ILMU TANAH 1 09a by FTN0pDK3

VIEWS: 0 PAGES: 23

									ILMU TANAH
   rahardja_bs
                           SIFAT FISIKA TANAH




TANAH: (SCHOEDER, 1972)
         Tubuh alam yg memiliki/mengandung: air, udara, mineral & B.O serta jasad hidup.

          Krn pengaruh lingkungan dan waktu, mengalami perubahan sehingga berfungsi sbg
          tempat tumbuh organisme.

    MINERAL IN ORGANIK TANAH        BERASAL DARI BATUAN               SUMBER HARA
    POTENSIAL
         Unsur hara makro  : N, P, K, S, Ca, Mg
         Unsur hara mikro  : Fe, Mn, Zn, Cu
                      SIFAT FISIK TANAH
PENGARUH         PERTUMBUHAN PRODUKSI TANAMAN
MENENTUKAN:
 PENETRASI AKAR
 RETENSI AIR
 DRAINASE
 AERASI
 NUTRISI TANAMAN
(+ SIFAT KIMIA & BIOLOGI TANAH)

SIFAT FISIK TANAH TERGANTUNG:
• Jumlah, susunan dan komposisi mineral dari partikel tanah
• Macam dan jumlah bahan organik
• Vol & bentuk pori
• Perbandingan air & udara (pada ruang pori)
FASE PADAT : CAIR : GAS
      BERVARIASI, MENURUT:   - MUSIM
                             - PENGELOLAAN TANAH
                             - JENIS TANAH
                             - KEDALAMAN



SIFAT FISIKA TANAH:
1.  TEKSTUR
2.  STRUKTUR
3.  KONSISTENSI
4.  POROSITAS
5.  TATA UDARA TANAH
6.  SUHU TANAH
7.  WARNA TANAH
TEKSTUR

   PERBANDINGAN RELATIF (DALAM %)
   FRAKSI-FRAKSI PASIR, DEBU & LIAT

TANAH DIANALISA DI LAB:
  Mengandung partikel yg beraneka ragam ukuran. (koloid, sangat halus,
  halus, kasar &sangat kasar)

PARTIKEL-PARTIKEL INI DIKELOMPOKKAN ATAS DASAR:
UKURAN DIAMETER. (tanpa memandang komposisi kimia, warna, berat &sifat
  lain).
         SEPARATE TANAH (“SOIL SEPARATE”)

ANALISA MEKANIS INI:
       Ditetapkan distribusi menurut ukuran partikel tanah.

TEKSTUR TANAH PENTING !
  Krn komposisi ketiga fraksi butir tanah tsb     akan menentukan :
  Sifat fisika & sifat kimia
PASIR:
 Luas permukaan kecil, peranan dlm mengatur sifat kimia tanah   kecil
 Ukuran besar     ruang pori tanah (banyak)
 Memperlancar gerakan udara dan air

DEBU:
 Luas permukaan > pasir
 Partikel debu terasa licin seperti tepung & kurang melekat

LIAT:
 Luas permukaan paling besar
 Jumlah liat, menentukan kapasitas memegang air tanah
 Mengabsorbsi unsur hara dlm tanah

Cara penetapan tekstur:
 Lapangan (kualitatif)
         - penetapan tekstur dg perasaan (texture by feel)
 Laboratorium
       - metode hydrometer bouyoucos
       -metode pipet
STRUKTUR
STURUKTUR TANAH:
• Penyusunan (arrangement) partikel-partikel tanah primer (pasir, debu, liat)
  membentuk aggregate.
• Antara agregat dibatasi bidang belah alami yg lemah

“PED”     Natural aggregate (satu unit struktur)
“CLOD”     Bongkah tanah hasil pengolahan tanah
“FRAGMENT”       “PED” yg pecah
“CONCRECTION” (KONKRESI)            terbentuk di dalam
       tanah akibat fluktuasi yg besar dr permukaan air tanah.

Struktur dpt memodifikasi pengaruh tekstur. (hub dg porositas, kelembaban,
   tersedianya unsur hara)

Hasil uji coba:
- kandungan liat 60%
Terjadi perkembangan struktur       mampu memperbaiki sistem
   aerasi&gerakan air
PEMBENTUKAN STRUKTUR
   Partikel tanah, mengelompok membentuk cluster
   Fraksi liat, merupakan komponen aktif
   Tiga bahan koloid tanah sbg bahan perekat dlm pembentukan agregat:
         a.   Mineral liat
         b.   Oksida besi dan mangan
         c.   Bahan organik koloidal, termasuk gum (hasil aktivitas jasad renik).


TINGKAT PERKEMBANGAN (KEMENTAPAN STRUKTUR)
    Lemah    : butir-butir struktur (ped) dpt dilihat, tetapi mudah rusak dan hancur
              waktu diambil dari profil tanah.
    Sedang   : butir sturktur agak kuat dan tak hancur waktu diambil dr profil
              tanah.
    Kuat     : butir struktur tidak rusak waktu diambil dan tak hancur walau di
              gerak-gerakkan.

TANAH TDK BERSTRUKTUR:
Apabila unit-unit struktur (ped) tdk terbentuk.
Sebab: butir tunggal:butir tanah tak melekat satu sama lain (tanah pasir)
          pejal (massive):butir tanah melekat satu sama lin dg kuat, shg tdak membentuk
          gumpalan (ped).
UKURAN ATAU KELAS STRUKTUR
Ukuran butir struktur (ped).

Struktur LEMPENG, GRANULAR & REMAH:
       •   Sangat halus   :   < 1 mm
       •   Halus          :   1 - 2 mm
       •   Sedang         :   2 – 5 mm
       •   Kasar          :   5 – 10 mm
       •   Sangat kasar   :   > 10 mm
Struktur GUMPAL & GUMPAL BERSUDUT:
       •   Sangat halus   :   < 5 mm
       •   Halus          :   5 – 10 mm
       •   Sedang         :   10 – 20 mm
       •   Kasar          :   20 – 50 mm
       •   Sangat kasar   :   > 50 mm
Struktur PRISMATIK & TIANG:
       •   Sangat halus   :   < 10 mm
       •   Halus          :   10 – 20 mm
       •   Sedang         :   20 – 50 mm
       •   Kasar          :   50 – 100 mm
       •   Sangat kasar   :   > 100 mm
KONSISTENSI

Konsistensi tanah:
•     Menunjukkan kekuatan daya kohesi butir-butir tanah, atau daya adhesi butir-butir
      tanah dg benda lain. (terkait dg kandungan air)
•     Konsistensi tanah disesuaikan dg kandungan air tanah (basah, lembab, kering)

          KONSISTENSI
          TANAH BASAH           Kandungan air diatas kapasitas lapang

a.    Kelekatan menunjukkan kekuatan adhesi (melekat) tanah dg benda lain (tanah dpt
      melekat)
      0 – tidak lekat            : tdk melekat pd jaringan atau benda lain
      1 – agak lekat             : sedikit melekat pd jari tangan atau benda lain
      2 – lekat                  : melekat
      3 – sangat lekat           : sangat melekat
b.    Plastisitas: kemampuan tanah membentuk gulungan
      (LIAT)         (dicirikan: dp. diubah bentuk)
      0 – tdk plastis            : tdk dpt membentuk gulungan
      1 – agak plastis           : hanya gulungan tanah kurang dr 1 cm dpt terbentuk
      2 – plastis                : dpt membentuk gulungan tanah lebih 1 cm, diperlukan
                                   sedikit tekanan utk merusak gulungan tsb
      3 – sangat plastis         : diperlukan tekanan besar utk merusak gulungan tsb
KONSISTENSI TANAH LEMBAB: (sedikit basah, kandungan air tanah kering udara dan
  kapasitas lapang)

0 – lepas         : tdk melekat satu sama lain
1 – sangat gembur : gumpalan mudah hancur
2 – gembur        : ditambah sedikit tekanan untuk hancur
3 – teguh            diperlukan tekanan tinggi utk hancur
4 – sangat teguh
5 – sangat teguh     sama sekali tak hancur oleh remasan tangan
    sekali

KONSISTENSI TANAH KERING: kondisi kering udara
                          ciri: tanah keras

0 – lepas           : tdk melekat (tanah pasir)
1 – lunak           : gumpalan mudah hancur bila diremas
2 – agak keras               diperlukan tekanan makin besar utk hancur
3 – keras
4 – sangat keras             sampai tak dpt hancur dg remasan tangan
5 – sangat keras sekali
Sementasi (pemadasan)
-  lemah            : dpt dihancurkan dg tangan
-  Kuat             : dpt dihancurkan dg palu
-  Memadas          : dpt dihancurkan dg yg keras
Kandungan air:
   * berkurang
          Tanah kehilangan sifat melekat (stickness)
          Tanah kehilangan sifat plastis
          Tanah menjadi gembur (friable); lunak (soft); kering dan keras
Tanah yg berbeda            beda pula “plastic number” nya.

Plastik number :
   perbedaan antara kandungan air pd batas plastik tertinggi (upper plastic
   limit) dan batas plastik terendah (lower plastic limit)

Upper plastic limit:
  kandungan air dlm tanah, pd waktu massa tanah. Air mulai mengalir
  dibawah pengaruh gaya –gaya & tak mampu mempertahankan bentuknya
  (semula)

Lower plastic limit:
   kandungan air dlm tanah, pd saat mana konsistensi tanah berubah dari
   lekat menjadi gembur
STRUKTUR
  Bentuk, ukuran, definisi agregat yang merupakan keragaman gaya tarik dlm
  massa tanah.

KONSISTENSI
  Kekuatan dan corak gaya-gaya tsb (kohesi/adhesi)
  Tergantung pada tekstur, sifat, jumlah koloid, struktur, dan kandungan air
  (utama)
  Kandungan air         :           - sifat melekat (stickness)
                                    - sifat plastis
                                    - gembur (friablel)
                                    - lunak (soft)
                                    - kering/keras
POROSITAS

Pori-pori tanah: bagian tanah yg tak terisi bahan padat tanah (terisi udara dan
   air)
PORI TANAH:
 Pori kasar (macro pore)            : berisi udara dan air gravitasi
 Pori halus (micro pore)            : berisi udara dan air kapiler

   Tanah liat mempunyai pori total (makro & mikro) lebih banyak daripada
   tanah pasir.

Porositas tanah dipengaruhi:
 Kandungan bahan organik
 Struktur tanah
 Tekstur tanah

   Porositas tinggi kalau BO tinggi
   Tanah struktur granuler atau remah        porositas lebih tinggi drpd tanah
   dg struktur massive (pejal)
   Tanah tekstur pasir banyak pori makro        sulit menahan air
TATA UDARA TANAH

BERPENGARUH:
  Penyerapan air & unsur hara dari dlm tanah
  Aktivitas jasad hidup dlm tanah, proses biologi yg berhubungan kesuburan
  tanah.

KOMPOSISI UDARA TANAH
    menyatakan kandungan (dlm %)
    gas N2 ; O2 ; CO2 dlm udara tanah
    * O2 mempercepat dekomposisi BO

Perbaikan udara tanah:
   Pengolahan tanah
   Penambahan bahan organik
   Penanaman penutup tanah

(peningkatan supply oksigen)
Penelitian Baver (1951)
Hub udara tanah dg sifat fisik tanah:
   Pertumbuhan dan perkembangan akar
   Pernapasan akar
   Penyerapan air dan unsur hara dlm tanah
   Aktivitas jasad hidup dlm tanah

Russel (1915)
Komposisi udara tanah:
  N2 = 79.2 %
  O2 = 20.6 %
  CO2 = 0.25 %
Komposisi pada atmosfer
  N2 = 79.00 %
  O2 = 20.97 %
  CO2 = 0.03 %
SUHU TANAH
Keseimbangan panas tanah, dari:
           peningkatan & penurunan enersi panas
Radiasi matahari: - dipantulkan
                     - diabsorbsi
Panas yg diabsorbsi tanah akan hilang kembali melalui:
   Penguapan
   Re-radiasi ke atmosfer
   Memanaskan udara di dlm tanah
   Memanaskan tanah
“panas spesifik”
Partikel tanah kering       0,2
   Panas yg dibutuhkan utk meningkatkan 1ºC temperatur 1 gr partikel tanah adalah 0,2
   kal ( seperlima dr yg dibutuhkan utuk 1 gr air)
   Kandungan air tanah merupakan faktor penting dlm menentukan suhu tanah
   Tanah yg tinggi kandungan air       akan panas perlahan-lahan pd musim hujan;tetapi
   cepat panas bila kemarau
   Drainase sangat penting & berpengaruh thd suhu tanah
Pengaruh “Mulsa” (pelindung tanah)
• Mengabsorbsi radiasi matahari
• Mereduksi kehilangan panas dr tanah
• Merduksi evaporasi air dr permukaan tanah
WARNA TANAH

Sbg petunjuk sifat tanah:
   Kandungan bahan organik
   Kondisi drainase dan aerasi

Warna gelap tanah
   kandungan bahan organik terdekomposisi (warna kelabu gelap, coklat gelap)

Drainase:
   Drainase jelek: - akumulasi BO pd lap atas
                      - warna gelap
   Pd lap tanah yg lebih rendah: sedikit BO, warna kelabu ringan.
   Jika terjadi fluktuasi air: pd lap ini terlihat karatan (bercak kuning)

Untuk menentukan warna tanah:
= “Munsell Soil Colour Chart” =            (USDA)

								
To top