SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG SUSPENSI KENDARAAN RODA EMPAT BERBASIS CLIENT SERVER

Document Sample
SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG SUSPENSI KENDARAAN RODA EMPAT BERBASIS CLIENT SERVER Powered By Docstoc
					 SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG SUSPENSI
KENDARAAN RODA EMPAT BERBASIS CLIENT SERVER
     PADA PT PRIMA PER CABANG JAWA BARAT

                               SKRIPSI

  Diajukan sebagai salah satu syarat kelulusan pada Program Strata I
                   Jurusan Manajemen Informatika



                                Oleh :
                    10502267     Nia Rahmania




        JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA
     FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
         UNVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
                            BANDUNG
                                2006
                                     BAB I

                              PENDAHULUAN



1.1       Latar Belakang

      Dewasa ini perkembangan teknologi informasi semakin luas, hal ini sejalan

dengan perkembangan komputer yang semakin hari semakin pesat. Teknologi dan

informasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Perkembangan teknologi yang pesat dalam perkembangan perangkat keras dan

perangkat lunak serta teknologi komunikasi merupakan alternatif bagi suatu

perusahaan untuk menunjang pengolahan data yang baik. Apabila pengolahan

data tidak teratur dan tidak terkoordinasi dengan baik akan mengakibatkan

sulitnya mengetahui data dan informasi secara tepat dan akurat.

          Hampir di semua perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan

maupun industri membutuhkan suatu sistem informasi yang baik terutama sistem

informasi penjualan, agar dalam kegiatannya dapat berjalan dengan efektif dan

seefisien mungkin. Keadaan tersebut menyebabkan banyaknya perusahaan yang

meningkatkan pengembangan dibidang penjualan untuk meningkatkan pelayanan

yang lebih baik lagi dan agar dapat mengolah data dengan mudah, cepat dan

akurat.

          Dalam hal ini Sistem Penjualan Barang Suspensi di PT. Prima Per masih

mengalami permasalahan yaitu proses pengolahan data penjualan masih manual,

terjadi penumpukan arsip yang tidak teratur dan belum tersedianya tempat

penyimpanan arsip, sehingga keamanan dari datanya kurang terjamin. Selain dari
waktu yang banyak terbuang dari proses pencarian data pun mengalami kesulitan

dan sering terjadi kesalahan dalam pengolahan data penjualan.

           Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang diatas maka Skripsi ini dibuat

dengan bertemakan “Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi Kendaraan

Roda Empat berbasis Client Server Di PT. Prima Per Cabang Jawa Barat”.



1.2        Identifikasi Masalah

           Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat diidentifikasi beberapa

masalah sebagai berikut:

      1.     Dokumen data penjualan belum disimpan dalam media penyimpanan

             yang teratur dan aman, sehingga dokumen data penjualan bertumpuk

             dan tidak tersusun dengan baik

      2.     Untuk mendapatkan data penjualan berupa nota atau faktur penjualan

             dilakukan dengan mendatangi langsung bagian-bagian tertentu yang

             dibutuhkan, sehingga proses pencarian membutuhkan waktu yang lama.

      3.     Laporan penjualan masih berupa catatan-catatan transaksi penjualan

             sehingga seringkali terdapat beberapa data yang hilang.
1.3      Batasan Masalah

        Dalam hal ini perlu dibatasi agar pada pembahasannya akan lebih terarah

dan sesuai dengan apa yang diharapkan serta terorganisasi dengan baik. Adapun

batasan masalahnya adalah sebagai berikut:

1. Sistem Informasi ini hanya digunakan untuk prosedur penanganan penjualan

      barang suspensi pada bagian administrasi pada PT. Prima Per Cabang Jawa

      Barat.

2. Sistem informasi ini hanya membahas mengenai keuangan yang masuk pada

      perusahaan, tidak membahas mengenai jumlah barangnya.

3. Pengolahan data yang dibahas mulai dari persediaan barang, order konsumen,

      transaksi penjualan dan pembayaran, pembuatan laporan penjualan dan

      laporan pembayaran.

4. Transaksi pembayaran dilakukan secara tunai dan kredit.

5. Laporan hanya berupa laporan penjualan dan laporan pembayaran

6. Tahapan pengembangan dilakukan mulai dari engineering sampai tahap

      coding.



1.4      Maksud dan Tujuan

        Dalam pembuatan skripsi ini terdapat beberapa maksud dan tujuan yang

hendak dicapai dan sesuai dengan yang diharapkan. Adapun maksud dari

penulisan Skripsi ini yaitu:

 1. Membuat sebuah aplikasi perangkat lunak berbasis client server yang

      diharapkan dapat membantu PT. Prima Per Cabang Jawa Barat dalam
       memproses proses pengolahan data penjualan barang suspensi yang dapat

       mempermudah pencarian dan pembuatan laporan penjualan.

2. Memenuhi salah satu syarat kelulusan program studi Strata I (S1) Jurusan

       Manajemen Informatika Fakultas Teknik Universitas Komputer Indonesia.

         Adapun tujuannya adalah sebagai berikut:

1. Untuk supaya data penjualan dapat tersimpan secara rapi, teratur, dan aman.

2. Supaya proses pencarian data penjualan dapat dilakukan dengan cepat dan

      akurat.

3. Laporan penjualan berisi hal-hal berisi informasi penjualan yang diperlukan

      dan dapat dipertanggungjawabkan.



1.5       Metode Penelitian

        Metode penelitian yang dilakukan penulis dalam pengumpulan data

diantaranya:

1. Penelitian Lapangan

        Yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara terjun langsung pada objek

yang diteliti untuk mendapatkan data dan informasi yang berhubungan dengan

masalah yang diteliti yaitu Sistem Pengolahan Data Penjualan Barang Suspensi

pada PT. Prima Per Cabang Jawa Barat. Adapun data tersebut kami peroleh

dengan cara:

         a.     Observasi (Pengamatan)

                  Yaitu suatu pengamatan yang sistematis terhadap objek yang dituju

                  secara langsung yang dilakukan dengan indera mata.
      b.    Interview (Wawancara)

            Pada metode ini penyusun mengadakan interview atau wawancara

            langsung dengan pihak yang berwenang dalam hal ini adalah

            Pimpinan bagian Administrasi PT. Prima Per Cabang Jawa Barat.

2.    Penelitian Perpustakaan

      Yaitu penelitian yang dilakukan untuk pengumpulan data dengan cara

membaca buku untuk mendapatkan bahan tambahan yang bersifat teoritis yang

dapat menunjang laporan tugas akhir.



1.6    Sistematika Penulisan

      Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

      Pada bab ini akan menjelaskan tentang latar belakang, tujuan, metodologi

      penulisan yang digunakan, batasan masalah dan sistematika penulisannya.

BAB II LANDASAN TEORI

       Bab ini menjabarkan tentang landasan teori, yang merujuk pada beberapa

       buku.

BAB III ANALISA SISTEM

       Bab ini menguraikan tentang sejarah lengkap perusahaan, struktur

       organisasi bagian yang terkait, deskripsi kerja bagian yang terkait, analisa

       sistem yang sedang berjalan, analisa data dengan Flow Map yang sedang

       berjalan, analisa dokumen, analisa prosedur dan evaluasi sistem yang

       sedang berjalan.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM

    Bab ini menguraikan tentang perancangan proses yang meliputi Flow

    Map, Diagram Konteks, DFD, Kamus data, perancangan basis data yang

    meliputi ERD, Normalisasi, Tabel Relasi/Relasi File, Struktur File,

    perancangan program yang meliputi Perancangan Input / Output,

    Pengkodean, Struktur Program, Kebutuhan Sistem.

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

    Bab ini berisi mengenai implementasi dari program yang dibuat.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

    Bab ini berisi tentang berisi kesimpulan dari pembahasan dan saran-saran

    yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi penulis maupun bagi

    perusahaan.
                                                  BAB II

                                         LANDASAN TEORI



                   Landasan teori menjabarkan mengenai dasar-dasar teori yang dikemukakan

              oleh para ahli yang disesuaikan dengan judul yang diangkat.



        1.7    Konsep Dasar Sistem

                   Istilah “Sistem” sekarang ini banyak dipakai, konsep-konsep yang

              berhubungan dengan sistem telah diterapkan dalam berbagai rancangan sistem

              terhadap pemecahan masalah dan manajemen. Sebuah sistem terdiri atas bagian-

              bagian yang bergabung untuk satu tujuan. Model dasarnya adalah masukan,

              pengolahan dan keluaran.



1.7.1    Pengertian Sistem

                   Sistem dapat didefinisikan dengan dua pendekatan, yaitu sistem yang

              menekankan pada prosedur dan sistem yang menekankan pada elemen atau

              komponennya.

                   Menurut JOG [5] :

                   “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling

              berhubungan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau

              penyelesaian suatu sasaran tertentu”.

                   Sedangkan DAV [1] mendefinisikan bahwa:

                     “Sistem adalah suatu jaringan pekerjaan yang berhubungan dengan

              prosedur-prosedur yang erat hubungannya satu sama lain untuk membentuk kerja
           sama dalam melaksanakan sebagian besar akifitas perusahaan untuk mencapai

           tujuan yang telah ditetapkan.”

                 Dari definisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem terdiri

           dari jaringan prosedur, sedangkan prosedur merupakan urutan klerikal (tulis

           menulis, menggandakan, memberi kode, mengatur, menghitung dan sebagainya).



1.7.2   Bentuk Umum Sistem

                 Bentuk umum dari suatu sistem terdiri dari masukan (input), proses

           (process), keluaran (output). Dalam suatu sistem bias terdiri dari satu atau lebih

           masukan yang akan diproses dan menghasilkan keluaran sesuai dengan apa yang

           telah detetapkan sebelumya. Adapun gambaran umum mengenai suatu sistem

           adalah sebagai berikut:




                         Input                   Prose                   Output
                                                   s


                                 Gambar 2.1 Bentuk Umum Sistem
           (Sumber: Analisis dan Desain, Jogianto MBA, Ph.D, 1999, Andi, Yogyakarta)



1.7.3   Karakteristik Sistem

                 Dalam sebuah sistem mempunyai karakteristik yang tidak bisa dipisah-

           pisahkan antara satu karakteristik dengan karakteristik yang lain. Beberapa

           karakteristik penting yang menunjukan sifat dari sistem adalah adanya:

           1. Tujuan

               Setiap sistem berusaha mencapai satu sasaran (objektif) atau lebih sehingga

               tujuan menjadi motivasi dari sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
2. Transformasi/Proses

   Transformasi berkaitan erat dengan aliran input-proses-output. Pengertian ini

   menunjukan bahwa suatu sistem mempunyai kemampuan untuk mengubah

   suatu sistem status sumber daya (input) menjadi keluaran (output) melalui

   proses transformasi.

3. Lingkungan

   Setiap sistem mempunyai batasan-batasan tertentu, segala hal yang berada

   sekitar sistem merupakan lingkungannya. Pembatas merupakan garis pemisah

   antara sistem dengan lingkungannya dan setiap sistem memepunyai batasan

   meskipun tidak secara fisik.

4. Subsistem

   Setiap sistem yang sangat kecil sekalipun mempunyai elemen-elemen yang

   terdiri dari subsistem. Subsistem ini mempunyai peranan yang lebih khusus

   dan terperinci jika dibandingkan dengan sistemnya. Dari subsistem penyusun

   inilah terbentuk karakteristik sistem yang lengkap.

5. Interaksi

   Setiap sistem mempunyai ketergantungan, disamping ketergantungan terhadap

   sesama subsistem itu terdapat juga ketrgantungan antara subsistem dengan

   sistem atau dengan sistem yang lebih besar lagi.

6. Keterbukaan

   Sistem mempunyai keterbukaan terhadap pengaruh lingkungan dimana

   sumber dan pemakai nilai-nilai yang dihasilkan sistem tersebut berada.
      7. Mekanisme Kontrol dan Umpan Balik

         Sistem harus mampu mengarahkan subsistemnya agar mencapai tujuan yang

         diharapkan. Pengendalian atau mekanisme control merupakan proses umpan

         balik yang digunakan sistem untuk mengoreksi sistem setiap penyimpangan

         kinerja yang diperhitungkan akan menyimpang dari tujuan/sasaran. Secara

         umum sistem adalah merupakan rangkaian input–proses-output akan tetapi hal

         tersebut terlalu sederhana untuk menggambarkan suatu sistem.



1.8    Konsep Dasar Informasi

           Informasi merupakan penjelasan status atau keadaan suatu sistem atau

      bagiannya. Penyusun informasi bermula dari kegiatan mengumpulkan data,

      menyusun serta menghubungkannya, meringkas, mengambil intisarinya, dan

      menginterpretasikan sesuai dengan persepsi si penerima agar menjadi sebuah

      informasi. Data adalah pernyataan, simbol mupun bahasa yang disepakati secara

      umum dalam mempresentasikan suatu objek, kegiatan, konsep kesatuan nyata

      yang menggambarkan suatu kejadian.

           DAV [1] mendefinisikan informasi bahwa:

           “Informasi adalah data yang telah diproses kedalam bentuk yang berarti

      bagi pemakai dan mempunyai nilai atau manfaat untuk pengambilan dan

      tindakan saat ini ataupun mendatang.”

           Berdasarkan teori diatas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah:

      a. Merupakan sekumpulan data yang telah diproses

      b. Diproses dengan format tertentu

      c. Dapat memberikan arti bagi penerimanya
d. Bersifat tidak statis dalam proses penambilan keputusan

     Kualitas Informasi terdiri dari beberapa hal diantaranya:

1. Relevan

     Informasi harus memberikan manfaat bagi pemakainya, dimana relevansi

     untuk tiap-tiap individu berbeda tergantung pada penerima dan yang

     membutuhkan.

2. Akurat

     Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak boleh menyesatkan, dalam

     hal ini bahwa informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

3. Tepat Waktu

     Informasi harus diberikan tepat pada waktunya atau pada saat dibutuhkan

     dan tidak boleh terlambat. Karena informasi yang dating tidak tepat pada

     saat dibutuhkan akan berakibat pula pada pengambilan keputusan sehingga

     akan berakibat fatal dalam organisasi.

4. Ekonomis

     Informasi yang dibutuhkan akan ada peningkatan biaya sesuai dengan

     berjalannya waktu.

5. Efisien

     Informasi yang baik yaitu informasi yang dapat meningkatkan hasil

     produksi sesuai dengan tambahan unit sumber daya yang terlibat dalam

     proses.

6. Dapat Dipercaya

     Informasi harus sesuai dengan yang diinginan oleh para penerimanya.
7. Kegunaan

     Informasi harus sesuai dengan kriteria sehingga dapat digunakan oleh

     pengguna.

     Informasi dilihat pada tingkatan manajemen terdiri dari tiga macam

diantaranya:

1.     Informasi Strategis

     Informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang yang

     menyangkut informasi eksternal yaitu seperti perencanaan perluasan

     perusahaan, tindakan pesaing dan sebagainya. Informasi ini bias digunakan

     oleh Top Manager.

2.     Informasi Taktis

     Informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan jangka menengah,

     seperti informasi trend penjualan dipasar untuk menyusun rencana

     berikutnya. Informasi ini digunakan oleh Middle Manager.

3.     Informasi Teknis

     Informasi yang digunakan untuk kegiatan operasional sehari-hari. Seperti

     laporan harian, informasi persediaan, dan sebagainya. Informasi ini

     digunakan oleh Lower Manager.
1.9    Konsep Dasar Sistem Informasi

           Sistem Informasi dapat dilihat dari dua konsep yaitu Sistem Informasi

      dilihat dari konsep Komponen/Elemen dan Prosedur:

      1.   Sistem Informasi dilihat berdasarkan konsep Komponen / Elemennya yaitu

           suatu sistem yang dibuat oleh manusia terdiri dari komponen-komponen

           dalam organisasi untuk mencapai tujuan dalam menyajikan informasi.

      2.   Sistem Informasi dilihat berdasarkan konsep Prosedur yaitu Sistem yang

           dibuat berdasarkan kumpulan prosedur yang pada saat dilaksanakan akan

           memberikan sebuah informasi yang digunakan dalam pengambilan

           keputusan untuk mengendalikan organisasi.

           Menurut FITZ [3] bahwa:

           “Sistem Informasi adalah suatu sistem yang didalam suatu organisasi yang

      mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, operasi, bersifat

      manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak

      luar tertentu dengan laporan-laporan yang ditentukan.”

           Komponen-komponen sistem Informasi terdiri dari:

      1. Hardware

           Kumpulan dari perangkat keras yang terlihat dan dapat diraba yang

           memungkinkan dapat membentuk sistem seperti komputer, printer dan

           jaringan.

      2. Software

           Kumpulan dari perintah-perintah / fungsi yang ditulis dengan aturan

           tertentu, memerintahkan komputer agar melaksanakan fungsi tertentu.
       3. Data

             Bahan dasar dari suatu informasi berupa fakta yang mengangkat kejadian-

             kejadian nyata dan dituangkan kedalam suatu simbol.

       4.   Prosedur

             Suatu tahapan yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan untuk

             mencapai tujuan yang berupa suatu dokumen prosedur seperti: buku

             petunjuk operasional dan teknis.

       5. Manusia

             Merupakan pelaksana dari suatu sistem informasi seperti: Operator,

             Programer, Analyst, Designer, dan sebagainya.

             Kegiatan-kegiatan pada sistem informasi antara lain:

       1.        Input: merupakan kegiatan memasukan data untuk diproses lebih lanjut

       2.        Proses: merupakan kegiatan mengolah data untuk menghasilkan

                 keluaran

       3.        Output: merupakan kegiatan untuk menghasilkan suatu keluaran dari

                 hasil pengolahan data berupa informasi.

       4.        Penyimpanan: merupakan suatu kegiatan dalam sistem informasi yang

                 terdiri dari kegiatan menyimpan dan memelihara sistem informasi.

       5.        Kontrol: merupakan kegiatan mengontrol sistem informasi agar dapat

                 berjalan sesuai dengan yang diharapkan.



1.10    Analisis Sistem

             Analisis sistem merupakan suatu tahapan yang dilakukan sebelum tahapan

       perancangan berupa penguraian tentang permasalahan dan kebutuhan suatu sistem
           untuk segera diusulkan suatu perbaikan-perbaikan. Tahapan analisis merupakan

           tahapan yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan didalam tahap ini akan

           menyebabkan kesalahan ditahap selanjutnya.



1.10.1 Pengertian Analisis Sistem

                   Menurut JOG[5] didefinisikan bahwa:

                    “Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang

           utuh      kedalam    bagian-bagian      komponenya       dengan   maksud   untuk

           mengidentifikasikan       dan      mengevaluasi       permasalahan-permasalahan,

           kesempatan-kesempatan dan hamabatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan

           yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.”



           2.4.2    Langkah-langkah menganalisis sistem :

           1.       Identify , yaitu mengidentifikasi masalah.

           2.       Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.

           3.       Analyze, yaitu menganalisis sistem

           4.       Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.



         2.4.3     Alat alat yang digunakan dalam Analisis

                   Alat alat yang digunakan dalam perancangan adalah Flow Map, Dokumen

           masukan dan dokumen keluaran.
2.7 Konsep Dasar Basis Data

      Basis data dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip yang ditempatkan

secara berurutan untuk memudahkan dalam pengambilan kmbali dat tersebut.

Data menunjukan suatu kumpulan data yang dipakai dalam suatu lingkungan

perusahaan atau instansi-instansi. Penerapan basis data dalam system informasi

disebut sistem basis data.



7.1    Pengertian Basis Data

      Basis data terdiri dari kata Basis dan Data. Adapun definisi Basis Data

Menurut FAT [2] “ Basis diartikan gudang atau tempat bersarang dan Data

berarti refresentasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia,

hewan, peristiwa, konsep dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka,

huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasi.”

      Dapat disimpulkan bahwa Basis Data merupakan kumpulan data (arsip)

yang saling berhubungan yang disimpansecara bersama sedemikian rupa dan

tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai

kebutuhan. Atau biasa diartikan sebagai kumpulan file/tabel/arsip yang saling

berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.



7.2    Database Manajemen Sistem (DBMS)

      Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara

langsung, tetapiditangani oleh sebuah perangkat lunak atau sistem yang khusus

atau spesifik. Sistem ini yang akan menentukan bagaimana data diorganisasikan,

disimpan, diubah dan diambil kembali. Disamping itu system ini juga menerapkan
mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan

keakuratan atu konsistensi data dan sebagainya.

       Perangkat lunak yang termasuk DBMS misalnya dBase II+, dBase IV,

FoxBase, Rbase, MS-Access, dan Borland-Paradox atau Borland-Interbse, MS-

SQL Server, CA-Open Ingres, Oracle, Informix dan Sybase.



7.3    Peranan Basis Data

      Basis data merupakan bagian penting dalam sebuah sistem informasi

manajemen, basis data dalam system informasi manajemen dapat mempunyai

peranan sebagai berikut:

1. Basis Data sebagai komponen penyusun sistem informasi manajemen

      Sebagai     komponen   penyusun    system    inormasi   manajemen,   maka

      keberadaan basis data mutlak harus ada. Hubungan antara SIM dan Basis

      Data didalam SIM merupakan hubugan antara system dan subsistem. SIM

      merupakan systemnya sedangkan Basis Data adalah subsistemnya, karena

      SIM ruang lingkupnya lebih luas sedangkan Basis Data merupakan bagian

      dari SIM.

2. Basis Data sebagai infrastruktur sistem informasi manajemen

      Basis Data dan DBMS menyediakan suatu saran infrastruktur kepada

      organisasi system informasi yang dibangun.

3. Basis Data sebagai sumber informasi bagi sistem informai manajemen

      Basis Data berperan sebagai sumber penyedia informasi utama untuk

      memenuhi kebutuhan informasi seluruh pemakai dan pengambil keputusan.
        Keterkaitan antara data dan informasi adalah data berperan sebagai data

        untuk pengolahan data dalam menghasilkan informasi.

4. Basis Data sebagai sarana mencapai efisiensi sistem informasi

        Karena dengan basis data informasi yang diperoleh dari data yang benar-

        benar diolah dengan baik dan benar dengan mempertimbangkan berbagai

        factor waktu biaya dan tenaga.

5.      Basis Data sebagai sarana mencapai efektifitas sistem informasi

        Karena data yang disimpan sebagai file-file basis data hanya memuat data

        yang benar.



2.6      Perancangan

         Perancangan     sistem   dilakukan    setelah   tahapan    analisis   telah

menggambarkan dengan jelas apa yang harus dikerjakan dan bagi analisis

bagaimana membentuk suatu sistem tertentu.



2.6.1    Pengertian Perancangan

        Menurut JOG, Perancangan sistem dapat diartikan sebagai berikut :

1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.

2. Persiapan untuk rancangan bangun implementasi.

3. Menggambarkan bagaimana sistem dibentuk.

4. Berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa/ pengaturan dari

      Beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan

      berfungsi.
       Tujuan dari perancangan sistem adalah sebagai berikut :

1. Untuk memenuhi kebutuhan pada pemakai sistem

2. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap

       kepada pemograman komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat.

       Untuk mencapai tujuan ini, analisis sistem harus dapat mencapai sasaran-

sasaran sebagai berikut :

3. Perancangan sistem harus berguna, mudah dipahami dan nantinya mudah

   dipergunakan.

4. Perancangan sistem harus efesien dan efektif untuk mendukung keputusan

   yang akan dilakukan oleh manajemen, termasuk tugas-tugas yang lainnya yang

   tidak dilakukan oleh manajemen.

5. Perancangan sistem harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan sesuai

   dengan yang telah di definisikan pada tahap yang telah didefinisikan pada

   tahap analisis sistem

6. Perancangan sistem harus dapat mempersiapkan rancangan bangun yang

   terinci untuk masing-masing komponen dari sistem informasi yang meliputi

   data dan informasi, simpan data, metode-metode dan lain sebagainya.



2.6.    Langkah – Langkah Perancangan Sistem

       Di dalam tahap perancangan sistem terdapat langkah-langkah yang harus

dilakukan oleh analis sistem, langkah-langkah tersebut adalah :
2.1    Perancangan proses

       Pada langkah ini perancangan digambarkan dalam bentuk bagan alir

dokumen ( flow map), digram konteks, diagram alir data (data flow diagram), dan

kamus data.

1.     Bagan alir dokumen (flow map)

      Bagan alir dokumen merupakan alir yang menunjukan arus dari laporan dan

      formulir termasuk tembusan-tembusannya.

2.     Diagram konteks

      Diagram konteks adalah diagram arus data yang berfungsi untuk

      menggambarkan keterkaitan aliran-aliran data antara sistem dengan bagian-

      bagian luar sistem.

3.     Diagram arus data

      Diagram arus data merupakan diagram yang menggambarkan arus data

      dalam    sistem   yang    akan    di   bangun,   secara   terstruktur,   dengan

      mengikutsertakan komponen-komponen entitas-entitas yang terkait baik

      entitas luar maupun entitas dalam, media penyimpanan (storage), proses-

      proses sistem maupun simbol panah yang menunjukkan hubungan arus data

      dari proses ke entitas yang terkait.

4.    Kamus data

      Kamus data adalah katalog fakta tentang datangnya data dan kebutuhan

      kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan mengunakan

      kamus data, alir sistem data mendifinisikan data yang mengalir di sistem

      dengan lengkap.
2.2     Perancangan basis data (perancangan database)

        Perancangan basis data dibutuhkan agar didapat sistem yang lengkap

danefisien melalui beberapa tahap, yaitu :

1.      Normalisasi

        Normalisasi merupakan proses untuk mengubah suatu relasi yang

memiliki masalah tertentu kedalam dua buah relasi atau lebih yang tidak memiliki

masalah yang biasanya disebut anomali. Anomali adalah proses pada basis data

yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan.

       Hasil dari proses normalisasi adalah himpunan-himpunan data dalam bentuk normal
(normal form). Ada beberapa tahapan dalam pembentukan normalisasi yaitu :
a.     Bentuk tidak normal (Unnormalized form)
          Yaitu bentuk ini merupakan kumpulan data yang tidak ada keharusan mengikuti format
tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi.
b.     Bentuk normal satu (First normal form) / 1 NF
          Yaitu bila relasi tersebut mempunyai nilai data yang atomik, artinya tidak ada lagi
kerangkapan data.
c.     Bentuk normal dua (Second normal form) / 2NF
          Yaitu bila relasi tersebut merupakan 1NF dan setiap atribut tergantung penuh pada
primary key.


d.    Bentuk normal tiga (Third normal form) / 3NF
      Yaitu bila relasi merupakan 2NF dan tidak tergantung secara transitif pada primary key atau
      pada bentuk normal tiga ini, mencari ketergantungan lain selain primary key.
2.    Entity relation diagram (ERD)

      ERD adalah komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-
masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta didunia nyata.
3.    Relationship

       Relationship dalam database menunjukkan relasi antar tabel-tabel. Dengan adanya relasi
data dari beberapa tabel dapat ditampilkan sebagai satu kasatuan informasi dalam bentuk query,
form atau report.
       Sebuah relasi dibentuk dengan menyamakan data pada key field dari dua tabel, biasanya
field yang memiliki nama yang sama pada kedua tabel, dimana field tersebut biasanya merupakan
primary key dari tabel pertama, yang memiliki nilai unique untuk setiap record, dan menjadi
foreign key pada tabel kedua.
1.      Relasi satu ke banyak ( one-to-many relationship)
        Relasi satu ke banyak merupakan bentuk relasi yang paling banyak di temui. Pada relasi
satu ke banyak, data pada tabel A dapat memiliki banyak record yang sama pada tabel B, tetapi
data pada tabel B hanya memiliki satu record yang sama pada tabel A.


                              A                             B

                               Gambar 2.2 One to many relationalship
2.      Relasi banyak ke banyak ( many-to-many relationship)
       Pada relasi banyak ke banyak, satu record pada tabel A dapat memiliki banyak record yang
sama pada tabel B, dan satu record pada tabel B dapat memiliki banyak record yang sama pada
tabel A. Jenis relasi ini hanya dimungkinkan dengan membentuk tabel ketiga yang disebut
junction table, dimana yang menjadi primary key pada tabel ketiga ini merupakan gabungan dua
field yang merupakan foreign key dari tabel A dan tabel B.


                             A                             B
                            Gambar 2.3 Many to many Relationalship

3.    Relasi satu ke satu ( one-to-one relationship)
      Pada relasi satu ke satu, tiap record dalam tabel A hanya bisa memiliki satu record yang
sama pada tabel B, dan begitu pula sebaliknya. Jenis relasi ini tidak umum, karena kebanyakan
informasi yang memiliki hubungan seperti ini berada dalam satu tabel.

                               Gambar 2.4 One to One Relationalship


2.3     Perancangan program

                                               memudahkan pemrograman
        Perancangan program di maksudkan untuk B
                             A
komputer dalam melaksanakan tugasnya. Pada langkah ini terdapat empat

bagian, yaitu:

1.      Perancangan input/ output

      Perancangan input merupakan masukan awal dimulainya proses informasi

      dan perancangan perancangan output merupakan produk dari sistem

      informasi yang dapat dilihat.

2.      Pengkodean

      Pengkodean digunakan untuk tujuan mengklasifikasikan data masukkan data

      ke dalam komputer dan untuk mengambil bermacam informasi yang

      berhubungan dengannya.

3.      Struktur menu

      Menu banyak digunakan dalam dialog karena merupakan jalur pemakai

      yang mudah di pahami dan mudah digunakan.

4.      Kebutuhan sistem.
       Kebutuhan-kebutuhan sistem yang harus di perhatikan dalam perancangan

       Sistem informasi antara lain :

       a.        Kebutuhan perangkat lunak ( software requirements)

                Sistem harus disesuaikan dengan ketersediaan perangkat lunak yang

                digunakan oleh perusahaan dan dapat mengikuti perubahan (upgrade)

                perangkat lunak yang dilakukan oleh perusahaan.




       b.        Kebutuhan perangkat keras ( Hardware requirements)

               Sistem harus disesuaikan dengan ketersediaan perangkat keras yang

               digunakan oleh perusahaan dan dapat mengikuti perubahan (upgrade).

               Peralatan yang ada pada suatu sistem komputer secara fisik yang

               terdiri dari CPU, piranti, masukkan dan piranti keluaran.

        c.       Brainware

               Yaitu manusia yang terlatih di dalam mengoperasikan serta mengatur

               sistem komputer. Bisa juga disebut sebagai seorang yang menguasai

               teknik pembuatan.



3.6.        Alat – Alat yang digunakan dalam Perancangan

            Alat alat yang digunakan dalam perancanangan adalah sebagai berikut.

1.          Diagram Konteks

            Diagram konteks merupakan suatu diagram yang menggambarkan sistem

dalam satu lingkaran dan hubungan dengan entitas luar lingkaran tersebut yang

menggambarkan sistem keseluruhan dalam proses sistem tersebut. Diagram
konteks juga sebagai transformasi suatu proses yang dapat mentransformasikan

data flow input menjadi output.

2.     Data Flow Dagram ( DFD )

       Data Flow Diagram ( DFD ) menggambarkan keterkaitan setiap proses

pada level sistem , dimana suatu proses diuraikan ke dalam sub – sub proses

hingga proses terkecil. DFD bermanfaat untuk menghasilkan suatu rancangan

pembangunan sistem .



3.     Entity Reationship Diagram ( ERD)

       Relasi antar data atau disebut juga Entity Reationship Diagram ( ERD )

digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. ERD

menggunakan sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan

hubungan antar data yang terdiri dari entity, atribut, dan hubungan ( relasi ) .

4.     Struktur File

       Dalam sistem informasi, keberadaan databasemutlak diperlukan, Database

merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya.

Database berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi para pemakainnya.



2.7 Model Perancangan Waterfall

      Metode yang dipergunakan dalam pengembangan sistem informasi

penjualan barang suspensi ini mengacu pada paradigma model waterfall dengan

langkah-langkah sebagai berikut :

1.    System Enginering, dimulai dengan pengumpulan data atau pembentukan

      kebutuhan-kebutuhan semua elemen sistem.
2.    System Analysis, pada tahap ini dibentuk domain informasi, fungsi,

      prosedur yang dibutuhkan dan antarmuka serta hasil yang perlu

      didokumentasikan.

3.    Design, tujuannya adalah mengubah kebutuhan-kebutuhan menjadi bentuk

      karakteristik yang dapat dimengerti perangkat lunak.

4.    Coding, merupakan proses mengubah desain menjadi bentuk yang dapat

      dimengerti oleh mesin (program) setelah dilakukan proses desain.

5.    Testing, dilakukan untuk melakukan pengujian pada logika internal dari

      perangkat lunak, fungsi internal serta mencari segala kemungkinan

      kesalahan. Pada tahap ini dilakukan juga pemeriksaan apakah program

      sudah sesuai dengan keinginan atau belum.

6.    Maintenace, agar perangkat lunak tersebut dapat berfungsi sesuai dengan

      apa yang diharapkan, dilakukan ketika ada penambahan fungsi yang

      diperlukan.

      Dibawah ini adalah gambar tahapan dalam pendekatan model waterfall yang

digambarkan sebagai berikut :
   SYSTEM
 ENGINERING

                     SYSTEM
                    ANALYSIS



                                  DESIGN



                                             CODING




                                                             TESTING



                                                                         MAINTENACE




              Gambar 2.5 Paradigma the Clasic Cycle (Waterfall Mode)
      [Sumber: Analisa & Desain Sistem Informasi; Jogiyanto, HM; Penerbit

                                ANDI Yogyakarta; 1995]



2.8     Pengenalan Program Visual Basic 6.0

        Visual Basic 6.0 merupakan salah satu bahasa pemrograman visual. Dengan

Visual Basic 6.0, anda dapat dengan mudah untuk membuat suatu program

aplikasi. Walaupun kemudahan diberikan dalam pembuatan program aplikasi,

tetapi aplikasi yang dihasilkan juga baik. Ini disebabkan dalam pengembangan

program aplikasi Visual Basic 6.0 didukung oleh banyak fasilitas.

        Dalam membangun sebuah aplikasi Database dengan Visual Basic 6.0, Anda

dapat melakukannya dengan mudah sesuai dengan keinginan. Dengan adanya

kontrol-kontrol activeX yang mudah untuk digunakan dan memudahkan dalam

membuat program aplikasi database.

       Microsoft visual basic 6.0 merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer dan sangat
mudah untuk dipelajari. Kita dapat membuat program dengan aplikasi GUI (Graphical user
interface) atau pemrograman yang memungkinkan pemakai komputer berkomunikasi dengan
komputer tersebut dengan menggunakan modus grafik dan gambar. Microsoft visual basic 6.0 juga
menjadikan fasilitas yang memungkinkan kita untuk menyusun sebuah program dengan memasang
objek-objek grafik disebuah form.. Microsoft visual basic berasal dari bahasa pemrograman
BASIC (beginners all-purpose symbolic instruction code). Karena bahasa visual basic cukup
mudah untuk dipelajari dan populer, maka hampir setiap programmer menguasai bahasa ini.
1. Kelebihan Visual Basic 6.0
     a. Menggunakan platfrom pembuatan program yang di beri nama developer studid, yang
         mempunyai tampilan dan sarana yang sama dengan C++.
     b. Memiliki kompiler yang handal sehingga dapat menghasilkan file executable yang lebih
         cepat dan lebih evisien.
     c. Sarana akses data yang lebih cepat dan handal sehingga dapat menghasilkan file
         executable yang lebih cepat dan lebih efisien.

2     Kekurangan Visual Basic 6.0
      7. Program aplikasi VB yang belum dikompilasikan ke exe.
      8. VB hanya menampilkan kontrol-kontrol standar saja, apabila programen membutuhkan
         kontrol-kontrol yang diperlukan harus mencarinya pada direktori VB.

2.9       SQL Server 2000
          SQL server        adalah sebuah database relational yang dirancang untuk

mendukung aplikasi dengan arsitektur client/server, dimana database terdapat
pada komputer pusat yang disebut server, dan informasi digunakan bersama-sama

oleh beberapa user yang menjalankan aplikasi di dalam komputer lokalnya yang

disebut dengan client. Arsitektur semacam ini memberikan integritas data yang

tinggi, karena semua user bekerja dengan informasi yang sama.

       Arsitektur SQL Server dibagi ke dalam beberapa komponen logical, seperti

misalnya tabel, view, dan elemen-elemen lain yang terlihat oleh user. Elemen-

elemen ini secara fisik disimpan di dalam dua atau lebih file dalam disk. Format

file atau lokasi dimana elemen-elemen logika ini di tulis, tidak diketahui oleh user

sistem. SQL Server bisa mengandung beberapa database yang digunakan oleh

beberapa user.



2.10   Arsitektur Aplikasi

       Arsitektur Aplikasi diartikan sebagai suatu rancangan dalam membuat

aplikasi sehingga dapat mendukung terbentuknya suatu sistem informasi berupa

jaringan komputer dengan bebagai jenis, topologi dan manfaat yang dihasilkan.

2.10.1 Pengertian Jaringan Komputer

       “Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling

berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protocol komunikasi

melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi , program–

program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, hardisk dan

sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan

sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari

lebih satu komputer yang saling berhubungan”.
11.2    Jenis – jenis jaringan Komputer

        Jenis – jenis jaringan komputer antara lain :

a.      Local Area Network ( LAN )

       Local Area Network ( LAN ) merupakan jaringan milik pribadi didalam

sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer . LAN

seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer pribadi dan

workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik – pabrik untuk memakai

bersama resource dan saling bertukar informasi .

b.      Metropolitan Area Network ( MAN )

        Metropolitan Area Network ( MAN ) pada dasarnya merupakan versi LAN

yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan

LAN . MAN dapat mencangkup kantor – kantor perusahaan yang berdekatan dan

dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi swasta atau umum. Di dalam jaringan

MAN hanya memiliki satu atau dua buah kabel yang fungsinya untuk mengatur

paket melalui kabel output.

c.      Wide Area Network ( WAN )

       Wide Area Network ( WAN ) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak

yang sangat luas , karena radiusnya mencangkup sebuah Negara dan benua . pada

dasarnya WAN komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri

dari dua komponen yaitu kabel tranmisi dan elemen switching.

       Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit – bit dari satu komputer

ke komputer lainnya sedangkan elemen switching adalah sebuah komputer khusus

yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih . saat
data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima , elemen switching harus memilih

kabel pengirim untuk meneruskan pesan – pesan tersebut.

d.     Jaringan Tanpa Kabel

       Komputer mobile seperti komputer notebook dan Personal Digital

Assitant ( PDA ), merupakan cabang industri komputer yang paling cepat

pertumbuhannya . banyak pemilik jenis komputer tersebut yang sebenarnya telah

memilik mesin – mesin desktop yang terpasang pada LAN atau WAN tetapi

karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat didalam        mobil atau pesawat

terbang maka banyak yang tertarik untuk memiliki computer dengan jaringan

tanpa kabel. Jaringan tanpa Kabel mempunyai berbagai manfaat, yang          telah

umum dikenal adalah kantor portable.



11.3   Topologi jaringan komputer

       Topologi jaringan komputer adalah pola hubungan antar terminal dalam

suatu jaringan komputer. Pola ini berhubungan erat dengan metode akses dan

media pengirim yang digunakan. Adapun topologi jaringan tersebut antara lain :

a.     Topologi Bus

       Pada topologi Bus ini semua terminal terhubung ke jalur komunikasi.

Informasi yang dikirim akan melewati semua terminal pada jalur tesebut. Jika

alamat yang tercantum dalam data atau informasi yang dikirim sesuai dengan

alamat terminal yang dilewati , maka data dan informasi tersebut akan diterima

dan diproses , tetapi jika alamat tersebut tidak sesuai , maka informasi tersebut

akan di abaikan oleh terminal yang dilewati .

b.     Topologi Ring
         Sistem Ring menggunakan koneksi antar node berbentuk melingkar,

sistem ini dikembangkan oleh IBM . Topologi ini mirip dengan topologi Bus ,

ttapi kedua terminal yang berada di ujung saling dihubungkan . setiap informasi

yang dilewatinya , jika bukan untuknya informasi akan dilewatkan sampai

menemukan alamat yang benar . Setiap terminal yang ada pada topologi ini sangat

tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada satu terminal maka seluruh

jaringan akan terganggu.

c.       Topologi Star

         Sistem star menggunakan konsentrator untuk koneksi semua node,

konsentrator ini bisa berupa hub atau switch . pada topologi star , semua terminal

pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang

terjadi. Terminal – terminal lain terhubung padanya dan pengiriman data dari satu

terminal ke terminal lainnya     melalui terminal pusat. Terminal pusat akan

menyediakan jalur komunikasi khusus untuk dua terminal yang akan

berkomunikasi.



11.4     Manfaat Jaringan Komputer

         Manfaat Jaringan komputer bagi manusia dapat dikelompokan pada

jaringan untuk perusahaan, jaringan untuk umum dan masalah sosial jaringan.

1.       Jaringan untuk Perusahaan / Organisasi

       Adapun manfaat yang diperoleh dalam hal – hal sebagai berikut :

a.     Resource sharing

         “Bertujuan agar seluruh program , peralatan khusunya data dapat

         digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh
        oleh lokasi resource dan pemakai. Jadi resource sharing adalah suatu

        usaha untuk menghilangkan kendala jarak “ .

b.      Realibilitas tinggi

        “ Adanya sumber – sumber alternative pengganti ika terjadi masalah pada

        salah satu perangkat dalam jaringan , dapat diganti dengan perangkat yang

        lainnya “.

c.      Lebih ekonomis

d.      Skalabilitas

        Skabilitas merupakan kemampuan untuk meningkatkan kinerja sistem

secara berangsur – angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya

menambahkan sejumlah prosesor.



2.      Jaringan Untuk Umum

        Jaringan komputer akan memberikan layanan yang berbeda kepada

perorangan dirumah – rumah dibandingkan dengan layanan yang diberikan pada

perusahaan . terdapat tiga hal pokok yang menjadi daya tarik jaringan komputer

pada umum antara lain :

       a.     Akses ke informasi yang berada di tempat yang jauh

       b.   Dapat berkomunikasi orang ke orang

       c.   Menjadi tempat hiburan interaktif



2.11    Sistem Client Server

        Secara harfiah client server terdiri dari kata client dan server. Client yaitu

sisi pengguna dari system client/server. Ketika seseorang log on pada sebuah
server, client dapat berupa orang tersebut, komputer atau software yang

dijalankan. Sedangkan Server biasanya merupakan sebuah computer yang

menyediakan informasi, file atau layanan lainnya kepada client yang harus log on

terlebih dahulu. Istilah server juga digunakan untuk software atau system

informasi yang dirancang untuk menjalankan hardware server. Dari arti harfiah

tersebut sudah dipastikan bahwa Client Server merupakan suatu proses interaksi

antar dua komputer atau lebih, baik itu yang berkaitan dengan data, file atau

informasi lainnya dalam satu lingkup jaringan computer dimana salah satunya

sebagai penyedia dan lainnya sebagai pengguna.

       Dilihat dari segi pengolahan data, Client Server berfungsi untuk

mempermudah pengolahan data. Dari segi penyimpanan data (Back End) yang

aman dan stabil dengan tidak mempengaruhi proses pengolahan data itu sendiri

(Front End). Dengan adanya sistem ini, kasus-kasus seperti hilangnya data, rusak,

atau perubahan data yang tidak beraturan akan lebih diminimalisir, karena

tersedianya suatu fasilitator (server) yang bertugas menyimpan data tersebut

secara aman, dengan tidak membebani pengguna data (Client) dalam hal

penyimpanan dan pengolahan data.

       Sistem Client Server sangat penting diterapkan dalam sebuah perusahaan

yang memiliki data yang cukup kompeks, dan tentu saja dibutuhkan koneksi

jaringan komputer yang stabil dan operator yang bertugas untuk mengatur server.

       Sistem Client dan Server terdiri atas dua komponen (mesin) utama, yaitu

Client dan Server. Client berisi aplikasi basis data dan server berisi DBMS dan

basis data. Setiap aktifitas yang dikehendaki para pemakai akan lebih dahulu

ditangani oleh client. Client menangani proses yang menjadi tanggung jawabnya.
Jika ada proses yang harus melibatkan data yang tersimpan pada basis data yang

terletak di server, barulah client mengadakan hubungan dengan server. Pada

bentuk sistem client server untuk memenuhi kebutuhan client akan megirimkan

pesan atau perintah Query pengambilan data. Selanjutnya server yang menerima

pesan tersebut akan menjalankan Query tersebut dan hasilnya akan dikirimkan

kembali ke client. Dengan begitu, transfer datanya jauh lebih efisien. Untuk lebih

jelasnya, dapat dilihat pada gambar sistem client server berikut ini :




                   Gambar 2.6 Sistem Client-Server Kompleks
       [ Sumber : Basis Data, Fathansyah Ir., 2002, Informatika, Bandung ]

         Pada gambar diatas diperlihatkan bahwa ada satu unit komputer yang

berfungsi sebagai Server yang menyimpan data, dan beberapa unit Client yang

tidak mempunyai penyimpanan data karena datanya terpusat pada satu komputer.



2.12     Pengertian Penjualan

        Penjualan merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan dimana

penjualan merupakan sumber pendapatan pada suatu perusahaan. Selain itu

penjualan merupakan salah satu fungsi dari pemasaran atau merupakan bagian

dari proses kegiatan pemasaran.
       Kegiatan penjualan terbagi menjadi dua cara yaitu:

1. Penjualan secara kredit yaitu penjualan barang yang pembayarannya dilakukan

     secara berangsur yang terjadi dalam jangka waktu tertentu dan perusahaan

     mempunyai tagihan pada pembeli.

2. Penjualan secara tunai yaitu penjualan yang dilakukan secara langsung pada

     pembeli dan dibayar pada saat itu juga oleh pembeli.

       Definisi penjualan menurut SUS [8] bahwa:

       “Penjualan adalah jumlah seluruh barang-barang yang merupakan usaha

pokok dari perusahaan jika perusahaan itu merupakan perusahaan dagang, maka

sales perusahaan itu adalah hasil penjualan barang-barang dagangan yang

dijual oleh perusahaan tersebut.”

       Sedangkan menurut SWAS [9] bahwa:

       “Penjualan adalah ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan

oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa

yang ditawarkan. Dapat disimpulkan bahwa penjualan merupakan suatu proses

perbuatan dan cara untuk mempengaruhi pribadi agar terjadi pembelian atau

penyerahan barang atau jasa yang ditawarkan berdasarkan harga yang telah

disepakati oleh kedua belah pihak yang terkait didalam kegiatan tersebut.”

       Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa:

4.     Penjualan merupakan suatu kegiatan menawarkan barang/jasa kepada orang

       lain dengan harga yang telah ditentukan atau disepakati.

5.     Penjualan merupakan suatu ilmu dan seni dimana terdapat suatu cara dalam

       mempengaruhi dan membujuk orang atau pribadi seseorang supaya

       menginginkan dan membeli barang/jasa yang ditawarkan.
6.    Penjualan merupakan kegiatan pokok perusahaan dagang yang dilakukan

      oleh sales penjualan dalam menawarkan barang untuk menghasilkan

      keuntungan.



14.13 Pengertian Barang Suspensi

       Suspensi merupakan komponen pada kendaraan beroda empat yang

berfungsi untuk menahan goncangan, sehingga membuat menambah kelenturan

pada kaki-kaki dibagian ban mobil.

       Menurut WIK [10] bahwa:

       “Suspensi adalah kumpulan komponen tertentu yang

berfungsi meredam kejutan, getaran yang terjadi pada kendaraan

akibat permukaan jalan yang tidak rata yang dapat meningkatkan

kenyamanan berkendara dan pengendalian kendaraan.”
                                   BAB III

                            ANALISA SISTEM



             f. Sejarah Singkat PT. Prima Per

      Usaha distribusi Per dimulai sejak awal tahun 1994. Badan usaha Koperasi

Pengusaha Per Indonesia (KPPI), unit distribusi mengalami perkembangan usaha

yang cukup baik dengan pengurus H. Aos Hasan Rosyid selaku Ketua dan H. Uuh

Sumantri selaku Bendahara KPPI. Akhir tahun 2002 terjadi kesepakatan dalam

Rapat Anggota yaitu KPPI menarik diri dan meminta Hak Sisa Hasil Usaha (SHU)

dan Dana Cadangan, dan beberapa anggota menyatakan keluar dari KPPI.

Pemisahan dilakukan dengan menentukan kesepakatan besarnya SHU dan Dana

Cadangan yang menjadi hak KPPI, setelah Laporan Keuangan di audit oleh

Akuntan Publik. Pada Januari-April 2003 Equitas yang disepakati jadi hak KPPI

dibayarkan dan anggota yang keluar dari KPPI menjadi independent. Kegiatan

usaha tetap berjalankarena Sumber Daya Manusia, Aset (kantor, Gudang, Armada

Truk, Stok Barang Dagangan), Jaringan pelanggan, Suplai dari Suuplier, masih

dikuasai oleh 2 orang Tokoh ex KPPI yaitu H. Aos HR. dan H. Uuh S.

      Proses beririnya PT. Prima Per yaitu pada 9 Mei 2003 terjadi penandatangan

Akta Pendirian PT di Notaris Zul Afrizal Zen, SH oleh anggota yang keluar dari

KPPI dan Pemegang Saham baru. Kemudian pada tanggal 9 Mei-30 Juni 2003

Proses pendirian PT dengan mengajukan pengesahan di Dep.Keh dan HAM untuk

mengurus ijin usaha (SIUP dan TDP). Pada tanggal 20 Juni 2003 keluar Surat

Keputusan MenKeh dan HAM No. C-14140 HT.01.01.TH.2003 tentang

Pengesahan PT. PrimPer Tradea Utama dan diresmikan pada tanggal 01 Juli 2003
serta melanjutkan kegiatan operasional dengan jajaran manajemen yang baru.

Tanggal 16 Maret 2004 tambahan Berita Negara R.I No. 22 dan pengumuman

Berita Negara R.I No. 2625 tahun 2004.

      Adapun dokumen dan ijin perusahaan diantaranya:

2      Akta Pendirian Perusahaan: Kantor Notaris Zul Afrinal Zen, SH, Jl. Raya

       Hankam No. 12 Jatirayu Pondok Gede, Bekasi Nomor 01 Tanggal 9 Mei

       2003

3      Pengesahan Akta Pendirian Perusahaan: SK Mentri Kehakiman dan HAM

       Republik Indonesia No. C-14140 HT.01.01.TH.2003 tertanggal 20 Juni

       2003 dan Tambahan Berita Negara RI tanggal 16 Maret 2004 No. 22 dan

       Berita Negara RI No. 2625 tahun 2004.

4      Surat Keterangan Domisili Perusahaan: No. 40 / 1.824.1 Tanggal: 21 Mei

       2003 dari lurah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur .

5      Nomor Pokok Wajib Pajak: Nomor: 02.318.852.7-005.000 Tanggal: 3 juli

       2003 dari Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kramat Jati, Jakarta Timur.

6      Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP): Nomor: 00327/13-1.824.51

       Tanggal: 22 Juli 2003 dari Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan

       pemerintah Kotamadya Jakarta Timur, propinsi DKI Jakarta.

7      Tanda Daftar Perusahaan (TDP): Nomor: 0904.1.51.19248 dengan Agenda

       Pendaftaran No. 1169/BH.09-4/VII/2003 tertanggal 31 Juli 2003 dan

       berlaku sampai tanggal 31 Juli 2008.

8      Anggota Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia

       (ARDIN) No. KAN-1.805/cxxx-3/04/jt dan sertifikat ARDIN Kwalifikasi:

       M No. 0904-6106-00060.
      Barang yang dijual digunakan untuk segala jenis dan merk mobil. Adapun

   Produk utama yang dijual diantaranya:

6. PER DAUN atau Pegas Daun (Leaf Spring)

7. PER KEONG atau Pegas Ulir (Coiled Spring)

8. PEREDAM KEJUT (Shock Absorber)

9. BUSHING untuk segala macam Per Daun

10. PRODUK KARET (Pengganjal dan Penahan Per)

11. ONDERDIL untuk perputaran atau Hidrolis (Auto Steering Parts, Under Exiting

   System Parts).

      Sampai saat ini Perusahaan telah memiliki beberapa pelanggan yang terdiri

   dari:

   a) Bengkel-bengkel Per: sebayak 300 (50 %) bengkel di Jabotabek dan

      Sukabumi, Banten, Karawang. 150 (25%) bengkel di Jawa Barat (minus

      Sukabumi dan Karawang). 50 (8%) bengkel di Lampung. 100 (17%) bengkel

      di Jawa Tengah dan perbatasan Jawa Timur (Malang, Pasuruan dan

      sekitarnya).

   b) Perusahaan Perakit / Karoseri Truk Tronton atau Trailer (PT. Muncul)

   c) Perusahaan yang mempunyai Armada Truk (PT. Pioneer).



                 g. Struktur Organisasi

           Untuk mencapai ujuan yang jelas suatu perusahaan memerlukan Struktur

   Organisasi dimana Struktur Organisasi tersebut merupakan gambaran secara

   grafik yang menggambarkan struktur kerja didalam membagi aktifitas kerja dan

   menunjukan bagaimana berbagai tingkatan aktifitas yang berkaitan satu sama
lainnya. Struktur Organisasi juga menunjukan hierarki organisasi dan struktur

wewenang serta memperlihatkan pelopornya, dengan                                               wewenang, tanggung

jawab, dan deskripsi secara terinci.

      Dalam melaksanakan aktifitasnya PT. Prima Per Cabang Jawa Barat

mempunyai suatu struktur Organisasi yang tersusun sedemikian rupa yaitu

sebagai berikut:

                                                           Direktur
                                                          Pemasaran




                                             Manajer                             Manajer
                                            Penjualan                           Pengadaan




                                                                                   Officer
                                                                                 Pengadaan




                       Direktur Cabang                              Direktur Cabang                       Direktur Cabang
                          Jabotabek                                   Jawa Barat                           Jawa Tengah




                                                        Staff Administrasi                     Staff Administrasi
            Salesman                                        Salesman                  Gudang       Salesman                 Gudang
                                     Area Lampung
              Sopir                                            Sopir                                  Sopir




                                         Salesman
             Gudang
                                           Sopir




                                         Gudang




                                    Security(Honorer)




                        Gambar 3.1: Struktur Organisasi PT. Prima Per
                        h. Deskripsi Pekerjaan

               Deskripsi pekerjaan merupakan suatu uraian pekerjaan yang dilakukan oleh

         masing-masing bagian dalam suatu organisasi yang merupakan tanggung jawab

         dan wewenang yang jelas yang harus dilaksanakan agar tujuan perusahaan dapat

         tercapai. Adapun deskripsi pekerjaan dari masing-masing bagian di PT. Prima Per

         Cabang Jawa Barat adalah sebagai berikut:

7.    Direktur Pemasaran

               Bertanggung jawab kepada pemegang saham dan perkembangan perusahaan

               dan bertanggung jawab terhadap perkembangan pemasaran seluruh cabang

               perusahaan

8.    Manajer Penjualan

       ix. Menentukan dan mengendalikan strategi penjualan dan pemasaran

       x. Mengendalikan biaya program internal maupun eksternal hingga memperoleh

           hasil maksimal.

       xi. Mengkoordinasikan bagian-bagian atas tanggung jawab untuk ketetapan dan

           kebenaran laporan.

12.   Direktur Cabang

      xiii. Bertanggung jawab atas cabang perusahaan terhadap proses penjualan barang

           dan segala aktifitas yang terjadi di perusahaan.

      xiv. Mengkoordinasi, memimpin dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan-kegiatan

           perusahaan yang meliputi pemesanan, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan,

           dan pendistribusian.
15.   Staf Administrasi

               Bertanggung jawab atas tertib administrasi dalam memasukan data

               pembukuan, penjualan dan persediaan barang serta mencocokan apabila ada

               kesalahan-kesalahan laporan untuk dilaporkan kepada direksi setelah

               menjadi neraca dan rugi laba perusahaan.

               Didalam menjalankan tugasnya dibantu langsung oleh:

         p. Dua Orang Sales, yang melakukan kegiatan pemasaran secara langsung

             kepada konsumen terhadap penjualan barang yang ada di perusahaan.

         q. Dua Orang Sopir, yang membantu dalam kegiatan pengiriman barang ke

             konsumen.

18.   Gudang

               1. Bertanggung jawab atas berang yang disimpan digudang dan barang

                   yang akan dikirim.

               2. Mengatur barang yang yang ada digudang agar mudah dicari



                          i. Tinjauan Sistem Yang Sedang Berjalan

               Pada saat ini sistem pengolahan data penjualan barang di PT. Prima Per

         cabang Jawa Barat masih berjalan secara manual dengan proses penyimpanan data

         yang masih berbentuk arsip atau file kertas, sehingga menyulitkan dan

         membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pendataan transaksi penjualan kredit

         maupun tunai serta dalam pencarian datanya.

               Adapun kegiatan proses pengolahan data terbagi menjadi 3 yaitu proses

         transaksi tunai, proses transaksi kredit transaksi kredit dan pembuatan laporan

         penjualan.
           3.5   Prosedur Penjualan Yang Sedang Berjalan

                 Sales menemui konsumen untuk menawarkan barang dengan membawa

           formulir pemesanan barang, apabila konsumen ingin memesan barang maka

           konsumen tersebut akan mengisi Formulir Pemesanan Barang yang dibawa oleh

           sales, adapun deskripsi dari sistem penjualan dan pembayaran pada PT. Prima Per

           yang sedang berjalan adalah sebagai berikut:

 xix. Konsumen menyerahkan Formulir Pemesanan Barang yang telah diisi kepada Sales

  xx. Sales menerima Formulir pemesanan yang telah diisi oleh konsumen, kemudian

       memeriksa kelengkapan dari barang yang dipesan untuk dijadikan Data Order Barang

       yang dibuat sebanyak 2 rangkap. 1 rangkap disimpan sebagai arsip dan 1 rangkap lagi

       diserahkan ke bagian Gudang.

 xxi. Bagian Gudang menerima Data Order Barang sebanyak 2 rangkap dari Sales, untuk

       kemudian dicatat dan diacc. Data Order Barang yang telah diacc tersebut 1 disimpan

       sebagai arsip dan 1 rangkap diserahkan ke bagian Administrasi.

xxii. Bagian Administrasi menerima Data Order Barang kemudian memeriksa dan mencatat

       sebagai Order barang.

xxiii. Order barang dicek jika order barang tidak ada, maka order barang batal. Jika ya, buat

       faktur penjualan sebanyak 3 rangkap dan Surat Jalan yang akan diacc.

xxiv. Surat jalan diacc oleh bagian Administrasi dan kemudian diserahkan ke Sales beserta

       Faktur Penjualan sebayak 3 rangkap.

xxv. Surat Jalan yang telah diacc beserta Faktur Penjualan sebanyak 3 rangkap diterima

       oleh Sales dan diberikan kepada konsumen untuk diacc sedangkan surat jalan yang

       diacc disimpan sebagai arsip.
 xxvi. Konsumen menerima Faktur Penjualan sebanyak 3 rangkap kemudian memeriksa dan

       mengaccnya,kemudian Faktur Penjualan yang telah diacc oleh Konsumen 1 rangkap

       disimpan sebagai arsip dan 2 rangkap diberikan kepada Administrasi.

xxvii. Oleh bagian administrasi faktur penjualan yang telah diacc oleh konsumen diterima

       sebanyak 2 rangkap 1 diberikan ke bagian Gudang sedangkan 1 untuk bagian

       Administrasi sendiri untuk diproses menjadi 2 proses, pertama untuk membuat

       laporan penjualan yang kemudian diserahkan ke direktur Cabang dan yang kedua

       untuk melakuan pengecekan pembayaran

xxviii. Jika pembayaran dilakukan secara tunai, bagian administrasi akan membuat kwitansi

       pembayaran tunai sebanyak 2 rangkap 1 rangkap diserahkan ke konsumen kemudian 1

       rangkap lagi untuk bagian Administrasi,

 xxix. Jika pembayaran dilakukan kredit bagian administrasi akan membuat slip tagihan

       sebanyak 2 rangkap. 1 untuk konsumen dan satu lagi untuk bagian administrasi.

 xxx. Setelah itu oleh bagian Administrasi kwitansi pembayaran tunai dan kredit dicatat

       menjadi data pembayaran kemudian dibuat laporan Pembayaran sebanyak 2 rangkap

       satu diarsip dan satu lagi diberikan ke Direktur cabang.

                    Deskripsi sistem berjalan diatas digambarkan dalam bentuk flow Map

            sebagai berikut:




                               ix. Flow Map Yang Sedang Berjalan
                                                                                                                              DIREKTUR
    KONSUMEN               SALES             GUDANG                              ADMINISTRASI                                 CABANG
          Formulir           Formulir                                      Data order
                                             Data order
       pemesanan brg      pemesanan brg                                  barang yg telah
                                              barang
        yg telah di isi    yg telah di isi                                    di acc



                               Meme             Di acc                        Dicatat
                               riksa                                           dan
                                                                             diperiks
                                                Data order                       a
                                              barang yg telah
                                Data order         di acc
                                 barang
                                                                          Order barang




                                                                               Cek
                                                                 Tidak
      Orderbarang                                                                 Ya
         batal


                                                                               Buat
                                                                              faktur
                                                                            penjualan
                                                                            dan Surat
                                                                              Jalan
     Faktur


                             Surat Jalan
                                diacc
    Memeriks
    a dan acc
                                                                      Faktur
                                  SJ
                                                                Surat Jalan


 Faktur acc

                                                                    Acc
                                                                    SJ



                                                                      Faktur
                                                                Surat Jalan
                                                                   diacc




                                                                                                                    Dibuat
                                                                         Faktur acc
                                                                                                                    lapora
                                                                                                                       n


                                                                                                                    Lap
                                                                                                                 penjualan      Lap penjualan
                                             Faktur acc


                                                                         Tunai           Cek                  Kredit
                                                                                      pembayaran



                                                                      Buat
        Kwitansi
                                                                    kwitansi                               Buat slip
       pembayarn
                                                                    pembyar                                tagihan
         tunai
                                                                       an
                                                                    Kwitansi
                                                                  pemby. tunai                            Slip tagihan




                                                                                             Catat                           Lap.Pembayaran
  Slip tagihan

                                                                                             Data
                                                                                          Pembayaran


                                                                                             Buat
                                                                                           Lap .pem
                                                                                           bayaran


                                                                                        Lap .Pembayaran




                    Gambar 3.2 Flow Map Prosedur Penjualan Barang Yang Sedang
                                            Berjalan


3.5.2 Diagram Konteks
                                     Sales                                    Data order Barang
                                                                                                                          Data Order Barang diacc                             Gudang




                                    Formulir Pemesanan Barang diisi
                                                                                                                                                               Data Order Barang
                                               Surat jalan
                                                                                                        Sistem Informasi                                          Faktur acc
                                                                                                            Penjualan
                                               Formulir Pemesanan Barang                                                                                   Lap. Penjualan
                                                        Faktur acc                                                                                        Lap. Pembayaran


                                    Konsumen
                                                                                                                                                                              Direktur
                                                                 Order barang batal
                                                                                                                                                                              Cabang
                                                                  Faktur Penjualan
                                                             Kwitansi Pembayaran Tunai
                                                                    Slip Tagihan




                                                            Gambar 3.3 Diagram Konteks
                                                             Sistem Yang Sedang Berjalan


3.5.3 Diagram Arus Data (Data Flow Diagram)


                                                                                                              Order Barang Batal



        Formulir Pemesanan Barang      Konsumen



                                                             Faktur Penjualan
                                                                                                        7.
                                                                                                        acc


                1.                                                                                                  Faktur yang telah diacc                                                  8.
           . Pemesanan                                                                                                 oleh konsumen
                                                                                                                                                                                        Pembayaran
              Barang



                       Form Pemesanan Baran    g                                                                                                               5.
              Form. Pemesanan                                                                                                                             Cek Order
                                                                                                Faktur Penjualan yang telah
                                                                                                                                                           Barang
                  Barang                                                                              diacc konsumen
                                                                                                                                                                                         Faktur acc

                                                                                                                                    Data Order Tersedia
                                                    Sales

                                                                                                                                                                                            9.
                       2.                                                            Faktur                                                                                                Cek
                                                                                    Penjualan
                  memeriksa                                                                                                                                                             Pembayaran
                                                                                                                                                                           Kredit                        Tunai
                                                                                                                            4.
                                                                                                                                                      Order Barang
                                                 Surat Jalan                                                             Penjualan
                                               yang telah diacc
                                                                         6.               Surat Jalan                                                                   Slip Tagihan                    Kwitansi
   Data Order Barang                                                    acc
                                                                                                                                                                                                      Pemabyaran
                                                                                                                                                Laporan Penjualan                                        Tunai

                                      Gudang




                                               Data Order Barang
                                                                                   3.               Data Order Barang yang telah diacc
                                                                                   acc
                                                                                                                                                     Direktur

                                                                                                                                                                                             10..
                                                                                                                                                                                    Catat Slip Tagihan dan
                                                                                                                                                                                    Kwitansi pemabyaran
                                                                   Data Order Barang yang telah diacc                                         Laporan Pembayaran                              tunai




                                                                                                                                                          11
                                                                                                                                                  Buat Laporan                         Data Pembayaran
                                                                                                                                                  Pembayaran




                                             Gambar 3.4 Diagram Arus Data Level 1
                                                   Pada Sistem Yang Sedang Berjalan
                 vii. Kamus Data

8.      Nama Dokumen           : Formulir Pemesanan Barang

     Bentuk Data     : Formulir

     Arus Data       : Dari entitas Konsumen ke Proses 1

                              Dari Proses 1 ke entitas Sales

                              Dari entitas Sales ke entitas Gudang

                              Dari entitas Gudang ke Proses 2

                              Dari Proses 2 ke Proses 4

 Penjelasan          : Formulir yang digunakan sebagai lembaran pemesanan

                      barang oleh konsumen dan sebagai tanda bukti pemesanan

 Struktur Data       : Kode_Order, Tanggal_Transaksi, Nama_Konsumen,

                     Alamat_Konsumen, No.Telp, Nama_Sales, Tanggal_Kirim,

                     Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang,

                     Jumlah_Barang.

 Periode             : Per hari

 Volume              : 100

9.      Nama Dokumen           : Data Order konsumen

     Bentuk Data     : Dokumen

     Arus Data       : Dari Proses 2 ke Proses 4

                              Dari Proses 2 ke entitas Konsumen

                             Dari entitas Petugas Administrasi ke Proses 4.1
  Penjelasan     : Data yang berisi data pemesanan barang yang dikeluarkan

                 oleh bagian Gudang

 Struktur Data   :Kode_Pemesanan,Tanggal__Transaksi, Nama_Konsumen,

                 No.Telp, Nama_Salesmen Alamat_Konsumen,

                 Tanggal_Kirim, Kode_Barang, Jenis_Barang,

                 Nama_Barang, Jumlah_Barang, Harga_Satuan.

 Periode         : Per hari

 Volume          : 100

10.   Nama Dokumen       : Faktur

  Bentuk Data    : Dokumen

  Arus Data      : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                         Dari Proses 4 ke entitas Gudang

                         Dari Proses 4 ke Proses 5

                  Dari Proses 4.1 ke entitas konsumen

                  Dari proses 4.1 ke Proses 4.2

                  Dari proses 4.1 ke Proses 4.3

 Penjelasan      : Lembaran yang berisi rincian tentang barang yang

                 dipesan beserta harga yang dibuat oleh Staff administrasi.

 Struktur Data   : Kode_Faktur, Kode_Surat_Jalan, Tanggal_Faktur,

                 Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                 Harga_Satuan, Total_Harga, Nama_Sales.
 Periode          : Per hari

 Volume           : 100

11.   Nama Dokumen        : Surat Jalan

  Bentuk Data     : Dokumen

  Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Sales

 Penjelasan       : Surat perintah pengiriman barang yang ditujukan untuk

                  Sales

  Struktur Data   : Kode_Surat_Jalan, Tanggal_Kirim, Kode_Konsumen ,

                  Nama_konsumen,          Alamat_konsumen,      Kode_Sales,

                  Nama_Sales.

 Periode          : Setiap terjadi transaksi penjualan.

 Volume           : 100

12.   Nama Dokumen        : Kwitansi Tunai

  Bentuk Data     : Dokumen

  Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                          Dari Proses 4.2 ke entitas Konsumen

 Penjelasan       : Kwitansi yang digunakan sebagai bukti pembayaran

                  bahwa konsumen telah membayar tunai barang yang dibeli.

 Struktur Data    :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                  Tanggal_Transaksi_Pembayaran, No_Faktur,

                  Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                  Harga_Satuan, Total_Harga, Nama_Sales.
 Periode         : Per hari

 Volume          : 100

13.   Nama Dokumen: Kwitansi DP

  Bentuk Data    : Dokumen

  Arus Data      : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                         Dari Proses 4.3 ke konsumen

 Penjelasan      : Kwitansi yang digunakan sebagai bukti pembayaran uang

                 muka terhadap barang yang dibeli sebagai tanda bukti

                 Pembayaran kredit.

 Struktur Data   :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                 Tanggal_Pembayaran, No_Faktur, Kode_Barang,

                 Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah, Harga_Satuan,

                 Total_Harga, Bayar_Uang_Muka, Sisa_Bayar,

                 Nama_Sales.

 Periode         : Per hari

 Volume          : 100

14.   Nama Dokumen       : Nota Tagihan

  Bentuk Data    : Dokumen

  Arus Data      : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                         Dari Proses 4.3 ke entitas Konsumen

 Penjelasan      : Nota yang digunakan sebagai bukti pembayaran kredit.
 Struktur Data     :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                   Tanggal_Transaksi_Pembayaran, No_Faktur,

                   Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                   Harga_Satuan, Total_Harga, Bayar_DP, Sisa_Pembayaran,

                   Tanggal_Jatuh_Tempo, Denda.

 Periode           : Per Periode

 Volume            :1




15.   Nama Dokumen        : Laporan Penjualan

  Bentuk Data      : Dokumen

 Arus Data       : Dari Proses 5.1 ke entitas Direktur Cabang

 Penjelasan        : Laporan berisi data penjualan penjualan selama satu

                   periode tertentu

 Struktur Data     : Tanggal_Transaksi, Kode_Barang, Jenis_Barang,

                   Nama_Barang, Jumlah, Harga_Satuan, Total_Harga.

 Periode           : Per Periode

 Volume            :1

16.   Nama Dokumen        : Laporan Pembayaran

  Bentuk Data      : Dokumen

 Arus Data       : Dari Proses 5.2 ke entitas Direktur Cabang
                            Penjelasan      : Laporan berupa data pembayaran yang dilakukan dengan

                                            kredit selama satu periode tertentu.

                            Struktur Data   :Kode_pembayaran , Nama_Konsumen, No_Faktur,

                                            Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                                            Harga_Satuan, Total_Harga, Bayar_DP, Sisa_Pembayaran,

                                            Tanggal_Jatuh_Tempo, Denda

                            Periode         : Per Periode

                            Volume          :1




                      3.6     Analisa Dokumen

                            Terdapat beberapa dokumen yang ada pada prosedur sistem penjualan yang

                      sedang berjalan diataranya:

Formulir Pemesanan yaitu formulir yang digunakan sebagai lembaran pemesanan barang oleh

konsumen dan sebagai tanda bukti pemesanan.

Data Order Barang yaitu Dokumen yang berisi data pemesanan barang oleh             konsumen dan sebagai

file pada sales dan gudang.

Faktur yaitu lembaran yang berisi rincian tentang barang yang dipesan beserta harga yang dibuat oleh

Staff administrasi.

Surat Jalan yaitu sebagai surat perintah pengiriman barang yang ditujukan untuk sales.

Kwitansi Pembayaran tunai merupakan bukti pembayaran secara tunai.
Slip Tagihan merupakan bukti pembayaran yang dilakukan secara kredit.

Data Pembayaran Sebagai Data hasil dicatat yang digunakan untuk laporan pembayaran.

Laporan Penjualan yaitu Laporan Penjualan yang dibuat setiap periodenya.

Laporan Pembayaran yaitu Laporan Pembayaran yang dibuat setiap periodenya



                   3.7       Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan

                           Melihat kenyataannya bahwa kegiatan proses dalam sistem yang sedang

                   berjalan di PT. Prima Per cabang Jawa Barat yang masih menggunakan masih

                   manual, maka melihat kenyataan tersebut disimpulkan bahwa terdapat kekurangan

                   dalam prosedur yang sedang berjalan yaitu :

                   a.      Dalam proses pencarian informasi penjualan baik membutuhkan waktu yang

                           lama karena sistem yang berjalan masih menggunakan sistem manual atau

                           belum menggunakan komputerisasi, sehingga akan mengalami kesulitan

                           mencari file yang disimpan apabila sewaktu-waktu diperlukan kembali.

                   b. Pengelolaan data penjualan sering terjadi kesalahan dalam pencatatan karena

                         proses yang dilakukan secara manual.

                   c. Waktu yang dibutuhkan untuk mengelola data penjualan relatif lama.

                           Dengan melihat kekurangan dan kelemahan tersebut diperlukan suatu

                   pengembangan sistem aplikasi yang diharapkan dapat memperkecil kekurangan

                   dan kelemahan pada sistem yang sedang berjalan.
                                      BAB IV

                          PERANCANGAN SISTEM



       Perancangan pada sistem berlaku untuk menentukan langkah-langkah

 operasi dalam proses penjualan dan menentukan prosedur untuk mendukung

 operasi sistem. Secara umum perancangan sistem memiliki tujuan untuk

 memberikan gambaran pada pemakai (User) mengenai sistem yang baru.



                  b. Perancangan Proses

         Perancangan proses adalah suatu tahapan lebih lanjut dari tahapan analisis

 system yang merupakan suatu tahap persiapan dalam merancang system yang

 baru. Di dalam perancangan proses ini akan di dijelaskan lebih detail perubahan-

 perubahan yang dilakukan terhadap sistem yang lama sehingga sistem yang baru

 yanh diusulkan dapat lebih menjamin ketepatan informasi, dan mengurangi

 permasalahan yang terjadi pada sistem yang lama.

         Pada tahap perancangan proses secara umum komponen-komponen yang

 terkait terdiri dari :

12. Perancangan Diagram Alir Sistem (Flow Map)

13. Perancangan Diagram Konteks

14. Perancangan Data Flow Diagram

15. Perancangan Kamus Data
                            iii. Flow Map Sistem Informasi Penjualan Barang

                                Suspensi Yang Diusulkan

              Flow Map merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke

       dalam bagian-bagian komponen dengan maksud untuk mengidentifikasikan serta

       dapat mengevaluasi suatu permasalahan yang diharapkan dapat diusulkan

       perbaikan-perbaikan. Adapun deskripsi dari sistem informasi penjualan barang

       suspensi yang diusulkan adalah sebagai berikut:

5. Konsumen menyerahkan formulir pemesanan barang yang telah diisi kepada Sales.

6. Sales menyetujui formulir pemesanan barang yang telah diisi oleh konsumen untuk

   diserahkan kepada bagian Gudang.

7. Bagian Gudang mengecek persediaan barang apakah barang yang dipesan tersedia

   atau tidak, jika barang tersebut tersedia maka order konsumen diproses lebih lanjut

   oleh bagian Administrasi dan apabila tidak ada maka order konsumen tersebut

   dikembalikan kepada konsumen sebagai order barang batal.

8. Pada bagian Administrasi Order barang yang diterima dari bagian Gudang sebagai

   data order konsumen untuk kemudian diinput ke database penjualan, kemudian bagian

   Administrasi mengeluarkan Faktur penjualan sebanyak 3 rangkap, Nota Tagihan 2

   rangkap untuk Pembayaran kredit, kwitansi tunai sebanyak 2 untuk pembayaran tunai

   dan Surat jalan sebanyak 2 rangkap.

9. Faktur Penjualan sebanyak 3 rangkap tersebut masing-masing diserahkan ke

   konsumen dan bagian gudang sebagai bukti transaksi ,dan satu rangkap digunakan

   sebagai data untuk dimasukan ke database penjualan.

10. Apabila konsumen melakukan pembayaran secara tunai maka kwitansi yang

   digunakan yaitu kwitansi tunai, dan apabila konsumen melakukan pembayaran
   dengan cara diangsur atau kredit maka kwitansi yang di gunakan berupa nota tagihan /

   kwitansi kredit yang kemudian di berikan ke konsumen dan oleh bagian Administrasi

   digunakan sebagai data pembayaran kredit untuk kemudian diinput ke database

   penjualan.

11. Sedangkan surat jalan yang dibuat sebanyak 2 rangkap masing-masing diberikan ke

   Sales sebagai surat perintah untuk mengirimkan barang kepada konsumen, dan untuk

   bagian Administrasi sendiri sebagai data untuk diinput ke database penjualan.

12. Nota Tagihan    sebagai data pembayaran kredit dan kwitansi tunai sebagai data

   pemabayaran tunai yang diiput ke database tadi diproses menjadi laporan

   pembayaran. Kemudian laporan-laporan tersebut diberikan kepada direktur cabang.

13. Faktur Penjualan sebagai data penjualan diproses untuk membuat laporan penjualan

   yang kemudian diberikan kepada Direktur cabang

          Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari Flow Map berikut ini :
                                                                                                                                                                 Direktur
 Konsumen           Sales      Gudang                                                 Administrasi                                                               Cabang


                               FPB diisi                                                                Order
                                valid
  FPB diisi        FPB diisi                                                      1                   konsumen




                                             Tidak     1                                         Input Data Order
                    diacc        cek        tersedia
                                                               2
                                                                                                    konsumen
                                                                     Order
                                                                   Konsumen
                                                                     Batal
                               Tersedia

                   FPB diisi                                                                     DBPENJUALAN                          A
                    valid        Order
                               konsumen


Order                                       1
Barang
 Batal                                                                                       1                      1 2 Kwitansi               1
                                                                                                  2                   Tunai                           2. Surat
                                                                                                       3. Faktur
    Nota                                                                                                                                               Jalan
                                                                                                       Penjualan
  Tagihan                                                  1
    acc                                                            2. Nota
                                                                   Tagihan
                                                                     acc                                                                  5
                                                                                  2           3
                                                                                                                    4


                                                                                                       input Data
                                                                                                          Faktur
                                                                                                        Penjualan

                                                                                                                                                   Input Data
                                                                                                                                                   Surat Jalan
     3                                                                                                                   Input Data
                      5             2                                                                                   Pembayaran



   Faktur
 Penjualan          Surat         Faktur
                    Jalan       Penjualan




                     SJ
                                                                                                           A
                                    F




                                                                                                                                  Cetak Lap .
                                                                                                                                 Pembayaran
      4

                                                                       Cetak Lap. Penjualan
  Kwitansi                                                                                                                            1
   Tunai
                                                                                                                                          2                        Lap.
                                                                                                                                                 Lap.            Pembay
                                                                                                                                              Pembayaran          aran
                                                                                                                        B

                                                                              1
                                                                                  2                                                                               Lap.
                                                                                    Lap.                                                                         Penjual
                                                                                  Penjualan                                                                        an
                                                               J




                                Gambar 4.1 Flow Map
          Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi yang diusulkan
Keterangan:



   A           : Database




   1           : Order Konsumen



   2           : Faktur Penjualan yang diserahkan ke Gudang



   3           : Faktur Penjualan yang diserahkan ke Konsumen



   4          : Kwitansi Tunai yang diserahkan ke Konsumen



   5          : Surat Jalan yang diserahkan ke Sales



    B         : File Laporan Pembayaran di bagian Administrasi



    J         : File Laporan Penjualan di bagian Administrasi



   S          : File Surat Jalan di bagian Sales



   F          : File Faktur Penjualan di bagian Gudang
4.1.2   Diagram Konteks

        Diagram konteks merupakan suatu diagram yang menggambarkan relasi

antar sistem dan lingkungannya. Lingkungan tersebut menggambarkan suatu

proses dalam sistem keseluruhan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar

berikut ini:


                                              Faktur Penjualan
                                               Kwitansi Tunai                     FPB valid
               Konsumen                         Nota Tagihan                  Faktur Penjualan                    Gudang
                                            Order Konsumen Batal




                                                                                                   Order Konsumen
                     FPB yang telah diisi                                                        Order Konsumen Batal

                                                               Sistem Informasi
                                                                   Penjualan                          Lap. Penjualan
                        Surat Jalan
                     FPB yang telah diisi                                                            Lap . Pembayaran




                 Sales                             FPB valid                                                 Direktur Cabang




                                      Gambar 4.2 Diagram Konteks

                           Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi

        Keterangan:

        FPB: Formulir Pemesanan Barang



                     ii. Data Flow Diagram

        Data Flow Diagram merupakan suatu gambaran sistem secara logika yang

tidak tergantung pada perangkat keras, struktur data atau organisasi file. Data

Flow Diagram digunakan untuk membuat model sebuah sistem informasi dalam

bentuk jaringan proses-proses yang saling berhubungan antara satu dengan yang
lain oleh alir data. Adapun Data Flow Diagram yang diusulkan dalam Sistem

Penjualan Suspensi adalah sebagai berikut:


                               1.
                           Pemesana               FPB                 Sales              FPB valid               Gudang
                           n dan acc



                                                                                            2.
                                                                                                              FPB valid
                                                                                        Cek Barang



               FPB
                                  Order Konsumen Batal



                                        Kwitansi DP
                                                                               Order Konsumen



                                            3.
                                         Buat Nota                                  Data Order
                                                           Data
                                          Tagihan                                   Konsumen
                                                      Pembayaran kredit

          Konsumen
                                                                            4.
                                            Nota_Tagihan            Proses Pengolahan
                                                                        Transaksi                          Surat Jalan

                Faktur           Kwitansi
               Penjualan          Tunai




                                       Data Pembayaran kredit
                                                                            5.
                                 Data Pembayaran tunai                     Cetak                     Lap. Penjualan
                           Data Faktur                                    Laporan
                            Penjualan


                                                                              Lap. Pembayaran                         Direktur




                                                                                                 Faktur penjualan




                       Gambar 4.3: Data Flow Diagram Level 1 Proses 0



       Pada DFD level 1 proses 0 diatas menggambarkan secara umum kegiatan

system informasi penjualan barang suspensi. Pada level 1 ini digambarkan apa

saja yang akan dibutuhkan dan interaksi antara sistem dengan pemakai secara

keseluruhan.
                                                 Kwitansi Tunai
                                                                      Faktur
                                                                                           Gudang
                                                                     Penjualan
                                                            4.1
         Petugas               Data Order                 Proses              Faktur
        Administrasi                                                                                Konsumen
                               konsumen                  Transaksi           Penjualan
                                                         Penjualan
                                                                                                 Nota Tagihan
                                                   Data Faktur Penjualan
                          4.2                                                                           4.3
                         Proses      Data Faktur        File Faktur          Data Faktur              Proses
                       Pembayaran     Penjualan         Penjualan             Penjualan             Pembayaran
                         Tunai                                                                        Kredit
                                                   Data Faktur Penjualan


                                                            4.4
                                                          Proses
                                                        Pembuatan        Surat Jalan        Sales
                                                        Surat Jalan

                       Data
                  Pembayaran Tunai
                                                   File Pembayaran                     Data Pembayaran Kredit




                  Gambar 4.4: Data Flow Diagram Level 1 Proses 4

       Pada DFD level 1 Proses 4 ini menggambarkan secara umum proses

transaksi dimana pada proses transaksi di bagi menjadi tiga proses transaksi yaitu

transaksi penjualan, transaksi pembayaran tunai dan transaksi pembayaran kredit.

Dimana pada setiap proses mengahasilkan suatu simpanan data berupa file

penjualan dan file pembayaran yang akan dijadikan data pada proses 5 dalam

pembuatan laporan.


                                        File Faktur Penjualan                            File Pembayaran



                                            Data_Penjualan                               Data_Pembayaran




                                                 5.1                                            5.2
                                            Cetak Laporan                                  Cetak Laporan
                                              Penjualan                                     Pembayaran




                                            Lap._Penjualan                             Lap._Pembayaran_


                                                                  Direktur Cabang




                         Gambar 4.5: Data Flow Diagram Level 1 Proses 5
         Pada Data Flow Diagram level 1 proses 4 diatas menggambarkan proses

  pembuatan laporan yang terdiri dari dua jenis laporan yaitu laporan penjualan,

  laporan pembayaran.



                    iii. Kamus Data

3. Nama Dokumen : Formulir Pemesanan Barang

       Bentuk Data      : Formulir

       Arus Data        : Dari entitas Konsumen ke Proses 1

                                Dari Proses 1 ke entitas Sales

                                Dari entitas Sales ke entitas Gudang

                                Dari entitas Gudang ke Proses 2

                                Dari Proses 2 ke Proses 4

       Penjelasan       : Formulir yang digunakan sebagai lembaran pemesanan

                 barang oleh konsumen dan sebagai tanda bukti pemesanan

       Struktur Data    : Kode_Order, Tanggal_Transaksi, Nama_Konsumen,

                        Alamat_Konsumen, No.Telp, Fax, Nama_Sales,

                        Tanggal_Kirim, Kode_Barang, Jenis_Barang,

                        Nama_Barang, Total_Pesanan.

       Periode          : Per hari

       Volume           : 100

4. Nama Dokumen : Data Order konsumen

       Bentuk Data      : Dokumen
       Arus Data       : Dari Proses 2 ke Proses 4

                               Dari Proses 2 ke entitas Konsumen

                               Dari entitas Petugas Administrasi ke Proses 4.1

       Penjelasan      : Data yang berisi data pemesanan barang yang dikeluarkan

                       oleh bagian Gudang

       Struktur Data   :Kode_Pemesanan,Tanggal__Transaksi, Nama_Konsumen,

                       No.Telp, Fax, Nama_Salesmen Alamat_Konsumen,

                       Tanggal_Kirim, Kode_Barang, Jenis_Barang,

                       Nama_Barang, Jumlah_Barang, Harga_Satuan.

       Periode         : Per hari

       Volume          : 100

5. Nama Dokumen : Faktur

       Bentuk Data     : Dokumen

       Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                               Dari Proses 4 ke entitas Gudang

                               Dari Proses 4 ke Proses 5

                        Dari Proses 4.1 ke entitas konsumen

                        Dari proses 4.1 ke Proses 4.2

                        Dari proses 4.1 ke Proses 4.3

       Penjelasan      : Lembaran yang berisi rincian tentang barang yang

                       dipesan beserta harga yang dibuat oleh Staff administrasi.
       Struktur Data   : Kode_Faktur, Kode_Surat_Jalan, Tanggal_Faktur,

                       Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                       Harga_Satuan, Total_Harga, Nama_Sales.

       Periode         : Per hari

       Volume          : 100

6. Nama Dokumen : Surat Jalan

       Bentuk Data     : Dokumen

       Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Sales

       Penjelasan      : Surat perintah pengiriman barang yang ditujukan untuk

                       Sales

       Struktur Data   : Kode_Surat_Jalan, Tanggal_Kirim, Kode_Konsumen ,

                       Nama_konsumen,          Alamat_konsumen,      Kode_Sales,

                       Nama_Sales.

       Periode         : Setiap terjadi transaksi penjualan.

       Volume          : 100

7. Nama Dokumen : Kwitansi Tunai

       Bentuk Data     : Dokumen

       Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                               Dari Proses 4.2 ke entitas Konsumen

       Penjelasan      : Kwitansi yang digunakan sebagai bukti pembayaran

                       bahwa konsumen telah membayar tunai barang yang dibeli.
       Struktur Data   :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                       Tanggal_Transaksi_Pembayaran, No_Faktur,

                       Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                       Harga_Satuan, Total_Harga, Nama_Sales.

       Periode         : Per hari

       Volume          : 100

8. Nama Dokumen: Kwitansi DP

       Bentuk Data     : Dokumen

       Arus Data       : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                               Dari Proses 4.3 ke konsumen

       Penjelasan      : Kwitansi yang digunakan sebagai bukti pembayaran uang

                       muka terhadap barang yang dibeli sebagai tanda bukti

                       Pembayaran kredit.

       Struktur Data   :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                       Tanggal_Pembayaran, No_Faktur, Kode_Barang,

                       Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah, Harga_Satuan,

                       Total_Harga, Bayar_Uang_Muka, Sisa_Bayar,

                       Nama_Sales.

       Periode         : Per hari

       Volume          : 100

9. Nama Dokumen : Nota Tagihan

       Bentuk Data     : Dokumen
       Arus Data         : Dari Proses 4 ke entitas Konsumen

                               Dari Proses 4.3 ke entitas Konsumen

       Penjelasan        : Nota yang digunakan sebagai bukti pembayaran kredit.

       Struktur Data     :Kode_Pembayaran, Nama_Konsumen,

                         Tanggal_Transaksi_Pembayaran, No_Faktur,

                         Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                         Harga_Satuan, Total_Harga, Bayar_DP, Sisa_Pembayaran,

                         Tanggal_Jatuh_Tempo, Denda.

       Periode           : Per Periode

       Volume            :1

10. Nama Dokumen : Laporan Penjualan

       Bentuk Data       : Dokumen

       Arus Data       : Dari Proses 5.1 ke entitas Direktur Cabang

       Penjelasan        : Laporan berisi data penjualan penjualan selama satu

                         periode tertentu

       Struktur Data     : Tanggal_Transaksi, Kode_Barang, Jenis_Barang,

                         Nama_Barang, Jumlah, Harga_Satuan, Total_Harga.

       Periode           : Per Periode

       Volume            :1

11. Nama Dokumen : Laporan Pembayaran

       Bentuk Data       : Dokumen
     Arus Data       : Dari Proses 5.2 ke entitas Direktur Cabang

     Penjelasan        : Laporan berupa data pembayaran yang dilakukan dengan

                       kredit selama satu periode tertentu.

     Struktur Data     :Kode_pembayaran , Nama_Konsumen, No_Faktur,

                       Kode_Barang, Jenis_Barang, Nama_Barang, Jumlah,

                       Harga_Satuan, Total_Harga, Bayar_DP, Sisa_Pembayaran,

                       Tanggal_Jatuh_Tempo, Denda

     Periode           : Per Periode

     Volume            :1




          b. Perancangan Basis Data

       Perancangan basis data merupakan langkah untuk menentukan basis data

yang diharapkan dapat mewakili seluruh kebutuhan pengguna. Penyusunan basis

data berlandaskan kamus data yang telah dibahas sebelumnya.

       Perancangan Database dalam sistem informasi penjualan barang suspensi

ditujukan agar dalam pengoperasian dan pengimplementasiannya, dapat diperoleh

informasi yang lebih lengkap serta dapat membantu mempermudah proses

manipulasi data. Pada perancangan basis data ini akan dibahas Normalisasi,

Entity-Relationship Diagram (ERD), Relasi Tabel, dan Struktur File. Karena

struktur data dan hubungan antar data relatif kompleks, maka ERD menggunakan
 sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar

 data, pada dasarnya ada tiga macam simbol yang digunakan, yaitu Entity, Atribut

 Dan Relation.



                 xxxi. Normalisasi

        Normalisasi adalah suatu aturan yang dikenakan pada relasi-relasi dalam

 basis data dan harus dipenuhi pada level-level normalisasi. Normalisasi

 merupakan cara pendekatan lain dalam membangun desain logic basic data

 relational yang tidak secara langsung berkaitan dengan model data . Dalam

 pendekatan normalisasi, perancang basis data bertitik tolak dari situasi yang

 nyata. Tujuan dari normalisasi yaitu agar diperoleh basis data yang efektif dan

 efisien.

        Adapun bentuk normalisasi Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi

 adalah sebagai berikut:

p. Langkah Pertama: Bentuk Unnormal

                             Tabel 4.1 Bentuk Unnormal
Kode_Order          Tgl_Order          Nama_konsumen      Alamat_konsumen     No.Telp
No_Fax              Nama_sales         Tgl_kirim          Kode_barang         Jenis_barang
Nama_barang         Total_Pesanan      Kode_Order         Tgl_Order           Nama_konsumen
Nama_Sales          Alamat_konsumen    Tgl_kirim          Kode_barang         Jenis_barang
Nama_barang         Jumlah_barang      Harga_satuan       Kode_Faktur         Kode_Surat_Jalan
Tgl_faktur          Kode_barang        Jenis_barang       Nama_barang         Jumlah_barang
Harga_satuan        Total_harga        Nama_sales         Kode_Surat_jalan    Tgl_kirim
Kode_Order          Nama_Konsumen      Alamat_konsumen    Kode_sales          Nama_Sales
Kode_Pbyran         Kode_konsumen      Nama_Konsumen      Tgl_Transaksi       Kode_Faktur
Kode_barang         Jenis_barang       Nama_barang        Jumlah_barang       Harga_satuan
Total_harga         Nama_Sales         Kode_Pembayaran    Kode_konsumen       Nama_Konsumen
Tgl_transaksi       Kode_faktur        Kode_barang        Jenis_barang        Nama_barang
Jumlah_barang       Harga_satuan       Total_harga        Bayar_DP            Sisa_Bayar
Nama_sales          Kode_Pembayaran    Nama_konsumen      Tgl_Transaksi       Kode_faktur
Kode_barang         Jenis_barang       Nama_barang        Jumlah_barang       Harga_Satuan
Total_harga         Bayar_DP           Sisa_bayar         Tgl_jatuh_tempo     Denda
Tgl_Transaksi       Kode_barang        Jenis_barang       Nama_barang         Jumlah_barang
Harga_satuan        Total_harga        Kode_Pembayaran    kode_konsumen       Tgl_bayar
Kode_faktur         Kode_Barang        Jenis_barang       nama_barang         Jumlah_barang
harga_satuan        Total_harga        Bayar_DP           Angsuran            Sisa_bayar
Tgl_Jatuh_Tempo     Denda              Total_Sisa_bayar




B.     Bentuk Normal Pertama (1st NF)

       Suatu relasi dikatakan mempunyai bentuk normal form pertama bila

semua domain adalah sederhana (anomatik). Artinya setiap atribut mempunyai

domain tunggal.

                            Tabel 4.2 Bentuk Normal Pertama


 Kode_Order          Tgl_Order          Tgl_Pengiriman    Tgl_Transaksi      Kode_barang

 Jenis_barang        Nama_barang        Jumlah_barang     Harga_satuan       Total_Pesanan

 Total_harga         Kode_konsumen      Nama_konsumen     Alamat             No.Telp

 No. Fax             Kode_sales         Nama_sales        Kode_Faktur        tgl_Faktur

 Kode_Surat_Jalan    Kode_Pembayaran    Bayar_DP          Sisa_bayar         tgl_transaksi
 Angsuran            Tgl_jatuh_tempo    Denda             Total_sisa_bayar



C.            Bentuk Normal Kedua (2nd NF)

         Bentuk Normalisasi Kedua dapat terpenuhi apabila berada dalam bentuk

Normal pertama, dan setiap atribut bukan kunci memiliki ketergantungan

fungsional penuh terhadap kunci primer.

                              Tabel 4.3 Tabel Barang

*Kode_barang       Jenis_barang      Nama_barang



                           Tabel 4.4 Tabel Nama Barang

*Kode_barang       Jenis_Barang    Nama_Barang     Harga_satuan



                               Tabel 4.5 Barang Jenis

*Jenis_Barang




                             Tabel 4.6 Tabel Konsumen

*Kode_konsumen       Nama_konsumen       Alamat_konsumen        Telepon      Fax



                                  Tabel 4.7 Tabel Sales

 *Kode_Sales         Nama_Sales        Alamat_Sales       Telepon



                         Tabel 4.8 Tabel Order_Konsumen

     *Kode_Order     **Kode_Konsumen        Tanggal_Order         Total_Pesanan



                     Tabel 4.9 Tabel Details_Order_Konsumen

     Kode_Order          Kode_barang             Jumlah
                         Tabel 4.10 Tabel Faktur_Penjualan

 *Kode_Faktur       **Kode_Order        Tgl_Faktur     Tanggal _kirim     Total_Harga



                            Tabel 4.11 Tabel Surat_Jalan

*Kode_Surat_Jalan       **Kode_Faktur   **Kode_Sales     Tgl_Kirim      Total_Pesanan



                           Tabel 4.12 Tabel Pembayaran


*Kode_Pembayaran        **Kode_Faktur   Tgl_Pembayaran     Total_Bayar    Bayar_DP

Sisa                    Tgl_Tagihan     Angsuran_Ke        Denda 1%



Ket :    *     = Primary Key

         ** = Foreign Key




                xxxii. Entity Relation Diagram (ERD)

        Entity Relation Diagram merupakan komponen himpunan entitas dan

himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang

mempresentasikan seluruh fakta dari “dunia nyata” yang sedang ditinjau. Entitas

dapat berupa orang, tempat, konsep, kejadian, objek yang penting bagi suatu

oerganisasi.   Entity    Relation     Diagram   merupakan      suatu     diagram   yang

menggambarkan rancangan data yang akan disimpan atau bentuk logika yang

akan dipakai untuk menganalisa dan mendesainsuatu basis data yang akan dibuat.

Adapun Diagram E-R pada sistem informasi penjualan barang suspensi ini adalah

sebagai berikut:
                                                                                        Faktur
    Melakukan                n             Pembayaran         n    Memiliki      1                 1   Memiliki   1   Surat Jalan
                                                                                       Penjualan

        1                                                                                 1

                                                                    Order                                                 n
    Konsumen             1                 Memiliki       n                      1     Memiliki
                                                                  Konsumen

     Nama                                                              1
                 1                Memiliki                                                                             Memiliki
     Barang
                                     1                             Memiliki
                                  Barang                                                                                  1
     Memiliki        1
                                   Jenis
                                                                       1
                                                                                                                        Sales
        1
                                                                  Detail Order
      Barang     n               Terdiri              1
                                                                  Konsumen



                                     Gambar 4.6: Entity Relational Diagram


            Pada Entity Relation Diagram diatas terdiri dari beberapa entitas yang

memiliki atribut antara lain:




                                                      Tabel 4.13 Atribut dan Entitas

                     Nama Entitas                                                               Atribut
                                                                                       10. Kode Barang

                         Nama Barang                                                   11. Jenis Barang

                                                                                       12. Nama Barang

                         Barang Jenis                                                a. Jenis Barang

                                                                                 9            Kode_Barang

                                                                                 10           Jenis_Barang
                                 Barang
                                                                                 11           Nama_Barang

                                                                                 12           Harga_Satuan
                        5.          Kode_Konsumen

                        6.          Nama_Konsumen

     Konsumen           7.          Alamat

                        8.          Telepon

                        9.       Fax
                              d. Kode_Sales

                              e. Nama_Sales
        Sales
                              f. Alamat

                              g. Telepon
                              17. Kode_Order

                              18.     Tanggal_Order
  Order Konsumen
                              19.     Kode_Konsumen

                              20. Total_Pesanan
                                4.   Kode_Order


Detail Order Konsumen           5.       Kode_Barang

                                6.       Jumlah_Barang
                              a. Kode_Faktur

                              b. Kode_Order


   Faktur Penjualan           c. Tanggal_Faktur

                              d. Tanggal_kirim

                              e. Total_Harga
     Surat_Jalan             7. Kode_Surat_Jalan

                             8. Kode_Faktur

                             9. Tanggal_Kirim

                             10. Kode_Sales
                                            11. Total

                                               10.      Kode_Pembayaran

                                               11.      Kode_Faktur

                                               12.      Tanggal_Pembayaran

                                               13.      Total_bayar

               Pembayaran                      14.      Bayar_DP

                                               15.      Sisa

                                               16.      Tanggal_Tagihan

                                               17.      Denda

                                               18.      Angsuran_Ke




              xxxiii. Tabel Relasi (Relasi File)

        Model basis data Relational sering disebut sebagai model relational atau

basis data relasional, model basis data menunjukkan suatu cara mekanisme yang

digunakan untuk mengelola atau mengorganisasi data secara fisik. Kemudahan

dalam    menerapkan    dan    kemampuannya     dalammengakomodasi      berbagai

kebutuhan pengelolaan basis data yang ada di dunia nyata menjadi alas an

mengapa model ini lebih populer untuk diterapkan. Adapun saling keterkaitan

antar table atau relasi table digunakan dalam Sistem Informasi Penjualan Barang

Suspensi ini adalah sebagai berikut:
                                         Tabel                        Tabel
        Tabel Sales
                                      Surat_Jalan                Faktur_Penjualan

     Kode_Sales*                  Kode_Surat_Jalan*            Kode_Faktur*
     Nama_Sales                   Kode_Faktur**                Kode_Order**
     Alamat                       Tanggal_Kirim                Tanggal_Faktur
     Telepon                      Kode_Sales**                 Tanggal_kirim
                                  Total_Barang                 Total_Harga                           Tabel Pembayaran

   Tabel Nama_
     Barang                                                                                      Kode_Pembayaran*
                                               Tabel                                             Kode_Faktur**
  Kode_Barang*                            Order_Konsumen                                         Tanggal_Pembayaran
  Jenis_Barang                                                                                   Total_Bayar
  Nama_barang                            Kode_Order*                                             Bayar_DP
                                         Tanggal_Order                                           Sisa
                                         Kode_Konsumen**                                         Tanggal_tagihan
              Tabel Barang_              Total_Pesanan                                           Denda
                 Jenis                                                                           Angsuran_Ke
            Jenis_Barang*


                                               Tabel Details
                 Tabel Barang                Order_Konsumen                     Tabel Konsumen
             Kode_Barang*                   Kode_Order                      Kode_Konsumen*
             Jenis_Barang**                 Kode_Barang                     Nama_Konsumen
             Nama_barang                    Jumlah_Pesanan                  Alamat
             Harga_barang                                                   Telepon
                                                                            Fax




                                     Gambar 4.7 : Tabel Relasi



                      xxxiv. Struktur File

         Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa table yang ada telah berada

dalam bentuk normal, urutan isi atau data-data item yang terdapat pada suatu

record file, bersifat unik yang dipakai untuk sistem pengolahan data penjualan.

Adapun struktur table dari sistem informasi penjualan barang suspensi adalah

sebagai berikut:



Nama File             : Nama Barang.db

Media                 : Hardisk

Primary Key : Kode Barang
                       Tabel 4.14 Struktur File Nama Barang

No      Nama Field            Jenis        Ukuran    Key    Keterangan
1       Kode_Barang           Varchar      10        *      Kode barang
2       Jenis_Barang          Varchar      20               Jenis barang
3       Nama_Barang           Varchar      30               Nama barang




Nama File      : Barang Jenis.db

Media          : Hardisk

Primary Key : Jenis Barang

                       Tabel 4.15 Struktur File Barang Jenis

No      Nama Field            Jenis        Ukuran    Key    Keterangan
1       Jenis_Barang          Varchar      20        *      Jenis barang


Nama File      : Barang.db

Media          : Hardisk

Primary Key : Kode Barang

                          Tabel 4.16 Struktur File Barang

No      Nama Field            Jenis        Ukuran    Key    Keterangan
1       Kode_Barang           Varchar      10        *      Kode barang
2       Jenis_Barang          Varchar      20               Jenis barang
3       Nama_Barang           Varchar      30               Nama barang
4       Harga_Barang          Money        -                Harga satuan barang




Nama File      : Konsumen.db

Media          : Hardisk

Primary Key : Kode Konsumen
                     Tabel 4.17 Struktur File Konsumen

No      Nama Field            Jenis        Ukuran     Key   Keterangan
1       Kode_Konsumen         Varchar      10         *     Kode konsumen
2       Nama_Konsumen         Varchar      50               Nama konsumen
3       Alamat                Varchar      50               Alamat konsumen
4       Telepon               Varchar      15               Nomor         telepon

                                                            konsumen
5       Fax                   Varchar      15               Nomor Fax konsumen

                                                            jika ada


Nama File     : Sales.db

Media         : Hardisk

Primary Key : Kode Sales

                           Tabel 4.18 Struktur File Sales

No      Nama Field            Jenis        Ukuran     Key   Keterangan
1       Kode_Sales            Varchar      10         *     Kode sales
2       Nama_Sales            Varchar      50               Nama sales
3       Alamat                Varchar      50               Alamat sales
4       Telepon               Varchar      15               No. telepon sales




Nama File     : Order_Konsumen.db

Media         : Hardisk

Primary Key : Kode Order

                  Tabel 4.19 Struktur File Order Konsumen

No      Nama Field            Jenis        Ukuran     Key   Keterangan
1       Kode_Order            Varchar      15         *     Kode Pemesanan
2       Tanggal_Pesanan       Date         -                Tanggal pemesanan
3       Kode_Konsumen         Varchar      10         **    Kode Konsumen
4       Total_Pesanan         Integer      -                Jumlah total barang
                                                        yang dipesan




Nama File      : Detail Order_Konsumen.db

Media          : Hardisk

Primary Key : -

               Tabel 4.20 Struktur File Detail Order Konsumen

No      Nama Field           Jenis      Ukuran    Key   Keterangan
1       Kode_Order           Varchar    15              Kode Pemesanan
2       Kode_Barang          Varchar    10              Kode barang
3       Jumlah_pesanan       Integer    -               Banyak barang yang

                                                        dipesan


Nama File      : Faktur.db

Media          : Hardisk

Primary Key : Kode_Faktur

                  Tabel 4.21 Struktur File Faktur Penjualan

No      Nama Field           Jenis      Ukuran    Key   Keterangan
1       Kode_Faktur          Varchar    15        *     Nomor Faktur
2       Tanggal_Faktur       Date       -               Tanggal    pembuatan

                                                        Faktur
3       Kode_Order           Varchar    10        **    Kode pemesanan
4       Tanggal_Kirim        Date       -               Tanggal    pengiriman

                                                        barang
5       Total Harga          Money      -               Jumlah harga barang

                                                        yang sudah dipesan


Nama File      : Pembayaran_Tunai.db
Media           : Hardisk

Primary Key : Kode_Pembayaran

                      Tabel 4.22 Struktur File Pembayaran

No      Nama Field             Jenis      Ukuran      Key        Keterangan
1       Kode_Pembayaran        Varchar    15          *          Nomor Pembayaran
2       Tanggal_Pembayaran     Date       -                      Tanggal Pembayaran
3       Total_Bayar            Money      -                      Total Harga Barang

                                                                 yang harus dibayar
4       Bayar_DP               Money      -                      Jumlah uang muka
5       Sisa                   Money      -                      Sisa    bayar    jika

                                                                 pembayaran kredit
6       Tanggal_Tagihan        Date       -                      Tanggal      tagihan

                                                                 pembayaran
7       Denda                  Money      -                      Jumlah Denda yang

                                                                 harus    dibayar jika

                                                                 melewati          batas

                                                                 tanggal tagihan
8       Kode_Faktur            Varchar    15          **         Nomor Faktur
9       Angsuran_Ke            Integer    -                      Banyaknya angsuran

                                                                 yang          dilakukan

                                                                 beberapa kali




Nama File       : Surat_Jalan.db

Media           : Hardisk

Primary Key : Kode Surat Jalan

                      Tabel 4.23 Struktur File Surat Jalan

No      Nama Field           Jenis         Ukuran    Key     Keterangan
1       Kode_Surat_Jalan     Varchar       15        *       No. Surat Jalan
2     Kode_Faktur            Varchar       15         **     Nomor Faktur
3     Tanggal_Kirim          Date          -                 Tanggal Pengiriman
4     Kode_Sales             Varchar       10         **     Kode sales
5     Total                  Integer       -                 Total Jumlah barang

                                                             yang dipesan




             ii. Perancangan Program

          Perancangan program bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan

pengkodingan atau membuat program, dimana diharapkan program aplikasi yang

dibuat dapat mempermudah dalam melakukan suatu proses pengelolaan data

penjualan barang.



                xxxvi. Perancangan Input/Output

          Perancangan Input dan Output ini bertujuan untuk mempermudah pemakai

dalam menggunakan aplikasi dan agar interface yang terbentuk bersifat

komunikatif sehingga tujuan dari pembuatan aplikasi dapat tercapai.



                          37. Perancangan Input

          Perancangan input merupakan desain yang dirancang untuk menerima

masukan dari pengguna sistem. Rancangan Masukan ini harus dapat memberikan

0penjelasan bagi pemakainya, baik dari bentuk maupun dari masukan-masukan

yang akan diisi. Pada perancangan input terdapat beberapa bagian utama, yaitu

Menu Utama, Menu Barang, Menu Konsumen, Menu Sales, Menu User, Menu

Order, Menu Faktur Penjualan, Menu Pembayaran Tunai, dan Menu Pembayaran

Kredit.
       Namun sebelum masuk ke dalam sistem pengguna harus mengisi Login

terlebih dahulu, yang rancangannya adalah sebagai berikut:

                           Image           Login
                            Pilih:            Combo Box
                            N ame:               T ext
                            Passw ord:           T ext

                                     Ok          Close



                      Gambar 4.8: Rancangan Menu Login

       Menu login ini diguanakan untuk otorisasi terhadap pemakai (user). Menu

ini akan meminta UserId      dan Password sebelum masuk ke sistem, apabila

password tidak sesuai maka sistem akan meminta isi ulang , namun apabila

UserId atau UserName tidak sesuai maka menu login akan tertutup untuk diakses.

Selanjutnya apabila UserName dan Password benar maka user akan dapat masuk

ke dalam sistem seperti berikut:

     File    Master    T ransaksi         View Data       Report   Help


            L ogo PT. Prima Per



        Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi
                  Kendaraan Roda Empat




                      Gambar 4.9: Rancangan Menu Utama

       Pada rancangan menu utama diatas, seperti terlihat pada gambar terdiri

dari beberapa bagian yaitu Menu File, Master, Transaksi, View Data, Report dan

Help. Pada Menu tersebut terdapat submenu yang berupa input, proses transaksi
maupun output berupa laporan-laporan. Dibawah ini merupakan suatu tampilan

baik berupa input, transaksi, maupun Output, adapun tampilannya adalah sebagai

berikut:

            Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
             Logo             Jl. Raya Bandung-Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                               (Jawa Barat)

                                                     Kode Barang:    Text      Cari
           Jenis barang:           Text     Button

           Kode Barang:            Text

           Nama Barang:            Text

           Harga Satuan:           Text




            Input            Reset         Batal        Edit        Hapus    Keluar



                    Gambar 4.10: Rancangan Menu Input Barang


      Image                         PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
      Logo                  Jl. Raya Bandung-Sumedang KM. 22, Jatinangor
                                             (Jawa Barat)

    Jenis barang:                  Text              Kode Barang:     Text        Cari

    Kode Barang:                   Text

    Nama Barang:                   Text




      Input                Reset          Batal         Edit         Hapus     Keluar


                Gambar 4.11: Rancangan Menu Input Barang Jenis
  Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
   Logo             Jl. Raya Bandung-Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                     (Jawa Barat)

Kode Konsumen:                Text             Kode Konsumen:      Text      Cari

Nama Konsumen:                Text

Alamat Konsumen:
                              Text
Telepon:
                              Text

 Fax:                         Text



  Input            Reset             Batal         Edit         Hapus      Keluar


            Gambar 4.12: Rancangan Menu Input Konsumen




    Image                    PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
     Logo            Jl. Raya Bandung-Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                      (Jawa Barat)

   Kode Sales          Text           Button    Kode Sales:      Text       Cari

  Nama Sales           Text

  Alamat Sales:        Text
 Telepon:
                       Text



    Input           Reset            Batal        Edit          Hapus     Keluar


                  Gambar 4.13: Rancangan Menu Input Sales
           Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
            Logo             Jl. Raya Bandung-Sumedang KM. 22, Jatinangor
                                              (Jawa Barat)
                                                             Data Sales
           Sebagai:          Combo Box

             Name              Text

           Password:           Text




           Input            Reset           Batal                 Edit         Hapus    Keluar



                    Gambar 4.14: Rancangan Menu Input User



       Adapun tampilan untuk proses transaksi Order, Faktur Penjualan,

Pembayaran dan Surat Jalan adalah sebagai berikut:




              Image                       PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
               Logo               Jl. Raya Bandung -Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                                    (Jawa Barat)
               Kode Pemesan:                    Text                     Nama Pemesan   Text       Button
               Tanggal :                        Text                 Alamat Pemesan:    Text


            Kode Barang:                 Text            Button

            Jenis Barang:                Text

            Nama Barang:                 Text

            Harga:                       Text

             Jumlah                      Text

                             Tambah              Batal



            Total Pesanan:                  Text                                  Simpan         Keluar



              Gambar 4.15: Rancangan Menu Form Order Pemesanan
            Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
             Logo             Jl. Raya Bandung-Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                               (Jawa Barat)

           Kode Faktur:                 Text            Kode Pemesan:       Text     Tekan Enter

           Tanggal Faktur:              Text            Nama Pemesan        Text
          Tanggal Kirim:                Text           Alamat Pemesan:      Text




        Total Harga Rp:              Text                          Simpan           Keluar


       Gambar 4.16: Rancangan Menu Form Faktur Penjualan




    Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
     Logo             Jl. Raya Bandung -Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                       (Jawa Barat)
Form Pembayaran

                                            No. Pembayaran:                 Text

    Pesanan Tunai          Pesanan Kredit
   Transaksi Pembayaran                             Data Pemesan

    No. Faktur:                  Text               Nama:                    Text
    Tanggal:                     Text               Alamat:                  Text
    Total Pembayaran:                               Telepon:
                                 Text                                        Text



                                                    Simpan               Keluar


           Gambar 4.17: Rancangan Menu Form Pembayaran
            Image                     PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
            Logo              Jl. Raya Bandung-Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                               (Jawa Barat)
            No. Faktur:            Text


            Kode Surat:                   Text             Nama Pemesan                     Text

            Tanggal :                     Text            Alamat Pemesan:                   Text


                                                 Nama Sales:                  Text                 Button

                                                 Alamat Sales:                Text


                                                       Total:                        Text

                                                                         Simpan              Keluar


               Gambar 4.18: Rancangan Menu Form Surat Jalan



       Adapun untuk menu View Data terdapat tampilan untuk melekukan

pencarian data, seperti pada gambar berikut ini:




              Image                       PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
              Logo                Jl. Raya Bandung -Sumedang KM . 22, Jatinangor
                                                    (Jawa Barat)
          Pengurutan Data                                 Pencarian Data
           Check                     Check                 Jenis Pencarian:   Combo Box
                    Kode Faktur            Kode Order
            Box                       Box
                                                           Data Cari             Text              Cari

           Data Faktur




           Data Pesanan




                   Refresh                Edit                   Hapus                  Keluar
                Gambar 4.19: Rancangan Menu View Penjualan




        Image                   PT. Prima Per Cabang Jawa Barat
         Logo           Jl. Raya Bandung -Sumedang KM . 22 , Jatinangor
                                          (Jawa Barat)
    Pengurutan Data                            Pencarian Data

     Check                 Check                Jenis Pencarian:   Combo Box
                Tunai                 Kredit
      Box                   Box
                                               No. Tagihan           Text            Cari

   Data Pembayaran




             Refresh           Edit                Hapus                    Keluar


               Gambar 4.20: Rancangan Menu View Pembayaran

                           38. Perancangan Output

       Perancangan output merupakan bentuk tampilan keluaran berupa laporan-

laporan hasil transaksi, namun sebelum mencetak keluaran atau Output pengguna

harus mengisi tanggal periode terlebih dahulu. Adapun bentuk tampilannya

adalah sebagai berikut:
  LAPORAN PENJUALAN

       Periode Laporan
             Dari Tanggal          S/ D                 Tanggal




                                             Cetak            Tutup



  Gambar 4.21: Rancangan Menu Laporan Penjualan


                            Image Logo

                    PT. Prima Per Cabang Jawa Barat


                       LAPORAN PENJUALAN
                                   periode

Kode Faktur :       ……………..…
           :
Kode Pesanan        ….……………

Nama            :   …...………….
Alamat          :   ………...……….

KODE BARANG          NAMA BARANG      JENIS BARANG            JUMLAH PESANAN

…………………              …………………          …………………                  …………………



                                             Total Pesanan:    …………………

                                             Total Harga:      …………………




Gambar 4.22: Rancangan Keluaran Laporan Penjualan
                      LAPORAN PEMBAYARAN

                        Jenis Laporan        Combo Box
                        Periode Laporan
                              Dari Tanggal         S/ D             Tanggal




                                                           Cetak         Tutup



                  Gambar 4.23: Rancangan Menu Laporan Pembayaran



                    xxxix. Pengkodeaan

          Pengkodean ini dibuat untuk mengidentifikasi suatu objek secara singkat,

     dengan adanya sistem pengkodean ini diharapkan dapat mengklarifikasi data,

     memasukan data ke dalam komputer dan untuk mengambil data. Kode dapat

     dibuat dari kumpulan huruf, angka, dan karakter khusus. Dalam Sistem Informasi

     Penjualan     Barang    Suspensi        ini   terdapat      pengkodean      yang   bertujuan

     mempermudah dalam memasukan dan pencarian data. Adapun pengkodean

     tersebut diantaranya:

4.       Barang

                                        Tabel 4.24 : Kode Jenis Barang

         Jenis Barang                                     Kode

         Per / Spring                                     P1

         Perlengkapan Pendukung Per                       P2




                                 Tabel 4.25: Kode Spesifikasi Barang

                 No. Spesifikasi barang                                       Kode
             1.     Leaf Spring                   Lea

             2.     Coiled Spring                 Coi

             3.     Shock Absorber                Sho

             4.     Bushing                       Bus

             5.     U-Bolt                        U_B

             6.     Auto Steering Par             Aut

             7.     Under Existing Sistem Parts   Und

             8.     Joint Ball                    Joi

             9.     Tie Rod                       Tie

             10.    Yoke Ball                     Yok

             11.    Whell Hub                     Whe

             12.    Lock Nut                      Loc

             13.    Bearing                       Bea



       Contoh:

       P1_Coi

       P1          : menyatakan jenis barang

       Coi         : menyatakan nama barang




5.   Sales

      Contoh:

      KS_xxxx
      KS      : menyatakan nama kode

      xxxx    : menyatakan nomor urut

6.   Konsumen

       Contoh:

       KC_xxxx

       KC     : menyatakan nama kode

       xxxx   : menyatakan nomor urut

7.   Order Konsumen

       Contoh:

       PO_xxx/mm/yy

       PO     : menyatakan nama kode

       xxx    : menyatakan nomor urut

       mm     : menyatakan bulan

       yy     : menyatakan tahun

8.   No. Faktur

       Contoh:

       NF_xxx/mm/yy

       NF     : menyatakan nama kode

       xxx    : menyatakan nomor urut

       mm     : menyatakan bulan

       yy     : menyatakan tahun

9.   Surat Jalan

       Contoh:

       SJ_xxx/mm/yy
        SJ    : menyatakan nama kode

        xx    : menyatakan nomor urut

        mm    : menyatakan bulan

10.   Pembayaran Tunai

        Contoh:

        NPT_xxx/mm/yy

        NPT   : menyatakan nama kode

        xxx   : menyatakan nomor urut

        mm    : menyatakan bulan

        yy    : menyatakan tahun

11.   Pembayaran Kredit

        Contoh:

        NPK_xxx/mm/yy

        NPK       : menyatakan nama kode

        xxx   : menyatakan nomor urut

        mm    : menyatakan bulan

        yy    : menyatakan tahun




                    xl. Struktur Menu Program
                                               Menu




          File          Master       Transaksi          View Data            Report         Help



         Login          Barang         Order          Faktu Penjualan   Laporan Penjualan   About



         Logout        Konsumen      Buat Faktur       Pembayaran           Laporan
                                                                           Pembayran


          Exit           Sales     Pembayaran


                         User        Surat Jalan



                         Gambar 4.25: Struktur Menu Program



                  oo. Kebutuhan Sistem

             Dalam pembuatan suatu sistem informasi berupa program aplikasi yang

    akan diterapkan dalam dunia nyata, dibutuhkan perangkat keras dan perangkat

    lunak yang menunjang kerja agar program aplikasi yang dihasilkan sesuai dengan

    yang diharapkan. Adapun kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak yang

    digunakan dalam pembangunan Sistem Informasi Penjualan barang Suspensi di

    PT. Prima Per adalah sebagai berikut:

4. Kebutuhan Perangkat Keras

         Kebutuhan Komputer Server, yaitu:

           e. Ruang Penyimpanan (Harddisk) 40 GB

           f. Monitor 14”

           g. Processor Pentium IV

           h. Memory (RAM) 256 MB

           i. LAN-Card (Ethernet) VIA Rhine II Fast Ethernet
         Kebutuhan Komputer Client, yaitu:

                 8. Ruang Penyimpanan (Harddisk) 40 GB

                 9. Monitor 14”

                 10. Processor Pentium III

                 11. Memory (RAM) 128 MB

                 12. LAN-Card (Ethernet) VIA Rhine II Fast Ethernet

                 13. Printer



10. Kebutuhan Perangkat Lunak

         Kebutuhan Komputer Server, yaitu:

                         i. Sistem Operasi: Windows 2000 Server

                        ii. Program Utama: Visual Basic 6.0

                        iii. Database: SQL Server 2000

         Kebutuhan Komputer Client, yaitu:

                s. Sistem Operasi: Windows XP Prof

                t. Program Utama: Visual Basic 6.0

                       u. Database: SQL Server 2000
                                   BAB V

                      IMPLEMENTASI SISTEM



     Kegiatan Implementasi atau penerapan dilakukan dengan dasar yang telah

direncanakan dalam rencana implementasi. Pada penerapan sistem yang diusulkan

tentu saja harus disediakan beberapa aspek yang akan mendukung kelancaran

operasi sistem dan hal yang akan dijadikan faktor pendukung adalah penentuan

kebutuhan sumber daya.

     Implementasi adalah proses penerapan rancangan program yang telah dibuat

pada bab sebelumnya atau aplikasi dalam melaksanakan sisten informasi

pemograman yang dibuat.



5.1 Pemograman dan Pengetesan Program

     Perangkat lunak yang digunakan untuk proses pengkodean adalah bahasa

pemograman, adapun bahasa pemograman yang digunakan adalah Visual Basic

6.0. Proses pengkodean adalah suatu kegiatan penulisan program yang akan

dieksekusi oleh komputer dan juga suatu tahap menterjemahkan logika ke dalam

aplikasi bahasa pemograman Visual Basic 6.0. Kode program diisi oleh

pemrogram berdasarkan dokumentasi hasil dari perancangan sistem secara rinci.

Untuk menulis kode program yang akan dibuat membutuhkan bahasa

pemograman yang sesuai dengan kebutuhan sistem berbasis komputer yang akan

dibuat. Adapun hasil dari pengkodean itu adalah berupa listing program. Sebelum

program diterapkan, maka program harus bebas dari kesalahan. Oleh karena itu

perlu dilakukan pengetesan program baik permodul atau maupun pengetesan
untuk semua modul yang sudah dirangkaikan kesalahan-kesalahan yang mungkin

terjadi adalah:

12. Kesalahan Bahasa

       Kesalahan penulisan program yang tidak sesuai dengan yang disyaratkan.

       Kesalahan      ini   relatif   rendah   diketahui   karena   Compiler   akan

       memberitahukan letak dan sebab kesalahannya sewaktu program

       dikompilasi.

13. Kesalahan Waktu Proses

       Kesalahan ini terjadi sewaktu program dijalankan. Kesalahan ini

       menyebabkan program berhenti sebelum selesai. Kesalahan ini juga relatif

       mudah ditemukan ditunjukan letak dan sebab kesalahan.

14. Kesalahan Logika

       Kesalahan logika program yang dibuat. Kesalahan ini sulit ditemukan

       karena tidak ada pemberitahuan kesalahanya, tetapi dapat diketahui dari

       hasil proses program yang salah. Cara mencari kesalahan ini dapat dicari

       dengan test data yaitu dengan menjalankan program dengan data tertentu

       dan membandingkan hasil pengolahan dengan hasil yang sudah diketahui.



5.2 Pemilihan Personil

     Seperti yang telah kita ketahui bahwa manusia merupakan faktor yang perlu

dipertimbangkan dalam sistem informasi, jika sistem ingin sukses, maka personil-

personil harus cukup diberi pengertian dan pengetahuan yang cukup tentang

sistem dan posisi serta tugas mereka.
     Kegiatan   mengevaluasi    sistem   hasil perancangan     dan   memasukan

kekurangan serta mencari penyebabnya dan berusaha untuk memperbaikinya jika

ada kekurangan dalam sistem yang baru tersebut telah menelaah apakah sistem

yang baru dapat menelaah apakah sistem yang baru dapat berjalan sesuai dengan

sistem yang diinginkan, bila tidak maka diperlukan perbaikan seperlunya.

     Setelah hasil evaluasi diketahui dan segala kekurangan hasil dari evaluasi

tersebut telah diperbaiki, Maka selanjutnya adalah proses pemeliharaan sistem.

Hal ini penting untuk sistem yamg sedang berjalan tersebut agar berjalan dengan

baik. Kegiatan yang dilakukan dalam pemeliharaan seperti Back up file atau data,

menggunakan password, menyimpan program.



5.3 Tampilan Interface Program

1. Menampilkan tampilan pertama

     Ketika aplikasi pertama dijalankan maka akan muncul form user login untuk

menjalankan aplikasi. User login yang mempunyai password adalah pegawai dan

administrator. Sehingga masing-masing mempunyai tampilan aplikasi sesuai

dengan kebutuhannya :




  Gambar 5.1 Tampilan Pertama ketika program pertama kali di running
2. Menampilkan Menu Utama Pegawai

      Menu utama form pegawai merupakan proses inputan transaksi-transaksi

   dalam penjualan suspensi kendaraan antara lain order penjualan dimana menu

   ini melayani pemesanan barang suspensi kendaraan sehingga menghasilkan

   struk order pemesanan , pembuatan faktur penjualan ini merupakan form

   pembuatan faktur untuk melengkapi proses pemesanan yang telah dilakukkan

   menghasilkan struk faktur, proses pembayaran tahap dimana transaksi tersebut

   akan dilakukkannya pembayaran, dan pembuatan surat jalan adalah form

   pembuatan surat pemesanan yang akan diantarkan oleh sales. Adapun

   tampilannya sebagai berikut :




                     Gambar 5.2 Menu Order Penjualan
Gambar 5.3 Struk Order Penjualan




Gambar 5.4 Menu Faktur Penjualan




Gambar 5.5 Struk Faktur Penjualan
                      Gambar 5.6 Menu Pembayaran

3. Menampilkan Menu Utama Administrator

     Menu dari tampilan administrator terdiri dari beberapa bagian antara lain

menu data barang dimana form ini merupakan hasil pemasukkan data barang yang

ada dalam perusahaan, menu data konsumen merupakan data pembeli yang akan

melakukan pemesanan barang, menu data sales merupakan daftar pegawai yang

yang ada dalam perusahaan, menu user merupakan data user yang aktif dalam

menggunakkan aplikasi ini, dan proses-proses pembutan laporan bulanan,harian

dan laporan pembayaran bulanan dan harian. Adapun tampilannya sebagai berikut

:




                      Gambar 5.7 Menu Data Barang
Gambar 5.8 Menu Data Konsumen




  Gambar 5.9 Menu Data Sales




  Gambar 5.10 Menu Data User
 Gambar 5.11 Menu Laporan Penjualan




Gambar 5.12 Menu Laporan Pembayaran




    Gambar 5.13 Laporan Penjualan
                                 BAB VI

                       KESIMPULAN DAN SARAN



             d. Kesimpulan

      Pembangunan Sistem Informasi Penjualan Barang Suspensi di PT. Prima

Per Cabang Jawa Barat ini merupakan pengembangan dari sistem yang sedang

berjalan. Berbagai permasalahan yang muncul telah diupayakan untuk ditangani

dengan sistem yang baru yang dibuat, dengan orientasi penggunaan hanya pada

bagian administrasi / penjualan dan pembayaran saja. Oleh karena itu dapat

disimpulkan bahwa:

     5. Proses pengolahan data penjualan dan pembayaran yang tadinya

        dilakukan dengan manual, yang mana prosesnya masih berupa

        pencatatan dan penyimpanan data yang masih berbentuk arsip-arsip /

        berkas, sekarang sudah dilakukan secara komputerisasi dengan media

        penyimpanan data yang teratur, dan aplikasi yang memiliki kepraktisan

        dan otomatisasi dalam pemakaiannya, sehingga prosesnya lebih cepat

        dan efektif.

     6. Dengan proses pengolahan yang dilakukan secara komputerisasi seperti

        penginputan dan pengupdate-an data penjualan dan pembayaran dapat

        meminimalisir kesalahan pada pencatatan dan penambahan data

        penjualan dan pembayaran.

     7. Dengan adanya penyimpanan data yang sudah berbentuk database, maka

        kemungkinan hilangnya data penjualan dapat diminimalisir dan proses
        pembuatan laporan dapat dilakukan dengan cepat, sehingga penyerahan

        laporan kepada direktur cabang tidak lagi terlambat.

              e. Saran

      Adapun beberapa saran yang diusulkan yaitu:

3   Pengembangan perangkat lunak lebih diperluas lagi, jadi tidak hanya terbatas

    pada kegiatan pengolahan data penjualan barang suspensi, tetapi untuk

    semua aktifitas yang terdapat di PT. Prima Per Cabang Jawa Barat.

4   Dalam penggunaan perangkat lunak ini sebaiknya dilakukan pelatihan

    terlebih dahulu, supaya pengguna dapat mengetahui fungsi-fungsi yang

    terdapat pada perangkat lunak ini.

5   Tahapan pengembangan sistem lebih dikembangkan dari tahap engineering

    sampai implementasi.
                           DAFTAR PUSTAKA


15. Davis, Gordon B , Management Information System : Conceptual Condation
   Structure And Development, (International Student Edition, Tokyo:1974 h:5).
16. Fathansyah, Ir. Basis Data, Penerbit INFORMATIKA Bandung: 2004.
17. Fitzgeral, Jerry, Analisis Sistem Dan Analisis Sistem Informasi : Pendekatan
   Terstruktur, Andi Offset:1981.
18. Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika UNIKOM, Seminar
   Network And Motivation Training, UNIKOM, Bandung: 2006.
19. Jogiyanto, HM., Analisis dan Desain Sistem Informasi, Andi           Offset,
   Yogyakarta: 1995.
20. Kusumo, Aryo Suryo Drs., Buku Latihan Pemrograman Database dengan
   Visual Basic 6.0 , PT. Elex Media Komputindo, Jakarta: 2002.
21. Petroutsos, Evangelos, Pemrograman Database dengan Visual Basic 6.0,
   PT. Elex Media Komputindo, Jakarta:2002
22. Susanto, Azhar, Sistem Informasi Manajemen, Lingga Jaya, Bandung: 2000.
23. Swasta, Basu, Manajemen Penjualan, DDFE, Jogyakarta:1998.
24. Wikipedia, Ensiklopedia Bebas Berbahasa, http://www.google.com, , diakses
   pada tanggal 8 Agustus 2006.
LAMPIRAN
Login Syntax

Private Sub cmbpilih_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
  txtnama.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cmdcanc_Click()
Unload Me
End Sub
Private Sub cmdok_Click()
On Error GoTo salah
  If txtnama.Text = "" Then
    MsgBox "Data Nama Kosong, Koreksi Kembali..!!!"
  Exit Sub
  Else
  If txtpassw.Text = "" Then
    MsgBox "Data Password Kosong ..., Koreksi Kembali!!!"
  Exit Sub
  Else
      Set walyerst = New ADODB.Recordset
      strsql = "select * from t_user where user_t = '" & txtnama.Text & "' and
pass_t = '" & txtpassw.Text & "' "
      walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
       If walyerst.RecordCount > 0 Then
           Dim user_status As String
           user_status = walyerst!sts_t


          If cmbpilih.ListIndex = 0 And user_status = cmbpilih.Text Then
            Unload Me

           With MDIMENU
               .mnmaster.Visible = True
               .mnkonsumen.Visible = True
               .mnbarang.Visible = False
               .mnbaranggudang.Visible = False
               .mnsales.Visible = False
               .mnuser.Visible = False
               .mnview.Visible = False
               .mnreport.Visible = False
               .mntransaksi.Visible = True
               .Show
             End With
          Else
            If cmbpilih.ListIndex = 1 And user_status = cmbpilih.Text Then
        Unload Me
        With MDIMENU
               .mnmaster.Visible = True
               .mnkonsumen.Visible = True
               .mnbarang.Visible = True
               .mnbaranggudang.Visible = True
               .mnsales.Visible = True
               .mnuser.Visible = True
               .mntransaksi.Visible = True
       .mntransaksi.Visible = True
       .mnview.Visible = True
       .mnreport.Visible = True
        .Show
       End With
          Else
             If cmbpilih.ListIndex = 2 And user_status = "Manager" Then
                 Unload Me
                   With MDIMENU
                   .mnmaster.Visible = False
               .mnkonsumen.Visible = False
               .mnbarang.Visible = False
               .mnbaranggudang.Visible = False
               .mnsales.Visible = False
              ' .mnuser.Visible = False
               .mnview.Visible = False
               .mnreport.Visible = True
               .mntransaksi.Visible = False
               .Show
                   End With


      Else
        MsgBox "Login Failed .......!!!!,Anda tidak berhak mengakses apliaksi ini.
Hubungi Nia..."
      txtnama.Text = ""
      txtpassw.Text = ""
      cmbpilih.Text = "==Pilih=="
      End If
      Set walyerst = Nothing
      End If
      End If
        Else
         MsgBox "Login Failed .......!!!!,Anda tidak berhak mengakses apliaksi
ini. Hubungi Nia..."
      txtnama.Text = ""
      txtpassw.Text = ""
      cmbpilih.Text = "==Pilih=="
      End If
  End If
  End If
Exit Sub
salah:
 MsgBox Err.Description
End Sub
Private Sub Form_Activate()
txtnama.Text = ""
txtpassw.Text = ""
cmbpilih.Text = "==Pilih=="
End Sub
Private Sub Form_Load()
txtnama.Text = ""
txtpassw.Text = ""
cmbpilih.Text = "==Pilih=="
End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
  txtpassw.SetFocus
End If
End Sub

Barang Syntax

Option Explicit
  Dim strsql As String
  Dim a, b, c, d, e As String
  Dim temp1, temp2, temp3 As String
Private Sub btnbatal_Click()
Command1.Enabled = False
enable_false_edit
btnreset.Enabled = False
btninput.Enabled = True
btnhapus.Enabled = True
btninput.Caption = "&Input"
Call kosongkan_text
btnedit.Caption = "&Edit"
a = ""
txtcari.Text = ""
 temp1 = ""
 temp2 = ""
 temp3 = ""
End Sub

Private Sub btncari_Click()
     If btncari.Caption = "&Cari" Then

If txtcari.Text = "" Then
  MsgBox "Isi Data Pencarian"
Exit Sub
End If
 btncari.Caption = "&View All"
      Set walyerst = New ADODB.Recordset
      strsql = "select * from t_barang where kdbarang = '" & txtcari.Text & "'"
      walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
        If walyerst.RecordCount > 0 Then
          Set DataGrid1.DataSource = walyerst
          MsgBox "Data Ditemukkan"
          txtcari.Text = ""
          btncari.Caption = "&View All"
        Else
          Set DataGrid1.DataSource = Nothing
        End If
    Set walyerst = Nothing
  Else
     If btncari.Caption = "&View All" Then
       btncari.Caption = "&Cari"
       txtcari.Text = ""
          Set walyerst = New ADODB.Recordset
      strsql = "select * from t_barang order by kdbarang asc "
      walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
        If walyerst.RecordCount > 0 Then
          Set DataGrid1.DataSource = walyerst
        Else
          Set DataGrid1.DataSource = Nothing
        End If
    Set walyerst = Nothing
     End If
  End If
End Sub

Private Sub btnedit_Click()
On Error GoTo salah
If a = "" Then
  MsgBox "Pilih Pada Tabel !!!"
Exit Sub
End If
  If btnedit.Caption = "&Edit" Then
    btnedit.Caption = "&Ubah"
    btninput.Enabled = False
    btnreset.Enabled = False
    btnhapus.Enabled = False
    txtnamabarang.Visible = True
    txtnamabarang.Visible = True
    txtkodebarang.Text = a
    txtnamabarang.Text = b
    txtjenisbarang.Text = c
    txtharga.Text = d

    enable_true_edit
    txtkodebarang.Enabled = False
Else
  If btnedit.Caption = "&Ubah" Then

    Set walyecmd = New ADODB.Command

         DbConn.BeginTrans
         strsql = "update t_barang set namabarang = '" & txtnamabarang.Text &
"',jenisbarang = '" & txtjenisbarang.Text & "',hargabarang = '" & txtharga.Text &
"'"
         strsql = strsql & " where kdbarang = '" & txtkodebarang.Text & "' "

       walyecmd.ActiveConnection = DbConn
       walyecmd.CommandType = adCmdText
       walyecmd.CommandText = strsql
       walyecmd.Execute , , adExecuteNoRecords
       DbConn.CommitTrans
       Set walyecmd = Nothing
       Call kosongkan_text
       Call enable_false_edit
       btninput.Enabled = True
       btnreset.Enabled = False
       btnhapus.Enabled = True

   Set walyerst = New ADODB.Recordset

   strsql = "select * from t_barang order by kdbarang asc"
   walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
      If walyerst.RecordCount > 0 Then
        Set DataGrid1.DataSource = walyerst
      Else
        Set DataGrid1.DataSource = Nothing
      End If
  Set walyerst = Nothing
 btnedit.Caption = "&Edit"
 txtnamabarang.Visible = True
 txtnamabarang.Visible = True
    a = ""
End If
End If
 Exit Sub
salah:
 MsgBox Err.Description
 DbConn.RollbackTrans
End Sub

Private Sub btnhapus_Click()
On Error GoTo salah
  If a = "" Then
    MsgBox "Pilih Pada Tabel...!!!"
  Exit Sub
  Else
       btnhapus.Caption = "&Delete"
       btnedit.Enabled = False
       btninput.Enabled = False

  End If


     If btnhapus.Caption = "&Delete" Then
       btnhapus.Caption = "&Hapus"
       btnedit.Enabled = True
       btninput.Enabled = True
       DbConn.BeginTrans
       strsql = "delete t_barang where kdbarang = '" & a & "' "
       walyecmd.ActiveConnection = DbConn
       walyecmd.CommandType = adCmdText
       walyecmd.CommandText = strsql
       walyecmd.Execute , , adExecuteNoRecords
       DbConn.CommitTrans

      Set walyerst = New ADODB.Recordset
      strsql = "select * from t_barang order by kdbarang asc"
      walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
       If walyerst.RecordCount > 0 Then
          Set DataGrid1.DataSource = walyerst
       Else
          Set DataGrid1.DataSource = Nothing
       End If
    Set walyerst = Nothing
   End If
 a = ""
Exit Sub
salah:
  MsgBox Err.Description
  DbConn.RollbackTrans
End Sub
Private Sub btninput_Click()
On Error GoTo salah
  If btninput.Caption = "&Input" Then
    btninput.Caption = "&Simpan"
    btnreset.Enabled = True
    enable_true_edit
    Command1.Enabled = True
    txtkodebarang.SetFocus
    Exit Sub
  Else
     If txtjenisbarang.Text = "" Then
       MsgBox "Isi Jenis Barangnya ...!!!"
       Exit Sub
     End If
        If txtharga.Text = "" Then
           MsgBox "Isi Harga Barangnya ...!!!"
           Exit Sub
        End If




      If btninput.Caption = "&Simpan" Then

      Set walyerst = New ADODB.Recordset

      strsql = "select * from t_barang where kdbarang = '" & txtkodebarang.Text &
"'"
    walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
      If walyerst.RecordCount > 0 Then
       MsgBox "Pilih Data Lainnaya .. !!!"
       Call kosongkan_text
       Exit Sub
      Else
        Set walyecmd = New ADODB.Command
        DbConn.BeginTrans
        strsql = "insert into t_barang
(kdbarang,namabarang,jenisbarang,hargabarang) "
        strsql = strsql & " values ('" & txtkodebarang.Text & "','" &
txtnamabarang.Text & "','" & txtjenisbarang.Text & "','" & txtharga.Text & "')"

         walyecmd.ActiveConnection = DbConn
         walyecmd.CommandType = adCmdText
         walyecmd.CommandText = strsql
         walyecmd.Execute , , adExecuteNoRecords
         DbConn.CommitTrans
         Set walyecmd = Nothing
       btninput.Caption = "&Input"
     btnreset.Enabled = False
     Command1.Enabled = False
     Call kosongkan_text
     Call enable_false_edit

     Set walyerst = New ADODB.Recordset

    strsql = "select * from t_barang order by kdbarang asc"
   walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
      If walyerst.RecordCount > 0 Then
        Set DataGrid1.DataSource = walyerst
      Else
        Set DataGrid1.DataSource = Nothing
      End If
   Set walyerst = Nothing

     temp1 = ""
     temp2 = ""
     temp3 = ""

     End If
    End If
  End If
 Exit Sub
salah:
  MsgBox Err.Description
  DbConn.RollbackTrans
End Sub

Private Sub btnkeluar_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub btnreset_Click()
Call kosongkan_text
temp1 = ""
temp2 = ""
temp3 = ""
End Sub
Synatx Faktur

Option Explicit
Dim strsql As String
Private Sub kosongkan()
Dim ctr As Control
 On Error GoTo kesalahan
 For Each ctr In Me
   If TypeName(ctr) = "TextBox" Then
    ctr.Text = ""
   End If

    If TypeName(ctr) = "ComboBox" Then
     ctr.Text = ""
   End If
  Next
  Exit Sub
kesalahan:
   MsgBox "ada Kesalahan Di private Kosongkan"
End Sub

Private Sub btnkeluar_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub btnsimpan_Click()
On Error GoTo salah
     If txtkodepesanan.Text = "" Or txttotalharga.Text = "" Then
       MsgBox "Koreksi Kembali Inputan Anda"
     Else
          DbConn.BeginTrans
          strsql = "insert into
t_faktur(kdfaktur,tanggalfaktur,tanggalkirim,kdpesanan,totalharga) "
          strsql = strsql & " values ('" & txtkdfaktur.Text & "','" &
Format(txttanggalfaktur.Text, "yyyy/mm/dd") & "','" &
Format(txttanggalkirim.Text, "yyyy/mm/dd") & "','" & txtkodepesanan.Text &
"','" & txttotalharga.Text & "')"
          walyecmd.ActiveConnection = DbConn
          walyecmd.CommandType = adCmdText
          walyecmd.CommandText = strsql
          walyecmd.Execute , , adExecuteNoRecords
          DbConn.CommitTrans
          Set walyecmd = Nothing
          Set FL_FAKTUR = Nothing
          FL_FAKTUR.Show 1
          Call kosongkan
          Text1.Text = Format(Now, "mm/yy")
          txttanggalfaktur.Text = Format(Now, "dd/mm/yy")
          txttanggalkirim.Text = Format(Now, "dd/mm/yy")
          gen_kode
          Set DataGrid1.DataSource = Nothing
     End If
Exit Sub
salah:
  MsgBox Err.Description
  DbConn.RollbackTrans
End Sub
Private Sub Form_Load()
Call kosongkan
Text1.Text = Format(Now, "mm/yy")
txttanggalfaktur.Text = Format(Now, "dd/mm/yy")
txttanggalkirim.Text = Format(Now, "dd/mm/yy")
Call gen_kode
txtkodepesanan.Text = master_kode

  strsql = "select kdpesanan from t_faktur where kdpesanan = '" & master_kode &
"'"
      Set walyerst = New ADODB.Recordset
        walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly,
adCmdText
          If walyerst.RecordCount > 0 Then
            MsgBox "Transaksi Pemesanan Sudah ada ...!!!"
            Exit Sub
          End If


  'buat check data
   strsql = "select namabarang as Barang,jenisbarang as Jenis,hargabarang as
Harga,jumlahpesan as Jumlah from query_faktur where kdpesanan = '" &
master_kode & "' "
    Set walyerst = New ADODB.Recordset
  walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly,
adCmdText
  If Not walyerst.EOF Then
    Set DataGrid1.DataSource = walyerst
       'buat nama konsumen
       Dim nia As New ADODB.Recordset
       Dim str As String
       Set nia = New ADODB.Recordset
       str = "select namakonsumen,alamatkonsumen from query_faktur where
kdpesanan = '" & master_kode & "'"
         nia.Open str, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly,
adCmdText
            If nia.RecordCount > 0 Then
              txtnamapemesanan.Text = nia!namakonsumen
              txtalamatpemesan.Text = nia!alamatkonsumen
            End If
         Set nia = Nothing
         Set walyerst = Nothing
      'hitung data
      Dim check As New ADODB.Recordset
      Dim str1 As String
      Dim dt, dt1 As String
      Dim htg1, htng2, htng3 As Double
       Set check = New ADODB.Recordset
          str1 = "select hargabarang,jumlahpesan from query_faktur where
kdpesanan = '" & master_kode & "'"
           check.Open str1, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly,
adCmdText
              Do While Not check.EOF
                 dt = check.Fields(0).Value
                 dt1 = check.Fields(1).Value
                 htg1 = 0
                 htg1 = Val(dt) * Val(dt1)
                 htng2 = htg1
                 htng3 = Val(txttotalharga.Text) + htng2
                 txttotalharga.Text = Val(htng3)
              check.MoveNext
              Loop
      Set check = Nothing

End If



End Sub

End Function

Syantax Order

Option Explicit
Dim strsql As String
Dim dt_check As String

Private Sub btnbatal_Click()
  If dt_check = "" Then
    MsgBox "Pilih Pada Tabel ...!!!"
  Exit Sub
  Else
    DbConn.BeginTrans
        strsql = "delete temp_detail where kdbarang = '" & dt_check & "'"
        walyecmd.ActiveConnection = DbConn
        walyecmd.CommandType = adCmdText
        walyecmd.CommandText = strsql
        walyecmd.Execute , , adExecuteNoRecords
        DbConn.CommitTrans

         Set walyecmd = Nothing

    Set walyerst = New ADODB.Recordset
    strsql = "select kdbarang as KODE,namabarang as Nama,jumlahpesanan as
Jumlah from temp_detail order by kdbarang asc"
    walyerst.Open strsql, DbConn, adOpenForwardOnly, adLockReadOnly
     If walyerst.RecordCount > 0 Then
       Dim ttl As Integer
       Dim ttl1 As String
       ttl1 = walyerst.Fields(2).Value
       txttotalharga.Text = Val(txttotalharga.Text) - Val(ttl1)
        Set DataGrid1.DataSource = walyerst
     Else
        Set DataGrid1.DataSource = Nothing
        txttotalharga.Text = "0"
     End If
  Set walyerst = Nothing


  End If
End Sub

Private Sub btnkeluar_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Command1_Click()
Me.Hide
 frm_searchbarang.Show 1
   Txtkodebrg.Text = brg1
   txtjenis.Text = brg2
   txtnmbrg.Text = brg3
   txthrgsatuan.Text = brg4
Me.Show 1

  brg1 = ""
  brg2 = ""
  brg3 = ""
  brg4 = ""
  brg5 = ""
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Me.Hide
 frm_searchkonsumen.Show 1
   konsu4 = konsu1
   txtnamapesan.Text = konsu2
   txtalamatpesan.Text = konsu3
Me.Show 1
End Sub
Private Sub DataGrid1_Click()
dt_check = DataGrid1.Columns(0).Value
End Sub

Private Sub Form_Load()
Text1.Text = Format(Now, "mm/yy")
txtanggalpesan.Text = Format(Now, "dd/mm/yy")
Call gen_kode
master_kode = txtkodepesan.Text
End Sub