pedoman-teknis-rumah-tahan-gempa

Document Sample
pedoman-teknis-rumah-tahan-gempa Powered By Docstoc
					 PEDOMAN TEKNIS
RUMAH TAHAN GEMPA




SATUAN KERJA REHABILITASI/REKONSTRUKSI
        RUMAH PASKA GEMPA BUMI
 PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Prinsip Utama Bangunan Tahan
Gempa

   Bangunan tidak runtuh/roboh terkena
    pengaruh gempa dengan skala yang besar,
    meskipun elemen-elemen non struktur
    mengalami kerusakan.
Tujuan Membangun Rumah Tahan
Gempa

   Agar masyarakat mampu menyelamatkan diri (ke
    luar rumah) saat terjadi gempa bumi
   Menekan jumlah korban akibat gempa bumi
   Menekan tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh
    pengaruh gempa bumi
Struktur Utama Rumah Tahan
Gempa

    Pondasi sebagai penahan beban diatasnya dan meneruskannya ke
     tanah,
    Sloof sebagai balok pengaku yang menahan beban diatasnya dan
     meneruskan ke pondasi dibawahnya
    Kolom sebagai penahan beban diatasnya dan sebagai pengikat
     dinding                                         Kuda-kuda Beton sebagai
    Balok ring berfungsi sebagai penguat horizontal pengaku dan penahan
                                                     beban angin
    Atap bangunan diharapkan terbuat
                                                          Balok ring berperan
     dari bahan yang
    Kolom berperan sebagai ringan dan kuat
                                                          sebagai pengaku dan
    penahan gaya vertikal dan
                                                             menahan gaya horisontal
    diteruskan ke pondasi

      Slof berperan sebagai
      pengaku dan menahan                                    Struktur Pondasi
      gaya horisontal                                        menahan beban vertikal
                                   Ke Gambar
                                      Kerja
    Struktur Pondasi

   Pondasi terbuat dari batu kali
    atau batu putih dengan campuran
    1 Pc : 3 Kpr : 10 Psr.
   Trasraam terbuat dengan beton
    campuran 1 Pc : 3 Psr : 5 Split/kerikil.
   Pasangan Batu Kosong
    mempergunakan batu kali/batu putih
    dengan ukuran 15/20
   Pasir urug dengan ketebalan 10 cm.
     Struktur Sloft

   Ukuran slof 200 mm x 150 mm
   Tulangan sloft terbuat dari besi
    beton Ø 12 mm
   Begel sloft terbuat dari besi beton
    Ø 8 mm
   Beton terbuat dari campuran
    1 Pc : 3 Psr : 5 Split/kerikil.




                                          Renc. Pondasi
                                          Skala 1 : 100
      Struktur Kolom

   Ukuran kolom 150 mm x 150 mm
   Tulangan kolom terbuat dari besi
    beton Ø 12 mm
   Begel kolom terbuat dari besi
    beton Ø 8 mm
   Beton terbuat dari campuran
    1 Pc : 3 Psr : 5 Split/kerikil.




                                       Renc. Pondasi
                                       Skala 1 : 100
        Struktur Balok dan
            Kuda-kuda

   Ukuran Balok dan Kuda-kuda
    Beton 200 mm x 150 mm
   Tulangan Balok dan Kuda-kuda
    beton terbuat dari besi beton
    Ø 12 mm
   Begel Balok dan Kuda-kuda
    beton terbuat dari besi beton
    Ø 8 mm
   Beton terbuat dari campuran
    1 Pc : 3 Psr : 5 Split/kerikil.
      Struktur Atap
   Balok Kuda-kuda, gording, nok,
    mur plat terbuat dari kayu
    bangkirai ukuran 60 mm x 120 mm
   Usuk terbuat dari kayu Bangkirai
    ukuran 50 mm x 70 mm
   Reng terbuat dari kayu bangkirai
    ukuran 20 mm x 30 mm
   Genteng terbuat dari tanah liat
    atau dari seng/asbes.
       RAB & RKS

   Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja dan Syarat-
    syarat (RKS) merupakan pedoman teknis dan keuangan yang akan
    dipergunakan untuk pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi dan
    rekonstruksi rumah tahan gempa.

   RKS dibuat ringkas supaya mudah dipahami oleh masyarakat

   RAB dibuat sederhana agar masyarakat paham terhadap butir-butir
    pekerjaan dan besar kecilnya belanja material (bahan bangunan)
TERIMA KASIH

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:97
posted:4/30/2012
language:
pages:11
Description: pedoman-teknis-rumah-tahan-gempa