Docstoc

Akibat Rotasi Bumi

Document Sample
Akibat Rotasi Bumi Powered By Docstoc
					                                    Akibat rotasi bumi
      Gerakan semu matahari, seolah-olah matahari terbit disebelah timur dan terbenam
       disebelah barat
      Pergantian siang dan malam, dimana separuh dari bola bumi menerima sinar matahari
       (siang), sedang separuh bola lainnya mengalami kegelapan (malam).
      Pembiasan arah angin dan arus laut, seperti yang dijelaskan dalam hukum Buys
       Ballot. Angin di belahan bumi utara tidak bergerak lurus dari tekanan udara
       maksimum ke daerah tekanan udara minimum, tetapi dibelahan bumi utara dibiaskan
       ke kanan dan dibelahan bumi selatan dibiaskan ke kiri.
      Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda garis bujurnya.
      Bentuk bumi bulat padat pada bagian kutub mengalami pemepatan dan bagian ekuator
       mengalami penggembungan.

                                  Akibat Revolusi Bumi
      Di daerah sebelah utara garis balik utara (tropic of cancer) dan sebelah selatan garis
       balik selatan (tropic of capricorn) mengalami empat musim (panas,gugur,dingin,
       semi) bergantian.
      Perbedaan lamanya siang dan malam, pada musim panas siang hari lebih panjang dari
       pada malam hari, sebaliknya pada musim dingin malam hari lebih panjang dari pada
       siang harinya.
      Terlihat rasi bintang yang beredar dari bulan ke bulan.

                                  Akibat gravitasi bumi
      Materi di bumi punya bobot, sehingga tidak melayang-layang.
      Makin ke arah kutub, bobot suatu materi akan semakin besar, karena jari-jari bumi ke
       arah kutub menjadi pendek.

                                   Pasang surut air laut
       Pasang surut adalah gerakan naik turunnya air laut secara berirama yang disebabkan
oleh gaya tarik matahari dan bulan. Matahari mempunyai masa 27 juta kali lebih besar dari
masa bulan, tetapi jaraknya sangat jauh dari bumi rata-rata 149,6 juta km. Sedangkan bulan,
jaraknya sangat dekat dengan bumi (rata-rata lebih 381.160 km).
       Adanya gaya tarik bulan yang kuat, menyebabkan bagian bumi yang terdekat ke bulan
akan tertarik membengkak hingga perairan samudera di situ akan naik dan menimbulkan
pasang. Pada saat yang sama, bagian bola bumi dibaliknya akan mengalami keadaan serupa
atau pasang juga. Sementara itu pada sisi lainnya yang tegak lurus terhadap poros bumi-
bulan, air samudera akan bergerak ke samping sehingga menyebabkan terjadinya keadaan
surut.
       Apabila bulan-bumi-matahari terletak satu garis lurus, seperti saat bulan muda atau
bulan purnama, maka gaya tarik keduanya akan saling memperkuat. Dalam keadaan
demikian terjadilah pasang surut purnama dengan tinggi muka air laut yang luar biasa,
melebihi tinggi pasang yang umum. Sebaliknya, surutnya pun sangat rendah sehingga lokasi-
lokasi tertentu dengan pantai yang landai bisa menjadi kering sampai jauh ke laut.
       Bila bulan-matahari membentuk sudut siku-siku terhadap bumi, maka gaya tarik
keduanya akan saling meniadakan. Akibatnya, perbedaan tinggi air laut antara pasang dan
surut hanya kecil saja dan keadaan ini dikenal dengan pasang surut perbani.
                                   Delapan fase Bulan
       Fase bulan baru, terjadi pada kedudukan dengan urutan M-Bl-Bm. (konjungsi)
       Fase bulan sabit, terjadi pada kedudukan setelah konjungsi dan akan memasuki
        kuartir.
       Fase bulan setengah penuh, terjadi pada kedudukan Bl-Bm tegak lurus pada M-Bm
        (kuartir).
       Fase bulan bungkuk, terjadi pada kedudukan setalah kuartir dan akan memasuki
        kedudukan (oposisi)
       Fase bulan purnama, terjadi pada kedudukan dengan urutan M-Bm-Bl.(oposisi).
       Fase bulan bungkuk, terjadi pada keudukan setalah oposisi dan akan memasuki
        kedudukan kuartir.
       Fase bulan setengah penuh, terjadi pada kedudukan Bl-Bm tegak lurus pada M-Bm.
       Fase bulan sabit, terjadi pada keadaan setelah kuartir dan akan memasuki kedudukan
        konjungsi.

                              Gerhana Matahari dan Bulan.
      Bila kedudukan M-Bm-Bl berada pada satu garis lurus, sehingga sinar matahari akan
diterima bumi atau bulan menjadi terhalang, terjadilah gerhana. Gerhana bulan terjadi karena
permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi. Gerhana bulan akan terjadi pada fase bulan
purnama. Kemiringan bidang edar bulan terhadap bidang ekliptika (5°), menyebabkan
gerhana bulan tidak terjadi pada setiap bulan purnama.
      Gerhana matahari terjadi karena ada bagian bumi yang tertutup oleh bayangan bulan.
Ada tiga macam gerhana matahari, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian
(parsial) dan gerhana matahari cincin.

                                      Pembentukan Bulan
       Teori Fisi : menurut teori ini bulan berasal dari calon bumi pada saat masih belum
        memadat. Menurut pendukung teori ini proses fisi dibuktikan oleh komponen pokok
        pembentukan bumi dan bulan sama. Hal ini dibuktikan bahwa kandungan besi di
        bulan hanya sedikit saja karena sebagian besar masih tertinggal di bumi.
       Teori penangkapan : bulan datan dari daerah lain di tata surya. Pada suatu ketika,
        benda langit yang akan menjadi bulan ini bergerak cukup dekat dengan bumi,
        sehingga akan mengalami gravitasi bumi. Gaya tarik gravitasi menyebabkan benda
        langit tersebut mengorbit bumi dan menjadi satelit bumi.
       Teori Kondensasi : bumi dan bulan terbentuk bersama-sama dari sumber bahan yang
        sama secara terpisah
       Teori tumbukan : saat bumi masi belum padat sebuah benda langit menumbuk bumi.
        Akibat tumbukan ini sebagian materi bumi beserta materi penyusun benda langit
        tersebut terlempar ke angkasa dan bergabung menjadi satu, membentuk bulan.
       Teori Lemparan : saat bumi belum padat dan berotasi, sebagian masanya terlempar
        keluar, kemudian menjadi bulan, sedangkan bagian bumi yang ditinggalkan menjadi
        dasar samudera pasifik. Hal ini dibuktikan bahwa batuan silisium + magnesium
        (sima) yang ada di bulan sama dengan batuan sima yang ada di dasar samudera
        pasifik

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:323
posted:5/13/2012
language:Indonesian
pages:2
Description: akibat dari rotasi bumi