PERBANDINGAN PHP 3 4 5

Document Sample
PERBANDINGAN PHP 3 4 5 Powered By Docstoc
					                  TUGAS

          PEMROGRAMAN WEB




               Disusun Oleh :



            Giyan Ayu Wulandari

                 M3209038



            D3 Teknik Informatika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
          Universitas Sebelas Maret
                  Surakarta
                    2011
                                 PHP VERSI 3, 4 dan 5

          PHP3 merupakan generasi baru hasil pengembangan PHP/FI. Banyak developer yang
terlibat didalamnya. Tak heran jika PHP 3 dianggap sebagi tonggak awal bagi terciptanya
PHP versi sekarangini. Secara resmi,Peluncur PHP 3.0 ialah Andi Gutsman dan Zeev Suraski
pada tahun 1997. Mereka mengeluarkan PHP 3.0 karena melihat kelemahan dari PHP/FI
yang digu...nakan dalam aplikasi e-commerce. Kemudian,mereka menulisnya ulang dengan
masih mengacu pada PHP/FI. Setelah PHP 3.0 dikeluarkan, mereka menyarankan untuk
menghentikan proyek PHP/FI karena PHP 3.0 masih lebih baik.

          Alasan untuk mulai mengembangkan PHP, merupakan akronim dari Hypertext
Preprocessor, dan memfokuskan diri pada PHP 3.0 ialah pengembangan versi ini secara
meluas dalam mendukung berbagai jenis database, protokol dan API. Dengan dukungan yang
semakin besar dari berbagai pihak yang menyumbangkan berbagai modul maka,pada tahun
1998,10% dari seluruh webserver yang ada kala itu telah menginstalasi PHP versi 3.0.

          PHPversi 4 diluncurkan untuk menangani kelemahan PHP 3, yaitu penggunaan fungsi
yang begitu kompleks. Kurangnya efisiensi waktu dan kinerja buruk diperbaiki dan ditulis
ulang dari inti PHP 3. Dengan penambahan fitur baru, seperti session, output buffering dan
penanganan input,menjadikan PHP 4 aman dari berbagai jenis bahasa pemrograman berbasis
web. Selain itu, inti perbedaan mereka terletak pada penggunaan Zend engine. Zend engine
merupakan inti dari PHP. Sebagai bagian dari inti PHP,secara fungsional ia bertugas
menangani input, menerjemahkan dan mengeksekusinya. Ia juga berperan menerjemahkan
fungsi.

          PHP versi 5 muncul untuk menangani kelemahan-kelemahan yang terdapat pada PHP
versi sebelumnya. PHP versi 5 dapat membuat file swf dan applet java. Secara resmi, PHP
versi 5 diluncurkan pada desember 2003. Fokus utamanya adlah mengoptimalkan
penggunaan PHP untuk OOP.

          Salah satu kelebihan php5 adalah php5 dapat menangani OOP (Object Oriented
Programming) lebih baik dari pendahulunya. Ini juga yang menjadi alasan mengapa nomor
versi php lompat ke versi 5. Berikut beberapa perbedaannya.
           Pada php4, jika kita meng-copy sebuah object, maka object tersebut akan terduplikat
menjadi 2 dengan property yang sama. Sedangkan pada php5, object yang baru hanya berupa
referensi ke object aslinya.
Contoh:

  class Contoh
  {
  var $saya = 'cantik';
  }
  $obj1 = new Contoh();
  echo $obj1->saya;
  // Hasil: cantik
  $obj2 = $obj1;
  // Meng-copy object
  $obj2->saya = 'buruk';
  echo $obj2->saya;
  // Hasil: buruk
  echo $obj1->saya;
  // Pada php4, hasil: cantik
  // Pada php5, hasil: buruk
  ?>



Tetapi jika kita benar-benar ingin menduplikat suatu object, kita dapat melakukannya dengan
'clone'.
Contoh:

  class Contoh
  {
  var $saya = 'cantik';
  }
  $obj1 = new Contoh();
  $obj2 = clone $obj1;
  ?>
Visibility Property
          Perbedaan berikutnya adalah kita dapat menentukan visibility sebuah property dengan
menambahkan prefix private/public/protected pada tiap pendefinisian property untuk
melindungi akses property. Ini berguna pada class untuk API misalnya, yang pemanggilan
propertynya berasal dari perintah client, agar property yang terlindungi tidak dapat
sembarangan diakses.
Private            : property hanya bisa diakses dari class itu sendiri
protected          : property hanya bisa diakses dari class tersebut dan semua sub-classnya
public             : property bisa diakses dari mana saja, termasuk dari luar class (sama dengan
                   penggunaan 'var' pada php4)

Constructor

          Jika pada php4 untuk mendefinisikan suatu fungsi constructor suatu class kita harus
membuat nama fungsi tersebut sama dengan nama classnya, pada php5 kita dapat
mendefinisikannya menggunakan __construct.

Destructor

          Jika kita mendefinisikan fungsi destruct() pada suatu class, fungsi ini akan dipanggil
saat object tersebut dihapus (didestroy), atau pada saat shutdown. Selain itu, masih banyak
kelebihan php5 dalam hal penanganan object. Seperti class abstraction, class constants,
autoloading object, dan lain lain.

PHP Versi 4

   Meningkatkan penanganan pada resource yang digunakan. Kekurangan utama dari PHP
    3.0 adalah skalabilitas. Para programmer masih menganggap PHP 3.0 belum mampu
    digunakan pada aplikasi-aplikasi berskala besar. Hal ini membuat para developer PHP
    berkerja keras untuk meningkatkan kemampuan penanganan resource, sehingga PHP
    mampu dijalankan pada aplikasi-aplikasi berskala besar.
   Dukungan pada pemrograman berorientasi objek. Fitur ini memainkan peranan penting
    bagi user untuk dapat bekerja dengan bahasa pemrograman berorientasi objek.
   Dukungan pada penanganan session. Penanganan pada session HTTP sebenarnya juga
    sudah ada pada versi PHP 3.0. Namun, masih menggunakan dukungan pihak ketiga,
    yaitu PHPLIB (http://phplib.sourceforge.net). nah, pada versi 4 ini, session sudah
    mampu ditangani langsung oleh PHP. Fitur ini menawarkan interaksi dari website.
    contoh yang paling umum digunakan adalah pada proses login dan logout.
   Enkripsi MCrypt (http://mcrypt.sourceforge.net) sudah digabung pada distribusi asli.
    Fitur ini menawarkan algoritma enkripsi diantaranya Blowfish, MD5, SHA1, dan
    tripleDES.
   Dukungan ISAPI Fitur ini menghubungkan webserver IIS (dari Microsoft) dan PHP dan
    dianggap sebagai modul ISAPI.
   Dukungan COM/DCOM Nah, kalu yang ini, anggap aja sebagai bonus buat pengguna
    Windows. Fitur ini memungkinkan PHP untuk mengakses objek COM dan menambah
    interoperabilitas dengan aplikasi yang berjalan di Windows.
   Dukungan terhadap Java
   Perl Compatible Regular Expressions (PCRE) library
   PHP versi 4 masih Semi OOP

PHP Versi 5

   Peningkatan dari kemampuan pemrograman berorientasi objek
   Exception handling, yang menstandarisasi logika atas pemberitahuan kesalahan
    pemrograman.
   Peningkatan terhadap penanganan string
   Peningkatan dukungan terhadap XML dan Web Service, yang menggunakan libxml2.
    PHP5 untuk membaca file XML jauh lebih gampang dari pada di PHP4
   Dukungan terhadap SQLite database server
   PHP versi 5 sudah full OOP

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:61
posted:4/2/2012
language:Malay
pages:5