Sejarah Hukum Dagang
Shared by: nyaemuk
-
Stats
- views:
- 116
- posted:
- 4/26/2012
- language:
- pages:
- 20
Document Sample


Sejarah Hukum Dagang
By:
Wahid Hadi Purnomo, M.H.
Fakultas Syariah IAIN Sunan Ampel
Surabaya
1
Sejarah Hukum Dagang
I. Hukum Dagang tak tertulis
Ubi societas ibi ius (cicero)
2
Sejarah Hukum Dagang
II. Hukum Dagang Tertulis
1. Zaman Romawi
2. Perancis
3. Belanda
4. Indonesia
3
Sejarah Hukum Dagang
I. Zaman Romawi
Kaisar Justianus
pada permulaan abad VI ( 527-533) membuat kodifikasi yang
dikenal dengan Corpus iuris civilis yang terdiri dari:
A. Codex Justiani
kumpulan undang-undang (leges lex) yang masih berlaku,
berisikan:
- hukum perdata
- hukum pidana
- hukum tata negara
- hukum tata usaha negara
( tidak terdapat hukum dagang secara tersendiri, melainkan
menjadi satu dengan hukum perdata)
B. Digesta (pandectae)
Kumpulan petikan karangan para sarjana hukum
4
Sejarah Hukum Dagang
I. Zaman Romawi
C. Institiones
Kitab pelajaran hukum
…..Tribonian ( an official in Justinian's court ) and
two professors, Theophilus and Dorotheus,
made a student textbook, called the
Institutiones or Elements. As there were four
elements, the manual consists of four books.
The Institutiones are largely based on the
Institutiones of Gaius………
(from the page of WIKIPEDIA that was last
modified on 28 February 2011 at 22:49)
5
Sejarah Hukum Dagang
I. Zaman Romawi
D. Novellae
Kumpulan undang-undang yang dikeluarkan setelah Codex selesai
The Novellae Constitutiones (new constitutions, Greek: Νεαραί), or Justinian's Novels, are
one of the four major units of Roman law created by Roman Emperor Justinian I in the
course of his long reign (AD 527-565). The other three pieces are: the Code, the Digest,
and the Institutes. Together, the four parts are known as the Corpus Juris Civilis. The
Novels are laws enacted after 534, when he promulgated the second edition of the Code.
( from the page of WIKIPEDIA that was last modified on 29 January 2011 at 18:27.)
Note: Negara Romawi bermula sebagai negara kota (Stadstaat) yakni kota
Roma kemudian kekuasaannya meluas meliputi:
- Semenanjung Appenia ( Italia) 290 S.M.
- Hispania (Spanyol) 133 S.M.
- Ghalia yang meliputi :
Perancis,
Belgia,
Luxemburg,
Swis,
Nederland
6
Sejarah Hukum Dagang
II. Perancis
Pada tahun 1000 s.d. 1500an Masehi, di italia
dan Perancis selatan bermunculan kota-kota
perdagangan seperti : Genua, Florence, Vennetia,
Marceile dll.
Hukum Romawi ( Corpus iuris civilis) tidak
mampu lagi menyelesaikan seluruh permasalahan
yang muncul.
Di Kota-kota tersebut di susunlah peraturan-
peratuaran baru yang bersifat kedaerahan.
7
Sejarah Hukum Dagang
II. Perancis
Peraturan-peraturan tersebut dikenal
dengan Koopmansrecht (Hukum
Pedagang). Pada masa ini sudah mulai
dikenal istilah Hukum Dagang
Semakin erat hubungan dagang antar
daerah membutuhkan kesatuan hukum
dagang
8
Sejarah Hukum Dagang
II. Perancis
Ordonance du Commerce 1673
Pada abad XVII diadakan kodifikasi
Hukum Dagang “Ordonance du
Commerce” oleh Raja Louis XIV (1643-
1715 M) dengan menunjuk Colbert
sebagai organisatornya
Ordonance de La Marine 1681
(kodifikasi hukum perdagangan lewat laut)
9
Sejarah Hukum Dagang
II. Perancis
Napoleon Bonaparte
- Code Civil des Francais 1804
- Code Commerce 1807
- Code Penal 1810
10
Sejarah Hukum Dagang
Belanda
Burgerlijk Wet Boek (BW)1838
Wetboek van Strafrecht (WvS)1867
Wetboek van Koophandle (WvK)1838
11
Sejarah Hukum Dagang
Belanda
Wetboek Van Koophandle
- Wetboek van Koophandle merupakan salinan
dari Code Commerce Perancis yang
diberlakukan di Belanda atas azas
konkordansi
- Pada 1983 Buku III KUHD oleh Prof.
Molengraf digantikan dengan Undang-
Undang Kepailitan
12
Sejarah Hukum Dagang
Indonesia
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata 1848
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang 1848
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
1867 untuk golongan eropa
1873 untuk golongan pribumi
1918 untuk semua golongan penduduk
13
Sejarah Hukum Dagang
Indonesia
KUHD masih berlaku s.d. diadakan
peraturan baru berdasarkan berdasarkan
Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945
“Segala Badan Negara dan Peraturan yang ada
masih langsung berlaku, selama belum
diadakan yang baru menurut Undang-undang
Dasar ini.”
14
Sejarah Hukum Dagang
Isi Pokok KUHD
Ketentuan Umum Pasal 1
Buku I tentang Dagang Pada Umumnya
terdiri dari 10 Bab pasal 2 s.d. 308
Buku II Tentang Hak-hak Dan Kewajiban-
kewajiban Yang Timbul Dari Pelayaran
terdiri dari 13 Bab, dari Pasal 309 s.d. 754
15
Sejarah Hukum Dagang
Perubahan-Perubahan pada KUHD
(Azas Konkordansi)
CC (Perancis) 1807
WvK (Belanda) 1838
KUHD Indonesia 1848
16
Sejarah Hukum Dagang
Perubahan-Perubahan pada KUHD
Bab I (Pasal 2, 3, 4 &5 ) dihapus
Berdasarkan S.1938-276 yang berlaku
mulai pada 17 Juli 1938
Bab II Pasal 6 dihapus dengan Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 1997 Tentang
Dokumen Perusahaan
17
Sejarah Hukum Dagang
Perubahan-Perubahan pada KUHD
Pasal 54 KUHD diubah dengan UNDANG-
UNDANG Nomor 4 TAHUN 1971 Tentang
Perubahan Dan Penambahan Atas
Ketentuan Pasal 54 Kitab Undang-Undang
Hukum Dagang [Stb.1847:23]
18
Sejarah Hukum Dagang
Perubahan-Perubahan pada KUHD
Pasal 36 s.d. Pasal 56 KUHD yang mengatur
mengenai Perseroan Terbatas berikut segala
perubahannya, terakhir dengan Undang-undang
Nomor 4 Tahun 1971, dinyatakan tidak berlaku
dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 1
Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas.
Selanjutnya UU Nomor 1 Tahun 1995 tentang
Perseroan Terbatas dinyatakan tidak berlaku
dengan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas
Bersambung………….
19
20
Get documents about "