HUTANG LANCAR by 064RH97

VIEWS: 0 PAGES: 3

									                                HUTANG LANCAR


Hutang Lancar = Hutang Jangka Pendek = Kewajiban Jangka Pendek = Current
Liability


       Menunjukkan kewajiban kini kepada pihak selain pemilik perusahaan akibat
       kejadian di masa lalu yang memerlukan penyelesaian di kemudian hari dalam
       jangka waktu satu periode (12 bulan) sejak tanggal neraca atau dalam suatu masa
       perputaran usaha yang sesuai dengan masa yang digunakan dalam penggolongan
       aktiva lancar.


Hutang jangka pendek merupakan sumber pendanaan bagi kepentingan jangka pendek
perusahaan yang memiliki jangka waktu penyelesaian relatif pendek.


Hutang Lancar, diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok, yaitu :
1. Kewajiban jangka pendek yang jumlahnya sudah pasti
2. Kewajiban-kewajiban jangka pendek yang diestimasi


Keterangan :
1. Kewajiban-kewajiban jangka pendek yang jumlahnya sudah pasti
   a. Utang Dagang (Account Payable)
       Utang yang timbul karena pembelian barang dagangan,jasa atau aktiva lainnya
       yang dilakukan secara kredit atau angsuran yang sudah harus dilakukan
       penyelesaiannya dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal neraca dibuat atau
       dalam satu masa perputaran usaha


   b. Wesel Bayar (Notes Payable)
       Kewajiban yang dinyatakan dalam bentuk surat kesanggupan membayar (promes)
       atau dalam bentuk surat perintah membayar (wesel) yang telah diakseptasi oleh
       debitur.




                                                                                    1
   c. Bagian Utang jangka panjang yang segera jatuh tempo dalam 12 bulan setelah
       tanggal neraca
       Di dalam neraca dikelompokkan dalam Utang Lain-lain


   d. Utang Deviden (Devidend Payable)
       Jurnal dibuat pada saat diumumkan akan dilakukannya pembagian deviden


   e. Utang Pajak (Tax Payable)
       Utang yang timbul berdasarkan ketentuan perpajakan, misalnya pajak penghasilan
       perusahaan yang kurang bayar, pajak penjualan yang belum disetor, pajak
       karyawan yang belum disetor, pajak bumi dan bangunan yang belum disetor, dll


   f. Utang Biaya (Expenses Payable)
       Utang yang timbul karena pembebanan biaya yang belum dilakukan
       pembayarannya sampai dengan tanggal disusunnya neraca.


   g. Uang Jaminan (Wages Warranty)


   h. Penghasilan yang diterima di muka (Deferred Revenue)
       Penerimaan di muka atas kontra prestasi jasa-jasa perusahaan yang belum
       dilakukan oleh perusahaan kepada pihak lain yang telah melakukan pembayaran
       tersebut.


2. Kewajiban-kewajiban Jangka Pendek Diestimasi
       Kewajiban-kewajiban jangka pendek yang belum dapat dipastikan kejadian dan
   jumlahnya sehingga penetapannya memerlukan estimasi.
   Kewajiban diestimasi harus diakui sebagai kewajiban apabila terpenuhi 3 kondisi sbb
   :
   1. Merupakan kewajiban masa kini sebagai akibat kejadian masa lalu.
   2. Ada kemungkinan penyelesaiannya mengakibatkan arus keluar sumber daya
   3. Jumlah kewajiban dapat diestimasi secara andal



                                                                                      2
   Yang termasuk kewajiban jangka pendek diestimasi antara lain :
   a) Kewajiban Pemberian Hadiah
   b) Kewajiban Garansi Servis
   c) Kewajiban Pemulihan Pencemaran Lingkungan
   d) Kewajiban Operasi Dalam Penghentian
   e) kewajiban Perkara Pengadilan
   f) Kewajiban Penjamin


Kewajiban Kontinjensi
       Kewajiban kontinjensi merupakan kewajiban potensial yang terjadinya serta nilai
kewajibannya belum dapat diperkirakan, sehingga :
a. Belum terdapat kemungkinan besar adanya arus keluar sumber daya untuk
   menyelesaikannya
b. Jumlah kewajiban tersebut tidak dapat diukur secara andal




                                                                                    3

								
To top