KONSTITUSI by arhiepurnama

VIEWS: 32 PAGES: 2

									                                             KONSTITUSI

Sejarah Perjuangan HMI
         Tanggal berdirinya hmi : 14 R. Awal 1366 H bertepatan dengan 05 february 1947 M
Latar Belakang Berdirinya HMI
- Kebangsaan
    Internal           : pancasila menjadi komunis (PKI)
    eksternal              : agresi militer belanda ii
- Keumatan                 : terpecahnya umat islam
- Kemahasiswaan            : hadirnya pmy dan smi

konstitusi
AD       : Aturan yang mengatur anggota dan organisasi
ART      : aturan yang mengikat anggota dan organisasi
Pasal 1 AD
Nama
Organisasi ini bernama Himpunan Mahasiswa Islam, disingkat HMI
Defenisi organisasi : berkumpulnya dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dalam suatu wadah untuk
         mencapai tujuan bersama.
         - Alasan Menggunakan Kata Himpunan : karenamenghipun seluruh aliran yang adasi islam,
              buka memaksakan.
         - Himpunan ialah oganissasi yang dimana berkumpulnya dua orang atau lebih yang saling
              berinteraksi dalam mencapai tujuan bersama
Pasal 4 AD
Tujuan organisasi
Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya
masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Subhanahu Wata ’ala.
Pasal 12 AD
Kekuasaan
Kekuasaan dipegang oleh Kongres, Konferensi/Musyawarah Cabang dan Rapat Anggota Komisariat
Pasal 13 AD
Kepemimpinan
a. Kepemimpinan organisasi dipegang oleh Pengurus Besar HMI, Pengurus HMI Cabang dan Pengurus HMI
     Komisariat.
b. Untuk membantu tugas Pengurus Besar HMI, dibentuk Badan Koordinasi.
c. Untuk membantu tugas Pengurus HMI Cabang, dibentuk Koordinator Komisarat.
Pasal 11 ART
Status
a. Kongres merupakan musyawarah utusan cabang-cabang
b. Kongres memegang kekuasaaan tertinggi organisasi
c. Kongres diadakan 2 (dua) tahun sekali
d. Dalam keadaan luar biasa, Kongres dapat diadakan menyimpang dari ketentuan pasal 11 ayat ( c )
e. Dalam keadaan luar biasa Kongres dapat diselenggarakan atas inisiatif satu cabang dengan persetujuan
     sekurang-kurangnya melebihi separuh dari jumlah cabang penuh.

Pasal 12 ART
Kekuasaan/Wewenang
a. Meminta laporan pertanggungjawaban Pengurus Besar
b. Menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, dan Penjabaran AD/ART.
c. Memilih Pengurus Besar dengan jalan memilih Ketua Umum yang sekaligus merangkap sebagai formatur dan
    dua mide formatur
d. Menetapkan anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar
e. Menetapkan calon-calon tempat penyelenggaraan Kongres berikutnya
Menetapkan dan mengesahkan pembentukan dan pembubaran Badko.
Pasal 15 ART
Status
a. Konferensi Cabang (Konfercab) merupakan musyawarah utusan komisariat
b. Konfercab/Muscab merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Pengurus Cabang
c. Bagi cabang yang memiliki komisariat kurang dari 4 (empat) diselenggarakan Musyawarah Anggota Cabang
    (Muscab)
d. Konfercab/Muscab diselenggarakan satu kali dalam setahun
Pasal 16 ART
Kekuasaan dan Wewenang
a. Meminta Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Cabang
b. Menetapkan Pedoman Kerja Pengurus Cabang dan Program Kerja Pengurus Cabang.
c. Memilih Pengurus Cabang dengan jalan memilih Ketua Umum yang merangkap sebagai Formateur dan dua
     Mide Formateur
d. Menetapkan anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Cabang
Pasal 18 ART
Status
a. Rapat anggota komisariat (RAK) merupakan musyawarah anggota biasa komisariat
b. RAK diadakan satu kali dalam satu tahun

Pasal 19 ART
Kekuasaan/Wewenang
a. Meminta Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Komisariat
b. Menetapkan Pedoman Kerja Pengurus Komisariat dan Program Kerja Komisariat
c. Memilih Pengurus Komisariat dengan jalan memilih ketua umum yang merangkap sebagai formateur dan
    kemudian dua mide formateur.
Menetapkan anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus HMI Komisariat.

								
To top