ADMINISTRASI KEUANGAN

Document Sample
ADMINISTRASI KEUANGAN Powered By Docstoc
					         ADMINISTRASI NON KEUANGAN
                     D AN
           KEUANGAN KELOMPOKTANI




                                      OLEH
                                   DAYAT HK,SP




                  PENYULUH PERTANIAN
    WILAYAH BINAAN KIARAPANDAK KECAMATAN SUKAJAYA
                 BP3K WILAYAH CIGUDEG


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id           1
d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id   2
                                       Daftar Isi

                                                    Halaman
KATA PENGANTAR

 I.    PENDAHULUAN
       a.  Deskripsi Singkat
       b.  Tujuan Pembelajaran
       c.  Pokok Bahasan
       d.  Sub Pokok Bahasan
       e.  Peserta
       f   Pelatihan
       g.  Metode
       h.  Alat dan Bahan
       i.  Waktu

 II.   CARA MENGGUNAKAN MODUL

 III. KEGIATAN PEMBELAJARAN
      a. Pokok Bahasan
      b. Lembar Informasi
      c. Latihan/Proses Pembelajaran
      d. Rangkuman
      e. Evaluasi

 IV.   PENUTUP

 DAFTAR PUSTAKA

 LAMPIRAN MODUL




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                 3
                                    EVALUASI AWAL

Untuk membantu mengetahui              tingkat pengetahuan       awal Anda   silahkan
mengerjakan evaluasi berikut ini

Evaluasi ini untuk mengukur tingkat keberhasilan proses belajar mengajar yang
akan dilakukan, dengan demikian kerjakan dengan sejujur-jujurnya.


     1.    Apa yang dimaksud adminitrasi non keuangan ! (10)
     2.    Jelaskan tentang pengelolaan administrasi non keuangan ! (15)
     3.    Apa yang diketahui tentang pembukun keuangan ! (25)
     4.    Struktur Penggolongan sistem perkiraan keuangan ! (25)
     5.    Sebutkan jenis-jenis buku keuangan harian! (15)




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                          4
                                    I. PENDAHULUAN

     A. DESKRIPSI
        Modul ini berisikan unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan Administrasi non
        keuangan dan pembukuan keuangan usaha menggunakan modul yang harus
        dimiliki oleh Pendamping dan Pengelola kelompoktani dalam melaksanakan
        pengadministrasian kegiatan dan pembukuan usaha yang meliputi; Pengertian dan
        manfaat administrasi, Prinsip pengelolaan administrasi, Melaksanakan Administrasi
        non keuangan, Jenis-jenis buku Administrasi non keuangan, Pengertian dan fungsi
        administrasi keuangan, Tahapan proses administrasi pembukuan, Melaksanakan
        pembukuan keuangan dan Menyusun laporan keuangan

     B. TUJUAN PEMBELAJARAN
        1. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
           Setelah selesai berlatih, peserta mampu melakukan pengadministrasian non
           keuangan dan keuangan dengan baik dan benar.
        2. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
           Setelah selesai berlatih, peserta diharapkan mampu:
           a. menjelaskan pengertian administrasi non keuangan.
           b. melakukan pengelolaan administrasi non keuangan.
           c. menjelaskan pengertian administrasi keuangan.
           d. menjelaskan sistem perkiraan pembukuan administrasi keuangan.
           e. Melakukan pembukuan administrasi keuangan.

     C. POKOK BAHASAN
        Administrasi non keuangan dan keuangan.

     D. SUB POKOK BAHASAN
         1. Administrasi non keuangan
         2. Pembukuan administrasi keuangan
         3. Sistem perkiraan pembukuan
         4. Jenis-jenis buku keuangan
         5. Neraca lajur dan laporan keuangan

     E. PESERTA
        Pendamping dan pengelola kelompoktani

     F. PELATIH
        Widyaiswara yang menguasai administrasi non keuangan dan keuangan

     G. METODE
        1. Curah pendapat
        2. Diskusi
        3. Praktek

     H. ALAT DAN BAHAN
        Alat ; buku keuangan
        1. Alat tulis;      3. Komputer;
        2. LCD;             4. Disket;
        Bahan;
        Kertas A4, kertas koran, blanko

     J. WAKTU
        8 x 45 menit


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                              5
                           II.   CARA PENGGUNAAN MODUL

     Modul Pengadministrasian dan Pembukuan Usaha ini memuat serangkaian kegiatan
     belajar, yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat melayani kegiatan belajar
     secara individu dan memudahkan setiap peserta untuk menguasai unit pembelajaran
     secara sistematis dan bertahap, guna mencapai tujuan pembelajaran. Modul ini
     digunakan dengan bimbingan pelatih kepada peserta secara bertahap sesuai urutan
     atau langkah kegiatan dalam pencapaian tujuan pembelajaran, sehingga modul ini
     dilengkapi dengan petunjuk pengajaran bagi pelatih yang memuat rencana pengajaran
     modul serta perincian dari kegiatan belajar yang harus dilakukan oleh peserta dan
     pelatih.

     Pada setiap sub pokok bahasan agar diproses dalam periode waktu yang berurutan,
     karena setiap sub pokok bahasan saling mengkait dan merupakan satu satuan utuh.

     Materi dari setiap sub pokok bahasan dapat diperkaya atau dimodifikasi sesuai dengan
     kebutuhan dan perkembangan yang sedang dan atau yang akan terjadi. Pada
     penyajian pelatih agar memanfatkan semaksimal mungkin pertukaran pendapat baik
     diantara peserta sendiri maupun antara peserta dan pelatih.       Dalam penggunaan
     media belajar pelatih minimal menggunakan alat bantu mengajar seperti white board,
     spidol, power point, kertas koran, dan memberikan illustrasi sesuai perkembangan
     tugasnya.

     Penggunaan modul ini ditekankan pada kegiatan praktik, curah pendapat dan diskusi.
     Terkait dengan program, proses, hasil, dan umpan balik dalam pelatihan baik yang
     berkenaan    dengan    merumuskan      tujuan,   merancang   kegiatan   belajar   dalam
     pelaksanaan pelatihan, maka pada modul ini dilengkapi evaluasi awal dan evaluasi
     akhir.

     Evaluasi awal dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kemampuan
     peserta dan selanjutnya digunakan dalam menentukan strategi dan langkah-langkah
     dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

     Evaluasi akhir dilaksanakan untuk mengengetahui bahwa proses pembelajaran
     mencapai tujuan pembelajaran atau tidak, dengan demikian evaluasi awal dan akhir
     sebagai fungsi umpan balik perencanaan proses belajar.




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                  6
                         III.   KEGIATAN PEMBELAJARAN :


       A. Judul Pokok Bahasan : Administrasi non keuangan dan keuangan
          1. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
             Setelah selesai berlatih, peserta diharapkan mampu : menjelaskan pengertian
             administrasi non keuangan, melakukan pengelolaan administrasi non
             keuangan, menjelaskan pengertian administrasi keuangan, menjelaskan sistem
             perkiraan pembukuan administrasi keuangan dan melakukan pembukuan
             administrasi keuangan.
          2. Sub Pokok Bahasan :
            a. Administrasi non keuangan
            b. Pembukuan administrasi keuangan
            c. Sistem perkiraan pembukuan
            d. Jenis-jenis buku keuangan
            e. Neraca lajur dan laporan keuangan
          3. Waktu : 8 x 45 menit
          4. Langkah Kerja Melatih

 No             Langkah Kerja Melatih               Metode        Alat/Bahan    Waktu
                                                                                (menit)
  1    Climate setting                          Ceramah            T.1 – T.3      10
                                                Tanya jawab
 2    Tugaskan peserta untuk mengerjakan        Penugasan        Soal             10
      evaluasi awal                             tertulis         evaluasi
 3    Jelaskan Tujuan (TPU, TPK)                Tanya Jawab      T.4 & T5         10
       Tayangkan T4 & T5.
       Beri kesempatan kepada peserta untuk
        menanggapi.
 4    Bagi peserta kedalam 3 kelompok.          Penugasan        T.12 s/d        100
       Tugaskan kel.I mendiskusi kan ttg       tertulis         T.49
        pengertian administrasi non keuangan                     Kertas,
        dan jenis-jenis buku administrasi non                    spidol
        keuangan
       Tugaskan wakil kelompok
        mempresentasikan hasil diskusi
       Mengklarifikasi hasil diskusi dg
        menayangkan (T.12 - T.26)
       Tugaskan kel.II mendiskusikan tentang
        pembukuan administrasi keuangan dan
        Sistem Perkiraan Pembukuan
        keuangan
       Tugaskan wakil kelompok mem
        presentasikan hasil diskusi
       Mengklarifikasi hasil diskusi dg
        menayangkan (T.27 - T.33,)
       Tugaskan kel.III mendiskusikan
        tentang jenis-jenis buku administrasi
        keuangan dan neraca lajur dan laporan
        keuangan
       Tugaskan wakil kelompok mem
        presentasikan hasil diskusi


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                              7
       Mengklarifikasi hasil diskusi dg
        menayangkan (T.34 - T.52)
 5     Tugaskan masing – masing kelompok
        membuat pembukuan keuangan usaha    Penugasan   Kertas,    210
       Melakukan bimbingan dalam           diskusi     spidol
        penyusunan pembukuan usaha                      Lembar
        dengan menggunakan buku- buku                   Kasus
        keuangan
       Tugaskan masing- masing wakil
        kelompok mempresentasikan.
 6    Tugaskan peserta untuk mengerjakan    penugasan   Lembar     10
      evaluasi akhir                                    evaluasi
 7    Menyimpulkan hasil kegiatan belajar Ceramah       Kertas     10
      mengajar sekaligus menarik kesimpulan             spidol
                                                                   360




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                8
                                                                        Lembar Informasi 1.


                         ADMINISTRASI NON KEUANGAN DAN KEUANGAN

A.   ADMINISTRASI NON KEUANGAN
     Administrasi pada dasarnya adalah segala pencatatan yang sistematis (menurut cara
     urutan waktu) yang dilakukan. Maka administrasi non keuangan adalah pencatatan
     yang dilakukan secara sistematis dan kronologis terhadap kondisi organisasi dan
     kegiatan yang dilakukan berkaitan kegiatan usaha.
     Pencatatan administrasi non keuangan mempunyai kemampuan untuk dapat
     menunjukkan data dan informasi terhadap kondisi organisasi terhadap kegiatan non
     keuangan pada saat tertentu bagi pengrus maupun pihak-pihak lain yang memerlukan
     akan informasi tersebut. Informasi yang ada dapat digunakan sebagai :
     1   Bahan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan organisasi berkaitan
         dengan kegiatan non keuangan
     2   Bahan bagi manajemen organisasi/kelompoktani untuk mengambil keputusan
     3   Bahan untuk melakukan pengendalian organasasi dan kegiatan non keuangan
     Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan dalam Pelaksanaan pengelolaan
     administrasi non keuangan bagi organisasi, maka untuk dapat berjalan sebagaimana
     mestinya maka perlu memperhatikan hal-hal antara lain :
     Prinsip dan Langkah Pencatatan Administrasi non keuangan
     1. Prinsip pencatatan dalam Administrasi non keuangan meliputi :
         a.   Sistimatis, yaitu menurut cara-cara tertentu. Pencatatan harus dilakukan
              sesuai dengan blangko-blangko atau format-format yang telah ditentukan
         b.   Kronologis, yaitu menurut urutan waktu. Pencatatan (pengisian blangko-
              blangko/ format-format) menurut waktu kejadian kegiatan)
         c.   Informatif, yaitu dapat dipahami/dimengerti oleh orang lain. Hasil pencatatan
              harus dapat memberikan informasi.
         d.   Auditable, yaitu hasil pencatatan harus dapat diperiksa dengan mudah
     2. Langkah pengelolaan
         Pengelolaan administrasi non keuangan dillakukan melalui penentuan jenis-jenis
         buku untuk mencatat kegiatan dan mengelola buku tersebut terutama dalam
         mencatat. Lebih rinci langkah pengelolaan tersebut adalah :
         a.   Melakukan pencatatan segala sesuatu tentang organisasi,                tentang
              kegiatan/usaha yang sedang berlangsung atau yang telah selesai.
         b.   Melakukan penggolongan usaha/kegiatan non keuangan
         c.   Mencatat hal-hal penting pada buku yang sesuai dengan jenisnya
         d.   Membuat laporan
     3. Jenis-jenis Buku Pencatatan Administrasi Non Keuangan
         Buku-buku catatan kegiatan /usaha yang perlu dimiliki oleh setiap kelompoktani
         meliputi : Buku Daftar Anggota (termasuk pengurus petugas, tim pengawas,
         penasehat), Buku Agenda Surat Menyurat, Buku Catatan Kegiatan/Usaha, Buku
         Notulen Rapat, Buku Inventaris Barang, Buku Daftar Hadir dan Buku Tamu


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                 9
          a. Buku Daftar Aggota
             Buku ini digunakan untuk mencatat nomor induk dan identitas keanggotaan
             seluruh anggota termasuk pengurus, petugas, tim pengawas dan penasehat
             LM3 sesuai dengan format yang telah ditetapkan yaitu : nomor induk, nama,
             jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir/ umur, alamat, pendidikan terakhir,
             pekerjaan utama, status perkawinan, jumlah tanggungan keluarga, jabatan
             dalam kelompoktani tanggal masuk menjadi anggota kelompoktani dan
             keterangan lain yang dianggap penting.
             Buku ini diisi dan disimpan oleh pengurus yaitu sekretaris LM3,
   Contoh : Blangko Format Buku Daftar Anggota sebagai berikut :
  No       Nama   L/P   Tem      Ala   Pen   Pe    Sta   Jml       Jbtn     Tgl      Ket
  mor                   pat/     mat   di    ker   tus   tang      di klp   msk
  Induk                 tgl            dik   ja    ka    gung               klp
                        lahir          an    an    win   an




  Dst



          b. Buku Agenda Surat Menyurat
             Buku agenda surat menyurat keltan terdiri dari :
             1) Agenda Surat Masuk
              a) Digunakan untuk mencatat surat yang diterima keltan
              b) Buku ini diisi dan dsimpan oleh Sekretaris keltan
           Contoh Blangko format agenda surat masuk :
    Nomor Tgl    Nama Instansi/ Tgl   Nomor                       Perihal Lampiran
    Unit  Terima Lembaga    dan surat surat                               Surat
                 Alamat Pengirim




    Dst


             2) Agenda Surat Keluar
              a) digunakan untuk mencatat            surat      dari   keltan     yang         dikirim   ke
                 Instansi/Lembaga lain
              b) Buku ini diisi oleh sekretaris keltan
           Contoh : blangko / format surat keluar
    No   Nomor          Taggal   Perihal       Nama dan alamat Instansi                    /
    Urut Surat          Surat                  Lembaga/ Individu yang dituju




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                10
          c.     Buku Catatan Kegiatan/Usaha
                1) Digunakan untuk mencatat seluruh kegiatan/usaha keltan
                2) Buku ini diisi oleh Sekretaris keltan
               Contoh : blangko/format catatan kegiatan
    No     Tanggal        Jenis          Peserta Tempat          Penanggung Hasil
                          kegiatan       (orang)                 jawab      kegiatan




    Dst
          d. Buku Notulen Rapat
                1) LM3 harus memiliki 2 buku notulen rapat yaitu :
                    a) Buku notulen rapat pengurus dan
                    b) Buku notulen rapat pengurus dengan petugas dan anggota
                2) Dua buku notulen rapat ini mempunyai format yang sama dan digunakan
                   untuk mencatat pelaksanaan dan hasil rapat, yang meliputi: hari/tanggal
                   dibahas, tempat pertemuan, pemimpin rapat, agenda /topik yang dibahas,
                   jumlah peserta rapat, hasil rapat dan tindak lanjut. Peserta yang datang
                   pada rapat dan tanda tangan pada daftar hadir
                    Buku ini diisi oleh sekretaris keltan atau anggota/petugas lain yang ditunjuk
                    dan disimpan oleh sekretaris keltan
       Contoh : format buku notulen rapat sebagai berikut :
                                         NOTULEN RAPAT
               1. Rapat
               2. Hari /tanggal/jam
               3. Tempat
               4. Pimpinan
               5. Agenda/topik
               6. Jumlah peserta rapat ...... orang
               7. Hasil rapat
                   Hasil rapat berisi cacatan dalam bentuk kesimpulan yang dianggap penting
                   termasuk masalah-masalah dan kesepakatan
               8. Tindak lanjut
                   Tindak lanjut berisi catatan hasil rapat yang perlu ditindak lanjuti
          e. Buku Inventaris Barang
                  1) digunakan untuk mencatat semua barang milik keltan
                  2) Diisi oleh sekretaris atau petugas yang ditunjuk dan disimpan oleh
                     sekretaris




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                     11
         Contoh : blangko/format pencatatan inventaris barang :
       No         Tgl           Jenis        jumlah         Kondisi barang
       urut    pengadaan       barang
                                                           Baik        Buruk




      Dst
         f.   Buku Daftar Hadir
         1) Digunakan untuk mencatat peserta yang datang dalam rapat-rapat maupun
            kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh keltan. Hal-hal yang dicatat, antara lain :
            nama, alamat, status/jabatan dan tanda tangan.
         2) Diisi oleh masing-masing peserta yang datang dan disimpan oleh sekretaris.
              Contoh : blangko/format daftar hadir :
                                               DAFTAR HADIR
        No           Nama             Alamat           Status/        Tanda
                                                       jabatan        tangan




         g. Buku Tamu
              Digunakan untuk mencatat identitas dan keperluan tamu yang berkunjung ke
              keltan, meliputi : tanggal, nama, nama dan alamat instansi, jabatan,
              maksud/tujuan, saran/pesan dan tanda tangan.
              Buku ini diisi oleh tamu yang bersangkutan dan disimpan di sekretaris keltan
              serta diperhatikan oleh pengurus terutama saran-saran untuk perbaikan keltan
              Contoh : blangko/format buku tamu sebagai berikut :
      No      tanggal Nama         Nama     Jabatan Maksud Saran/            Tanda
                                   dan almt         / tujuan pesan           tangan
                                   instansi




      dst




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                 12
B. PEMBUKUAN ADMINISTRASI KEUANGAN
    Administrasi keuangan pada dasarnya merupakan catatan transaksi keuangan yang
    dibuat secara kronologis (menurut urutan waktu) dan sistimatis (menurut cara-cara
    tertentu). Sedang pembukuan mempunyai pengertian secara teknis merupakan
    kumpulan prosedur-prosedur untuk mencatat, mengklasifikasikan, mengiktisarkan dan
    melaporkan dalam bentuk laporan keuangan, transaksi-transaksi yang telah
    dilaksanakan oleh perusahaan dan akhirnya menginterprestasikan laporan-laporan
    tersebut.
    Dengan demikian maka pembukuan administrasi keuangan mempunyai tujuan
    bagaimana tersedianya informasi tentang kondisi keuangan pada saat-saat tertentu, baik
    untuk pengurus sendiri maupun pihak-pihak luar yang terkait dengan pembina, instansi
    terkait, bank dll.
    1. Manfaat
        Adanya laporan keuangan tersebut dapat memberikan manfaat antara lain :
        a. Sebagai alat manajemen dalam pengambilan keputusan
        b. Sebagai alat monitoring perkembangan keuangan
        c. Alat pengendalian keuangan
        d. Alat evaluasi terhadap pencapaian tujuan / sasaran :
    2. Fungsi :
        Maka dengan demikian pembukuan keuangan mempunyai fungsi atau peran sebagai
        media informasi terhadap :
        a. Menghitung hasil usaha yang dperoleh serta menilai keberhasilan usaha
             berdasarkan kriteria tertentu
        b. Membantu mengamankan dan mengawasi harta kekayaan yang dimiliki lembaga
             usaha dengan menciptakan sistem dan prosedur yang dapat mencegah
             terjadinya penyimpangan, penyelewengan dan pemborosan
        c. Membantu menetapkan hak masing-masing pihak yang berkepentingan dalam
             lembaga usaha
        d. Menetapkan batas-batas mengenai hasil usaha dan biaya serta mengukur
             perbedaan keduanya dengan tujuan untuk menilai efisensi
        e. Memberikan informasi yang berguna bagi manajemen lembaga usaha dalam
             rangka penyusunan perencanaan, pengawasan dan pengabilan keputusan
        f. Mendorog meningkatnya efisiensi dalam seluruh kegiatan lembaga usaha
        g. Mendorong ketaatan pada undang-undang, peraturan, kebijaksanaan dan
             prosedur yang telah digariskan
    3. Prinsip.
        Untuk menjaga tercapainya tujuan maka dalam pelaksanannya perlu berpegang
        pada prinsip-prinsip pembukuan administrasi keuangan yang meliputi :
        a. sistimatis, yaitu buku diisi menurut cara-cara tertentu sesuai dengan jenis
             bukunya
        b. kronologis, yaitu buku diisi dengan urutan terjadinya transaksi
        c. informatif, yaitu dapat dipahami/dimengerti oleh semua pihak yang
             berkepentingan
        d. accountable, yaitu buku diisi memenuhi kaidah-kaidah / ketentuan-ketentuan
             akuntansi antara lain : dapat dihitung, dapat dievaluasi dan dapat dipertanggung
             jawabkan
        e. auditable, yaitu catatan keuangan dapat diperiksa dengan mudah.
    4. Tahapan.
        Dalam pembukuan terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan meliputi :
        a. Membuat bukti pembukuan berdasarkan bukti pendukung
        b. Mencatat bukti pembukuan kedalam buku harian, buku jurnal dan ke dalam sub
             buku besar
        c. Memposting jurnal ke dalam buku besar


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                 13
       d. Menyusun neraca lajur dan laporan keuangan
       Kegiatan ini dapat berjalan dengan bagus bila dalam pelaksanaannya mengikuti
       proses pembukuan. Proses pembukuan dapat digambarkan sebagai berikut




       Dokumen-Dokumen
         Dasar Intern-
           Ekstern


      Setiap hari dicatat                             Setiap hari dicatat
      dalam buku harian                               dalam buku harian


          Buku Jurnal              Buku Besar                Sub Buku
                                                               Besar

                                     Disusun

                                   Neraca Lajur

                                     Disusun


                                Laporan keuangan


5. Bukti-Bukti Pembukuan
   Untuk melakukan pembukuan perlu didukung oleh adanya bukti-bukti yang akurat,
   dimana bukti-bukti tersebut dapat mempermudahkan dalam pembukuan serta menjawab
   pertanyaan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Bukti-bukti yang perlu ada meliputi :
   a. Bukti Pembukuan
       Bukti pembukuan pada dasarnya ada dua macam yaitu :
       1) Bukti pembukuan intern
       2) Bukti pembukuan ekstern, yaitu berasal dari luar
   b. Bukti Pendukung
       Yang dimaksud dengan bukti pendukung yaitu bukti tambahan pelengkap dari bukti
       pembukuan dalam melakukan transaksi yang digunakan sebagai dasar pembukuan,
       antara lain.
       1) Order pembelian barang
       2) Kontrak pembelian dan penjualan
       3) Instruksi angkutan
   c. Persyaratan Keabsyahan Bukti
       1) Setiap bukti pembukuan harus disyahkan oleh yang berwenang


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                             14
           2) Apabila dalam suatu transaksi tidak diperoleh bukti ekstern, maka keltan harus
              membuat bukti pembukuan intern yang disetujui oleh pihak yang berwenang
           3) Pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus memakai materai sesuai dengan
              ketentuan yang berlaku
     d. Macam dan Bentuk Bukti-Bukti
           Sesuai dengan kebutuhan sistem pembukuan, maka bukti pembukuan yang tersedia
           adalah sebagai berikut :
           1) Bukti penerimaan Kas/ Bank
           2) Bukti Pengeluaran Kas/Bank
           3) Bukti Pembelian/Penerimaan Barang
           4) Bukti Penjualan/Pengeluaran Barang
           5) Bukti Pree Memori (PM)
Contoh FORMAT BUKTI - BUKTI PEMBUKUAN
                                                FORMAT BUKTI KAS/ BANK
Telah diterima dari : ............................................................................
Tunai           : Rp ................ (....................................................................)
Check No : Rp ................ (...................................................................)
Bank            : Rp ................ (..................................................................)
Jumlah          : Rp .....................
Untuk       : ................................................................................................
                ................................................................................................
                ...............................................................................................
                                                    .............................................. 2008
          Mengetahui                               Bagian Kas                      Yang menyeor
        .........................                 ........................         ........................
                                                                                                                    BB No. ..................
                                                BUKTI PEMBELIAN BARANG
Dibeli dari : .............................................................................................
Tanggal         Nama barang/ jasa                     Banyaknya                Harga satuan                       Jumlah
                                                                                                                   harga




                                            Jumlah
                                                                                                       ....................................2008
          Menyetujui                  Yang menyerahkan                       Penerima Barang/ Jasa

     .........................          ..............................        ...................................



d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                                                  15
                                                                                                                     BB No. ..................
                                              BUKTI PENJUALAN BARANG
Dijual kepada : ............................................................................................
Tanggal         Nama barang/ jasa                    Banyaknya                  Harga satuan                   Jumlah
                                                                                                                harga




                                           Jumlah
                                                                                                        ....................................2008
          Menyetujui                 Yang menyerahkan                         Penerima Barang/ Jasa
     .........................         ..............................          ...................................
                                                                                                             BPM No. .......................
                                                     BUKTI PREE MEMORI
Transaksi : ...............................................................................................
                 ...............................................................................................
                 ...............................................................................................
                 ...............................................................................................
                 ...............................................................................................
                                                                                                                ...........................2008
          Menyetujui                                                     Bagian Pembukuan


         .....................                                          ..................................


D. SISTEM PEKIRAAN PEMBUKUAN
        Dengan menggunakan perkiraan, maka pekerjaan dalam proses pembukuan menjadi
        lebih mudah dan jelas. Penggolongan perkiraan dengan nomor dapat
        menyederhanakan pekerjaan pencatatan dan mempermudah penganalisaan transaksi-
        transaksi yang terjadi. Dalam penyusunan neraca akan lebih mudah untuk menentukan
        ukuran tingkat likuiditas dari harta, hutang dan golongan kekayaan.
        Demikian juga dalam penyusunan perhitungan hasil akan menjadi lebih mudah untuk
        menentukan perkiraan-perkiraan mana yang menjadi golongan pendapatan usaha,
        golongan harga pokok penjualan, golongan beban usaha, beban administrasi
        1. Struktur Penggolongan Perkiraan
              Dalam akuntansi, penggolongan perkiraan disusun sebagai berikut :
             a. Golongan 1 : Harta
             b. Golongan 2 : Hutang/ Kewajiban
             c. Golongan 3 : Pendapatan Usaha


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                                                   16
         d. Golongan 4 : Harga Pokok Penjualan
         e. Golongan 5 : Beban Usaha
         f.    Golongan 6 : Beban Administrasi dan Umum
     2. Nomor dan Nama Perkiraan
         a.      Harta lancar, terdiri dari
                 1) Uang kas
                 2) Uang di bank
                 3) Piutang usaha
                 4) Persediaan barang dagangan
                 5) Persediaan barang untuk digunakan
         b.      Harta Tetap, antara lain yaitu :
                 1) Harta Perolehan
                    a) Tanah
                    b) Bangunan
                    c) Mesin
                    d) Peralatan
                    e) Kendaraan
                    f)   Perlengkapan
                 2) Akumulasi Penyusutan
                    a) Penyusutan Bagunan
                    b) Penyusutan mesin
                    c) Penyusutan peralatan
                    d) Penyusutan kendaraan
                    e) Penyusutan pelengkapan kantorutan
              c. Kewajiban (hutang)
                 Kewajiban lancar, antara lain :
                 1) Hutang Usaha
                 2) Hutang pada bank
                 3) Hutang pada lembaga pemerintah
              d. Modal
                Modal dapat berasal dari :
                 1) Sendiri
                 2) Luar (hibah, pinjaman pihak ketiga, dan lain-lain)
   3. Pendapatan Usaha , antara lain yaitu :
         a. pendapatan penjualan
         b. pendapatan jasa
         c. pendapatan lain-lain


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                17
   4. Harga Pokok, terdiri atas :
           a. Pembelian barang Dagangan
           b. Penjualan Barang dagangan


   5. Beban Usaha, antara lain yaitu :
           a. Beban angkut dan bongkar muat
           b. Beban Pembibitan
           c. Beban Promosi
           d. Beban Kelancaran Usaha
           e. Beban Bahan Bakar Mesin-mesin
           f.   dsbnya
   6. Beban Aministrasi dan Umum, antara lain yaitu :
           a. Beban Gaji/ Upah dan Honor
           b. Beban Kantor
           c. Beban Konsumsi
           d. Beban Perjalanan dan trasportasi
           e. Beban Pemeliharaan Harta Tetap
           f.   Beban Penyusutan
           g. Beban lain-lain
D. JENIS-JENIS BUKU PEMBUKUAN
   1. Macam-macam Buku Harian
       Dalam sistem pembukuan dikenal ada lima macam buku harian, yaitu :
       a. Buku Kas
       b. Buku Bank
       c. Buku Pembelian
       d. Buku Penjualan
       e. Buku Pree Memori
Contah :            FORMAT BUKU KAS
                                                             Penerimaan
    Tanggal                Uraian             No. BKM          Jumlah




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                   18
                  FORMAT BUKU KAS
                                                      Pengeluaran
    Tanggal               Uraian            No. BKK    Jumlah




                  FORMAT BUKU BANK
                                                      Penerimaan
    Tanggal               Uraian            No. BBM    Jumlah




                  FORMAT BUKU BANK
                                                      Pengeluaran
    Tanggal               Uraian            No. BBK    Jumlah




Contoh :
                              FORMAT BUKU PEMBELIAN
    Tanggal               Uraian            No. BKK    Jumlah




Contoh :
                              FORMAT BUKU PENJUALAN
    Tanggal               Uraian            No. BKM    Jumlah




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                           19
Contoh :
                          FORMAT BUKU PREE MEMORI (PM)
Tanggal             Uraian               No. BKM            Jumlah




       Berdasarkan bukti-bukti pembukuan yang lengkap dan telah disyahkan oleh pihak-
       pihak yang berwenang, maka selanjutnya membukukan bukti-bukti pembukuan
       tersebut ke dalam Buku Harian kronologis menurut jenisnya.
       Jenis Buku Harian yang digunakan adalah sebagai berikut :
       1. Buku harian penerimaan kas.
           Buku harian penerimaan kas dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
           yang bersifat penerimaan secara tunai. Upamanya : penjualan tunai, penerimaan
           piutang, pencairan kredit dan lain-lain. Khusus untuk penerimaan kas yang
           berasal dari pencairan rekening bank atau dana-dana yang ada di bank dicatat
           pula d i buku harian pengeluaran bank
       2. Buku harian pengeluaan kas
           Buku harian pengeluaran kas dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
           yang bersifat pengeluaran secara tunai. Umpamanya : pembelian tunai,
           pembayaran hutang, pengeluaran untuk beban dan lain-lain. Khusus pengeluaran
           kas untuk penyetoran ke bank atau ke dana-dana yang ada di bank dicatat pula di
           buku harian penerimaan bank
       3. Buku harian penerima bank
           Buku harian penerimaan bank untuk mencatat transaksi-transaksi yang
           berhubungan dengan bank atau dana-dana yang ada di bank. Umpamanya :
           penyetoran dari kas ke bank, transfer antar bank atau dari pihak ketiga dll
       4. Buku harian pengeluaran bank
           Buku harian pengeluaran bank dipergunakan untuk mencatat setiap transaksi
           yang berhubungan dengan bank dalam bentuk kas, jaminan bank, pengeluaran
           cek, beban administrasi bank dll
       5. Buku harian pembelian
           Buku harian pembelian dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
           pembelian barang dagangan secara kredit. Umpamanya : pembelian gabah,
           beras dll secara kredit
       6. Buku harian penjualan
           buku harian penjualan dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
           penjualan barang dagangan secara kredit. Umpamanya : penjualan gabah atau
           beras ke dolog, penjualan ternak ke pihak ketiga dll
       7. Buku harian pree memori (PM)
           Buku harian pree meori dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang
           tidak ada hubungannya dengan keempat buku harian terdahulu. Umpamanya :
           a. Perhitungan beban bunga


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                              20
            b.   Perhitungan beban penyusutan
            c.   Pembelian secara kredit untuk barang bukan dagangan
            d.   Penjualan secara kredit untuk barang bukan dagangan
            e.   Penghapusan piutang
            f.   Penilaian kembali aktiva tetap
   2. Buku Jurnal
      Berdasarkan bukti-bukti pebukuan yang lengkap dan telah disyahkan oleh pihak-pihak
      yang berwenang, maka proses selanjutnya membukuan bukti-bukti pembukuan
      tersebut ke dalam Buku Jurnal secara kronologis menurut jenisnya
         Jenis-Jenis Buku Jurnal yang di gunakan adalah sebagai berikut :
         1. Buku Jurnal Penerimaan Kas
         2. Buku Jurnal Pengeluaran Kas
         3. Buku Jurnal Penerimaan Bank
         4. Buku Jurnal Pengeluaran Bank
         5. Buku Jurnal Penjualan
         6. Buku Jurnal Pembelian
         7. Buku Jurnal Pree Memorial
         Untuk memudahkan posting atau proses pencatatan ke buku besar, maka setiap
         buku jurnal dihimpun lebih dahulu rekapitulasi buku jurnal secara mingguan atau
         bulanan sesuai dengan kebutuhan.


Contoh : REKAPITLASI BUKU JURNAL
                                                Rekapitulasi :
                                                                 Buku Jurnal : ..........................
                                                        Tanggal/Bulan             : .........................
  No perkiraan         Nama perkiraan           Debet                   Kredit




Jumlah


3. Buku Besar
 Setelah selesai melakukan pencatatan secara kronologis pada buku jurnal, maka proses
 selanjutnya adalah memposting ke buku besar yang bersangkutan sebulan sekali. Buku
 besar terdiri dari bermacam-macam perkiraan dan merupakan sumber data untuk
 menyusun laporan keuangan yaitu : Neraca. Perhitungan Hasil Usaha , Perubahan Posisi
 Keuangan serta Perubahan Kekayaan Bersih.




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                21
 Contoh Buku Besar
                                                              No. Perkiraan       : .............................
                                                              Nama Perkiraan : ............................
                                            BUKU BESAR
                                     TAHUN : ....................
  N0              Uraian             No       Debet       Kredit           Saldo
                                    bukti




Jumlah


4. Sub Buku Besar
   Suatu perkiraan Buku Besar dapat dibuat rinciannya apabila jumlahnya cukup banyak
   dan rincian ini biasanya dilakukan dengan cara membuat Sub Buku Besar yang
   berbentuk perkiraan. Disamping ini pada setiap akhir periode (misal : bulanan) saldo
   buku besar merupakan perkiraan kontrol atas kebenaran saldo yang ada dalam sub buku
   besar.
   Agar sub buku besar dan buku besar dapat saling mengontrol, maka diperlukan 2 (dua)
   syarat, yaitu :
   a. Yang melaksanakan pencatatan sub buku besar dan buku besar petugas yang
      berbeda
   b. Data pencatatannya harus bersumber dari bukti pembukuan yang sama.
         Beberapa perkiraan yang perlu dibuatkan sub buku besar, antara lain sbb:
         1) Sub Buku Besar kas
         2) Sub Buku Besar Bank
         3) Sub Buu Besar Piutang
         4) Sub Buku Besar Persediaan Barang
         5) Sub Buku Besar Hutang
         6) Sub Buku Besar Penjualan
         7) Sub Buku Besar Pembelian
         8) Sub Buku Besar Operasional




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                    22
Contoh Sub Buku Besar
                                                               No. Perkiraan          : ...............................
                                                               Nama Perkiraan : ..............................
                                       SUB BUKU BESAR
                                     TAHUN : .......................
No              Uraian             No           Debet             Kredit              Saldo
                                  Bukti




                 Total


E. NERACA LAJUR DAN LAPORAN KEUANGAN
     1. Neraca Lajur
        Semua data atau transaksi dicatat ke dalam buku jurnal dan kemudian dimasukkan
        ke masing-masing buku besar yang bersangkutan. Untuk mempermudah
        penyusunan laporan keuangan, biasanya dilakukan dengan membuat neraca lajur.
        Neraca lajur terdiri dari beberapa kolom, yaitu :
        a. Kolom Neraca Percobaan
           Kolom neraca percobaan, diisi dari saldo masing-masing buku besar penerimaan
           dan pengeluaran atau debet dan kredit
        b. Kolom Neraca Saldo
           Kolom neraca saldo diisi dari hasil atau selisih antara jumlah debet dengan
           jumlah kedit untuk masing-masing perkiraan yang ada pada kolom neraca
           tersebut
        c. Kolom Perhitungan Hasil Usaha (Rugi Laba)
           Kolom perhitungan hasil usaha atau perhitungan rugi laba, mengelompokkan
           perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan sisa hasil usaha yang ada di
           kolom neraca saldo
        d. Kolom Neraca (Neraca Akhir)
           Kolom neraca mengelompokkan perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan
           neraca yang ada di kolom neraca saldo
Contoh : Format Neraca Lajur
                                                                  Neraca Lajur LM3 : .........................
                                            Per 31 Desember 2008
     No Perki raan   Perkiraan     Neraca            Neraca Saldo          Perhitungan            Neraca
                                  Percobaan                                   Hasil
                                 D          K        D        K          D        K           D          K




                     Jumlah



d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                          23
   2. Laporan Keuangan
       Penyusunan laporan keuangan merupakan tahapan akhir dari proses pembukuan
       laporan keuangan dapat dibagi 3 bagian, yaitu :
       a. Neraca
           Neraca merupakan gambaran mengenai posisi keuangan pada saat tertentu.
           Misalnya posisi per 31 Desember 2008. komponen neraca dapat digolongkan
           sebagai aKtiva, kewajiban dan modal
       b. Laporan Perhitungan Hasil Usaha
           Perhitungan hasil usaha merupakan gambaran mengenai hasil usaha dalam satu
           periode tertentu, misal 1 (satu) tahun.
       c. Laporan Perubahan Posisi Keuangan
           Perubahan posisi keuangan mengikhtisarkan aktivitas pembiayaan dan investasi
           suatu badan usaha, termasuk kemampuan badan usaha itu menghasilkan dana
           dari usaha selama periode tertentu.




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                           24
     F. RANGKUMAN


         1. ADMINISTRASI NON KEUANGAN
             Administrasi merupakan segala pencatatan yang dilakukan secara sistimatis
             (menurut aturan cara-cara tertentu) dan kronologis (menurut urutan waktu)
             yang dilakukan.
             Administrasi non keuangan/ pencatatan kegiatan adalah menyediakan data
             informasi tentang kondisi organisasi keltan pada saat tertentu bagi pengurus
             dan pihak-pihak berkompeten lainnya.
             Informasi yang ada dalam administrasi non keuangan dapat digunakan
             sebagai : bahan monitoring dan evaluasi, bahan pengambilan keputusan dan
             pengendalian organisasi
             Pengelolaan administrasi non keuangan perlu diketahuinya 1. menentukan
             jenis buku untuk pencatatan kegiatan dan 2. pengelolaan buku-buku tersebut
             berkaitan dengan pengisiannya.
             Buku-buku administrasi non keuangan yang perlu dimiliki keltan meliputi : 1.
             buku daftar anggota, 2. buku agenda surat menyurat, 3. buku catatan kegiatan,
             4. buku notulen rapat, 5. buku invetaris barang, 6. buku daftar hadir dan buku
             tamu.

         2. PEMBUKUAN ADMINISTRASI KEUANGAN
             a. Administrasi keuangan adalah catatan transaksi keuangan yang dibuat
                secara kronologis (menurut urutan waktu) dan sistematis (menurut cara-
                cara tertentu).
             b. Pembukuan merupakan kumpulan prosedur-prosedur untuk mencatat,
                mengklasifikasikan, mengikrarkan dan melaporkan dalambentuk laporan
                keuangan, transaksi-transaksi yang telah dilaksanakan oleh suatu
                perusahaan dan akhirnya menginterprestasikan laporan
             c. Administrasi keuangan pada dasarnya bertujuan untuk menyediakan
                informasi tentang kondisi keuangan pada saat tertentu, baik untuk
                pengurus sendiri maupun pihak-pihak luar yang terkait (pembina, instansi
                terkait, bank dll)
             Maka dalam melaksanakan administrasi keuangan perlu melakukan tahapan
             tahapan pekerjaan yang meliputi : 1. membuat bukti pembukuan berdasarkan
             bukti pendukung, 2. mencatat bukti pembukuan ke dalam buku harian, buku
             jurnal dan kedalam sub buku besar, 3. memposting jurnal ke dalam buku besar,
             4. menyusun neraca lajur dan laporan keuangan..

         3. SISTEM PERKIRAAN PEMBUKUAN
            a. Perkiraan digunakan dalam proses pembukuan untuk mempermudah dan
               menyederhanakan pekerjaan pencatatan dan mempermudah dalam
               penganalisaan transaksi-transaksi yang terjadi. Struktur dalam
               penggolongan perkiraan meliputi : 1. golongan harta, 2. golongan
               hutang/kewajiban, 3. golongan pendapatan usaha, 4. golongan harga
               pokok penjualan, 5. golongan beban usaha dan golongan beban
               administrasi dan umum.




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                               25
         4. JENIS-JENIS BUKU KEUANGAN/ PEMBUKUAN
             Dalam pembukuan keuangan dikenal lima jenis buku yang eliputi : 1. buku kas,
             2. buku bank, 3. buku pembelian, 4. buku penjualan dan 5. buku pree Memori.
             Untuk melakukan pembukuan perlu didukung oleh adanya bukti-bukti
             pembukuan yang lengkap. Maka bukti-bukti pembukuan tersebut dapat dibantu
             dengan adanya buku jurnal yang secara kronologis dikelompokkan menjadi : 1.
             buku jurnal penerimaan kas, 2. buku jurnal pengeluaran kas, 3. buku jurnal
             penerimaan bank, 4. buku jurnal pengeluaran bank, 5. buku jurnal penjualan, 6.
             buku jurnal pembelian dan 7. buku jurnal pree meorial.


         5. NERACA LAJUR DAN LAPORAN KEUANGAN
             Neraca lajur dalam pembukuan keuangan mempunyai fungsi untuk
             mempermudah dalam penyusunan laporan dan neraca ini dikelompokkan
             dalam beberapa kolom meliputi :)
             a. Kolom Neraca Percobaan (diisi dari masing-masing saldo buku besar
                penerimaan dan pengeluaran atau debet dan kredit)
             b. Kolom Neraca Saldo (diisi dari hasil atau selisih antara jumlah debet
                dengan jumlah kredit untuk masing-masing perkiraan yang ada pada kolom
                neraca tersebut)
             c. Kolom Perhitungan Hasil Usaha (Rugi laba), bertujuan mengelompokkan
                perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan sisa hasil usaha yang ada
                di kolom neraca saldo
             d. Kolom Neraca (Neraca Akhir), mengelompokan perkiraan-perkiraan yang
                berhubungan dengan neraca yang ada di kolom neraca saldo




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                               26
                                     EVALUASI AKHIR


Untuk membantu mengetahui peningkatan pengetahuan Anda setelah mengikuti
proses belajar mengajar, silahkan mengerjakan evaluasi berikut ini
Evaluasi ini untuk mengukur tingkat keberhasilan proses belajar mengajar yang telah dilakukan,
dengan demikian kerjakan dengan sejujur-jujurnya.


       1.    Apa yang dimaksud adminitrasi non keuangan ! (10)
       2.    Jelaskan tentang pengelolaan administrasi non keuangan ! (15)
       3.    Apa yang diketahui tentang pembukun keuangan ! (25)
       4.    Struktur Penggolongan sistem perkiraan keuangan ! (25)
       5.    Sebutkan jenis-jenis buku keuangan harian! (15)




                                   Selamat Mengerjakan




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                  27
                                 KUNCI JAWABAN EVALUASI


1. ADMINISTRASI NON KEUANGAN (10)
   Merupakan pencatatan kegiatan usaha untuk menunjukan data dan informasi terhadap
   kondisi organisasi terhadap kegiatan non keuangan pada saat tertentu.

2. PENGELOLAAN ADMINISTRASI NON KEUANGAN (15)
   Pengelolaan dilakukan dengan dua hal yaitu :
   a. menentukan jenis-jenis buku untuk mencatat kegiatan
   b. pengelolaan buku-buku tersebut terutama dalam hal pengisian buku-buku tersebut

3. PEMBUKUAN KEUANGAN (25)
   Pembukuan keuangan adalah kumpulan prosedur-prosedur untuk mencatat,
   mengklasifikasikan, mengisarkan dan melaporkan dalam bentuk laporan keuangan,
   transaksi-transaksi yang telah dilaksanakan oleh suatuperusahaan dan akhirnya
   menginterprestasi laporan-laporan tersebut.

4. SISTEM PERKIRAAN KEUANGAN (25)
   Penggolongan perkiraan menjadi :
   a. Golongan 1. Harta
   b. Golongan 2. Hutang / kewajiban
   c. Golongan 3, Pendapatan Usaha
   d. Golongan 4, Harga Pokok Penjualan
   e. Golongan, Beban Usaha
   f. Golongan 6, Beban Adminstrasi dan Umum

5. JENIS-JENIS BUKU KEUANGN HARIAN (15)
   a. buku kas
   b. buku bank
   c. buku pembelian
   d. buku penjualan
   e. buku pree memori




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                              28
                                        PENUTUP


Setelah selesai mengikuti proses pembelajaran pengadministrasian dan pembukuan
usaha para purnawidia membuat rencana tindak lanjut yang akan diterapkan
ditempat masing - masing asal peserta, dan terus menerus dianjurkan untuk
mengembangkan pengetahuan dengan membaca bahan bacaan yang mengacu
pada daftar pustaka serta mencari informasi manajemen agribisnis dari berbagai
sumber informasi.




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                  29
                                   DAFTAR PUSTAKA


1. Dirjen Bina Lembaga Koperasi, Departemen Koperasi. Pedoman Akuntansi Koerasi Unit
   Desa, Jakarta, 1990. (Diambil/digunakan sebagai referensi)
2. The Liang Gie, Administrasi Perkantoran Modern, Penerbit Yayasan Studi Ilmu dan
   Teknologi, Yogyakarta, 1990

3. SRI W TEGUH Modul pelatihan bagi pendamping LM3 P4BPSP Deptan , Ciawi 2008




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                        30
                        SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)
                       Administrasi Non Keuangan dan Keuangan


Nama Pelatihan                      :   LM3 bagi pendamping dan pengelola
Judul Mata Pelatihan                :   Adminstrasi Non Keuangan dan Keuangan
Waktu Pertemuan                     :   8 x 45 menit

Tujuan Pembelajaran Umum (TPU) :        Setelah selesai berlatih, peserta mampu melakukan
                                        pengadministrasian non keuangan dan keuangan
                                        dengan baik dan benar.

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK) : Setelah selesai berlatih, peserta diharapkan mampu:
                                   a. menjelaskan pengertian administrasi non
                                       keuangan.
                                   b. melakukan pengelolaan administrasi non
                                       keuangan.
                                   c. menjelaskan pengertian administrasi keuangan.
                                   d. menjelaskan sistem perkiraan pembukuan
                                       administrasi keuangan.
                                   e. Melakukan pembukuan administrasi keuangan.
Pokok Bahasan                       : Administrasi non keuangan dan keuangan
Sub Pokok Bahasan                   :
                                        1.   Administrasi non keuangan
                                        2.   Pembukuan administrasi keuangan
                                        3.   Sistem perkiraan pembukuan
                                        4.   Jenis-jenis buku keuangan
                                        5.   Neraca lajur dan laporan keuangan




d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                              31
Kegiatan Belajar Mengajar

No      Tahap               Kegiatan Widyaiswara            Kegiatan Peserta            Metode     Alat Bantu   Waktu
       Kegiatan                                                                                                 (menit)

 1         2                         3                              4                      5             6        7

1.   Climate        Menyampaikan salam,             Menjawab salam, perkenalan       Ceramah,    Papan          10
     setting         perkenalan                                                                    Tulis,
                                                     Bertanya (ingin mengetahui isi   Tanya
                                                                                                   Spidol,
                    Menciptakan suasana kesiapan     pokok bahasan)                   jawab
                     belajar

2.   Klarifikasi    Menyampaikan judul pokok        Memperhatikan judul yang         Tanya       LCD            10
     tujuan          bahasan dan sub pokok            disampaikan widyaiswara          jawab
                     bahasan
                                                     Mendengarkan,
                    Menjelaskan Tujuan               memperhatikan dan memberi
                     Pembelajaran Khusus (TPK),       saran tentang TPK
                     menayangkan LCD

3.   Evaluasi       Membagikan lembar evaluasi      Menerima lembar evaluasi         Penugasan   Lembar         10
     Awal            awal                             awal                                         evaluasi
                                                                                                   akhir
                    Menugaskan peserta untuk        Mengerjakan evaluasi akhir
                     mengerjakan
                                                     Mengumpulkan hasil evaluasi
                    Mengumpulkan lembar evaluasi     awal
                     awal
 1         2                         3                                4                       5           6      7

4.   Kegiatan I      Menugaskan peserta diskusi       Membagi 3 kelompok               Diskusi,    Kertas      30
                      mengenai pengertian                                                            koran,
                                                       Setiap kelompok membahas
                      admiistrasi non keuangan.                                                      Spidol,
                                                        satu sub pokok bahsan
                                                                                                     LCD
                     Mengklarifikasi hasil diskusi
                                                       Melakukan diskusi kelompok
                      menayangkan LCD
                                                       Mempersentasikan hasil diskusi

5.   Kegiatan II     Menugaskan peserta diskusi       Membagi 3 kelompok,              Diskusi,    Kertas      30
                      mengenai pengelolaan                                                           koran,
                                                       Setiap kelompok membahas
                      administrasi keuangan, hal                                                     Spidol,
                                                        satu sub pokok bahsan
                      yang harus dilakukan dalam                                                     LCD
                      mengelola administrasi.          Melakukan diskusi kelompok
                     Mengklarifikasi hasil diskusi    Mempersentasikan hasil diskusi
                      menayangkan LCD

6.   Kegiatan III    Mempersilakan peserta            Membagi 3 kelompok, tiap         Praktek     Perlengka   210
                      membagi 3 kelompok                kelompok 10 orang                            p Praktek
                     Mempersilakan peserta            Melaksanakan praktek
                      melakukan praktek menyusun        melakukan praktek menyusun
                      pembukuan keuangan usaha,         pembukuan keuangan usaha
                      secara pararel 3 peserta          secara pararel 3 peserta
                                                        ditempat yang berbeda.
                     Melakukan bimbingan dalam
                      penyusunan pembukuan usaha       Setiap kelompok kerja diberi
                      dengan menggunakan buku-          waktu 90 menit untuk
                      buku keuangan                     melaksanakan praktek

7.   Evaluasi        Membagikan lembar evaluasi       Menerima lembar evaluasi         Penugasan   Lembar      10
     antara           formatif                          formatif                                     evaluasi
                                                                                                     akhir
                     Menugaskan peserta untuk         Mengerjakan evaluasi akhir



d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                              33
                        mengerjakan                    Mengumpulkan hasil evaluasi
                                                        formatif
                     Mengumpulkan lembar evaluasi
                      formatif


No    Tahap         Kegiatan Widyaiswara              Kegiatan Peserta                        Metode      Alat Bantu   Waktu
      Kegiatan                                                                                                         (menit)

8.    Evaluasi       Membagikan lembar evaluasi       Menerima lembar evaluasi akhir Penugasan          Lembar         10
      Akhir           akhir                                                                               evaluasi
                                                       Mengerjakan evaluasi akhir
                                                                                                          akhir
                     Menugaskan peserta untuk
                                                       Mengumpulkan hasil evaluasi
                      mengerjakan
                                                        akhir
                     Mengumpulkan lembar evaluasi
                      akhir

9.    Kesimpulan     Memberikan perhatian terhadap    Memperhatikan kesimpulan                Tanya        LCD         10
                      hasil kerja                       hasil belajar yang disampaikan          jawab
                                                        widyaiswara
                     Mengulas hasil kegiatan
                      belajar mengajar sekaligus       Mendengarkan, memperhatikan
                      menarik kesimpulan tentang        dan memberi tanggapan
                      kegiatan belajar mengajar         tentang TPK sudah dicapai
                     Menanyakan kepada peserta
                      apakah TPK yang dilakukan
                      tersebut telah tercapai

10.   Menerapkan    Mempersilakan kepada peserta      Melakukan rencana yang akan             Penugasan    Kerta A4      8
                    untuk merencanakan hal-hal yang   diaplikasikan dari hasil berlatih dan
                    dapat diaplikasikan dari hasil    menuliskan masalah yang ada di
                    belajar mengajar                  tempat tugasnya.

11.   Penutup       Salam                             Menjawab salam                              -            -         2
Sumber Deptan


d474thaka@gmail.com /b2bubuay@yahoo.co.id                                                                                        34

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2513
posted:5/29/2012
language:
pages:34