Docstoc

Tiap hari adalah istimewa

Document Sample
Tiap hari adalah istimewa Powered By Docstoc
					POSTED BY : DOOHAN
http://doohan-punk.blogspot.com
Email : doohanim@yahoo.co.id, d00h4n@yahoo.com


Tiap Hari Adalah Istimewa

By Ann Wells (Los Angeles Times)

Kakak iparku membuka laci lemari pakaian kakakku yang paling bawah, lalu mengambil
sesuatu terbungkus tissue putih dan mengulurkannya kepadaku sambil berkata: “Ini
pakaian dalam yang sangat spesial.”

Kubuka bungkusan itu, dan kutemukan sebuah pakaian dalam yang sangat menawan,
lembut, terbuat dari sutera, disulam tangan, dengan tali sangat lembut. Tag harga masih
tertempel, dengan kode-kode penjualannya yang rumit.

“Jane membelinya 8 atau 9 tahun yang lalu, dan belum pernah memakainya.Katanya ia
ingin memakainya untuk suatu kesempatan yang sangat istimewa.Yah, rasanya inilah hari
yang istimewa itu,” kata kakak iparku lemah.

Ia mengambil pakaian dalam itu dari tanganku, dan meletakkannya di tas tempat tidur,
bersama dengan pakaian lainnya yang kami persiapkan untuk dibawa ke rumah duka.
Ia memegang pakaian dalam itu sejenak, dan dengan tiba-tiba ia menutup laci tersebut
keras-keras sambil berkata keras padaku: “Jangan pernah menyimpan sesuatu yang
istimewa untuk kesempatan istimewa. Hidupmu tiap hari adalah istimewa.”

Aku terus ingat kata-kata tersebut sepanjang upacara pemakaman dan hari-hari
sesudahnya. Saya membantu dia dan keponakan-keponakan saya untuk melewati hari-
hari berkabung setelah kematian kakakku yang mendadak. Aku juga terus memikirkan
mereka sepanjang penerbanganku kembali ke California dari kota Midwestern di mana
kakakku tinggal. Aku juga memikirkan hal-hal yang belum sempat didengar, dilihat atau
dikerjakan oleh almarhum kakakku.

Aku juga memikirkan hal-hal yang sudah ia kerjakan tanpa menyadari Bahwa hal-hal
tersebut sungguh sangat spesial. Aku terus memikirkan kata-kata kakak iparku, dan
sepertinya kata-kata yang ia ucapkan saat hatinya penuh duka tersebut telah mengubah
hidupku. Mendadak sepertinya aku telah membaca sedemikian banyak buku tetang
kehidupan.
Aku lalu memandang ke luar jendela dan menikmati pemandangan udara yang indah,
tanpa pusing lagi memikirkan bagaimana kebun kesayanganku yang telah kutinggal pergi
beberapa hari.

Sesampai di rumahku sendiri,aku lalu menyempatkan diri untuk lebih Banyak berkumpul
dengan keluargaku dan teman-temanku, dan langsung mengurangi kegiatan rapat-
rapatku. Apabila diperlukan, hidup ini semestinya dipenuhi pola-pola untuk pengalaman
tentang kenikmatan, dan bukan pertahanan serta beban. Sekarang saya mencoba untuk
memperhitungkan waktu dengan lebih teliti dan mensyukurinya.

Aku tidak “menyimpan” sesuatu. Kami bahkan menggunakan chinawares (piring-piring
buatan cina) dan koleksi kristal kami setiap hari, tanpa menunggu ada pesta, ada tamu
atau lainnya.
Ketika kami kehilangan uang, ketika kran air bocor, ketika bunga camelia kami mekar,
adalah saat-saat yang kami istimewakan.

Saya pergi ke pasar memakai pakaian yang indah, jika memang sedang ingin. Semua
kami lakukan tanpa rasa sayang yang berlebihan terhadap barang-barang tersebut.
Teorinya, kalau saya kelihatan lebih berada daripada orang-orang di sekitarku, saya juga
akan menjadi tidak pelit terhadap diriku sendiri.

Saya tidak hanya memakai parfum kalau pergi ke pesta.

Pelayan di toko bangunan, tukang sayur di pasar, teller di bank, dan teman-temanku di
pesta, memiliki hidung yang berfungsi sama. Kata-kata “suatu hari kelak” ataupun “hari-
hari ini”, mempunyai makna yang sama bagi saya. Jika ada hal-hal yang layak didengar,
ditonton, dibaca atau dikerjakan, saya akan berusaha mendengar, menonton, membaca
atau mengerjakannya sekarang juga.

Saya tidak tahu apa kira-kira yang akan almarhum kakakku apabila ia tahu bahwa
keesokan harinya (”besok” adalah kata-kata yang tidak pernah kita bayangkan akan tidak
terjadi) ia sudah tidak akan ada lagi di dunia ini. Mungkin ia akan menelpon seluruh
keluarganya dan beberapa teman dekatnya, mungkin ia akan menelpon teman-teman
lamanya dan meminta maaf akan kesalahan-kesalahan yang ia lakukan di masa lalu. Saya
bahkan juga membayangkan bahwa ia justru akan pergi ke sebuah restoran cina yang
sangat ia sukai.

Tapi semua itu hanya perkiraanku saja. Kita tidak pernah tahu.

Hal-hal tersebut pasti akan membuat aku marah bila belum dapat saya lakukan padahal
saya tidak memiliki waktu lagi. Marah karena selama ini saya selalu menunda
pertemuan-pertemuan dengan teman-teman baik saya, meskipun Saya sangat ingin
berjumpa dengan mereka.

Marah, karena selama ini saya jarang membalas surat-surat yang saya terima. Marah dan
menyesal karena selama ini saya jarang sekali mengatakan pada isteri dan anak-anakku,
betapa Saya menyayangi mereka. Kini saya selalu mengusahakan untuk tidak menunda
atau menahan hal-hal yang sekiranya akan menambah keceriaan, kesulitan atau kesedihan
dalam hidup ini. membuat saya tertawa.

Dan setiap pagi, begitu saya membuka mata, saya katakan pada diri saya sendiri, bahwa
hari itu adalah hari yang spesial. Setiap hari, setiap menit, setiap nafas, adalah benar-
benar anugerah yang indah dari Tuhan.
Jika anda menerima mail ini, pasti karena ada orang yang peduli dan Sayang kepada
anda. Jika anda selama ini terlalu sibuk, cobalah berhenti sejenak.

Sempatkan beberapa menit saja memikirkan orang-orang yang dekat di hati anda, teman-
teman yang telah memberikan warna pada hidup anda, guru, pembimbing, siapapun.
Kalau perlu, forward email ini kepada mereka, just to show that you care.

“Good friends must always hold hands, but true friends do not need to hold hands
because they know the other hand will always be there.”

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:4
posted:5/19/2012
language:
pages:3