materi - LOCAL ECONOMY ASSESSMENT
Document Sample


PELATIHAN
LOCAL ECONOMIC
RESOURCES DEVELOPMENT
MEMAHAMI KARAKTERISTIK EKONOMI
LOKAL/DAERAH
Hubungan antara Analisis
Ekonomi dengan Perencanaan Stratejik
Hubungan antara Karakteristik
Ekonomi Lokal dengan LERD
Wajah sebuah daerah akan mempengaruhi bagaimana
upaya pengembangan ekonomi lokal dilakukan di daerah
yang bersangkutan
Karakteristik ekonomi lokal memberikan gambaran riil
mengenai kemampuan dan kinerja daerah serta
problematika yang dihadapinya
Karakteristik ekonomi lokal merupakan potret atas
kondisi sumberdaya ekonomi lokal (termasuk didalamnya
adalah kualitas sumberdaya manusia) dari waktu ke
waktu
Tahapan Perencanaan Stratejik yang
Melibatkan Analisis Ekonomi Lokal
Audit kondisi ekonomi setempat – evaluasi kondisi dan kinerja dari ekonomi
setempat, analisis struktur sektoral dan karakteristik dari basis ekonomi
Formulasikan pernyataan ‘misi’ – identifikasikan isu-isu penting dan tekankan
pada pencapaian tujuan yang bersifat umum (‘broad’)
Audit sumberdaya setempat – kaji keberadaan sumberdaya tenaga kerja dan
bukan tenaga kerja, identifikasi aset-aset setempat dan aspek-aspek lain yang terkait
dengan keuntungan kompetitif dan prospeknya bagi investasi bisnis
Kembangkan sejumlah strategi – kaji beberapa lokasi dan karakter yang
dimilikinya untuk mengidentifikasi peluang potensi ekonomi atau hambatan,
identifikasi cara-cara untuk memanfaatkan peluang-peluang tersebut atau
meminimalkan hambatan dengan tujuan pencapaian tujuan ekonomi masyarakat
setempat
Susun dan implementasikan ‘rencana aksi’ – termasuk didalamnya adalah
rencana yang spesifik terkait dengan komponen pembiayaan, pelaksanaan program,
dll
Kaji dan evaluasi hasil yang telah dicapai – monitor, update dan sesuaikan
rencana sebagai respons terhadap perubahan dalam konteks pembangunan ekonomi
Peran Analisis Ekonomi
Sebelum sumberdaya ekonomi lokal dikembangkan
melalui pendekatan stratejik, analisis untuk memahami
karakteristik ekonomi lokal (daerah) perlu dilakukan
Analisis (untuk memahami karakteristik ekonomi
lokal/daerah) dipahami sebagai perangkat esensial dari
proses perencanaan stratejik
Umumnya: pengambil kebijakan merasa telah mengetahui
bagaimana ekonomi lokal di tempat mereka bekerja dan apa yang
perlu dilakukan untuk mendorong kinerja kegiatan ekonomi secara
intuisi
Pendekatan intuitif (atau juga pendekatan yang hanya berdasarkan
‘outside expertise’) cenderung menghasilkan penjelasan-penjelasan
yang bersifat superficial dan rasionalisasi sederhana (TIDAK ADA
UPAYA UNTUK MELAKUKAN ANALISIS MENDALAM ATAU MENGKAJI
KEMBALI DASAR-DASAR DINAMIKA EKONOMI SETEMPAT)
Pertanyaan Penting dalam Analisis
Ekonomi McLean & Voytek,local strategic planning.Your Economy: Using
analysis to guide
1992. Understanding
Chicago, IL: APA Press
What is the current condition of the local economy?
Compared to other areas, how has the local economy been
performed? Has economic performance strengthened or
slackened over time?
What is the underlying structure of the local economy? Which
industries account for the area’s economic performance and
condition?
Which local industries appear to be in the strongest competitive
position? Which in the weakest?
What local factors or resources appear to be supporting industry
competitive advantage? What factors may be inhibiting it?
How are larger trends affecting the area’s locational assets or
liabilities?
Peran Analisis Ekonomi
Pemahaman terhadap karakteristik ekonomi lokal
(daerah) memerlukan komitmen dari seluruh stakeholders
serta sumberdaya yang tersedia
Keuntungan (McLean & Voytek, 1992):
A shared understanding of how a local economy operates and its
strengths and weakness
A sound basis for setting realistic goals and objectives and for
making effective and intelligent use of limited resources
Information that can be used to build public awareness and develop
consensus on economic development goals and objectives
Bagaimana Analisis Dilakukan
Sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum
analisis ekonomi lokal (daerah) dilakukan:
Pemilihan unit analisis yang sesuai – apa yang dimaksud dengan
ekonomi ‘lokal’ disini?
Pemilihan kurun waktu untuk kebutuhan analisis (tahunan, 5-
tahunan, 10-tahunan: apa alasan pemilihan kurun waktu
tersebut?)
Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa yang
dibutuhkan?
Penetapan tolok ukur (frame of reference)
Verifikasi terhadap hasil interpretasi data
Bagaimana Analisis Dilakukan
Pemilihan unit analisis yang sesuai – apa yang dimaksud
dengan ekonomi ‘lokal’ disini?
‘…whether one uses economic, administrative, historical, or other
criteria, there are no satisfactory methodologies for defining an
economic region’ (Harry Richardson)
Persoalan yang sering dihadapi: sering tidak sesuai antara political
boundaries dengan economic boundaries (contoh: metropolitan
Yogyakarta [kota Yogyakarta, sebagian kabupaten Sleman dan
sebagian kabupaten Bantul] dengan kota Yogyakarta, kabupaten
Bantul, kabupaten Sleman)
Untuk memudahkan upaya analisis, biasanya unit analisis dipilih
wilayah atau jurisdiksi lokal dimana kegiatan perencanaan
dilakukan – dampak: ketersediaan data bagi analisis
Bagaimana Analisis Dilakukan
Pemilihan kurun waktu untuk kebutuhan analisis
(tahunan, 5-tahunan, 10-tahunan: apa alasan pemilihan
kurun waktu tersebut?)
Perubahan dinamika ekonomi muncul karena 2 alasan:
Perubahan siklikal karena dipengaruhi oleh siklus bisnis nasional
(e.g. perubahan harga BBM, krisis finansial global)
Perubahan jangka panjang (long-term/secular changes) terkait
dengan sifat dan karakter dasar dari aktivitas ekonomi lokal –
kerapkali tidak terkait dengan siklus bisnis nasional, perubahan ini
sering dikaitkan dengan perubahan struktural yang mempengaruhi
aktivitas ekonomi (e.g. perubahan dari basis industri/manufaktur
ke basis jasa)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Bagaimana Analisis Dilakukan
Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa
yang dibutuhkan?
Potret tenaga kerja lokal (baik yang bekerja maupun yang
menganggur)
Data serapan tenaga kerja (data keseluruhan dan breakdown per
sektor, subsektor)
Penghasilan (total dan breakdown per sektor, subsektor)
Pendapatan individu (total, per kapita, komponen-komponen
utama)
Populasi (total populasi, kelompok umur)
Aliran commuting
Data mengenai kelompok usaha dibagi kedalam ukuran usaha
(e.g. UMKM)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa
yang dibutuhkan?
‘… the ideal database has information along three key dimensions.
One is geographic, with possible spatial breakdowns ranging from
nation, to states, to counties or MSAs (which are composed of
counties), to cities, to census tracts and census blocks. Another
aspect of data is the time dimension, which relates to data
frequency and currency as well as the availability of longitudinal
data going back in time. The third dimension is the level of detail
available for the specific variable under study, such as industry or
occupational groupings… The real issue is how highly disaggregated
we can get along each dimension. Generally, to get more
disaggregation on one dimension you have to give up something on
another’ (Ann R. Markusen: symposium on Data Needs for Regional
Analysis and Economic Development Practice. October 13-14,
1987)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Bagaimana Analisis Dilakukan
Penetapan tolok ukur (frame of reference)
Hasil analisis yang diperoleh kerapkali tidak absolut – data
tersebut hanya akan bermakna dalam kerangka yang bersifat
relatif
Perlu upaya pembandingan antara hasil analisis yang telah
diperoleh
Dibandingkan dalam kerangka waktu yang berbeda (e.g.
PDRB/capita 1992 dengan PDRB/capita 2002 apakah bernilai
sama?)
Dibandingkan dengan lokasi geografis lain (lokasi geografis lain
yang setara atau yang lebih tinggi tingkatan administratifnya)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Penetapan tolok ukur (frame of reference)
Dibandingkan dengan lokasi geografis lain (lokasi geografis lain
yang setara atau yang lebih tinggi tingkatan administratifnya)
Dapat dilakukan dengan menentukan lokasi yang setara atas
kriteria-kriteria tertentu (e.g. population size, struktur
perekonomian, kedekatan dengan area metropolitan yang ada di
sekitarnya)
Kerapkali time-consuming dan membutuhkan data lebih banyak
daripada pendekatan yang lain
Pendekatan pembandingan secara spasial ini lebih bermanfaat
dalam memahami karakteristik ekonomi lokal
Bagaimana Analisis Dilakukan
Penetapan tolok ukur (frame of reference)
Pembandingan antar variabel
Apa manfaat melihat tingkat pengangguran dikaitkan dengan
perubahan populasi di sebuah tempat?
Sebuah wilayah yang terus-menerus mengalami tingkat
pengangguran yang tinggi dapat diartikan kondisi ekonominya
stagnan atau menurun – namun bila ternyata wilayah tersebut
jumlah penduduk dan laju pertumbuhan ekonominya meningkat
dari waktu ke waktu terkesan ada kontradiksi dengan pernyataan
sebelumnya
KEMUNGKINAN: tingkat pengangguran yang tinggi dikarenakan
migrasi masuk yang lebih tinggi daripada tingkat penciptaan
lapangan kerja di wilayah yang bersangkutan
Penilaian terhadap Kinerja dan
Kondisi Ekonomi
Penetapan kriteria
Kinerja ekonomi: mengukur perubahan yang terjadi dalam kurun
waktu tertentu melalui seperangkat indikator aktivitas ekonomi di
ekonomi lokal – ukuran dinamis seberapa bagus/buruk ekonomi
lokal bekerja
Kondisi ekonomi: mengukur tingkat indikator-indikator aktivitas
ekonomi yang penting pada satu satuan waktu – merupakan
ukuran statis seberapa baik/buruk ekonomi lokal bekerja pada
satu waktu tertentu
Ukuran yang sering digunakan:
Serapan tenaga kerja
Tingkat pengangguran
Penghasilan yang diperoleh
Pendapatan yang ada pada sebuah wilayah
Populasi setempat
Penilaian terhadap Struktur dan
Dinamika Ekonomi Lokal
Apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan dan variasi
terhadap kinerja dan kondisi ekonomi lokal di berbagai
wilayah?
Salah satu jawab:
struktur yang melandasi dinamika ekonomi lokal – apa yang dibuat atau
dikerjakan oleh ekonomi lokal tersebut
Dinamika ekonomi lokal – pola serapan tenaga kerja dan pembentukan
pendapatan yang unik
Untuk menjawab seperti apa struktur dan dinamika ekonomi lokal:
Sektor atau industri apa yang paling penting bagi ekonomi lokal menurut
serapan tenaga kerja atau pendapatan?
Apakah struktur dari ekonomi lokal berubah? Iya ya, dalam bentuk/cara
seperti apa?
Seberapa beragamkah ekonomi lokal tersebut?
Sektor atau industri mana yang tumbuh dan mana yang stagnan atau
bahkan menurun? Seperti apa perbandingannya terhadap daerah lain?
Get documents about "