Analisa & Diagnosa Keperawatan Komunitas by HC120527113115

VIEWS: 970 PAGES: 30

									  Analisis & Diagnosis
Keperawatan Komunitas
      FERY MENDROFA
             Tujuan pembelajaran

 Dapat menganalisis data komunitas:
- Mengidentifikasi data komunitas berdasar sumber
  data
- Mengelompokkan data komunitas bedasar sumber
  data
                     Lanjutan…

 Dapat merumuskan diagnosis keperawatan
  komunitas:
- Mengidentifikasi problem, etiologi, tanda gejala dari
  diagnosis keperawatan komunitas
- Menyusun rumusan diagnosis keperawatan
  komunitas dengan formulasi yang benar
              Analisis Data Komunitas

 Analisis:
- Suatu studi & pemeriksaan data.
- Data tsb bisa kuantitatif (numerik) maupun
  kualitatif.
- Dibutuhkan untuk: ‘tentukan kebutuhan kesehatan
  komunitas & kekuatan komunitas, ‘identifikasi pola
  respon kesehatan & kecenderungan dlm
  pemanfaatan yankes.
                    Lanjutan…

 Analisis data lebih lanjut mengungkapkan
  kesenjangan & ketidaksesuaian data pengkajian
  komunitas.
 Hasil akhir dari analisis data adalah diagnosis
  keperawatan komunitas.
 Analisis merupakan suatu proses langkah-langkah
  atau fase-fase tertentu.
                    Lanjutan…

 Langkah atau fase dalam analisis data:
- Kategorisasi/ pengelompokan
- Ringkasan/ meringkas
- Pembandingan/ membandingkan
- Penarikan simpulan
           Kategorisasi/ pengelompokan

 Guna menganalisis data pengkajian komunitas
    sangat membantu dengan melakukan kategorisasi
    data.
   Data dpt dikategorikan dlm berbagai cara, meliputi:
-   Karakteristik demografi
-   Karakteristik geografis
-   Karakteristik sosial ekonomi
-   Sumber & pelayanan kesehatan
                    Lanjutan…

 Karakteristik demografi, meliputi ukuran-ukuran:
- Keluarga
- Usia
- Jenis kelamin
- Kelompk etnik & ras
                     Lanjutan…

 Karakteristik geografis, meliputi:
- batas-batas wilayah
- Jumlah & ukuran lahan tempat tinggal
- Ruang publik
- Jalan
                     Lanjutan…

 Karakteristik sosial ekonomi, meliputi:
- Kategori pekerjaan & penghasilan
- Pendidikan yang dicapai
- Pola kepemilikan rumah/ penyewaan rumah
                   Lanjutan…

 Sumber & pelayanan kesehatan, meliputi:
- Rumah sakit
- Klinik
- Pusat layanan kesehatan mental
- Rumah bersalin
- Posyandu, posbindu, dsb
                   Lanjutan…
 Pengkategorian ini juga tergantung model
 pengkajian yang digunakan, dalam hal ini model
 yang digunakan adalah Community as Partner
 (CAP) yang merupakan pengembangan dari Model
 Betty Neuman.

 Dengan adanya model dapat memberikan
 kerangka kerja dlm pengumpulan data & menjadi
 peta untuk memantau analisis.
                    Lanjutan…

 Komponen pengkajian model CAP ada Core dan
  Subsistem komunitas.
 Core4 variabel: demografi, nilai, keyakinan,
  sejarah komunitas.
 Subsistem8 variabel: lingkungan, pendidikan,
  keamanan & transportasi, politik & pemerintahan,
  pelayanan kesehatan & sosial, komunikasi, ekonomi,
  rekreasi.
                   Lanjutan…
 Analisis data yang ditempuh dapat didukung dengan
 penggunaan perangkat komputer guna mempercepat
 & mempermudah proses analisis

 Core maupun subsistem komunitas akan dianalisis
 shg memperjelas kategori yg akan dievaluasi.
             Ringkasan/ Meringkas

 Setelah menentukan metoda kategorisasi, langkah
  berikutnya adalah membuat ringkasan data dalam
  setiap kategori.
 Dalam ringkasan data dibutuhkan ukuran ringkasan
  seperti rates, diagram, dan grafik.
 Ringkasan data dapat disajikan dalam bentuk tabel,
  diagram, dan grafik supaya lebih mdah dalam
  melakukan analisis data.
                 Pembandingan

 Analisis data juga mencakup kegiatan
  mengidentifikasi kesenjangan, kejanggalan dan
  kekurangan/ kehilangan data.
 Perlu membandingkan data utk menetapkan pola
  atau kecenderungan yg ada.
 Jika data yg ada dirasa tdk benar maka validasi
  ulang dg data aslinya.
 Dalam menelaah analisis butuh keterlibatan tim
  kerja & masyarakat bertukar pandangan shg
  diperoleh gambaran ttg data pengkajian komunitas
  yg menyeluruh & komprehensif.
                    Lanjutan…

 Data komunitas yg diperoleh dibandingkan dg data
  lain yg serupa, misal: diperoleh data angka kematian
  bayi 12/1000 kelahiran hidup, maka bandingkan
  data tsb dg angka kematian di tingkat kota/ kab-
  daerah-propinsi-nasional.
 Sumber pembanding lain adalah dokumen terkait dg
  sasaran baik utk skala nasional maupun daerah.
              Penarikan simpulan

 Setelah mengkategorikan, meringkas, dan
  membandingkan maka langkah terakhir adalah
  menarik simpulan.
 Simpulan logis harus bisa dirumuskan dari data/
  bukti yg ada utk mengarah pd diagnosis
  keperawatan komunitas.
 Simpulan ini merupakan sintesis ‘apa makna data
  tsb?” dari data komunitas yg ada.
Diagnosis Keperawatan Komunitas

 Diagnosis: suatu pernyataan hasil
  sintesis pengkajian data .
 Diagnosis merupakan suatu label yg
  “mendeskripsikan situasi” (kondisi)
  dan mengandung “etiologi” (sebab).
                 Lanjutan…
 Diagnosis keperawatan membatasi proses
 diagnostik pada berbagai diagnosis yg ditegakkan
 guna menunjukkan:

- Respon manusia thdp masalah kes baik aktual,
  risiko maupun potensial yg dpt scr legal
  ditangani oleh perawat.
- Ketetapan ini berdasar ANA (american Nurses
  association) social policy statement.
- walaupun blm ada format standarnya,
  kebanyakan diagnosiskeperawatan tdr dari 3
  bagian: P E S
               Lanjutan…
 Dx keperawatan tdr dari:
- Deskripsi masalah, respon, atau
  kondisi (Problem)
- Identifikasi berbagai faktor etiologi yg
  berhub dg masalah (Etiologi)
- Tanda & gejala yg merupakan
  karakteristik masalah (Sign &
  Symtom)
P   ES
                    Problem

 Dx kep kom berfokus pd suatu komunitas yg
  biasanya didefinisikan sbg suatu kelompok,
  populasi, aggregate
 Deskriptif dr dx kep kom menunjukkan masalah kes
  kom risiko, potensial maupun aktual  PROBLEM,
  misal: Tingginya angka kematian bayi di wilayah
  kelurahan X; Tingginya prevalensi karies gigi pd
  siswa SD X
                    Etiologi

 Pernyataan simpulan yg bersifat Etiologik &
  mencatat kemungkinan penyebab timbulnya
  makes.
 Pernyataan etiologik (E) dihub dg pernyataan
  deskriptif (P) dg kata” berhubungan dengan
  (related to)”, contoh: Tingginya prevalensi karies
  gigi pd siswa SD X berhubungan dengan
  kurangnya deteksi & pengobatan gigi di Puskesmas
  X; kurangnya flour dalam air minum di wilayah X;
  rendahnya rata2 penghasilan RT di wilayah X yg
  brdampak pd keterbatasan sumber ekonomi utk
  mendapat prwtn gigi; tidak adanya penkes
  kebersihan gigi di SD X.
                  Tanda & gejala

 Tanda & gejala (S) dx kep kom mrpkn pernyataan
  simpulan yg mndokumentasikan durasi atau
  keseriusan mslh. Contoh pendokumentasiannya
  adalah laporan kejadian, data sensus, dan statistik
  vital.
 Dihubungkan dengan kata “ditandai oleh” atau
  “dimanifestasikan dengan”
                  Lanjutan…

 Contoh: tingginya prevalensi karies gigi pd
 siswa SD X berhubungan dengan kurangnya
 deteksi & pengobatan gigi di Puskesmas X;
 kurangnya flour dalam air minum di wilayah
 X; rendahnya rata2 penghasilan RT di
 wilayah X yg brdampak pd keterbatasan
 sumber ekonomi utk mendapat prwtn gigi;
 tidak adanya penkes kebersihan gigi di SD X
 ditandai oleh/ dimanifestasikan dengan adanya
 karies gigi pd 65% siswa SD X.
                  Lanjutan…

 Meskipun hanya satu Masalah (Problem) yg
  dirumuskan namun Etiologi, Tanda & gejala
  mungkin banyak.
 Meskipun simpulan masalah kesehatan (P)
  diperoleh dari hasil analisis satu subsistem
  (misal subsistem pelayanan kesehatan & sosial
  atau pendidikan), Etiologi mungkin dan bahkan
  bisa berasal dari beberapa subsistem.
 Perlu diingat bahwa “Seluruh faktor komunitas
  (subsistem) bersama-sama menentukan status
  kesehatan komunitas, tdk ada satupun subsistem
  yg paling penting/ krusial dr yg lainnya dlm
  menentukan kesehatan komunitas”
                     Lanjutan…

 Data pengkajian dikategorikan/ dikelompokkan &
  dipelajari simpulan.
 Simpulan berisi Deskriptif makes (Problem) baik
  potensila, risiko, maupun aktual yg dpt diatasi
  dengan intervensi keperawatan.
 Hal-hal yg berkaitan dg simpulan diidentifikasi utk
  menentukan Etiologi atau kelanjutan makes.
 Terakhir adalah pendokumentasian.
                    Lanjutan…

 Penegakan Dx Keperawatan komunitas menuntut
  adanya pembuatan putusan yg kritis & penelaahan
  yg tajam .
 Kelengkapan & validitas Dx yg telah ditetapkan akan
  diuji dlm tahap proses keperawatan selanjutnya &
  sebagai dasar dlm Perencanaan program kesehatan.
       Format analisis data komunitas
           Data               Diagnosa keperawatan
                                    komunitas
Data wawancara:             P b.d E dimanifestasikan
Data kuesioner/ angket:     dengan Data/ Sign &
Data observasi/ winshield   symptom
survey:
Dll
                       Latihan

 Kasus Pemicu: (lihat word)
 Selamat berdiskusi & belajar, jadilah yang terbaik
 Terima Kasih

								
To top