Makalah IBD Periode 2
Shared by: AliZuhrySyahidin
Categories
-
Stats
- views:
- 47
- posted:
- 4/3/2012
- language:
- Indonesian
- pages:
- 10
Document Sample


PERAN BUDAYA DAERAH DALAM
MEMPERKOKOH KETAHANAN BUDAYA BANGSA
Di susun oleh :
Dinar Arum Cahyani
1711955
Fakultas Ilmu Komputer
Program Sarjana Sistem Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012
Mata Kuliah : ILMU BUDAYA DASAR
Dosen : H. Muhammad Burhan Amin
Topik Tugas : Peran Budaya Daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya Bangsa
Kelas : 1KA41
Dateline Tugas : 03 April 2012
Tanggal Penyerahan & Upload tugas : 04 April 2012
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh perkerjaan dalam tugas ini kami buat sendiri tanpa
meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata
kuliah ini.
Penyusun
NPM Nama Lengkap Tanda Tangan
17111955 Dinar Arum Cahyani
Program Sarjana : Sistem Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa ,karena dengan karunia nya
penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam tak lupa kami haturkan kepada
nabi kita Muhammad SAW, serta para keluarga, sahabat dan umatnya yang tetap istiqomah
dijalan-Nya. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menambah sebuah pengetahuan kepada
pembaca tentang Peran Budaya Daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya Bangsa.
Makalah ini berisi informasi tentang Peran Budaya Daerah Dalam Memperkokoh
Ketahanan Budaya Bangsa. ,yang kami harapkan dapat memberikan informasi kepada para
pembaca.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini tidak sedikit hambatan yang kami hadapi, namun
kami menyadari bahwa kelancaran pada penyusunan tidak lain berkat bantuan beberapa pihak
dan maka dari itu kami berterimakasih sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang
telah membimbing kami selama proses penusunan makalah ini.
2. Teman teman terutama kelas 1 KA 41 atas kerja sama.
3. Seluruh pihak yang berpartisipasi selama penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna,oleh karena itu kritik dan saran
dari semua pihak yang bersifat membangun dan suatu motivasi selalu kami harapkan demi
kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir.Semoga Tuhan meridhoi segala uusaha
kita.Amin
Hormat Kami
DAFTAR ISI
Lembar pengesahan………………………………………………………...…… I
Kata pengantar...…………………………………………………………..……. II
Daftar isi...……………………………………………………………….……… IV
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar belakang ……………………………………………………... 1
1.2 Tujuan ……………………………………………………………… 3
1.3 Sasaran …………………………………………………………….. 3
Bab II Permasalahan
2.1 Strenght (kekuatan) ………………………………………………. 4
2.2 Weakness (kelemahan) …………………………….……………… 5
2.3 Opportunity (kesempatan)………………………….…….………… 6
2.4 Threat (ancaman) ………………………………………………….. 7
Bab III Kesimpulan dan Rekomendasi
3.1 Kesimpulan………………………………………………………… 8
3.2 Rekomendasi……………………………………………………… 8
Daftar pustaka………………………………………………………………… 10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Kebudayaan bangsa Indonesia terbentuk dari beberapa unsure yang di peroleh dari
masyarakat yang terdiri dari berbagai macam jenis ataupu macam. Diantaranya adalah tarian
, music , pakaian , norma dan sebagainya. Meskipun pada asalnya kebudayaan yang ada di
Indonesia adalah suatu adaptasi dari kebudayaan asing yang pernah tinggal di Indonesia.
Namun Kebudayaan yang asli Indonesia yang murni asli Indonesia wajib kita Lindungi dan
kita lestarikan sebagaimana mestinya.Kebudayaan di Indonesia juga disebut budaya nasional
karena kebudayaan di Indonesia terbentuk berbagai macam budaya.
Tetapi dikerenakan adanya era globalisasi,dan mulai datangnya kebudayaan asing dari
luar dan dari berbagai macam penjuru dengan berbagai bentuk yang sangat menarik dan di
perlihatkan secara modern.dan itulah yang membuat generasi muda saat ini lebih menyukai
hal yang berbentuk dan terlihat modern.
Hal demikian yang membuat kebudayaan yang dimiliki Indonesia mulai menhilang dan
pudar. Dengan adanya kebudayaan asing yang muncul dan kemajuan teknologi saat ini
membuat kebudayaan daerah sedikit terlupakan karena tidak ada rasa ketidak tarikan
terhadap kebuadayan asli Indonesia
Seharusnya sudah menjadi suatu kewajiban untuk generasi muda membantu
mempertahankan dan melestarikan keberadaan kebudayaan daerah yang menjadi symbol
utama kebudayaan nasional.Rasa kekhawatiran pun sudah terasa dari berbagai pihak yang
takun kehilangan akan kebudayaan yang dimiliki. Namun jauh lebih baik bila mana kita
dapan menjadikan suatu kebudayaan asing dan kebudayaan sendiri di satukan tanpa harus
melupakan keduanya atau memilih salah satunya.
1.2 Tujuan
Tujuan utama makalah Peran Budaya Daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya
Bangsa. ini adalah membantu memberikan informasi ataupun pengetahuan terhadap semua
lapisan masyarakat di Indonesia khususnya untuk kaum muda agar kita lebih mengenal dan
mengetahui akan pentingnya memperkokoh ketahanan budaya diantaranya adalah :
Mengetahui cara mengatasi permasalahaan mengenai kebudayaan.
Terwujudnya Kesatuan Dan Persatuan
Dapat menambah tentang kebudayaan
Mengetahui peran budaya lokaldalam upaya memperkokoh budaya nasional.
Mengetahui berbagai macam masalah tentang kebudayaan
Dapat memberi sedikit informasi supaya generasi muda lebih menyadari kebudayaaan
nasional
1.3 Sasaran
Penulisan ini ditujukan kepada para pemeran budaya yakni masyarakat khususnya para
generasi muda dan mahasiswa yang generasi kebudayaan bangsa kita ini ditentukan. Apakah
kebudayaan bangsa kita dimasa mendatang nanti akan tetap lestari dan tetap eksotik dimata
dunia. Sebagai citra akan bangsa indonesia yang hebat yang kaya akan alam dan kebudayaannya
BAB II
PERMASALAHAN
Analisa SWOT yaitu suatu bentuk analisa, situasi dan kondisi yang memiliki sifat deskriptif.
Analisa ini dapat menempatkan situasi dan kondisi sebagai faktor ataupun penyebab masukan
yang kemudian dikaitkan menjadi suatu kelompok menurut konstribusinya masing-masing, hal
yang perlu diingat dengan baik oleh pengguna atau pemakai SWOT bahwa analisa SWOT yaitu
hanya semata-mata seperangkat alat analisa yang digunakan untuk menggambarkan situasi yang
sedang dihadapi dan dapat memberikan jalan keluar yang baik karena masalah yang dihadapi
oleh organisasi.
Analisa SWOT terdiri dari empat komponen dasar diantaranya :
Strenght (kekuatan) adalah suatu situasi ataupun kondisi yang dapat disebut sebagai
kekuatan dari organisasi atau kelompok program saat ini.
Weakness (kelemahan) adalah suatu situasi atau kondisi yang dapat disebut
kelemahan dari organisasi atau kelompok program pada saat ini.
Opportunity (kesempatan) adalah suatu situasi atau kondisi yang dapat disebut
peluang di luar organisasi atau kelompoki yang dapat memberikan peluang
berkembang atau maju lebih baik bagi organisasi di masa akan datang.
Threat (hambatan) adalah suatu situasi atau kondisi yang dapat disebut sebagai
ancaman bagi organisasi atau kelompok yang datang dari luar organisasi atau
kelompok dan dapat mengancam ekstensi organisasi di masa akan datang.
1. Strengh (Kekuatan)
Suatu nilai luhur kebudayaan bangsa indonesia dan suatu alat penguat untuk
ketahanan kebudayaan indonesia dalam menghadapi derasnya arus perkembangan
budaya asing maupun local. Mempertajam suatu pemanfaatan nilai dan pesan
moral. Harta kekayaan kebudayaan bangsa indonesia yang sangat beraneka ragam
diantaranya adalah suku kesenian dan nilai budaya yang lainnya. Adapun
keanekaragaman seni kebudayaan yang semakin banyak memiliki keunikan
budaya.saat ini banyak wisatawan mancanegara yang dating mengunjungi untuk
melihat kebudayaan indonesia.
2. Weakness (kelemahan)
Kurangnya minat pada masyarakat dan rasa kecintaan terhadap kebudayaan dan
hasil produksi yang dihasilkan bangsa indonesia.dan pudarnya nilai solidaritas
dan cinta tanah air sendiri. Bahkan sekarang kurangnya keramahtamahan social.
Masih kurangnya memiliki informasi terhadap pembaharuan dan kebudayaan
baru.
3. Opportunity (peluang)
Kemajuan terhadap teknologi dapat membuka peluang terhadap pelestarian
kekayaan kebudayaan baru. Dan adanya pengaruh budaya asing dalam era
globalisasi akan berdampak positif terhadap ketahanan budaya jika adanya
akulturasi budaya yaitu ciri khas dan identitas kebudayaan semakin berkembang,
Banyaknya lembaga atau pihak di luar negeri yang tertarik akan budaya bangsa
baik berupa benda peninggalan sejarah dan purbakala (benda cagar budaya) dan
kesenian khas indonesia. Kemajuan teknologi juga membuka peluang untuk
melestarikan kekayaan budaya. Kekayaan budaya yang melimpah mampu
menjadikan daya tarik untuk mendatangkan wisatawan.
4. Threat (tantangan)
Masih kurangnya penghargaan terhadap hak atas kekayaan intelektual di bidang
kebudayaan,juga lemahnya SDM pengelolaan kekayaan budaya dan pengaruh
budaya asing dalam era globalisasi akan berdampak negatif terhadap ketahanan
budaya dan bangsa itu sendiri. Kekayaan budaya bangsa baik dalam bentuk benda
dan yang tak benda belum di kelola secara sinergis dalam rangka pembangunan
nasional.
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
Indonesia memiliki Peluang yang lebih untuk di bandingkan dengan negara lain,
Indonesia memiliki berbagai macam variasi kebudayaan yang masih belum di
perlihatkan dan dieksplore yang memiliki potensi besar.
Saat ini kurangnya minat pada generasi muda pada kebudayaan daerah sendiri, karena
dianggap kuno, hilang nya kebudayaan daerah karena minimnya pengetahuan dan
minat kaum muda dalam menghidupkan kembali kebudayaan daerahnya.
Kurang perhatiannya peran pemerintah, Sering terjadinya pencurian kebudayaan
daerah yang kita miliki termasuk di karenakan kesalahan pemerintah, baik pemerintah
pusat maupun yang daerah, karena kurangnya bantuan untuk ikut melindungi
kebudayaan daerah yang kita miliki.
3.2 Rekomendasi
Pemerintah Lebih Aktif dan lebih cepat dalam bergerak jangan sampai terjadi
pencurian lebih banyak lagi kebudayaan kita karena ketidakperdulian pemerintah.
Diadakan pelatihan dan pemberitahuaan kepada rakyat tentang pentingnya
kebudayaan daerah demi berdirinya kebudayaan nasional.
Pemerintah memberi bantuan dana untuk membantu orang – orang yang menjaga dan
melestarikan kesenian daerah dan kebudayaan daerah, jangan sampai mereka merasa
tidak diperhatikan.
Di adakan lomba dan acara yang membantu generasi muda tertarik untuk
mempelajari kebudayaan daerahnya masing – masing.
Adanya contoh baik dari kalangan public figur maupun anggota politik dan
pemerintah yang menjadi panutan rakyat, agar banyak orang meniru kebudayaan
daerahnya dibandingkan harus meniru sikap mereka yang tidak patut dicontoh.
DAFTAR PUSTAKA
http://nesaci.com/contoh-kata-pengantar-makalah/
http://wawanoutsider.wordpress.com/2010/03/08/bagaimana-sikap-anda-untuk-
mempertahankan-kebudayaan-indonesia-yang-akhir-akhir-ini-banyak-di-klaim-oleh-
negara-lain/
http://bayupirmansah.blogspot.com/2011/02/sikap-kita-dalam-menjaga-atau.html
Get documents about "