Edisi II - Halaman 9

Document Sample
Edisi II - Halaman 9 Powered By Docstoc
					9   BISNIS SRIWIJAYA
    EDISI V/19 - 25 Maret 2012                                                                                         Liputan SumSeL

Kran tKi informal Kembali Dibuka
Palembang-Pemerintah pusat kembali mem-
buka kran jasa pengiriman tenaga kerja asal
Indonesia keluar negeri.Kembali dibukanya
jasa pengeriman tenaga kerja keluar negeri
mendapat kepastian dari Pemerintah Pusat
Maret mendatang.
BISNIS SRIWIJAYA.                     TKI bermasalah di Malaysia
   Balai Pelayanan Penempa-           beberapa waktu lalu.
tan dan Perlindungan Tenaga               “Sekarang tamat SD boleh,
Kerja Indonesia (BP3TKI)              karena itu HAM. Tapi kalau
Palembang terkait kembali             dia buta huruf terpaksa lang-
dibukan jasa pengiriman tena-         sung kita tolak. Keputusan itu
ga kerja, khusus dari wilayah         terpaksa kita lakukan sekarang
kota Palembang dan Provinsi           daripada bermasalah kemu-
Sumsel pada umumnya akan              dian hari di Negara tujuan,”
melakukan penyeleksian lebih          ucap Salaby kemarin (16/3).         cangkan di media, tapi hingga     pada tahun 2009 terakhir pen-      ini kembali tinggi. Hingga saat
ketat dari biasanya.                      Saat ini jelas Salaby,          saat ini pihaknya mengaku         giriman TKI informal, BP3T-        ini saja tak kurang ada 25 calon
   Kepala Seksi Peny-                 BP3TKI memang sudah                 belum mendapatkan keteran-        KI Palembang cukup banyak          TKI yang mendaftar.
iapan dan Penempatan                  mendengar soal dibukanya            gan resmi.                        mengirimkan TKI nya. Seperti           Dia memperkirakan kede-
BP3TKI Palembang Ahmad                kembali kran pengiriman TKI            “Hitam di atas putihnya be-    pada bulan November 2011           pan, jumlah ini akan makin
Salaby,mengatakan seleksi             Informal ke Malaysia.               lum ada, jadi kita belum bisa     tercatat ada sekitar 324 orang     membludak.
selektif meliputi tes bahasa,             amun demikian, pihaknya         pastikan. Tapi kalau memang       yang mendaftar untuk menjadi           “Walaupun peminatnya ting-
pendidikan hingga kemam-              belum dapat menerbitkan             benar, seleksinya pasti akan      TKI informal.                      gi, kita gak main-main soal ini
puan TKI menggunakan                  Kartu Tenaga Kerja Luar Neg-        lebih diperketat,” jelasnya.          Sementara itu, Marketing       sebab mereka yang bisa dib-
peralatan elektronik dalam            eri (KTKLN) untuk calon TKI            Dengan seleksi ini diharap-    Manager PT. Citra Karya Se-        erangkatkan harus benar-benar
melakukan tugasnya seba-              sektor informal karena masih        kan, TKI informal yang akan       jati, Imelda Indrawati men-        memiliki kedisplinan, dan men-
gai Penata Laksana Rumah              menunggu informasi dan              dikirim benar-benar sudah siap    gatakan sejak ada kabar dibu-      jalani training center khusus
Tangga (PLRT). Upaya ini ter-         instruksi dari pusat BNP2TKI        dan terampil sesuai spesifikasi   kanya kembali pengiriman TKI       dengan pelatih dari 5 negara
paksa dilakukan untuk mence-          pusat. Walaupun kabar terse-        yang dibutuhkan oleh majikan.     informal ke Malaysia, antusias     yang berbeda,” jelasnya.
gah terulangnya kasus-kasus           but sudah hangat diperbin-          Seperti diketahui sebelumnya,     warga menjadi TKI di sector
                                                                                                                                                    Bersambung Ke halaman 13




                                                                                                              Harga Rusunami
                                            Kampung                                                           Naik Lagi
                                       Layang-Layang                                                          BISNIS SRIWIJAYA
                                                                                                                  Jakarta- Pemerintah berencana menaikkan harga rumah se-
                                                                                                              jahtera susun yang sebelumnya disebut rumah susun sederhana
                                                                                                              milik (rusunami).Harga naik dari harga semula Rp 144 juta per
                                                                                                              unit menjadi Rp 190 juta per unit. Kenaikan harga juga terjadi un-
                                                                                                              tuk rumah sejahtera tapak, sebelumnya disebut rumah sederhana
                                                                                                              sehat (RSS) dari Rp 70 juta per unit menjadi Rp 80 juta per unit.
                                                                                                                  “Besok, kami akan mengajukan kenaikan harga ke Kemente-
                                                                                                              rian Keuangan. Kenaikan sesuai dengan inflasi, kenaikan harga
                                                                                                              bahan bangunan, keuntungan bagi pengembang,” kata Menteri
   PeNgRajIN LayaNg – LayaNg : Seorang pengrajin saat                                                         Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz kepada wartawan di
   membuat layang – layang di Lorong Sepupu Rt 39 Kelurahan                                                   kantornya, Rabu (14/3).
   3-4 Ulu Darat Kecamatan Seberang Ulu 1, dalam sehari satu                                                      Sementara itu, Pangihutan Marpaung, Deputi bidang peruma-
   rumah yang ada di kawasan ini bisa menghasilkan ratusan                                                    han formal Kementerian Perumahan Rakyat menambahkan, ke-
   layang-layang.                                                                                             naikan harga rumah sejahtera susun belum menghitung dampak
                                                                                                              kenaikan harga BBM. “Sementara diusulkan angka Rp 190 juta.
Bisnis Sriwijaya,                     sebut sebagai pelopor pembuat         Duduk di pekarangan ru-           Jika harga BBM naik, es-
    Palembang- Satu hari Produ-       layang-layang, warga meyakini      mah sejumlah warga ini asyik         timasi kenaikannya 10%                Bersambung Ke halaman 13
ksi lebih dari 10 Ribu Layangan.      Nyai Nur merupakan salah satu      mengerjakan proses pembuatan
Dari sekitar 100 Kepala Ke-           orang yang pertama kali mem-       layang-layang yang bisa dika-
luarga (KK) yang menetap di           buat layang-layang adalah wan-     takan sebagai mata pencarian
kawasan itu 90 persen warga           ita tua itu.                       mereka. Rumah yang berben-
Lorong Sepupu Rt 39 Kelura-               “Sejak tahun 1954 Nyai Nur     tuk panggung ini pada bagian
han 3-4 Ulu Darat Kecamatan           membuat layang-layang, ujar        bawah rumah dijadikan sebagai
Seberang Ulu 1 bekerja seba-          warga yang juga sebagai pen-       tempat penyimpanan tumpukan
gai pengrajin layang-layang,          grajin layang-layang. Kini         layang-layang.
kawasan ini Sejak 1954 sudah          Nyai Nur tak lagi membuat             “didalam rumah ni layangan
terkenal sebagai kampung pen-         layang-layang namun anak-          galo, dalam sehari satu rumah
grajin layang-layang.                 cucunya meneruskan usaha           yang ada sini bisa menghasil-
    Meskipun lorong menuju            neneknya yang sudah puluhan        kan ratusan layang-layang”,
kampung itu teramat sempit,           tahun. Hingga kini tak hanya       ujar Aini (48) pengrajin layang-
hal ini dilihat dari tak lebih dari   dari generasi Nyai Nur saja bah-   layang.Tangan terampil dari
dua kendaraan beroda dua yang         kan hampir sebagian besar pen-     warga disana menyulap poton-
dapat melintas, namun disana          duduk di lorong itu mengikuti      gan bambu, seutas benang dan
dapat di jumpai aktivitas besar       jejak pelopor pengrajin layang-    kertas minyak menjadi mainan
karena warganya dapat mem-            layang.                            yang digemari dari usia anak-
produksi hingga lebih dari 10             Sepanjang jalan setapak        anak hingga orang tua. tak ket-
ribu layangan setiap hari.            Lorong sepupu terlihat aktivitas   inggalan untuk mempercantik
    Menurut warga yang tinggal        warga yang sedang mengerja-
disana, Nyai Nur (86) disebut-        kan pembuatan layang-layang.           Bersambung Ke halaman 13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:30
posted:4/9/2012
language:Malay
pages:1