Docstoc

RPP kerusakan ringan kelistrikan

Document Sample
RPP kerusakan ringan kelistrikan Powered By Docstoc
					                                 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah             :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian      :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester           :   XI/III

Pertemuan ke             :   1

Alokasi Waktu            :   3 x 45

Standar Kompetensi       :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar         :   Menidentifikasi kesalahan system/komponen kelistrikan dan pengaman

Indikator                :   1. Sistem/komponen di uji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
                                komponen/system lainnya.

                             2. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan
                                dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai.

                             3. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang
                                diperlukan.



I.    Tujuan Pembelajaran
      1. Peserta didik memiliki awal pengetahuan fundamental system kelistrikan.
      2. Peserta didik dapat menguji komponen kelistrikan dengan alat yang sesuai.
      3. Peserta didik dapat menguji kompoenen kelistrikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
          komponen lainnya.
      4. Peserta didik dapat menentukan langkah perbaikan yang diperlukan



II.   Materi Ajar
      1. Jenis-jenis pengaman kelistrikan
               Pengaman sirkuit kelistrikan berfungsi melindungi sirkuit kelistrikan dari kerusakan,
         misalnya hubungan singkat yang dapat menimbulkan kerusakan kelistrikan.
         Jenis-jenis pengaman kelistrikan
         -     Fuse
         -     Fusible link
         -     Circuit breaker
         -     Pelindung kabel
         -     Klem kabel
         -     Connector
         -     Relay

      2.    Mengganti fuse yang putus
            Langkah – langkah memperbaiki sekering

            1.   Matikan mesin sebelum bekerja
            2.   Jika sekering yang putus tidak berada di bawah dashboard, kemungkinan sekering itu
                 berada pada kotak sekering tambahan .
            3.   Bukalah tutup kotak sekering . ada dua cara untuk menemukan sekering yang tidak baik
                 : melihat elemen sekering apakah putus atau tidak . atau jika kamu mengetahui alat
                 yang tidak bekerja, contoh radio, periksa sekering yang menangani alat itu. Pada kotak
                 sekering biasanya dilengkapi label untuk masing – masing alat , atau lihatlah pada buku
                 manual.
            4.   Lepaslah sekring yang putus dengan cara menarik dari kotak dengan pengungkit
                 sekering atau dapat juga menggunakan obeng kecil, jika kita tidak dapat
                 mengangkatnya, maka gunakan tang lancip.
            5.   Periksalah nomor/ukuran sekering yang terletak di tutup bok atas atau sisinya. Dari sini
                 kita akan tahu ukuran dari sekering tersebut.
            6.   Pasang sekering baru, dengan jari tekanlah sekering masuk ke dalam slot yang ada di
                 kotak sekering.


III.   Metode Pembelajaran
       1. Diskusi kelompok
       2. Ceramah
       3. Penugasan/pembuatan laporan
       4. Praktik



IV.    Kegiatan Pembelajaran
       A. Kegiatan Awal
           1. Guru menjelaskan topic dan manfaat kompetensi yang akan dipalajari, guna
                mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar.
           2. Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang stategi pembelajaran serta cara
                penilaian yang terkait dengan kompetensi yang akan dipelajari.

       B.   Kegiatan Inti
            1. Peserta didik melakukan diskusi kelompok membahas jenis-jenis pengaman kelistrikan
                dan melakukan observasi letak pengaman kelistrikan.
            2. Masing-masing kelompok melakukan pengecekan pengaman kelistrikan dan melakukan
                pengukuran pengaman kelistrikan.
            3. Masing-masing kelompok membuat kesimpulan hasil dari pengecekan pengaman
                kelistrikan.

       C.   Kegiatan Akhir
            1. Post test
            2. Peserta didik memperhatikan penjelasan untuk pembahasan minggu berikutnya.

V.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
       1. Modul/bahan referensi
       2. Soal teori
       3. Lembar kerja
       4. Bahan praktik dan alat praktik
       5. Pakaian kerja
       6. Perangkat penilaian

VI.    Penilaian
       1. Test teori
VII.     Bentuk soal

Test teori

       1. Keunggulan fusible link dibanding sekring, adalah …
          a. Bentuknya lebih kecil                               d. Untuk arus yang kecil
          b. Elemennya lebih tipis                               e. Untuk arus yang besar
          c. Lebih mahal harganya
       2. Komponen yang bukan merupakan pengaman kelistrikan, adalah …
          a. Sekring                                             d. Diode
          b. Relay                                               e. Connector
          c. Clam kabel
       3. Sekring tipe blade jenis standar dan mini dengan warna biru mempunyai besar kapasitas …
          a. 5 A                                                 d. 20 A
          b. 10 A                                                e. 25 A
          c. 15 A
       4. Sebagai pelindung pada setiap sambungan antara kabel yang satu dengan yang lain, sekaligus
          sebagai pelindung sambungan yang kokoh, adalah …
          a. Circuit breaker                                     d. Clam cabel
          b. connector                                           e. Insulation kabel
          c. Relay
       5. Fusible link dengan kapasitas 50 Ampere mempunyai warna ….
          a. Hitam                                               d. Merah
          b. Biru                                                e. Kuning
          c. Hijau


Test essay

       1. Tuliskan fungsi dari relay?

           Jawaban :
           peralatan kelistrikan yang digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan baterai atau
           merupakan saklar yang bekerja secara otomatis. Relay merupakan pelindung untuk menghidari
           kabel panas karena raus yang mengair besar, mencegah swicth cepat rusak.

       2. Sebutkan nama komponen pengaman di bawah ini ?




           a.                   b.                     c.                            d.


           Jawaban:
           a. fuse tipe blade
           b. fuse tipe cartridge
           c. fus tipe standar maxi
           d. fusible link
   3. Sebutkan kapasitas (A) berdasarkan dan identitas warna pada sekring pada tipe blade standard
      mini ?

      Jawaban :
      Kapasitas sekring dan warna tipe blade jenis Standart dan Mini

                         Kapasitas Sekring (A)          Identifikasi Warna

                                  3              Violet

                                  5              Coklat kekuning-kuningan

                                 7,5             Coklat

                                  10             Merah

                                  15             Biru

                                  20             Kuning

                                  25             Tidak berwarna

                                  30             Hijau



                                                                                    Susukan, 29 Juli 2010

      Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                      Guru Mata Diklat




     Ana Ribowo, S.Pd.                                                       Yusup Anis, S.T.
                                  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah              :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian       :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester            :   XII/III

Pertemuan ke              :   2

Alokasi Waktu             :   3 x 45

Standar Kompetensi        :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar          :   Memasang system pengaman system kelistrikan

Indikator                 :   1. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan
                                 dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai.

                              2. Memasang system pengaman system kelistrikan tanpa menyebabkan
                                 kerusakan terhadap komponen lainnya.

I.    Tujuan Pembelajaran
      1. Peserta didik mempelajari prosedur pemeriksaan sistem kelistrikan otomotif sesuai SOP
         dengan mengkaji informasi dari buku spesifikasi pabrik.
      2. Peserta didik melaksanakan pengujian rangkaian sistem kelistrikan untuk menentukan
         gangguan/kesalahan dengan menggunakan alat sesuai standar bengkel otomotif.
      3. Peserta didik dapat melakukan pemasangan system pengaman kelistrikan tanpa menyebabkan
         kerusakan komponen lainnya.

II.   Materi Ajar

      Menguji system pengaman kelistrikan
      Pengujian system pengaman kelistrikan dapat dilakukan dengan 2 cara:
      A. Pengujian Visual
                 Pengujian secara visual dapat dilakukan dengan melihat kondisi konduktor pada jenis
          sekering dan fusible link dan kondisi bimetal pada jenis circuit breaker.

      B.    Pengujian dengan multi tester
            Prosedur penggunaan multitester sesuai dengan SOP
            a. Pemeriksaan komponen pengaman dan Penyetelan Multitester Skala Nol (0)

                    Sebelum menggunakan Multitester harus dipastikan bahwa jarum penunjuk ada
            dibagian garis ujung sebelah kiri pada skala. Apabila tidak,putar sekrup penyetel jarum
            penunjuk dengan sebuah obeng sampai jarum penunjuk tersebut berada tepat pada garis
            ujung sebelah kiri. Penyetelan dan pengecekan skala nol ini cukup dilakukan sekali dan tidak
            memerlukan pengecekan yang terlalu sering.

            b. Pengetesan Hubungan

                     Untuk memeriksa hubungan kelistrikan, letakan range selector pada  X 1 dan
            kalibrasi skalanya. Kemudian hubungkan kabel pengetesan pada kedua ujung (terminal)
            komponen sistem pengaman. Hubungannya normal bila jarum menunjuk selalu kekiri.
            Demikian juga untuk menguji kondisi komponen sistem pengaman kelistrikan yang meliputi:
            Sekring, fusible link dan circuit breaker. Sebelum pengujian komponen pengaman dilakukan,
            pastikan bahwa sistem kelistrikan yang akan diperiksa dalam kondisi tidak bekerja.
III.    Metode Pembelajaran
        1. Diskusi kelompok
        2. Ceramah
        3. Pembuatan laporan
        4. Praktik

IV.     Kegiatan pembelajaran
        A. Kegiatan Awal
            1. Membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok.
            2. Mendengarkan penjelasan prosedur menggunakan multi tester.
            3. Peserta didik memperhatikan penjelasan penggunaan multi tester dan cara penilian
               melakukan pengecekan system pengaman menggunakan multi tester.

        B.   Kegiatan Inti
             1. Peserta didik melakukan pembongkaran system pengaman kelistrikan.
             2. Peserta didik melakukan pengecekan menggunakan multi tester.
             3. Peserta didik melakukan pemasangan system pengaman kelistrikan.
             4. Peserta didik membuat laporan hasil pengujian system pengaman kelistrikan.

        C.   Kegiatan Akhir
             Membuat kesimpulan kekurangan-kekurangan dalam melakukan pengujian system
             pengaman system kelistrikan.

V.      Alat, Bahan dan Sumber Belajar
        1. Lembar kerja
        2. Bahan praktik
        3. Pakaian kerja

VI.     Penilaian
        1. Test teori
        2. Praktik pemasangan dan pengujian system pengaman system kelistrikan.


VII.    Bentuk Soal
                                           1.   Apa nama bagian-bagian multi tester pada gambar
                                                disamping!

                                                 Jawaban:
                                                1. Pointer
                                                2. Skala
                                                3. Pointer calibration screw
                                                4. Ohm calibration
                                                5. Positif terminal 20 A only
                                                6. Positif terminal
                                                7. Range selector
                                                8. Terminal negatif




2.     Tuliskan kapasitas sekring dan warna tipe blade jenis standard an jenis maxi
       Jawaban:
    Kapasitas sekring dan warna tipe blade jenis Standart dan Mini

                          Kapasitas Sekring (A)                  Identifikasi Warna

                                   3                    Violet

                                   5                    Coklat kekuning-kuningan

                                  7,5                   Coklat

                                   10                   Merah

                                   15                   Biru

                                   20                   Kuning

                                   25                   Tidak berwarna

                                   30                   Hijau



    Kapasitas sekring dan warna tipe blade jenis Maxi

                          Kapasitas Sekring (A)                  Identifikasi Warna

                                   20                   Kuning

                                   30                   Hijau

                                   40                   Amber

                                   50                   Merah

                                   60                   Biru

                                   70                   Coklat

                                   80                   Tidak berwarna




                                                                                      Susukan, 29 Juli 2010

       Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                      Guru Mata Diklat




     Ana Ribowo, S.Pd.                                                       Yusup Anis, S.T.
                                 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah             :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian      :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester           :   XII/III

Pertemuan ke             :   3

Alokasi Waktu            :   3 x 45

Standar Kompetensi       :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar         :   Memperbaiki system pengaman kelistrikan dan komponen

Indikator                :   1. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa
                                menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

                             2. Perbaikan yang diperlukan, penggantian komponen dan penyetelan
                                dilaksanakan dengan menggunakan peralatan, tehnik dan material yang
                                sesuai.



I.    Tujuan Pembelajaran
      1. Peserta didik dapat memperbaiki rangkaian kabel system pengisian tanpa menyebabkan
          kerusakan terhadap komponen lainnya.
      2. Peserta didik dapat menggunakan peralatan, teknik dan material yang sesuai.

II.   Materi Ajar

      Memperbaiki system pengaman kelistrikan

      A.    Identifikasi kerusakan system pengaman kerusakan pada rangkaian system pengisian
       B.   Simbol wearing diagram dan perbaikan pengaman kelistrikan




III.   Metode Pembelajaran
       1. Diskusi kelompok
       2. Pembuatan laporan
       3. Praktik

IV.    Kegiatan Pembelajaran
       A. Kegiatan Awal
           1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
           2. Mendengarkan penjelasan sirkuit system pengisian.
           3. Menjelaskan bagian-bagian yang berbahaya dalam melakukan perbaikan system
              pengaman system pengisian.

       B.   Kegiatan Inti
            1. Pengecekan system pengaman system pengisian.
            2. Melakukan perbaikan system pengaman system pengisian.
            3. Penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan,
               tehnik dan material yang sesuai.

       C.   Kegiatan Akhir
            1. Membuat kesimpulan ketika melakukan praktik
            2. Membuat laporan hasil praktik

V.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
       1. Trainer system pengisian
       2. Buku kerja
       3. Bahan praktik
       4. Unit mobil

VI.    Penilaian
       1. Test Teori
       2. Praktik pemasangan dan pengujian system pengaman system pengisian.
VII.     Bentuk Soal
         1. Test teori
         2. Praktik

VIII. Bentuk Soal

         Chek list

         Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditanda tangani

                                           Pertanyaan
                                                                                                Ya


       Apakah semua petunjuk keselamatan kerja diikuti


       Apakah peserta pelatihan mampu memilih dan menggunakan peralatan uji yang
       sesuai


       Apakah peserta pelatihan mampu memasang pengaman kelistrikan jenis fuse,fusible
       link dan circuit breaker


       Apakah peserta pelatihan mampu menghubungkan pada sumber tegangan 12 Volt


       Apakah peserta pelatihan mampu mengukur fuse resistansinya


       Apakah mampu mengukur tahanan fuse,fusible link dan circuit breaker


       Apakah seluruh hasil pengujian dicatat dengan benar sehingga dapat ditentukan
       apakah pengaman baik atau tidak


         Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa dan
       mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan kriteria yang sudah
       ditetapkan


       Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai
       dengan standart yang dibutuhkan


       Apakah peserta pelatihan telah merencanakan dan menyusun kegiatan-kegiatan yang
       tujuannya telah diperiksa oleh pelatih


       Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk
       mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan




                                                                                                Susukan, 29 Juli 2010

           Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                                  Guru Mata Diklat




       Ana Ribowo, S.Pd.                                                                 Yusup Anis, S.T.
                               RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah             :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian      :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester           :   XII/III

Pertemuan ke             :   4 s/d 5

Alokasi Waktu            :   3 x 45

Standar Kompetensi       :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar         :   Memperbaiki wearing kelistrikan dan penerangan

Indikator                :   1. Mempelajari prinsip kerja sistem penerangan dan wiring melalui
                                penggalian informasi dari buku manual.

                             2. Mempelajari Konstruksi dan fungsi komponen-komponen sistem
                                penerangan dan wiring melalui penggalian informasi dari buku manual.

                             3. Mempelajari prosedur pemasangan sistem penerangan dan wiring
                                melalui buku manual.

                             4. Melaksanakan penggantian komponen rangkaian sistem kelistrikan
                                sesuai data pabrik.



I.    Tujuan Pembelajaran

      Pertemuan 4

      1. Peserta didik dapat menjelaskan pringsip kerja system penerangan dan wearing melalui
         penggalian informasi dari buku manual.
      2. Peserta didik dapat membaca wearing diagram kelistrikan penerangan.
      3. Peserta didik dapat mempelajari kontruksi dan fungsi komponen-komponen system
         penerangan dan wearing.

      Pertemuan 5

      1. Peserta didik dapat melakukan pemasangan system penerangan dan wearig melalui buku
         manual.
      2. Peserta didik dapat melakukan penggantian komponen rangkaian system kelistrikan sesuai
         data pabrik.
      3. Peserta didik dapat melakukan perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan tanpa
         menyebabkan kerusakan komponen lainnya.

II.   Materi Ajar
      Pertemuan 4
      A. Kelistrikan bodi

            Komponen-komponen pendukung kelistrikan bodi adalah:

            1. Baterai
            2. Kabel
            3.   Komponen pengaman
            4.   Komponen-komponen penghubung
            5.   Baut massa
            6.   Pengaman sirkuit
            7.   Switch dan relay

       B.   Wearing diagram

                   Apabila rangkaian kelistrikan digambarkan sesuai benda aslinya, maka ilustrasinya
            akan menjadi sulit dan rumit. Oleh karena itu maka diagram rangkaian digambarkan dengan
            simbol yang menunjukkan komponen kelistrikan dan kabel-kabel. Berikut ini contoh
            sederhana rangkaian yang menggunakan simbol-simbol:

                   Dalam kendaraan yang sebenarnya, banyak sekali sistem kelistrikan, kabel-kabel dan
            konektor yang menghubungkannya.

                    Bila melakukan pemeriksaan sistem kelistrikan, adalah mudah untuk menemukan
            baterai, macam-macam komponen seperti lampu, klakson dan lainnya, akan tetapi sulit
            untuk menemukan

                   sekring, J/B, R/B, konektor kabel lain untuk menemukan dikendaraan. Oleh karena
            itu, maka dilengkapi dengan Electrical Wiring Diagram (EWDs) yang tidak hanya
            menunjukkan komponen utama, tetapi semua kabel, juntion, konektor dan lainnya.



       Pertemuan 5

            Pringsip dasar rangkaian lampu kepala dekat dan jauh




            Pringsip dasar lampu sent (belok)

            Pringsip dasar lampu rem

III.   Metode Pembelajaran
       1. Ceramah
       2. Diskusi kelompok
       3. Pembuatan laporan
       4. Praktik

IV.    Kegiatan Pembelajaran

       Pertemuan 4

       A. Kegiatan Awal
          1. Pre test tetang dasar kelistrikan
          2. Peserta didik memperhatikan penjelasan tentang strategi pembelajaran serta cara
             penilaian yang akan dilakukan.

       B. Kegiatan Inti
          1. Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai kelistrikan bodi dan komponen-
             komponen pendukungnya.
          2. Peserta didik melakukan observasi pada trainer kelistrikan/unit mobil
          3. Peserta didik mempelajari wearing diagram dan symbol-simbol kelistrikan

       C. Kegiatan Akhir
          1. Post test
          2. Kesimpulan

       Pertemuan 5

       A. Kegiatan Awal
          1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok
          2. Pre test mengenai kelistrikan bodi

       B. Kegiatan Inti
          1. Peserta didik melakukan pemasangan rangkaian kabel kelistrikan penerangan.
          2. Peserta didik melakukan penggantian komponen kelistrikan bodi yang rusak.
          3. Peserta didik melakukan perbaikan kelistrikan system penerangan pada trainer system
             penerangan.

       C. Kegiatan Akhir
          1. Membuat laporan hasil praktik

V.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
       1. Modul
       2. Lembar kerja
       3. Soal teori
       4. Bahan praktik
       5. Perangkat penilaian

VI.    Penilaian
       1. Praktik memperbaiki wearing system kelistrikan dan penerangan




                                                                                 Susukan, 29 Juli 2010

        Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                   Guru Mata Diklat




      Ana Ribowo, S.Pd.                                                   Yusup Anis, S.T.
                                 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah             :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian      :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester           :   XII/III

Pertemuan ke             :   6

Alokasi Waktu            :   3 x 45

Standar Kompetensi       :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar         :   Menguji system kelistrikan dan penerangan

Indikator                :   1. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang
                                diperlukan.

                             2. Menguji cara kerja rangkaian kelistrikan dan penerangan

                             3. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan
                                dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai.



I.     Tujuan Pembelajaran
       1. Peserta didik dapat melakukan identifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan.
       2. Peserta didik dapat menguji cara kerja rangkaian kelistrikan dan penerangan.

II.    Materi Ajar
       1. Wearing diagram penerangan lampu kepala
       2. Wearing diagram lampu belok
       3. Wearing diagram lampu rem
       4. Wearing diagram wiper dan washer

III.   Metode Pembelajaran
       1. Diskusi kelompok
       2. Pembuatan laporan
       3. Praktik

IV.    Kegiatan Pembelajaran

       A. Kegiatan Awal
          1. Menjelaskan prosedur pengujian system penerangan
          2. Peserta didik memperhatikan penjelasan hal-hal yang membahayakan dalam melakukan
             pengujan system kelistrikan.

       B. Kegiatan Inti
          1. Melakukan pengujian system kelistrikan pada system penerangan

       C. Kegiatan Akhir
          1. Membuat laporan
V.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
       1. Modul
       2. Lembar kerja
       3. Bahan praktik

VI.    Penilaian
       Praktik di laboratorium

                                  Lembar Penilaian ( lembar pengamatan )

                                              Uji Kompetensi
                                                                                    nilai rata-
 No        Nama                                 Faktor                                 rata
                        Atitude   Persiapan   keamanan    Unjuk kerja      Hasil

  1

  2

  3

  4

  5

      Keterangan :

      A = Baik Sekali

      B = Baik

      C = Cukup

      D = Kurang




                                                                                     Susukan, 29 Juli 2010

         Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                       Guru Mata Diklat




      Ana Ribowo, S.Pd.                                                       Yusup Anis, S.T.
                              RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah            :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian     :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester          :   XII/III

Pertemuan ke            :   7 s/d 8

Alokasi Waktu           :   6 x 45

Standar Kompetensi      :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar        :   Memperbaiki system kelistrikan dan penerangan

Indikator               :   1. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa
                               menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

                            2. Perbaikan yang diperlukan, penggantian komponen dan penyetelan
                               dilaksanakan dengan menggunakan peralatan, tehnik dan material yang
                               sesuai.

                            3. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard
                               Operation Procedures), undang-undang    K3,peraturan  perundang-
                               undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.



I.    Tujuan Pembelajaran
      1. Peserta didik dapat melakukan perbaikan ringan pada rangkaian kabel tanpa menyebabkan
         kerusakan komponen lainnya.
      2. Peserta didik dapat melakukan penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan
         menggunakan peralatan, teknik dan material yang sesuai.

II.   Materi Ajar
      A. Perbaikan ringan sistem kelistrikan
         Pembongkaran pemeriksaan dan pemasangan komponen kelistrikan
                  Sebelum melaksanakan pembongkaran, pemeriksaan, pemasangan dan penyetelan
         komponen kelistrikan bodi, maka diperlukan tindakan keamanan dengan membaca manual
         dari kendaraan yang akan dilakukan perbaikan.
         Hal yang harus dilakukan sebelum pembongkaran:
         1. Bacalah buku pedoman perawatan (buku manual) dari kendaraan yang akan di periksa.
         2. Tiap kendaraan memiliki letak komponen yang berbeda-beda, sehingga anda harus
             menemukan dengan cepat dan tepat.
         3. Pada waktu melepas atau memasang suku cadang, perhatikan keselamatan kerja, proses
             pelaksanaan kerja yang benar untuk mencegah perbaikan yang tidak perlu dilakukan.
         4. Gunakan peralatan tangan dan alat ukur yang sesuai, sehingga aman dan tidak merusak
             komponen.

      B.    Pembongkaran dan penyetelan lampu penerangan

            Pembongkaran

            Lampu-lampu (lampu depan) seal beam.
           Melepaskan:

           1.     Melepaskan terminal negatif (-) baterai
           2.     Melepaskan soket-soket lampu depan
           3.     Melepaskan lampu depan beserta ornamen ring lampu depan jika ada.
           4.     Melepaskan unit sealed beam

                Catatan: Lepaskan skrup penyetel, putar unitnya berlawanan dengan arah jarum jam

           Pemeriksaan bola lampu.

           1.     Periksa bola lampu menggunakan multy tester
           2.     Ganti bila elemen lampu putus.

           Pemasangan:

           1.     Pasang unit lampu seal beam
           2.     Pasang soket (conector) lampu
           3.     Pasang kabel baterai
           4.     Putar switch lampu keposisi lampu kepala
           5.     Stel setiap skrup penyetel dengan ukuran yang sesuai dengan kondisi benda kerja.
                  (pengerasan skrup kira-kira 18 putaran)
           6.     Lakukan pengetesan arah lampu depan.
           7.     Pasanglah setiap ornamen lampu depan.

           Menyetel lampu kepala (metode penyetelan memakai layar)

           Kondisikan kendaraan :

           1.     Penyetelan dilakukan dengan tekanan ban dalam keadaan normal dan kendaraan tanpa
                  beban.
           2.     Memposisikan kendaraan didepan layar dengan lampu kepala pada jarak 3 meter
                  jauhnya dari layar.
           3.     Pada layar, titik pentunjuk untuk penyetelan fokus lampu kepala dilengkapi dengan:
           4.     Tarik garis pedoman horisontal pada permukaan layar pada ketinggian titik tengah
                  lampu kepala (H) kurang dari 20 mm
           5.     Tarik garis tengah vertikal pada layar lampu dengan kanan dan kiri. Kemudian didapat
                  titik (F) yang terjadi perpotongan garis horizontal dan garis vertikal.
           6.     Putar lampu pada posisi “ON” dan lampu jauh menyala, dan stel lampu tersebut dengan
                  memutar skrup penyetel sehingga arah peyinaran lampu pada titik potong (F) pada
                  layar.
           7.     Untuk kesempurnaan penyetelan arah lampu kepala , swith lampu jauh ke lampu dekat.
                  Kemudian pastikan bahwa cahaya setiap lampu dekat dalam arah diagonal bawah.

III.   Metode Pembelajaran
       1. Ceramah
       2. Diskusi kelompok
       3. Pembuatan laporan
       4. Praktik

IV.    Kegiatan Pembelajaran
       A. Kegiatan Awal
          1. Menjelaskan prosedur pengujian system penerangan
          2. Peserta didik memperhatikan penjelasan hal-hal yang membahayakan dalam melakukan
             perbaikan system kelistrikan.

       B. Kegiatan Inti
          1. Melakukan perbaikan dan penyetelan system kelistrikan pada system penerangan
       C. Kegiatan Akhir
          1. Membuat laporan
V.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
       1. Modul
       2. Lembar kerja
       3. Soal teori
       4. Bahan praktik
       5. Perangkat penilaian

VI.    Penilaian
       1. Test teori
       2. Tes praktek

VII.   Bentuk soal
       Test teori
       1. hubungkan head lamp relay dengan komponen lainnya




       2. Relay adalah peralatan listrik yang dapat membuka dan menutup sirkuit kelistrikan yang
          digunakan untuk?

Tugas praktik

Laksanakan trouble shooting pada diagram wiring harness berikut
              CARA KERJA

              1. Saat pedal rem diinjak stop lamp switch akan terhubung sehingga terjadi aliran arus.

              2. Baterai ke fusible link ke fuse stop ke stop switch lamp stop lamp kiri dan stop lamp
                  kanan ke massa.

              3. Lampu stop (rem ) menyala

          Petunjuk Trouble shooting

          1. Saat pedal rem diinjak stop lamp tidak menyala.
              Periksa fusible link
              Periksa fuse stop
              Periksa stop lamp switch
              Periksa hubungan conector
              Periksa hubungan massa
          2. Saat pedal rem diinjak stop lamp tidak menyala yang kanan atau yang kiri
              Periksa bola lampu
              Periksa conector
              Periksa hubungan massa




                                                                                  Susukan, 29 Juli 2010

      Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                    Guru Mata Diklat




    Ana Ribowo, S.Pd.                                                      Yusup Anis, S.T.
                               RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Nama Sekolah             :   SMK MUHAMMADIYAH SUSUKAN

Kompetensi Keahlian      :   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

Kelas/Semester           :   XII/III

Pertemuan ke             :   9 s/d 10

Alokasi Waktu            :   6 x 45

Standar Kompetensi       :   Memperbaiki Kerusakan Ringan Pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan

Kompetensi Dasar         :   Memasang system perlengkapan kelistrikan tambahan

Indikator                :   1. Pemasangan perlengkap-an kelistrikan tambahan dilaksanakan tanpa
                                menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya

                             2. Pemilihan fiting/material yang sesuai

                             3. Perlengkapan kelistrikan tambahan dipasang dengan mengguanakan
                                peralatan dan teknik yang sesuai

                             4. Seluruh kegiatan pema-sangan dilaksanakan ber-dasarkan SOP, Undang-
                                undang K3, Peraturan perundang-undangan dan prosedur /kebijakan
                                perusahaan

I.    Tujuan Pembelajaran

      Pertemuan 9

      1. Peserta didik dapat memasang perlengkapan kelistrikan tambahan seperti wiper, dilaksanakan
         tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen lainnya.
      2. Peserta didik dapat melakukan pemilihan fiting/material yang sesuai
      3. Peserta didik dapat menggunakan peralatan dan teknik pemasangan yang sesuai.

      Pertemuan 10

      1. Peserta didik dapat memasang perlengkapan kelistrikan tambahan seperti power windows,
         dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen lainnya.
      2. Peserta didik dapat melakukan pemilihan fiting/material lainnya.
      3. Peserta didik dapat memasang power window dengan menggunkan peralatan dan teknik
         pemasangan yang sesuai.

II.   Materi Ajar

      Pertemuan 9

      Washer dan wiper
CARA KERJA.

1. Bila wiper switch ditempatkan opada posisi LO, dengan ignition switch diposisi ACC atau ON
   maka wiper bekerja terus pada low speed.
2. Bila wiper switch ditempatkan pada posisi HI, maka wiper bekerja pada high speed.

Wiper bekerja secara otomatis

       Bila wiper switch ditempatkan pada posisi OFF, kontak cam pada wiper motor
menimbulkan arus mengalir melalui auto wiper stop circuit , membuat wiper blade berputar
sebelum mencapai posisi berhenti

Washer wiper

        Bila washer switch diputar ke ON, menyebabkan kontak intermitent wiper relay rapat
akibatnya wiper bergerak dua atau tiga kali.

Petunjuk Trouble Shooting

1. Wiper tidak dan washer tidak bekerja
       - Periksa multipose
2. Wiper tigak dapat berhenti
       - Periksa wiper motor
       - Periksa intermitent wiper relay
       - Periksa wiper switcg
3. Washer tidak bekerja
       - Periksa washer motor
       - Periksa washer switch
4. dengan diopersikannya washer –wiper tidak bekerja
       - Periksa intermitent relay.

Pertemuan 10
III.    Metode Pembelajaran
        1. Ceramah
        2. Diskusi kelompok
        3. Pembuatan laporan
        4. Praktik

VIII. Kegiatan Pembelajaran
      A. Kegiatan Awal
         1. Menjelaskan prosedur pengujian system penerangan
         2. Peserta didik memperhatikan penjelasan hal-hal yang membahayakan dalam melakukan
            perbaikan/pemasangan wiper dan washer

        B. Kegiatan Inti
           1. Melakukan pemasangan system wiper dan washer
           2. Melakukan perbaikan dan penyetelan system kelistrikan rangkaian wiper dan washer

        C. Kegiatan Akhir
           1. Membuat laporan

IX.     Alat, Bahan dan Sumber Belajar
        1. Modul
        2. Lembar kerja
        3. Soal teori
        4. Bahan praktik
        5. Perangkat penilaian

X.      Penilaian
        1. Test teori
        2. Tes praktek




                                                                                Susukan, 29 Juli 2010

         Mengetahui,

Kepala SMK Muh. Susukan                                                  Guru Mata Diklat




       Ana Ribowo, S.Pd.                                                 Yusup Anis, S.T.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:1495
posted:4/15/2012
language:Malay
pages:22