Oleh-oleh dari Penataran Menggunakan Alat Peraga Matematika di

Document Sample
Oleh-oleh dari Penataran Menggunakan Alat Peraga Matematika di Powered By Docstoc
					Oleh-oleh dari Penataran
Menggunakan Alat Peraga
Matematika SD di Padang,
14 – 15 Desember 2009




         S.Belen
www.sbelen.wordpress.com
Kota Padang yang sedang berbenah diri pasca-
         gempa 30 September 2009
Tampak mall yang sedang direnovasi.
Gedung milik pebisnis tinggal sedikit yang belum direnovasi. Bagi
                    mereka, time is money.
Dibandingkan gedung perusahaan swasta, lebih banyak gedung
pemerintah yang rusak. Bangunan hasil mark up yang tak sesuai
spesifikasi? Banyak gedung pemerintah yang masih tampak rusak porak
poranda. Menunggu persetujuan usul anggaran? Bangunan airport yang
baru utuh, tak ada retakan karena dikerjakan orang Jepang.
Acara awal penataran guruguru SD Kota Padang tentang bagaimana
menggunakan alat peraga Matematika SD. Penataran ini disponsori
Penerbit Erlangga.
Kepala UPTD (dinas pendidikan kecamatan) & ibu Ketua KKKS memberi
arahan kepada peserta
Alat peraga Matematika produksi Penerbit Erlangga untuk kelas 1 SD
Alat peraga Matematika produksi Penerbit Erlangga untuk kelas 2 SD
Kepala UPTD (Dinas Pendidikan Kecamatan) sedang memberikan
pengarahan dalam penataran penggunaan alat peraga matematika
produksi Penerbit Erlangga.
Para guru SD, mayoritas mutlak wanita sedang mencari daun, batu kerikil &
buah ceri untuk melakukan kegiatan bagaimana menggunakan alat peraga
dalam mengajarkan Matematika yang membuat siswa aktif & kreatif.
Ibu Kepala SD Katolik Prayoga yang gedung-gedungnya hancur
berantakan sedang memetik buah ceri yang akan digunakan melakukan
operasi bilangan Matematika sebagai pelengkap kit Matematika Erlangga.
Memetik buah ceri sebagai alat peraga tidak merusak lingkungan karena
digunakan untuk kepentingan belajar anak yang relevan.
Membuat soal operasi bilangan sendiri dan mengerjakan
dengan penggunaan alat peraga dari lingkungan sekitar.
Bekerja dalam kelompok. Bekerja sama amat penting
dalam proses belajar anak.
Belajar sambil duduk di lantai amat cocok untuk anak
            bergaya belajar otak kanan.
Masih tampak bekas kerusakan pada gedung pasca-gempa
              bumi 30 September kelabu.
Tenda-tenda tempat
anak-anak TK
“Ananda” belajar. Di
belakang tampak
gedung yang rusak
akibat gempa.
Anak-anak TK
“Ananda” sedang
mencuci tangan
dibimbing Bu Guru
Pasca-musibah,
anak jauh lebih
cepat gembira
daripada orang
dewasa.
Kebebasan bergerak bagi anak amat membantu
              kinerja otaknya.
Ibu guru ini memberi bimbingan kepada anak yang
           mengalami kesulitan belajar.
Tersedia buku bacaan di sebuah meja di kelas. Anak yang berminat
langsung mencari dan membaca buku yang digemari.
Bimbingan individual amat penting untuk membantu anak
           yang mengalami kesulitan belajar.
Belajar menulis huruf dan angka. Dikerjakan spontan tanpa
                      suruhan guru.
Duduk di lantai membuat anak
merasa rileks
Kasih sayang guru kepada anak memotivasinya belajar.
Peserta mengamati bangun geometri dari kotak alat peraga lalu keluar
untuk membuat daftar & menggambar bangun datar & bangun ruang yang
ada ke lingkungan sekitar.
Mengamati dan menggambar
bangun gemometri yang
ditemukan di lingkungan
sekitar.
Sepeda pada becak ini kaya dengan bangun geometri:
segitiga, segiempat, kubus, balok, tabung, bahkan mur
segilima (pentagon).
Bangun geometri apakah ini yang tampak pada
ventilasi toilet?
Bangun geometri mirip segitiga & lingkaran pada
sadel sepeda?
Bangun geometri apa saja yang tampak pada
becak bekas ini?
Carilah luas lingkaran ban sepeda dengan menggunakan
rumus. Bagaimana cara mengukur keliling?
Bangun ruang apa saja yang tampak pada dinding
                mushola ini?
Bangun geometri apa yang terlihat? Daun keladi, batang
pohon, tangkai sapu, lidi sapu, anggota tubuh kucing?
Bangun gemoteri apa saja yang terlihat
bergantung kepada sudut pandang pengamatan
yang dipilih.
Bekerja secara individual
Mencari faktor bilangan dan menulisnya pada gambar
binatang. Ada kepala dengan 2 antena, ada empat kaki.
Faktor bilangan yang ditulis pada gambar binatang. Ada kepala dengan 2
antena, ada empat kaki, dan ada ekor (ditulis bilangan 6 sebagai bilangan
kuadrat karena 6 x 6 = 36).
Menulis tabel bilangan kelipatan 3, lalu menggambar digit
terakhir dari angka-angka pada tabel. Tercipta bentuk
seperti bintang?
Bapak pengawas ini turut melakukan kegiatan seperti
guru-gurunya. Contoh pengawas yang tak tampil bossy.
Kecantikan hati bagi seorang guru lebih penting untuk
menyirami kasih sayang kepada anak didik.
Menggunting
gambar dari
koran untuk
membuat buku
Calistung
(Membaca,
Menulis,
Berhitung),
sebaiknya 1
buku per anak.
Membuat garis pinggir pada buku Calistung dari gambar
koran yang dibuat tiap anak, bisa untuk kelas 1 s.d. 4 SD.
Belajar aktif bisa dalam posisi berdiri, duduk di kursi,
        duduk bersila dan berbaring di lantai.
Mengukur lingkar
kepala, panjang bahu,
lingkar pinggul, panjang
tulang belakang dari
kepala sampai tulang
ekor, panjang tangan,
dan panjang kaki. Lalu
digunting kertas Manila
sesuai dengan ukuran
dan memakaikannya
pada badan.
Anak-anak senang
memakai untaian kertas
ukuran badannya sambil
berlari ke sana ke mari.
Seorang guru yang
murah senyum
membawa keceriaan
bagi anak-anak saat
belajar.
Ibu guru yang satu
ini senang bergaya.
Kegiatan belajar
seperti ini melatih
anak bekerja sama.
Diadakan pemilihan “Putri Matematika” yang pintar yang mengukur
secara tepat. Peserta yang lain menjadi yuri. Keceriaan mereka
menggambarkan masyarakat Padang yang telah bangkit dari trauma
pasca-gempa berkat semangat gotong royong dan bantuan perantau
Minang di berbagai penjuru Indonesia.
Inilah “Putri
Matematika” yang
terpilih! Waktu
dibagikan hadiah,
semua berebutan.
Maklumlah mengikuti
perilaku anak kelas 1, 2,
atau 3. He he he.
Sang “Putri Matematika”
memang bekerja rajin
dan cepat. Sang putri
menunjukkan hasil
menggambar telapak jari
tangannya dan
menghitung luas bangun
tak beraturan.
Bangga menunjukkan hasil kerja. Demikian pun anak
bangga menunjukkan hasil karyanya.
From Padang with love.
Good bye! See you again!

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:250
posted:5/19/2012
language:Malay
pages:71