Eksplorasi Riset by ZBnujue

VIEWS: 82 PAGES: 15

									EKSPLORASI RISET
KEPERAWATAN
Yoyok Bekti Prasetyo
Riset Keperawatan ?
• Riset (penelitian)
  Proses pencarian kebenaran yang belum terungkap
  secara sistematis meliputi pengumpulan dan analisis
  informasi (data)


• Riset keperawatan
  Proses pencarian kebenaran secara sistematis yang
  didesain untuk meningkatkan pemahaman kita tentang
  isu-isu yang terkait dengan keperawatan, antara lain
  praktik keperawatan, pendidikan keperawatan, dan
  administrasi keperawatan
PROSES RISET
                      Tentukan masalah riset
Tinjuan Literatur

    Tinjauan konsep dan teori             Tinjauan temuan riset sebelumnya



                          Rumusan hipotesa

                                Desain riset

                          Pengumpulan data

                                Analisa data

                        Interpretasi dan laporan
Pengertian yang salah tentang riset

•   Pengumpulan data atau informasi
•   Studi pustaka/kajian dokumentasi
•   Penulisan makalah
•   Bekerja menyendiri di laboratorium,
    perpustakaan dan lepas dari kehidupan
    sehari-hari
Pentingnya Riset dalam Keperawatan 1
• Evidence-based nursing
   proses pembuatan keputusan klinik menggunakan
  fakta riset terbaik, keahlian klinik, pilihan klien, dalam
  kontek pemanfaatan sumber-sumber yang tersedia
  (Amarsi, 2002, dalam Allender & Spradley, 2005)
   Intervensi dalam pelayanan kesehatan yang
  didasarkan pada bukti dan fakta terbaik berdasarkan
  temuan ilmiah (Shorten & Wallace 1997 dalam Stanhope&Lancaster,
  2004)
   satu pendekatan yang dilakukan oleh perawat dengan
  menggunakan literatur dan tehnologi terbaru dalam
  memberikan pelayanan kepada pasien (Kessenich, 1997)
Pentingnya Riset dalam Keperawatan 2
• Memperkuat dasar-dasar keilmuan yang nantinya akan
  menjadi landasan dalam kegiatan praktik klinik,
  pendidikan, dan manajemen keperawatan.
• Peningkatan kualitas pelayanan keperawatan melalui
  pemanfaatan hasil penelitian ilmiah
• Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembiayaan
  pelayanan keperawatan
• Memahami fenomena secara profesional sehingga dapat
  menyusun perencanaan, memprediksi hasil,
  pengambilan keputusan, dan meningkatkan perilaku
  sehat klien.
Sejarah Riset Keperawatan

Tahap awal tahun: Nightingale sampai 1960an
  • Florence Nightingale  laporan mengenai faktor-faktor
    yang berdampak pada kesakitan dan kematian prajurit
    Inggris selama perang Crimean. Dipublikasikan dalam
    Note on Nursing (1859)
  • Th 1900an s/d 1940an  pengembangan pendidikan
    tinggi keperawatan
  • Th 1950an  Jurnal Nursing Research terbit
  • Th 1963  International Journal of Nursing Studies
  • Th 1969  Canadian Journal of Nursing Research
Sejarah Riset Keperawatan

Sejak tahun 1970an
• Pengembangan teori keperawatan dan isu-isu
  keperawatan
• Penerbitan jurnal keperawatan th 1970an: Advances
  in Nursing Science, Research in Nursing & Health, the
  Western Journal of Nursing Research, Journal of
  Advanced nursing
• Penerbitan jurnal di th 1980an: Applied Nursing
  Research, Evidance based Medicine
Sejarah Riset Keperawatan
• Mulai ada perhatian untuk mengaplikasikan temuan riset
  kedalam praktik keperawatan
• Pengembangan lebaga penelitian yang berfokus pada
  perawatan klien di AS th 1986 (National Center for Nursing
  Research di bawah Natioan Institutes of Health)
• Penerbitan jurnal di th 1990an: Qualitative Health Research
  (1990), Clinical nursing Research (1991) Clinical Effectiveness
  in Nursing (1996)
• Cochrane Collaboration (www.cohrane. co.uk) CINAHL
  (www.cinal.com) PubMed
Sejarah Riset Keperawatan

• Penerbitan Jurnal Keperawatan di Universitas Indonesia (akhir
  tahun 1990-an)
• Di Dep Kes dukungan terhadap riset keperawatan melalui
  Riset Pembinaan Tenaga Kesehatan (Risbinakes)
• Sampai saat ini di Indonesia masih dalam fase stimulasi 
  membangkitkan gairah riset keperawatan dan aplikasinya
  dalam praktik keperawatan
Tahapan perkembangan Riset Keperawatan

1. Fase Stimulasi
    Bangkirnya kegairahan riset keperawatan
2. Fase individualistis
   Perawat secara individu melakukan riset mandiri dengan
   bimbingan ahli statistik.
3. Fase Penyatuan
   Pengembangan jejaring (network) peneliti keperawatan
4. Fase keseimbangan
   Kolaborasi beberapa hal penelitian ilmiah
Ruang lingkup riset keperawatan

•   Keperawatan Medikal Bedah
•   Keperawatan Maternitas
•   Keperawatan Anak
•   Keperawatan jiwa
•   Keperawatan gerontik
•   Keperawatan keluarga
•   Keperawatan komunitas
•   Manajemen keperawatan
•   Pendidikan keperawatan
Paradigma Riset Keperawatan

                          RISET KUANTITATIF
                Whether?
                Apakah sebuah intervensi memiliki efek
                penyembuhan yang bermakna?

                How much?
                 Seberapa besar pengaruh faktor resiko
                tertentu terhadap kejadian atau penyakit


                            RISET KUALITATIF
                Membutuhkan jawaban interpretatif guna
                menjelaskan fenomena sosial yang abstrak
                dan tidak mudah diukur
                Apa (what)?
  INFORMASI
                Bagaimana (How)?
TENTANG KLIEN
                Mengapa (why)?
Kesimpulan
• Riset keperawatan adalah untuk mencari kebenaran
  yang sistematis pada tingkat praktik, pendidikan, dan
  administrasi keperawatan
• Riset diawali dengan adanya masalah yang kemudian
  ditinjau secara literatur dilanjutkan dengan
  metodologi penelitian
• Peran perawat sebagai peneliti menjadi penting guna
  meningkatkan kualitas layanan keperawatan
• Pendekatan penelitian keperawatan untuk
  mendapatkan informasi dari klien dapat dilakukan
  dengan penelitian kuantitatif dan kualitatif
TERIMA KASIH ATAS
PERHATIANNYA

								
To top