Docstoc

Membuat Blog Sederhana Dengan CodeIgniter

Document Sample
Membuat Blog Sederhana Dengan CodeIgniter Powered By Docstoc
					Membuat Blog Sederhana
Dengan Menggunakan
CodeIgniter PHP Framework




Ditulis oleh Ahaddin Gani Arzak
Membuat Blog Sederhana
Dengan Menggunakan
CodeIgniter PHP Framework



Ditulis oleh

Ahaddin Gani Arzak
Owner www.AgaCry.com




ii
Pengantar

         CodeIgniter, mungkin sebagian dari Anda masih merasa asing dengan
CodeIgniter. Tidak sedikit yang bertanya kepada saya tentang CodeIgniter.
Walaupun yang tanya itu adalah orang-orang yang bisa PHP Programming namun
mereka benar-benar belum tahu dengan PHP Framework.

         PHP Framework jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi
“Bingkai Kerja PHP”, jadi PHP Framework bisa dikatakan sebagai sekumpulan script
PHP yang membangun suatu sistem yang bisa membantu dalam membuat aplikasi
PHP menjadi lebih mudah. Sedangkan CodeIgniter merupakan salah satu PHP
Framework yang masuk ke dalam 10 PHP Framework terbaik di dunia saat ini.
CodeIgniter bukanlah PHP Framework terbaik,            namun menurut saya pribadi
CodeIgniter sudah lebih dari cukup untuk membuat website-website professional.

         Saat ini CodeIgniter sudah digunakan oleh banyak website-website besar
dan itu berarti bahwa CodeIgniter merupakan Recomended PHP Framework.
Menurut      perkiraan   saya,   banyak   yang    menggunakan   CodeIgniter   untuk
membangun website karena CodeIgniter sangat mudah dipelajari dan dipahami.
Saya tidak tahu apakah perkiraan saya ini benar atau salah namun setelah saya
bandingkan dengan beberapa PHP Framework yang lainnya, CodeIgniter adalah
PHP Framework yang sangat mudah digunakan.

         Berikut yang dikatakan oleh pembuat PHP – Rasmus Lerdorf yang saya kutip
dari bukunya Ibnu Daqiqil Id, M.T yang berjudul “Framework Codeigniter - Sebuah
Panduan dan Best Practice”:

      “I like CodeIgniter because it is faster, lighter and the least

                     like a framework.”          - Rasmus Lerdorf


Yang artinya bisa Anda terjemahkan sendiri di Google Translate karena kalau saya
sendiri yang menerjemahkannya nanti malah bisa menjadi salah arti. Hehe..

         Ditulisan saya ini saya tidak membahas mengenai CodeIgniter secara
keseluruhan, namun di sini saya hanya memberikan informasi tentang bagaimana

iii
membuat blog sederhana dengan menggunakan CodeIgniter. Dengan begitu Anda
secara   tidak   langsung   juga   mempelajari   bagaimana   cara   menggunakan
CodeIgniter untuk membuat website.




Malang, Mei 2012

Ahaddin Gani Arzak




iv
Daftar Isi

Membuat Blog Sederhana Dengan Menggunakan CodeIgniter PHP Framework..1

    P engantar..................................................................................................................................................iii

    Daftar Isi...................................................................................................................................................v

    P ersiapan......................................................................................................................................................1

    Mengenal CodeIgniter Lebih Lanjut.........................................................................................4

    Mengatur Konfigurasi Blog Pada CodeIgniter....................................................................9

    Mengenal Lebih Dalam T entang Blog.....................................................................................16

    T entang P enulis..................................................................................................................................22




v
Persiapan

      Sebelum Anda bisa menggunakan CodeIgniter, Anda harus memiliki
CodeIgniternya dulu. Pertama, yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh
(download)    source   CodeIgniter      di   situs    resminya     CodeIgniter   yaitu
www.CodeIgniter.com




                       Gambar screenshot situs resmi CodeIgniter




Sebelum melanjutkannya, ada hal yang ingin saya sampaikan terlebih dulu karena
sangat penting.


      Jangan melanjutkannya jika Anda belum memahami dan belum bisa
        menggunakan konsep Object Oriented Programming (Pemrograman
                              .
    Berorientasi Object) di PHP Apa lagi jika Anda sama sekali tidak tahu
                           mengenai pemrograman PHP!


1
      Jika Anda membaca sampai halaman ini maka saya anggap Anda memahami
dan bisa menggunakan OOP (Object Oriented Programming) di PHP dan jika
begitu maka Anda sudah bisa programming di PHP.

      Setelah Anda mendownload source CodeIgniter, selanjutnya extract ke
folder localhost Anda (kalau Anda menggunakan Xampp di Windows maka extract
di folder htdocs/ yang ada di dalam folder xampp Anda). Setelah itu ubah nama
foldernya CodeIgniter yang telah di extract tadi menjadi “ codeigniter” (jika setelah
Anda extract tadi nama foldernya adalah CodeIgniter_2.1.0 maka ubah menjadi
codeigniter/).

      Jika sudah Anda ganti nama foldernya, selanjutnya jalankan xampp Anda
dan akses http://localhost/codeigniter/ maka mungkin tampilannya akan seperti
dibawah:




                          Gambar tampilan default CodeIgniter




      Jika tampilannya sudah benar seperti pada gambar di atas maka Anda bisa
melanjutkannya dengan mendownload source untuk membuat blog sederhananya
yang telah saya buat.

Loh, kok malah mendownload? Katanya membuat?

      Begini, kalau saya menulis tentang bagaimana cara membuat blog
sederhana dari nol, mungkin tulisan yang saya buat ini belum bisa jadi. Nah,


2
daripada memboroskan waktu, mending saya buat dulu dan nanti saya menuntun
Anda untuk mengatur konfigurasinya. Lagipula mungkin akan lebih mudah jika
sudah ada contohnya. Bukan begitu? :)

     Untuk mendownload sourcenya, silakan buka web browser dan masuk ke
http://www.agacry.com/excercise/download.php   dan masukkan tulisan “blog_ci.zip”
(tanpa tanda kutip) pada form yang disediakan dan tekan tombol Enter.




                  Gambar screenshot download source blog sederhana




     Setelah Anda download maka saya rasa Anda sudah melakukan tahap
persiapan dengan baik. Jadi sekarang kita lanjutkan ke tahap selanjutnya. Dan
siap-siap untuk sedikit programming. :)




3
Mengenal CodeIgniter Lebih Lanjut

     Anda sudah memiliki CodeIgniter yang siap pakai karena sudah terpasang
di komputer Anda, namun mungkin saat ini Anda masih bingung mau memulai
darimana. Nah, Anda perlu mempelajari dulu bagaimana sistem CodeIgniter itu
dulu sebelum Anda memulai membuat aplikasi PHP Anda dengan menggunakan
PHP Framework ini.

     CodeIgniter merupakan PHP Framework yang menggunakan konsep MVC
(Model-View-Controller) dimana bagian yang menangani pemrosesan (controller),
data (model), dan tampilan (view) terpisah. Dengan menggunakan MVC maka kita
bisa bekerja lebih mudah dalam team secara karena setiap teknisi lebih fokus
pada bagiannya sendiri.




                Gambar konsep MVC (Model-View-Controller) CodeIgniter




     Secara garis besar, CodeIgniter terbagi menjadi 2 bagian utama yaitu
application dan system. Dua bagian utama CodeIgniter ini berupa folder (yang
berwarna biru) yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah.




                     Gambar screenshot bagian utama CodeIgniter



4
     Bagian application adalah bagian dimana Anda membuat aplikasi PHP Anda
seperti blog yang akan kita bahas di tulisan ini. Anda akan menempatkan semua
file-file yang berisi kode-kode PHP dalam folder application. Sedangkan bagian
system merupakan bagian dimana semua library utama yang menyusun
CodeIgniter ditempatkan. Jadi jika Anda ingin membuat aplikasi PHP yang
menggunakan CodeIgniter maka Anda akan menempatkan file-file PHP yang Anda
buat di dalam bagian application, bukan dalam system.

     Pada gambar di atas ada satu folder yang bernama “ user_guide”, folder itu
berisi tentang cara penggunaan CodeIgniter secara lengkap. Sebenarnya Anda
bisa membuat aplikasi PHP Anda dengan mempelajari apa yang ada dalam folder
tersebut. Jadi jika nanti ada perintah yang mungkin belum Anda pahami, Anda
bisa mencarinya di userguide CodeIgniter yang disertakan dalam Package
CodeIgniter.

     Dalam folder application terdapat beberapa folder yang memiliki kegunaan
yang berbeda.




                   Gambar screenshot folder application CodeIgniter




     Ada beberapa folder diantara folder-folder yang seperti gambar di atas
yang akan digunakan untuk membuat blog sederhana ini yaitu:

5
⌦    Folder config

     Tempat meletakkan konfigurasi utama aplikasi PHP yang menggunakan
     CodeIgniter seperti konfigurasi database, routing, dll.
⌦    Folder controllers

     Tempat meletakkan file-file yang berisi class controller aplikasi PHP Anda
⌦    Folder helpers

     Tempat meletakkan file-file yang berisi fungsi-fungsi tambahan Anda yang
     akan digunakan aplikasi PHP Anda
⌦    Folder libraries

     Tempat meletakkan class-class tambahan yang Anda buat yang nantinya
     akan digunakan oleh aplikasi PHP Anda
⌦    Folder models

     Tempat meletakkan file-file yang berisi class-class untuk mengelola data
     dari database yang nantinya juga digunakan oleh aplikasi Anda
⌦    Folder views

     Tempat meletakkan file-file untuk tampilan aplikasi PHP Anda



     Karena CodeIgniter juga merupakan MVC maka CodeIgniter memiliki
anatomi URL yang mungkin berbeda dengan anatomi URL aplikasi PHP Anda yang
tidak menggunakan MVC.




                          Gambar anatomi URL pada CodeIgniter




Keterangan anatomi URL pada CodeIgniter:

⌦    Base URL

     Merupakan URL utama dari aplikasi
⌦    Controller (Segmentasi 1)

6
       Merupakan nama controller aplikasi yang diakses
⌦      Method (Segmentasi 2)

       Merupakan nama method dari controller aplikasi yang diakses
⌦      Parameter (Segmentasi 3 - ∞)

       Merupakan parameter dari method controller



       Segmentasi yang tetap adalah segmentasi 1 (controller) dan segmentasi 2
(method controller), sedangkan segmentasi 3 sampai seterusnya adalah untuk
parameter dari method controller. Jadi jika suatu method controller memiliki 8
parameter maka jumlah segmentasi nya adalah 8 (parameter) + 2 (controller dan
method) = 10 segmentasi.

Dalam keadaan default CodeIgniter memiliki URL:

    http://www.domain.com/index.php/controller/method/param/param/

       Coba bedakan URL CodeIgniter dalam keadaan default ini dengan anatomi
URL seperti pada gambar yang tadi. Dalam keadaan default, ada segmentasi
tambahan yaitu index.php sebeum segmentasi controller. Pengaturannya ada pada
./application/config/config.php      pada config index_page.




                 Gambar screenshot application config default CodeIgniter




       Jika Anda ingin memiliki URL seperti pada gambar anatomi URL di atas tadi
Anda bisa mengaturnya dengan cara menghilangkan “ index.php” pada config
index_page    atau   menjadikan       config   index_page      bernilai     string   kosong
($config['index_page']   =   '';).    Namun itu saja tidak cukup, Anda harus
menambahkan satu file yang bernama .htaccess di main folder CodeIgniter.

7
                                 Gambar screenshot file .htaccess




      Lalu apa isi file .htaccess tersebut? Anda bisa mengisi file .htaccess yang
telah Anda buat seperti kode dibawah. Jika nama folder source CodeIgniter yang
telah Anda extract tadi adalah
                                            <IfModule mod_rewrite.c>
“codeigniter”      maka    isi     file           RewriteEngine on
.htaccess    seperti di samping.
                                                   # Tulis nama folder di bawah ini
                                                   RewriteBase /codeigniter

      Jika        Anda           sudah             RewriteRule ^(/)?$ index.php/$1 [L]

melakukannya        maka    aplikasi               RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
yang menggunakan CodeIgniter                       RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d

Anda akan memiliki aturan URL                     RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]
                                            </IfModule>
seperti pada gambar anatomi
URL di atas tadi.




8
Mengatur Konfigurasi Blog Pada CodeIgniter

Pada tahap ini Anda akan mulai mengatur konfigurasi CodeIgniter Anda agar blog
sederhanyanya bisa dijalankan dengan baik, sama seperti ketika saya
menjalankannya.

      Selanjutnya Anda perlu extract file blog_ci.zip yang telah Anda download
tadi, dan coba lihat apa saja yang ada di dalamnya (jika sudah di extract).




                        Gambar screenshot extract file blog_ci.zip




      Di dalamnya terdapat folder application dan content, silakan Anda copy
folder content/ ke dalam folder codeigniter/ Anda yang ada di localhost Anda. Jika
sudah maka mungkin akan seperti pada gambar di bawah:




                     Gambar pemindahan folder content ke codeigniter

      Kemudian masukkan file-file yang ada di dalam folder-folder dalam folder
application/   ke dalam masing-masing folder yang ada dalam folder application/
CodeIgniter Anda.


9
      Jika semua file dari hasil extract blog_ci.zip tadi sudah ditempatkan pada
folder-folder yang sesuai, maka kita lanjutkan pada pembuatan database untuk
blognya dan pengaturan konfigurasinya.

      Untuk databasenya, sudah saya siapkan file database yang digunakan untuk
blognya nanti. Namun Anda harus membuat databasenya terlebih dulu karena file
database yang saya sertakan tersebut hanya untuk tabel beserta isinya saja, tidak
ada query untuk pembuatan database.

      Silakan masuk ke phpmyadmin Anda dan buat database dengan nama
“blog_ci” (tanpa tanda kutip).




10
                      Gambar pembuatan database “blog_ci” di phpmyadmin




      Setelah itu import file database.sql yang berada dalam folder hasil extract
blog_ci.zip   tadi.




               Gambar import database.sql ke database “blog_ci” di phpmyadmin




      Setelah pembuatan dan import database selesai, kita lanjutkan pada
pengaturan konfigurasi CodeIgniter untuk blog.



      Pengaturan         konfigurasi      yang      pertama       adalah        pada   file
./application/config/config.php.       Ganti nilai variable-variable $config yang ada
dalam file tersebut sama saperti nilai variable $config dibawah.

 $config['index_page'] = '';
 $config['encryption_key'] = 'terserah';




11
      Pada config encryption_key beri nilai berupa string terserah Anda.
Encryption key ini digunakan sebagai kunci enkripsi untuk session data.
Encryption key ini harus diisi karena nanti Anda akan membutuhkan penggunaan
session pada blognya nanti.

      Pengaturan       konfigurasi         selanjutnya       adalah        pada       file
./application/config/database.php.     Sama seperti pada pengaturan file config.php
di atas. Ganti nilai-nilai variabel $db['default'] seperti variabel $db['default'] di
bawah.

 $db['default']['hostname']    =   'localhost';
 $db['default']['username']    =   'root';
 $db['default']['password']    =   '';
 $db['default']['database']    =   'blog_ci';




      Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows dan ketika mengakses
phpmyadmin Anda tidak login terlebih dulu maka itu berarti bahwa user root
database Anda tidak memiliki password, sehingga konfigurasinya bisa sama
seperti di atas. Namun jika Anda perlu login terlebih dulu ketika mengakses
phpmyadmin Anda maka masukkan username dan password yang Anda gunakan
untuk mengakses phpmyadmin ke konfigurasi database.

      Selanjutnya     adalah        file     ./application/config/routes.php.       Ganti
$route['default_controller'] = "welcome";      menjadi $route['default_controller'] =
"posts";

      Maksud dari kode tersebut adalah mengatur default controller yang akan
dieksekusi ketika masuk ke Base URL ( http://localhost/codeigniter/). Secara
default, default controllernya bernilai “ welcome” yang artinya adalah CodeIgniter
akan mengeksekusi controller welcome (file welcome.php) yang ada dalam folder
./application/controllers/   ketika Anda masuk ke http://localhost/codeigniter/.

      Jika default controller yang awalnya adalah “ welcome” diganti dengan “ posts”
maka berarti bahwa controller “posts” adalah controller yang eksekusi ketika
masuk ke Base URL.

      Jika   pengaturan   routes     sudah    selesai,   maka   yang   terakhir   adalah
pengaturan    untuk   autoload      (./application/config/autoload.php).    Ganti    nilai


12
variabel-variabel $autoload yang sama seperti variabel $autoload di bawah.

 $autoload['libraries']          = array('database','session','Users_lib');
 $autoload['helper']             = array('url','date','common');




       Pada autoload libraries bernilai seperti di atas yang maksudnya CodeIgniter
akan    mengeksekusi       library-library      tersebut    ketika       menjalankan       aplikasi
CodeIgniter Anda. Sama             halnya pada autoload         helper, CodeIgniter akan
melakukan autoloading helper-helper seperti yang tertulis di atas.

       Pada autoload libraries dan helper, nilai terakhirnya adalah “ Users_lib” dan
“common”. Library Users_lib bukan library yang disediakan oleh CodeIgniter
melainkan library tambahan yang saya buat sebagai contoh jika nanti Anda akan
menggunakan library tambahan. Begitu juga dengan helper common, helper ini juga
bukan helper yang disediakan oleh CodeIgniter namun helper tambahan yang
saya buat sendiri.

       Sebelum melanjutkannya lebih jauh lagi, ada beberapa aturan dalam
penulisan nama file dan nama class pada controller, model, library, dan juga
helper. Saya kurang tahu jelasnya, namun saya tahu “mode aman” untuk penulisan
dan pemanggilan Controller, Model, Library, dan Helper agar tidak error ketika
aplikasi CodeIgniter Anda dijalankan.




                   Controller           Model              Library           Helper
Nama file          Huruf kecil          Huruf kecil        Huruf kecil       Huruf kecil semua
                   semua                semua              semua/format
                                                           ucwords

Prefix Nama File           -                    -                 -          [nama]_helper.php

Nama class         Format ucwords       Huruf kecil        Huruf kecil                 -
                                        semua              semua/format
                                                           ucwords

Pemanggilan                -            Huruf kecil        Huruf kecil                 -
                                        semua              semua




       Sekedar mengingatkan mengenai format ucwords yang menggunakan huruf
kapital pada awal kata dan setelahnya menggunakan huruf kecil semua. Pada


13
penulisan nama class controller harus menggunakan format ucwords, namun
nama filenya menggunakan lowercase (huruf kecil semua).




     Untuk model, gunakan huruf kecil semua baik pada nama file, nama
classnya, maupun pada pemanggilannya. Namun untuk library Anda bisa
menggunakan huruf kecil semua maupun format ucwords dimana nama file dan
nama class harus sama, jadi jika nama classnya adalah Users_lib maka nama
filenya juga Users_lib.php (sama-sama menggunakan format ucwords) .Untuk
pemanggilkannya harus menggunakan huruf kecil semua contohnya $this-
>users_lib->is_online();

     Sekarang coba Anda analisa mengenai penulisan nama file, nama class,
pemanggilan, dan penggunaannya pada file-file blog yang telah saya berikan.




            Gambar screenshot pemanggilan dan penggunaan class di controller




     Pada gambar di atas Anda bisa menganalisa pemanggilan dan penggunaan
baik class (library dan model) maupun helper. Pada baris 8 adalah pemanggilan
model posts_model dan comments_model secara bersamaan, jadi tidak seperti
script dibawah yang satu per satu melakukan load model.



14
 $this->load->model('posts_model');
 $this->load->model('comments_model');




     Sedangkan dalam penggunaannya bisa Anda analisa pada baris 11, 18, 23,
dan 24. Jadi jika ada perintah seperti $this->comments_model ->num_rows(); maka
berarti menjalankan method num_rows() yang ada dalam class comments_model .




15
Mengenal Lebih Dalam Tentang Blog

     Ketika semua konfigurasi telah diatur dengan benar maka jika Anda
mengakses halaman localhost/codeigniter/ maka Anda akan melihat halaman
seperti pada gambar di bawah:




          Gambar screenshot halaman depan blog yang menggunakan CodeIgniter




     Blog ini memiliki beberapa fasilitas yang mungkin sama dengan blog-blog


16
sederhana yang lainnya. Fasilitas-fasilitas berdasarkan sistemnya adalah cuplikan
artikel, penomoran halaman, dan login user. Sedangkan fasilitas-fasilitas berdasar
pengguna dikategorikan menjadi 2 yaitu untuk front-end (visitor) dan back-end
(admin).

⌦     Front-End (untuk visitor)

      ⌦     Menambah komentar pada suatu artikel

⌦     Back-End (untuk administrator)

      ⌦     Menambah artikel

      ⌦     Mengubah artikel

      ⌦     Menghapus artikel

      ⌦     Menambah komentar

      ⌦     Mengubah status komentar (menerima komentar)

      ⌦     Menghapus komentar



      Dalam blog sederhana ini, user biasa (visitor) bisa memberikan komentar
terhadap suatu artikel. Namun komentar yang dikirimkan oleh visitor tersebut
tidak langsung ter-publish di artikel yang bersangkutan, melainkan Administrator
harus menerima komentar tersebut terlebih dulu baru komentar tersebut bisa
dilihat di artikel yang bersangkutan.

      Blog ini juga memberikan fasilitas untuk
                                                        Users Blog Info:
penomoran    halaman    (pagination)    dimana   jika   Administrator:
jumlah artikel yang akan ditampilkan melebihi           User Login: admin
jumlah penampilan artikel yang telah ditetapkan
                                                        Password: admin
maka secara otomatis artikel yang terdahulu akan
berada di halaman selanjutnya. Seperti halnya
                                                        Regular:
dengan fasilitas cuplikan artikel, jika jumlah kata
                                                        User Login: demo
suatu artikel melebihi jumlah kata yang ditetapkan
                                                        Password: demo
untuk cuplikan artikel maka artikel tersebut akan
dipotong berdasarkan jumlah maksimal kata yang
telah ditetapkan untuk cuplikan artikel.                http://localhost/codeign
                                                              iter/backend/

17
     Untuk cara pembuatan penomoran halaman di CodeIgniter tidaklah susah
karena CodeIgniter telah menyediakan class untuk membuat penomoran halaman
ini yang disebut dengan pagination. Jika Anda ingin mengeceknya silakan buka
folder ./system/libraries/. Anda pasti akan menemukan beberapa file seperti
gambar di bawah dan tentunya Anda akan menemukan class pagination juga.




     Sedangkan untuk penggunaannya silakan buka file posts.php yang ada
dalam folder ./application/controllers/.




18
        Pada baris 15 merupakan pemanggilan library pagination dan pada baris 32
sampai dengan 41 adalah inisialisasi pagination. Pada config base_url (baris 32)
bernilai    base_url().'?view=';    yang      artinya    adalah   penomoran    halamannya
memiliki link yang berformat seperti              http://www.domain.com/?view=[halaman].

Karena yang ditampilkan adalah data artikel dari database maka total rows
(jumlah artikel) bernilai jumlah semua artikel yang ada dalam database.

        Config per_page merupakan konfigurasi pagination sebagai batasan jumlah
artikel yang ditampilkan. Sedangkan config cur_page (current page) bernilai input
get dari view karena config base_url ada perintah untuk input get view
(base_url().'?view=').      Nah,    setelah     semua      konfigurasi   pagination    yang
dibutuhkan telah diinisialisasi maka untuk menginisialisasi pada class pagination
seperti yang ditunjukkan pada baris 41.

        Untuk membuat pagination tidak hanya itu saja yang dibutuhkan, namun
harus      ada   perintah   untuk   pembatasan          penampilan   data   dari   database.
Pembatasan penampilan suatu data dari database bisa menggunakan perintah
LIMIT. Nah, untuk implementasinya pada CodeIgniter saya memasukkan perintah
LIMIT pada model yang menangani transaksi data dari database posts yaitu


19
posts_model.   Jadi pada controller, saya tidak melakukan query ke database secara
langsung melainkan lewat model yang bersangkutan.

      Untuk mendapatkan hasil yang benar Anda harus mendapatkan nilai yang
pas untuk pembatasan penampilan data dari database (nilai LIMIT).




      Jika Anda masih belum begitu paham dengan operasi LIMIT pada database,
Anda bisa mempelajarinya di User Guide CodeIgniter yang telah disertakan pada
package codeigniter.

      Selanjutnya jika sudah selesai dalam pengambilan data dari database, maka
untuk membuat penomoran halamannya memerlukan perintah untuk membuat
link pada pagination.




      Perintah untuk membuat linknya bisa Anda lihat pada baris 83. Anda
memang bisa menggunakan perintah $data['pagination'] = $this->pagination-
>create_links()   saja, namun nanti formatnya akan seperti yang ditunjukkan pada
baris 81, ada tanda “/” setelah tanda “=”. Oleh karena itu saya mengganti karakter
“=/” menjadi “=” seperti yang ditunjukkan pada baris 83.

      Setelah inisialisasi semua variabel yang dibutuhkan selesai, maka variabel-
variabel tersebut siap untuk ditampilkan pada file viewnya. Untuk pemanggilan


20
file view bisa Anda lihat pada gambar di atas baris 86-88. Maksud dari variabel
$data   yang menjadi parameter pemanggilan file view adalah variabel $data yang
berupa array yang memiliki index assosiatif dan masing-masing indexnya
memiliki nilai tertentu, akan ditampilkan dalam bentuk variabel di file view.




                   Gambar screenshot file view [./application/views/posts.php]

        Variabel   $pagination     yang    ada    di   file   view   berasal     dari   variabel
$data['pagination']    yang ada dalam controller. Jadi index-index variabel yang ada
dalam controller yang diparsing ke view, akan menjadi variabel biasa dalam file
view.



        Mungkin cuma itu saja informasi yang bisa saya berikan sekarang. Jika Anda
memang PHP Coder, saya rasa Anda bisa mempelajari script untuk blog ini
sendiri. Lagipula juga sudah saya tuliskan info-info dalam bentuk comment dalam
file-filenya.

        Nah, Anda kan tidak membuat blog ini dari nol, sekarang tugas Anda adalah
melanjutkan untuk menyempurnakan blog ini yang bisa Anda lakukan dengan
membuat fasilitas-fasilitas lainnya seperti fasilitas untuk mengelola user, atau
mungkin Anda ingin menampilkan semua komentar artikel pada halamain lain
maka itu adalah tugas Anda. Itung-itung juga buat latihan to...? :)

        Akhir kata saya meminta maaf sebesar-besarnya jika banyak kata-kata yang
salah maupun ada istilah yang tidak dimengerti. Terimakasih banyak telah mau
membaca tulisan saya yang bisa dikatakan “amburadul” ini.

21
Tentang Penulis

        Ahaddin Gani Arzak, yang memiliki panggilan Aga adalah seorang
Mahasiswa di Universitas Brawijaya. Dia bukan seorang yang pandai dalam bidang
website maupun menulis. Terbukti dalam tulisannya ini yang masih acak-acakan.
Namun dia berusaha untuk membantu.

Website      : www.AgaCry.com
Email        : admin@agacry.com
Twtter       : @agacry




22

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:1060
posted:5/31/2012
language:Malay
pages:27
Description: Tutorial bagaimana cara membuat blog sederhana dengan menggunakan PHP Framework CodeIgniter