bab iv statistik parametrik

W
Shared by: Q12rm34
Categories
Tags
-
Stats
views:
55
posted:
5/18/2012
language:
pages:
15
Document Sample
scope of work template
							                                                           IV. Statistik Parametrik




                                      BAB IV
                              Statistik Parametrik

                           Korelasi Product Moment
                           Regresi Linear Sederhana
                           Regresi Linear Ganda
                           Regresi Logistik


Korelasi Product Moment
Korelasi product moment disebut juga korelasi Pearson adalah teknik
analisis statistik yang mempunyai kegunaan untuk menganalisis data
penelitian yang mempunyai karakteristik di antaranya:
   1. Hipotesis yang diajukan adalah hipotesis asosiatif
   2. Datanya berskala minimal interval
   3. Penyebaran data berdistribusi normal


Contoh Kasus
Seorang peneliti ingin mengetahui korelasi antara kemampuan kerja,
motivasi kerja, dan produktivitas kerja karyawan. Hipotesisnya dapat
digambarkan di bawah ini:

    Kemampuan kerja
                                           Produktivitas kerja

     Motivasi kerja

Gambar 1. Model Hipotesis

Setelah dilakukan pengumpulan data maka didapat data sebagaimana
tersaji dalam tabel 1 di bawah. Selanjutnya dilakukan entri data dimana
karakteristik variabelnya adalah sebagai berikut:

X1                Kemampuan Kerja
                  Measurement level: Scale
                  Format: F8 Column Width: 8              Alignment: Right
X2                Motivasi Kerja
                  Measurement level: Scale
                  Format: F8 Column Width: 8              Alignment: Right
Y                 Produktivitas Kerja
                  Measurement level: Scale
                  Format: F8 Column Width: 8              Alignment: Right


                                            - 32 -
                                                                  IV. Statistik Parametrik



Tabel 1. Kemampuan, Motivasi, dan Produktivitas Kerja Karyawan

No.     X1       X2            Y         No.         X1               X2           Y
 1      12       10            16        21          11               12           15
 2      10       12            15        22          13               14           16
 3      10       9             16        23          10                9            9
 4      12       12            17        24          12               11           14
 5      12       14            18        25          13               10           16
 6      12       15            19        26          13               14           15
 7       8       10            16        27          14               15           20
 8      11       12            18        28          13               14           18
 9      12       13            18        29          12               15           18
10       8       12            15        30          11               12           20
11       7       9             12        31          11               15           20
12       9       7             12        32          12               13           16
13       9       14            20        33          12               11           12
14      12       11            11        34           8               13           20
15      11       10            13        35           6               14           20
16      10       13            21        36          11               10           10
17      11       13            19        37          10               14           18
18      12       12            15        38          12               13           15
19       9       9             12        39          13               15           18
20      11       12            15        40          11               14           17


Langkah Korelasi Product Moment
   1. Klik Analyze  Correlate  Bivariate…




                      Gambar 2. Langkah korelasi product moment

   2. Masukkan variabel yang akan dikorelasikan (X1, X2, Y)
   3. Pilih Correlation Coefficients: Pearson
   4. Klik Continue  OK




                                           - 33 -
                                                                          IV. Statistik Parametrik




       Gambar3. Pilihan bivariate correlations


Output dan Interpretasi Korelasi Product Moment
                                         Cor relations

                                                      X1         X2          Y
                 X1      Pearson Correlation             1       ,344*      ,054
                         Sig. (2-tailed)                  ,      ,030       ,741
                         N                              40         40         40
                 X2      Pearson Correlation          ,344*         1       ,731**
                         Sig. (2-tailed)              ,030           ,      ,000
                         N                              40         40         40
                 Y       Pearson Correlation          ,054       ,731**        1
                         Sig. (2-tailed)              ,741       ,000           ,
                         N                              40         40         40
                     *. Correlation is s ignif icant at the 0.05 level (2-tailed).
                     **. Correlation is s ignif icant at the 0.01 level
                         (2-tailed).
Korelasi Product Moment antara variabel Kemampuan Kerja (X1) dengan
Produktivitas Kerja (Y) adalah sebesar 0,054 dengan arah positip. Hal ini
berarti perubahan yang dialami oleh kemampuan kerja karyawan akan
diikuti secara positip oleh peroduktivitas kerjanya. Namun setelah diuji
signifikansinya, hubungan antara         kedua variabel tersebut tidak
signifikan karena nilai P atau Sig. sebasar 0,741 atau lebih besar dari
tingkat kesalahan yang kita pasang 0,05 (5%). Hal ini juga ditunjukkan
oleh tidak adanya tanda bintang pada koefisien korelasi X1Y tersebut.

Korelasi Product Moment antara variabel Motivasi Kerja (X1) dengan
Produktivitas Kerja (Y) adalah sebesar 0,731 dengan arah positip. Hal ini
berarti perubahan yang dialami oleh kemampuan kerja karyawan akan



                                                    - 34 -
                                                                IV. Statistik Parametrik



diikuti secara positip oleh peroduktivitas kerjanya. Setelah diuji
signifikansinya, hubungan antara kedua variabel tersebut signifikan
karena nilai P atau Sig. sebasar 0,00 atau lebih kecil dari tingkat
kesalahan yang kita pasang 0,05 (5%). Hal ini juga ditunjukkan oleh
adanya tanda bintang dua ** pada koefisien korelasi X2Y tersebut.

Gambar Garis Scatterplots
   1. Klik Graphs
       Scatter…




                        Gambar 4. Langkah scatterplots


   2. Klik Simple  Define




                    Gambar 5. Define scatterplots

   3. Masukkan
      variabel Y
      sebagai Y axis
   4. Masukkan
      variabel X1
      sebagai X axis
   5. Klik Titles…
   6. Tulis judul pada
      Line1:
      “Scatterplots X1
      dan Y”                 Gambar 7. Atur axis scatterplots




                                             - 35 -
                                                                                         IV. Statistik Parametrik




                                          Gambar 8. Judul scatterplots


                          7. Klik Continue

                      Output Scatterplots
                                 Scatterplots X1 dan Y
                            22


                            20


                            18


                            16
Produktivitas Kerja




                            14


                            12


                            10


                             8
                                 4    6      8     10    12     14       16


                                 Kemampuan Kerja


                      Gambar 9. Output scatterplots


                      Gambar Garis Regresi
                      Gambarlah garis regresinya, dengan cara:
                        1. Klik 2x output
                           scatterplot tersebut
                           sehingga keluar
                           window baru SPSS
                           Chart Editor
                        2. Klik Chart 
                           Options
                        3. Pilih (beri tanda √ )
                           pada kotak Total di
                           bawah Fit Line




                                                               Gambar 10. Chart editor




                                                                              - 36 -
                                                       IV. Statistik Parametrik




Gambar 11. Pilihan dalam scatterolots


4. Klik Fit Options…
5. Pilih Fit Method: Linear Regression




Gambar 12. Pilihan garis dalam scatterplots


6. Pilih (beri tanda √ ) dalam Regression Options:
       a. Include constant in equation
       b. Display R-Square in legend
7. Klik Continue  OK
8. Simak garis regresinya!!




                                              - 37 -
                                                                                                   IV. Statistik Parametrik




                                   Scatterplots X1 dan Y
                              22


                              20


                              18


                              16
Produktivitas Kerja




                              14


                              12


                              10


                               8                                       Rsq = 0.0029
                                   4   6   8     10   12    14   16


                                   Kemampuan Kerja
                      Gambar 13. Output scatterplots disertai garis regresi


                      Korelasi Product Moment antara variabel Kemampuan Kerja (X1) dengan
                      Produktivitas Kerja (Y) seperti telah kita dapatkan adalah sebesar 0,054
                      dengan arah positip. Grafik di atas juga menunjukkan ada hubungan
                      positip antara kemampuan kerja dengan produktivitas, namun demikian
                      hubungan tersebut tidak signifikan. Kita bisa melihat garis regresinya
                      mempunyai slope yang tidak begitu miring, bahkan cenderung datar. Hal
                      ini semakin membuktikan bahwa walaupun ada hubungan postif antara
                      dua variabel tersebut namun tidak bermakna.


                      Regresi Linear Sederhana
                      Analislah variabel X1 dan Y dengan menggunakan teknik Regresi Linear
                      Sederhana, dengan langkah-langkah:

                           1. Klik Analyze  Regression
                               Linear




                                                                              Gambar 14. Langkah regresi


                           2. Masukkan variabel X1 sebagai Independent dan variabel Y
                              sebagai Dependent




                                                                                - 38 -
                                                                            IV. Statistik Parametrik




   Gambar 15. Pilihan regeresi linear


   3. Klik Statistics…
   4. Pilih Estimates, dan Model fit




   Gambar 16. Pilihan statistics linear regresi


   5. Tekan Continue  OK


Output dan Interpretasi Regresi Sederhana
                           Model Sum m ary

                                             Adjusted       Std. Error of
  Model          R          R Square         R Square       the Estimate
  1               ,054 a        ,003             -,023             3,084
    a. Predictors: (Constant), Kemampuan Kerja


Koefisien korelasi product moment adalah 0,054 [sama dengan ketika
analisis product moment di atas], R Square adalah koefisien determinasi
yang didapat hasil sebesar 0,003 artinya kontribusi variabel X1 terhadap Y



                                                         - 39 -
                                                                  IV. Statistik Parametrik



sangat kecil, hanya 0,3% saja. Hal ini dapat dibuktikan pada garis regresi
pada gambar 13 di atas.
                                         ANOVAb

                         Sum of
  Model                  Squares          df        Mean Square             F           Sig.
  1       Regression        1,053               1         1,053              ,111         ,741 a
          Residual        361,322              38         9,508
          Total           362,375              39
    a. Predictors: (Constant), Kemampuan Kerja
    b. Dependent Variable: Produktivitas Kerja


Seperti halnya korelasi product moment, nilai P atau Sig. regresi tunggal
antara X1 terhadap Y ini juga didapat hasil tidak signifikan. Nilai Sig.
sebesar 0,741 yang berarti lebih besar dari patokan tingkat kesalahan kita
yakni sebesar 5% atau 0,05.

                                                      a
                                          Coe fficients

                                   Unstandardiz ed         Standardized
                                    Coef f icients         Coef f icients
  Model                            B          Std. Error       Beta                 t          Sig.
  1       (Cons tant)             15,127          3,038                             4,979        ,000
          Kemampuan Kerja      9,156E-02            ,275            ,054              ,333       ,741
    a. Dependent Variable: Produktivitas Kerja


Berdasarkan tabel di atas, maka dapat disusun persamaan regresinya
yaitu: Y = 15,127 + 0,09156X1

Nilai 0,091 adalah slope perubahan garis regresi. Hal ini berarti setiap
perubahan satu satuan dari X1 akan diikuti perubahan Y sebesar 0,091.
Sehingga jika kita masukkan ke dalam grafik regresi dapat dilihat pada
gambar di bawah ini.




                                               - 40 -
                                                      IV. Statistik Parametrik




Regresi Linear Ganda
Kita lanjutkan dengan menganalisis ketiga variabel tersebut dengan teknik
regresi linear ganda (multiple linear regression). Langkah-langkahny
sebagai berikut.

   1. Klik Analyze  Regression  Linear




                 Gambar 17. Langkah regresi linear


   2. Masukkan variabel Y sebagai Dependent dan variabel X1 dan X2
      sebagai Independent Variabel




                                             - 41 -
                                                                           IV. Statistik Parametrik




   Gambar 18. Pilihan dalam regresi linear


  3. Pada Method, pilih ENTER
  4. Lalu Klik Statistics
  5. Pilih (beri tanda √ ):
         a. Estimates
         b. Model Fit
         c. Descriptive




            Gambar 19. Pilihan statistics linear regresi


  6. Klik Continue  OK


Output dan Interpretasi Regresi Liner Ganda
                          Model Sum m ary

                                           Adjusted        Std. Error of
 Model          R          R Square        R Square        the Estimate
 1               ,761 a        ,579             ,556              2,032
   a. Predictors: (Constant), Motiv asi Kerja, Kemampuan
      Kerja




                                                       - 42 -
                                                                    IV. Statistik Parametrik




                                          ANOVAb

                         Sum of
  Model                  Squares           df        Mean Square          F           Sig.
  1       Regression      209,639                2       104,820         25,392         ,000 a
          Residual        152,736               37         4,128
          Total           362,375               39
    a. Predictors: (Constant), Motiv asi Kerja, Kemampuan Kerja
    b. Dependent Variable: Produktivitas Kerja


Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa koefisien korelasi
majemuk (bersama-sama) antara variabel X1 + X2 terhadap Y adalah
sebesar 0,761. Korelasi ini terbukti signifikan karena berdasarkan tabel
Anova diperoleh nilai F hitung sebesar 25,392 dengan nilai P atau Sig.
sebesar 0,000 [lebih rendah dari 0,05]. Sehingga dapat dikatakan bahwa
terdapat korelasi bersama yang positif dan signifikan antara variabel
kemampuan kerja dan motivasi kerja dengan variabel produktivitas kerja.
                                                       a
                                           Coe fficients

                                    Unstandardiz ed          Standardized
                                      Coef f icients         Coef f icients
  Model                             B           Std. Error       Beta              t         Sig.
  1       (Cons tant)               5,733           2,399                          2,390       ,022
          Kemampuan Kerja            -,381            ,193           -,224        -1,974       ,056
          Motiv asi Kerja           1,195             ,168            ,808         7,108       ,000
    a. Dependent Variable: Produktivitas Kerja


Tabel di atas diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:

Prod_Kerja = 5,733 – 0,381KemampuanKerja + 1,195MotivasiKerja

Tabel di atas juga menunjukkan bahwa jika diuji secara sendiri-sendiri
variabel kemampuan kerja ternyata tidak mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap produktivitas kerja, karena nilai P atau Sig. sebesar
0,056 masih lebih besar dari patokan kita yakni 0,050. Tetapi untuk
variabel motivasi kerja kita dapat mengatakan ada pengaruh yang
signifikan antara motivasi kerja terhadap produktivitas kerja karena nilai P
atau Sig. sebesar 0,00 yang berarti lebih kecil dari 0,05.

Kesimpulan akhir dari penelitian tersebut, untuk mendapatkan
produktivitas kerja karyawan yang semakin baik, maka yang lebih penting
harus ditingkatkan adalah faktor motivasi kerjanya. Walaupun seorang
karyawan mempunyai kemampuan kerja yang sangat tinggi, namun tanpa
didukung oleh motivasi yang baik maka tidak akan tercapai produktivitas
kerjanya.



                                                - 43 -
                                                             IV. Statistik Parametrik



Regresi Logistik
Teknik statistik ini digunakan untuk mengetahui pengaruh satu variable
independen atau lebih (X) terhadap satu variable dependen (Y), dengan
syarat:
   1. Variabel dependent harus merupakan variable dummy yang hanya
        punya dua alternatif. Misalnya Puas atau tidak puas, dimana jika
        responden menjawab puas maka kita beri skor 1 dan jika
        menjawab tidak puas kita beri skor 0.
   2. Variabel independent mempunyai skala data interval atau rasio.


Contoh Kasus
Seorang peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh kualitas
pelayanan publik terhadap kepuasan pengguna (masyarakat). Kualitas
pelayanan publik diteliti melaluji variabel Daya Tanggap (X1) dan Empati
(X2). Kepuasan penggunana layanan (Y) sebagai variabel dependent
adalah variabel dummy dimana dimana jika responden menjawab puas
maka kita beri skor 1 dan jika menjawab tidak puas kita beri skor 0.

Input data di bawah ini!
No.   X1   X2   Y   No.    X1   X2   Y     No.     X1   X2      Y
 1    36   45   1   18     34   42   1     35      34   40      1
 2    34   39   0   19     33   40   0     36      30   38      0
 3    30   38   0   20     34   43   0     37      30   40      1
 4    32   38   1   21     32   39   0     38      35   41      1
 5    36   45   1   22     36   44   1     39      34   42      1
 6    33   42   0   23     33   37   0     40      33   40      0
 7    36   45   1   24     30   38   0     41      34   43      0
 8    36   45   1   25     36   43   1     42      30   38      0
 9    31   36   0   26     33   41   0     43      34   42      1
10    31   37   0   27     32   39   0     44      30   41      1
11    36   45   1   28     30   36   0     45      34   40      0
12    33   41   0   29     30   36   0     46      34   42      1
13    32   40   0   30     36   42   1     47      34   38      0
14    33   39   0   31     33   38   0     48      34   44      1
15    34   42   1   32     33   38   0     49      35   43      0
16    34   42   0   33     35   41   1     50      34   42      1
17    32   39   0   34     35   41   1

Karakteristik masing-masing variabel adalah sebagai berikut.
X1         Daya tanggap
           Measurement level:    Scale
           Format: F4 Column     Width: 8         Alignment: Right
X2         Empati
           Measurement level:    Scale
           Format: F4 Column     Width: 8         Alignment: Right



                                         - 44 -
                                                                                IV. Statistik Parametrik




Y                 kepuasan pengguna
                  Measurement level: Scale
                  Format: F8 Column Width: 8                         Alignment: Right
                  Value    Label
                      0    tidak puas
                      1    puas


Langkah Regresi Logistik
     1. Klik Analyze  Regression  Binary Logistic
     2. Masukkan variable Y sebagai Dependent dan variable X1 dan X2
        sebagai covariates
     3. Klik OK


Output dan Interpretasi Regresi Logistik
             O mn ib us Tes ts of Mode l Coe ffic ie nts

                          Chi-square           df             Sig.
    Step 1      Step          23.181                 2           .000
                Block         23.181                 2           .000
                Model         23.181                 2           .000


Korelasi bersama x1 dan x2  Y (Korelasi majemuk) dengan teknik Chi-
Square didapat nilai Chi-Square 23.181 dengan Nilai Sig 0.000 < 0.05
berarti secara bersama-sama Daya Tanggap (X1) dan Empati (X2)
berhubungan dengan Kepuasan pengguna (Y)
                        M od el Su m m ar y

                  -2 Log       Cox & Snell      Nagelkerke R
    Step        likelihood      R Square          Square
    1                45.412           .371               .497


Tabel di atas menunjukkan koefisien determinan regresi logistik yakni
0.497 sehingga dapat dikatakan kontribusi variabel X1 dan X2 terhadap Y
adalah sebesar 50%

                                              C lass ifica t ion T ab le a

                                                                                 Predicted

                                                                      kepuasan pengguna      Percentage
                Observed                                           tidak puas      puas       Correct
    Step 1      kepuasan pengguna       tidak puas                         23            5           82.1
                                        puas                                4           18           81.8
                Overall Percentage                                                                   82.0
      a. The cut value is .500




                                                            - 45 -
                                                                               IV. Statistik Parametrik



Tabel di atas memperlihatkan bawa ketepatan prediksi dalam penelitian ini
adalah sebesar 82%.
                                      V ar iab les in t h e E qua t ion

                            B            S.E.           Wald              df            Sig.      Exp(B)
  Step
   a      X1                  .187          .307           .370                  1         .543      1.205
  1       X2                  .625          .264          5.614                  1         .018      1.868
          Constant         -31.971         9.114         12.306                  1         .000       .000
    a. Variable(s) entered on step 1: X1, X2.

Pengujian secara sendiri-sendiri ternyata hanya X2 yang signifikan karena
nilai Sig 0.018 < 0.05. Sedangkan X2 Sig 0.543 > 0.05 artinya secara
sendirian X1 tidak punya pengaruh yang signifikan terhadap Y.




                                                    - 46 -

						
Related docs
Other docs by Q12rm34
NORTHSIDE CHRISTIAN FOOTBALL CLUB
Views: 4  |  Downloads: 0
SUSTAINABILITY WEB LINKS
Views: 13  |  Downloads: 0
TAKE STARTS AT 10:04
Views: 7  |  Downloads: 0
Grand Prix National des Jeunes
Views: 8  |  Downloads: 0
Minnesanteckn 090603
Views: 37  |  Downloads: 0
Book
Views: 50  |  Downloads: 0
Engg College list
Views: 376  |  Downloads: 0