PANDUAN NASIONAL KESELAMATAN RS by galihdr

VIEWS: 1,124 PAGES: 82

									 PANDUANNASIONAL
 KESELffiPASIEN
    RUIVTAHSAKIT
           (Patient
                  Safery)


    UTAMAKAN KESELAMATAN PASIEN




DEPARTEMENKESEI{ATAN REPTIBLIKINDONESIA
           Edi s i 2- J ak ar ta2008
                  K ata S ambutan
                Menteri K esehatan R .l



   Tersusunnya Panduan
                Buku           Nasional   Keselamalan Pasien Rumah   Sakitini
hendaknya sambut
           kita      dengan  penuh syukur
                                    rasa                      yang
                                               kehadiratTuhanMaha        Esa,
karena penerbitan panduan merupakan
                 buku          ini            rangkaian         yang
                                                        kegiatan panjang
yang melibatkan      terkait
               unit-unit diDepartemen      Kesehatan,
                                                    organisasiperumahsakitan
dan konsumen  kesehatan.
   Buku  Panduan   yangberisi standar   keselamatan pasien tujuh
                                                          dan        langkah
penerapan             pasien
          keselamatan merupakan yang     acuan tepat rumah dalam
                                                        bagi      sakit
melaksanakan  program             pasien
                     keselamatan rumah          sakit.
                                                     Seperti ketahui,
                                                            kita        akhir-
akhirinisemakin tuntulan
                marak         pasien terhadap pelayanan tidak
                                              mutu           yang      jarang
berakhir                hukum
        menjadituntutan danmerusak rumah    citra      sakittersebut.Dengan
digunakan panduan oleh
          buku         ini    rumah diharapkan sakit mencatat
                                     sakit          rumah rutin
dan            insiden melakukan akar
    melaporkan dan                  analis masalah   sehingga insidentersebut
tidak                    hal
     terulang Sejalan lersebut
             lagi.                    terbentuknya Keselamatan
                                                  Komite              Pasien
Rumah - PERSI
       Sakit        sangatlah penting  dalam membanlu  rumah sakitmelakukan
analisis masalah menyebarkan
       akar         dan                hasilpemecahan  masalah rumah
                                                               ke       sakit
lainnyasehingga         yang
                kejadian sama      tidak terulang
                                                terjadi rumah lainnya.
                                                      di       sakit
   Monitoring evaluasi
             dan        pemenuhan   standar             pasien
                                            keselamatan melalui      program
         rumah perlu
akreditasi sakrt          dilaksanakan  sehingga mendorong sakit
                                                 dapat           rumah
untukmemenuhi        tersebut meningkatkan pelayanan
               standar        dan               mutu           kepada pasien.

         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R.I
   Demikianlah sambutan  singkat kepada penyusun mengucapkan
                               saya,        tim       saya
lerima kasihatas jerihpayah saudara danselamat  menggunakan Panduan
                                                            Buku
Keselamalan   PasienRumah  Sakit semoga panduan bermanfaat
                                ini,       buku       ini           bagi
rumah dinas
       sakil,    kesehatan Departemen
                           dan           Kesehatan.Dengan
                                                        dilaksanakanpro-
gram  keselamatan pasien rumah sakit diharapkan meningkatkan dan
                                               dapat            mutu
citra      sakit
    rumah dimata                  Saya
                      masyarakat. harapkan     bukupanduan         diikuti
                                                           inisegera
dengan  bukupanduan        yang
                    lainnya terkait             rumah yakni
                                      keselamatan sakit       keselamatan
pelugas,  keselamatan  bangunan peralatan,
                                dan            keselamatanlingkungandan
kelangsungan  pelayanan sakit.
                        rumah


              kasih.
  Sekian terima
       dan

                                                                     Indonesia
                                                                Republik
                                                        tKesehatan



                                                                                           Sp.J P.K




                  P A N D IJ A N A S ION A L E S E LA MA TA N S IE NR U MA HS A K IT .P A T/E N T A FFTY )
                               N           K               PA                                   S
                   K ata S ambutan
  D i re k t ur Jenderal B i na P el ayananMedi k



    Dieraglobalisasiperkembangandan
                   ini                                     pesat
                                   ilmu teknologisangatlah termasuk
ilmu teknologikedokteran. kedokteran banyakdiketemukan
    dan                   Peralatan         baru                 demikian
juga        obat
     dengan baru.     Keadaantersebutberdampak        pelayanan
                                               terhadap        kesehatan,
dimana  dimasa pelayanan
              lalu          kesehatansangatlahsederhana, kurang
                                                       sering      efektif
       lebih
namun aman.       Pada  saat pelayanan
                            ini         kesehatan         kompleks,
                                                  sangatlah         lebih
      namun
efektif      apabila pemberi
                           pelayanan hati-hatidapat
                                     kurang            berpotensiterjadinya
kesalahan  pelayanan. di Amerika
                      Data                'l
                                    Serikat diantara orang
                                                    200      menghadapi
resikokesalahan pelayanandirumah dibandingkan resiko pesawat
                                 sakit,           dengan     naik
        yang
terbang hanya per 1 2.000.000 resiko
                                maka      mendapatkan kesalahanpelayanan
di rumah      lebih
          sakit          Di
                    tinggi. lndonesia yang
                                      kasus      paling
                                                      seringterjadi
                                                                  adalah
kesalahan yang jarang
          obat     tidak      menjadituntutan dan
                                           hukum berakhir   dipengadilan.
Karena program
       itu                   pasien
                 keselamatan rumah (hospltalpatlentsafely)
                                        sakit                   sangatlah
penting merupakan
       dan            peningkatan program yang
                                dari      mutu selama     inidilaksanakan
secara konservatif.
    Buku PanduanNasional
                      Keselamatan Rumah akan
                                  Pasien      Sakit menjadialat  bantu
          rumah dalam
bagisetiap sakit        melaksanakanprogram            pasien
                                           keselamatan rumah     sakit.
lsi daribuku panduannasionalkeselamatanpasien rumah sakitadalahstandar
            pasien
keselamatan dantujuh     langkah penerapan           pasien
                                         keselamatan rumah       sakit.
Dalam menyusun panduan
               buku       initelah
                                 melibatkan
                                         organisasiperumahsakitan,
                                                                rumah
     dan        di
sakit unit-unit Departemen            yang
                             Kesehatan terkait    denganmutu pelayanan
kesehatan. keselamatan yang didalam panduan
          Standar         pasien ada           buku       inimerupakan
bagian standar
       dari      pelayanan
                         rumah sakit.
                                    Karena evaluasi
                                          itu        pemenuhan standar
            pasien
keselamatan iniakan    dilakukanmelaluiprogram        rumah
                                             akreditasi sakit.
   Penyempurnaan danpengembanganpanduan
                                 buku              terus
                                            iniakan dilakukan   secara
berkaladisesuaikan
                 dengan       program,
                       tuntutan                ilmu teknologidibidang
                                      kemajuan dan

D E P A B T E MK E SEH ATAN .2 0 0 8
               EN        R .I
kedokteran perkembangan pelayanan sakit.
        serta          standar      rumah    Dengan
                                                  demikian,
rumahsakit
         dituntut
               untukterus            diridan
                         mengembangkan meningkatkan   mutu
pelayanannya
           khususnya
                  dalamprogram        pasien
                             keselamatan rumah sakit.



                                        Jakarla,Maret
                                                    2006
                                             ralBina      Medik
                                                   Pelavanan




                                             W.Husain,
                                                    SpB(K)




               PANDUAN
                     NASIONAT         PASIEN
                            KESELAMATAN     RUMAHSAKT /PATIENT
                                                             SAFETY)
                   K ata S ambutan
                    K etua U mum
            P erhi mpunan R umah S aki t
                 S el uruh l ndonesi a


                  LA
ASSALAMMUA IKUM WR.WB.
                   mari panjatkan syukur hadirat
    Pertama-tama kita               puji       ke               YME
                                                         Tuhan karena     atas
berkat          dan
        rahmat ridho-Nya        telah tersusun buku  pedoman   nasionaltentang
keselamatan di Rumah
              oasien           Sakit.
   2400        yang Hipocrates mengeluarkan :"Primum, Nocere"
         tahun lalu               telah              fatwa         Non
 (First, NoHarn).
       Do             Fatwa mengamanatkan
                           ini                 tentang  keselamatanpasienyang
harus diutamakan.   Darifatwainitersirat
                                       bahwa               pasien
                                              keselamatan bukan       halyang
baru dalam  dunia pengobatan, pada
                              karena hakekatnya      tindakan           pasien
                                                              keselamatan
itu sudah   meny atu          pr
                      dengan os es    pengobatan s endi r N am un,
                                                  i tu          i.    dengan
berkembangnya   ilmu pengetahuantehnologi
                                 dan          kedokteran makin
                                                         serta     kompleksnya
manajemen    Rumah        unsur
                     Sakit,                  pasien
                                 keselamatan iniagak                  Dengan
                                                             terabaikan.
munculnya            'To
            laporan Erris Human"pada 2000, tahun        dunia          dengan
                                                              dikagetkan
kenyataan demikian
           bahwa          banyaknya  kasus-kasus Kejadian Diharapkan
                                                          Tidak          yang
terjadidiRumah Sesudah
                Sakit.         laporan tersebut,            pasien
                                               keselamalan menjadiissue
globalsampai ini,bahkan tahun
               saat            pada       2004 WHO    mencanangkan  "Globa/A//l-
ance ForPatient  Safety''yangmengangkat Hipocrates atas.
                                          fatwa           di
                   lanjut
   Sebagaitindak dariterbentuknya Keselamatan Rumah
                                         Komite              Pasien      Sakit
oleh        serta dicanangkannya Nasional
     PERSI telah                       Gerakan                      Pasien
                                                        Keselamatan oleh
Menterr Kesehatan, disusunlah "Panduan
                    maka            buku          Nasional  Keselamatan Pasien
Rumah ini.
       Sakit" Mengkajifatwa    Hipocrates maka
                                         diatas      program keselamalanpasien
tidakbolehdipandang         beban Rumah dokter pemberi
                      sebagai bagi            Sakit,      atau       pelayanan
kesehatan melainkan
          lainnya          merupakan kewajiban bagiseluruh
                                       suatu           moral          pemberi
pelayanan  kesehatan  tersebut.


          KESEHATAN I. 2OO8
DEPARTE[,1EN      F
  Buku panduan harus
              ini     dipandangsebagaipanduan memudahkan
                                             untuk         bagi
Rumah Sakit
          sertapemberi pelayanan
                               kesehatandalam           program-
                                             melaksanakan
program           pasien
       keselamatan secara   terpadu,sehingga didapatkan akhir
                                           akan        hasil
berupapeningkatan pelayanan
               mutu          kesehatan
                                     terhadappasien. panduan
                                                  Buku        ini
tentunya diikuti panduan-panduan
       akan     oleh              lain
                                     sebagaipenjabaran lebih
                                                    yang    rinci
tentang     yang
      hal-hal harus  dilaksanakan.
  Harapan selaku
         saya     ketua umum PERSI buku
                                 agar   panduan dimanfaatkan
                                               ini
           oleh
sebaik-baiknya seluruhRumah di Indonesia saya
                           Sakit       dan    harapkanadanya
sumbangsaran    perbaikan lanjut.
            untuk        lebih   Kepada
                                      anggota
                                            tim penyusunbuku
pedoman saya
       ini   ucapkan     kasih penghargaan tinggi hasiljerih
                    terima   dan        yang     atas
payahnya.
  SemogaTuhanYME memberikan bimbingan perlindungan-Nya
              selalu       Ridho,      serta
bagi semua
   kita      rangka
         dalam     pengabdian kita
                           profesi kepada
                                        negara bangsa.
                                             dan


  Wassalam



                               Perhimpunan Sakit   Indonesia
                                       Rumah Seluruh




                                          PASIENBUIIAH SAKII (PATIENT
                PANDUANNASIONALKESELAIUATAN                          SAFETY)
                K ata S ambutan
              Di rektu r Eksekutif
        Komi si A kredi tasi R umah S aki t

   Padawaktu upaya
            ini     meningkatkan pelayanan meningkatkan
                                 mutu        dan             upaya
           pasien
keselamatan di rumah     sakitsudahmerupakansebuahgerakan universal.
Berbagainegara bahkan menggeser
             maju       telah                'Qualrt1/kearah
                                     paradigma           paradigma
baru'Quality-safety'llniberartibukan pelayanan harus
                               hanya
                                   mutu        yang     ditingkatkan
tetapiyang penting
         lebih     lagiadalah menjaga         pasien
                                    keselamatan secara    konsisten
dan    menerus.
   terus
   Tujuan            pasien
         keselamatan di rumah     sakitadalah mencegah terjadinya
                                                                cedera
yangdisebabkan kesalahan
               oleh               melaksanakan tindakan tidak
                             akibat             suatu         atau
mengambil        yang
         tindakan harusnya    diambil.
   Maka,prakarsa           Rumah Seluruh
                Perhimpunan Sakit                    (PERSI)
                                             Indonesia       melakukan
gerakan           pasien
       keselamatan di Indonesia,    mensosialisasikan
                                                   dikalangan komunitas
rumahsakit,
          menyusun programaksidalam
                                  bentuk'TujuhLangkah
                                                    Menuju Keselamatan
PasienRumah       tepat
            Sakit", sekaliwakunya.  Prakarsapatut hargai.
                                            ini    kita
   Panduan        Keselamatan Rumah (Patient
           Nasional           Pasien      Sakit      Safety)inihanyalah
merupakan dariupaya
         awal          menjaga          pasien
                             keselamatan dirumah         Pada
                                                    sakit.     waktunya
dikemudian langkah ini perlu
          hari,        awal             pelaksanaannya penilaian
                                  dinilai              melalui
terhadap      standar
       aplikasi       pelayanan
                              keselamatan pasien.


  Terima
       kasih.
                                   KOMISI
                                        AKREDITASI
                                                RUMAH
                                                    SAKIT




                                     l , D r .H . Boedi har tono, A
                                                              MH
                                              ( Direktur
                                                      Eksekutif
                                                              )

DEPARTEMEN
         KESEHATAN - 2OO8
                 R-I
              KATA PENGANTAREDISI I


          dari
   Bermula laporan                 of
                      \OM/lnstituteMedlcine,  Amerika Serikat 2000,'TO
                                                              th
ERRlS HUMAN,           a
               Building SaferHealth  Systenl'diikuti WHO(World
                                                  data               Alllance
               Forward
forPatientSafetlq     Programme,2004)dari berbagai         yang
                                                   negara menyatakan
bahwadalam pelayananpasien rawat di rumah adasekitar % Kejadian
                               inap         sakit           3-16
TidakDiharapkan (KfDlAdverse Eventl, maka                      Rumah
                                          PERSI/Perhimpunan Sakit
Seluruhlndonesia         inisiatif
               mengambil mengajak              pihak
                                         semua stakeholder sakitrumah
                                   Pas R
untuk emper hati k an el am atan i en um ah
     m               Kes                                 Ini     PER SIni
                                                  Sak i t. s i ati f      i
           dengan
dilaksanakan       mengembangkan        lanjut
                                    lebih     panduan standar
                                                       dan           tentang
keselamatan/keamananyang sudah misalnya
                               ada,         standar (Keselamatan
                                                    K3                 Kerja,
Kebakaran, Kewaspadaan
          dan             Bencana),                       Infeksi
                                           Pengendalian Nosokomial
                                     standar
                  yang
danlainsebagainya, diintegrasikan suatu
                                     dalam      Sistem Keselamatan    Pasien
Rumah yang dan
      Sakit baru komprehensif.
    Gerakan             Pasien
            Keselamatan Rumah         Sakit       dengan
                                            diawali       membentuk  Komite
            Pasien
Keselamatan Rumah                     oleh
                          SakiVKKPRS PERSI Juni  pada 2005      sebagaihasil
Raker PERSI Maret2005 diSurabaya,
                                diikutidenganpencananganGerakan  Keselamatan
Pasien        Sakit Menteri
       Rumah oleh            Kesehatan Dr. Fadillah
                                       DR. Siti         Supari,       pada
                                                                Sp.JP.K
          2005
2'l Agustus dalam    SeminarNasionalPERSI         KKPRS
                                          diJakada.       kemudianmenyusun
Panduan Langkah
        Tujuh        Menuju            Pasien       Sakit
                           Keselamatan Rumah danGlosarium            KPRS.
Sejalandengan MRS (KomisiAkreditasiRumah
               itu                                 DepKes)
                                              Sakit,       menyusun Standar
Keselamatan Pasien Rumah      Kedua
                         Sakit.           ini
                                    upaya kemudian   disinergikan
                                                                melaluisualu
         dari
Timterdiri unsur-unsur  KKPRS-PERSl,  KARS          yang
                                            DepKes, dengan      dukunganBD
(Becton Dickinson          pada
                 & Company) bulan           2006
                                      Maret telah    berhasil
                                                            menyusun "Buku
Panduan  Nasional  KeselamatanPasien Rumah   Sakit".Panduan berisi
                                                            ini     Standar
Keselamatan Pasien Rumah      Tujuh
                         Sakit,     Langkah MenujuKeselamatan PasienRumah
Sakit,       Laporan
      Formulir       Insiden Glosarium, Instrumen
                           dan           serta         PenilaianAkreditasi
                                                                        RS
untuk standar           pasien
             keselamatan rumah dari  sakit KARS.    Jumlah standarpelayanan
rumah yang
      sakit     diakreditasi
                          dengandemikian        16
                                         menjadi Standar   PelayananRumah
Sakit dan 1 Standar  Keselamatan  Pasien  Rumah  Sakit.


        KESEHATAN.2008
DEPARTEMEN     R.I                                                     11
        Buku
   Semoga    Panduan
                   Nasional       Pasien
                         Keselamatan Rumah      ini
                                            Sakit dapat
       untuk
digunakan membantuRumah menerapkan
                        Sakit      Program
                                         Keselamatan
                                                   Pasien
RumahSakit.


                                            Jakarta,
                                                   Maret2005


                                           T i m Peny us un s iI
                                                          Edi




12            PANDUAN
                    NASIONAL        PASIEN
                           KESELAMATAN   FUN/AH   (PAT/ENT
                                              SAKIT      SAFETY)
                    KATA PEN G AN TARED I SI I I



         Keselamatan
     Salam       Pasien,
            marilah panjatkan syukur kehadirat Yang
  Pertama-tama kita                puji    kita       Tuhan Maha
Esaataskeber has i l anter bi tk anny a s il l Buk uPanduan as i onal
                     di               Edi                 N
          an
Keselamat Pas i en um ah
                 R               i
                         Sak i t ni .
   Buku   panduan nasional pertama diterbitkan 2006,
                           edisr         yang            tahun        mendapat
           yang
sambutan cukup         besar kalangan
                             dari          rnasyarakat perumahsakitan, ini
                                                                       buku
selain berperan meningkatkan
       telah        dalam                kesadaran  (awarenes$ pimpinan -
                                                                       - staf
karyawan   rumah       juga
                 sakit, telah   banyak              rumah menerapkan
                                        membantu sakit                    pro-
gram   Keselamatan Pasren. tahun
                           Sejak        2007  KKPRS melayani
                                                      telah         permintaan
           "Ke
pelatihan s el am atan i enum ah ak idanM anaj emr i s i k o l r ni s "ang
                         pas r         s     t                en k       y
            terus
cenderung menrngkat. tingkatPada         regional dalam  WHO   SouthEast Aslan
Reglonal  "WorkshopPatlent
                    on                  New
                              Safely"di Delhi     tanggal12 - 14Juli2006,Indo-
nesia              buk panduan i onal m endapat es r as i i W H O.
      memap ar k an u           nas i ni    dan           apr      dar
   Sejalan          k
             dengan ec ender ungan nas i onal ,
                                    r nter         di Indonesper k em bangan
                                                                 ia
keselamatar rumah juga
              pasren       sakit cukup     pesat dinamis, bagian-bagian
                                                 dan          ada
       buku pertama 'lertinggal"
dalam edisi             yang                    perlu
                                       sehingga diperbarui.    Bagian-bagian
                                                                           tsb
a.l.: Format Laporan InsidenKeselamatan   Pasien, InstrumenAkreditasiPelayanan
Keselamatan        Rumah yang
              Pasien      Sakit     dimasukkan Instrumen
                                                dalam           Pelayanan
                                                                        Medis
danAdm inistrM anaj em en. ai in di tam bahk ana
                  as i        Sel tu                   pul Petunj ukPener apan
              Pasien
Keselamatan drRumah                 dan
                              Sakit, tidak     kalah pentingnyadimasukkan pula
'Jakarta Declaratlon"yang          pada
                         dihasilkan WHO      South Asia
                                                    East Reglona/    'Workshop
Patients PatientSafety"yang
         for                  diselenggarakan tanggal - 19Juli
                                               diJakarta       17        2007.
                                                per
   Mudah- m udahans k eduani ,s ebagai s em bahan m as y ar ak at
                     edi i        i                           bagi
perumahsakitan,senantiasa
                dapat           mendorong                 program
                                            perkembangan Keselamatan
Pasien  Rum ah idi Indonesdengan apanc apai ny a ny ataan ng
               Sak t             i a,    har      di         per       penti
vano  dicantumkan dalam'Jakarta Declaratlon":


D :P A B TE IIFNK E S E I-]A TA N] - 2r)t)B
                               F                                      13
     bahwa  tidakbolehada pasien  menderita
                                          cedera  yangdapatdi c egah;
     (thatnopatients
                   should    preventable
                        suffer         harn)
     bahwa  pasien adalah pusatdarisemua  upaya            pas
                                                 keselamatan i en.
         patients at thecentre a//patient
     (that       are           of       safetyefforts)


Terima
     kasih.

    Keselamatan
Salam       Pasien,

                                                  Jakarta,   2008
                                                        Oktober

                                                 TimPenyusun ll
                                                          Edisi




14                PANDUAN
                        NASIONAL         PASIEN
                               KESELAMATAN     RUIVAHSAKIT/PATIENTSAFETY)
                            Pencanangan
                  Pasien
        Keselamatan
  Gerakan               RumahSakit
                               Oleh
                      MenteriKesehatan
                                     R.l.

                                PERSI
                  SeminarNasional
                         21 Agustus 2005
                  Jakarta         Centre
                         Convention      Jakarta




         KESEHATAN - 2OOB
DEPARTEIVEN     R.I                                15
                              D AF T AR                         I SI
                                                                                                Halaman
Kata Sambutan    Menteri  Kesehatan        R.l                                                            3
Kata Sambutan    Direktur  Jenderal Pelavanan
                                        Bina                      Medik                                   5
Kata             Ketua
     Pengantar PERSI                                                                                      7
Kata Sambutan    Direktur Eksekutif     KARS                                                              9
Kata             Edisi
     Pengantar | ..................                                                                     II

Kata Pengantar ll .................
                 Edisi                                                                                 13
B A B I . P e n d a h u 1 u a n. . . . . . . . . . . . . . . .
                              ..                                                                       II

          1.1. Latar    Belakang                                                                   11
                                                                                                       tl

          1.2. Tujuan    Disusunnya Panduan Buku                    Nasional    Keselamatan
                 Pasien  Rumah     Sak!t        ............                                           1B
B A Bll. K e s e lam a t aP a s i e n
                             n                                                                         '19
          2.1. Mengapa                             pasien
                            keselamatan ? .........,...,....                                          19
          2.2. Pengertian                                                                             20
          2.3. Tujuan                                                                                 1V

          2.4. Programme        WHO,Wor/d                        for
                                                      A/llance PatlenlSalely                          20
          2.5. Sembilan     Solusi   Keselamatan di Rumah      Pasien                                 21
                                                                                  Sakit....................
B A Blll. S t a n d a K e s e l a m a t aP a s i e n u m a h a k i t . . . . . , . . . .
                      r                       n               R          S                            22
BABlV. Tujuh      Langkah     MenujuKeselamatan                      Pasien     RumahSakit ......... 1 0
BABV. Jakarta Declaration                                                                             J+
B A BV l. P e la k s a n a aK e g i a t a n e c a r a a s i o n a l
                             n                 S               N                                      40
BABVll. Pencatatan Pelaporan
                          dan                                                                         46
B A B lll.Mo n it or i n d a n E v a l u a s i. . . . . . . . , . . . . . . . .
     V                   g                                                                            .+l
BABlX. Penutup                                                                                        48
Lampir an
        :
1. TimPenyusun I
            Edisi                                                                                  49
2. TimPenyusun ll
            Edisi                                                                                  cl
3. Formulir     lnsiden
          Laporan                Pasien
                       Keselamatan Internal Eksternal
                                            dan
4. Glosarium
           KeselamatanPasienRumahSakit                                                             60
5. Instrumen
           Akreditasi
                   PelavananKeselamatan Rumah
                                     Pasien     Sakit
   (Komisi       Rumah
         Akreditasi        -
                       Sakit KARS,
                                 2006)                                                             63
6 S KP E RS I                                                                                      BO
7. KomiteKeselamatan Rumah (KPPRS)
                    Pasien     Sakit                                                               B2


to
                               BAB I
                         P E N D A H U LU A N


 1.1.Latar el ak ang
            b
   Keselamatan   (safety)telah
                             menjadi global
                                    isu                   juga
                                               termasuk untuk            sakit.
                                                                   rumah Ada
               yang
lima penting terkait
    isu                  dengan keselamalan  (safety)di rumah yaitukeselamatan
                                                              sakit :
pasien (patient safety),
                       keselamatan pekerja petugas
                                             atau            kesehatan,keselamatan
bangunan peralatanrumah
          dan         di      sakityang berdampak
                                       bisa              terhadapkeselamatan pasien
danpetugas,   keselamatan lingkungan (green  productivity)yang  berdampak terhadap
pencemaran   lingkungan keselamatan
                        dan               "bisnis"  rumah yang
                                                           sakit     terkaitdengan
kelangsungan rumah Kelima
              hidup       sakit.      aspek  keselamatan sangatlah
                                                           tersebut         penting
untuk              disetiap
      dilaksanakan rumah         sakit.Namun    harus diakui         institusi
                                                              kegiatan       rumah
sakit
    dapat beryalanapabila pasien.
                         ada               itu              pasien
                                  Karena keselamatan merupakan              prioritas
utama         di            dan
       untu k l ak s anak an halter s ebut k ai t
                                               ter denoan um utuis       danc i tr a
oerumahsakitan.
   Harus diakui,pelayanan         pada
                         kesehatan dasarnya untuk  adalah menyelamatkan      pasien
              yang
sesuaidengan diucapkan       Hiprocrateskira-kira tahun
                                                   2400       yang yaituPimum,
                                                                  lalu
non        (First,
    nocere donohantl.        Namun diakuidengan     semakin  berkembangnya ilmudan
teknologipelayanan kesehatan khususnyarumah menjadi
                                       di         sakit        semakinkompleks dan
berpotensi          Kejadian Diharapkan (Adverse
           terjadinya        Tidak              - KTD            event)apabilatidak
dilakukan hati-hati.
         dengan
            sakit
   Dirumah terdapat     ratusan macam ratusan dan
                                       obat,       tes prosedur,  banyak alat
dengan                      jenis
                  bermacam tenaga
      teknologinya,                    profesi non
                                            dan profesi siap
                                                          yang memberikan
          pasien
pelayanan 24iam menerus.
                     terus          Keberagamankerutinan
                                                 dan        pelayanantersebul
apabila dikelola
      tidak               baik
                  dengan dapat           KTD.
                                    terjadi
   Pada tahun 2000         of
                  lnstitute Medicinedi  AmerikaSerikat          laporan
                                                      menerbitkan       yang
mengagetkan  banyakpihak : . TOERBlS HUMAN"Building
                                               ,        a SaferHealthSystem.
Laporan mengemukakan
       itu             penelitianrumah diUtah Colorado NewYork.
                                 di      sakit      dan        serta
DiUtah Colorado
       dan         ditemukan (Adverse
                              KID           Evenl         2,9 dimana o,{,
                                                  sebesar o/o,         6,6
diantaranyameninggal.
                   Sedangkan   diNewYork adalah
                                         KTD        sebesar %dengan
                                                           3,7         angka

        KESEHATAN. 2OO8
DEPARTEN/tN    F.I                                                            17
kematian %.Angka
        13,6                akibat pada
                     kematian    KTD     pasienrawat diseluruh
                                                   inap        Amerika
yangberjumlah jutapertahun
             33,6            berkisar    -       per
                                   44.000 98.000 tahun.          WHO
                                                         Publikasi
padatahun 2004,
              mengumpulkan            penelitian sakit berbagai
                            angka-angka       rumah di          Negara
: Amerika,
         Inggris,       dan       ditemukan dengan
                Denmark, Australia,        KTD       rentang - 16,6
                                                           3,2     %.
Dengan data-data  tersebut,
                          berbagainegarasegera  melakukanpenelitian
                                                                  dan
mengembangkan Keselamatan
              Sistem           Pasien.
   Di lndonesia tentang
              data        KTDapalagi             Cedera
                                            Nyaris
                                     Kejadian            (Near
                                                             miss)masih
langka,namun dilainpihak     peningkatan
                       terjadi                "mal
                                       tuduhan praktek", belum
                                                          yang     tentu
sesuaidenganpembukian Dalam
                      akhir.    rangka                     pasien
                                                keselamatan dirumah
                                      meningkatkan
sakit makaPerhimpunan  Rumah   Sakit
                                   SeluruhIndonesia mengambil
                                                   telah         inisiatif
membentuk Komite  KeselamatanPasienRumah     (KKP-RS).
                                         Sakit        Komite       telah
                                                            tersebut
aktif
    melaksanakan langkahlangkah        pelaksanaan
                               persiapan                    pasien
                                                 keselamatan rumah
sakit
    dengan mengembangkan             program
                          laboratorium                pasien
                                            keselamatan rumah    sakit.
   Mengingat           pasien
            keselamatan sudah                  masyarakat pelaksanaan
                                 menjadituntutan         maka
programkeselamatan pasienrumah     perlu
                               sakit             Karena diperlukan
                                        dilakukan.     itu         acuan
yangjelasuntukmelaksanakan keselamatanpasien        Buku
                                            tersebut. Panduan    Nasional
Keselamatan Rumah yang
           Pasien      Sakit           berisi
                               terutama Standar              Pasien
                                                  Keselamatan Rumah
    dan
Sakit Tujuh   Langkah Menuju KeselamatanPasienRumah Sakit          dapat
                                                          diharapkan
membantu rumah dalam
               sakit     melaksanakan           Buku         ini
                                     kegiatannya. Panduan rencananya
akandilengkapidengan Instrumen        yang
                              Penilaian akan              di
                                               dimasukkandalam   program
        rumah
akreditasi    sakit.

1.2.Tujuan             Buku
           disusunnya Panduan       Nasional Keselamatan PasienRumah
    Sakitadalah   :
TujuanUmum   :
  Memberikan  informasi acuan pusat,
                       dan      bagi      propinsi rumah
                                                  dan      sakitdalam
            program
melaksanakan keselamatan rumahpasien     sakit.
TujuanKhusu s  :
1. Terlaksananya program         pasien
                       keselamatan rumah secara
                                           sakit           dan
                                                    sistematis terarah.
2. Terlaksananya pencatatan dirumah dan
                          insiden      sakit pelaporannya.
3. Sebagaiacuan   penyusunan               rumah
                                   akreditasi sakit.
                           instrumen
         acuan pusat,
  Sebagai bagi           propinsi kabupaten/kotamelakukan
                               dan             dalam        pembinaan
rumahsakit.

18                              N          K                N        B         H
                   P A N D U A N A S ION A L E S E LA I4A TAP A -qIE N I]I\,4A S A K ,I\i P ;TIFA S .4,C E i f]
             B A B II
   KESELAMATAN A S IE N U MA HS A K IT
             P         R


2.1. Mengapa    Keselamatan     Pasien?
    Sejak tahun
         awal       1900  lnstitusirumah selalu
                                         sakit      meningkatkan pada
                                                                mutu       3
             yaitu
(tiga)elemen struktur,    proses outcome
                                 dan         dengan  bermacam-macam   konsep
dasar,program          yang
               regulasi berwcnang       misalnya antara penerapan
                                                       lain           Standar
Pelayanan  Rumah  Sakit,penerapan   QualityAssurance,           Management,
                                                     TotalQualrty
Countlnuos        lnprovenenl,
            Quality              Perizinan,
                                          Akreditasi,            Audit
                                                    Kredensialing, Medis,
lndikator Clinical
         Klinis,       Governance,lSO, sebagainya. diakui
                                         danlain             Harus       pro-
gram-program  tersebut meningkatkan pelayanan
                      telah               mutu                 sakit pada
                                                        rumah baik
aspek struktur,proses maupun    output outcome.
                                       dan          Namun   harusdiakui,pada
pelayanan telah
          yang berkualitas     tersebut terjadi yang jarang
                                       masih      KTD tidak           berakhir
dengan tuntutanhukum. sebab perlu
                      Oleh        itu    program lebih
                                                 untuk memperbaikiproses
pelayanan, KTD
           karena sebagian merupakan
                               dapat          kesalahan proses
                                                       dalam       pelayanan
yang sebetulnya dicegah
               dapat         melaluirencanapelayanan komprehensif
                                                     yang             dengan
melibatkan pasienberdasarkan   hak-nya. Program        yang
                                                tersebut kemudian     dikenal
                         pasien
dengan keselamatan (patient
       istilah                               Dengan
                                       safety).      meningkatnyakeselamatan
pasienrumah diharapkan
             sakit           kepercayaan  masyarakalterhadap pelayanan rumah
sakitdapat meningkat. itukeselamatan jugadapat
                     Selain                pasien            mengurangi KTD,
yang selainberdampak terhadap                            juga
                               peningkatan pelayanan dapat
                                          biaya                    membawa
rumah kearena
      sakit        blamming,              konflik
                              menimbulkan antara      dokte/petugaskesehatan
danpasien,  menimbulkan  sengketa tuntutan proses
                                    medis,         dan        hukum, tuduhan
malpraktek,                      yang
           blow-upke media akhimya
                     mass                    menimbulkan negatif
                                                          opini     terhadap
pelayanan sakit,
          rumah selain rumah dan
                            ilu       sakit dokter           payah
                                                    bersusah melindungi
dirinya
      dengan  asuransi,                     pada
                       pengacara Tetapi akhirnya adapihak
                                   dsb.                   tidak         yang
menang, bahkan  menurunkan   kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah
sakit.



         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R-I                                                  19
 2.2.Penger ti an
   Keselamatan  pasien(patrent safety)rumahsakitadalah  suatusistem
dimana rumah membuat
             sakit       asuhan pasien aman.
                                     lebih     Sistemtersebutmeliputi
                                                                    :
assessmen identifikasi pengelolaanyang
          risiko,       dan            hal   berhubungan dengan risiko
pasien,pelaporan analisis
                dan       insiden,
                                 kemampuan dari
                                           belajar insiden tindak
                                                            dan
lanjutnya implementasi untuk
        serta           solusi      meminimalkantitnbulnya Sistem
                                                         risiko.
tersebut
       diharapkan mencegah
                dapat        terladinya yang
                                     cedera disebabkan kesalahan
                                                        oleh
akibat
     melaksanakan tindakan tidak
                  suatu       atau    melakukan       yang
                                              tindakan seharusnya
dilakukan.

2.3. Tujuan:
1. Terciptanya
             budaya          pasien
                   keselamatan di rumah sakit
?. Meningkatnyaakutanbilitas sakit
                         rumah terhadappasien masyarakat
                                              dan
3. Menurunnya kejadian diharapkan dirumah
                    tidak        (KTD)      sakit.
4. Terlaksananya
               program-program
                            pencegahan             pengulangan
                                    sehingga terjadi
                                           tidak
   kejadian diharapkan.
          tidak

2.4. Programme   WHO,Wor/dAlliance for Patient Safety
   PadaJanuari2002Executlve
                         BoardWHO menyusun usulanresolusi, kemudian
                                                        dan
       pada
diajukan World  Health       ke
                     Assembly 55Mei 2002,danditerbitkan Resolusi
                                                      sebagai
wHA55.18.           pada
         selanjutnya world   Health
                                  Assenb/yke Mei2004,
                                              57          diputuskan
membentuk aliansiinternasional peningkatan
                            untuk                      pasien
                                           keselamatan dengan
sebutanWor/dAl/lance Patient
                   for      Safegdanditunjuk Liam
                                           Sir     Donaldsonsebagai
Ketua.
   worldAlllance Patient
                  lor       Saletypadatahun2004menerbitkanprogram
                                                          6
           pasien, tahun
keselamatan dan            2005menambah   4 program keseluruhan
                                                   lagi,     10pro-
gram WHO  untuk            pasien
               keselamatan adalah .     sbb
1. G/oba/Patient Satrety
                       Cha//enge.
    /st Cha//enge
                : 2005-2000Clean
                           :          is
                                  Care Sat'erCare,
   2ndCha//enge  :2007-2008Sat'e
                             :    Surgery Lives
                                         Safe
2. Patients Patient
           for        Safetv


20                  P A N D U A N A S ION A L E S E LA I\4A IA N S IE NR U IV A HS A K T (P A TIFN T A FE TY )
                                N           K                 PA                                   S
              for
3. Taxonomy Patlent      Safety
             for
4. Research Patient      Safety
             for
5. Solutions Patlent     Safety
             and
6. Reportrng Learnlng
          ln
7. Safety actlon
               for
B. Technology Patlent     safety
9. Careof acutely  illpatrents
10. Patlentsafetyknowbdge yourflngertrps
                            at

                                   Pas di        Sak i t
2.5. Sem bi l an us i Kes el am al an i en R um ah
               Sol
   WHO  Collaborating     for
                    Centre Patlent Safetl4       oleh
                                          dimolori JolntConmlsslon  /n-
          suatu
lernalional,     badan  akreditasi Amerika
                                  dari                mulai
                                               Serikat,    tahun  2005
              pakar
mengumpulkan keselamatan dari  pasien lebih negara,
                                              100       dengan kegiatan
mengidentifikasidan
                 mempelajariberbagaimasalah           pasien, mencari
                                           keselamatan dan
     berupa
solusi            atau                  mampu           atau
            sistem intervensisehingga mencegah mengurangi
cederapasien meningkatkan
             dan                          pasien. tgl
                              keselamatan Pada 2 Mei2007          WHO
Collaborating forPalient
           Centre                    menerbitkan
                           Safetyresmi           panduan'NineLife-Savlng
Patient
      Safety          ("Sembilan
             Solulions"          SolusiKeselamatan PasienRumah  Sakit").
Sembilantopikyangdiberikan         adalah :
                          solusinya sbb
1. PerhatikanNama  Obat,Rupa Ucapan (Look-Alrke,
                              dan       l,Auip         Sound-AlikeMedl-
   cationNames)
2. Pastikanldentifikasi
                     Pasien
3. Komunikasi Benar Serah
              secara     saat      Terima/PengoperanPasien
                   yang
4. PastikanTindakanbenarpada       SisiTubuhyangbenar
5. Kendalikan      Elektrolit (concentrated)
              Cairan        Pekal
6. PastikanAkurasiPemberian pada
                            Obat     Pengalihan Pelayanan
7. HindariSalahKateterdan Sambung (Tube)
                         Salah          Slang
            Alat
8. Gunakan Injeksi    SekaliPakai
9. Tingkatkan Kebersihan Tangan  (Hand hyglene)untuk Pencegahan  Infeksi
   Nosokomial.

D E P A B T E MKN SEH ATAN . 2 r ) l l 8
               [F       B.                                       o
                                                                 (, l 1
                BABIII
               STANDAR
                PASIEN
      KESELAMATAN      RUMAHSAKIT


    Mengingat masalah             pasien
                    keselamatan merupakan                yang
                                                  masalah perlu   ditangani
segera rumah
        di      sakitdi lndonesia  maka diperlukanstandarkeselamatanpasien
rumah sakityangmerupakan bagirumah diIndonesia melaksanakan
                          acuan            sakit         untuk
kegiatannya.
    Standar           pasien
            keselamatan rumah yang   sakit           ini
                                              disusun mengacu  pada"Hospi-
tal Patient     Standards"
           Safety          yangdikeluarkan JointCommision Accredita-
                                            oleh              on
tionof Health Organizations, USA,
                            lllinois,    tahun 2002,yangdisesuaikandengan
situasidan kondisiperumahsakitan di Indonesia.
                                             StandarKeselamatan wajib
                                                               Pasien
diterapkan sakit penilaiannya
           rumah dan                  dilakukandengan menggunakanInstrumen
Akreditasi Rumah Sakit.
Standar          pasien
      keselamatan tersebut  terdiri tujuh
                                 dari           yaitu
                                          standar :
1. Hakpasien
          pasien keluarga
2. Mendidik     dan
             pasien
3. Keselamatan dankesinambungan    pelayanan
4. Penggunaan            peningkatan untuk
             metoda-metoda        kinerja    melakukan      dan
                                                      evaluasi
   programpeningkatan        pasien
                    keselamatan
5. Perankepemimpinan meningkatkan
                    dalam                     pasien
                                    keselamatan
6. Mendidik tentang
          staf               pasien
                    keselamatan
7. Komunikasi
            merupakan bagi untuk
                     kunci staf      mencapaikeselamatanpasien
                tersebut
     tuiuhstandar
Uraian                 diatas
                            adalah    berikut
                                 sebagai    :
Standarl.   Hakpasien
     Standar:
                     mempunyai untuk
     Pasien keluarganya
          dan              hak     mendapatkan
                                           informasitentang

22                     PANDUAN                           SAKII(PATIENT
                                    KESELAN,,IATAN RUI\4AH
                             NASIONAT          PASIEN                SAFEW)
  rencana hasil
          dan      pelayanan
                           termasuk                       Tidak
                                                   Kejadian
                                           terjadinya
                                   kemungkinan
  Diharapkan.
           :
  Kr iter ia
  1.1 Harus doker
     .        ada               jawab
                      penanggung pelayanan.
  1.2.Dokter  penanggung pelayanan membuat
                        jawab        wajib           pelayanan
                                               rencana
  1.3. Dokter penanggung pelayanan memberikan
                        jawab        wajib       penjelasan
                                                         secara
       jelas benar
             dan     kepadapasien keluarganya rencana hasil
                                 dan       tentang      dan
       pelayanan, pengobatan prosedur pasien
                           atau      untuk          kemungkinan
                                             termasuk
       terjadinyaKejadian Diharapkan.
                        Tidak
                   pasien
Standar ll. Mendidik     dan keluarga
   Standar :
   Rumah harus
          sakit                                      dan
                                              kewajiban
                                        tentang
                        pasien keluarganya
                 mendidik     dan
           jawab
   tanggung pasien      asuhan
                    dalam     pasien
            :
   Kr iter ia
   Keselamatan pemberian
                dalam         pelayanan ditingkatkan
                                      dapat          dengan keterlibatan
         yang
   pasien merupakan      partner
                               dalamproses                itu, rumah
                                                    Karena di
                                           pelayanan.
   sakrtharus sistem mekanisme
              ada      dan                  pasien keluarganya
                                    mendidik dan               tentang
   kewajiban tanggung pasien
              dan        jawab     dalam asuhanpasien.Denganpendidikan
   tersebut diharapkan dankeluarga :
                      pasien          dapat
   1). Memberikan           yang
                    informasi benar,      lengkap jujur'
                                     jelas,      dan
   2\. Mengetahui                      jawab
                    kewajiban tanggung pasien keluarga.
                            dan                   dan
   3), Mengajukan                      untukhalyang
                    pertanyaan-pertanyaan          tidakdimengerti
   4). Memahami menerima
                   dan                   pelayanan'
                               konsekuensi
   5). Mematuhi   instruksi menghormati
                          dan           peraturan sakit.
                                                rumah
   6). Memperlihatkan menghormatidan
                       sikap              tenggangrasa'
   7). Memenuhi                   yang
                           finansial disepakati'
                   kewaiiban

Standar lll. Keselamatanpasien                pelayanan
                              dan kesinambungan
   Standar  :
   Rumah menjamin
         Sakit                                  koordinasiantar
                                pelayanan menjamin
                     kesinambungan     dan
                unit
   tenaga antar PelaYanan'
         dan

         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       H.I                                              23
     Kriteria:
         Terdapat
     3.'1.        koordinasi pelayanan menyeluruh darr pasien
                                      secara          mulai saat
          masuK,                                      pel
                                di agnos iper enc anaan ay anan,
                  pem er i k s aan,       s,                     ti ndak an
          pengobatan,rujukan saat
                              dan    pasienkeluar rumah
                                                dari      sakit.
     3.2. Terdapatkoordinasi         yang
                            pelayanan disesuaikan  dengan kebutuhan pasien
          dankelayakan sumber   daya secaraberkesinambungan sehingga pada
          seluruhtahappelayanan        antar pelayanan berjalan
                                 transisi unit           dapat        baik
          danlancar.
     3.3. Terdapat koordinasr         yang
                             pelayanan mencakup     peningkatan komunikasi
          untuk            dukungan
               memfasilitasi                pelayanan
                                    keluarga,        keperawatan,pelayanan
                konsultasi rujukan,
          sosial,       dan                           primer tindak
                                             kesehatan dan
                                     pelayanan                       lanjut
          lainnya.
     3.4. Terdapat                                 profesi
                  komunikasidan informasiantar kesehatan
                                transfer                          sehingga
          dapat            proses
               tercapainya koordinasitanpa               aman efektif
                                               hambatan, dan           '

StandarlV. Penggunaan etoda- m etoda ngk atani ner j a
                         m              peni        k      untuk
                                                      k es
                                          peni ngk atan el am atan
            mel ak uk an al uas i pr ogr am
                      ev       dan
            pas i en
   Standar:
   Rumah harus
        sakit      mendesign baru memperbaiki yang
                            proses atau            proses ada,
   memonitor mengevaluasi melalui
            dan            kinerja    pengumpulan menganaltsts
                                                 data,
        intensil
   Secara      KejadianTidak Diharapkan, melakukan
                                      dan         perubahan untuk
              kineria keselamatan
   meningkatkan serta              pasien.
     Kriteria :
     4.1. Setiap rumah harus
                       sakit            proses
                                melakukan      perancangan(design)yang
          baik,         pada misi, tujuan
                mengacu visi, dan           rumah              pasien,
                                                       kebutuhan
                                                  sakit,
          petugas  pelayanan        kaidah
                            kesehatan,         terkini,
                                          klinis      praktik
                                                            bisnisyang
          sehat, faktor-faktor
                dan             yang
                             lain           risiko pasien
                                    berpotensi bagi            dengan
                                                          sesuai
          "Tujuh LangkahMenujuKeselamatan Rumah
                                        Pasien      Sakit"'
     4.2. Setiap rumah harus
                      sakit                                 yang
                                       pengumpulan kinerja antara
                               melakukan           data
             terkait
          lain      dengan        insiden,
                          :pelaporan                      risiko,
                                                 manajemen utilisasi,
                                        akreditasi,
          mutu           keuangan.
                PelaYanan,


24                  P A N D U A N N A S ION A LK E S E TA MA TA N P A S IE N B U MA H S ^K |I(P A qE N TS A FE TY )
    4.3. Setiap
              rumah harus
                   sakit     melakukan     intensif dengan
                                     evaluasi    terkait    semua
         Kejadian Diharapkan, secara
                Tidak            dan    proaktif
                                              melakukan       satu
                                                       evaluasi
         proses    risiko
               kasus     tinggi.
    4.4. Setiap
              rumah harus
                   sakit      menggunakan data informasi
                                         semua dan            hasil
         analisis menentukan
               untuk          perubahan yang
                                      sislem diperlukan, kinerla
                                                         agar
                      pasien
         dankeselamatan terjamin.
StandarV.Peran
             kepemimpinan
                       dalammeningkatkan       pasien
                                      keselamatan
         :
   Standar
    1. Pimpinanmendorong menjamin
                        dan          implementasi  program  keselamatan
       pasien     terintegrasi
             secara         dalam  organisasi
                                            melalui  penerapan    "Tujuh
       LangkahMenujuKeselamatan Rumah ".
                               Pasien       Sakit
    2. Pimpinan
              menjamin             program
                      berlangsungnya proaktif identifikasirisiko
                                                   untuk
                pasien program
       keselamatan dan          menekan mengurangi
                                        atau               KejadianTidak
       Diharapkan.
    3. Pimpinanmendorongdanmenumbuhkankomunikasidan    koordinasiantar
       unitdanindividu
                     berkaitandengan  pengambilan   keputusan   tentang
                pasien.
       keselamatan
   4. Pimpinan mengalokasikan daya
                            sumber      yang  adekuat untuk  mengukur,
       mengkaji, meningkatkan
               dan             kinerjarumah sakitserta meningkatkan
                pasien.
       keselamatan
   5. Pimpi nan enguk ur m engk aj i
               m        dan           efek ti fi tas
                                                  k ontr i bus i ny a am
                                                                  dal
       meningkatkan rumah dankeselamatan
                 kinerja     sakit                 pasien.
  Kriteria:
   5.1. Terdapat antar
              tim     disiplin
                            untukmengelola program            pasien.
                                                    keselamatan
               program
   5.2. Tersedia      proaktif
                             untukidentifikasi keselamatan pro-
                                             risiko           dan
        grammeminimalkan       yang
                        insiden, mencakup       jenis-jenis     yang
                                                         Kejadian
        memerlukanperhatian, dari"Kejadian
                          mulai               NyarisCedera" (Near
                                                                nbs)
        sampai
             dengan "Kejadian Diharapkan'
                            Tidak           ( Adverseevent).
   5.3. Tersedia        kerja
              mekanisme untuk     menjamin bahwa  semua komponen  dari
        rumah terintegrasi berpartisipasi program
             sakit         dan             dalam          keselamatan
        pasien.


         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R.I                                            25
    5.4. Tersediaprosedur'bepat-tanggap"terhadapinsiden,termasuk
         pasien   yangterkena    musibah,   membatasi pada
                                                      risiko       orang dan
                                                                        lain
         penyampaian              yang
                        informasi benar jelas dan     untuk  keperluananalisis.
    5.5. Tersedia  mekanisme   pelaporan   internal eksternal
                                                  dan            berkaitan
                                                                         dengan
         insiden termasuk  penyediaan informasiyang           jelas
                                                    benardan tentang     Analisis
         Akar  Masalah  (RcA)  "Kejadian Nyaris cedera" (Near nlss)dan ,kejadian
         senlinel'pada program
                         saat                      pasien
                                     keselamatan mulai          dilaksanakan.
    5.6.Tersedia   mekanisme menangani
                                untuk                      jenis
                                                  berbagai insiden,     misalnya
         menangani   "Kejadian Sentinel"(Sentne/ Euent)atau kegiatanproaktif
                                                                           untuk
         memperkecil termasuk
                       risiko,           mekanisme mendukunq dalam
                                                    untuk             staf
         kaitan dengan  "Kejadian Sentinel".
    5.7. Terdapat  kolaborasidan  komunikasiterbuka sukarela unit
                                                    secara          antar dan
         antar pengelola  pelayanan didalam  rumah dengan
                                                   sakit        pendekatan antar
        disiplin.
   5.8. Tersedia  sumber dan
                          daya sistem              yang
                                          informasi dibutuhkan kegiatan
                                                                   dalam
        perbaikan rumah dan
                    kinerja      sakit perbaikan                 pasien,
                                                    keselamatan termasuk
        evaluasi  berkala terhadap kecukupan  sumber tersebut.
                                                     daya
   5.9. Tersedia  sasaran terukur, pengumpulan
                                  dan              informasimenggunakan  kriteria
        objektif untuk mengevaluasiefektivitas kinerja
                                                perbaikan        rumah dan
                                                                       sakit
        keselamatan termasuk
                      pasien,           rencana tindak
                                                     lanjut implementasinya.
                                                            dan
Standar Vl. M endi di s taftentang es el am atan i en
                           k              k             pas
   Standar   :
   1' Rumah memilikiproses
                sakit               pendidikan, pelatihan orientasi setiap
                                                         dan         untuk
       jabatan  mencakup    keterkaitanjabatan dengan keselamatan secara
                                                                   pasien
       jelas
   2' Rumah menyelenggarakan
                sakit                   pendidikan pelatihan berkelanjutan
                                                  dan          yang
       untuk   meningkatkan memelihara
                              dan              kompetensi serta
                                                          staf      mendukuno
       pendekatan    interdisiplin pelayanan
                                 dalam            pasien.
   Kriteria:
  6.1. Setiap  rumah harus
                      sakit     memilikiprogram  pendidikan,pelatihan orientasi
                                                                    dan
       bagistafbaruyangmemuat keselamatan sesuai
                                       topik              pasien        dengan
       tugasnya   masing-masing.

26                 PANDUANNASIONALKESELAfu4ATAN
                                             PASIEI..I
                                                    RUI\IAHSAKIT lPANENT SAFETY)
             rumah harus
   6.2. Setiap     sakit                 topik
                            mengintegrasikan            pasien
                                              keselamatan dalam
        setiap      ln-serulce
             kegiatan                memberi
                            trainingdan      pedoman jelas
                                                    yang tentang
        pelaporan
                insiden.
             rumah harus
   6,3. Setiap     sakit                    pelatihan
                            menyelenggarakan tentang      kerjasama
        kelompok           guna
                 (teamwork) mendukung     pendekatan           dan
                                                     interdisiplin
        kolaboratif rangka
                 dalam              pasien.
                             melayani
Standar Vll. Kom uni k as i er upak anunc ibagi s taff untukm enc apai
                            m           k
                             pas
               k es el am atan i en
   Standar   :
   1. Rumah merencanakanmendesain
                sakit             dan         proses manajemeninformasi
        keselamatan   oasienuntukmemenuhi  kebutuhaninformasi     dan
                                                           internal
        eksternal.
   2. Transmisi daninformasi tepat
                  data             harus         dan
                                            waktu akurat.
            :
   Kr iter ia
   7.1. Perlu  disediakananggaran merencanakan mendesain
                                 untuk             dan          proses
        manajemen memperoleh daninformasi
                    untuk             data                      terkait
                                                          hal-hal
                                                    tentang
        dengan   keselamatanpasien.
   7.2. Tersedia  mekanisme            masalah kendala
                             identifikasi    dan                 untuk
                                                        komunikasi
        merevisi  manajemen          yang
                            informasi ada




         KESEHATAN . 2OO8
DEPABTE[/EN     FI                                                27
                      B A B IV
                TU JU H LA N GK A H
        M EN U JU K E S E LA MA TA N A S IE N
                                   P
                           R U M AH SAKI T


   Mengacu kepada
                standar        pasien
                      keselamatan pada lll,maka
                                         bab       rumah
                                                       sakit
harusmendesign(merancang)
                        proses                 proses
                             baruataumemperbaiki yangada,
memonitor mengevaluasi melalui
         dan         kinerja   pengumpulan menganalisis
                                         data,        secara
intensif
      Kejadian Diharapkan, melakukan
             Tidak        dan        perubahan meningkatkan
                                             untuk
kinerja keselamatan
      serta        pasien.
   Proses perancangan
                    tersebut harus       pada misi, tujuan
                                  mengacu visi,      dan      rumah
sakit,
     kebutuhanpasien,
                   petugas pelayanan kesehatan, klinis
                                             kaidah terkini,  praktik
     yang
bisnis    sehat, faktor-faktoryang
               dan             lain           risiko pasien
                                       berpotensi bagi        sesuai
dengan "Tujuh
            LangkahKeselamatan Rumah
                                Pasien     Sakit"
           hal
  Berkaitan tersebut  diatasmaka  perlu kejelasan
                                      ada         perihal langkah
                                                        tujuh
           pasien
keselamatan rumah          tersebut.
                       sakit
  Uraian Tujuh
             LangkahMenuju Keselamatan Rumah adalah
                                       Pasien     Sakit     sebagai
berikut:
1. BANGUN  KESAD AR AN
                     AKANN ILAIKESELAM ATPASIEN
                                          AN
         kepemimpinanbudaya terbuka adil.
   Ciptakan       dan     yang    dan
           pener apan:
     Langkah
     A. BagiR um ah  Sak i t:
               rumah memiliki
        Pastikan      sakit               yang
                                  kebijakan menjabarkanyang
                                                       apa    harus
        dilakukan segera
                staf       setelahterjadi
                                        insiden,      rangkah-rangkah
                                               bagaimana
        pengumpulan harus
                    fakta     dilakukan dukungan yang
                                       dan       apa   harus
                                                           diberikan
        kepada , pasien keluarga
              staf       dan
        o Pastikan rumah memiliki
                         sakit                yang        peran
                                      kebijakan menlabarkan dan

28                P A N D U A N A S ION A L E S E LA N ,4A TAA S IE N U N /A H A K ITl P A N E N TS A FE TY )
                              N            K                PN       B        S
                       individual
             akuntabilitas     btlamana insiden
                                     ada
           o Tumbuhkanbudaya                         yang
                             pelaporan belajar insiden terjadi
                                    dan      dari             di
             rumahsakit.
           o Lakukan
                   asesmen dengan menggunakan          keselamatan
                                           surveipenilaian
             oaslen.
                       :
     B. BagiU ni t/T i m
        o Pastikan sekerja merasa
                   rekan     anda            untuk
                                        mampu berbicara   mengenai
          kepedulian mereka berani
                           dan              bilamana insiden
                                   melaporkan       ada
        o Demonstrasikan timanda
                         kepada                 yang
                                      ukuran-ukuran dipakai rumah
                                                           di
          sakitanda untukmemastikan laporan
                                  semua      dibuat
                                                  secaraterbuka
                                                              dan
                proses
          terladi      pembelajaran pelaksanaan
                                serta                    yang
                                             tindakadsolusi tepat.
2 . PIM PIN
          DAND U KU N G AF D A
                      ST AN
            komitmen fokus kuat jelas
     Bangunlah    dan    yang dan                 Pasien
                                          Keselamatan
                                    tentang
     dirumah anda.
           sakit
           p
     Langkah ener apan:
             R
     A. Untuk um ah  Sak i t:
        o Pastikan anggota
                  ada               atau       yang
                              Direksi Pimpinan bertanggung     jawab
          atasKeselamatan Pasien
        o ldentifikasi bagian
                   ditiap                         yang
                               rumah orang-orang dapat
                                    sakit,                 diandalkan
          untukmenjadi"penggerak" gerakan
                                  dalam      KeselamatanPasien
        r Prioritaskan
                    Keselamatan dalam
                                 Pasien          rapat
                                           agenda Direksi/Pimpinan
          maupun rapat-rapat          rumah
                             manajemen sakit
        o Masukkan Keselamatan dalam
                               Pasien    semuaprogramlatihan rumah
                                                           staf
              anda pastikan
          sakit    dan          pelatihandiikuti diukur
                                       ini    dan      efektivitasnya.
                        :
     B. UntukU ni t/T i m
        o Nominasikan   "penggerak" timanda
                                 dalam             untuk
                                             sendiri     memimpin
          Gerakan Keselamatan Pasien
          Jelaskan kepada anda
                          tim   relevansi pentingnya manfaat
                                      dan         serta       bagi
          merekadengan            gerakan
                          menjalankan             Pasien
                                        Keselamatan
                     sikap      yang
          Tumbuhkan kesatria menghargai      pelaporan
                                                     insiden.

                ,4EN       8 I'
D E P A B T E N K E S EH ATAN 2 OO8                            29
J.                AKT
      INTEGRASIKAI'I IVIT ASPEN GELOLAAN  R ISIKO
     Kembangkan danproses
             sistem        pengelolaan serta
                                    risiko,   lakukan
                                                    identifikasi
     danasesmen
             halyangpotensial
                          bermasalah.
           p
     Langkah ener apan:
     A. Untuk um ah
              R        Sak i t:
         o Telaah kembali                   yang dalam
                          struktur proses ada
                                  dan                     manajemen risiko
           klini s nonk l i ni ss er ta
                 dan              ,    pas ti k an ter s ebut enc ak up
                                                 hal       m         dan
                      dengan
           terintegrasi       Keselamatan dan
                                          Pasien Staf
        o Kembangkan    indikator-indikatorkinerja pengelolaan
                                                 bagisistem         risiko
           yang dapat           oleh
                      dimonitor Direksi/Pimpinan sakit
                                                    rumah
        o Gunakan             yang
                    informasi benar      dan  jelasyang        dari
                                                       diperoleh sistem
           pelaporan insiden asesmen
                             dan           risiko untuk
                                                      dapatsecara proaktif
           meningkatkan  kepedulian        pasien.
                                    terhadap
     B. UntukU ni t/T i m
                        :
        o Bentuk forum-forum rumah
                              dalam       sakituntukmendiskusikanisu-isu
          Keselamatan guna
                       Pasien memberikan balik
                                             umpan kepada    manajemen
          yang terkait
        o Pastikan penilaian pada
                  ada         risiko individu pasiendalam proses
                                                               asesmen
               rumah
          risiko      sakit
        o Lakukan  proses asesmen  risikosecara teratur,
                                                      untuk menentukan
          akseptabilitas risiko, ambillah
                        setiap     dan                       yang
                                               langkah-langkah tepat
          untuk             risiko
                memperkecil tersebut
        o Pastikanpenilaian tersebut
                            risiko       disampaikan sebagaimasukan ke
          prosesasesmen pencatatan rumah
                          dan           risiko     sakit.
4. KEMBAN GKAN EM SIST PELAPOR AN
   Pastikan Anda
          staf        dengan
                   agar      mudah    melaporkan
                                  dapat               insiden,
                                               kejadian/
   serta
       rumah mengatur
            sakit       pelaporan
                               kepada
                                    Komite       Pasien
                                         Keselamatan Rumah
   Sakit(KKPRS).




30                              N
                   P A N D U A N A S ION A L E S E TA [4A TAP A S IE NFU [4A HS A K ITl P A TIE N T A FE TY )
                                           K                N                                     S
             pener apan
      Langk ah        :
             R
     A. Untuk um ah  Sak i t:
        Lengkapi      implementasi pelaporan
                rencana        sistem           ke    maupun
                                          insiden dalam
             yang
        keluar,    harus
                       dilaporkan     -
                               keKKPRSPERSI.
               U        :
      B. Untuk ni t/T i m
         Berikan
               semangat      rekan
                        kepada sekerja untuk
                                     anda   secara melaporkan
                                                 aktif
                    yang           yang dicegah
              insiden terjadi insiden telah
         setiap              dan                         terjadi
                                                tetapitetap
         juga,
             karenamengandung pelajaran penting.
                             bahan     yang
           D
5. LIBAT KANANBER KOM U N IKASI GAN
                             ,D EN   PASIEN
           cara-cara
   Kembangkan            yang
                  komunikasi terbuka    pasien.
                                   dengan
           penerapan
     Langkah       :
     A. Untuk um ah
             R       Sak i t:
        o Pastikan sakit
                  rumah memiliki          yang     jelas
                                   kebijakan secara menjabarkan
          cara-carakomunikasiterbuka proses
                                    selama     asuhan       insiden
                                                      tentang
                para
          dengan pasien keluarganya.
                            dan
        o Pastikanpasien keluarga
                       dan               mendapat
                                    mereka                   benar
                                                 informasiyang
          danjelasbilamana      insiden
                           terjadi
        o Berikandukungan, pelatihan dorongan
                                   dan      semangat kepada agar
                                                           staf
               terbuka
          selalu      kepada  pasien keluarganya.
                                   dan
             U         :
     B. Untuk ni t/T i m
        o Pastikan anda
                  tim      menghargaidan
                                       mendukung          pasien
                                                keterlibatan dan
          keluarganya telah
                      bila    terjadi
                                   insiden
                     pemberitahuan pasien keluarga
        o Prioritaskan            kepada    dan       bilamanaterjadi
                 dan
          insiden, segera    berikan
                                   kepada     informasi
                                         mereka        yangjelasdan
          benarsecara tepat
        o Pastikan,segera        kejadian, menunjukkan kepada
                           setelah      tim           empati
          pasien keluarganya.
                dan




                  K ESEH ATAN.2 C t]B
D E P A B I =I / E I .]    R .]                                 JI
6. BELAJAR ANBER BAGI
           D                           T EN
                          PEN GALAM AN T AN G   KESELAM AT AN
   PASIEN
   Dorong anda
        staf       melakukan
               untuk                        untuk  bagaimana
                            analisis masalah belajar
                                  akar
   danmengapa       itutimbul.
             kejadian
           pe
     Langkah ner apan:
     A. Untuk um ah
             R       Sak i t:
        o Pastikan yang
                  staf    terkait terlatih
                                telah                    kajian
                                               melakukan insiden
                                           untuk
          secara      yang
                tepat, dapat    digunakan mengidentifikasi
                                         untuk             penyebab
        o Kembangkan             yang
                       kebijakan menjabarkan     dengan  jelaskriteria
          pelaksanaan         Akar
                     Analisis Masalah    (RootCauseAnalysis/RCA)yang
          mencakup  insiden  yang      dan minimum kalipertahun
                                 terjadi            satu
          melakukan FallureModes Effects
                                  and             (FME\ untuk
                                           Analysls           proses
               tinggi.
          risiko
             U         :
     B. Untuk ni t/T i m
        o Diskusikan timanda
                   dalam       pengalaman hasil
                                         dari          instden
                                                 analisis
                   unit bagian yang
        o ldentifikasi atau    lain    mungkin     dampak masa
                                             terkena      di
          depan bagilah
               dan        pengalaman     secara luas.
                                   tersebut    lebih
                                      SIST KESELAM AT AN
7. CEGAH D ER A ELALU I PLEM EN T ASI EM
         CE     M       IM
   PASIEN
         informasi adatentang
   Gunakan      yang         kejadianmasalah
                                    /          melakukan
                                           untuk
          pada    pelayanan.
   perubahan sistem
           penerapan:
     Langkah
     A. Untuk um ah
             R     Sak i t:
        o Gunakaninformasi benar jelas
                           yang       dan    yang         dari
                                                  diperoleh sistem
                  asesmen kajian
          pelaporan,        risiko,   insiden, audit analisis,
                                            dan    serta       untuk
          menentukansolusisetemPat
        . Solusitersebut mencakup
                      dapat           penjabaran sistem
                                               ulang            dan
                                                         (struktur
                penyesuaian
          proses),            pelatihan dan/atau
                                     staf             klinis,
                                                kegiatan termasuk
          penggunaaninstrumen  yang menjamin         pasien.
                                           keselamatan


32                                                          PA
                   P A N D U A N A S ION A T E S E LA N 4A TA N S IE NR U [4A HS A K IT/P ITIE N TS A FE TY )
                               N           K
           o Lakukan        risiko
                    asesmen untuk                    yang
                                            perubahan direncanakan
                                       setiap
           o Sosialisasikan
                        solusiyang  dikembangkanKKPRSPERSI
                                                oleh      -
           o Beriumpan kepada tentang
                      balik       staf      setiap     yang
                                                 tindakan diambilatas
                   yang
             insiden dilaporkan  .
                          :
     B. Un tukU ni ti T i m
        o Libatkan anda
                  tim            mengembangkan
                             dalam                     untuk
                                            berbagaicara membuat
          asuhan pasien    menjadi baik lebih
                                 lebih dan    aman.
        o Telaahkembali    perubahan-perubahan tim
                                         yangdibuat anda pastikan
                                                         dan
          pelaksanaannya.
        o Pastikan andamenerima
                    tim               umpanbalik        tindak
                                               atassetiap    lanjut
          tentang           yang
                 insiden dilaporkan.


   Tujuhlangkah           pasien
                keselamatan      rumah   sakit
                                             merupakan panduan  yang
komprehensif menuju
            untuk      keselamatanpasien,        tujuh
                                          sehingga langkah   tersebut
secara          harus           oleh
      menyeluruh dilaksanakan setiap      rumahsakit.
   Dalampelaksanaan, langkah
                   tujuh              tidak
                              tersebut harus   berurutan tidak
                                                       dan     harus
                         yang
serentak, langkah-langkahpaling
       Pilih                       strategis paling
                                           dan     mudah dilaksanakan
dirumah     Bila            iniberhasil kembangkan
       sakit. langkah-langkah          maka           langkah-langkah
yangbelum dilaksanakan.
     tujuh
  Bila         ini
         langkah telah
                     dilaksanakan
                               dengan rumah dapat
                                    baik  sakit menambah
penggunaan           lainnya.
          metoda-metoda




D E P A R T E MK ESEH ATAN.2 0 0 8
               EN       R .I                                   33
                 BABV
          Jakarta Declarotion
on Patients for Patient Safety in Coun-
  tries of the South-EastAsia Region


   WHO   SouthEastAslaReglonal      Safety
                              Patlent     Workshop "Patients Patient
                                                  on        for
Safely',Jakarta,l7 - /9 July2007.Country           'Bangladesh,
                                        Partlcrpants          Bhutan,
lndla,lndonesla,
               Maldlves,Myanmar,Nepal,SrlLanka,Thailand,
                                                       Trmor-Leste.
   We,
    Thepatlents,consumer         healthcare
                        advocates,            professionals,
                                                           policy-nakers and
representatives
              olnongovernmentalorganizatlons,professlonalassoclatlons
                                                                    andregu-
latorycounclls,
              havingref/ected thelssueofpatlent
                            on                     safetyln the WHO  reglonal
workshop on "Palients Patient
                    for      Safety',/ 7 - /I July2007,in Jakarta,lndonesia,
   Referring Reso/ution
             to          SEA/RC59/RSPronoting
                                       on          PatientSafetyin
                                                                 Hea/thCare,
adopted the59hSession theRegiona/
         at                of                        for
                                          Comnittee South-East    Asla,which
noles 'Iaithconcern hlghhumanandflnancial of adverse
                    the                         to/l          events" the
                                                                     and
viciouscycleof adverse        lawsuits, thepractice defence
                        events,         and            of      medicine,and
urges Member         lo
               States engage   patlents,consumer assoclations,
                                                             healthcarework-
ersandprofessionalassocratlons  ln buildlng   health
                                          safer       caresystems creating
                                                                 and
         of
a cu/ture safetywithin healthcarelnstitutlons,
    lnspired thePatlents Patlent
           by              for       Safety LondonDeclaration         by
                                                             supported the
l,ltHoWorld         for
            Alllance Patlent   Safety
    Conslderng recommendations flrstWHO
               the                  ofthe         ReglonalWorkshopPatrent
                                                                   on
Safety /2 - 14July2006,in NewDelhl,    lndla,
/. Declare nopatlents
            that             shouldsuffer preventab/e
                                                    harm,
2. Agreethatpatients al the centre al/patlent
                        are              of        safetyefforfs;
3. Acknowledge fear of blane andpunrshnent
                  that                              shouldnot deteropenand


34                  P A N D rA N N A S IOf' l A L E S E IA i l .4A rAP A S IE N ri l r' l A r-1A K IT /P A 1E N T S A FE TY )
                            r                   K                    N         R             S
     honest  communicatlon between   patlents health provlders;
                                             and        care
     Recognize we must workin partnership orderto achieve maior
                that                                in                  the
     behaviouraland  system  changes arerequlred address
                                      that             to         patientsafetyln
     ourRegion,'
     &elievethat :
     o transparency,    accountability thehuman
                                      and            touch paramount a safe
                                                           are           to
          healthcaresyslem,'
     o mutual    trustandrespect   between  healthcare  professionals patlents
                                                                     and
          arefundamental,'
     c patientsand thelrcarersshould       knowwhya treatment glvenand be
                                                                 is
          infornedofall risks,big or sna//,so thattheycanpartlcrpate decisions
                                                                     in
          related thelrcare,'
                 to
    o patients    should haveaccess thei nedicalrecords;
                                      to
    Recognize when
               that       harmdoesoccur:
    c thereshould a system placewhereby event bereported
                      be           in               the       can           and
         inrestrga withduerespect flden /ity;
                  ted                  con     tla
    o patients theirfaniliesshould fullyinformed supported;
                  and                     be               and
    . providers    involved unlnlentlona/harm
                           in                    should receive
                                                        also        support;
    .    conective  actionsshould taken prevent
                                  be        to        fulureharm the/essons
                                                                 and
         learnt widef shared,'
               be
    .    thereshould a mechanism falrlycompensate patlentand their
                      be                to                   the
         fami/y,
    Connit to:
    a   consumerempowermenl frank candld
                              lhrough and         educatlon;
    a   partnering thenediatoencourage
                 with                     responsible
                                                   reporting toseize
                                                           and
        opportunities
                   toeducate publrc;
                             the
    a   active
             consumer particrpation
                                  inadverse reporting,.
                                           event
    a   two'waycommunication patrenls health providers en-
                            among         and      care       that
        couragesquestioning;
        meaningfulpatient
                       representatlononpatient
                                             safelcomnlltees t'orums;
                                                           and


         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R.I                                                       35
      Pledge achieve
             to        throughsustained     effortsthefollowinggoals.
      c funclioning  quality patient
                           and           safety          in
                                                systems every    health caret'acilii1l
          bothpub/icandpriuate,            with
                                  starting theestablishneni a patientsat'etii
                                                                  of
          committee of anadverse
                    and                 event  reporting response
                                                        and           system,
      c adherence guide/ines areevidence-based elhica/and
                    to           lhat                      and           avoidance
          ofrrraliona/lreatments asunnecessary
                               such                    medicines, investrgations
                                                                               ano
          surgica/procedures,
     .    continulngmedicaleducation hea/lh professlonals,.
                                        for        care
     o patient   safetyconcepts integrated pre-andrn-seruice
                                             inlo                   trainngofallled
         healthcareprofesro als
                            n
     o rationa/   caseload patients eachhealth
                          of          ln              carefacillty;
     .   adequate  resources devoted patient
                                       to         safety,'
     o satisfied  patlents provrders.
                          and




                          WorldHealth
                                    Organization
                          Regional ice South-East
                                0ff for       Asia




36                   PANDUAN
                           NASIONAL
                                 KESELAI/ATAN
                                           PASIEN
                                                RUMAH
                                                    SAKIT     SAFETY)
                                                        lPATENT
Terjemahan:


               Deklarasi Jakarta
    Pas i e n u n t u k Ke s e l a m a t a n Pa s i e n
di Negar a - n e g a r a So u t h - Ea s tAs i a R e g i o n


     Kami,
   Pasien,konsumen   pendukung, profesional
                               para          pelayanan
                                                     kesehatan,pembuat
kebijakan wakil
         dan       lembaga swadayamasyarakat,      profesional dewan
                                            asosiasi        dan
pengarah,setelah                            pasien
                           pada keselamatan padaWHO
                 dipaparkan isu                           regionalwork-
shop tentang "Pasien  untuk          Pasien',17-19Juli2007, Jakarta,
                           Keselamatan                       di
Indonesia,
   Mengacu  padaResolutlon  SEA/RC59/R3 tentangPromotingPatlent
                                                              Safetyin
Heallh            yang
       Care,yang diadopsi Sesi pada    yang59thRegionalCommltteeuntuk
Asia          yang
    Tenggara, mencatat       "keprihatinan banyaknya
                                        atas         korbanmanusiadan
biayaakibat          tidak
            kejadian diharapkan    (adtterse     dan
                                           evenls)" lingkaransetandari
adverse events,tuntutan hukum praktek
                             dan                yang
                                       kedokteran defenslve, denganini
mendesak                                    para
                        Anggota melibatkan pasien,
         Negara-negara untuk                                 konsumen,
                                                      asosiasi
parapekerlapelayanan  kesehatan asosiasi
                              dan       professional membangun
                                                 dalam          sistem
asuhan            yang
       kesehatan lebih     aman menciptakan budaya
                                dan           suatu      keselamatandi
dalam        pelayanan
      institusi         kesehatan.
                oleh
        diilhami Patlents Patlent
   Dengan                   for                 Declaratlonyang
                                           London
                                     Sat'ety                  didukung
olehWHOWorldAllance Patlent
                     for        Sat'ety,
     im g
   Men ban rekomendas   i WHO lona Wo opyang rtama
                              Reg I rksh          pe          g tle
                                                         tentan Pa nt
Safety, -14 2006, New
      12 Juli        di     Delhi,India,
             bahwa boleh pasien
1. Menyatakan tidak           ada        menderita yang
                                               cedera dapat   dicegah;
2. Menyepakati pasien
              bahwa              pusat semua
                           adalah dari         upaya           pasien;
                                                     keselamatan
               an
3. Menyatakbahw aas a ut s al ahk danhuk um an
                     r     tak di          an                    ti a
                                                      s ehar us nydak

D E P A R TE IV EK E S E H A TA N .I . 2l ]O8
                 N              R                                37
    menghalangi komunikasi terbuka jujur
                            yang         dan       antarapasien pemberi
                                                               dan
    pelayanankesehatan;
4. Mengakui  bahwa    kamiharus bekerja dalam pola  kemitraan mencapai
                                                             untuk
    perubahan perilaku  utama sistem
                              dan         yangdibutuhkan penerapan
                                                           untuk
               pasien
    keselamatan direqional      kami,
    Percayabahwa  :
    o transparansi,  tanggung-jawabdanpendekatan                yang
                                                  manusiawiadalahutama
        pada suatu  sistempelayanan           yang
                                    kesehatan aman;
    o dasar  hubungan   adalahsalingpercaya saling
                                            dan       menghormati para
                                                                antara
        profesionalpelayanan kesehatan pasien;
                                      dan
    .   pasien pendampingnya mengetahuimengapapengobatan
              dan                 perlu                    suatu
        diberikan diberitahu
                 dan           tentangsemua         kecil besar,
                                              risiko, atau        sehingga
        mereka dapat   mengambil  bagian dalam
                                         di                          yang
                                                   keputusan-keputusan
                      dengan
        berhubungan asuhan         kepada mereka;
   .          perlu
       pasien mempunyaiakses rekam   kepada         medisnya;
   Mengakui bahwa   ketikacedera      :
                                terjadi
   o harus suatu
             ada        sistemdimana         Ltu
                                     kejadian dapat            dan
                                                      dilaporkan diperiksa
       secara rahasia;
   o pasien keluarganya memperoleh
               dan               harus               informasi dukungan
                                                             dan
       sepenunnya;
   o pemberi   pelayanan terlibat cedera takdisengaja juga
                          yang       pada         yang           perlu
       menerima  dukungan;
   o tindakan           harus
                korektif diambil mencegah
                                    untuk                 di
                                                    cedera masa  depandan
                yang         perlu
       pelajaran didapat disebarluaskan;
   o harus suatu
             ada                   untuk             yang
                        mekanisme kompensasi wajar kerugian   atas
       pasien keluarganya;
              dan
7. Komit terhadap:
   o pemberdayaan      konsumen melalui pendidikan jujur tulus;
                                                  yang dan
   o bekerjasama media
                     dengan      untukmendorong            yang
                                                  pelaporan bertanggung
       jawab untuk
             dan        berkesempatan mendidik masyarakat;
   .   partisipasiaktifkonsumen didalam  pelaporan kejadian diharapkan;
                                                          tidak


3B                             N
                  P A N D U A N A S ION A L E S E LA N ,l A TA N S IE N I.J N 4A H K II /P A TIE N T A FFTY )
                                          K                  PA        R       SA                  S
     .   komunikasi arah
                   dua      antarpasien pemberi
                                       dan       pelayanan
                                                         kesehatanuntuk
         mendorong adanya jawab;
                           tanya
     o wakilpasien bermakna komite
                    yang           dalam                pasien forum-
                                              keselamalan dan
         forum;
     Berikrar
            melalui     yang
                  upaya berkesinambunganmencapai
                                              untuk       sasaransbb:
     .   berfungsinya mutu keselamatan
                     sistem      dan             pasien
                                                      padasetiapsarana
         pelayanankesehatan, pemerintah
                               baik          maupun swasta,
                                                          mulaidengan
         pembentukan komite
                     suatu                   pasien
                                  keselamatan dandalam      suatu
                                                                sislem
        pelaporankejadian diharapkan sistem
                          tidak          dan      tanggapannya;
        taatpada pedoman   berbasisbuktidan danmenghindari
                                           etik,            pengobatan
        yang irrasional
                      seperti pemberian , pemeriksaan operasi
                                        obat            dan       yang
        tidakperlu;
    o   pendidikankedokteran  berkelanjutan para
                                         untuk profesionalkesehatan;
    a   konsep keselamatan yang
                            pasien terintegrasike pelatihan pro-
                                                  dalam       para
        fessional
                kesehatan;
               yang
        indikasi rasional admisi
                             untuk      pasien setiap
                                              pada     saranapelayanan
        kesehatan;
    a   sumber yang
               daya      adekuat keselamatan
                                 untuk           pasien;
    O   profesional          yang
                  kesehatan termotivasi komperen;
                                           dan
    o   pasien pemberi
              dan         pelayanan          yang
                                    kesehatan puas.




                     W or l d eal th gani z ati on
                             H     Or
                      Regional ice South-East
                            Off for       Asia


         KESEHATAN . 2OO8
DEPABTEI\IEN    RI
                                                                39
                BAB VI
     PELAKSAN AANKEG I ATANSEC AR A
              N ASI O N AL


            PU
A. DI TINGKAT SAT
              Kes
a. Depar te m en ehatan
   1. Menetapkan Kebijakan      Keselamatan Rumah
                         Nasional          Pasien    Sakit
   2. Melakukan            advokasi
               sosialisasidan       kebijakan program
                                           dan       keselamatan
      pasienrumah sakit Departemen Negeri,
                       ke           Dalam               Provinsi,
                                               Pemerintah
      PemerintahDaerahKabupaten/Kota, Kesehatan
                                   Dinas        Provinsi/Kabupaten
      Kota Rumah
          dan       SakitVertical
   3. Bersama-sama KKPRS KARS
                  dengan       dan                    dan
                                              monitoring evaluasi
                                      melakukan
      pelaksanaankebijakan program
                         dan                 pasien
                                   keselamatan rumah   sakit

b. Komite             Pas R
         Kes el am atan i en um ah   Sak i t- PER SI
   1. Memberlakukanpanduan menetapkan
                           dan                      yang
                                           pedoman terkait    dengan
      Keselamatan Rumah
                 Pasien       Sakit
                           advokasikeselamatanrumah kepada
              sosialisasidan
   Z. Melakukan                                 pasien     sakit
      pemerintah pemerintah
               pusat,         provinsi pemerintah
                                     dan                         serta
                                                    kabupaten/kota
      PERSIDaerah Rumah
                  dan        Sakit'
   3. Bersama-sama dengan KARS   melakukanpelatihan keselamatanpasien
      rumahsakit.
   4. Menyelenggarakan Seminar,
                      workshop,      semiloka, lokakarya, poster
                                                        lomba      dan
                  yang
         sebagainya terkait
      lain                  dengan                   pasien
                                         keselamatan rumah
                                   program                        sakit.
   5. Bersama-sama MRS melakukan keselamalan rumah
                  dengan              audil            pasien     sakit
   6. Mengembangkan           ujicobaprogram
                    laboratorium                       pasien
                                            keselamatan rumah     sakit
                     rumah model rujukan
   T. Mengembangkan sakit           untuk        rumah lainnya
                                                      sakit      dalam
      melaksanakan            pasien
                  keselamatan rumah       saktt
              penelitan/kajian
   B. Melakukan             dan               program
                               pengembangan keselamatan         pasien
      rumahsakit


40                                                                                                  S
                  P A N D U A N A S l ON A L E S E LA I,l A TAP A S IE NR TII,4A.\A K |,IIP A TIE N T A FE TY )
                               N            K                 .I.]              H
     9. Mengembangkan pencatatan pelaporan
                      sistem        dan             yang
                                               insiden meliputi
         Kejadian Diharapkan,
               Tidak         Kejadian Cedera Kejadian
                                   Nyaris     dan      Sentinel.
     10. Bersama-sama KARS
                    dengan    melakukan             pedoman
                                      evaluasipanduan,    dan
                  program
         pelaksanaan              pasien
                         keselamatan rumah   sakit
     11. Secara     memberikan
              berkala        laporan      ke         Kesehatan.
                                   kegiatan Departemen
                     R
c. Kom isi k r edi tas i um ah
         A                    Sak i t
   1. Menyiapkan standardan                            pasien
                             menetapkan keselamatan rumah
                                       kriteria                   sakit.
   2. Menetapkan   instrumenakreditasi           pasien
                                      keselamatan rumah     sakit
   3. MenilaipenerapanstandarKPRS                        sakit
                                      melaluiakreditasirumah
                     dengan
   4. Bersama-sama KKPRS             melakukanpelatihan
                                                     keselamatanpasien
      rumah  sakit
   5. Bersama-sama KKPRS
                    dengan                              pasien
                                 melakukan keselamatan rumah
                                           audit                   sakrt
   6. Bersama-sama KKPRS
                     dengan           melakukan      panduan,
                                               evaluasi       pedoman
      dan pelaksanaan   program            pasien
                               keselamatan rumah      sakit
                  laporan
   7. Memberikan akreditasi                   pasien
                                  keselamatan keDirekturJenderl   Bina
      Pelayanan Medik  secara berkala.

               PR
B. DI TINGKAT OVIN SI
a. Dinas           Pr
         Kes ehatan ov i ns i
   1. Melakukan advokasidan         program
                            sosialisasi            pasien
                                           keselamatan kerumah
       sakit-rumah diwilayahnya
                 sakit
   2. Melakukan advokasi pemerintah
                         ke           provinsi pemerintah
                                            dan        kabupaten/
       kota tersedianya
          agar           dukungananggaran dengan
                                         terkait           pro-
                                                  pelaksanaan
       gram            pasien
           keselamatan rumah       sakit
   3. Melakukanpembinaan pelaksanaanprogram       pasien
                                          keselamatan rumahsakit
   4. Mendorong rumah diwilayahnya akreditasi.
                       sakit           untuk
b. PERSIDaer ah
                      DinasKesehatan
   1. Bersama-samadengan                         advokasipro-
                                  Provinsimelakukan
      gram         pasien
          keselamatan kerumah               diwilayahnya
                                        sakit
                               sakit-rumah
   2. Bersama-sama Dinas
                 dengan    Kesehatan     melakukan
                                   Provinsi             ke
                                                  advokasi
              provinsi pemerintah
      pemerintah    dan          kabupaten/kota tersedianya
                                              agar
             anggaran dengan
      dukungan     terkait   program          pasien
                                    keselamatan rumah sakit

D E P A FTE N 4E N E H A TA N I - 2OO8
               K ES         R                                      41
     3.           pembinaan
          Melakukan                 pelaksanaan
                          & monitoring       program
                                                   keselamatan
          pasien
               rumahsakit
     4.           oembinaan akreditasi
          Melakukan       oaska

C. DI TINGKATKABU PAT EN /KOT A
DINASKESEHATAN   KAB/KOTA
1. Melakukan
          advokasiprogram        pasien
                        keselamatan kerumah   sakit-rumah di
                                                       sakit
   kabupaten/kota
          advokasi pemerintah
2. Melakukan      ke        kabupaten/kota tersedianya
                                       agar          dukungan
         terkait
   anggaran dengan   program        pasien
                           keselamatan rumah   sakit
          pembinaan
3. Melakukan                 program
                    pelaksanaan              pasien
                                   keselamatan rumah    sakit
4. Mendorong sakit
           rumah untuk   mengikutiakreditasi sakit
                                      rumah

D. PETUNJ UPEN ER APAN
           K                  AN
                    KESELAM ATPASIEN I R U M AH
                                   D          SAKIT
  Penerapan           Pasien
            Keselamatan diRumah dapat
                                    Sakit   dilakukandenganberbagai
cara,mulaidari program
             suatu       sederhanasampaidengan        yang
                                               program kompleks
                    pola
              Banyak yang
danterintegrasi.             dapatdipakai,
                                         rumahsakitdapatmenentukan
polayangpaling
             sesuaidengankondisirumahsakitnya.
  Agarpenerapanprogram           pasien
                      keselamatan dapat    secarasistematis terarah
                                                         dan
maka dalammelaksanakanprogram diperlukan persiapan, pelaksanaan
                                      fase          fase
danfase        dan
       monitoring evaluasi.
  Berikut
        inidiberikan       langkah
                  sistematika     penerapanKeselamatan Rumah
                                                      Pasien
    (KPRS)
Sakit      sebagai     :
                 berikut

I.   FASEPE R SIAPAN
     1. TetapkanKebijakan Rencana
                        dan       Jangka Pendek KPRSdan Pro-
        gramTahunan KPRS
               rumah perlu
        Pimpinan sakit menetapkan  kebijakan,
                                          RencanaJangka
                                                      Pendek
        danprogram     KKPRS. menetapkan
                 tahunan    Dalam         kebijakan, jangka
                                                 rencana
        pendek program
             dan              dengan     RS pemahaman
                      disesuaikan kondisi dan         konsep

42                            N          K                 PN
                 P A N D U A N A S ION A L E S E LA IV 1A TAA S IE NB U N /A H A K .IIIP A TIE N T A FE TY )
                                                                              S                  S
         KPPRS. Mengingat  program              pasien
                                  keselamatan sangat          terkait
                                                                    dengan pro-
        gram  mutu manajemen klinis
                   dan             risiko      maka   rumah dapat
                                                            sakit       memilih
        apakah program program
                        mutu,         KKPRS manajemen merupakan
                                              dan              risrko
        program               atau pakan
                sendiri-sendiri,  meru        program  bersama/ kombinasi.
    2. Tetapkan Kerja
                 Unit       yangbertanggung-jawab     mengelola program  KPRS
        o Penetapan kerla penanggung program harus
                       unit    dan             jawab          KPRS       dibuat
            dengan Keputusan  Pimpinan Rumah    Sakit,
        o Kedudukan kerja
                       unit     dalam strukturorganisasi sakit
                                                         rumah diserahkan
            padakebijakan Pimpinan sakit.
                                  rumah Misalnya kerla   unit dapat    dibawah
            KomiteMedis Pimpinan
                         atau          RS.
        Uraiantugas kerja
                     unit     KPRS  sebagai  berikut:
        o Mengembangkan keselamatan dirumah
                             program              pasien          sakit
        o Menyusun    kebijakan prosedur dengan
                               dan          terkait       program  keselamatan
            pasienrumah  sakit
        o Menjalankan danmelakukan
                        peran                  : motivator,edukator, konsultasi,
            monitoring evaluasi
                       dan         implementasi   program  keselamatan  pasien
            rumahsakit
        o Bersama-sama bagian RSmelakukan
                           dengan        diklat                pelatihan
                                                                       internal
                        pasien
            keselamatan rumah         sakit
        o Melakukan    pencatatan,
                                 pelaporan analisa
                                            dan                  terkait
                                                        masalah dengan
            kejadian diharapkan
                    tidak            (KTD),  kejadian nyaris cedera (KNC) dan
            keladian
                   sentinel.
        o Memroses    laporaninsiden              pasien
                                    keselamatan (eksternal)         keKKPRS-
            PER SI
        o Secara  berkala membuat  laporan kegiatan Pimpinan
                                                     ke          RS
    3 . PilihPenggerak   (Chanpion)   yangakanmenjadi       motorpenggerak
        KP R Sdan pel ati hanny a
            individu
        Pilih      / beberapa         yang
                              individu akan      menjadi gerakan
                                                          motor         KPRS.
        Beberapa kriteriayangdapat  digunakan    antara : aktif unityang
                                                        lain      di
        bersangkutan,memiliki/eadershrp, menjadi
                                       sering          problem       sebaiknya
                                                               so/ver,
        memahami  konseo  mutu.


        KESEHATAN . :|r08
DEPAFTEN4EN    Bi
        Konsep              pasien
                keselamatan memilrkr    banyak aspek,       penggerak
                                                     sehingga
        yang telahmendapat pelatihan lebih
                                   akan     mudah        menggerakkan
                                                  memulai,
        dan  melaksanakan Pelatihan bentuk'Workshop Safety
                         KPRS.         dalam              Patient
        dan  Manajemen Klinis" diorganisir dilaksanakan bulan
                      Risiko     telah        dan          setiap
        oleh KKPRS tahun
                    sejak      2007
     4. Buk uSak uKPR S
        Untuk tujuansosialisasi perlu
                             KPRS, dibuat        buku yang
                                            suatu saku       berisikan
        berbagai         penting ringkas
                 inlormasi      dan             Keselamatan
                                          tentang          Pasien,dan
        dibagikan jajaran dankaryawan
                  ke       staf           rumahsakit.
        lsi bukudapat : Visi-Misi
                      a.l.        rumah              KKPRS,
                                             Visi-Misi
                                        sakit,              Organisasi
               7
        KPRS, Langkah     Menuju KeselamatanPasien Rumah Sakit,
                                                              Standar
        Pelayanan  Keselamatan  Pasien Rumah Sakit,lnstrumenAkreditasi
        Pelayanan  Keselamatan PasienRumah            pelaporan
                                                Prinsip
                                           Sakit,              insiden
                     Pasien sebagainya.
        Keselamatan dan

lt. FASEPE LAKSAN AAN
                           M
    1. Dek l ar as i ak an or al
                  Ger                         Pas
                                 Kes el am atan i en
       Suatu acaraupacara
                   /       Deklarasi       pelaksanaan akan
                                  dimulainya         KPRS sangat
       membantu  membangkitkan kesadaran          para dan
                                        (awarenes$ staf karyawan
       rumah akan
              sakit      KPRS,        memantapkan
                              sekaligus                   dari
                                                  komitmen seluruh
       jajaranuntuk           KPRS
                     menerapkan
    2. Pr ogr am Langk ah
                 7                       Pas
                            Kes el am atan i en
       Rumah   Sakit,      usulan kerja
                     melalui     unit    KPRS, menetapkanpdoritaspro-
       gram-program 7 Langkah
                      dalam         KPRS, yang akan           secara
                                                   dilaksanakan
       bertahap dengan       yang
                       urutan disepakati
    3. Program   Penerapan  Standar AkreditasiKeselamatan Pasien
       AkreditasiPelayanan KPRS menggunakan  Instrumen       Rumah
                                                     Akreditasi
       Sakituntuk menilairumah dalam
                              sakit    memenuhi       pelayanan
                                                standar        rumah
            termasukdalamnya
       sakit,         di                 yang
                                parameter menilai  pelayananKPRS.
       Dengan  demikian  pelaksanaan        rumah
                                    akreditasi    sakitmrnimal
                                                             untuk 5
       pelayanan            & Manajemen,
                 (Administrasi          Pelayanan Pelayanan
                                                 Medis,        Gawat
       Darurat,Pelayanan             dan
                          Keperawatan,Rekam    Medis)sudahtermasukCi

++                                                          PA
                  P A N D U A N A S ION A L E S E LA N IA TA N S IE N [/A H S A K IT/P A TIE I' /T A FE TY )
                               N          K                          FU                          S
             dalamnya  penerapan    StandarKPRS
         4 . Program  Keselamatan     Pasien  padaunitpelayanan    tertentu  sebagai
             model
             Rumah dapat
                    sakit        jugamenerapkan    terlebih
                                                          dahulu sualu  'pllotprofect"
             dengan menerapkan pada atau
                                    KPRS       satu     lebih pelayanan
                                                             unit            tertentu.
             Dengan pengalaman diperoleh
                                  yang                 maka
                                                unittsb,            lain
                                                            unit-unit dapat    belajar
             dari
                kegiatan  penerapan di unit
                                      KPRS        tertentutsb.
                       k
         5. Pr ogr am hus us
                               juga
             Rumah dapat memulai
                    sakit                    program        yang
                                                     khusus drlalankan      tersendiri
             (tunggal), perlu
                      tidak       dalam  konteks         yang
                                                program kompleks.
             Contoh program khusus dipilih : program
                                     dapat      a.l.         kebersihan (hand
                                                                       tangan
                      ronde                pasien,
             hyglene), keselamatan program (Dokter        DPJP         Penanggung
             Jawab Pelayanan),   program  pelaporan insidenkeselamatan   pasien, pro-
             gram dibidang Farmasi   (nedlcation),program pelatihan dsb.
                                                                   KPRS
             Pemilihanprogram harus
                               ini      tetap         pada
                                             mengacu ketentuan instrumen/
                                                                    dalam
             parameter akreditasi  rumah sakit.
                     D
         6. For um i s k us i
             Forum diskusidilaksanakanoeriodik 2 bulan
                                        secara        1atau       sekalidimaksudkan
             untukmengumpulkan    para penggerak,pelaksanalainnya peminat
                                                                serta          KPRS,
             untukmembahas   perkembanganpermasalahan dan
                                             dan               KPRS solusi      yang
                      dengan
             diperoleh,       tujuan  untukmemonitor / menjagakelangsungan   program
             KPRS.  Selain juga
                          itu               menumbuhkan KPRS.
                                    bertujuan              budaya

    ilt. FASEE VALU ASI
                           dilakukan
         Monitoring evaluasi
                 dan                melalui     formal kerla
                                          laporan     unit   KPRS,masukan
         dariforum
                 diskusi,
                        masukan unit-unit
                                dari                            pasien
                                           melalui keselamatan dan
                                                 ronde
         sebagainya.
         Monitoring evaluasi
                  dan        dilakukan
                                     secara  periodik
                                                   sesuai       kebutuhan.
                                                           dengan
         Pada akhir
                  tahun dibuatevaluasi           yang
                                      menyeluruh dapat              untuk
                                                            digunakan
         memperbaikiprogrampelakanaan danuntuk
                                     KPRS            menilai      Rencana
                                                            kembali
         JangkaPendeki Menengah, termasuksasarantahunan KPRS.


                    4 E SEH ATAN'2 0 0 8
    D E P A R T E N KEN       R                                             45


I
                 B A B V II
         PENCATATANDAN PELAPORAN

A. RUMAH  SAKIT
   1. Rumah wajib
            sakit             pencatatan pelaporan yang
                      melalukan           dan         insien meliputi
             tidak         (Kl-D),
      kejadian diharapkan kejadian cedera kejadian
                                         nyaris     dan        sentinel.
   2. Pencatatan pelaporan
                dan                (KfD,
                            insiden KNC Sentinel)
                                             dan        mengacu kepada
      BukuPedoman    Pelaporan   InsidenKeselamatan Pasien  (lKP)yang
      dikeluarkan Komite
                oleh       Keselamatan Rumah PERSI.
                                       Pasien       -
   3. Pelaporaninsiden         :
                      terdiridari
      a. Pelaporan        yaitu
                   internal mekanismeialur    pelaporan KPRS internal
                                                             di
         rumah sakit.
      b. Pelaporan           yaitu
                    eksternal pelaporan rumahdari       sakitke Komite
         Keselamatan Rumah Pelaporan
                     Pasien        Sakit.        eksternalwajib
                                                              dilakukan
         olehrumah  sakit     ketentuan
                         sesuai         dalam instrumen          rumah
                                                        akreditasi
         sakityaitupada Instrumen Akreditasi          dan
                                           Administrasi Manajemen.
   4. Unit
         kerjaKeselamatan Rumah melakukan
                          Pasien       Sakit         pencatatankegiatan
      yangtelah        dan
               dilakukan membuat    laporan       kepada
                                           kegiatan      DirekurRumah
      Sakitsecaraberkala.
B . KKPRS-PER SI
     1. Merekapitulasi insiden rumah dan
                    laporan      dari     sakit menjaga  kerahasiaan.
             Keselamatan Rumah melakukan dan
     2. Komite           Pasien     Sakit         kajian analisis
                                                                dari
        laporan
              insidenrumah    serta
                          sakit    melakukan          hasil
                                             sosialisasi analisis
                                                                dan
                    kerumah
        solusimasalah       sakit-rumah melalui
                                       sakit    PERSI Daerah
     3. KKPRS membuat  laporan
                             tahunan         yang
                                      kegiatan telah  dilaksanakan
                                                                 ke
        DepartemenKesehatanmelaluiKetua PERSI
     4. KKPRS membuat  feedbacklaporan rumah
                                       ke      sakit-rumah melalui
                                                         sakit
        PERSl D aer ah.
c.        DA
     PERSI ER AH
     Menyampaikan analisis,
              hasil      solusimasalahfeedback
                                   dan            yang
                                            laporan diterima
        KKPRS
     dari   kepadarumahsakit-rumah diwilayahnya
                                sakit

46                P A N D U A N A S ION A L E S E LA MA TAP A S IE N U [/A H S A K IT/P A TIE N T A FE TY )
                               N          K               N         R                           S
                        B A B V III
                MON ITOR IN G A N E V A LU A S I
                            D

A. RUMAH  SAKIT
              rumah secara
   1. Pimpinan sakit                               dan
                                           monitoring evaluasi
                                   melakukan
                             berkala
      program         pasien dilaksanakan Unit
             keselamatan yang            oleh KerjaKeselamatan
      oasienRumah Sakii
         Kerja
   2. Unit    Keselamatan Rumah secara
                        Pasien     Sakit          (paling
                                             berkala    lama2
           melakukan
      tahun)              pedoman,
                    evaluasi      kebijakan prosedur
                                         dan       keselamatan
            yang
      pasien dipergunakan dirumahsakit
         Kerja
   3. Unit    Keselamatan Rumah melakukan
                        Pasien     Sakit              kegiatan
                                                evaluasi
           triwulan membuat lanjutnya
      setiap     dan        tindak

B. KARS
   KARSmelakukan       dan               program
                                pelaksanaan
               monitoring evaluasi              keselamatan
   pasien                            rumah
                              akreditasi sakit.
                       instrumen
             menggunakan
        dengan

C. KKPRS - PER SI
   . KKPRS  melakukan        dan                   yang
                     monitoring evaluasipedoman-pedomantelah
     disusunpaling setiaptahun
                 lama     2     sekali.
   o KKPRS  melakukan        dan            yang
                                      kegiatan telah
                     monitoring evaluasr           dilakukan
        rumah
     oleh     sakit.




D FP A ?TE I.A E I] SE H A TA N ' 2008
                KE            F.I                        47
                                 B A B IX
                                P E N U TU P


   Dengansemakin meningkatnya masyarakat
                            tuntutan                 pelayanan
                                              terhadap        dirumah
    maka
sakit    pelaksanaan                  pasien
                           keselamatan rumah sangatlah
                    kegiatan                      sakit       penting.
      kegiatandiharapkan
Melalui      ini              penekanan
                         terjadi        / penurunan
                                                  insidensehinggadapal
lebih
    meningkatkan kepercayaan        terhadap
                           masyarakat        rumah diIndonesia.
                                                   sakit          Pro-
gram Keselamatan      merupakan endlng
                 Pasien          never      proses,       itu
                                                    karena diperlukan
budaya termasuk motivasiyangtinggiuntuk bersedia melaksanakan program
          pasien
keselamatan secara    berkesinambungan dan berkelanjutan.




                  pA N D IJ A N A S I0N A LK E S E LA Tv IA TAA J TFN U [,l A H A K |T l pA nE N r S A FE TY )
48                            N                              P I' S R          S
      1
Lamoiran

              T IM PEN YU SU N ED ISI I
 BUKU PAN D U AN N ASION AL KESELAM AT AN PASIEN
                                     R U M AH SAKIT


Pengar ah:
1. DR. Siti
       Dr Fadillah
                 Supari, JP.K
                       Sp    (Menteri
                                   Kesehatan)
     Faried Husain,
2. Dr.     W.           (Direktur
                   SpB(K)            Bina
                               Jenderal Pelayanan
                                               Medik)
3. Dr.RatnaRosita,
                MPHM  (Direktur Pelayanan Spesialistik)
                             Bina       Medik

Pelaksana   :
1. Dr. Adib Yahya,
            A.       MARS  (KetuaPERSI)
2. Dr.Boedihartono, MHA  (Direkur     KomisiAkreditasi SakiVKARS)
                                Eksekutif          Rumah
       .
3. Dr Sam s i J ac obal i s( M AKER SI)
                       SpB,
4. Dr.Nico Lumenta, (Ketua
            A          MM            Keselamatan Rumah
                                Komite          Pasien     Sakit)
5. Dr.RobbyTandiari, (KARS)
                      SpRad
       H.
6. Dr. Mgs.Johan    T.Saleh, (PERSI)
                             MSc
7. Dr.Luwiharsih, (Departemen
                  MSc             Kesehatan)
8. Dr. Samhari
      A.          Baswedan, MPA (BD)
      HM.
9. Dr. Natsir    Nugroho,SpOG, MKes(Komite         Pasien
                                          Keselamatan Rumah   Sakit)
10. Dr.
      Kusno   Martoatmodjo, MM(KARS)
                           SpA,
11. Dr.
      Muki  Reksoprodjo, (Komite
                        SpOG                   Pasien
                                     Keselamatan Rumah    Sakit)
12. Dr.Wasista Budiwaluyo, (Komite
                          MHA                 Pasien
                                    Keselamatan Rumah     Sakit)
        Dr.            (Komite
13. DR. Sutoto,MKes Keselamatan Rumah  Pasien      Sakit)
      Marius
14. Dr.       Widjajarta, (Yayasan
                        SE                   Konsumen
                                  Pemberdayaan        Kesehatan)
'15.Dr.lwan Dwiprahasto,M.Med.Sc, (PPMK
                                 PhD       UGM)
16. DR. Rokiah SKM,
               K,      MHA  (Komite         Pasien
                                  Keselamatan Rumah    Sakit)
17. Dr.
      Robert  lmam  Sutedja(PERSI)
18. DR. Herkutanto, SH(Komite
        Dr.           SpF,                   Pasien
                                   Keselamatan Rumah    Sakit)
19. Dr.
      Grace   Frelita, (Komite
                    MM        Keselamatan Rumah
                                        Pasien     Sakit)


D E P A R T E MK E S EH ATAN 2 OO8
               EN         F I,                               49
20. Dr.AlexPapilaya, (Komite
                    DTPH               Pasien
                              Keselamatan Rumah )Sakit
21. DR. Ingerani, SKM
        Dr.        S.B    (Komite
                               Keselamatan Rumah
                                         Pasien   Sakit)
22. Drg. Edisumaruanto,(Komite
        H.               MM      Keselamatan Rumah )
                                          Pasien   sakit
23. Dr.
      Achmad  Benyamin, MARS
24. Dra.Amatyah(KARS)
25. Rasmanawati, (Departemen
                S.Kp          Kesehatan)
26. Dr.
      Endang Widyaswati, (Departemen
                        M.Kes        Kesehatan)
  .
27 Dr.lkka (Departemen
          Trisia          Kesehatan)
28. Drg.SriSaptarini, (Departemen
                    MARS          Kesehatan)
29, Drg.Titi
           Aryati,
                MKes  (Departemen
                               Kesehatan)
30. Drg.           (Departemen
        LukiHartati,        Kesehatan)




50             PANDUAN
                     NASIONAL          PASIEN
                             KESELAN4ATAN    RUMAHSAKITiPAT\ENTSAFETY)
       2
Lampiran




B K pAD lrff
 u u Nu                      l1'^ oro pAIE
                                l,i * s N
            ^ffl|:1,'^1nl.:3
             R U MA H S A K IT


Tim Pengarah
           :
  Adib Yahya,
Dr.   A.     MARS
  Boedihartono,
Dr.          MHA

Tim Editor  :
1. Dr.Nico Lumenta,
           A.         K.Nefro, (Ketua)
                            MM
2. Dr.        W.
      Arjaty Daud,   MARS
3. Dr.Mgs.        T.
            Johan Saleh,MSc
4. Dr.Koesno   Martoatmodjo, MM
                         SpA,
5. Dr.Luwiharsih,MSc
6. Dr.Muki  Reksoprodjo,
                       SpOG
7. Dr. Natsir
      HM.        Nugroho,
                        SpOG,M.Kes
8. Dr.RobbyTandiariSpRad
9. DR.  Rokiah Kusumapradja, MHA
                          SKM,
10. Dr.
      Samhari  Baswedan
11. DR. Sutoto,
        Dr.      M.Kes




          KESEHATAN . 2OOB
DEPARTEN/EN       B.I                    51
Lampiran : Formulir
      3                dari
                 Laporan Buku     Pelaporan
                             Pedoman           Keselamatan
                                         Insiden
           Pasien ke2. tahun
                Edisi       2008


        F O R MU LIR P OR A IN S ID E N TE R N A L R S
                  LA        N         IN        di

                    Rumah
                        Sakit
     RAHASIA,
           TIDAKBOLEH         DILAPORKAN
                     DIFOTOCOPY        MAXIMAL x24 JAM
                                             2

                                          IN
                               LAPOR AN SID EN
                                 ( T N T ER N AL)

I. DATA PASIEN
   Nama
   NoMR       : .................                   Ruangan:
                                                           ......................
   Umur.      : [ 0-1   bulan                       ! >lbulan*ltahun
                 I >ltahun-5tahun                   []>5tahun-15tahun
                 D > l5tahun-30tahun                ! >30tahun-65   tahun
                 D > 65tahun
   Jenrskelamin DLaki-laki
              ;                                     D Perempuan
   Penanggung pasien
            biaya     :
                 tr Pribadi                         ! Asuransi
                                                            Swasta
                 tl ASKES Pemerintah                n Perusahaan.
                 ! JAMKESMAS
   TanggalMasukRS:                                    ..................
                                                                   Jam

II. RINCIANKEJADIAN
1. Tanggal Waktulnsiden
          dan

2. lnsiden      :
3. Kronologis
           lnsiden:




4. JenisInsiden' :
   n Kejadian
            NyarisCederaKNC (Near
                       /           nrss)
   D Keiadian diharapkan
            Tidak        / KTD(Adverse
                                     Event)lKejadian    (Sentrnel
                                                  Sentinel     Event)


52                 P A N D U A N A S ION A L E S E TA MA TAP A S IE N U I,/A H A K IT(P A N E N T A FE TY I
                                N          K               N         R        S                  S
5. Orang   Pertama     YangMelaporkan       Insiden'
    lJ Karyawan    : Dokter/ Perawat / Petugaslainnya
    E Pasien
    f} Keluarga  / Pendamping   pasien
    ! Pengunjung
    ! Lain-lain                                                                (sebutkan)
o. Insiden  terjadi   pada.:
    D Pasien
    E Lain-lain                                                                (sebutkan)
       Mis: karyawan   / Pengunjung  / Pendamping         pasien, keK3RS.
                                                  / Keluarga    lapor
7. Insiden  menyangkut       pasien   :
              rawat
    D Pasien inap
    [J Pasien jalan
              rawat
    tr Pasien UGD
    n Lain-lain                                                                (sebutkan)
   Temoat    lnsiden
    Lokasikejadian   ...................                                       (sebutkan)
   (Tempat  pasien   berada)
L Insiden   terjadi   padapasien (sesuai
                                     :         kasus  penyakit spesialisasi)
                                                             /
                Dalam Subspesialisasinya
    D Penyakit dan
            dan
   [J Anak Subspesialisasinya
              dan
   E Bedah Subspesialisasinya
   ! 0bstetri               dan
               Gynekologi Subspesialisasinya
   tr THTdanSubspesiafisasinya
            dan
   I Mata Subspesialisasinya
   ! Saraf Subspesialisasinya
            dan
   ! AnastesidanSubspesialisasinya
   tr Kulit&            dan
              Kelamin Subspesialisasinya
               dan
   D Jantung Subspesialisasinya
    I Paru Subspesialisasinya
            dan
    D Jiwa Subspesialisasinya
           dan
   Lokasi kejadian   ...................                                       (sebutkan)
10.Unit Departemen
        i                  terkait  yangmenyebabkan     insiden
   Unilkerja penyebab                                                          (sebutkan)
                                                                          .......
'l1.Akibat Insiden    Terhadap    Pasien* :
   [] Kematian
   ! Cedera    lrreversibel/ Cedera   Berat
   ! Cedera    Reversibel/Cedera     Sedano


D E P A R TE [/E I']E S E H A TA N I
                 K               B     2i ]C l 8                                  53
    D Cedera
           Ringan
    ! Tidak cedera
          ada
           yangdilakukan
 l2.Tindakan           segera     kejadian, hasilnya
                            setelah      dan       :


l3.Tindakan dilakukanoleht :
   tr Tim:terdiridari :
  n Doher
  n Perawat
         lainnya
  D Petugas ...........
14.Apakah     yang
       kejadian sama    pernah     di
                             terjadi UnitKerja
                                             lain?.
  nYa                        ! Tidak
           ya,
      Apabila isibagian    ini.
                     dibawah
      Kapan dan Langkah tindakan yangtelahdiambil
           ?             /         apa           padaUnitkerjatersebut
      untukmencegah terulangnya        yangsama?
                                kejadian




     Pembuat
          Laporan                                     Laporan
                                                Penerima
     Paraf                                      Para{
     TglTerima                                  TglLapor



Grading    Kejadian.( Diisi
      Risiko                       pelapor)
                          olehatasan     :
D B I RU            t] HIJAU              tr KUNING               N MERAH

19. - = pilih jawaban.
            satu




a1
J+                   D A ]D I,]A I' IA S C N A L K :S TLA [,1A TAPASIENRUIIAH SAK)I (PATIENT
                        I'       N                               I' ]                       SAFETY)
Formulir    insiden
      Laporan              pasien KKP-RS
                  keselamatan   ke




                                @*,.*,
                     KESELAMATAN
                KOMITE        PASIEN
                                   RUMAH
                                       SAKIT

                         INSI KESELAMATAN
                 LAPORAN DEN                   PASIEN
                               KKP-RS
                   (Patient Safety lncident Reporl)


o Laporan hanya
          ini            jika
                   dibuat timbul         yang          pasien.
                                   kejadian menyangkut Laporan     bersifatanonim,
  tidak              nama,
       mencantumkan hanya                rincian
                                 diperlukan kejadian,      penyebab rekomendasi.
                                                     analisa      dan
o Untuk mengisilaporaninisebaiknya Pedoman
                                  dibaca              Insiden
                                               Pelaporan    Keselamatan (lKP),
                                                                      Pasien
  bila kerancuan
      ada          persepsi, sesuai
                            isilah     denganpemahaman ada.
                                                      yang
       semua pada
o lsilah      data     Laporanlnsiden          Pasien
                                     Keselamalan dengan   lengkap.
                                                                Jangandikosongkan
  agar datadapat dianalisa.
o Segera kirimkanlaporan langsungKomite
                        ini         ke     Keselamatan Rumah (KKP-RS).
                                                     Pasien     Sakit

      RS
KODE : ................
I. DATA RUMAH SAKIT:
           Rumah :
   Keoemilikan Sakit
                Pusat
     D Pemerintah
                Daerah
     ! Pemerintah       (Provinsi/ / Kota)
                                Kab
     D TNI/POLRI
     ! Swasta
     I BUMN/BUMD
   Jenis :
       RS
     [] RSUmum
     D RSKhusus
        N RSIA
        I RSParu
        U RSMata
        ! RSOrlhopedi


         KESEHATAN - 2OO8
DEPARTEi/EN     R.I                                                        55
           !          RSJantung
           D          RSJiwa
           D          RSKusta
           D          RSKhusus     ...........
                              lainnya
         RS
     Kelas
       DA
       NB
       NC
       uD
         RS
     Untuk Swasta                                    D,
                   menyesuaikan RSPratama dengan kelas RSMadya
                            misal       setara RS              setara
          RS
     dengan Kelas dst
                   C
             tempat
     Kapasitas    tidur                                     tempattidur
                                                        ...,..
           (lokasi
     Propinsi RS)
                 Insiden kirimkeKKP-RS
     TanggalLaporan    di

II. DATAPASIEN
    Umur'                      :!        0-1bulan                   !    >lbulan-ltahun
                        D > l tahun-5tahun D > 5 lahun 15tahun
                                                     -
                                           D
                        D > l5tahun-30tahun > 30tahun 65 tahun
                                                       -
                        ! > 65tahun
     Jeniskelamin    : D Laki-laki         D Perempuan
     Penanggung pasien
               biaya      :
                                    n    Pribadi                 Swasta
                                                         ! Asuransi
                                    n    ASKES Pemerintahu Perusahaan-
                                    tr   JAMKESMAS
     IanggalMasukRS

III.RINCIANKEJADIAN
    1. Tanggal Waktulnsiden
             dan
       r dr r v 9al                                                               Jam
     2. lnsiden
     ? Kronologis
                lnsiden




       ,;;; ;;;;;.
       D Kejadian      CederaKNC (Near
                  Nyaris    /        ntrss)



56                                                                                                (P
                              P A N D U A N A S ION A T E S E LA IMA TA N S IE NB U IIA H S A I< IT A N E N T A FE TI I
                                           N          K               PA                                     S
     Lj Kejadran diharapkan (Adverse
                  Tidak           / KTD         Event)l             (Senllne/Event)
                                                             Sentinel
                                                      Keladian
  5. Orang  Pertama      YangMelaporkan   Insiden'
     l-J Karyawan   . DoklerPerawat
                            /               lainnya
                                    / Petugas
     ! Pasien
     fl Keluarga  / Pendamping  pasien
     ! Pengunjung
     ! Lain-lain                                                           (sebutkan)
  h
     lnsiden  terjadi   pada*:
     I Pasien
     D Lain-lain                                                           (sebutkan)
         Mis karyawan
            :            / Pengunjung/ Pendamping       pasien, keK3RS.
                                                / Keluarga    lapor
  7. Insiden  menyangkut      pasien :
     I Pasien   rawat  inap
     I Pasien   rawat  jalan
     D Pasien   UGD
     D Lain-lain                                                           (sebutkan)
  b. Tempat    lnsiden
     Lokasikejadian....................                                    (sebutkan)
     (Tempat pasien   berada)
  9. Insiden  terjadi  padapasien (sesuai
                                    :        kasus  penyakitspesialisasi)
                                                           /
                 Dalam Subspesialisasinya
     ! Penyakit dan
              dan
     E Anak Subspesialisasinya
                dan
     D Bedah Subspesialisasinya
     tr ObstetriGynekologidanSubspesialisasinya
             dan
     tr THT Subspesialisasinya
              dan
     I Mata Subspesialisasinya
              dan
     tr Saral Subspesialisasinya
                 dan
     n Anastesi Subspesialisasinya
     tr Kulit Kelamin Subspesialisasinya
             &           dan
                 dan
     n Jantung Subspesialisasinya
              dan
     I Paru Subspesialisasinya
             dan
     tr Jiwa Subspesialisasinya
     ! Lain-larn                                                           (sebutkan)
  10.Unit Departemen
         /           terkaityangmenyebabkan
                                          insiden
        kerja
     Unit    penyebab                                                 .. (sebutkan)
           Insiden
  1'l.Akibat      Terhadao       :
                           Pasien*
     n Kematian
     D Cedera lrreversibel   Berat
                      / Cedera



         KESEHATAN - 2OOB
DEPARTEMEN       R.I                                                          57
               Reversibel/
        n Cedera             Sedanq
                        Cedera
               Ringan
        D Cedera
        D Tidak cedera
              ada
               yangdilakukan
     l2.Tindakan           segera                       :
                                       kejadian, hasilnya
                                 setelah      dan



     13.Tindakandilakukanoleh' :
        n Tim:terdiridari
        I Dokter
        I Perawat
        D Petugaslainnya :
     l4.Apakahkejadian yangsamapernah     terjadi UnitKerjalain?'
                                                di
        DYa                  tr Tidak
             ya,
        Apabila isibagian
                        dibawah ini.
        Kapan dan Langkah tindakan yangtelahdiambil
             ?             /           apa               padaUnitkerjatersebut
        untukmencegah  terulangnya          yangsama?
                                     kejadian



IV.TIPE INSIDEN
   Tipe lnsiden
   SubTipeInsiden

V. ANALISA PENYEBAB     INSIDEN
   Dalam pengisianpenyebablangsungatau akar penyebabmasalah dapat
   menggunakan  Faktor
                     kontributor(bisa pilihlebih
                                               dari1)
      a. Fahor           luar
              Eksternal/di RS
              Organisasidan
      b. Faktor            Manajemen
              Lingkungan
      c. Faktor         kerja
      d. FaktorTrm
              PetugasKinerja
      e. Faklor      &
      f. FaktorTugas
      g. Faktor
              Pasien
              Komunikasi
      h. Faktor
             langsung
   1. Penyebab        (Drrect
                           / Proxina lnnediale Cause)
                                   le/




58                   P A N D U A N A S ION A L E S E LA MA TAP A S IE NR U I/A H S A K IT (P A fl E N TS A FE TY )
                                 N           K               N
         penyebab
   2. Akar            (underlyrng rootcause)
                masalah        )




        No.              Masalah
                      Akar                       Rekomendasi
                                                        / Solusi




NB.
  -      pilih jawaban,
             satu     kecualibila       lain.
                              berpendapat
Saran    baca Pedoman
                   Pelaporan
                          Insiden Keselamatan (lKP)
                                            Pasien




         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R.I                                               59
Lampiran
       4


                    GLOSARIUM KKP-RS

                               A
                               l$xxe-ns
               Komite         Pasien
                     Keselamatan    RumahSakit
                                    PER SI


                                Gl o sa r i u m
 No              lstilah                           Definisi Penjelasan
                                                         /
 I    Keselamatan   Pasien  Rumah    Suatusistem  dimanarumah membuat
                                                                sakit        asuhan
      Sakit (Patient safety)          pasien aman. initermasuk
                                           lebih       Hal            asesmen  risiko;
                                     identifikasi pengelolaanyang
                                               dan              hal    berhubungan
                                     dengan pasien;
                                            risiko      pelaporan analisis
                                                                  dan        insiden;
                                     kemampuan   belalar insiden tindak
                                                       dari       dan      lanjutnya
                                     sertaimplemenlasi untuk
                                                        solusi        meminimalkan
                                     timbulnya risiko.      ini
                                                     Sistem mencegah     terjadinya
                                            yang
                                     cedera disebabkan kesalahan
                                                              oleh            akibat
                                                   suatu
                                     melaksanakan tindakan tidak atau mengambil
                                             yang
                                     tindakan seharusnya     diambil.
 2    Kejadianfidak Diharapkan       Suatu       yang diharapkan menga-
                                          kejadian tidak           yang
      (KTDI (Adverse event)          kibatkancedera  pasien
                                                          akibat melaksanakan
                                         tindakan tidak
                                     suatu       atau    mengambil       yang
                                                                  tindakan
                                     seharusnya        dan
                                               diambil, bukan   karenapenyakit
                                     dasarnya kondisi
                                             atau       pasien.
                                                             Cedera dapat
                                                                        diaki-
                                           oleh
                                     batkan kesalahan atau
                                                        medis bukan   kesalah-
                                     anmedis       tidak
                                             karena dapat   diceoah.
 3    KTDyangtidakdapatdicegah SuatuKTD         komplikasi tidak
                                           akibat       yang   dapat
      (Unpreventableadverse event) dicegah   pengetahuan mutakhir.
                                        dengan         yang




60                      NASIONAL
                  PANDUAN                PASIENBUMAHSAKIT/PATENTSAFETY)
                               KESETAMATAN
      Kejadian Nyaris
                    Cedera(KNC) Suatu                            suatu
                                     kesalahan melaksanakan tindak-
                                               akibat
      (Near niss)               an (com iss atau
                                       m ion)       lidak gambil
                                                          men        tindakan
                                yang seharusnya diambil            yang
                                                        (onission), dapat
                                mencederai  pasien,tetapi cedera serius  tidak
                                      karena
                                terjadi,     "keberuntungan"pasien
                                                            (mis.,      terima
                                suatu kontra
                                     obat       indikasi tidak
                                                       tetapi timbul    reaksi
                                obat),karena "pencegahan" obat
                                                          (suatu dengan
                                          lethal diberikan, staf
                                overdosis akan                tetapi lain
                                mengetahui membatalkannya obat
                                           dan                 sebelum
                                diberikan), "peringanan" obat
                                          atau             (suatu dengan
                                overdosis diberikan,
                                         lethal                secara lalu
                                                       diketahui       dini
                                diberikanantidotenya).
  q           Medis(Medical
      Kesalahan                          yang           proses
                          enors) Kesalahan terjadidalam asuhan      medis
                                 yangmengakibatkan berpotensi
                                                 atau         mengakibat-
                                 kancedera pasien.
                                         pada      Kesalahantermasukgagal
                                 melaksanakansepenuhnya rencana
                                                        suatu       atau
                                 menggunakan yang
                                            rencana salah  untukmencapai
                                 tujuannya. akibat
                                         Dapat                  suatu
                                                    melaksanakan tin-
                                 dakan(connission)atau mengambil
                                                    tidak        tindakan
                                 yangseharusnya     (onrssion).
                                              diambil
 6    Insiden Keselamatan   Pasien   Setiap      yang  disengaja tidak
                                          kejadian tidak      dan
      (Patient Safety lncident)                yang
                                     drharapkan, dapat           atau
                                                      mengakibatkan
                                                      cedera pasien.
                                            mengakibatkan pada
                                     berpotensi
 1
      Pelaporan     Keselamatan
              Insiden         Suatusistem    mendokumentasikan
                                         untuk                 insiden
           Rumah
      Pasien      Sakit       yangtidak
                                      disengaja tidak
                                               dan               yang
                                                       diharapkan,
                              dapatmengakibatkanberpotensi
                                               atau         mengakibat-
                              kan      pada
                                 cedera pasien.  Sistem      mendoku-
                                                       inijuga
                              mentasikan             yang    konsisten
                                       kejadian-kejadian tidak
                              dengan                   sakit asuhan
                                    operasional rumah atau
                                             rulin
                              pasien.
 8           AkarMasalah
      Analisis                       Suatuproses        untuk           laktor
                                               terstruktur mengidentifikasi
      (Root CauseAna/ysis)           penyebab faktor berpengaruh
                                             atau      yang        terhadap
                                             penyimpangan termasuk
                                     terladinya           kinerja,    KTD.
 I    Manajemen Risiko               Dalam hubungan-nya operasional
                                                     dengan            rumah
      (Risk Management)              sakit,
                                          istilah        risiko
                                                manajemen dikaitkan   kepada
                                            perlindungan
                                     aktivitas           yang
                                                      diri         mencegah
                                                              berarti



         KESEHATAN- 2008
DEPARTEI'/EN    Rl                                                        61
                                          yang
                                   ancaman nyata berpotensi terha-
                                                  atau     nyata
                                   dapkerugian      akibat    cedera
                                             keuangan kecelakaan,
                                   ataumaloraktik
                                              medis.
 10   Kejadian Sentinel            Suatu yang
                                         KTD       mengakibatkankematianatau
      (Sentinel Event)                   yang
                                   cedera serius;         dipakai kejadian
                                                    biasanya     untuk
                                   yang sangat diharapkan tidak
                                              tidak           atau     dapat
                                   diterima
                                          seperti       pada
                                                : operasi bagian yang
                                                                   tubuh
                                   salah.Pemilihan"sentinel"
                                                   kata        terkaitdengan
                                   keseriusan yang         (mis.
                                            cedera terjadi Amputasipada
                                   kakiyangsalah, sehingga
                                                 dsb)        pecarian ter-
                                                                     fakta
                                   hadap       ini
                                        kejadian mengungkapkan masalah
                                                               adanya
                                   yangseriuspada  kebijakan prosedur
                                                           dan          yang
                                   berlaku.




62                PANDUAN
                        NASIONAL          PASIEN
                                KESELAMATAN     RUMAHSAKT /PATIENT
                                                                 SAFETY)
       5
Lampiran




              INSTRUMENAKREDITASI
             PELAYANANKESELAMATAN
                    RUMAHSAKIT
               PASIEN




                AKREDITASI
           KOMISI         RUMAHSAKIT
                  (KARS- 2006)




         KESEHATAN 2OOB
DEPARTF[4EN     R,J                    63
     Instr umen Ak r edi tas i Pel ay anan Kes el am atan Pas i en
               R um ah Sak i t dan Penj el as an D PJ P
            (Kom i s i Ak r edi tas i R um ah Sak i t - KAR S)




          Pelayanan
  Parameter       Keselamatan
                            Pasien
                                 Rumah   dimasukkan
                                     Sakit         dalam
Instrumen
       Akreditasi
               Pelayanan danInstrumen
                      Medis         Akreditasi
                                            Administrasi
                                                     dan
Manaiemen:

No          &
       Standar                        Pelayanan                                     Standar
                                                                                         &
       Parameter                                                                    Parameter
       YanKPRS
1      Sl.P1                          MEDIS                                         S3.P4
2      S1.P2                          M ED IS                                       S3.P5
3      S2.P1                          ADM MAN
                                         &                                          55.P4
4      S3.P1                          ADM MAN
                                         &                                          55.P5
5      S4.P1                          M ED IS                                       S7.P4
6      S5.P1                          ADM MAN
                                         &                                          52.P4
7      S5.P2                          ADM MAN
                                         &                                          S7.P3
8      S6.P1                          ADM MAN
                                         &                                          56.P2
I      S7.P1                          ADM MAN
                                         &                                         57.P4




o+                 rA i ,D fl A N i l A S l C i J A t K !S E tA l "l A TA r.l A S l Ff,l I/A H S A t,I
                                                                           P           FU                            S
                                                                                                         i P A TIE N T A FE TY )
,- INSTRUMEN ED IT ASI
            AKR       PELAYAN AN IS :
                                M ED
S.3.P.4. ada             jawab
                 penanggung pelayanan ada
      Harus dokter                          pelayanan.
                                   dan rencana
Skor:
n   =  Tidak ketentuan rencana
           ada         dan      pelayanan
1   =  Adaketentuan
                  , belum rencana
                        ada      pelayanan.
c   =  Ada               jawab,
               penanggung belum rencana
          dokter                   ada      pelayanan.
    =  Adadokter         jawab, rencana
               penanggung ada          pelayanan lengkap.
                                               tidak
4   =  Ada               jawab, rencana
               penanggung ada
          dokter                       pelayanan
                                               lengkap ada
                                                     belum
       evaluasi.
q    = Ada              jawab. rencanapelayanan
               penanggung Ada
          dokter                             lengkap, evaluasi.
                                                    ada

     =
D. O . 1. Yang
             dimaksud    ketentuan
                    dengan      adalah      yang
                                     kebijakan ditetapkan
           dengan Direktur.
                   SK          Dalam            ini
                                     ketentuan dimuat kebilakan
                                                          :           bahwa
           Kelompok Medis
                    Staf                (SMF)
                              Fungsional diberiwewenang         menetapkan
           dokter            jawab
                  penanggung pelayanan        (DPJP), kebijakan tentang  pola
           DPJP  pada rawat
                          bersama.
                   DPJP
           Seorang adalah           yang
                              dokter bertugas     mengelola rangkaian asuhan
           medis ("paket")
                        seorang pasien pemeriksaan untuk
                                     a.l.:           medis penegakan
           diagnosis,merencanakan & memberi  terapi,melakukan              /
                                                               tindak-lanjut
                                 Melakukan
           follow-up,rehabilitasi.
                    s/d                     konsultasi kebutuhan,
                                                      sesuai             baik
           hanya untuk pendapat rawat
                               atau     bersama.
           Dalam rawal
                  hal     bersama  cakupan pelayanan  seorang  DPJP   adalah
           sesuai  dengan dang/k eahl i an/k om petenss nynyD PJ P
                          bi                                m i i al a, a
           mengelola seorang pasienpenyakitdalam, pasien dikonsulkan
                                                  bila       tsb
           untuk masalah penyakit bidang
                                 di        bedah  maka DPJP yang
                                                       ada          lain
           mengelola  asuhan bedah bagipasien Pola
                                               tsb.    operasionalyang
                                                                     ini
           ditentukanKomiteMedis, termasuk DPJP   Utama sebagai   koordinator
           pada seorang pasien, didukung SOP.
                              harus          oleh
        4. Rencana  pelayanan dimuat
                              harus        dalam  berkas rekam   medis.Yang
           dimaksud dengan rencana pelayanan lengkap adalah  memuat   segala
           aspekpelayanan akan
                         yang diberikan,    termasuk pemeriksaan,  konsultasi,
                     pasien,
           rehabilitasi dsb.


         KESEHATAN 2OOB
DEPARTEMEN       B.I-                                                  65
C.P.: D= SK Direktur,
                   Penugasan P ehKetua Fy bs ,SOPPol a
                          D PJ ol     SM
         operasional Berkas
                 DPJP,    RekamMedis.
       o-
       W - DPJP


Skor

 Catatan/
       Keterangan




s.3 .P.5 .Doker       jawab
              penanggung pelayanan memberikan
                                wajib      penjelasan
                                                   secara
             jelas benar
                 dan         pasien keluarga
                        kepada     dan      tentang
                                                  rencana hasil
                                                        dan
             pelayanan,
                     pengobatan prosedur pasien
                             atau       untuk    termasuk
                                                       terjadinya
                   yang
             kejadian diharapkan tidak
                               dan    diharapkan.
S k o r:
Q=         Tidak ketentuan
               ada        tertulis
1-         Adaketentuan    tidak    pelaksanaan.
                     tertulis adabukti
2-         Adaketentuan     hanya
                     tertulis,         terlaksana.
                                sebagian
3=         Adaketentuan
                      tertulis,           oleh
                                      bukan DPJP.
                             terlaksana
4-         Adaketentuan
                     tertulis,              oleh
                                    sepenuhnya DPJP.
                            terlaksana
5-         Adaketentuan
                     tertulis,              oleh
                                    sepenuhnya DPJP,
                            terlaksana                dievaluasi
                                                  sudah
           oleh Komite/Panitia Medis.
               Sub             Rekam


D.O.: Bukipelaksanaan            Rekam
                   terutama berkas
                          di         Medis,    formulir
                                          selain     /n-
           formedConsent.




66                 PANDUAN                PASIENRUMAHSAKII EATENT SAFETY)
                                KESELAMATAN
                         NASIONAL
         '    n-       SOP       Pasien,
                          Pelayanan        Rekam
                                      Berkas   Medis.
             tt    -


             \A ' -    D PJ P


Skor

           Keteranqan
     Catatan/




S.7.
   P.4.                    metoda tata        agar
                   Diterapkan dan laksana rumah mampusakit   melakukan
                         analisis, tindak dari
                   evaluasi,   dan                              (KTD)
                                        lanjut Kejadian Diharapkan
                                                     Tidak
                   padapasien.


S k o r:
o-                          dan laksana.
             Tidak metoda tata
                  ada
1-           Ada metoda         ada laksana belum
                       tetapitidak tata      dan      dilaksanakan.
L=                                  tetaoi
                       dan laksana belum
             Adametoda tata                   dilaksanakan.
3-           Ada                   dan
                       dan laksana sudah
                 metoda tata                dilaksanakan kerja
                                                       diunit   tertentu.
4=           Ada       dan laksana sudah
                 metoda tata        dan                 disemua kerja
                                             dilaksanakan      unit
             tertentu.
             Adametoda tatalaksana sudah
                        dan          dan                  disertai
                                               dilaksanakan      dengan
             adanya       analisis tindak
                   evaluasi     dan      lanjut.


D.O. : 1. Yang
             dimaksuddengan "metoda"adalahmerancang
                                      cara                 dan
                                                  monitoring
          analisis KTD oasien.
                data    dari     Dalammeloda         memonitor
                                           initermasuk
                        paling
          danmenganalisis sedikit(satu)
                                  1    proses
                                            pelayanan tinggi
                                                    risiko
             potensial dalam
          yang       terjadi   tahunmendatang, dengan
                                            dikenal     Failure
                                 (FMEA).
          Modes Et'fects Ana/,tsis
               &       and

D E P A E IE I4E N E S EH A -IAB I, 2C IOB
                 K             N                                    67
          2. Yang m ak s ud
                 di              "
                           dengantata ak s ana" ah
                                     l       adal pengor gani s as i a
             pengumpulan,pengolahan,    pelaporan yang
                                  analisis,    data       dengan
                                                     terkait
             kejadian diharapkan
                    tidak       (KTD).


C. P .D = Kerangka
      :          acuandarimetode,
                                keputusan     pengumpulan/
                                        tentang
            pengolahan hasil
                    data, analisis,
     o-
     W = Pengelola
                program        pasien.
                      keselamatan


Skor

 Catatan/
       Keterangan




,,. Instr um en r edi tas i
              Ak        Adm i ni s tr as i M anaj em en
                                       dan            :

S.2.P.4
      .                                           jawab
                  rumah menetapkan kerla penanggung untuk
            Direktur sakit        unit  dan
                    program
            mengelola              Pasien
                          Keselamatan Rumah (KPRS).
                                            Sakit
Skor :
0    = Tidak unit                    jawab
           ada kerja penanggung mengelola
                       dan                       program
                                                       KPRS.
1   - Tidak unit                            jawab
           ada kerja tetapi penanggung mengelola
                       akan     ada                     program
       KPR S.
2   * Adaunit kerja
                  akan                     jawab
                       tetapitidak penangung mengelola
                                 ada                    program
       KPR S.
3                               jawab
    - Ada kerja penanggung mengelola
          unit    dan                      programKPRS tetapi
                                                      akan
       belum program KPRS.
            ada        aksi
4                                 jawab
    -- Adaunitkerja penanggung mengelola
                   dan                        program
                                                    KPRS;Sudah
       adaprogram KPRS.
                 aksi


6B                              KESELAN4ATAN RUIilAH
                         NASIONAL
                   PANDUAN               PASIEN    SAKTIPATIENT'SAFETY)
                                I




                    Ada kerja penanggung mengelola
                       unit dan         jawab      program
                                                         KpRS;sudah ada
                    program KPRS
                          aksi  disertaiadanya
                                           evaluasiprogram
                                                       dan     lanlurnya.
                                                          tindak

   D.O.: Penetapan kerja penanggung program
                  unit    dan            jawab       KpRS harusdibuat
         dengan
              Keputusan Direktur
                               Rumah sakit.
                                          Kedudukan ke4a
                                                  unit   dalamstruktur
         organisasi sakit
                 rumah diserahkan kebijaksanaan Rumah
                                    pada            Direktur    sakit
         misalnya kerja
                unit    dapat beradadibawah Komite
                                                 Medis,dibawahdirektur
         langsung drtempat
                atau          lain.Program KPRS
                                          aksi     harusdibuatdengan
         kerangkaacuan jelas.
                            Format kerangka acuan(TOR) mengacu  pada
         penjelasan s.1.P'1,
                  D.0.         standar Falsafah Tujuan standar
                                      1,       dan       dari
         Pelayanan
                 ADMINISTRAS| MANAJEMEN,
                                DAN

 c. P. : D = Keputusan    pembentukankerja penanggung pro-
                    tentang       unit   dan         jawab
             gram,
                 kerangka program,
                       acuan     dokumenevaiuasidan lanjutnya.
                                                 tindak

            \A/ -



 Skor




s.5 .P.4 .Ditetapkan Dokter
                  bahwa  Penanggung furayanan wajib
                                Jaraab     (DpJp) memberi
                      pendidikan pasien
                              kepada  tentang
                                            kewajibannya rumah
                                                     terhadap sakit.

Skor:
0  = Tidak kebijakan.
         ada
I  - Adakebijakan tertuiis sudah
               tidak   dan     dilaksanakan

                     N
D E i rA IrrE i !'l EK E S E H A TA iR I
                                     J     :nn8
                                                                       59
2-      Adakebijakantertulis tetapi
                           akan          dilaksanakan.
                                     belum
3-      Adakebijakan       lengkap tetapi
                    tertulis      akan     belumdilaksanakan.
4-      Adakebijakan       lengkap sudah
                    tertulis      dan     dilaksanakan.
5-      Ada        tertulis
            kebijakan             sudah
                          lengkap, dilaksanakan             evaluasi
                                                 disertaiadanya
        terhadappelaksanaan kebijakan tindak
                                    dan     lanjutnya.


D.0. : a. Yang        dengan
               dimaksud       kebijakan tertulis     jika
                                               adalah ditetapkan   dengan
          KeputusanDirekturRumah  Sakit.
       b. Yang dimaksud
                      dengan  kebijakanlengkap       jika
                                               adalah kebijakan  memuat:
          1. keharusan bertanggung dalam
                     DPJP               jawab       memberikan pendidikan
             kepadapasiententang kewajibannya.
          2. rumah sakitmenyediakan   pendidikan   kepada  pasiententang
             kewajibannya.
          3. hal-halyang
                       menjadi kewaiiban  pasien adalah:
             3.1. memberi informasiyang jelas jujur.
                                         benar, dan
             3.2. mengetahui kewajibannya tanggung
                                           dan           jawab pasiendan
                  keluarga.
             3.3. mengajukan pertanyaan halyang
                                         untuk         tidakdimengerti.
             3.4. memahami menerima
                            dan            konsekuensi pelayanan.
             3.5. mematuhi instruksi menghormati
                                   dan               peraturanrumah sakit.
             3.6. memperlihatkan menghormati tenggang
                                sikap               dan         rasa.
             3.7. memenuhi  kewajiban         yang
                                     finansial disepakati.
          4. pendidikan
                      kepada   pasien/keluarganya  diberikan dalam bentuk
             penjelasan     lisan
                     secara dankemudian mencatatdalam
                                               SPJP                berkas
             rekammedisbahwa   SPJP sudah  memberi  penjelasan.
          5. catatandalam  berkas rekam   medismerupakan tentang
                                                             bukti
             kewajiban memberi
                     SPJP          pendidikan.
          6. yangdimaksuddengan  evaluasiadalah  pemeriksaan rekam
                                                             berkas
             medis     acak
                  secara tentang    pelaksanaan   pendidikankepada pasien.




70                     PANDUAN      KESELAI'4ATAN
                             NASIONAL          PASIEN
                                                    RUMAH             SAFETY)
                                                         SAKII IPATIENT
C.P.: D = SKDirektur, berkas
                  SOP,             hasilpemeriksaan medts
                               medis,
                           rekam                rekam
               acak.
          secara
     o-
     !!=           ruangan inaP.
             Pengawas    rawat


Skor

       Ketenngan
 Catatan/




s.5.P.s.Ditetapkan                       informasi profesi
                        pelayanan transfer
                koordinasi      dan             antar
                    untuk                           Sakit
                                    Keselamatan Rumah
                              program
             kesehatan mendukung            Pasien
             (KPRS).


S k o r:
0      =       ada        pelayanan transfer
           Tidak koordinasi         dan       informasi.
1      =                   ada
           Tidak koordinasi, transfer
               ada                           terbatas unitkerja
                                      informasi       di        tertentu.
2      =   Ada                 tidak transfer
              koordinasi tetapi ada
                      akan                     informasi'
3      =   Ada                  informasi kerja
              koordinasi transler
                      dan                diunit    tertentu'
4      =   Ada                  informasi
              koordinasi transfer
                      dan                disemua kerja.
                                                 unit
q      =   Adakoordinasi transfer
                      dan        informasi semua kerja
                                         di       unit           adanya
                                                          disertai
           evaluasi     pelaksanaan
                 terhadap           koordinasitransfer
                                            dan         informasi.


D.O. : YangdimaksuddenganKPRS adalah    sistem
                                    suatu    dtmanarumah  sakit
       membuat      pasien aman. initermasuk
               asuhan    lebih     Hal         assessmentrisiko,
       identitas pengelolaan
              dan                                      pasien,
                                                  risiko
                                             dengan
                                   berhubungan
                          hal-halyang

         KESEHATAN . 2OOB
DEPARTEMEN       R.I                                                 71
       pelaporan analisis
                dan      insiden,       belajar insiden tindak
                               kemampuan dari           dan
       lanjutnya implementasi yang
               serta                          oleh
                             solusi disebabkan kesalahan   akibat
       m elak s anaks uatu ndak an ti dak engam bindak anang
                     an ti       atau    m         ti l     y
       seharusnyadiambil.
       Yangdimaksuddengan'transfer                        tertulis
                                  informasi" komunikasi memuat
                                           adalah
       prosespelayanan     yang                         jawab
                     pasien dilakukan penanggung pelayanan
                                         antar
       danantarpro{esi
                     kesehatan.
       Yangdimaksuddengan "koordinasi" pengaturan
                                      adalah          tentangbagaimana
       hubungan                             jawab
                fungsional penanggung pelayanan dalam
                         antar                              diatur
       kaitannya
               dengan  pelaksanaan  program keselamatanpasien.Termasuk
       dalam          "koordinasi"
             pengaturan          iniadalahfungsidan        jawab
                                                   tanggung profesi
       kesehatan terjadi
                agar      kesinambungan   pelayanan mendukung
                                                   untuk           pro-
       gram          pasien.
           keselamatan Pengaturan      "koordinasi" ditetapkan
                                                 iniharus         dalam
       bentukPetunjuk
                    Pelaksanaan (JUKLAK), (SOP)dan
                                          SPO                   dengan
                                                       ditetapkan
       KeoutusanDirektur
                       Rumah   Sakit.
       Yangdimaksuddengan"evaluasi"adalah         masalah kelemahan
                                         identifikasi    atau
       pelaksanaan         di lingkungan kerja dilingkungan
                  koordinasi            unit     atau            rumah
       saki t.


C.P.:D = SKDirektur    koordinasi, transfer
                 tentang       bentuk           Juklak,
                                         informasi,  SOP
     o-
     W _ Pengawas    rawat
               ruangan   inap,


Skor

      Keterangan
Catatani




72               PANDUANNASIONAL           PASIENRUN4AH
                                KESELAN,IATAN                     SAFETY)
                                                      SAKIT/PATIENT
                pendidikanpelatihan
S.6.P.2. Unitkerja     dan                         pelatihan
                                 (Diklat)menyelenggarakan
                   topik                   Rumah (KPRS)".
                                      Pasien
              dengan khusus"Keselamatan
         berkala                                Sakit


Skor
0        ada kerja
     Tidak unit    Diklat tidak program
                        dan   ada      pelatihan
                                               KPRS.
1        adaunitkerja
     Tidak                         pelatihan lengkap
                     Diklat; program
                          Ada              tidak     dan
        dilaksanakan teratur.
                    tidak
2       Adaunitkerja         program
                    Diklat;Ada      pelatihan lengkap dilaksanakan
                                              tidak      dan
        tidak
            teratur.
3       Adaunitkerja         program
                    Diklat;Ada      pelatihan        dan
                                             lengkap tetapidilaksanakan
            teralur.
        tidak
4       Adaunitke4a         program
                   Diklat;Ada      pelatihan        dan
                                           lengkap dilaksanakan teratur.
q                                  pelatihan
                             program                dan
        Adaunitkerla
                   Diklat;Ada               lengkap dilaksanakan teratur
              adanya
        disertai             terhadap program
                      evaluasi       isi         pelatihan.


D.O.: Yang
         dimaksud   program
               dengan           adalah
                          lengkap    :
         1. adakerangka program.
                        acuan
        2. pelatihanmencakup pegawai (masa
                                    baru     orientasi) pegawai
                                                     dan        lama.
        'J. dalam
                 pelatihan
                         diadakan     kepemimpinan
                                simulasi          dankerjasamatim(tean
            work                   program
                buildng)melaksanakan keselamatan   pasien.Yang
                                                             dimaksud
            dengan             jika
                  "teratu/'adalah pelatihan
                                          diadakandengan jadwaltertentu
            sepanjang (setiap
                     tahun            semester, tahun).Yang
                               triwulan,      setiap         dimaksud
                  "unit
            dengan kerja   Diklaf'          kerja
                                      satuan dalam
                                 adalah                      organisasi
                                                      struktur
                 sakit
            rumah dengan dantugas fungsimengelolapendidikan pelatihan
                                                           dan
               pegawai rumah atau
            bagi       di     sakit pelatihan rumah
                                             diluar     sakit.


c,P. D = Struktur
   :                                       jadwal,
               organisasi kerangka pelatihan,
                      RS,       acuan           peserta
                             pelatihan.
          pelatihan, pelaksanaan
                 laporan
     o-
     W _ Pengelola
                program              Diklat.
                          Kepala kerja
                      KPRS,    unit


         KESEHATAN - 2OO8
DEPABTEMEN       F.I                                              73
     Skor

      Catatan/
            Keterangan




     s.7'P.3. Ditetapkan pencatatan,
                      sistem     pengumpuran,
                                         peraporan kejadian
                                               data
              tidak
                  diharapkan
                          (KTD).

  Skor:
 0    -     Tidak sistem.
                 ada
  'l  -     Adasistem tetapi
                     akan    belum dilaksanakan.
 2    -     Adasistem berlakuunit tertentu
                    yang     di ke4a        akan tetapibelum
                                                           dilaksanakan.
 3   -      Adasistem beriaku
                    yang     diseluruh kerja tetapi
                                      unit akan      belum dilaksanakan.
 4   -      Adasistem berlaku
                     yang     diseluruh kerla sudah
                                       unit    dan      dilaksanakan.
 5   -      Adasistem berlaku
                    yang     diseluruh kerja sudah
                                     unit dan        dilaksanakan
            aoanyaevaluasi analisis                             disertai
                        dan      daridata KTD.

 D'o' : Yang diartikan
                    dengan kejadian diharapkan
                                  tidak        (KTD)adarah kejadian
                                                           suatu
         yangti dakdi har apk an m engak i batk an
                               y ang              c eder a r en i bat
                                                          pas ak
         melaksanakan tindakin
                       suatu         atautidak,nrng.rbittindakan
         seharusnya                                              yang
                   diambil, bukan
                           dan       karenapenyakit
                                                  dasarnya kondisi
         pasien.                                            atau
                cedera dapat diakibatkan keiarahan
                                        oreh         medis  ataubukan
         kesalahan karena dapat
                 medis       tidak     dicegah.
        Yangdimaksud dengan sistem adarah
                                  disini    pengorganisasran,
        kerja,
             prosedur                                       mekanisme
                      daram kaitannyadengan progi* krrltrr.tun pasien,
        termasukorang-orang ditunjuk keperLan
                          yang        untuk       danoenanggunglawao
       melaksanakan alur
                    sesuai pelaporan ditetapkan.
                                       yang


74                  PANDUAN
                          NASIONAL
                                 KESELAMATAN
                                           PASJEN
                                                BUMAH SAKITCAT/ENTSAFETY)
             Unit yang
                 kerya dimaksud disinidapat pula ke4a
                                         berarti unit dibawah  pengelola
             program                          juga
                              pasien mungkin perlu
                    keselamatan atau                 dibuat pengelola
                                                          diluar
             programkeselamatanpasien.Pemilihan diserahkan
                                             ini         kepadapimpinan
             rumah sakit
                       sesuaidengan lingkungan yang
                                             kerja    ada.Dalam    ini
                                                              sistenn
             harusdiatur
                       bagaimana           pelaporan diminta Komite
                                melaksanakan       yang      oleh
             Keselamatan Rumah (PERSI)denganLAPORAN
                        Pasien     Sakit           judul       INSIDEN
             (ncident
                    Report).


C.P.:D = KetelapanDirekturRumahSakittentangsistempencatatanda
                  laporan
         KTD.Dokumen KTD.
        0-
        W= eengetota
                  program        pasien
                        keselamatan rumah
                                        sakit.

skor
            [_]
        Keterangan
  Catatan/



S.7.P.4.        Tersedia
                      informasi
                            tentang analisis
                                          masalah
                                  hasil          kejadian"Kejadian
                                                                Nyaris
                Cedera' (Near
                      atau    Miss) "Kejadian
                                  dan       Sentinel" u
                                                   ala  (Sentinel
                                                               Event).


S k o r:
Q=          Tidak       inlormasi hasilanalisis
                 tersedia       dan                  "Kejadian Cedera"
                                               tentang       Nyaris
            dan"KejadianSentinel".
            Tidaktersedia
                        informasidanhasilanalisis
                                              tentang"Kejadian Cedera";
                                                            Nyaris
            Terdapatinlormasi
                            tentang"Kejadian       tanpa
                                           Sentinel" disertai analisis.
            Tidaktersediainformasi analisis
                                 dan        tentang "Kejadian
                                                            Nyaris
                                                                 Cedera";
            Terdapatinformasi analisis
                            dan       tentang"KejadianSentinel".
            Tersedia        dan
                   informasi analisis       "Kejadian Cedera";Terdapat
                                      tentang        Nyaris
            informasi
                    tentang"Kejadian       tanpa
                                    Sentinel" disertai analisisnya.

D E P A R T E MK E S EH ATAN.2 0 0 8
               EN         R ,I                                    75
       Tersediainformasi analisisnya
                      dan          tentang"Kejadian
                                                 Nyaris
                                                      Cedera"dan
       "KejadianSentinel".
       Tersediainformasi analisisnya
                      dan                "Kejadian
                                   tentang       Nyaris
                                                      Cedera"dan
       "Kejadian       Hasil     telah
                Sentinel"; analisis diinformasikan      unit
                                                 kesemua kerja
       terkait
            dengan program           pasien
                           keselamatan rumah   sakit.


D.O. : Yang dimaksud  dengan"Kejadian Cedera"
                                    Nyaris        (NearMiss)adalah suatu
       kesalahan akibat melaksanakan tindakan
                                    suatu         (connlssion) tidak
                                                              atau
       mengambil  tindakanyangseharusnya  diambil(onnission),yangdapat
       mencederai   pasien,
                          tetapicedera serius tidak terjadi,
                                                           karena faktor
       "keberuntungan" pasien
                      (misalnya terima kontra
                                         obat      indikasitetapitidak
                                                                  timbul
       reaksi karena upaya
             obat,      ada      "pencegahan" obat
                                              (suatu dengan   overdosis
       letal
           akan                   staf mengetahui membatalkannya
                         beruntung lain
                diberikan,                           dan
       sebelum diberikan), "peringanan" obat
              obat          atau           (suatu dengan   overdosisletal
                diketahui dini diberikan
       diberikan,       secara lalu          antidote-nya).
       Yang dimaksud  dengan"Kejadian
                                    Sentinel"(SentinelEvenladalah suatu
       KTD  yangmengakibatkan  kematian cedera
                                       atau         yang       biasanya
                                                         serius,
       dipakaiuntuk         yang
                     kejadian sangat    tidakdiharapkan tidak
                                                        atau      dapat
       diterima,
              seperti      pada
                      operasi bagian yang
                                      tubuh salah.    Pemilihan "Sen-
                                                              kata
       tinel"
           terkait
                 dengan keseriusan     yang
                                 cedera te4adi    (misalnya
                                                          amputasi pada
       kakiyang salah) lain
                       dan sebagainya,,  sehinga pencarian terhadap
                                                          fakta
       kejadian mengungkapkan masalah serius
               ini               adanya         yang       pada tatanan
                           yang
       kebijakan prosedur berlaku.
                dan
            penyebarluasan
       Tujuan                 adalah pembelajarandiharapkan
                       informasi   untuk        dan
       berguna melakukan
             untuk       perubahan koreksiterhadap kebijakan
                                 atau          sistem,
          SOP pelayanan.
       atau   dari
       Kewajiban k melakukan
               untu         analisis penyebarluasan
                                  dan            informasi
                                                        tentang
       "Kejadian
              Nyaris      dan
                    Cedera"  "Kejadian
                                     Sentinel" pada kerja
                                            ada    unit   yang
       dibentukrumah untuk
             di     sakit           program
                            mengelola               pasien
                                          keselamatan seperti
       pad aPar am eter             Pel
                            Standar ay anan M IN IST R ASI
                     S.2.P.4,                AD            D AN
       MANAJEMEN.


76                     NASIONAL
                 PANDUAN                   PASIENRUMAHSAKIT/PATIENT
                              KESELAI\,,IATAN                     SAFETY)
           analisis penyebarannya
C.P.:D= Hasil    dan
      o-
      W = Pengelola
                program
                      KPRS.

skor
        [_]
       Keterangan
 Catatan/




         KESEHATAN. 2()OB
DEPABTE[/EN     B,I                 77
           PENJELASAN
 DOKTERPENANGGUNGJAWAB PELAYANAN
                                 (DPJPI


1. Penger ti an
      adalah
   DPJP       seorang    yang       jawab pengelolaan
                    dokter bertanggung atas        asuhan
   medis
       seorang pasien.
2 . Tugas
     a. DPJP bertugas   mengelola  rangkaian
                                           asuhan medis                 pasien
                                                         ("paket")seorang
        sesuai standar  pelayanan /medis profesi anamnesa,
                                               a.l.:           pemeriksaanfisik,
        pemeriksaan   penunjang i pemeriksaan untuk
                                  medis              lain,      penegakandiag-
        nosis,selanjutnya    perencanaan& pemberian  terapi, pelaksanaan
                                                                       tindak-
        lanjutfollorv-up
             I            / evaluasiasuhan medis, rehabilitasi.
                                                 s/d
                itu
        Selain melakukan        konsultasi
                                         sesuaikebutuhan   / indikasi, untuk
                                                                    baik
        pendapat rawat
                   atau       bersama.
     b. DPJP   harus  membuat    rencanapelayanan, dimuat   dalam berkasrekam
        medis.  Rencana   pelayanan lengkapadalah memuat    segalaaspekasuhan
              yang
        medis akan                  termasuk
                           diberikan,        pemeriksaan,           rehabilitasi
                                                          konsultasi,
        pasien,  dsb.
     c. DPJP wajib  memberikan    penjelasan jelas benar
                                           secara dan            kepada pasien
        dankeluarga  tentang         dan pelayanan,
                              rencana hasil            pengobatan prosedu
                                                                  atau        r
        untuk pasien   termasuk            kejadian
                                  terjadinya        yangdiharapkan tidak
                                                                     dan
        diharapkan.
     d. DPJP aj i b em ber i
               w      m                                         pas tentang
                                            / eduk as i epada i en
                                 pendi di k an         k
        kewajibannya   terhadap  rumah danbila
                                       sakit        diperlukan       oleh
                                                               dibantu staff
        dokterperawat administrasi. bantuan harus
               /          / staf           Perihal         ini          dalam
                                                                   diatur
        polaoperasional olehDPJP      Komite Medis (lihat 3.2).
                                                         butir           yang
                                                                   Hal-hal
        menjadi  kewajiban   pasienadalah:
        2.4.1memberi     informasiyang jelas jujur.
                                       benar, dan


78                  PANDUANNASIONALKESELAIVAIAN            SAKIT (PATIENT
                                              PASIENBUI'i1AH             SAFETY)
                       kewajibannyatanggung pasien keluarga.
        2.4.2 mengetahui           dan       lawab     dan
        2.4.3mengajukan perlanyaan hal
                                  untuk yang dimengerti.
                                             tidak
        2.4.4.memahami menerima
                       dan                  pelayanan.
                                   konsekuensi
                     instruksi menghormali
        2.4.4 mematuhi       dan           peraturan sakit.
                                                   rumah
        2.4.6 memperlihatkan rnenghormatitenggang
                          sikap           dan        rasa.
        2.4.7 memenuhikewajiban       yang
                               finansial disepakati.
        Pendidikankepadapasier/keluarganya dalam
                                       diberikan bentuk  penjelasan
        secara lisan kemudian
                   dan         DPJP mencatatdalamberkasrekammedis
        bahwa DPJP sudahmemberi penjelasan.
   Pengatur an
                 DPJP
   3.1 Kebijakan diletapkan             SK
                                dengan Direktur    : tenlangDPJP,tentang
       wewenang   Kornile
                        Medisdalam pengaturan dsb.
                                             DPJP,
   3.2 Pola                          oleh
            operasional ditetapkan Komite
                       DPJP                    Medis          pengaturan
                                                       :tentang
       DPJP              K.SMF,
             internaldalam     pengaturan Utama,
                                         DPJP                ruang
                                                      tentang lingkup
       DPJB  tentang      siapa
                     kepada DPJP                jawab, pengaturan
                                     bertanggung dan                lain
       yang diperlukan.
   Oper asio nal
   4.1 Dalam rawat
              hal     bersamacakupan pelayananseorang adalah
                                                        DPJP      sesuai
       dengan                            misalnya
               bidang/keahliar/kompelensinya,     seorang DPJP mengelola
       seorang  pasien      dalam, pasien dikonsulkan masalah
                      penyakit     bila     tsb             untuk
       penyakit dibidangbedahmaka  seorang DPJP yang
                                                 lain     akan mengelola
       asuhan  bedah pasien
                     bagi     tsb.
          pasien
   4.2 Bila       dikelola lebih satu
                        oleh dari       DPJB maka  ditentukan Utama
                                                             DPJP
       sebagai koordinator.




         KESEHATAN . 2OO8
DEPARTEMEN       R,I                                              79
Lampiran PERSI
      6:SK


                                                                                                                            7-\
                       PERHIMPUNAN RUMAH SAKITSELURUH INDONESIA
                           (rN DONESIAN HOSP|TALASSOCIATION)
                                                                                                                             UT AMAKAN
                                                                                                                      IEST :I- MAT AN fASIEN


Sek.etanal Jl EoulevardArlha Gading Elok A.7A KelapaGading.Jakarla Utara 14240 Telp 45845303 45845,304.
                                                                                                      Fd. 45857833E.ruil   persi@pacilEnelid




                                  Pengurus
                                        Pusat
                                  Rumah
                         Perhimpunan Sakit      lndonesia
                                          Seluruh

MENIMBANG                            : a. Bahwa Keselamatan Rumah merupakan
                                                            Pasien      Sakit
                                          kewajibanmoral bagiseluruh  pemberipelayanan
                                          kesehatanrumah
                                                   di      sakit.
                                       b. Bahwa  sebagaitindaklanjutterbentuknyaKomite
                                          Keselamatan Pasien Rumah SakitolehPERSI  dan
                                          Ger ak an as i onal
                                                   N         Kes el am atan i eny ang
                                                                           Pas
                                          dicanangkan Menteri
                                                    oleh                KKP
                                                               Kesehatan, RSbersama
                                          KARS menyusun
                                               telah         PanduanNasionalKeselamatan
                                          PasienRumah Sakit.
                                       c. Bahwa pemberlakuan"PanduanNasionalKeseiamatan
                                          Pasien      Sakit" rumah
                                                Rumah bagi                    sakit
                                                                     sakit-rumah diIn-
                                                 perlu
                                          donesia disahkan    dengan KeputusanPengurus
                                          PusatPERSI,
MENGINGAT                                 1. Undang              1992
                                                   undang 23Tahun tentang
                                                        No.               Kesehatan.
                                          2. Peraturan      No.32Tahun tentangTenaga
                                                    Pemerintah      1996
                                             Kesehatan
                                          3. Anggaran dan
                                                    Dasar AnggaranRumah     PERSI.
                                                                       Tangga
MEMPERHATIKAN Pencanangan     Keselamatan Rumah
                         Gerakan       Pasien    Sakit
              oleh     Kesehatanpada
                  Menteri      Rl        21      2005
                                    tanggal Agustus
              diJakarta.



BO                                  PANDUAN                    PASIENBUMAH SAKIT /PAflENT SAFETY)
                                           NASIONALKESELAI,IATAN
                             M EM U T U SKAN

MENETAPKAN
        :

Perlama : Memberlakukanrumah Panduan
                    bagi   sakit  Nasional
                                        Keselamalan
               Rumah
          Pasien   Sakit.

Kedua         Halyangbertalian
                            dengan        pada
                                  ketentuan diktumpertama atas
                                                         di
                   sepertiyang
              adalah                 dalam
                             lercantum lampiran        ini.
                                               keputusan

Ketiga                       acuan rumah dalam
              Panduanmerupakan bagi
                    ini                 sakit melaksanakan
              program       pasien
                    keselamatan rumahsakit.

Keempat       Hallainyang    di
                         belum atur
                                  dalamsurat
                                           keputusanakan atur
                                                  ini  di
              kemudian     tersendiri.
                      secara

Kelim a                      i ni             tanggal tetapk an,
              S ur at eputus an ber l aks ej ak
                    k                    u           di           dengan
              k etentuan                   har
                        apabi ldi k em udi an iter dapatek el i r uan am
                                a                      k           dal
              penetapannya diperbaiki
                          akan          sebagaimana mestinya.

Ditetapkan : diJakarta
PadaTanggal 28Nopember2007
           :

                                   Pus
                           Pengur us at
                          R um Sak i lSel ur uh
             P er hi m punan ah               Indones i a




   6,,^-t-                              Cr^:r-S
Dr .AdibA. Ya hy a, AR S
                  M               U r . M . N ats i r ugr oho,
                                                    N       SpOG. Kes
                                                                 M
      KetuaUmum                                Sekretaris
                                                        Jenderal

         KESEHATAN . 2Oc)8
DFPARTEMEN       R,I                                               81
 Lampiran
       7

     Komite Keseramatanpasien Rumah sakit

 ' Visi :
     Meningkatnya
               keselamatan danmulu
                          pasien      pelayanan sakil.
                                              rumah
 r Misi :
    . Mengangkat nasional keselamatan
                 secara      fokus         pasien.
    ' Mendorong  terbentuknya
                            kepemimpinan budaya
                                        dan      rumah  sakityang
      mencakupkeselamatan dan
                         pasien peningkatan perayanan.
                                          mutu
   ' Mengembangkan dan
                    standar pedoman keselamatan berbasis dan
                                             pasien       riset
      pengetahuan.
   ' Bekerjasama   denganberbagailembagayangbertujuanmeningkatkan
      keselamatan dan
                 pasien mutu  pelayanan
                                     rumahsakit.
r TugasPokok   :
   Mendorong membina
           dan         gerakan        pasien
                             keselamatan diseluruh      pelayanan
                                                   sarana
   kesehatan
           diIndonesia.
r Susunan KpR S
        K      :
  PELINDUN G
  Direktur
        Jenderal Pelayanan Departemen
                         Medik           Kesehatan
                                                Rl
 PENASE H AT
 KetuaUmum     pERSt
                   PUSAT
 KetuaMAKERSI    PUSAT
 Direktur
        Eksekutif KARS(Komisi
                           AkreditasiRS)
 PENGUR U S
 Ketuamerangkap  Anggola      :Dr.Nico Lumenla,
                                      A.       K.Nefro,
                                                     MM
 WakilKetua lmerangkapAnggota Mgs.
                              :Dr.    Johan Saleh,
                                           T.    MSc
 WakilKetua ll merangkap
                      Anggota Boedihartono,
                              :Dr.          MHA
 sekretaris
         I merangkap Anggota : DR. RokiahKusumapradja, MHA
                                                   SKM,
 Sekretaris
         ll merangkapAnggota:Dr. Luwiharsih,
                                           MSc

82             PANDUANNASIONALKESELAMATAN
                                        PASIENRTJMAHSAKII 1PAT1ENT
                                                                 S'AF€TY]
           Ka
    Bidang j i an            Pas (
                 Kes el am atan i enl )
    Koordinator
              merangkap
                      Anggota    : Dr.Alex  Papilaya,
                                                   DTPH
    WakrlKoordinator
                  merangkap
                          Anggota:DR.     Herkutanto, SH,
                                        Dr.         SpF, Faclm
    WakilKoordinator
                  merangkap      : Wasista
                          Anggota Dr.                 MHA
                                              Budiwaluyo,
    WakiiKoordinator
                  merangkap
                          Anggota:Prof.DR.Wila Chandrawila
                                                        S,SH
    WakilKoordinator
                  merangkap      : Arjaty Daud,
                          Anggota Dr.       W.     MARS
          Ko
    Bidang m uni k as i el am atan i en l l )
                    Kes         Pas (
            merangkap
    Koordinator      Anggota    : Dr.
                                    MukiReksoprodjo,SpOG
        Koordinator
    Wakil        merangkap
                         Anggota Grace
                                :Dr.       Frelita,
                                                 MM
        Koordinator
    Wakil        merangkap
                         Anggota Dr. Natsir
                                : HM.         Nugroho,
                                                     SpOG,
                                                         M.Kes
    Bidang                         (il
           Pendi di k an Pel ati han r)
                      dan
    Koordinator
             merangkap Anggota         Robby
                                   : Dr.     TandiariSpRad
        Koordinator
    Wakil         merangkap
                          Anggota  :DR. Sutoto,
                                         Dr.     M.Kes
        Koord
    Wakil    inator
                  merangkap ggota:Dr.
                          An           May       MARS
                                            Hizrani,
        Koordinator
    Wakil         merangkap       : Andry,
                          Anggota Dr.        MM
          Pel
    Bidang apor an i den Pembelajaran
                    Ins   dan              (lV)
            merangkap
    Koordinator       Anggota       Arjaty Daud,
                                : Dr.    W      MARS
        Koordinator
    Wakil        merangkap
                         Anggota of r Budi Sam pur na,SH
                                :Pr D .             SpF ,
    Anggota                     :DrZainalAbidin
                                . Dr.
                                    SamhariBaswedan,
                                : Dr.
                                    Mus Aida,MARS
                                : Dr, Hesty
                                    Tri     Widyastoeti,
                                                    SpM
                               :Dr. SriHandono,MPH


    Anggota:
         Adib Yahya,
    1. Dr.   A.      MARS
    2. Dr.
         Samsi Jacobalis,
                      SpB
             Husain,
         Farid
    3. Dr.         SpB(K)
    4. Dr. Pandu
         G.      Setiawan,
                        SoKJ
           Dr.
    5. Prof. lwanDwiprahasto,
                           M.Med.Sc,
                                 PhD


                          R .r
D E P A R T E MK E S EH ATAN - 2 0 0 8
               EN                                            83
     6. Dr.Hermansyur  Kartowisastro,
                                  SpBD
            H.A.
     7. Dr. SanoesiTambunan,    SpPD,KR
     8. Dr. Koesno Martoatmodjo, MM
                               SpA,
     9. Dr.Marius Widjajarta,
                           SE
           Hanna
     10. Dr.      Permana Subanegara,
                                    MARS
           Buddy Utoyo,
     11. Dr.      HW       MARS
     12 Dr.Robert lmam Sutedja
     13. H.M.AliTaher         SH,
                      Parasong, MHum
                       Y.
     14. Prof. Tjandra Aditama,
             Dr.                      MARS
                                SpP(K),
     15. Dr.
           Guntur Bambang Hamurwono,SpM
                   S.
           Untung Suseno,
     16. Dr.               M.Kes
             Dr.
     17. Prof. BudiSampurna, SH
                              SpF,
     18.Johanna          SMIP,
                 Kawonal, CV.RN
     19. Laurensia         MSc
                  Lawintono,
                 Sumarwanto,
     20. Drg.H.Edi          MM
                      Sujana
     21. DR.Dr.lngerani Prawira,  SKM
     22. Dr.
           Ratna Rosita,MPHM
           Saidi
     23. Dr.
     24. Rumondang  Panjaitan MKes
                           SKp,




84                PANDUANNASIONAL         PASIEN
                                KESELAMATAN                       SAFETY)
                                                RUMAHSAKII .PATIENT

								
To top