jurnal b.indonesia by bearethekill

VIEWS: 31 PAGES: 11

									            HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL

         BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI BILANGAN

          PADA MATA DIKLAT MENGUASAI KONSEP DASAR LISTRIK DAN

                                                  ELEKTRONIKA

                                     ( Penelitian di SMK Negeri 5 Jakarta )

                                               Bombi Ardi Sudiarto

               Alumni Angkatan 2003 Program Studi Pendidikan Teknik Elektro

                                       Drs. Faried Wadjdi, M.M, M.Pd

         Dosen Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pendidikan Teknik Elektro

                                                Drs. Budjari, M.Pd

         Dosen Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pendidikan Teknik Elektro

                                              Sigit Wahyu Pambudi

                       Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro

                                              No. Reg : 5115 09 0167

                                                      ABSTRAK

                     This research is aimed at finding the correlation between Numeric abilty

          and Basic Competensy Number Conversion ability achivement in fundamental of

           Electrical and Electronics concept ability subject. The research hypothesis that

            there is a positive correlation between numeric ability and basic competensy

         number conversion ability achivement in fundamental of Electrical and Electronics

         concept abilty subject. The population of the research in the second grade electrical

                                      program student of SMK N 5 Jakarta.

         Kata kunci : Numeric, conversion




Page 1     HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )
I. PENDAHULUAN                             bekerja di dunia usaha dan dunia

1.1 Latar Belakang                         industri sebagai tenaga kerja.

   Perkembangan                  ilmu                 Dalam kompetensi dasar

pengetahuan dan teknologi telah            mengasai      konversi        bilangan

membawa perubahan di hampir                terdapat         materi          yang

semua aspek kehidupan dimana               berhubungan                    dengan

berbagai macam permasalahan                perhitungan      dan      permainan

dapat dipecahkan dengan upaya              angka.

penguasaan      dan      peningkatan       1.2 Tujuan

IPTEK. Ilmu pendidikan adalah                       Untuk            mengetahui

sebuah      pengetahuan        tentang     seberapa besar atau sumbangan

peserta didik dalam mengikuti              kememapuan numerik terhadap

proses belajar mengajar. Sekolah           hasil belajar kompetensi dasar

Menengah        Kejuruan       adalah      menguasai konversi bilangan .

sekolah yang mempunyai tujuan              1.3 Batasan Masalah

untuk membekali peserta didik                       Memfokuskan hubungan

dengan        berbagai         macam       antara      kemampuan         numerik

kompetensi. Program Keahlian               dengan hasil belajar kompetensi

Teknik      Pemanfaatan        Tenaga      dasar       menguasai         konversi

Listrik    Adalah      salah      satu     bilangan      pada     mata     diklat

program keahlian di SMK N 5                menguasai konsep dasar listrik

Jakarta yang bertujuan untuk               dan elektronika.

mendidik peserta didik dengan

keahlian dan keterampilan agar

dapat bekerja secara mandiri atau


Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 11                                   Page 2
         II. PEMBAHASAN                                                       seseorang, mencakup perubahan

         1.     Hakikat Belajar                                               tingkah laku, sifat, kebiasaan

                Belajar          yang           telah                         ilmu          pengetahuan              dan

         dikemukakan oleh beberapa ahli                                       keterampilan.

         antara lain ahli pendidikan, ahli                                    Dari kesimpulan diatas bahwa

         filsafat,      dan      lain      –     lain                         belajar merupakan suatu proses

         mempunyai            cara      pendekatan                            yang mengakibatkan terjadinya

         tersendiri       tergantung         kepada                           perubahan tingkah laku yang

         filsafat dan teori – teori yang                                      relatif    permanen          pada      diri

         digunakan.         Beberapa         elemen                           sendiri baik dalam pola berfikir,

         yang penting untuk mencirikan                                        merasa, maupun cara melakukan

         pengertian belajar yaitu:                                            sesuatu,       dalam        berinteraksi

         a. Belajar merupakan perubahan                                       dengan guru dan siswa lainnya,

              tingkah laku.                                                   ataupun       dengan        lingkungan

         b. Belajar         merupakan           suatu                         sekitarnya.

              perubahan          yang          terjadi                        2.   Hakikat Hasil Belajar

              melalui           latihan          atau                              Menurut Soedijarto hasil

              pengalaman             dalam        arti                        belajar         adalah           “tingkat

              perubahan – perubahan yang                                      penguasaan yang dicapai oleh

              disebabkan                         oleh                         siswa dalam mengikuti program

              pertumbuhan.                                                    belajar mengajar sesuai dengan

   c. Belajar dapat diartikan sebagai :                                       tujuan yang ditetapkan”. Gagne

         “ Suatu usaha atau kegiatan                                          mengklasifikasikan tujuan ke

         yang        bertujuan       mengadakan                               dalam aspek – aspek yaitu:

         perubahan             didalam            diri                        a.     Kecakapan intelektual


Page 3        HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )
b. Strategi kognitif                       yang lain, sedangkan bilangan

c. Pengetahuan verbal                      adalah ide yang bersifat abstrak

d. Keterampilan verbal                     bukan simbol atau lambang

e. Sikap                                   yang memberikan keterangan

         Taksonomi         pendidikan      mengenai banyaknya anggota

yang      banyak     digunakan     di      himpunan.

Indonesia pada saat ini adalah                  Jadi,       kompetensi      dasar

taksonomi yang disusun oleh                menguasai        konversi     bilangan

Bloom dan kawan – kawannya                 adalah kemampuan siswa yang

yaitu:                                     telah mendapatkan pembelajaran

a. Aspek kognitif ( penalaran )            berupa       pengetahuan       tentang

b. Aspek afektif ( sikap )                 perubahan sistem bilangan ke

c. Aspek               Psikomotorik        sistem bilangan lainnya ( misal

     (keterampilan).                       konversi bilangan desimal ke

         Dari   penjelasan      dapat      bilangan biner ).

disimpilkan hasilbelajar adalah                 Materi      kompetensi      dasar

kemampuan – kemampuan yang                 menguasai        konversi     bilangan

diperoleh          siswa      setelah      meliputi jenis – jenis bilangan

mengalami proses pembelajaran              digital.

serta perubahan tingkah laku.              a.   Sistem bilangan

3.   Hakikat           Kompetensi               Sistem       bilangan     adalah

     Dasar                 Menguasai       sistem bilangan desimal, sistem

     Konversi Bilangan                     bilangan biner, sistem bilangan

     Konversi adalah perubahan             oktal,     dan     sistem     bilangan

dari sistem pengetahua ke sistem           heksadesimal.


Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 11                                   Page 4
         b.      Bilangan Desimal                                             merupakan salah stu faktor yang

                 Sistem       desimal        adalah                           berperan       dalam       menentukan

         sistem            bilangan            yang                           hasil belajar yang menggunakan

         mempunyai radiks 10. Sistem                                          ingatan,        pemahaman,             dan

         bilangan         desimal      memwakili                              penalaran misalnya kompetensi

         sepuluh        angka      yan     berbeda                            dasar       menguasai           konversi

         terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,                                 bilangan.       Dengan         demikian

         8, 9.                                                                siswa dapat mengaitkan materi

         c.      Bilangan Biner                                               pelajaran       kompetensi          dasar

                 Bilangan         yang        hanya                           menguasai        konversi       bilangan

         mempunyai dua angka yaitu 1                                          dengan salah satu fakta kognitif

         dan 0. Hal ini karena angka 0                                        yang          dimilikinya            yaitu

         dan       1     merupakan          besaran                           kemampuan numerik meliputi

         elektrik. Angka 0 menyatakan                                         operasi                  penjumlahan,

         tidak ada tegangan dan angka 1                                       pengurangan,                  perkalian,

         menyatakan ada tegangan (2,5 –                                       pembagian dan aplikasinya.

         5 V).                                                                III. Metode Penelitian

                 Dalam               mempelajari                              3.1 Tujuan penelitian

         kompetensi          dasar      menguasai                                       Bertujuan                 untuk

         konversi          bilangan        terdapat                           mengetahui            apakah           ada

         materi           tentang         konversi                            hubungan antara hasil belajar

         bilangan, perhitungan konversi                                       kompetensi         dasar     menguasai

         bilangan          dan       berhubungan                              konversi         bilangan         dengan

         dengan angka – angka. Oleh                                           kemampuan numerik siswa pada

         karena itu, kemampuan numerik                                        program          keahlian          teknik


Page 5        HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )
pemanfaatan tenaga listrik di              3.5 Variabel Penelitian

SMK Negeri 5 Jakarta.                      a. Variabel Bebas

3.2 Tempat dan Waktu                                Variabel Bebas dalam

        Penelitian dilakukan di            Penelitian             ini        adalah

SMK        Negeri      5     Jakarta       Kemampuan Numerik

bertempat di Jalan Pisangan                 b. Variabel Terikat

Baru Timur VII Jakarta Timur.                       Variabel Terikat dalam

Waktu penelitian dilaksanakan               Penelitian      ini     adalah    hasil

pada bulan Desember – Januari               belajar      kompetensi           dasar

2008.                                       menguasai konversi bilangan.

3.3 Metode Penelitian                      3.6 Instrumen Penelitian

        Metode penelitian yang                      Berdasarkan            Variabel

digunakan       adalah       metode        penelitian        terdapat          dua

deskriptif. Penelitian Deskriptif          instrumen        yang        diperlukan

merupakan       penelitian     yang        yaitu:

berfunsi untuk mengumpulkan                a.   Instrumen Tes Kemampuan

informasi mengenai suatu gejala                 Numerik.

yang ada, yaitu keadaan gejala             b.   Instrumen Tes Hasil Belajar

menurut apa adanya pada saat                    Kompetensi                   Dasar

penelitian dilakukan.                           Menguasai                Konversi

3.4 Desain Penelitian                           Bilangan.

        Penelitian     ini   adalah        3.7 Uji Instrumen

penelitian     deskriptif,     yaitu       a.   Uji Validitas

mencari       hubungan        antara            Validitas         adalah      suatu

variabel dengan variabel terikat.          ukuran yang menunjukan tingkat


Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 11                                     Page 6
         kesahihan suatu instrumen yang                                      Keterangan :

         benar – benar dapat mengukur                                        P = indeks kesukaran

         apa yang hendak diukur.                                             B     =      jumlah        siswa      yang

         b.     Uji Reabilitas                                                   menjawab soal dengan benar

                Reabilitas adalah ketepatan                                  Js = jumlah total peserta

         atau ketelitian suatu instrumen.                                   d.   Uji Daya Pembeda

         Untuk         mengetahui          rabilitas                             Daya pembeda soal adalah

         instrumen tersebut, digunakan                                      kemampuan suatu soal untuk

         rumus Kuder – Richardson (K-                                       membedakan antara siswa yang

         R.20), yaitu:                                                      bekemampuan             tinggi      dengan

                                                                            siswa yang bekemampuan rendah.

                                                                              3.8 Teknik Pengumpulan Data
         Keterangan :
                                                                                   Data          hasil          belajar
         r11 = koefisien reabilitas
                                                                            kompetensi          dasar      menguasai
         n     = Jumlah butir soal
                                                                            konversi bilangan merupakan data
         pi        = proporsi subyek yang
                                                                            primer yaitu nilai dengan cara
                  menjawab benar
                                                                            memberikan tes untuk siswa SMK
         qi        = proporsi subyek yang
                                                                            Negeri 5 Jakarta. Sedangkan data
                  menjawab salah (qi = 1-pi)
                                                                            kemampuan             data        numerik
     c.       Uji Taraf Kesukaran
                                                                            menggunakan skor dari hasil tes
              Uji taraf kesukaran instrumen
                                                                            kemampuan            numerik          siswa
     dapat              dihitung            dengan
                                                                            terhadap         kompetensi           dasar
     menggunakan               rumus        sebagai
                                                                            menguasai konversi bilangan.
     berikut :
                                                                              3.9 Uji Persyaratan Analisis




Page 7        HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )
            Uji            persyaratan     Tabel.      Distribusi     frekuensi

      analisis terbagi menjadi dua         kemampuan numerik

      jenis yaitu uji normalitis                  no Kelas          frekuensi
                                                     interval
      dan uji linieritas. Untuk                   1 7,80-8,19       1
                                                  2 8,20-8,59       2
      pengujian             normalitas            3 8,60-8,99       3
                                                  4 9,00-9,39       2
      digunakan      uji      Liliefors           5 9,40-9,79       2
                                                     jumlah         10
      dengan kriteria Lhitung <

      Ltabel pada taraf nyata α=           b. Data hasil belajar kompetensi
      0,05 yang berarti bahwa                dasar      menguasai     konversi
      populasi             bedistribusi      bilangan
      normal.        Setelah        uji              Data yang diperoleh dari
      normalitas, maka dilakukan             variabel y yaitu hasil belajar
      uji linearitas yaitu untuk             kompetensi dasar menguasai
      mengetahui apakah antara               konversi bilangan. Untuk lebih
      dua variabel linear.                   jelasnya data variabel y dapat
IV. HASIL PENELITIAN                         dilihat pada tabel distribusi
a.   Data         hasil        belajar       frekuensi.
     kemampuan numerik                       no      Kelas          frekuensi
                                                     interval
         Data yang diperoleh dari            1       7,08-7,40      3
                                             2       7,41-7,73      2
     variabel x, yaitu kemampuan             3       7,74-8,06      3
                                             4       8,07-8,39      2
     numerik.       Untuk        lebih
                                                     jumlah         10
     jelasnya data variabel x dapat
                                           Pada pengujian persyaratan data
     dilihat pada tabel distribusi
                                           dijelaskan      mengenai       hasil
     frekunsi.
                                           pengujian normalitas dari data



Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 11                                 Page 8
     yang           diperoleh        dengan       uji                        pengujian hipotesis penelitian.

     linearitas data.                                                        Langkah              awal          untuk

     a. Uji normalitas                                                       menganalisis           data       adalah

              Hasil         perhitungan           uji                        mengubungkan                         skor

         normalitas           terhadap          data                         kemampuan numerik dengan

         variabel       x      (     kemampuan                               skor hasil belajar kompetensi

         numerik       )     diperoleh         Lhitung                       dasar       menguasai          konversi

         (0,1596) dan Ltabel (0,2508) pada                                   bilangan.

         tara signifikansi 0,05 artinya                                         Analisis uji linear terhadap

         Lhitung < Ltabel, maka dapat                                     pasangan data penelitian antara

         disimpulkan               variabel         x                     kemampuan numerik dengan hasil

         berdistribusi normal. Sedangkan                                  belajar         kompetensi            dasar

         variabel       y       (hasil        belajar                     menguasai         konversi        bilangan

         kompetensi          dasar        menguasai                       yaitu:

         konversi       bilangan)          diperoleh                      a. Koefisien           korelasi     produk

         Lhitung      (0,2099)        dan       Ltabel                       momen

         (0,2508) pada tara signifikansi                                            Untuk melihat koefisien

         0,05 artinya Lhitung < Ltabel, maka                                 korelasi        antaravariabel           x

         dapat disimpulkan bahwa data                                        (kemampuan            numerik)        dan

         variabel y berdistribusi normal.                                    variabel        y     (hasil     belajar

     b. Uji linearitas                                                       kompetensi dasar menguasai

                   Dari data yang diperoleh,                                 konversi bilangan) digunakan

          maka dilakukan analisis data                                       rumus korelasi produk momen.

          yang             bertujuan           untuk                      b. Uji keberartian korelasi

          mengetahui               data       dalam


Page 9      HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )
           Untuk            mengetahui Korelasi Koefisien Koefisien   thitung            ttabel
                                       antara   korelasi  determinasi
   keberartian         korelasi kedua X dan Y 0,731       0,534       3,03               1,86

   variabel dilakukan dengan uji.
                                                     V. KESIMPULAN,
   Dari        hasil       perhitungan
                                                     a. Terdapat hubungan yang kuat
   diperoleh Lhitung sebesar 3,03
                                                       antara kemampuan numerik
   dan Ltabel sebesar 1,86 dengan
                                                       dengan          hasil         belajar
   taraf signifikansi 0,05, maka
                                                       kompetensi dasar menguasai
   dapat       disimpulkan        bahwa
                                                       konversi bilangan pada mata
   antara variabel x dan variabel y
                                                       diklat menguasai konsep dasar
   adalah signifikan.
                                                       listrik dan elektronika.
    Setelah                  dilakukan
                                                     b. Besar hubungan antara kedua
perhitungan        diperoleh        hasil
                                                       variabel     dapat      dilihat   dari
koefisien      determinasi       sebesar
                                                       besarnya       angka         korelasi
53,43%      yang       berarti    bahwa
                                                       produk momen.
kemampuan          numerik         siswa
                                                     DAFTAR PUSTAKA
memberikan kontribusi sebesar
                                                     Ali,M. Sidin. Hubungan Kreativitas
53,43% terhadap hasil belajar
                                                       Kemampuan            Logik         dan
kompetensi       dasar       menguasai
                                                       Kemampuan        Dasar      Berhitung
konversi bilangan.         Berikut ini
                                                       Dengan Prestasi Belajar Fisika di
tabel      pengujian       signifikansi
                                                       SMA. Jakarta: FPS IKIP Jakarta.
koefisien korelasi antara variabel                     1985

x dan variabel y.                                    Arikunto,    Suharsimi.     Manajemen

Tabel.         tabel         pengujian                 Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

signifikansi     koefisien       korelasi              2005

antara variabel x dan variabel y.                    Dalyono, M. Psikologi Pendidikan.

                                                       Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2005

Pevote, Vol. 3, No.4, April 2008: 1 - 11                                            Page 10
      Depdikbud. Kamus Besar Bahasa

          Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

          1994

      Sudjana, Nana. Metode Statistika.

          Bandung: Tarsito. 1992




Page 11    HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGUASAI KONVERSI ( SIGIT WAHYU P )

								
To top