, persatuan dan

  kesatuan Pegawai Negri Sipil.

11.Segera melaporkan atasannya, apabila mengetahui ada hal yang dapat

  membahayakan atau merugikan Negara/pemerintah, terutarna di bidang

  keamanan, keuangan dan materil.

12.Mentaati ketentuan jam kerja.

13.Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.

14.Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Negara dengan

  sebaik-baiknya.

15.Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut

  bidang tugasnya masing-masing.

16.Bertindak dan bersikap tegas, tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahan.

17.Membimbing bawahan nya dalam melaksanakan tugas nya.

18.Memberikn contoh serta taladan yang baik terhadap bawahanya.

19.Mendorong bawahannya untuk meningkatkan prestasi kerjanya.




                                                                           12
    20.Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan

       karirnya.

    21.Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan.

    22.Berpakaian rapi dan sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun

       terhadap masyarakat, sesama pegawai negri sipil, dan terhadap atasannya.

    22.Hormat mengormati antara sesama warga Negara yang memeluk agama

       kepercayaap terhadap Tuhan yang maha Esa.

    23.Menjadi taladan sebagai warga Negara yang baik dan bermasyarakat.

    24.Mentaati segala peraturan Perundang-undangan dan peraturan kedinasan

       yang berlaku.

    25.Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwewenang.

       Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan

yang di terima, mengenai pelanggaran disiplin.

       Sedangkan mengenai larangan PNS pada pasal 3 yaitu, Setiap Pegawai

Negeri Sipil di larang :

    1. Malakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat

       Negara pemerintah atau Pegawai Negeri Sipil.

    2. Menyalahgunakan wewenang.

    3. Tanpa izin pernerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing.

    4. Menyalahgunakan barang-barang, uang atau Surat-Surat berharga milik

       Negara.

    5. Memiliki, menjual,menggadaikan, menyewakan atau meminjam barang-

       barang dokumen atau Surat-Surat berharga milik Negara




    6. Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas




                                                                              13
       dendam.

    7. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun

       juga, yang di ketahui pemberian itu bersangkutan dengan jabatan atau

       pekerjaan.

    8. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan martabat

       PNS.

    9. Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya.

    10.Menghalangi pejalanan tugas kedinasan.

    11.Membocorkan rahasia Negara.

    12.Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun juga dalam

       melakukan tugas nya untuk kepentingan pribadi golongan atau pihak lain.

       PNS yang ternyata melakukan penyimpangan terhadap peraturan disiplin

akan diberi sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah No 30 tahun 1980 sanksi

yang di berikan berupa :

    1. Hukuman Ringan terdiri dari

       a. Teguran lisam

       b. Teguran tertulis.

       c. Pernyataan tidak puas seeara tertulis

    2. Hukuman Sedang Terdiri Dari:

       a. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama satu tahun.

       b. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berkala untuk paling

          lama satu tahun.




       c. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama satu tahun.




                                                                             14
    3. Hukuman berat terdiri dari :

       a. Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah untuk

          paling lama satu tahun.

       b. Pembebasan dari jabatan.

       c. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai

          PNS.

       d. Pemberhentian tidak hormat sebagai PNS. (Pepublic Indonesia No. 30

          tahun 1980)



F. Pengertian Pembinaan

       Faisal Salim (2003,45) Menyatakan bahwa pembinaan adalah usaha yang

dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan Pegawai Negri Sipil yang

mempunyai sifat taat, setia, patuh dan bermental baik, berwibawa, berdaya guna

dan berhasil guna, berkualitas tinggi dan sadar akan tanggung jawab sebagai abdi

Negara, abdi masyarakat dan juga sebagai aparatur Negara. Pembinaan dilakukan

dengan memberikan contoh yang baik kepada bawahannya tentang bagaimana

berbuat dan melaksanakan tugas-tugas yang sesuai dengan pekerjaannya, sehingga

pekerjaan tersebut dikerjakan dengan baik serta sesuai dengan yang diharapkan.

       Sitomorang (2002,176) Menyatakan bahwa pembinaan pegawai dilakukan

untuk meningkatkan kemampuan semangat dan gairah kerja, disiplin dalam

melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab dan tidak mempunyai sikap

dan tindakan yang bertentangan dengan maksud serta kepentingan tugas.




       Pada dasarnnya pembinaan pegawai adalah usaha yang dilakukan

pemerintah dalam rangka membentuk Pegawai Negri yang setia penuh tanggung


                                                                                 15
jawab dan berdisiplin tinggi, karena disiplin sebagai alat untuk mencapai

keberhasilan.

       Soewarno Handayaningrat (1992,168) Menyatakan kegiatan pembinaan ini

harus terus-menerus dilakukan oleh Sekretaris kecamatan atau unit kerja yang

dipantau terus menerus oleh Sekretaris Kecamatan selaku bawahan Camat.

pembinaan disiplin oleh Sekretaris kecamatan yaitu: Pemberian bimbingan kepada

pegawai, bimbingan dapat diberikan sebagai upaya menggerakkan, pegawai untuk

mengetahui segala ajakan pengajaran dan bimbingan dari Sekretaris kecamatan

sehingga tercapai disiplin dan semangat kerja yang tinggi sehingga pada giliranya

kreativitas mereka dapat tumbuh dan berkembang.

       Tujuan pembinaan adalah untuk meningkatkan kesetiaan dan ketaatan agar

tenaga kerja lebih berdaya guna dan berhasil guna, selain itu untuk meningkatkan

kualitas dan keterampilan serta pendistribusian tenaga kerja. Tujuan pembinaan

kepegawaian adalah ;

    1. Untuk    menjamin     penyelenggaraan     tugas-tugas   pemerintah    dan

       pengembangan secara berdaya guna dan berhasil guna dalam sektor

       pemerintahan maupuan usaha milik Negara dan swasta.

    2. Untuk meningkatkan keterampilan serta memupuk segala aktivitas kerja

       dan diarahkan kepada terwujudnya suatu komposisi pegawai yang baik

       dalam jumlah maupun mutu yang memadai, serasi, harmonis, sehingga

       mampu menghasilkan prestasi secara optimal.




    3. Diarahkan kepada pengembangan sistem karir dan prestasi kerja yang




                                                                              16
      didalam pelaksanaanya terwujud dalam bentuk pengembangan tertib

      administrasi, kualitas, kesejahteraan dan karir.


G. Pengukuran Pelaksanaan Tugas Sekiretariss Kecamatan

      Dalam penelitian ini, dillihat dari beberapa teori di atas dapat disimpulkan

bagaimana tugas sekretaris kecamatan dalam membina disiplin pegawai kantor

Camat Tambang Kabupaten Kampar adalah sebagai berikut

   1. Melakukan sosialisasi seluruh aturan normatif tentang disiplin pegawai

      Negri sipil.

   2. Pemberian motivasi dan ransangan kerja kepada pegawai agar mau bekerja

      secara lebih baik dan mematuhi disiplin pegawai secara keseluruhan.

   3. Menegakkan disiplin pegawai secara keseluruhan di lingkungan kantor

      Camat Tambang Kabupaten Kampar

      a. Mentaati ketentuan jam kerja

      b. Mentaati enam hari kerja

      c. Tingkat disiplin pegawai dalam memakai seragam.

   4. Terciptanya suasana kerja yang kondusif merupakan sesuatu yang

      berhubungan berhubunagn lansung dengan faktor pisikologis pegawai.

      a. Tersedianya sarana dan prasarana kerja merupakan salah satu persaratan

         dan keharusan dalam rangka pembinaan disiplin kerja Pegawai Negeri

         Sipil.

      b. Tingkat disiplin pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

   5. Pelaksanaan sanksi disiplin maksudnya penerapan sanksi disiplin secara

      lansung kepada pegawai.




                                    BAB III

                           METODE PENELITIAN



                                                                               17
A. Lokasi Penelitian

       Penelitian ini akan dilakukan di kantor Kecamatan Camat Tambang

Kabupaten Kampar.



B. Waktu Penelitian

       Dilakukan pada tanggal 1 Juni 2011 sampai tanggal 30 April 2012 Camat

Tambang Kabupaten Kampar.



C. Populasi dan Sampel

    a. Populasi

       Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor

Camat Tambang Kabupaten Kampar dan masyarakat Kecamatn Tambang

Kabupaten Kampar selama tahun 2011.

    b. Sampel

       yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor

Camat Tambang Kabupaten Kampar dan masyarakat Tambang yang pernah

berurusan di kantor Camat Tambang Kabupaten Kampar selama tahun 2011




Tabel l. Jumlah Populasi Dan Sampel Penelitian


                                                                            18
No  Jumlah Populasi                     Populasi Sampel Persentase
 1  Camat                                  1         1    100 %
 2  Sekretaris Kecamatan                   1         1    100%
 3  Sub Bagian Keuangan                    3         3    100 %
 4  Sub Kepegawaian                        1         1    100%
 5  Seksi Pelayanan Umum                   5         5    100 %
 6  Seksi Pemerintahan                     3         3    100 %
 7  Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa     2         2    100 %
 8  Seksi Pembangunan                      3         3    100 %
 9  Masyrakat                            2984       121     4%
    Jumlah                               3002       140   4,66%
    Jumlah Masyarakat                        35.691
Sumber: Kantor Camat Tambang Tahun 2011



D. Devinisi Konsep

         Konsep merupakan sesuatu yang bersifat abstrak, yang di bentuk dengan

menggenerealisasikan hal-hal yang khusus dan di generealisasikan dengan

volume. Dalam hal ini penelitian memberikan batasan yang lebih jelas dari

masing-masing konsep yang berlaku yang akan di ajukan sehubungan dengan

penelitian ini:

     1   Peranan Sekretaris Kecamatan dalam membina Disiplin Pegawai

         maksudnya sejumlah tugas yang di lakukan oleh sekretaris kecamatan

         berupa pembinaan terhadap disiplin PNS Kecamatan Tambang Kabupaten

         Kampar untuk peningkatan disiplin pegawai.

     2   Pelaksanaan tugas adalah suatu kegiatan yang di arahkan pada

         keberhasilan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang ada.




     3   Disiplin merupakan ketaatan, kepatuhan dalam menghormati dan



                                                                              19
      melaksanakan sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada

      keputusan, pemerintah atau peraturan yang berlaku dan ketaatan tersebut

      dapat di jalan kan dengan lancar jika di sertai dengan disiplin pribadi dari

      masing-masing pegawai.

   4. Pembinaan pegawai di sini maksudnya serangkaian kegiatan yang

      dilakukan Sekretaris Kecamatan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar

      dalam meningkatkan disiplin PNS di lingkungan kecamatan Tambang,

      Semua ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan, semangat dan

      gairah kerja serta disiplin dalam melaksanakan tugas yang menjadi

      tanggung jawab dan tidak mempunyai sikap dan tindakan yang

      bertentangan dengan maksud serta kepentingan tugas.

   5. Pegawai Negeri Sipil adalah, Setiap warga Negara. Republik Indonesia

      yang telah memenuhi syarat yang di tentukan, di angkat oleh pejabat yang

      berwewenang dan di serahi tugas dalam suatu jabatan negri atau di serahi

      tugas lainnya dan di gaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang

      berlaku.



E. Devenisi Operasional

   1. Melakukan sosialisasi seluruh aturan normatif tentang disiplin pegawai

      Negeri sipil.

   2. Pernberian motivasi dan ransangan kerja kepada pegawai agar mau bekerja

      secara lebih baik dan mematuhi disiplin pegawai secara keseluruhan.




   3. Menegakkan disiplin pegawai secara keseluruhan di lingkungan kantor




                                                                               20
       Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar

       a. Mentaati ketentuan jam kerja

       b. Mentaati lima hari kerja

       c. Tingkat disiplin pegawai dalam memakai seragam.

    4. Terciptanya suasana kerja yang kondusif merupakan sesuatu yang

       berhubunagn lansung dengan factor pisikologis pegawai.

       a. Tersedianya sarana dan prasarana kerja merupakan salah satu persaratan

          dan keharusan dalam rangka pembinaan disiplin kerja Pegawai Negeri

          Sipil.

       b. Tingkat disiplin pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu

    5. Pelaksanaan sanksi disiplin maksudnya penerapan sanksi disiplin secara

       lansung kepada pegawai.

       Merupakan suatu cara mengukur variabel, sehingga dengan pengukuran-

ini dapat di ketahui indikator apa saja yang diketahui sebagai pendukung untuk

dianalisa dari variabel-variabel tersebut.



F. Sumber Data

    1. Data Primer adalah data yang di peroleh melalui wawancara, kuisioner

       atau observasi kelapangan lansung.

    2. Data Sekunder

           Data tentang tingkat disiplin pegawai Kecamatan Tambang Kabupaten

           Kampar dapat dilihat melalui absen pegawai.




G. Teknik Pengumpulan Data




                                                                               21
      Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode yaitu

    a. Wawancara

      a. Dimana penulis melakukan wawancara lansung dengan Narasumber

         yaitu Camat Tambang selaku atasan.

      b. Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kecamatan Tambang Kabupaten

         Kampar selaku subjek yang akan diteliti.

      Berkaitan dengan masalah dalam penelitian ini, baik secara terstruktur

      maupun wawancara bebas.

    b. Kuisioner

      Yaitu merupakan teknik mengumpullan data melalui penyebaran daftar

      pertanyaan (angket) kepada responder untuk di isi atau dijawab.

    c. Observasi

      Observasi merupakan teknik pengumpulan data dengan melakukan turun

      kelapangan dan mengamati lansung objek penelitian.



H. Metode Analisa Data

      Analisis data di lakukan secara deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan

dan menganalisis, dilakukan wawancara terhadap sekretaris kecamatan tentang

pelaksanaan tugas sekretaris kecamatan dalam membina pegawai kantor

kecamatan Tambang Kabupaten Kampar dilihat dari objektivitas dan dilakukan

kroscek terhadap pegawai dan masyarakat.




                                                                            22
                             DAFTAR PUSTAKA




A.S.Moeni. Dalam Buku Pendekatan Manusia dan Organisasi Terhadap
          Pembinaan kepegawaian : Erlangga, 2003

Abdul Syani. Sasiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara,
          2002.

Achmad.S. Ruky, Sistem Manajemen Kinierja, Jakarta : Gramedia. Pustaka
         Utama, 2006

Darsono. Budaya Organisasi. Jakarta, Diedit Media, 2006

Faisal Salam. Dalam Buku .Penyelesaian Sengketa PNS di Indonsia.. Bandung:
           Mandar Maju 2005

Hartomo. 1lmu Sosiol Dasar, Jakarta , Bumi Aksara,2004

Kumnnto Sunarto. Pengantar Ilmu Sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi, 2000

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1980, Tentang,
           Peraturan. Disiplin Pegawai Negeri Sipil

Perda No.21 Tahun 2001 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah
          Kecamatan (SOPK)

Sitomorang, Dalam Buku Hukum Melekat Dalam Aparat Pemerintah. Jakarta:
          Rineka Cipta, 2002.

Soetandyo, Dalam buku Metode Penelitian Masyarakat Jakarta, Gramedia Pustaka
           Utama 1991

Soetomo, Dalam Buku Kepegawaian, Kepangkatan Dan Kenaikan Pangkat PNS.
          Surabaya : 2002

Soewarno Handayaningrat, Admimsirasi Pemerintahan Dalam Pembangunan
         Nasional (Jakarta : Haji Mas Agung 1992)

SP.Slagian Kiat meningkatkan prduktivitas kerja =( Jakarta: Rineka Cipta, 2002)

Undang-Undang No 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok kepegawaian.

Undanng-Undang No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah.




                                                                              23

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1009
posted:6/4/2012
language:Malay
pages:24