Damai Lia Eden by Isda-rianaAgustin

VIEWS: 62 PAGES: 3

More Info
									                      Sumpah Tuhan Menjaga Kerajaan-Nya
                         dalam Penuh Damai dan Cinta

“Demi menciptakan perdamaian di atas bumi ini dan demi turunnya Neraka dan Surga
Eden dan demi Hari Penghakiman-Ku pada saat ini, Aku menciptakan Kerajaan Eden
Tahta Suci Kerajaan-Ku di dunia. Aku bersumpah mengangkat Kerajaan Eden dan
menjaga serta memeliharanya di dalam jalan yang damai dan penuh cinta. Kupinta Lia
Eden dan Komunitas Eden bersumpah selalu adil dan takkan membenci siapa pun dan
hanya memberikan Cinta dan Rahmat-Ku.

“Pada hari Minggu, 10 Juni 2007, pukul 08.25 WIB, Kuikatkan Sumpah-Ku dengan
sumpah mereka dengan Janji-Ku untuk menjaganya dan takkan ada pertumpahan darah
dan caci-maki serta kebencian yang melukai hati mereka lagi dan yang akan menjadikan
mereka berdarah-darah dan tak berdaya. Siapa-siapa yang menyatakan bahwa mereka itu
halal darahnya, Kujadikan pula mereka itulah yang justru sebagai orang atau kaum yang
tak sanggup menghindarkan diri dari celaka yang bersimbah darah.

“Tiadalah Komunitas Eden dapat diancam dan diperangi sebagaimana mereka adalah
pembawa damai dan institusi Surga dari Tuhan. Tiadalah kekuatan yang sekukuh Surga
dan Kerajaan-Ku. Dan tiadalah siapa pun yang terkuasa dapat dinyatakan lebih berkuasa
dari Tahta Suci Kerajaan-Ku. Untuk itulah Aku mengamankan Lia Eden dan Komunitas
Eden dari segala ancaman apa pun, dan akan Kuperlihatkan Tindakan-Ku atas mereka.
Sehingga keadaan apa pun yang mengancamnya, niscaya akan Aku tangani sendiri.
Karena setelah Aku bersumpah mengukuhkan Kerajaan-Ku dan Surga-Ku, manalah
mungkin itu bisa tercela, lemah dan bisa dinistakan?

“Sungguh hanya karena masalah pensucian atas diri mereka yang belum sempurna
sajalah sehingga sebelumnya Kubiarkan mereka berkutat memperjuangkan diri mereka
dari perbuatan aniaya dari mereka yang zalim. Dan itu pun dalam rangka jalan
pengupayaan keakuratan hukum duniawi bagi berdirinya Kerajaan Eden. Tanpa melalui
keteraniayaan itu dahulu, manalah ada kiblat kebenaran.

“Seandainya semua orang itu bisa patuh dengan mudah, Surga-Ku takkan Kuberdirikan
karena kepatuhan serempak yang diperoleh dengan cara yang mudah itu tidaklah kukuh
dan dapat dilestarikan. Surga dan Kerajaan-Ku itu harus dibuktikan kekeramatan-
kekeramatannya dan mukjizat-mukjizatnya. Untuk itulah Aku pertunjukkan dalam
memberantas kejahatan-kejahatan dan dosa-dosa. Karena untuk apa Kerajaan-Ku
Kudirikan bila bukannya demi menumpas kejahatan dan menghakimi dosa-dosa?
Terpulang kepada penghakiman atas kekualatan terhadap Rasul-Ku itulah kekuatan
magis Surga dan Kerajaan-Ku ternampakkan. Dan demikianpun kebenaran sejati para
Rasul-Ku.

“Dan telah tersanggupkan kebertaatan mutlak mereka terhadap-Ku sehingga mereka
berani mati menyampaikan Fatwa-Ku tentang Penghapusan Semua Agama. Dengan
apakah mereka dapat menyelamatkan diri dari murka semua orang sedunia selain karena
Aku melindungi mereka secara pasti? Maka siapa-siapa yang memerangi mereka dan
melakukan tindak aniaya atas diri mereka, tak hanya mereka itu Kukutuk menjadi iblis di
Neraka, dan pula Kumatikan mereka segera dalam kematian yang terburuk dan ternista.

“Aku memang sengaja bertindak keras terhadap mereka yang menzalimi Utusan-Ku.
Semenjak telah terhadirkan seluruh Sumpah-sumpah-Ku ini, apalagi Aku sungguh sangat
terdesak untuk mengakhiri permusuhan agama karena kebencian atas nama agama telah
menjadikan umat beragama sering bertindak salah dan bahkan berbuat keji, Kuharap mau
dimaklumi Tindakan Tegas-Ku ini.

“Dan Kulibatkan masyarakat luas yang telah menerima Risalah-risalah Eden
mempersaksikan cara Lia Eden dan Komunitas Eden bertaat mutlak kepada-Ku setelah
risalah-risalah tanggal 2 Oktober 2006 dan 8 November 2006 yang berisi ramalan gempa
dahsyat di Jakarta namun tak terbukti kebenarannya. Demikian itulah Aku menguji
mereka sebelum menghadirkan rangkaian Sumpah-sumpah-Ku ini. Namun Aku
berpantang mendustai karena akan sampai saatnya Aku membuktikan kebenaran ramalan
gempa dahsyat itu. Apalah ramalan gempa bila bukan untuk membuatmu siaga. Tapi
ujian yang berkualitas untuk para Utusan-Ku lebih Kuutamakan.

“Selalu Kuujikan sesuatu yang berat dan tak terduga baginya sebelum Aku memberinya
sesuatu yang paling berharga. Sungguh ramalan gempa yang tak terbukti itu
sesungguhnya demi pembuktian kemapanan sumpah setia mereka kepada-Ku, karena
tiadalah mereka jadi mengingkar terhadap-Ku setelah mereka Kulukai hatinya karena
Kuingkari.

“Dengan sengaja mereka telah sangat Kupermalukan bahkan sebanyak dua kali. Akan
tetapi, sungguh Sumpah-sumpah-Ku yang kini jauh lebih berharga bagi mereka. Sungguh
kesetiaan mereka kepada-Ku telah terbuktikan. Dan jaminan Sumpah-sumpah-Ku ini
adalah Hadiah-Ku atas kesetiaan mereka kepada-Ku.

“Maka janganlah pernah menganggap kamu dapat mengenyahkan Eden karena kamu
golongan mayoritas dan jumlahmu tak terbilang di seluruh dunia. Bahkan Komunitas
Eden hanya segelintir orang yang kaukira lemah sehingga kau mengira mereka gampang
dienyahkan. Kiranya golongan yang banyak itulah yang kini tak sanggup menghadirkan
Berkah dan Rahmat Pertolongan-Ku, bahkan pengampunan dari-Ku.

“Aku menjaga mereka secara seksama karena mereka telah sanggup disucikan secara
tuntas dan selamanya bersedia memelihara kesuciannya serta takkan memusuhi siapa pun
termasuk yang pernah menzaliminya. Perjanjian-Ku dengan mereka itu membuahkan
Penjagaan-Ku yang mapan untuk mereka.

“Maka, siapa-siapa yang melukai hatinya dan bermaksud mengenyahkan Eden,
Kubalaskan hukuman 7.000 kali penderaan atas perbuatan mereka sendiri. Dan 7.000 kali
pemberkatan bagi yang berbuat baik kepada mereka.

“Dan demi Kemahaadilan-Ku, Kunyatakan Sanksi-Ku kepada Eden pula sebagaimana
Aku juga mengancamkan kepada Eden 7.000 kali hukuman atas ketidakadilan atau
kesalahan yang diperbuat Lia Eden dan Komunitas Eden. Tapi Aku selalu menjaganya
jauh dari kesalahan-kesalahan karena kekekalan kesucian Surga Eden itu harus dijamin
oleh mereka semua. Tapi kelalaian sekecil apa pun oleh mereka, Kuancamkan
penderaannya semacam itu. Karena tiadalah manusia itu luput dari kelalaian.

“Dan Aku akan memperbaiki keadaan dunia melalui mukjizat-mukjizat Eden yang
terbaik. Dan yang terbaik bagi semuanya itu adalah mengenyahkan kejahatan dengan
seksama melalui kendali teknologi yang terpusat dari Kami.

“Kubuktikan bahwa Aku bukanlah Tuhan purbakala yang Firman-firman-Nya telah
kedaluwarsa. Prakarsa untuk diamini segala bangsa dan negara-negara harus melalui
teknologi tinggi (high-tech) dan teknologi informasi. Dan Kujadikan cara itu sampai
semua informasi dari-Ku tersaksikan oleh semua orang di seluruh dunia ini.

“Dan Kuperbaiki segala kerusuhan dan kesesatan dengan menjanjikan teknologi tinggi
yang berhasil guna dapat mengendalikan dan mengatasi persenjataan pemusnah massal
dan produk perusakan lingkungan hidup. Dan kepada Kami-lah terpulang segala
perbaikan keadaan. Dan melalui tuntunan teknologi tinggi dan teknologi informasi itulah
cara Kami menjadikannya.

“Demi Sumpah-Ku ini, Aku memperbaiki keadaan dan menegakkan Kerajaan-Ku, Eden,
di negeri ini.”

								
To top