Docstoc

Administrasi Pembangunan di Indonesia Tinjauan Perencanaan, Pembiayaan, dan Pengendalian-Monitoring-Evaluasi

Document Sample
Administrasi Pembangunan  di Indonesia Tinjauan Perencanaan, Pembiayaan, dan Pengendalian-Monitoring-Evaluasi Powered By Docstoc
					dadang-solihin.blogspot.com   2
Nama               : Dr. Dadang Solihin, SE, MA
Tempat/Tgl Lahir   : Bandung 6 November 1961
Pekerjaan          : Direktur Evaluasi Kinerja
                     P b            D
                     Pembangunan Daerah   h
                     Bappenas
Alamat Kantor      : Jl. Taman Suropati No. 2
                     Jakarta 10310
Telp/Fak Kantor    : (021) 392 6248
HP                 : 0812 932 2202
PIN BB             : 277878F0
Email              : dadangsol@yahoo.com
Website            :
 http://dadang-solihin.blogspot.com

                           dadang-
                           dadang-solihin.blogspot.com   3
                        Materi
• Tujuan dan Permasalahan
  Pembangunan
• Perencanaan Pembangunan di
  Indonesia: Reformasi Perencanaan
• Pembiayaan Pembangunan: Reformasi
  Penganggaran
• Monitoring dan Evaluasi Kinerja
  Pembangunan




                     dadang-solihin.blogspot.com   4
            Bahan Bacaan Wajib:
   Administrasi Pembangunan di Indonesia
   Ad i i t   iP b               I d  i
                         93-
             (Bab 5, hal 93-162)
     ADMINISTRASI PEMBANGUNAN:                • Sistem Administrasi Negara di
Perkembangan Pemikiran dan Praktiknya di        Indonesia
                Indonesia
       oleh: Ginandjar Kartasasmita           • Perencanaan Pembangunan
                                                di Indonesia
                                              • Pembiayaan Pembangunan
                                              • Pelaksanaan Proyek
                                                Pembangunan
                                              • Sistem Pemantauan dan
                                                Evaluasi Kinerja
                                              • Pengawasan Pembangunan
                                              • Administrasi dan Peran Serta
                                                Masyarakat dalam
                                                Pembangunan

                            dadang-solihin.blogspot.com                    5
dadang-solihin.blogspot.com   6
            Apa itu SPPN
SPPN adalah
 Satu kesatuan tata cara
  perencanaan pembangunan
 Untuk menghasilkan rencana-
  rencana pembangunan dalam
         panjang,
  jangka panjang jangka
  menengah, dan tahunan
      g
    Yang dilaksanakan oleh unsur
    penyelenggara negara dan
    masyarakat di tingkat pusat dan
    daerah.
    daerah


                        dadang-solihin.blogspot.com   7
                    j
                  Tujuan SPPN
1. Mendukung k di
1 M d k               i t       l k     b
             koordinasi antar-pelaku pembangunan.

2. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi
   baik antar-Daerah, antar-ruang, antar-waktu, antar-fungsi
   pemerintah maupun antara Pusat dan Daerah.

3. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,
   penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.

4. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.

5. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara
   efisien, e e t , be ead a , da be e a juta
   e s e , efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.



                         dadang-solihin.blogspot.com           8
Proses Perencanaan
 Pendekatan Politik:
 Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana
 pembangunan hasil proses politik (public choice theory of
 planning) khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam
 planning),
 RPJM/D.
 Proses Teknokratik:
 Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh
 lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas
       itu
 untuk itu.

 Partisipatif:
                                        stakeholders,
 Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders antara
 lain melalui Musrenbang.

 Proses top-down dan bottom-up:
 Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.

           dadang-solihin.blogspot.com                       9
 Status Hukum Dokumen Perencanaan
                NASIONAL                                       DAERAH
        Dokumen               Penetapan                 Dokumen             Penetapan
Rencana Pembangunan               UU           Rencana Pembangunan             Perda
Jangka Panjang Nasional      ( 13 Ayat 1)
                             (Ps.    y )       Jangka Panjang Daerah      (Ps.     y )
                                                                          ( 13 Ayat 2)
(RPJP-Nasional)                                (RPJP-Daerah)
Rencana Pembangunan             Per Pres       Rencana Pembangunan        Peraturan KDH
Jangka Menengah N i l
J k M           h Nasional   (Ps. 19 Ayat 1)   J k M
                                               Jangka Menengah D
                                                             h Daerah
                                                                    h     (Ps. 19 Ayat 3)
(RPJM-Nasional)                                (RPJM-Daerah)
Renstra Kementerian /          Peraturan       Renstra Satuan Kerja          Peraturan
Lembaga (Renstra KL)          Pimpinan KL      Perangkat Daerah           Pimpinan SKPD
                             (Ps. 19 Ayat 2)   (Renstra SKPD)              (Ps. 19 Ayat 4)
Rencana Kerja Pemerintah        Per Pres       Rencana Kerja Pemerintah   Peraturan KDH
(RKP)                        (Ps. 26 Ayat 1)   Daerah (RKPD)              (Ps. 26 Ayat 2)
Rencana Kerja                  Peraturan       Rencana Kerja Satuan          Peraturan
Kementerian / Lembaga         Pimpinan KL      Kerja Perangkat Daerah     Pimpinan SKPD
(Renja KL)
(   j    )                   (Ps 21 Ayat 1)
                             (Ps.              (
                                               (Renja SKPD)
                                                   j       )                Ps
                                                                          ( Ps. 21 Ayat 3)
                                 dadang-solihin.blogspot.com                          10
                              d s t…




                              d s t…




dadang-solihin.blogspot.com       12
Mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat
dengan bangsa lain dengan mengandalkan pada
kemampuan dan kekuatan sendiri.
Diukur dari kualitas SDM, tingkat kemakmuran, dan
kemantapan sistem dan kelembagaan politik dan hukum.

Tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun, baik
antarindividu, gender, maupun wilayah.

Diukur dari tingkat pemenuhan seluruh kebutuhan hidup.

       dadang-solihin.blogspot.com                  13
1. Mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika,
   berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila
2. Mewujudkan bangsa yang berdaya-saing
3. Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum
4. Mewujudkan Indonesia aman, damai, dan bersatu
5. Mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan
6. Mewujudkan Indonesia asri dan lestari
7. Mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri,
   maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional
8 M      j dk Indonesia b
8. Mewujudkan I d                     ti dalam pergaulan d i
                       i berperan penting d l        l dunia
   internasional

                       dadang-solihin.blogspot.com              14
dadang-solihin.blogspot.com   15
dadang-solihin.blogspot.com   16
             RPJMN 2010 - 2014
Buku I     Memuat strategi, kebijakan umum, dan kerangka ekonomi makro
           yang merupakan penjabaran dari Visi, Misi, dan Program Aksi
Buku       serta sebelas prioritas pembangunan nasional dari Presiden-Wakil
  I        Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dengan visi:
           TERWUJUDNYA INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN
           BERKEADILAN.
Buku II    Memuat rencana pembangunan yang mencakup bidang-bidang
                 p        y           g                g
           kehidupan masyarakat sebagaimana y g tertuang dalam RPJPN
                                              yang
B k
Buku
           2005—2025 dengan tema: MEMPERKUAT SINERGI ANTARBIDANG
 II        PEMBANGUNAN” dalam rangka mewujudkan visi pembangunan
                                              I.
           nasional yang tercantum dalam Buku I
Buku III   Memuat rencana pembangunan kewilayahan yang disusun
Buku       dengan tema: MEMPERKUAT SINERGI ANTARA PUSAT DAN DAERAH
 III       DAN ANTARDAERAH dalam rangka mewujudkan visi pembangunan
           nasional yang tercantum dalam Buku I.

                          dadang-solihin.blogspot.com                     17
Keterkaitan Buku I Buku II dan Buku III
                 I,     II,

                             Visi-Misi
                           SBY-Boediono


               Buku     RPJMN 2010-1014
                 I

                      11 Prioritas Nasional+
Buku               3 Prioritas Nasional Lainnya                  Buku
 II                                                               III
       P i it    Bid
       Prioritas Bidang:
  Sosbud, Ekonomi, IPTEK,                     Prioritas Regional:
  Sarana Prasarana, Politik,                  Sumatera, Jawa-Bali,
 Hankam, Hukum & Aparatur,                 Kalimantan, Sulawesi, Nusa
 Wilayah & Tata Ruang, SDA &                Tenggara, Maluku, Papua
              LH
                        dadang-solihin.blogspot.com                     18
                        2010-
                  RPJMN 2010-2014
                              VISI
INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILAN


                              MISI
1. MELANJUTKAN PEMBANGUNAN MENUJU INDONESIA YANG SEJAHTERA
2. MEMPERKUAT PILAR-PILAR DEMOKRASI
3. MEMPERKUAT DIMENSI KEADILAN DI SEMUA BIDANG


                           AGENDA
1.
1 PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
2. PERBAIKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN
3. PENEGAKAN PILAR DEMOKRASI
4. PENEGAKAN HUKUM DAN PEMBERANTASAN KORUPSI
5. PEMBANGUNAN YANG INKLUSIF DAN BERKEADILAN

                       dadang-solihin.blogspot.com           19
                Prioritas Nasional
     Perbaikan
Infrastruktur Lunak    Prioritas 1  Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola
                       Prioritas 2  Pendidikan
                       Prioritas 3  Kesehatan
     Penguatan         Prioritas 4  Penanggulangan Kemiskinan
Infrastruktur Sosial   Prioritas 5  Ketahanan Pangan
                       Prioritas 6  Infrastruktur
                       Prioritas 7  Iklim Investasi dan Bisnis
         p
    Percepatan
                       Prioritas 8  Energi
  Pembangunan
                       Prioritas 9  Lingkungan Hidup dan
Infrastruktur Fisik
                                    Penanggulangan Bencana
                       P i it 10 P b
                       Prioritas    Pembangunan D         h Tertinggal,
                                                    Daerah T ti      l
                                    Terdepan, dan Pascakonflik
  Pembangunan          Prioritas 11 Kebudayaan, Kreativitas dan
   Kreativitas                      Inovasi Teknologi



                       dadang-solihin.blogspot.com                   20
             Perbedaan RPJMN 2004-2009
                             2004-                                            1/2
              dengan RPJMN 2010-2014
              d            2010-
Struktur Buku
           RPJMN 2004-2009                                  RPJMN 2010-2014
Terdiri dari 1 buku:                        Terdiri dari 3 buku:
 Bagian I Permasalahan dan agenda           Buku satu, mencerminkan prioritas
  pembangunan nasional                        pembangunan nasional
 Bagian II, III, IV Agenda pembangunan      Buku Dua, mencerminkan
           (
  nasional (bab-bab berdasarkan               pembangunan p
                                              p      g               g
                                                           pada bidang dan lintas
  permasalahan dan prioritas                  bidang
  pembangunan yang ditentukan)               Buku Tiga, mencerminkan
 Bagian V Kerangka Ekonomi Makro             pembangunan dengan berbasis
 Bagian VI Kaidah Pelaksanaan                kewilayahan
          g
  Pembangunan nasional serta
  penyusunan rancangan rencana kerja
  pemerintah tahun 2010

                              dadang-solihin.blogspot.com                         21
                             2004-
             Perbedaan RPJMN 2004-2009                                           2/2
                           2010-
              dengan RPJMN 2010-2014
     Substansi                    2004-2009
                         RPJMN 2004 2009                                  2010-2014
                                                                 RPJMN 2010 2014
Perencanaan         Perencanaan berdasarkan isu           Perencanaan pada RPJMN
                    permasalahan (issue based)            berdasarkan pembagian
                       l      tahun
                    selama 5 t h                          bidang
                                                          bid
Perencanaan spasial Belum mencantumkan                    Perencanaan spasial terdapat
                    perencanaan spasial                   dalam buku tiga
Program dan         Open Program                          Linkage dengan struktur
Kegiatan                                                  organisasi
Pengukuran Kinerja Tidak Terdapat tool
   g            j               p                               g p        g
                                                          Dilengkapi dengan indikator
                    menentukan kinerja yang akan          untuk memudahkan
                    dicapai dan mengevaluasinya           pengukuran kinerja dan
                                                          evaluasi
Target               Belum seluruhnya                     Terlihat target yang akan
                     mencantumkan target yang             dicapai selama 5 tahun
                     akan dicapai
                              p
Penganggaran         Belum mencantumkan                   Mencantumkan anggaran bagi
                     anggaran                             pelaksanaan pembangunan
                                                          untuk 5 tahun
                            dadang-solihin.blogspot.com                          22
 Hubungan Dokumen Perencanaan Pembangunan

      NASIONAL-DAERAH                           K/L-SKPD            KEWENANGAN

       RENCANA JANGKA
                                          RENCANA STRATEGIS
     PANJANG & MENENGAH

                                                                        PERAN
          STRATEGI                               VISI, MISI            K/L-SKPD
                                                                      (2010-2014)
       KEBIJAKSANAAN                     TUJUAN DAN SASARAN

   KERANGKA EKONOMI MAKRO               STRATEGI DAN KEBIJAKAN


          PROGRAM                               PROGRAM                TUPOKSI
                                                                      K/L-SKPD
          KEGIATAN                              KEGIATAN              (2010-2014)

Hubungan Keterkaitan Dokumen untuk Menjamin Terciptanya Sinergitas antara Pusat dan
  Daerah dalam Rangka Mewujudkan Sasaran Pembangunan Nasional sesuai RPJMN

                              dadang-solihin.blogspot.com                      23
dadang-solihin.blogspot.com   24
                      Renstra-
                      Renstra-KL
•   Renstra K/L merupakan dokumen perencanaan pembangunan
    untuk jangka waktu lima tahun yang akan dilaksanakan oleh
    Kementerian/Lembaga.
•   Renstra K/L tidak boleh memiliki kebijakan yang bertentangan
    dengan RPJMN karena Renstra K/L harus berpedoman dan
    merupakan penjabaran lebih lanjut dari RPJMN.
•   Renstra K/L merupakan kontrak kinerja Menteri kepada Presiden
    yang seluruh program dan kegiatannya mencerminkan target kinerja
    yang akan dicapai oleh Presiden.




                         dadang-solihin.blogspot.com              25
Muatan Renstra-
M atan Renstra-KL

 Renstra K/L memuat paling tidak antara lain:
 R   t            t li tid k t          l i

1. Visi
2. Misi
3. Tujuan dan Sasaran Strategis
4. Arah Kebijakan Pembangunan
5. Program dan Kegiatan
6. Kebutuhan Pendanaan




           dadang-solihin.blogspot.com          26
S bstansi Renstra-
Substansi Renstra-KL
 Renstra-KL memuat visi,
  misi, tujuan, strategi,
  misi tujuan strategi
  kebijakan, program, dan
  kegiatan p
    g                g
            pembangunan
 Sesuai dengan tugas
  pokok dan fungsi
  Kementerian/ Lembaga

                        Informasi tentang
                                         g
                         keluaran (output) dan
                         sumberdaya bersifat
                         indikatif


              dadang-solihin.blogspot.com        27
                     Renstra-
     Alur Penyusunan Renstra-KL

            Proses
            P                            P
                                         Proses                   Penetapan
                                                                  P   t
          Teknokratik                    Politik                  Renstra-KL

 Menggunakan metode       Proses penyusunan             Renstra-KL ditetapkan
  dan kerangka berpikir     Renstra-KL yang                dengan Peraturan
  ilmiah                    di       ik    d
                            disesuaikan dengan             Pi i
                                                           Pimpinan K/L
 Trilateral meeting        visi, misi, dan program
  antara K/L, Bappenas,     prioritas (platform)
  dan Kementerian           Presiden
  Keuangan
 Mengacu pada
       g
  rancangan teknokratik
  RPJMN dan RPJPN
  2005-2025
  2005 2025
                           dadang-solihin.blogspot.com                        28
                Renstra-
Alur Penyusunan Renstra-KL




         dadang-solihin.blogspot.com   29
Renstra-
Renstra-KL bagi Lembaga Tinggi Negara

                            ORGANISASI
                           KEMENTERIAN/
                             LEMBAGA

                              LEMBAGA
                           TINGGI NEGARA


    g      p g
 Program-program
Teknis dilaksanakan
  oleh organisasi
  Lembaga Ti
  L b            i
            Tinggi
      Negara                  ESELON I




                              ESELON II




                      dadang-solihin.blogspot.com   30
          Renstra-
          Renstra-KL bagi Kementerian


                              ORGANISASI
                             KEMENTERIAN/
                               LEMBAGA

                              KEMENTERIAN

    Program Teknis
 dilaksanakan oleh 1
(satu) unit organisasi
    Eselon 1A yang
bersifat memberikan
                               ESELON I
pelayanan eksternal



                               ESELON II




                         dadang-solihin.blogspot.com   31
Renstra-
Renstra-KL Bagi bagi Kementerian Koordinator
             g    g


                                        ORGANISASI
                                       KEMENTERIAN/
                                         LEMBAGA
• Disarankan untuk 1
  (satu) Program Teknis                 KEMENTERIAN
                                        KOORDINATOR
    g
  digunakan oleh
  seluruh Eselon 1A
  terkait
• Indikator kinerja
  masing-masing Eselon
  1A muncul dalam                         ESELON I
  indikator kinerja
  program

                                          ESELON II




                          dadang-solihin.blogspot.com   32
              Renstra-
              Renstra-KL bagi LPND

                                 ORGANISASI
                                KEMENTERIAN/
                                  LEMBAGA

                               LPND & LEMBAGA
                               NON STRUKTURAL


 LPND dan Lembaga
 Non-Struktural akan
menggunakan 1 (satu)
Program Teknis untuk
    Lembaganya
                                  ESELON I




                                  ESELON II




                       dadang-solihin.blogspot.com   33
                           Renstra-
     Sistematika Penulisan Renstra-KL
BAB I PENDAHULUAN                                    3.2 Arah Kebijakan dan Strategi K/L
      1.1 Kondisi Umum                                    Uraian bersifat lengkap (tidak hanya
      1.2
      1 2 Potensi dan Permasalahan                         mencakup ya g d a u a langsung o e K/L
                                                             e ca up yang dilakukan a gsu g oleh /
                                                           tetapi juga mempertimbangkan keterlibatan
                                                           daerah dan swasta berikut pendanaan yang
BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN
                                                           diperlukan untuk melaksanakannya)
       KEMENTERIAN/LEMBAGA
                                                          Uraian kebijakan yang dilaksanakan melalui
       2.1 Visi Kementerian/Lembaga
                                                           Program dan/atau Lintas Program dalam K/L
       2.2 Misi Kementerian/Lembaga                        yang bersangkutan
              j
       2.3 Tujuan                                         Uraian dilengkapi dengan indikator-indikator
       2.4 Sasaran Strategis                               kinerja outcome dari masing-masing
           Kementerian/Lembaga                             Program
                                                          Uraian dilengkapi dengan penjelasan
BAB III ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI                        mengenai penataan aparatur K/L, meliputi
       3.1 Arah Kebijakan dan Strategi Nasional            sumber daya manusia, ketatalaksanaan,
                                                           kelembagaan, dan struktur organisasi
         Sesuai dengan penugasan RPJMN
                                                           sebagai bagian dari kebijakan K/L dalam
          pada K/L, terkait dengan prioritas
                                                           mencapai Visi, Misi, dan Tujuan.
          nasional/ bidang (Buku I dan/atau Buku
          II dan/atau Buku III).                     BAB IV Penutup
         Uraian mencakup indikatif pendanaan        LAMPIRAN
          dilengkapi dengan indikator-indikator      Matriks Kinerja K/L
          kinerja outcome dari masing-masing         Matriks Pendanaan K/L
          Program

                                     dadang-solihin.blogspot.com                                  34
                            Program K/L
         Program Teknis                                Program Generik
 Merupakan program yang                      Merupakan program yang digunakan
  menghasilkan pelayanan kepada                oleh beberapa organisasi eselon 1 A
  kelompok sasaran/ masyarakat
  k l     k        /       k                   yang bersifat pelayanan internal untuk
                                                     b if      l       i      l     k
  (pelayanan eksternal)                        mendukung pelayanan aparatur dan/
 Mencerminkan tupoksi unit organisasi         atau administrasi pemerintahan
  eselon 1 A                                  Nomenklatur program dibuat unik untuk
 Nomenklatur program bersifat unik/           setiap K/ L/ LTN dengan ditambahkan
  khusus tidak duplikatif untuk masing-
                        f                      nama K/ L/ LTN dan/ atau dengan
  masing organisasi pelaksananya               membedakan kode programnya
 Harus dapat dievaluasi pencapaian           Ditujukan untuk menunjang
  kinerjanya berdasarkan periode waktu         pelaksanaan program teknis
  tertentu
 Dilaksanakan dalam periode jangka
  menengah, perubahan hanya dapat
  dilakukan setelah melalui tahapan
  evaluasi
                               dadang-solihin.blogspot.com                       35
                   Kegiatan K/L
 Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satuan
  kerja setingkat Eselon II
 Tindakan mobilisasi personil belanja barang dan modal sebagai
                       personil,
  masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) dalam bentuk
  barang/jasa.
        gj
  a. Kegiatan Teknis
      Kegiatan Teknis adalah Kegiatan Prioritas Nasional, yaitu
      kegiatan-kegiatan dengan output spesifik dalam rangka
      pencapaian Sasaran Nasional.
  b. Kegiatan G
  b K i t Generik     ik
      Kegiatan Generik adalah kegiatan yang digunakan oleh
                                             sejenis.
      beberapa unit organisasi eselon 2 yang sejenis



                        dadang-solihin.blogspot.com              36
Penyusunan
Pen s nan Pendanaan K/L
  Program dan                                      Struktur Program
    Kegiatan         1      Evaluasi (PP             dan Kegiatan
                                            2
   2005-2009                 21/2004)                 2010-2014
                                                                       Pagu
    Program                                                           Definitif
                            Struktur                                    2010
      Kegiatan                                             3
           Pagu                   Kinerja
         Definitif
           2010                                         Penyusunan
                                                        based year
                                                           2010
                                                                   Program
                                                                 dan kegiatan
                                                                  2010-2014
                                                           4              Pagu
                                                                         Definitif
                         Prakiraan Maju                                    2010


                 2011 2012 2013 2014


                          dadang-solihin.blogspot.com                                37
Sumber dan Target Pendanaan

            Berasal dari:
  SUMBER     Pemerintah (Pusat dan Daerah)
PENDANAAN    Swasta (Investasi Swasta Dalam dan Luar Negeri)
             M l l i Mekanisme Public Private Partnership
              Melalui M k i      P bli P i t P t       hi




  TARGET
                    MERUPAKAN BESARAN DALAM ANGKA
PENDANAAN




                 dadang-solihin.blogspot.com                38
dadang-solihin.blogspot.com   39
                                                              1/2
                     itu
                 Apa it RPJMD
•   RPJMD merupakan satu dokumen rencana resmi daerah untuk
    mengarahkan pembangunan daerah dalam jangka waktu lima tahun
    ke depan masa pimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
    Terpilih.
•   Sebagai suatu dokumen rencana yang penting sudah sepatutnya
    Pemerintah Daerah, DPRD, dan masyarakat memberikan perhatian
    penting p
    p      g pada:
    1. Kualitas proses penyusunan dokumen RPJMD, dan
    2. Pemantauan, evaluasi, dan review berkala atas
        implementasinya.




                       dadang-solihin.blogspot.com            40
                                                                 2/2
                     itu
                 Apa it RPJMD
RPJMD menjawab tiga pertanyaan dasar:
1. Kemana daerah akan diarahkan pengembangannya dan apa y g
                                  p g          g   y        p yang
   hendak dicapai dalam lima tahun mendatang;
2. Bagaimana mencapainya, dan;
3. Langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan
   tercapai.




                        dadang-solihin.blogspot.com                  41
              S bstansi
              Substansi RPJMD
•   RPJMD menekankan tentang pentingnya menerjemahkan secara
    arif VISI, MISI dan Agenda KEPALA DAERAH TERPILIH
•   kedalam tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan
•   yang merespon kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta
•   kesepakatan tentang tolok ukur kinerja untuk mengukur
    keberhasilan atau ketidak berhasilan pembangunan daerah dalam 5
    tahun k d
    t h kedepan.




                         dadang-solihin.blogspot.com              42
      g       y
   Langkah Penyusunan RPJMD
                           (1)           Visi, Misi, Program
Indikator                               Kepala Daerah Terpilih


           Bappeda menyusun                              (2)
            Rancangan Awal                                          SKPD Menyusun Renstra SKPD
                RPJMD                                    (3)
                                                                 Program SKPD
  a)   Visi,Misi Kepala Daerah
  b)   Strategi Pembangunan Daerah
  c)   Kebijakan Umum
  d)   Kerangka Ekonomi Daerah                           (4)         Bappeda menyelenggarakan
                                                                       MUSRENBANG RPJMD
  e) Program SKPD



                                                         (5)
           Bappeda menyusun                                                      Penetapan RPJMD
         Rancangan Akhir RPJMD

  a)   Visi, Misi Kepala Daerah                                                         (7)
  b)   Strategi Pembangunan Daerah                       (6)
  c)   Kebijakan Umum                                                            Digunakan sebagai
  d)   Kerangka Ekonomi Daerah                                                  pedoman penyusunan
  e)   Program SKPD                                                               Rancangan RKPD


                                     dadang-solihin.blogspot.com                                     43
              Contoh Janji Kampanye HADE 2008                                                  1/2
       http://rizasaputra wordpress com/2008/04/24/janji-kampanye-hade/
       http://rizasaputra.wordpress.com/2008/04/24/janji kampanye hade/
1.   Mengakomodasi pembentukan Propinsi            4.    Pengembangan seni dan budaya di Jawa
     Cirebon                                             Barat melalui pembangunan gedung-gedung
2
2.   K t k politik yang di j k BEM se-Jabar
     Kontrak litik       diajukan          J b           kesenian b t f internasional, mematenkan
                                                         k      i bertaraf i t     i  l        t k
      Jaminan cagub-cawagub untuk                       kesenian khas Jabar.
        merealisasikan wajib belajar pendidikan    5.    Pengembangan dan penataan kembali
        dasar 9 tahun secara gratis selambat-
                              g                          kawasan Jatinangor.
                                                                         g
        lambatnya 2 tahun masa jabatan.            6.    Membuat kawasan olah raga dan sarana
      Transparansi penyaluran dana bantuan              pendukung untuk meningkatkan prestasi olah
        pendidikan.                                      raga Jabar.
      Membuka ruang publik untuk komunikasi       7
                                                   7.    Pertahankan eksistensi pasar tradisional
        dengan masyarakat.                               melalui penataan berdaya saing.
      Kebijakan berorientasi pemberdayaan         8.    Mengubah pola pertanian dengan pupuk
        usaha kecil menengah.                            organik untuk meningkatkan hasil produksi.
      Pemerintahan bersih korupsi, kolusi, dan    9.    Mendukung aspirasi pembentukan Kab. Bogor
        nepotisme.                                       Barat.
      Membuat peraturan daerah yang               10.   Menghentikan alih fungsi lahan pertanian
        transparan
        transparan.                                                            lingkungan
                                                         untuk menyelamatkan lingkungan.
      Menghapus dan menindak tegas pungutan       11.   Membuka akses pemasaran bunga hias untuk
        liar.                                            pengembangan sentra tanaman hias
      Membasmi mafia peradilan.                         Cihideung, Kec. Parongpong KBB.
3.   Pemekaran Kab. Sukabumi.                      12.   Perluas kesempatan kerja bagi putra daerah.
                                                   13.   Perjuangkan nasib buruh Jabar.
                                                   14.   Perkembangan skema perekonomian yang
                                                         baik
                                                         baik.
                                    dadang-solihin.blogspot.com                                 44
             Contoh Janji Kampanye HADE 2008                                                 2/2
      http://rizasaputra wordpress com/2008/04/24/janji-kampanye-hade/
      http://rizasaputra.wordpress.com/2008/04/24/janji kampanye hade/
15. Pendidikan yang murah dengan anggaran               Pembebasan SPP dan bantuan buku,
    pendidikan 20%.                                      perbaikan gedung sekolah, tambahan gaji
16 P         t      b ik jalan
16. Percepatan perbaikan j l rusak propinsi
                                     k    i i                        i dan
                                                         guru negeri d swasta, d t dengan anggaran
    Jawa Barat.                                          Rp 200 miliar/tahun.
17. Penyediaan satu juta lapangan kerja.                Meningkatkan kesejahteraan petani melalui
18. Membangkitkan industri g
              g                    g
                             genting Kab.                dana talangan untuk menjamin stabilitas
                                                                     g              j
    Majalaya.                                            harga pupuk dan gabah sebesar Rp 200
19. Prioritas pembangunan pada daerah yang               miliar/tahun.
    belum tersentuh. Prioritaskan perbaikan             Pembangunan jalan dan irigasi dengan
               kesehatan.
    masalah kesehatan                                                       miliar.
                                                         anggaran Rp 200 miliar
20. Permudah regulasi perpanjangan Hak Guna             Anggarkan dana khusus Rp 50 miliar/tahun
    Usaha (HGU) bagi masyarakat perkebunan.              untuk operasi pasar ketika harga sembako
21. Peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga            naik.
    sukarela.                                           Pengembangan dan revitalisasi posyandu
22. Peningkatan perlindungan hukum untuk TKI             untuk kesehatan ibu, anak, dan lansia Rp
    asal Jabar. Program KTP berasuransi                  50 miliar/tahun.
    kesehatan
    kesehatan.                                          Mendukung eksistensi praktisi perkebunan
23. Tawarkan komitmen moral dengan batas                 untuk mendapat hak guna usaha.
    waktu pelaksanaan 3 tahun masa                 25. Perbaikan infrastruktur jalan menuju akses
    kepemimpinan. Meliputi:                            Sentra Rajut Binong Jato Kel. Binong Kec.
     Menyerap satu juta lapangan kerja melalui        Batununggal Kota Bandung.
       pengadaan dan peningkatan UKM dengan
       anggaran Rp 200 miliar/tahun.


                                    dadang-solihin.blogspot.com                               45
     Sistematika Penulisan RPJMD                                                  1/3
                                   Bab I   Pendahuluan
                                   1.1.    Latar Belakang Penyusunan RPJMD
 Rencana Pembangunan               1.2.    Landasan Hukum
Jangka Menengah Daerah             1.3.    Maksud, Tujuan, dan Ruang Lingkup
                                   1.4.    Kedudukan RPJMD dengan Dokumen
                                           Perencanaan lainnya
                                   1.5.
                                   15      Sistematika Penulisan

                                   Bab II Tinjauan Umum Kondisi dan
                                          Permasalahan Pembangunan Daerah
                                          Menggambarkan profil daerah, status,
                                          kondisi, situasi, pengkajian kinerja capaian,
                                          serta rumusan isu dan permasalahan
                                                                              fungsi-
                                          strategis dalam penyelenggaraan fungsi
                                          fungsi pemerintahan daerah secara
                                          menyeluruh
                                   2.1    Kondisi Geografis Daerah
                                   2.2
                                   22     Pelayanan U
                                          P l          Umum
                                   2.3    Ketertiban dan Ketentraman
                                   2.4    Ekonomi
                                   2.5    Lingkungan Hidup
                                             g    g          p
                                   2.6    Perumahan dan Fasilitas Umum
Provinsi/Kabupaten/Kota            2.7    Kesehatan
                                   2.8    Pendidikan

                    dadang-solihin.blogspot.com                                   46
              Sistematika Penulisan RPJMD                                                   2/3
2.9    Pariwisata dan Budaya                      Bab V Tujuan, Strategi, dan Arah Kebijakan
2.10   Pendidikan                                       Pembangunan Daerah
2 11
2.11   Perlindungan sosial                                           visi
                                                        Berdasarkan visi, misi dan agenda Kepala
2.12   Keuangan Daerah                                  Daerah Terpilih dirumuskan tujuan
2.13   Rumusan Issue Strategis Pembangunan              (SMART), strategi pencapaian tujuan dan
       Daerah                                           kebijakan yang akan ditempuh untuk
                                                        masing-masing strategi pembangunan
Bab III Tinjauan Terhadap Dokumen                       daerah.
        Perencanaan Terkait                       5.1   Tujuan
3.1     RPJM Nasional                             5.2   Strategi
3.2     RTRW Nasional dan RTRW Provinsi (untuk    5.3   Arah Kebijakan Umum (untuk setiap fungsi
        RPJM Provinsi)                                  pemerintahan daerah)
3.3     RPJM Provinsi                             5.4   Arah Kebijakan Keuangan Daerah dan
3.4
34             P i i dan
        RTRW Provinsi d RTRW                            Kerangka Pendanaan
                                                        K      k P d
        Kabupaten/Kota (untuk RPJM Kabupaten/
        Kota)                                     Bab VI Program Pembangunan Daerah
                                                         Untuk masing-masing p g
                                                                       g                perlu
                                                                              g program p
Bab IV Visi, Misi dan Agenda Pembangunan                 dicantumkan nama program, tolok ukur dan
       Daerah                                            target kinerja capaian program dan pagu
4.1    Visi                                              indikatif
42
4.2    Misi                                       61
                                                  6.1    Program Pembangunan
4.3    Agenda (apabila ada)                             6.1.1 Program SKPD
                                                        6.1.2 Program Lintas SKPD
                                                        6.1.3 Program Lintas Kewilayahan

                                   dadang-solihin.blogspot.com                               47
             Sistematika Penulisan RPJMD                                                     3/3
6.2   Program Pengembangan Kelembagaan          Lampiran
      dan Legislasi Daerah                      Tabel-Tabel Penting (dalam Lampiran) sekurang-
                                                kurangnya mencakup:
Bab VII Kaidah Pelaksanaan
        Mengemukakan tentang program dan        1. Fungsi, Tolok Ukur Capaian Pelaksanaan,
        kegiatan pendukung yang diperlukan         Issue dan Permasalahan masing-masing
        untuk dapat mengimplementasikan            fungsi p
                                                      g pemerintahan daerah
        RPJMD secara efektif                    2. Dokumentasi Kesepakatan Konsultasi Publik
7.1     Konsistensi penyusunan Renstra SKPD,       dan Musrenbang RPJMD
        RKPD, dan Renja SKPD dengan RPJMD
                                                3. Program,
                                                3 Program Tolok Ukur dan Target Kinerja
7.2     Pemantauan dan evaluasi kinerja
                                                   Capaian Program, dan Pagu Indikatif menurut
        pencapaian program RPJMD
                                                   fungsi-fungsi pemerintahan daerah
7.3     Penguatan kemampuan dan kapasitas
        DPRD untuk memantau dan mengevaluasi    4. Kondisi dan Situasi Keuangan Daerah 5 Tahun
                                                                            g
        RPJMD                                      lalu (Penerimaan dan Belanja)
7.4     Penguatan kemampuan dan kapasitas       5. Proyeksi Fiskal Daerah
        Non Government Stakeholders untuk
                                                6. Kerangka Pendanaan Jangka Menengah
               t d             l
        memantau dan mengevaluasi  i
        implementasi RPJMD




                                 dadang-solihin.blogspot.com                                 48
                Contoh: Outline RPJMD DKI
BAB I PENDAHULUAN                           BAB V    ARAH KEBIJAKAN UMUM
 Latar Belakang                                     PEMBANGUNAN DAERAH
 Maksud dan Tujuan                            Urusan Wajib
 Landasan Hukum                               Urusan Pemerintahan
 Hubungan RPJMD dengan Dokumen
   Perencanaan Lainnya                      BAB VI   ARAH KEBIJAKAN UMUM
 Sistematika Penulisan                              KEUANGAN DAERAH
                                               Umum
BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH            Arah Kebijakan Pendapatan Daerah
 Kondisi Geografis                            Arah Kebijakan Belanja Daerah
 Kondisi Demografi                            Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah
 Sumber Kekayaan Alam
 Kondisi menurut Aspek Kehidupan           BAB VII PROGRAM PEMBANGUNAN
 Kondisi menurut Urusan Pemerintahan               DAERAH
                                             Program Dedicated
BAB III VISI DAN MISI                        Program menurut Urusan Pemerintahan
 Visi                                       Program Kewilayahan
 Mi i
   Misi
                                            BAB      VIII PENUTUP
BAB IV STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH
 Tujuan Pembangunan Daerah
     j          g
 Strategi Pembangunan Daerah
 Pendekatan



                             dadang-solihin.blogspot.com                            49
dadang-solihin.blogspot.com   50
                                                             1/2
           Apa Itu Renstra SKPD
•   Renstra SKPD merupakan satu dokumen rencana resmi daerah
       t k          hk      l              kh      dan     b
    untuk mengarahkan pelayanan SKPD khususnya d pembangunan
    daerah pada umumnya dalam jangka waktu 5 tahun ke depan masa
    pimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih.
    p p           p                        p            p
•   Kualitas penyusunan Renstra SKPD akan sangat ditentukan oleh
    kemampuan SKPD untuk menerjemahkan, mengoperasionalkan,
    dan mengimplementasikan Visi, Misi dan Agenda KDH, tujuan,
    strategi, kebijakan, dan capaian program RPJMD ke dalam
    penyusunan Renstra SKPD sesuai TUPOKSI SKPD SKPD.




                       dadang-solihin.blogspot.com            51
                                                                   2/2
            Apa Itu Renstra SKPD
•   Renstra SKPD menjawab 3 pertanyaan dasar;
       Ke            l              k diarahkan
    1) K mana pelayanan SKPD akan di hk pengembangannya  b
       dan apa yang hendak dicapai dalam lima tahun mendatang;
    2) Bagaimana mencapainya;
     )     g                  p y ;
    3) Langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan
       tercapai.
•   Untuk        d    tk d k             ti l bagi implementasinya,
    U t k mendapatkan dukungan yang optimal b i i l          t i
    proses penyusunan dokumen Renstra SKPD perlu membangun
    komitmen dan kesepakatan dari semua stakeholder (termasuk
                          p                           (
    Forum Multistakeholder SKPD) untuk mencapai tujuan Renstra
    SKPD melalui proses yang transparan, demokratis, dan akuntabel
    dengan memadukan pendekatan teknokratis, demokratis,
    partisipatif, dan politis.


                         dadang-solihin.blogspot.com                52
           Outline Renstra SKPD
1. Pendahuluan;
2. Gambaran pelayanan SKPD;
3. Isu-isu strategis berdasarkan tugas pokok dan fungsi;
4.
4  Visi, i i tujuan d sasaran, strategi d k bij k
   Vi i misi, t j    dan           t t i dan kebijakan; rencana
   program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan
   pendanaan indikatif; dan
5. Indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran
   RPJMD.

                                                                 8/
                                                     Pasal 40 PP 8/2008



                       dadang-solihin.blogspot.com                   53
 Sistematika Penulisan Renstra SKPD
BAB 1 PENDAHULUAN                                    3.5 Rumusan Perubahan, Kecenderungan Masa
1.1 Latar Belakang                                       Depan yang berpengaruh pada TUPOKSI
1.2 Maksud dan Tujuan                                    SKPD
1.3 Landasan Hukum                                   3.6 Rumusan Perubahan Internal dan Eksternal
1.4 Kedudukan dan Peranan Renstra SKPD                   yang perlu dilakukan (untuk lebih efisien dan
    dalam Perencanaan Daerah                             efektif)
1 5 Sistematika Penulisan
1.5
                                                     BAB 4 VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI DAN
BAB 2 TUGAS POKOK DAN FUNGSI SKPD                           KEBIJAKAN
2.1 Struktur Organisasi                              4.1 Visi SKPD
2.2 Susunan Kepegawaian dan kelengkapan              4.2 Misi SKPD
2.3 TUPOKSI                                          4.3 Tujuan (memenuhi kriteria Specific,
2.4 Sistem, Prosedur, Mekanisme (dan lain-lain           Measurable, Achievable, Results Oriented,
    yang perlu)                                          Time Bound)
                                                     4.4 Strategi
BAB 3 PROFIL KINERJA PELAYANAN SKPD                  4.5 Kebijakan
3.1 Kinerja Pelayanan Masa Kini (menurut
    berbagai aspek pelayanan d capaian
    b b     i     k l        dan      i              BAB 5 PROGRAM
    terhadap Standar Pelayanan Minimal)              5.1 Program SKPD
3.2 Kelemahan dan Kekuatan Internal                  5.2 Program Lintas SKPD
3.3 Peluang dan Tantangan Eksternal
           g           g                             5.3 Program Lintas Kewilayahan
                                                            g                   y
3.4 Rumusan Permasalahan Strategis yang              5.4 Pagu Indikatif dan Indikasi Sumber
    dihadapi masa kini                                   Pendanaan
                                                     BAB 6 PENUTUP

                                     dadang-solihin.blogspot.com                                  54
Renstra SKPD dalam Penyusunan RPJMD
                          (1)           Visi, Misi, Program
                                       Kepala Daerah Terpilih                       Renstra SKPD

          Bappeda menyusun                              (2)
           Rancangan Awal                                          SKPD Menyusun Renstra SKPD
               RPJMD                                    (3)
                                                                Program SKPD
 a)   Visi,Misi Kepala Daerah
 b)   Strategi Pembangunan Daerah
 c)   Kebijakan Umum
 d)   Kerangka Ekonomi Daerah                           (4)         Bappeda menyelenggarakan
                                                                      MUSRENBANG RPJMD
 e) Program SKPD



                                                        (5)
          Bappeda menyusun                                                      Penetapan RPJMD
        Rancangan Akhir RPJMD

 a)   Visi, Misi Kepala Daerah                                                         (7)
 b)   Strategi Pembangunan Daerah                       (6)
 c)   Kebijakan Umum                                                            Digunakan sebagai
 d)   Kerangka Ekonomi Daerah                                                  pedoman penyusunan
 e)   Program SKPD                                                               Rancangan RKPD


                                    dadang-solihin.blogspot.com                                     55
dadang-solihin.blogspot.com   56
        Reformasi Sistem Penganggaran
                            g gg                                     1/2
        PARADIGMA LAMA                            PARADIGMA BARU

Visi:                                 Visi:
 Melaksanakan rencana
  M l k     k                          Melaksanakan program kerja
                                        M l k     k           k j
  pembangunan lima tahunan              Presiden/KDH terpilih
  berdasarkan GBHN
Misi:                                 Misi:
 Penyelenggaraan pemerintahan    Pelaksanaan kerangka regulasi
                                                          regulasi,
  umum dan pembangunan             kerangka investasi, dan
 Penganggaran berdasarkan
       g gg                        pelayanan publik yang di
  pendekatan menurut pengeluaran   tuangkan dalam RKP/D /
  rutin dan pengeluaran           Anggaran disusun berdasarkan
  pembangunan                                     mempertimbang
                                   RKP/D dengan mempertimbang-
                                   kan kemampuan keuangan
                                   negara
                                     g
                        dadang-solihin.blogspot.com                  57
                                                                   2/2
   Reformasi Si t
   R f              P
           i Sistem Penganggaran


  Paradigma Lama                            Paradigma Baru

                                        Penganggaran dengan
                                        Pendekatan:
Penganggaran Berbasis:
                                        1. Penganggaran Berbasis
1.
1 Pengeluaran Rutin                        Kinerja
2. Pengeluaran                          2. Kerangka Penganggaran
   Pembangunan                             Jangka Menengah
                                        3. Anggaran Terpadu




                  dadang-solihin.blogspot.com                      58
 Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK)

Tujuan       1. Menunjukan keterkaitan antara pendanaan dan
                prestasi kinerja yang akan dicapai (directly linkages
                between performance and budget);
             2.
             2 Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam
  Tujuan
                penganggaran (operational efficiency);
             3. Meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas unit kerja
                dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan anggaran
                (more flexibility and accountability).
Landasan     1 Alokasi anggaran berorientasi pada kinerja (output
             1.
Konseptual      and outcome oriented);
             2. Fleksibilitas pengelolaan anggaran dengan tetap
                              p g           gg          g      p
 Landasan       menjaga prinsip akuntabilitas (let the manager
Konseptual      manages);
             3 Alokasi anggaran program/kegiatan didasarkan pada
             3.
                tugas-fungsi unit kerja yang dilekatkan pada stuktur
                organisasi (Money follow function).

                     dadang-solihin.blogspot.com                        59
    Syarat Penerapan PBK
              • Indikator yang mencerminkan tolok ukur untuk mencapai
                sasaran program (outcome);
Indikator
              • Pendekatan yang digunakan dapat berfokus thd efek-
 Kinerja        tivitas, efisiensi, outcome atau kepuasan pelanggan;
              • Sebagai instrumen evaluasi kinerja.


              • Mencerminkan kebutuhan dana untuk menghasilkan
                sebuah output atas pelaksanaan sebuah kegiatan;
Standar       • Menunjukan seluruh komponen/item yang harus dibiayai;
              • Penetapan unit cost untuk setiap komponen/item,
 Biaya          menggunakan harga y g p
                   gg                          g                  p
                                 g yang paling ekonomis namun tetap
                memperhatikan kualitas produk.


              • Membandingkan antara rencana kinerja dan realisasinya
                berdasarkan indikator yang telah ditetapkan;
Evaluasi      • Menganalisis perbedaan (gap) yang terjadi dan
Kinerja
     j          merumuskan alternatif solusinya;
              • Menyempurnakan indikator kinerja untuk tahap
                selanjutnya;
              • Rekomendasi kelangsungan kebijakan.

            dadang-solihin.blogspot.com                                 60
     g      g           g        g (      )
Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM)

 Tujuan        1.
               1 Pengalokasian sumber daya anggaran yang lebih
                  efisien (allocative efficiency)
               2. Meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran (to
                  improve quality of planning)
   Tujuan      3. Lebih fokus terhadap pilihan kebijakan prioritas (best
                  p     y p
                  policy option))
               4. Meningkatkan disiplin fiskal (fiscal dicipline)
               5. Menjamin adanya kesinambungan fiskal (fiscal
                      t i bilit )
                  sustainability)
  Landasan     1.   Penerapan sistem rolling budget
  Konseptual   2.
               2    Mempunyai baseline (angka dasar)
  Landasan     3.   Adanya mekanisme penyesuaian angka dasar
 Konseptual    4.   Penetapan Parameter
               5.   Adanya mekanisme usulan tambahan anggaran bagi
                    kebijakan baru (additional budget for new initiatives)

                         dadang-solihin.blogspot.com                         61
              KPJM : Ilustrasi dan Cara Kerja                                    Rolling
                                                                                 Budget
                                                      Implikasi anggaran

                            2011
                                         2012                2013               2014
            Kebijakan ditetapkan
               sbg baseline                                 Prakiraan
                                                            P ki              Prakiraan
                                                                              P ki
                                         (R)APBN
                                                              Maju              Maju



                                                            KPJM

                            Prakiraan     Prakiraan
 APBN           RAPBN
                              Maju          Maju
 2011            2012                                                        TA 2011 dan
                              2013          2014
                                                                           KPJM 2012 - 2014
   T0            T+1          T+2           T+3


                                          P ki
                                          Prakiraan      P ki
                                                         Prakiraan
REALISASI      APBN          RAPBN                                           TA 2012 dan
                                            Maju           Maju
  2011         2012           2013                                         KPJM 2013 - 2015
                                            2014           2015
   T1
   T-1          T0            T 1
                              T+1           T 2
                                            T+2             T+3
                                                            T 3


                              dadang-solihin.blogspot.com                                 62
 Penghitungan Prakiraan Maju dalam KPJM

                                                                            tahun
                                                Angka Prakiraan Maju untuk tahun-
                                              tahun berikutnya dihitung berdasarkan:
                                             • alokasi anggaran pada tahun berjalan
                           Kegiatan
                                             • disesuaikan dengan tingkat inflasi
                           On-going             yang digunakan dalam APBN


   Prakiraan
     Maju                                                         Angka Prakiraan Maju
                                                     Multi-                tahun-tahun
                                                                    untuk tahun tahun
                                                     years          berikutnya dihitung
                                                    Project       berdasarkan formula/
                           Kegiatan
                                                                     model yang telah
                            Ad h
                            Ad-hoc                                   ditetapkan sesuai
                                                                   dengan karakteristik
Catatan :                                          Target
                                                                             g
                                                                      masing-masing  g
Hasil penghitungan prakiraan maju akan            Tahunan
                                                                          kegiatan
menjadi baseline pada tahun ybs.                 yg berbeda


                                dadang-solihin.blogspot.com                            63
    Penganggaran Secara Terpadu
    P            S      T    d
•   Semua kegiatan instansi pemerintah disusun secara terpadu,
    termasuk mengintegrasikan anggaran belanja rutin dan anggaran
    belanja pembangunan.
•   Tahapan yang diperlukan sebagai bagian upaya jangka panjang
      t k      b                      j di l bih transparan, d
    untuk membawa penganggaran menjadi lebih t               dan
    memudahkan penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang
    berorientasi kinerja.
                      j
•   Dalam kaitan dengan menghitung biaya input dan menaksir kinerja
    program, sangat penting untuk mempertimbangkan secara simultan
    biaya secara keseluruhan, baik yang bersifat investasi maupun
    biaya yang bersifat operasional.




                         dadang-solihin.blogspot.com                64
                    Desentralisasi Fiskal

             ORDE BARU                                  ORDE REFORMASI

• Inpres Desa Tertinggal                    Dana Perimbangan:
• Inpres Jalan dan Jembatan                  Dana Aokasi Umum
• Inpres Pembangunan Jalan                   Dana Alokasi Khusus
       p
  Kabupaten                                  Dana Bagi Hasil
• Inpres Pembangunan Jalan Provinsi
• Inpres Bantuan Kredit Pembangunan         Tidak Masuk Ke APBD:
  dan Pemugaran Pasar
                                             Dana Dekonsentrasi Non Fisik
• Inpres Bantuan Pembangunan
                                             Dana Tugas Pembantuan  Fisik
  Sekolah Dasar
                                             Dana Urusan Bersama  PNPM
• Inpres Dati I
                                              Mandiri, Fisik dan Non Fisik, Sharing
• Inpres Dati II
    p                                         10% dari APBD
• Dll


                              dadang-solihin.blogspot.com                       65
dadang-solihin.blogspot.com   66
dadang-solihin.blogspot.com   67
     Kedudukan Monev dalam
          Perencanaan
Perencanaan harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:
1.                  dikehendaki.
1 Tujuan akhir yang dikehendaki
2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang
   mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).
3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.
4. Masalah-masalah     dihadapi.
4 Masalah masalah yang dihadapi
5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta
   pengalokasiannya.
   pengalokasiannya
6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
7 O            i   i t badan l k
7. Orang, organisasi, atau b d pelaksananya.
8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan pelaksanaannya.

                       dadang-solihin.blogspot.com            68
Definisi Monitoring
    • Monitoring secara umum dapat diartikan
      sebagai fungsi manajemen yang dilakukan
      pada saat kegiatan sedang berlangsung
      mencakup aspek-aspek antara lain:
       Penelusuran pelaksanaan k i t d
     – P    l         l k        kegiatan dan
       keluarannya (fokus pada input, proses
       dan output)
              p )
     – Pelaporan tentang kemajuan
     – Indentifikasi masalah-masalah
       pengelolaan dan pelaksanaan.




     dadang-solihin.blogspot.com                69
         E al asi
Definisi Evaluasi
  •   Proses menentukan nilai atau pentingnya
      suatu kegiatan, kebijakan, atau program.
  •   Sebuah penilaian yang obyektif dan sistematik
      terhadap sebuah intervensi yang
      di        k      d     berlangsung ataupun
      direncanakan, sedang b l            t
      yang telah diselesaikan.


                                     (OECD, 2010)




       dadang-solihin.blogspot.com                70
          Jenis Evaluasi
    menurut waktu pelaksanaan
Tahap Perencanaan (ex-ante):
 dilakukan sebelum ditetapkannya rencana pembangunan
 untuk memilih dan menentukan:
         p                   g
1. skala prioritas dari berbagai alternatif dan
2. kemungkinan cara mencapai tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya

Tahap Pelaksanaan (on-going)
 Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program sudah selesai
 Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan program
 Temuan utama berupa capaian-capaian dari pelaksanaan program
                         capaian capaian

Tahap Pasca-Pelaksanaan (ex-post)
 dilaksanakan setelah pelaksanaan rencana berakhir
 untuk melihat apakah pencapaian (output/ outcome/ impact) program
   mampu mengatasi masalah pembangunan yang ingin dipecahkan
 untuk menilai:
      t k      il i
1. efisiensi (keluaran dan hasil dibandingkan masukan),
2. efektivitas (hasil dan dampak terhadap sasaran), ataupun
3.                                                   program.
3 manfaat (dampak terhadap kebutuhan) dari suatu program
                dadang-solihin.blogspot.com                           71
                Perl Mone
        Mengapa Perlu Monev
• Review perkembangan/progress
                             p                     p
• Identifikasi masalah dalam perencanan dan/atau implementasi
• Membuat penyesuaian yang dapat membuat “perbedaan”
                g                        penyebabnya
• Membantu mengidentifikasi masalah dan p y       y
• Memberikan berbagai kemungkinan solusi dalam menyelesaikan
  masalah
• Memunculkan pertanyaan mengenai asumsi dan strategi
• Mencerminkan tujuan yang akan dicapai dan bagaimana
          i
  mencapainya
• Memberikan informasi dan pengetahuan mendalam
• Meningkatkan kemungkinan dalam membuat perubahan
  pembangunan yang positif

                        dadang-solihin.blogspot.com             72
Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:
E l    i M b ik I f         i        i

          Strategi
           Apakah yang dilakukan sudah benar?


          Operasi
           Apakah cara yang ditempuh sudah benar?


          Pembelajaran
           Apakah d            lebih baik?
           A k h ada cara yang l bih b ik?




                dadang-solihin.blogspot.com         73
  Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
   Aspek                 Monitoring                              Evaluasi
Tujuan        Menilai kemajuan dalam              Memberikan gambaran pada suatu
              pelaksanaan program yang            waktu tertentu mengenai suatu
              sedang berjalan                     program
Fokus
F k             Akuntabilitas      i
              • Ak t bilit penyampaian              Akuntablitas            b
                                                  • Ak t blit penggunaan sumber
                input program                       daya
              • Dasar untuk aksi perbaikan        • Pembelajaran tentang hal-hal yang
              • Penilaian keberlanjutan             dapat dilakukan lebih baik di masa
                program                             yang akan datang

Cakupan       • Apakah pelaksanaan sesuai         • Relevansi
                dengan rencana?                   • Keberhasilan
              • Apakah terdapat                   • Efektifitas biaya
                penyimpangan?
                                                  • Pembelajaran
              • Apakah penyimpangan tersebut
                dapat dibenarkan?
Waktu         Dilaksanakan terus menerus atau     Umumnya dilaksanakan pada
Pelaksanaan   secara berkala selama               pertengahan atau akhir program
                              g
              pelaksanaan program

                              dadang-solihin.blogspot.com                           74
                    Fokus Monev
                    Fok s Mone
•   monitoring dan evaluasi dapat digunakan sebagai pembelajaran dari
    apa yang telah dilakukan dan bagaimana hal tersebut dilakukan,
    dengan memfokuskan pada:
     – Efisiensi menggambarkan bahwa pemanfaatan input telah
       sesuai dengan output yang dihasilkan
     – Efektifitas ada ukuran apakah suatu kegiatan telah mencapai
       tujuan yang ditetapkan
     – Impact menggambarkan apakah yang telah dilakukan
       memberikan perbedaan terhadap masalah yang ingin
       diselesaikan




                         dadang-solihin.blogspot.com               75
             Tujuan Monitoring
             T j    M it i
1. Mengkaji apakah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai
   dengan rencana
2. Mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi
3. Melakukan penilaian apakah pola kerja dan manajemen yang
   digunakan sudah tepat untuk mencapai tujuan proyek.
4. Mengetahui kaitan antara kegiatan dengan tujuan untuk
           l h k
   memperoleh ukuran k      j
                       kemajuan,
5. Menyesuaikan kegiatan dengan lingkungan yang berubah, tanpa
                    tujuan.
   menyimpang dari tujuan




                        dadang-solihin.blogspot.com               76
                 T j an Evaluasi
                 Tujuan E al asi
•   Tujuan etis. Memberikan laporan pada pemimpin politik (kepala
    daerah) dan masyarakat tentang bagaimana sebuah kebijakan
    diterapkan d h il yang di
    dit     k dan hasil            i Tujuan i i menggabungkan
                             dicapai. T j   ini         b   k
    tujuan untuk pertanggungjawaban yang lebih baik, informatif, etika
    p           penegakkan demokrasi.
    politik dan p   g
•   Tujuan manajerial. Mencapai pembagian keuangan dan sumber
    daya manusia yang lebih rasional diantara tindakan yang berbeda
    dan meningkatkan manajemen layanan publik.
•   Tujuan keputusan. Membuka jalan terhadap pembuatan keputusan
      t k l j t           h ti     t       b h     b h kebijakan.
    untuk pelanjutan, penghentian atau perubahan sebuah k bij k
•   Tujuan pendidikan dan motivasi. Mendidik dan memotivasi
    pelaksana umum dan mitra kerja melalui pemahaman terhadap
    proses dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh mereka
    sendiri.
                          dadang-solihin.blogspot.com                    77
                                                                   1/2
                                                                   1/2
                 Jenis Evaluasi
                 J i E l      i
1. Evaluasi Formatif
              y g        pada kinerja y g lebih baik (
   – Evaluasi yang fokus p         j yang                 j    ,
                                                     (kebijakan,
     program atau kegiatan).
   – Dapat dilaksanakan untuk alasan lain misalnya pemenuhan
     kelengkapan sarana dan prasana, keperluan pembentukan
     hukum dan kebijakan, atau evaluasi kegiatan sebagai bagian
                                          lengkap.
     dari pelaksanaan evaluasi yang lebih lengkap
2. Evaluasi Sumatif
                                       (akibat).
   – Evaluasi yang fokuskan pada hasil (akibat)
   – Evaluasi sumatif ditujukan untuk memberikan informasi tentang
       g
     kegunaan sebuah p gprogram.



                        dadang-solihin.blogspot.com                78
                                                                2/2
                         E al asi
                   Jenis Evaluasi
3.   Evaluasi Prospektif.
                p p              p    p     y
     – Evaluasi prospektif fokus pada pertanyaan:
        • Apakah kebijakan, program, atau kegiatan tertentu harus
          evaluasi?
        • Apakah hasil yang akan diperoleh sesuai dengan upaya atau
          sumberdaya yang digunakan?
     – Evaluasi prospektif merupakan sintesis dari informasi hasil
       monitoring (monitoring) dan penilaian dari studi awal untuk
                                                 kebijakan,
       menilai kemungkinan hasil terhadap suatu kebijakan program
       atau kegiatan yang baru diusulkan.




                         dadang-solihin.blogspot.com             79
          Jenis Evaluasi
             menurut tujuan
•   Evaluasi proses:
    Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus
    pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).


•   Evaluasi biaya-manfaat:
       g j      y program relatif terhadap alternatif
    Mengkaji biaya p g                   p
    penggunaan sumberdaya & manfaat dari program.


•   Evaluasi dampak:
    Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg
    diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat,
    & kelembagaan.

               dadang-solihin.blogspot.com                   80
                 Tipe Evaluator
1. Evaluator Internal
   – Mengetahui lebih banyak tentang sejarah, organisasi, budaya,
      problem, keberhasilan dan sebagainya.
   – M       t d         b k
      Menyatu dengan obyek yang di        l  i
                                    dievaluasi.
2. Evaluator Eksternal
   – Punya kredibilitas yang lebih tinggi dan keahlian yang lebih
      spesifik.
                       g      p          p
   – Tidak terikat dengan keputusan-keputusan administratif dan
      keuangan.
3. Evaluator Partisipatif
   – Wakil dari pemerintah dan stakeholderss (termasuk penerima
      manfaat) bekerjasama dalam merancang dan melaksanakan
      evaluasi.
   – Metode partisipatif memungkinkan digunakan dalam evaluasi
      internal dan eksternal.

                        dadang-solihin.blogspot.com                 81
      a uas te a dan te a
    Evaluasi Internal da External
                           Kelebihan                         Kekurangan
Evaluasi    • Evaluator cukup mengenal dengan       • Objektifitas tim evaluasi
Internal      lingkungan yang dievaluasi              terhadap hasil evaluasi
                       p    p
            • Beberapa responden lebih mudah              g        p    p g
                                                      mungkin dapat dipengaruhi
              digali informasinya oleh orang          berbagai kepentingan
              dalam daripada orang luar             • Tim evaluasi mungkin
            • Biaya lebih rendah dibanding            kurang terlatih atau memiliki
              eksternal                               kemampuan dalam bidang
                                                      evaluasi
Evaluasi    •   Evaluasi dapat lebih objektiff      • Evaluasi eksternal dapat
Eksternal   •   Evaluator memiliki kemampuan dan      memakan biaya yang besar
                keterampilan lebih dalam bidang  g  • Evaluator eksternal
                evaluasi                              mungkin salah mengerti
            •   Beberapa responden lebih mudah        keinginan kita terhadap apa
                digali informasi oleh orang luar      yang ingin dievaluasi
            •   Menggunakan evaluator eksternal
                dapat memberikan kredibilitas lebih
                terhadap hasil temuan
                               dadang-solihin.blogspot.com                     82
                                                               1/2
                                                               1/2
             Tahapan Evaluasi
1. Menetapkan apa yang akan dievaluasi
                 p g       g        j yang
  – Identifikasi program/kegiatan/objek y g akan dievaluasi
  – Jelaskan uraian program/kegiatan/objek evaluasi
                      y g       j
   – Tentukan fokus yang menjadi p                        y
                                  perhatian s.d informasinya
2. Menyusun rencana evaluasi
             p      y
   – Susun pertanyaan evaluasi
   – Tetapkan informasi diperlukan untuk pertanyaan
   – Tentukan kriteria evaluasi
   – Tentukan bagaimana, dimana, kapan, dari siapa informasi
     didapat
   – Identifikasi hambatan pelaksanaan evaluasi


                        dadang-solihin.blogspot.com            83
                                                      2/2
             Tahapan Evaluasi
3. Pengumpulan data
    – Identifikasi informasi
    – Pilih instrumen dalam mendapatkan informasi
    – Pilot test untuk menguji instrumen
      Susun k b li i t
    – S                             b   i  b ik
              kembali instrumen sebagai perbaikan
4. Analisis dan presentasi data
    – Susun metode analisis dan presentasi data
    – Buat kesimpulan analisis
    – Buat laporan hasil evaluasi
    – Presentasikan dan laporkan secara tertulis
5 Pengambilan keputusan
5.
    – Tentukan pilihan rekomendasi
    – Identifikasi area evaluasi
                        dadang-solihin.blogspot.com   84
    Perbedaan Pendekatan Evaluasi
Pendekatan    Tujuan Utama           Fokus Pertanyaan                        Metodologi
Goal-based   Menilai pencapaian   • Apakah tujuan tercapai?     Membandingkan baseline dan progres
             tujuan dan sasaran     Efisienkah?                 data, menemukan cara-cara dalam
                                  • Apakah tujuan tersebut      mengukur indikator
                                    sudah sesuai?
Decision     Memberikan           • Apakah program              • Menilai kisaran opsi yang terkait
makingg      informasi              efektif?                      dengan konteks p y , input,
                                                                     g             proyek, p ,
                                  • Perlukah dilanjutkan?         proses dan hasil.
                                  • Bagaimana jika program      • Membuat beberapa cara konsensus
                                    tsb dimodifikasi?             pengambilan keputusan
Goal-free    Menilai              • Apakah hasil                • Determinasi independen akan
             keseluruhan efek       keseluruhan dari              kebutuhan dan ukuran dalam
             dari proyek baik       proyek?                       menilai kelayakan proyek.
             yang diinginkan        Nilai-nilai
                                  • Nilai nilai apakah yang     • Teknik kualitatif dan kuantitatif
             maupun yang tidak      terdapat disana?              dalam menemukan berbagai
                                                                  kemungkinan hasil.
Expert       Penggunaan           Bagaimana ahli external       Review kritis berdasarkan
judgement    keahlian             menilai proyek ini?           pengalaman, survey informal dan
                                                                wawasan mendalam yang subjektif


                                  dadang-solihin.blogspot.com                                         85
                Kriteria Evaluasi
 Relevansi      Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas
                 dan kebijakan
 Efektifitas    Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan
                 mencapai tujuan
 Efisiensi      Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif,
                 dalam hubungan dengan masukan.
 Dampak         Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan
                 oleh sebuah intervensi pembangunan, secara
                                   tidak,
                 langsung maupun tidak disengaja maupun tidak
 Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat
                 terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan
                                           gg
                 lagi.


                       dadang-solihin.blogspot.com                  86
dadang-solihin.blogspot.com   87
           Pengertian Indikator




 Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi
                                     y g     g
  petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga
  dapat digunakan untuk mengukur perubahan (Green, 1992).




                        dadang-solihin.blogspot.com               88
             Pengertian Kinerja
 Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu
  kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran,
  tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3)
 Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan
   t t jik        ditetapkan    i   i k         l           t
  stratejik yang dit t k organisasi, kepuasan pelanggan serta
  kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane
  dan Johnson, 1995)
                ,       )
 Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu
  kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional,
  sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada
  banyak faktor (Bates dan Holton 1995).




                         dadang-solihin.blogspot.com                89
     Pengertian Indikator Kinerja
     P     ti I dik t Ki       j
 Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan
  ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian
  suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan

KEGUNAAN
 dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante),
  p             ( g g),          p           y ( p )
  pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post)
 petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran




                         dadang-solihin.blogspot.com                   90
Fungsi
F ngsi Indikator Kinerja
                  •   Memperjelas tentang; what, how,
                      who, and when suatu kegiatan
                      dilaksanakan
                  •   Menciptakan konsensus yang
                      dibangun oleh stakeholders
                  •   Membangun dasar pengukuran,
                      analisis, dan evaluasi kinerja
                      program pembangunan




       dadang-solihin.blogspot.com                     91
Kedudukan Indikator Kinerja
                                                monitoring dan
Perencanaan        Pelaksanaan
                                                  Evaluasi

                      Indikator
                       Kinerja

   Kualitatif                                   Kuantitatif



                Sasaran dan Tujuan


                  dadang-solihin.blogspot.com                    92
                                                                   1/3
                                                                   1/3
Kriteria P        I dik t Ki     j
K it i Penyusunan Indikator Kinerja
1. Relevant: indikator terkait secara logis dan langsung dengan tugas
   institusi, serta realisasi tujuan dan sasaran strategis institusi;
2. Well-defined: definisi indikator jelas dan tidak bermakna ganda
   sehingga mudah untuk dimengerti dan digunakan;
3. Measurable: indikator yang digunakan diukur dengan skala
   penilaian tertentu yang disepakati, dapat berupa pengukuran secara
   kuantitas,                 harga.
   kuantitas kualitas atau harga
    – Indikator Kuantitas diukur dengan satuan angka dan unit
    – Contoh Indikator Kuantitas: jumlah penumpang internasional
       yang masuk melalui pelabuhan udara dan pelabuhan laut.




                        dadang-solihin.blogspot.com                93
                                                                2/3
Kriteria P        I dik t Ki     j
K it i Penyusunan Indikator Kinerja
    – Indikator Kualitas menggambarkan kondisi atau keadaan
      tertentu yang ingin dicapai (melalui penambahan informasi
      tentang skala/tingkat pelayanan yang dihasilkan)
    – Contoh Indikator Kualitas: Proporsi kedatangan penumpang
      internasional yang diproses melalui imigrasi dalam waktu 30
      menit.
    – Indikator Harga mencerminkan kelayakan biaya yang diperlukan
      untuk mencapai sasaran kinerja.
    – Contoh Indikator Harga: Biaya pemrosesan imigrasi per
      penumpang.
4. Appropriate: indikator yang dipilih harus sesuai dengan upaya
      i k t        l       /ki j
   peningkatan pelayanan/kinerja


                       dadang-solihin.blogspot.com               94
                                                                     3/3
Kriteria P        I dik t Ki     j
K it i Penyusunan Indikator Kinerja
5.   Reliable: indikator yang digunakan akurat dan dapat mengikuti
     perubahan tingkatan kinerja;
6.   Verifiable: memungkinkan proses validasi dalam sistem yang
     digunakan untuk menghasilkan indikator;
7.   Cost-effective: kegunaan indikator sebanding dengan biaya
     pengumpulan data.




                         dadang-solihin.blogspot.com                 95
                                       Logic Model Theory
                                         g              y
                                                                      Hasil pembangunan yang
                                                                                                                            Apa yang ingin
                                    DAMPAK                            diperoleh dari pencapaian
                                                                               outcome                                         diubah

                                                                    Manfaat yang diperoleh dalam
                                                                      jangka menengah untuk                                 Apa yang ingin
                                  OUTCOME
             unan




                                                                    beneficieries tertentu sebagai                             dicapai
                                                                          hasil dari output
 etode Penyusu




                                                                                                                           Apa yang dihasilkan
                                                                    Produk/barang/jasa akhir yang
                                    OUTPUT                                                                                   (barang) atau
                                                                             dihasilkan
       P




                                                                                                                             dilayani (
                                                                                                                             dl            )
                                                                                                                                      (jasa)

                                                                          Proses/kegiatan
Me




                                                                        menggunakan input                                       Apa yang
                                  KEGIATAN                            menghasilkan output yang                                 dikerjakan
                                                                            diinginkan
                                                   Metode
                                                 Pelaksanaan
                                                                    Sumberdaya yang memberikan                                 Apa yang
                                      INPUT                              kontribusi dalam                                  digunakan dalam
                                                                       menghasilkan output                                           j
                                                                                                                                bekerja
                                                               dadang-solihin.blogspot.com
                    Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007   96
           Indikator Ki j
           I dik t Kinerja INPUT
•   Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana),
    SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan
    untuk melaksanakan kegiatan.
•   Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah
     l k i       b d          dimiliki telah    i dengan rencana
    alokasi sumberdaya yang di iliki t l h sesuai d
    stratejik yang ditetapkan


Contoh:
•   Jumlah dana yang dibutuhkan
•   Tenaga yang terlibat
•   Peralatan yang digunakan
•   Jumlah bahan yang digunakan

                           dadang-solihin.blogspot.com              97
          Indikator Kinerja OUTPUT
•   Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu
    kegiatan apabila tolok ukur dik i k d
    k i           bil  l k k dikaitkan dengan sasaran k ikegiatan yang
    terdefinisi dengan baik dan terukur.
•   Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan
    instansi.
Contoh:
•   Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan
     –   Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi
     –   Jumlah permohonan yang diselesaikan
     –   Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan
     –   Jumlah jam latihan dalam sebulan
•   Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan
     –   Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli
     –   Jumlah komputer yang dibeli
     –   Jumlah gedung/jembatan yg dibangun
     –   meter panjang jalanyang dibangun/rehab

                             dadang-solihin.blogspot.com                       98
      Indikator Ki j
      I dik t Kinerja OUTCOME
•   Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran
    indikator Keluaran.
•   Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun
    produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara
      t       k i t t l h tercapai.
    outcome kegiatan telah t        i
•   Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi
                                               pihak.
    yang mungkin menyangkut kepentingan banyak pihak
•   Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil
    y g          p                       p        g p
    yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat
    dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan
    yang besar bagi masyarakat.




                         dadang-solihin.blogspot.com                  99
                   Contoh:
       Ukuran Kinerja Indikator Outcome
•   Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan
     – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan
     – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer)
     – kemenangan tim dlm setiap pertandingan

•   Peningkatan langsung hal-hal yg positif
     – kenaikan prestasi kelulusan siswa
     – peningkatan daya tahan bangunan
                       y      p g
     – Penambahan daya tampung siswa

•   Penurunan langsung hal-hal yang negatif
     – Penurunan Tingkat Kemacetan
     – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas

                         dadang-solihin.blogspot.com         100
          Indikator Ki j
          I dik t Kinerja IMPACT
•   Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang
    diperoleh dari hasil kegiatan.
•                            manfaat,
    Seperti halnya indikator manfaat indikator dampak juga baru dapat
    diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.
•   Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan
    dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan
    kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.
Contoh:
•   Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang
                        p
     – % Kenaikan Pendapatan p      p      y
                              perkapita masyarakat
     – Peningkatan cadangan pangan
     – Peningkatan PDRB sektor tertentu
•   Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang
     – Penurunan Tingkat kemiskinan
                    g
     – Penurunan Tingkat Kematian
                             dadang-solihin.blogspot.com                  101
dadang-solihin.blogspot.com   102

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: unpas
Stats:
views:197
posted:4/9/2012
language:Malay
pages:102
Description: Program Doktor Bidang Ilmu Sosial Universitas Pasundan-Bandung, 7 April 2012