Rangkaian Adaptor
Document Sample


Sevtiandy M.
Bagus Ichwan
XI IA - 2
TUGAS ELEKTRONIKA
KELOMPOK 5 Rizky A.
Anita Meydelia
Ivo R.
Nila Murti Desi N.
Siti Badriah
1. Bagian input tegangan
input tegangan berupa tegangan bolak balik(AC) yang besarnya antara lain
110 V atau 220 V.
2. Bagian penurun tegangan
Adalah bagian yang dapat menurunkan tegangan input AC menjadi tegangan
AC yang disesuaikan dengan kebutuhan misal 220 V menjadi 3 V, 4.5 V, 6 V
dst. Komponen elektronika yang berfungsi sebagai penurun tegangan adalah
transformator penurun tegangan (step down transformator).
3. Bagian penyearah
Adalah bagian yang berfungsi mengubah arus bolak balik(AC) menjadi arus
searah (DC). Arus yang dihasilkan berupa denyut tegangan atau pulsa.
Tegangan semacam ini diratakan dengan filter.
Macam-macam filter :
• Penyearah setengah gelombang (half - wave rectifier)
• Penyearah gelombang penuh (full - wave rectifier)dengan centre tap
• Penyearah gelombang penuh (full - wave rectifier)dengan bridge
RECTIFIER
AC Pulsa DC
4. Bagian filter
Karena listrik DC yang dihasilkan bagian penyearah belum rata maka diperlukan
filter sebagai alat perata, sehingga dihasilkan tegangan DC yang rata.
Macam-macam filter :
• filter C
• filter CLC
• filter CRC
• filter CRC bertransistor
5. Bagian output tegangan
Adalah bagian adaptor yang berhubungan dengan beban (misalnya radio, TV,
amplifier). Tegangan yang keluar dari adaptor berupa tegangan searah yang
besarnya sesuai dengan kebutuhan alat misalnya 3 V, 4.5 V, 6 V dst.
ADAPTOR PADA LAPTOP
A. Komponen Pasif
Adalah komponen yang bahan dasarnya bukan
semikonduktor. Contohnya :
1. Resistor
2. Kondensator
3. Transformator
B. Komponen Aktif
Contoh komponen aktif adalah :
1. Dioda
2. Transistor
3. IC
C. Komponen Pendukung
Adalah komponen yang bahan dasarnya bukan
semikonduktor. Contohnya :
Resistor
Kondensator
Transformator
Adalah suatu komponen elektronik yang dapat menghambat
gerak lajunya arus listrik.
Hubungan antara hambatan, tegangan, dan arus, dapat
disimpulkan melalui hukum berikut ini, yang terkenal sebagai
hukum Ohm:
RESISTOR TETAP RESISTOR VARIABEL
Resistor Biasa (tetap nilainya), ialah sebuah resistor penghambat gerak arus,
yang nilainya tidak dapat berubah, jadi selalu tetap (konstan). Resistor ini
biasanya dibuat dari nikelin atau karbon.
Resistor Berubah (variable), ialah sebuah resistor yang nilainya dapat
berubah-ubah dengan jalan menggeser atau memutar toggle pada alat
tersebut. Sehingga nilai resistor dapat kita tetapkan sesuai dengan
kebutuhan. Berdasarkan jenis ini kita bagi menjadi dua, Potensiometer
rheostat dan Trimpot (Trimmer Potensiometer) yang biasanya menempel
pada papan rangkaian (Printed Circuit Board, PCB).
Resistor NTC dan PTS, NTC (Negative Temperature Coefficient), ialah
Resistor yang nilainya akan bertambah kecil bila terkena suhu panas.
Sedangkan PTS (Positife Temperature Coefficient), ialah Resistor yang
nilainya akan bertambah besar bila temperaturnya menjadi dingin.
LDR (Light Dependent Resistor), ialah jenis Resistor yang berubah
hambatannya karena pengaruh cahaya. Bila cahaya gelap nilai tahanannya
semakin besar, sedangkan cahayanya terang nilainya menjadi semakin
kecil.
Gelang ke
Gelang Gelang Gelang Ketiga Temp.
Warna Empat
Pertama Kedua (multiplier) Koefisien
(toleransi)
Hitam 0 0 ×100
Coklat 1 1 ×101 ±1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 ×102 ±2% (G) 50 ppm
Jingga 3 3 ×103 15 ppm
Kuning 4 4 ×104 25 ppm
Hijau 5 5 ×105 ±0.5% (D)
Biru 6 6 ×106 ±0.25% (C)
Ungu 7 7 ×107 ±0.1% (B)
Abu-abu 8 8 ×108 ±0.05% (A)
Putih 9 9 ×109
Emas ×0.1 ±5% (J)
Perak ×0.01 ±10% (K)
Polos ±20% (M)
Kondensator adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan
muatan listrik. Kondensator terdiri dari dua plat penghantar yang tersekat
satu sama lain.
Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu
positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk
tabung.
Lambang kondensator (mempunyai kutub positif dan negatif) pada skema
elektronika.
Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih
rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya,
kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan
lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor
(capacitor).
Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika
Menurut kapasitasnya:
• Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)
• Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco)
• Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)
Menurut polaritasnya:
• Nonpolar : kondensator yang tidak memiliki polaritas + dan polaritas –
• Polar : kondensator yang memiliki polaritas + dan polaritas –
Menurut bahannya:
• Kondensator elektrolit
• Kondensator mika
• Kondensator tantalum
• Kondensator keramik
• Kondensator kertas
Transformator (atau yang lebih dikenal dengan nama trafo)
adalah suatu alat elektronik yang memindahkan energi dari
satu sirkuit elektronik ke sirkuit lainnya melalui pasangan
magnet. Biasanya dipakai untuk mengubah tegangan listrik
dari tinggi ke rendah dan berarti juga mengubah arus listrik
dari rendah ke tinggi.
Transformator terdiri dari 3 bagian yaitu :
• Gulungan kawat primer
• Gulungan kawat sekunder
• Inti (plat besi, ferit, udara)
Kawat yang digunakan untuk transformator adalah kawat
tembaga yang berlapiskan email. Fungsi trafo pada
adaptor adalah menurunkan tegangan AC
Dioda
Transistor
IC
Dioda atau diode adalah sambungan
bahan p-n yang berfungsi terutama
sebagai penyearah. Bahan tipe-p akan
menjadi sisi anode sedangkan bahan
tipe-n akan menjadi katode.
Bergantung pada polaritas tegangan
yang diberikan kepadanya, diode bisa
berlaku sebagai sebuah saklar tertutup
(apabila bagian anode mendapatkan
tegangan positif sedangkan katodenya
mendapatkan tegangan negatif) dan
berlaku sebagi saklar terbuka (apabila
bagian anode mendapatkan tegangan
negatif sedangkan katode
mendapatkan tegangan positif).
Dioda cahaya atau LED
• Dioda Zener
Dioda yang fungsinya menstabilkan
tegangan DC.
• LED (Light Emiting Dioda)
Dioda yang apabila diberi
tegangan akan menghantarkan
arus dan cahaya.
• Dioda foto
Jenis dioda yang berfungsi
mendeteksi cahaya.
• Dioda Schottky atau SCR (Silicon Control
Rectifier)
Adalah dioda yang mempunyai fungsi
sebagai pengendali.
• Dioda penyearah
Dioda yang mengubah arus bolak balik menjadi
pulsa arus searah (pulsa DC).
• Dioda laser
Sejenis laser di mana media aktifnya sebuah
semikonduktor persimpangan p-n yang mirip
dengan yang terdapat pada dioda pemancar
cahaya. Dioda laser kadang juga disingkat LD
atau ILD.
adalah alat semikonduktor yang
dipakai sebagai penguat, sebagai
sirkuit pemutus dan penyambung
(switching), stabilisasi tegangan,
modulasi sinyal atau sebagai fungsi
lainnya. Transistor dapat berfungsi
semacam kran listrik, dimana
berdasarkan arus inputnya (BJT)
atau tegangan inputnya (FET),
memungkinkan pengaliran listrik Gambar macam-macam
yang sangat akurat dari sirkuit transistor
sumber listriknya. Bahan yang
bersifat semikonduktor, contohnya
silikon dan germanium. Ada dua
jenis transistor yaitu PNP dan NPN.
Transistor bipolar (BJT) adalah suatu jenis transistor, alat penguat
atau pemilih yang dibuat dari semikonduktor yang dikotori. Transistor
bipolar adalah gabungan dari bagian yang dikotori secara berbeda,
bisa NPN atau PNP. N berarti negatif, dan P berarti positif.
Transistor Darlington adalah rangkaian elektronika yang terdiri dari
sepasang transistor bipolar (dwi kutub) yang tersambung secara
tandem (seri). Sambungan seri seperti ini dipakai untuk mendapatkan
penguatan (gain) yang tinggi, karena hasil penguatan pada transistor
yang pertama akan dikuatkan lebih lanjut oleh transistor kedua.
Keuntungan dari rangkaian Darlington adalah penggunaan ruang yang
lebih kecil dari pada rangkaian dua buah transistor biasa dengan
bentuk konfigurasi yang sama. Penguatan arus listrik atau gain dari
rangkaian transistor Darlington ini sering dituliskan dengan notasi β
atau hFE
Komponen pendukung:
1. Saklar
2. Lampu pilot disebut juga lampu indikator yang digunakan sebagai tanda
ada atau tidaknya tegangan listrik
3. Sekring (fuse) komponen yang berfungsi sebagai alat pengaman aliran
listrik atau pembatas arus. Kemampuan sekring untuk dapat dilalui arus
biasanya ditulis langsung misalnya : 0,2 A, 0,5 A, 2 A, 3 A dsb
4. Capit buaya (jack) digunakan untuk menghubungkan arus listrik dari
output adaptor ke alat yang akan dialiri listrik yang sifatnya sementara.
Capit buaya berwarna merah kutub + sedangkan capit buaya berwarna
hitam kutub –
5. Steker (male plug) untuk menghubungkan arus listrik dari stop kontak ke
adaptor
6. Baut komponen yang digunakan untuk mengikat/mengunci bagian satu
dengan yang lainnya, misalnya untuk mengunci trafo adaptor pada
chasis(body) dan mengunci PCB pada body
7. Sekrup/paku ulir untuk mengunci
8. Kabel sebagai penghantar arus listrik dari satu komponen ke komponen
yang lain.
STEKER
LAMPU PILOT
PAKU ULIR
BAUT
MUR
STOP KONTAK
SEKRING
MALE PLUG MALE PLUG
MALE PLUG
Shared by: Sevtiandy Muhammad
About
Jika belum kenal saya pendiam.. Jika sudah kenal saya ga bisa diam..
Related docs
Other docs by Sevtiandy_Muhammad