Docstoc

Kemiskinan menjadi permasalahan sosial

Document Sample
Kemiskinan menjadi permasalahan sosial Powered By Docstoc
					       Kemiskinan menjadi permasalahan sosial. Pada masa pemerintahan Islam, persoalan
kemiskinan juga mengemuka. Tak hanya pemerintahan yang bertanggung jawab menyelesaikan
masalah ini, baik melalui berbagai program maupun lembaga sosial, kaum cendekia juga
meresponsnya dengan ide-ide pemecahan masalah kemiskinan.

        Pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, misalnya, kedudukan lembaga sosial
diperkuat. Dengan itu, kemiskinan berhasil ditekan sekaligus menghadirkan kesejahteraan di tengah
masyarakat Muslim. Asas keadilan di bidang ekonomi benar-benar ditegakkan. Masalah ini tidak
luput dari perhatian para sarjana ekonomi Muslim abad pertengahan.

        Kontribusi pemikiran mereka sangat berpengaruh. Diskusi dan kajian ilmiah mengenai
kemiskinan dan bagaimana mengatasinya berlangsung intens. Para sarjana, ilmuwan, cendekiawan,
dan juga ulama mengaitkan persoalan ini dengan aspek sosial, politik, budaya, hingga keagamaan.

       Dalam sebuah diskusi antara pemerintah, lembaga sosial, kaum cendikia, dan para ahli
agama, merumuskan ada 5 cara untuk mengentaskan kemiskinan, yaitu pemerintah memimpin
pengentasan kemiskinan, partispasi masyarakat, pemberdayakan masyarakat, pengembangan
masyarakat, dan pengentasan kemiskinan melalui teknologi.

         Pada saat ini umat Islam melakukan berbagai terobosan dan membuat pengembangan
program pengentasan kemiskinan semakin variatif. Badan zakat, amal, atau takaful bermunculan bak
jamur pada musim hujan di wilayah-wilayah Islam. Dana yang terkumpul dari masyarakat kemudian
digunakan untuk kepentingan sosial keagamaan. Salah satunya adalah membangun berbagai sarana,
seperti rumah sakit, pendidikan, panti asuhan, masjid, rumah penampungan, dan lainnya. Semua
fasilitas itu ditujukan untuk memberikan pelayanan sebaikbaiknya kepada masyarakat tidak
berpunya. Lembaga filantropis dan wakaf juga berkembang pesat.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:9
posted:4/13/2012
language:Malay
pages:1