Docstoc

ukuran kualitas guru

Document Sample
ukuran kualitas guru Powered By Docstoc
					BISAKAH MENGUKUR KUALITAS GURU MELALUI SERTIFIKASI?




Guru adalah sebuah profesi yang sangat mulia, bahkan sering dibaratkan sebagai pahlawan tanpa tanda
jasa, karena peran guru tidak hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai pemegang tonggak
peradaban dan kemajuan zaman. Guru adalah tokoh yang berperan aktif dalam pentransferan ilmu dan
pengetahuan bagi anak didiknya untuk dijadikan bekal menghadapi masa depan. Karena tugas guru
adalah membuat orang lain berkualitas, maka adalah suatu keharusaan untuk meningkat kualitas guru.

Salah satu kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan kualitas dan kesejahteraan guru adalah
program sertifikasi guru. Guru yang lulus program sertifikasi haruslah memenuhi kualifikasi tertentu
yang sudah di tentukan oleh kementerian pendidikan nasional yang pada pelaksanaan teknisnya di
berbagai daerah proses seleksi untuk sertifikasi guru diserahkan kepada berbagai universitas. Dengan
adanya program sertifikasi guru, diharapkan kualitas guru yang sudah mengabdi cukup lama dan
memenuhi persyaratan akan semakin meningkat, sedang guru yang yang belum lulus sertifikasi akan
semakin bersemangat untuk meningkatkan kualitasnya agar lulus sertifikasi di kemudian hari nanti.

Setelah melihat kinerja dan produktifitas beberapa rekan guru yang sudah lulus sertifikasi, terutama
guru PNS yang mengajar di berbagai sekolah negeri, ternyata tidak terjadi perubahan yang signifikan
terhadap output sekolah mereka. Bahkan dalam keseharian, kedisiplinan mereka juga tidak banyak
berubah. Mereka sangat tidak menghargai ketepatan waktu, datang sengaja terlambat dan pulang lebih
awal. Yang berubah hanya kreatifitas saja, akan tetapi kebanyakan hanya berupa kreatifitas semu
sebatas untuk meningkatkan poin untuk lulus sertifikasi, seperti membuat alat peraga pendidikan
dadakan yang tidak pernah digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah, membuat karya tulis yang
isinya hasil mengopi karya orang lain atau bahkan penelitian fiktif, dan mengikuti berbagai seminar atau
pelatihan agar semakin banyak sertifikat yang dimiliki bahkan kalau perlu membeli sertifikat tanpa
mengikuti pelatihan dan seminar.

Apabila guru yang sudah lulus sertifikasi saja kualitasnya masih dapat diragukan, apakah guru yang
belum lulus sertifikasi dan bukan lulusan S1 berarti kualitasnya dibawah yang sudah lulus? Jawabannya
tentu tidak. Ada banyak factor yang mempengaruhi kualitas guru dan tentu saja tidak ada satu factor
yang berlaku mutlak tanpa pengaruh factor lainnya. Beberapa factor yang mempengaruhi kualitas guru
antara lain jenjang pendidikan, lama pengalaman mengajar, dan “bakat dan minat mengajar”,
komitmen, dan faktor-faktor lainnya, karena factor-faktor tersebut sifatnya tidak abadi dan relative,
bahkan proporsinya berbeda-beda pada tiap-tiap individu guru tergantung pada kondisi personal
masing-masing dan perbedaan tersebut memang sudah manusiawi karena pada dasarnya tidak ada
manusia yang dilahirkan dengan bakat, minat, dan kemamuan yang sama persis dengan orang lain.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:30
posted:5/1/2012
language:
pages:2