Besaran Listrik

					  Kelompok 3
Mempersembahkan:
Besaran-besaran listrik

      Disusun oleh:
   Charista lovapinka
   Denny Septiandi N
      Fitri Hardini
  Indah Putri Septiana
    Pratiwi Herlyani
     Syiffa Fauziah
    Winda Alamsari
       Zul khoyria

   Kelas XI IA 2
  SMA 90 JAKARTA
        1. Tegangan Listrik (V)
• Tinggi tegangan Listrik antara dua titik adalah
  beda potensial listrik antara dau titik
  tersebut. Sebagai contoh,jika titik A
  mempunyai potensial positif dan titik B
  mempunyai potensial negatif, maka antara
  titik A dan B terdapat tegangan listrik. Jadi
  tegangan antara titik A dan titik B ditulis VAB ,
  yang artinya beda/selisih potensial antara
  titik A(VA) dengan potensial titik B(VB).
• Tegangan dinotasikan dengan V.
    Pernyataan tersebut dapat ditulis
             dalam rumus:




•   Keterangan:
-   VAB      = Tegangan antara A dan B
-   VA       = Potensial pada titk A,dalam satuan volt
-   VB       = Potensial pada titk B,dalam satuan volt
Tinggi tegangan listrik dinyatakan dalam
  satuan volt (V). Turunan satuan yang
 sering digunakan adalah mili volt (mV),
   kilo volt (kV) dan mega volt (MV).
           2. Arus listrik (I)
• Arus listrik adalah aliran muatan listrik.
  Arus listrik mengalir karena adanya
  tegangan listrik. Arus listrik ditimbulkan
  karena adanya tegangan listrik. Tegangan
  listriklah yang menggerakkan elektron dan
  muatan listrik di dalam konduktor. Tanpa
  tegangan tidak akan ada arus listrik.
• Arah arus listrik di dalam konduktor
  mengalir dari kutub positif menuju kutub
  negatif, ini merupakan arah arus muatan
  positif. Sedangkan arah arus elektron
  mengalir dari kutub negatif menuju kutub
  positif ini merupakanarah arus muatan
  negatif.
Arah arus listrik dan arus
        elektron
• Kuat arus listrik menyatakan banyaknya
  muatan listrik yang mengalir setiap detik.
• Kuat arus listrik dinotasikan dengan I dan
  muatan listrik dinotasikan dengan Q,
  sedangkan waktu dinotasikan dengan t.
  Sehingga kuat arus dapat ditulis dengan
  rumus:
• Besar kuat arus listrik dinyatakan
  dalam satuan ampere (A). Turunan
  satuan yang sering digunakan adalah
  mili ampere (mA) dan kilo Ampere
  (kA).
       3. Daya listrik (P)



• Daya listrik adalah besarnya energi listrik
  yang digunakan setiap satuan waktu.besarnya
  daya listrik yang digunakan dalam sebuah alat
  listrik dapat dihitung menggunakan rumus:
• Keterangan:
- P = Daya listrik
- V = tegangan listrik dalam satuan volt
- I = kuat arus listrik dalam satuan ampere
• Besar daya listrik dinyatakan dalam satuan
  watt (W). Turunan satuan yang sering
  digunakan adalah mili watt (mW). Kilo watt
  (kW), dan mega watt (MW).
• Sebagai contoh besaran
  daya listrik yang
  dibutuhkan oleh alat
  listrik 40 watt adalah
  daya listrik yang
  digunakkan untuk
  menyalakan bohlam
  tersebut, 220 volt
  adalah menunjukkan
  bahwa lampu bohlam
  mampu dinyalakan pada
  listrik palaing tinggi
  sebesar 220 volt.
      Terima kasih
Atas perhatiannya semoga dapat
          bermanfaat.

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags: besaran, listrik
Stats:
views:135
posted:3/28/2012
language:
pages:13
Sevtiandy Muhammad Sevtiandy Muhammad Mr. http://blogkopong.hol.es
About Jika belum kenal saya pendiam.. Jika sudah kenal saya ga bisa diam..