T PU 029641 Chapter5

Document Sample
T PU 029641 Chapter5 Powered By Docstoc
					                                      BAB V

                              KESIMPULAN DAN SARAN

         Berdasarkan deskripsi dan pembahasan       hasil penelitian   pada bab

sebelumnya, maka dapat dipaparkan kesimpulan dan saran - saran, sebagai berikut :

A. Kesimpulan

1. Pemahaman ( tanggapan ) mahasiswi tentang jilbab

         Menelaah perkembangan busana dengan jenis kelamin pemakainya, ada hal

yang menarik untuk dikaji, Yakni busana kaum laki-laki pada umumnya lebih statis

dibandingkan dengan kaum perempuan . Kalaupun ada perubahan tampak tidak

terlampau menyolok, baik dalam hal ukuran maupun modenya. Berbeda dengan

busana yang dikenakan oleh perempuan.       Seiring dengan perubahan, peradaban

busana    perempuan      terus berubah, baik dalam hal   ukuran maupun modenya.

Perkembangan budaya yang senantiasa bergerak maju, mempengaruhi bentuk dan

mode pakaian perempuan .

         Islam adalah agama yang universal, yang dibawa Nabi Muhammad SAW

merupakan suatu sistem hidup yang lengkap yang senantiasa memberikan pedoman

hidup kepada umatnya mulai dari yang paling dasar sampai yang paling puncak. Oleh

karena itu islam bukanlah satu agama yang hanya terbatas dalam kehidupan pribadi,

yang semata-mata mengatur hubungan manusia dengan Tuhanya, melainkan

memberikan pedoman hidup yang utuh dan menyeluruh. Demikian juga cara

berpakain dalam islam. , Pakaian bukanlah semata-mata masalah kultural namun

lebih jauh dari itu merupakan tindakan sakral dan ritual yang dijanjikan pahala

sebagai imbalannya dari Allah SWT. Oleh karena itu dalam masalah pakaian , islam

menetapkan batasan-batasan tertentu untuk laki-laki maupun perempuan . Khusus

untuk perempuan       islam    mempunyai busana tersendiri yang khas, yang akan



                                                                             111
menunjukkan jati dirnya ( kepribadian ) sebagai seorang muslimah . Al-Qur’an

menegaskan tentang busana yang harus dikenakan oleh seorang muslimah dengan

bersandarkan pada Surat An-Nuur ayat 31 yang artinya “……dan janganlah mereka

menampakkan perhiasannya, kecuali yang bisa nampak darinya. Dan hendaklah

mereka menutup kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan

perhiasan …..”

Dan juga termaktub dalam Surat Al-Ahzab ayat 59 yang artinya” Katakanlah kepada

perempuan yang beriman “ hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan

memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya

kecualI yang biasa nampak daripadanya, Dan hendaklah mereka menutup kain

kudung ke dadanya “

       Mahasiswi IAIN, khususnya mahasiswi yang berada di fakultas Adab semua

mahasiswinya memakai jilbab . Adanya ragam Pemakaian jilbab di fakultas Adab

turut mempengaruhi pula pada kepribadian muslimah . Ragam pemakaian jilbab

ditentukan oleh pemahaman mahasiswi sendiri tentang jilbab terbukti dengan data

sebesar 69,1 % (159 orang ) menyatakan tidak sesuai bahwa mahasisiwi tidak

paham jilbab tapi hanya ikut mode saja , jadi masih ada sekitar 30,9 % lagi usaha

lain yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswi tentang jilbab . Serta diperoleh

data sebesar 59,1 % (136 orang ) menyatakan tidak sesuai kalau mahasiswi tidak

paham Surat An-Nuur ayat 31 dan Surat Al Ahzab ayat 59 ( tentang jilbab ). Dengan

demikian masih ada 40,9 % lagi usaha lain yang dapat meningkatkan pemahaman

tentang jilbab . Keinginan untuk menjadi pribadi muslimah yang utuh terbukti pula

dengan data sebesar 44,8 % atau 103 mahasiswi yang menyatakan salah satu yang

membedakan wanita muslimah dengan non muslim adalah pemakaian jilbab.




                                                                             112
2. Syarat yang harus diperhatikan bagi pemakai jilbab.

        Dengan diperoleh data dibawah 50 % ( 42,2 % yang menyatakan jilbab yang

saya kenakan tidak ketat dan tidak tembus pandang ,dan 42,9 % yang menyatakan

jilbab atau kerudung yang saya kenakan         dalam pemakaiannya    harus diulurkan

kedada) jelas bahwa pemakai jilbab di fakultas Adab belum seluruhnya memenuhi

syariat islam . serta diperoleh data hanya 25 % mahasiswi yang memakai kaos kaki,

        Jadi diperlukan usaha lain sebesar 50 % untuk meningkatkan mahasiswi

memakai jilbab yang sesuai aturan syariat islam . Usaha – usaha lain yang diinginkan

oleh mahasiswi yaitu:

   1. Fakultas harus lebih tegas dalam menerapkan cara berpakain islami (jilbab ) .

   2. Fakultas harus mensosialisasikan buku panduan “Peraturan Jilbab” pada

        mahasiswi .

   3. Fakultas mengadakan pertemuan resmi tentang tata cara pemakaian jilbab bagi

        mahasiswinya.

   4. Keterlibatan dan peran dosen dalam menerapkan pemakaian jilbab.

   5. Pemberian nasehat dari dosen dalam bentuk percontohan cara berpakain dan

        bersikap.

3. Motivasi mahasiswi dalam pemakaian jilbab .

        Faktor yang memotivasi pemakaian jilbab ada dua yaitu faktor instrinsik dan

faktor ekstrinsik . Data yang diperoleh dari hasil penelitian , faktor intrinsik lebih

besar daripada faktor ekstrinsik    yaitu sebesar 78,7 % sedangkan faktor ekstrinsik

sebesar 68,3 %. Tetapi kedua faktor ini memegang peranan penting dalam memotivasi

pemakaian jilbab .,sehingga mempengaruhi juga pada kepribadian muslimah.

Faktor intrinsik dari hasil penelitian yang diperoleh yaitu :

   1.   Memahami jilbab dari bahan bacaan buku-buku islam.



                                                                                  113
   2. Memakai jilbab jilbab karena untuk beribadah kepada Allah.

   3. Jilbab wajib dikenakan di kampus dan diluar kampus agar mahasiswi terhindar

        dari gangguan kaum Adam .

   4.   Merasa risi jika mahasiswi memakai pakaian jilbab tidak sesuai aturan syariat

        islam .

Faktor ekstrinsik dari hasil penelitian yaitu :

   1.   Memahami pakaian islam (jilbab ) dari teman.

   2. Sebagian mahasiswi yang memakai jilbab tidak sesuai aturan.

   3. Jilbab yang dikenakan mahasiswi di kampus belum beraturan.

   4.   Memakai jilbab karena hanya takut pada peraturan di kampus.

   5.   Memakai jilbab karena perintah orang tua di keluarga.

   6.   Sebagian dosen wanita memakai jilbab tidak sesuai dengan peraturan syariah

        islam.

   7. Fakultas harus lebih tegas dalam menerapkan cara berpakaian islami (jilbab ) .

   8. Fakultas dalam menerapkan peraturan jilbab dalam bentuk buku panduan

        belum disosialisasikan pada mahasiswi.

   9. Fakultas harus mengadakan pertemuan resmi tentang tata cara pemakaian

        jilbab bagi mahasiswinya.

   10. Keterlibatan peran dosen dalam menerapkan pemakaian jilbab sangat penting.

   11. Pemberian nasehat dari dosen dalam bentuk percontohan cara berpakaian dan

        bersikap.

4. Kepribadian muslimah yang harus dimiliki pemakai jilbab

        Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70 % atau 161 mahasiswi lebih tertarik

jika mahasiswi memakai jilbab kemudian didukung dengan akhlak yang baik pula .




                                                                                 114
Kepribadian muslimah dapat ditunjukkan dengan penampilan yang utuh sebagai

seorang muslim. Penampilan yang utuh merupakan cerminan dari akhlak islam,

akhlak islam bukanlah sekedar perilaku manusia yang bersifat bawaan lahir tapi

merupakan salah satu dimensi kehidupan seorang muslim yang mencakup akidah,

ibadah ,akhlak dan syariah, karena itu akhlak islami cakupannya sangat luas yakni:

           a. Ethos yang mengatur hubungan seseorang dengan khaliknya, al-

               Mabud bi haq serta kelengkapan uluhiyah dan rububiyah, seperti

               terhadap rasul- rasul Allah, kitab-kitab-Nya dan sebagainya.

           b. Etnis, yang mengatur sikap seorang terhadap dirinya dan terhadap

               sesamanya dalam kegiatan kehidupan sehari-harinya.

           c. Moral yang mengatur hubungan dengan sesamanya, tapi berlainan

               sejenis dan atau yang menyangkut kehormatan tiap pribadi.

           d. Estetika,   rasa   keindahan    yang   mendorong      seseorang   untuk

               meningkatkan keadaan dirinya serta lingkungannya, agar lebih indah

               dan menuju kesempurnaan.



B. Saran – Saran

       Dari hasi penelitian adanya ketidakseimbangan antara pemahaman mahasiswi

tentang jilbab dengan syarat jilbab yang dipakai mahasiswi . Jadi jelas adanya ketidak

seimbangan antara teori (pemahaman mahasiswi tentang jilbab ) dengan praktek /

aplikasi   dalam pemakaian jilbab. Dengan demikian bagi pemakai jilbab          mode

bukanklah faktor utama tapi niat untuk beribadah kepada Allah SWT adalah hal

yang terpenting , dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT maka dasar hukum

tentang pemakaian jilbab yaitu surat An-nuur ayat 31 dan surat al-Ahzab ayat 59 akan




                                                                                  115
terealisasi dengan baik sebagai kewajiban yang    harus dilakukan olek seorang

muslimah .

       Dengan kebulatan tekad untuk melaksanakan syariat islam yaitu pemakaian

jilbab sesuai dengan syariat islam maka akan terasa indahnya islam sebagai agama

yang mengatur tata kehidupan manusia dengan Sang Pencipta yaitu Allah SWT dan

hubungan dengan makhluk lainnya .

       Bagi pemakai jilbab yang belum memenuhi syariat islam mulailah dari

sekarang untuk merubah pola hidup dengan pola pemakaian jilbab yang sesuai

dengan syariat islam yaitu Surat An-Nuur ayat 31 dan Surat Al - Ahzab ayat 59 .

Dengan demikian kepribadian muslimah yang utuh akan nampak jika tatanan hidup

sesuai dengan syariat islam .




                                                                            116

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:2
posted:4/11/2012
language:
pages:6
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl