Docstoc

perangkat_akses_internet

Document Sample
perangkat_akses_internet Powered By Docstoc
					Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta : Perangkat Keras Akses Internet (...      Page 1 of 4



 Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta
 Rubrik : Artikel dan Materi TIK SMA

 Perangkat Keras Akses Internet (Materi TIK Kelas XI)
 Rabu, 30 April 2008 - by : admin


           http://rudihd.wordpress.com/2008/04/28/sinopsis-buku-tik-sma-ktsp/

           Selain sistem operasi minimal windows 95 dan sistem operasi lainnya seperti
           Linux, untuk dapat terkoneksi dengan internet diperlukan perangkat keras yang
           mendukungnya. Secara umum agar komputer dapat terhubung dengan internet,
           perangkat keras yang dibutuhkan adalah.

           1. Modem dial up (internal/eksternal)/Kabel Modem/Modem ADSL

                  Modulator demodulator (Modem) berfungsi mengubah gelombang analog
              menjadi sinyal digital dan sebaliknya mengubah sinyal digital menjadi
              gelombang analog dari kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi
              dengan internet. Komputer bekerja hanya mengenal bilangan digital,
              gelombang pada jaringan telepon adalah gelombang analog, untuk dapat oleh
              komputer penerima maka gelombang tersebut diubah menjadi sinyal digital
              oleh modem. Sebaliknya ketika komputer bekerja dengan bilangan digital dan
              ketika data akan dikirim ke pengguna lainnya dalam internet, sinyal digital
              akan diubah menjadi gelombang analog oleh modem.             Untuk Personal
              Computer (PC), biasanya menggunakan modem dial up yang dihubungkan
              dengan line telepon. Secara fisik, modem dial-up dibagi dua yaitu modem
              internal yang dipasang didalam komputer pada slot ekspansi yang tersedia dan
              modem eksternal yang dipasang dengan menggunakan kabel communication
              atau serial. Kecepatan modem dihitung dalam kbps (kilobit per second).
              Modem internal memiliki kecepatan untuk men-download informasi 56 kbps.
              Pada penggunaan akses dial up, ketika komputer tersambung ke server ISP,
              pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya
              bervariasi tergantung lamanya koneksi.

                  Selain modem dial-up terdapat pula modem ADSL (Asymetric Digital
              Subscriber Line). Modem ADSL memiliki kecepatan yang tinggi,
              dikembangkan dengan teknologi Discrete MutliTone (DMT). Dalam
              mengakses internet, ADSL dapat menggunakan line telepon. Pengguna ADSL
              diharuskan mendaftar terlebih dahulu ke ISP (Internet Service Provider).
              Untuk jenis Cable Modem menggunakan line TV Kable. Di Indonesia Anda
              dapat menggunakan layanan dari TV Kabel, yaitu kabelvision. Cable Modem
              mempunyai kecepatan akses yang tinggi. Untuk dapat mengakses internet
              melalui Cable Modem pengguna diharuskan melakukan pendaftaran terlebih
              dahulu kepada penyedia jasa TV kabel dan ISP (Internet Service Provider).
              Pemasangan jaringan internet dengan cable modem lebih rumit dibandingkan
              dengan jenis modem lainnya. Pendaftaran untuk akses internet dengan modem
              cable menggunakan MAC Address (Media Access Control Address). Ketika
              cable modem rusak, Anda harus mendaftarkan kembali MAC Address baru
              untuk cable modem baru. Sedangkan pada modem ADSL atau Dial up, ketika
              modem rusak kita dapat langsung menggunakan modem baru tanpa harus
              mendaftarkan kembali ke ISP.

                  Kecepatan sebuah modem diukur dengan satuan bps (bit per second) atau



http://tik-sma-dki.org/webtik/cetak.php?id=11                                        08/12/2008
Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta : Perangkat Keras Akses Internet (...       Page 2 of 4



                  kbps (kilobit per second). Kecepatan modem dial up bervariasi antara 300
              bps hingga 56 kbps, umumnya berkisar antara 14.4 hingga 56,6 kbps. Makin
              tinggi kecepatannya maka akan mempersingkat waktu koneksi hingga
              menghemat biaya pulsa telepon. Dalam aliran data internet, terdapat istilah
              yang disebut dengan upstream dan downstream. Upstream adalah kecepatan
              aliran data dari komputer lokal ke komputer lain melalui sebuah network,
              sedangkan downstream adalah kecepatan aliran data dari komputer lain ke
              komputer lokal melalui sebuah network.

                  Berdasarkan proses kerjanya, modem dibagi menjadi dua yaitu hardware
              modem dan software modem. Hardware modem adalah modem yang bekerja
              menggunakan chip khusus untuk menangani fungsi fungsi komunikasi data,
              sedangkan pada software modem pekerjaan dilakukan oleh sebuah program
              driver. Penggunaan software modem akan membebani kerja CPU, untuk itu
              diperlukan komputer dengan processor yang memiliki kecepatan tinggi
              misalnya Pentium 4. Umumnya, modem dial up yang dijual adalah modem
              berbasis software dimana harganya lebih murah dibandingkan hardware
              modem.

           2. Line Telepon, Cable TV, ISDN, Satelit, Handphone

                  Selain modem sebagai perangkat keras yang dapat menghubungkan
              komputer ke Intenet, diperlukan line telepon. Selanjutnya pengguna komputer
              harus mendaftar ke ISP yang melayani akses dial up misalnya indosat, telkom
              dan cbn. Saat ini, dengan line telepon dan modem dial up, kita tidak
              diharuskan mendaftar lagi ke ISP, yaitu dengan menggunakan paket telkomnet
              instant yang secara langsung dapat melakukan akses internet. Sedangkan
              untuk jaringan internet lainnya untuk modem dial up harus melakukan
              pendaftaran terlebih dahulu ke ISP misalnya cbn.net dan Indosatnet. Selain
              line telepon, untuk akses internet dapat pula melalui TV Kabel, modem yang
              digunakan adalah Cable Modem. Layanan akses cable modem dapat melalui
              jaringan TV Kabel dengan ISP diantaranya cbn, indosat, linknet, centrin dan
              mynet. Penggunaan antara jaringan telepon dan jaringan TV Kabel terdapat
              perbedaan dalam hal kecepatan akses dan transfer data.

              Selain akses internet melalui modem, dapat pula memanfaatkan teknologi
              ISDN (Integrated System Digital etwork) dan Satelit. Teknologi ini masih
              tergolong mahal untuk digunakan oleh perorangan. Perusahan-perusahan besar
              atau organisasi telah banyak yang menggunakannya. Layanan ISDN
              disediakan oleh ISP yang disebut dengan NSP ( etwork Service Provider).
              ISDN adalah jaringan digital yang memberikan berbagai macam pelayanan
              jasa telekomunikasi yang berlaku di seluruh dunia, dan merupakan tansisi
              sistem telepon analog ke sistem digital. ISDN memungkinkan transmisi
              gabungan semua dan setiap informasi yang mecakup suara, gambar, surat
              kabar, diagram dan videoconferencing. ISDN diperkenalkan pada tahun 1970
              di Eropa. Teknologi ISDN mampu melakukan transfer data hingga kecepatan
              128 kbps (kilo bit per second). Akses internet satelit dapat pula melalui VSAT
              (Very Small Aperture Terminal). Konfigurasi VSAT yang banyak dipakai dan
              diterapkan dalam sistem multimedia adalah berbentuk star. Dalam konfigurasi
              VSAT ada tiga komponen utama yang dibutuhkan, yaitu.

               a.     Stasiun Hub, merupakan hub berbentuk piringan yang besar yang
                    dipasangkan menghadap langsung ke satelit. sebagai pengatur semua lalu
                    lintas atau rute data pada jaringan VSAT. Setiap terminal VSAT lain



http://tik-sma-dki.org/webtik/cetak.php?id=11                                          08/12/2008
Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta : Perangkat Keras Akses Internet (...           Page 3 of 4




              (piringan kecil) mengirim atau menerima data harus melalui stasiun hub
                  terlebih dahulu.

               b.   Satelit, disebut juga dengan transfoder yang merelay sinyal dari terminal
                    satu ke terminal lainnya. Satelit yang umumnya digunakan adalah satelit
                    GEO ( Geostationer Earth Orbiting)

               c.   Terminal VSAT, Terminal yang berbentuk piringan dengan ukuran lebih
                    kecil dari statsiun hub. Terminal VSAT ditempatkan pada pelanggan
                    dengan menghadap langsung pada satelit GEO yang digunakan.
                    Bandwitdh besar menggunakan piringan lebih kecil dan sebaliknya
                    bandwidth kecil menggunakan piringan yang lebih besar.

              Dengan cakupan antena yang luas maka Hub akan mentransmisikan sinyal ke
              satelit dan satelit merelay dan mendistribusikannya dalam cakupan antena
              satelit yang kemudian diterima oleh terminal masing masing pelanggan.
              Terminal melakukan permintaan pelayanan dengan mentransmisikan sinyal
              ke satelit dan diteruskan oleh satelit ke Hub. Untuk itu, pada satelit setidaknya
              ada dua kanal transponder, satu untuk merelay sinyal forward dari Hub ke
              terminal dan satu transponder lagi untuk merelay sinyal return yang dikirim
              dari terminal ke Hub. Dalam konfigurasi star ini, karakteristik satelit yang
              dipergunakan sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem VSAT. Makin baik
              karakteristik dari satelit terutama dari daya dan pengaruh derau maka akan
              makin murah dan praktis di sisi terminal VSAT.

              Untuk pelanggan VSAT, ada beberapa perangkat yang dibutuhkan untuk
              dapat mengakses internet, yaitu

                         ODU (OutDoor Unit), yaitu transceiver yang diletakkan di luar
                    (OutDoor Unit) dan harus sejajar dengan lintasan satelit yang digunakan.




                                   Gambar 1.1 Piringan (Disc) Terminal VSAT

                         IDU (InDoor Unit) yang berbentuk seperti router pada umumnya.
                    IDU merupakan peralatan yang digunakan di dalam (InDoor Unit) dan
                    berfungsi sebagai alat interface antara tranceiver dengan peralatan
                    komunikasi seperti PC (Personal Computer).




http://tik-sma-dki.org/webtik/cetak.php?id=11                                              08/12/2008
Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta : Perangkat Keras Akses Internet (...      Page 4 of 4



                                  Gambar 1.2 Indoor Unit (IDU)




                               Gambar 1.3 Jaringan Internet VSAT

                   Selain jaringan dengan satelit VSAT, akses internet dapat dilakukan
              pula melalui saluran kabel listrik yaitu dengan menumpangkan aliran data.
              PLN DKI Jakarta sedang mengkaji dan mengujicobakan akses internet
              dengan aliran data melalui kabel listrik. Pada negara negara maju,
              penggunaan saluran kabel listrik untuk mengakses internet sudah mulai
              dimasyarakatkan.

                  Internet juga dikembangkan untuk media wireless (tanpa kabel) dengan
              memanfaatkan telepon seluler atau telepon genggam (handphone). Protokol
              yang digunakan disebut dengan WAP (Wireless Application Protocol). WAP
              merupakan hasil kerjasama antarindustri untuk membuat sebuah standar yang
              terbuka (open standard) yang berbasis pada standar internet. WAP bekerja
              dengan modus teks dengan kecepatan 9,6 kbps. Selain WAP, dikembangkan
              pula teknologi GPRS (General Packet Radio Service) yang memiliki
              kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan WAP yaitu hingga 115 kbps
              dengan dukungan aplikasi grafis dan multimedia. Saat ini, terdapat teknologi
              3G (Third Generation) pada telepon selular berbasis CDMA (Code Division
              Multiple Access), dimana 3G memiliki kecepatan transfer data hingga 230
              kbps

              Sumber : Buku TIK SMA Jilid 2 - Rudi Hidayat - Penerbit Erlangga.
 Official Web Site MGMP TIK SMA DKI Jakarta : http://www.mgmp-tik-dki.org
 Versi Online : http://www.mgmp-tik-dki.org/?pilih=news&aksi=lihat&id=11




http://tik-sma-dki.org/webtik/cetak.php?id=11                                         08/12/2008

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3
posted:4/29/2012
language:
pages:4