Docstoc

makalah guru berprestasi

Document Sample
makalah guru berprestasi Powered By Docstoc
					.1 Latar Belakang Masalah
Sekolah merupakan lembaga formal yang berfungsi membantu khususnya orang tua dalam memberikan
pendidikan kepada anak-anak mereka. Sekolah memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap
kepada anak didiknya secara lengkap sesuai dengan yang mereka butuhkan. Semua fungsi sekolah
tersebut tidak akan efektif apabila komponen dari sistem sekolah tidak berjalan dengan baik, karena
kelemahan dari salah satu komponen akan berpengaruh pada komponen yang lain yang pada akhirnya
akan berpengaruh juga pada jalannya sistem itu sendiri. salah satu dari bagian komponen sekolah
adalah guru.
Guru dituntut untuk mampu menguasai kurikulum, menguasai materi, menguasai metode, dan tidak
kalah pentingnya guru juga harus mampu mengelola kelas sedemikian rupa sehingga pembelajaran
berlangsung secara aktif, inovatif dan menyenangkan.
Sebagai guru kelas penulis melihat pembelajaran menjadi kurang efektif karena jumlah siswa terlalu
banyak. Hal ini tentu suatu hambatan bagi guru dalam mengelola kelas. Namun penulis ingin mengubah
hambatan tersebut menjadi sebuah kekuatan dalam pengelolaan kelas yang efektif dan efisien sehingga
nantinya akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Untuk menjawab hal itu, penulis mencoba menampilkan pengelolaan kelas dengan model
pengelompokkan terpadu. Yang mana setiap kelompok terdiri dari beberapa orang siswa dengan tingkat
kemampuan, sikap, dan keterampilan yang berbeda, karena hal ini banyak memberika manfaat dan
kemudahan bagi guru dalam mengelola kelas.
1.2 Identifikasi Masalah
Banyak masalah yang berkaitan dengan pengolaan kelas yang dapat diidentifikasi, diantaranya :
Bagaimana menata siswa dalam kelas agar siswa dapat terorganisir dengan baik?
Bagaimana Penataan ruang kelas agar dapat menciptakan suasana kelas yang nyaman dan
menyenangkan.
Bagaimana penataan tempat duduk siswa agar siswa dapat belajar lebih efektif dan efisien serta
memenuhi syarat edukatif.
Bagaimana penataan alat-alat pelajaran dan perlengkapan kelas lainnya yang dapat menunjang
keberhasilan proses belajar mengajar
Bagaimana menata keindahan dan kebersihan kelas sehingga dapat memotivasi siswa dalam kegiatan
belajar.
Bagaimana membina disiplin di dalam kelas melalui pendekatan-pendekatan tertentu yang dapat
mengembangkan tingkah laku siswa yang diharapkan

1.3 Pembatasan Masalah dan Perumusan Masalah
Dari sekian permasalahan yang ada tidak mungkin penulis dapat membahasnya secara keseluruhan,
karena mengingat kemampuan yang ada baik intelektual, biaya dan waktu yang dimiliki penulis sangat
terbatas. Maka penulis perlu memberikan batasan-batasan masalah. Pembatasan masalah diperlukan
untuk memperjelas permasalahan yang ingin dipecahkan.
Oleh karena itu, penulis memberikan batasan sebagai berikut :
Pengelolaan kelas yang berkaitan dengan penataan tempat duduk siswa yaitu dengan model
pengelompokkan terpadu
Sejauh mana model pengelompokkan terpadu membantu guru dalam pengelolaan kelas
Model pengelompokkan terpadu ini diuji cobakan pada pelajaran Sains, dengan indikator
"mengidentifikasi sifat benda padat, cair dan gas"
BAB II
MODEL PENGELOMPOKKAN TERPADU DAPAT MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KELAS

2.1 Pengertian Model Pengelompokan Terpadu
Kegiatan belajar mengajar di dalam kelas memerlukan pengelolaan kelas yang efektif dan efisien salah
satunya dengan menata tempat duduk siswa. Tempat duduk siswa di dalam kelas dapat dikelola dalam
klasikal, individual dan kelompok.
Model pengelompokkan terpadu adalah kelompokan yang di bentuk dengan berbagai macam tujuan
dan terdiri dari beberapa siswa yang memiliki latar belakang kemampuan pengetahuan sikap dan
keterampilan yang berbeda.

2.1.1 Pengertian Efektifitas Pengelolaan kelas
A. Pengertian Efektifitas
T.Hani Handoko Merumuskan definisi efektifitas sebagai berikut : "Efektifitas merupakan kemampuan
untuk memilih tujuan yang telah di tetapkan".Sementara yang mengatakan bahwa "Efektifitas adalah
kesanggupan untuk mewujudkan suatu tujuan".
Dari rumusan-rumusan tersebut dapat disimpulkan bahwa efektifitas merupakan kemampuan atau
kesanggupan memilih dan mewujudkan tujuan secara tepat.

B. Pengertian Pengelolaan Kelas
Kualitas belajar siswa dalam proses belajar mengajar tergantung pada banyak faktor antara lain jumlah
siswa dalam kelas yang merupakan bagian dari pengelolaan kelas.



Yang dimaksud dalam kelas ruangan belajar.
Kelas dalam arti luas adalah suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah dan
menjadi satu kesatuan yang diorganisir menjadi unit kerja secara dinamis dalam kegiatan pembelajaran
yang kreatif untuk mencapai tujuan.
Sedangkan pengelolaan kelas segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar
yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotifasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai
kemampuan. (pengelolaan kelas di Sekolah Dasar, 1993 /1994)
Efektifitas pengelolaan kelas merupakan upaya pihak guru untuk menata kehidupan kelas dan
melakukan serangkaian usaha atau kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan, memelihara dan
mengatur kondisi yang optimal serta memperbaiki jika terjadi gangguan agar proses belajar mengajar
berlangsung secara efektif dan efesien.

2.2 Visi, Misi dan Tujuan
2.2.1 Visi
Guru dalah salah satu komponen manusiawi dalam proses belajar mengajar yang ikut berperan dalam
usaha pembentukan sumber daya manusia yang berpontensial dibidang pembangunan oleh karena itu,
guru merupakan salah satu unsur di bidang pendidikan yang harus berperan serta secara aktif dan
menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tentuan masyarakat semangkin
berkembang.
Peranan guru meliputi 3 hal utama, yaitu mengajar, mendidikan dan melatih. Maka sebagai
konsekwensinya guru harus bertindak sebagai perencana pembelajaran dan memudahkan pelaksanaan
pembelajaran (fasilitator ).
Sebagai perencana pembelajaran guru harus memiliki wawasan yang luas tentang tugasnya, serta
memahami persalahan pendidikan. Guru juga harus memahami visi sekolah tempat dia bertugas
sekaligus visi menjaga dirinya sendiri dalam melaksanakan tugasnya.
Sebagai contoh SD Negeri Empang Bahagia I tempat penulis bekerja mempunyai Visi "Unggul dalam
berprestasi, terampil dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan tehnologi berdasarkan iman dan
takwa".
Sejalan dengan visi sekolah tersebut penulis mempunyai visi pribadi yaitu " Prestasi dalam Profesi yang
dilandasi Akhlakul karimah".

2.2.2 Misi
Sebagai lembaga pendidikan mempunyai pendidikan misi dan berusaha untuk mewujudkannya misi
merupakan cara untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Adapun misi SD Negeri Empang Bahagia I
adalah sebagai berikut:
Meningkatkan disiplin dalam proses belajar mengajar
menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif pada seluruh warga sekolah.
memotifasi dan membantu siswa untuk mengenali potensi dirinya, sehimgga dapat dikembangkan
secara optimal.
Menumbuhkan penghayatan ajaran agama yang dianut dan juga budaya bangsa, sehingga menjadi
kearifan dalam bertindak.
Meningkatkan ketrampilan siswa dalam mengunakan ilmu pengetahuan tehnologi.
Misi sekolah yang telah dirumuskan tersebut harus di imbangi dengan misi pribadi seorang guru oleh
sebab itu penulis mempunyai misi sebagai berikut :
Menerapkan disiplin sehingga menjadi Role Model (panutan) bagi siswa.
Mengembangkan wawasan profesi secara berkesinambungan.
Berusaha melakukan inovasi menuju arah yang lebih baik.
Menjaga hubungan baik dengan teman sejawat dan lebih meningkatkan hubungan dengan Sang
pencipta.

2.2.3 Tujuan
Tujuan penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:
Memberikan solusi alternatif dalam pengelolaan kelas khususnya bagi kelas dengan jumlah siswa
melebihi kelas ideal.
Mendeskrisikan manfaat yang dapat diperoleh dari Model Pengelompokan Terpadu.
Membantu memotivasi guru untuk mengubah hambatan menjadi daya dukung dalam pembelajaran.

2.3 PERMASALAHAN YANG DIHADAPI GURU
2.3.1 Permasalahan yang Ada Pada Guru Itu Sendiri
Guru malas membaca buku untuk menambah wawasan dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
Guru hanya terpaku pada buku yang ada saja.
Guru malas inovasi dalam pembelajaran.
Guru malas menggunakan berbagai metode dan tidak menguasai penggunaan alat peraga.
Guru segan untuk konsultasi mengenai kesulitan pembelajaran dalam wadah KKG.
Guru malas mengadakan bimbingan bagi siswa yang kurang menguasai pelajaran.

2.3.2 Permasalahan Tempat Tugas
Tempat tugas terlalu jauh sehingga menghabiskan waktu di perjalanan.
Suasana ditempat tugas tidak ada kekeluargaan dan tidak kondusif sehingga membuat guru tidak
merasa nyaman.
Kurangnya perhatian dari kepala sekolah tentang kelemahan guru
Kurang tersedianya sarana dan prasarana di sekolah

2.3.3 Permasalahan dari Masyarakat.
Ada sebagian masyarakat yang masih kurang perhatian terhadap pendidikan.
Dimata masyarakat guru serba segalanya sehingga bila melakukan suatu kesalahan, masyarakat
langsung menghujat dan mencemooh.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang sangat pesan sehingga ada sebagian masyarakat
yang lebih maju dalam IPTEK dibandingkan guru itu sendiri.
Faktor lingkungan yang buruk sehingga ikut membentuk siswa menjadi kurang baik.
Faktor kebudayaan, adat istiadat dan bahasa yang dapat juga mempengaruhi pendidikan.

2.4 Upaya dan Dukungan Praktisi Pendidikan
Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (pendidik) bukan hanya merupakan tanggung jawab sekolah
tetapi perlu adanya kerjasama yang baik dari pemerintah (PEMDA), Komite Sekolah dan masyarakat
serta adanya kerjasama antar guru.
Upaya dan dukungan tersebut antara lain:
Penyediaan gedung sekolah bertingkat sarana lainnya .
Meningkatkan mutu guru melalui Dinas P&K Kota Tangerang dengan melalui penataran-penataran dan
pelatihan adanya penyuluhan dan supervisi dari kepala sekolah, pengawas dan kepala Cabang Dinas
Kecamatan Batuceper.
Meningkatkan kesehjateraan guru melalui intensif.
Adanya kerjasama antar guru dalam wadah KKG.
Adanya kerjasama antar guru TK/SD atau Dinas P&K.
Peningkatan kualitas guru dengan beasiswa PGSD DII atau SI.
Adanya mutasi guru dalam mengajar agar tidak jenuh atau peningkatan karir.
Adanya kerjasama antar sekolah dengan masyarakat melalui komite sekolah
Adanya forum silahtuhrahmi antara sekolah dan masyarakat dalam merumuskan program dan kebijakan
sekolah.
Adanya kerjasama dengan intansi lain
Adanya hubungan akrab Kepala sekolah dengan Guru.
Penyampaian informasi terbaru dari guru yang baru mengikuti penataran.
Kunjungan atau studi banding ke sekolah-sekolah yang lebih berhasil.




BAB III
PENUTUP



3.1 Kesimpulan
Setelah penulis mengamati proses Model Pengelompokan Terpadu dan mendapat nilai akhir siswa kelas
IV dalam uji coba penerapan model pengelolaan kelas ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut
:
Pengelolaan kelas dengan Model Pengelompokkan Terpadu dapat membantu guru dalam
mengkondisikan kelas untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang lebih efektif dan
menyenangkan serta dapat memotivasi siswa dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang lebih
optimal.
Model Pengelompokkan Terpadu ternyata dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam
pelajaran Sains dengan indikator "Mengidentifikasi sifat benda cair padat dan gas".
Model Pengelompokkan Terpadu dapat digunakan dalam beberapa mata pelajaran sekolah.

3.2 Saran
Berikut ini saran-saran yang dapat penulis sampaikan kepada para pembaca pada umumnya, khususnya
kepada guru kelas diantaranya :
Agar suatu proses pembelajaran hasil yang optimal maka semua komponen pembelajaran harus baik
dan mendukung. Salah satunya pengeloaan kelas dengan Model Pembelajaran Terpadu.
Model Pengelompokkan Terpadu dapat digunakan dalam beberapa mata pelajaran untuk itu bisa
dijadikan model alternatif bagi guru.
Guru hendaknya terbuka terhadap inovasi – inovasi yang kreatif sehingga ilmu pengetahuan dan
wawasannya mengenai pembelajaran semakin bertambah.




DAFTAR PUSTAKA



Debdikbud.1993/1994, Pengelolaan Sekolah Dasar.
Arikunto, Suharsimi, Pengelolaan Kelas dan Siswa, (Jakarta : Raja Grafindo Persada 1996).
Hani T. Handoko. Pengantar Manajemen, Edisi II BPFE Jogjakarta 1986.
H. Zahara Idris. H. Lisma jamal. Pengantar Pendidikan, (Jakarta : PT Gramedia Wiidiasarana Indonesia
1992).
Drs. A. Tabrani Rusyan Atang Kusdinar, B,A. DRS, Zainal Arifin Pendekatan
SURAT KETERANGAN
Nomor :

Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Sekolah Empang Bahagia I Kecamatan Batuceper Kota
Tangerang, menerangkan bahwa :

Nama : HJ. UPIT
NIP : 131958544
Jabatan : Guru Madya TK I
Tempat/tgl lahir : Tangerang, 09 November 1969
Agama : Islam
Alamat Rumah : Jl. Manunggal No. 89 Kapuk RT 013/011 Cengkareng Jakarta
Barat
Alamat Kantor : Jl. Keamanan Kec. Batuceper Tlp.(021) 70215863 Kota
Tangerang

Adalah benar telah menyusun karya tulis dengan judul :
Judul Karya Tulis : Model pengelompokan terpadu dapat meningkatkan efektifitas
Pengelolaan kelas uji coba pembelajaran di kelas IV SDN
Empang Bahagia I Kec. Batuceper Kota Tangerang.

Demikian surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Tangerang, Maret 2007
Kepala SDN Empang Bahagia I




Djuhairi, S.Pd.
NIP : 131 313 752

RENCANA PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : SAINS
Kelas / Semester : IV / I
Waktu : 2 X 35 MENIT
Kompetensi Dasar : 6.1 Mengidentifikasi sifat benda padat, cair dan gas memiliki sifat tertentu
Hasil belajar : Mengidentifikasi sifat benda padat, cair, dan gas.
Indikator : Mengindentifikasi sifat benda cair.
Sumber : - GBPP 2006
- Buku paket hal : 73
Penerbit : Titian Ilmu
- Buku Sains 4 A hal : 103 - 113
Penerbit : Sarana Panca Karya
Alat : Air berbagai wadah kain / tisu / sumbu kompor, kantong plastik, selang, / Corong kecil.



Pengelolaan
Waktu Siswa
1 1. Kegiatan Awal
v1 Tanya jawab tentang manfaat air 10 menit Individu Aktif
2 2. Kegiatan Inti
v2 Berdiskusi untuk menemukan sendiri salah satu sifat air melalui percobaan, dengan alat yang tersedia
v3 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
v4 Menyimpulkan materi 40 menit Kelompok Kreatif
3 3. Kegitan Akhir
v1 Evaluasi
v2 Tindak lanjut ( PR ) 20 menit Individu Aktif



Tangerang, Maret 2006

Mengetahui Kepala Sekolah Guru Kelas




()()
LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : JERUK
Ketua : Ana G
Sekretaris : Aziz
Anggota : 1. Pipit
2. Wahyu M
3. Tarmedi
4. Eka
5. Putra




LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : STAWBERY
Ketua : Riski Setiadi
Sekretaris : Novita Wahidah Putri
Anggota : 1. Angga Ardiansyah
2. Krisnadi F
3. Delia
4. Evi S




LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : DRAGON
Ketua : Wahyu Arif .S
Sekretaris : Lina Diana
Anggota : 1. Fitri F
2. Sepsita S
3. Hartono H
4. Suci Y




LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : MAWAR
Ketua : Dika Wati
Sekretaris : Dedi K
Anggota : 1. Septi R
2. Syerli
3. Icuk P
4. Redzi




LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : GARUDA
Ketua : Akhid Nurrahaman
Sekretaris : Indah
Anggota : 1. Dwi Yuni
2. M Ramdhan
3. Bayu Nata
4. A. LutfI
LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : TIGER
Ketua : Dwiki Wahyudi
Sekretaris : Putri
Anggota : 1. Ningrum
2. Rahma
3. Esa
4. Riski Widi




LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : MELATI
Ketua : Dwi Maulida Puspita Sari
Sekretaris : Risma N
Anggota : 1. M. Riski
2. Para Rahmatul
3.Cucu Cahyati
4. Andri
LEMBAR KERJA



DISKUSIKANLAH DENGAN KELOMPOKMU !
1) Alat dan bahan apa saja yang tersedia dikelompokmu ? ember, lorong, selang, 2 gelas
2) Dari alat dan bahan tersebut apa percobaan yang dapat kamu lakukan ? jelaskan cara kerjanya !
3) Menurut kelompokmu, dari hasil percobaan tersebut sifat air yang bagaimanakah yang kamu peroleh
? air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah

NAMA KELOMPOK : KELINCI
Ketua : Ina Anining Tyast
Sekretaris : Lisiana
Anggota : 1. Ariska
2. Aldo
3. Wulandari
4. Nawnas
5. Rizal




LEMBAR PENGAMATAN



Aspek Yang Di Nilai
Kerja Sama Keaktifan Sumbang Gagasan Pemberian Tanggapan
Skor Maksimal 20 30 25 25 100
1 Melati 15 17 20 20 72
2 Strawberry 15 20 20 20 75
3 Jeruk 15 25 25 20 85
4 Mawar 15 15 20 22 72
5 Dragon 20 25 20 20 25
6 Tiger 15 20 20 22 78
7 Kelinci 20 20 15 20 75
8 Garuda 20 20 25 25 90

Kategori
Keterangan 0 – 25 Kurang
26 – 50 Sedang
51 – 75 Baik
76 – 110 Baik Sekali
Nilai rata-rata kelompok = 79
Kategori = Baik Sekali

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:731
posted:4/12/2012
language:Malay
pages:14
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl