Docstoc

Kerajaan Lia Eden

Document Sample
Kerajaan Lia Eden Powered By Docstoc
					“Sebagaimana Kerajaan-Ku tak diakui secara hukum, karena Mahkamah Agung telah
menetapkan penolakan terhadap kasasi Lia Eden, sebagaimana itu pun Kujadikan sebagai
alasan menjadikan sempurna Kutukan-Ku atas Negeri dan Pemerintah Indonesia ini.

“Mahkamah Agung Republik Indonesia, lembaga hukum yang tertinggi di negeri ini
adalah instansi pemerintah. Maka dengan ditetapkannya keputusan Mahkamah Agung
yang menolak kasasi Lia Eden, maka penolakan itu Kuanggap sebagai penolakan
Pemerintah Indonesia terhadap Kerajaan-Ku.

“Jadilah, maka jadilah Kutukan-Ku yang menyeluruh atas negeri ini. Dan Kujadikan
Pemerintah Indonesia wajib bertekuk lutut terhadap Kerajaan-Ku, Eden, yang Kurahmati.

“Dan jadilah semua iblis Kulepaskan belenggu kutukannya agar menjadikan Neraka di
negeri ini pun sempurna. Karena Aku sudah menurunkan Surga-Ku sempurna,
sebagaimana Aku telah menyatakannya.

“Duhai umat manusia, Aku telah menjadikan Neraka yang sempurna, karena Aku
bersumpah menjadikan Surga Eden sebagai imbalannya. Dan Aku bersumpah mematikan
siapa pun yang akan Aku matikan. Dan Kubiarkan menderita siapa-siapa yang ingin
Kubiarkan menderita. Dan Kuruntuhkan siapa-siapa yang ingin Kuruntuhkan.

“Dan Kuperbaiki siapa-siapa yang akan Kuperbaiki. Kuberkati siapa-siapa yang ingin
Kuberkati. Kuampuni siapa-siapa yang ingin Kuampuni. Begitupun yang tak Kuampuni
adalah siapa-siapa yang tak ingin Kuampuni.

“Kuselamatkan siapa-siapa yang ingin Kuselamatkan. Namun, Surga-Ku telah berdiri
bersama Sumpah-Ku ini. Jadilah, maka jadilah Surga Eden sebagai pengimbang Neraka-
Ku yang sempurna.

“Lihatlah api yang menggelora di mana-mana, maka telah kaulihat dan kaurasakan
Neraka itu pada saat ini. Tidaklah kamu takut sehingga kamu masih suka saling
membohongi dan melakukan berbagai macam dosa-dosa. Bukannya kamu prihatin
terhadap nasib bangsamu, bahkan kamu masih lebih suka bermabuk-mabukan menari
bergoyang dangdut yang tak bermalu, dan kamu ramai bermaksiat.

“Telah banyak korban di arena massa penonton konser musik yang hingar-bingar dan
gila-gilaan. Mengapa kamu seperti bangsa jahiliyah? Tak tahukah kamu bahwa orang-
orang yang suka menari sampai lupa diri itu tandanya orang-orang yang sedang
bergembira dengan setan-setan? Dan itulah ciri khas Neraka dan negeri kutukan. Jadilah
mereka itu orang-orang yang berdosa yang tak Kuampuni karena kezaliman dan dosa-
dosa mereka sendiri.

“Jadikanlah negerimu ini berbudaya tinggi sehingga tak mempermalukan nama
bangsamu. Pesona dangdut itu pesona birahi setan. Jangan biarkan hal semacam itu
berlanjut, karena kesucian Kerajaan Eden dan Surga Eden di negeri ini akan dinilai
melalui kebudayaan yang berkembang di negeri ini. Sucilah dan kembangkan
kebudayaan yang indah, anggun dan terhormat.

“Tiadalah Aku akan menyematkan kesucian bangsa ini bila bangsa Indonesia masih
buruk moralnya dan rendah mutu kebudayaannya. Itu pun berarti pensucian bangsa ini
masih terpaksa terlaksana melalui musibah-musibah buruk, dan malapetaka belum bisa
disurutkan. Tidakkah kamu takut?

“Keamoralan bangsa terlihat dari caranya berbudaya. Manalah kesucian itu dapat
disematkan kalau bangsa ini masih tak bermoral. Goyang dangdut yang disukai bangsa
ini sudah menjadi kebanggaan dan ciri khas kebudayaan Indonesia, padahal Aku tak
menyukainya. Maka hentikanlah itu!

“Karena kekualatan bangsa ini terhadap-Ku, jadilah justru para iblis yang mematuhi
Perjanjian-Ku dengan mereka. Dan kamu pun semua bagaikan kerasukan setan, berbuat
maksiat seenaknya, menyukai musik dan lagu yang tak bermoral sehingga para iblis pun
berkemampuan menjadikan Neraka itu sempurna. Jadilah Neraka Jahanam, karena orang-
orang yang menyukai maksiat tak lama akan menjadi orang yang terbiasa berkelakuan
buruk dan kemudian merebaklah kejahatan.

“Saat peristiwa pembunuhan sadis sering terjadi, itulah sesungguhnya Neraka Jahanam.
Jadilah perbuatan jahanam terbiasa dilakukan sebagaimana horor terorisme telah
berulang-ulang terjadi. Dan jadilah kematian-kematian buruk oleh kejahatan manusia.
Kalau kamu biadab, selanjutnya demikian pula terjadilah Pembalasan-Ku. Maka
terjadilah kematian-kematian massal oleh karena bencana alam dan kebakaran, kerusuhan
dan kecelakaan serta wabah penyakit.

“Kemusyrikan bangsa ini sungguh sudah sangat jauh kesesatannya, telah terbiasa
menyembah jin dan arwah-arwah leluhur bahkan sanggup mengeramatkan apa pun.
Sungguh aneh, ramai kuburan-kuburan diziarahi dan dijadikan tempat ibadah dan tak
takut melakukan perbuatan zalim dengan ilmu gaib. Dukun-dukun santet merajalela,
menjadi tokoh masyarakat yang disegani, dijuluki paranormal yang menjadi kaya oleh
ilmunya yang sesat. Tapi Aku takkan membiarkan kebiasaan itu terus berlanjut dan tak
ada yang bisa menghentikannya. Dan Aku yang akan menghentikannya!

“Semua menganggap mereka sakti sehingga ditakuti ilmunya. Oleh karena itu, sudah
waktunya Aku mengambil tindakan keras atas mereka. Algojo-algojo Neraka akan
mencambuk mereka dan merajamnya. Mereka dilukai dan dirajam secara gaib,
sebagaimana ilmu gaib santet itu menganiaya orang lain, demikian mereka pun teraniaya
secara gaib. Takkan ada yang dapat mengatasi Pembalasan-Ku itu seberapa pun tinggi
ilmu gaibnya. Tapi dengan cara itulah Aku membuktikan keadaan Neraka yang
sesungguhnya.

“Kalau Aku mengindahkan Neraka terlebih dahulu, jadilah api Neraka. Kebakaran pun
terjadi di mana-mana dan meluas. Fitnah terhadap Lia Eden atas api pensucian Eden yang
Kuberkati, menjadilah mendatangkan Pembalasan-Ku. Malapetaka kebakaran pun
melanda negeri ini.
“Begitulah periskop Neraka yang sesungguhnya. Kuperlihatkan negeri ini dirasakan sejati
sebagai Neraka. Aku jadikan pemerintah dan pemimpin-pemimpinnya tercekat atau
berlinangan air mata, tanpa bisa mempertanggungjawabkan keadaan bangsanya.

“Aku-lah Tuhan yang sedang berperkara dengan pemerintah bangsa Indonesia ini. Dan
Aku-lah yang akan menjadikan mereka ternampakkan lemah dan kehilangan akal
sehingga mereka bersembunyi-sembunyi atau terang-terangan mencari penyebab keadaan
yang telah membuat negeri ini tak sanggup ditegakkan lagi.

“Dan mereka bertanya kepada-Ku. Dan katakanlah, bahwa inilah negeri yang telah
menjadi Neraka karena Surga-Ku tak diakui.

“Bila umat manusia menolak Surga, jadilah Neraka. Bila umat manusia menolak
Kerajaan-Ku, jadilah negaranya Kuruntuhkan.

“Dan Aku membiarkan Lia Eden dizalimi sampai kepada keputusan Mahkamah Agung,
karena Aku justru ingin menegakkan hukum dan keadilan dan menjadikan lembaga-
lembaga hukum itu semua bersalah kepadanya, agar tuntas Aku mempersoalkan
kesalahan pemerintah ini.

“Dan Aku menetapkan Lia Eden tak dibela oleh siapa pun karena Aku yang akan
membelanya. Dan Kutetapkan dia sepenuhnya menjalani hukumannya secara murni,
karena Aku ingin menyengsarakan dia di Neraka Penjara, supaya dia tahu bagaimana
dapat memperoleh Izin-Ku atas Sumpah-sumpah Keramat-Ku untuknya. Dan Aku
membiarkan dia menderita kesakitan selalu selama dalam penjara agar dia merasakan
Neraka seutuhnya sehingga dia pun seutuhnya mensyukuri Surga Eden-Ku yang
Kukaruniakan kepadanya.

“Dan Aku bersumpah takkan menghentikan Neraka itu sebelum pemerintah ini bertekuk
lutut menyambut Kerajaan-Ku. Dan katakanlah, Aku sungguh murka dan takkan
mencabut Kutukan-Ku dan membiarkan Neraka ini berkelangsungan supaya mereka tahu
betapa sesungguhnya mereka membutuhkan Surga-Ku. Padahal sementara itu, justru
Surga-Ku yang dianiaya dan dizalimi.

“Dan Kujadikan Lia Eden penting setelahnya. Maka bersabarlah dan diamlah
menyaksikan semua kejadian, karena dia pun tak mungkin bisa berbuat apa-apa lagi. Tapi
yakinlah Kutukan-Ku takkan mereda sebelum dia dianggap penting dan disembah
sebagai Ratu di Kerajaan-Ku dan Surga-Ku.”

				
DOCUMENT INFO
Stats:
views:86
posted:5/21/2012
language:Malay
pages:3
Description: Lia Eden perkumpulan agama baru lia eden dan kerajaan syurga