Docstoc

Format Laporan PKP UT

Document Sample
Format Laporan PKP UT Powered By Docstoc
					LAPORAN PRAKTIK KERJA PERPUSTAKAAN PUST2290
          DI PERPUSTAKAAN . . . . . . . . .




                     LOGO UT




                       OLEH
                      (NAMA)
                       (NIM)
                   (UPBJJ_UT)




   FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
            UNIVERSITAS TERBUKA
                      TAHUN
1. Halaman Judul



                   PRAKTIK KERJA PERPUSTAKAAN PUST2290

                            DI PERPUSTAKAAN . . . . . . . . .




                                      LAPORAN

     Disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada program studi

          Diploma II Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

                                  Universitas Terbuka




                                       LOGO UT




                                        (NAMA)
                                         (NIM)
                                     (UPBJJ_UT)




                   FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
                              UNIVERSITAS TERBUKA
                                                TAHUN




2. Lembar Pengesahan



                                     LEMBAR PENGESAHAN


  Yang bertanda tangan di bawah ini

  Nama                      :

  NIM                       :

  Jurusan                   :

  UPBJJ_UT                  :

  telah melakukan praktik kerja perpustakaan di Perpustakaan . . . . . . . . . . dari tanggal . . . s.d.

  . . ..



                                                             Kebumen, tanggal bulan tahun
                 Pembimbing,                                      Praktikan,




           Nama Pegawai Perpustakaan                          Nama Mahasisiwa
                    NIP . . .                                      NIM . . .




                 Mengesahkan,
       Kepala UPBJJ_UT Purwokerto                           Kepala Perpustakaan,
         Drs. H. Samsul Islam, M.Pd.                         Nama
         NIP 19540906 198601 1 001                            NIP




3. Kata Pengantar

     Sekurang-kurangnya memuat:
1.    Puji syukur telah menyelesaikan penyusunan laporan
2.    Penjelasan tentang tujuan penyusunan laporan.
3.     Pernyataan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penyusunan
     laporan.
4.   Harapan penulis serta manfaat laporan yang disusun.
5.    Pernyataan penulis untuk terbuka terhadap saran, kritik, serta sumbang pendapat dari
     pihak lain.

     Judul kata pengantar ditulis dengan huruf kapital pada margin atas kurang lebih 6,5
     cm, tetapi bila judulnya pendek, penulis bebas mengatur layoutnya.
     Setelah alinea terakhir, dalam jarak 4 spasi dicantumkan nama tempat dan tahun serta
     di bawahnya dalam jarak 3,5 spasi ditulis nama penyusun dengan huruf kapital di awal
     kata.

        Contoh


                                       KATA PENGANTAR



           Puji syukur peneliti panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat

     limpahan rahmat-Nya peneliti dapat menyelesaikan penelitian tindakan kelas dengan judul

     “Peningkatan Kompetensi Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerpen yang Didengar dalam

     Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Shair bagi Siswa

     Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Kebumen pada Semester 2”.
            Penelitian ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, peneliti

     mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu sebagai berikut.

1. Drs. H. Kamid Priyanto, Kepala SMA Negeri 1 Kebumen, yang telah memberikan izin untuk

     melakukan penelitian tindakan kelas.

2.    Dra. Istiqomah, koordinator perpustakaan, yang telah menyumbangkan pikiran dan

     menyediakan bahan pustaka dalam penyelesaian penelitian tindakan kelas ini.

3. Tri Hastuti, S.Pd., teman sejawat, yang telah rela meluangkan waktu menjadi guru kolaborasi

     dan menjadi observer selama penelitian tindakan kelas berlangsung.

4.   Nur Fahmi Muhaiminati, S.Pd., teman sejawat, yang telah bersedia menjadi fotografer

     selama penelitian tindakan kelas berlangsung.

            Peneliti menerima kritik dan saran yang membangun agar dalam pelaksanaan

     penelitian tindakan kelas pada masa yang akan datang peneliti dapat melaksanakan dan

     menghasilkan penelitian yang lebih sempurna.

            Peneliti berharap agar hasil penelitian tindakan kelas ini berguna bagi teman-teman

     sejawat, khususnya guru-guru Bahasa Indonesia.



            Kebumen,    September 2009



                                                     Peneliti
4. Daftar Isi

                                                             DAFTAR ISI
                                                                                                                              Halaman
   HALAMAN JUDUL ...............................................................................................................i
   LEMBAR PENGESAHAN ...................................................................................................ii
   KATA PENGANTAR ..........................................................................................................iii
   DAFTAR ISI .........................................................................................................................iv
   DAFTAR LAMPIRAN ..........................................................................................................v


   BAB I           PENDAHULUAN ................................................................................................1
A. Latar Belakang
B. Tujuan Praktik Kerja Perpustakaan


   BAB II          HASIL PRAKTIK PERPUSTAKAAN
A. Pengadaan
B. Pengolahan
C. Layanan
D. Statistik Koleksi


     BAB III        PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran/Rekomendasi


     DAFTAR PUSTAKA


     LAMPIRAN-LAMPIRAN




5. Daftar Lampiran



                                                   DAFTAR LAMPIRAN

                                                                                                                       Halaman

1. Lembar Kerja Praktik Pengadaan ...................................................................................12
2. Lembar Kerja Praktik Pengolahan ....................................................................................
3. Lembar Kerja Praktik Pelayanan .......................................................................................
4. Foto/dokumentasi Kegiatan ...............................................................................................
6. Penjelasan



                       BAB I
                    PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
            Memuat aspek-aspek yang berhubungan dengan pengertian perpustakaan, fungsi
     perpustakaan, tujuan perpustakaan, dan lain-lain (Sumber: Modul “Pelayanan Bahan
     Pustaka” atau sumber lain).


     Alasan mengapa melaksanakan praktik kerja perpustakaan


B. Tujuan Praktik Kerja Perpustakaan
            Memuat    tujuan   dilaksanakannya   PKP,     misalnya:     untuk   menerapkan   teori
     penyelenggaraan perpustakaan yang telah diperoleh dalam perkuliahan/tutorial, memberikan
     pengalaman langsung bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya,
     dll.


                                                 BAB II
                                HASIL PRAKTIK PERPUSTAKAAN


A. Pengadaan Bahan Pustaka
            Memuat teori-teori tentang jenis bahan pustaka dan pengadaan bahan pustaka (Sumber:
     modul “Administrasi Perpustakaan” atau “Pengembangan Koleksi”)


     Misalnya:
1. Jenis bahan pustaka: karya cetak (buku nonfiksi, buku fiksi, buku referens, terbitan berkala,
     dan lain-lain)
2.    Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam pengadaan bahan pustaka: relevansi, penulis,
     penerbit, kualitas materi, tahun terbit, dan kebutuhan pengguna.
3. Sumber pengadaan: hadiah, sumbangan, pembelian, atau tukar-menukar dan sebagainya.


     Setelah diuraikan teori tentang pengadaan bahan pustaka (dengan mencantumkan sumber),
     tuliskan pengadaan bahan pustaka yang terdapat di tempat praktik. Uraikan kesesuaiannya
     dengan teori yang sudah dikemukakan.




B. Pengolahan Bahan Pustaka
            Memuat teori-teori tentang pengolahan bahan pustaka (pemeriksaan bahan pustaka,
     pengecapan, inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, penjajaran koleksi, perlengkapan buku,
     komputerisasi pengolahan, dan seterusnya) dengan mencantumkan sumber (Sumber: modul
     “Administrasi Perpustakaan” atau sumber lain)


     Setelah diuraikan teori tentang pengolahan bahan pustaka, tuliskan pengolahan bahan pustaka
     yang terdapat di tempat praktik. Uraikan kesesuaiannya dengan teori yang sudah
     dikemukakan.


C. Layanan Perpustakaan
        Memuat teori-teori tentang pelayanan bahan pustaka (Sumber: modul “Pelayanan Bahan
     Pustaka” atau sumber lain).


     Setelah diuraikan teori tentang pelayanan bahan pustaka, tuliskan sistem pelayanan bahan
     pustaka yang terdapat di tempat praktik. Uraikan kesesuaiannya dengan teori yang sudah
     dikemukakan.


D. Statistik Koleksi Perpustakaan
        Statistik adalah ilmu tentang pengumpulan data, menggolongkan, menabulasi, dan
     menganalisis suatu kegiatan. Dalam perpustakaan yang disebut statistik adalah catatan angka-
     angka yang dikumpulkan, ditabulasi, digolongkan mengenai kegiatan perpustakaan. Statistik
     berfungsi dalam beberapa tujuan, yakni:
     (1) menyusun laporan, (2) mengukur efisiensi berbagai kegiatan dan kinerja pustakawan (3)
     menyusun rencana dan jasa perpustakaan, (4) bahan pertimbangan dalam penambahan
     anggaran staf, dan (50 sebagai evaluasi kemajuan atau keberhasilan perpustakaan (Sumber:
     modul “Administrasi Perpustakaan” atau sumber lain).


     Unsur-unhsur yang harus dilaporkan berdasarkan pengalaman/pengamatan di tempat praktik:
1.   Pengadaan bahan pustaka: jumlah koleksi yang dibeli, hadiah. Data ini dikelompokkan
     berdasarkan jenis koleksi dan subjek.
2. Pengolahan bahan pustaka: jumlah koleksi yang dikatalog dan diklasifikasi.
3. Keanggotaan: jumlah anggota dan jumlah pengunjung.
4. Koleksi yang dipinjamkan: Buku yang dipinjam berdasarkan subjek.
5.   Layanan rujukan: jumlah pertanyaan yang masuk, pertanyaan yang terjawab dalam waktu
     singkat.
6. Jasa reproduksi: jumlah koleksi yang direproduksi, jumlah yang difotokopi.
                                         BAB III
                                        PENUTUP


A. Simpulan
      Tuliskan simpulan singkat hasil praktik tentang pengadaan, pengolahan, layanan, dan
  statistik koleksi.


B. Saran/Rekomendasi
      Saran/rekomendasi berisi hal-hal yang perlu disampaikan kepada pihak-pihak tertentu
  (misalnya: sekolah, pemerintah daerah, atau masyarakat umum) berkaitan dengan pemecahan
  masalah yang dihadapi dalam praktik atau penyelenggaraan perpustakaan yang telah
  dilaksanakan.
     7. Daftar Pustaka

         Bibliografi/Daftar Pustaka
         yaitu daftar yang memuat judul-judul buku, artikel-artikel, serta bahan-bahan yang
         berkaitan dengan karya tulis/sebagian karya tulis yang telah disusun.

             Unsur-unsur yang terdapat dalam bibliografi
     1. Nama pengarang
        Aturan penulisan nama untuk daftar pustaka
     1) Berdasarkan jumlah kata
     a. Satu kata
                       Contoh: Istiqomah
     b. Dua kata; susunan nama pengarang dibalik. Nama belakang ditulis di depan, diikuti
        tanda koma, dan diteruskan dengan menuliskan nama depan
                       Contoh: Yusti Prihati, ditulis Prihati, Yusti
     c. Tiga kata/lebih; susunan nama pengarang dibalik. Nama paling belakang ditulis di
        depan, diikuti tanda koma, dan diteruskan dengan menuliskan nama depan dan
        seterusnya.
                       Contoh: Nur Fahmi Muhaiminati, ditulis Muhaiminati, Nur Fahmi
        Anggia Shinta Wijaya Kusuma, ditulis Kusuma, Anggia Shinta Wijaya
     2) Berdasarkan jumlah penulis dalam satu sumber
     a. Satu penulis
      Disesuaikan dengan jumlah kata dari penulisnya.
     b. Dua dan tiga penulis
      Hanya nama penulis pertama yang susunannya dibalik (jika dua kata/lebih).
      Nama pengarang dihubungkan dengan konjungsi ‘dan’.
        Contoh:
                        Tarigan, Djago dan Henry Guntur Tarigan. (dua penulis)
                        Johanes, Kastolan, dan Sulasim. (tiga penulis)
                        Kurnianingsih, Sri, Kuntarti, dan Sulistiyono. (tiga penulis)
     c. Empat/banyak pengarang
      Hanya nama pengarang pertama yang ditulis.
      Bila nama terdiri atas dua kata/lebih, penulisan susunannya dibalik.
      Untuk menggantikan nama penulis yang lainnya digunakan singkatan ‘dkk.’ atau ‘et
        al.’ (Latin: et alii).
        Contoh:
                               Akhadiah, dkk..

      2. Data publikasi
a. Buku: nama penulis, tahun penulisan, judul, tempat terbit, dan nama penerbit.
b. Artikel internet: nama penulis, tahun penulisan, judul, alamat situs, waktu akses/unduh (hari,
         tanggal bulan tahun, jam akses/unduh).
c. Artikel dari majalah/surat kabar: nama penulis (bila ada), waktu terbit (tanggal, bulan,
         tahun), judul artikel, nomor edisi, nama media, nomor halaman.

            Cara menyusun daftar pustaka

            1. Nama penulis diurutkan alfabetis, sesuai urutan abjad nama penulis.
            2. Jika sumber disusun oleh lembaga, nama lembaga menggantikan nama
               pengarang.
            3. Jika sumber pustaka tidak disertai nama, nama penulis diganti dengan kata
               ‘Anonim’.
            4. Spasi tunggal.
            5. Antarsumber pustaka diberi jarak.
            6. Jika penulisan daftar pusaka lebih dari satu baris, baris kedua dan seterusnya
               ditulis menjorok ke dalam.
            7. Nama penulis tidak disertai nama gelar akademik.
            8. Jika dua/lebih sumber pustaka ditulis oleh penulis yang sama, penulisan nama
               untuk sumber kedua dan seterusnya diganti dengan tanda garis.
            9. Daftar pustaka tanpa penomoran/bullets.


          Contoh penulisan daftar pustaka
     1. Sumber dari buku
        Nama Penulis. Tahun. Judul. Tempat Terbit: Nama Penerbit.

     a. Dengan satu penulis

   Keraf, Gorys. 2004. Komposisi sebagai Sebuah Pengantar Kemahiran Berbahasa. Ende: Nusa
        Indah.

   Depdiknas. 2004. Pengembangan Silabus dan Sistem Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan
        Sastra Indonesia. Jakarta: Depdiknas.

     b. Dengan dua dan tiga penulis
   Tarigan, Djago dan Henry Guntur Tarigan. 1987. Teknik Pengajaran Keterampilan
        Berbahasa. Bandung: Angkasa.
   Kurnianingsih, Sri, Kuntarti, dan Sulistiyono. 2007. Matematika SMA dan MA untuk Kelas X
        Semester 2. Jakarta: Esis.

     c. Dengan empat/banyak penulis
   Akhadiah, dkk.. 1997. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

     d. Seorang penulis dengan referensi lebih dari satu buku
   Keraf, Gorys. 2004. Komposisi sebagai Sebuah Pengantar Kemahiran Berbahasa. Ende: Nusa
        Indah.
   ────. 1987. Diksi dan Gaya Bahasa. Ende: Nusa Indah.
   ────. 1995. Eksposisi. Jakarta: Gramedia.
8. Blangko Lampiran


                              BLANGKO LAMPIRAN


  Isi kolom dengan kegiatan yang Anda lakukan


1. Lampiran 1

  Kegiatan: Pengadaan Bahan Pustaka

                                                            PARAF
       NO.      TANGGAL   JAM          KEGIATAN   HASIL
                                                          PEMBIMBING




2. Lampiran 2

  Kegiatan: Pengolahan Bahan Pustaka

                                                            PARAF
       NO.      TANGGAL   JAM          KEGIATAN   HASIL
                                                          PEMBIMBING
3. Lampiran 3

     Kegiatan: Pelayanan Bahan Pustaka

                                                                               PARAF
         NO.     TANGGAL       JAM          KEGIATAN              HASIL
                                                                             PEMBIMBING




     Kolom di atas harus diisi setiap hari dan ditandatangani oleh pembimbing




     Ketentuan-Ketentuan Lain
1.    Ukuran kertas HVS putih berukuran 8,5 x 11 inci, kira-kira 21,5 x 28 cm, atau disebut
     kertas kuarto.
2.   Margin kiri dan atas 4 cm, sedangkan kanan dan bawah 3 cm. Pada margin atas diberi
     jarak 4 cm karena pada jarak 2,5 cm dari atas akan dicantumkan nomor halaman.
3.   Laporan ditulis dengan jarak 1,5 spasi, jenis huruf Times New Roman font 12.
4.   Halaman-halaman yang memuat bab baru, margin atasnya lebih lebar.
     Nomor bab diketik kira-kira 6,5 cm dari pinggir atas, judul bab dimulai kira-kira 9,5
     cm dari pinggir atas. Kalau nomor halaman ingin dicantumkan juga, maka dapat
     ditempatkan pada kaki halaman dengan jarak 1,5 cm dari baris terakhir teks dan 2,5
     cm dari pinggir bawah.
5.   Nomor halaman
     Semua halaman diberi nomor urut dengan mempergunakan angka-angka Arab di
     bagian tengah halaman sebelah atas atau di sudut atas kira-kira 2,5 cm dari pinggir
     atas. Angka Romawi tidak pernah dipergunakan untuk menomori halaman isi
     karangan. Halaman pelengkap penutup melanjutkan penomoran isi karangan.
     Halaman pelengkap pendahuluan menggunakan angka Romawi kecil, diketik di bawah
     tengah.
6.   Judul bab
     Judul bab ditulis di bagian tengah atas dengan huruf kapital. Penulisan judul bab tidak
     menggunakan garis bawah, tanda titik, maupun tanda kutip.
   Menulis Kutipan
      Kutipan merupakan pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang narasumber,
   baik yang terdapat dalam buku maupun majalah.

   Ada dua macam kutipan, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung

      A. Kutipan Langsung

   Kutipan langsung merupakan kutipan yang sama persis atau sesuai aslinya.
   Kutipan langsung ada dua yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung
   panjang.

 Hal yang harus diperhatikan dalam membuat kutipan langsung pendek:
1. Panjang kutipan tidak lebih dari lima baris
2. Kutipan disatukan langsung dengan teks
3. Jarak antar baris dua spasi
4. Kutipan diapit tanda kutip
5. Setelah kutipan disebutkan nama singkat pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman
   di dalam tanda kurung

   Contoh :
           Dalam Komposisi disebutkan bahwa “kutipan langsung adalah pinjaman pendapat
   dengan mengambil secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat dari sebuah teks asli
   “ ( Keraf, 1984 : 179 ).

 Hal yang harus diperhatikan dalam membuat kutipan langsung panjang
1. Panjang kutipan harus lebih dari lima baris
2. Kutipan dipisahkan dari teks dalam jarak 2,5 spasi
3. Jarak antar baris satu spasi
4. Kutipan tidak diapit tanda kutip
5. Kutipan menjorok ke dalam sekitar lima huruf baik disebelak kiri maupun kanan
6. Setelah kutipan disebutkan nama singkat pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman
   di dalam tanda kurung


      B. Kutipan Tidak Langsung

   Kutipan tidak langsung merupakan pengungkapan kembali maksud penulis dalam
   karangan yang dia baca dengan kata- katanya sendiri.

 Hal yang perlu diperhatikan dalam kutipan tidak langsung
1. Kutipan disatukan langsung dengan teks
2. Jarak antar baris dua spasi
3. Kutipan tidak diapit tanda kutip
4. Setelah kutipan disebutkan nama singkat pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman
   di dalam tanda kurung

      Mencantumkan kutipan ke dalan teks
1.     Jika nama pengarang dituliskan sebelum isi kutipan, buatlah dahulu pengantar
     kalimat yang sesuai keperluan. Kemudian, tulislah nama akhir pengarang, tahun terbit,
     titik dua, dan nomor halaman di dalam kurung.

     Contoh :
                    Penghijauan sering disebut dengan istilah reboisasi, yakni penanaman kembali
     areal hutan yang gundul. Secara lebih lengkap, Setiawan (2002 : 17) mengatakan,
     penghijauan adalah suatu usaha yang meliputi kegiatan- kegiatan penanaman tanaman keras,
     rerumputan, serta pembuatan teras dan bangunan pencegah erosi lainya. Kegiatan ini
     dilakukan di areal yang tidak termasuk areal hutan negara atau di areal lain, berdasarkan
     rencana tata guna tanah yang tidak dperuntukkan sebagai hutan.

2.    Jika nama pengarang dicantumkan setelah bunyi kutipan, buatlah dahulu pengantar
     kalimat yang sesuai dengan keperluan. Setelah itu, tampilkan kutipannya. Kemudian,
     tulislah nama akhir pengarang, tanda koma, tahun terbit, nomor halamn di dalam
     kurung, lalu akhiri dengan tanda titik.

     Contoh :
                    Peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang sering terjadi memang
     merupakan peristiwa mengerikan. Peristiwa itu terjadi secara tiba – tiba di saat orang tidur
     lelap. Ssalah satu cara efektif yang harus dilakukan adalah dengan melakukan penghijauan,
     yakni suatu usaha yang meliputi kegiatan – kegiatan penanamn tanaman keras, rerumputan,
     serta pembuatan teras dan bangunan pencegah erosi lainnya di areal yang tidak termasuk
     areal hutan negara atau di areal lain, berdasarkan rencana tata guna tanah yang tidak
     diperuntukkan sebagai hutan. (Setiawan, 2002 : 17)

3. Jika pengarang lebih dari dua orang, yang disebutkan hanya nama pengarang pertama
   dengan menambahkan et al., atau dkk. (dan kawan-kawan).

     Contoh :
                    Jika dirumuskan bagaimana hubungan arsitektur dan arsitek, sulardo, dkk.,
     (2003 : 10-11) mengatakan bahwa arsitektur adalah perpaduan ilmu dan seni, sedangkan
     arsitek adalah orang yang menciptakan ruang sehingga melahirkan bentuk-bentuk arsitektur
     yang beraneka ragam.

4. Jika kutipan terdiri atas lima baris atau kurang dari lima baris, penulisannya seperti
   terlihat dalam contoh 1,2,3, yakni kutipan dimasukkan langsung ke dalam teks dengan
   jarak dua spasi. Adapun kutipan yang lebih dari lima baris dicantumkan di bawah teks
   dengan jarak satu spasi, menjorok ke dalam sekitar lima huruf, baik di sebelah kiri
   maupun kanan, tanpa diberi tanda petik.

     Contoh :

                    Tidak semua jenis tanaman cocok digunakan untuk penghijauan. Pemilihan
     tanaman disesuaikan dengan jenis tanah yang ada. Seperti dikatakan oleh Setiawan (2002 :
     24) sebagai berikut.

     Bagi tanah- tanah yang sudah kritis, tentunya aspek penhijauannya lebih dominan daripada
     aspek produksinya. Untuk jenis tanah seperti ini, penanaman bibit dari biji merupakan piliha
yang paling baik. Hal ini disebabkan bibit dari biji mempunyai akar yang lebih dalam dan
batang yang lebih kokoh dibandingkan bibit cangkokan. Selain di tanah yang kritis sekali,
bibit dari biji juga baik digunakan untuk tanaman peneduh yang tidak memperhatikan aspek
produksi sama sekali.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1153
posted:4/7/2012
language:
pages:18