materi - LOCAL ECONOMY ASSESSMENT

W
Categories
Tags
-
Stats
views:
23
posted:
5/13/2012
language:
Malay
pages:
20
Document Sample
scope of work template
							             PELATIHAN
       LOCAL ECONOMIC
RESOURCES DEVELOPMENT

 MEMAHAMI KARAKTERISTIK EKONOMI
                 LOKAL/DAERAH
Hubungan antara Analisis
Ekonomi dengan Perencanaan Stratejik
Hubungan antara Karakteristik
Ekonomi Lokal dengan LERD
   Wajah sebuah daerah akan mempengaruhi bagaimana
    upaya pengembangan ekonomi lokal dilakukan di daerah
    yang bersangkutan
   Karakteristik ekonomi lokal memberikan gambaran riil
    mengenai kemampuan dan kinerja daerah serta
    problematika yang dihadapinya
   Karakteristik ekonomi lokal merupakan potret atas
    kondisi sumberdaya ekonomi lokal (termasuk didalamnya
    adalah kualitas sumberdaya manusia) dari waktu ke
    waktu
    Tahapan Perencanaan Stratejik yang
    Melibatkan Analisis Ekonomi Lokal
   Audit kondisi ekonomi setempat – evaluasi kondisi dan kinerja dari ekonomi
    setempat, analisis struktur sektoral dan karakteristik dari basis ekonomi
   Formulasikan pernyataan ‘misi’ – identifikasikan isu-isu penting dan tekankan
    pada pencapaian tujuan yang bersifat umum (‘broad’)
   Audit sumberdaya setempat – kaji keberadaan sumberdaya tenaga kerja dan
    bukan tenaga kerja, identifikasi aset-aset setempat dan aspek-aspek lain yang terkait
    dengan keuntungan kompetitif dan prospeknya bagi investasi bisnis
   Kembangkan sejumlah strategi – kaji beberapa lokasi dan karakter yang
    dimilikinya untuk mengidentifikasi peluang potensi ekonomi atau hambatan,
    identifikasi cara-cara untuk memanfaatkan peluang-peluang tersebut atau
    meminimalkan hambatan dengan tujuan pencapaian tujuan ekonomi masyarakat
    setempat
   Susun dan implementasikan ‘rencana aksi’ – termasuk didalamnya adalah
    rencana yang spesifik terkait dengan komponen pembiayaan, pelaksanaan program,
    dll
   Kaji dan evaluasi hasil yang telah dicapai – monitor, update dan sesuaikan
    rencana sebagai respons terhadap perubahan dalam konteks pembangunan ekonomi
Peran Analisis Ekonomi
   Sebelum sumberdaya ekonomi lokal dikembangkan
    melalui pendekatan stratejik, analisis untuk memahami
    karakteristik ekonomi lokal (daerah) perlu dilakukan
   Analisis (untuk memahami karakteristik ekonomi
    lokal/daerah) dipahami sebagai perangkat esensial dari
    proses perencanaan stratejik
         Umumnya: pengambil kebijakan merasa telah mengetahui
          bagaimana ekonomi lokal di tempat mereka bekerja dan apa yang
          perlu dilakukan untuk mendorong kinerja kegiatan ekonomi secara
          intuisi
         Pendekatan intuitif (atau juga pendekatan yang hanya berdasarkan
          ‘outside expertise’) cenderung menghasilkan penjelasan-penjelasan
          yang bersifat superficial dan rasionalisasi sederhana (TIDAK ADA
          UPAYA UNTUK MELAKUKAN ANALISIS MENDALAM ATAU MENGKAJI
          KEMBALI DASAR-DASAR DINAMIKA EKONOMI SETEMPAT)
Pertanyaan Penting dalam Analisis
Ekonomi McLean & Voytek,local strategic planning.Your Economy: Using
         analysis to guide
                           1992. Understanding
                                                  Chicago, IL: APA Press


   What is the current condition of the local economy?
   Compared to other areas, how has the local economy been
    performed? Has economic performance strengthened or
    slackened over time?
   What is the underlying structure of the local economy? Which
    industries account for the area’s economic performance and
    condition?
   Which local industries appear to be in the strongest competitive
    position? Which in the weakest?
   What local factors or resources appear to be supporting industry
    competitive advantage? What factors may be inhibiting it?
   How are larger trends affecting the area’s locational assets or
    liabilities?
Peran Analisis Ekonomi
   Pemahaman terhadap karakteristik ekonomi lokal
    (daerah) memerlukan komitmen dari seluruh stakeholders
    serta sumberdaya yang tersedia
   Keuntungan (McLean & Voytek, 1992):
       A shared understanding of how a local economy operates and its
        strengths and weakness
       A sound basis for setting realistic goals and objectives and for
        making effective and intelligent use of limited resources
       Information that can be used to build public awareness and develop
        consensus on economic development goals and objectives
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum
    analisis ekonomi lokal (daerah) dilakukan:
       Pemilihan unit analisis yang sesuai – apa yang dimaksud dengan
        ekonomi ‘lokal’ disini?
       Pemilihan kurun waktu untuk kebutuhan analisis (tahunan, 5-
        tahunan, 10-tahunan: apa alasan pemilihan kurun waktu
        tersebut?)
       Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa yang
        dibutuhkan?
       Penetapan tolok ukur (frame of reference)
       Verifikasi terhadap hasil interpretasi data
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Pemilihan unit analisis yang sesuai – apa yang dimaksud
    dengan ekonomi ‘lokal’ disini?
       ‘…whether one uses economic, administrative, historical, or other
        criteria, there are no satisfactory methodologies for defining an
        economic region’ (Harry Richardson)
       Persoalan yang sering dihadapi: sering tidak sesuai antara political
        boundaries dengan economic boundaries (contoh: metropolitan
        Yogyakarta [kota Yogyakarta, sebagian kabupaten Sleman dan
        sebagian kabupaten Bantul] dengan kota Yogyakarta, kabupaten
        Bantul, kabupaten Sleman)
       Untuk memudahkan upaya analisis, biasanya unit analisis dipilih
        wilayah atau jurisdiksi lokal dimana kegiatan perencanaan
        dilakukan – dampak: ketersediaan data bagi analisis
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Pemilihan kurun waktu untuk kebutuhan analisis
    (tahunan, 5-tahunan, 10-tahunan: apa alasan pemilihan
    kurun waktu tersebut?)
       Perubahan dinamika ekonomi muncul karena 2 alasan:
           Perubahan siklikal karena dipengaruhi oleh siklus bisnis nasional
            (e.g. perubahan harga BBM, krisis finansial global)
           Perubahan jangka panjang (long-term/secular changes) terkait
            dengan sifat dan karakter dasar dari aktivitas ekonomi lokal –
            kerapkali tidak terkait dengan siklus bisnis nasional, perubahan ini
            sering dikaitkan dengan perubahan struktural yang mempengaruhi
            aktivitas ekonomi (e.g. perubahan dari basis industri/manufaktur
            ke basis jasa)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa
    yang dibutuhkan?
       Potret tenaga kerja lokal (baik yang bekerja maupun yang
        menganggur)
       Data serapan tenaga kerja (data keseluruhan dan breakdown per
        sektor, subsektor)
       Penghasilan (total dan breakdown per sektor, subsektor)
       Pendapatan individu (total, per kapita, komponen-komponen
        utama)
       Populasi (total populasi, kelompok umur)
       Aliran commuting
       Data mengenai kelompok usaha dibagi kedalam ukuran usaha
        (e.g. UMKM)
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Pemilihan data-data yang dibutuhkan – data macam apa
    yang dibutuhkan?
       ‘… the ideal database has information along three key dimensions.
        One is geographic, with possible spatial breakdowns ranging from
        nation, to states, to counties or MSAs (which are composed of
        counties), to cities, to census tracts and census blocks. Another
        aspect of data is the time dimension, which relates to data
        frequency and currency as well as the availability of longitudinal
        data going back in time. The third dimension is the level of detail
        available for the specific variable under study, such as industry or
        occupational groupings… The real issue is how highly disaggregated
        we can get along each dimension. Generally, to get more
        disaggregation on one dimension you have to give up something on
        another’ (Ann R. Markusen: symposium on Data Needs for Regional
        Analysis and Economic Development Practice. October 13-14,
        1987)
Bagaimana Analisis Dilakukan
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Penetapan tolok ukur (frame of reference)
       Hasil analisis yang diperoleh kerapkali tidak absolut – data
        tersebut hanya akan bermakna dalam kerangka yang bersifat
        relatif
       Perlu upaya pembandingan antara hasil analisis yang telah
        diperoleh
           Dibandingkan dalam kerangka waktu yang berbeda (e.g.
            PDRB/capita 1992 dengan PDRB/capita 2002 apakah bernilai
            sama?)
           Dibandingkan dengan lokasi geografis lain (lokasi geografis lain
            yang setara atau yang lebih tinggi tingkatan administratifnya)
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Penetapan tolok ukur (frame of reference)
       Dibandingkan dengan lokasi geografis lain (lokasi geografis lain
        yang setara atau yang lebih tinggi tingkatan administratifnya)
           Dapat dilakukan dengan menentukan lokasi yang setara atas
            kriteria-kriteria tertentu (e.g. population size, struktur
            perekonomian, kedekatan dengan area metropolitan yang ada di
            sekitarnya)
           Kerapkali time-consuming dan membutuhkan data lebih banyak
            daripada pendekatan yang lain
           Pendekatan pembandingan secara spasial ini lebih bermanfaat
            dalam memahami karakteristik ekonomi lokal
Bagaimana Analisis Dilakukan
   Penetapan tolok ukur (frame of reference)
       Pembandingan antar variabel
           Apa manfaat melihat tingkat pengangguran dikaitkan dengan
            perubahan populasi di sebuah tempat?
           Sebuah wilayah yang terus-menerus mengalami tingkat
            pengangguran yang tinggi dapat diartikan kondisi ekonominya
            stagnan atau menurun – namun bila ternyata wilayah tersebut
            jumlah penduduk dan laju pertumbuhan ekonominya meningkat
            dari waktu ke waktu terkesan ada kontradiksi dengan pernyataan
            sebelumnya
           KEMUNGKINAN: tingkat pengangguran yang tinggi dikarenakan
            migrasi masuk yang lebih tinggi daripada tingkat penciptaan
            lapangan kerja di wilayah yang bersangkutan
Penilaian terhadap Kinerja dan
Kondisi Ekonomi
   Penetapan kriteria
         Kinerja ekonomi: mengukur perubahan yang terjadi dalam kurun
          waktu tertentu melalui seperangkat indikator aktivitas ekonomi di
          ekonomi lokal – ukuran dinamis seberapa bagus/buruk ekonomi
          lokal bekerja
         Kondisi ekonomi: mengukur tingkat indikator-indikator aktivitas
          ekonomi yang penting pada satu satuan waktu – merupakan
          ukuran statis seberapa baik/buruk ekonomi lokal bekerja pada
          satu waktu tertentu
   Ukuran yang sering digunakan:
         Serapan tenaga kerja
         Tingkat pengangguran
         Penghasilan yang diperoleh
         Pendapatan yang ada pada sebuah wilayah
         Populasi setempat
Penilaian terhadap Struktur dan
Dinamika Ekonomi Lokal
   Apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan dan variasi
    terhadap kinerja dan kondisi ekonomi lokal di berbagai
    wilayah?
         Salah satu jawab:
             struktur yang melandasi dinamika ekonomi lokal – apa yang dibuat atau
              dikerjakan oleh ekonomi lokal tersebut
             Dinamika ekonomi lokal – pola serapan tenaga kerja dan pembentukan
              pendapatan yang unik
         Untuk menjawab seperti apa struktur dan dinamika ekonomi lokal:
             Sektor atau industri apa yang paling penting bagi ekonomi lokal menurut
              serapan tenaga kerja atau pendapatan?
             Apakah struktur dari ekonomi lokal berubah? Iya ya, dalam bentuk/cara
              seperti apa?
             Seberapa beragamkah ekonomi lokal tersebut?
             Sektor atau industri mana yang tumbuh dan mana yang stagnan atau
              bahkan menurun? Seperti apa perbandingannya terhadap daerah lain?

						
Related docs
Other docs by AnangWidhiNirwansyah
MEMULAI USAHA LERD final
Views: 15  |  Downloads: 0
kkld boano_rev
Views: 5  |  Downloads: 0
PEMBENTUKAN ORGANISASI LERD final
Views: 20  |  Downloads: 1
Proposal_KNPDT_widhi
Views: 58  |  Downloads: 2
Konsep LERD or LED
Views: 28  |  Downloads: 0
flood map pekalongan
Views: 46  |  Downloads: 0
kec_jati
Views: 4  |  Downloads: 0
flood map pekalongan 3
Views: 24  |  Downloads: 0
flood map pekalongan 2
Views: 27  |  Downloads: 0