TEKNIK PENGUMPULAN DATA by hcj

VIEWS: 39 PAGES: 13

									KELOMPOK III

 1.   DARSI SUGIARTO
 2.   NURAEDATUS SAKDIYAH
 3.   SITI ROHAYAH
 4.   WANTI
BAB 7

 TEKNIK PENGUMPULAN
 DATA
 Terdapat dua hal yang mempengaruhi
     kualitas data hasil penelitian
• Kualitas instruman        • Kualitas
  penelitian berkenaan        pengumpulan data,
  dengan validitas dan        berkenaan ketepatan
  reliabilitas instrumen.     cara-cara yang
                              digunakan untuk
                              mengumpulkan data
Pengumpulan data dapat
dilakukan dengan:
  Berbagai setting, misalnya data dapat dikumpulkan pada setting
   alamiah (Natural Setting), pada labolaturium dengan metode
   eksprimen , dirumah dengan berbagai responden, pada suatu
   seminar, diskusi dll.
  Berbagai sumber, sumber primer yang langsung memberikan data
   kepada pengumpul data. Sumber skunder sumber yang tidak
   langsung memberikan data pada pengumpul data misalnya lewat
   orang lain atau lewat dokumen.
  Berbagai cara atau teknik pengumpulan data yaitu dengan
   interview (wawancara), kuisioner (angket), observasi
   (pengamatan), dan gabungan ketiganya.
    A. INTERVIEW (WAWANCARA)
 Digunakan sebagai teknik pengumpul data
  apabila peneliti ingin melakukan studi
  pendahuluan untuk menemukan permasalahan
  yang harus diteliti dan untuk mengetahui hal
  dari responden yang lebih mendalam dan jumlah
  respondennya kecil/sedikit.
 Wawansara dapat dilakukan secara terstruktur
  maupun tidak terstruktur melalui tatap muka
  (face to face) maupun dengan telepon
HAL-HAL YANG PERLU
DIPERHATIKAN (SUTRISNO HADI)

• Subjek (responden) adalah orang yang
  paling tau tentang dirinya sendiri
• Apa yang dinyatakan oleh subjek kepada
  peneliti adalah benar dan dapat dipercaya
• Interpretasi subjek tentang pertanyaan-
  pertanyaan yang diajukan peneliti
  kepadanya adalah sama dengan apa yang
  dimaksudkan peneliti
     1.WAWANCARA TERSTRUKTUR
   Digunakan sebagai teknik pengumpul data bila peneliti telah
    mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan
    diperoleh.
   Pengumpul data harus menyiapkan instrumen penelitian berupa
    pertanyaan tertulis yang alternatif jawabannya pun telah
    disiapkan
   Setiap responden diberi pertanyaan yang sama dan pengumpul
    data mencatatnya
   Pewawancara harus memberikan instrumen sebagai pedoman
    untuk wawancara pengumpul data dapat membawa alat bantu
    seperti tape ricorder, gambar, brosur dan material lain yang dapat
    membantu lancarnya wawancara
2.WAWANCARA TIDAK TERSTRUKTUR

• Wawancara yang bebas dimana peneliti
 tidak menggunakan pedoman wawancara
 yang telah tersusun secara sistematis dan
 lengkap untuk pengumpulan datanya.
 Dalam wawancara ini, peneliti belum
 mengetehui secara pasti data apa yang
 akan diperoleh, sehingga peneliti lebih
 banyak mendengarkan apa yang
 diceritakan responden
     B.KUESIONER (ANGKET)
   Teknik pengumpulan data yang dilakukan
    dengan cara memberi seperangkat pertanyaan
    atau pertanyaan tertulis kepada responden
    untuk menjawabnya. Kuisioner cocok
    digunakan bila jumlah responden cukup besar
    dan tersebar di wilayah yang luas. Kuisioner
    dapat berupa pertanyaan/pernyataan tertutup
    dan terbuka dapat diberikan kepada responden
    secara langsung atau dikirim melalui pos atau
    internet
1.PRINSIP PENGUMPULAN ANGKET
   Isi dan tujuan pertanyaan
   Bahasa yang digunakan
   Tipe dan bentuk pertanyaan
   Pertanyaan tidak mendua
   Tidak menanyakan yang sudah lupa
   Pertanyaan tidak mengiring
   Panjang pertanyaan
   Urutan pertanyaan
   Prinsip pengukuran
   Penampilan pisik angket
            C. OBSERVASI
   Sutrisno hadi (1986), observasi
    merupakan suatu proses yang
    kompleks, suatu proses yang
    tersusun dari berbagai proses
    biologis dan psikologis. Teknik ini
    digunakan bila penelitian berkenaan
    dengan prilaku manusia, proses
    karja,gejela-gejala alam dan bila
    responden yang diamati tidak terlalu
    besar
Observasi dapat dibedakan menjadi
dua yaitu:
 Observasi Berperan serta (partician
 Observation)
 Observasi Nonpartisipan
 a. Observasi terstruktur
 b. Observasi tidak terstruktur

								
To top