METODE DESAIN
Document Sample


METODE DESAIN
Oleh
Cipta Wahyudi
Aktivitas Desain dalam RPL
• Desain data (data design)
• Desain arsitektur (architectural design)
• Desain antar muka (interface design)
• Desain prosedural (procedural design)
DESAIN DATA
• Langkah awal
• Tujuan → Untuk mendapatkan struktur
data yang baik sehingga diperoleh
program yang lebih modular dan
mengurangi kompleksitas pengembangan
software.
Prinsip Menentukan dan
Mendesain Data
• Prinsip analisis sistematika yang diaplikasikan pada fungsi dan
perilaku harusnya juga diaplikasikan pada data
• Semua struktur data dan operasi yang akan dilakukan pada masing-
masing struktur data harus didentifikasi
• Kamus data harus dibangun dan digunakan untuk menentukan baik
data maupun desain program
• Keputusan desain data tingkat rendah harus ditunda sampai akhir
proses desain
• Representasi struktur data hanya boleh diketahui oleh modul-modul
yang menggunakan secara langsung data yang diisikan didalam
struktur tersebut
• Pustaka struktur data dan operasi yang berguna yang dapat
diaplikasikan pada struktur data tersebut harus dikembangkan
• Desain perangkat lunak dan bahasa pemrograman harus
mendukung spesifikasi dan realisasi dari tipe-tipe data abstrak
Petunjuk lebih lengkap
Buka kembali catatan
MK Basis Data!!!
DESAIN ARSITEKTUR
• Tujuan : untuk mengembangkan suatu
struktur program yang modular dan
merepresentasikan hubungan kontrol
antar modul
• Desain arsitektur membentuk struktur
program dan struktur data, sehingga
didapatkan suatu interface yang mengatur
aliran informasi dalam program
Proses Desain Arsitektur
• Membangun tipe aliran informasi
• Indikasi batas aliran
• DFD dipetakan kedalam struktur program
• Menentukan hirarki kontrol dengan
pemfaktoran
• Proses penyaringan dan penghalusan
struktur program
Tipe Aliran Informasi
• Aliran Transformasi
– Aliran masuk > transisi > aliran keluar
– Aliran data terjadi dalam cara berurutan
(satu/beberapa jalur “garis lurus”)
• Aliran transaksi
– Aliran tunggal dan ditransformasikan/memicu
beberapa jalur aliran data
– Pusat asal aliran dari banyak jalur aksi
disebut Pusat Transaksi
Pemetaan Transformasi
1. Pengkajian model sistem dasar
2. Pengkajian dan penyaringan DFD
3. Menentukan apakah DFD memiliki
karakteristik aliran transformasi/transaksi
4. Isolasi pusat transformasi dengan
mengkhususkan batas aliran masuk dan
keluar
5. Lakukan “pemfaktoran tingkat pertama”
6. Lakukan “pemfaktoran tingkat kedua”
7. Saringlah kualitas struktur program dengan
menggunakan heuristik desain
Pemetaan Transaksi
1. Pengkajian model sistem dasar
2. Pengkajian dan penyaringan DFD
3. Menentukan apakah DFD memiliki
karakteristik aliran transformasi/transaksi
4. Identifikasi pusat transaksi dan karakteristik
aliran sepanjang masing-masing jalur aksi
5. Petakan DFD pada sebuah struktur program
yang sesuai dengan pemrosesan transaksi
6. Faktorkan dan saring struktur transaksi
masing-masing jalur aksi
7. Saringlah struktur program dengan
menggunakan heuristik desain
DESAIN INTERFACE
• Tujuan : memberikan suatu gambaran
mengenai struktur program kepada
perekayasa perangkat lunak
• Fokus Desain Interface :
– Desain interface antar modul
– Desain interface antara perangkat lunak
dan entitas eksternal
– Desain interface manusia dengan
perangkat lunak
Desain Interface Internal
• Desain interface inter-modular
• Dikendalikan oleh aliran data antara
modul-modul dan karakteristik bahasa
pemrograman
• Pemetaan aliran data (DFD) yang masuk
ke suatu proses atau yang keluar
• Dirangkai dengan validasi dan algoritma
penanganan kesalahan
Desain Interface Pemakai
• User Interface Design, berkaitan dengan
studi terhadap manusia, juga terhadap isu-
isu teknologi
• Model desain, dari keseluruhan sistem
menggabungkan data, arsitektur,
interface, dan representasi prosedural dari
perangkat lunak
• Model pemakai, menggambarkan profil
para pemakai akhir dari sistem
• Persepsi sistem (user model), citra sistem
yang ada di kepala seorang pemakai
• Citra Sistem, merangkai manifestasi
bagian luar dari sistem berbasis komputer
(tampilan luar dan “rasa” interface),
dengan semua informasi yang mendukung
(buku, manual, video) yang
menggambarkan sintaksis dan semantik
sistem
Pedoman Desain Interface
• Interaksi Umum
– Konsisten (gunakan format yang konsisten)
– Respon Feedback
– Verifikasi
– Pembatalan proses/aksi (undo)
– Kurangi jumlah informasi yang harus diingat diantara aksi-aksi
– Usahakan efesiensi dalam dialog, gerakan dan pemikiran
(interaksi kontrol dari user)
– Anatisipasi kegagalan kesalahan yang menyebabkan kegagalan
sistem
– Katagorikan aktifitas menurut fungsi
– Sediakan fasilitas help
– Gunakan verbal aksi yang sederhana/frase verbal pendek utk
menamai perintah
• Tampilan Informasi
– Menampilkan hanya informasi yang relevan dengan konteks
yang ada
– Jangan membanjiri pemakai dengan data
– Gunakan label2 konsisten, penyingkatan standar, warna yg
dapat diprediksi
– Ijinkan pemakai untuk memelihara konteks visual
– Hailkan pesan kesalahan yang berarti
– Gunakan huruf besar dan kecil, identasi, dan pengelompokan
teks untuk membantu pemahanan
– Gunakan window untuk menggolongkan tipe-tipe informasi yang
berbeda
– Gunakan tampilan “analog” untuk merepresentasikan informasi
yang lebih mudah diasimilasikan
– Pertimbangkan ketersediaan geografis layar tampilan
• Input Data
– Minimalkan jumlah aksi input yang dibutuhkan dari pemakai
– Jagalah konsitensi di antara tampilan informasi dan input data
– Ijinkan pemakai mengkostumisasi input
– Interaksi harus fleksibel tetapi juga diatur ke mode input yang
disukai pemakai
– Non akatifkan perintah yang tidak sesuai di dalam konteks aksi
yang sedang berlangsung
– Biarkan pemakai mengontrol aliran interaktif
– Sediakan help untuk membantu semua aksi input
– Hilangkan input “mickey mouse”
DESAIN PROSEDURAL
• Tujuan : untuk menetapkan detail
algoritma yang akan dinyatakan dalam
suatu bahasa tertentu
• Desain prosedural dilakukan setelah
diselesaikannya perancangan desain data,
arsitektur, dan antar muka software.
Pemrograman Terstruktur
• Spesifikasi algoritma ini akan dibuat dalam
bentuk notasi terstruktur berupa sequence,
condition, dan repetition.
– sequence akan merupakan urutan langkah-
langkah proses yang diperlukan untuk suatu
operasi tertentu
– Condition memberikan pilihan untuk melakukan
proses-proses tertentu berdasarkan kondisi yang
terjadi dalam program
– repetition diperlukan untuk melakukan
pengulangan proses (looping)
Notasi Desain Grafis
Sequence If-then-else
Repeat-until
Do-while
Program Design Language (PDL)
• Bahasa inggris terstruktur / pseudocode
• Bahasa pasar yang menggunakan
kosakata dari suatu bahasa (ex. inggris)
dan keseluruhan sintaks dari bhs tertentu
(pemrograman terstruktur)
Sekian Terimakasih
Matur thank you
Related docs
Other docs by K4gzqRv
Get documents about "