Penghargaan pada Anak by yasin78

VIEWS: 21 PAGES: 2

More Info
									Penghargaan pada Anak
 A. Fatih Syuhud

Anak adalah buah hati. Dambaan siapapun yang sedang mengarungi mahligai rumah tangga.
Keberadaannya menciptakan nuansa baru kebahagiaan yang tidak terpikirkan sebelumnya.
Tidak ada satupun orang tua yang tidak menyayangi kehadirannya. Tak heran, mereka ingin
selalu menyirami anaknya dengan limpahan kasih sayang yang sebesar-besarnya. Limpahan
kasih sayang itu dapat berupa apa saja. Dari pujian, sampai berbagai macam hadiah.
        Dalam situasi seperti ini, orang tua harus tetap bermawas diri dan terkontrol. Niat baik
membahagiakan anak akan dapat berubah menjadi bencana—sekarang atau nanti—apabila
ekpresi kasih sayang itu mencapai level yang dapat dianggap berlebihan dan tidak mendidik
sehingga merusak mental anak.
        Penghargaan, pujian dan ekspresi kasih sayang apapun hendaknya bertumpu pada satu
tujuan: untuk membuat anak termotivasi berperilaku lebih baik. Untuk itu penghargaan
hendaknya diberikan setelah anak melakukan sesuatu yang baik. Sehingga anak mencapai
suatu pemikiran bahwa untuk mencapai segala sesuatu tidak ada yang gratis. Harus selalu
diusahakan.
        Dr. Bob Myers membagi bentuk tipe penghargaan dalam tiga kategori usia. Yaitu
prasekolah, sekolah SD, SLTP dan SLTA (masa remaja).

Perhatian: bentuk penghargaan di bawah hanya sekedar contoh. Orang tua yang paling tahu
penghargaan apa yang terbaik, mendidik dan sekaligus menyenangkan anak.

Iipe Usia                                         Bentuk Penghargaan
Prasekolah              Membeli buku cerita      Tambah nonton tv        Jalan-jalan ke taman
                        bergambar                (biasanya sejam,        bersama orang tua
                                                 menjadi dua jam)
                        Nonton CD/DVD            Menggambar atau         Main komputer atau
                        anak (menyewa,           mewarnai dengan         game (waktunya
                        membeli, atau yang       krayon
                        sudah ada)
                        Bernyanyi lagu anak      Piknik sekeluarga ke    Orang tua
                        (yang islami atau        suatu tempat yang       membacakan cerita
                        umum)                    disukai anak            menjelang tidur
Usia SD                 Beli buku bacaan         Jalan-jalan ke taman    Makan-makan di luar
                                                 atau tempat wisata      bersama keluarga
                        Bebas dari tugas         Boleh pilih acara TV    Nonton CD/DVD
                        rumah                    sendiri                 pilihan
                        Berkebun                 Nonton pertandingan     Main game
                                                 olahraga yang
                                                 disukai
Usia Remaja             Beli buku bacaan         Teman boleh datang    Boleh tidur agak
(SLTP/SLTA)             yang sesuai usianya                            larut
                        Boleh mendekorasi        Boleh jalan-jalan     Ikut kegiatan
                        kamar sendiri            sendirian (untuk anak bersama teman
                                                 laki-laki)
                        Boleh nyetir motor /     Dibebaskan sehari     Memilih menu
                        mobil sehari             dari tugas rumah      makanan
        Walaupun penghargaan dan pujian pada anak itu baik untuk membentuk perilaku
disiplin namun bukan tanpa masalah. Penghargaan bukan hanya satu-satunya cara untuk
membentuk perilaku positif anak. Karena pujian adalah motivator eksternal. Sedang tujuan
utama dari penghargaan itu adalah motivasi dari dalam yakni self-discipline (disiplin diri
sendiri).
        Hasil terbaik dari sebuah penghargaan adalah apabila ia dapat membantu anak untuk
menyadari kapan dan bagaimana ia dapat menghargai dirinya sendiri.[]

								
To top