Docstoc

sirkulasi kerja house keeping di hotel

Document Sample
sirkulasi kerja house keeping di hotel Powered By Docstoc
					SIRKULASI KERJA HOUSEKEEPING
      DI KARTIKA HOTEL
          PONTIANAK


     LAPORAN TUGAS AKHIR




            Disusun Oleh :
           ENI LESTARI
        No. Mhs.    : 90.390
        NIRM        : 931054273705210210
        Jurusan     : Perhotelan




AKADEMI PARIWISATA INDRAPHRASTA
        YOGYAKARTA
             1994
                          DAFTAR ISI


                                                         Halaman
HALAMAH JUDUL ....................................             i
HALAMAN PERSETUJUAN ..............................            ii
HALAMAH PENGESAHAH ...............................           iii
HALAMAN MOTTO ....................................            iv
HALAMAN PERSEMBAHAN .......................     .....          v
KATA PENGAHTAR ...................................            vi
DAFTAR ISI .......................................          viii

BAB    I. PENDAHULUAN .............................            1
          A. Latar Belakang Masalah ................           2
          B. Tujuan Penelitian .....................           3
          C. Manfaat Penelitian ....................           3
          D. Metode Penelitian......................           4
          E. Hipotesa .............................            5
          F. Metode Analisis   ......................          5

BAB   II. LANDASAN TEORI ..........................            6
          A. Pengertian Hotel ......................           6
          B. Pengertian Housekeeping ..............            7
          C. Personalia ...........................           11

BAB III. SEJARAH SINGKAT KARTIKA HOTEL ...........            14
         A. Sejarah perkembangannya ....... , ......          14
         B. Letak dan Kedudukan Kartika Hotel   .....         15
         C. Tujuan Didirikannnya Kartika Hotel ....           16
         D. Struktur Organisasi Kartika Hotel   .....         16

          E . Personalia ......... , .................        17
                                                         Halaman

BAB   17. HOUSEKEEPIHG DEPARTEMEN KARTIKA HOTEL ....          20

           A. Macam dan Jenis Kamar Yang Ada .......          20

           B. Pemilihan Lingkungan dan Tempat Rerja..         20

           C. Sistem Kerja dan   Langkah-langkah Kerja

              Housekeeping ..........................         24

BAB    V. ANALISA DATA ............................           38

BAB   VI. PENUTUP .................................          41
           A. Kesimpulan ...........................          41
           B. Saran ................................         42

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
                                 BAB I

                           PENDAHULUAN




        Dunia   kepariwisataan     dewasa   ini    sedang    mendapat

perhatian dan sorotan yang sangat meningkat di berbagai

negara maupun di berbagai dunia, hal ini terbukti dengan

banyaknya dibangun biro-biro jasa, hotel-hotel/penginapan-
penginapan,     obyek-obyek    wisata,    sehingga       banyak   para

pengunjung yang ingin menggunakan fasilitas tersebut. Jadi

tak heran lagi bila banyak negara-negara yang berusaha

ingin mengembangkan dunia kepariwisataannya.

        Dalam    kegiatannya      sebagai      seorang     karyawan,

khususnya     karyawan   hotel     hendaknya     dapat    memberikan

pelayanan     yang   sebaik-baiknya      agar     para    tamu    yang

berkunjung mendapat kepuasan tersendiri serta mempunyai

kesan yang baik bila pulang ke negaranya. Hal ini tidak

terlepas dari sarana dan prasarana yang ada, antara lain
misalnya :

Pelayanan penginapan/perhotelan, lokasi, alat-alat yang

dipergunakan (sebab sektor perhotelan merupakan salah satu

sarana pokok dalam pengelolaan Industri Pariwisata).

       Hotel    adalah   merupakan       suatu    perusahaan      yang

menyediakan jasa dalam bentuk penginapan serta menyajikan

segala makanan dan minuman serta fasilitas lainnya yang
dijual secara teru-menerus.
       Karena      hotel     bergerak     dibidang         jasa,     maka

pengelolaannya harus berdasarkan suatu bentuk organisasi

yang   gunanya    untuk     mempermudah      dalam    mempertanggung

jawabkan setiap kegiatan dari departemen yang ada di hotel

tersebut. Disamping itu untuk menetapkan masing-masing

tugas dari setiap departemen, agar terjalin kerjasama yang

baik   antara    departemen     yang    satu    dengan      departemen

lainnya, begitu pula dengan para karyawannya.



A. Latar Belakang Masalah

          Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa,

  sebuah hotel berusaha untuk mewujudkan yang sebesar-

  besarnya       keuntungan,     untuk       itu     dituntut       untuk

  mengutamakan kualitas pelayanan kepada para tamunya.

  Apabila kita memberikan pelayanan yang baik, maka para

  tamu jugalah yang akan menjadi alat promosi yang baik

  bagi hotel tersebut. Sehingga pihak hotel dapat meraih

  keuntungan dengan datangnya para pelanggan baru. Untuk

  mencapai tujuan tersebut maka sebagai seorang karyawan

  hotel    hendaknya     dituntut    untuk     menjadi     tenaga    yang

  profesional.

          Untuk memperoleh tenaga kerja yang profesional,

  pada saat ini banyak didirikan Akademi-akademi yang

  memiliki      jurusan     Perhotelan.      Begitu        pula    banyak

  didirikan kursus-kursus profesi yang memiliki jurusan
  tersebut.      Untuk     menjadi   tenaga        kerja    profesional

  tersebut, selain dari pelajaran di bangku kuliah,
   diadakan juga On The Job Training di Hotel berbintang.

   Dengan demikian dapat mempraktekkan langsung ilmu yang

   didapat dari bangku kuliah.

         Atas dasar uraian tersebut di atas, maka penulis

   akan membahas salah satu departemen yang ada di Kartika

   Hotel Pontianak, dengan mengambil judul : "SIRKULASI

   KERJA HOUSEKEEPING DI KARTIKA HOTEL PONTIANAK".

B. Tujuan Penelitian

        Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

   1. Dapat     mengetahui     bagaimana       sistem pelayanan     di

     Kartika Hotel Pontianak.

   2. Sebagai    bekal     pengalaman yang       nyata   dalam dunia

     Perhotelan     guna      menyesuaikan pada saat      terjun ke

     lapangan nantinya.

    .
   3 Dapat    membandingkan apakah sistem kerja              di   hotel

     sesuai     dengan teori-teori yang penulis dapatkan di

     bangku kuliah.

      Disamping itu, Penulis juga berharap agar penulisan

      laporan     ini    nantinya      dapat    mengembangkan      buah

      pikiran di bidang ketrampilan dalam melayani tamu di

      suatu   hotel     dan    dapat    bermanfaat    bagi    Industri

      Kepariwisataan.



C. Manfaat Penelitian

   1. Bagi Penulis

     Dapat menerapkan teori-teori yang didapat di bangku

     kuliah ke dalam prakteknya secara nyata.
2. Bagi Hotel
   Sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah-
   langkah       yang    akan    diambil    dalaro     melaksanakan
   kegiatannya sehingga dapat meningkatkan                kemampuan
   hotel tersebut.


D. Metode Penelitian
     Adapun       metode      pengumpulan data yang        penulis
dapatkan terdiri dari beberapa metode antara lain:
a. Data Primer
   1. Metode Observasi
      Dalam metode ini penulis melaksanakan pengamatan
      langsung dengan cara melihat bagaimana tata cara
      kerja karyawan dan mengadakan pengamatan langsung
      terhadap obyek yang diteliti sambil mencatat guna
      meneliti data yang berkaitan dengan masalah yang
      diteliti.
   2. Metode Interview
      Dalam      hal    ini   penulis    mengadakan    tanya   jawab
      langsung dengan pihak Room Boy/Room Maid mengenai
      masalah-masalah           yang    berkaitan     dengan   obyek
      penelitian.
   3. Metode Dokumentasi
       Dengan memahami dan mengerti tentang sejarah dan
       struktur organisasi suatu hotel atau perusahaan.
b. Data Sekunder
   Data   ini     diambil dari perpustakaan dan buku-buku
   yang ada kaitannya dengan obyek penelitian.
E. Hipotesa

          Dengan         pelaksanaan          dan      cara       kerja

   karyawan di Housekeeping                   Department          yang

   baik        dan         berkualitas                maka        akan

   meningkatkan          mutu       pelayanan          di    Kartika

   Hotel.



F. Metode Analisis

          Dari     hasil    observasi         dan     interview     yang

  kemudian     disajikan     dalam     bentuk       deskriptif      yang

  merupakan    suatu     gambaran    secara    umum    terhadap    hasil

  penelitian     dalam   penyajian     laporan        penelitian    ini

  dilakukan dengan penjabaran dengan riset yang benar.
                               BAB II

                        LANDASAN TEORRI




A. Pengertian Hotel

         Dalam buku - buku yang berhubungan dengan kepariwi-

sataan   khususnya   tentang    perhotelan   banyak     kita   temui

bermacam-macam definisi tentang hotel, namun dari kesekian
banyak uraian tersebut, maksud yang terkandung di dalamnya

tetap sama.

         Hotel adalah bentuk akomodasi yang dikelola secara

komersial.    Disediakan    bagi   setiap    orang    yang     ingin

memperoleh    pelayanan,    penginapan,     disamping    pelayanan

makan, minum, hiburan dan lain sebagainya.1

         Tamu yang akan menginap sudah tentu memilih hotel

yang memiliki karnar -kamar beserta sernua fasilitas dan

perlengkapannya.     Tamu   menghendaki     tidur   dengan     aman,

seperti tidur di rumah sendiri, bahkan wajarlah bila

seorang tamu menuntut lebih nyaman dari pada di rumahnya,
karena merasa telah membayar untuk memenuhi keinginannya.

Untuk itu hotel harus menyajikan kamar dengan baik, bersih

dan aman agar tamu betah tinggal, bahkan memperpanjang

malam penginapanya di hotel.




1
 Proyek Pembinaan dan Pengembangan Sistem Pelatihan
Kerja Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja,
Jakarta, 1991, PenEurusan Tata Graha Hotel. Hal. 3.
       Kunci keberhasilan penyiapan kamar tertentu pada

pengurusan keadaan kamar antara lain meliputi: Room Boy/

Room Maid, Floor, Supervisor, linen boy dan bagian yang

terkait dalam lingkup organisasi hotel. Kerjasama yang

baik harus selalu dibina dan penataan kamar tamu harus

disesuaikan dengan kemajuan teknologi sehingga dengan

hotel yang kita kelola tetap selalu tampak baik dan

menarik.



B. Pengertian Housekeeping
   Secara garis besar yang dimaksud dengan pengertian

   Housekeeping adalah:

   Salah     satu departemen yang ada di      suatu hotel    yang

   mengutamakan         kelengkapan,       kebersihan       kamar,

   keselamatan,       kelestarian   lingkungan di   areal   hotel,

   baik operasional maupun administrasinya.

   1. Tugas Housekeeping

      Pagi Hari

      - Menghubungi         F.O untuk    mendapatkan    informasi

           mengenai     kamar VIP dan check Out Room sebelum

           memulai    tugasnya,     kemudian mengirimkan laporan

           tersebut ke setiap Supervisor.

      - Mengerjakan pemeriksaan dan pencatatan barang yang

           hilang dan rusak.

      - Pembagian Cleaning Supplies ke setiap floor.
         Sore Hari

         - Bertanggung jawab terhadap jalannya pekerjaan pada
           waktu     sore hari     terutama   apabila   Executive
           Housekeeper tidak ada.
         - Membuat Housekeeping Evening Shift Report.
         - Mengisi Log Book untuk housekeeping Morning       shift
           terutama kalau ada pesan penting.
      2. Hubungan Housekeeping dengan Defartemen lainnya
         Dalam     suatu     hotel,   semua   departemen     saling
         berhubungan       dalam   melaksanakan   tugasnya    serta
         pekerjaannya. Jika semua bagian saling berhubungan
         dengan baik, maka dalam menjalankan pekerjaannya-
         pun akan lancar dan baik.
         Hubungan Housekeeping        dengan departemen lainnya,
         adalah sebagai berikut:
         a. Housekeeping dengan F. O.
            H.K. melaporkan kepada F.O. mengenai:
            - Room Station
            - Mengenai kamar VIP
            - Perpindahan kamar tamu
            - Mencatat tamu yang Check Out
            - Mencatat barang tamu yang tertinggal.2
         b. H. K. Dengan F.B. , meliputi :
            - Room Service
            - Banquite
            - Linen




2
    Agustinus Darsono, Kantor Depan Hotel. Hal. 14.
c. H.K. dengan Laundry/Linen
   - House Laundry

   - Guest Laundry

d. H.K. dengan Accounting

   - Membuat Bill untuk tamu
   - Inventories
e. H.K. dengan Man Power

   - Menangani masalah tentang kepegawaian
   - Informasi

 .
f H.K. dengan Engineering

   - Repair dan Maintenance bertugas menangani bila

     terjadi     kerusakan barang yang   ada   di   kamar

     terutama barang-barang electronik.
 .
g H.K. dengan Marketing
   - Informasi tentang/mengenai penjualan hotel
i. H.K. dengan Security
   - Menjaga     keamanan,   baik para tamunya, barang-
     barang tamu maupun hotel.
Section-section yang ada di Housekeeping
     Di dalam melaksanakan kegiatannya, Housekeeping
departemen,    mempunyai beberapa section antara     lain
adalah:
- Houseman Section

  Bertugas dan bertanggung jawab atas kebersihan,
  kerapihan, kenyamanan, dan keindahan hotel baik
  itu di dalam maupun yang ada di wilayah hotel
  tersebut.
    -   Housekeeping Office

        Section ini ditugaskan untuk membuat           Housekeeping
        Report.    Laporan tersebut dikirim ke Front        Office
        Department      dan   yang     satunya   disimpan      di
        Housekeeping Office. Selain itu juga           melaksanakan
        administrasi dan komunikasi antar section.

    -   Florist Section

        Section ini bertugas untuk menyediakan bunga-bunga

        yang    sudah dirangkai yang akan dipergunakan atau

        di     tempatkan di kamar-kamar tamu atau areal yang

        sudah ditentukan.

    -   Linen dan Uniform Section

        Linen adalah:
        Salah     satu perlengkapan hotel yang memakan biaya

        terbanyak,      oleh karena itu cara pemakaian dan

        pemeliharaannya harus benar-benar diperhatikan.


        Linen Room adalah:
        Pusat penyimpanan seluruh keperluan perlengkapan

        linen termasuk pakaian seragam pegawai di Hotel.3

        Linen meliputi :

        - Linen yang digunakan di kamar-kamar.

          Misalnya:

                      Sheet, Pillow Case, dan lainnya.




3
 Institut Pariwisata Nusa            Jaya   Jakarta,    Pengetahuan
Dasar Perhotelan. Hal. 29.
         - Linen Restaurant
           Misalnya:
                       Nepkin,    Taplak meja, Tray cloth,       dan
                       lainnya.
         Linen    dalam   operasinya    sangat   penting,     karena
         harganya sangat mahal sekali. Oleh karena itu
         penggunaan dan pemeliharaannya harus hati-hati dan
         teliti.4
         Dalam restaurant, Stock linen harus dua kali lipat
         dengan jumlah kursi sehingga bila yang satu kotor
         selalu ada gantinya yang siap dipakai sewaktu-
         waktu.
         - Uniform
           Tempat penyimpanan seragam atau pakaian para
           karyawan hotel yang sudah rapih yang sudah
           dicatat     oleh   petugas   linen,   dan   siap   untuk
           digunakan bila karyawan hotel akan berganti
           Uniform.


C. Personalia

         Tugas-tugas dari masing-masing Personalia adalah:
    a. Executive Housekeeper
       Bertanggung jawab secara keseluruhan dalam operasi
       di lingkungan Housekeeping dan bertanggung jawab
       atas segala anggarannya.




4
 Marsum W. A. , Sistem Pelayanan Makanan         dan Minuman
Secara Internasional. Hal. 11.
b. Assist Executive Housekeeper

    Bertanggung      jawab   atas     operasional       Housekeeping

    setiap harinya dan membantu tugas-tugas Executive

    Housekeeper.

c. Housekeeping Secretary

    Bertanggung     jawab    atas    tugas    keadministrasian        di

    Housekeeping     termasuk       membuat    dan   mencatat    semua

    masukkan dari tamu.

d. Mini Bar

    Bertanggung jawab tentang penyediaan supplies               meals

    dan    drinks    serta mencatat           pengeluaran      setiap

    harinya.

e. Houseman

    Bertanggung jawab atas kesuksesan daripada houseman

    operation setiap harinya.

f. Floor Caption

    Bertugas roengontrol kebersihan dan kelengkapan kamar

    dan juga sebagai pemimpin Room Boy/maid.

g. Room Boy/Room Maid
    Pelaksana      harian    daripada     Room       Section    dan

   bertanggung jawab atas keberhasilan dan kelengkapan

    kamar dan keperluan tamunya.
                                  BAB III
                   SEJARAH SINGKAT KARTIKA HOTEL




A. Sejarah Perkembangannya

         Kalimantan      Barat    khususnya    kota    Pontianak      telah
  dikenal    oleh     bangsa      kita    sejak      jaman   penjajahan,
  sehingga banyak hal-hal menarik yang ada di Pontianak,
  baik     kesenian,      adat     istiadat       ataupun     kerajinan-
  kerajinan     dan      keramahtamahannya.           Hal    inilah   yang
  menjadi    daya     tarik      para    wisatawan/pengunjung         untuk
  berkunjung ke kota tersebut.
        Pada mulanya Kartika Hotel yang ada di Pontianak
  itu    bernama    TO    LITLIT    LABELA    yang     artinya   adalah:
  "Tempat pertemuan dari beribu-ribu orang Belanda". Pada
  waktu/masa DwiKora atau pembebasan Irian Barat, harta
  orang-orang       Belanda        tersebut     diambil       alih    oleh
  Pemerintah    Republik         Indonesia    yang    kemudian   menjadi
  kantor pemerintahan yang disebut dengan kantor "ANGRAT
  MIL Kodam XII Tanjungpura".
        Setelah ANGRAT MIL tersebut mempunyai kantor atau
  lokasi sendiri di Jalan Adi Sucipto/Sai-raya, maka
  bekas lokasi tempat itu dibangun sebuah gedung/hotel
  yang sekarang ini dinamakan Kartika Hotel.
        Kartika Hotel diresmikan pada tanggal 8 Januari
  1988, bersamaan diresmikannya lapangan tennis yang ada
  di dekat hotel tersebut.
       Adapun lahan dari sektor pariwisata ini adalah para
   wisatawan yang terbagi atas dua golongan, antara lain:
   a. Para     pengusaha,     Staff      Perusahaan/Organisasi
      Perusahaan/ Pemerintahan yang disebut "Para Business
      Tourist”.
   b. Mereka    yang    berkunjung      dengan   maksud    untuk
      berekreasi/      berlibur   di     kota    Pontianak/kota
      Khatulistiwa. Jasa perhotelanlah sebagai salah         satu
      peluang bisnis yang dapat tercipta. Dalam hal          ini
      sektor pariwisata yang sangat besar peranannya dalam
      menunjang     pembangunan,       maka tidaklah heran    di
      Pontianak banyak didirikan hotel-hotel. Dari        sekian
      banyak hotel yang ada, salah satunya adalah         Kartika
      Hotel    dengan klasifikasi menengah, baik dalam       hal
      Food    Hygienenya    maupun     Sanitasinya    mendapat
      perhatian.


B. Letak dan Kedudukan Kartika Hotel

        Kartika Hotel ini berlokasi/dibangun di pusat kota
   dan tepat sekali letaknya di pinggir/tepi sungai
   Kapuas.
        Dalam kegiatannya, Kartika Hotel ini mengadakan
   kerjasama dengan Biro Travel baik yang ada di kota
   tersebut maupun di kota lain.
C. Tujuan Didirikannya Kartika Hotel

       Untuk menambah peluang yang besar dalam bidang jasa

   yaitu    dengan    didirikannya   Kartika    Hotel    ini,   Para

   Businessman/Tourist akan dapat mendapatkan sarana yang

   diperlukan apalagi dengan dibukanya jalur perbatasan

   antar Serawak - Kalimantan Barat.



D. Struktur Organisasi Kartika Hotel

      Agar perusahaan/Badan Usaha dapat berjalan dengan

  baik dan sesuai dengan tujuan yang           telah ditetapkan,

  maka Badan Usaha tersebut harus         memiliki      organisasi

  yang baik     dan teratur, juga memiliki        manajemen yang

  sempurna agar tercipta suasana kerja yang baik.

      Adapun         struktur     organisasi    Kartika     Hotel

  menggunakan Organisasi Lini, yaitu:

  - Masing-masing       pekerja bertanggung jawab penuh untuk

    melaksanakan tugas/kegiatannya dengan baik menurut

    ketentuan yang berlaku.

  - Garis    komando/pelaksanaannya langsung dari         seorang

    pemimpin ke berbagai tingkat operatif/tinggi/rendah,

    sehingga dapat berjalan dengan lancar.

  - Kekuasaan dan tanggung jawab tertinggi dipegang oleh
    Pimpinan/Manager.
      Pada saat ini Kartika Hotel menerapkan manajemennya

  secara     sempurna     yaitu    campuran    antara    manajemen
  Profesional dan Tradisi.
E. Personalia
  Pengertian Tenaga Kerja
  Tenaga kerja adalah manusia yang berhubungan dengan
  proses produksi. Adapun kerja manusia dipengaruhi oleh
  dua faktor:
  1. Faktor Rohani, meliputi:
     - Pikiran
     - Semangat kerja
     - Kerajinan dan lain sebagainya
   .
  2 Faktor Jasmani
     Kedua   faktor ini dipengaruhi oleh pribadi       manusia
     sehingga mempengaruhi     terhadap itu sendiri      serta
     kualitas yang akhirnya mempengaruhi kapasitas kerja
     manusia tersebut.
     Macam-macam tenaga kerja
     Menurut tingkatannya,     tenaga kerja    dalam    suatu
     kantor dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu:
      .
     1 Tenaga kerja terdidik
        yaitu tenaga kerja yang mempunyai kecakapan
        khusus     yang   diperoleh   dari    pendidikan    dan
        pengajaran.
      .
     2 Tenaga kerja terlatih
        Yaitu tenaga kerja yang mempunyai kecapakan
        khusus     yang   diperoleh   dari   pengalaman     dan
        latihan.
   3. Tenaga kerja tak        terdidik

        Yaitu   tenaga   kerja    yang   tidak      mempunyai

        keahlian     maupun     kecakapan    khusus     dari

        pendidikan maupun latihan, jadi dalam hal ini

        termasuk tenaga kerja kasar.

       Berdasarkan   penelitian dan keterangan          yang

penulis peroleh, bahwa Kartika Hotel Pontianak tidak

terdapat    golongan kepangkatan. Jadi      tidak    seperti

pegawai negeri, tetapi sudah mempunyai keahlian dan

kecakapan khusus menurut bidangnya masing-masing.

Struktur Kepegawaian Kartika Hotel lainnya, adalah:

Pada    saat ini Kartika Hotel telah banyak menyerap

tenaga kerja baik itu yang bekerja di kantor maupun

tenaga kerja pelaksana. Adapun perinciannya sebagai

berikut:

1. Manager

2. Sekretaris

3. Kasir

4. Receptionist

5. Operator

6. Housekeeping Department

   - Pimpinan Housekeeping

   - Supervisor

   - Room Boy

   - Laundry

   - Houseman
Restaurant Department

   - Kasir Restaurant

   - Waiter/waitress

   - Karyawan Dapur

Salon, Security, Tukang kebun, dan lain-lain.

         Karyawan    di   Kartika   Hotel,    selain      mendapat

pembayaran       bulanan,      mereka       juga      mendapatkan

tunjangan-tunjangan seperti: Tunjangan Hari Raya ,

Kesehatan    dan    tunjangan      lainnya.    Tunjangan       ini

menurut     Pimpinan      Kartika    Hotel    bertujuan      untuk

meningkatkan        semangat        para      karyawan        dalam

melaksanakan dan melayani para tamu yang datang.

         Untuk     membina     kedisiplinan        para     pegawai

dilakukan     absensi     melalui    mesin     absensi      secara

berkesinambungan. Pimpinan Kartika melakukan komunikasi

secara      langsung      dengan    karyawan        dalam    usaha

meningkatkan pemberian pelayanan pada tamu-tamu dengan

baik.
         Pedoman kerjanya adalah: Bekerja di dunia

perhotelan.      Kegiatan    utamanya      adalah    menciptakan

kepuasan pembeli yaitu denpan cara memberi pelayanan

dengan baik dan menitik beratkan pada ketrampilan

dan tingkah laku yang sopan.
                             BAB IV

         HOUSEKEEPING DEPARTMENT DI KARTIKA HOTEL




A. Macam dan Jenis Kamar Yang Ada

          Diperkirakan dua pertiga waktu yang dipergunakan

   oleh tamu selama berada di hotel yaitu di dalam        kamar.

   oleh karena itu kebersihan dan kerapihan kamar haruslah

   selalu dijaga begitu pula dengan pelayanan dan service yang

   dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan pada tamu harus

   benar-benar     diperhatikan   jangan   sampai    menimbulkan

   complaint dengan tamu. Karena      keberhasilan suatu hotel

   tergantung pada banyaknya tamu yang     datang dan menginap

   di hotel tersebut.

          Macam-macam / Jenis kamar yang ada        di   Kartika

   Hotel adalah:

      - Superior

      - Deluxe

      - Panorama

      - Deluxe Panorama

      - Executive Suite
         Sedangkan macam dan         jenis kamar      yang     ada     di

Kartika hotel, adalah:

- President Suite Room

  Yaitu     kamar    yang     termahal      dan    terluas    dari     semua

  kamar-kamar       yang     ada   dengan    dua    buah     tempat    tidur

  berukuran     double.       Ukuran   kamar mandinya          juga     luas

  jika dibandingkan dengan kamar lainnya.

- Deluxe Suite Room

  Yaitu     kamar     yang    tempat     tidurnya      ada     dua    buah,

  berukuran    semi     double,      kamar    mandinya       sama     dengan

  kamar standard.

- Standard Suite Room

  Yaitu kamar yang tempat tidurnya sebanyak dua buah

  yang    berukuran        single    dapat    juga     berukuran       semi

  double.

- Double Beded Roon

  Yaitu kamar biasa yang dilengkapi dengan satu buah

  bed yang berukuran double yang dapat digunakan untuk

  dua orang.

- Twin Beded Room

  Yaitu kamar yang terdiri dari dua buah tempat tidur

  dengan ukuran single, satu bed untuk satu orang.

       Jumlah kamar yang ada di Kartika Hotel Pontianak

adalah 45 kamar berbintang dua, dengan rincian sebagai

berikut :
- Di bagian atas       berjumlah 29 kamar

- Di bagian bawah berjumlah 16 kamar
         Untuk mewujudkan suatu kedisiplinan kerja para
karyawan, maka Kartika Hotel membuat jam kerja sebagai
berikut:
           .
          1 Masuk pagi (morning) : jam 07.00 s/d 15.00
           .
          2 Masuk sore (evening) : jam 15.00 s/d 23.00
           .
          3 Masuk malam (night)     : jam 23.00 s/d 07.00
         Mengenai pemberian hari libur (day off)     biasanya
secara bergiliran, artinya bila salah satu karyawan ada
yang libur maka karyawan-karyawan yang lain akan masuk.
Jika     dalam   satu bulan ada hari besarnya mereka     juga
tidak libur, tetapi tetap masuk terkecuali pas hari itu
mereka mendapatkan libur.


B.     Pemeliharaan Lingkungan dan Tempat Kerja
         Pemeliharaan tempat kerja sangat erat hubungannya
dengan     lingkungan hidup, baik      itu dalam   lingkungan
setempat maupun lingkungan sekitar atau bahkan seluruh
lingkungan hotel Sebagai suatu contoh :
                          misalnya di Kitchen
Di   kitchen     faktor kesehatan serta kebersihan sangat
berpengaruh bagi kesehatan makanan dan minuman. Makanan
disini     merupakan   satu hal yang    pokok bagi   manusia,
karena dapat menimbulkan 2 (dua) faktor, yaitu:
         1. Mengakibatkan orang hidup secara wajar
         2. Mengakibatkan timbulnya suatu penyakit
Dalam istilah hotel hal ini dikenal dengan sanitasi

kitchen.       Salah     satu   usaha     yang    diperlukan      dalam

pemeliharaan tempat kerja yang baik, yaitu:

   "Bersih dari segala kuman penyakit dan sesuai dengan

   norma kesehatan yang di tentukan".

        Maka    sebagai     seorang       petugas    kitchen      wajib

membersihkan     lingkungannya      dan    segala    peralatan     yang

digunakan, maksudnya yaitu untuk menghindari segala
macam   kuman     yang    mungkin   ada.     Untuk    menunjang     hal

tersebut, maka di kitchen harus disediakan bak-bak,

tong sampah yang tertutup untuk pembuangan sisa-sisa

makanan, baik itu dari tamu maupun dari karyawan hotel

sendiri.

        Selain itu juga sanitasi yang berhubungan dengan

lingkungan hidup adalah:

   "Petugas Kitchen dalam menyiapkan makanan untuk tamu

   atau karyawan harus dalam keadaan bersih dan sehat".

Jika kebersihan tidak diperhatikan maka                  penularan
penyakit       lewat      makanan   sangat       mudah dan    sangat

berpengaruh pada lingkungan.

        Usaha-usaha yang dilakukan adalah :

1. Pembuangan air kotor

2. Pembuangan sampah

3. Kebersihan dapur

4. Lingkungan hotel
        Untuk membersihkan hotel tentunya ada                petugasnya

tersendiri yang akan menanganinya.
C. Sistem Kerja dan Langkah-langkah Kerja Housekeeping
         Karyawan hotel dalam menjalankan tugasnya harus
sesuai    dengan   jadwal   kerja   yang   telah   ditetapkan.
Sebelum melaksanakan tugas dan pekerjaannya, khususnya
pada Room Boy/Room Maid harus mengisi daftar hadir yang
berada di sectionnya dan segeralah berganti Uniform.
Selanjutnya     mulailah    menyiapkan     perlengkapan     yang
dibutuhkan seperti :
- Sheet
- Towel
- Soap, Matches
- Pillow case, shampoo
- Dan lain-lain
Langkah-langkah membersihkan kamar
a. Seorang Room Boy/Room Maid pertama-tama mengeluarkan
   kereta     atau trolley dari      section     yang     telah
   disediakan berikut dengan perlengkapannya menuju
   kamar yang akan dibersihkan.
b. Sebelum masuk kamar yang akan dibersihkan,       terlebih
   dahulu mengetuk pintu sebanyak tiga kali atau dengan
   menekan bell sambil menyebutkan identitasnya
c. Apabila    tidak ada     jawaban,     maka   seorang    Room
   Boy/Room Maid mulai membuka pintu secara         perlahan-
   lahan dengan kunci yang kita miliki. Dan apabila ada
   tamunnya di dalam, maka kita dapat menanyakan apakah
   kamarnya boleh dibersihkan sekarang.
   Jika boleh,     mulailah bekerja      atau mengerjakannya
   tetapi sebelum mulai bekerja, dapat melihat mini

   barnya    terlebih     dahulu.   Di    kartika     Hotel   untuk

   mengontrol      Mini   Bar   atau     mengisinya    sudah    ada

   petugasnya sendiri, jadi para Room Boy/Room Maidnya

   hanya mengecheck saja.

d. Setelah     masuk ke dalam kamar          tersebut,        maka

  segeralah membuka Gorden yang dilanjutkan dengan

  memeriksa kamar,         terutama pada      kamar yang baru

  Check     Out.      Apabila    ada     barang     tamu      yang

  tertinggal/terbawa oleh tamu, maka segeralah melapor

  pada supervisornya.

e. Mengeluarkan kotoran dan peralatan yang akan diambil

  oleh petugas. Setelah itu mengecheck              lampu-lampu,

  bila ada yang rusak segeralah melapor.

 .
f Sebelum     mendusting/membersihkan terlebih             dahulu

  making     bed atau membersihkan atau mengatur           tempat

  tidur,     dimana   sheet-sheet yang sudah kotor dapat

  diganti     dengan sheet-sheet yang bersih,           kemudian

  sheet yang kotor dikumpulkan.

g. Setelah making bed, barulah memulai untuk mendusting

  secara berurutan, yaitu membersihkan karpet,             lampu-

  lampu dan lain-lainnya.

h. Membersihkan Night table, juga lampunya, telephone

  serta menata kembali perlengkapan yang ada di meja

  seperti memo, ballpoint dan lainnya.

i. Setelah semuanya selesai barulah membersihkan kamar

  mandi, dimulai dari:
   1. Mencuci gelas sambil membersihkan wash basin.
   2. Membersihkan toilet bowl, bath tub
    .
   3 Membuang sampah yang ada pada waste basket
    .
   4 Mengganti handuk seperti:

        - Bath towel
        - Face towel
        - Hand towel
        - Bath mat
   Selain itu harus melengkapi supplies yang dibutuhkan
   di kamar mandi misalnya:
        - Toilet paper
        - Shampoo
        - Soap, Matches
        - Shower curtain, dll
j. Apabila semuanya sudah selesai dibersihkan atau
sudah   rapih     kemudian     check   sekali    lagi,     mungkin
masih   ada    yang   kurang    yang   harus    dikerjakan    atau
dilengkapi. Bila sudah selesai semuanya, Room Boy,
Room Maid menulis di Room Boy Control Sheet bahwa
kamar   bersebut      sudah    dibersihkan     dan    siap   untuk
dijual kembali. Kemudian tutup pintu kembali untuk
selanjutnya      mengerjakan     kamar     berikutnya.       Kerja
Housekeeping di Kartika Hotel adalah:
        Seorang Room Boy/Room Maid di Hotel Kartika
bertugas      membersihkan     ruangan   kamar       dan   menjaga
kamarnya      termasuk   barang-barang    milik      tamu.   Semua
karyawan hotel dari tingkat atas adalah pelayan, jadi
dalam hal ini seorang Room Boy/Maid harus bersikap

sopan dan hormat terhadap tamunya. Begitupula dalam

pelayanannya harus cepat bila memberikan pelayanan yang

dibutuhkan oleh tamu. Jangan sampai tamu yang datang

kecewa    hanya   karena   terlambat   memberikan   pelayanan.

Sikap sopan tersebut adalah:

- Saat    kita menerima telephone hendaknya menggunakan

  bahasa yang baik dan benar, volumenya yang jelas tapi

  dengan nada lembut.

- Apabila bertemu dengan tamu,         hendaknya memberikan

  salam walaupun kadang-kadang dalam keadaan merasa

  jengkel oleh perbuatan tamu.           Tidak boleh    marah

  ataupun menunjukkan       sikap yang    kurang    senang di

  hadapan tamu tersebut dan lain sebagainya.

Perlengkapan      kerja yang digunakan di     Kartika Hotel

adalah:

- Trolly/kereta dorong dan semua perlengkapannya.

- Vacuum cleaner, untuk membersihkan karpet yang kotor.

Selain itu di Kartika Hotel juga melaksanakan Laundry

yaitu:    Suatu pelayanan jasa yang diberikan oleh pihak

hotel di bidang pencucian pakaian tamu, sheet,       uniform

dan lain sebagainya. Dalam pencucian tersebut para tamu

akan membayar dengan harga yang sesuai         dengan jenis

pakaiannya yang sudah ditentukan oleh pihak hotel.

Tugas seorang laundry adalah:
Menyiapkan nomer-nomer kamar bila ada tamu yang akan
 mencucikan pakaiannya. Kemudian pakaian tamu tersebut
 ditempel nomor kamarnya dan diserahkan kepada          petugas
 laundry.

 Rekening/Bill Laundry dibuat tiga rangkap, yaitu:

 1. Bill yang berwarna         kuning diserahkan ke tempat

    pencucian

 2. Bill yang berwarna putih diserahkan kepada tamu

 3. Bill yang berwarna hijau disimpan oleh pihak laundry

    sebagai arsip.

 Penanganan Linen di Kartika Hotel adalah:

          Linen yang sudah kotor dikumpulkan oleh Room Boy/

 Room Maid, selanjutnya diambil oleh Houseman, Kemudian

 diserahkan kepada bagian laundry. Setelah dari laundry

 kemudian     diambil   alih   kembali    oleh     Houseman   dan

 disimpan di linen/gudang. Kemudian diambil oleh Room

 Boy/Maid     bila   diperlukan/akan      digunakan.    Prosedur

 pengambilan linennya:

 1. Mengambil    cucian dari kamar-kamar tamu berdasarkan
    order tamu dari Laundry Office.

 2. Menginformasikan kepada tamu jika pakaiannya          sudah

    tua/sobek.

 3. Mencocokkan cucian dengan catatan di listnya

 4. Membubuhkan      no. kode pada cucian agar         cucian

    tersebut tidak tertukar dengan yang lainnya.

 5. Menyerahkan ke      bagian Washer     untuk     selanjutnya
    diproses .

      Sedangkan      untuk   penanganan    linen    restaurant

adalah:
Pertama   :   Linen   dari   Restaurant/bar   diambil   oleh

seorang petugas untuk dicatat, kemudian diantarkan ke

tempat pencucian, tempatnya sama dengan penanganannya

di Housekeeping.
a. Standard     penataan   kamar   tamu   di   Kartika   Hotel

   adalah :

1. Standard Position

   Meletakkan perlengkapan kamar sesuai dengan letaknya

   yang baik dan sudah semestinya.

2. Standard Practise

   Seni untuk meletakkan atau menempatkan perlengkapan

   kamar, sehingga akan mempermudah untuk pemakaiannya.

3. Comfortable

   Menempatkan perlengkapan kamar sehingga memberikan

   kenyamanan pada saat pemakaian fasilitas tersebut.

Aktivitas yang biasa dilakukan oleh Room Boy /Room Maid

adalah:
- Time Keeper
  Memasukkan time card in.
- Locker
  Mengenakan Uniform/baju kerja
- Housekeeping Office
  Mencek/mengabsensi

- Floor Staion

  - Mempersiapkan alat kebersihan

  - Persiapan
  - Linen yang bersih yang akan digunakan
  - Mempersiapkan Room Boy/Maid card

- Kamar tamu
  Melaksanakan prosedur Make Up kamar tamu.
   Adapun tugas dari Room Boy disini adalah:
  - Mengumpulkan dan menghitung linen kotor
  - Mengisi linen order
  - Menyimpan linen bersih

  - Menyimpan Room Guest Supplies
  - Mengisi Foor Log Book
- Linen Room
  - Menerima linen kotor

  - Menyimpan linen bersih

- Housekeeping Office
  - Absensi

  - Menyerahkan laporan-laporan
  - Menyelesaikan administrasi
- Locker
  - Tempat untuk berganti Uniform/pakaian

Tugas-tugas Room Boy/Room Maid disini adalah:
1. Morning Shift
    * Menyiapkan kamar yang sudah dipesan untuk hari

      itu.

      - Mencek terhadap room supplies/guest supplies
      - Mengisi    termos   air yang   ada   dan   mengisi

         perlengkapan mini bar

      - Meneliti   dan meyakinkan apakah fasilitas   kamar

         sudah benar-benar bersih

      - Semprotkan pengharum ruangan
 II. Evening Shift
     - Mengerjakan   terlebih    dahulu pekerjaan    petugas
      morning shift yang masih belum terselesaikan
     - Menyambut tamu-tamu      yang   telah   reservation
      terlebih dahulu
     - Open bed untuk kamar-kamar yang sudah ada tamunya
      terlebih dahulu


III. Night Shift
     - Mengerjakan terlebih dahulu pekerjaan         petugas
      morning shift yang masih belum terselesaikan
     - Mengerjakan tugas-tugas khusus yang diberikan oleh
      supervisor/housekeeping bila ada
     - Bekerja sama dengan Front Office untuk menghindari
      terjadinya skipper
     Mini Bar di Kartika Hotel berisikan:
     - Guiness       2 kaleng
     - Bir Anker     2 kaleng
     - Seven Up      2 kaleng
     - Grenn Sands   2 kaleng
     - Coca cola     2 kaleng
     - Vit           2 botol
     - Apple Juice   2 kaleng
     - Melon Juice   2 kaleng
     - A & W         2 kaleng
     - Orange Juice 2 kaleng
     - Lipovitan     2 botol
     - Pit Up        2 botol
     - Kratindaeng   2 botol
     - M-150         2 botol
b. Hal-hal yang perlu diperhatikan di Housekeeping adalah:
   - V (Vacant)
     Kode atau istilah yang biasa dijumpai.
     Kamar dalam keadaan kosong yang siap untuk dijual
     atau digunakan
   - 0 (Occupied)
     Kamar yang sudah terisi oleh tamu
   - R (Repair)
     Kamar yang kosong dan sedang dalam keadaan rusak
     tetapi tidak terlalu lama karena akan diperbaiki
   - OO (Out of Order)
     Kamar yang kosong dalam keadaan rusak dan tidak
     bisa dijual dan dipergunakan
   - DD (Don't Disturb)
     Kamar yang tidak dapat/boleh diganggu gugat
   - E (Employee)
     Kamar yang biasanya dipergunakan oleh karyawan dan
     pegawai sendiri
   - HU (House Use)
     Kamar   yang     biasa   dipakai   oleh     pagawai    dan
     kemungkinan    juga   bisa   dipergunakan    oleh     bukan
     pegawainya
   - ON (Occupied No luggage)
     Kamar yang terisi dan tamunya tidak membawa barang
   - SO (Slept Out)
     Kamar yang terisi oleh tamu tetapi tamunya tidak
     tidur di dalam melainkan tidur di luar
   - DL (Double Locket)
     Kamar yang mempunyai kunci dari dalamnya
   - Please Make Room Now
     Kamar    yang meminta      untuk segera   dibersihkan
     terlebih dahulu
   - MA (Morning Arrival)
     Kamar yang diisi oleh tamu yang        datangnya pada
     pagi hari


c. Room Check Report
   Laporan yang digunakan untuk mencek kamar dari nomor
   paling kecil hingga terakhir. Hal tersebut ditujukan
   agar operasional dalam menyiapkan kamar tetap baik
   hingga selesai dan siap untuk dijual dan tamu tidak
   akan salah masuk kamarnya.


d. Lost and Found Section
  Salah satu bagian dari Housekeeping yang bertugas
  menangani barang-barang tamu yang tertinggal atau
  hilang.
  Cara menangani barang tamu yang hilang adalah: Dengan
  cara   dibungkus dan diberi     nomer petunjuk, kemudian
  dicatat     dalam buku lost    and   found yang sudah
  diisi dengan data-data mengenai barang       temuan
  tersebut.      Bila telah disimpan selama periode yang
  telah ditentukan tidak ada yang menanyakan maka
  biasanya barang      tersebut akan diberikan pada       si
  penemu sesuai dengan ketentuan manajemen.
                                     BAB   V
                               ANALISA DATA




        Peranan         Room        Section        pada     suatu      hotel

hendaknya         dapat      menampilkan        keadaan      yang   sangat

berkesan baik, nyaman, dan bersih bagi para tamunya

yang berkunjung atau menginap. Karena dengan adanya

kamar     bersih       dan    rapih,       membuat      para   tamu     atau

pengunjungnya          merasa       betah      dan    tenang   tinggal    di

hotel tersebut.

        Selain        itu    Room    Section         juga   berupaya    agar

segala keperluan dan kebutuhan tamu dapat terpenuhi

dan tidak terjadi keluhan pada para tamunya.

        Adapun peranan yang harus dilakukan oleh Room

section adalah:

* Making Bed

 Setiap        Room   Boy/Room      Maid    bila     hendak membersihkan

 kamar sudah           pasti        akan melaksanakan making bed

 tersebut. Mempersiapkan tempat                       tidur adalah salah

 satu bagian pekerjaannya.

 Cara-cara untuk mempersiapkan tempat tidur yaitu:

   .
  1 Tariklah                terlebih           dahulu        bed       untuk

      mempermudah pengerjaannya.

   .
  2 Ambillah kertas bekas yang telah dipakai oleh

      tamu dan taruhlah pada tempatnya agar                    tidak
      mengganggu dalam pengerjaannya.
  .
 3 Lepaskan     lena yang kotor mulai dari    pillow     cases,

   top sheet,     blanket, sheet yang lain dan letakkan

   secara terpisah.

  .
 4 Periksalah apabila ada lena yang terkena noda

  .
 5 Angkat lena yang kotor dan masukkan ke dalam kantong

   lena kotor pada trolley.

  .
 6 Periksalah roda-roda bed dan rapihkan serta           lihat

   jika ada barang tamu yang tertinggal

  .
 7 Tebarlah     sheet pertama, kedua, pada posisi       jahitan

   menghadap ke atas dan lipatan tengah pas di          tengah-

   tengah bed.

  .
 8 Tebarkan selimut dengan tepian atas ke bawah/selebar

   pillow.

  .
 9 Tebarkan top sheet/sheet menutup blanket,           kemudian

   dilipat masuk ke bawah blanket.

10. Lipat    sisa-sisa sheet kedua ke bawah menutup       sheet

   ketiga, dan rapihkan.

11. Masukkan sheets,     tepian kanan dan kiri kemudian

   bagian bawah ke bawah mattress.
12. Pasanglah pillow cases dan letakkan di bagian atas.

13. Tutup bed cover dan rapihkan.

14. Kembalikan bed pada posisi semula.

* Cleaning a Bath Room

Keadaan bak mandi harus selalu diperhatikan kebersi-

hannya,     terutama   bila   bak   mandi   tersebut    setelah
dipergunakan. Keadaan tersebut dapat diketahui dengan
mudah,     yaitu dengan mengusapkan telapak     tangan     pada

dinding    bak mandi , bila masih melekat      berarti     masih

kotor dan mengulanginya kembali. Bagian-bagian bak mandi

yang harus dibersihkan adalah:

- Bagian dasar bak mandi

- Dinding bak mandi

- Bagian pinggir bak mandi

- Dinding luar sekitar bak mandi bagian bawah

- Pembuka air (kran) , tempat sabun

- Dinding luar bagian bak mandi bagian atas

* Dusting Room (pembersihan debu kamar)

Pada      pembersihan debu kamar      dilaksanakan       secara

berurutan sehingga nantinya dapat berakhir pada          tempat

semula pada waktu dimulai dusting. Pembersihan tersebut

merupakan pekerjaan yang efisien, menghemat waktu,          dan

tenaga.

Alat-alat yang dipergunakan ada dua lap, yaitu:

- Kain lap yang digunakan untuk membersihkan debu-debu
  pada meja dan kursi

- Kain lap untuk membersihkan kaca dan cermin.



* Vacuuming adalah pekerjaan pembersihan lantai kamar
(karpet)    agar   bebas   dari   debu,   benda-benda    tajam,
sehingga suasana kamar nyaman.
    Vacuum kamar meliputi:
    - Di bawah bed
    - Di bawah head board

    - Di bawah black out curtain
    - Di dalam/pada lantai bath room apabila sudah kering
    - Di belakang pintu
    - Di depan dan di luar kamar

    - Vacuum dibersihkan

*   Menempatkan Quest Supplies yang baik

    Kamar yang sudah dibersihkan perlu adanya penambahan

    fasilitas    sesuai   dengan   jenis   dan   jumlahnya.   Untuk

    meletakkan   fasilitasnya,     perlengkapan    tersebut   harus

    disesuaikan dengan standard yang ada Logo nama hotel

    harus terlihat dengan jelas Perlengkapan Quest Supplies

    yang harus tersedia adalah:

    - Door

    - Closet Ward robe

    - Dressing table
    - TV
    - Night table

    - Coffee table, dan lain-lain.
                           BAB VI
                           PENUTUP


A. Kesimpulan
        Pada dasarnya hotel adalah suatu tempat untuk
  menginap atau bermalam, oleh karena itu hotel sudah
  seharusnya menyediakan suatu kamar atau ruangan untuk
  beristirahat para tamu yang datang atau menginap. Para
  tamu tersebut akan membayar sejumlah uang sewa kamar
  yang telah ditempatinya menurut jenis kamarnya. Selain
  itu, hotel juga menyediakan berbagai fasilitas yang
  lainnya, seperti :
        Restaurant, Bar, Laundry, bahkan disediakan juga
   ruangan untuk Meeting atau Pesta.
  Hal ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan para tamu.
  Dengan demikian segala keperluan tamu akan terpenuhi
  dan terlayani, sehingga tamu merasa puas tinggal di
  hotel tersebut. Sedang bagi pihak hotel bisa memperoleh
  keuntungan maksimal dengan adanya rasa kepuasan para
  tamunya.
       Dari uraian di atas sebagai seorang karyawan hotel
  dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya
  terhadap para tamu yang datang atau berkunjung Seperti:
  - Menjaga kebersihan lingkungan kamar.
  - Memberikan rasa aman/puas terhadap tamu,
  - dan lain sebagainya.
   Begitu pula karyawan hotel harus saling menghormati
   satu sama lainnya.

        Dengan pelayanan yang baik itulah pihak hotel
   dapat meraih keuntungan yaitu dengan datangnya para
   pelanggan baru karena tamulah yang akan menjadi alat
   promosi yang baik bagi hotel.
        Hotel selaku perusahaan yang bergerak di bidang
   jasa, maka pengelolaannya harus dijalankan atas dasar
   organisasi.

        Dari hasil penelitian dan analisis, maka dengan
   pelaksanaan dan cara kerja yang baik serta berkwalitas
   khususnya     housekeeping      departemen    maka    akan
   meningkatkan mutu pelayanan di suatu hotel.


B. Saran-saran

   - Alangkah baiknya semua karyawan bila bertugas

    hendaknya memakai atau mengenakan tanda pengenal agar

    para tamu mudah mengenalnya.
   - Kerapian pada rambut dan pakaian harus selalu dijaga

    kesopanannya.

   - Apabila terjadi    complaint hendaknya mencari jalan

    dengan     bermusyawarah sebaik-baiknya dan      seadil-

    adilnya.

   - Apabila bekerja cara mulainya harus berurutan      agar

    dapat menghemat waktu juga tenaga.

  - Hendaknya room boy control sheet dipergunakan sebaik-

    baiknya.
                   DAFTAR PUSTAKA



Proyek Pembinaan/Penempatan Tenaga Kerja,     Pengurusan
       Tata Graha Hotel. Jakarta, 1991.
Agustinus Darsono, Kantor Depan Hotel.

Institut Pariwisata Nusa      Jaya,   Pengetahuan   Dasar
       Perhotelan. Jakarta.

Marsum W. A, Sistem Pelayanan Makanan/Minuman Secara
       Internasional.

Sugeng Akhir, BBA., Diktat Housekeeping.

Brosur-brosur Kartika Hotel Pontianak

				
DOCUMENT INFO