Materi Ulangan Blok Semester Genap by wg2tB4G4

VIEWS: 33 PAGES: 6

									Materi Ulangan Blok Semester Genap
SMA Kolese De Britto – XI IPA –


Daftar Materi:
   1. Opini – Essay  perbandingan karya sastra dan karya Ilmiah”
   2. Analisis kesalahan berbahasa
          a. Baku dan tidak baku
          b. Wacana  analisis resume
   3. Kosakata
   4. Paribahasa




1. Opini – Essay  “perbandingan karya sastra dan karya Ilmiah”
   Opini-Essay
       Opini dan essay pada dasarnya sama, yaitu tulisan yang berisi pendapat
   seseorang atas suatu hal yang real di sekitarnya. Namun yang kerap kali
   membedakan adalah siapa yang menulis. Orang-orang yang sudah berpengalaman,
   seniman tulis biasanya digolongkan pada essay, sedangkan orang-orang baru, anak
   SMA masih dogolongkan sebagai opini.
       Namun bukan berarti selalu begitu. Misalnya dikoran-koran, tulisan “x” akan
   dimasukkan editor ke bagian essay sedangkan tulisan tersebut dalam koran yang lain
   bisa dimasukkan oleh editor ke kolom opini. Jadi semuanya adalah bagaimana kita
   memandang
   Karya sastra
                 Karya sastra adalah suatu karya yang menggunakan kaidah-
   kaidah sastra. Misalnya saja : puisi, prosa, cerpen, pantun, dll.
   Karya ilmiah
               Karya ilmiah adalah suatu karya yang menggunakan kaidah-
  kaidah ilmiah dalam penulisannya. Tulisannya sudah harus baku dan
  sudah ditentukan urutan-urutannya.
2. Analisis kesalahan berbahasa
     a. Baku dan tidak baku
         (Nalar wae)
     b. Wacana  analisis resume
         Permasalahan
               Tulislah apa permasalahannya, tulis pula bagian yang menunjukkan itu
         (hal, par,alasan, dll)
         Sikap penulis
               Dari permasalahan itu, analisislah, apakah sikap penulis bersikap netral,
         pro, ataupun kontra, tuliskan pula pendapat-pendapat penulis. Sertai dengan
         bukti (hal, paragraf)
         Sikap pe”resume”
               Kemukakan pendapatmu, apakah kamu setuju dengan penulis atau kamu
         mempunyai siap sendiri terhadap permaslahan itu. Iya/tidak kemukakan
         alasanmu secara rinci

3. Kosakata
  (Sambil buat kalimatnya)
  1. Koridor
     Lorong dalam rumah
  2. Ekuitas
     Seluruh kekayaan yang dapat dinilai dengan uang
  3. Impunitas
     Suatu keadaan dimana pelanggaran HAM atau kejahatan atas kemanusiaan di
     mana pelakunya tak terjangkau hukum.
  4. Eliglible
     Layak, mampu, berkompeten
  5. Meratifikasi
     Tindakan mengesahkan perjanjian antara pemerintah dan parlemen
  6. Konsensi
     Izin (untuk membuka tambang, menebang hutan, dsb)
  7. Interpedensi
     Saling ketergantungan,keterikatan,keterkaitan
  8. Egaliter
     Utuh, sama, sederajat
  9. Accesibilitas
     Hal yang dapat diterima
  10. Eskalasi
     Kenaikan (tentang biaya kehidupan); peningkatan atau perluasan (tentang
     konflik, peran, dan sebagainya)
4. Paribahasa
  (Paling gampang ngapalin caranya dinalar pake kata kuncinya.
  Misalnya lurah, inget aja lurah jaman sekarang uda kaya jadi lurah
  tambah kaya, dll.)
  1. Nan Lurah jua dituruti air
     Orang kaya yang bertambah kekayaanya
  2. Seperti bergantung pada akar lapuk
     Berharap pada orang yang tidak berkuasa
  3. Belum beranak sudah ditimang
     Sudah bersenang-senang sebelum mencapai madsudnya
  4. Angan-angan mengikat tubuh
     Bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan
  5. Angan lalu paham tertumbuk
     Menurut pikiran mungkin dibuat, namun sebenarnya sulit diwujudkan
  6. Kemana angin yang deras kesitu condongnya
   Tidak teguh pendiriannya
7. Tahu diangin naik turun
   Tahu akan gelagat sesuatu yang akan terjadi
8. Angus tiada berapi karam tiada berair
   Kesusahan orang karena kematian seorang kekasih/kekasihnya direbut oleh
   orang lain
9. Api padam, untung berasap
   Perkara yang sudah putus timbul kembali
10. Seperti air dalam sekam
   Suatu perbuatan yang disembunyikan
11. Nasal ayam kelesung nasal itik kepelimbahan
   Tabiat warisan sukar dirubah
12. Asam digunung garam dilautan bertemu dalam belangga
   Kalau sudah jodoh, laki2 + wanita pasti bertemu juga
13. Tak ada api, masakan ada asap
   Segala sesuatu pasti ada sebabnya
14. Asing maksud, asing sampai
   Mendapatkan sesuatu yang tidak diharapkan
15. Ayam ditambat, disambar elang, ikan dipanggang tinggalah tulang
   Mengalami nasib yang sangat malang, semuanya musnah
16. Tuntutlah ilmu dari ayunan, ke liang lahat
   Selama hidup janganlah berhenti belajar
17. Bahasa menunjukkan bangsa
   Tutur kata yang sopan menunjukkan asal yang tinggi
18. Tangan mencencang bahu memikul
   Siapa yang berbuat dia yang bertanggung jawab
19. Bakar air ambil abunya
   Sindiran kepada orang yang mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin
   diperoleh
20. Seperti membangkitkan ular tidur
   Mengungkit-ungkit perkara yang terlupakan sehingga memunculkan perselisihan
21. Sepala-pala mandi biarlah basah
   Bila melakukan perkerjaan harus dengan tuntas
22. Ada batang cendawan tumbuh
   Dimana kita berada disitu ada rejeki
23. Batu bulat tak bersanding
   Orang yang berani kepada siapa saja
24. Sepandai-pandai membungkus yang busuk berbau juga
   Sepandai-pandainya menyembunyikan sesuatu yang buruk pada akhirnya
   ketahuan juga
25. Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa
   Sesuatu yang sudah dibiasakan sejak kecil, ukar dirubah pada masa tua
26. Seperti kucing, dibawakan lidi
   Sangat ketakutan
27. Yang benar bawa lalu, yang salah bawa suru
   Ambil yang benarnya dan buang yag salah/jeleknya
28. Berkata di bawah-bawah mandi dihilir-hilir
   Belum dewasa, kurang dari 17 tahun
29. Bayang-bayang sepanjang badan
   Sesuai dengan keadaan dan kemampuannya
30. bayang-bayang disangka tubuh
   Mengarapkan sesuatu yang belum tentu
31. Retak menanti gelap
   Perkara sepele menjadi besar
32. Belakang parang, jika diasah akan tajam
   Orang-orang yang bodoh, jika rajin belajar niscaya akan pandai
33. Seperti menegakkan benang basah
   Perbuatan yang sia-sia
34. Sehari selembar benang lambat laun selembar kain
   Sesuatu pekerjaan yang dilakukan dengan penuh keyakinan akan menghasilkan
   keberanian
35. Berapa berat mata memandang berat juga bahu memikul
   Betapapun menderita orang yang melihat lebih menderita orang yang
   mengalami
36. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
   Seia sekata, sehidup semati
37. Besar pasak daripada tiang
   Besar pengeluaran daripada pendapatan
38. Sudah besar maka hendak melanda
   Perbuatan semena-mena karena berkuasa
39. Biang menanti tembuk
   Perkara yang hampir putus
40. Bintang dilangit dapat dibilang orang dimuka tidaklah segar
   Mengurusi cela orang lai tanpa memperhatikan cela sendiri
41. Berjalan selangkah menghadap surut
   Selalu berhati-hati dalam melakukan pekerjaan
42. Ada nyawa,nyawa ikan
   Ada seseorang yang menjelang ajalnya
43. patah Sayap bertongkat paruh
   Terus berusaha, jangan putus asa
44. Berguncang tanda tak penuh = air beriak tanda tak dalam
   Orang yang selalu menyombong itu tanda kurang pengetahuannya

								
To top