Kisah Nabi Isa as

Document Sample
Kisah Nabi Isa as Powered By Docstoc
					    ‫ع ي سى‬
Isa (             ) merupakan seorang nabi yang penting dalam agama Islam. Dalam Kitab Suci
Al Qur'an, ia dipanggil Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Kata ini diperkirakan berasal dari
bahasa Aram, Eesho atau Eesaa. Yesus Kristus adalah nama yang umumnya dipakai umat
Kristen untuk menyebutnya, sedangkan orang Kristen Arab menyebutnya dengan Yasu' al-Masih

‫.)ي سوع ال م س يح‬
(

Narasi Qur'an tentang Isa dimulai dari kelahiran Maryam sebagai putri dari Imran, berlanjut
dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakariya, serta kelahiran Yahya. Kemudian Qur'an
menceritakan keajaiban kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa ayah.

        (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan
        kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang)
        daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan
        di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) (Qur'an surat Ali
        Imran ayat 45)

Cerita tentang Isa kemudian berlanjut dengan pengangkatannya sebagai utusan Allah, penolakan
oleh Bani Israil dan berakhir dengan pengangkatannya ke surga.

Kepercayaan dasar Islam tentang Isa
Beberapa kepercayaan yang dianut ummat Islam mengenai Isa antara lain :

       Silsilah nabi Isa tersambung kepada nabi Ibrahim melalui putranya Ishak
       Isa adalah salah satu nabi yang tergolong dalam ulul azmi, yakni nabi dan rasul yang
        memiliki kedudukan tinggi/istimewa bersama dengan (Muhammad, Ibrahim, Musa dan
        Nuh).
       Isa diutus untuk kaum bani Israil
       Isa bukanlah Tuhan maupun anak Tuhan, melainkan salah seorang manusia biasa yang
        diangkat menjadi nabi dan rasul sebagaimana juga setiap nabi lain yang diutus pada
        masing-masing kaum.
       Kelahiran Isa terjadi dengan ajaib, tanpa ayah biologis, atas kekuasaan Tuhan. Ibunya
        (Maryam) adalah dari golongan mereka yang suci dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
       Isa memiliki beberapa keajaiban atas kekuasaan Tuhan. Di samping kelahirannya, Ia
        mampu berbicara saat berumur hanya beberapa hari, Ia berbicara dan membela Ibunya
        dari tuduhan perzinaan. Dalam Qur'an juga diceritakan saat Ia menghidupkan orang yang
        sudah mati, menyembuhkan kebutaan dan lepra.
       Isa menerima wahyu dari Tuhan yakni Injil (merujuk pada Perjanjian Baru agama
        Kristen), namun versi yang dimiliki oleh umat Kristiani saat ini dipercayai telah berubah
        dari versi aslinya. Beberapa pendapat dalam Islam menyebutkan bahwa Injil Barnabas
        adalah versi Injil yang hampir akurat yang ada saat ini,dikarenakan ada sedikit perbedaan
        di Injil Barnabas dengan Al-qur'an.
       Isa tidaklah dibunuh maupun disalib, Tuhan membuatnya terlihat seperti itu untuk
        mengelabui musuh-musuhnya. Terdapat beberapa pendapat yang mengatakan bahwa
       salah seorang musuhnya diserupakan dengan dia, sedangkan Isa sendiri diangkat
       langsung ke surga dan musuhnya yang diserupakan tadi adalah orang yang disalib.
       Sementara pendapat lain (antara lain Ahmad Deedat) mengatakan bahwa Isa benar-benar
       disalib namun tidak hingga mati kemudian diangkat ke surga. Terdapat pula pendapat
       lain yang mengatakan bahwa yang disalib oleh tentara Roma bukan Isa melainkan Yudas
       Iskariot.
      Isa masih hidup dan berada di surga, suatu hari Ia akan datang kembali ke bumi untuk
       melawan Dajjal (atau Antikristus dalam agama kristen) dan merupakan salah satu tanda-
       tanda dekatnya hari kiamat.
      Isa bukan merupakan penebus dosa manusia, Islam menolak konsep dosa turunan dan
       menganut konsep bahwa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas
       perbuatannya sendiri.

Kelahiran
Kelahiran Isa yang ajaib, diceritakan dalam beberapa ayat dalam Al Qur'an. Dalam cerita Islam
disebutkan datangnya malaikat kepada Maryam mengabarkan bahwa ia akan segera melahirkan
seorang putra (lihat kembali ayat 45 surat Ali Imran pada bagian awal artikel). Maryam
kemudian terkejut dan menjawab kepada Malaikat itu bahwa Ia tidak pernah disentuh laki-laki.
Malaikat tersebut kemudian menjawab:

       Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan
       agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari
       Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (Qur'an surat Maryam
       ayat 21)
       ...Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata
       kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Qur'an surat Maryam ayat 35)

Beberapa ayat lain terkait dengan kelahiran Isa antara lain:

       Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam.
       Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah"
       (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran ayat 59)
       Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan
       ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan
       Allah) yang besar bagi semesta alam (Surat Al Anbiyaa' ayat 21)

Sebagai seorang nabi
Beberapa ayat dari Al Qur'an yang menegaskan tentang kenabian Isa antara lain:

      Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia
       menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana
       saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan
       (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak
       menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga
       dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada
       hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan
       perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak
       layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan
       sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Surat Maryam
       ayat 30-35)
      Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang
       kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa
       yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)
       ku". Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini
       adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara
       mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari
       yang pedih (kiamat). (Surat Az Zukhruf 63-65)
      Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu
       sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa
       memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli
       kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka
       berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Surat Al Maa'idah ayat 75)
      Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu
       mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain
       Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang
       bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau
       mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri
       Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak
       pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku
       (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku
       menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah
       Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha
       Menyaksikan atas segala sesuatu. (surat Al Maa'idah ayat 116-117)

Isa dan ruh kudus
Qur'an juga menceritakan perihal Isa yang diberikan kekuatan dengan ruh kudus oleh Tuhan.

      Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara
       mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah
       meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam
       beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah
       menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah
       rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi
       mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara
       mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan.
       Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Surat Al Baqarah ayat 253)
      (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku
       kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu
       dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan
       (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah
       pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan
       ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang
       sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang
       yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-
       Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup)
       dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan
       mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-
       keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain
       melainkan sihir yang nyata". (Al Maa'idah ayat 110)

Isa tidak dibunuh ataupun disalib
Al-Qur'an menerangkan dalam surat An Nisaa':157 bahwa Nabi Isa tidaklah dibunuh maupun
disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan
rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa as.(sebagian ulama berpendapat orang
yang diserupakan adalah muridnya yang berkhianat yang bernama Yudas Iskariot)

      dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra
       Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula)
       menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi
       mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa,
       benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai
       keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka,
       mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa' : 157)

Isa diselamatkan oleh Allah SWT dengan jalan diangkat ke
langit
Nabi Isa as. diselamatkan oleh Allah SWT. dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan
disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang
peristiwa penyelamatan ini.

      Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah
       Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa':158)

Mengacu kepada ayat yang sama, sebagian umat islam ada pula yang berpendapat bahwa Nabi
Isa as diselamatkan dari kematian di tiang salib, kemudian telah wafat sewajarnya manusia,
dengan demikian derajat beliau as telah ditinggikan oleh Allah swt dengan terhindar dari
kematian di tiang salib
Nabi Isa akan diturunkan kembali ke bumi
Nabi Isa as. sampai saat ini masih hidup dan hanya Allah SWT saja tahu keberadaanya. Dari
keterangan hadist Nabi Muhammad saw. diceritakan bahwa menjelang hari kiamat / akhir jaman
Nabi Isa akan di turunkan oleh Allah SWT dari langit ke bumi (The Second Coming dalam
versi Kristen).

Peristiwa itu tergambar dari hadist berikut :

      “Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan
       turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya,maka ketahuilah;bahwa ia adalah
       seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang,berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan
       turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah,kepalanya
       seakan-akan meneteskan air waulupun ia tidak basah”. (HR Abu Dawud)

      “Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara
       terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka
       berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia
       menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap
       sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini
       (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

      “Tiba-tiba Isa sudah berada diantara mereka dan dikumandangkanlah shalat,maka
       dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam shalat) wahai ruh Allah.” Ia
       menjawab:”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang
       mengimami shalat kamu”. (HR Muslim & Ahmad)

Hal pertama yang dilakukan Nabi Isa setelah turun dari langit adalah menuaikan shalat
sebagaimana yang dijelaskan oleh hadist-hadist di atas. Nabi Isa akan menjadi makmum dalam
shalat yang di imami oleh Imam Mahdi.

Adapun lokasi turunnya Nabi Isa dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam sebuah hadist berikut :

      “Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’(Al Mannaratul Baidha’) di Timur
       Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)


Kedatangan Nabi Isa akan didahului oleh kondisi dunia yang dipenuhi kedzaliman, kesengsaraan
& peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia, setelah itu kemunculan Imam
Mahdi yang akan menyelamatkan kaum muslimin, kemudian kemunculan dajjal yang akan
berusaha membunuh Imam Mahdi , setelah dajjal menyebarkan fitnahnya selama 40 hari , maka
Nabi Isa akan diturunkan dari langit untuk menumpas dajjal
Nabi Isa akan membunuh Dajjal
Turunnya nabi Isa ke bumi mempunyai misi menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan
membersihkan segala penyimpangan agama ,ia akan bekerjasama dengan Imam Mahdi
memberantas semua musuh-musuh Allah.

      Dikisahkan setelah Nabi Isa as. selesaikan menunaikan shalat, ia berkata : “Keluarlah
       kamu (pasukan kaum muslimin) semua bersama kami untuk menghadapi musuh Allah,
       yaitu dajjal.” Lalu mereka pun keluar, kemudian Ia (Isa) dilihat oleh dajjal silaknat yang
       baru saja mendakwa kepada manusia, bahwa ia adalah raja yang mendapat petunjuk dan
       pemimpin yang jenius serta bijaksana, bahkan mengaku sebagai Tuhan Yang Maha
       Tinggi. Begitu ‘Isa dilihat oleh dajjal, dajjal pun meleleh seperti garam yang meleleh di
       di air. Kemudian dajjal melarikan diri, akan tetapi ia dihadang oleh Isa di pintu kota Lud
       di Palestina. Sekiranya Isa membiarkan saja hal ini maka dajjal akan hancur seperti
       garam dalam air, akan tetapi Isa berkata kepadanya :”Sesungguhnya aku berhak untuk
       menghajar kamu dengan satu pukulan.” Lalu Isa as. menombak dan membunuhnya, maka
       Isa as. memperlihatkan kepada semua orang darah dajjal di tombaknya. Maka tahu dan
       sadarlah para pengikut dajjal dari kalangan Yahudi , bahwa dajjal bukanlah Allah. Jika
       benar apa yang didakwakan dajjal(dajjal mengaku sebagai tuhan) tentulah dajjal tidak
       akan dapat dibunuh oleh Nabi ‘Isa.

Nabi Isa akan menyelamatkan manusia dari fitnah Ya’juj
dan Ma’juj
Salah satu tugas besar beliau setelah membunuh dajjal adalah menyelamatkan ummat manusia
dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj (Gog dan Magog dalam versi Kristen).

      Dikisahkan, fitnah dan kejahatan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) sangat besar dan
       menyeluruh , tiada seorang manusiapun yang dapat mengatasinya, jumlah mereka pun
       sangat banyak sehingga kaum Muslimin akan menyalakan api selama 7 tahun untuk
       berlindung dari penyerangan mereka, para pemanah dan perisai mereka. (seperti yang
       diterangkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dari Nawwas)
      Maka saat mereka telah keluar (dari diding tembaga yang mengurung mereka sejak jaman
       raja Zulkarnain) maka Allah SWT berkata kepada Isa ibn Maryam: ”Sesungguhnya Aku
       telah mengeluarkan hamba-hamba(Ya’juj dan Ma’juj)yang tidak mampu diperangi oleh
       siapapun, maka hendaklah kamu mengasingkan hamba-hambaKu ke Thur (Thursina) ”
      Dan di Thur terkepunglah Nabiyullah ‘Isa beserta para sahabatnya, sehingga harga
       sebuah kepala sapi lebih mahal dari 100 dinar kamu hari ini.Kemudian Nabiyullah ‘Isa
       dan para sahabatnya ,menginginkan itu, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun
       dari tanah di bumi kecuali ia dipenuhi oleh bau anyir dan busuk mereka.Kemudian Nabi
       Isa dan sahabatnya meminta kelapangan kepada Allah SWT maka Allah mengutus seekor
       burung yang akan membawa mereka kemudian menurunkan mereka sesuai dengan
       kehendak Allah , kemudian Allah menurunkan air hujan yang tidak meninggalkan satu
       rumahpun dikota atau di kampung, maka Ia membasahi bumi sehingga menjadi seperti
       sumur yang penuh.” (HR. Ahmad,Muslim & Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam’am)
Catatatan dalam versi Kristen "orang-orang beriman akan diselamatkan dibawa ke awan"

Dahsyatnya fitnah Ya’juj dan Ma’juj digambarkan dalam sebuah hadist Rasulullah saw. sbb:

      "Dinding Ya'juj dan Majjuj akan terbuka, maka mereka akan menyerang semua manusia,
       sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Dan mereka turun dengan cepat dari
       seluruh tempat-tempat yang tinggi" (QS . Al Anbiyaa' : 96). Maka mereka akan
       menyerang manusia, sedangkan kaum Muslim akan berlarian dari mereka ke kota-kota
       dan benteng-benteng mereka, kemudian mereka mengambil binatang-binatang ternak
       bersama mereka. Sedangkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) meminum semua air di bumi,
       sehingga apabila sebahagian mereka melewati sebuah sungai maka merekapun
       meminum air sungai tersebut sampai kering dan ketika sebagian yang lain dari mereka
       melewati sungai yang sudah kering tersebut, maka mereka berkata: "Dulu di sini pernah
       ada air". Dan apabila tidak ada lagi manusia yang tersisa kecuali seorang saja di
       sebuah kota atau benteng, maka berkatalah salah seorang dari mereka: "Mereka-mereka
       penduduk bumi sudah kita habisi, maka yang tertinggal adalah penduduk langit",
       kemudian salah seorang dari mereka melemparkan tombaknya ke langit, dan tombak
       tersebut kembali dengan berlumur darah yang menunjukkan suatu bala dan fitnah. Maka
       tatkala rnereka sedang asyik berbuat demikian, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus
       ulat ke pundak mereka seperti ulat belalang yang keluar dari kuduknya, maka pada pagi
       harinya mereka pun mati dan tidak terdengar satu nafaspun. Setelah itu kaum Muslim
       berkata: "Apakah ada seorang laki-laki yang mau menjual dirinya untuk kami berani
       mati) untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh musuh kita ini?" maka majulah
       salah seorang dari mereka dengan perasaan (menganggap) bahwa ia telah mati,
       kemudian dia menemui bahwa mereka semua telah mati dalam keadaan sebagian mereka
       di atas sebagian yang lain (berhimpitan), maka laki-laki tersebut menyeru: "Wahai
       semua kaum Muslim bergembiralah kamu sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala
       sendiri sudah membinasakan musuhmu", maka mereka pun keluar dari kota-kota dan
       benteng-benteng dan melepaskan ternak-ternak mereka ke padang-padang rumput
       kemudian padang rumput tersebut dipenuhi oleh daging-daging binatang ternak, maka
       semua susu ternak tersebut gemuk (penuh) seperti tunas pohon yang paling bagus yang
       tidak pernah dipotong." (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ibn Hiban dan Hakim dari Abu Sa’id)

Nabi Isa akan menjadi pemimpin yang adil di akhir jaman
Menurut suatu riwayat Nabi Isa ,setelah turun dari langit akan menetap dibumi sampai wafatnya
selama 40 tahun. Ia akan memimpin dengan penuh keadilan , sebagaimana yang diceritakan
dalam hadist berikut :

      “Demi yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam hampir akan turun di
       tengah-tengah kamu sebagai pemimpin yang adil,maka ia akan menghancurkan
       salib,membunuh babi,menolak upeti,melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang
       mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala
       isinya” (HR. Bukhari,Muslim,Ahmad,Nasa’I,Ibn Majah dari Abi Hurairah)
Nabi Isa akan menunaikan Ibadah Haji
Diceritakan dalam sebuah hadist bahwa Nabi Isa akan melaksanakan haji.

      ”Demi Dzat yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam akan
       mengucapkan tahlil dengan berjalan kaki untuk melaksanakan haji atau umrah atau
       kedua-duanya dengan serentak”.(HR. Ahmad & Muslim dari Abi Hurairah)

Nabi Isa akan wafat
Janji Allah pasti berlaku pada semua hambanya, semua yang bernyawa pasti akan mati, begitu
pun Nabi Isa as. . Setelah menjadi pemimpin yang adil di akhir jaman, Allah SWT. akan
mewafatkan Nabi Isa. Hanya Allah SWT saja yang tahu kapan dan dimana Nabi Isa akan
diwafatkan. Setelah wafatnya Nabi Isa as. dunia kemudian akan mengalami kiamat. Wallahu
a’lamu bishowab.

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags: kisah, nabi
Stats:
views:81
posted:3/28/2012
language:Indonesian
pages:8
Sevtiandy Muhammad Sevtiandy Muhammad Mr. http://blogkopong.hol.es
About Jika belum kenal saya pendiam.. Jika sudah kenal saya ga bisa diam..