Secara operasional (DOC)

					Secara operasional, psikologi agama dapat didefinisikan sebagai: “Cabang psikologi
yang meneliti dan mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungan dengan
pengaruh keyakinan terhadap agama yang dianutnya serta dalam kaitannya dengan
perkembangan usia masing-masing. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan
psikologi, jadi merupakan kajian empiris”.

Psikologi Agama mempelajari psikis manusia dalam hubungannya dengan manifestasi
keagamaannya, yaitu kesadaran agama (religious consciousness) dan pengalaman
agama (religious experience). Kesadaran agama: hadir dalam pikiran dan dapat dikaji
dengan introspeksi. Pengalaman agama: perasaan yang hadir dalam keyakinan
sebagai buah dari amal keagamaan semisal melazimkan dzikir. Jadi, obyek studinya
dapat berupa: (1) Gejala-gejala psikis manusia yang berkaitan dengan tingkah laku
keagamaan; dan (2) Proses hubungan antara psikis manusia dan tingkah laku
keagamaannya.

Psikologi Agama tidak bermaksud untuk melakukan penilaian (to evaluate) atau kritik
(to criticize) terhadap ajaran agama tertentu, tetapi semata untuk memahami dan
melukiskan (to describe) tingkah laku keagamaan sebagai ekspresi dari alam pikiran,
perasaan dan sebagainya akibat adanya keyakinan agama. Jadi psikologi agama tidak
mencampuri dasar-dasar keyakinan agama tertentu. Tidak melakukan penilaian benar-
salah, baik-buruk, masuk akal atau tidaknya suatu kepercayaan tertentu.

Theodore Flournoy menyusun prinsip-prinsip studi psikologi agama: (1) prinsip
menjauhkan studi dari transenden; (2) prinsip mempelajari perkembangan; (3) prinsip
dinamika; dan (4) prinsip perbandingan.

Sementara itu masih terdapat isu perdebatan seputar istilah psychology of religion dan
religious psychology. Yang pertama dirujukkan pada corak aliran yang memberi
penekanan pada bagaimana psikologi seharusnya mencerahkan pemahaman kita
tentang agama. Sedangkan yang kedua lebih menekankan pada interpretasi
keagamaan tentang psikologi.

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:3
posted:4/14/2012
language:Indonesian
pages:2