RANGKUMAN DISKUSI XULKARNAIN-MISIONARIS KRISTEN DAA

Document Sample
RANGKUMAN DISKUSI XULKARNAIN-MISIONARIS KRISTEN DAA Powered By Docstoc
					Assalamualaikum Wr.Wb

Dibawah ini adalah sebagian dari diskusi dan komentar saya (Xulkarnain) yang masih sempat
saya recovery di FB Misionaris DAA (Diskusi Antar Agama). Rangkuman ini hanya sekitar 60%
dari seluruh tulisan yang dapat saya selamatkan, sedangkan 40% sisanya, sudah tidak mungkin
lagi terselamatkan karena sudah dihilangkan oleh Misionaris DAA , baik secara langsung pada
saat saya kirim komentar disana maupun diakhir sesi dimana saya diblokir aecara total untuk
selamanya oleh mereka.

Mudah-mudahan tulisan ini masih bermamfaat bagi neter islam yang terus berjuang
menegakkan kebenaran ayat-ayat Allah SWT di dalam Al qur’an.




      Diskusi Antar Agama Benarkah perbuatan-perbuatan yang kita lakukan dapat
menjamin keselamatan kita ???




       Sungguhkah Sholat Tahajud Membawa Orang Masuk Sorga?

       www.isadanislam.com

       Dialog Agama - Isa dan Islam

       Share · September 2, 2011 at 10:26am ·



       Diskusi Antar Agama @XA : Pertanyaannya seberapa banyak kebaikan yang diperlukan
untuk dapat masuk sorga? Apakah setelah melakukan kebaikan anda yakin masuk sorga? Dari
mana anda tahu kalau kebaikan yang anda lakukan diterima Allah? jangan berprasangka, kitab
anda memberi peringatan mengenai hal itu, baca Qs 18:103-104.

Sampai seberapa bisa dikatakan cukup? Ingat Allah itu Mahasuci, sehingga kita hanya bisa
diterima oleh-Nya apabila kita benar-benar suci. Menurut anda adakah orang yang benar-benar
suci?
        Xulkarnain Alex @DAA, anda bertanya [“Pertanyaannya seberapa banyak kebaikan
yang diperlukan untuk dapat masuk sorga?” .]

Tentu anda mengira bahwa di dalam ajaran islam, orang harus mengumpulkan sejumlah
tertentu amal kebaikan, kalau sudah cukup baru bisa masuk sorga. Sementara bagi ajaran anda
tidak perlu mengumpulkan jumlah amal baik, karena cukup satu saja , yaitu dengan mengakui
Yesus = Tuhan , maka anda langsung dapat tiket sorga.

Kalau anda berkesimpulan begitu , maka kesimpulan anda sangat sullit diterima akal budi,
mengada-ada dan opini yang dipaksakan. Menurut AL Qur’an, semua manusia akan masuk
sorga kalau timbangan kebaikannya lebih berat/banyak dari pada dosa-dosa/kejahatannya.
(Baca surat Al A’raaf ayat 9). Manusia itu harus lebih banyak beramal yang baik dan berusaha
menutupi/mengurangi kesalahannya dg amalannya itu.

Di dalam diri manusia sudah tertanam nurani yang baik tetapi ada juga ada nafsu yg cendrung
berbuat negative/jahat. Diri kita terletak antara malaikat (tidak bernafsu) dengan hewan ( yg
hny punya nafsu). Ketentuan QS 7:9 ini bersifat global, berlaku untuk seluruh manusia. Inilah
yang disebut dengan hukum keadilan dan bijaksana yang penuh kasih, tidak membeda-bedakan
siapapun (siapa yang salah harus dihukum dan siapa yang berbuat baik harus diberi
imbalan/jasa/penghargaan). Inilah yang disebut hukum Universal. Dimanapun, Hukum harus
memiliki “prisip keadilan” dan “persamaan haq” dan harus dapat diterima sesuai dg akal-budi
manusia.

Kemudian anda bertanya lagi “Apakah setelah melakukan kebaikan anda yakin masuk sorga” .

Sebelum kita yakin, yakini dulu sorga itu /neraka itu ada atau tidak? Kalau kita yakin, lalu kita
gunakan logika dan hati nurani kita untuk menilai bagaimana kitab-kitab agama menjelaskan
keadilan Tuhan di akhirat nanti. Apakah Anda yakin kalau Allah itu Maha adil, maha kasih dan
tidak akan membeda-bedakan siapapun berdasarkan agama atau bangsa ?.

Kalau Allah itu maha adil tentu Dia dapat membedakan manusia baik dengan manusia jahat,
antara si penggosip dg yg berkata jujur, dan Dia tentu lebih mengetahui siapa saja yang terbaik
diantara manusia. Tidak mungkin orang yang selalu melakukan kebaikan sama hadiahnya
dengan orang yg berpangku tangan, tidak mungkin pencuri ayam sama hukumannya dengan
kuruptor yang menguras pajak rakyat, tidak mungkin orang yg benar ilmunya sama dengan
orang bodoh yg tidak mampu menggunakan akal -budinya.
Kalau Allah itu Esa, tidak mungkin Dia akan menciptakan Tuhan lain yang sama dengan diriNYa.
Tidak masuk logika kalau hanya percaya Yesus adalah jelmaan Tuhan lalu kita pasti masuk sorga
tanpa perhitungan lainnya yg lebih adil dan logis.

Apakah anda dulunya seorang bekas penjahat kelas kakap? Sehingga anda ingin masuk sorga
dengan cara instan dan mudah? Tidakkah anda mampu menggunakan logika terbaik anda?
Kalau anda masih tetap tidak mau menggunakan logika anda, maka tolong anda kemukakan
satu dalil saja yang benar-2 berasal dari Yesus yang mengatakan bahwa “Aku (Yesus) adalah
Tuhan dan bagi yang percaya, dia pasti masuk sorga “. Kalau tidak ada, janganlah berbuat
gossip dan beropini yang keterlaluan tentang Allah, itu hanyalah opini yang digali oleh orang-
orang sesat.

Tentu saja anda mengetahui kapan Yesus dinobatkan menjadi Allah oleh umat nasrani di zaman
Romawi, bukan? Apakah ketika Yesus masih hidup atau setelah dia disalib?

Jadi anda jangan membohongi kami dengan sejarah itu , atau mungkin juga anda telah
dibohongi selama ini. Kalau anda masih tetap juga yakin masuk sorga karena kepercayaan yang
tidak masuk akal itu, maka bersegeralah anda untuk mati, berdo’lah supaya anda segera mati
karena sorga sudah menunggu anda, atau sebaiknya anda bunuh diri saja, supaya anda dapat
mengirim SMS kepada kami ke bumi tentang keberhasilan anda mendapatkan sorga.

Kemudian anda bertanya lagi [“Dari mana anda tahu kalau kebaikan yang anda lakukan diterima
Allah? ] Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, ada yang perlu kita luruskan. Kalau anda
yakin bahwa Allah itu adalah Sosok yang Maha Kasih atau Maha penyayang , maka apakah dia
akan mengabaikan nilai kebaikan yang dilakukan seseorang? Buat apa kita menyakini bahwa Dia
adalah sosok yang penuh kasih, kalau Dia tidak bisa menerima sesuatu yang mempunyai nilai
kasih (perbuatan baik) yang dilakukan oleh domba-dombanya (hambanya)?

Apakah Allah begitu bodohnya (tidak bisa berhitung) , sehingga Dia hanya mampu menilai
ucapan dan keyakinan dombanya saja , tanpa memperhitungkan bukti ucapan orang itu?

Apakah Allah tidak mampu membuat sistim kalkulasi yang baik untuk membuat peringkat siapa
yang terbaik diantara domba-dombanya? Kalau hanya sampai disitu kemampuan Allah, lalu
bagaimana kita mengharapkan keadilan kepada Allah. Buat apa Allah mengiming-imingi kita
dengan kenikmatan sorga , kalau Dia tidak lebih baik dari keadilan dan sifat kasih yang ada
dalam diri manusia sendiri?

Manusia/Raja/Presiden masih dapat memberikan reward atau penghargan kepada rakyat yang
berhasil berbuat baik di dalam masyarakat, lalu kenapa Allah tidak lebih baik dari pada sistim
keadilan dan kasih sayang yang dibuat oleh manusia? Jadi tanpa mencari-cari dalilpun, maka
dengan logika kita saja , kita sudah dapat meyakini bahwa Allah ini pasti menerima nilai
kebaikan yang kita tanam di Bumi ini (Kalau Allah itu maha Adil, maha pintar dan maha Kasih).
Kalau Allah tidak dapat menerima nilai kebaikan yang telah kita perbuat , maka lebih baik kita
berbuat sekehendak kemauan kita, kita tidak perlu mempertimbangkan apakah Tuhah
menerima kerbaikan atau tidak, sebab kita sendiri lebih mengetahui apa yang terbaik untuk diri
kita sendiri, dan akhirnya orang akan berkesimpulan bahwa Tuhan itu tidak ada dan tidak perlu
berbuat baik kepadaNYa.

Jadi jalan pikiran anda belum sampai kepada bagaimana Allah memperhitungkan keadilan dan
kasih sayangNYa diakhirat nanti dengan teliti, keyakinan anda baru sampai setengah perjalanan
menuju sorga,karena anda tidak mau berbuat amal kebaikan untuk kesejahteraan umat. Sebab
anda mengira bahwa nilai kebaikan itu tidak perlu bagi anda. Walaupun anda bukan seorang
ateis, tetapi jalan pikiran anda telah menuju ke arah ateis. Itu jawaban saya.

Kemudian anda menulis [“jangan berprasangka, kitab anda memberi peringatan mengenai hal
itu, baca Qs 18:103-104.”] . Diatas saya sudah mengemukakan banyak alsaan yang logis
menurut pemikiran saya, karena saya tidak mau dianggab sebagai binatang atau ular beludak
yang mau dibodohi oleh siapapun. Jadi jelas bahwa saya tidak berprasangka, bahkan saya
berbaik sangka kepada hukum Allah.

Nah sekarang saya akan coba bahas dengan logika dan hati nurani manusia yang paling dalam
dan adil, tentang makna ayat al qur’an yang anda sodorkan itu.

 “Surat AL Kahfi ayat 103 berbunyi “Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu
           tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"(QS 18:103). “

Pertanyaannya ; apakah yang dimaksud dengan merugi ? dimanakah dia merugi (di dunia atau
di akhirat?)? bagaimanakah bentuk kerugian itu?

Untuk mengetahui jawabannya, mari kita ikuti ayat berikutnya.

Ayat 104 berbunyi ;

 “Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan
          mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya (QS 18:104)”.

Jadi yang dimaksud dengan merugi didalam ayat 103 adalah kerugian di akhirat karena hasil
perbuatan baiknya selama di dunia tidak dikalkulasi oleh Allah atau tidak dijadikan bahan
pertimbangan sebagai pahala/nilai untuk masuk sorga.

Jadi “merugi “ yang dimaksud pada ayat 103 adalah sistim perhitungan Tuhan dalam menilai
jumlah amalan yang diperbuat seseorang, yaitu mengalami habis untuk membayar utang
karena banyak dosa yang telah dia lakukan dulunya.
Kemudian pada ayat 104, diperjelas lagi bahwa “merugi “ itu adalah “kesia-siaan”. Artinya nilai
amal kebaikannya andala “nol” atau “sia-sia”.

Jadi kalau nilai amalan adalah “nol” , maka pertanyaannya adalah bagaimana dengan nilai
kejahatannya? Kalau orang itu tidak pernah melakukan kejahatan , tentu nilai akan “nol” juga,
tetapi mustahil manusia tidak pernah salah/berbuat kesalahan. Artinya timbangannya lebih
berat kepada kejahatan, maka masuk nerakalah dia. Merugilah dia di akhirat. Jadi kata kunci
“merugi” sudah terjawab.

Jadi kalau anda mengemukan ayat ini, maka saya pribadi bertambah yakin bahwa Allah akan
memperhitungkan semua amalan baik saya, dan Allah benar-benar telah merancang sistim
keadilan yang akan ditegakkan di akhirat nanti. Jadi tidak benar kalau Allah membiarkan /tidak
memperhitungkan amal baik yang telah kita lakukan sebelumnya.

Pertanyaan selanjutnya adalah “apakah orang-orang itu benar-benar merugi? Kenapa dia
merugi? Apakah orang itu telah melakukan kejahatan? Bagaimana bentuk kejahatannya ,
sehingga amalan baiknya tidak dipertimbangkan sama sekali?

Nah , untuk menjawabnya ,marilah kita ikuti penjelasan ayat berikutnya yang berbunyi;

 “Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap)
     perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak
   mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.(QS 108:105)”.

Pertanyaan yang harus dijawab dulu adalah ; apakah yang dimaksud dengan “kafir “ pada ayat
diatas? Siapakah yang dimaksud “kafir” oleh ayat diatas?

Setelah saya mencari kata-kata kafir di dalam ayat-ayat al qur’an, ternyata kata “kafir” tidak
ditujukan secara specifik kepada umat non silam (Kristen, budha, hindu atau yahudi). Tetapi
kata “kafir” ditujukan kepada umat manusia secara umum. Tidak memandang apakah dia
Muslim, Kristen ,yahudi, ateis atau non islam lainnya.

Bahkan kata “islam” itu berarti “Tunduk dan patuh” . Ternyata makna “kafir “ itu adalah
“menentang kebenaran logikanya sendiri” , menyampaikan kebohongan dengan logika yang
tidak benar, orang yang selalu berbuat kejahatan, orang yang menentang ayat-ayat Allah
dengan cara berbohong, orang yang selalu berbuat kelicikan dan rencana keji.

Artinya kata “kafir” menggambarkan tentang prilaku orang-orang jahat/orang fasik, baik orang
itu islam, Kristen, yahudi atau non islam lainnya.

Kemudian apa yang dimaksud dengan kata “ayat ayatNYa itu? Apakah kata “ayat-ayat” hanya
sekedar tulisan yang tertera di dalam al qur’an saja? Ternyata setelah saya membaca al qur’an,
makna kata “ayat-ayatNYa” adalah seluruh tanda-tanda, bukti-bukti yang masuk akal, alasan-
lasan logis yang disampaikan oleh Allah, baik yang tertulis di dalam Al qur’an maupun bukti
bukti hasil penciptaanNYa di langit /angkasa luas dan seluruh bumi.

Nah kriteria orang-orang jahat inilah yang dimaksud “merugi” oleh ayat diatas. Karena dia tidak
percaya dengan hari akhirat (pertemuan dengan tuhannya) untuk mempertanggung-jawabkan
perbuatannya jahatnya. Kemudian di akhir ayat tertulis “dan Kami tidak mengadakan suatu
penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat”. Artinya bahwa sistim penilain terhadap
amalan itu benar-benar telah dirancang oleh Hakim Agung (Allah), dengan ketentuan bahwa
bagi orang yang selalu berbuat kejahatan , menentang kebenaran dengan cara bohong
(menustakan ayat-ayatNYa) , membuat rencana keji untuk kejahatannya, maka orang itulah
yang “merugi” alias tidak masuk surga.

Jadi bagi saya, ketentuan surat al kahfi ayat 103 -104 dari merupakan alasan logis yang dapat
diterima oleh hati nurani dan akal sehat.

Semoga pencerahan saya ini bermamfaat bagi orang mau menggunakan hati nurani dan akal
sehatnya .




        Diskusi Antar Agama @XA: Penjelasan mengenai Alkitab silakan membaca di url ini
http://www.isadanislam.com/tanya--jawab/alkitab Pertanyaan anda: ' Kalau benar bahwa Allah
turun menjadi Yesus untuk menyelamatkan dosa manusia, lalu siapa Tuhan sebelum yesu...s
hadir kedunia? Kalau Tuhan itu mati di tiang salib, lalu kenapa Yesus hilang lenyap hingga
sekarang?' Injil, Rasul Yohanes1:1 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama
dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yang dimaksud dengan 'pada mulanya' yaitu Isa Al-
Masih sebelum menjadi manusia, keberadaan-Nya sebagai Firman. Lalu ayat 14 "Firman itu
telah menjadi manusia". Kemudian perhatikan ayat 1," Firman itu adalah Allah", jadi Firman
atau Allah itulah yang menjadi manusia. Yang mati bukan Tuhan, tetapi tubuh jasmani yang
dikenakan. Isa Al-Masih tidak hilang lenyap. Tetapi Dia bangkit kembali dan sekarang berada di
sorga untuk menyediakan tempat bagi kita. "Sebab Aku (Isa Al-Masih) pergi ke situ (sorga)

untuk menyediakan tempat bagimu." (Injil, Rasul Yohanes 14:2). Demikian juga kitab anda
menyatakan bahwa Isa Al-Masih masih hidup dan sekarang di sorga.See More
         Xulkarnain Alex @DAA Pertama tama saya menyampaikan rasa kesedihan saya dan
ikut prihatin yang sedalam-dalamnya terhadap pemboman gereja di solo. Dari lubuk hati saya
yang paling dalam , saya mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan oleh orang yang tidak
berprikemanusian itu, mereka itu adalah orang-orang yang tidak beragama dengan benar,
mereka adalah musuh agama, Semoga Allah membalasi mereka dengan azab yang setimpal
dan melaknati mereka itu. Amien

 DAA, saya sudah baca tulisan di situs www.isadanislam anda itu, semua analisa anda disana
menunjukan ketidak mampuan anda dalam manganalisa dan juga metode yang tidak adil untuk
membenarkan opini anda. Anda mengangap bahwa kesimpulan anda adalah yang paling benar,
kemudian anda mengambil ayat-ayat al qur’an untuk memaksakan opini anda, padahal anda
tidak mengerti sama sekali dengan maksud ayat tersebut, lalu anda membengkokkan ayat itu
untuk mencari celah agar keingian anda tercapai. Tetapi kalau ayat al quran tersebut
bertentangan dengan kesimpulan anda maka anda menjelak-jelekan ayat-ayat tersebut. Anda
benar-benar tidak adil dan curang dalam beropioni.

Yang lebih menyedihkan lagi, anda mengajak orang untuk masuk berdiskusi di dalam situs anda
dengan aturan yang anda buat-buat untuk mengamankan keuntungan anda. Anda membatasi
jumlah kata tidak lebih dari 100 karakter, anda juga membatasi tidak boleh masuk lebih dari
satu kolom , sehingga orang tidak dapat menyampaikan alasan yang masuk akal untuk
menyampaikan bahan debatnya, bahkan anda dapat menolak (delete) komentar yang tidak
anda suka menurut ketentuan anda. Makanya saya malas ikut berdiskusi dengan anda disana ,
karena kecurangan anda disana.

Anda ini benar-benar jago kandang , beraninya hanya dirumah sendiri. Mungkin juga tulisan
anda itu didapatkan dari copy paste yang anda ambil begitu saja dari tayangan interner lain,
seolah-olah anda yang menulisnya. Mungkin anda tidak punya kemampuan untuk mentransfer
pemikiran anda dari situs itu ke dalam Fb ini, agar saya bisa berkomentar lebih dalam dan
berdikusi dengan bebas dan baik-baik dengan anda.

Sepertinya anda adalah suruhan dari seseorang /kelompok yang berada dibelakang punggung
anda, sepertinya anda akan mendapat bayar tertentu dengan dakwah anda itu. Setiap saya
mengajukan pertanyaan dasar , anda tidak mampu menjawabnya dengan baik, kemudian anda
memberikan link di situs rumah anda supaya saya membacanya, ini buktinya bahwa anda tidak
mampu menjelaskan tulisan anda dengan baik di FB ini, ini buktinya bahwa tulisan di situs itu
bukan hasil karya anda. Anda tidak lebih dari seorang pecundang yang tidak mengerti apa-apa.
        Diskusi Antar Agama @XA:Pertanyaan anda: ' Kalau benar bahwa Allah turun menjadi
Yesus untuk menyelamatkan dosa manusia, lalu siapa Tuhan sebelum yesus hadir kedunia?
Kalau Tuhan itu mati di tiang salib, lalu kenapa Yesus hilang lenyap hingga sekarang?' Inji...l,
Rasul Yohanes1:1 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan
Firman itu adalah Allah.




        Xulkarnain Alex @DAA Baiklah DAA, akan saya ikuti pola berpikir anda, dimana anda
berasumsi bahwa kalimat “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan
Allah dan Firman itu adalah Allah” , kata “pada mulanya anda ubah menajadi kata “ Isa
Almasih” sehingga kalimat itu merubah dengan sendirinya menjadi “ Isa Al Masih= Firman”.
Kemudian kalimat “ Firman itu bersama-sama dengan Allah” anda gabung bersama kalimat
“"Firman itu adalah Allah" sehingga secara keseluruhan kalimat itu akan menjadi sebuah
persamaan matematika yaitu ;

( Isa Almasih= Firman=Allah).

Saya akan mencoba membahas menurut pemikiran logis saya terhadap kesimpulan dari
persamaan matematika anda itu. Coba perhatikan kalimat “Firman itu bersama-sama dengan
Allah” terdapat kata-kata “bersama-sama”.

Pertanyaannya ; apakah artinya kalimat “bersama-sama ?”. kenapa anda berpikir bahwa kata
“bersama-sama” mempunyai arti “sama dengan”. Apakah anda mengerti bahasa Indonesia?
Padahal kalimat “bersama-sama “ menunjukkan 2 unsur atau lebih , ini berarti bahwa Firman
dan Allah itu mempunyai makna /pengertian yang berbeda.

Artinya bahwa kalimat kalimat ““Firman itu bersama-sama dengan Allah” dapat dibalik menjadi
“ Allah itu bersama-sama dengan Firman” . Sedangkan kalimat “Firman itu adalah Allah “ tidak
dapat dibalik menjadi “Allah itu adalah Firman”, karena kalimat “Firman adalah Allah”
mengandung hakikat yang mempunyai makna yang berbeda atau unsur yang berbeda. Tetapi
anda menyimpulkan bahwa ;

Isa Almasih =Firman=Allah.

Jadi kesimpulan anda ini, benar-benar tidak logis. Rupanya anda baru belajar persamaan
matematika ya?.
Nah kemudian coba anda selesaikan persamaan matematika berikut; ( x + 1 + 1 = 3) berapa
nilai X di dalam persamaan tersebut ?. Maka semua orang juga mengetahui bahwa nilai X = 1 ,
anak SD juga tahu. Persamaan diatas dapat ditulis menjadai ; (1+1+1 = 3). Tetapi hukum
persamaan ini tidak dapat diterapkan pada kesimpulan anda diatas, karena hasilnya akan
menjadi (1 +1+1 = 1). Ini logika ngawur yang tidak bisa dimengerti oleh orang dewasa normal.

Tentu saja anda akan membantah bahwa persamaan itu tidak berlaku bagi orang yang sama.
Pertanyaan saya, kenapa anda hanya menggunakan satu ayat ini saja untuk membenarkan
kesimpulan anda ? Apakah anda masih percaya dan yakin kepada kebenaran ayat-ayat lainnya
di dalam “Kitab perjanjian baru” yang anda miliki?.

Kalau saya sodorkan ayat yang ada di dalam kitab perjanjian lama, tentu anda akan
menolaknya, karena anda menganggap bahwa kitab perjanjian lama sudah tidak berlaku lagi
(begitu pernyataan anda yang sering anda tulis di dalam situs anda). Tetapi saya tidak akan
menggunakan ayat dari perjanjian lama. Kali ini saya akan menyampaikan beberapa ayat dari
perjanjian baru yang menunjukan bahwa Yesus (Isa Almasih) tidak sama dengan Allah;

  "Sekarang aku pergi kapada Dia yang telah mengutus aku,dan tiada seorang pun di antara
          kamu yang bertanya kepadaku: Ke mana engkau pergi?" (Yohanes 16:5).

Coba anda cerna kalimat “Dia yang telah mengutus aku”. Dapatkah kalimat ini dibalik menjadi “
Aku yang telah mengutus Dia?”. Kalau kalimat ini dapat dibalik, maka tentu kalimat teresebut
bermakna jadi “ Aku = Dia “ . Tetapi kalimat tersebut diatas tentu tidak dapat dibalik . Dan ini
berarti bahwa kata “Dia” lebih berkuasa dari pada kata “Aku”. Artinya “ Aku (Yesus) merupakan
unsur yang disuruh/diutus oleh Dia (Allah).
Kesimpulannya bahwa Yesus tidak sama dengan Allah.

Kemudian diperkuat lagi oleh keterangan ayat berikut;

  “ Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa
  yang aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti kehendakku sendiri,
               melainkan kehendak Dia yang mengutus aku." (Yohanes 5:30)”.

Coba anda cerna kalimat “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”. Apa menurut
anda kata “Aku” sama dengan “Allah ?”. Kalau kata “ Aku” pada kalimat diatas sama dengan
“Allah” maka kalimat tersebut menjadi “Allah tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”.
Kemudian bersediakan Apakah anda memasukan kata “Yesus (Isa Almasih)” kedalam kata “Aku”
di dalam kalimat “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”?, sehingga kalimat ini
menjadi “Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”.
Tentu saja anda akan diam seribu bahasa atau mengalihkan topik ke masaalah yang lain lagi,
karena anda tidak mampu mencernanya. Ya kan? Terbukti bahwa Anda telah mendustakan diri
anda sendiri, kemudian anda menyampaikan kebohongan itu kepada orang-orang yang dapat
anda kelabui. Terbukti bahwa anda tidak menggunakan logika anda dengan benar.
Penyebabnya adalah karena keingian/syahwat anda telah menutup logika berpikir anda,
sehingga anda sama saja dengan bebek (pengikut) yang tidak mampu lagi berpikir logis. Anda
benar-benar licik dalam berdakwah. Apakah ini yang anda disebut dengan ajaran kasih itu?
Apakah ini yang ada sebut “Berita kebenaran di dalam ajaran Kristen?.

Sekarang akan saya coba menilai kebenaran ayat Yohanes 1:1 ini , ditinjau dari bahasa aslinya
(Gerika).

“Pada mulanya adalah Firman” berasal dari kata “En arkhe en ho logos”.
Sedangkan kalimat Firman itu bersama-sama dengan Allah” berasal dari kata “Kai ho logos en
pros ton theos”.
Disini kata “theos (Tuhan/Allah)” disanding dengan kata sandang “ton”.
Secara tata bahasa, apabila sebuah kata subjek disanding dengan “kata sandang (ton)”, berarti
kata theos mengacu kepada satu hal yang pasti. Sama seperti kata “the” dalam bahasa Inggris.
Kemudian pada kalimat berikutnya “Dan Firman itu adalah Allah “ berasal dari kata
“Kai theos en ho logos “.
 Coba anda perhatikan , disini kata kata “theos” tidak digandeng dengan kata sandang “ ton” .
Kata sandang cenderung sering sebagai “kata sifat”.
Jadi gadungan kata “ton theos” [objek dengan kata sandang] berarti ‘Sang Allah’, sedangkan
theos [tanpa kata sandang] berarti ‘sifat ilahi’. Seperti istilah “si hitam” tidak sama dengan
“hitam”, begitu juga “ton theos” berbeda maknanya dengan kata “theos” saja. Yang pertama
adalah kata benda, yang kedua adalah kata sifat.
Jadi seharusnya terjemahan yang idealnya adalah;

   “Pada mulanya Firman, Sang Firman bersama-sama dengan Sang Allah Dan Sang Firman
                                 bersifat ilahi [theos] “.

Jadi dengan cara apapun anda membohongi kami, maka akan ketahuan kebohongan anda.
Kebohongan itu hanya dapat diteggakkan dengan kebohongan juga, sehinga akan berbarislah
ribuan kebohongan dibelakangnya. Sedang Kebenaran itu tidak akan dapat diruntuhkan oleh
kebohongan.
Kalau kebohongan itu ditenggakan dengan kebenaran maka nanti akan runtuhlah kehongan itu.
Maka oleh sebab itu janganlah anda berbohong atau menyampaikan informasi bohongan
(berita gossip yang belum diyakini benar), karena anda akan terus melakukan kebohongan
tanpa henti, sehingga kebohongan itu akan melilit diri anda sendiri. Akhirnya anda akan
menjadi pendosa.

Kemudian anda menulis “Tetapi Dia bangkit kembali dan sekarang berada di sorga untuk
menyediakan tempat bagi kita.” Untuk memperkuat opini itu anda mengambil ayat al qur’an
dengan menulis “Demikian juga kitab anda menyatakan bahwa Isa Al-Masih masih hidup
sekarang berada di sorga” . Tentu saja yang anda maksudkan adalah surat Marya ayat 33 yang
berbunyi ;

 “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku
      meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (qs Maryam 19:33)”

Baiklah saya akan bahas ayat ini .
Disini jelas dikatakan bahwa Isa ALmasih itu dilahirkan, artinya Isa Almasih adalah sosok
manusia normal yang dilahirkan oleh ibunya. Isa Almasih bukan anak Tuhan karena Isa Almasih
mempunyai Ibu yang hamil dan bisa melahirkanya anaknya.
Kemudian diikuti dengan kalimat : pada hari aku meninggal” (‫ْ م‬
                                                            َ          َ ‫ = و‬dan pada hari/saat
                                                                         َ
‫ = أَ ُ ت‬mati/meninggal/kematian (aku)], ini berarti bahwa Isa juga mengalami
ُ                                                                                         kematian
sebagaimana layaknya manusia lainnya karena nyawanya dicabut /diambil oleh Allah.
Kemudian dilanjutkan lagi oleh kalimat “ (‫ْ م‬
                                          َ      َ ‫ = و‬dan juga pada saat/hari , ُ َ ْ ُ ‫= أ‬
                                                   َ
dikumpulkan/dibangkitkan ,    ًّ َ   = untuk hidup kembali (diakhirat)).
Kalimat ini berarti bahwa Isa ALmasih sama statusnya dengan umat manusia lainnya yang akan
dkumpulkan/dibangkitkan di hari kiamat nanti oleh Allah. Saat ini tentu Isa Almasih sudah
meninggal dan pada hari kiamat nanti dia akan dibangkitkan atau dikumpulkan bersama-sama
manusia lainnya untuk menghadapi pengadilan agung yang dipimpin oleh Allah. Tetapi kenapa
anda mengatakan bahwa Isa ALmasih , sekarang sudah ada di sorga ? itu hanya asumsi/opini
anda saja. Coba anda tunjukan satu saja ayat al Qur’an yang mengatakan bahwa Isa Almasih
saat ini sedang menunggu umatnya di sorga. Kalau anda tidak ada, maka janganlah anda
berangan-angan dan mengatakan berita bohong. Sekali lagi terbukti bahwa anda adalah tukang
tipu dan curang dalam berdakwah.
          Diskusi Antar Agama Tidak perlu bingung tentang ada orang yang dosanya lebih banyak
dan ada yang dosanya sedikit. Yang pasti, setiap dosa ---banyak atau sedikit--- memisahkan
manusia dari Allah, dan dosa harus dihukum! Isa Al-Masih memberikan kepada pengikutNya
janji yang indah. Allah tidak 'menimbang' dosa, tetapi Ia menghapus dan mengampuni dosa.
Pengikut Isa Al-Masih, termasuk saya, mengenai keselamatan tidak mengandalkan amal baik
tetapi bersandar sepenuhnya kepada pengorbanan Isa Al-Masih yang sempurna. Kami
mengandalkan dan percaya akan, "Dia yang tidak mengenal dosa, dan yang dibuat dosa ganti
kita..." (Injil, II Korintus 5:21).

Kepada para pengikutNya Isa Al-Masih berjanji, "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada
Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian,
tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat
bagimu...supaya di tempat di mana Aku berada, kamu-pun berada” (Injil, Rasul Yohanes 14:1-3).
Baca juga Injil, Yohanes 10:28 bahwa yang percaya kepada Isa Al-Masih diberi hidup kekal
(masuk sorga).




       Xulkarnain Alex @DAA, anda bertanya “: Dengan yang sudah anda lakukan baik
amal/kebaikan dan kesalahan/kejahatan, apakah anda pernah mendapatkan keyakinan
keselamatan (masuk sorga)?”.

Jawaban saya , sebenarnya saya sudah menerangkan dengan panjang lebar tentang cerita yang
orang yang akan masuk sorga, sesuai dengan penjelasan Al qur’an. Tetapi anda tidak membaca
ulasan saya. Anda menggangap angin lalu terhadap tulisan/ penjelasan saya.

Anda melihat tetapi anda tidak memperhatikannya, anda membaca tetapi anda tidak mengerti.
Artinya anda telah menutup nurani anda sendiri untuk mencerna penjelasan saya. Tetapi,
biarlah, akan saya jelaskan sekali lagi, mudah-mudahan anda mau membacanya.

Mungkin anda beranggapan semua orang islam tidak akan masuk sorga karena tidak ada yang
akan menyelamatkan orang islam dari neraka. Barangkali begitulah jalan pikiran yang
ditanamkan oleh pendeta kepada anda.

Sementara anda masuk ke sorga, kerana Yesus yang telah menghapuskan seluruh dosa-2anda.
Tetapi ketika saya meminta anda untuk mencarikan satu ayat saja yang menerangkan dengan
tegas bahwa “ Aku (Yesus) telah menghapuskan umatku yang percaya akan keilahianku”.
Ternyata anda tidak bisa menjawabnya, anda tidak bisa mencarikannya untuk saya. Tetapi bagi
saya , silahkan anda mempunyai keyakinan tentang itu, itu Hak anda.

Bagi anda agama anda, dan bagi kami agama kami, anda tidak akan mengabdi kepada apa yang
kami sembah, dan kamipun tidak akan menyembah kepada apa yang anda sembah. Jadi klop
bukan?

Artinya silahkan anda memiliki keyakinan tentang kepercayaan anda itu, saya tidak akan
menghalang-halangi anda. Begitu juga hendaknya dengan diri anda serta penghasut yang
berada dibelakang anda. Kalau anda bisa berlaku adil , maka sebaiknya anda jangan pula
merusak keyakinan kami , dengan cara anda menyebarkan kebohongan, kelicikan dan
perusakan terhadap ajaran kami di situs anda itu.

Kalau anda diam kamipun akan diam, tetapi kalau anda tidak sopan kepada kami, maka
kamipun tidak segan kepada kalian. Lebih baik kita sama-sama menjalankan keyakinaan kita
masing-masing tanpa merusak kerukanan diantara kita. Tidak semua orang islam bisa
menerima dengan lapang dada terhadap penghinaan /pembalikkan fakta yang anda sampaikan
di situs anda itu. Kalau anda terus melakukannya, maka saya kuatir anda akan memancing
pertikaian lagi antar umat beragama, anda menyiram bensin lagi untuk permusuhan Kristen
dan Islam. Saya harap anda bisa berpikir jernih terhadap saran saya ini, kalau anda ingin
menjadikan Negara kita ini sebagai Negara yang rukun dan damai dengan segala perbedaan.

Saya sebagai orang muslim sangat-sangat yakin akan masuk sorga sesuai dengan pejelasan dari
ayat berikut :

“Dan sampaikanlah (Muhammad) berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat
 baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.
Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah
 yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan
untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. (QS 2:25).”

Jadi saya sangat berkeyakinan bahwa saya adalah orang beriman, sesuai dengan petunjuk yang
ada di dalam AL qur’an. Karena saya tidak pernah mempersekutukan Allah dengan makluk
ciptaanNYa yang lain, saya tidak pernah menuduh ALlah mempunyai anak , saya juga
mengamalkan apa yang diperintahkan NYa, saya tidak pernah menyampaikan berita bohong
tentang keEsaan Allah kepada siapapun.

Jadi tentu saya lebih yakin masuk ke dalam sorganya Allah dari pada anda. Menurut
keterangan kitab pegangan kami, anda adalh orang diharamkan masuk sorga seperti penjelasan
ayat berikut;
1.Anda telah membuat tuduhan palsu terhadap Isa Almasih.

“‫َ َ د َ َ ر‬
 َ ْ           (benar-benar/sungguh kafir (sesat)

‫( ا ذ ن َ ُوا‬orang-orang yang mengatakan)
      َ ِ

   ِ
‫ ﻪ ﻫﻮ اﻟْﻤﺴ ﻴﺢ‬‫إِن اﻟ‬
ُ َ َُ َ‫ ﻠ‬             (bahwa Allah adalan Isa Almasih)

‫( ا ْنُ َ رْ َ م‬putranya Mariam) (QS 5:17).
َ

2.Anda adalah orang jahat yang selalu membuat berita bohohong tentang ayat-ayat Al qur’an
‫ وا ذ ن‬dan adapun orang orang kafir (jahat/pembangkang) serta orang yang
َ ِ َ
berdusta/berbohong terhadap[ ayat –ayat kami,mereka itulah penghuni apai neraka (QS 2:39)

 “Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.
                                       (qs 5:161)”

2.Anda tidak percaya sama sekali kepada yat-ayat al qur’an, padahal alqwur’an itu adalh
rujukan dari padad kitabn anda.



3.Kalau anda mati dalam keingkaran anda maka anda p[asti dilaknat oleh Allah ;

       “Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu
           mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya. (QS 2:161)”

Ada ratusan ayat lagi , dan tidak mungkin saya tulis semuanya disini,karena anda juga tidak
akan membacanya.

    "Berimanlah kepada Al Qur'an yang diturunkan Allah", mereka berkata: "Kami hanya
beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Qur'an yang
 diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan
    apa yang ada pada mereka. Kemudian anda bertanya lagi “Lagi bagaimana kalau anda
                           termasuk golongan ini (Qs 18:103).

Tentu saja yang termasuk golongan orang kafir menurut keterangan di dalam ayat tesebut
adalah anda sendiri. Apakah anda tidak menyadarinya ? ini membuktikan bahwa anda
membaca tetapi tidak mengerti, anda melihat tetapi tidak memperhatikan, anda mendengar
tetapi tidak menyimak. Benar apa yang sisampaikanoleh ayat beriktu ;

 “Mereka (orang kafir) tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang
                                       benar). (QS 2:18)”.
Jadi kesimpulannya. Kebohongan yang anda lakukan itu adalah untuk diri anda sendiri, tetapi
anda tidak menyadarinya.




         Diskusi Antar Agama @XA: Anda keliru menilai keyakinan kami, karena informasi yang
salah. Karena Alkitab dan Injil dengan jelas mengatakan bahwa Allah itu Esa (satu kesatuan).
Juga kita tidak mengatakan bahwa Allah adalah Isa Al-Masih. Kita mengatakan bahwa Isa Al-
Masih bersama dengan Roh Allah dan Allah Bapa merupakan Allah tri-tunggal yaitu Allah yang
Esa beroknum tiga. Dengan kata lain Isa Al-Masih tidak dapat terpisah dari Allah Tri-Tunggal
seperti Ia adalah Allah tersendiri. Juga istilah "Anak" tidak pernah Alkitab dan Injil mengajarkan
sebagai anak dari hubungan biologis, tetapi kata "Anak" merupakan kata kiasan yang dipakai
untuk menjelaskan hubungan yang khusus. Dan apa yang kami sampaikan adalah kebenaran
firman Allah. Jadi jelas ayat-ayat yang ada kutip tidak dapat dipakai untuk mengatakan bahwa
kami (pengikut Isa Al-Masih) adalah kafir.

@XA: Begitu indah dan jelas janji Isa Al-Masih kepada pengikut-Nya, yaitu kepastian
keselamatan di sorga selama-lamanya.

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah
Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu...supaya di tempat di mana Aku
berada, kamu-pun berada” (Injil, Rasul Yohanes 14:1-3).

“dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa
sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Injil,
Rasul Yohanes 10:28).




        Xulkarnain Alex @DAA anda menulis” ; “Anda keliru menilai keyakinan kami, karena
informasi yang salah. Karena Alkitab dan Injil dengan jelas mengatakan bahwa Allah itu Esa
(satu kesatuan). Juga kita tidak mengatakan bahwa Allah adalah Isa Al-Masih. Kita mengatakan
bahwa Isa Al-Masih bersama dengan Roh Allah dan Allah Bapa merupakan Allah tri-tunggal
yaitu Allah yang Esa beroknum tiga. Dengan kata lain Isa Al-Masih tidak dapat terpisah dari
Allah Tri-Tunggal seperti Ia adalah Allah tersendiri.”

Kalau anda mengatakan logika itu untuk anda sendiri, silahkan, itu hak anda menyimpulkannya.
Tetapi bagi saya jalan pikiran seperti itu hanya pengalihan isu saja. Mungkin anda dapat
mengelabui saya dengan metode lain, tetapi anda tidak bisa mengelabui diri sendiri.

Kenapa anda selalu berputar-putar dalam berkeyakinan terhadap keEsaan Allah.

Baiklah saya akan mengupas kalimat per kalimat dari apa yang anda tulis itu. Pertama Anda
mengatakan “Karena Alkitab dan Injil dengan jelas mengatakan bahwa Allah itu Esa (satu
kesatuan)” .

Betul.. banyak sekali kitab anda mengatakan bahwa Allah itu Esa (satu) , saya setuju itu,
bahkan Yesus juga mengatakan bahwa Bapaknya (Allah) itu satu saja. Artinya Yesus tidak punya
Bapak selain Allah. Kata Bapak hanyalah kata kiasan terhadap Allah yang Esa, bukan berarti
hubungan biologis yang sebenarnya. Begitukan jalan pikiran anda? Kalau begitu, saya setuju
dengan pikiran anda.

Tetapi anda menulis kalimat “bahwa Allah itu Esa (satu kesatuan)”. Kenapa anda memasukkan
kalimat tambahan ke dalam kurung “(satu kesatuan)”. Seharusnya anda tidak perlu lagi
menambahkan kata di dalam kurung itu. Seharusnya langsung saja menulis “Allah itu Esa”,
jangan pakai embel-embel “(satu kesatuan)”, karena kalimat tambahan ini membuat keragu-
raguan bagi diri anda atau anda punya maksud tertentu untuk membengkokkan keEsaan Allah.

Anda telah membuat jalan yang berliku-liku dalam menterjemahkan pengertian kata “Allah Esa”
menjadi “satu kesatuan”. Artinya anda tidak mampu membuat garis lurus menuju satu titik
yaitu; “Allah yang Maha Esa”. Pikiran anda berputar-putar, langkah keyakinan anda berbelok-
belok, pengertian anda terhadap KeEsaan Allah tidak lurus lagi. Padahal jarak terdekat dari dua
titik , adalah garis yang menghubungkan 2 titik membentuk satu garis lurus. Sementara anda
membagi garis lurus itu membentuk segi-3, yang ketiga titiknya berputar-putar. Sehingga tidak
diketahui lagi, titik mana yang menjadi titik utama/tujuan.

Anda benar-benar membuat banyak kebingungan dan banyak pula membuang energy. Atau
anda sendiri yang dibuat bingung. Sehinga anda mencari pembenaran lainnya untuk diri anda.
Anda seperti memaksakan opini anda dengan cara mencocok-cokokkan dengan kalimat lainnya
yang ada di dalam kitab anda. Taktik/ strategi dengan memberikan tanda kurung ini bertujuan
untuk menggeser makna dari kata pertama. Ini sering dilakukan oleh pendeta/pemuka bangsa
Yahudi/Nasrani dari zaman dahulu.

Seperti misalnya pada ; pada Lukas 3:23
  “23Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun (menurut
                    anggapan orang), Ia adalah anak Yusuf, anak Eli.”

Biasanya tanda kurung dimaksudkan untuk memperjelas kata “diluar kurung” tanpa merubah
pengertian dasarnya. Tanda kurung hanya digunakan sebagai penafsiran oleh seorang penulis.
Pada Lukas 3:23 diatas, tanda kurung “(menurut anggapan orang)” , saat ini sudah dihilangkan
dalam kitab suci anda (Bible), sehingga menjadi ketentuan berikut ;

 “Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf,
                                          anak Eli,.

Tanda kurung sudah dihilangkan kemudian diganti dengan kata “dan”.

Kenapa tanda kurung itu harus dihilangkan? Padahal kalimat “(menurut anggapan orang)”
bukanlah firman Tuhan, tetapi kalimat penafsiran atau gosip/berita gosip . Lalu kenapa berita
gossip dari “anggapan orang” saat ini sudah dijadikan ketentuan resmi di dalam sebuah kitab
suci yang akan menjadi dasar hukum bagi umatnya? Ini mengada-ada tentunya.

Begitu juga pada ayat ‘ 1 Yohanes 2:5 ;

“7Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan
                               ketiganya adalah satu.). “

Kalimat di dalam kurung ini juga adalah penafsiran . Tetapi sekarang, penafsiran ini sudah
dijadikan ketentuan, padahal kalimat di dalam kurung itu bukan dari Firman Allah. Kalimat di
dalam kurung adalah opini oleh penulis , yang harus diuji kebenarannya dengan semua ayat-
ayat yang ada. Kalau terdapat satu saja pertentangan/kontradiksi dengan ayat-ayat yang
lainnya di dalam kitab Bible anda, maka kalimat di dalam tanda kurung itu, tidak dapat
dijadikan dalil yang kuat.

Kemudian anda menulis “Juga kita tidak mengatakan bahwa Allah adalah Isa Al-Masih”.

Bagaimana sih .. jalan pikiran anda, padahal sebelumnya anda juga telah menulis kalimat
dibawah ini;

“Rasul Yohanes1:1 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan
Firman itu adalah Allah. Yang dimaksud dengan 'pada mulanya' yaitu Isa Al-Masih sebelum
menjadi manusia, keberadaan-Nya sebagai Firman. Lalu ayat 14 "Firman itu telah menjadi
manusia". Kemudian perhatikan ayat 1," Firman itu adalah Allah", jadi Firman atau Allah itulah
yang menjadi manusia.” .

Pertanyaan saya; apakah anda tidak mengerti dengan apa yang anda tulis diatas. Padahal anda
juga yang menulis kalimat dibawah ini ;
" Firman itu adalah Allah". Kemudian anda lanjutkan dengan tulisan “atau Allah itulah yang
menjadi manusia.”.

Tetapi sekarang ada sendiri yang membantahnya dengan menulis ; “kita tidak mengatakan
bahwa Allah adalah Isa Al-Masih “.

Apakah Anda ini benar-benar gila.. apa? Apakah Anda ini waras .. apa? Apakah Anda ini bodoh ..
apa? Apakah Anda ini pembohong .. apa?

Jadi terbukti bahwa anda tidak membodohi siapa-siapa , tetapi anda sendirilah yang telah
membodohi diri anda sendiri, tetapi anda tidak menyadarinya.

Jadi penjelasan ayat al qur’an terhadap karakter orang seperti anda adalah benar;

      “Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak
                               mengetahuinya” (QS 2: 13)’.

Artinya , penjelasan Allah di dalam al qur’an diatas bukanlah mengada-ada, tetapi anda sendiri
yang telah membuktikannya. Terima kasih teman !!

Kemudian anda menulis “Kita mengatakan bahwa Isa Al-Masih bersama dengan Roh Allah dan
Allah Bapa merupakan Allah tri-tunggal yaitu Allah yang Esa beroknum tiga”.

Ternyata kalimat anda , berubah lagi redaksinya. Pengertian anda bahwa “Isa Almasih adalah
Tuhan”, bergeser lagi. Disini anda membuat asumsi/amunisi baru yang berubah maknanya dari
pengertian sebelumnya. Sekarang anda membuat asumsi baru tentang azas tritunggal yaitu
suatu kesatuan yang tidak terpisahkan antara Yesus, firman dan Tuhan. Mereka adalah tiga
oknum yang tidak terpisahkan.

Kalau saya asumsikan jalan pikiran anda (ini permisalan saja); ibarat satu tubuh , dimana kepala
(Allah) , badan (Firman) dan tangan/kaki (Yesus). Artinya ketiganya adalah satu kesatuan yang
tidak terpisahan yang disebut dengan tubuh.

Pertanyaan saya; bagaimana anda membayangkan/berpikir bahwa pada tiga unsur yang
berbeda, tetapi antara satu dengan yang lainnya adalah sama/satu/sinergis.

Sekarang coba anda tutup mata anda, lalu anda bayangkan oknum “kepala”. Pertanyaan saya
bagaimana caranya anda membayangkan bahwa oknum “kepala” adalah oknum “badan”
juga? Atau ketika anda berpikir tentang oknum “tangan/kaki”, lalu anda membayangkan oknum
“kaki” adalah oknum “ badan”.
Ini jelas-jelas pemikiran yang impossible dan tidak mungkin dapat diterima dengan akal sehat.
Artinya anda juga telah membohongi diri anda sendiri, lalu menyampaikan kebodohan anda
kepada orang lain agar menerima kesimpulan impossible itu.

Tentu Saya tidak akan menghalang-halangi anda supaya keluar dari pemikiran aneh itu. Silahkan
anda meyakini kesimpulan yang tidak logis itu.

Kemudian anda menyimpulkan bahwa “Dan apa yang kami sampaikan adalah kebenaran firman
Allah.”. Permintaan saya, tolong anda berikan kepada saya satu saja tentang firman Allah yang
benar-benar berasal dari ALlah yang berkata “ Aku (Allah) telah menjadikan Yesus dan Firman
sebagai bagian dari diriKU.”

Kalau anda itu “penyampai yang benar”, cobalah anda tunjukan kebenaran ajaran Trinitas itu
merupakan “Firman dari Allah”. Kalau tidak ada, maka janganlah mengada-ada. Kalau anda
tetap beropini begitu , maka bearti anda telah berasumsi melewati batas/keterlaluan tentang
keEsaan Allah. Anda telah menyampaikan berita bohong, dan anda sama saja dengan orang
kafir (mengada-ada /beropini tentang keEsaan Allah).

Di dalam al qur’an, orang seperti anda ditegur keras oleh Firman Allah yang berbunyi :

ُ‫ُ ْ أَأَ ْ ُ ْ أَ ْ َ ُ أَم ﷲ‬
 ‫ِ ﱠ‬                             (katakanlah (kepada orang kafir itu); “ apakah kamu/anda yang lebih
mengetahui ataukah Allah”?

    ْ
ُ َ ‫( و َ ْ أَظ‬lalu siapakah yang lebih lalim (bodoh/membodohi diri sendiri)
            َ

َََ ْ ‫ِ ﱠ‬    (dari pada-apa-apa yang disebunyikan)

ً ‫َ َ دة‬
   َ       (terhadap KeEsaan/sahadat)

      ‫ﱠ‬
 َ ِ ِ‫ِ ْ َ ه ُ ﷲ‬   ( dari sisi Allah?).

 ‫ﱠ‬
ُ‫َ ﱠ ِ َ ِ ٍ ﷲ‬           َُ َْ َ‫و‬
                                َ     (Sama sekali Allah tidak lengah dari pada apa yang kamu/anda
kerjakan) (QS 2:140). “

Ayat alqur’an diatas, jelas-jelas menunjukan dan mengisyaratkan bahwa anda adalah
pembohong besar terhadap Informasi tentang “keEsaan Allah”. Allah telah menegur orang-
orang yang membuat opini sesat terhadap keEsaan Allah.

Sebagaimana yang sudah saya uraikan diatas, kalimat di dalam kurung “(di dalam sorga: Bapa,
Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.), adalah penafsiran, tetapi anda mengatakan
itu adalah Firman Allah juga. Sekali lagi anda telah membohongi saya.
Sepertinya anda mempunyai banyak kartu rahasia yang anda simpan di dalam saku anda dan
genggaman tangan anda yang lain, sehingga anda dapat terus melanjutkan permainan dengan
kecurangan anda. Kalau satu kartu gagal, maka kartu kedua akan anda keluarkan, begitu
seterusnya untuk satu tujuan “meraih kemenangan dengan segala cara”.

Tetapi ketahuilah bahwa ; anda telah menutupi satu kebohongan dengan kobohongan yang
lainnya, satu kesalahan dengan kesalahan yang lainnya. Maka berderetlah ribuan kesalahan dan
kebohongan di belakangnya.

Dalil yang tidak logis dan tidak kuat, hanya dapat ditegakkan dengan kelicikan dan kecurangan.
Tidak mungkin Keledai masuk ke lobang jarum, tidak mungkin menegakkan benang basah.

Jadi berhentilah anda menyebarkan informasi yang tidak logis dengan cara-cara tidak benar,
karena akan meracuni dan menutup jiwa , hati nurani dan pemikiran logis anda. Berhentilah
saudaraku.

Setiap pendeta pasti mempunyai jawaban yang berbeda-beda tentang ajaran trinitas itu,
tergantung pemahaman dan pengalaman nya masing-masing, karena kesimpulan itu adalah
asumsi/ kesimpulan yang diambil dari pemahaan kitab Bible. BUkan Firman ALlah langsung.

Jadi terbukti sekali lagi anda berbohong. Untuk menegakkan kebohongan harus dengan
kebohongan juga. Kebohongan tidak akan dapat ditegakkan dengan kebenaran, kalau
kebohongan ditegakkan dengan kebenaran maka hancurlah leburlah kebohongan itu.

Makanya, janganlah berbohong karane anda akan terus berbohong.

Diakhir kalimat anda menulis “Jadi jelas ayat-ayat yang ada kutip tidak dapat dipakai untuk
mengatakan bahwa kami (pengikut Isa Al-Masih) adalah kafir.”.

Ketahuilah; bahwa saya tidak mengatakan bahwa seluruh umat Kristen Kafir
(penentang/berkata bohong terhadap Allah). Tetapi yang menjadikan seseorang itu “kafir”
adalah hasil pekerjaan atau perbuatannya sendiri.

Kalau saja , anda tidak menyebarkan isu negatif, kalau saja anda tidak menyebarkan informasi
yang keliru terhadap keEsaan Allah yang sebenaranya, kalau saja anda tidak menjelek-jelekkan
ayat-ayat Allah (AL qur’an) tanpa ilmu yang benar di situs anda itu, maka tentu saja anda tidak
dapat saya katakan sebagai orang kafir (penentang/mengingkari ayat-ayat Allah). Jadi lebih baik
anda berbuat baik/beramal saleh untuk manusia dan umat Kristen lainnya yang membutuhkan
bantuan anda dari pada menyebarkan fitnah terhadap umat islam dan menjelek-jelekkan Al
qur’an, padahal anda tidak memahamin hakikat al qur’an itu sama sekali.

Itu jawaban saya, terima kasih.
        Diskusi Antar Agama @AB: Menurut anda apakah Allah hanya berkenan kepada orang
pintar? Mengenai keselamatan, Allah justru berkenan menyatakannya kepada kita, orang-orang
kecil yang merasa dirinya bukanlah siapa-siapa, tetapi Allah justru menutupnya bagi orang yang
merasa dirinya hebat, bijak, dan pandai.

Seperti sabda Isa Al-Masih: “. . .Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan
orang berdosa." (Injil, Matius 9:13).



       Xulkarnain Alex @DAA .. Sebenarnya saya menunggu kalau AB@ menjawab pertanyaan
DAA. Tetapi tidak apa-apa bukan kalau saya menjawabnya ?, mudah-2an AB@ nanti
menmbahkannya juga. Menurut saya, tidak semua orang pintar berkenan Allah untuk
memangilnya ke jalan keselamatan, dan tidak semua orang kecil langsung mendapat
keselamatan ( jika orang kecil itu adalah orang yang fasik/jahat). Tetapi siapa saja manusia,
apakah dia orang kecil, orang kaya, pengusaha atau aparat pemerintahan yang berkuasa akan
mendapat keselamatan kalau mereka dapat menerima dan menyampaikan nilai-nilai
kebenaran, sehingga Allah berkenan memberikannya keselamatan di akhirat nanti.

Banyak sekali orang yang merasa dirinya pintar tetapi tidak beriman, bahkan apabila orang
pintar itu ditegur oleh orang kecil yang beriman, maka orang yang merasa lebih pintar itu akan
memperolok-olokan serta merendahkan nasehat orang kecil tadi. Orang pintar itu menganggap
orang kecil tadi sebagai orang bodoh yang tidak mengerti apa-apa. Hal ini dijelaskan dengan
tegas di dalam al qur’an surat al baqarah ayat 13 yang berbunyi ;

     ” Apabila dikatakan kepada mereka (orang yang sok pintar itu) : "Berimanlah kamu
sebagaimana orang-orang lain telah beriman", menjawablah (Orang sombong itu) : "Akankah
   kami beriman kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah,
sesungguhnya merekalah (orang sok pintar itu) orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak
                                     tahu.(QS 2:13)”.

Bahkan di ayat selanjutnya (AL baqaraah 106), lebih ditegaskan lagi ;

  “Dan apabila dikatakan kepadanya (orang-orang sombong/sok pintar itu): "Bertakwalah
kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa/kejahatan.
  Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahanam. Dan sungguh neraka Jahanam itu tempat
                        tinggal yang seburuk-buruknya.(QS 2:1206)”
Artinya ayat-ayat al qur’an diatas, menjelaskan bahwa orang-orang yang merasa dirinya pintar
tetapi sombong serta tertutup hatinya untuk menerima nilai kebenaran, maka mereka itu tidak
akan memperoleh keselamatan di akhirat nanti, bahkan akan masuk neraka akibat kejahatan
yang terus dilakukannya.

Kemudian anda menyodorkan sebuah ayat yang berbunyi ;

” . .Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa." (Injil, Matius
9:13).”.

Menurut saya, penjelasan ayat yang anda sampaikan itu, juga sejalan dengan apa yang
dianjurkan oleh al qur’an. Pada ayat yang anda sampaikan itu, terlihat bahwa Yesus memanggil
orang pendosa/penahat/orang fasik untuk kembali kepada jalan kebenaran/keselamatan.
Sementara orang-orang yang sudah mendapatkan informasi yang benar/nilai kebenaran, maka
mereka itu tidak perlu lagi disadarkan karena dia sudah mengetahui di jalan yang lurus dan
tentu tidak akan tersesat.

Namun yang perlu di cermati adalah, bagaimana dan kemana arah jalan yang benar dan lurus
itu?. Untuk itu kita perlu mencari penjelasan atau keterangan lainnya yang sesuai pencitraan
kita sebagai manusia seutuhnya. Artinya informasi/keterangan itu harus sejalan dengan akal
budi kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang tebaik di kolong bumi ini, sehingga dengan
keterangan tersebut akan memperkuat keimanan kita dalam rangka memperoleh keselamatan
di akhirat nanti.

Itu jawaban saya, semoga berkenan.




           Diskusi Antar Agama @Xulkarnain: Kami sependapat dengan anda bahwa, janganlah
kita menganggap bodoh/rendah orang lain dan merasa diri pintar adalah kesombongan. Kita
dihadapan Allah sama, yaitu sebagai manusia yang telah berdosa. "Dia yang tidak mengenal
dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. “
(Injil, I Petrus 2:22). Sebagai yang 'lurus' atau 'suci' Ia mengorbankan diri-Nya untuk
menyelamatkan kita. Tentu Dia juga akan menyelamatkan mereka yang dengan tulus berdoa,
Ihdina s-sirat al-mustaqim!
       Xulkarnain Alex @DAA ..Kalau anda menulis kalimat “Kami sependapat dengan anda
bahwa, janganlah kita menganggap bodoh/rendah orang lain dan merasa diri pintar adalah
kesombongan”.

 Menurut saya, kita tidak akan berselisih pendapat di dalam hal itu. Sebab kata kuncinya
adalah “sombong”. Siapun manusia , tidak peduli dia pintar atau kecil/bodoh, kalau dia
sombong dan takabur, maka orang sombong tersebut perlu mendapat pencerahan untuk
kebaikan dirinya.

Tetapi kalau anda menulis ;

          “Kita dihadapan Allah sama, yaitu sebagai manusia yang telah berdosa.”.

Maka kalimat anda ini perlu penjelasan lebih dalam.

Saya setuju kalau setiap diri/pribadi, pernah melakukan kesalahan, dosa atau kekilafan. Setiap
pribadi yang melakukan kesalahan harus berani mempertanggung jawabkannya kemudian
berani pula jujur mengakui kesalahan dengan cara meminta ampunan langsung kepada sang
pencipta atau sang Hakim Agung (Allah), dan berusaha untuk memperbaikinya di masa yang
akan datang.

Sebaliknya, saya tidak setuju kalau dosa kita ditanggung oleh orang lain, atau sebaliknya.
Karena ini menyalahi prinsip keadilan dan prisip kasih sayang itu sendiri.

Di Negara manapun di bumi ini, siapa yang melakukan kesalahan tentu akan dituntut di depan
pengadilan, dan hakim akan menjatuhkan hukuman sesuai dengan kesalahan yang
dilakukannya. Sebaliknya hakim akan menolak apabila terdakwa meminta orang lain untuk
menggantikan hukuman yang telah dijatuhkan kepadanya.

Artinya ; di dunia saja, manusia masih dapat menegakan hukum yang adil, demi untuk
keselamatan rakyatnya. Apalagi di akhirat nanti, tentu Allah itu lebih adil lagi dari pada sistim
hukum yang diciptakan oleh manusia ciptaanNYa. Artinya saya menolak dan tidak sependapat
dengan “dosa warisan” atau “pengampunan dosa warisan” itu. Ini merupakan logika yang tidak
adil dan tidak memiliki rasa kasih sayang sama sekali. Bahkan saya menolak dan tidak
sependapat “pengobanan orang lain (Dia) untuk menggantikan atau menghapuskan dosa orang
lain “. Apapun bentuknya.

Setiap kesalahan harus dipertanggung jawabkan , sebaliknya setiap perbuatan baik tentu ada
rewardnya. Inilah bentuk hukum keadilan dan cinta kasih yang dapat diterima dengan logika
dan hati nurani manusia yang paling dalam.
Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan dalam al qur’an ;

   “Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat
 pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
                                       (QS 2:110)”.

Ayat ini sangat logis dan dapat diterima dengan logika bagi manusia yang mau menggunakan
nuraninya.

Bahkan di ayat selanjutnya al qur’an menolak hukum transfer dosa (dari siapapun dan dalam
bentuk apapun juga) ;

  “Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang
sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang
                           telah mereka kerjakan.” (QS 2:134)”.

Ayat diatas sangat sejalan dengan rasa keadilan dan ajaran kasih . Dosa tidak dapat dialihkan
baik perorangan maupun berjamaah , baik antara sesama orang hidup maupun antara orang
hidup dengan orang yang sudah mati. Dan sangat tidak masuk akal (logis ) sama sekali, kalau
Allah sendiri turun KE BUMI UNTUK mengahapus semua kesalahan manusia. Ini jelas
merupakan opini yang dipaksakan dan tidak LOGIS sama sekali.

Sebaliknya dalil (I Petrus 2:22) yang anda sodorkan itu sangat tidak logis dan bertentangan
dengan prinsip keadilan. Jadi perlu ditinjau ulang kebenaran ayat tersebut, apakah benar-benar
yesus yang mengatakan demikian atau penulis kitab Bible yang mengarang/beropini sendiri?

Sebab tertulis di dalam kitab Bible anda sendiri, walapun anda sendiri menolak /tidak
mengakuinya ayat di bawah ini yang berbunyi;

“”Orang yang berbuat dosa itu juga akan mati, maka anak tidak akan menanggung kesalahan
 bapanya, dan bapapun tidak akan menanggung kesalahan anaknya, kebenaran orang yang
benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasikpun akan tergantung atasnya (Kitab
                                     Jehezikel 18/20)”

Kemudian dilanjutkan agi oleh ayat berikut nya;

 “Jangan ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena
  ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri” (Ulangan 24:16).”

 Pertanyaan saya , kenapa anda hanya mengambil dalil I Petrus 2:22 saja , sedangkan dalil
“Ulangan 24:16” dan “Jehezikel 18/20” harus anda abaikan dan anda buang? Dimana letak
keadilan anda, kenapa anda berbuat curang terhadap kitab suci anda sendiri?. Jadi apa
sebenarnya agama anda? Apakah Anda pengikut ajaran Isa Almasih atau pengikut agama
Paulus?

Terbukti bahwa ajaran yang anda anut adalah ; ajaran yang bengkok, bukan ajaran yang
lurus, bukan ajaran siratal musthaqin.

Ternyata anda telah menipu dan berkata bohong lagi kepada saya.

Sampai kapankah anda bisa berkata jujur dan benar kepada saya?




       Diskusi Antar Agama @Xulkarnain: Pernahkan anda menemukan orang yang hidupnya
dalam kesucian selain Isa Al-Masih, yaitu yang sanggup mengatasi dosa? Anda sendiri
mengatakan bahwa setiap orang pernah melakukan kesalahan (dosa). Dengan demikian
semuanya harus d...ihukum!

Seperti ilustrasi anda mengenai pengadilan dalam negara. Apakah hakim akan membiarkan
begitu saja pelaku kejahatan dan tidak dihukum, karena terdakwa menceriterakan masa lalunya
pernah melakukan kebaikan? tidak, tetap harus dihukum.

Demikian Allah adalah Hakim manusia dan Dia mewajibkan agar setiap dosa manusia dihukum.
Lalu siapa yang mampu menanggung dosanya sendiri. Tetapi Allah mau supaya kita semua
selamat. Karena kasih-Nya Allah sendiri datang ke dunia menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih,

untuk menanggung hukuman yang harus kita terima. Di situlah kasih dan keadilan Allah
dinyatakan. Dan itulah rencana Allah dalam menyelamatkan manusia yang berdosa.See More




        Xulkarnain Alex @DAA..Dosa..? Apakah dosa itu? Silahkan anda terangkan sejelas-
jelasnya kepada saya, bagaimana pengertian anda tentang “dosa” itu ? Bagaimana anda
mendefinisikannya sesuai dengan pemahaman yang ada dalam pemikiran anda?.

Sebenarnya pertanyaan yang saya ajukan sebelumnya, tidak anda jawab, tetapi anda telah
melanjutkan kuliah anda yang lain lagi kepada saya.

Kenapa anda lari dan meninggalkan pertanyaan pokok saya ? “Pertanyaan saya , kenapa
anda hanya mengambil dalil “ I Petrus 2:22 ” saja? , sedangkan dalil “Ulangan 24:16” dan
“Jehezikel 18/20” anda abaikan dan anda buang? Dimana letak keadilan anda, kenapa anda
berbuat curang terhadap kitab suci anda sendiri?.”. Apakah Anda pengikut ajaran Isa
Almasih atau hanya pengikut ajaran Paulus saja?

Silahkan , yang mana yang lebih dahulu anda jawab. Disini anda mempunyai kesempatan yang
sangat luas untuk menyampaikan ide dari iman anda dengan baik dan benar kepada saya.

Tetapi bagi saya , silahkan saja anda tidak mau menjawabnya atau megelak dari pertanyaan
pokok saya sebelumnya. Saya silahkan saja anda menjawab dalam jiwa anda sendiri.




       Diskusi Antar Agama @Raka, Xulkarnain: Sebagai orang yang mengerti Injil, dimana Injil
tersebut adalah KABAR BAIK dari Isa Al-Masih, maka tentulah kami percaya dan mengikuti Isa
yang note bene adalah satu-satunya Jalan Keselamatan. Jadi, rasul Paulus, saya dan orang-
orang yang percaya kepada Isa Al-Masih adalah pengikut Isa Al-Masih.



        Xulkarnain Alex @DAA .. kalau anda adalah orang yang mengerti injil (Bible) kenapa
anda tidak menjelaskan dengan alasan yang benar dan logis, kenapa banyak ajaran/ayat-ayat di
dalam kitab suci anda itu “saling bertolak belakang”?

Jika anda menulis bahwa “Jadi, rasul Paulus, saya dan orang-orang yang percaya kepada Isa Al-
Masih adalah pengikut Isa Al-Masih”, lalu kenapa ajaran Paulus sangat bertolak belakang
dengan ajaran Isa ALmasih? Baik dibidang hukum-hukumnya , maupun di bidang Tauhid
(KeEsaan Allah)?.

Cobalah anda jelaskan hal itu dengan sebenar-benarnya, wahai DAA temanku yang baik, supaya
anda dapat disebut dengan penyampai “KABAR BAIK” dari Isa AL-Masih ?

Tahukah anda bahwa Paulus bukan murid Yesus? Tahukah anda bahwa Pulus tidak pernah
diramalkan oleh kitab Taurat sebelumnya akan menjadi Rasul? Tahukah anda bahwa Nabi
Muhammad lah yang menyempurnakan dan melanjutkan ajaran Isa Almasih ke jalan yang
lurus?

Tahukah anda bahwa Isa Al-Masih ber khitan (sunat) , bahkan nabi Muhammad mewajibkan
umatnya (islam) untuk berkhitan/sunat?

Tahukah anda kenapa Isa Al-Masih bersunat pada umar 8 hari ?
dan tahukah anda kenapa Nabi Muhammad SAW mewajibkan umat islam untuk bersunat?
Tahukan anda bahwa Nabi Ibrahim mewajibkan bersunat kepada anak keturunannya dan
ketentuan sunat/khitan nabi Ibrahim ini juga tercantum di dalam kitab suci anda (kej 7-13)?

Mengertikah anda bahwa Yesus lahir tanpa Bapak, sehingga secara garis keturunan (Patriachat)
Yesus tentu tidak melanjutkan silsilah dari Ibrahim lagi? Tetapi kenapa Yesus/Isa Al-masih
bersunat, bukankah ini menunjunjukan bahwa Isa ALmasih menghormati dan melanjutkan
sabda nabi Ibrahim kepada keturunannya, begitu juga dengan sabda nabi Muhammad kepada
umat islam ?

Kalau Paulus adalah pengikut ajaran Isa AL-masih, lalu kenapa Paulus menghapus hukum sunat
itu. Padahal hukum sunat itu sudah ada dan dilanjutkan semenjak nabi Ibrahim jauh sebelum
kehadiran Paulus. Padahal ketentuan Ibrahim ini dilaksanakan oleh Isa Al-Masihs dan
dilanjutkan lagi oleh umat islam karena diperintahkan oleh nabi Muhammad SAW.

Cobalah anda cermati perintah Paulus ini ;

2Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus
 sama sekali tidak akan berguna bagimu. 3Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang
 menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. 4Kamu lepas dari
Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih
                                  karunia. (Galatia 5:2)”

Ternyata Paulus menghapus hukum sunatan yang ada di dalam Taurat tersebut. Bahkan dia
mengulanginya untuk memberikan tekanan dan ancaman sebanyak 2 kali; jika anda bersunat
maka anda “wajib melaksanakan seluruh hukum Taurat” sedangkan kalau “anda tidak
bersunat” cukup “Yesus menanggungnya”. Begitu juga sebaliknya, jika anda (umat Kristen)
mengharapkan kebenaran dengan “menjalankan hukum Taurat”, maka “tidak” ada harapan
bagi anda untuk kembali pada “kasih karunia Yesus”.

Kalau anda tidak bersunat, lalu kenapa Yesus yang harus menanggung? Bukankah Yesus sendiri
disunat ? Bahkan Yesus menyatakan tidak akan melenyapkan satu titikpun hukum didalam kitab
Taurat.

Yesus disunat karena dia menghargai dan menghormati perjanjian Abraham dengan Allah
tersebut, walaupun secara biologis Yesus tidak melanjutkan silsilah keturunan Abraham.
Tetapi, Paulus yang tidak pernah disebutkan namanya di didalam Taurat tiba-tiba membatalkan
seluruh hukum-hukum Taurat.

Padahal sesungguhnya Yesus berkata di dalam kitab Perjanjian Baru sbb ;
  18Karena Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan
   bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum
 semuanya terjadi. 19Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat
    sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan
menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan
 dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang
                       tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5 : 18-19).

Cobalah lihat ke dalam celana anda, anda tidak sunat kan? Lalu ajaran siapa yang anda ikuti?
Yang jelas bukan ajaran Isa Almasih, tetapi ajaran Paulus.
 Jadi bagaimana anda menyatakan bahwa anda adalah pengikut ajaran Isa Al-Masih sekaligus
ajaran Paulus? Jawablah yang benar saudara ku. Jangan berbohong lagi kepada saya ,
saudaraku. Kalau anda ingin meyampaikan KABAR BAIK.

Sebenarnya umat Kristen saat ini bukan lagi menjalankan syariat yang disampaikan Yesus tetapi
yang dilaksanakan oleh umat Kristen saat ini adalah ajaran Paulus yang bertolak belakang
dengan ajaran Yesus.

DAA.. argumentasi apapun yang anda sampaikan untuk mempertahankan ajaran trinitas
dengan hadiah tiket masuk sorga, , maka argumentasi anda itu akan berbalik menyerang anda.

Ketahuilah bahwa kebohongan anda itu tidak akan dapat ditegakkan dengan kebenaran, tetapi
sebaliknya anda akan terus melakukan kebohongan serta dusta.

Maka oleh sebab berhentilah anda mempromosikan ajaran primitif itu. Lebih baik anda diam
dalam keimanan anda.

Hanya orang bodoh dalam kemiskinan lah yang dapat anda bujuk untuk masuk kedalam
perangkap iman anda yang sesat itu.

 Anda hanya punya 2 pilihan; menjadi manusia sejati atau tetap berada di dalam dogma
kebodohan.

Ajaran islam di dalam al qur’an jauh lebih baik dan logis dari pada yang anda kira selama ini.
        Diskusi Antar Agama Pernikahan bukanlah hubungan yang mengikat dalam agama
Islam. Al-Quran tidak menganggap perceraian sebagai pilihan yang tragis, ketika upaya lainnya
gagal. Ada perbedaan yang mencolok antara ajaran Al-Quran dan Alkitab tentang hal ini.




        Xulkarnain Alex @DAA biar sy luruskan. poligami dlm islam punya beberapa peraturan.
Salah satunya adalah; jika seorang suami ingin berpoligami maka sudah mjd kewajibannya
untuk meminta ijin kepada istri. tanpa paksaan atau kekerasan. Namun jika istri tak memberi
ijin maka suami tdk blh melakukan poligami.

Sesungguhnya islam mengajarkan kebaikan di setiap sudut pandangan manusia, namun nasrani
lebih cendrung menilai perilaku pemeluknya ketimbang mempelajari islam untuk diri sendiri.

Bagaimanakah syarat untuk bisa mempunyai istri lebih dari 2, menurut ketentuan ayat Al
qur’an?

Coba ! Bagi semua yang mempunyai rasa keadilan dan hati nurani, analisa-lah dan pahami ayat
dibawah ini dengan hati yang bersih. Berikan komentar anda.

 ْ‫( ِ ْ ُ م وإِن‬dan apabila/sekiranya kamu kuatir/takut)
      َ ْ
    ُ
‫( أَ ُ ْ ِ طوا‬tidak mampu berlaku tepat/adil),

   َ ََْ‫ِ ا‬       (terhadap anak yatim)

    َ ََْ‫ِ ا‬      (terhadap anak yatim)

 ‫َ ْ ِ ُوا‬      (maka begitu juga dalam hal menikahi (wanita) )

ْ َ َ
‫َ ط ب َ ُم‬          (apapun yang menyenangkan/yang memberikan kebaikan bagi kamu)

   َ ْ َ ‫ِن ا َ ء‬
         ِ     َ       ( yaitu (dengan menikahi) dua wanita)

 ‫( و ُ ث‬dan (boleh) tiga (wanita)
 َ   َ
 َ ُ َ
 ‫( ور َ ع‬dan boileh juga empat (wanita) )
‫َ ِنْ ِ ْ ُ م‬
ْ               (maka jika kamu takut/kuatir)
‫َ ْ د ُوا‬
    ِ            َ‫( أ‬tidak mampu   (melakukan) keadilan)

ًَ َ
‫َ وا ِ دة‬       (maka (ambil/kawini) satu (saja))

 َ ‫( أَ ْو‬atau (begitu juga ) terhadap)
‫َ َ َت‬
ْ           (kepemilikan budak-budakmu/tawananmu)

 ُ َ ْ َ ‫ُ مأ‬
          ْ     ((yang menjadi) pembantumu / yang kamu miliki)

    َ ‫( ذ ِك أَد‬demikianlah yang
      ْ َ َ                           mungkin/pantas)

  َ‫َ ُو ُوا أ‬     ((apabila kamu) tidak (dapat) berlaku adil) [ QS An nisa’ 4:3].



Padahal di dalam kitab Bible sendiri banyak sekalia ayat-ayat tentang pologami. Bahkan
pendapat seorang tokoh penting Pendiri Denominasi Protestan, Martin Luther, juga
menganjurkan Poligami….

Martin Luther sang reformatori atau mbahnya kaum Evangelist, dalam bukunya “Der Beichrat”
– (The Confessional Advice) – mengijinkan Pangeran Landgrave Philipp von Hesse melakukan
poligami. Ini lebih baik daripada Pangeran itu meneruskan kebiasaan kumpul kebo dan sex
bebasnya.

(Sumber Literatur : http://en.wikipedia.org/wiki/Polygamy#Christianity)

Beberapa tahun sebelumnya, Martin Luther dalam suratnya kepada Kanselerir Saxon Gregor
Brueck mengatakan poligami itu bahkan tidak bertentangan dengan Alkitab. – “Ego sane fateor,
me non posse prohibere, si quis plures velit uxores ducere, nec repugnat sacris literis.“….

(Sumber Literatur : http://en.wikipedia.org/wiki/Polygamy#Christianity)

Artinya “ I could not forbid a person to marry several wives, for it does not contradict
Scripture.” yaitoe bermakna “Aku tak bisa melarang pria yang menikahi beberapa istri karena
hal ini tidak bertentangan dengan ALKITAB)



Baiklah, anda tentu sangat mengenal Martin Luther yang sangat terhormat dikalangan Gereja
Reformis. Ucapannya itu tidak bertentangan dengan ALKITAB, tentunya didasarkan pada dalil-
dalil. Berikut ini disajikan dalil praktek poligami oleh para manusia Kudus di dalam kitab Bible…
Poligami Abraham

Istri Pertama Sarah di Kejadian 11:29 Abram dan Nahor kedua-duanya kawin; nama isteri
Abram ialah Sarai

Istri Kedua Hagar di Kejadian 16:3 Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya,
orang Mesir itu, –yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan–,lalu
memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.

Istri Ketiga Keturah di Kejadian 25:1. Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura.

Poligami Moyang Bani Israel, Nabi Yakob bar Ishak:

Menikahi Lea Istri pertama dalam Kitab Kejadian 29:22-23

“Lalu Laban mengundang semua orang di tempat itu, dan mengadakan perjamuan.Tetapi pada
waktu malam diambilnyalah Lea, anaknya, lalu dibawanya kepada Yakub. Maka Yakubpun
menghampiri dia”

Menikahi Rahel adik Lea di Kitab Kejadian 29:30 “Yakub menghampiri Rahel juga, malah ia lebih
cinta kepada Rahel dari pada kepada Lea”

Mengumpuli budak Rahel bernama Bilha di Kejadian 30:4 “Maka diberikannyalah Bilha,
budaknya itu, kepada Yakub menjadi isterinya dan Yakub menghampiri budak itu.”

Mengumpuli budak Lea bernama Zilpaa di Kejadian 30:9 “Ketika dilihat Lea, bahwa ia tidak
melahirkan lagi, diambilnyalah Zilpa, budaknya perempuan, dan diberikannya kepada Yakub
menjadi isterinya.”

Poligami pembangun Bait Kudus, Raja Salomo :

1 Raja-raja 11:3 Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik;
isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN.

Poligami Raja Daud Raja Bani Israel ayah Salomo:

Pernikahan pertama dengan Mikhal anak Saul pada 1 Samuel 18:27 “…… Kemudian Saul
memberikan Mikhal, anaknya, kepadanya menjadi isterinya”

Dan tujuh istri yang lain pada 1 Tawarikh 3:1-9 yakni:
1.Ahinoam, perempuan Yizreel

2.Abigail, perempuan Karmel;

3.Maakha, yakni anak perempuan Talmai, raja Gesur

4.Hagit

5.Abital

6.Egla

7.Batsyua(Betsyeba) binti Amiel

Belum terhitung adalah para budak hamba Nabi Daud

Poligami Nabi Musa

Dengan Ziporah di Keluaran 2:21 Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu diberikan Rehuellah
Zipora, anaknya, kepada Musa.

Dengan perempuan Kush di Bilangan 12:1. And Miriam and Aaron spake against Moses because
of the Ethiopian woman whom he had married: for he had married an Ethiopian woman.

dalam ALKITAB LAI di terjemahkan”12:1. Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan
dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang
perempuan Kush.”




        Diskusi Antar Agama Diskusi Antar Agama @If Fara: Sekali lagi kami persilakan anda
Silakan membaca penjelasan kami mengenai ke-Tuhan-an Isa Al-Masih di url ini
http://www.isadanislam.com/tanya--jawab/isa-al-masih Jika ingin mengenal lebih dalam lagi
silakan pelajari di url ini www.isadanstudi.com Jika ada yang ditanyakan silakan mengemail staf
kami di masukan@idionline.info Kami percaya jika anda sungguh-sungguh mencari kebenaran,
Isa Al-Masih yang anda percaya sebagai Juruselamat anda pasti akan menolong anda. Amin.




Isa Al-Masih
www.isadanislam.com



         Xulkarnain Alex @If fara.. sebenarnya, kalangan intelektual umat kristiani sekarang ini,
menyadari dan mengetahui bahwa isi kitab Bible mereka banyak yang tidak benar dan tidak
logis. Tetapi mereka membutakan matanya terhadap kenyataan tersebut, bahkan mereka terus
mempromosikan ajaran primitif tersebut kepada orang-orang tersesat yang dapat dimasukkan
kedalam perangkap iman mereka.

Tetapi zaman telah berubah, di negara maju, banyak orang-orang intlektual yang mengaku
beragama kristen (seperti di daratan Eropah dan Amerika) meninggalkan gereja dalam keadaan
kosong. Akhirnya berubahlah gereja-gereja di banyak negara Eropa menjadi Mesjid yang makin
ramai dimasuki oleh orang-orang yang khusu’ beribadah kepada Allah yang sebenarnya.

@Valkentinus.. sebenarnya tidak ada niat saya untuk menjatuhkan atau menghina DAA atau
orang-orang di dalam timnya ini, tetapi merekalah yang terus mendiskriditkan ajaran Islam,
padahal mereka tidak memahaminya dengan benar.

Menurut saya, lebih baik DAA menghentikan situsnya itu, lalu berbuatlah yang terbaik dalam
agamanya untuk umatnya sendiri. Kami umat islam tidak akan mengganggu kalian dalam
beribadah.

Sebab agama kalian adalah untuk kalian, sedangkan agama islam untuk orang islam. Kalian
tidak akan menjadi penyembah apa yang kami (umat) islam sembah, dan kami (umat islam)
tidak akan menyembah/mengikuti apa yang kalian sembah. Kerukunan inilah yang sebenarnya
yang harus kita jalin. Bukan saling menghina dan saling menghujat.

Camkanlah saudaraku DAA dan para kolegamu yang bernaung di dalam tim DAA yang ada di
situs kamu itu.

Tetapi kalau kalian tetap ingin melanjutkan perdebatan ini, maka kami siap melayani kalian
sampai kapanpun. Karena kami akan menyampaikan sebuah ayat al qur’an yang pasti akan
terbukti kenyataqannya nanti. Amien!

Inilah ayatnya di dalam surat AL Israa’ (17:81) yang berbunyi;

‫ = و ُل‬dan sampaikanlah (Muhammad) ,
ْ َ

‫( َ ء ا ْ َ ق‬telah datang kebenaran),
        َ

‫( وزھقَ ا ْ َ طِ ل‬dan akan lenyaplah kebathilan/kebohongan itu),
ُ            َ َ َ
‫ ( إِن ا ْ َ طِ ل‬sesungguhnya kebathilan/kebohongan itu),
َ

ً ‫( َ ن زھُو‬adalah sesaatu yang pati akan lenyap).
     َ َ




        Diskusi Antar Agama @If Fara, Xulkarnaian: Injil adalah Firman Allah yang tidak pernah
berubah dan masih tetap asli hingga saat ini. Injilpun masih tetap sangat diagungkan hingga
pada zaman nabi anda, yang lahir 300 tahun kemudian. Dan tetap eksis dan tidak berubah
hingga saat ini. Allah mengatakan dengan jelas bahwa pada Taurat dan Injil ada petunjuk dan
terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68), juga berkah yang yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan
Muhammad (Qs 10:94; Qs 16:43-44).



       Xulkarnain Alex @DAA.. anda menulis “Injil adalah Firman Allah yang tidak pernah
berubah dan masih tetap asli hingga saat ini”.

Pertanyaan saya .. Injil yang mana yang anda maksudkan? Apakah kitab Bible yang sedang anda
pegang tersebut, anda samakan dengan Injil?. Bagaimana anda menyakinkan kami bahwa Bible
itu adalah kitab Injil yang diturunkan Allah kepada nabi Isa AS? Tahukah anda Yesus berasal dari
mana ? tahukan anda Yesus berbahasa apa? Tahukan anda kitab Bible berbahasa asli apa?
Apakah mungkin Yesus menerangkan Injil pakai bahasa Yunani atau Ingris kepada murid-2nya?
Bagaimana anda menyakini bahwa Pulus adalah wakil dari Yesus, bukankah Paulus sendiri yang
membuat kontradiksi dari ajaran-2 Yesus ?

Dari riwayat penulisan Bible saja, terbukti bahwa kitab Bible bukanlah Injil yang asli. Apalagi
kalau dipelajari terhadap kandungan isi/catatan yang ada di dalamnya. Maka banyak sekali yang
saling kontradiksi dan tidak sesuai dengan pertimbangan akal-budi manusia.

Jadi anda jangan membodohi atau membohongi orang-orang intlektual yang hadir di FB disini.
Hanya domba-domba yang tersesatlah yang mampu anda kelabui untuk masuk kedalam
perangkap kebohongan anda itu.

Banyak sekali netter di FB disini yang bertanya-2 tentang ayat-2 yang kontradiksi yang ada
didalam kitab Bible anda tersebut, tetapi kemudian anda kabur dan mengelak dari pertanyaan
tersebut. Terbukti bahwa anda menyampaikan sesuatu kebodohan dan kebohongan belaka.
Sebenarnya anda tidak mengerti dengan kitab Bible anda, apalagi dengan kitab Injil yang
sebenarnya. Bahkan anda mencoba memelintir ayat-ayat Al Qur’an untuk memaksakan opini
dan keinginan anda, padahal anda tidak paham sama sekali dengan kitab pegangan umat islam
(Al Qur’an) tersebut.

Sebenarnya Anda ini bukanlah seorang penganut agama yang benar dan baik, karena anda
tidak mamahami makna dari sebuah ajaran yang lurus dan benar.

Misi anda sebenarnya adalah membuat sebanyak-banyaknya perangkap, agar target anda
tercapai untuk menjaring domba-domba tersesat masuk kedalam perangkap iman anda.

Target anda tersebut akan gagal dan akan berbalik menyerang anda sendiri di FB ini, karena
para pendebat anda disini adalah orang-orang intlektual dan cerdas semua. Jadi berhentilah
anda mempromosikan ajaran primitif tersebut di FB sini.

Nah sekarang saya akan bahas ayat-2 al qur’an yang anda coba untuk memaksakan opini anda.
Pertama anda menggunakan surat AL maidah ayat 43-46. Saya akan jelaskan satu-persatu
ayatnya.

Ayat 5:43 berbunyi ;

َ َ ُ ‫( و َ ْ َ ُ َ ﱢ‬dan bagaimana mereka mencari pertimbangan hukum kepada kamu
                  َ
(Muhammad) ?),

ُ‫( و ِ ْ َ ھُ ُ ا ﱠ ْ راة‬padahal di sisi mereka sudah ada kitab Taurat),
   َ                  َ
ِ
‫ﻪ‬‫َ ِ ُ ْ ُ اﻟﻠ‬      (yang di dalamnya ada ketentuan/hukum syariat Allah)


َ‫ُ ﱠ َ َ َ ﱠ ْ ن‬   (kemudian berpalinglah mereka)

   َ
َ ِ‫ِ ْ َ ْ ِ ذ‬      (sesudah hal yang demikian itu (sesudah kamu putuskan perkara mereka)]

‫وﻣﺎ أُوﻟَﺌِﻚ‬
َ         ََ       (Dan tidaklah mereka itu)

ْ ُ ْ ِ َ ِ ِ (termasuk orang-orang mukmin (beriman kepada rasul ) “ (QS 5:43)

Pertanyaan saya.. apakah anda (DAA) memahami dan mengerti maksud yang sebenarnya dari
ayat tersebut diatas? Kepada siapakah ayat tersebut ditujukan? Kenapa ayat tersebut diatas
ditujukan kepada orang-orang Yahudi padahal mereka sudah diberikan kitab Taurat yang sudah
mengandung banyak hukum syariat yang seharusnya mereka laksanakan, tetapi sebaliknya
mereka memohon pertimbangan hukum kepada nabi Muhammad?
Pertanyaan selanjutnya adalah , mengertikah anda kitab Taurat mana yang dimaksud oleh ayat
diatas? Apakah menurut anda, kitab Taurat tersebut adalah kitab Perjanjian lama yang
terdapat di dalam Kitab Bible anda?.

Kalau anda mengira bahwa kitab Taurat yang dimaksud oleh ayat tersebut adalah Kitab
Perjanjian Lama. Pertanyaannya adalah , lalu kenapa anda dan seluruh umat kristen saat ini
telah meninggalkan syaria’t yang tertulis di dalam kitab perjanjian Lama tersebut? Kenapa anda
tidak bersunat? Padahal ibrahim mewajibkan bersunat pada keturunannya. Kenapa anda boleh
makan babi, padahal kitab perjanjian lama melarang memakan babi? Lalu ajaran siapa yang
anda pegang saat ini? Tentu ajaran Paulus bukan? Kenapa Paulus begetu lancang menghapus
hukum semua hukum syariat di dalam kitab Taurat?

Jadi sebenarnya , ayat tersebut ditujukan kepada orang-orang seperti anda DAA dan para
kolegamu yang telah meninggalkan ketentuan hukum sayriat di dalam kitab Perjanjian Lama.
Padahal orang Islam masih melaksanakan apa-apa yang tercantum di dalam hukum Taurat itu
yang sudah disempurnakan di dalam kitab Al qur’an.

Jadi percuma saja kalian menyodorkan ayat 5:43 tersebut untuk memperkuat opini kalian,
karena ayat tersebut berbalik arah mengkritisi tabiat jahat iman kalian yang telah menodai
ketentuan hukum syaraiat di dalamnya.

Terbukti bahwa anda tidak mengerti dengan makna ayat tersebut.

Akan saya bahas lagi ayat-ayat selanjutnya pada sesi berikutnya, tetapi sebelumnya anda harus
jawab dulu semua pertanyaan yang saya ajukan diatas dengan benar dan jujur.

Kalau anda tidak mampu menjelaskannya, maka tidak salah kalau semua netter disini menunuh
anda adalah pembohong besar dan ajaran anda adalah ajaran orang-orang primitif

Sekarang Jelaskanlah, kalau anda mempunyai pemamaham yang benar terhadap kitab Al
Qur’an atau kitab Bible yang anda pegang itu. Kami tunggu. Jawaban anda yang lengkap dan
panjang.




        Xulkarnain Alex @DAA.. dimana anda sekarang ? apakah anda sedang menyaksikan
perdebatan yang tidak akan habis-habisnya itu , yang jauh dari makna nilai kebaikan, nilai hati
nurani serta ajaran Kasih?
Mungkinkah anda merasa tersenyum senang serta bangga menyaksikan ajaran anda sedang
dibela dengan sangat luar biasa dengan cara yang aneh yang tampak mengagumkan bagi
pemikiran anda?.
Tetapi sebaliknya saya merasa sangat sedih. Kenapa saya sedih? Karena tidak akan lama lagi
forum atau rumah anda ini, akan dimasuki ini antek-antek gerombolan FFI atau murid-murid si
Atheis Ali Sina (sesuai dengan link yang disarankan oleh seorang pembela anda).
Saya juga sangat menyangsikan itikad baik anda @DAA, sebenarnya Forum yang anda bangun
ini adalah Forum untuk mencaci maki dan menanamkan rasa kebencian semata. Sepertinya
anda berkedok dibalik forum Diskusi Antar Agama, tetapi misi anda sebenarnya adalah
menanamkan kebencian semata terhadap islam dengan dibantu oleh murid-murid si Atheis Ali
Sina dari FFI. Sepertinya anda merasa bangga dengan tamu yang akan datang untuk membela
agama anda. Sepertinya anda membangun persekongkolan dengan antek-antek FFI untuk
menegakkan ajaran agama anda. Sepertinya anda menghalalkan segala cara untuk
memaksakan dan memenangkan opini anda.

Padahal orang-orang islam tidak butuh kemenangan dari forum ini. Karena kebenaran itu ada di
dalam hati nurani kita masing-masing. Tuhan tidak akan memberi petunjuk kalau orang itu tidak
mau diberi petunjuk.

@DAA.. Sepertinya anda telah jauh dari ajaran kasih Yesus yang anda bangga-bangakan itu.
Dimana hati nurani anda saudaraku. Apakah anda juga adalah salah seorang dari murid-murid
sipenghasut Ali Sina itu?. Jawablah yang jujur saudaraku DAA! Dimana tempat anda berpijak?
Apakah anda seperti bunglon atau baling-baling diatas bukit? Tunjukan kebenaran
agama/ajaran anda dengan kebenaran dan hati nurani anda.

@DAA..saya tidak membenci anda.. bahkan saya sangat menyayangi anda dan saya
menyarankan yang terbaik untuk anda. Kita sebangsa dan setanah air, mari kita ujudkan
kerukunan antar umat beragama di negara ini saudaraku dengan saling melaksanakan ibadah
masing-masing . Tunjukkan itikad/maksud baik anda dengan tidak membiarkan rumah anda
menjadi ajang permusuhan dan menjadi ladang fitnah , penghasutan dan saling mencaci-maki
setelah rumah anda dimasuki oleh gerombolan antek-antek FFI.

Kalau anda tetap bersekongkol dengan FFI maka benar postulat saya bahwa ajaran anda
dibangun dengan kebohongan , bukan dengan kebenaran serta ajaran Kasih yang bersumber
dari Yesus.

Berpikir rasional-lah saudaraku. Saya mohon maaf atas saran ini, saudaraku.
       Diskusi Antar AgamaSetiap umat beragama berlomba mencari keselamatan. Segala
usaha dilakukan agar dapat memperoleh keselamatan. Al-Quran dan Injil memberi beberapa
pandangan bagaimana seseorang dapat memperoleh keselamatan.

Pertama – Mencari Jalan Lurus

Jalan yang lurus jelas lebih baik bagi seorang pengendara dibanding jalan yang berliku.
Demikian halnya dengan seseorang yang ingin diselamatkan. Dia perlu mencari jalan lurus itu.
“Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Dimanakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? “Aku [Allah] hendak mengajar dan
menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh . . . . .” (Taurat, Mazmur 32:8)




         Xulkarnain Alex @DAA.. artikel anda yang berjudul “Keselamatan Dalam Al-Quran Dan
Injil”, telah saya baca seluruhnya disitus yang anda tayangkan diatas.

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sanggahan saya terhadap tulisan anda. Saya
harap anda tidak menghapus komentar saya ini. Supaya semua orang yang datang ke rumah
anda ini, dapat menilai apa yang telah anda tulis dengan judul diatas apakah benar-benar
sebuah jalan menuju keselamat itu.

Maaf komentar saya ini memang agak panjang, supaya lebih bisa dipahami lebih baik.

@DAA...anda menulis; “ Setiap umat beragama berlomba mencari keselamatan. Segala usaha
dilakukan agar dapat memperoleh keselamatan. Al-Quran dan Injil memberi beberapa
pandangan bagaimana seseorang dapat memperoleh keselamatan.”

XA: anda Betul.. semua manusia yang mengakui adanya Tuhan, pasti mereka menginginkan
keselamatan. Keselamatan apakah yang diinginkan oleh umat beragama tersebut. Jawabnya
adalah; keselamatan hidup di dunia menuju akhirat. Kehidupan dunia adalah jalan, sarana atau
fasilitas sementara yang akan dipersiapkan untuk bekal menuju keselamatan abadi, yaitu Sorga.
Kenapa manusia mendambakan sorga, kerena disanalah puncak keberhasilan, puncak
kebahagian, hasil akhir kemewahan abadi yang telah di janjikan oleh Tuhan di dalam agamanya.
Hanya orang yang beragama yang meyakini adanya sorga.
Sebaliknya Tuhan juga mengancam orang-orang fasik/jahat dengan hukuman atau pembalasan
yang disebut dengan nereka.

Tetapi Penganut Atheis (anti Tuhan) pasti menolak adanya neraka itu, namun sebaliknya orang-
orang Atheis juga menginginkan sorga (aneh sekali buka?..sorga dari siapa yang didambakan
oleh mereka?).

Masing-masing ajaran agama memiliki cara yang berbeda-beda untuk mencapai keselamatan
(sorga). Agama islam dan agama kristen mengakui bahwa yang paling berkuasa serta yang
dapat mengatur seluruh alam semesta adalah Tuhan. Pertanyaan dasar yang perlu diajukan
kepada kedua agama (Kristen dan islam) adalah ;

   1. Apakah Tuhan yang dipuja dimana doa dan pengharapan dikirim kepadaNYa adalah
      Tuhan yang sama?
   2. Apakah ajaran keselamatan yang tercantum/dianut oleh agama Kristen dan Islam
      berasal dari Tuhan yang sama?
   3. Kalau ajaran menuju ke selamatan dari ke dua agama (Kristen dan Islam) berasal dari
      Tuhan yang sama, lalu kenapa jalan menuju keselamatan itu berbeda jauh? Siapakah
      yang telah membuat perbedaan itu terjadi ? Mungkinkah perbedan itu hasil karya
      Tuhan? Metode apakah yang dapat dilakukan untuk menguji atau menilai dari kedua
      agama tersebut yang paling benar?
   4. Kalau Tuhan yang dimaksud oleh agama kristen dan agama islam adalah Tuhan yang
      berbeda, lalu kenapa penganut kristen dan Islam selalu memperdebadkan jalan
      Tuhannya masing-masing, bukankan jalan yang ditempuh oleh masing-masing
      penganutnya adalah jalan lurus yang arahnya berbeda sehingga tidak akan bertemu di
      satu titik.?
   5. Kalau Tuhan yang dimaksud oleh agama kristen dan Islam berbeda, padahal kita adalah
      species manusia ysang sama yang hidup di bumi ini, lalu apakah mungkin yang berkuasa
      terhadap Bumi dan kehidupan species manusia itu adalah Tuhan yang berbeda?

Pertanyaan-pertanyaan dasar ini, seharusnya menjadi pegangan pokok bagi kita sebelum
melangkah untuk melanjutkan diskusi DAA ini. Kita boleh saja mencari jalan keselamatan itu
dengan cara dan keyakinan kita masing-masing. Tetapi kalau kita ingin menjawab secara jujur
pertanyaan-pertanyaan diatas, maka hanya ada SATU TUHAN. SEHINGGA HANYA ADA SATU
JALAN KESELAMATAN ITU.

Maka oleh sebab itu kita semua harus mencari kebenaran yang hakiki, yaitu mengikuti jalan
yang lurus sehingga mencapai satu titik atau satu tujuan yaitu KESELAMATAN (Sorga).
Tidak ada paksaan untuk meyakini sebuah kebenaran, kryakinan mencapai kebenaran itu
tumbuh dengan kesadaran dan keikhlasan di dalam diri kita sendiri. Manusia sudah dilengkapi
oleh Tuhan dengan kecerdasan yang sempurna dan ditopang juga oleh kepekaan hati nurani.
Namun akal dan hati nurani saja tidak cukup, karena kita tidak mengetahui kenapa kita
dilahirkan kedunia ini, lalu apa yang akan terjadi setelah kematian kita?. Untuk menjawab hal
tersebut, kita tidak bisa mengandalkan kecerdasan, daya nalar dan hakekat hati nuruni yang
ada di dalam diri kita saja, karena kita tidak pernah meminta kepada ibu-bapak kita untuk
dilahirkan dan kita juga tidak pernah mengetahui dari orang sudah mati apa yang telah
dialaminya di alam kubur itu?

 Nah untuk menjawab hal itu , kita perlu kitab pedoman yang benar-benar berasal dari sang
pencipta, kitab pedoman yang benar-benar menunjukkan kita ke jalan yang lurus menuju
keselamatan itu.

Tidak mungkin Tuhan memberikan 2 (dua) jalan lurus dengan arah yang berbeda, karena jalan
yang berbeda, tidak akan bertemu pada satu titik (sorga). Atau apakah sorga untuk orang
kristen dengan umat islam adalah sorga yang berbeda? Kalau tuhannya sama, tentu titik yang
dituju itu adalah sorga yang sama. Maka untuk itu kita harus sama-sama mencari kebenaran
bukan memaksakan pembenaran.

Bukalah hati nurani dan akal budi dari lubuk hati manusia yang paling dalam, untuk menilai dan
mempelajari bagaimana petunjuk “kitab pedoman” yang ada di tangan kita masing-masing.

DAA...Kita lanjutkan pembahasan topik diatas;

Pertama – Mencari Jalan Lurus

DAA...anda menulis “Jalan yang lurus jelas lebih baik bagi seorang pengendara dibanding jalan
yang berliku. Demikian halnya dengan seseorang yang ingin diselamatkan. Dia perlu mencari
jalan lurus itu. “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Dimanakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? “Aku [Allah] hendak mengajar dan
menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh . . . . .” (Taurat, Mazmur 32:8)”

XA... betul DAA, anda telah menyampaikan sebuah ayat di dalam al qur’an tentang doa dari
orang muslim, bahkan doa itu selalu diucapkan setiap harinya di dalam shalat minimal 17 kali.
Namun saya manjadi heran , kenapa anda hanya menyampaikan satu ayat QS 1:16 saja?
Seharusnya anda menerangkan apa yang dimaksud jalan lurus yang disampaikan oleh ayat QS
1:6 tersebut diatas. Begitu juga anda , hanya menyampaikan sebuah ayat yang ada di Bible
Mazmur 32:8 yang anda ambil sepotong saja , tanpa menjelaskan jalan lurus yang dimaksud.
Seharusnya anda menjelaskan ayat-ayat sebelum Mazmur 32:8 itu, siapa yang menyampaikan
ayt itu dan apa maksud Dia menyampaikan kalimat jalan yang lurus itu?

Tetapi ngak apa-apa.. saya akan coba membahasnya disini. Saya akan bahas dulu QS 1:6 yang
anda kemukakan itu. Ayat itu berbunyi;

      ْ
“ َ ِ ‫( اھ‬mohon bimbinglah kami)

َ ِ َ ْ ُ ْ ‫ﱢ َ اط ا‬
              َ           (jalan yang lurus).

Pertanyaannya adalah, jalan lurus apakah yang dimaksud oleh ayat ini? Apa
mamfaatnya/untungnya kalau kita mengikuti jalan yang lurus itu?

Jawabannya terdapat pada ayat berikutnya;

“ْ   ِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ‫ِ َ اط ا ﱠ ِ َ أ‬
                                َ          (yaitu jalan yang penuh nikmat/kebaikan bagi kalian).

Pertanyaan selanjutnya adalah nikmat apa yang akan diperoleh kalau kita menempuh jalan
lurus yang dimaksud?

Tentu kita dapat menilai dengan hati nurani kita, bahwa jalan lurus itu akan menuju kepada
nikmat yang baik-baik saja atau sorga, tidak mugkin nikmat yang dijanjikan itu adalah jalan lurus
menuju ke neraka atau jalan menuju kejahatan. Apa andea setuju?

Ternyata benar bahwa yang dimaksud dengan jalan yang penuh nikmat itu adalah jalan yang
jauh dari kesesatan atau jauh kejahatan yang akhirnya kita sampai di neraka, hal ini diterangkan
berikutnya yaitu;

“َ ‫ُ ب َ ْ ِ ا ﱠ ﱢ‬
                ِ                ْ َ ْ‫َ َْ ِ ْ ا‬   ‫( و‬bukan (jalan) yang dimurkai
                                                   َ                                bukan (pula jalan) yang sesat
bagi kalian) (QS1:7).

Pertanyaan selanjutnya adalah kemurkaan apa yang dimaksud oleh ayat tersebut? Tentu akal-
budi kita dapat menilai bahwa kalau kita mencari jalan lain maka kita akan tersesat. Karena
jalan lain akan menunu ketitik yang salah dan akhirnya tersesat ke jalan yang jahat yang
akhirnya sampailah kita ke neraka (jalan kemurkaan). Apakah anda setuju?

Seharusnya anda (DAA) tidak mengambil satu ayat saja, sehingga pernyataan anda itu
menggantung, tidak jelas arahnya. Padahal keterangan jalan yang lurus dari ayat (QS 1:6)
tersebut masih ada kelanjutannya. Sepertinya anda ingin membelokkan arah jalan lurus itu
menurut jalan yang akan anda tempuh. Supaya orang islam mengikuti jalan yang akan anda
tunjuki. Kalau jalan yang anda tempuh adalah jalan yang lurus, tentu dengan senang hati saya
akan mengikutinya, tetapi sebalik kalau jalan yang anda tawarkan itu jalan yang salah atau
sesat, maka celakalah saya nantinya, karena saya akan sampai kejalan kemurkaan (neraka).

Selanjutnya saya akan menilai tentang Mazmur 32:8 yang anda ambil untuk menyamakan
presepsi anda tentang jalan yang lurus dengan ayat al qur’an (QS 1:6).

Ayat mazmur 32:8 berbunyi ;

   “8Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku
          hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu” (Mazmur 32:8)”.

 Pertanyaannya adalah siapakah “Aku” yang dimaksud oleh ayat tersebut? Apakah kata “Aku”
yang dimaksud oleh ayat tersebut adalah “Tuhan”?.

Ternyata yang dimaksud “Aku” oleh ayat tersebut bukan “Tuhan” tetapi adalah seorang
manusia yang mulia yang bernama “Daud” seperti yang tertulis pada permulaan Mazmur bab
32 yang berbunyi;

  “1Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya,
                         yang dosanya ditutupi! (Mazmur 31:1)”.

Untuk lebih jelasnya ayat Mazmur 32:8 seharusnya berbunyi ;

“8Aku (Daud) hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku
    (Daud) hendak memberi nasihat, mata-Ku (Daud) tertuju kepadamu” (mazmur 32:8)”.

Jadi jelaslah bahwa bahwa jalan yang lurus itu adalah jalan yang telah ditempuh oleh Daud.
Daud ingin menerangkan dan mengajarkan kepada umatnya (termasuk anda DAA) bagaimana
menempuh jalan yang lurus itu.

Anda (DAA) telah mengambil ayat Mazmur 32:8 itu untuk menyamakan persepsi anda dengan
ayat AL qur’an (QS 1:6). Saya tidak berkeberatran dengan persamaan ayat ini. Tetapi
seharusnya anda tetap konsisten dan berpegang teguh dengan ayat Mazmur tersebut, yaitu
percaya/yakin bahwa jalan yang lurus itu adalah jalan yang ditempuh dan ditunjuki oleh Daud
kepada anda atau umat kristen lainnya, seperti saya juga percaya hal itu. Saya benar-benar
ingin melihat dan membuktikan kejujuran anda. Semoga anda berkata jujur pada paparan anda
selanjutan.
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Daud adalah seorang Nabi yang mengajarkan jalan
kebaikan yang berasal dari Tuhan , yaitu jalan lurus menuju ke sorga. Di dalam al qur’an , nama
Daud juga di abadikan dan disebut beberapa kali.

Di dalam al qur’an dijelaskan bahwa Daud mendapat kitab petunjuk dari Tuhannya berupa kitab
Zabur ( atau Mazmur menurut logat/ejaan orang nasrani) seperti pada surat anisa’ ayat 164
yang berbunyi

“‫زﺑ ﻮرا‬
  ً َُ    ‫...( َوآ ﺗَ ـ ْﻴ ـَﻨ ﺎ د اود‬dan kami turunkan kitab
          َُ َ                                                  Zabur ke Daud). (QS 4:163)”
  ً
Jadi orang islam percaya bahwa Daud menerangkan jalan yang lurus itu menurut kitab Zabur
yang diterimanya dari Tuhan.

Begitu juga seharusnya anda (DAA) dan umat kristen lainnya, anda harus percaya bahwa jalan
yang lurus itu adalah jalan Daud . Anda harus konsisten/jujur dengan tulisan yang anda
cantumkan tersebut diatas.

Kedua – Mengetahui Pribadi Isa Al-Masih

DAA... anda menulis.. ; “Mengapa harus Isa Al-Masih? Mengapa bukan Muhammad, Musa,
atau nabi lain? Bila kita menelusuri Al-Quran, tidak sedikit ayat-ayat yang membahas tentang
Isa Al-Masih. Malahan ada gelar yang diberikan kepada-Nya yang tidak dimiliki oleh siapapun.

XA... ternyata anda DAA tidak jujur dan tidak konsisten dengan ucapan/tulisan anda
sebelumnya. Sebelumnya anda menulis bahwa jalan yang lurus itu adalah jalan yang di tempuh
oleh Daud. Tetapi sebaliknya, sekarang anda mengarahkan bahwa HANYA ISA AL-M,ASIH JALAN
YANG LURUS ITU.

Jadi apa maksud anda menulis nubuat Mazmur 32:8 diatas? Apakah anda bermaksud untuk
mengelabui orang-orang islam yang anda anggap bodoh?

Bagiamana sih.. anda ini. Anda benar-benar tidak jujur dan tidak konsissten terhadap diri anda.
Bahkan anda menulis bahwa jalan yang lurus itu bukan berasal dari yang lain ( “bukan
Muhammad, Musa, atau nabi lain? ).

 Saya jadi bertanya-tanya, siapakah anda ini, apakah anda ini seorang manusia atau sosok iblis
yang menyamar menjadi manusia. Supaya jalan orang beriman menjadi bengkok?

Jalan lurus apa yang anda maksud dengan pernyataan anda itu sebelumnya?
Sedangkan di dalam ketentuan al qur’an , jalan lurus itu bukan hayna sekedar mengikuti jalan
seseorang, atau jalan nabi saja , tetapi jalan yang diredahi oleh Allah. Hal ini tercantum di dalm
surat Yusuf 12:40;

“‫( أَ َ ر أَ َ ْ ُ دوا‬Dia (Allah) telah memerintahkan kamu tidak menyembah)
   ُ          َ

ُ‫( إِ إِ ه‬selain kepada Nya (Allah))

‫( ذ ِك ا د نُ ا ْ َ م‬Itulah sebenarnya agama/ajaran yang lurus)
ُ              َ َ

‫َ ْ َ ُون‬
َ             ‫( و َ ِن أَ ْ َ ر ا س‬akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti/memahaminya)
              ِ   َ             َ
(QS 12:40)”

Petunjuk inilah yang menjadi dasar bagi orang islam agar mengikuti ketentuan yang tercantum
di dalam QS 12:40. Sedangkan jalan lurus yang disampaikan oleh para nabi seperti Musa, Daud,
Isa almasih serta nabi Muhammad SAW dan lainnya, adalah jalan lurus yang diterimanya dari
Allah untuk disampaikan dan dijalankan oleh umatnya.

Semoga anda bisa memahami perbedaan pandangan antara umat islam dengan anda (DAA).
Anda mungkin memahami jalan lurus itu berdasarkan analisa dan kesepakatan para pemimpin
teras agama anda (Pendeta atau pastor atau apalah namanya), tetapi umat islam hanya
berdasarkan apa yang telah tertulis di dalam Al qur’an saja.

Saya lanjutkan bahasan saya tentang nubuat anda..

DAA .. anda menulis “ Al-Quran bersaksi, hanya Isa Al-Masih lahir dari seorang perawan (Qs
19:16-34; Injil, Rasul Matius 1:18). Dia disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (Qs 19:19;
Injil, Kisah Para Rasul 4:30). Ia diberi gelar “Kalimat Allah” (Qs 3:35, 39; Injil, Rasul Yohanes
1:1). Dialah Yang Mulia dan Yang Lama dinubuatkan yaitu “Al-Masih” (Qs 4:171; Injil, Lukas
24:25-27).”

XA.. akan saya nilai kesimpulan anda itu, apakah anda berkata jujur, atau sebaliknya ingin
mengelabui orang islam yang anda anggap bodoh atau anda mengada-ada saja.

Nubuat pertama anda tertulis... “Al-Quran bersaksi, hanya Isa Al-Masih lahir dari seorang
perawan (Qs 19:16-34; Injil, Rasul Matius 1:18).”
Penjelasan anda ini menunjukan bahwa anda juga percaya dan yakin bahwa Isa-almasih adalah
seorang anak manusia yang dilahirkan dari seorang perawan yang bernama “Maria” atau
“Maryam”. Kita baca bunyi ayatnya.

 “Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari
   keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (16), maka ia mengadakan tabir (yang
melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di
         hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna 17. (QS 19:16-17)”.

Tahukan anda kenapa Maryam menjauhkan dirinya dari keluarganya ke tempat yang jauh
sebelah timur?. Jawabannya karena dia diambil dan dibawa oleh pengasuhnya/ayah angkatnya
yang bernama “Zakaria” untuk di didik menjadi rahib perempuan yang taat beribadat dan
tinggi ilmu agamanya” (baca surat Ali Imran ayat 38).

Tahukan anda siapakah yang dimaksud dengan kata “Kami” dan siapa pula yang dimaksud
dengan kata “Roh Kami” pada ayat nomor 17 diatas ?. Kemudian “roh Kami “ itu menjelma
menjadi manusia dihadapan Maryam? Kenapa bukan kata “Kami” yang menjelma menjadi
manusia dihadapan Maryam? Jadi apa bedanya “Kami” dengan “Roh Kami” pada ayat nomor 7
diatas. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah sama “Roh” dengan “Tuhan”?

Untuk maksud apakah “Roh Kami” itu menjelma menjadi manusia di hadapan Maryam? Apakah
pada saat “Roh Kami” itu muncul kehadapan Maryam , Maryam sudah Hamil? Atau belum
hamil?

Baiklah.. sebelum melanjutkan ayat-ayat surat Maryam berikutnya, ada baiknya kita mencari
pengertian apa maksud dari kata “Roh” yang diterangkan oleh al kitab. Bagaimana pula Al
qur’an menjelaskan tentang makna dari “Roh”.

Surat AS SAJDAH ayat 5-9: berbunyi “

 “Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani) 8. Kemudian
  Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh -Nya dan Dia menjadikan
  bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur (QS
                                       32:5-9)”.

Ayat ini menjelaskan bahwa seluruh manusia memiliki Roh yang ditiupkan oleh Allah kedalam
tubuh manusia ketika pertama kalinya di dalam rahim ibunya. Artinya , bukan hanya Yesus saja
yang memiliki Roh yang berasal dari Tuhan , tetapi saya, anda serta siapa saja, memiliki Roh
yang berasal dari Tuhan pencipta manusia. Kalau nanti Roh itu pergi dari tubuhnya , maka
manusia itu dinamakan dengan “MAYAT”.

Kemudian diperkuat lagi oleh surat SHAAD ayat 72 yang berbunyi ;

     “ (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan
  menciptakan manusia dari tanah".Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan
 Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud
                                 kepadanya (QS 38: 72) “.

 Ayat diatas tidak secara khusus ditujukan hanya kepada Isa Al masih/Yesus saja tetapi juga
kepada manusia pertama (Adam). Ternyata Adam juga dihidupkan atau dilengkapi oleh Tuhan
dengan “Roh” . Artinya ayat ini memperkuat ayat-ayat sebelumnya bahwa kita semua yang
masih hidup ini, dihidupkan dengan perantaraan “Roh” hasil Karya Tuhan.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana bentuk , wujud dan ciri-ciri sebenarnya dari Roh
itu?.

Ternyata di dalam AL qur’an , Tuhan memastikan bahwa manusia tidak akan sanggup melihat
dan menjelaskan dengan tepat tentang Roh.

Surat AL ISRAA' 85 berbunyi :

“ Dan mereka bertanya kepadamu(Muhammad) tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk
  urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit" (QS 17:85).

Ayat 17:85 ini memberikan petunjuk bahwa tidak ada seorangpun manusia yang sanggup
menerangkan apa sebenarnya dari Roh itu. Dan memang terbukti bahwa tidak ada manusia
yang ahli di bidang Roh, tidak ada profesor/pakar yang tertarik untuk meneliti dan berhasil
meraih gelar “Profesor Roh”. Jadi Al qur’an tidak bohong dengan ayat itu. Itu ramalan yang
terbukti hingga abad milenium ini.

Hanya sedikit sekali informasi yang dijelaskan oleh Tuhan di dalam kitabNya. Hanya informasi
itulah yang dapat kita pahami tentang Roh , tidak lebih.

Dan Anda (DAA)... jangan beropini yang bermacam-macan dan aneh-aneh tentang roh. Yang
menyebabkan kita berjalan tidak lurus dan akhirnya kita terjerumus ke dalam ke murkaanNYa
(neraka).
Sekarang saya mencoba mengambil beberapa ayat-ayat di Bible yang menerangkan tentang
“Roh”.

Matius 4:1 berbunyi;

             “1Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa Yesus dan Roh adalah 2 unsur yang berbeda. Pertanyaannya
adalah siapakah “Roh” pada ayat diatas? Kenapa “Roh” pada ayat ini mampu membawa Yesus ?
bagaiman kalau dibalik? Sehingga kalimat itu berbunyi “1Maka Roh dibawa oleh Yesus ke
padang gurun untuk dicobai Iblis. Jadi jelaslah bahwa Yesus, Roh dan Iblis adalah 3 unsur yang
berbeda.

Pertanyaan selanjutnya adalah ; ujian /cobaan apakah yang hendak diajukan oleh Iblis kepada
Yesus?.

Jawabannya ada di ayat 8 yang berbunyi ;

   " 8Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan
    kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9dan berkata kepada-Nya:
  "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." (Matius 4:8).

Pertanyaannya ; siapakan kata “Nya” yang tertulis pada nubuat diatas? Apakah “Nya” adalah
“Roh”? tentu anda mengetahui bahwa “Nya “ itu adalah Yesus bukan?

Lalu apakah jawaban Yesus setelah Iblis menyuruh Yesus menyembah Iblis? Jawabannya tertulis
pada ayat berikutnya yang berbunyi;

 “10Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus
menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Matius 4:8)”.

Pertanyaannya; apakah maksudnya “ada tertulis” pada ayat itu? Tentu anda mengetahui bahwa
itu artinya telah tertulis pada kita-kitab sebelumnya. Jadi Ayat ini memberi petunju bahwa Iblis
pun harus menyembah Tuhan, yaitu Allahnya, pencipta Iblis.

Pertanyaannya..kenapa Yesus tidak mengatakan kepada Iblis bahwa dirinya (Yesus) yang harus
disembah oleh Iblis? Kenapa Yesus justru menyuruh Iblis menyembah Allah,bukan dirinya
sendiri?

Sekarang mari saya sampaikan lagi sebuah ayat yang berbunyi ;
 “41Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya:
  42"Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya:
     "Anak Daud." 43Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh
   pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: 44Tuhan telah berfirman
kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah
  kaki-Mu. 45Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
46Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun
           juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya. (Matius 23:41-46)”.

Ayat ini memberikan petunjukan bahwa ternyata “Daud” adalah mesias yang di dudukan di
sebelah kanan Tuhan, sesuai dengan anggapan yang ditulis oleh orang Farisi dalam kitabnya.
Tetapi ada pertanyaan yang diajukan oleh Yesus kepada orang Farisi yang tidak dapat dijawab
oleh mereka. Yaitu “Bagaimana mungkin kalau Daud adalah Tuan dari pemilik Roh, kemudian
Daud juga anak dari Pemilik Roh ? Sebagaimana yang telah diucapkan oleh orang Farisi itu.
Tidak ada seorangpun dari orang farisi itu yang mampu menjawab pertanyaan Yesus. Kemudian
Yesus pergi tanpa memberikan jawaban.
Sebenarnya pertanyaan Yesus itu juga dapat dijadikan pegangan atau sebagai pertanyaan
dasar yang sama untuk kita yang hidup setelah Yesus. Pertanyaan yang sama yang harus
diajukan kepada orang-orang yang menganggap Yesus SEBAGAI TUAN DARI PEMILIH ROH
adalah ;

KALAU YESUS ADALAH TUAN DARI “PEMILIK ROH YANG DIDUDUKKAN DI SEBELAH KANANNYA”,
LALU BAGAIMANA MUNGKIN YESUS ANAKNYA PULA?

Ternyata Yesus sudah mempersiapkan sekaligus meramalkan sebuah pertanyaan yang nanti
dapat diajukan kepada manusia-manusia yang mengangggap diriNYa Tuhan atau anak Tuhan
yang akan duduk di sebelah kanan Tuhan, SAMA SEPERTI ORANG-ORANG FARISI YANG
MENGANGGAP DAUD ADALAH ANAK TUHAN YANG DI DUDUKKAN SEBELAH KANAN TUHAN
LALU DISAMAKAN DENGAN TUHAN.

Nah sekarang saya kembali kepada al qur’an ayat 16-17 diatas. Pertanyaannya adalah siapakah
yang dimaksud dengan “Roh Kami” tersebut?
Untuk menjawab pertanyaaaan tersebut mari saya perlihatkan surat Almaidah ayat 110 yang
berbunyi;

             ْ
“‫ﻪ‬‫ ( إِذ َ ل اﻟﻠ‬ketika Allah berkata/berfirman)
   ُ َ
‫( َ ِ َ ا ْن َ رْ َ م‬wahai putra Maryam)
 َ       َ
‫ِ ْ َ ِ َ َ ْك‬
َ                      ْ
                 ْ‫( اذ ُ ر‬ingatlah karuniaKu atas kamu)
   َ َ َ
   ‫َ وا ِد ِك‬    ‫( و‬dan juga (nikmatKu) terhadap Ibumu)
                   َ
‫ِرُوح ا ْ ُدس‬
  ِ ُ ِ              َ ْ ْ
                   ‫( إِذ أَ د ُ ك‬ketika Aku meneguhkan/mensupport kamu dengan ROH KUDUS).. (qs
5:110)”

JADI JELASLAH BAHWA KATA “KAMI “ PADA AYAT 19:17 ADALAH “ALLAH” YANG
MENYEBUT/MEMPERKENALKAN DIRINYA DENGAN NAMA “KAMI”. SEDANGKAN “ROH KAMI”
YANG DIMAKSUD OLEH AYAT TERSEBUT ADALAH “ROHUL KUDUS”. Yaitu “Roh” yang diciptakan
oleh “Kami” atau “Allah”.
Keterangan ayat diatas juga diperkuat oleh Surat Al Baqaraah ayat 253 yang berbunyi ;

      َ ِ َ ْ َ ‫( وآ‬dan Kami berikan kepada Isa)
                 َ
‫( ا ْن َ رْ َ م‬putra Maryam)
 َ           َ
   ِ‫( ا ْ َ َ ت‬beberapa mukjizat)
‫ ( وأَ د َ ه‬dan juga Kami perkuat/dukung/support dia)
ُ ْ َ
    ‫( ِرُوح ا ْ ُدس‬dengan/bersama Roh Kudus)”
     ِ ُ ِ

Pertanyaan selanjutnya adalah siapakah “Rohul Kudus” atah “Roh Kudus” itu?.

Untuk menjawabnya saya perlihatkan surat AN NAHL ayat 102 yang berbunyi ;
Katakanlah (Muhammad); "Rohul Qudus menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan
benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta
kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri”. (kepada Allah) (QS 16:102)”

Ayat ini memberikan petunjuk bahwa yang menyampaikan ayat-ayat AL Qur’an kepada
Muhammad adalah suruhan Allah yang bernama “ Rohul Kudus”. Ayat diatas juga memperkuat
keterangan QS 19:17, 2;253 dan 5:110, bahwa “Rohul Kudus” itu telah
meneguhkan/mesupport/memperkuat orang-orang yang beriman yaitu Muhammad dan Isa
Almasih.
Tidak ada yang bertentang dari ayat-ayat diatas, semuanya saling terkait dan saling
memperkuat. Sehingga tidak akan dapat dirusak oleh orang jahil yang ingin
membengkokkannya.
Kemudian akan saya perlihatkan juga ayat berikut yang mempertegas siapa sebenarnya “Roh
Kudus” itu.
Penjelasan ini terdapat pada surat al baqaraah ayat 97 yang berbunyi;
 “Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya
   (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang
sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. (QS
                                         2:97)”.

Ayat ini menjelaskan bahwa yang menurunkan Al Qur’an adalah Malaikat Jibril. Sedangkan dari
keterangan QS 16:102, yang disuruh untuk menyampaikan AL qur’an kepada Muhammad
adalah Rohul Kudus.

Jadi jelaslah bahwa “Rohul Kudus” atau “Roh Kudus” yang dimaksud oleh al qur’an adalah
Malaikat Jibril. Malaikat jibril pula lah yang disuruh oleh “Kami (Allah)” kepada Maryam untuk
menyampaikan berita tentang kelahiran anaknya yang bernama Isa ALmasih kepadanya.

Saya akan lanjutkan penjelasan surat Maryam berikutnya;

  “Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha
               Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". (QS 19:18)”

Ayat ini memberi petunjuk bahwa Maryam merasa ketakutan dengan kedatangan seorang laki-
laki di dalam ruangannya. Sehingga Maryam memohon perlindungan kepada Tuhannya
terhadap orang yang tidak dikenalnya yang mungkin saja bukan manusia tetapi iblis.
 Apakah jawaban Roh yang diutus itu?

    “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk
                    memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (QS 19:19)”

Dari keterangan ayat diatas, ternyata orang yang menemui Maryam tersebut adalah Utusan
dari Tuhan Maryam sendiri yang bernam Jibril (Malaikat). Malaikat jibril menyampaikan
informasi dari Tuhan Maryam bahwa dia akan hamil dan akan melahirkan anak yang suci.
Anak yang suci yang dimaksud oleh ayat ini adalah anak yang lahir bukan dari hubungan
maksiat, tetapi seorang anak manusia yang terlahir dari ciptaan/titipan Ilahi dan juga dari
seorang wanita yang baik-baik/saleh.

Tentu saja pernyataan malaikat jibril tersebut sangat mengejutkan Maryam. Berbagai
pertanyaan dan rasa tidak enak berkecamuk di dalam sanubari wanita perawan itu. Apakah
orang ini menuduhnya telah berbuat senohoh atau orang ini bermaksud tidak baik yaitu ingin
menghamilinya?
Inilah jawaban dari Maryam;

 “Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah
   seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" (QS 19:20)”

Sepertinya jawaban Maryam bernada kesal atau tersinggung perasaannya, seolah-olah dia
dikira berzina, padalah selama ini dia tidak pernah berhubungan dengan laki-laki yang bukan
muhrimnya. Tetapi tiba-tiba saja orang ini menyampaikan berita yang sangat menyentuh
kalbunya sebagai wanita yang baik-baik (di zaman itu). Tentu saja Maryam tersinggung
karenanya.

Kemudian Jibril kembali memberikan jawaban untuk meyakinkan Maryam dengan
menyampaikan sebuah Firman Allah yang berbunyi;

“Jibril berkata: "Demikianlah. Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar
dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal
                 itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan." (QS 19:21)”

Setelah mendengar Firman Allah yang disampaikan oleh Jibril itu, akhirnya luluh/sirna jugalah
kecurigaan Maryam terhadap orang itu. Dan akhirnya Maryam percaya secara penuh terhadap
apa yang di sampaikan oleh Malaikat Jibril itu.

Jadi jelaslah bahwa surat Maryam 16 – 21 menceritrakan atau dialog antara “roh Kami = Roh
ciptaan Allah = Malaikat Jibril” dengan”Maryam” tentang bakal calon bayi yang akan di kandung
oleh Maryam.

Pertanyaan yang perlu diajukan adalah, untuk apakah Jibril datang kalau hanya sekedar
memberitahukan bahwa Maryam akan hamil? Bagaimanakah kalau Tuhan tidak mengutus Jibril
kepada Maryam untuk memberitahu bahwa dia akan hamil, lalu membiarkan saja Maryam
Hamil begitu saja? Bagaimanakah perasaan Maryam sekiranya dia Hamil begitu saja, tanpa
mengerti sebab kehamilannya sama sekali?, Bagaimana perasaan seorang perawan suci yang
belum pernah berhubungan dengan laki-laki tahu-tahu hamil ?, Apakah tuduhan/gosip orang-
orang sekelilingnya yang selama ini mengenal bahwa Maryam adalah anak didik dari seorang
nabi yang termasyur kala itu yang bernama Zakaria? Bagaimanakah perasaan Zakaria
menyaksikan murid terbaik dan kesayangannya tiba-tiba hamil? Bagaimana dengan keimanan
Maryam selanjutnya? Atau bagaiman jawaban Maryn sekiranya ditanya oleh Zakaria? Akankah
Iman Maryam akandrop mencapai titik terendah sehingga akan membenci Tuhannya sendiri?
Jadi jelaslah bahwa kedatangan Jibril dengan memberikan informasi itu, sedikit banyaknya telah
memberikan ketenangan , kekuatan iman dan keteguhan hatinya kepada Tuhannya. Ternyata
Alah maha bijaksana dan maha penyayang kepada manusia !



Pertanyaan selanjutnya adalah; apakah Kitab Bible menceritakan tentang kedatangan Malaikat
Jibril sebelum kelahiran Yesus?

Untuk itu marilah kita baca Lukas 1:26-27 yang berbunyi ;

  “26Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di
  Galilea bernama Nazaret, 27kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang
        bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria (Lukas 1:26-27)”.

Ayat ini jelas-jelas menyatakan Gabriel adalah malaikat yang disuruh oleh Allah untuk
menyampaikan berita kepada seorang anak perawan yang bernama Mariam.

Pertanyaan selanjutnya apakah yang akan disampaikan oleh malaikat Gabriel kepada Maryam.
Apakah sama maksudnya dengan ayat Al Qur’an diatas?
Untuk itu marilah kita ikuti perbincangannya;

     “28Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang
   dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." 29Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu
 bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. 30Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan
  takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. 31Sesungguhnya
engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau
                           menamai Dia Yesus. (Lukas 1”28-31)”.

Jadi jelaslah bahwa baik Kitab Bibel maupun kitab Al qur’an mempunyai cerita yang hampir
bersamaan konteksnya tentang kelahiran calon bayi Maryam yang bernama Yesus atau Isa Al
masih.

Maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa ada 4 unsur yang berbeda yang menjadi lakon
cerita dalam kisah tersebut.Yaitu . 1. Allah 2. Malaikat 3. Maryam 4. Isa almasih. Dimana ke
empat tokoh itu tidak ada yang sama dan tidak pula mempunyai peran yang sama . Mereka ber
empat adalah empat tokoh yang berbeda dengan peran yang berbeda pula.
Tetapi sebaliknya anda (DAA) hanya mengambil Matius 1:18 saja untuk mengambil persamaan
cerita kelahiran Yesus dengan kelahiran Isa Almasih.

Adapun bunyi Matius 1:18 adalah ;

 “18Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan
dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami
                                    isteri.(Matius 1:18)”
Pertanyaan saya; Kenapa anda hanya mengambil Matius 1:18 saja untuk menyamakan
pandangan anda dengan ayat Al qur’an? Kenapa anda mengabaikan atau menyimpan surat
Lukas 1:26-30”. Apa maksud anda dibalik ini dan apa tujuan anda sebenarnya?

Coba anda terangkan apa yang dimaksud dengan kalimat “ternyata ia mengandung dari Roh
Kudus” . apakah menurut anda kalimat itu berarti bahwa Yesus lahir dari perkawinan Roh Kudus
dengan Maryam? Siapakah menurut anda “Roh kudus” itu? Apakah Roh Kudus yang anda
maksudkan pada ayat ini adalah Allah?

Kalau anda mengira bahwa Roh Kudus yang dimaksud diatas adalah Allah , maka apakah Yesus
itu lahir dari perkawinan Allah dengan Mariam ? atau Allah masuk kedalam rahim Maryam, lalu
menjelma menjadi Tuhan lagi setelah keluar dari kemaluan Maryam? Kalau anda berpikiran
demikian maka Anda telah menghina Tuhan anda sendiri dengan sangat keji dan kelewat batas.

DAA.. andamenulis “). Dia disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (Qs 19:19; Injil, Kisah Para
Rasul 4:30)”

XA... baiklah saya akan ulangi lagi QS 19:19 yang berbunyi ;

    “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk
                    memberimu seorang anak laki-laki yang suci".(QS 19:19)”

Mengertikah anda apa yang dimaksud dengan “anak laki-laki yang suci”? apakah ayat diatas
menjelaskan bahwa Anak laki-laki yang suci itu adalah anak dalam arti anak biologis dari Allah?
Kalau menurut anda bahwa ““seorang anak laki-laki yang suci” adalah anak Tuhan secara
biologis, lalu untuk apa ada ayat-ayat sebelumnya yang menceritakan tentang kedatangan
malaikat Jibril utusan Allah untuk memberitahu bahwa Maryam akan hamil dari tiupan Roh
ciptaan Allah, sebagaimana yang dijelaskan oleh keterangan ayat (QS 32:5-9) dan.(QS 38: 72).
Jelas-jelas QS 32:5-9 dan QS 38:72 menerangkan bahwa semua manusia mempunyai Roh yang
berasal dan ditiupkan oleh Allah kedalam rahim ibunya. Jadi bagaimana anda menyangkal
bahwa Isa al-masih adalah “anak Allah” atau “ anak dari “Allahnya Maryam”, sementara ayat Al
qur’an yang lainnya tidak menyatakan demikian.

Artinya anda tidak akan sanggup merubah makna sebuah ayat al qur’an, tanpa merubah ayat-
ayat yang lainnya. Karena semua ayat-ayat al qur’an itu saling terkait dan saling melengkapi.
Jadi mustahil dapat dibengkokkan oleh orang yang jahil seperti anda. Apalagi oleh orang yang
tidak mengerti dan memahani al qur’an seperti anda (DAA).
Jadi kesimpulannya yang sebenarnya adalah bahwa “seorang anak laki-laki yang suci”, tentu
bukan bermaksud anak Allah, tetapi yang dimaksud adalah anak yang lahir bukan dari
hubungan terlarang/makasiat seperti yang dituduhan oleh banyak masyarakat orang-ornag
yahudi disana. Tetapi Isa Al-masih adalah seorang anak laki-laki pemberian Allah kepada
Maryam dari seorang ibu yang tidak berdosa (suci).

Selanjutnya anda (DAA) menyodorkan sebuah nubuat dari kitab anda (Kisah Para Rasul 4:30)
yangberbunyi ;

  “. 30Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan
      mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus." (Kisah Para Rasul 4:30)”.

Sepertinya anda hanya mengambil sebuah kata yang tertanam di dalam ayat itu “Hamba-Mu”
yang kudus untuk anda hubungkan dengan kalimat “seorang anak laki-laki yang suci”. Cobalah
anda baca lagi kedua ayat diatas, sepertinya kontek dari kedua ayat tersebut sangat berbeda
jauh dan tidak berhubungan satu sama lain.

Sepertinya anda mencocok-cocokannya sebuah kata dengan terjemahan ayat al qur’an , tanpa
mengerti maksudnya, sepertinya ada bermain teka teki saja. Sepertinya anda mereka-reka
perkara yang sia-sia?

Pada ayat yang anda pakai itu ( kisa para rasul 4:30), Yesus sudah menjadi manusia dewasa,
sebaliknya pada QS 19:19 Yesus atau Isa almasih belum lahir atau belum ada sama sekali. Jadi
kedua ayat tersebut tidak dapat anda setarakan.

DAA.. kemudian anda juga menulis “Ia diberi gelar “Kalimat Allah” (Qs 3:35, 39; Injil, Rasul
Yohanes 1:1).

XA.. baiklah saya akan periksa apakah kedua ayat ayang anda sodorkan tersebut mempunyai
kesetaraan atau kesamaan prinsip.
QS 3:35 berbunyi ;

  ” (Ingatlah), ketika istri/perempuannya Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku
 menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan
 berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya
            Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".(QS 3:35)”

Pertanyaaan sebelum melanutkan bahasan ayat diatas adalah; Apakah maksudnya anda
menulis kalimat “Ia diberi gelar “Kalimat Allah”. Siapakah yang anda maksudkan dengan”Ia”
tersebut? . Apakah “Ia” yang anda tulis tersebut sama dengan “Isa Almasih”?.

Kalau yang anda maksudkan “Ia” sama dengan “Isa almasih” atau “Yesus” maka mengapa anda
mengambil ayat QS 3:35 untuk disetarakan dengan Isa al-masih?

Mengertikah anda kepada siapakah ayat QS 3:35 itu ditujukan?. Apakah menurut anda ayat itu
tertuju kepada Yesus atau Isa AL masih? Tahukah anda siapakah Istri Imran yang dimaksud oleh
ayat diatas? Tahukah anda bahwa Istri Imran yang dimaksud oleh ayat tersbut adalah ibunya
Maryam atau “neneknya Yesus”? Lalu kenapa anda mengambil ayat ini untuk disamakan
dengan “Isa Almasih”? Bukankah ayat ini menceritakan tentang nazar/sumpah dari Ibunya
Maryam untuk menjadikan anaknya (Maryam) sebagai Rahib wanita, karena sebelumnya,
ibunya Maryam mendambakan seorang anak laki-laki yang diharapkannya menjadi seorang
nabi? Tetapi anak yang dikandungnya adalah anak perempuan yaitu Maryam.

Jadi terbukti bahwa anda tidak memahami dengan benar ayat-ayat Al qur’an diatas, anda hanya
ingin mengolok-olokan ayat al qur’an saja. Anda hanya menonjolkan rasa kebencian dan rasa iri
semata kepada Al qur’an

Kemudian anda mengambil lagi qs 3:39 untuk tujuan untuk penyamakan presepsi ““Ia diberi
gelar “Kalimat Allah” . baiklah akan kita baca bunyi ayat tersebut;

 “Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di
 mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang
   putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan,
 menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh."
                                        (QS 3:39)”

Pertanyaan saya; “ apakah ayat ini tertuju kepada Isa Almasih? Apakah anda mengetahui bahwa
Zakaria adalah seorang Nabi yang dijadikan oleh Ibunya Maryam sebagai bapak angkat sekali
gus pengasuh yang mendidik Maryam untuk menjadi Rahib wanita di mesjid Baitul Maqdis?
Lalu apa hubungannya ayat ini dengan Isa Al masih? Bukankah anak yang lahir dari Zakaria yang
sudah berusia lanjut itu dinamakan dengan Yahya (atau “Yohanes si pembabtis” menurut kitab
Bible?).

Kalau anda mengetahui bahwa ayat ini tertuju kepada Yohanes si pembabtis, lalu kenapa anda
berpikiran bahwa ayat ini adalah “ kalimat Allah” yang tertuju kepada Isa AL masih.

Memang ada tertulis kalimat ِ ‫( ِ َ ا ِ َ ِ َ ٍ ﱠ‬dengan kalimat /perkataan/ketentuan dari Allah),
tetapi kalimat itu tidak tertuju kepada Yesus. Tetapi tertuju kepada Yohanes. Sebaliknya anda
mengira itu adalah kalimat yang tertuju kepada Isa Al-masih. Apakah anda tidak mengerti atau
anda bermaksud memperbodoh umat islam dengan kitabnya sendiri?

Ternyata ayat ini juga mengatakan bahwa Yahya tercipta dari “ KALIMAT ALLAH”.

Jadi “kalimat Allah (ٍ َ ِ َ ِ ) “ bukan hanya ditujukan terhadan penciptan Yahya anaknya Zakaria,
tetapi pemakaian kata “kalimat Allah (ٍ َ ِ َ ِ ) juga tertuju kepada banyak ciptaan Allah yang
lainnya. Bahkan penciptaan Adam juga menggunakan kata “kalimat Allah (ٍ َ ِ َ ِ ) “ Begitu jugA
terhadap penciptaan alam semesta ini juga dengan kata “kalimat Allah (ٍ َ ِ َ ِ ) “.

Jadi terbukti bahwa anda tidak memahami ayat-ayat al qur’an dengan benar, anda hanya
merasa iri dengan kebenaran ayat al qur’an sehingga anda mencoba mengadopsinya untuk
keperluan memaksakan opini yang disampaikan oleh pemimpin agama anda.

KETAHUILAH OLEH ANDA (DAA) DAN UMAT KRITEN YANG SANGAT BENCI KEPADA AL QUR’AN;

KALAU OPINI ANDA ITU TIDAK BENAR , MAKA ANDA TIDAK DAPAT MENGAMBIL AYAT-AYAT AL
QUR’AN UNTUK MEMBENARKANNYA. KARENA SESUATU YANG TIDAK BENAR , TIDAK AKAN
DAPAT DI TEGAKKAN DENGAN KEBENARAN. KALAU KEPALSUAN ITU DITEGAKAN DENGAN
KEBENARAN (MENGAMBIL AYAT AL QUR’AN) MAKA RUNTUHLAH KEPALSUAN ITU.

KEPALSUAN HANYA BISA DITEGAKKAN DENGAN KEBOHONGAN, SEHINGGA BERBARISLAH
BANYAK KEBOHONGAN DIBELAKANGNYA.

Dari mana anda (DAA) belajar al’qur’an sehingga pemahaman anda jauh sekali “pangang dari
api” . Apakah anda pernah mencoba belajar untuk memahami ayat al qur’an dengan hati yang
bersih ? Kenapa anda belajar al qur’an dengan penuh rasa kebencian, sehingga pikiran anda
dikotori dan tertutup oleh kebencian anda itu? Sepertinya anda memahami al qur’an bukan dari
sumber yang baik-baik, sepertinya anda membaca al qur’an dari sumber yang membenci al
qur’an juga. Saya juga meragukan bahwa anda bukanlah orang baik-baik karena anda belajar
dari orang yang tidak baik. Sepertinya anda berkiblat kepada kelompok FFI, sepertinya anda
menelan bulat-bulat apa yang ditayangkan oleh kelompok FFI tanpa anda cerna dengan cara
analisis yang baik dan benar. Padahal anda mengetahui bahwa kelompok FFI merupakan
gerombolan yang dipimpin oleh Ali Sina si penghasut dan si pembenci ulung kepada islam
danumat islam SEDUNIA. Sepertinya anda bersekongkol dengan mereka, padahal anda
mengetahui bahwa gerombolan FII itu adalah kelompok Atheis, sementara anda mengaku
seorang penganut agama kristen yang baik dan taat. Jadi bagaimana anda memperoleh
kebaikan kalau anda bergabung dengan iblis untuk membenci dan merusak kebenaran? Jangan-
jangan anda ini adalah orang FFI juga yang disusupkan dan menyamar sebagai pendeta? Tentu
anda mengetahui bahwa situs anda telah disusupi oleh antek-antek dan penghasut dari FFI,
sepertinya anda merasa bangga dengan mendapat bantuan pemikiran aneh-aneh dari
kelompok itu. Jadi sekali lagi terbukti bahwa kebohongan itu hanya dapat ditegakkan dengan
kejahatan , anda bersekongkol dengan iblis untuk menyerang islam. Selanjutnya anda akan
terus melakukan kebohongan dan kejahatan terhadap islam tanpa henti.

DAA.. anda menulis ; “Hanya Isa Al-Masih merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Qs 4:171; Injil,
Surat Filipi 1:19). Ia diberi kehormatan: “Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Qs
3:45; Injil, Surat Filipi 2:9-11). Ia dijadikan oleh Allah menjadi “suatu tanda bagi manusia dan
sebagai rahmat dari Kami“ (Qs 19:21; Injil, Lukas 2:34; Injil, Surat Ibrani 2:17; Injil, Surat Titus
3:5).”

XA... Baiklah saya akan bahas tulisan anda itu, apakah anda kembali melakukan pembohongan
dengan memutar balikkan fakta?.

QS 4:171 berbunyi;

  “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu
  mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam
   itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya
kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan
rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan
 itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari
  mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah
                                  sebagai Pemelihara.(QS 4:171)”

Pertanyaannya adalah; apakah anda telah memahami maksud secara keseluruhan dari ayat
diatas? Tahukan anda kepada siapakah ayat ini ditujukan? Bukankah ayat ini ditujukan kepada
orang kafir (sesat)? Apakah anda menyadarinya? Bahkan anda-lah yang terus dan tidak henti-
hentinya mengumandangkan maklumat bahwa Yesus (Isa Almasih) adalah anak Allah?
Bukankah ayat diatas menetang dengan keras opini sesat anda tersebut? Lalu kenapa anda
masih saja mengambil ayat itu untuk memperkuat alibi anda yang sesat itu? Apakah anda tidak
menyadari kekeliruan anda sendiri? Bukankah ayat itu melarang dengan keras agar supaya anda
segera berhenti untuk mengatakan “Isa Almasih adalah anak Tuhan lalu menjelma menjadi
Tuhan (ajaran Trinitas yang anda usung itu)? Lalu kenapa anda masih saja melakukan kekeliruan
anda untuk mengadopsi ayat tersebut sebagai alat untuk membenarkan ajaran trinitas itu?
Apakah anda tidakmerasa amalu? Apakah anda masih tidak menyadari kekeliruan anda?

Padahal anda sendirilah yang sudah mengambil surat 3:39 sebelumnya, yang menyatakan
bahwa Yahya juga diciptakan dari Kalimat Allah, bukan hanya Isa Almasih saja, bahkan Adam
juga di citapkan dari kalimat Allah. Cobalah anda renungkan ayat-ayat alqur’an dibawah ini
dengan pemahaman yang baik ;

 “Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah
  menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang
                         manusia), maka jadilah dia.( QS 3:59)”

Bisakah anda memahami penjelasan ayat diatas?; bahwa perciptaan Isa Al-Masih sama saja
dengan penciptaan Adam , yaitu dari ُ َ ‫ ( َ ل‬berkata Kami kepadanya) “ ُ‫( ُ نْ َ َ ُ ون‬kun fayakun).
                                        َ

Bahkan kalau Allah menghendaki sesuatu apapun terhadap ciptaanNYa, maka Allah cukup
mengatakan “ ُ‫( ُ نْ َ َ ُ ون‬kun fayakun).

Cobalah dipahami sebuah ayat al qur’an dibawah ini lalu kaitkan dengan cara yang benar
terhadap ayat QS 3:59 diatas;

‫( إِ َ َو ُ َ ِ َ ْ ء‬sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu)
ٍ            ْ

ُ‫( إِذا أَرد َ ه‬apabila Kami menghendakinya)
     َْ َ

ُ َ ‫( أَنْ َ ُول‬kami hanya mengatakan kepadanya)
    َ

ُ‫( ُ نْ َ َ ُ ون‬Kun Fayakun) (QS 16:40)”

Jadi jelaslah bahwa “kalimat Allah” untuk penciptaan apapun yang dikehendakiNYa hanyalah
dengan ucapan “ ُ‫( ُ نْ َ َ ُ ون‬Kun Fayakun)”, termasuk terhadap penciptaan Isa AL-masih.

Sedangkan terhadap “tiupan Roh ALlah” yang anda maksudkan hanya untuk penciptaan Isa
Almasih saja, ternyata tidak demikian halnya. Karena setiap manusia mendapatkan “tiupan
Roh” dari Allah, sebagai mana penjelasan ayat QS 32:5-9 dan ayat QS 38: 72 yang sudah saya
dipaparkan diatas. Apakah harus saya paparkan lagi kedua ayat ini? Tentu anda tidak sudi
dikatakan bodoh bukan?

Nah sekarang akan saya baca , Surat Filipi 1:19 yang anda sarankan itu ;

 “19karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan
                       pertolongan Roh Yesus Kristus (Filipi 1:19)”

Pertanyaan saya; apa hubungannya ayat yang anda sodorkan ini dengan surat QS 4:171. Kedua
ayat tersebut tidak ada hubungannya sama sekali. Baik bunyi teks maupun maksud ayat ditas.
Sepertinya anda sedang mempromosikan sebuah ayat di dalam kitab anda tanpa memberikan
sebuah alasan yang tepat dan baik. Bahkan anda mengajak orang untuk mendikusikan ayat
tersebut dengan ayat al qur’an yang tidak ada hubungannya sama sekali. Sebaliknya ayat al
qur’an yang ada sampaikan diatas justru berbalik menyerang opini ada dan bahkan mengatakan
bahwa anda telah kafir (sesat).

Kalau anda tidak setuju dengan ayat Al qur’an 4:171 diatas, maka sebaiknya anda
menyampaikan argumentasi dengan mengambil ayat Bible yang dapat menyanggah atau
memperkuat alibi anda bahwa “Yesus itu benar-benar anak Tuhan yang menjelma menjadi
Tuhan “dengan pemahaman yang benar beserta nubaut yang logis juga. Bukannya mencarikan
ayat yang tidak relevan sama sekali. Bagaimana sih ,.anda ini? Sepertinya anda tidak memahami
kitab anda sendiri dengan baik dan benar? Belajar lagi lah DAA. Padukan antara kecerdasan dan
hati nurani anda dalam mencari sebuah kebenaran. Jangan memperturut rasa benci dan
mengabaikan rasa “Kasih” terhadap ayat al qur’an.

 Jadi terbukti, sekali lagi, anda tidak memahami al qur’an, lalu anda membuat opini yang aneh-
aneh sesuai dengan opini anda terhadap kitab Bible anda sendiri. Jadi sebaiknya anda jangan
menggunakan ayat al qur’an untuk dijadikan sebagai bahan membenarkan opini anda. Karena
kalau anda tetap menggunakan ayat-ayat al qur’an untuk memaksakan opini anda maka
terbongkarlah kepalsuan kitab anda itu.

DAA ..... anda menulis ; “Hanya Isa Al-Masih yang unik di dalam kuasa-Nya untuk mengerjakan
mujizat. Ia menyembuhkan orang buta, orang sopak, menghidupkan orang mati, memberi
hidangan dari langit (Qs 3:39; 5:114; Injil, Rasul Matius 11:2-6).”

XA... akan saya bahas pendapat anda diatas;

Pertanyaan saya; atas dasar apa anda menyimpulkan bahwa “Hanya” Isa-al masih yang dalam
kuasa-Nya membuat mukjizat? Dengan dasar apa anda mengatakan bahwa mukjizat itu hanya
“Kuasa Yesus” bukan Kuasa BapakNya (Allah)?. Kenapa anda mengabaikan mukjizat anak
manusia selain Yesus, yang juga memiliki Mukjizat melampaui kehebatanYesus, baik yang
tercantum di dalam kitab Bible (Perjanjian lama) maupun tertulis di dalam ayat Al qur’an. Jadi
sebenarnya untuk apa anda mendustakan hal itu? Apakah anda bermaksud membodohi
pengikut anda sendiri atau membodohi diri anda sendiri serta seluruh umat islam dengan al
qur’annya? Mengertikah anda untuk apa sebenarnya mukjizat dimilki diberikan oleh sang
Pencipta kepada seorang nabi?

Nah sekarang saya akan baca ayat al qur’an yang ingin anda tampil untuk memperkuat opini
anda bahwa mukjizat Isa Al-masih adalah hanya “kuasa Isa Al-masih sendiri” seperti yang anda
promosikan diatas (QS 3:39)

QS 3:39 berbunyi ;

 “Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di
 mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang
   putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan,
 menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh."(
                                        QS 3:39)”

Ternyata kembali anda melakukkan kekeliruan yang sama seperti sebelumnya. Ternyata ayat ini
tidak tertuju kepada Isa Almasih, tetapi kepada Yahya yang akan lahir dengan kalimat Allah.

Sedangkan QS 5:114 berbunyi ;

    “Isa putra Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu
hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-
orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan
Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama". (QS 5:114)”

Pertanyaan saya; apakah anda sudah membaca secara keseluruhan ayat diatas dengan teliti
dan memahami maksudnya? Kalau anda sudah memahaminya, tentu anda mampu menjawab
pertanyaan ini; kenapa Isa almasih harus berdoa’ sebelumnya kepada Tuhannya agar Tuhannya
menurunkan hidangan dari langit itu? Kalau Isa Al-masih mempunyai kuasa terhadap dirinya
dengan mukjizat itu, kenapa dia harus berdoa dulu kepada Tuhan? Bagaiman kalau doa Isa
Almasih tidak diperkenakan oleh Tuhan? Kenapa di dalam doa tersebut Isa Almasih
mengucapkan kata-kata “tanda bagi kekuasaan Engkau”? Dan siapakah “Engkau” yang
dimaksud oleh ucapan doa Isa almasih itu? Apakah mungkin”Engkau” yang dimaksud di dalam
doa Isa Al masih itu adalah dirinya sendiri? Kalau “Engkau” dimana doanya di alamatkan kepada
dirinya sendiri, lalu kenapa Isa Almasih tidak menghidangkan sendiri makanan dari langit itu
tanpa berdoa segala? Siapa yang dimaksud dengan “Engkaulah Pemberi rezeki yang paling
utama” pada ayat diatas ? apakah Isa Almasih “Pemberi rezeki utama kepada umat manusia?

Jelas sekali .. bahwa ayat QS 5:114 diatas memperlihatkan bahwa Isa Almasih tidak berkuasa
terhadap Mukjizat itu, kerana dia berdoa kepada Allah supaya permohonannya di kabulkan
oleh yang lebih berkuasa dari dirinya yaitu Allah.

Jadi dengan dasar apa anda membuat opini “kuasa-Nya untuk mengerjakan mujizat”. Ternyata
opini adan tersebut dibantah oleh ayat Al qur’an yang anda sampai tersebut. Terbukti bahwa
anda tidak mengeti dan tidak memahami al qur’an dengan benar. Terbukti bahwa kebohongan
itu tidak dapat ditegakkan dengan kebenaran.

Sekarang akan saya baca saran anda dari “Matius 11:2-6 yang berbunyi;

 “2Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, 3lalu menyuruh murid-
   muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami
   menantikan orang lain?" 4Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada
Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: 5orang buta melihat, orang lumpuh berjalan,
orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang
  miskin diberitakan kabar baik. 6Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan
                              menolak Aku." (Matius 11:2-6)”

Pertanyaan saya; kenapa anda menggunakan ayat ini saja untuk menunjukan bahwa Yesus
berkuasa terhadap Mukjizat itu dengan menyembuhkan orang tuli, orang buta orang
berpenyakit kusta dan orang lumpuh? Bagaimana anda berkesimpulan bahwa mukjizat tersbut
adalah kuasa Yesus sendiri?

Baiklah saya akan coba sampai sebuah nubuat di dalam markus 12:27-33;

“27Lalu Yesus dan murid-murid-Nya tiba pula di Yerusalem. Ketika Yesus berjalan di halaman
  Bait Allah, datanglah kepada-Nya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua, 28dan
bertanya kepada-Nya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah
 yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?" 29Jawab
 Yesus kepada mereka: "Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku
 jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan
hal-hal itu. 30Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!"
31Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari
sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? 32Tetapi,
  masakan kita katakan: Dari manusia!" Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena
     semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. 33Lalu mereka
 menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku
   juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
                                 (Markus 122:27-33)”.

Tentu anda mengertahui bahwa Yohanes telah membabtis banyak manusia di Yarusalem,
bahkan Yesus sendiripun telah diBabtis oleh Yohanes. Orang banyak percaya dan meyakini
bahwa Yohanes adalah Nabi ketika itu. Namun para ahli taurat dan imam orang-orang yahudi
tidak percaya kepada mukjizat yang telah diperlihatikan Yesus, dari mana Yesus mendapatkan
mukjizat itu. Ketika ahli taurat bertanya, Yesus tidak langsung menjawabnya, tetapi balik
bertanya kepada mereka. Pertanyaan Yesus sangat sederhana. Kalau mereka percaya akan
pembabtisan dari Yohanes , maka seharusnya mereka juga yakin bahwa Yohanes adalah Nabi
utusan Tuhan dari sorga, tetapi kalau mereka tidak percaya kepada kenabian Yohanes maka
tentu sia-sialah pembabtisan itu, kerena seorang manusia biasa yang tidak dapat membabtis
manusia lainnya kecuali sang nabi. Tetapi Yesus mempunyai mukjizat melebih Yohanes. Bahkan
Yohanes menunjuk Yesus untuk membabtis umatnya setelah dia dipenjara. Kalau para ahli
taurat itu percaya kepada Yohanes sebagai nabi yang membabtis, maka seharusnya mereka
juga percaya bahwa Yesus juga sama dengan Yohanes si pembabtis itu, yaitu seorang nabi.
Tetapi sayangnya para ahli Taurat itu tidak dapat menjawan pertanyaan Yesus dengan jujur.
Akhirnya Yesus pergi tanpa meninggalkan jawaban yang pasti.

Saya berikan satu lagi sebuat nubuat di di dalam Lukas 11:14-20);

  14Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan
  itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak. 15Tetapi ada di
  antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
16Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. 17Tetapi
  Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti
   binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. 18Jikalau Iblis itu juga
terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab
 kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. 19Jadi jika Aku mengusir
   setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?
 Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. 20Tetapi jika Aku mengusir setan dengan
  kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. (lukas 11:14-20)”

Ayat ini menjelaskan bahwa Yesus mengusir setan jahat bukan atas bantuan Beelzebul (Raja
setan), tetapi atas kuasa Allah. Pertanyaannya; kenapa Yesus tidak mengatakan bahwa dia
mengusir setan atas kuasaNYa sendiri? Tetapi sebaliknya atas “Kuasa Allah”?
Sekarang akan saya perlihatkan ayat yang mengatakan bahwa banyak nabi-nabi selain Yesus
yang mempunyai mukjizat melampau Yesus . Namum mukjizat yang diperlhatkan oleh nabi-nabi
itu diakui berasal dari Tuhannya, bukan kuasanya sendiri.

Mukjizat Musa menghidupkan orang mati dengan memukulnya pakai bagian tubuh sapi betina
;

 “Lalu Kami berfirman (kepada Musa): "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi
  betina itu!" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan
   memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti (QS 2: 73)”

Pertanyaannya adalah kenapa Musa mendapatkan mujizat menghidupkan orang mati dengan
menggunakan bagian tubuh sapi betina. Jawabannya ; supaya dapat memberi pelajaran kepada
kekafiran /kesesatan bani israil yang selalu ingin menyembah anak sapi. Akhirnya mereka
sendirilah menyembelih anak sapi agar Musa dapat menghidupkan orang yang telah mereka
bunuh sebelumnya.

Musa mempunyai tongkat yang dapat berubah menjadi Ular yang besar lalu memakan ular-ular
ahli sihir. Mukjizat ini tidak pernah dimiliki oleh Yesus;

 “Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang
                             sebenarnya. QS 7: 107) “

Musa memiliki tangan yang bisa menghsilkan cahaya yang sangat terang seperti cahaya
matahari,mukjizat ini tidak pernah dimiliki olehYesus;

   “Dan ia (Musa) mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih
            bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya (QS 7:108)”

Musa dapat membelah laut. Mukjizat ini juga tidak dimiliki oleh Isa Al Masih atau Yesus;

   “Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami
  tenggelamkan (Firaun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan. (QS
                                            2:50)”

Tongkat Musa juga dapat mengeluarkan air dari batu-batu. Mukjizat ini juga tidak dimiliki oleh
Yesus ;

 “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah
 batu itu dengan tongkatmu". Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. (QS 2:60)”
Musa juga dapat mendatangkan wabah penyakit atau hama berupa, belalang, darah, kutu
bahkan angin badai/topan. Mukjizat ini juga tidak dimiliki oleh Yesus ;

 “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah
batu itu dengan tongkatmu". Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air. (QS 7:133)”

Jadi Musa mempunyai Mukjizat jauh melampuai kehebatan mukjizat yang dimiliki Yesus. Tetapi
kenapa anda melebih-lebihkan mukjizat Yesus. Sebaliknya anda beropini melampaui batas ,
sehingga dengan mukjizat Yesus tersebut anda menyamakanYesus dengan Tuhan. Anda benar-
benar tidak realistis dan tidak berpikir rasional.

Terbukti sekali lagi , anda berkata bohong lagi. Ternyata ayat-ayat al qur’an mematahkan
argumentasi anda tersebut.

DAA ... anda menulis : “Hanya Isa Al-Masih yang sekarang sudah pasti berada di surga (Qs
3:55; Injil, Kisah Para Rasul 1:9-11). Dia akan kembali dari surga sebagai hakim pada hari
kiamat (Qs 43:69; Injil, Wahyu Rasul Yohanes 1:5-8).”

XA.. akan saya bahas tulisan anda , akan kita lihat apakah anda kembali melakukan
pembohongan.?

Pertanyaannya; kenapa anda menulis “Hanya Isa Al-Masih yang sekarang sudah pasti berada di
surga” ? dari mana anda mendapat informasi bahwa Isa Almasih sudah duduk disorga saat ini ?

QS 43:69 berbunyi;

“(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-
                     orang yang berserah diri. (QS AZ ZUKHRUF 43:69)”

Lho.??? Apa hubungan ayat ini dengan Yesus yang anda kira telah ada di sorga saat ini,
terhadap ayat yang anda sampai kan tersebut. Terbukti bahwa anda asal main copot secara
sembarangan mengambil ayat-ayat al qur’an. Terbukti anda bermain curang lagi. Atau mungkin
anda ingin memasukan ayat sebelum dan sesudahnya. Akan saya coba masukan bagaimana
bunyi beberapa ayat-ayat sbelum dan sesudahnya;

 “"Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu
   bersedih hati 68. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah
mereka dahulu orang-orang yang berserah diri 69. Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan
               istri-istri kamu digembirakan.70" (QS AZ ZUKHRUF 43:68-70)”
Pertanyaannya; apakah anda memahami maksud ayat tersebut diatas? Kepada siapakah ayat
ini ditujukan? Kapan waktunya ayat ini berlaku? Kapan waktunya sorga itu diberlakukan? Lalu
kenapa anda berkesimpulan bahwa Yesus saat ini pasti ada di sorga? Adakah ayat tersebut
menyatakan bahwa Yesus saat ini ada bersama-sama penduduk sorga? Penduduk sorga yang
mana yang anda maksudkan saat ini telah ada di sorga bersama Yesus? Kenapa anda membuat-
buat cerita berdasarkan angan-angan anda sendiri, padahal anda sendiri tidak mengerti
maksud ayat tersebut? Apakah anda mengira bahwa kalimat “ pada hari ini” yang tertulis di
dalam ayat tersebut menunjukan waktu sekarang/saat ini?

Tebukti bahwa anda tidak memahami bahasa al qur’an, terbukti bahwa anda mengarang-
ngarang cerita menurut isi perut anda. Sama seperti anda beropini dengan al kitab anda sendiri.
Makanya belajarlah yang benar sebelum anda membodohi orang lain , jangan asal main copot
saja, padahal anda tidak mengerti.

Ketahuilah bahwa ayat tersebut diatas menceritakan keadaan yang akan terjadi nanti setelah
hari kiamat, setelah jelas siapa yang masuk sorga dan siapa yang masuk neraka. Kisah pada ayat
diatas melukiskan/menggambar, bagaimana percakapan dari orang-orang yang telah masuk
sorga. Ayat ini berlaku setelah hari kiamat , setelah pengadilan agung.

Sekarang akan saya baca Kisah Para Rasul 1:9-11 yang anda tawarkan untuk saya bahas;

     “9Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan
  menutup-Nya dari pandangan mereka. 10Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia
  naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 11dan berkata
 kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus
ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama
                seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kisah Para Rasul 1:9-11)”

Pertanyaannya; bagaimana caranya anda membandingkan “Kisah Para Rasul 1:9-11” dengan QS
43:68-70” ? bukankah kontek ayatnya berbeda? Bukankan kejadiannya berbeda? Bukankan
bentuk dialognya berbeda?

Tentu anda mengetahui bahwa keberadaan Yesus pada “Kisah Para Rasul 1:9-11” terjadinya
lebih kurang 20 abad yang lalu. Sementara QS 34:68-70 terjadi dimasa yang akan datang ,
nanti setelah hari kiamat yang tidak seorangpun dapat mengertahui kapan waktunya?

Padahal “Kisah Para Rasul 1:9-11” merupakan keterangan yang bersumber dari hasil kesaksian
atau wawancara tentang keberadaan Yesus pada waktu setelah Penyaliban , dari pengarang
buku “Kisah Para Rasul” kepada para “Teofilus” seperti yang tertulis pada permulaan bab
(“1Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang
dikerjakan dan diajarkan Yesus ).

Tetapi anehnya anda mengambil ayat QS 34:68-70 untuk menyamakan persepsi anda tentang
keberadaan Yesus saat ini di sorga. Padahal ayat QS 34:68-70 tersebut tidak membicarakan
tentang keberadaan Yesus di Sorga. Anda tidak fair untuk mempengaruhi pengikut anda yang
tidak mengerti dengan informasi anda yang menyesatkan itu. Anda tidak ada bedanya dengan
para pengahasut di FFI itu.

DAA.. anda menulis kesimpulan anda.. “Demikianlah Al-Quran dan Injil menyatakan Pribadi Isa
Al-Masih. Maka, bagi seseorang yang ingin menemukan “Jalan Lurus”, sudah seharusnya
mengetahui lebih lagi Pribadi Isa Al-Masih.

XA.. kalau anda membaca lebih teliti dan memahami dari semua yang telah saya uraikan diatas,
maka kesimpulannnya adalah ;

“JALAN LURUS YANG ANDA MAKSUDKAN TERSEBUT TERNYATA ADALAH JALAN MENYIMPANG
SEHINGGA MAKIN JAUH DARI KESELAMATAN”

Ketiga – Memperhatikan Isi Injil

DAA.. Anda menulis .. “Seseorang yang benar-benar rindu ingin menemukan “Jalan Lurus”,
wajib memperhatikan isi Injil. Injil adalah Kabar Baik yang dibawa Isa Al-Masih.”

XA.. pertanyaan saya; coba anda tunjukan kepada saya kitab injil mana yang anda maksudkan.
Apakah kitab injil yang menjadi pegangan anda (Bible) anda samakan dengan Bible? Bagaimna
anda meyakinkan saya bahwa Bible yang ada di tangan anda tersebut adalah kitab Injil yang
diturunkan kepada Isa AL masih? Menurut ayat al qur’an , Isa Al-masih adalah adalah orang
bani israel. Nah sekarang coba anda tunjukan kitab Injil yang asli yang berbahasa ibrani, bukan
yang berbahsa asli Yunani atau Ingrris?

Apa menurut anda Yesus mengajar injil kepada muridnya berbahasa Yunani? Kapan kitab Bible
dibuat? Dan kapan pula Yesus meninggal? Kenapa banyak sekali kitab Bible dengan berbagai
versi bahasa tetapi banyak pula perbedaanya, bahkan penerbitan tahun 50-an berbeda dengan
yang terbit sekarang ini? Jadi tolong tunjukan injil yang asli itu?

Sementara al qur’an tetap ada bahasa arabnya yang asli ,walaupun diterjemahkan kedalam
berbagai bahasa, sehingga tetap terjaga keasliannya. Jadi kalau ingin mengetahui tentang
ajaran yang disampaikan oleh Is almasih yang asli , maka sebaiknya pelajarilah di dalam al
qur’an, bukan di dalam kitab Bible, karena Bible sudah jauh menyimpang dari yang aslinya,
walaupun di dalam Bible masih ada ayat belum berubah.

DAA.. kemudian anda menyampaikan QS 10:94 yang anda terjemahkan sebagaimana tulisan
dibawah ini;

Qs 10:94 berkata, "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa
yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab
sebelum kamu [yaitu pengikut Isa Al-Masih]. . . . ."

XA..Baiklah ,saya akan tampilkan lagi terjemahan yang sebenarnya, supaya anda tidak
menampilkan ayat seperi yang anda tulis diatas menurut keingian anda ;

 “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan
   kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu.
Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali
                  kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.” (QS 10:94)”

Pertanyaan saya; kenapa anda menambahkan sebuah kalimat di dalam kurung “[yaitu pengikut
Isa Al-Masih]? Apakah anda memahami maksud yang sebenarnya dari ayat diatas? Kepada
siapakah ayat ini ditujukan? Bagaiamna anda berkesimpulan bahwa ayat ini tertuju hanya
kepada pengikut Isa Almasih saja? Padalah ayat ini tertuju kepada ahli kitab yang mengerti dan
mamhami Taurat dan Zabur . Ayat ini tidak tertuju kepada pengikut Yesus yang memegang
kitab Bible, karena kitab Bible bukanlah kitab injil yang asli sebagaimana diturunkan kepada Is
Almasih dulunya. Jadi anda jangan GR dulu dengan ayat tersebut. Seolah-olah anda lebih
mengetahui maksud ayat A qur’an tersebut. Padahal dari paparan anda diatas, justru terbukti
bahwa anda mempunyai maksud untuk membengkokkan jalan yang lurus, karena anda tidak
memahami ayat itu dengan benar.

Pertanyaan selanjutnya adalah ; keraguan-raguan apakah yang dimaksud oleh ayat tersebut,
sehingga Allah menantang Muhammad SAW agar bertanya kepada ahli kitab? Jadi kalau anda
tidak memahaminya maka janganlah anda mengira bahwa nabi Muhammad SAW harus
bertanya kepada pemegang kitab Bible untuk mencari jawaban tentang keraguan itu. Sebaiknya
anda jangan memotong atau memakai ayat itu saja, karena penjelasannya ada pada ayat-ayat
sebelumnya.

Ayat sebelumnya (QS 10:90-93) berbunyi;
 “Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala
 tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah
   hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan
  yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)"90. Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka
  sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan 91. Maka pada hari
 ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang
    datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda
     kekuasaan Kami 92. Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israel di tempat
  kediaman yang bagus dan kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak
berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat).
Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang
                            mereka perselisihkan itu. (QS 10: 90-93)”

Pertanyan saya; nah sekarang apakah anda sudah mengerti maksud secara keseluruhan kisah
yang diceritakan oleh ayat-ayat tersebut? Apakah menurut anda kisah tentang pengungsian
bani israil di zaman Musa karena disiksa oleh Firu’n, terdapat di dalam kitab Perjanjian Baru
yang anda klaim sebagi Injil itu? Apakah anda bisa menerangkan tentang kisah Musa yang
terdapat di dalam kitab perjanjian Baru yang anda kira sebagai injil itu? Cobalah anda jawab dan
jelaskan dengan sejujurnya!! Kalau anda tidak bisa menjawabnya, lalu kepada siapakah nabi
Muhammad SAW harus bertanya tentang maksud kalimat “tanyakanlah kepada orang-orang
yang membaca kitab sebelum kamu” dari ayat 10:94 itu?

Apakah menurut anda Muhammad SAW harus mencari /bertanya dari keterangan yang tertulis
di dalam kitab perjanjian Baru yang anda pegang itu? Kalau memang ada, tolong anda
sebutkan ayatnya ? kalau memang tidak ada , maka jangan mengada-ada!

APAKAH ANDA MENGERTI? TERBUKTI ANDA BERBOHONG LAGI ! BUKANKAH SUDAH KATAKAN
SEBELUMNYA “BAHWA KEBOHONGAN ITU TIDAK DAPAT DITEGAKKAN DENGAN KEBENARAN?”
MENGAPA ANDA MASIH TETAP MENGADOPSI AYAT AL QUR’AN UNTUK MEMAKSAKAN OPINI
ANDA YANG SALAH ITU?

DAA..kemudian anda menulis sebuah ayat al qur’an yang sudah anda mutilasi yaitu dari QS
3:84 ;

". . . Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada . . . . ‘Isa [Al-Masih]
. . . . ." (Qs 3:84).
Sebaiknya ditayangkan saja bunyi seluruh ayat itu , supaya saya mengeti apa tujuan anda
memutilah ayat tersebut’

Ayat QS 3:84 berbunyi;

“Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan
yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang
diberikan kepada Musa, 'Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan
seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri." (QS 3:84)”

XA..Pertanyaannya adalah; kenapa anda hanya tertuju kepada Isa saja dari ayat diatas?
Apakah anda mengerti dengan kalimat “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara
mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri."? Jadi kenapa anda hanya
mengambil “Isa” saja lalu yang lainnya anda abaikan? Kenapa anda membeda-bedakan antara
satu nabi dengan nabi yang lainnya? Padahal ayat tersebut menyampaikan persamaan hak, agar
seluruh nabi diperlakukan sama termasuk Isa AL Masih.

Bahkan sampai sekarang umat islam memperlakukan dan menghormati Isa Almasih sama
seperti nabi yang lainnya termasuk nabi Muhammad, karena semua mereka adalah Utusan
Allah yang menyampaikan pesan menuju jalan yang lurus ( ke sorga). Tetapi umat kristen saat
ini telah membuat opini yang jauh dari ajaran Yesus yang sebenarnya, sehingga membuat jalan
yang tidak lurus lagi, tetapi jalan yang berbelok-belok dan akhirnya menunju kepada neraka.

Jadi terbukti , anda berbuat ketidak adailan dan kecurangan lagi .

DAA.. kemudian anda menyampaikan sebuah nubuat di dalam “I Korintus 15:2-4 seperti yang
anda tulis dibawah ini;

"Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya . . . (I Korintus 15:2-4)

XA..Anda tidak menyampai nubuat ini secera utuh. Sebaiknya kita tampilkan saja secara utuh;

  15:2By which also ye are saved, if ye keep in memory what I preached unto you, unless ye
have believed in vain.3 For I delivered unto you first of all that which I also received, how that
Christ died for our sins according to the scriptures; 4And that he was buried, and that he rose
                         again the third day according to the scriptures;

Tetapi kalau diterjemahan ke bahasa indonesia menurut LAI maka terjemahannya akan
berubah menjadi’
  “2Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah
  kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. 3Sebab yang
   sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah
   bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4bahwa Ia telah
dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; (I
                                       Korintus 15:2-4)”

Pertanyaan saya: tahukah anda kenapa di dalam terjemah bahasa indonesia , tiba-tiba tertulis
kata “Injil? Bukanlah di dalam bahasa aslinya (baik dalam bahasa Ingris/Yunani) tidak ada
tertulis kata “injil” pada ayat tersebut? Bahkan kalimat “New Testament”“ atau “Perjanjian
baru” diterjemahkan ke bahasa indonesia menjadi “Inji”. Tahukan anda bahwa terjemahan
kata “injil” hanya terdapat di dalam bahasa dimana orang-orang islam banyak berada diantara
orang-orang kriten? Jadi kenapa kitab Bible yang anda pegang itu selalu berstandar ganda?
Seperti bunglon saja?

Apa hubungan nubuat yang anda sampaikan (I Korintus 15:2-4) dengan ayat-ayat al qur’an yang
anda kemukaan diatas (Qs 3:84, 10:94). Sepertinya tidak ada hubungannya sama sekali.
Terbukti anda hanya mempromosikan ayat yang tidak masuk akal itu kepada orang-orang yang
tidak mengeri dan tidak berpikir. Sementara ayat al qur’an yang anda paparkan diatas hanya
sebuah metode pembelokan menuju kejalan yang tidak lurus lagi.

Keempat – Percaya Akan Sifat Allah r-Rahmani r-Rahim (Maha Pemurah Lagi Maha
Penyayang)

DAA anda menulis; Al-Fatihah menggambarkan sifat Allah yang dominan, yaitu: “Bismillahi r-
rahmani r-rahim” (Qs 1:1).

Seseorang yang sungguh ingin menerima Keselamatan harus mengerti bahwa Allah adalah
Maha Penyayang. Allah berkeinginan untuk membawa manusia kembali pada Keilahian-Nya.
Hal ini hanya dapat tercapai melalui kedatangan Kalimat-Nya ke dunia sebagai tanda bagi
manusia.

XA.. pertanyaannya ; apa hubungannya kalimat ““Bismillahi r-rahmani r-rahim” (Qs 1:1).”
Dengan kalimat yang anda tulis “Hal ini hanya dapat tercapai melalui kedatangan Kalimat-Nya
ke dunia sebagai tanda bagi manusia.”?

Tahukan anda bahwa kalimat “‫ ” ِ ْ م ِ ا ر ْ َ ن ا ر ِ م‬adalah bacaan yang selalu diucapkan oleh
                              ِ     ِ           ِ
setiap pribadi orang muslim apabila memulai sesuatu pekerjaan, sebagai rasa syukurnya
terhadap karunia Allah dengan keislamannya?
Sedangkan kalimat Allah “ ُ‫( ُ نْ َ َ ُ ون‬KunFayakun) adalah sebuah ketetapan Allah yang
ditujukan oleh Allah kalau Dia berkehendak untuk menciptakan sesuatu termasuk penciptaan
Yesus atau Isal AL masih, begitu juga dengan Yahya , adam dan alam semesta ini?

Tidak pernah ada ayat di dalam Al qur;an dimana, Allah menciptakan sesuatu dengan
menyampaikan perkataan “‫ .” ِ ْ م ِ َ نا ر ْ ا ر ِ م‬Jadi persamaan kata yang anda tawarkan itu,
                            ِ        ِ     ِ
jauh sekalai perbedaannya “ bagaikan bumi dengan alam semesta”.

DAA kemudian anda menulis kalimat dibawah ini;

". . . Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku [mengatur kelahiran Isa Al-Masih
tanpa Maryam berhubungan dengan seorang laki]; dan agar dapat Kami menjadikannya
[kelahiran Isa Al-Masih] suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat [Isa Al-Masih] dari
Kami . . . ’" (Qs 19:21).

XA..Sepertinya anda kembali memelintir ayat-ayat al qur’an untuk maksud yangtertentu sesuai
dengan opini anda, maka kewajiban saya sebagai orang islam untuk meluruskannya.

QS 19:21 berbunyi”

“Jibril berkata: "Demikianlah. Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar
dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal
                 itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan." (QS 19:21)”

Pertanyaan saya; kenapa anda memotong dan memutilasi ayat tersebut yaitu dari kalimat ;

“Jibril berkata: "Demikianlah. Tuhanmu berfirman:” menjadi kalimat; “Tuhanmu berfirman:”,

seolah-olah kalimat yang anda tulis itu bukan merupakan dialog antara “Malaikat jibril dengan
Maryam”, tentang kisah kelahiran Isa Almasih, tetapi sebaliknya merupakan dialog antrara
“Allah dengan Maryam”? Kemudian kenapa anda memasukan kalimat di dalam kurung
menurut jalan pikiran anda sendiri ?

Terbukti sekali lagi anda berbuat curang? Anda benar-benar licik , sepertinya anda ini bukan
manusia, tetapi Iblis yang menyamar untuk membengkokkan iman orang-orang islam.

Tahukan anda bahwa di dalam petunjuk ayat-ayat al qur’an, manusia yang paling dikutuk oleh
Allah adalah manusia yang licik seperti anda . Yaitu manusia yang ingin membuat ayat-ayat
Allah menjadi bengkok.
Akan saya tunjukan bebberapa ayat al qur’an , dimana Allah mengutuki dan mengancam orang
seperti anda dengan siksaan yang pedih di neraka nanti;

     “Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah?
     Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka dan para saksi akan berkata: "Orang-
          orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka". Ingatlah, kutukan Allah
      (ditimpakan) atas orang-orang yang lalim 20. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-
      halangi Allah di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah.
         Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar
              (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat (nya). (Qs Hud 20-21)”

“‫ ﻪ‬ ‫اﻟ‬    ُ َ ْ َ ْ‫( أَن‬sesungguhnya laknat/kutukan Allah)
 ُ‫ﻠ‬

‫اظ ِ ِ ن‬
َ                      ََ   ( terhadap orang-orang yang zalim/curang)

    ‫( ا ذ ن َ ُدون‬yaitu orang-orang yang menghalang-halangi manusia)
    َ      َ ِ

ِ         ْ‫َ ِ ل َ ن‬
               ِ            (dari jalan/petunjuk Allah)

    ً ‫( و َ ْ ُ و َ َ ِ و‬dan menginginkan jalan itu menjadi sesat)
      َ               َ

    ‫ِرة‬
    َِ        ِ ‫( وھم َ ِرُون‬dan mereka itu kafir /menentang terhadap hari akhirat) (QS 7:44-45)”
                َ       ُْ َ
Jadi jelaslah bahwa hukuman bagi orang orang yang membuat kedustaan seperti anda ini akan
berlipat ganda diakhirat nanti. Kewajiban saya hanya menyampaikan pesan yang tertulis di
dalam kitab suci saya, itu terserah kepada anda menerima atau tidak.

Saya juga merasa heran kenapa anda tidak henti-hentinya melakukan penyesatan terhadap
ayat-ayat Al qur’an? Padahal anda mempunyai kitab sendiri yang seharusnya anda pelajari dan
anda amalkan dengan baik dan benar, bukannya merusak ayat-ayat Al qur’an yang bukan milik
anda.

Saya hanya bisa menyampaikan pesan yang terbaik buat anda. Janganlah anda
memperturutkan RASA KEBENCIAN ANDA KARENA KEBENCIAN ANDA ITU AKAN MENUTUP
LOGIKA TERBAIK ANDA.

Karena anda termasuk dari sebagian orang yang membaca al qur’an atau mendengarnya, tetapi
anda menyumbat hati nurani anda dengan kebencian dan menutup telinga anda dengan tangan
anda terhadap penjelasan al qur’an yang anda baca itu. Sekalipun mata anda melihat tetapi
mata anda telah tertutup untuk menelitinya secara baik dan benar.

Pernyataan ayat al qur’an dibawah ini tidak bohong ;

“‫( و ِ ْ ُ م َ نْ َ ْ َ ِ ُ إِ َ ْك‬diantara mereka (yang benci terhadap al qur’an) mendengarkan kamu (al
 َ                      ْ َ
qur’an yang Muhammad sampaikan))

 َ ْ َ َ ‫( و‬dan Kami adakan)
         َ

‫ُ ُو ِ ِ م‬
ْ             َ َ (pada hati nurani mereka)

ً ِ َ‫( أ‬tutupan/tabir)

 ْ‫( ه َ ْ َ ُو ن‬untuk dapat memahami)
             ُ

 ْ َ
 ‫آذا ِ ِ م‬    ِ ‫ ( و‬dan juga tutupan/tabir di dalam telinga mereka)
                َ

‫( و ْ رً ا‬jadilah mereka tidak mendengar /tuli).. (QS 6:26).
       َ

Dan ayat al qur’an dibawah ini juga tidak bohong ;

     َ ْ َ
“ ٌ‫( و َ ُم آذان‬dan bagi mereka ada telinga)

 َ ِ ‫َ ْ َ ُون‬
     َ             (tidaklah mendengar mereka dengan itu (telinganya itu))

 ‫َْم‬
 ِ           َ ‫( أُو َ ِك‬mereka bagaikan hewan/binatang)
               َ

‫( َ ل ھم أَ َ ل‬bahkan sebenarnya lebih zalim/bodoh lagi)
       ُْ ْ

 ‫( أُو َ ِك ھم ا ْ َ ِ ُون‬mereka itu adalah orang yang lalai/tidak peduli) (QS7:179)”
 َ           ُُ َ




Kelima – Mengerti Arti Pengorbanan Anak Ibrahim

DAA .. anda menulis ;”Setiap perayaan Idul Adha, umat Muslim memberikan kurban.
Sayangnya tidak sedikit diantara mereka yang masih kurang mengerti makna dari kurban
tersebut. Seorang yang sungguh ingin menemukan “Jalan Lurus” wajib mengetahui dengan
benar makna pengorbanan anak Ibrahim.”
XA.. akan saya ikuti jalan pikiran anda ; apa hubungan antara pengorbanan dengan “jalan Lurus
“. Apakah anda akan membuat penyesatan lagi terhadap ayat-ayat al qur’an?

 DAA ... selanjutnya anda menyampaikan sebuah ayat al qur’an yang anda tulis sebagai berikut
;

“...Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku
menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah
apa yang diperintahkan kepadamu; ...". Tatkala keduanya telah berserahdiri dan Ibrahim
membaringkan anaknya atas pelipis-(nya) ... [Allah] panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya
kamu telah membenarkan mimpi itu ... Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan
[kambing] yang besar [noble, mulia]" (Qs 102-107).

XA... sepertinya anda kembali melakukan mutilasi terhadap ayat diatas. Anda tidak henti-
hentinya membuat penyesat terhadap ayat-ayat al qur’an.

Baiklah akan kita tampikan secara utuh ayat tersebut . QS 37:102-107

    “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim,
       Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku
      menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku,
     kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku
   termasuk orang-orang yang sabar"102. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim
  membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya) 103. Dan Kami
     panggillah dia: "Hai Ibrahim,104 sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu",
  sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
   105. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata 106. Dan Kami tebus anak itu
           dengan seekor sembelihan yang besar.(QS ASH SHAAFFAAT 37:102-107)”

DAA.. kemudian anda melanjutkanya ; “ Adakah hubungan korban sembelihan Ibrahim dengan
Isa Al-Masih? Perhatikanlah ayat berikut ini, dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:29. Nabi Yahya
Pembaptis berkata, "Lihatlah Anak Domba Allah [Isa Al-Masih], yang menghapus dosa
dunia".

XA.. baiklah DAA.. akan saya bahas apa yang anda sampaikan itu;

Sebelumnya anda menulis kalimat “"Lihatlah Anak Domba Allah [Isa Al-Masih], yang
menghapus dosa dunia".
Pertanyaan saya adalah; siapakah yang menulis kalimat yang anda kutip diatas? Apakah kalimat
itu berasal dari ucapan atau ketentuan tuhan atau dari ucapan seorang manusia? Apakah
maksud kata “Domba” yang tertera di dalam kalimat diatas? apakah sebagai sebuah kata
“kiasan” atau dalam arti yang sebenarnya?

Sebaiknya ditayangkan saja bunyi ayat tersebut secara keseluruh supaya kita memahami
maksudnya agar tidak diarahkan untuk tujuan yang menyesatkan;

  “19Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa
  imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" 20Ia
    mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." 21Lalu mereka bertanya
 kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah
   nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" 22Maka kata mereka kepadanya:
 "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami.
Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" 23Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru
di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." 24Dan
     di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. 25Mereka bertanya
kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan
   Elia, dan bukan nabi yang akan datang?" 26Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku
   membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal,
   27yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak
    layak." 28Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes
   membaptis. 29Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia
   berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:19-29)”

Pertanyaan saya; Kenapa anda membohongi saya lagi, bukankah yang menyuruh orang-orang
melihat kepada Yesus pada saat kejadian itu adalah seseorang yang bernama “Yohanes”? Lalu
kenapa anda memotong sebagian saja dari kalimat (Yohanes 1:29) menjadi kalimat “Lihatlah
Anak Domba Allah [Isa Al-Masih], yang menghapus dosa dunia” , kenapa anda simpan kalimat
sebelumnya? Apa maksud anda memberikan setengah saja dari ayat itu?

Pertanyaan selanjutnya; Kenapa anda mengartikan atau menafsirkan “Anak domba” sebagai
kalimat dalam arti yang sebenarnya, yaitu menyamakan Yesus dengan “anak domba yang
sesungguhnya? Apakah maksud anda? Sejak kapan Yesus berubah menjadi domba? Sehingga
akhirnya anda bermaksud untuk menyamakan domba yang dikurbankan oleh Ibrahim adalah
seekor “domba” yang bernama “Yesus” ?

Bagaimana sih..jalan pikiran anda ini? Pada saat yang lain anda mengatakan hanya Yesus adalah
jalan yang lurus, pada saat yang lain lagi anda mengatakan bahwa Yesus anak tunggal Tuhan, di
saat yang lain pula anda mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan itu sendiri, tetapi disaat yang
lain pula anda mengatakan bahwa Yesus adalah “Roh” Tuhan kemudian disaat yang lain anda
menulis Yesus bukan anak bilogis Tuhan tetapi kalimat . Kenapa anda mempunyai banyak
alasan untuk menyampaikan opini anda yang aneh itu, sepertinya anda menyimpan banyak
kartu di dalam saku baju anda untuk memperoleh kemenangan di dalam perjudian anda
dengan opini anda itu. Anda mempunyai standa ganda yang banyak sekali untuk bahan
argumentasi anda.

Padahal kalimat yang terdapat pada (Yohanes 1:29) menunjukan bahwa kata “anak domba
tersebut hanyalah “kata kiasan” kata “perumpmaan” atau “Gelar” atasu “sebutan” saja yang
disampaikan oleh Yohanes kepada Yesus. Sekali lagi terbukti bahwa anda mengelabui saya lagi.

Sekarang anda menyakatannya bahwa Yesus adalah “domba” yang sebenarnya. Kalau anda
menyamakan Yesus sebagai Domba yang sebenarnya, maka sekali lagi anda telah menghina
Yesus dengan sangat keji dan kelewat batas.

JADI TERBUKTI ; “UNTUK MENEGAKAN KEBATILAN TIDAK AKAN DAPAT MENGGUNAKAN
KEBENARAN. KEBATILAN HANYA DAPAT DITEGAKKAN DENGAN KEBATILAN JUGA.
KEBOHONGAN HANYA DAPAT DITEGAKKAN DENGAN KEBOHONGAN JUGA SEHINGGA AKAN
BERBARISLAH KEBOHONGAN DIBELAKANGNYA. APAPUN ARGUMEN TASI ANDA (BAHAN
HUJJAH ANDA) MAKA ARGUMENTASI ANDA ITU AKAN BERBALIK MENYERANG ANDA .

Sekarang saya kembali lagi ke pernyatananda “Adakah hubungan korban sembelihan Ibrahim
dengan Isa Al-Masih?

Kemudian anda menghubungkannya dengan ayat al qur’an 37:102-107, seperti yang sudah saya
paparkan diatas.

Pertanyaan saya sehubungan dengan ayat “37:102-107” diatas adalah; apakah anda
mengetahui berapa orang anak Ibrahim watu itu? Sipakah anak Ibrahim yang tertua dan siapa
pula adik sebapaknya?kalau perintah korban itu telah dilaksanakan oleh Ibrahim kepada
anaknya, siapakah yang dipilihnya untuk dikorbankan? Kenapa tidak kedua anaknya saja yang
dikorbankan, padahalnya perintah itu tidak memilih siapa yang harus dikorbankan? Kalau
anaknya yang paling disayanginya adalah Ishaq , lalu kenapa dia memilih Ishaq yang untuk
disembelih dari pada anak yang dibencinya( Ismail)? Bukanlah lebih baik Ibrahim kehilangan
anak yang dibencinya (Ismail) dari pada anak kesayangannya (Ishaq)?jadi kenapa di dalam Bible
Ishaq yang harus dikorbankan? Bukanklah Ibrahim adalah bapak bangsa-bangsa yang
seharusnya berbuat adil kepada anak-anaknya?bukanlah pada waktu itu Ishaqa bukan anaknya
yang tunggal dar Ibrahim? Lalu kenapa Bible mengatakan Ishaq anaknya yang tunggal? Apakah
pernyataan bahwa “ Ishaq adalah anakNya yang tunggal” berupa Firman Allah atau tulisan
manusia? Kalau itu adalah Firman Tuhan , apakah Allah tidak tahu kalau Ibrahim sudah
mempunyai anak yang lebih tua yaitu Ismail? Kenapa ayat di dalam Bibkle itu seolah-olah Allah
telah menanamkan bibit perbedan kasta sejak dari zaman Ibrahim dulu? Bukankah sampai saat
ini manusia terus bertekad memperjuangkan persamaan hak azazi manusia ?

Di dalam ayat QS 37:102-107 , dijelaskan bahwa sebelum Ibrahim hendak menyembelih
anaknya, maka dia memberitahukan informasi itu kepada anaknya.

Pertanyaannya adalah; kenapa Ibrahim harus memberitahu anaknya , kalau anaknya itu hendak
disembelihnya? Apakah di didalam kitab Bible ada ayat yang menyebutkan bahwa Ibrahim
berdiskusi dengan anaknya sebelum rencana menyembelih anaknya itu? Bagaimana kalau
Ibrahim tidak menyampaikan rencana itu kepada anaknya? Bagaiman kalau Ibrahim langsung
saja menyembelih anaknya,bukankah itu adalah anak-anaknya sendiri? Berapa usia Ibrahim
ketika menyembelih anaknya dan berapa pula usia anaknya ketika kejadian itu? Kalau ibrahim
tidak menyampaikan rencana itu sebelumnya? bagaimana reaksi anaknya pada detik-detik
terjadinya penyembelihan itu? Apakah anaknya memberontak atau diam saja? Kalau anaknya
memberontak siapakah yang lebih kuat pada waktu kejadian itu sesuai dengan umur bapak dan
anak saat kejadian itu? Atau sebaliknya terjadi kekerasa dimana Ibrahim memukul anaknya
hingga pingsan lalu denganmudahnya Ibrahim menyembelihnya?apakah itu mungkin?

Jadi kalau begitu perlukah Ibrahim bertanya dan berdiskusi sebelum pelaksanaan pmgormaban
itu?

Hal yang sama juga berlaku, ketika malaikat Jibril datang menumui Maryamsebelum kelahiran
Isa Almasih. Untuk apakah Malikat Jibril memberitahukan dan meminta persetujuan
Maryamakan tentang kelahiran anak yang akan dikandungnya “ Isa”, padalah dia adalah gadis
jujur yang suci dan masih perawan? Bukankah peristiwa pengoraban Ibrahim kepada anaknya
mirip sekali dengan kisah kesediaan Maryam untuk mengandung anaknya Isa Al masih?
Bagaimana sekiranya Malaikat tidak menyampaikan kepada Maryam sebelumnya? Bagaimana
sekiranya Maryam hamil begitu saja? Kalau Malaikat jibril sebelumnya tidak menyampaikannya
kepada Maryam, bagaimana jawaban Maryam kalau Zakaria bertanya kepadanya? Apakah
Maryam dapat menjawabnya dengan jawaban “tidak tahu”? Apakah Zakaria dapat
mempercayai ucapan Maryam bila demikian?bukankah kalau Malikat Jibril tidak datang
sebelumnya maka penderitaan Maryam sangat berat sekali?

Atau mungkinkah sebaliknya Ibrahim dan anaknya berpura-pura disembelih sehingga peristiwa
pengorbanan itu hanya akal-akal mereka berdua saja? Apakah mungin Ibrahim dan anaknya
bermain sandiwara untuk berpura-pura berkorban terhadap perintah Tuhannya?
DAA.. kalau anda mau berpikir adil, seharusnya pengorban Ibrahim terhadap anaknya hanya
daapt setara dan dapat disamakan dengan peristiwa kehamilan Maryam tanpa ada manusia
laki-laki yang mau mengaku menghamilinya. Bukan membandingkan dengan peristiwa
penyaliban Yesus di tiang salib yang terjadi ribuan tahun setelah itu, dengan latar belakang dan
kisah yang jauh berbeda.

XA…Baik dari kitab al qur’anmaupun di dalam kitab kejadian 12:11, yang disembelih benar-
benar seekor Domba . Bukan omba main-mainan dan bukan pula “domba kiasa” atau sebuah
kata “perumpamaan.kenyataan bahwa Ibrahim telah melakukan kesetiaannya kepada perintah
Tuhan,akhirnya anaknya diganti dengan seekor “Domba”. Apakah menurut anda “domba”
pengganti itu adalah “domba-dombaan”, “domba mainan”? atau hanya sekedar peumpamaan
atau kata kiasan saja?Apakah menurut anda pengorbanan Ibrahim tersebut bukan ujian yang
sebenarnya, karena menurut kitab perjanjian Lama kitab kejadian 22:8 yang berbunyi ““8Sahut
Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku."
Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.”(kej 22:8)” . Artinya Ibrahim sudah mengetahui
sebelumnya, bahwa korban yang sebenarnya nanti bukan anaknya tetapi seekor “domba” .
dan ternyata dugaan Ibrahim tepat, karana Tuhannya tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran
Ibrahim. Akhirnya seekor “domba” diserahkan untuk penganti anaknya.

Tetapi anda beropini bahwa “domba yang dikorbankan itu” bukan domba yang sebenarnya,
tetapi “Yesus” yang akan disalib setelah sekian ribu tahun kemudian . Ilmu aneh apa yang anda
sampaikan ini? Dan sekiranya anda menyamakan peristiwa penyalib “Ibrahim terhadap
anaknya” adalah inkarnasi “Penyaliban Yesus ditiang salib”. Maka terjadilah kesetaraan yang
lebih aneh lagi dan tidak realistis.

APAKAH BEGINI KESIMPULAN PEMIKIAN ANDA?

ALLAH MENYERAHKAN DOMBA UNTUK MEMBUKTIKAN KESETIANAN DARI SEORANG HAMBAR
TERBAIKNYA “IBRAHIM”, TETAPI SEBALIKNYA ALLAH MENYERAHKAN SEORANG ANAK MANUSIA
TERBAIK ATAU DIRINYA SENDIRI KEPADA ORANG-ORANG FASIK YANG BENAR-BEANR HENDAK
MEMBUNUHNYA DENGAN KEJI.

SEPERTINYA BUAH PEMIKIRAN ANDA BUKAN DARI SEORANG MANUSIA YANG MEMPUNYAI
HATI NURANI DAN KASIH SAYANG SERTA KEADAILAN, TETAPI ANDA ADALAH BAGIAN DARI IBLIS
ATAU BAGIAN DARI ORANG-ORANG FASIK YANG INGIN MENIPU UMAT ISA ALMASIH.

 @DAA.. kemudain anda manyodorkan banyak nubuat untuk menegakan opini ada itu; “Isa Al-
Masih datang ke dunia menjadi tebusan bagi setiap orang (Injil, Rasul Matius 20:28). Sebab Dia
telah mati karena dosa-dosa manusia (Injil, I Korintus 15:3). Dia telah mengorbankan diri-Nya
untuk menanggung dosa manusia (Injil, Surat Ibrani 9:28). Dia sendiri telah memikul dosa
manusia di kayu salib (Injil, Surat I Petrus 2:24). Kematian-Nya hanya satu kali untuk segala
dosa manusia (Injil, Surat I Petrus 3:18). Isa Al-Masih adalah korban Eid yang Allah berikan
untuk dihukum ganti manusia. Melalui Dia manusia dapat menerima pengampunan dosa dan
keselamatan kekal.

XA.. silahkan saja anda beragumentasi menurut opini anda.. silahkan saja anda memiliki iman
yang aneh tersebut. Saya tidak akan menghalangi anda untuk mempercayainya. Saya sudah
menyampaikan argumentasi saya. Saya hanya menyampaikan satu ayat di dalam Al qur’an
untuk membantah kesimpulan aneh anda itu. Terserah anda untuk percaya atau tidak.

“‫( و َو ِ ِ م‬dan berkatalah mereka (orang yang katanya membunuh Isa almasih)
 ْ ْ َ

     َ ْ َ َ ِ‫( إ‬sesungguhnya kami telah membunuh)

      َ ِ َ ِ َ ْ ‫( ا‬Isa Almasih)

 ‫( ا ْن َ رْ َ م‬anaknya Maryam)
 َ        َ

 ِ         ‫( ر ُول‬Utusan Allah)
           َ   َ

 ُ‫( و َ َ َ ُوه‬padahal tidaklah mereka membunuhnya)
            َ

ُ‫َ َ ُوه‬      َ ‫( و‬dan tidak pula menyalibnya)
                َ

‫( و َ ِ نْ ُ َ َ ُم‬akan tetapi orang yang diragukan bagi mereka)
ْ               َ

     ِ ِ ‫( وإِن ا ذ ن ا ْ َ َ ُوا‬dan sesungguhnya orang yang dibunuhnya itu)
                     َ ِ      َ

ُ ْ ِ ‫َك‬        ِ َ (adalah orang yang diserupakan/mirip dengannya) ... (QS an nisaa’ 4:157)”

Bagi keimanan saya ,ayat diatas sudah cukup jelas menyatakan bahwa Yesus yang anda kira
sebagai Isa Almasih, ternyata tidak mati dan tidak pula dibunuh di tiang salib pada saat itu. Yang
dibunuh oleh mereka bukanlah Isa Almasih.

Alhamdulillah Isa Almasih telah diselamatkan oleh Allah dari pada rencana keji berupa fitnah
dari orang-orang yahudi . Tetapi Allah SWT memiliki rencana yang lebih bijaksana dan adil.
Ternyata Allah menyerahkan salah seorang dari pengikut Yesus yang berikhianat atau orang
fasik untuk ditebus pengganti Yesus.
Tentu tidak mungkin Allah yang maha pengasih, maha peyayang dan maha Adil menyerahkan
begitu saja utusan terbaiknya untuk dibunuh secara keji dan curang oleh orang-orang fasik
dengan fitnah yang keji pula.

Bagi Saya sudah jelas, siapa sebenarnya yang dikorbankan. Jadi tidak perlu diperdebadkan dan
didiskusikan. Lagi pula kita mempunyai kepercayaan yang berbeda dan tidak mungkin ketemu
ke satu titik tentang siapa orang yang disalib tersebut. Perdebatan itu tidak akan habis-habisnya
hingga hari kiamat, baik diantara orang-orang yahudi maupun diantara orang-orang nasrani
sendiri.

Sebaliknya orang-orang islam tidak akan memperdebadkannya lagi karena sudah ada petunjuk
dari Allah yang dijelaskan didalam al qur’an. Hanya di dalam al qur’an saja terdapat penjelasan
seperti itu. Sementara masih banyak diantara orang-orang yahudi dan nasrani yang masih tetap
meragukannya dan berdebad. Karena sampai sekarang tidak ada bukti otentik baik berupa
kuburannya, kain kafannya, bekas kuburannya, jasadnya atau tulang beluluangnya.

Ternyata al qur’an tidak bohong dengan kelanjutan ayat diatas;

“‫( َ َ ُم ِ ِ ِ نْ ِ ْم‬tidaklah mereka mempunyai ilmu tentang hal itu)
 ٍ             ْ

‫( إِ ا َ ع ا ظن‬kecuali mengikuti prasangka/dugaan/opini belaka)
     َ

ً ِ َ ‫( و َ َ َ ُوه‬dan tidak pula berkeyakinan (telah) membunuhnya) (QS an nisaa’ 4:157)”.
      ُ         َ

Karena perdebatan tentang Yesus adalah Tuhan atau bukan, dia disalib atau tidak, yang tidak
kunjung habis, munculah berbagai anggap bagi sekelompok pengikut Yesus. Ada yang
beranggapan bahwa Yesus adalah Tuhan sesuai dengan petunjuk Paulus tetapi ada juga yang
tidak setuju kalau Yesus dianggap sebagai Tuhan yang dipimpin oleh ajaran Arius.
Akhirnya perselisihan itu diakhiri ketika diadakan Konsili (seminary) di Nicea yang dihadiri
Uskup gereja-gereja sedunia pada tanggal 20 Mei 325 Masehi.

Naskah kesepakatan itu mereka sebut dengan "the Creed of Nicea" , yang disyahkan dan
dibacakan oleh “ Kaisar Constantine”.

Konggres itu sebenarnya bertujuan untuk menetapkan apakah agmaa kristen menganut ajaran
Tauhid atau Trinitas.
Setelah ajaran Trinitas disyahkan dan ditetapkan oleh kaisar Agung Constantine, maka semua
penentang ajaran trinitas (pengikut Arius) tersebut disingkirkan karena dianggap sebagai
golongan sesat yang menentang agama dan keputusan negara.

Adapun bunyi Kredo atau sumpah atau keputusan yang dikeluarkan oleh hasil konsili tersebut
adalah sebagai berikut ;

“Kredo Nicea dalam bahasa Latin:

 Credo in unum Deum, Patrem Omnipotentem factorem caeli et terrae, visibilium omnium et
invisibilium. Et in unum Dominum Iesum Christum, Filium Dei Unigenitum, Et ex Patre natum
ante omnia saecula. Deum de Deo, lumen de lumine, Deum verum de Deo vero. Genitum, non
factum, Consubstantialem Patri per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines et
propter nostram salutem descendit de caelis. Et incarnatus est de Spiritu Sancto ex Maria
virgine et homo factus est. Crucifixus etiam pro nobis sub Pontio Pilato, passus et sepultus est.
Et resurrexit tertia die secundum Scripturas. et ascendit in caelum, sedet ad dexteram Patris. Et
iterum venturus est cum gloria, iudicare vivos et mortuos, cuius regni non erit finis. Et in
Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem, qui ex Patre (Filioque)* procedit. Qui cum Patre et
Filio simul adoratur et conglorificatur: qui locutus est per prophetas. Et unam, sanctam,
catholicam et apostolicam Ecclesiam. Confiteor unum baptisma in remissionem peccatorum. Et
expecto resurrectionem mortuorum, et vitam venturi saeculi. Amen.

Terjemahannya adalah ;

Kredo Nicea dalam Gereja Katholik & Protestan Versi Katolik. Aku percaya akan satu Allah, Bapa
yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan.
Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad.
Allah dari Allah, terang dari terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakekat dengan Bapa segala sesuatu dijadikan olehnya. Ia turun dari sorga untuk kita anusia,
dan untuk keselamatan kita. dan Ia menjadi daging oleh Roh Kudus dari Perawan Maria dan
menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita waktu Pontius Pilatus Ia wafat kesengsaraan dan
dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke sorga, duduk di sisi
kanan Bapa Ia akan kembali dengan mulia, mengadili orang yang hidup dan yang mati;
KerajaanNya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus, Ia Tuhan yang menghidupkan; Ia
berasal dari Bapa (dan Putra)¹ Yang serta Bapa dan Putra, disembah dan dimuliakan. Ia
bersabda dengan perantaraan para nabi Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik² dan
apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku menantikan
kebangkitan orang mati, dan kehidupan di akhirat. Amin. Versi Protestan Aku percaya kepada
satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi, segala sesuatu yang kelihatan dan
yang tidak kelihatan. Dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus, Anak Allah yang Tunggal, yang lahir
dari Sang Bapa sebelum ada segala zaman. Allah dari Allah, terang dari terang. Allah yang sejati
dari Allah yang sejati, diperanakkan, bukan dibuat, sehakekat dengan Sang Bapa, yang dengan
perantaraan-Nya, segala sesuatu dibuat; yang telah turun dari sorga untuk kita manusia, dan
untuk keselamatan kita, dan menjadi daging oleh Roh Kudus dari anak dara Maria, dan menjadi
manusia. yang disalibkan bagi kita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, menderita dan
dikuburkan; yang bangkit pada hari ketiga, sesuai dengan isi Kitab-kitab, dan naik ke sorga; yang
duduk di sebelah kanan Sang Bapa dan akan datang kembali dengan kemuliaan untuk
menghakimi orang yang hidup dan yang mati; yang Kerajaan-Nya takkan berakhir. Aku percaya
kepada Roh Kudus, yang menjadi Tuhan dan yang menghidupkan yang keluar dari Sang Bapa
dan (Sang Anak)¹, yang bersama-sama dengan Sang Bapa dan Sang Anak disembah dan
dimuliakan, yang telah berfirman dengan perantaraan para nabi. Aku percaya satu Gereja yang
kudus dan am² dan rasuli. Aku mengaku satu baptisan untuk pengampunan dosa. Aku
enantikan kebangkitan orang mati dan kehidupan di zaman yang akan datang. Amin.

Jadi jelaslah bahwa keputusan itu benar-benar mengangkat/menjadikan Yesus sebagai anak
Allah dalam arti yang sesungguhnya, anak yang lahir dari Allah atau anak “biologis Allah”.

Tetapi saat ini, di era globalisasi ini , mereka menjadi ragu akan kesimpulan itu (Yesus benar-
benar anak biologis dari Allah). Kemudian muncul berbagai alasan yang lebih flexible untuk
mengikuti perkembangan zaman sesuai dengan hasil penemuan ilmu pengetahuan modern.
Salah satunya adalah menadopsi ayat al qur’an dengan menyamakan kata “Firman” di dalam
Kitab Bible dengan kata “kalimatullah” yang ada di dalam ayat al qur’an.

Ilmu pengetahuan modern di abad milinium ini telah membuktikan bahwa anak manusia telah
dapat direkayasa dengan teknik Kloning, anak manusia telah dapat direkayasa hanya dari
ibunya sendiri, tidak perlu dari Bapaknya. Pihak gereja menentang penelitain Rekayasa
genetika terhadap manusia. Tetapi berhasil dilakukan terhadap Seekor Domba yang bernama
“Dolly” yang lahir tanpa sperma dari pejantan, melainkan hanya dari kelenjar susu ibunya
sendiri.

Dewasa ini paham atau keimanan orang kristen tentang Isa tentang Yesus adalah anak biologis
Tuhan telah terbantahkan oleh ahli kedokteran dan ahli genetika modern di abad milenium ini.
Diabad milenium ini Orang-orang kristen akan membantah kalau Yesus disebut sebagai anak
biologis Allah, walaupun sebenarnya hasil di "the Creed of Nicea” menyatakan bahwa Yesus
adalah anak bilogis Allah. Tetapi di abad rekayasa genetik modern ini, orang-orang kristen
menolak keputusan tersebut, lalu menyembunyikan erat-erat, kalau "the Creed of Nicea itu”
pernah ada sebelumnya.
Lalu apa tanggapaan Allah di dalam Al Qur’an terhadap keputusan di "the Creed of Nicea”
tersebut?

  “Dan mereka (orang kafir) berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai)
anak"88. Sesungguhnya kalian telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar 89,
 hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh
   90, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak 91. Dan tidak
 layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak 92. Tidak ada seorang
   pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku
                                seorang hamba. (QS 19 ;88-93)”

Ayat ini memberi permisalan/perumpamaan , bahwa sekiranya gunung dan dan bumi adalah
manusia yang dapat mendengar perkataan mereka maka hancurlah gunung dan bumi ini ,
karena mendengar ucapan dan keputusan di "the Creed of Nicea” tersebut .

Bahkan diakhir ayat diatas ditegaskan bahwa yang bertemu kehadapan Allah (dihari kiamat
nanti) hanyalah seorang hamba, seperti Yesus atau manusia yang berserah diri sebagai
hambaNYa. Allahuakbar ! Allahuakbar !!

Demikian sanggahan saya terhadap tulisan DAA yang berjudul “Keselamatan Dalam Al-Quran
Dan Injil” , yang banyak berisi kepalsuan dan pemutar balikan fakta terhadap ayat-ayat Al
Qur’an serta penghasutan yang nyata.

Semoga tulisan saya in berguna bagi yang mau berpikir jernih dengan hati nurani dan
kebenaran dalam rangka mencari keselamatan itu.

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah kalimat;

ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH SUATU KAUM ATAU SESEORANG MENUJU JALAN KEBENARAN
KALAU KAUM ATAU ORANG TERSEBUT TIDAK INGIN MERUBAH DIRINYA UNTUK MENERIMA
KEBENARAN
       Diskusi Antar Agama Beroleh kepastian keselamatan dan kedamaian kekal dalam


hatinya.       Kesaksian Fatimah




       Xulkarnain Alex @DAA@DAA.. kisah fiktif anda itu kurang menarik untuk dibacakan
sebagai dongeng pengantar tidur bagi anak-anak anda. Sebaiknya anda menceritakan kisah
Nyata berikut ini kepada teman-teman anda dari gerombolan anda (pengikut Ali Sina dari FFI
itu) yang sering berbohong, memfitnah dan mengadu domba, supaya kembali kejalan yang
lurus dan benar.

Kisah fakta dibawah ini sudah menjadi rahasia umum di dunia Maya, sementara cerita karangan
anda itu kurang menarik dan membosankan buat siapa saja yang membacanya.

BEGINILAH CERITANYA..

                           PELAYAN TUHAN YESUS MASUK ISLAM

                            (Paulus F. Tengker - Rachmat Hidayat)

Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya
  dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta
   Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia
terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi
     penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan. Itulah sebabnya setamat SMA saya
    melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan Jl. Arjuno -
  Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salah
satu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri ditengah kota &
      pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari
                masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

 Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja
Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian
   dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu
 adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit
  jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan
   kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: “Hamba
 Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen”
 dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak
 bercela, saya ahli mengutip Al-Qur’an dan Hadis, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari
      mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk
 membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu dan foto-foto palsu, untuk memberi kesan
    bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan.
  Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur’an yang akan dipakai untuk menohok
   orang-orang Islam yang sedang kami injili dan berusaha membantah kami. Beberapa kisah
    kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya.
      Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah
kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di
 Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu
     Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi
  berbudaya animisme di desa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar). Bahkan
saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak
   pernah shalat dan mengetahui ajaran Islam yang paling dasar. Tapi kami harus melaporkan
  keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka
   kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat dancanggih. Tentu para
 domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang
            bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

    Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah dan akhirnya saya dinobatkan sebagai
 pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan.
Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadis dan buku-buku Islam untuk mencari kelemahan-
 kelemahannya, Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan kerjaan saya. Saya
     menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai
    kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen. Bahkan saya juga pernah
 berpura-pura belajar mengaji dan mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru
 Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar mengaji hingga 1 tahun lebih dan Ustad itu tak pernah
     menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat
   pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji dan hal ini ternyata berguna sekali untuk saya
  sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam. Saya pun secara
 part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari.
     Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami
  wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal dan kaum gay. Yang kami target
 untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek
dan kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum
       gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak
sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1
      hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif disini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi
    memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata
  umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut.
Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya
  pengunjung diskotik & kafe. Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga
aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang
 umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan
      kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkulpun, kami sudah berhasil
   merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para
   pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di
    harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang
     betapa penyebaran dan mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta dan sulit
 diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung
 dan mafianya bekerja sama begitu rapi. Tapi ada yang kurang dari cerita itu dan ini sangat sulit
 mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan
 para mafia dan Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk
      menjaring domba Kristus baru dan menyesatkan generasi muda Islam! Jujur saja, kisah
   kesaksian bahwa para gembala Tuhanpun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang
 performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa
 tampil percaya diri dan kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana
                          kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!

   Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis
 karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan
mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya. Bahkan beberapa
  Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai
   persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual
 Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang
 membutuhkan dan untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang
memakai ecstasy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari
 luar kota. Kami pun biasa ketemu dan ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang
    pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya
private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal
 seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang
  dan Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut. Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan
 beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambil tripping! Setelah itu
 kami “dating” dengan mereka, “mandi suci bersama” istilahnya. Kalau masalah skandal seks
 antara jemaat dan pendeta atau penyanyi Gereja dan Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi
 yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam,
pernah mereka diantaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang
                               minta diurapi secara khusus.

  Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari
 pedesaan dan para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang
 mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu
 mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang
  penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal
 kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau
  ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja. Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk
berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para
 pengkhotbah & jemaatpun akan histeris dan percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan
  upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat dan angker di Surabaya sebelum
acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang diluar kendali dan skenario betul-
     betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf
 pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?! Biasanya para penginjil
  malamlah yang bertugas untuk menahan orang- orang yang diluar skrenario acara, kami tidak
      pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami.
  Memang pengakuan 4 orang mantan Gembala itu terdengar spektakuler dan sulit dipercayai,
tetapi saya beritahukan kepada anda semua: SEMUA PENGAKUAN MEREKA ITU JUJUR & BENAR
   ADANYA, SEMUA PRAKTEK TERCELA ITU MEMANG DIJALANKAN TERUTAMA OLEH: GEREJA
  BETHEL; GEREJA BETHANY; GEREJA NEHEMIA; GEREJA SIDANG JEMAAT PANTEKOSTA; GEREJA
  ABDIEL. Bagi umat Kristiani atau para Gembala dan pelayan Tuhan pun yang tidak pernah ikut
  kegiatan ini akan terkejut dan sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali
lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI! Selain 4 mantan gemabala itu, sayalah juga saksi hidup
                                             lainnya.

 Mengapa saya masuk Islam? Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya
baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati dan sampai tuntas, saya
  hanya mencari point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi
 dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap dan diajarkan oleh Gereja bahwa orang-
  orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh
tipu muslihat dan penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat dan umatnya kalau
  tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak
   kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam dan
  umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani
   sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu dan jika kita akan
     menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin
  diperdalam kembali. Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar
  biasa dan beberapa kejadian dikeesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya
                                     menuju kebenaran sejati.

Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum’at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang
    berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu gereja yang sangat megah, lalu datanglah
 Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyuman-Nya yang agung. Saya bahagia sekali, ini adalah
     mukjizat bagi saya! Saya pun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung
rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto dan gambar Tuhan Yesus yang
    saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab
 Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: “Kalian ini siapa?” Saya menjawab: “Saya
seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya! “ Dia bertanya lagi : “Mana Tuhannya?” Tuhan
Yesus menyela : “Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia dan Dunia! Siapakah engkau
wahai pria asing? “ Pria Yahudi itu berkata: “Akulah” Isa Al-Masih dan engkau bukanlah diriku! “
  Saya menyela: “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di
   hadapan Tuhanku! ‘ Pria Yahudi itu berkata : “Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah
  Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya! ” Tuhan Yesus berkata : “Engkau akan kujadikan domba
   hina karena telah menghina Tuhanmu!” Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata dan sungguh
 ajaib! Dari tangannya keluar mukjizat sinar api dan dia menyemburkannya kepada pria Yahudi
    itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus! Keajaiban
kedua pun terjadi, pria Yahudi yang mengaku sebagai “ Isa Al-Masih itu tak kurang apa pun dan
    dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan
  Yesus menjerit kesakitan dan wujudnya tiba-tiba berubah! Kedua telinganya memanjang, dari
   mulutnya keluar gigi taring dan dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnyapun berubah
   mengerikan! Lalu salah satu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu
   “TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS!!! Sementara
  pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah
    berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit! Kemudian ada kejadian ajaib lainnya
       terjadi, gereja megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan
    pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus. Saya yang kaget dan tak
     percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini:
“Siapakah engkau sebenarnya?” Pria itu menjawab : “Akulah “ Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-
     Nya yang ke-24, yang oleh engkau berserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan
   Yesus”. Saya berkata : “Bukankah engkau telah mati di kayu salib dan telah berkorban demi
 menebus dosa umat manusia?” Nabi ‘Isa Al-Masih menjawab: “Bukan seperti itu kejadiannya,
 engkau telah diperdaya oleh Iblis dan para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku
tadi dan sekarang dia telah terlihat wujud aslinyA” .. Saya berkata : “Maksud tuan, Iblis tadi itu”
jadi selama ini” Nabi “ Isa Al-Masih menukas : “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi
  sejati?” Saya menjawab : “Jika itu ada saya bersedia” Nabi Isa Al-Masih menjawab : “Tetapi
      untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan
   kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak
   orang?” Saya menjawab : ‘..emmmmm’ (tak bisa berkata-kata) Nabi ‘Isa Al-Masih berkata :
“Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti
  aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku.
   Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan
kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau
    tak membacanya dengan pikiran dan hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan
 orang-orang yang diilhami Iblis dan para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran,
    engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu
  mendapatkan suatu kesulitan!” Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu
                       mengucap salamnya orang Islam, kemudian pergi.

Saya pun lalu terbangun, hari telah pagi, saya merenung mimpi apa itu tadi? Kesulitan apa yang
   akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum’at tanggal 12 Januari
 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau
   Malam Jum’at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali.
     Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa
   menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca “betapa pikiran saya telah
  dibukakan tapi saya belum yakin betul. Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat
      Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan Jl. HR
   Muhammad - Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di
depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?! Akh saya pikir ini cuma
 kebetulan saja jangan percaya takhayul! Namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya,
  belum hilang kaget saya, tiba- tiba ada seorang pria menghardik saya dan meminta dengan
 kasar dompet dan HP saya! Saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah masjid &
masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ. Orang yang mau menodong sayapun lalu
berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30, mendekati jamnya shalat Jum’at, saya
 perhatikan sekitar saya “orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at..saya ini ada di
   mesjid “mimpi saya” pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai “Nabi Isa Al-Masih dalam
  mimpi itu” .saya bingung lalu saya tak sadarkan diri. Ketika tersadar..saya berada di sebuah
  ruangan mesjid rupanya dan ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu
  pingsan. Saya lalu berdiri, tiba-tiba hati ini ingin menangis menjerit “Ya Tuhan! Engkau telah
     menunjukkan jalan bagiku!” Pak Tua itu kaget dan bertanya: “ada apa nak?”, lalu saya
 ceritakan semua mimpi saya tadi malam dan kejadian yang saya alami, juga siapa saya danapa
  pekerjaan saya..serta perbuatan- perbuatan saya dalam usaha memerangi dan memperdaya
 agama Islam beserta umatnya. Bapak Tua itu berkata: “Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu,
boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik”.sekarang kamu teruskan
                                   perjalanan atau pulang”

Sayapun lalu pulang, menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk
    kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya
     melihat ada pengajian, Pak Tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk dan
berkata: “pak tolong yakinkan saya”.saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!’.
Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari,
   saya lalu pamitan pulang dan menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai dan
   akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap
 pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke mesjid
 tersebut dan kami berdiskusi Islam - Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin-yakinnya,
 setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari Pak Tua, dimana setiap penjelasan balik dari
 saya yang sangat Ilahiah dan Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen
  dan berdasar oleh Pak Tua dan beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami,
  terutama setelah saya mengetahui bahwa Pak Tua ternyata fasih dan hapal beberapa bagian
 dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja dan penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan
dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa
   penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan
 dibuku-buku para misionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang
ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari. Saya jadi ragu dan bimbang, kenapa literatur
   agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun? Terlebih
   setelah Pak Tua menunjukkan dan memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an
    dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh
  Lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan dan revisi di sana-sini tanpa penjelasan di
       edisi baru bahwa telah dilakukan revisi? Yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar
perubahan EYD atau tatabahasa saja, akan tetapi juga merubah makna dan arti ayat Alkitab itu
  sendiri? Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan
   dan merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup dan penggenap itu. Yang
   menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai dan menghormati
      Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama
  terdahulu dan kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah dan sejarah agama dalam Alkitab dan Al-
     Qur’an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an,
dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana
     menyimpangnya dan direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.
 Penjelasan Pak Tua dan jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba
  mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban
rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan dan ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya
    ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga
 pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa
 rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran
  roh jahat Islam di rumah saya dan akan mengurapi serta mensucikan buku- buku Islam yang
  saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang! Sikap rekan- rekan Gembala ini terasa kontras dan
tidak sepadan dengan sikap Pak Tua dan jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa
bersalah karena telah ikut dibesarkan dan dibina oleh lingkungan agama yang sesat, saya harus
      segera mengambil keputusan. Setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang,
  menimbang segala resikonya. Akhirnya sudah mantap dan sudah bulat tekad saya, saya akan
                                          masuk Islam.

Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT:
ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA MUHAMMADARRASULULLAH - SAYA
BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU
UTUSAN ALLAH. Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat,
saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga
saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan
mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa
Islam dan menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat
dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya
sekarang tidak mengakui saya lagi dan menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya dan
saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu,
papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka
gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus. Naudzubillah!
Ya Allah, maafkan keluarga saya ini. Mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti
hakekat ketuhanan-Mu yang sesungguhnya.




       Xulkarnain Alex@bayu krisna.. saya setuju dengan pandangan saudara tentang siapa,,
Mark A Gabriel, kemaren saya mencoba membaca buku si Marks itu, lalu pada kesempatan ini
saya akan menambahkan dan melengkapi postulan saudara dan juga untuk teman-teman islam
yang lain untuk menilainya, dan teramat khusus bagi pemilik situs di
(http://www.isadanislam.com/resensi-buku/256-yesus-dan-muhammad ) yang telah
menyampaikan kabar tersebut. Cerita itu sebetulnya sudah lama yaitu pada tahun 2007.
SIAPAKAH Mark A Gabriel ? apakah dia benar-benar berasal di seorang islam yang taat,
kemudian berpindah ke agama kristen? Apakah dia seorang profesor ternama di AL Azhar
kemudian setelah dia sangat pintar lalu berpindah ke agama kristen?

Sebagai seorang Muslim yang baik dan selalu mencari kebenaran, maka saya tidak akan percaya
begitu saja dengan komentar si Mark Gabriel dari Mesir ini, karena orang-orang pendusta seperti
Mark Gabriel ini sudah terlalu banyak terjadi baik di Indonesia maupun di negara berpenduduk
Islam lainnya .
Di indoesia saja sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah orang-orang yang mengaku mantan
kiyai, mantan dosen IAIN, mantan ustad dari Pesantren yang diisukan berpindah ke agama
kristen. Ternyata selidik punya selidik, mereka itu hanyalah orang-orang kristen juga yang
menyamar dan berkata bohong. Sebut saja Mark Gabreil (nama ini di Indonesia di eja dengan
MARKUS JIBRIL) dari Indonesia yang bernama “Muhammad Ali MARKUS Atamami”
Baca di ;
(http://ewepe.wordpress.com/2007/11/02/sanggahan-kesaksian-ali-makrus-atamimi/ )
( http://febrina.wordpress.com/kesaksian-mantan-ketua-tim-pemburu-hantu/ )

yang mengaku sebagai mantan dosen IAIN, ustad dan pengurus organisasi islam (FPI) dan juga
mengaku sebagi keturunan langsung dari nabi Muhammad ( ini sudah tayangkan oleh triyogo di
FB DAA ini di threat “kesaksian Fatimah). Tetapi setelah diselidiki ternyata data yang di
sampaikan oleh si Markus adalah bohong belaka dan akhirnya si Markus asal Surabaya ini harus
berurusan dengan polisi , lalu dijebloskan ke penjara. Juga ada Lia Eden yang mengaku-ngaku
sebagai Jibril yang telah menurunkan al kitab terbaru yang bersumber kombinasi dari kitab Bible
dan AL qur’an, tetapi selidik punya selidik dia adalah wanita Edan dan bersuamikan seorang
yang dia namai Gabriel juga. Jadi Markus Gabreil dari Mesir ini mirip sekali dengan Markus dan
Gibriel Lia Eden yang berasal dari Indonesia.

Untuk itu saya ingin membahas sedikit tentang kesaksian Markus Gabriel yang dia tulis di dalam
bukunya yang sudah menjadi buku referensi utama bagi para misionaris dan gereja-gereja se
luruh Dunia, dengan judul “Jesus dan Muhammad”. Apakah kesaksian Gabriel ini dapat
dipercaya atau hanya omong kosong berlaka?

Tentu saja saya tidak dapat menghadirkan seorang polisi internasional untuk menyelidiki data-
data si Markus ini, karena data yang di uangkapkannya sangat minim sekali, tetapi saya akan
menilai kata-kata yang sudah ia tulis dengan seksama di dalam bukunya itu.
Pepatah mengatakan bahwa “MULUTMU ADALAH HARIMAUMU YANG AKAN
MENERKAMMU” , MANUSIA DIPEGANG DARI APA YANG KELUAR DARI
MULUTNYA, SEDANGKAN ANJING PADA KALUNG DI LEHERNYA”. Pembahasan ini,
saya sampaikankan kepada teman-teman di FB ini, semoga layak untuk dipertimbangkan dan
jadikan penilaian tentang keterangan/kesaksian si Markus Atamami dari Mesir ini;

Pertanyaan 1 ; kenapa Mark A Gabriel menulis dengan seksama buku yang berjudul “Jesus dan
Muhammad”?

Jawab Mark Gabriel; “Jawaban saya ialah saya sudah pernah bertemu dengan kedua orang ini
(bab I “Intrduction halaman 8). Dan saya memberikan ringkasan dari fakta penting mengenai
Yesus dan Muhammad dan apa yang terjadi pada diri saya pribadi saya setelah bertemu dengan
Yesus dan Muhammad secara berdampingan (hal 9).

Bahasan saya; Bedasarkan penuturannya di WikiPedia, dia lahir 30 Desember 1957. Apakah
mungkin orang yang lahir sekitar 20 abad setelah penyaliban Jesus dapat saling bertemu (ini
mirip dengan kisah kesaksian Paulus di dalam Bible yang telah berjumpa dengan Yesus dalam
mimpinya), lalu dia mengatakan telah mendapat wejangan langsung dari Nabi Besar Muhammad
14 abad setelah Beliau wafat? (ini mirip dengan pengakuan Mirza Gulam Amad di Lahore
Pakistan pada tahun 1917). Apakah sebagai manusia yang waras, anda dapat menerima kesaksian
fiktif ini? Jadi jelaslah bahwa Mark Gabriel ini adalah duplikatnya Markus Attamami atau setali
tiga uang dengan Lia Eden dari cempaka putih- Jakarta-Indonesia, yang mengaku menerima
langsung wahyu dari Gibriel.

Pertanyaan 2; apakah benar Mark Gabriel berasal dari keturunan islam yang taat dan
menjalankan sari’at islam dengan sebenar-benarnya?

Jawaban Mark Gabriel: “Hari itu adalah hari Jumat, hari khusus dalam Islam saat khotbah
diberitakan di masjid. Ibu saya membantu memakaikan baju putih dan peci – pakaian tradisional
kami untuk pergi ke masjid, Setelah paman saya siap, kami berjalan setengah mil ke masjid 12
bersama sekeluarga. Paman saya memberikan khotbah. Ayah saya, kakak saya, dan saya duduk
di barisan depan laki-laki. Ibu saya, adik saya, dan saudara wanita saya duduk di belakang di
bagian perempuan.”

Bahasan saya; saya mau bertanya kepada semua netter yang beragama Islam yang masuk disini;
apakah sebagai muslim , anda membawa wanita untuk pergi shalat Jumat? Apakah Nabi
Muhammad pernah mensyari’atkan kepada wanita untuk shalat Jumat? Atau ada sebuah ayat di
dalam Al qur’an yang mewajibkan wanita pergi shalat Jumat? Ini benar-benar cerita Fiktif yang
nyata dari seorang Mark Gabriel atau si Makus Attamami dari Mesir ini. Apakah Mark Gabriel
orang islam?

Pertanyaan 3; apakah Mark Gabriel sudah dapat menghafal Al qur’an sejak dari kecil?
Jawabannya; Selama tujuh tahun paman mengajari saya, ayat demi ayat dan bab demi bab. Saat
saya berusia 12 tahun, saya telah selesai mengingat Quran . Sejak saat itu, saya secara teratur
membaca dan mengulang Al-Quran untuk meyakinkan saya tidak lupa pada apa yang sudah saya
pelajari.

Bahasan saya; kalau benar Mark telah menghafal al qur’an, seluruh ayat-ayatnya sejak umur 6-
12 tahun dan sering mengulang-ulangnya , tentu dia sudah mengetahui bentuk dan letak tulisan
arabnya dengan jelas dan terperinci. Tetapi kalau anda membaca bukunya keseluruhannya, maka
anda akan tercengang karena”

TIDAK ADA SATU KATAPUN YANG DIA TULIS DALAM BAHASA ASLI/TEKS
ARABNYA YANG DIA RINCI DENGAN CARA ILMIAH UNTUK MENJELASKANNYA.
DIA HANYA MAMPU MENYAJIKAN TERJEMAHANNYA SAJA TANPA MEMBAHAS
TEKS BAHASA ARABNYA SAMA SEKALI”. Jadi sangat diragukan sekali, kalau dia pernah
dapat menghafal seluruh ayat al qur’an.

Pertanyaan 4; Sejak kapan Mark Gabriel sekolah di Al Azhar , sekolah Islam terkenal di dunia
itu?

Jawab Mark Gabriel; “. Saat berusia enam tahun, Paman mengirim saya ke sekolah dasar Al-
Azhar. Ada 50 sekolah dasar di provinsi kami.

Bahasan saya; Ternyata si Markus ini pernah tidak menjelaskan dengan data yang jelas dan
akurat tentang ; tahun berapa dia masuk AL Azhar dan siapa namanya ketika masuk pertama
kalinya disana. Namun dia menjelaskan bahwa sejak berusia 6 tahun si Markus ini tidak tinggal
di rumah bersama orang tuanya lagi , tetapi dia telah dikirim oleh keluarganya untuk didik
menimba ilmu di kampus terkenal Al azhar di Mesir, dan tentu saja dia sudah masuk asrama dan
jauh dari orang tuanya. Tentu segala kegiatannya sudah dibawah asuhan gurunya atau
pengawasan pendidik setempat. Tetapi menurut pengakuan/kesaksiannya lagi, di Markus ini
menulis “Hampir setiap pagi, saya pergi bersama ayah dan paman saya untuk melakukan doa
pagi di masjid, yang mulai pada pukul 03.30, dan selesai sekitar pukul 04.30 (tergantung dari
waktu tahun itu). “. Nah sekarang cobalah anda merenungkan, apakah menurut anda seorang
yang sudah tinggal jauh dari keluarga dan diasramakan, kemudian masih sempat pergi kemesjid
antara jam 03.30 s/d 04.30. Apakah ini cukup logis? Atau apakah ini cerita fiktif yang sangat
aneh? Bukankah Pamannya adalah seorang guru di sebuah mesjid yang berada jauh diluar AL
Azhar, bagaimana mungkin Paman dan Ayahnya setiap malam berdoa dan belajar bersama si
Markus ini di dalam mesjid di dalam kampus Al Azhar? . Ini benar-benar cerita konyol.
Pertanyaan 5; jenjang pendidikan apa yang akan diteruskan oleh Mark selanjutnya?
Jawaban Mark Gabriel; “Setelah lulus SMA, kakak saya menyarankan saya untuk masuk di
fakultas farmasi. Tapi, yang lainnya mendesak untuk melanjutkan ilmu agama saya. Jadi saya
masuk ke Unversitas Al-Azhar di Kairo dan memilih belajar di fakultas bahasa Arab seperti
paman saya – yang adalah pemimpin saya – lakukan sebelum saya. Saya selalu menikmati
belajar sejarah, jadi saya memilih jurusan sejarah dan budaya Islam. Saya ingin belajar lebih
mengenai kesabaran, keberanian, serta komitmen Muhammad dan pengikutnya yang sangat saya
kagumi.”

Bahasan saya; dari pengakuan dan kesaksian si Markus ini, dia menyatakan bahwa dia akan
menjadi ahli sejarah Islam . Nah kita akan lihat apakah tulisan-tulisan dia berikutnya, apakah dia
dapat membuktikan kalau dia adalah seorang ahli sejarah dan kebudayaan islam? Tetapi yang
jelas dia tidak dapat membuktikan bahwa dia mampu membahas ayat –ayat al qur’an lengkap
dengan bahasan teks asli arabnya. Dia hanya mampu menyampaikan hasil terjemahan yang dia
ambil dari terjemahan Yusoef Ali. Dan tidak pernah sekalipun dia mampu membahas berdasarkn
teks-teks asli arabnya. Sangat diragukan sekali kalau si Markus ini bisa membaca al qur’an
dengan benar dan baik.

Pertanyaan 6; Apakah yang Mark Gabriel alami ketika pertama kali memasuki kelasnya?

Jawab Mark Gabriel : Sheikh yang mengajarkan pelajaran pertama hari itu adalah orang
bertubuh pendek dengan kulit gelap, kumis tipis, dan berkacamata tebal. Dia mengatakan kepada
kami, ”Saat saya mengatakan sesuatu, kamu harus menerimanya sebagai kebenaran. Saya tidak
mengijinkan setiap bentuk diskusi. Apa yang tidak saya katakan, itu tidak layak dipelajari.
Dengar dan taat, dan jangan bertanya satu pertanyaan pun.”

Kemudian dengarlah dialog berikut antara Mark Gabriel dan Sheikh itu itu.
+ Saya berkata, ”Tuan Sheikh, bagaimana bisa mengajar tanpa pertanyaan?”
- ”Dari mana engkau berasal, anak muda?” dia bertanya.
+ ”Dari Mesir.” saya menjawab, lupa bahwa saya jelas sekali adalah seorang Mesir.
- ”Aku tahu – tapi dari mananya Mesir?”
+ Saya menyebutkan nama kota saya,
- ”Jadi, kamu adalah orang tolol!” Dia mengatakan begitu karena orang dari daerah saya selalu
melihat ke bawah.
+ Saya menjawab, ”Ya, saya pasti seekor keledai yang meninggalkan rumah saya untuk datang
ke sini dan dihina!”
- Sheikh berteriak kepada saya, ”Stop! Kamu binatang! Siapa namamu?”
+ ”Tidaklah pantas bagi saya untuk memberitahu kamu.” kata saya dengan dingin.
- Saat itu Sheikh menjadi sangat marah dan membuat saya keluar dari kampus dan mendepak
saya ke jalanan.

Bahasan saya; apakah cerita ini masuk akal? Apakah di sebuah Kampus terkenal di Dunia akan
memberikan cotoh pendidikan tidak realistis begitu ?. Bukankah negara-negara di dunia
mengakui bahwa siapapun yang mengajar di Kampus AL Azhar tersebut adalah orang-orang
terpilih yang berpendidikan tinggi minimal S2 atau S3 bahkan profesor, bukan seorang sheikh
yang tidak jelas pendidikannya?

 Dan apakah dapat dipercaya kalau seorang skheikh dapat mengeluarkan kata-kata kotor sampai-
sampai mendepak dan mengejar-ngejar seseorang yang baru dikenalnya sampai ke pingir
jalanan, layaknyha seperti anjing kudisan? Apakah seorang pendidik di kampus terhormat
tersebut akan mengeluarkan kata-kata kotor sekeji itu, hanya pada saat perkenalan pertama di
awal kuliah? Bukankah sekolah Al azhar itu sudah berdiri sejak tahun 927 Masehi , maka apakah
masuk akal kalau kampus yang berdedikasi terhormat itu memperagakan sebuah adegan yang
sangat tidak realistis. Ini jelas-jelas merupakan promosi rasa kebencian dan rasa iri dari seorang
pembual Markus Attamami ala Mesir.

Pertanyaan 7; Apakah Mark Gabriel seorang yang banyak bertanya?

Jawaban Gabriel: Sebagai contoh, saya bertanya kepada seorang profesor, ”Mengapa
Muhammad memberitahu kita untuk hidup damai dengan orang Kristen, lalu ia menyuruh kita
untuk membunuh mereka?” Profesor itu menjawab, ”Apa yang Nabi katakan kepadamu,
lakukanlah. Apa yang ia larang, jangan kamu lakukan. Saat ia membolehkan, kamu boleh
melakukannya. Kamu bukan Muslim sejati jika kamu tidak tunduk pada perkataan Muhammad.”

Bahasan Saya; kalau benar si Markus ini adalah seorang penghafal al Qur’an dan banyak pula
Hadis-hadis yang sudah dihafalnya, maka pertanyaan tersebut sangat janggal diajukan oleh orang
yang mengaku hafal Al qur’an dan hadis? Jelas-jelas ini merupakan pertanyaan konyol dan tidak
bermutu yang diajukan oleh orang yang mengaku pintar hafal qur’an dan hadis.
Padahal pertanyaan tersebut sudah dijawaban di dalam hadis-hadis yang dihafalnya bahkan
tersebar merata di dalam ayat-ayat AL qur’an. Hal ini menunjukan bahwa si Markus ini benar-
benar tidak mengerti hafalannya dan tidak mengerti pula hafalan hadisnya itu.
Pertanyaan ini hanya pantas diajukan oleh seorang yang belum pernah sama sekali membaca al
qur’an dan juga oleh orang yang tidak pernah membaca hadis-hadis sahih sama sekali. Dan lebih
aneh lagi adalah jawaban seorang profesor yang berdedikasi diatas S3 yang tentunya sudah lama
mengajar di AL Azhar. Seorang profesor sekaliber AL Azhar tentunya tidak mungkin menjawab
sebodoh itu, anak yang baru tamat sekolah TPA atau anak lulusan madrasah tsnawiyah (sedrjat
SMA) akan tertawa mendengar jawaban Profesor itu. Jadi jelaslah bahwa tulisan itu adalah hasil
karya si Markus sendiri , DIA YANG BERTANYA DAN DIA PULA YANG
MENJAWABNYA. BENAR-BENAR NGACO PIKIRAN SI MARKUS YANG BERLAGAK
SOK JAGOAN itu.

Jawaban Mark yang lain; Saya juga pernah bertanya kepada Sheikh Omar Abdel Rahman, yang
terkenal karena menjadi otak di balik serangan bom WTC pada tahun 1993. Saat saya di Al-
Azhar, dia adalah profesor di kelas interpretasi Quran.

Bahasan saya; perlu diketahui bahwa Sheikh Omar Abdel Rahman adalah sorang buta sejak
lahir, dia memang tamatan AL Azhar. Tetapi pada tahun 1970, dia sudah meninggalkan Negara
Mesir untuk bergabung dengan kelompok Mujahidin di afganistan dan kemudian tidak pernah
aktif sebagai dosen. Tentu saja waktu tahun 1970 tersebut Mark Gabriel masih beumur 13 tahun
(masih SMP). Sepuluh tahun kemudian baru sheikh Omar kembali ke Mesir, tetapi beliau sibuk
di dalam urusan kepartaian dan organisasi islam lainnya seperti “Partai ikhwanul muslimin” dan
tidak pernah aktif sebagai staf pengajar di AL azhar, apalagi memproleh gelar Profesor di
perguruan tingi termasyuhur itu. Jadi sangat Mustahil di Markus ini pernah belajar pada Sheikh
Omar ini. Jadi jelaslah bahwa si Markus ini pintar sekali membuat cerita fiktif sesuai dengan
misinya untuk mendiskriditkan ajaran islam yang paling dibencinya.

Pertanyaan 8; bagaimana prestasi Mark di AL Azhar?

Jawaban Mark; Setelah empat tahun, saya lulus dengan predikat terbaik kedua di kelas dari 600
orang mahasiswa. Peringkat ini berdasarkan dari tes lisan dan menulis yang diberikan di setiap
akhir tahun pelajaran. Tes lisan fokus pada mengingat Al-Quran dan hadist, dan tes tertulis
meliputi subjek yang kami pelajari di kelas.

Bahasan saya; dari paparan sebelumnya , si Markus menyatakan bahwa dia adalah seorang
mahasiswa yang kritis dan selalu mengkritik pendapat dosennya. Tetapi dilain pihak dia
menyatakan bahwa dia adalah lulusan terbaik dengan menyelesaikan masa kuliah S1 tepat waktu
(4 tahun). Pernyataan ini jelas sangat kontradiktif. Seorang mahasiswa yang selalu tidak setuju
dengan pendapat atau menantang dosennya, tentu akan menjawab pertanyaaan-pertanyaan yang
tidak cocok dan relevan dengan pola pikir gurunya, bahkan sangat mungkin banyak gurunya
yang tidak suka kepada anak pembangkang ini. Tetapi anehnya, dia lulus dengan prediket com-
laude bahkan mengalahkan 600 lebih mahasiswa lainnya. Ini benar-benar pernyataan yang tidak
masuk akal.

Pertanyaan 9; setelah setelah selesai S1 , kemanakah si Markus melanjutkan pendidikannya?

Jawaban Mark Gabriel: Sebelum saya dapat melanjutkan studi S2 saya, saya menghabiskan
wajib militer di angkatan bersenjata. Setelah selesai, saya melanjutkan ke Al-Azhar, pada titik ini
saya memutuskan tidak ada profesor atau sheikh yang dapat menjawab pertanyaan saya. Saya
harus mencari jawabannya sendiri. Melakukan penelitian thesis S2 saya adalah kesempatan yang
sempurna untuk itu. Saya tidak diberitahu siapapun apa yang harus saya baca, jadi saya harus
mencari materi yang luas tentang Islam.
Bahasan saya; Kalau benar si Markus ini belajar tentang islam secara otodidak, maka tentu saja
buku yang dipelajarinya bukan hanya karya ulama islam saja, tetapi diambilnya juga dari banyak
buku termasuk dari buku-buku pembenci islam. Dan bukan mustahil juga kalau dia sudah banyak
mempelajari berbagai keterangan tentang ajaran kristen. Bahkan dia sudah membuat sebuah
kesimulan pribadi dengan menulis “saya dapat menceritakan bahwa sejarah Islam adalah kisah
yang penuh kekerasan dan pertumpahan darah dari saat Muhammad sampai saat ini. Saat saya
melihat pengajaran dari Muhammad dan Quran, saya dapat melihat saya berkembang dengan
cara ini. Saya berfikir, bagaimana Tuhan dapat mengampuni penghancuran kehidupan manusia
sedemikian buruknya? Tapi saya menyimpan pertanyaan ini untuk diri saya sendiri.”

Tentu saja informasi dan kesimpulannya itu bukan diperoleh dari studinya di S2 nya, tetapi dari
hasil olahan buku-buku bacaannya sendiri dan membandingkan dengan kitab-kitab umat Yahudi
dan Nasrani yang tentu saja sudah diolahnya. Tanpa harus sekolah S2 pun, anak tamat SMA pun
bisa membahas masalah tersebut.

Jawaban Markus selanjutnya; “Pihak universitas meminta saya mengajar di bidang keahlian saya
“Sejarah dan Budaya Islam”. Saat berusia 28 tahun saya adalah salah satu dari dosen termuda
yang mereka miliki. Saya juga memimpin doa dan mengajar di sebuah masjid di pinggiran Kairo.
Bagaimanapun juga, di dalam hati saya masih mencari jawaban yang sesungguhnya. Saya mulai
melanjutkan studi S3 saya.

Bahasan saya; kalau benar si Markus ini, ahli dibidang Sejarah dan Budaya Islam, tentu sudah
banyak sekali buku-buku yang dipelajari dan banyak pula perpustakaan yang telah dia kunjungi ,
serta tidak mungkin pula, dia tidak pernah belajar atau membandingkan antara kitab Al qur’an
dengan kitab Bible atau kitab Mazbur. Artinya si Markus ini bukan orang sembarangan dan yang
gampang untuk dipengaruhi pindah agama tanpa dipelajarinya dan dipahaminya. Untuk itu
marilah kita ikuti jejak langkah penuturan si Markus Atamami ala Msesir ini;
Pertanyaan 10; apakah Markus mengajar di tempat lain sebagai dosen ahli Sejarah dan Budaya
Islam?

Jawaban Markus; Saya mengajar baik untuk Universitas Al-Azhar di Kairo dan di Universitas
Islam lain diseluruh Timur Tengah. Selain itu saya juga adalah pemimpin sebuah masjid kecil.
Saya memimpin doa pertama, keempat dan kelima setiap hari. Dan pada hari Jumat saya
memberikan khotbah dan memimpin doa sepanjang hari.

Bahasan saya; menurut pengakuan si Markus ini, dia sudah mengajar di hampir seluruh
universits di timur tengah. Apakah anda bisa percaya ini? Doa apakah yang dia ajukan kepada
Tuhannya dalam shalatnya? Apakah dia memanjatkan doa secara islam Atau Krtisten? Bukankah
dia selama ini terus berburuk sangka kepada agamanya sendiri, kepada Tuhannya, kepada
Muhammad yang diragukan sebagai nabinya. Bagaimana dengan shalatnya? Apakah dia shlat
menurut caranya sendiri? Apakah di dalam shalatnya , si Markus ini mengucapkan kalimat
shahadat dan ucapan keselamatan bagi nabi Muhammad, atau mungkin kepada Yesus? Bukankah
dia selama ini mengatakan menolak banyak hadis yang tidak disetujuinya? Shalat yang bagimana
yang telah dia lakukan? Bukankah cara pelaksanaan shalat hanya ada dalam tuntunan Hadis?
Lalu kenapa selama ini, dia terus saja menolak banyak hadis? Dan juga ayat-ayat al qur’an?


Pertanyaan 11; Sekarang Markus sudah jadi Dosen, bagaimana kah metode mengajar bapak
dosen Markus itu?

Jawaban si Markus; “Setelah beberapa saat saya memulai cara baru dalam mengajar: saya
mengijinkan debat, dan saya membiarkan mahasiswa mengajukan pertanyaan. Saya ingin
membentuk semangat baru dari kelas ini. Saya tidak diijinkan melakukan ini saat saya masih
menjadi mahasiswa. Saya mau mereka berpikir bebas dan menggunakan intelektual mereka
tanpa takut adanya penolakan.

Bahasan saya; kalau si markus ini berpikir akan memberikan sebuah diskusi yang terbuka ,
terkendali dan dengan alasan-alasan akademis yang beretika, maka tentu saja di dunia intlektual
hal ini biasa-biasa saja. Tetapi kalau si Markus ini kemudian menghujat dengan sebuah
penyataan berikut “”Kita mengatakan Quran langsung dari Allah, tapi saya ragu itu, saya lihat itu
adalah pemikiran manusia, bukan kata-kata sebenarnya dari Tuhan.” Maka perkataan Markus ini
bukan lagi sebuah pernyataan yang keluar dari mulut seorang profesor dengan pendidikan S3 .
Tetapi hal itu harus dibuktikannya dan dipertahankannya di depan debat tingkat akademis.

Pertanyaan 12; apa yang terejadi setelah si markus memberikan kesimpulan itu?

Jawaban si Markus; Dalam pertemuan kami, kepala departemen mengetahui perkembangan
pemikiran saya. Ia menjadi takut. ”Anakku,” ia berkata, ”kita tidak dapat berhadapan dengan isu
ini dengan cara ini. Ada panduan dan kita harus tunduk. Kita tidak boleh berpikir lebih dari nabi
atau Allah itu sendiri. Saat kamu bingung, katakan, ’hanya Allah dan nabinya tahu kebenaran.’
Pegang ini, dan teruskan hidupmu.” Tapi ia sadar saya perlu berhadapan dengan masalah ini..
Suasana pertemuan berubah. Seorang pria berubah marah, dia bangun dari kursinya, berdiri di
depan saya, dan berkata, ”Kamu penghujat!” dia membentak. ”Saya bersumpah, ibumu adalah
bajingan!” Saya bisa lihat di wajahnya, jika saja saat itu tidak dalam pertemuan dengan banyak
orang, dia pasti sudah membunuh saya. ”Keluar.” perintahnya.

Bahasan saya; kalau anda adalah seorang akademis yang bertaraf S3 dan seorang profesor dan
menjabat sebagai pemimpin sebuah Fakaultas, apakah menurut anda seorang Dekan atau ketua
jurusan akan mengatakan kepada seorang ahli yang juga sama-sama staf pengajar dengan sebuah
kalimat “. ”Anakku,” ia berkata, ”kita tidak dapat berhadapan dengan isu ini dengan cara ini”,
Kita tidak boleh berpikir lebih dari nabi atau Allah itu sendiri “. Kalimat ini hanya karangan atau
khayalan seorang mahasiswa yang sangat takut dengan dekan, bukan antar sesama Profesor di
tingkat Gruru besar. Kalau si Markus ini mempunyai alasan yang kuat untuk mempertahankan
pendapatnya, tentu Dekan Fakultas akan siap mengadakan debat Publik dikampusnya tersebut,
karena Kampus adalah sarana untuk mempertahankan pemikiran ilmiah, bukan pemaksaan ide-
ide kosong semata. Dan yang lebih aneh adalah pernyataan dari seorang staf fakultas yang
membentak dengan kata-kata kasar “”Saya bersumpah, ibumu adalah bajingan!”, keluar!. Cerita
karangan si aMarkus ini hanya cocok di dalam sebuah debat kusir di warung-warung atau dalam
pasar, bukan di lingkungan dimana Dekan dan stafnya yang bertaraf profesor mengadakan
perundingan tingkat tinggi. Benar-benar ngaco cerita khlayalan si Markus ini..

Pertanyaan 13; apa yang dialami oleh si Markus kemudian?

Jawaban markus; Jam tiga pagi di hari berikutnya, ayah saya mendengar ketukan di pintu rumah
kami. Saat ia membuka pintu, 15 atau 20 orang pria masuk membawa senjata Kalashnikov
Rusia. Mereka berlarian ke atas, dan ke seluruh kamar, membangunkan orang dan mencari saya.
Salah seorang dari mereka menemukan saya tidur di kamar. Seluruh keluarga kami bangun,
meratap dan ketakutan, saat orang-orang itu menyeret saya keluar dari pintu depan dan
medorong saya duduk di belakang mobil dan mengemudikan mobil menjauh. Saya kaget, tapi
saya sadar ini adalah hasil dari apa yang terjadi di universitas hari.

Bahasan saya; keterangan si Markus ini tentu saja sangat berlebihan dan mengada-ada. Hanya
untuk menangkap seorang Markus , seorang dosen akademis, harus mengerahkan 20 serdadu
militer bersenjata lengkap buatan Kalashnikov Rusia ke rumahnya? Ini jelas cerita khayalan si
markus. Apakah masuk akal, kalau polisi dan meliter dari negara Mesir yang besar itu harus
mengerahkan 20 tentera di malam hari dengan dilengkapi sejata otomatis untuk menahan seorang
dosen biasa? Atau mungkinkah si Markus ini bekas seorang Teroris?

Pertanyaan 14; apa tuduhan yang menyebabkan markus ditangkap?

Jawaban Markus: Polisi itu memberi ayah saya laporan: “Kami telah menerima sebuah fax dari
Universitas Al-Azhar yang menuduh anakmu meninggalkan Islam. Tapi setelah pemeriksaan
selama 15 hari kami tidak menemukan bukti yang mendukung itu.

Bahasan saya; keterang si Markus ini benar-benar tidak masuk akal sama selali. Padahal negara
Mesir bukanlah negara yang menjalankan 100% syari’at islam, dan negara Mesir bukan negara
islam sejati. Negara Mesir adalah negara demokrasi berbentuk republik. Di negara Mesir banyak
orang yang beragma kristen ( sekitar 12% lebih), tentu saja tidak sedikit juga, yang tidak
memahami ajaran islam dengan benar atau membenci islam. Tidak jauh berbeda dengan umat
kriten di Indonesia sekitar (sekitar 18% lebih). Negara Mesir menjamin sepenuhnya kebebasan
penduduknya dalam memilih agamanya masing-masing. Jadi sangat tidak logis kalau polisi
meliter Mesir akan menangkap si Makus ditengah malam buta hanya karena di tuduh telah pidah
agama menjadi kristen atau murtad. Ini kisah fiktif yang sangat menggelikan sekali yang
dipaksakan oleh si Markus Attamini ala Mesir ini.

Pertanyaan 15; apa yang dirasakan oleh Makus setelah peristiwa itu?

Jawaban Markus: Saya beberapa kali pergi ke dokter untuk scan otak. Sepanjang waktu, sakit
kepala itu tidak menghentikan saya dari pekerjaan dan aktivitas saya. Jika saya sibuk, saya dapat
melupakannya. Tapi jika saya sendirian pada malam hari, mencoba untuk tidur, sakitnya sangat
kuat. Dokter meresepkan analgesik yang harus saya minum setiap malam. Saya mengalami hal
ini sekitar setahun. Suatu hari sakit kepalanya sangat berat, jadi saya pergi ke apotik untuk
mendapatkan obat lagi.

Bahasan saya; untuk memeriksa penyakit di kepala tidak harus dilakukan scanning otak berkali-
kali, sebab efek radiasi scan atau ultrasongrafi tidak baik bagi perkembangan otak. Dokter yang
pintar dan mengerti tentu dapat mempelajari dari hasil rekaman scan dan kalau hasilnya tidak
bagus, tentu dapat diulang satu atau dua kali lagi, bukan beberapa kali. Data yang disampaikan
oleh si markus ini sangat mengherankan dan tidak ilmiah sama sekali.

Pertanyan 16; apa yang dilakukan ole si markus di apotik?

Jawaban markus; Seorang Apotek mengambil sebuah buku dari bawah konter dan mengatakan
perlahan, ”Saya akan memberikan kepadamu buku ini. Sebelum kamu minum obatmu malam ini,
cobalah membacanya sedikit. Lihat bagaimana hasilnya. Saya mengambil tablet di satu tangan
dan buku di tangan lain. Itu adalah buku dengan kulit hitam dengan tulisan ”Kitab Suci” dalam
bahasa Arab di depannya. ”OK. Aku akan mencobanya”. Saya keluar dari toko dan membawa
buku dengan membalik sampulnya menghadap tubuh saya sehingga namanya tidak kelihatan.
Lalu saya berjalan kembali ke rumah dan masuk ke kamar saya. Itu adalah pertama kali dalam
hidup saya membawa sebuah Alkitab. Usia saya 35 tahun waktu itu.

Bahasan saya: saya sangat merasa heran, kalau seorang ahli sejarah dan ahli kebudayaan Islam
yang bergelar Profesor , yang katanya sudah mengunjungi berbagai negara dan mengajar di
banyak kampus di seluruh perguruan tinggi di timur tengah, tiba-tiba sangat merasa terkejut dan
sangat merasa takjub menerima sebuah kitab Bible. Sebuah kitab yang belum pernah dilihatnya
selama hidupnya. Bahkan si Apoteker tersebut memberi sebuah nasehat kepada Profesor ahli
sejarah ini , seperti seorang ibu kepada anaknya. Cerita ini benar-benar aneh dan tidak masuk
akal sama sekali . Hanya seorang yang tidak berpendidikan dan tidak mengaku sebagai ahli
sejarah saja yang tercengang dan terkagum-kagum melihat kitab yang selama hidupnya belum
pernah dibacanya. Padahal si Profesor Markus ini mengaku adalah seoirang kutu buku yang telah
banyak meneliti dan membaca buku-buku yang hebat-hebat di dalam penelitiannya di bidang
Sejarah dan kebudayaan. Aneh.. bener benar aneh dan tidak logis sekali pengakuan si Markus
Attamami ala Mesir ini.


Pertanyaan 17; apa yang dilakukan si markus setelah sampai di rumahnya?

Jawab si Markus; Itu adalah malam pada musim panas, sekitar jam sepuluh malam. Sakit kepala
saya begitu berat, tapi saya tidak meminum obat. Saya menaruh obat-obat itu di meja, dan saya
melihat kearah Alkitab. Saya tidak tahu harus memulai darimana, jadi saya hanya
membiarkannya terbuka. Ini adalah Alkitab kepunyaan apoteker itu, dan saya mengetahuinya
dari catatan di lembar Alkitab. Halaman yang terbuka adalah Matius 5.

Bahasan saya; sajian tulisan dari si markus ini, benar-benar sangat janggal sekali. Seperti seorang
yang jarang sekali membaca buku, bahkan merasa bingung bagaiman cara membaca sebuah
buku. Padahal dia mengaku sering meneliti dengan banyak buku international yang sudah
dibahasnya. Tetapi ketika kitab Bible di lihatnya, lalu dia menyatakan kekagumannya yang
sangat berlebihan. Seolah-olah dia tidak pernah membaca satu kalimatpun di dalam kitab Bible.
Padahal dia mengaku sebagai ahli sejarah Islam dan ahli budaya islam, yang tentunya banyak
sekali literatur yang dibacanya yang berhubungan dengan banyak kitab-kitab umat agama
lainnya sebelumnya, seperti kitab umat hindu, bujdah , kitab umat yahudi dan kitab umat nasrani,
yang pelu dibahasnya untuk meraih dan mempertahankan desertasi ilmiah S3 atau Profesornya.
Tetapi apa yang ditulisnya diatas, menunjukan bahwa dia sama sekali belum pernah meliat kitab
Boible atau kitab Perjanjian Baru, selama hidupnya. Dan belum pernah pula membacanya sama
sekali. Pengakuan si Markus ini menunjukan bahwa dia bukan lah ahli sejarah dan bukan pula
ahli kebudayaan yang tekenal di Timur Tengah. Dia mengada-ada dan membuat cerita lelocon
yang tidak lucu.

Pertanyaan 18; kernapa si markus ini baru pertama kali membaca kitab perjanjian Baru dan
memegangnya?

Jawab si markus; Saya tidak pernah berpikir Tuhan dari orang Kristen atau Yahudi. Kenapa?
Saya masih terpengaruh oleh Quran dan pengajaran Muhammad. Quran mengatakan orang
Kristen menyembah tiga tuhan – Allah Bapa, Yesus, dan Maria ibu Yesus. Saya masih mencari
satu Tuhan sejati, bukan tiga. Dan Quran berkata bahwa Yahudi adalah orang jahat kerena
merubah kitab suci. Jadi saya tidak melihat ke Tuhan mereka. Ini memaksa saya melihat agama
dari timur jauh – Hindu dan Budha. Saya sudah belajar tentang agama ini saat melakukan studi
S1 saya, dan saya masih menemukan banyak buku untuk mempelajari tentang mereka. Apakah
dia Tuhan dari Hindu? Saya berpikir. Apakah dia Tuhan dari Budha? Setelah penelusuran saya,
saya menyimpulkan, Tidak.

Bahasan saya; penyataan si markus ini menunjuian bahwa dia bukan seorang ahli sejarah dan
kebudayaan yang kompeten, apalagi seorang profesor ternama di timur tengah. Tidak mungkin
seorang ahli kebudayaan dan ahli sejarah serta seorang peniliti setingkat profesor, hanya
mengandalkan keimananya saja, hanya berdasarkan sebuah bku yang dibacanya yaitu al qur’an
saja. Tidak mungkin seorang profesor terkenal di timur tengah tidak pernah sama sekali
membaca kitab-kita agama lainnya seperti kitab Mazbur, kitab Bible , weda dan lain-lain. Jelas
sekali kalau pernyataan si ahli sejarah dan kebudayan ini sangat kontradiksi dengan keahliannya.
Kecuali kalau dia hanya lulusan pesantren biasa atau tidak pernah membaca kitab dan buku-buku
ilmiah untuk disertasi S3 nya. Sesuatu yang aneh kalau dia menyatakan bahwa dia telah
membaca sangat banyak buku-buku dari timur (Hindu dan Budha), tetapi sebagai ahli sejarah
dan kebudayaan dia mengabaikan buku-buku umat Yahudi dan umat Nasrani,. Padahal sumber
ilmu sejarah islam dan kebudayaan islam, bayak sekali bersumber dari kitab-kitab orang nasrani
dan kitab orang Yahudi. Jadi bagaiman mungkin seorag ahli sejarah islam dan kebudayaan islam
hanya membaca buku-buku dari timur saja. Kebohongan apa lagi yang sedang diperlihatkan oleh
si Markus ini?


Pertanyan 19; bagaima lagi perasaan si Markus, setelah memperoleh sebuah buku dari seorang
pegawai toko obat tersebut?

Jawaban si Markus; Sebelumnya saya, seorang sarjana yang menghabiskan 30 tahun
mempelajari Islam dan kehidupan Muhammad. Saya tidak hanya mempraktekkan ajaran Islam;
saya menghafalnya. Sekarang saya memiliki sebuah Alkitab didepan saya yang memperkenalkan
saya pada Yesus.

Bahasan saya; pernyataan si markus ini , kembali menunjukan sebuah analisa yang sangat
kontradiksi. Bagaimana mungkin seorang ahli sejarah yang telah berkecimpung dalam
keahliannya selama 30 tahun dibidangnya, tahu-tahu sangat tekargum-kagum memegang sebuah
buku yang sama sekali belum pernah dilihatnya seumur hidup? Pertnyataan si ahli sejarah dan
kebudayaan yang bergelas profesor ini sangat tidak layak untuk diterima dengan akal sehat.
Pernyataan ini hanya dapat keluar dari seorang yang tidak berpendidikan sekaliber sarjana S1 .
Bagaimana mungkin seorang yang telah lama berkecimpung mempelajari buku-buku ilmiah
yang berhubugan dengan sejarah islam, tahu-tahu berlagak seperti orang yang sangat awam yang
belum pernah sama sekali melihat kitab Bible. Benar-benar ngawur cerita si Markus ini. Sebuah
karangan yang bersifat promosi, yang tidak pantas di nyatakan oleh seorang professor ahli
sejarah yang hebat. Hanya ada dua pilihan, si Markus ini bukan seorang ahli Sejarah dan dan
Ahli kebudayaan apalagi seorang profesor di Al Azhar, atau pilhan kedua, dia adalah seorang
non islam yang sangat benci kepada islam.

Pertanyaan 20; bagaimana lagi pernyatan si Markus , setelah membaca kitab yang baru
dipegangnya itu?

Jawaban si markus; Itu adalah malam pada musim panas, sekitar jam sepuluh malam. Sakit
kepala saya begitu berat, tapi saya tidak meminum obat. Saya menaruh obat-obat itu di meja, dan
saya melihat kearah Alkitab. Saya terus membaca Alkitab tanpa ingat waktu sampai saya
mendengar adzan dari masjid.

Bahasan saya; apakah kita percaya begitu saja kepada seorang yang berdedikasi tinggi yang
otaknya seharusnya mengadung bahan-bahan ilmiah, kemudian setelah membaca sebuah kitab
yang diakuinya belum pernah dibacanya seumur hidup, tiba-tiba penyakit kepalanya hilang
lenyap, hanya dengan membaca sebuah kitab?. Padahal ketika mengaku disiksa oleh polisi
militer , dia sudah berdoa kepada Tuhannya untuk menghilangkan deritanya. Tetapi tidak
berhasil , Namun ketika membacaa sebuah kitab yang tidak pernah dibaca sebelumnya, tiba-tiba
sakit kepalanya lenyap tanpa bekas, dan dia membaca kitab itu sampai pagi tanpa meminum obat
sama sekali. Padahal sebelumnya, dia tidak berdoa sebelum membaca buku itu untuk
kesembuhannya kepada Tuhannya. Ini bukan sebiuah pernyataan seorang ilmuawan sejati dari
seorang Profesor ternama, tetapi promosi yang diikrarkan oleh seorang ahli ramal dan seorang
yang hanya percaya kepada hal-hal yang tidak masuk akal. Ini membuktikan bahwa si Markus
ini bukan seorang pakar dibidang sejarah dan kebudayaan atau seorang profesor ternama , tetapi
dia adalah seorang paranormal di dalam pengobatan non medis.

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah
Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari
segala yang telah dijadikan.
1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Pertanyaan 21; bagaiman reaksi orang tua si Markus ketika mengetahui bahwa anaknya sudah
pindah agama ?

Jawaban si Markus; pada akhirnya keluarga saya mengetahuinya. Suatu hari, tanpa terencana,
saya mengatakan yang sebenarnya pada ayah saya. Segera ayah saya mengambil pistol revolver
dari bahunya dan menembakkan lima peluru pada saya. Dalam beberapa hari, saya meninggalkan
rumah dan Mesir untuk selamanya. Itu adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Saya dibawa
dari Mesir ke Afrika Selatan, dan pada akhirnya, Amerika Serikat; dimana saya menulis buku
ini.

Bahasan saya; apakah menurut anda si Markus ini dapat mengelak dari bidikan sejumlah 5
peluru yang ditembakkan dari pistol revolver kearahnya?, atau apakah si Markus ini punya ilmu
kebal dari terjangan peluru sehingga badannya tidak cedera sedikitpun ?, atau dia dapat selamat
dengan mukjizat dari 5 peluru yang menembus tubuhnya itu ?. Ini cerita fiktif yang benar-benar
tidak masuk akal sama seklai. Cerita si Markus ini hanya berupa khayalan dari kebenciannya
terhadap ajaran islam. Benar-benar ngaco cerita fiktif si Markus Atamimi ala Mesir ini.

Pertanyaan 22; sipakah nama si markus ini sebelumnya? siapa keluarganya ?, Kapan dia masuk
dan mengajar di universitas tetrnama di Al Azhar itu?

Jawaban si Markus; di Wikipedia di markus ini menulis bahwa nama aslinya adalah “Mustrafa”

Bahasan saya; bagaimana kita dapat mempercayai pernyataan seorang ahli yang mengaku
memiliki nama yang sangat singkat. Bagaimana kita mengenal seseortang secara lebih detail
kalau dia hanya memperkenalkan sebuah nama “Mustafa”. Tentu kita mengetahui bahwa nama
Mustafa tidak tertunju kepada seseorang , tetapi ke-banyak orang-orang yang ada di seluruh
Mesir. Ada ribuan atau mungkin jutaan orang yang benama Mustafa di Mesir. Apakah si
“Mustafa” ini tidak pernah memiliki nama keluarga, bagaimana dengan silsilahnya? Apakah
benar orang-orang di Mesir tidak mau menyebutkan nama marganya? Lalu kenapa di Markus ini
menghilangkan jejak/identitas dengan melenyapkan jejak jati dirinya?. Ini jelas pengakuan dari
seseorang yang tidak mau bertanggung jawab dengan ucapan-ucapannya. Orang yang tidak
bersedia mengungkapkan jati dirinya dengan jelas dan jujur, sehingga kita tidak mengetahui
siapa dia sebenarnya.
Dia juga tidak menjawab kapan dia msuk sekolah di Al Azhar dan kapan pula dia tamat dari
sana. Semua orang bisa saja mengaku-ngaku seperti si Markus ini. Di indonesia kasus seperti si
Markar ini banyak sekali. Banyak orang-orang kristen yang mengaku islam yang murtad , yang
sebelumnya mengaku mantan kiayai, matan dosen IAIN, matan keturunan orang islam yang taat,
matan keturunan Nabi MUhammad. Tetapi setelah diselidiki ternyata itu palsu. Sebut saja si
Markus Atamimi, atau pendeta Asamuel (baca disini;
http://kabarnet.wordpress.com/2009/11/19/pendeta-ngaku-tamatan-pesanteren-ternyata-bohong/
)
Coba saja baca penjelasan si Makrus ini, di dalam bukunya yang berjudul “Jesus dan
Muhammad”, dia tidak mampu membahasnya lebih dalam dan terperinci dari penjelasn ayat-ayat
tersebut , sesuai dengan keahliannya sebagai pakar sejarah islam dan ahli kebudyaan islam,
kecuali hanya sekedar menayangkan terjemahan tanpa pembahasan ayatnya yang lebih ilmiah
dan logis. Kalau hanya sampai bergitu kemampuan si Markus di buku itu, hal ini menunjukkan
bahwa di bukan pakar di bidang sejarah dan kebudayaan islam, pernyataan si Markus ini hanya
cocok untuk orang yang tidak mengerti serajah dan kebudaayn islam sama sekali. Kalau hanya
sekedar menulis buku seperti yang ditulis oleh si Markus ini, tidak perlu harus berpendidikan S3
atau profesor, anak SMA juga bisa.

Jangan-jangan si Markus ini tidak bisa membaca al quran sama sekali, apalagi menghafal seluruh
ayat-ayat al qur’an. Lihat saja pada video wawancaranya di internet, dimana dia tidak pernah
membaca atau mengucapkan satu katapun dari sebuah ayat al qur’an , atau menerangkan ayat-yat
al qur’an secara terperinci, yang diakui telah diahafalnya 100%.

Bagaimana kita dapat percaya kepada si pembual yang bernama Markus Gabriel ini, karena
orang seperti ini juga banyak di Indonesia, sebut saja pendeta Samuel yang juga mengaku
sebagai alumi Sekolah Tinggil ilmu Agama Islam (tentu sederjat dengan di Al azhar itu), tahu-
tahu di pendata Samuel ini tidak dapat membaca al qur’an sama sekali.

Beginilah cara-cara orang-orang kristen mendakwahkan ajran agamanya, penuh dengan
kebohongan dan penipuan untuk mengelabui orang-orang muslim yang berada di negri islam.
Sepertinya mereka menghalalkan segala cara untuk mempromosikan ajaran agamanya.
Termasuk dengan penyesatan dan pelesatan yang berkedok Diskusi antar agama yang dilakukan
oleh DAA dan kroni-kroninya ini di www.isadanislam.com dengan tujuan utuk menjelek-
jelekkan ajaran islam lalu menyanjung tinggi ajaran mereka sendiri.

Tetapi Alhamdulilah..., para netter islam telah banyak yang datang ke FB ini untuk
menyampaikan ayat-ayat al qur’an dengan benar, dengan cara yang damai , untuk meluruskan
informasi sesat yang disampaikan oleh DAA ini.

Hanya do’a yang dapat saya kirimkan kepada Allah SWT , atas idtikad baik dari teman-teman
para pembela kebenaran untuk memberikan pecerahan tanpa pamrih, demi untuk meluruskan
agama Allah antara lain; Bayu Krisna, Gembala T, Yosoff Hotfman, Xulkarnain, halipudin, dan
lain-lainnya. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada anda sekalian, dalam
rangka menyampaikan kebenaran, Semoga Alah SWT memberikan pahala yang yang berlimpah
disisiNya kepada kalian. Amien!




       Diskusi Antar Agama Sudah tidak diragukan lagi bahwa Injil Barnabas sangat
bertentangan dengan Al-Quran dan Alkitab.
        Guru Besar Islam Mencap Injil Barnabas Injil Palsu www.isadanislam.com




      Xulkarnain Alex @DAA .. Apakah benar umat Muslim beranggapan bahwa Injil Barnabas
adalah Injil yang asli? Kini yang menjadi pertanyaan benarkah Injil Barnabas itu asli? Umat yakin
100% bahwa hanya kitab suci Al-Quran saja yang kemurniannya dijaga oleh Allah Ta’ala?



Sentilah Injil Barnabas dan juga terhadap kitab Bible di dalam ayat al qur’an;

    “Dan sebagian mereka buta huruf; mereka tak tahu Kitab, selain (dari) desas-desus dan
    mereka hanya mengira-ngira saja. Maka celaka sekali orang yang menulis Kitab dengan
   tangan mereka, lalu berkata: Ini adalah dari Allah; agar mereka memperoleh harga yang
   rendah sebagai pengganti ini. Maka celaka sekali mereka, karena apa yang mereka tulis
    dengan tangan mereka, dan celaka sekali mereka, karena apa yang mereka usahakan”

                                          (qs 2:78-79)”



       Sangatlah tepat gambaran Qur’an tentang kitab Suci yang sudah-sudah bahwa
pengetahuan mereka tentang Kitab (ajaran) tersebut adalah dari desas-desus dan perkiraan
saja hal ini diakui oleh Injil Lukas



   “Teofilus yang mulia, banyak orang yang telah berusaha menyusun suatu berita tentang
  peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita
oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku
     menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil
       keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat
 mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar” (Lukas 1:1-4)



Dari penuturan Lukas tersebut dapat disimpulkan:
1. sejak zaman permulaan kekristenan telah banyak disusun Injil: banyak orang yang telah
berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara
kita,…”



2. Injil itu disusun berdasarkan Cerita dari mulut ke mulut yang fokusnya adalah pelajaran Al-
Masih sang Firman: yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi
mata dan pelayan Firman”.




3. Injil Lukas disusun dengan cara ambil sana ambil sini yang dianggapnya benar:” Karena itu,
setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil
keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,….”



Kitab Suci yang ditulis langsung, dibaca lalu diamalkan hanyalah Qur’an (80:11-16; 75:17-19).
Sebelum Qur’an ajaran-ajaran kitab-Kitab suci sebelumnya tak pernah langsung ditulis dibawah
pengawasan sang Nabiyullahnya melainkan hanya berupa cerita-cerita dari mulut-kemulut saja
selang beberapa tahun dari wafat / hijrahnya Nabi tersebut barulah ajaran-ajaran yang
berdasarkan perkiraan dan yang berasal dari desas-desus tersebut dibukukan. Hal ini termasuk
pula Injil Barnabas. Bila Injil Barnabas itu asli (Suci) maka tak mungkin Qur’an Suci menyama
ratakan bahwa semua kitab-kitab suci yang terdahulu itu telah rusak dan tak mungkin pula
Qur’an Suci menobatkan dirinya sebagai penjaga ajaran yang masih asli dan yang membetulkan
dari kesalahan-kesalahan Kitab Suci yang terdahulu:



“Kami menurunkan kepada engkau Kitab dengan kebenaran, yang membetulkan Kitab yang ada
                      sebelumnya, dan yang menjaganya” (5:48)



Jelaslah kiranya bahwa menurut Qur’an tak ada Kitab Suci yang masih murni (suci) selain Kitab
Suci Al-Qur’an itu sendiri.
Injil Barnabas terjemahan Rahnip M., B.A. didasarkan atas Injil Barnabas bahasa Inggris yang
merupakan terjemahan dari naskah bahasa Itali yang ditemukan di Perpustakaan Negara di
Wina. Terjemahan ke dalam bahasa Inggris oleh Ragg dan Laura Ragg pada tahun 1907 (di
Oxford, at the Clarendon Press). Sedangkan terjemahan Abu-Bakar-Basymeleh didasarkan atas
Injil Barnabas berbahasa Arab oleh seorang terkemuka Dr. Kholil Saadah dalam tahun 1908,
yang juga berasal dari naskah Itali di perpustakaan Wina itu. Jadi kedua terjemahan Indonesia
yang berasal dari terjemahan Inggris dan Arab sama-sama bersumber pada terjemahan bahasa
Itali. Menurut Dr. Khalil Saadah, naskah Itali yang tersimpan di perpustakaan negara di Wina itu
berasal dari Amsterdam, yang diduga keras naskah itu berasal dari Spanyol. Hubungan dagang
Amsterdam-Venesia saat itu sangat ramai. (Injil barnabas ditulis dalam bahasa Itali yang
bercampur dengan dialek Toscan dan Venezian). Uraian mendalam silahkan membaca
“Mukaddimah” oleh Dr. Kholil Saadah dalam Injil barnabas hal. x-xxxvii.



Keluarnya Injil Barnabas dari perpustakaan Paus Sixtus V diceritakan oleh Mustafa de Aranda
dalam Kata Pengantar edisi Spanyol. Ia menguraikan riwayat Fra Marina seperti dinukil oleh
Prof. K.H. Anwar Musaddad sebagai berikut:



“Ada seorang Uskup bernama Fra Marino yang hidup pada abad 16. Ia sangat rindu untuk
membaca Injil Barnabas karena diisukan Barnabas itu adalah murid Yesus sendiri dan pernah
bersama-sama dengan Paulus mengadakan misi-misi perjalanan tapi kemudian berpisah
dengan Paulus karena ada segi-segi pertentangan paham yang sangat prinsipal antara
keduanya”.



Pada suatu ketika Uskup itu berkunjung ke istana Paus Sixtus V (1521-1590) dan mungkin
karena terlalu lelah, maka Paus tertidur di muka tamunnya. Guna memanfaatkan waktu, Fra
Marino masuk ke perpustakaan Paus untuk menghabiskan waktunya dengan membaca. Secara
kebetulan tangannya terpegang pada Injil Barnabas yang dirinduinya. Dengan penuh perhatian
ia membaca beberapa halaman sedang dalam hatinya berharap untuk membaca sampai tamat.
Karena ia berkeyakinan bahwa kitab yang sangat berharga itu tidak mungkin boleh dipinjamnya,
maka timbullah fikiran untuk mencurinya. Dengan rapih sekali Kitab itu disembunyikan dalam
mantelnya. Begitu Paus bangun, ia pamitan pulang.
Di rumah dibacanya Injil itu dan akhirnya ia spontan memeluk agama Islam” (baca buku;
Kedudukan Injil Barnabas menurut Pandangan Islam, hal 21)



Uraian Anwar Musaddad sepintas lalu memberi kesan bahwa Injil Barnabas yang muncul dalam
perpustakaan Paus Sixtus V yang sekarang tersimpan di perpustakaan negara Wina adalah Injil
Barnabas yang termasuk Injil yang terlarang menurut tiga dektrit Gereja tersebut. Akan tetapi
menurut penyelidikan, terutama penyelidik Kristiani, urain di atas diangaggapnya sebagai kabar
burung atau isapan jempol belaka. Naskah Injil Barnabas di perpustakaan negara Wina
bukanlah tulisan tangan Barnabas murid Yesus Kristus, sebab bahasa Itali menjadi bahasa
tulisan. Demikian pula berdasarkan kertas dan cap air (water mark) yang digunakan, juga
membuktikan bahwa umur Injil itu tak sezaman dengan Yesus Kristus. Akan lebih jelas lagi jika
memperhatikan isinya. Dalam pasa 82-83 disinggung tentang tahun Yobel yang dirayakan sekali
dalam 100 tahun. Menurut Imamat 25:8-55 dan 27:16-25 tahun Yobel dirayakan sekali dalam
50 tahun dan ketentuan ini tak diubah oleh Yesus. Baru pada tahun 1300 Paus Banifacius VIII
memerintahkan agar tahun Yobel dirayakan sekali dalam 100 tahun. Nah, dengan demikian
terang sekali bahwa Injil Barnabas ditulis pasti sesudah tahun 1300 Masehi. Jauh lebih muda
usianya degan Injil-injil perjanjian baru.

Siapa Penulis Injil Banabas ?



Tulisan Bishop Irenaeus (120-202 M), seorang berasal dari Smyma yang kemudian menjabat
bishop di kota Lyon pada tahun 177 M, ada menyebut-nyebut Injil Barnaba (Gospel of Barnabs).
Beberapa fragmen dari tulisan Bishop Irenaeus yang ditemukan itu berjudul Adverse Haereses.



Sedangkan ensiklike tentang, Bacaan Terlarang yang diumumkan oleh Paus Glasius I (492-496
M) pada tahun 492 M, mencantumkan nama Injil Barnaba. Jadi, Inijil Barnaba, itu pada masa
dulu memang ada, tapi belakangan lenyap dari peredaran dan tidak ditemukan pada abad-abad
berikutnya. Injil Barnaba itu pada masa dulu, jikalau tidak menggunakan bahasa Ibrani ataupun
bahasa Aramik, maka setidak-tidaknya menggunakan bahasa Grik.



Pada abad ke-16 masehi ditemukan naskah Injil Barnabas menggunakan Ibahasa Itali. Konon
seorang Frather menemukannya dalam Vatican Library dan menyelundupkannya keluar. Pada
pinggir-pinggir halaman dijumpai catatan-catatan seseorang mempergunakan bahasa Arab.
Naskah berbahasa Itali itu disalin belakangan ke dalam bahasa Sepanyol.
Pada tahun 1709 M, penasihat Raja Prussia bernama Craemer berkunjung ke Amsterdam dan di
dalam perpustakaan seorang bangsawan tua disitu menjumpai naskah Injil Barnaba berbahasa
Itali itu. Pada tahun 1713 M, naskah tersebut diserahkannya kepada Prins Jugend Savoy; dan
pada tahun 1738 M, perpustakaan milik Prins Jugend itu dipindahkan kepada Perpustakaan
Kerajaan di Wina. Disitulah naskah itu dijumpai kembali dan disalin oleh seorang sarjana Inggris
ke dalam bahasa Inggris.

Belakangan dijumpai lagi naskah Injil Barnaba berbahasa Sepanyol, dipinjam Dr. Holm dari
Hardley di Hampshire, seorang Orientalist, dan naskah itu kemudian pindah tangan kepada Dr.
Minkhauss, seorang anggota King’s College di Oxford, lalu menyalinnya ke dalam bahasa Inggris.

Pada tahun 1784 M, naskah berbahasa Sepanyol dan salinannya ke dalam bahasa Inggeris
diserahkan kepada Dr. White, yang memperbandingkannya dengan salinannya ke dalam bahasa
Inggris dari naskah Itali, dan tidak menjumpai perbedaan isi antara kedua salinan itu.

Injil itu menyatakan Jesus Keristus tidak disalibkan karena yang tertangkap dan yang disalibkan
itu adalah Judas Iskariot. Selanjutnya tidak ada menyebut-nyebut tentang Ilahiah dari Jesus
Keristus.



Tentang keaslian isi Injil Barnaba dalam naskah berbahasa Itali itu, yakni salinannya kedalam
bahasa Itali itu, merupakan tandatanya besar. Karena di dalam naskah berbahasa Itali itu nama
Nabi Muhammad s.a.w. berkian kali disebutkan secara jelas dan nyata.

Penelitian terhadap jenis kertas yang digunakan beserta cara penjilidannya membuktikan
bahwa naskah berbahasa Itali itu berasal dari masa sekitar Abad ke-16 masehi. Di dalam
kemungkinan :



1. Keseluruhan isi Injil Bamaba itu bikinan seorang penulis Kristen, yang guna memikat hati
seorang Penguasa pihak Islam pada masa itu, sengaja mempersembahkan karyanya itu; dan
karena sesuatu peristiwa yang tidak diketahui lantas naskah berbahasa Itali itu jatuh pada
akhirnya ke tangan pihak Vatikan.



2. Injil Bamabas yang asli itu ditemukan oleh seorang Kristen, yang kemudian memeluk agama
Islam, lalu menyalinnya ke dalam bahasa Itali dan menambahkan Ayat-Ayat Sisipan mengenai
Nabi Muhammad s.a.w.
Sampai kepada masa sekarang ini, permasalahan naskah Injil Barnaba berbahasa Italia itu
belum memperoleh jawaban yang pasti. Kecuali jikalau sempat ditemukan kelak naskahnya
yang berbahasa Grik hingga diperoleh suatu alat pembanding. Pihak dunia Kristen sendiri
menolak akan keaslian Injil Barnaba itu.



Jika demikian siapakah penulis/pengarangnya? Menurut kesimpulan Drs. J.Slomp,
pengarangnya adalah Fra Marino alias Mustafa de Aranda itu sendiri, karena kabar burung itu
diisyaratkan dalam fasal 192 Injil barnabas itu sendiri. Agaknya ia seorang Yahudi
berkebangsaan Spanyol yang dipaksa memeluk agama Roma Katolik, kemudian ia memeluk
agama Islam; sebagaimana banyak orang lainnya dia meninggalkan Spanyol dan pergi ke
Bologna (Italia), dan di kota itu dikarangnya Injil barnabas, baik dalam bahasa Italia mapun
bahasa Spanyol. Sebagai bukti bahwa ia seorang Islam catatan-catatan pinggirnya berbahasa
Arab dan kecaman-kecamannya terhadap Paulus dkk yang mirip-mirip dengan ajaran Islam;
sedangkan bukti yang menunjukkan ke-Yahudiannya antaralain ia menolak Yesus sebagai
Mesias yang di janjikan.



“Dari itu mereka telah mengutus orang-orang Lewi untuk menanyakan kepadanya, kata
mereka: “Siapakah gerangan engkau?” Maka Yesus telah mengakui dengan
menyatakan:”Sesungguhnya aku ini bukanlah Messias.” (Bar 42:1-7)



“Dan setelah sembahyang itu selesai, berkatalah imam dengan suara yang keras: ” Berhentilah
Ya Yesus, sebab harus kami mengetahui siapakah gerangan engkau ini, demi untuk
menenangkan Umat kita.” Yesus menjawab: “Aku Yesus anak Maryam dari keturunan Daud,
seorang manusia yang pasti akan mati, takut kepada Allah dan menuntut agar kemuliaan dan
penghormatan itu, tidak diberikan melainkan kepada Allah”. Imam itu menjawab : “Bahwa telah
disuratkan dalam kitab Musa bahwa Tuhan kita akan mengutus untuk kita Messias yang akan
datang buat memberitahukan kita tentang apa yang dikehendaki oleh Allah dan dia akan
membawa rahmat Allah bagi (penduduk) bumi. Dari itu kuharap supaya engkau berkata benar
kepada kami. Apakah engkau ini Messias Allah yang kami nanti-nantikan itu ?” Yesus
menjawab: “Benar Allah telah menjanjikan demikian, akan tetapi aku ini bukanlah dia, karena
dia sudah tercipta sebelum aku, dan akan tiba sesudahku.”
….”Demi Allah yang aku berdiri di hadapan-Nya, bahwa sebenarnya aku ini bukanlah Messias
yang sedang dinantikan oleh seluruh bangsa di muka bumi, seperti yang telah dijanjikan oleh
Allah kepada bapak kita Ibrahim, Firman-Nya:” Dengan anak keturunanmu Aku akan
memberkahi semua bangsa-bangsa di dunia”. (Bar 96:1-5,8).



Dari penuturan barnabas diatas kita dihadapkan oleh dua pilihan jikalau Injil Barnabas itu asli
maka kita akan mengatakan bahwa wahyu Ilahi itu salah atau bahkan dusta (Na’uzubillah min
dzalik) karena Qur’an Suci jelas-jelas menyatakan bahwa Yesus itu adalah Al-Masih/Mesias.
Mungkinkah Allah salah atau Yesus – Nabiyullah yang maksum – telah mengeluarkan kata-kata
yang menjijikan dengan berdusta kepada umatnya ??

Ayat Injil Barnabas yang tak masuk akal.



1. “Yesus menjawab: Dikala Allah menciptakan gumpalan dari tanah, kemudian
meninggalkannya duapuluh lima ribu tahun tanpa mengerjakan sesuatu yang lain, tahulah
Setan yang berkedudukan sebagai imam dan kepala dari para Malaikat itu dengan kecerdasan
besar yang dimilikinya, bahwa Allah akan mengambil dari gumpalan itu seratus empat puluh
empat ribu orang yang bergelar dengan gelar nubuat beserta Rasul Allah yang telah diciptakan
rohnya sebelum segala sesuatu yang lain dengan enam puluh ribu tahun. Dari itu dia (setan)
marah, maka dihasutnya para Malaikat, katanya: “Lihatlah pada suatu hari Allah akan
menghendaki supaya kita sujud untuk tanah ini ” (Bar.35:6-9),



“karena itu Allah berfirman pada suatu hari di waktu para Malaikat telah berkumpul semuanya:
“Semua yang telah memilih aku sebagai Tuhannya, harus segera sujud kepada segumpal tanah
                                        ini” (Bar 35:12)



      “Adapun setan beserta mereka yang seperti dia, maka mereka berkata:” Ya Tuhan
 sesungguhnya kami ini adalah roh, dari itu bukanlah dari keadilan kami bersujud untuk tanah
                                       ini” (Bar 35:14)



“Ketika itu Allah berfirman:”Enyahlah kalian dari depanKu wahai kamu yang terkutuk, tidak ada
padaKu lagi rahmat untuk kalian, “Dan ketika pergi, meludahlah setan kepada gumpalan tanah
     itu. Lalu Jibril membuang ludah itu beserta sedikit tanah, sehingga karena itu manusia
                          mempunyai pusat diperutnya” (Bar 35:25-27)



Benarkah manusia berpusat karena Jibril membuang ludah setan dan sedikit tanah, maka ada
lekukan di perut/pusat. Bukankah pusat manusia itu adalah bekas tali plasenta manusia
semasih dalam rahim ibu ?



Kambing, kuda, lembu, kerbau, gajah dan seluruh hewan yang berkaki empat juga mempunyai
pusat di perutnya, yang juga semula adalah tempat plasenta selama dalam perut induknya.
Apakah itu karena Jibril membuang ludah setan dari mereka juga ?



2. “Dan setelah Malaikat Jibril membersihkan segumpal tanah yang telah diludahi oleh setan itu
Allah telah menciptakan segala benda yang hidup dari segala jenis hewan yang terbang yang
melata dan berenang. Dan telah menghiasi bumi ini dengan segala yang ada padanya. Pada
suatu hari Setan itu mendekati pintu surga. Dan ketika itu ia melihat kuda sedang makan
rumput, ia memberitahukan kepadanya bahwa apabila segumpal tanah itu mempunayi nyawa
maka ia akan tertimpa kepayahan. Dari itu untuk kepentingannya (kuda) itu ia harus menginjak
segumpal tanah itu dengan satu cara yang dapat menjadikan (gumpal tanah) itu tidak bisa
digunakan untuk sesuatu. Maka bangkitlah kuda itu dan berlari-lari deras di atas gumpal tanah
yang terletak di antara pokok-pokok cemara dan mawar itu. Kemudian Allah memberikan
nyawa kepada bagian najis daripada gumpalan tanah yang terkena ludah Setan dan yang telah
diambil oleh Malaikat Jibril dan dari pada gumpalan itu. Kemudian diciptakannlah anjing lalu ia
menyalak dan menakutkan kuda itu sehingga lari” (Bar 39:4-12)



Dalam Bar 39:4 dikatakan semua hewan telah diciptakan setelah Jibril membuang tanah yang
terkena ludah Setan. Tetapi koq anjing diciptakan sesudah kuda makan rumput, artinya anjing
tidak serempak dijadikannya. Dan benarkah anjing itu diciptakan dari tanah unsur manusia ?,
jika Injil Barnabas ini autentik, apakah hubungan biologis antara manusia dengan anjing ?

      SEMOGA BERMAMFAAT BAGI YANG MAU BERPIKIR LOGIS
           January 18 at 12:35pm · Diskusi Antar Agama @Xulkarnain A: Manusia diciptakan dari
tanah. Sedangkan Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah dan tidak diciptakan. Adalah jelas bahwa
Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya. Firman Allah berbunyi: "Pada mulanya adalah
Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”
(Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1). Injil menjelaskan bahwa Kalimat Allah yang kekal adanya
menjelma menjadi manusia melalui proses kelahiran.




        Xulkarnain Alex @DAA … Bukan hanya Yesus saja yang diciptakan dari Roh ciptaan ALlah
atau dari kalimat Allah. bahkan saya, anda dan semua yang ada disini memiliki Roh yang berasal
dari ciptaan Tuhan.

Kalau anda menempatkan Yesus sebagai Tuhan karena dia memiliki Roh dari kalimat Allah,
maka saya dan anda semua pun berhak menyandang gelar sebagai Tuhan.

Anda sangat jahat dan keliru memelintir pengertian ayat QS 3:45 di atas.

Bahkan kitab anda sendiri saja anda tidak memhami dengan baik dan benar, bagaimana pula
anda dapat memahami kitab yang bukan milik anda?

Bacalah ayat dibawah ini tentang penciptaan manusia setelah Adam yang dijelaskan di dalam al
qur'an (keterangan ini hanya ada di dalam kitab suci al qur'an):

“Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani) 8. Kemudian
Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh -Nya dan Dia menjadikan
bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur (QS
32:5-9)”.

Ayat ini menjelaskan bahwa seluruh manusia memiliki Roh yang ditiupkan oleh Allah kedalam
tubuh manusia ketika dia hidup pertama kalinya di dalam rahim ibunya. Artinya , bukan hanya
Yesus saja yang memiliki Roh yang berasal dari Tuhan , tetapi saya, anda serta siapa saja,
memiliki Roh yang berasal dari Tuhan pencipta manusia. Kalau nanti Roh itu pergi dari
tubuhnya , maka manusia itu dinamakan dengan “MAYAT”.
Kemudian diperkuat lagi oleh surat SHAAD ayat 72 yang berbunyi ;

“ (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan
menciptakan manusia dari tanah".Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan
Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud
kepadanya (QS 38: 72) “.

Ayat diatas tidak secara khusus ditujukan bukan hanya kepada Isa Al masih/Yesus saja tetapi
juga kepada manusia pertama (Adam). Ternyata Adam juga dihidupkan atau dilengkapi oleh
Tuhan dengan “Roh” . Artinya ayat ini memperkuat ayat-ayat sebelumnya bahwa kita semua
yang masih hidup ini, dihidupkan dengan perantaraan “Roh” hasil Karya Tuhan.

JADI KALAU ANDA TIDAK MEMAHAMI TENTANG AYAT AL QUR'AN, MAKA JANGAN ANDA ASAL
MAIN COPOT SAJA UNTUK MELAKUKAN MULTILASI.
MAKA LEBIH BAIK ANDA MEMPELAJARI KITAB ANDA SENDIRI !!
ATAU LEBIH BAIK ANDA BERTANYA TERLEBIH DAHULU, KAMI DENGAN SENANG HATI AKAN
MENJELASKANNYA KEPADA ANDA daa.




        @Xulkarnain A: Manusia diciptakan dari tanah. Sedangkan Isa Al-Masih adalah Roh dari
Allah dan tidak diciptakan. Adalah jelas bahwa Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya.
Firman Allah berbunyi: "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-
sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1). Injil
menjelaskan bahwa Kalimat Allah yang kekal adanya menjelma menjadi manusia melalui proses
kelahiran.
about an hour ago · Like



       Xulkarnain Alex @DAA …Yang diciptakan dari tanah itu hanya manusia pertama saja
yaitu Adam.
Kalau Yesus itu tuhan, kenapa dia harus dilahirkan dari kelamin seorang wanita? Bukankah
Maria , ibunya Yesus, juga ciptaan Allah?
Apakah menurut anda Bunda Maria ciptaan Yesus?
Allah sanggup menciptakan manusia pertama (Adam) , jauh sebelum Yesus dilahirkan, jadi
kenapa Tuhan harus lahir lagi menjadi manusia dari rahim seorang wanita? Apakah Tuhan tidak
sanggup hadir dihadapan manusia tanpa harus dilahirkan segala?

Anda menghayalkan Tuhan menurut angan-angan dan keingian manusia saja, dengan alasan
Tuhan dapat berbuat sekehendak nya, tetapi kehendak/kemauan itu di dalam
pemikiran/khayalan anda dan orang-orang yang mau dibodohi seperti anda.

Kalau memang Yesus itu tuhan, cobalah berikan sebuah ayat yang benar-benar dari berasal
pernyatan Yesus langsung (bukan opini manusia seperti Paulus dan lainnya).
Pasti tidak ada !!.

Dan tidak ada juga pernyataan langsung dari Yesus bahwa dia akan mengampuni dosa semua
manusia yang mengganggap dirinya Tuhan. Ini opini yang menyesatkan manusia.

Bukan hanya menyesatkan pemikiran manusia itu sendiri, tetapi akan menyebabkan manusia
itu malas menggunakan logikanya untuk menganalisa petunjuk dan data ilmiah tentang sifat
ketuhanan Allah dengan logis, sehingga manusia itu kembali ke zaman primitif (mau dibodohi).

Sedangkan kejadian manusia selanjutnya , terjadi karena peristiwa dari hasil
perkawinan/reproduksi (pertemuan sel sperma dengan sel telur)”.

Setelah pertemuan sel telur dan sperma, maka Allah meniupkan roh kepada Jasad yang akan
berkembang jadi janin tersebut (sesuai dengan bunyi ayat ; , QS 38: 72 dan QS 32:5-9) .

Tetapi dalam era milenium saat ini, ahli kedokteran dan ahli Genetika sudah dapat merekayasa
proses pembuahan, sehingga tidak dibutuhkan sperma lagi.

Sel telur wanita dapat dibuahi oleh sebuah sel di dalam jaringan tubuhnya yang lainnya (sel
somatis), jadi tidak memerlukan sperma seorang pria. Artinya tidak perlu Bapak untuk
mengawini istrinya. Seorang wanita dapat melahirkan bayi tanpa perkawinan dengan seorang
pria, bahkan wanita itu dapat menghasilkan anak dari sel jaringannya sendiri.

Keberhasilan ini telah dikembangkan pada dunia tumbuhan, sehingga menghasilkan banyak
bibit hibrida yang unggul. Pada hewan juga telah berhasil dilakukan dan terus dikembangkan
hingga sekarang ini.
Sementara terhadap manusia , walaupun belum berhasil sepenuhnya, namun kendalanya
hanya terletak pada tuntutan dari hak-hak azazi manusia (HAM) dan aturan Agama, yang
menentang untuk memperlakukan tubuh manusia dalam bentuk percobaan.

Hal ini terjadi karena melihat hasil yang mengerikan yang mungkin saja gagal ( lihat disini :;
http://loverlem.blogspot.com/2011/11/foto-foto-kloning-manusia-yang-gagal.html).

Tetapi secara tersembunyi di Rusia, Korea dan Cina terus melanjutkannya. Bahkan seorang yang
bernama Clonaid dari badan riset di Bahama mengklaim sudah berhasil melahirkan manusia
kloning yang bernama Eve dan telah berumur 7 tahun (lihat disini
http://www.globalchange.com/clonaid.htm).

Jadi kelahiran Yesus sebagai anak tanpa ibu, saat ini tidaklah aneh dan tidak perlu dibesar-
besarakan , apalagi menghayal terlalu tingi sehingga menempatkan Yesus sebagai Tuhan.
Kelahiran Yesus hanya sebuah kelahiran dari sebuah rekayasa Genetika almiah yang terjadi
atas izin Allah.

Hanya manusia primkitif saja yang mengkhayal terlalu jauh menurut angan-angannya sehingga
dalam pikirannya Yesus menjelma menjadi Tuhan.

Kemudian anda menulis ; “Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah dan tidak diciptakan”.

Kalau Isa itu adalah Roh, maka apakah bunda Maria yang melahirkannya tidak mempunyai Roh?
Bagaimana caranya anda membedakan Roh bunda Maria dengan Roh Yesus?

Atau bagaimana anda membedakan Roh yang ada di dalam diri anda dengan Roh yang ada di
Tubuh Yesus?

Apakah Yesus tidak punya tubuh seperti anda juga?

Bagaimana kalau Roh itu pergi dari tubuh, sehingga tubuh/jasad harus dibuang dan dikubur di
dalam tanah?

Bukankah Yesus juga menglami kematian setelah disalib? Apakah tuhan bisa mati?

Apakah karena jasad Yesus tidak ketemu lantas disimpulkan bahwa Yesus adalah Tuhan yang
menjelma menjadi anak manusia? Ini benar-benar pemikiran orang-orang zaman purba ! .
Jadi janganlah mengkhayal seperti anak kecil yang sedang diboboki oleh ibunya sebelum tidur.
Cobalah berpikir lebih jernih , gunakan kecerdasan otak dan ketulusan hati nurani yang
diberikan oleh Tuhan kepada anda, jangan mematikan logika anda sendiri sehinga anda
menelan mentah-mentah dogma aneh tersebut , karena hanya mengharapkan sorga tanpa
berusaha berbuat kebaikan atau pahala lainnya?


Baiklah DAA, akan saya ikuti pola berpikir anda, dimana anda mengambil sebuah firman di
dalam kitab anda tanpa analisa lebih dalam ;

 "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan
Firman itu adalah Allah.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Tentu anda berasumsi bahwa kalimat;

“pada mulanya adalah Firman = “ Isa Almasih” .

Kemudian kalimat “ Firman itu bersama-sama dengan Allah” , lalu anda gabung dengan
kalimat “"Firman itu adalah Allah"

Sehingga secara keseluruhan kalimat itu akan menjadi sebuah persamaan matematika yaitu ;

YESUS = FIRMAN = ALLAH

Saya akan mencoba membahas terhadap kesimpulan dari persamaan matematika anda itu.

Coba perhatikan kalimat ;

“Firman itu bersama-sama dengan Allah” , ada tertulis kalimat “bersama-sama”.

Pertanyaannya ; apakah artinya kalimat “bersama-sama ?”.

Kenapa anda berpikir bahwa kata “bersama-sama” mempunyai arti “sama dengan” ( = ).

Apakah anda mengerti bahasa Indonesia?

Padahal kalimat “bersama-sama “ menunjukkan 2 unsur atau lebih yang berbeda.

Hal ini berarti bahwa Firman dan Allah itu mempunyai makna /pengertian yang berbeda.

Coba anda balik susunan kalimat ini ; “ “Firman itu bersama-sama dengan Allah”

akan menjadi ; “ Allah itu bersama-sama dengan Firman” .

TENTU MAKNANYA AKAN BERUBAH BUKAN?
KENAPA BISA BERUBAH MAKNANYA BILA DIBALIK ? ;

KARENA INI MEMBUKTIKAN BAHWA ALLAH DAN FIRMAN ADALAH UNSUR YANG BERBEDA.

Tetapi anda tentu akan memaksakan sebuah persamaan matematika berikut ;

YESUS = FIRMAN = ALLAH

Jadi kesimpulan anda ini, benar-benar tidak logis. Ternyhata anda baru belajar persamaan
matematika rupanya?.

Nah kemudian coba anda selesaikan persamaan matematika berikut; ( x + 1 + 1 = 3);

berapa nilai X di dalam persamaan tersebut ?.

Maka semua orang juga mengetahui bahwa nilai X = 1 , anak SD juga tahu.

Persamaan diatas dapat ditulis menjadi ; (1+1+1 = 3).

Tetapi hukum persamaan ini tidak dapat diterapkan pada kesimpulan anda diatas, karena
hasilnya akan menjadi (1 +1+1 = 1). Ini logika ngawur yang tidak bisa dimengerti oleh orang
dewasa normal.

Tentu saja anda akan membantah bahwa persamaan itu tidak berlaku bagi orang yang sama.
Pertanyaan saya, kenapa anda hanya menggunakan satu ayat ini saja untuk membenarkan
kesimpulan anda ? Apakah anda masih percaya dan yakin kepada kebenaran ayat-ayat lainnya
di dalam Kitab perjanjian baru yang anda miliki?.

Kalau saya sodorkan ayat yang ada di dalam kitab perjanjian lama, tentu anda akan
menolaknya, karena anda menganggap bahwa kitab perjanjian lama sudah tidak berlaku lagi
(begitu pernyataan anda yang sering anda tulis di dalam situs anda).

Tetapi saya tidak akan menggunakan ayat dari perjanjian lama. Kali ini saya akan
menyampaikan beberapa ayat dari perjanjian baru yang menunjukan bahwa Yesus (Isa Almasih)
tidak sama dengan Allah;

"Sekarang aku pergi kepada Dia yang telah mengutus aku, dan tiada seorang pun di antara
kamu yang bertanya kepadaku: Ke mana engkau pergi?" (Yohanes 16:5).

Coba anda cerna kalimat “Dia yang telah mengutus aku”. Dapatkah kalimat ini dibalik menjadi “
Aku yang telah mengutus Dia?”.

Kalau kalimat itu dapat dibalik, maka tentu kalimat tersebut bermakna jadi ;
“ AKU = DIA “ .

Tetapi kalimat tersebut diatas tentu tidak dapat dibalik . Karena akan merubah maksud kalimat
itu;

“Dia” lebih berkuasa dari pada kata “Aku”.

Artinya “ Aku (Yesus) merupakan unsur yang disuruh/diutus oleh Dia (Allah).

Kesimpulannya : bahwa Yesus tidak sama dengan Allah. Yesus dibawah komando Allah.

Kemudian diperkuat lagi oleh keterangan ayat berikut;

“ Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa yang
aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti kehendakku sendiri, melainkan
kehendak Dia yang mengutus aku." (Yohanes 5:30).

Coba anda cerna kalimat “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”.

Apa menurut anda kata “Aku” sama dengan “Allah ?”.

Kalau kata “ Aku” pada kalimat diatas sama dengan “Allah” , maka kalimat tersebut menjadi
“Allah tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”.

Kemudian bersediakan Apakah anda memasukan kata “Yesus (Isa Almasih)” kedalam kata “Aku”
di dalam kalimat “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”?,

sehingga kalimat ini menjadi “Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”.
Bagaimana anda memahami kaliamat itu, kalau Yesus sama dengan Allah.

Kenapa kitab Yohanes 1:1 kontradiksi dengan kitab Yohanes 5:30 dan Yohanes 16:5 ?, padahal
sama-sama terdapat di dalam satu kitab?
Apakah mungkin Tuhan yang salah memberikan kitab itu.
Tolong jelaskan jawaban anda, kenapa kitab Bible mempunyai banyak keterangan yang saling
bertentangan atau kontradikisi? Bagaiamana cara anda menjelaskannya?
Tentu saja anda akan diam seribu bahasa, lalu mengalihkan topik ke masaalah yang lain lagi,
karena anda tidak mampu mencernanya. Ya kan?

Terbukti bahwa Anda telah mendustakan diri anda sendiri, kemudian anda menyampaikan
kebohongan itu kepada orang-orang yang dapat anda kelabui.

Terbukti bahwa anda tidak menggunakan logika anda dengan benar.

Jadi benar apa yang diabadikan oleh Allah di dalam Al qur’an (qs 7:37) ;

ُ ْ
‫( َ َ نْ أَظ َم‬maka siapakah yang lebih bodoh)
 ‫( ِ ن ا ْ َ رى‬dari pada siapa saja yang berbuat opini/mengada-ada)
      َ ِ
  ً ‫ِ َذ‬
    ِ         َ َ (berbohong/berdusta kepada Allah)
 ِ ِ َ ِ ‫( أ َْو َ ذب‬atau berbohongi ayat-ayat Nya)?
         َ

Kenapa anda mau melakukan kebodohan itu ?, penyebabnya adalah karena keteguhan hati
anda untuk tetap menutupi logika terbaik anda, sehingga anda sama saja dengan pengikut
(bebek), yang tidak mampu lagi berpikir logis.

Sekarang akan saya coba menilai kebenaran ayat Yohanes 1:1 ini , ditinjau dari bahasa aslinya
(Gerika).

“Pada mulanya adalah Firman” berasal dari kata “En arkhe en ho logos”.

Sedangkan kalimat Firman itu bersama-sama dengan Allah” berasal dari kata “Kai ho logos en
pros ton theos”.

Disini kata “theos (Tuhan/Allah)” disanding dengan kata sandang “ton”.

Secara tata bahasa, apabila sebuah kata subjek disanding dengan “kata sandang (ton)”, berarti
kata theos mengacu kepada satu hal yang pasti.

Sama seperti kata “the” dalam bahasa Inggris.

Kemudian pada kalimat berikutnya “Dan Firman itu adalah Allah “ berasal dari kata
“Kai theos en ho logos “.

Coba anda perhatikan , disini kata kata “theos” tidak digandeng dengan kata sandang “ ton” .
Kata sandang cenderung sering sebagai “kata sifat”.

Jadi gabungan kata “ton theos” [objek dengan kata sandang] berarti ‘Sang Allah’, sedangkan
theos [tanpa kata sandang] berarti ‘sifat ilahi’.

Seperti istilah “si hitam” tidak sama dengan “hitam”, begitu juga “ton theos” berbeda
maknanya dengan kata “theos” saja. Yang pertama adalah kata benda, yang kedua adalah kata
sifat.

Jadi terjemahan yang idealnya adalah

“PADA MULANYA FIRMAN, SANG FIRMAN , SANG FIRMAN BERSAMA-SAMA DENGAN SANG
ALLAH DAN SANG FIRMAN BERSIFAT ILAHI (THEOS) “.

Jadi dengan cara apapun anda membohongi kami, maka akan ketahuan juga kebohongan anda.



Kebohongan itu hanya dapat diteggakkan dengan kebohongan juga, sehinga akan berbarislah
ribuan kebohongan dibelakangnya.

Sedang Kebenaran itu tidak akan dapat diruntuhkan oleh kebohongan. Kalau kebohongan itu
ditenggakan dengan kebenaran maka nanti akan runtuhlah kehongan itu.

Maka oleh sebab itu janganlah anda berbohong atau menyampaikan informasi bohongan
(berita gossip yang belum diyakini benar), karena kita akan terus melakukan kebohongan
tanpa henti, sehingga kebohongan itu akan melilit diri kita sendiri. Akhirnya anda akan menjadi
pendosa.

Salaam...
     February 28 at 9:16am Diskusi Antar Agama. Siapa Yang Menubuatkan Kedatangan
Muhammad? Sayangnya, tidak satupun ayat Alkitab yang berbicara tentang hal itu.




             Muhammad – Adakah Nubuat Baginya di Alkitab?

       www.isadanislam.com Dialog Agama - Isa dan Islam




        Kamis pukul 11:07 Xulkarnain Alex @DAA .. Tentu anda seluruh umat kristen sangat
yakin sekali bahwa nubuat kedatangan Yesus juga berdasarkan Ulangan 18:18.

      "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti
engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada
mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya." (Ulangan 18: 18).

      Walaupun keterangan tersebut tidak menyebut nama Yesus dan juga tidak ada nama
Muhammad. Tetapi, baik pakar kristen maupun pakar islam , akan menggunakan ayat tersebut
untuk saling menguatkan ramalannya masing-masing.

        Untuk mengambil kesimpulan itu, sebaiknya marilah kita memberikan penilaian yang
adil, yaitu menempatkan Yesus dan Muhammad pada perbandingan yang setara. Ada beberapa
point yang perlu digaris bawahi untuk menyampaikan perbandingan tersebut, kalau kita mau
berlaku adil ;

      Bagaimana caranya kita menyamakan persepsi antara Yesus atau Muhammad untuk
menilai bahwa nubuat/ ketentuan dari Tuhan itu, tertuju kepada salah satu diantara mereka
berdua?

 1. Menurut pakar kristen Yesus = Tuhan , hal ini berartinya bahwa Yesus bukan saudara Musa.

Sebaliknya Muhammad = manusia.. maka cobalah di-urut silsilah Muhammad , apakah bisa
ketemu bahwa Musa dan Muhammad adalah bersaudara ? saudara dari keturunaan mana?

Jadi kalau Yesus sebagai Tuhan, maka nubuat itu tidak cocok untuk Yesus
2. Menurut pakar dan misionaris kristen , “Yesus adalah anak Tuhan “..

Artinya “silsilah Yesus” tidak dapat diurut dari Musa, tetapi Yesus adalah “anak tunggal Tuhan
langsung” (menurut pakar orang-orang kristen)? Dan Tidak boleh pula diurut dari Ibunya karena
bangsa Israel tidak menggunakan sistim Matriachat (garis keturunan Ibu).

Sebaliknya “Muhammad bukan anak Tuhan”, tetapi benar-benar anak manusia.

Kalau silsilah Muhammad diurut terus ke atas, maka akan ketemu dengan Ismail yang
merupakan saudara tua dari Musa ( kakek buyutnya adalah Ishaq yang bersaudara dengan
Ismail , yaitu sama-sama anak Ibrahim).

Jadi kalau Yesus diangggap sebagai anak Tunggal dari ALlah, maka Yesus tidak cocok dengan
nubuat tersebut

3. menurut pakar kristen “ Yesus mati untuk dosa-dosa dunia”.

Tetapi Musa dan Muhammad “tidak mati untuk menghapuskan dosa-dosa manusia”.

Karena itu Yesus tidak bisa disamakan dengan Musa dan tidak sama pula dengan Muhammad.

Sehingga nubuat/ ketentuan ayat tersebut itu tidak cocok untuk Yesus.



4. Menurut pakar kristen ; “Yesus pergi ke neraka selama tiga hari”

Sedangkan Musa dan Muhammad tidak melakukan hal itu sama sekali.

Artinya Yesus tidak sama dengan Musa dan tidak sama pula dengan Muhammad.

Sehingga nubuat itu tidak memenuhi syarat terhadap Yesus.

Kamis pukul 13:18 · Suka · 2

Xulkarnain Alex 5. Musa dan Muhammad mempunyai Ayah dan Ibu, tetapi sebaliknya Yesus
tidak mempunyai Ayah sama sekali. Yesus hanya mempunyai seorang Ibu dan ayahnya bukan
seorang manusia.

Artinya Yesus tidak dapat disamakan dengan Musa dan tidak sama pula dengan Muhammad .
Sehingga Nubuat ayat tersebut tidak memenuhi syarat terhadap Yesus.
6. Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah yaitu melalui pencampuran fisik
antara seorang pria dan wanita. Tetapi Yesus diciptakan tanpa adanya sperma (Matius 1:18)

Artinya Yesus tidak dapat disamakan dengan Musa dan Muhammad.

Sehingga ramalan itu Tentu tidak tertuju kepada Yesus, tetapi kepada seorang manusia
seutuhnya.

7. Musa dan Muhammad menikah dan mempunyai anak. Tetapi menurut pakar kristen, “Yesus
tetap menjadi bujangan selama hidupnya.

Jadi Yesus tidak sama dengan Musa dan Muhammad. Artinya Yesus tidak memunuhi kriteria
yang memenuhi syarat untuk nubuat ayat tersebut diatas.



8. sampai sekarang Yesus tetap ditolak oleh bangsanya sendiri hingga saat ini , yaitu oleh
bangsa Yahudi ( baca Yohanes 1:11), sementara Musa dan Muhammad selalu diterima dan
disayangi oleh bangsanya.

Sebaliknya Musa diterima dengan baik dan gembira oleh bangsanya sendiri. Begitu juga dengan
Muhammad telah diterima dengan senang oleh bangsannya sendiri terhadap apa yang telah
disampaikannya.



Jadi Yesus tidak memunuhi kriteria dari ramalan / nubuat ayat tersebut.



9. Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja/pemimpin untuk bangsanya. Musa
menetapkan

hukum dan melaksanakannya langsung kepada umatnnya/bangsanya sendiri, begitu juga
dengan Muhammad.

Sebaliknya terdapat beberapa orang Suci yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang keras
atas pesan yang disampaikannya seperti Lot, Jonah, Daniel, Ezra dan Yohanes Pembaptis.
Mereka itu hanya dapat menyampaikan pesan, tetapi tidak dapat memaksakan hukuman.
Begitu juga halnya dengan Yesus, yang termasuk dalam kategori ini (tidak melaksanakan hukum
baru).

Para penginjil dan pakar Kristen dengan tegas membenarkan hal ini: Ketika Yesus diseret
sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate) menuduhnya sebagai pendusta, Yesus membuat
sebuah pernyataan bahwa dia hanya menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain , dia
hanya menyatakan sebagai manusia biasa, atau penyampai pesan Bapaknya saja. Hal ini
diabadikan pada kitab Yohanes 18:36 yang berbunyi;

"Jawab Yesus, 'Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari dunia ini, pasti hamba-
hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan kepada orang orang Yahudi, akan
tetapi kerajaanku bukan dari sini. " (Yohanes 18: 36).

Jadi Yesus tidak sama dengan Musa dan Muhammad. Artinya Yesus tidak memunuhi kriteria
dari ramalan / nubuat untuk ayat tersebut.



"Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya. Musa tidak hanya
memberi 10 perintah Allah kepada orang-orang Israel, tetapi hukum-hukum peribadatan yang
sangat luas sebagai petunjuk kaumnya. Muhammad juga datang kepada sebuah kaum yang
sangat bodoh dan biadab. Mereka menikahi ibu tirinya, menguburkan anak perempuannya
hidup-hidup, mabuk-mabukan, berzina, menyembah berhala dan berjudi dari hari ke hari.
Kemudian Muhammad berhasil menegakkan hukam dan menerapkannya pada bangsanya
sendiri.

Kenyataannya adalah Muhammad memberi-kan kaumnya banyak hukum dan peraturan yang
belum pernah dimiliki oleh bangsanya sebelumnya.

Sebaliknya Yesus tidak datang membawa hukum baru dan tidak ada pula peraturan baru, hal ini
diabadikannya di dalam Matius 5:17-18 yang berbunyi;

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau
meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk
menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya selama belum lenyap langit
dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum
semuanya terjadi'. "(Matius 5: 17-18).

Jelaslah bahwa Yesus hanya menyampaikan dan mempertegas pesan-pesan yang sudah ada
sebelumnya (Taurat),

Yesus datang hanya untuk menggenapi hukum-hukum lama. Hal inilah yang diberikannya
kepada orang-orang Yahudi untuk dimengerti.

Jadi Yesus tidak sama dengan Musa dan Muhammad. Artinya Yesus tidak memunuhi kriteria
dari ramalan / nubuat ayat tersebut.
11. Musa dan Muhammad meninggal dalam kematian yang wajar, Tetapi sebaliknya menurut
pakar agama Kristen, Yesus mati , dibunuh dengan kejam di tiang salib.

Jadi Yesus tidak sama dengan Musa dan Muhammad. Artinya Yesus tidak memenuhi kriteria
dari ramalan / nubuat ayat tersebut.

12. Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi. Tetapi sebaliknya menurut analisa
pakar kristen, saat ini Yesus sedang beristirahat di surga. ". jelas Musa & Muhammad tidak
sama dengan Yesus.

Artinya nubuat itu tidak memenuhi syarat kepada Yesus.

JADI JELASLAH , BANYAK SEKALI ALASAN UNTUK MENOLAK , KALAU NUBUAT ITU TERTUJU
KEPADA YESUS.

FAKTA-2 DAN BUKTI-2 TERSEBUT DIATAS SANGAT MENYAKINKAN KITA, BAHWA NUBUAT ITU
“TIDAK TERTUJU KEPADA YESUS”.

KALAU TIDAK KEPADA YESUS , LALU KEPADA SIAPA LAGI?

SAYA CUKUPKAN DULU SAMPAI DISINI. SAYA MENILAI, SAAT INI DAA SUDAH MULAI SEDIKIT
KOMUNIKATIF DENGAN BERSEDIA MENJAWAB BERBAGAI PERTANYAAN DARI PENGUNJUNG
YANG MASUK SEBAGAI TAMU DI RUMAHNYA INI. TIDAK SEPERTI TIM DAA SEBELUM-
SEBELUMNYA YANG HANYA MAMPU MELEMPAR BATU LALU MENYEMBUNYIKAN TANGANNYA.

SELAMA INI TIM DAA HANYA MEMFITNAH DAN MENGHASUT SAJA.

SAYA BERHARAP DAA INI SANGGUP MENYAMPAIKAN KEYAKINANNYA DENGAN
MENGGUNAKAN NUBUAT-NUBUAT DALAM KITABNYA SENDIRI SERTA ALASAN YANG JELAS DAN
LOGIS.

SAYA HARAP DAA YANG BARU INI MAU MEMBAHAS ATAU MENYANGGAH APA YANG SAYA
SAMPAIKAN DIATAS DENGAN CARA DAN BAHAN YANG SEIMBANG , SATU PERSATU ,
TERPERINCI, MASUK AKAL DAN ADA DALILNYA YANG JELAS.



SALAAM..
        January 13 at 7:40am Diskusi Antar Agama @Zulkarnaian A: Silakan membaca
penjelasan kami di url ini http://www.isadanislam.com/tanya--jawab/muhammad/73-siapakah-
yang-dinubuatkan-dalam-kitab-ulangan-18 jika berkenan silakan mengemail staf kami di
masukan@Idionline.info terimakasih.



              Siapakah Yang Dinubuatkan Dalam Kitab Ulangan 18?



      Xulkarnain Alex @DAA ,, sayang sekali anda tidak menjawab satupun dari komentar
yang saya sampaikan disini sebelumnya, tentang nubuat kedatangan Yesus yang tidak cocok.
Banyak sekali alasan yang saya berikan , tetapi tidak satupun anda jawab.

Bahkan anda mengajak saya bermain petak umpet lagi, kembali anda bersembunyi dibalik
dinding di situs dikampung anda yang sudah reyot itu, karena sering dikirimi kebenaran ayat-
ayat al qur’an yang membantah tuduhan-tudahan anda itu.

Tetapi kalau anda tidak menjawab komnentar saya , itu tidak masaalah, itu hak anda untuk
tidak menjawabnya.

Karena anda tidak menjawabnya, maka saya lanjutkan pembahasan saya berikut ini;

13. firman di mulut

Terjemahannya sebagai berikut:

  "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau
 ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka
                segala yang Kuperintahkan kepadanya." (Injil-Ulangan 18: 18)

Coba anda baca sekali lagi kalimat “ aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya”.

Apakah menurut anda, semua orang yang dapat mengerti bahasa indonesia, ketika membaca
Firman tersebut diatas, dapat dikatakan bahwa Tuhan telah meletakkan Firman itu di
mulutnya?. Kalau jawaban anda “ BETUL “, maka semua orang yang membaca firman itu, dapat
dikatakan memenuhi syarat menjadi orang yang diramalkan oleh ayat diatas.
Nah sekarang saya ingin meletakkan sebuah kalimat dibawah ini untuk anda baca berulang-
ulang untuk menyebutnya;

                                         ‫ُ أَ َ د‬
                                         ٌ          ‫ُلْ ھُو‬
                                                    َ
                                                         َْ
                                    ‫ا ْ رأ ِ ْ م ر ك ا ذِي َ َق‬
                                    َ          َ َ ِ
Tentu anda tidak mengerti apa yang anda disuruh untuk membacanya, karena anda tidak
mengerti kalimat itu dan anda tidak mengerti bacaannya. Kemudian saya suruh lagi anda untuk
membacanya, tetap saja hasilnya nihil. Kenapa bisa begitu ?, karena anda disuruh membaca
suatu kalimat yang anda tidak bisa membacanya, kemudian bagaimana anda harus mengulang-
ulangnhya tanpa kesalahan? .

Jadi yang dimaksud oleh kalimat “menaruh firman-Ku dalam mulutnya “ adalah mengulangi
bacaan yang sama yang tidak ada perubahan dari kalimat/firman yang telah disuruh untuk
diucapkannya tersebut.



Bahkan pada ayat berikutnya ditekankan lagi ;

     “dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya”.

Artinya semua yang telah diucapkannya atau dibacannya itu akan disampaikannya kepada
bangsanya serta dilaksanakannya seperti bunyi kalimat yang telah disuruh kepadanya itu.

Pertanyaannya adalah; firman apakah yang ditaruh di dalam mulut nabi itu?

Kalau anda tetap yakin bahwa nubuat itu tertuju kepada Yesus, maka tunjukkanlah bunyi
Firman yang ditaruh di dalam mulut Yesus itu?

Apakah menurut anda firman itu berbunyi “"Dengan nama Bapak, Anak dan Roh Kudus (matius
28:19)."

Lho. Kok kalimat tersebut menjadi kalimat gabungan? Yang mana pemilik Firman dari
pernyatan di atas? Apakah mungkin semuanya? Jeruk kok bikin jeruk? Kok menjadi campuran
gado-gado begitu? Hanya ada satu pilihan dari yang tiga itu, tidak mungkin ketiganya, karena
yang menyampaikan “Firman-Ku” itu hanya satu bukan tiga.

Kalau anda tidak mampu menerangkannya, maka giliran saya yang akan menjelaskannya.

Nah.. peristiwa “menaruh firman-Ku ke dalam mulutnya” kemudian diikuti oleh kalimat “ia
akan mengatakan kepada mereka apa yang ku perintahkan itu”. Sebenarnya tidak pernah
dialami sama sekali dialami oleh Yersus , justru Muhammad yang mengalmi peristiwa yang
mirip sekali dengan bunyi kalimat diatas.

Peristiwa itu terjadi di Gua Hira, dimana Allah menaruh sebuah Firman yang harus diucapkan
oleh Muhammad , tetapi Muhamkmad tidak dapat membacanya.

Dalam gua itu, malaikat Jibril memerintahkan Muhammad untuk membaca ;

"'Baca!" atau 'nyatakan!' atau 'bawakan!"' Muhammad ketakutan dan dalam keadaan
kebingungan menjawab:

Kemudian dijawab oleh Muhammad ; "Saya tak dapat membaca!"

Lalu Malaikat memerintahkan untuk kedua kalinya, tetapi hasilnya tetap sama.

Pada yang ke-tiga kalinya malaikat melanjutkan. Barulah Muhammad mengerti. Ternyata beliau
hanya harus mengulangi untuk berlatih, apa yang disampaikan oleh malaikat . Dan dia
mengulangi kata-kata yang ditaruh dalam mulutnya:

 "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan
manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah YangMaha Pemurah. Yang mengajar
  manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak
                            diketahuinya." (QS. Al-'Alaq: 1-5).

Ini semua adalah ayat pertama yang diwahyukan kepada Muhammad, yang sekarang
merupakan permulaan surat ke 96 (Al-'Alaq) dari Al-Qur'an.

Jadi ramalan kitab ulangan 18:18.. tepat dan persis sekali dengan apa yang dialami oleh
Muhammadi, ketika pertama kali menerima Firman yang harus ditaruh di dalam mulutnya
(Wahyu) .

Apakah Yesus yang mengalami hal tersebut ?. kalau memang ada tolong tunjukkan ayatnya?



14. ancaman yang menakutkan

Kemudian kita lanjutkan pada ayat berikutnya yang berbunyi;

  “19Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi
       nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban (Ulangan 18:19)”

" Pada Injil Katholik kata-kata terakhirnya adalah --"Aku akan menjadi pembalas dendam"-- Aku
akan membalas untuknya - Aku akan membalasnya!) "
Apakah hal ini tidak menakutkan anda? Tuhan Yang Paling Berkuasa sedang mengancam
pembalasan dendam kepada nabi yang akan dibangkitkannya? Terhadap penjahat saja kita
takut setengah mati jika dia mengancam kita, apakah anda tidak takut pada peringatan Tuhan?"

Kalau anda dan seluruh umat kristen masih menganggap Yesus adalah Tuhan, maka apakah
mungkin Tuhan mengutuk dirinya sendiri? Apakah mungkin tuhan membalas dendam terhadap
dirinya sendiri? Jadi apakah ayat ini cocok untuk Yesus? Jeruk kok makan jeruk?

Terbukti sekali lagi nubuat ayat ini tidak cocok untuk Yesus.



15. Perhatikan kalimat “ “firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku”

Kalau nubuat itu ditujukan kepada Yesus, lalu dengan ucapan apa Yesus mengatakan “demi
nama-KU”?. Kalau umat Kristen masih menganggap Yesus adalah Tuhan, maka nubuat itu sama
sekali tidak berlaku untuk Yesus, karena nubuat itu hanya tertuju kepada “seorang nabi” atau
“anak manusia seutuhnya”.

Pertanyaannya.. apakah nubuat itu cocok untuk Muhammad?. Sunguh ajaib sekali, bahwa
nubuat itu sebenarnya untuk Muhammad, karena kalimat itu tercantum pada setiap awal surat
al qur’an yang berbunyi :

                                     ‫ِ ا ر ْ َن ا ر ِ م‬
                                     ِ       ِ            ‫ِ ْم‬
                                                          ِ
                 Artinya “ dengan menyebut nama Allah yang maha pemurah”

Apakah anda yakin bahwa Yesus selalu menyebut nama tuhannya “Allah”, dalam setiap
memulai khotbahnya?. Apakah anda yakin bahwa Yesus selalu menyuruh menyebut Tuhannya
kepada umat nya, seperti anda ini? Kalau anda percaya hal itu, maka anda harus menanggalkan
atribut ketuhanan Yesus.

Terbukti sekali lagi, nubuat diatas tidak tertuju kepada Yesus, kecuali kalau anda berubah
keyakinan bahwa Yesus hanya seorang nabi utusan Allah semata.

Jelaslah bahwa kalimat “.. yang akan diucapkan nabi itu “dengan nama-Ku”, adalah sebuah
kalimat yang selalu diucapkan oleh nabi itu dan diikuti pula oleh seluruh umatnya. Yaitu kalimat
“Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Terbukti sekali bahwa ramalan tersebut hanya terpenuhi dalam diri Muhammad.
Bahkan seluruh umat islam Umat Islam memulai setiap kegiatan yang sah menurut hukum
dengan formula suci tersebut diatas, yaitu dengan membaca “bismillahirrahmanirrahim”,
seperti yang selalu ditanamkanke dalam mulut Muhammad.

Tetapi , sebaliknya umat Kristen memulai dengan formula: "Dengan nama Bapak, Anak dan Roh
Kudus."

16. nubuat yang salah lagi

Sebuah ramalan yang selalu dipakai oleh orang kristen tentang kedatangan mesias adalah
nubuat Maleakhi 3:1 yang bunyinya:

 “Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku, Dengan
 mendadak Adon yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya, Utusan Perjanjian yang kamu
   kehendaki itu, sesungguhnya, ia datang, firman Tuhan Semesta Alam.” (Maleakhi 3:1)

 Ini adalah ramalan yang terkenal. Semua orang Kristen, para santo, Paus, Patriarch, Pendeta,
Biarawan, Biarawati, dan bahkan anak-anak sekolah mingguan, akan mengatakan kepada kita
bahwa pesuruh pertama yang disebutkan dalam teks itu adalah Yohannes Pembatis, dan
pesuruh kedua, yang versi-versi bahasa daerah mereka menerjemahkan “Utusan Perjanjian
(utusan yang dijanjikan)” adalah Yesus Kristus!



Pada Perjanjian Baru, kita temukan bahwa orang-orang Kristen masih mengharapkan
terpenuhinya ramalan "Seorang seperti Musa", bahkan orang Yahudi juga menuntut hal sama.

Ketika Yesus menyatakan sebagai Mesias dari orang-orang Yahudi. Tentu saja orang Yahudi
menanyakan tentang dimana Elia? Orang-orang Yahudi mempunyai sebuah ramalan paralel
bahwa sebelum kedatangan Mesias, Elia harus datang terlebih dahulu pada kedatangannya
yang kedua. Yesus menyatakan kepercayaan Yahudi ini:

   11Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu 12dan Aku
        berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan
    memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan
    menderita oleh mereka." 13Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia
                 berbicara tentang Yohanes Pembaptis.(Matius 17: 11-13)

 Disini Yesus , seolah-olah mengakui bahwa Elia itu adalah Yohanes si Pembabtis. Walaupun
yang menyatakan itu adalah dalam pengertian murid-muridnya, bukan pernyataan langsung
dari Yesus. Semua umat kristen yang sudah dipengaruhi pemikirannya setelah membaca ayat
diatas, akan memberikan kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan mesias itu adalah
pengakuan Yesus sendiri. Padalah tidak ada pernyataan tegas dan langsung dari yesus dalam
ayat diatas bahwa dialah Mesias itu.

Menurut Perjanjian Baru, bangsa Yahudi bukanlah orang-orang yang menerima begitu saja
kata-kata siapa pun yang mengaku menjadi Mesias. Dalam penyelidikannya mereka mengalami
kesulitan yang hebat dalam menemukan Mesias yang benar.

Untuk itu marilah kita baca keterangan dan pernyataan Yohanes si pembabtis ( kitab Yohanes
1:19-25);

"Dan inilah kesaksian Yohanes," (pembaptis) "Ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus
beberapa imam dan orang orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia, 'Siapakah engkau?'
       Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya, Aku bukan Mesias'." (Yohanes 1:19)

Tentu saja keterangan Yohanes itu wajar karena tidak mungkin ada 2 Mesias pada saat
bersamaan. Jika Yesus adalah Mesias maka Yohanes tidak mungkin Mesias!

  Dan, mereka bertanya kepadanya, "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" (Yohanes 1:21)

                           Dia menjawab, "Bukan!" (Yohanes 1:21)

Di sini terdapat kontradiksi. Kenapa keterangan Yohanes Pembaptis bertentangan dengan
Yesus! Yesus menyatakan bahwa Yohanes adalah Elia , sementara Yohanes sendiri menyangkal
bahwa dia adalah Elia yang dimaksud oleh Yesus itu.

Satu dari dua (Yesus atau Yohanes) dilarang Tuhan untuk memenuhi nubuat itu! Ini benar-benar
nubuat yang sangat aneh yang tidak berbicara tentang kebenaran. Sebuah kontradiksi yang
nyata.

Jadi siapakah yang benar? perkataanYesus atau pernyataan Yohanes si pembabtis? Bukankah
keterangan ini terdapat di dalam kitab yang sama , yaitu kitab perjanjian baru? Jadi siapa yang
menulis pernyataan yang bertentangan ini?

Bahkan di ayat lain (Matius 11:11) Yesus sendiri bersaksi;

 Aku berkata kepadamu, "Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan
  tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis, namun yang
       terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya..." (Injil - Matius 11: 11)

 Bagaimana ini? Kok pernyataan Yesus seperti plin-plan? Sebelumnya dia mengatakan bahwa
Yohanes adalah ELia, tetapi setelah itu bahkan dia mengatakan bahwa Yohaens adalah manusia
terbesar sepanjang abad. Sebuah kontradiksi yang mencengangkan. Apakah menurut anda
Yohanes lebih besar dari Daud? Lebih besar dari Musa? Atau mungkin lebih besar pula dari
Yesus? Kemudian yang lebih aneh lagi , adalah penyataan Yesus berikutnya yaitu ternyata
Yohanes pembabtis beradad pada posisi yang paling kecil di kerajaan sorga.

Kalau anda merasa yakin masuk sorga, maka posisi Yohanes masih berada dibawah anda?
Masuk akal-kah?

Apakah karena alasan ayat ini, maka umat kristen merasa lebih terhormat dari Yohanes si
pembabtis , bahkan merasa lebih mulia dari para nabi-nabi sebelumnya (Daud, Musa, Sulaiman,
Elia, Ishaq dan lain-lain). Dan dengan alasan ini pula umat kristen menyatakan dirinya,”
betapapun berdosanya dia, asalkan dia beriman kepada Yesus sebagai Juru Selamatnya, maka ia
memiliki hak-hak istimewa yang diambil dari para nabi suci, sehingga para nabi suci itu tidak
dapat menikmatinya lagi.

Tentu anda dan umat kristen mempunyai banyak ilusi terhadap Hak-hak istimewa lainnya
sesuai dengan bunyi atau arahan nubuat Yesus terhadap Yohanes pembatis tersebut.
Diantaranya ; Penyucian dari dosa asalkan melalui pembaptisan kristen, pengetahuan tentang
Trinitas, pemberian makanan daging dan darah Yesus dalam Sakramen Ekaristi, doa dengan
membuat tanda salib, hak-hak kunci surga yang diserahkan kepada Paus, dan kegembiraan yang
berlebih-lebihan lainnya”.

Lantas, tentu anda percaya bahwa yang “paling kecil” diantara mereka adalah “lebih besar”
dari semua nabi? Tidakkah Anda berpikir, kalau demikian, bahwa biarawan Patagonian yang
kekar dan biarawati Parisian yang menebus dosa adalah lebih mulia daripada Adam dan Hawa,
karena misteri Trinitas disampaikan kepada orang-orang yang bersedia dibodohi ini dan tidak
kepada nenek moyang mereka yang dahulunya hidup bersama Allah di Surga sebelum mereka
diturunkan kebumi?

Kenapa Yesus plin-plan begitu dalam memberikan pernyataan? Kalau itu sebuah olok-olokan,
Apakah sebuah olok-olokan pantas masuk dan tercatat di dalam kitab suci? Ini pernyataan
Yesus yang sangat mencengangkan. Apakah ini yang anda maksudkan dengan sebuah keajaiban
dari sebuah nubuat yang menakjubkan? Apakah anda yakin dengan pernyataan aneh ini,
bukankah itu keluar dari mulut Yesus sendiri?



Maka oleh sebab itu, bersediakah anda menerima penawaran saya tentang pengertian yang
lain dari nubuat diatas? Bagaimana kalau saya menawarkan kepada anda sebuah solusi lain
yang jauh lebih masuk akal? . Sebenarnya ; dalam urutan kronologis kehadiran para nabi, maka
nabi terakhir adalah yang “paling kecil” diantara para nabi, maka ia akan menjadi junior
mereka dan yang paling muda diantara yang lainnya.
Kata “z'ira” dalam bahasa Arami, seperti kata Arab “saghir”, berarti “anak kecil”. Versi Pshittha
menggunakan kata “z'ira” atau “z'eira” sebagai lawan dari “rabba” untuk “besar, tua”.

Setiap orang Kristen akan mengakui Yesus adalah bukan nabi yang “terakhir”, karenanya ia
tidak mungkin sebagai yang “paling kecil”. Tidak hanya para rasul sendiri yang diberkati dengan
pemenuhan nubuat tersebut diatas, tetapi juga banyak manusia suci lainnya di zaman kerasulan
disokong dengan kisah itu (Kisah-kisah 11:27-28; Kisah-kisah 13:1; Kisah-kisah 15:32; Kisah-
kisah 21:9-10),

Jadi kalau begitu siapakah Siapakah nabi yang paling muda itu ? bukankah seluruh nubuat yang
sudah dibicarakan di atas tidak merujuk kepada Yesus? Kalau bukan kepada Yesus lalu kepada
siapa lagi?

Bukankah Yohanes si Pembabtis sendiri mengatakan bahwa “dia yang akan datang sesudah
aku, lebih besar dari aku”. Sementara Yesus sendiri mengatakan bahwa Yohanes lah yang
terbesar waktu itu, sedangkan menurut Yohanes akan datang yang lebih besar lagi sesudah dia
nanti.

Jadi apakah menurut anda nubuat itu masih cocok untuk Yesus?. Kalau tidak cocok untuk
Yesus, maka siapa lagi kalau bukan kerpada nabi terakhir yaitu nabi Muhammad SAW?

Sebenarnya, ketika Yohanes digurun pasir berseru dengan suara nyaring, “Siapkan jalan Tuhan
dan luruskan jalan-jalanNya”, ketika itu ia sedang menyinggung agama Tuhan dalam bentuk
kerajaan yang sedang datang mendekat. Tujuh abad sebelumnya, nabi Yesaya telah
meneriakkan dan mengucapkan kata-kata yang sama (Yesaya 40:1-4). Dan dua abad kemudian
Allah sendiri meratakan jalan untuk Koresh dengan menaikkan dan menutup setiap lembah,
meratakan setiap bukit dan gunung untuk memudahkan penaklukan dan mempercepat gerakan
(Yesaya 45:1-3).



Sejarah berulang dengan sendirinya, kata mereka; dalam kedua kasus tersebut bahasa dan
maknanya sama. Yang pertama menjadi prototipe yang kedua. Allah telah meratakan jalan
untuk Raja Koresh (Koresy) dari Persia untuk menundukkan musuh-musuhnya kedalam
taklukan Persia, karena Bait Allah di Yerusalem dan orang-orang pilihanNya dalam penjara.



Kini sekali lagi Tuhan mengulang kejadian yang mirip, tetapi dengn skala yang lebih besar dan
lebih luas lagi. Dihadapan khotbah Muhammad, semua berhala dihilangkan, dihadapan pedang
Muhammad, maka kerajaan-kerajaan disekitarnya takluk pada beliau, dan anak-anak Kerajaan
Allah menjadi sederajat dan membentuk “orang-orang kudus milik Yang Maha Tinggi”. Karena
hanya dalam Islam lah” semua orang beriman sederajat”. Tidak ada pendeta (dengan hak-hak
khususnya), tidak ada sakramen, tidak ada kasta dan perbedaan ras. Semua orang beriman
adalah satu, kecuali dalam kebajikan dan kesabaran, ketaqwaan serta dalam hal mana mereka
saling mengungguli untuk berbuat kebaikan dan kemuliaan.



Semua orang islam tidak akan berani menuduh salah satu atau kedua orang mulia itu
berbohong. Semua umat islam akan memuliakan Yohanes si Pembabtis dan juga Yesus sebagai
nabi umat islam juga. Jadi kami pasti selalu berbaik sangka kepada kedua orang besar tersebut.
Tetapi sebaliknya orang-orang kristen selalu saja menghina dan mencaci maki utusan-utusan
Allah lainnya termasuk nabi Muhammad SAW. Kenapa umat kristen selalu melakukan kekejian
kepada para nabi-nabi utusan Allah?. Apakah karena kitab Bible mengajarkannya begitu?
Apakah semua nabi dianggap keji? Hanya Yesus saja yang baik? Begitukah yang diajar di dalam
ajaran kristen yang diklaim “penuh Kasih “ itu?

Jadi kalau begitu siapa yang menulis pernyataan yang kontradiksi tersebut diatas? Apakah
mungkin Yesus atau Yohanes yang berbuat begitu atau yang menulisnya?

17. analisa pincang

Kita lanjutkan bahasan berikutnya;

Sebagai umat Islam yang berpikir analisis, saya sangat tertarik dengan pertanyaan terakhir yang
ditujukan kepada Yohanes Pembaptis oleh orang-orang Yahudi,

"Engkaukan Nabi itu? Dia menjawab, "Bukan!" (Yohanes 1: 21)

Pernyatan Yohanes ini ternyata sangat berlawanan dengan pernyataan Yesus sebelumnya.
Mana yang benar? Ucapan Yohanes atau keterangan Yesus ?

Sekarang silahkan anda jawab ke 3 pertanyaan berikut dengan benar, bagaimana Yohanes
menjawab pertanyaan berikut ; 1.Apakah engkau Mesias? 2. Apakah engkau Elia? 3. Apakah
engkau nabi itu? Ternyata Yohanes menjawab ketiganya dengan “TIDAK”.

Tetapi anehnya umat Kristen yang merasa lebih hebat hanya mampu menilai dan menjawab 2
dari pertanyaan pertama saja.

Untuk menjelaskan keragu-raguan bahwa orang-orang Yahudi benar-benar mempunyai tiga
ramalan terpisah dalam fikiran mereka ketika mereka menanyai Yohanes Pembaptis. Mari kita
baca bantahan orang-orang Yahudi, pada ayat-ayat berikut: .
  "Mereka bertanya kepadanya, katanya, 'Mengapa engkau membaptis, jika engkau bukan
              Mesias, bukan Elia dan bukan nabi itu?" (Injil - Yohanes 1: 25)

Orang-orang Yahudi sedang menunggu terpenuhinya 3 ramalan yang jelas: Pertama,
kedatangan Mesias. Kedua, kedatangan Elia dan ketiga, kedatangan nabi sendiri itu.

"Nabi Itu “, nabi yang mana? Yesus atau bukan?

Jika kita lihat Injil manapun yang mempunyai indeks atau referensi silang, maka kita akan
menemukan dalam catatan pinggir pada halaman dimana kata-kata "Nabi Tersebut" atau "Nabi
Itu" dalam Yohanes 1: 25 bahwa kata-kata ini mengacu pada ramalan di ulangan 18:15 dan 18.
Dan, bahwa "Nabi Itu" - "Nabi Seperti Musa" - 'Like unto Thee' telah dibuktikan dengan bukti
yang berlimpah bahwa ramalah itu bukan untuk Yesus!

Kami umat Islam tidak menyangkal bahwa Yesus adalah "al masih” atau “Mesias", yang
diterjemahkan sebagai "Kristus". Kami tidak mempertentangkan "ribuan dan satu ramalan"
yang banyak dikatakan umat Kristen pada Perjanjian Lama yang meramalkan kedatangan
Mesias.

 Apa yang kami katakan adalah Ulangan 18:18 adalah benar-benar tidak mengacu pada Yesus.
Banyak fakta dan bukti telah disampaikan diatas untuk menolaknya. Dan tidak satupun orang
kristen yang mampu menyanggah kebenaran fakta-fakta itu. Tetapi kalau anda mau berpikir
jernih , maka sebenarnya nubuat itu hanya cocok untuk Nabi Suci Muhammad Shallallahu Alaihi
wa Sallam, bukan kepada Yesus. Ini baru soal pertimbangan logika dan hati nurani semata.

Bahkan Yesus telah mengatakan bahwa Yohanes adalah reinkarnasi nabi Elia ( baca Matius 11:4
; Matius 17:12; Lukas 1:17), padahal dengan jelas sekali Yohanes mengatakan bahwa dia bukan
Elia, bukan Kristus, dan bukan pula nabi itu (Yohanes 1:19-21).

Sekarang, bagaimana anda dapat mempercayai Injil-Injil yang penuh pernyataan yang saling
bertentangan dan saling menyangkal ini ? Atau bagaimanakan anda mengajak orang-orang
untuk memperoleh kebenaran di dalam Yesus apabila pernyataannya saling bertentangan?
dapatkah anda menemukan kebenaran dengan cara itu?

Bahkan yang lebih tidak masuk akal lagi adalah bunyi ayat berikut;

"Dan, Yesus berumur kira-kira 30 tahun dan (menurut anggapan orang) ia adalah anak Yusuf
                                  ... " (Injil - Lukas 3:23).

Kok anggapan manusia dimasukkan juga ke dalam kitab suci. Apakah ini membuktikan bahwa
Bible adalah kitab suci yang berasal dari roh kudus atau Tuhan? Bukankah ini sudah
menunjukkan bukti otentik bahwa kitab Bible merupakan catatan dari opini manusia yang
sudah tercampur dengan yang aslinya? Sehingga tidak salah kalau umat islam mengatakan
bahwa kitab Bible adalah injil palsu. Palsu dalam arti sudah tidak orisinil lagi, sudah tercampur
antara yang salah dengan yang benar.

Kita akan mengalami kesulitan dalam mencari kebenaran di dalamnya. Apakah mungkin
menurut anda bahwa Yesus anak biologis dari Yusuf? Kalau bukan, kenapa silsilah Yesus di
adopsi dari Yusuf? Ini sebuah kekeliruan atau suatu kebodohan?

Untuk sementra saya cukupkan dulu sampai disini. Saya harap DAA sanggup menyanggah
keterangan dari kitabnya sendiri. Silahkan anda DAA menjawab semua pertanyaan-pertanyaan
yang muncul dari keterangan kitab anda itu.

Kalau DAA dapat menyanggahnya dengan terperinci sesuai dengan nubuat kitab suci anda,
maka anda akan memunculkan pertentangan yang baru lagi, sehingga anda akan memberikan
argumentasi yang akan berbalik menyerang anda sendiri.

Silahkan anda uraikan bantahan anda di sini, karena kebenaran anda akan dibuktikan disini,
bukan di situs di kampung anda itu. Kalau anda tidak dapat melakukan bantahan dengan alasan
yang sangat detil dan masuk akal, maka itu lebih baik bagi anda , dan tentu akan lebih baik lagi
kalau anda kembali main petak umpet di balik dinding situs anda itu.

Nanti kita lanjutkan lagi tentang ramalan-ramalan lainnya yang ada di dalam kitab anda sendiri
yaitu di dalam kitab perjanjian baru yang tidak tertuju kepada Yesus, bahkan lebih cocok untuk
nabi Muhammad SAW.

Salaam

   •




         Diskusi Antar Agama Alkitab adalah Wahyu Allah




         Al-Quran Mendukung Alkitab Sepenuhnya

         www.isadanalquran.com Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

         Share · February 9 at 1:12pm ·
      Xulkarnain Alex Salam buat anda DAA.. ternyata pada kesempatn ini anda
menyampaikan lagi sebuah cerita rekayasa yang aneh, saya menilai cerita anda ini seperti
laporan seorang kulumnis/jurnalis yang baru belajar menulis, selain banyak keanehan, juga
membosankan bagi pembaca. Urutannya kacau, bahasanya seperti tulisan anak SD, dan
alasannnyapun tidak logis.

Saya harap anda tidak menghapus komentar saya ini, agar para netter lain bisa menilai
kebenaran tulisan anda, saya harap anda tidak melakukan kecurangan dengan menghapus
komentar saya

Untuk itu akan saya bahas satu persatu dari tulisan yang anda tayangkan pada situs anda
tersebut diatas;

Anda menulis;

Jumlah buku yang disebut “Buku Suci” yang beredar di dunia luar biasa. Orang Baha’i
mempunyai Kitab-i-iqan, orang Buddha antara lain Theravada, Kong-Hutju, The Thirteen
Classics, orang Druze Rasa’il al-Hikmah, orang Hindu bermacam-macam Veda, Jainism Jain
Agamas dan lain-lain. Bila dihitung ada ratusan buku yang disebut “Buku Suci”.

Bahasan saya;

Kalimat anda pada awal alinea, menunjukkan bahwa anda belum mempunyai kemampuan
menulis dengan baik dan benar. Pada satu kalimat tersebut, anda menulis kata “yang”
sebanyak 2 kali. Dari mana anda belajar menulis seperti itu? Anda copi-paste dari mana kalimat
itu? Kemudian apa yang anda maksudkan dengan “luar biasa”? Seharusnya anda menjelaskan
dulu arti “luar biasa” itu sebelum anda masuk ke kalimat berikutnya. Apakah “luar biasa” itu
artinya jumlahnya banyak, atau bagus atau laku keras terjual?

Selanjutnya anda menulis “ Orang Baha’i ” , apakah anda mengerti dengan apa yang anda tulis
itu? Seharusnya anda menerangkan siapa yang anda maksudkan dengan “orang Baha’i itu”,
kalau anda tidak menerangkannya, maka orang akan menilai bahwa anda telah melakukan
pelesatan dan penghinaan. Apakah yang anda maksudkan dengan “orang Baha’i “ tersebut
adalah “orang arab Badu’i? Kenapa anda melakukan pelesatan dan penghinaan seperti
itu?Apakah anda masih sakit hati kepada orang arab Badu’i ? Apakah orang arab mempunyai
kesalahan pada anda, sehinga anda tetap alergi menulis kata “Badu’i” atau “orang arab”?
Kemudian anda menulis dengan cetak miring “ Kitab-i-iqan ” , apakah anda mengerti apa yang
anda tulis itu? Apa hubungan antara “orang Baha’i “ dengan “ Kitab-i-iqan “? Kalau anda tidak
menjelasknanya , berarti anda telah melakukan pelesatan dan penghinaan lagi , karena yang
anda maksudkan dengan “Kitab-i-iqan “ tersebut tidak lain adalah “ Kitab Al-Qur’an”.
Sepertinya anda adalah seorang pembenci kitab Al Qur’an dan pembenci ajaran Islam yang
sangat kental, sehingga dengan cara apapun anda akan melakukan pembohongan demi
pembohongan serta penghinaan terhadap orang-orang islam dan kitab Al Qur’an. Pantas saja
anda selama ini tidak pernah mendapat petunjuk kebenaran dan kasih , karena pikiran terbaik
anda sudah tertutup rapat oleh kebencian anda yang sangat berlebihan terhadap orang-orang
islam dan kitab Al Qur’an, tanpa alasan yang jelas dan benar.

Kemudian anda juga menulis “orang Druze Rasa’il al-Hikmah”, apakah anda mengerti dengan
apa yang anda tulis? Apa yang anda maksudkan dengan kata “Druze” itu? Bahasa apakah itu?
Apakah kata itu berasal dari bahasa Ibrani? bukankah kata “Druze “ itu berarti “tidak
diklasifikasikan oleh agama”? artinya” kitab Rasa’il al-Hhikmah” tersebut bukanlah kitab suci
dari suatu agama dari Tuhan?. Kitab apakah “Rasa’il al-Hikmah” itu? Apakah anda bermaksud
memplesetan kitab orang islam lagi? Seharusnya anda menjelaskannya dalam tulisan anda,
bukan main petak umpet seperti itu.

Terbukti bahwa anda tidak mampu menulis dengan baik dan benar, sepertinya anda ini anak
SD yang baru saja belajar menulis dan membaca lalu menulis promosi dengan Idtikad yang
tidak baik sama sekali.

Kemudian pada alenia diatas , kenapa anda tidak memasukkan kitab anda sendiri yaitu “Kitab
Bible”? apakah anda mempunyai pemikiran bahwa selain dari “Bible” maka itu bukanlah “Kitab
Suci” , hanya kitab bible saja yang anda kenal sebagai kitab suci.

Anda menulis;

Saat ini saya berusia tujuh puluh tahun. Ketika masih muda dan baru menerima keselamatan
pribadi dari dosa, saya berpikir, “Apakah Kitab Suci Kristen satu-satunya kitab yang diberikan
Allah pada manusia?” Bagaimana dengan kitab dari agama lain? Apakah juga merupakan kitab
suci dari Allah?



Bahasan saya;

 “Apakah Kitab Suci Kristen satu-satunya kitab yang diberikan Allah pada manusia?” , kenapa
anda tidak menjawabnya sendiri? Kenapa anda menjawabnya dengan memberikan tautan/link?
Apa tujuan anda memberikan tautan ? Apakah ini sebuah ajakan dan promosi dengan cara
kebohongan lagi? Apa mungkin anda ingin menjawabnya pada keterangan berikutnya, kalau
begitu akan saya bahas uraian anda selanjutnya.

Kemudian Anda menulis:

Penterjemahan, Pencetakan, dan Pengedaran Alkitab Di Dunia
Setelah sekian lama mempelajari kitab-kitab agama lain, akhirnya saya yakin bahwa hanya
Alkitab yang diwahyukan Sang Pencipta.

Bahasan saya;

Dengan cara apa anda menyakin bahwa AL Kitab anda itu adalah satu-satunya kitab yang
diwahyukan oleh sang pencipta? Seharusnya anda menceritakan dulu bagaimana cara anda
mempelajari nya? Bagaimana kronologisnya, cerita apa yang menarik dan benar, setelah itu
baru anda membuat sebuah kesimpulan yang masuk akal. Kalau tidak, berarti anda sedang
bermimpi untuk menceritakan kisah fiktif.

Kemudian Anda menulis;

Alkitab merupakan buku terpopuler dalam sejarah dunia. Hingga saat ini, Alkitab atau bagian-
bagian dari Alkitab telah diterjemahkan ke dalam 2,287 bahasa. Menurut informasi di internet,
hingga saat ini 7,500,000,000 Alkitab sudah dicetak dan diedarkan di seluruh dunia. Tiap tahun
100 juta Alkitab baru dicetak dan diedarkan.

Apa tujuan anda menulis sebuah kalimat perbandingan dengan angka-angka ini? Tentu ada
tujuannya bukan?.. saya tidak perlu membahasnya.. saya lihat saja tulisan anda berikutnya..

Tulisan anda berikutnya;

Pandangan Al-Quran Akan Alkitab

Mungkin saudara bertanya, “Apakah Alkitab betul-betul wahyu Allah?” Jelas umat Kristen akan
menjawab “Ya!”. Hebatnya, Al-Quran yang dimiliki oleh 1.5 milyar orang Muslim di dunia, juga
mendukung Alkitab sebagai wahyu Allah.

Bahasan saya;

Kenapa anda tidak menjelaskan alas an-2nya, kemudian baru menyimpukannya dengan “ya”.
Berarti tulisan anda ini hanya sekedar promosi yang tidak bermutu.

Lalu apa hubungan antara kesimpulan anda yang mengatakan “ya” dengan kitab Al-Qur’an “
yang telah dimiliki oleh 1,5 milyar orang di dunia? Apakah anda berkesimpulan bahwa
kwantitas yang banyak pasti menunjukkan kebenaran ?sepertinya anda membangga-banggakan
jumlah kopi al kitab anda yang telah melebihi jumlah manusia di bumi ini? Sehingga anda
mengambil kesimpulan bahwa kitab Bible adalah kitab yang asli dan lebih dipercaya
(berdasarkan jumlah kitab yang tercetak)

Kemudian anda menulis;
Qs 5:46 mendukung keyakinan saya, karena telah membenarkan kitab-kitab terdahulu, yaitu
Taurat dan Injil. “Kami [Allah] . . . membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan
Kami [Allah] telah memberikan … Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya
(yang menerangi) . . . .” (Qs 5:45).

Bahasan sya;

Sepertinya anda ingin mengadopsi “kebenaran” kitab suci umat islam “Al Qur’an” untuk anda
cangkok dengan kitab Bible anda? Seolah-olah anda mengira bahwa kitab Bible yang anda
pegang itu adalah kitab Injil dan kitab Taurat yang sesungguhnya !

Kalau benar anda telah membaca banyak buku agama dan telah mempelajarinya dengan baik
dan benar , maka tentunya anda dapat menjawab pertanyaan-2 berikut ini;

1-bagaimana cara anda mengambil kesimpulan bahwa kitab kitab Bible adalah kitab Injil dan
Taurat yang asli? Apa dasar pemikiran anda? Apa bahasa asli kitab Bible yang pertama kali
ditulis di bumi ini? Bukankan kitab Bible yang anda baca itu dulunya berasal dari kitab yang
ditulis berbahasa Greek/Yunani kemudian disalin ke bahasa Inggris? Apakah menurut anda
Yesus bisa berbahasa Yunani atau Inggris? Lalu bagaiman anda menilai bahwa yang tertulis
pada kitab Bible anda itu semunya asli dari Yesus? Bagaiman metode anda memeriksa keaslian
kitab anda itu? , yang anda kira adalah kitab Injil dan kitab Taurat yang asli? Begitu juga dengan
murid-murid Yesus , apakah mereka menerima pengajaran dari Yesus dengan bahasa yunani
atau Inggris?

2-Kenapa setiap terjemahan kitab Bible, tidak di-ikut-sertakan dengan bahasa aslinya?
Sehingga antara satu versi dengan versi terjemahan kitab Bible yang lainnya akan berbeda-beda
pula makna dan kalimatnya ? (kalau anda meminta akan saya beri penjelasannya disini nanti)

3-Kalau kitab Bible itu, menurut anda adalah kitab Injil atau kitab Taurat yang asli, kenapa
banyak sekali ayat-ayat yang bertentangan didalamnya? Banyak sekali ayat-ayat yang
menghina Tuhan dan melecehkan para nabi suci di dalamnya? Banyak sekali kata-kata vulgar
yang berbau pornografi di dalamnya? Apakah Tuhan yang menurunkan ayat-ayat yang sangat
memalukan itu? Bagaimana anda menjelaskan dan menerangkannya kepada kami dengan baik
dan benar? Maka dengan cara apakah anda menyakinkan kami umat islam, bahwa kitab anda
itu adalah kitab suci berupa “ wahyu Tuhan”? apakah menurut anda Tuhan akan mengatakan
sesuatu yang tidak masuk akal dan memalukan ? Apakah menurut anda Tuhan akan menulis
kata-kata vulgar dan berbau pornografi? Apakah menurut anda Tuhan akan menghina dan
melecehkan dirinya sendiri? Apakah menurut anda Tuhan tega melecehkan para nabi suci yang
mulia ?

SEBAIKNYA ANDA JAWAB DULU SELURUH PERTANYAAN saya diatas, DENGAN BAIK DAN
BENAR, BARU SETELAH ITU ANDA MENGAMBIL KESIMPULAN YANG BENAR DAN TEPAT. KALAU
ANDA TIDAK MAMPU MENJELASKANNNYA MAKA ARTINYA, INI HANYA SEKEDAR BERPROMOSI
DAN BERANGAN-ANGAN.
Kemudian anda mengambil sebuah ayat di dalam kitab Al qur’an yaitu QS 5:46. Akan saya
tampilkan lagi bunyi surat tersebut. Apakah anda mengerti dengan apa yang anda tulis, apakah
anda menulis deNgan benar atau hanya sekedar mengambil sebuah ayat yang anda tidak
mengerti sama sekali.

Adapun bunyi ayat QS 5:46 adalah sebagai berikut ;

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam,
membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya
Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan
kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk
orang-orang yang bertakwa. ( QS Al maaidah 5:46)”

Akan saya uraikan satu persatu arti dan makna dari kata-perkata ayat tersebut;

  ِ
ْ ِ
‫ﻔ ْﻴ ـَﻨ ﺎ ﻋﻠَﻰ آﺛَﺎ رﻫ ﻢ‬ ‫و ﻗَ ـ‬
             َ                  َ
Dan Kami iringi secara berutan jejak para nabi (penjelasannya; setiap penggatian peradaban
dari bangsa keturunan Israil , maka Allah telah turunkan nabi-nabi untuk umatnya. Tujuannya
untuk melanjutkan secara estafet dan menjelaskan lalu melaksanakan petunjuk kitab yang
diturunkan Allah kepada nabi-nabi mereka )


   َْ َ ِ َ ِ
 َ‫ﺑِﻌﻴﺴﻰ اﺑْﻦ ﻣﺮﱘ‬
dengan Isa putra/anak Maryam (penjelasan; ini adalah kelanjutan dari kaliamt diatas, dimana
Nabi Isa adalah urutan nabi terakhir yang diturunkan untuk umat Israil)

   َ ُ
‫ﻣﺼﺪﻗًﺎ‬
Membetulkan/merujuk/menyampaikan yang benar (penjelasannya; disini tidak digunakan kata
“al-haq” tetapi kata “mushadiqa”. Mushadiqa berarti membetulkan/merujuk/atau
menyampaikan yang sebenarnya. Artinya nabi Isa Almasih diutus untuk menyampaikan
penjelasan untuk membetulkan atau menyampaikan yang sebenarnya tetang kitab sebelumnya
yaitu “kitab Taurat” yang telah banyak diselewengkan oleh umat Yahudi)

ِ
‫ ـ ْﻮَراة‬‫ﻟِﻤﺎ ﺑَ ـ ْﲔ ﻳَﺪﻳْﻪ ﻣﻦ اﻟ ﺘ‬
                ِِ
               َ َ َ              َ
 Yaitu apa yang ada diantara mereka berupa kitab Taurat (penjelasan; nabi Isa diutus oleh Allah
untuk membetulkan kitab Taurat yang telah banyak diselewengkan oleh saudara-saudara
ibunya/Maryam dari golongan umat israil/yahudi)

‫َوآ ﺗَ ـ ْﻴ ـَﻨ ﺎﻩ‬
ُ
Dan Kami turunkan kepada dia ( penjelasannya; Allah telah menurunkan kitab kepada Isa
Almasih/Yesus untuk saudara-saudara mereka sendiri)
  ِ
‫اﻹﳒﻴﻞ‬
َ ْ
Yaitu Injil (penjelasannya; kitab yang diturunkan oleh Allah kepada Isa Almasih adalah kitab Injil,
bukan kitab Bible)

‫ﻓِﻴﻪ ﻫﺪى‬
 ًُ ِ
Yang di dalamnya ada petunjuk/bimbingan (penjelasannya; di dalam Injil itu terdapat petunjuk
yang benar/lurus, tidak ada satupun yang salah dari petunjuk kitab Injil itu, sebaliknya kitab
Bible yang ada saat ini banyak sekali pernyataan yang salah dan bertentangan dengan petunjuk
Tuhan)


     َ َُ
 ‫وﻣﺼﺪﻗًﺎ‬
dan untuk membetulkan/merujuk ( penjelasannya; kitab injil yang asli itu dimaksudkan untuk
memberikan petunjuk dan membetulkan apa-apa yang telah diselewengkan oleh bangsa Yahudi
terhadap kitab Taurat sebelumnya)

‫ ـ ْﻮَراة‬‫ﻟِﻤﺎ ﺑَ ـ ْﲔ ﻳَﺪﻳْﻪ ﻣﻦ اﻟ ﺘ‬
ِ               ِِ
               َ َ َ              َ
Terdadap apa-apa yang ada pada mereka dari kitab Taurat (penjelasannya; kalimat ini
merupakan penegasan dari kalimat sebelumnya, yaitu bahwa Isa ALmasih datang untuk
memperbaiki keterangan kitab Taurat yang telah diselewengkan oleh bangsa Yahudi/israil.
Tetapi sayang sekali sekarang ini, kitab Injil juga sudah diselewengkan pula oleh umat Nasrani)

 ِ
‫ﻘﲔ‬‫وﻣ ْﻮﻋﻈَﺔ ﻟِْﻠﻤﺘ‬
َ ُ ً ََ
             ِ
Dan (kitab Injil) itu adalah petunjuk/bimbingan bagi orang-orang yang bertaqwa (penjelasan
nya ; Kitab Injil itu ditujukan kepada orang-orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. Bertaqwa
artinya tunduk, patuh, beriman, beribadah hanya kepada Allah saja , membenarkan kalimat
“tidak ada Tuhan selain Allah”, tidak menyekutukan Allah dengan manusia, tidak menyembah
Yesus sebagai Tuhan, hanya Allah yang berhak disembah dan dipuja, hanya kepada Allah saja
do’a dikirimkan bukan kepada Yesus)
(qs AL MAAIDAH 5:46)


Jelaslah bahwa susunan kaliamt Allah di dalam al Qur’an sangat kokoh , tidak dapat
diselewengkan oleh pemikiran culas dari ornag-orang seperit DAA ini.

PENGERTIAN AYAT qs 5:46 DIATAS, JAUH SEKALI BEDANYA DENGAN YANG ADA DALAM ISI
KEPALA ANDA.
Kemudian anda mengadopsi lagi sebuah surat al qur’an yang anda kira mendukung kebenaran
kitab Bible anda itu. Apakah anda sudah mengerti dengan bunyi kalimat dari ayat tersebut ?
Kemudian kenapa anda tidak menampilkan secara keseluruhan bunyi ayat Qs 5:45 tersebut?
Kenapa anda melakukan mutilasi terhadap ayat tersebut?. Apa tujuan anda melakukan mulitlasi
itu? Apakah anda saudara kembar dari Ryan yang ingin mengelabui dan membohongi orang
islam untuk menutupi kejahatan iman anda?

Untuk itu ada baiknya saya tampilkan dulu bunyi ayat 5:45 tersebut secara keseluruhan ,
kewajiban orang muslim untuk menunjukan kebenaran yang sesunguhnya, kewajiban muslim
untuk mengkoreksi terhadap kekeliruan yang anda sampaikan tersebut.

Untuk itu saya tampilkan secara keseluruhan bunyi ayat 5:45 tersebut ;

“Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas)
dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan
gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barang siapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka
melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barang siapa tidak memutuskan perkara
menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang lalim. “ (QS
5:45)”



Lho.. kok berbeda bunyinya dengan tulisan ayat yang anda tampilkan anda diatas ? Kenapa ada
melakukan kebohongan lagi? Saya sudah sering menasehati anda supaya jangan berbuat
bohong, kerena anda akan berbuat banyak kebohongan untuk menutupinya. Untuk apa anda
melakukan kebohongan itu? Hal ini membuktikan bahwa anda tidak tahu sama sekali dengan
ayat-2 al qur’an… tetapi anda berpura-pura memahaminya..

Kebohongan apa lagi yang anda sampaikan ini?.. kelicikan apa lagi yang anda umumkan ini?
Kenapa di dalam agama anda, melakukan kekejian adalah suatu hal yang biasa-biasa saja?
Apakah karena anda yakin 100% masuk sorga lalu anda melakukan kejahatan seperti yang
tengah anda lakukan ini? Begitukah anda memahami ajaran anda? Karena merasa pasti masuk
sorga, lalu anda melakukan kebohongan-kebohongan dan penistaan terhadap agama yang
bukan menjadi miliki anda? Bagaimana cara anda mengajak orang mengikuti kebenaran ajaran
anda, kalau anda sendiri dengan telah melakukan penistaan terhadap agama yang tidak anda
mengerti sama sekali? Apakah itu yang anda maksudkan dengan ajaran kasih? Apakah itu yang
ada maksudkan dengan ajaran yang diturunkan oleh bimbingan Roh kudus, roh kebenaran?
Kebenaran apa pula namanya ini? Terhadap ajaran anda sendiri, anda belum mengerti , lalu
bagaimana pula anda mengajarkan islam kepada umat islam, padahal anda tidak tahu sama
sekali? Makanya jangan asal main kopi-paste saja !!

Okelah , akan saya bahas sedikit ayat tersebut.. sepertinya ayat tersebut juga ada di dalam kitab
perjanjian lama (coba anda periksa sendiri, kalau tidak ketemu tanya saja sama @gembala T,
saya rasa gembala T dengan senang hati menunjukkannya disini). Seharusnya anda
melaksanakan ketentuan dari ayat QS 5:45 tersebut.

Namun sebaliknya ketentuan ayat tersebut telah dihapus/dilarang oleh Paulus di dalam kitab
anda.. Kenapa Paulus yang menghapus ketentuan yang ada di dalam kitab Taurat? Bukankah
Paulus tidak termasuk murid Yesus, bukankah Paulus tidak pernah disebut namanya sama
sekali di dalam Taurat?, lalu kenapa Paulus dengan seenaknya menghapus hukum qisas
(hukuman kesetaran) di dalam hukumTaurat?. Padahal Yesus sendiri mengatakan , tidak akan
menghapus satu titikpun di dalam Taurat (Tanya pada Gembala T ayat nya), tetapi Yesus
menyempurnakannya atau menggenapkannya. Namun sebaliknya Paulus datang untuk
menghancurkannya. Lalu kemudian anda mengikuti ajaran Paulus, bukan ajaran Yesus, kenapa
bisa begitu ?.

Mungkin ada baiknya saya sampaikan ayat 5:48 di bawah ini. Dan akan saya uraikan kata
perkata , supaya jelas maksudnya, supaya anda tidak melakukan penyesatan dan pembohongan
lagi, atau mungkin saja ada netter lain yang hendak anda kelabui dengan informasi bohong
anda itu.

Ayat AL maaidah 5:48 berbunyi;

    ِ
‫وأَﻧْـﺰﻟْﻨَﺎ إِﻟَْﻴﻚ اﻟْﻜﺘَﺎب‬
 َ       َ            َ َ
dan Kami turunkan kepada kamu AL Kitab ( penjelasannya; yang dimaksud al Kitab disini adalah
kitab AL Qur'an, bukan kitab Injil, dan bukan pula kitab Taurat. Kitab Al Qur’an ini diturunkan
kepada Nabi Muhammad)

‫ﺑِﺎﳊَﻖ‬
 ْ
Dengan KEBENARAN ( penjelasan; dalam ayat ini digunakan kata “Al-Haq” yang tertuju kepada
AL qur’an itu sendiri. Kalau digabung dengan kalimat sebelumnya , hal ini berarti bahwa al
qur’an ini adalah sumber kebenaran)

ِ ْ َ‫ُ َ د ً ِ َ َ ْن َد‬
        َ
Yang membetulkan/menjadi rujukan terhadap apa yang ada diantara mereka sebelumnya
(penjelasannya; disini digunakan kata mushadiqa yang berarti untuk dijadikan rujukan atau
menyampaikan hal yang sebenarnya terhadap kitab-kitab sebelumnya “Taurat & Injil & Zabur”
yang telah diselewengkan oleh ahli kitab terdahulu. Artinya AL Qur’an dijadikan sebagai kitab
rujukan/pedoman untuk mencari pembetulan terhadap apa yang telah diselewengkan oleh
kitab-kitab sebelumnya)

ِ َْ َ ً ِ َْ ُ ‫و‬
                َ
Dan juga sebagai penguji terhadap kitab-kitab yang mereka miliki (penjelasan; disini ditegaskan
lagi bahwa kitab yang Al-Haq/al qur’an itu adalah sebagai standar untuk menguji kitab-kitab
sebelumnya “Zabur, Taurat dan Injil” yang telah diselewengkan oleh orang-orang dulunya)
 ‫ﻓَﺎﺣﻜﻢ ﺑـَْﻴـﻨَـﻬﻢ‬
 ُْ ُْ ْ
Maka oleh sebab itu putuskanlah perkara diantara mereka itu ( penjelasan; al qur’an
merupakan undang-undang terbaru untuk menggantikan undang-undang sebelumnya. Maka
oleh sebab itu bagi manusia yang mengaku umat nabi Musa , Daud dan Isa Almasih serta
Muhammad, wajib memutuskan perkara yang mereka perselisihkan tersebut berdasarkan
ketentuan yang ada di dalam al qur’an, bukan menggunakan hukum dari kitab sebelumnya yang
sudah kadaluarsa)




        ََ ِ
 ُ‫ﻪ‬‫ﲟَﺎ أَﻧْـﺰل اﻟﻠ‬

sesuai dengan apa yang diturunkan Allah (penjelasannya; kalimat ini memperkuat kalimat
sebelumnya. Hal ini berarti bahwa , orang-orang yang mengaku beriman kepada Allah
hendaklah memutuskan perkaranya atau masaalah-2 yang diperdebatkanya itu berdasarkan
petunjuk yang ada di dalam al qur’an, bukan kitab yang sudah kadaluarsa sebelumnya)




‫ﺘِﺒ ﻊ أَﻫ ﻮاءَﻫﻢ‬‫َوﻻ ﺗَ ـ‬
ُْ َْ ْ
dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu/keingian pribadi mereka (penjelasan; kelimat ini
mempertegas kalimat sebelumnya , bahwa bagi orang-orang yang mengaku beriman kepada
Allah , dilarang mengikuti petunjuk sesat yang telah dibuat oleh orang-orang yang tidak
bertanggung jawab dan hanya memperturutkan hawa nafsunya belaka tanpa petunjuk yang
benar dari Al Qur’an)

  ْ َ ِ َ َ َ
 ‫ﻋﻤﺎ ﺟﺎءَك ﻣﻦ اﳊَﻖ‬
diluar dari pada kebenaran yang (telah) datang pada kamu (penjelasan; kalimat ini merupakan
penegasan dari kalimat sebelumnya yaitu bahwa janganlah kamu mengikuti petunjuk selain dari
yang disampaikan oleh Al qur’an, Karena kebenaran/al-haq itu adalah al qur’an itu sendiri)

‫ﻟِﻜﻞ ﺟﻌ ْﻠَﻨﺎ ﻣْﻨﻜﻢ ﺷ ْﺮﻋ ﺔ وﻣ ْﻨ ـ ﻬﺎﺟﺎ‬
          ِ
 ً َ َ ًَ ْ ُ
                   ِ     ِ
                                 ََ  ُ
Untuk masing-masing umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang (artinya;
penjelasan tentang aturan untuk masing-masing umat tersebut sudah dirangkum di dalam ayat-
ayat al qur’an dan siapapun dapat melaksanakannya sesuai dengan petunjuk yang sudah
dijelaskan di dalam al qur’an ini)


ً َ ِ ً ْ ُ َ َ ُ‫َ ﻠ‬
‫ ﻪ ﳉَﻌﻠَﻜﻢ أُﻣﺔ َواﺣﺪة‬‫َوﻟَ ْﻮ ﺷﺎءَ اﻟ‬
Sekiranya Allah berkehendak/menginginkan tentulah dijadikannya kamu (manusia) menjadi
umat yang satu (penjelasan; tentu saja Allah mampu menyatukan seluruh umat manusia dan
menyatukan pendapatnya. Tetapi Allah tidak melakukan pemaksaan itu, kerena manusia telah
dilengkapi oleh akal pikiran dan hati nurani untuk menilai sebuah kebenaran. Hanya manusia
yang bersih dan baik akal-budinya yang akan menerima kebenaran itu , lalu sadar dan ikhlas
melaksanakannya )

‫َوﻟَﻜﻦ ﻟِﻴَ ْﺒ ـ ُﻠ َﻛ ﻢ ِﰲ ﻣﺎ آ َﺗﺎﻛﻢ‬
ْ ُ َ ْ ُ‫ﻮ‬                      ْ
                                  ِ
tetapi Allah hendak menguji kamu dengan apa yang telah diberikanNYa kepadamu (penjelasan;
kalimat ini merupakan alasan dari kalimat sebelumnya. Artinya Allah tidak memaksa siapaun
untuk melaksanakan dan menerima AL qur’an. Tetapi Allah hendak menguji siapa diantara
manusia yang bersedia menerima kebenaran al qur’an setelah diakui dalam hatinya. Artinya
bagi yang menentang kebenaran dan mendustakan dirinya sendiri, maka kelak di akhirat
berlaku ketentuan Allah untuk menghisab/menghitung seluruh amal perbuatan dan
keingkarannya itu. Akhirnya dia hanya mempunyai dua pilihan yaitu sorga atau neraka, sesuai
hasil perhitungan hisab masing-masing diri)

ِ
‫ﻓَﺎﺳﺘَﺒِ ﻘ ﻮا اﳋَ ْﻴ ـ َﺮات‬
           ْ ُ ْ
Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan (penjelasannya; Allah memberi semangat kepada
manusia yang telah menerima kebenaran ayat al qur’an, untuk melakukan amal kebaikan,
karena amal kebaikan itu akan membawanya kepada pahala yang banyak sehingga dengan
kebaikannya itu Allah memasukannya kedalam sorga. Jadi tidak mungkin sorga itu
diperuntukkan bagi orang-orang jahat atau seorang pembohong dan penghasut seperti DAA ini.
)

   ِ      ِ ِ‫َ ﻠ‬
‫ ﻪ َﻣ ْﺮﺟﻌُﻜﻢ ﲨﻴﻌﺎ‬‫إِﱃ اﻟ‬
 ً َ ُْ
Hanya kepada Allah kamu semua dikembalikan (penjelasannya; semua umat manusia akan
dikumpulkan diakhirat nanti, semua kebaikannya akan dinilai begitu juga kejahatannya. Allah
akan menghakimi seluruh manusia diakhirat nanti. Selamat atau tidaknya seseorang di akhirat,
hanya ditentukan oleh nilai kebaikannya. Kalimat ini juga menegaskan bahwa yang
mengadili/menghakimi manusia di akhirat hanya Allah, bukan Yesus. Yesus dan seluruh umat
manusia adalah makluk ciptaan Allah yang harus tunduk kepada keputusanNYa)

‫ﺒﺌُﻜﻢ ِﲟَﺎ ﻛْﻨﺘُﻢ ﻓِﻴﻪ ﲣَْﺘﻠِ ﻔ ﻮن‬‫ﻓَ ـ ﻴُ ـَﻨ‬
َ ُ َ ِ ْ ُ ُْ
Kemudian akan diberitahukan-Nya/diberitakan-Nya kepada kamu tentang apa yang telah kamu
perselisihkan (penjelasannya; pada hari akhirat itu Allah akan menjelaskan yang sebenarnya
tentang apa yang diperselisihkan/diperdebatkan oleh mereka tentang kebenaran ayat-ayat Al
qur’an. Al qur’an sudah menjelaskan bahwa Yesus bukan anak tuhan , bukan pula Tuhan, tetapi
orang-orang kafir seperti DAA ini tetap tidak percaya bahkan menentang keterangan ayat al
qur’an, maka nanti di akhirat Allah akan menjelaskan yang sebenarnya dan Yesus akan menjadi
saksi terhadap apa yang telah dituduhkan oleh orang-ornag seperti DAA ini)
Jadi jelaslah bahwa susunan kata-kata di dalam ayat-ayat al qur’an itu sangat kokoh sekali,
sehingga tidak ada satupun kekuatan yang dapat membengkokkan atau menyelewengkannya.
Jadi sia-sialah usaha anda mengambil ayat al qur’an untuk membenarakan kitab Bible anda.
KEBOHONGAN ITU TIDAK DAPAT DITEGAKKAN DENGAN KEBENARAN (ayat Al qur’an), KALAU
KEBOHONGAN ITU DITEGAKKANDENGAN KEBENARAN AYAT-AYAT AL QUR’AN, MAKA
HANCURLAH KEBOHONGAN ITU. Maka oleh sebab itu janganlah berbuat bohong karena anda
akan menutupinya dengan kebohongan lagi.

AL QUR’AN ADALAH FIRMAN ALLAH DAN ALLAH YANG AKAN MENJAGA DAN MENGAWAS
KALIMATNYA.


Kemudian anda menulis ;

Alkitab, Wahyu Allah

Hal senada terdapat dalam Injil, “. . . tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia,
tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (Injil, Rasul Besar
Petrus, II Petrus 1:21).

Bahasan saya;

kalau benar nubuat itu tidak dihasilkan oleh kehendak manusia , lalu apakah Paulus bukan
manusia? Kenapa Paulus menghapus hukum taurat?, mengapa Paulus membolehkan makan
Babi ?, mengapa Paulus melarang khitan? Mangapa di dalam kitab Bible ada ayat yang
mengatakan seolah-oleh Yesus itu Tuhan, tetapi dilain nubuat, Yesus sendiri menyangkalnya,
kemudian mengakui bahwa dia hanya utusan Tuhan, Yesus tidak berkuasa terhadap dirinya
sendiri kecuali Bapaknya/Allah?. Jadi apa mungkin Tuhan yang membuat nubuat itu, kok bisa
bertetangan seperti itu ?, mana yang harus diikuti, kenapa jadi rancu sekali? Apa mungkin ayat
pornografi ditulis oleh orang yang mendapat bimbingan roh kudus? Kenapa Tuhan kalah
berkelahi dengan manusia (Yaqub) , kenapa Tuhan dengan lahap memakan hidangan yang
disuguhkan oleh Ibrahim, apa mungkin Tuhan makan roti? Kenapa nabi Lot dituduh berzina
dengan anaknya sendiri , lalu anaknya hamil sehinggal melahirakan anak sekaligus cucu Lot?
Padahal nabi Lot telah diselamatkan Tuhan karena mencegah permuatan sodomi kaumnya, lalu
apakah mungkin nabi Lot berzina dengan anaknya sendiri? Jadi apa mungkin kitab Bible dapat
disebut sebagai kitab gabungan dari Taurat dan Injil yang jelas-jelas berisi ayat-ayat yang sangat
kontraversi?
Kemudian anda menulis;

Isi dan Makna Injil Sungguh Pantas Dipelajari

Melihat penjelasan di atas dan dukungan yang diberikan oleh Al-Quran, maka sudah selayaknya
baik orang Islam maupun Kristen perlu memperhatikan Taurat dan Injil.

Bahasan saya;

Taurat dan injil yang mana yang anda maksudkan? Apakah anda mengira bahwa Taurat adalah
kitab perjanjian Lama ? dan injil adalah kitab perjanjian Baru yang terdapat di dalam kitab
Bible? Atas dasar apa anda menyimpukan bahwa Bible itu adalah kitab Taurat dan kitab Injil?
Berikan alasan-alasan anda yang masuk akal lengkap dengan bukti-buktinya?

Kalau ada nubuat yang saling bertentangan di dalam kitab Bible , baik pertentangan antara
Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru, atau antar sesama kitab perjanjian Baru dan juga
antar sesama kitab perjanjian lama, maka ayat yang mana yang akan anda pegang ? Bagaimana
anda menilai suatu kebenaran dari ayat-2 yang saling bertentangan di dalam kitab Bible itu?
Apakah anda tidak mengetahui sama sekali, bahwa di dalam kitab Bible banyak sekali ayat-ayat
yang saling bertentangan , dan ada pula ayat pornografi serta nubuat yang melecehkan para
nabi dan Tuhan?

Kemudian anda menulis;

Apakah inti Injil yang perlu kita percayai? “. . . Kristus [Isa Al-Masih] telah mati karena dosa-
dosa kita . . . telah dikuburkan . . . telah dibangkitkan” (Injil, Rasul Besar Paulus di II Korintus
15:3-4).

Bahasan saya;

Kalau pada kalimat diatas anda mengira bahwa Yesus telah mati , lalu dikuburkan, hal ini berarti
anda mengakui bahwa Yesus adalah manusia biasa yang bisa mati seperti manusia lainnya,
bahkan kematian Yesus sangat tragis, dibunuh oleh orang-orang fasik.

Kemudian , setelah Yesus mati, tiba-tiba anda menganggapnya & menobatkannya menjadi
Tuhan, lalu anda mempertuhankan Yesus dan memanjatkan Do’a kepada Yesus untuk
memperoleh berkat? Jadi siapa Tuhan anda sebenarnya? Padahal di dalam al qur’an jelas-jelas
dinyatakan bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah tidak beranak dan tidak pula
diperanakkan, tidak ada yang serupa dan setara dengan Dia, dan hanya kepada Allah kita
memohon dan memanjatkan doa’. Inilah sebenarnya prinsip dasar yang membedakan iman
Kristen dengan Islam.
Jadi tidak mungkin anda mengharapkan perubahan dari keterangan ayat-ayat al qur’an. Tidak
ada pernyatan al qur’an yang mengatakan bahwa Yesus adalah anak Tuhan lalu menjelma
menjadi Tuhan. Bahkan al qur’an menentang ajaran trinitas.

Itu hanya opini dari orang-orang yang ingin melakukan penyesatan kepada manusia. Itu hanya
godaan iblis untuk menjerumuskan manusia ke jalan yang hina, artinya anda sama saja dengan
iblis untuk menerumuskan manusia ke neraka.

Bagi kami umat islam, Tuhan itu hanya satu tidak bisa ditawar lagi. Terserah pada anda percaya
atau tidak. Itulah yang membedakan islam dengan kriten.

Al-qur’an menetang keras ajaran trinitas, dengan alasan yang masuk akal, logis dan sesuai
dengan hati nurani. Jadi kami lebih percaya kepada lasan-alasan dan nubuat-nubuat ayat-ayat
Al qur’an dari pada nubuat kitab Bible yang saling bertetangan itu?



Kemudian anda menulis;

Berita keselamatan terdapat dalam 7.5 milyar Alkitab yang beredar di muka bumi. Sayang
berita keselamatan dari hukuman neraka ini, tidak akan bermanfaat bagi saudara kecuali
saudara membaca dan mempercayainya. Kami berharap saudara mempunyai Alkitab dan
membaca berita keselamatan. Bila saudara tidak memiliki Alkitab, saudara dapat membaca
melalui internet dengan mengklik disini.

Bahasan saya;

Bagaimana cara anda meyakinkan orang lain, terutama orang islam untuk menuruti rayuan
anda. Apakah menurut anda Kuantitas menunjukan kualitas?

Sebanyak apapun umat manusia yang mengakui Yesus sebagai Tuhan, tetapi menurut kami, itu
tidak menjamin pasti masuk sorga..,sebab sorga itu bukan milik Yesus , tetapi Allah/Bapaknya.

Coba anda tunjukan satu saja, nubuat yang ada di dalam kitab Bible yang sudah beredar lebih
dari 7,5 milyar exemplar itu , dimana Yesus sendiri menyatakan bahwa “ AKU lah Tuhan “, dan
cari juga sebuah kalimat yang menyatakan bahwa Yesus berkata “ bagi yang percaya bahwa
Aku adalah Tuhan, maka dosanya akan Aku ampuni”.

Kalau tidak ada , dengan alasan apa anda menyakinkan semua orang akan masuk sorga dengan
hanya percaya pada Yesus adalah tuhan ?. Ide anda itu hanya cocok untuk orang-orang primitif,
bukan kepada orang islam, yang sudah mengetahui semua kebohongan ajaran Kristen. Semua
kebohongan ajaran Kristen sudah tertulis di dalam al qur’an dan dijelaskan sejelas-jelasnya, jadi
percuma saja anda merayu-rayu orang islam, bahkan mungkin anda akan jadi bahan tertawaan
dari orang-orang islam, sepertinya anda tidak mengenal medan. Maka oleh sebab itu, lebih
baik anda menjual kepercayaan anda itu kepada orang-orang yang belum beragama sama
sekali, di daerah pedalam/hutan belantara sana.

Kemudian apa gunanya anda memberikan link/tautan untuk dibaca , bukankah lebih baik anda
sendiri menuslinya sendiri di FB disini? Bahkan semua tulisan anda yang terdahulu , sudah
dipatahkan oleh para netter islam, dan anda tidak mampu menjawabnya dengan baik dan
benar.

Kemudian anda menginginkan agar semua orang mempunyai kitab Bible untuk dibaca-baca.
Saya sudah sering membaca dan membolak-baliknya lalu mambahasnya, ternyata banyak sekali
nubuat yang tidak sesuai dengan kebenaran ; seperti dugaan Tuhan itu tiga tetapi juga satu
(ajaran trinitas yang membingungkan) yang banyak bohong daripada benarnya, ayat-ayat yang
bertentangan satu sama lain, setiap versi berbeda arti dan maknanya (kalau anda meminta
akan saya berikan pada anda disini nanti). Tetapi anda sendiri menutup mata anda rapat-rapat
terhadap semuanya itu. Justru anda-lah yang seharusnya menerima kebenaran al qur’an bukan
sebaliknya.

Salamm




       Diskusi Antar Agama Siapakah yang mampu mengampuni dosa dan menjamin
keselamatan?




       Seorang Mukmin Menemukan Pengampunan Dan Keselamatan

       www.isadanislam.com

       Dialog Agama - Isa dan Islam Share · February 9 at 7:53am
      Xulkarnain Alex Salam jumpa lagi DAA..

Saya sudah baca judul tulisan anda “Seorang Mukmin Menemukan Pengampunan Dan
Keselamatan” pada rumah dikampung halaman anda yang sudah mulai reyot itu. Maka oleh
sebab itu saya akan menilai dan membahasnya untuk ada. Saya harap anda tidak melakukan
kecurangan dengan menghapus komentar saya ini, sebagaimana yang sering anda lakukan
sebelumnya.

Anda menulis;

Saya dibesarkan dalam keluarga Muslim. Orang tua mengajari kami untuk saling mencintai dan
menghormati. Saya harus mengulangi perkataan: "Oh, kiranya Allah dan orang tua berkenan
dengan saya!" Perkenanan pada Allah dan orang tua adalah hal penting bagi saya.

Bahasan saya;

Kalau benar kisah itu berasal dari salah seorang keluarga islam yang taat beragama dan baik-baik
, karena dia berasal dari keluar harmonis yang orang tua nya selalu mengajarkan untuk saling
mencintai, maka tidak akan mungkin muncul sebuah kalimat aneh yang anda tulis : "Oh, kiranya
Allah dan orang tua berkenan dengan saya!" , kalimat ini bukan berasal dari keluarga muslim
yang taat dalam agamanya. Bunyi kalimat itu berasal dari pengarang yang beragama Kristen
seperti anda.

Seorang muslim yang taat tentu tidak akan menulis kata seperti itu, tetapi dia akan menulis yang
kalimat begini; “ ya Allah berikanlah aku kesabaran dan tunjukilah orang tuaku agar mereka
kembali ke jalan yang benar”.

Jadi anda tidak bisa mengelabui orang islam, bahasa yang tertulis menunjukkan siapa
penulisnya. Anda ini bagaikan serigala berbulu domba yang sedang menunggu mangsanya
untuk diterkam ke dalam jeratan iman anda? Anda ini bagaikan bonglon yang sedang berubah
wana, untuk siap-siap melopat kalau ketahuan penyamarannya. Orang islam yang taat tidak
mengenal kata “perkenaan “ atau “Berkenan”, jelas sekali bahwa kata-kata itu adalah tulisan
anda sendiri. Ini membuktikan bahwa yang dimaksud dengan “saya” itu adalah anda juga ..DAA.
Anda sendiri yang telah menulis cerita fiktif ini. Anda berbohong lagi ya?



Kemudian anda menulis;

Hidup saya normal sampai sekitar usia enam belas tahun. Kami sekeluarga menyembah Tuhan
yang sama. Melakukan dosa adalah hal biasa bagi kami.

Bahasan saya;
Sebelumnya anda mengatakan, bahwa anda berasal dari keluarga yang harmonis yang
mengajarkan saling mencintai, artinya anda berasal dari keluarga muslim baik-baik dan taat
beragama, tetapi di dalam tulisan anda diatas, anda mengatakan bahwa “Melakukan dosa adalah
hal biasa bagi kami”. Lho .. kok kalimat anda ini sangat bertentangan dengan bunyi kalimat
sebelumnya? Kalau keluarga anda adalah orang yang baik-baik, tentu tidak mungkin anda
mengatakan bahwa “melakukan dosa adalah hal yang biasa”? Ketahuan lagi kebohongan anda!..
ketahuan cerita anda itu adalah cerita fiktif yang tidak bermutu.. pembohongan yang nyata..

Kemudian anda menulis “Kami sekeluarga menyembah Tuhan yang sama”, apa maksud kalimat
anda ini?, apakah anda mengira orang islam menyembah banyak Tuhan seperti anda? Padahal
pada tulisan sebelumnya anda mengatakan bahwa seluruh keluarga anda beragama islam? Jadi
kalimat “ Tuhan yang sama” apa maksudnya? Maka oleh sebab itu, kalau anda belum bisa
menulis cerita fiktif , maka lebih baik anda belajar dulu sama penulis Sherlock-homes.

Tulisan anda berikutnya;

Kesehatan Menurun

Kesehatan saya tiba-tiba menurun drastis. Sepertinya tidak ada harapan lagi. Ini disebabkan,
ketika melihat kakek jatuh sampai mati dari jendela gedung tingkat dua, karena dia mabuk. Juga
akibat melihat paman kecanduan obat bius.

Bahasan saya;

Bagaimana mungkin anda mengatakan bahwa anda berasal dari keluarga yang harmonis saling
mencintai, kalau anda sendiri mempunyai banyak saudara yang menderita depresi sehingga
mabuk berat lalu bunuh diri? Bagaimana anda menjelaskan bahwa anda berasal dari keluarga
muslim yang taat , kalau seluruh keluarga anda adalah pemabuk dan pecandu obat bius?
Bagaimana anda menjelaskan bahwa orang tua anda selalu mengajarkan saling mencintai,
sementara kakek anda adalah pecandu alkohol sehingga mati bunuh diri? Keterangan anda ini
jelas-jelas sangat kontradiktif sekali.. tidak masuk akal !! Rupanya anda belum mahir menulis
cerita fiktif, sehingga ketahuan banyak mengandung kejanggalan.

Kemudian anda menulis;

Masih Berdosa

Ketika itu saya masih senang membaca buku-buku dan menghafalkan syair-syair Arab. Tetapi
saya masih merasa berdosa, terpisah dari Allah. Sebagai anak kecil, saya sadar bahwa Allah
murah hati dan memaafkan setiap kesalahan.



Bahasan saya;
Tulisan anda itu, mengisahkan tentang diri anda yang sering membaca buku-buku islam, ini
mencerminkan bahwa anda adalah orang baik-baik dan taat. Tetapi anda juga menulis pada
tulisan sebelumnya yaitu “Melakukan dosa adalah hal biasa bagi kami”.

Pertanyaan saya; bagaiman mungkin orang-orang yang biasa melakukan dosa, ternyata juga
rajin membaca buku-buku agama islam? Untuk apa dia membaca buku islam, kalau dia terus
bergelimang dosa? Untuk apa anda terus berbuat dosa dengan cara membaca banyak buku-buku
islam? Apakah menurut anda , dengan membaca buku-2 islam, maka orang tersebut akan
terjerumus kedalam dosa dan mabuk-mabukan? Apakah itu tujuan anda yang sebenarnya
menulis cerita fiktif ini? Apa mungkin sipemabuk , sekaligus adalah orang yang saleh yang rajin
belajar agama? Yang benar saja lah DAA.. jangan anda mengelabui kami dengan cerita fiktif itu?
ANDA INI BENAR-BENAR PEMBOHONG.

Kemudian anda menulis kan kalimat “menghafalkan syair-syair Arab” , apa maksud tulisan anda
ini?.. sepertinya anda sedang melakukan pelesetan lagi. Jelas sekali yang anda maksudkan
“syair-syair Arab” adalah ayat-ayat al qur’an. Sepertinya anda sedang menghina dan
mendiskriditkan ajaran islam”, sepertinya anda menganggap bahwa ayat-ayat al qur’an adalah
syair-syair kosong yang harus dihafal oleh setiap muslim. Kalau anda banyak membaca buku
islam , maka tentu anda tidak akan melakukan penghinaan seperti ini, ini membuktikan bahwa
yang menulis kisah ini bukan berasal dari orang islam, tetapi ditulis oleh pembenci islam,
mungkin yang menulis nya adalah anda sendiri DAA, atau teman-teman anda juga.

Kemudian anda menulis “Tetapi saya masih merasa berdosa, terpisah dari Allah”,

Lho buku-buku apa yang anda baca selama ini ?, ayat-ayat al qur’an apa yang anda hafalkan itu
?, sehingga anda merasa terpisah dari Allah? Jelas yang menulis kalimat ini adalah orang yang
tidak mengerti dengan apa yang sedang ditulisnya. Jelas yang menulis cerita fiktif ini bukan
berasal dari orang islam dulunya, yang katanya telah banyak membaca dan menghafal ayat-ayat
al qur’an. Jelas yang menulis kisah ini adalah para pembenci seperti DAA dan kelompoknya
juga.

MAKA SAYA KATAKAN SEKALI LAGI JANGANLAH BERBOHONG KARENA ANDA
AKAN MENUTUPI KEBOHONGAN ITU DENGAN BANYAK KEBOHONGAN.

Tentu bagi anda, kebohongan itu sesuatu hal yang lumrah . apakah menurut anda, dengan
kebohongan itu anda mengira pasti masuk sorga? Coba anda sebutkan salah satu nubuat di
dalam kitab Bible yang menganjurkan orang berbohong untuk menyampaikan khotbahnya?

Kemudian anda menulis “Sebagai anak kecil, saya sadar bahwa Allah murah hati dan
memaafkan setiap kesalahan.” Lho.. kesalahan apa yang telah anda lakukan? Seharusnya anda
menerangkan terlebih dahulu , tentang kesalahan anda, kemudian baru anda menyatakan bahwa
anda telah melakukan kesalahan?

Apakah yang anda maksudkan itu adalah kesalah dalam membaca banyak buku-buku islam?
Sehingga anda merasa tersesat setelah membacanya? Kemudian secara tiba-tiba anda tersadar
dari kesesatan yang jauh, setelah membaca buku-buku islam yang menyesatkan itu? Sebaiknya
anda menerangkan tentang kekeliruan buku islam itu! Supaya jelas apa nya yang salah , dalam
buku-2 islam yang anda baca itu.. hal ini menunjukan bukti bahwa yang menulis cerita fikti ini
bukan orang yang berasal dari islam, tetapi pembenci islam seperti DAA ini.

Kemudian anda menulis;

Tetapi Dia juga menghakimi dosa secara keras dan tidak bisa lepas dari murka-Nya. Oleh Kasih
Allah, saya ditemukan dan dikembalikan pada jalan yang sebenarnya sebelum terlambat.

Bahasan saya;

Pada tulisan anda diatas, menunjukkan bahwa anda sudah membaca banyak buku, bukan saja
buku-2 islam tetapi juga buku-2 Kristen. Kalau orang itu belum pernah membaca buku Kristen
atau nubuat-nubuat dari Bible, maka tidak mungkin dia menulis kata-kata “menghakimi dosa”.
Kata menghakimi dosa itu, tidak pernah ada di dalam al qur’an dan tidak ada juga di dalam
buku-buku fiqih. Di dalam islam hanya dikenal kata “hisab”. Istilah “penghakiman”, hanya ada
di dalam ajaran kristen. Jadi jelaslah bahwa yang menulis cerita fiktif diatas bukan orang dari
islam, tetapi orang Kristen juga, seperti DAA ini.

Apalagi anda menulis kata “ oleh kasih Allah”, kalimat ini jelas ditulis oleh orang-orang Kristen
atau orang yang sedang mempromosikan ajaran Kristen pada orang islam. Tetapi sayang sekali ,
penyamaran anda langsung ketahuan. Kalau orang islam akan menulis kalimat yang jauh berbeda
yaitu “ Allah yang maha pengasih dan maha penyayang”. Beda bukan?



Kemudian anda menulis;

Allah Menyediakan Sebuah “Korban”

Pada mulanya, saya tidak mengerti bagaimana Tuhan sudah memberi korban untuk dosa
manusia. Saya sudah membaca beberapa hal tentang Isa Al-Masih. Tetapi informasi itu kurang
lengkap. Akhirnya saya menerima sebuah Alkitab dalam bahasa Arab.

Bahasan saya;

Pada tulisan sebelumnya, anda menerangkan bahwa anda sudah banyak membaca buku-buku
islam, termasuk buku-buku Kristen, tertapi anehnya disini anda juga menulis kata “pada
mulanya”. Seharusnya anda langsung saja masuk kedalam kalimat “ saya tidak mengerti…”,
bukan menysipkan kata “pada mulanya”.

Ketahuan bahwa cerita fiktif anda ini banyak kejanggalannya. Dan yang lebih anehnya lagi, anda
memberikan sebuah tautan/link, apa maksudnya? Apakah maksud anda, dengan membaca tautan
itu, maka pengarang cerita fiktif itu telah menemukan jawabannya disana? Sepertinya alur cerita
anda itu . sangat-sangat tidak realistis. Apakah link yang anda berikan itu berbahasa arab? Kalau
bukan berbahasa arab, kenapa anda memberikan kitab berbahasa arab kepada penulis kasah itu?
Jadi kisah fiktif siapakah yang telah anda rekasaya dan kopi –paste ini?



Kemudian anda menulis;

Berdasarkan penyelidikan, saya mengetahui bahwa Alkitab diterjemahkan dari naskah-naskah
kuno. Naskah yang masih berada hingga kini, lebih kuno dari Al-Quran. Hal terpenting, saya
melihat Alkitab adalah kebenaran Allah untuk seluruh dunia.

bahasna saya;

Dengan alasan apa anda mengatakan bahwa anda telah melakukan penyelidikan di dalam kisah
anda itu, apakah ini cerita fiktif anda sendiri atau benar-benar dari pengarangnya? Padahal anda
menulis bahwa anda hanya memberikan tautan di situs anda saja , lalu memberikan sebuah al
kitab berbahasa arab , itu saja. Tetapi anda juga menulis telah melakukan penyelidikan dari
naskah-naskah kuno? Yang jujur sajalah DAA.. kalau menulis , jangan asal menulis, karena
tulisan anda itu akan dinilai oleh orang banyak. Bilang saja anda mendapat informasi dari buku
karangan seseorang, jadi tidak perlu anda menulis “berdasarkan penyelidikan”. Karena Itu
menunjukkan kebohongan anda saja,, ya kan ?.. kembali anda berbohong untuk menutupi
kebohongan anda sebleumnya.. ya kan?

Sebelumnya anda mengatakan, bahwa alkitab ditulis dari bimbingan “roh kudus”. Tetapi dari
tulisan diatas, anda menulis bahwa al kitab itu disusun dari sumber terjemahan naskah-naskah
kuno? Jadi mana yang benar ini?

Dengan dasar apa anda menyimpulkan bahwa tulisan kuno itu berasal dari Tuhan? Apa menurut
adan tulisa kuno itu adalah harta karun yang sudah dipersiapkan Tuhan untuk manusia yang
menemukannya? apakah begitu caranya Tuhan menyampaikan kebenaran? Kalau anda mau
berpikir jujur, hal ini menunjukkan bahwa kitab Bible adalah hasil karya manusia juga, yang
dikumpulkan dari lempeng-lempeng kuno, atau bahan cerita orang-orang kuno. Pantas banyak
sekali pertentangan dan cerita hasil karya manusia di dalamnya.. sehinga kita tidak mampu
memilah dan memilih, mana ayat yang benar dan mana ayat yang salah, karena banyak tangan
yang menulisnya dan banyak pula naskah kuno yang dipaksakan masuk untuk melengkapinya.

Kemudian , dengan bersumberkan naskah-naskah kuno itu , anda menyimpulkan “Alkitab
adalah kebenaran Allah untuk seluruh dunia “ . Jadi yang meninggalkan naskah-naksah kuno itu
Allah ya? Bagaimana sih jalan pikiran anda ini.. ?? apa karena anda sering mabuk-2an dan
sering berbuat dosa, sehingga jalan pikiran anda sudah tidak normal lagi?



Kemudian anda menulis;

Saya terus belajar tentang kasih Tuhan bagi orang berdosa. Membaca tentang penyaliban Isa Al-
Masih sebagai korban bagi dosa manusia. Dosa dapat diampuni, bila menerima kebenaran dan
percaya pada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi.

Bahasan saya;

Kalau anda yakin bahwa Yesus mati ditiang salib adalah bentuk kasih sayang Tuhan kepada
umat manusia, maka cobalah anda cari sebuah nubuat di dalam kitab Bible yang benar-benar
berasal dari Yesus atau dari Tuhan yang berbunyi “ AKU telah menyerahkan DIRIKU untuk
dikorbankan kepada orang fasik” atau “AKU serahkan DIRIKU di tiang salib kepada orang
fasik agar dosa kalian AKU ampuni”, atau “ AKU Dibunuh untuk mengampuni dosa-dosa
kalian” atau “ AKU (Yesus) adalah TUHAN, bagi siapa yang percaya , maka dosanya akan Aku
ampuni”..

Maka PASTI TIDAK ADA… itu hanya khayalan/opini manusia saja. Bahkan banyak ayat-ayat
di didalam bible yang disampaikan oleh Yesus bahwa dia tidak dapat menghapus dosa, tetapi
yang menghapus dosa itu adalah kehendak Allah di sorga ( terlalu banyak ayatnya untuk saya
tayangkan disini, silahkan saja tanya sama @gembala T ayat-ayat nya).

Tulisan anda selanjutnya saya rasa, tidak perlu saya bahas lagi, karena semuanya bersifat
propaganda dan promosi. Itu hak anda percaya terhadap ajaran agama anda. Silahkan saja.

Di dalam islam juga begitu, tidak ada paksaan untuk memeluk suatu agama, sudah jelas mana
yang benar dan mana yang salah.. silahkan saja anda pilih.

Sallam




          Diskusi Antar Agama Benarkah sesuai dengan catatan dan kronologi sejarah?




                  Islam Ditinjau Dari Pengamatan Sejarah

         www.isadanislam.com Dialog Agama - Isa dan Islam

         Share · February 14 at 1:13pm ·
       Xulkarnain Alex Saudara-saudaraku, @Gembla T, @Yusoff, @bunyamin dan para netter
muslim lainnya .. Buku YANG DISODORKAN OLEH DAA itu adalah karangan orang-orang ateis
dari kelompok FFI , gerombolan Ali SIna YANG SANGAT BENCI KEPADA ISLAM. KEMUDIAN DAA
MENGAMBILNYA UNTUK MENYERANG ISLAM, TANPA MAU BELAJAR SEDIKITPUN.

JADI BENAR DUGAAN SAYA BAHWA FB DAA INI ADALAH PERPANJANGAN TANGAN DARI
KELOMPOK ATEIS FFI ALI SINA.

DAA sudah kehabisan ide untuk menyerang kebenaran ayat-ayat al qur’an, sehingga mereka
menghalalkan semua cara, mereka tidak peduli haram atau halal. Tabiat Mereka sama saja
dengan tabiat iblis untuk menjerumuskan manusia ke pada kekafiran.

INILAH AKHIR DARI KEBOHONGAN DAA, ANDA BERSEKUTU BERSAMA KELOMPOK ATHEIS.
PADAHAL sebelumnya anda SELALU MEMUJA YESUS SEBAGAI TUHAN ANDA, TETAPI mengapa
anda merendahkan diri anda dengan bersekutu dengan orang-orang yang anti Tuhan?

BAGAIMANA MUNGKIN ANDA BELAJAR ISLAM DARI KELOMPOK ATEIS YANG SANGAT
MEMBENCI ISLAM, KEBENARAN APA YANG ANDA HARAPKAN DARI KAUM PEMBENCI ITU?
KENAPA ANDA TIDAK BERDISKUSI LANGSUNG DENGAN KAMI SECARA BAIK-BAIK UNTUK
MENCARI NILAI KEBENARAN YANG SESUNGGUHNYA?

PADAHAL SAYA SUDAH SERING MENASEHATI ANDA.. SUPAYA TIDAK BERBOHONG,, TETAPI
ANDA TIDAK PEDULI SAMA SEKALI, MAKA JADILAH ANDA BERSEKUTU DENGAN ORANG-ORANG
ATHEIS PEMBENCI ISLAM. TENTU ANDA MENGHARAPKAN BANTUAN MEREKA. DAN TIDAK
LAMA LAGI KEDOK ANDA AKAN TERBUKA LEBAR. TERNYATA ANDA ADALAH DARI KELOMPOK
FFI JUGA.

IBLIS DAN SETAN MEMANG BEGITU TABIAATNYA, MEREKA TIDAK MAU DITUNJUKI SECARA
BAIK-BAIK KEPADA JALAN YANG BENAR.

KARENA ANDA TIDAK DAPAT JUGA MERUSAK KEBENARAN YANG ADA DI DALAM AJARAN ISLAM
, MAKA ANDA MERUBAH TAKTIK DENGAN MELAKUKAN KEKEJIAN DENGAN FITNAH DAN
HASUTAN YANG KEJI.

MAKA LEBIH BAIK MEMBIARKAN ORANG-ORANG SEPERTI DAA INI BERADA               DI DALAM
KESESATANNYA DAN KEJAHATANNYA.

TERNYATA FB INI HANYA MAMPU MENYAMPAIKAN BERITA BOHONG DAN MEMPEROLOK-OLOK
ORANG ISLAM SAJA, MEREKA TIDAK MEMPUNYAI IDTIKAD BAIK UNTUK MENCARI KEBENARAN .
MEREKA SUDAH KEHABISAN IDE UNTUK MERUNTUHKAN KEBENARAN ISLAM, KARENA SELALU
DAPAT DIPATAHKAN OLEH NETTER ISLAM DISINI, BAHKAN FB INI TELAH MENJADI MEDIA
DAKWAH ISLAM, LALU AKHIRNYA DAA BERSEKUTU DENGAN ORANG ATHEIS UNTUK
MENYERANG KEBENARAN AYAT-AYAT ALLAH.

TETAPI USAHA ITU AKAN SIA-SIA KARENA KEBENARAN ITU TIDAK AKAN DAPAT DIRUNTUHKAN
DENGAN KEBOHONGAN , FITNAH, HASUTAN DAN DENGAN KEKEJIAN. JUSTRU KEBENARAN ITU
SEMAKIN TEGAK DAN KOKOH BERDIRINYA.



KENAPA ORANG-ORANG PEMBENCI DAN PENGHASUT SEPERTI DAA INI TIDAK MAU MENCARI
DAN MENERIMA KEBAIKAN DAN KEBENARAN ?.

Al qur’an sudah memberikan jawabannya

PERTAMA KERENA KEBENCIANNYA ITU TELAH MENUTUP SELURUH PANCA INDRANYA.

PENGLIHATANNYA SUDAH BUTA UNTUK MELIHAT KEBENARAN.

TELINGANYA SUDAH TERSUMBAT MENERIMA NILAI KEBAIKAN.

JADI TEPAT APA YANG DISAMPAIKAN OLEH AYAT AL QUR’AN DIBAWAH INI;


 “ Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar). Qs Al
                                       baqaarah 2:16)”


   “ Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami , mereka itu pekak, bisu dan berada
   dalam kegelapan yang pekat. Barang siapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya
 disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya
            Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus. (QS Al Anaam 6:39)



  “ Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak bisa mendengar atau (dapatkah)
kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam
                     kesesatan yang nyata? (QS Az zukhruuf 43:40)”



KERANA ITULAH MEREKA TIDAK AKAN PENAH MENDAPATKAN KEBENARAN;

  “ Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam
  gelap gulita. Barang siapa yang dikehendaki Allah, niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa
yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas
                            jalan yang lurus. !QSAl An’aan 6:39)”

BAHKAN HATINYA PUN SUDAH TERKUNCI MATI

    “ Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ataukah hati mereka terkunci?
     Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan
               dibutakan-Nya penglihatan mereka.(QS Muhammad 47:23-24) “

BAHKAN MEREKA LEBIH BURUK TABIATNYA DARI BINATANG BUAS ;

“ Sesungguhnya binatang yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang pekak
               dan tuli yang tidak mau mengerti apa pun. (QS Al Anfal 8:22) “



KARENA     KEBENCIANNYA        ITULAH      MEREKA       TIDAK     MENDAPAT        PETUNJUK
(KEBAIKAN/KEBENARAN);


“ Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu (orang kafir) tetapi
        kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu. (QS Az Zukhruf 43:78)”




BAHKAN ALLAH TELAH MENJELASKAN BAHWA AYAT-AYAT AL QUR’AN ITU TIDAK AKAN
MENJADIKAN MEREKA LEBIH BAIK, TETAPI BERTAMBAHLAH KEKAFIRAN MEREKA ;

 “ Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah
  kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka (orang kafir) . Dan Kami telah
  timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka
 menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka
 bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan (QS AL Maidaah 5:64)



BAHKAN KEBENCIAN DALAM HATI MEREKA LEBIH BESAR DARI PADA APA YANG TELAH MEREKA
UCAPKAN/TULISKAN;

“ Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka,
dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan
        kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. (QS Ali Imran 3:118)”
KEBENCIAN MEREKA TELAH MENGHILANGKAN PIKIRAN TERBAIK MEREKA

“ Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan
        di antara kamu (Orang kafir) benci pada kebenaran itu. (QS Az Zukhruf 43:78)”



 “ Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan
        Allah (Al Qur'an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.

                                   (QS Muhammad 47: 9)



MEREKA MENGHALANGI ORANG LAIN AGAR TIDAK MENDENGAR AYAT AL QUR’AN YANG
TELAH MEMBAWAKAN KEBENARAN;

 “ Mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al Qur'an dan mereka sendiri menjauhkan diri
  daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak
                             menyadari. (QS AL AN’aam 6:26)”



PADAHAL MEREKA HANYA MENDUSTAKAN BUKTI KEBENARAN AYAT-AYAT AL QUR’AN;

   “ Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang hak (Al Qur'an) tatkala sampai kepada
  mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu
                       mereka perolok-olokkan. (QS Al An’aam 6:5)”



ADAPUN TUJUAN ORANG SEPERTI DAA DAN GEROMBOLANNYA INI ADALAH UNTUK
MENGKAFIRI ORANG –ORANG TELAH BERIMAN , KARENA KEDENGKIAN AKAN KEBENARAN
AYAT-AYAT AL QUR’AN;

“ Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada
kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah
    nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah
  mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS AL
                                    Baqaraah 2:106)”

 “ Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak
menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya. (QS Ali Imran 3:70)”


“ Mereka ingin memadamkan cahaya Allah (al qur’an) dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka,
dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. (QS Ash Shaff
                                        61: 8)”
ABAIKAN SAJALAH TABIAT JELEK MEREKA ITU, KARENA MEREKA HANYA DAPAT BEROLOK-OLOK
SAJA.

    “ Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka
tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan
menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang
          yang lalim itu sesudah teringat (akan larangan itu). (QS Al An’aam 6:68)”

“ Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-
   olok. (Mereka mengatakan): "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?", padahal
         mereka adalah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah

                                  ( QS Al Anbyaa’ 21:36)”

 “ Demikianlah, Kami memasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) ke dalam hati
 orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir), mereka tidak beriman kepadanya (Al Qur'an)
dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah (ketentuan) terhadap orang-orang dahulu. (QS Al
                                     Hijr 15:12-13)”




BAHKAN ALLAH MEMPERSILAHKAN MEREKA MEMBUAT SATU SURAT SAJA SEPERTI AL QUR’AN,
UNTUK MEMBUKTIKAN KEBENARAN MEREKA;

“ Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba
 Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-
   penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. Maka jika kamu tidak dapat
membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka
    yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. (QS Al
                                    Baqaraah 2:23-24)”



KARENA TIDAK SANGGUP, MAKA SEWAJARNYA MEREKA MENERIMA KEBENARAAN ITU ;

 “ Sesungguhnya (Al Qur'an) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak
                                 beriman. (QS Hud 11:17) “



ORANG-ORANG MUSLIM TIDAK PERLU SEDIH, KARENA YANG DISAMPAIKAN OLEH DAA DAN
GEROMBOLANNYA ADALAH PENDUSTAAN;
   “ Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang hak (Al Qur'an) tatkala sampai kepada
  mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu
                       mereka perolok-olokkan. (QSAl An’aam 6:5)”



  “ Sesungguhnya, Allah mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan
hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu,
   akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. ( QS Al An’aam 6:33)”



MAKA ORANG MUSLIM AKAN MENYAMPAIKAN DOA AGAR TERHINDAR DARI FITNAH YANG KEJI
SEPERTI YANG TENGAH DILAKUKAN OLEH DAA DAN GEROMBOLANNYA INI;

 “ Lalu mereka berkata: "Kepada Allah-lah kami bertawakal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau
   jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang lalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat
             Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir." (QS Yinus 10:85-86)”



ORANG MUSLIM HARUS TETAP BERSABAR, KARENA ALLAH TELAH MENYEDIAKAN NERAKA
JAHANAM BAGI ORANG-ORANG KAFIR SEPERTI DAA DAN GEROMBOLANNYA INI;

    “ Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahanam, disebabkan kekafiran mereka dan
disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. (QS Al Kahf
                                         18:106)”

“Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan Barang siapa yang
  Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka
 selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka
    mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka
  Jahanam. Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam Kami tambah lagi bagi mereka
                                nyalanya. ( QS Al Israa’ 17:97)”
           Diskusi Antar Agama Menjadi anak-anak Allah, berarti menjadi anggota kerajaan Allah




Anak Perempuan Muslim Menemukan Bapa Surgawi

www.isadanalquran.com Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

Share · February 16 at 1:35pm ·




       Xulkarnain Alex @DAA Maaf terlambat datang, ternyata kuliah anda sudah dimulai.

DAA.. cerita anda masih ada kejanggalannya . nih..

Lain kali, kalau bikin cerita kisah nyata harus lebih nyelimat lagi ya.

Begini..

Diatas anda mengisahkan kalau Sophia mempunyai orang tua beda agama.

Bapaknya islam, tetapi ibunya katolik.

Artinya Bapak Sophia itu ikhlas menerima istrinya yang katolik. Mana mungkin dia memaksa
anaknya, sementara istrinya yang sangat dicintainya beragama katolik

Apa mungkin bapak Sophia tega memaksa anaknya masuk islam, sementara dia tidak pernah
memaksa istrinya masuk islam sebelumnya. Kecuali kalau anda menceritakan ibu Sophia sudah
pindah jadi islam.

Tetapi anehnya,kemudian anda menulis "Walaupun dibesarkan dalam agama islam",               Sophia
merasa kekosongan setiap kali ke mesjid.

Bukankah sebekumnya anda menceritakan bahwa keluarga Sophia adalah perkawinan campuran
(islam-katolik), bukan islam-islam ?.

Jadi bagaiman mungkin anda kemudian menulis "dibesarkan dalam agama islam"?.

Kecuali kalau anda menulis sebelumnya bahwa ibu sophia sudah jadi islam.
Yang lebih anehnya lagi adalah,, waktu ayah sophia marah besar ketika sophia mengunjungi
gereja. Lho.. kok bisa begitu?? bagaimana mungkin ayah sophia marah besar kepada anaknya ,
padahal istri tercintanya juga beragama katolik yang tentunya juga sering ke gereja.



Cerita anda sungguh tidak realistis..

Saran saya.. supaya ceritanya diperbaiki lagi..

trims.



salaam




       Xulkarnain Alex @DAA … Dibaca-baca juga kisah nyata ini sebagai perbandingan
terhadap kisah fiktif anda ;

AMINAH ASSILMI : DIANCAM DIBUNUH SETELAH BERSYAHADAT

Semenjak memeluk Islam, ibunya sudah tak mengakui lagi ia sebagai anak. Ayahnya bahkan
hendak menembaknya pula. Sang kakak menganggap ia sudah gila. Lalu suami menceraikannya.
Oleh pengadilan dia divonis tak punya hak mengasuh kedua anaknya, kecuali meninggalkan
Islam. Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat
kerjanya. Begitulah ujian demi ujian datang menerpa Aminah Assilmi setelah memeluk Islam.
Namun perempuan Amerika ini tetap tegar. Alhasil, dengan kuasa Allah, beberapa tahun
kemudian neneknya yang telah berusia 100 tahun masuk Islam. Lalu bapaknya, diikuti ibu,
kakak, anak lelakinya yang telah berusia 21 pun kemudian memeluk Islam. Bahkan, enam belas
tahun setelah bercerai, mantan suaminya juga masuk Islam. Kini ia banyak diundang
memberikan ceramah di berbagai tempat di Amerika. Satu kalimatnya yang terkenal: “Bagi saya,
profesi terbaik adalah menjadi seorang ibu.”


Berikut kisah lengkapnya seperti dituangkannya dalam www.islamfortoday.com .

Aminah Assilmi dulunya seorang juru baptis, penganut feminis yang radikal dan juga seorang
jurnalis radio. Tapi kini, selepas memeluk Islam, dia bagaikan seorang duta besar bagi agama
Islam. Sebagai Direktur International Union of Muslim Women atau Persatuan Wanita Muslim
Internasional dia benar-benar menyuarakan kebenaran Islam. Aminah kerap mengadakan
perjalanan, berceramah di kampus-kampus, menyeru pentingnya kepedulian terhadap masyarakat
banyak serta berbagi pemahaman atas keyakinan yang dianutnya kini.
Aminah sendiri, jauh sebelum mengenal Islam, awalnya berada di garda terdepan kelompok
pembenci Islam. Dalam buku yang dikarangnya “Choosing Islam”, Aminah menceritakan
perjumpaannya dengan Islam.

Berawal dari kesalahan computer


Aminah dikenal sebagai gadis yang cerdas hingga memperoleh beasiswa selama kuliah.
Disamping itu ia juga mengembangkan bisnis sendiri, berkompetisi secara professional hingga
akhirnya memperoleh penghargaan (awards). Semua itu berlangsung semasa masih kuliah di
perguruan tinggi. Ada kejadian menarik tatkala ia memasukkan data registrasi mata kuliah ke
komputer di kampusnya. Berawal dari sinilah ia mengenal Islam hingga di kemudian hari
kehidupannya berubah secara total.
“Kejadian itu pada tahun 1975 ketika pertama kali pendaftaran mata kuliah menggunakan sistem
komputer. Waktu itu saya melakukan registrasi sebuah mata kuliah. Setelah mendaftar saya pun
berangkat ke Oklahoma untuk urusan bisnis,” kisahnya mengenang. Urusan bisnisnya sedikit
lama, membuatnya tertunda kembali ke kampus. Dan baru muncul di kampus dua minggu
setelah kuliah dimulai. Bagi dia ketinggalan pelajaran dan tugas-tugas mata kuliah tidak masalah.
Namun yang membuatnya sangat terkejut adalah ketika diketahui komputer salah dalam
melakukan registrasi. Di komputer namanya tertera sebagai peserta kelas Theatre, sebuah kelas
dimana para mahasiswa musti unjuk kebolehan di depan peserta lainnya.
“Saya ini gadis pendiam. Bagi saya berdiri di depan kelas adalah hal yang sangat menakutkan.
Tentu saja membatalkan mata kuliah tidak mungkin lagi. Sudah sangat terlambat. Tidak hadir
sama sekali selama kuliah, juga bukan pilihan yang tepat. Sebabnya saya menerima beasiswa.
Bila nilai saya jatuh, beasiswa bisa dicabut,” tambahnya.
Suami Aminah menyarankan agar ia menemui dosennya guna mencari solusi alternatif lain. Oleh
sang dosen ia dianjurkan untuk masuk ke kelas lain. Namun alangkah terkejutnya Aminah tatkala
masuk ke kelas alternatif itu.
“Saya tak menduga di kelas itu banyak sekali wanita Arab berjilbab. Waktu itu saya menyebut
mereka dengan “para penunggang unta”. Kontan gairah saya hilang,” kenangnya.
Aminah tidak jadi ikut kelas tersebut dan pulang ke rumah.”Saya tidak mau berada di tengah-
tengah orang-orang Arab. Saya tidak mau duduk bareng dengan orang-orang kafir kotor itu!,”
tulis Aminah dalam bukunya. Suaminya, seperti biasa, tetap tenang menghadapinya.
Dengan kalem sang suami menyebut bahwa Tuhan punya maksud tertentu atas segala apa yang
terjadi. Ia lalu meminta Aminah untuk berpikir masak-masak sebelum memutuskan berhenti
kuliah. Konon lagi pemberi beasiswa telah mengeluarkan dana untuk studinya itu. Selama dua
hari Aminah mendekam di kamarnya guna mengambil keputusan. Akhirnya dia memutuskan
kembali ke kampus. Kala itu, menurut Aminah, dia seperti merasakan seolah-olah Tuhan
memberinya tugas untuk mengkristenkan mahasiswi Arab itu. Ia rasakan seperti ada sebuah misi
yang musti dituntaskan segera.

Misi Kristenisasi
Kala kembali ke kampus, Aminah pun mulai menjalankan misi Kristenisasi kepada mahasiswi
Arab itu.
“Saya terangkan tentang neraka. Bagaimana mereka akan dibakar dan disiksa jika tak ikut ajaran
Kristen. Lalu saya terangkan Yesus cinta mereka dan Yesus mati disalib untuk menebus dosa-
dosa pengikutnya. Jadi kita musti ikuti dia.” terang Aminah yang mengaku heran dengan
kesopanan mahasiswi Arab tersebut. Mereka tidak membantah sedikitpun dengan apa yang
diterangkannya.

“Anak-anak Arab itu kok belum tertarik juga dengan Kristen. Saya putuskan untuk mencoba cara
lain. Yakni saya coba pelajari kitab mereka untuk membuktikan bahwa Islam agama salah dan
Muhammad bukan Nabi,” tukasnya lagi.
Atas permintaan Aminah, seorang mahasiswi Arab memberinya sebuah mushaf Al-Quran dan
beberapa buku tentang Islam. Aminah mulai mempelajari Al-Quran berikut dengan bantuan 15
buah buku tentang Islam secara intensif. Al-Quran dibaca berulang-ulang, dikajinya berdasarkan
referensi-referensi yang ada, lalu dibacanya lagi. Begitu seterusnya. Selama observasi dia selalu
mencatat hal-hal yang tak disetujuinya guna membuktikan pendapatnya Islam agama salah.
Kajian berjalan selama hampir satu setengah tahun.

Cari kelemahan Islam
Begitulah, setelah berjalan hampir dua tahun, alih-alih berupaya mengganti paham mahasiswi
Islam tersebut dengan ajaran Kristen, malah Aminah yang akhirnya belajar Al-Quran. Awalnya
dia mempelajari Quran untuk mencari kesalahan-kesalahan Islam, untuk membuktikan Nabi
Muhammad bukan Nabi. Akan tetapi semakin dibaca, semakin tertarik ia dengan Islam.
Tanpa disadari, perilakunya mulai sedikit berubah. Rupanya perubahan itu menarik perhatian
suaminya. “Sungguh, tanpa saya sadari ada perubahan kecil dalam keseharian saya. Tapi itu
sudah cukup mengganggu pikiran suami. Biasanya saban Jumat dan Sabtu kami sering pergi ke
bar atau menghadiri pesta. Tapi saya tidak begitu suka lagi. Bahkan berhenti makan babi dan
minum-minuman keras,” kisahnya.

Lama- kelamaan suaminya mulai menaruh curiga dengan perubahan itu. Suaminya menduga
Aminah ada hubungan gelap dengan lelaki lain. Puncaknya, mereka pisah ranjang, dan bahkan
kemudian pisah apartemen. Namun Aminah masih terus mengkaji Al-Quran.
Secara khusus dia mengaku sangat tertarik dengan apa yang dikatakan Al-Quran tentang laki-laki
dan perempuan. Wanita Islam, sebelum dia mempelajari Al-Quran, dia pikir berada dalam
penindasan suaminya. “Waktu itu dalam sangkaan saya suamilah yang memaksa istri, misal
untuk memakai jilbab,” ujar Aminah.
Melalui kajian intensif, dia dapati bahwa wanita Islam punya kesamaan hak dalam pekerjaan,
pendidikan tanpa memperhatikan gender mereka. Yang menarik baginya, pada saat seorang
wanita Islam menikah, maka dia tidak harus mengganti nama belakang (nama keluarga-red)
menjadi nama keluarga suami, tapi tetap menjaga nama ayahnya. Dan banyak lagi perkara-
perkara lainnya. Dari situ Aminah mengambil kesimpulan bahwa Islam atau dengan kata lain
Nabi Muhammad telah mengangkat harkat dan martabat kaum wanita.

Didatangi lelaki berjubah
Akhirnya, satu malam seseorang mengetuk pintu rumahnya. Ternyata seorang lelaki berjubah
dan mengaku bernama Abdul Aziz Al-Shekh. Ia ditemani tiga orang temannya dengan pakaian
yang sama. Aminah sangat terkejut dengan kedatangan pria tak diundang itu. Apalagi tatkala pria
berjubah tersebut mengatakan bahwa hanya masalah waktu saja bagi Aminah untuk menjadi
seorang muslim.
“Dia berujar saya sudah siap jadi seorang Islam. Saya kontan menangkal pernyataannya itu
dengan menyebut saya orang Kristen. Selama ini saya hanya coba mengkaji, bukan mau masuk
Islam. Begitu kata saya malam itu,” tukas Aminah mengenang. Begitupun Aminah
mempersilahkan mereka masuk karena ia ingin mengajukan beberapa pertanyaan tentang Islam
yang masih menyelubungi pikirannya.

Aminah menumpahkan semua pertanyaannya, hasil observasi selama hampir dua tahun. Abdul
Azis mendengarkan dengan seksama. Tiap pertanyaan dijawabnya dengan sangat tenang dan
teratur. Aminah mengaku sangat puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan. “Akhirnya,
keesokan harinya, dengan disaksikan Abdul-Aziz dan tiga temannya sayapun bersyahadah. Saat
itu 21 Mei 1977,” kenangnya.

Dikucilkan Keluarga
Segera setelah Islamnya Aminah, perlahan ujian demi ujian pun datang. Dia dikucilkan oleh
keluarga dan teman-temannya. Ibunya tak mengakui lagi ia sebagai anak. Yang lebih parah, sang
ayah bahkan hendak menembaknya pula. Kakak Aminah menganggap ia sudah gila dan perlu
dirawat di rumah sakit jiwa. Belum berhenti disitu, suami pun menceraikannya. Yang membuat
hati Aminah sangat pedih adalah kala pengadilan memutuskan dia tak punya hak mengasuh
kedua anakNYA, kecuali meninggalkan Islam. “Saya meninggalkan pengadilan dengan hati yang
hancur. Anda bisa bayangkan bagaimana hati seorang ibu dipisahkan dari anak-anaknya,” ujar
Aminah sedih.

Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat
kerjanya. Namun karena kecintaannya pada Islam, penderitaan-penderitaan itu tidak membuat
imannya runtuh. Aminah menyitir sebuah ayat suci Al-Quran (Ayat Kursi-red) yang bikin
hatinya tenang:
Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus
mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di
langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah
mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak
mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi
langit dan bumi dan Allah tidak merasa berat memelihara kedua-duanya, dan Allah Maha Tinggi
Lagi Maha Besar. (Q.S. 2;255).

Anggota keluarga masuk Islam
Meskipun keluarga mengucilkannya, Aminah tetap menjaga hubungan dengan mereka.
Misalnya, ia sering berkirim surat dan selalu menulis beberapa terjemahan ayat Quran dan hadis
yang berhubungan dengan masalah sosial kemanusiaan. Namun Aminah tak menyebut petuah-
petuah itu dari Al-Quran. Rupanya strategi itu lumayan manjur. Lama-kelamaan ada respon
positif dari anggota keluarga. Aminah pun terus berkirim surat plus kutipan-kutipan berisi ayat
Quran dan hadis Nabi.
Begitulah, dengan sabar dan doa, satu demi satu anggota keluarganya masuk Islam. Pertama,
sang nenek yang sudah uzur. “Nenek berusia 100 tahun ketika menerima Islam. Persis setelah itu
dia meninggal dunia. Masya Allah nenek meninggal dengan membawa buku amalan yang penuh
kebajikan ke akhirat,” kisah Aminah.
Tak lama, ayah yang dulu hendak membunuhnya juga memeluk Islam. Dua tahun kemudian,
sang ibu diikuti oleh kakak Aminah juga bersyahadah. Dan yang membuat Aminah sangat
gembira, anaknya yang telah beranjak dewasa (umur 21 tahun) juga mengikuti jejaknya. Yang
paling mengharukan, enam belas tahun selepas Islamnya Aminah, mantan suaminya juga
mengucap dua kalimah syahadah. Mantan pasangan hidupnya itu bahkan meminta maaf atas
segala kekhilafannya.
Aminah sendiri kala itu telah menikah dengan pria lain. Dia sempat didiagnosa oleh dokter
mengidap penyakit kanker dan divonis tidak bisa memiliki anak lagi. Namun Allah punya kuasa.
Ia tetap bisa mengandung dan diamanahi seorang anak laki-laki yang diberi nama “Barakah”.
“Saya sangat gembira menjadi seorang Muslim. Islam adalah hidupku. Islam adalah irama
hatiku. Islam adalah darah yang mengalir di sekujur tubuhku. Islam adalah kekuatanku. Islam
telah membuat hidupku sangat menyenangkan. Tanpa Islam aku tak berarti apa-apanya. Andai
Allah memalingkan wajah-Nya dariku, sungguh aku tak bisa bertahan hidup,” senandung
Aminah Assilmi yang telah dua kali berhaji ke Mekkah.

Tak malu tunjukkan identitas Islam
Aminah dalam beraktifitas tak malu-malu menunjukkan keislamannya. Misal, dia mengenakan
busana muslimah secara sempurna. Jilbab menutupi sekujur kepala dan rambutnya, serta busana
panjang menutupi seluruh anggota tubuhnya. Sesuatu yang tidak lazim sebenarnya bagi warga di
Amerika, dimana wanita umumnya gemar mempertontonkan aurat mereka.
Satu ketika Aminah memberikan kuliah di hadapan mahasiswa yang memenuhi ruang kuliah di
Universitas Tennesse tentang status wanita dalam Islam berjudul “Wanita Muslim berbicara dari
balik hijabnya.”
“Wanita muslim tidak dibatasi dalam berkarir oleh agamanya. Begitupun, bagi saya, profesi
terbaik adalah menjadi seorang ibu. Karena para ibulah yang membentuk generasi masa depan,”
ujar Aminah diplomatis. Wanita Islam, lanjutnya, saat ini banyak mendapat diskriminasi di
lapangan hanya karena mereka berjilbab. Ia menekankan, terutama di negerinya Amerika,
muslimah sangat sulit mengaktualisasikan dirinya. Pernah satu saat ketika Aminah hendak
mencairkan cek di sebuah bank. Satuan pengaman bank serta merta menghardiknya seraya
mengarahkan moncong senapan ke wajahnya. “Itu hanya karena saya berjilbab,” katanya.
Aminah mengingatkan para pengeritik Islam yang kerap menyebut bahwa wanita-wanita di
negeri-negeri Islam tertindas di bawah kekuasaan lelaki. Ia menjelaskan bahwa yang menindas
mereka bukanlah Islam, tapi budaya setempat. Dalam Islam wanita begitu dihormati dan tinggi
derajatnya. “Jangan anggap (ajaran Islam) seperti itu. Sangat bodoh,” ujarnya. Ia sangat tidak
setuju Islam dijadikan kambing hitam.
Itulah Aminah Assilmi. Dulunya memojokkan Islam dan bahkan bermaksud meng-Kristen-kan
kawan sekelasnya. Berbagai ujian dan penderitaan yang datang selepas ia memeluk Islam tak
membuatnya bergeming. Allah berikan ganjaran atas kesabarannya itu dengan mengirimkan
hidayah kepada seluruh anggota keluarganya. Kini ia bersama organisasinya memperjuangkan
agar umat Islam di Amerika mendapatkan libur di kala merayakan lebaran. Salah satu sukses
yang telah mereka rengkuh adalah beredarnya perangko Idul Fitri, hasil kerjasama dengan kantor
pos Amerika. Wallahu “alam bisshawab.(www.hidayatullah.com]
         Diskusi Antar Agama Maukah Saudara menghindari julukan "fasik"?




Bagaimana Menghindari Disebut 'Fasik'?

www.isadanalquran.com Dialog Agama - Isa dan Al-Quran

Share · February 21 at 2:12pm ·




     Xulkarnain Alex Betul gembala T.. apalagi kalau ayat dibawah ini dibaca oleh anak-anak
ABG yang masih polos , tentu kita kuatir mereka akan menjadi FASIK?.

Walaupun sekiranya ayat2 itu menceritakan tentang dosa2 yang dilakukan oleh seorang raja.
Tetapi kaedah penceritaan itu amat TIDAK SESUAI terutama apabila dibaca oleh kanak2 ABG.

Cerita itu sangat tidak etis jika tertulis di dalam sebuah kitab yang diyakini SUCI.

 Karena tulisan-tulisan itu akan mempengaruhi dan merangsangkan nafsu syahwat seorang
anak ABG atau bisa jadi dia akan membacanya secara diam-diam atau sembunyi-sembunyi.
Bahkan orang tuanyapun tidak dapat melarang anaknya berimaginasi setelah membaca KITAB
SUCI itu.

Mengapa harus diceritakan secara secara vulgar dan terperinci begitu?

Bahkan mendekati zina itu saja sudah terlarang, apalagi mengkhayal yang bukan-
bukan/pornografi.

BAGAIMANA CARA MENCEGAH ANAK-ANAK TIDAK MENJADI FASIK DENGAN MEMBACA AYAT-
AYAT BERIKUT INI?

Yehezkiel 23:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:
23:2 “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.
23:3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya
dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.
23:4 Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan
mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola
ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.
23:5 Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya,
kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang,
23:6 berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang
ganteng, pasukan kuda.
23:7 Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia
menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-
berhalanya.
23:8 Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada
masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang dada
keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.
23:9 Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan
orang Asyur, kepada siapa ia berahi.
23:10 Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia
sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum
perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.
23:11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya
melebihi lagi dari kakaknya.
23:12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada
pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda,
semuanya pemuda yang ganteng.
23:13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.
23:14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding,
gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,
23:15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai,
semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran
mereka.
23:16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan
kepada mereka ke tanah Kasdim.
23:17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan
dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari
mereka.
23:18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan
sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan
diri dari adiknya.
23:19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya,
waktu ia bersundal di tanah Mesir.
23:20 Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan
zakarnya seperti zakar kuda.
23:21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-
megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.

Yehezkiel 16:22 Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau
tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-
nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu.
16:25 Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual
kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang
yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah.
16:26 Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga
persundalanmu bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku.
16:27 Lihat, Aku telah melawan engkau dan telah mengurangi bagianmu dan menyerahkan
engkau kepada kesewenang-wenangan orang-orang yang membenci engkau, yaitu perempuan-
perempuan Filistin, yang merasa malu melihat tingkah lakumu yang mesum itu.
16:28 Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya,
engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.
16:29 Engkau memperbanyak lagi persundalanmu dengan negeri perdagangan Kasdim, tetapi
dengan itu juga engkau belum merasa puas.
16:30 Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH, engkau yang
melakukan segala-galanya ini, yaitu perbuatan seorang perempuan sundal jahanam

Amsal

Amsal 7:18 Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati
asmara.
7:19 Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh,



Coba bandingkan dengan petunjuk ayat al qur’an;

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang
keji. Dan suatu jalan yang buruk. (Surah Al Israa’ ayat 32)”


Bahkan di dalam hadis tertulis;

Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang bercakap kotor, berlaku cabul, suka
berteriak-teriak dalam pasar.” (HR Bukhari).

Salamm
       February 28 at 7:42am Diskusi Antar Agama

       Mungkinkah Allah yang ar-Rahman r-Rahim akan memerintahkan umat-Nya
       berperang dan membunuh orang lain?




       Sungguhkah Al-Quran Mengajarkan Allah Adalah ar-Rahmani r-Rahim?

       www.isadanislam.com




       Xulkarnain Alex @DAA … Ini sebagai bahan tambahan lagi, buat para penghujat dan
pembenci ajaran islam, khususnya bagi DAA dan kelompoknya atau orang-orang yang se-ide
dengannya yang tidak mau berpikir logis dan tidak mau menggunakan hati nuraninya yang
besih dan adil.

Menjawab Hujatan Ayat ayat perang di Al Qur’an

Ayat Ayat Perang dan membunuh di dalam al qur’an sering dijadikan Alat pembenaran oleh
para Misionaris dan Para penghujat islam lainnya untuk mencaci maki ajaran islam.

Padahal jauh sebelum al qur’an di turunkan untuk mengaturnya, manusia sudah saling
membunuh tanpa aturan sama sekali, yang kuat memakan yang lemah, para penguasa
menyiksa rakyat jelata, keadilan dan undang-undang hanya berpihak kepada raja dan
penggawanya, bahkan mereka lebih keji dari binatang buas sekalipun.

Namun ayat-ayat al qur’an turun untuk mengatur segala sesuatunya dalam urusan perperangan
begitu jaga dalam urusan membunuh. Al qur’an mengatur dalam batasan yang patut, logis, adil
dan lebih manusiawi untuk menjamin kelangsungan hidup orang banyak. Bahkan Allah di dalam
Al qur’an mengatakan bahwa “jika kamu memberi kehidupan kepada satu jiwa maka berarti
kamu telah menghidupkan seluruh manusia dimuka bumi ini, tetapi apabila kamu membunuh
satu orang saja tanpa alasan yang benar maka seolah-oleh kamu telah membinasakan seluruh
umat manusia (QS Al Maidah 5:32).

Namun para pembenci Islam , merasa tidak senang kalau di dalam al qur’an terdapat
kandungan ayat-ayat yang mengatur masalah perperangan dan pembunuhan. Mungkin mereka
itu menginginkan bahwa merekalah yang berhak mengatur tetang hukum perperangan dan
vonis pembunuhan menurut hawa nafsu mereka.

Untuk itu marilah kita mencoba menilai Konteks ayat-ayat al qur’an tersebut dan pada
kesempatan yang lain, kita juga akan bandingkan bagaimana Kitab Bible mengatur tentang
perperangan dan pembunuhan serta melihat dan mencocokkannya dengan fakta-2 sejarah
yang pernah dilakukan oleh umat nasrani yang mengkalim bahwa hanya ajaran kristren yang
memiliki ajaran terkasih dan paling damai di dunia iini.

Berdasarkan Fakta sejarah pada masa Kenabian Muhammad saw , terdapat 2 Fase; pertama
MAKKAH dan kedua fase MADINAH .

Pada fase Makkah, Nabi Muhammad dan beberapa orang sahabat/pengikutnya masih berada
dalam posisi sebagai rakyat sipil biasa, sehingga tidak memungkinkan Beliau untuk
mensyariatkan hukum perpearangan atau hukum balas membunuh, begitu juga belum ada
satupun ayat mewajibkan beliau membalas tindakan orang-orang kafir Mekkah yang justru
hendak membunuh Beliau dan pengikutnya. Yang lebih diutamakan oleh beliau adalah
keteguhan iman , percaya akan keEsaan Allah , percaya akan hari berbangkit/kiamat. Beliau
mengharapkan kepada kerabatnya untuk bersabar dan mengalah dengan bersembunyi atau
mengungsi ke negeri tetangga.

Kemudian pada fase MADINAH, barulah beliau dapat membentuk pemerintahan yang berdaulat
. Di dalam sebuah pemerintahan yang berdaulat (Negara), tentu dibutuhkan perangkat hukum
untuk mengatur seluruh tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga keutuhan
dan keadilan di dalam masyarakatnya. Ini merupakan fakta yang tidak terbantahkan , bahwa
semua Negara yang berdaulat di dunia ini, harus ada tatanan hukum untuk mengatur
rakyatnya, juga masalah hukum wajib militer untuk melindungi rakyatnya terhadap serangan
dari luar , baik karena serangan fisik maupun oleh serangan idieologi yang merusak tetanan
kehidupan berbangsa mereka.

Saat ini kita mengenal bahwa bangsa Indonesia memiliki ideology PANCASILA.Bagi siapa saja
yang menentangnya dianggap sebagai pemberontak yang berkeinginan untuk merubah haluan
Negara, Indonesia juga mempunyai undang-undang wajib militer yang harus dipenuhui oleh
seluruh rakyatnya. Kenapa negara Indonesia melaksanakan prinsip perdamaian yang mirip
dengan yang dilakukan nabi Muhammad SAW?

sekarang mari kita perhatikan ayat ayat AL qur’an yang mengatur tentang perperangan atau
vonis membunuh ;

A. QS 8:39

“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk
Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang
mereka kerjakan.

Untuk memahami ayat diatas , sebaiknya kita telusuri ayat sebelum dan sesudahnya ;

30. Dan , ketika orang-orang kafir memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan
memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan
Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.

31. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya
kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat
membacakan yang seperti ini, ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang
purbakala."

32. Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran)
ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau
datangkanlah kepada kami azab yang pedih."

33. Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka.
Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun

34. Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk
(mendatangi) Masjidilharam, dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya?
Orang-orang yang berhak menguasai(nya) hanyalah orang-orang yang bertakwa. tetapi
kebanyakan mereka tidak mengetahui.

35. Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan.
Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.

36. Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi
(orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi
mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu
dikumpulkan,

37. supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan)
yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan
dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.

38. Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti , niscaya Allah akan
mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi
sesungguhnya akan berlaku sunnah (hukum) orang-orang dahulu ."

39. Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk
Allah Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang
mereka kerjakan.

40. Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah
sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Kalau kita perhatian dan kita pelajari secara lebih mendalam, maka ternyata perintah untuk
melaksanakan “perang” merupakan sebuah perintah yang mempunyai banyak persayaratan-
persyaratan yang berlaku. Perperangan hanya dapat dilakukan pada saat-saat yang ektrim,
dimana perdamaian sudah tidak bisa lagi ditegakkan, saling percaya tidak bisa lagi diteruskan,
keadilan sudah tidak bisa lagi diharapkan, perjanjian yang sudah disepakati sudah dipecahkan
oleh satu pihak tanpa alasan yang jelas dan kezaliman sudah melewati batas , sehingga
kesabaran sudah tidak berarti sama sekali. Disinilah pada akhirnya “PERPERANGAN” “
merupakan satu-satunya jawaban akhir untuk mengatasinya. Nanti Yang menanglah akan
mengatur dan akan menguasai keadaan , kearah yang lebih baik kedepannya.

Mari kita lihat masing-masing alasan yang dikemukakan oleh ayat diatas;

1. Ayat 30; mereka (para penentang kebenaran/orang munafik/kafir) melakukan tipu muslihat
dan segala kelicikan untuk menghabisi Beliau. Hal ini mereka (kaum kafir itu) lakukan setelah
mereka tidak mampu lagi member alsan benar untuk melawan ideology ajaran logis nabi
Muhammad dan pengikutnya . Ayat ini menerangkan tentang beberapa faktor pencetus dan
juga faktor-2 penyebab perang.

2. Ayat 31; mereka (kaum kafir) hanya bisa memperolok-olokan kebenaran logis ayat-ayat al
qur’an tanpa memberikan alasan yang logis (sama seperti yang selalu dilakukan oleh DAA dan
kelompoknya di FB ini), dengan tujuan untuk melecehkan bukti-bukti nyata kebenaran ayat-
ayat Allah

3 Bahkan pada ayat 32-34: dijelaskan bahwa mereka sangat sombong dan pongah menantang
bukti kebenaran ayat –ayat itu (ayat 32-34)

4. ayat 35; Mereka menghina Allah dengan ritual yang mereka sendiri melakukannya dengan
kepuraa-puraan danberolok-olok. Ini merupakan pengingakran dan penghinaan terhadap Allah

5 Ayat 36; mereka melakukan cara yang tidak terpuji, licik dan curang untuk menghalang-
halangi manusia dalam beribadat kepada Allah, bahkan mereka mengeluarkan harta mereka
untuk mendukung danmendanai misi pembohongan tersebut. (persis seperti apa yang telah
dilakukan oleh DAA dan antek-antek ini di situsnya dan di FB ini , yang tentunyua membutuhkan
biaya cukup besar itu)

6. Ayat 37; Allah menghendaki untuk memisahkan orang-orang saleh yang benar-benar patriot
sejati terhadap orang-orang sok suci, munafik, musuh dalam selimut, para pengkhianat serta
orang-orang yang selalu berpura-pura baik . Maka dengan perpisahan ini, akan mengkristallah
orang-orang yang tidak beriman untuk bergabung dengan kaum kafir. Dengan pemisahan ini
akan jelaslah bagi beliau siapa-siapa yang musuh dan siapa pula warga Negara (pengikutnya)
yang setia.

7. Ayat 38; memberi petunjuk bahwa setelah adanya pemisahan, tentu orang-orang musyik
akan melakukan segala macam upaya untuk menentang ideology dan persatuan umat dibawah
kepemimpinan Beliau. Sebelum perperangan terjadi, beliau diwajibkan Allah untuk memberikan
peringatan agar kaum kafir (penentang) itu sadar lalu berhenti melakukan profokasi, fitnah dan
tindakan tidak terpuji lainnnya. Kalau mereka berhenti melakukan kecurangan tersebut, maka
perdamaian akan terus diupayakan. Tetapi apabila mereka terus melakukannya, maka
berlakulah sunnah (ketentuan) yang sudah disepakati sebelumnya diantara mereka , yaitu
mencabut/memutuskan perjanjian sebelumnya (Banyak perjanjian perdamaian yang telah
disepakati oleh Beiau, antara lain; seperti perjanjian melindungi penduduk yahtrib dari
ancaman orang yahudi yang mencengkram ekonomi mereka, perjanjian hidup damai antara
orang Anshar, Muhajiran dan kaum Yahudi di Yatrib/Merdinah dan banyak lagi perjanjian
perdamaian yang telah dilakukan oleh Beliau dengan suku/bangsa-bangsa lainya). Namun
semua perjanjian itu selalu dilanggar oleh orang-orang munafik yang tidak pernah konsisten
kalau berjanji (umumnya diprovokasi oleh kelompok Yahudi dan dan orang kafir yang temakan
hasutan).
8. Ayat 39; Setelah segala daya dan upaya untuk meredam kelicikan dan fitnah yang diprovokasi
oleh kaum munafik yang keji itu, tidak juga dapat dihentikan oleh beliau. Padahal sebelumnya
beliau sudah membuat pemisahan antara orang-orang yang jahat dengan orang-orang yang
baik-baik/beriman/setia. Maka turunlah perintah dari Allah SWT, agar Beliau (Muhammad)
mempersiapkan diri untuk berperang dengan mereka (para penentang kebenaran itu). Jadi
jelaslah bahwa ayat 39 ini merupakan tahap akhir dari tahap-tahap (proses) yang sudah dilalui
sebelumnya. Wajar kalau seorang kepala Negara memerintahkan kepada bawahannya untuk
menumpas pemberontakan yang akan menghancurkan sendi-sendi dan ideology Negara yang
sudah berdaulat sesuai dengan bunyi undang-undang yang telah disepakati bersama-sama.
Pada saat itu, Nabi Muhammad bukan hanya seorang penasehat spriritual (Nabi) tetapi beliau
juga adalah seorang kepala pemerintahan yang berdaulat . Dan beliau bertindak berdasarkan
petunjuk dan perintah Ilahi yang selalu membimbing beliau ke jalan yang benar.




Apakah ajaran seperti ini ajaran yang jahat? Bukan ini ajaran tentang pembelaan diri dalam
rangka membela kebenaran dan keadilan di dalam sebuah masyarakat yang bersatu dan
berdaulat?

QS 9:5

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana
saja kamu

Bacalah beberapa ayat sesudah dan sebelumnya. Maka kita akan mengerti bahwa Ayat ini turun
setelah Beliau memenangkan perperangan merebut kota Mekah, sebagai titik akhir perjuangan
Beliau mengambil hak beliau untuk menjadikan pusat pemerintahan dan menjadikan Kota
Mekkah sebagai pusat beribadah menyembah Tuhan yang Maha Esa, yang sebelumnya
dijadikan oleh orang-orang bodoh kafir Quraisy sebagai pemujaan berhala. Padahal masjidil
haram itu dibangun oleh Nabi Ibrahim AS bersama anaknya Ismeil untuk tempat pemujaan
kepada Allah SWT semata, Allah yang tidak beranak, tidak diperanakan dan tidak ada sekutu
bagiNya.

Nabi Muhammad sebagai pemimpin Baru di Mekkah itu, diperintahkan untuk memberikan
tenggang waktu masa transisi kepada kaum musryik yang belum sepenuhnya menyerah di
bawah pemerintahan beliau. Bagi yang tidak menerima kepemimpinan beliau di kota Mekah
dan sekitarnya, maka beliau memberikan tenggang waktu selama 4 bulan atau maksimal 1
tahun kedepan. Mereka yang tidak senang dengan pemerintah baru (Muhammad)
dipersilahkan untuk keluar atau kembali ke Negara asal mereka. Namun bagi yang masih
menentang pemerintahan baru setelah waktu tenggang 4 bulan tersebut, maka Muhammad
diberi mandate oleh Allah untuk mememerangi dan bahkan membunuh mereka yang melawan
dan menentangnya.

Ketentuan ini cukup adil, rasional dan manusiawi. Bahkan setelah Kota Hirosima hancur luluh
dengan matinya berjuta-juta penduduknya dan yang lainnya cacat seumur hidup tanpa
pandang bulu (wanita, anak-anak, orang-orang awam yang tidak bersalah musnah tanpa pilih
bulu) , barulah pihak Amerika dan sekutunya membuat ketentuan kepada pemerintahan Jepang
agar menyerah tanpa syarat. Mengapa pihak Sekutu harus menjatuhkan 2 Bom Atom yang
mengerikan itu kepada umat manusia di Jepang dan memusnahkan sebuah kota dan
peradabnya dalam sekejap tanpa selektif ?

Sebaliknya Nabi Muhammad jauh lebih manusiawi daripada pihak sekutu (yang telah
menghancurkan peradaban manusia maupun pihak jepang, Jerman, Itali yang memulia Perang
Dunia Kedua itu).




Bukankan akhir dari sebuah perang juga berdampak untuk membawa manusia kepada
perdamaian dankehidupan yang lebih baik, bukankah perang juga bertunjuan untuk
menghancurkan kejahatan yang meraja lela?, bukankah perang juga bertujuan untuk
mempertahankan diri demi melanjutkan kehidupan yang lebih damai dan berkeadilan?
Bukanlah setelah perang, kelangsungan hidup lebih terjamin (apabila perang itu bertujuan/
didasarkan untuk menghancurkan kejahatan yang meraja lela atau menurunkan Raja yang
sangat lalim?).




Bukanlah perang dunia ke II, menjadi bukti sejarah bahwa PENJAJAHAN TERHADAP SUATU
NEGARA ADALAH SEBUAH TINDAKAN MELANGGAR HUKUM DAN HARUS DILENYAPKAN DARI
BUMI?

Bukanlah kalau tidak terjadi perang dunia ke dua , Indoesia tidak akan pernah
menproklamasikan KEMERDEKANNYA? Bukankah perang dunia ke II memberi kebaikan bagi
negara-negara terjajah dimuka Bumi ini, sehingga mereka satu persatu memerdekaan dirinya
mengikuti proklamasi kemerdekaan Indonesia? (sesuai dengan kesepatan PBB?) . Perang dunia
ke II, ini telah membawa pembelajaran kepada dunia bahwa perang dampak merugikan kepada
umat manusia, sehingga Perdamaian harus selalu ditegakkan dan kesewenang-wenangan harus
segera ditumpas, begitulah bunyi kesepakatan perdamaian PBB.
Bukankah prinsip perdamaian PBB yang pertama berbunyi ; “ PBB bertujuan untuk menjaga
perdamaian dan keamanan internasional, dan untuk mengakhiri, untuk mengambil langkah-
langkah kolektif yang efektif untuk pencegahan dan penghapusan ancaman terhadap
perdamaian, dan untuk menekan tindakan agresi atau pelanggaran lainnya dalam perdamaian,
dan untuk membawa segala upaya dengan cara damai , dan sesuai dengan prinsip-prinsip
keadilan dan hukum internasional, penyesuaian atau penyelesaian sengketa internasional atau
situasi yang mungkin mengakibatkan pelanggaran perdamaian.

Apakah piagam PBB ini mengadopsi prinsip-prinsip perdamaian yang telah digariskan oleh ayat-
ayat Al qur’an, atau ada yang bertentangan? Ternyata; Al qur’an telah lebih dahulu menerapkan
prinsip-prinsip perdamian ini atau naskah perdamaian Piagam PBB tersebut, 13 abad
sebelumnya.




QS 9:14

Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-
tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta
melegakan hati orang-orang yang beriman,

Ayat diatas masih berhubungan engan ayat sebelumnya yaitu;

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal
mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama kali
memulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang
berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.(QS 9:13)”

Jadi jelaslah bahwa ketentuan berperang/wajib militer itu perlu apabila ada pihak yang
memulai-nya atau ada pihak yang mencabut atau mengikari pejanjian damai yang telah
disepakati bersama sebelumnya, kemudian salah satu pihak mengikarinya tanpa alasan atau
pengumuman sebelumnya. Bahkan orang-orang terusir dari tanah kelahiran miliknya tidak
dapat diusir oleh bangsa lain seenaknya, orang-orang terusir ini diwajibkan untuk membela diri
dengan beperang (melawan musuh demi kedaulatan dan harga dirinya).

Bukankah ketika Negara Irak tidak lagi menghormati kedaulatan Negara Quwait ( ketika Irak
menyerang Quwait), maka serta merta Amerika dan Sekutunya membungkam Irak, padahal
sebelumnya tidak ada perjanjian damai antara Irak dengan Amerika (ini adalah factor solideritas
dunia atas kesepatan perdamaian dunia dalam pakta perdamaian PBB). Apakah Prinsip-prinsip
perdamaian PBB tersebut bertentangan dengan prissip perdamaian yang pernah ditegakkan
oleh Muhammad? Apakah piagam PBB telah mengadopsi prinsip-prisnsip perdamaian dalam
islam atau sebaliknya?

Begitu juga ketika Argentina hendak mengambil paksa kepulauan Malvinas yang dikuasi Inggris,
maka serta merta Inggris menyerbu Argentina. Jadi ini adalah hukum sebab akibat yang dapat
dibenarkan demi keadilan dan kelangsungan hak-hak hidup manusia yang bermartabat dengan
ha-hak warganya. Sebaiknya kenapa orang-orang munafik dan pembenci islam
mempersalahkan keputusan Allah yang mewajibkan untuk melawan umat yang semena-mena,
padahal di abad mileniumini mereka menggunakan prinsip-prinsip ini di dalam sebuah negera
yang berdaulat? Bukan naskah perdamaian PBB selaras dengan ayat-ayat al qur’an.

Jadi se;uruh ayat-ayat al qur’an yang mengatur tentang perperangan , sebelumnya telah
mengaturdanmejelaskan tentang prinsip perdamaian yang apabila dilanggar mempunyai
konsekwensi hukum yang harus ditanggungnya. Ini merupakan prisip keselarasan ,
keseimbangan dan hubungan sebab- akibat dalam rangka mempertahankan kelangsungan
hidup suatu bangsa dibawah panji-panji perdamaian dunia.

QS 2:191

Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat
mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan,
dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi
kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka.
Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

sekarang kita perhatikan juga ayat sebelum dan sesudahnya

190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu
melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui
batas.

Ayat diatas menerapkan prinsip hukum sebab- akibat, yang tercetus sebelum terjadinya perang.
Tetapi perperangan harus beradadi dalam koridor yang tidak berlebihan, manusia harus
mampu menahan dirinya untuk tidak berkalu kejam dan semena-mena terhadap manusia lain.

191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat
mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan,
dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi
kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka.
Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

Ayat ini berlaku ketika Beliau telah berhasil menaklukkan kotaMmekah diakhir perjuangan
mereka dalam meneggakkan kebenaran dan mengatur pemerintahan yang berketuhanan yang
maha esa. Sebelumnya beliau sudah memberi batas waktu , bagi siapa yang tidak senang
dengan pemerintahan beliau maka orang tersebut diberi kesempatan untuk keluar atau
kembali/dideportasi kenegaranya masing-masing. Dan bagi yang mencoba-coba untuk
melakukan tindakan provokasi yang menyesatkan untuk meruntuhkan sendi-sendi ideologi
negara, maka beliau akan melakukan tindakan preventif bahkan tindakan keras seimbang
dengan kejahatanyang dilakukan orang tersebut. Ini merupakan tidakan yang juga dilakukan di
negara manapun yang berdaulat di era globalisasi ini.

193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu
hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada
permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

Ayat ini merupakan kelanjutan dari ayat 191 diatas yang sudah bisa dipahami dengan benar.

194. Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormat berlaku hukum
qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang
dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah
beserta orang-orang yang bertakwa.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa semua pihak harus menghormati bulan-buolan suci yang
sudah disepakati bersama, yaitu tidak salaing berperang dan tidak saling membunuh. Tetapi
apa bila ada pihak yang melanggar ketentuan ini , yaotu menyerang terlebih dahulu, maka
pihak yang terserang diwajibkan untk mempertahankan dirinya dengan melawan serangan itu.
Ini prinsip kesimbangan , hukum kesetaraan. Menyerah berarti bunuh diri, menyerah berarti
tidak memuliakan diri dan tidak menghargai diri sendiri. Namun prinsip utama yang harus
dipegang oleh kedua pihak adalah ketawaan kepada Tuhan. Allah tentu akan melindungi orang-
orang yang bersabar dan berjalan dijalan yang benar.

Sekarang kita bandingkan dengan ayat ayat yang terdapat dalam kitab Yahudi TANAKH yang
oleh Kristen diganti Judulnya menjadi Perjanjian LAMA oleh orang-orang kristen diadopsi ke
dalam kitab Bible nya. Apakah kitab suci umat kristen ini juga mengatur tentang perperangan
dan masalah pembunuhan ?.
Sebaiknya orang-orang kristen yang masih memasukan Kiitab perjanjian Lama kedalam buku
suci Bible nya, maka mereka harus menjelaskan pasal-pasal berikut ini. Kenapa Al qur’an yang
dipermasalahkan?, padahal al qur’an memberikan banyak alasan dan persyaratan yang berlaku
didalam sebuah aturan perperangan.

Beginilah bunyi pasal-pasalnya;

Bilangan 31:1-18

31:1 TUHAN berfirman kepada Musa:

    “ 31:2 "Lakukanlah pembalasan orang Israel kepada orang Midian; kemudian engkau akan
  dikumpulkan kepada kaum leluhurmu." 3 Lalu berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Baiklah
       sejumlah orang dari antaramu mempersenjatai diri untuk berperang, supaya mereka
melawan Midian untuk menjalankan pembalasan TUHAN terhadap Midian. 4 Dari setiap suku
      di antara segala suku Israel haruslah kamu menyuruh seribu orang untuk berperang." 5
     Demikianlah diserahkan dari kaum-kaum Israel seribu orang dari tiap-tiap suku, jadi dua
        belas ribu orang bersenjata untuk berperang. 6 Lalu Musa menyuruh mereka untuk
      berperang, seribu orang dari tiap-tiap suku, bersama-sama dengan Pinehas, anak imam
Eleazar, untuk berperang, dengan membawa perkakas tempat kudus dan nafiri-nafiri pemberi
         tanda semboyan. 7 Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang
   diperintahkan TUHAN kepada Musa, lalu membunuh semua laki-laki mereka. :8 Selain dari
orang-orang yang mati terbunuh itu, merekapun membunuh juga raja-raja Midian, yakni Ewi,
 Rekem, Zur, Hur dan Reba, kelima raja Midian, juga Bileam bin Beor dibunuh mereka dengan
 pedang. 9 Kemudian Israel menawan perempuan-perempuan Midian dan anak-anak mereka;
  juga segala hewan, segala ternak dan segenap kekayaan mereka dijarah, 10 dan segala kota
 kediaman serta segala tempat perkemahan mereka dibakar. 11 Kemudian diambillah seluruh
jarahan dan seluruh rampasan berupa manusia dan hewan itu, 12 dan dibawalah orang-orang
 tawanan, rampasan dan jarahan itu kepada Musa dan imam Eleazar dan kepada umat Israel,
   ke tempat perkemahan di dataran Moab yang di tepi sungai Yordan dekat Yerikho. 13 Lalu
      pergilah Musa dan imam Eleazar dan semua pemimpin umat itu sampai ke luar tempat
   perkemahan untuk menyongsong mereka. 14 Maka gusarlah Musa kepada para pemimpin
tentara itu, kepada para kepala pasukan seribu dan para kepala pasukan seratus, yang pulang
dari peperangan, 15 dan Musa berkata kepada mereka: "Kamu biarkankah semua perempuan
     hidup? 16 Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya
  orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara
  umat TUHAN. 17 Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan
   juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. 18
Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-
              laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu. (Bilangan 31:1-18)”

Yosua 8:1-29

 8:1 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati;
   bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah, Aku serahkan kepadamu
    raja negeri Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya, 2 dan haruslah kaulakukan kepada Ai dan
   rajanya, seperti yang kaulakukan kepada Yerikho dan rajanya; hanya barang-barangnya dan
      ternaknya boleh kamu jarah. Suruhlah orang bersembunyi di belakang kota itu." 3 Lalu
     bersiaplah Yosua beserta seluruh tentara untuk pergi ke Ai. Yosua memilih tiga puluh ribu
orang, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, mereka disuruhnya pergi pada waktu malam .4
     dan kepada mereka diperintahkannya, katanya: "Ketahuilah, kamu harus bersembunyi di
belakang kota itu untuk menyerangnya, janganlah terlalu jauh dari kota itu, dan bersiap-siaplah
  kamu sekalian. 5 Aku dan semua orang yang bersama-sama dengan aku akan mendekati kota
      itu; apabila mereka keluar menyerbu kami, seperti yang pertama kali, maka kami akan
 melarikan diri dari hadapan mereka. 6 Jadi mereka akan keluar menyusul kami, sehingga kami
 memancing mereka jauh dari kota itu, sebab mereka akan berkata: orang-orang itu melarikan
diri dari hadapan kita seperti yang pertama kali. Jika kami melarikan diri dari hadapan mereka, 7
   maka kamu harus bangun dari tempat persembunyianmu itu untuk menduduki kota itu, dan
 TUHAN, Allahmu, akan menyerahkannya ke dalam tanganmu. 8 Segera setelah kamu merebut
  kota itu, haruslah kamu membakarnya; sesuai dengan firman TUHAN kamu harus melakukan
 semuanya itu; ingatlah, itulah perintahku kepadamu." 9 Demikianlah Yosua menyuruh mereka
 pergi, lalu berjalanlah mereka ke tempat persembunyian dan tinggal di antara Betel dan Ai, di
sebelah barat Ai. Tetapi Yosua bermalam di tengah-tengah rakyat pada malam itu. 10 Keesokan
harinya Yosua bangun pagi-pagi, lalu diperiksanyalah barisan bangsa itu dan berjalanlah ia maju
     beserta para tua-tua orang Israel di depan bangsa itu ke Ai. 11 Juga seluruh tentara yang
   bersama-sama dengan dia berjalan maju; mereka maju mendekat, lalu sampai ke tentangan
kota itu, kemudian berkemahlah mereka di sebelah utara Ai, sehingga lembah itu ada di antara
    mereka dan Ai. 12 Yosua telah mengambil kira-kira lima ribu orang, lalu disuruhnya mereka
   bersembunyi di antara Betel dan Ai, di sebelah barat kota itu. 13 Beginilah rakyat itu diatur:
 seluruh tentara itu di sebelah utara kota dengan barisan belakang di sebelah barat kota. Pada
 malam itu berjalanlah Yosua melalui lembah itu. 14 Pagi-pagi, ketika raja negeri Ai melihat hal
  itu, maka ia dan seluruh rakyatnya, orang-orang kota itu, segera keluar berperang, menyerbu
        orang Israel, ke lereng di seberang dataran itu; raja itu tidak tahu, bahwa ada orang
     bersembunyi di belakang kota. 15 Yosua dan seluruh orang Israel itu berlaku seolah-olah
   dipukul mundur oleh mereka, lalu melarikan diri ke arah padang gurun. 16 Sebab itu semua
orang yang ada di kota dikerahkan untuk mengejar orang Israel. Maka mereka mengejar Yosua,
  sehingga makin jauhlah mereka terpancing dari kota. 17 Seorangpun tidak tertinggal lagi di Ai
   dan Betel yang tidak keluar memburu orang Israel. Mereka meninggalkan kota itu terbuka,
        karena mereka mengejar orang Israel. 18 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua:
  "Acungkanlah lembing yang ada di tanganmu ke arah Ai, sebab Aku menyerahkan kota itu ke
 dalam tanganmu." Maka Yosua mengacungkan lembing yang di tangannya ke arah kota itu. 19
  Ketika diacungkannya tangannya, maka segeralah bangun orang-orang yang bersembunyi itu
dari tempatnya, mereka berlari memasuki kota, merebutnya, lalu segera membakar kota itu. 20
  Ketika orang Ai berpaling menoleh ke belakang, tampaklah asap kota itu naik membubung ke
 langit; mereka tidak sempat melarikan diri ke manapun juga, sebab rakyat yang tadinya lari ke
   padang gurun, berbalik melawan pengejar-pengejarnya. 21 Ketika Yosua dan seluruh Israel
melihat, bahwa orang-orang yang bersembunyi itu telah merebut kota dan bahwa asap kota itu
naik membubung, berbaliklah mereka, lalu menewaskan orang-orang Ai. 22 Sementara itu juga
keluar orang-orang Israel yang lain dari dalam kota menyerbu orang-orang Ai, sehingga terjepit
    di tengah-tengah orang Israel itu, yang ini dari sini dan yang itu dari sana; orang-orang Ai
ditewaskan, sehingga seorangpun dari mereka tidak ada yang dibiarkan terlepas atau luput. 23
           Tetapi raja Ai ditangkap mereka hidup-hidup dan dihadapkan kepada Yosua.

  8:24 Segera sesudah orang Israel selesai membunuh seluruh penduduk kota Ai di padang
 terbuka ke mana orang Israel mengejar mereka, dan orang-orang ini semuanya tewas oleh
mata pedang sampai orang yang penghabisan, maka seluruh Israel kembali ke Ai dan memukul
                               kota itu dengan mata pedang.

8:25 Jumlah semua orang yang tewas pada hari itu, baik laki-laki maupun perempuan, ada dua
   belas ribu orang, semuanya orang Ai . 26 Dan Yosua tidak menarik tangannya yang men
           gacungkan lembing itu, sebelum seluruh penduduk kota Ai ditumpasnya.

 8:27 Hanya ternak dan barang-barang kota itu dijarah oleh orang Israel, sesuai dengan firman
                       TUHAN, yang diperintahkan-Nya kepada Yosua.

 8:28 Yosua membakar Ai dan membuatnya menjadi timbunan puing untuk selama-lamanya,
                     menjadi tempat yang tandus sampai sekarang.

 8:29 Dan raja Ai digantungnya pada sebuah tiang sampai petang. Ketika matahari terbenam,
Yosua memerintahkan orang menurunkan mayat itu dari tiang, lalu dilemparkan di depan pintu
 gerbang kota, kemudian didirikan oranglah di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang
                                masih ada sampai sekarang

Baca juga Ayat ayat yang lainnya seperti (Yosua 10:8-43, Yosua 11 :6-23, Hakim-hakim 1 :1-17,
Hakim-hakim 3 :1-31 , Hakim-hakim 8:1-26, Hakim-hakim 20 :18-48)
BANDINGKAN DENGAN dengan ayat ayat dari Injil kanonik

    Exo 22:24 Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang
      (machaira), sehingga isteri-isterimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim.

Deut 32:41 apabila Aku mengasah pedang-Ku (machairan mou) yang berkilat-kilat, dan tangan-
                           Ku memegang penghukuman, dst...

 Deut 32:42 Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku(machairan
                          mou) akan memakan daging:...dst

  Matt 10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari
                     ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,

           Matt 10:36 dan musuh (echtroi) orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Apa yang dipisahkan dengan ?machaira?, orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya,
menantu perempuan dari ibu mertuanya?, Machaira adalah senjata, digunakan untuk
memisahkan ruh dan jasad mereka alias membunuh, sehingga mereka benar-benar terpisah
oleh kematian. Tindakan apa yang harus dilakukan terhadap musuh dengan ?machaira?
ditangan? Apa ayat itu tidak berkonotasi untuk membunuh anggota keluarga sendiri?

Realisasi Matt 10:34, pengikut Jesus diperintah membeli machaira (anda sudah membeli atau
belum?)

 Luke 22:36 Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini,
    siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang
 mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan
                              membeli pedang (machaira).

 Luke 22:49 Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi,
       berkatalah mereka: "Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang

BANDINGKAN DATA DAN BUKTI SEJARAH YANG TERJADI DALAM PERPERANGAN YANG
DILAKUKAN BAIK OLEH UMAT MUSLIM MAUPUN KRISTIAN

Pada tahun 1994 di Rwanda negeri itu adalah negeri yang paling Christian di benua Africa, buah
success evangelical missionary ( http://www.britannica.com/eb/article-40763/Rwanda ), tapi
ditahun itu tanpa ada pihak luar yang mengadu domba dua suku Hutu dan Tutsi saling bantai
tidak pandang bulu termasuk para tokoh/pemuka agama juga terlibat/ gereja (Rwanda
Christian Churches and Genocide in Rwanda my research indicates that religion was
nevertheless an essential element in the Rwandan genocide. Timothy Longman Vassar College

Faktanya : Dinegeri itu penganut ajaran Jesus yang katanya penuh kasih, dengan melibatkan
gereja dan tokoh agama, tetapi ternyata rakyatnya saling membunuh, mereka melakukannya
tanpa dengan alat pembunuh massal, hanya dalam waktu 100 hari atau 3 bulan 800.000-
1000.000 nyawa manusia melayang (lebih dari 10% jumlah penduduk yang kala itu berjumlah
7,7 jt), hampir 10.000 nyawa sehari!!!!!(melebihi kekejaman rekan seiman mereka, Nazi).
Bayangkan kalau berat rata-rata penduduk Rwanda/ Burundi yang terbunuh 40 kg, total korban
genocide ajaran kasih = 800 ribu X 40 kg = 32 ribu ton/ 3 bulan melebihi produksi daging sapi
nasional 34 ribu ton/ tahun
http://www.bppt.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1553&Itemid=30

Ajaran apakah yang memperlakukan manusia lebih kejam dari pada memperlakukan binatang,
kalau bukan yang pernah dilakukan oleh umat yang mengatakan sirinya penuh kasih?

Peristiwa itu sepertinya sesuai dengan Matt 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku
datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai,
melainkan pedang??.

Bagaimanakah rekonsiliasi mereka?
(1.http://www.nytimes.com/2004/04/07/international/africa/07RWAN.html?ex=1396756800&
en=e0838186e9f4832f&ei=5007&partner=USERLAND

2. http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/africa/3561365.stm

3. http://www.islamonline.net/English/News/2002-09/24/article42.shtml

Setelah tragedi tersebut para penduduk Rwanda mulai beralih memeluk Islam yang mereka
anggap bisa menciptakan kedamaian)

Bagaimana mengukur "bertambah kasih" atau "bertambah bermusuhan" ???"

Bagaimana mengukur "bertambah kasih" atau "bertambah bermusuhan" ???"

Jawabnya :"Paling mudah ukur saja dengan jatuhnya korban jiwa". Lalu Jones mengungkapkan
fakta dan data statistik :

Coba anda check data ini valid atau tidak DATA BERIKUT;.
Sejak jaman Rasulullah tahun 622 hingga kini korban jiwa jang jatuh karena keterlibatan orang
yang mengaku beragama Islam termasuk peristiwa politik dll.

Arab Outbreak, et seq. (7th Century CE and beyond) TOTAL: 698,200

Perang salib : 2000,000

Muhammad Shah Sultan of Kulbarga vs. Bukka I, Raya of Vijayanagar (1366) 500,000

Armenian Massacres (1915-23): 1 500 000

Bangladesh (1971): 1 250 000

Afghanistan (1979-2001): 1 800 000

Iran-Iraq War (1980-8: 1 000 000

Sudan (1983 et seq.): 1 900 000

Iraq, Saddam Hussein (1979-2003): 300 000

Kurdistan (1980s, 1990s): 300 000

Somalia (1991 et seq.): 400 000

Indonesia (1965-66): 450 000

Sudan (1955-72): 500 000

Lebanon (1975-90): 150 000

East Timor, Conquest by Indonesia (1975-99): 200 000

Uganda, Idi Amin's regime (1972-79): 300 000

Greco-Turkish War (1919-1922): 250 000, dll.

Total katakanlah 15 000 000 jiwa selama kurun waktu 14 abad,. Jumlah ini jauh lebih sedikit bila
dibandingkan dengan orang yang mati karena merokok di tahun 80 an. (R. Peto, "Mortality
from tobacco in developed countries: indirect estimation from national vital statistics", Lancet,
23 May 1992: 1980s: 17,000,000}
Bandingkan terhadap Korban jiwa yang disebabkan keterlibatan orang yang mengaku beragama
Kristen. Ajaran yang diklaim "penuh kasih dan damai itu"

TERLALU PANJANG URUTANNYA

Crusades (1095-1291) 1 000 000

Albigensian Crusade (1208-49) 1,000,000

During the Saracen slaughters in Spain 7000 000

Saxons and Scandinavians lost their lives opposing the introduction of Christianity 2 000 000

Holy Wars against the Netherlands, Albigenses, Waldenses, and Huguenots 1,000,000

Spanish Inquisition (1478-1834) 350000

French Wars of Religion 16th century 3 000 000

Thirty Years War 17th century 7 000 000

Total 22 000 000 selama 6 abad, siapakah pelakunya ? Ini melebihi 15 jt selama 14abad.

Penjajahan & perang Abad 18 - 19

Congo Free State (1886-1908): 8 000 000

Annihilation of the American Indian 20.000.000

(untuk genocide American Indian diatas angkanya lebih banyak dari itu, sedang saya pelajari)

Philippines Insurgency (1899-1902): 220 000

Brazil (1900 et seq.): 500 000

Amazonia (1900-12): 250 000

Portuguese Colonies (1900-25): 325 000

French Colonies (1900-40) >200,000
Abyssinian Conquest (1935-41): 400 000

Algeria (1954-62): 537 000

British India 19th century 17 000 000, dll.

Total kira kira 45 000 000 jiwa. Ini baru dalam kurun waktu “ 2 abad” saja , siapakah pelakunya
? lho kok grafiknya meningkat tajam ?

Bandingkan dengan pembunuhan akibat keterlibatan orang-orang kristen pada Abad ke 20 saja

First World War (1914-1: 15 000 000

Second World War (1937-45): 55 000 000

That's 35,000,000 deaths which can probably be blamed on Hitler to one extent or another.

Mexican Revolution (1910-20): 1 000 000

Spanish Civil War (1936-39) and Franco Regime (1939-75): 365 000 + 100 000

Korean War (1950-53): 2 800 000

First Indochina War (1945-54): 400 000

Second Indochina War (1960-75): 3 500 000

Ethiopia (1962-92): 1 400 000

Rwanda and Burundi (1959-95): 1 350 000

Liberia (1989-97): 150 000

Zaire (Dem. Rep. Congo), Civil War (1997) 250,000

Bosnia and Herzegovina (1992-95): 175 000

Iraq - International embargo (1990-): 350 000

Guatemala (1960-1996): 200 000
Colombia (1946-5: 200 000

Greek Civil War (1943-49): 158 000

Balkan Wars (1912-13): 140 000. dll.

Total kira kira 70 000 000 juta jiwa, dihitung selama 1 abad , melonjak drastic siapa lagi
pelakunya..? Jadi selama adanya Christianity hingga kini tahun sudah 140.000.000 juta jiwa
melayang

Bagaimana nantinya di abad 21 ? Apakah itu yang disebut buah ajaran kasih ? mungkin umat
kristen tidak akan mengulangi kesalahan itu, karena saat ini manusia sudah berhasil
memperjuangan persamaan hak menunju perdamaian yang abadi yang disepekati dibawah
pakta perdamaian PBB. Namun mereka akan terus melakukan cara-cara licik dari bawah selimut
mereka, seperti memfitnah, mengahasut, mengkhabarkan berita bohong, memutarbalikan
fakta, memperolok-olokan ideologi islam dan lain-laian. PERSIS SAMA DENGAN APA YANG
TENGAH DILAKUKAN DENGAN SUSAH PAYAH OLEH DAA DAN PARA PENGIKUTNYA DI FB INI
DAN DI SITUSNYA ITU .

Coba direnungkan

20 abad 140 juta, 14 abad 15 juta

Ajaran yang manakah yang pantas disebut damai ? Perjanjian lama menyebutkan 1,300,000
orang mati atas perintah Jehowa, penduduk dunia saat itu 300,000,000
(http://www.census.gov/ipc/www/worldhis.html)

Persentasi orang mati diatas, dibanding jumlah penduduk dunia adalah 0.43%. Sekarang
Perjanjian Baru total korban jiwa keterlibatan orang mengaku beragama Kristen 140,000,000
penduduk dunia sekarang 6,000,000,000. Persentasi orang mati diatas dibanding jumlah
penduduk dunia adalah 2.33%.

0.43 % menjadi 2.33%??? Kok malah meningkat 540 %?

Kesimpulannya.

Kalau saja orang-orang seperti DAA ini, mau memperhatikan data data ini,apakah mereka akan
tetap akan menghujat Islam terhadap persoalan ayat ayat Perang di Al Qur'an?
kalau tetap bersikap demikian maka sesungguhnya mereka hanya memamerkan MENTAL
MENTAL MUNAFIK dan kebencian yang tidak relistis,.

Mereka mempersoalkan selumbar di mata orang lain tetapi Balok di mata sendiri tidak
kelihatan . Seperti Itulah nasehat yang disampaikan oleh Yesus di dalam kitabnya sendiri;

7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam
matamu tidak engkau ketahui?

7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan
selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.

7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat
dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

KEBANYAKAN diantara mereka MEMUJA nama YESUS BAHKAN MEMPERTUHANKAN tetapi
kenyataannya mereka membutakan mata dan hati akan PESAN-PESAN YESUS INI.

dan justru sikap sikap mereka sesungguhnya membenarkan Ayat ayat Allah ,sebagaimana
Firman Allah ini :

Katakanlah:"Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman
kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan
se...belumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik(Qs Al
maidah 59)

                      MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA




SEMOGA MENJADI PEMIKIRAN YANG RASIONAL BAGI YANG MAU BERPIKIR LOGIS DAN
MANUSIAWI
       Diskusi Antar AgamaSiapakah yang dapat memberi safaat, yang dapat menjamin
keselamatan sorgawi kita?




         Apakah Muhammad Dapat Membela Umatnya (Shalawat)?

       www.isadanislam.com

       Dialog Agama - Isa dan Islam




      Xulkarnain Alex @DAA Umat kristen dunia Yakin, sudah diselamatkan oleh yesus kristus.

Dari lahir, umat kristen sudah yakin bahwa yesus itu adalah Tuhan sang penyelamat.

Lalu buat apa anda lama2 hidup di dunia yg penuh cobaan dan banyak dosa ini??

Bersegeralah anda berdoa untuk langsung mati dan bahagia bersama Tuhanmu itu di sorga
sekarang ini juga..

Nafsu duniamu untuk menyesatkan orang sudah terlalu besar, maka cepat-cepatlah mati
sebelum terlambat.

Maksudku , daripada menghina dan mengejek agama lain, nanti malah imannya kepada yesus
berkurang dan sesat..
Maka lebih baik segeralah mati, supaya tidak merugikan orang lain di dunia ini, kerena saat ini
sorga sudah menunggu anda.

Namun sayang sekali, Orang-orang seperti DAA ini pasti tidak akan masuk sorga kerena mereka
adalah sekelompok pembuat kejahatan dengan penyesatan dan penghinaannya terhadap
agama lain.

Bahkan DAA yang selama ini mengklaim masuk sorga ini , dipastikan tidak akan pasuk sorga,
seperti nubuat ayat berikut ini;

22Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami
bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak
mujizat demi nama-Mu juga?

23Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah
mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Bukan hanya umat Kristen saja yang takut mati, bahkan Yesus sendiri juga takut mati.

Maka diakhir hayatnya Yesus meminta murid-muridnya supaya berjaga-jaga dari serangan
musuh ;

Markus 14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama
Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."

14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar,

14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, SEPERTI MAU MATI RASANYA.
Tinggallah di sini dan BERJAGA-JAGALAH ."

Yesus sendiri yang minta dijaga sama anak buahnya..... supaya musuh jangan membunuhnya.

Ayat diatas membuktikan bahwa Yesus itu adalah manusia biasa , makanya dia minta dijaga
oleh murid-muridnya , karena YESUS takut mati....

COBALAH DIRENUNG-RENUNGKAN FIRMAN TUHAN, SEPERTI YANG ANDA TULIS DIBAWAH INI;

“ firman yesus Mat. 26:53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku,
supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? “

Kemudian jawablah pertanyaan-2 dibawah ini dengan TEPAT, BENAR DAN JUJUR ;

1.. apakah Yesus punya Bapak?

2. apakah Yesus dan Bapak adalah 2 personil yang berbeda? Kalau Yesus dan bapak adalah
personil yang sama , lalu kenapa Yesus dan Bapak berbeda ? kalau sama , dalam hal apa
persamaaanya?
3. kenapa Yesus berseru kepada Bapaknya? Kalau Yesus itu Tuhan, bukankah sebaiknya dia
berseru untuk dirinya sendiri, bukan kepada Bapaknya?

4. siapakah yang mengirim 12 pasukan dari langit? Tentu bukan Yesus, tetapi Bapaknya dari
langit. Lho.. kenapa tidak dia sendiri yang mengirim 12 malaikat dari langit, bukankan anda
mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan? Kok Tuhan minta tolong kepada Bapaknya?

5. siapakah yang lebih berkuasa ? Yesus atau Bapaknya?. Ayoo jawab yang jujur dan benar ya,,
jangan membohongi diri sendiri ya !!

6. kepada siapakah Yesus berfirman DALAM ayat diatas? Tentu saja kepada munusia/muridnya..
lho kok tuhan memperlihatkan kelemahannya sendiri dengan memohon bantuan kepada
Bapaknya untuk mengirim 12 malaikat ?.

7. jadi ada 4 unsur yang berbeda pada ayat diatas yaitu YESUS, BAPAKNYA,
MANUSIA/MURIDNYA, DAN 12 MALAIKAT. LHO KOK BISA BERBEDA?

8. kemaren anda masih mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan, tetapi sekarang anda
menyodorkan sebuah ayat Mat. 26:53 yang kontradiksi sama sekal dengan pernyataan anda
sebelumnya.

JADI MANA YANG BENAR NIH? jawab yang jelas ya, jangan mutar-mutar!

KONTRADIKSI LAGI-KONTRADIKSI LAGI.

JANGAN BIKIN KAMI JADI PUSING .. YA
       Xulkarnain Alex @DAA February 28 at 1:41pm Benarkan,, Ternyata DAA dan koleganya
tidak mampu menjelaskan pertanyaan-2 yg Saya munculkan dari ayat 26:53 tersebut DIATAS,
bahkan jawabannya tidak jelas sama sekali, mutar-mutar lagi, promosi lagi, mengalihkan isu
lagi.

Terbuktikan… bahwa DAA tidak memahami kitabnya sendiri!!
Terbuktikan.. kalau DAA di FB ini hanya mampu promosi iklan kepercayaan angan-angan
khalayan manusia purba doang.

COBA BUKTIKAN KALAU PERNYATAAN KOLOGA DAA dibawah INI DATANGnya DARI YESUS,
MANA NUBUATNYA?

Ketika Isa Al-Masih datang ke dunia dalam wujud manusia, Dia berada dalam batasan-batasan
inkarnasi sehingga posisi Bapa saat itu adalah lebih besar. Namun ketika Isa Al-Masih naik ke
sorga maka Dia yang adalah Allah itu sendiri kembali dalam pada eksistensi-Nya yang hakiki.”

KALAU TIDAK ADA,,, JANGAN NGARANG-NGARANG AJA YA !

BEGITULAH DAA PADA SITUSNYA, MEMAKNAI KETUHANAN YESUS MENURUT
KHAYALAN/IMAGINASINYA DOANG.
        11 hours ago Diskusi Antar Agama Maukah Saudara menghindari julukan "fasik"?




              Bagaimana Menghindari Disebut 'Fasik'?

       www.isadanalquran.com




       Xulkarnain Alex @DAA Kolega DAA JF menulis :

“Pada bagian lain Isa Al-Masih sendiri mengaku, “ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri
dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada” (Injil, Rasul Besar Yohanes
17:5) yang artinya 'Bapa lebih besar dari Aku'. Bagaimana penjelasannya?”

Benar .. apa benneer?

Coba kita tampilkan lagi seluruh ayat diatas :

1Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya;
permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 2Sama seperti Engkau
telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan
memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 3Inilah
hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar,
dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. 4Aku telah mempermuliakan Engkau di
bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk
melakukannya. 5Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan
kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. (Yohanes 17:1-5)”

Anak kecil juga tahu, kalau meambaca ayat diatas, menunjukan bahwa Yesus sedang berdo’a
atau mengharapkan sesuatu kemuliaan dari Bapaknya !.

ITU BUKAN PENGAKUAN NAMANYA BOS.. ITU NAMANA KALIMAT PENGHARAPAN. Nah anda
bohong lagi kan?
ATAU COBA ANDA JELASKAN SEJELASNYA.. SIAPAKAH PERSONIL PADA AYAT DIATAS?

Siapa Bapa ?
Siapa Yesus?
Siapa NYa
Siapa AKu
Siapa anakMU
Siapa KepadaNYa?
Kepada siapa Yesus menengadah ?

Didalam al qur’an terdapat sebuah ayat untuk mengkoreksi nubuat kitab Bible Yohanes 17:1-5
tersebut yang berbunyi ;

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (
QS AL Ahzaab 33:56)”

Ayat qur’an tersebut menjelaskan bahwa ALLah beserta malaikat memberikan salawat/ucapan
keselamatan keapda para nabi (semua utusan ALLah seperti nabi Muhammad dan termasuk
Nabi Isa As).
Terbukti al qur’an memperbaiki keterangan kitab Bible pada Yohanes 17:1-5 tersebut diatas itu.
Bahkan manusia dianjurkan oleh Allah untuk memberikan ucapan kemuliaan/keselamatan
kepada seluruh nabi, bukan hanya Yesus saja tetapi seluruh nabi-nabi utusan Allah.

Hal ini menunjukan bahwa ucapaan kemuliaan itu adalah perintah Allah , bukan ciptaan nabi itu
sendiri, bukan pula pengakuan oleh nabi itu terhadap dirinya sendiri.

Hal ini membuktikan bahwa nabi Isa dan seluruh nabi yang lainya adalah utusan ALLah.
       Diskusi Antar Agama Hanya Allah berkuasa menghidupkan




       Dialog Agama - Isa dan Al-Quran - Muhammad Atau Isa – Siapakah Mampu
       Membangkitkan Orang Mati?

       www.isadanalquran.com Dialog Agama - Isa dan Al-Quran




      Xulkarnain Alex @DAA "Apakah Yesus pernah mengaku sebagai Tuhan?" Apakah Yesus
pernah mengatakan: “Sesungguhnya Aku adalah Tuhan”? Apakah Yesus pernah mengatakan:
‘Sembahlah Aku’?

Selama hidupnya di muka bumi ini, Yesus tidak pernah sekali pun mengatakan perkataan
tersebut.

Sedangkan Yesus, selama hidupnya, ia sama sekali tidak pernah mengatakan demikian. Berikut
ini perkataan dan perbuatan Yesus...

Tuhan Bapa adalah seseorang, Tuhan Anak adalah seseorang, dan Tuhan Roh Kudus adalah
seseorang, namun mereka bukanlah tiga orang, akan tetapi satu orang.

Jika anda memiliki kesamaan yang sulit untuk dibedakan dengan ketiga saudara anda,
kemudian salah seorang dari saudara anda melakukan tindakan kriminal, maka apakah anda
atau saudara anda yang lain, yang tidak melakukan kesalahan juga dihukum? Tentu anda akan
menjawab: "Tidak".

Mengapa tidak, sedangkan kalian semua sama? Anda akan katakan: "Tidak", sebab dia orang
lain, bukan kami. Lalu apa yang menjadikannya orang lain?
Ketika anda mengatakan Bapa, tentu yang anda maksudkan bukanlah Anak, dan ketika anda
mengatakan Anak, tentu yang anda maksudkan bukanlah Roh Kudus, bukankah demikian?.
Rasionalitas kita jelas tidak dapat menerima tiga orang yang berbeda sebagai satu orang, ia
akan tetap menganggap ketiga orang yang berbeda tersebut sebagai tiga orang. Jika akal saja
tidak dapat menerima hal itu, maka bagaimana kita dapat mengatakan bahwa tiga gambar yang
kita lihat seperti satu? Tiga selamanya akan tetap tiga. Keyakinan yang menganggap bahwa
setiap makhluk hidup adalah Tuhan, atau sama dengan Tuhan, dalam pandangan kaum
muslimin adalah bentuk pengkhianatan terhadap Allah! Baik itu pemahaman yang menganggap
bahwa Allah memiliki jasad atau bahwa Allah menjelma sebagai manusia, maupun
pemahaman-pemahaman yang lain.

Di dalam al-Qur`an, Allah SWT berfirman:


 "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih
 putra Maryam" ; padahal AI-Masih sendiri berkata: "Hai bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku
dan Tuhanmu. " Sesungguhnya orang yang mempersekutukan setuatu dengan Allah, maka pasti
Allah mengharamkan baginya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang
                   zalim itu seorang penolongpun. " (QS. al-Ma'idah: 72)


Yesus mengatakan tentang Bapa yang ada di langit, Dia-lah Bapa kalian dan Bapa saya,
selamanya.

Pada pasal pertama dari Injil Matius, disebutkan ayat yang sangat bertentangan dengan apa
yang kalian katakan, yaitu bahwa kata: "Bapa kalian, Bapa kamu, telah disebutkan sebanyak tiga
belas kali, sebelum Yesus sendiri mengatakan Bapaku, sungguh sesuatu yang sangat aneh!!




      Xulkarnain Alex @DAA

INI DIA 20 Daftar pertanyaan yang dapat meruntuhkan teori Yesus = Tuhan
PASTI DAA DAN KOLEGANYA TIDAK DAPAT MENJAWABNYA

1. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia selama hidupnya hanya berkeliling di
wilayah Israel saja, padahal manusia pada waktu itu sudah tersebar luas di seluruh penjuru
bumi?

Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius
15:24)
2. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia melarang kedua belas muridnya untuk
berdakwah ke negeri lain selain negeri Israel?

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu
menyimpang ke negeri orang-orang non Yahudi atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6 - DRB
1582, KJV 1611)

3. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia ketika tangan dan kakinya dipaku di tiang salib
memohon pertolongan kepada Allah/Bapa?

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya:
Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46)

4. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia ketika hendak membangkitkan Lazarus dari dalam
kubur di depan umat Israel memohon pertolongan kepada Bapa?

Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku
mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa
Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini
mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah
mengutus Aku." Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus,
marilah ke luar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat
dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka:
"Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." (Yohanes 11:41-44)

5. Jika Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, mengapa ia tidak mampu menyelamatkan dirinya
dan kaumnya dari dominasi penjajah Romawi, tetapi malah ia diserahkan oleh penguasa
Romawi (Pontius Pilatus) untuk disalibkan?

Lalu ia (Pontius Pilatus) membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu
diserahkannya untuk disalibkan. Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke
gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka
menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam
sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh
di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia,
katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!" Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan
memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah
itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa
Dia ke luar untuk disalibkan. (Matius 27:26-31)

6. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat?

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak,
dan Anak (Yesus) pun tidak, hanya Bapa sendiri." (Matius 24:36)

7. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mampu meng-kristen-kan umat Israel dimana ia
menjalankan misi dan tugas keagamaannya?

Fakta: mayoritas umat Israel tetap beragama Yahudi hingga sekarang.

8. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia sujud menyembah dan memohon perlindungan kepada
Bapa?

...Maka mulailah Ia (Yesus) merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku
sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin,
biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan
seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:37-39)

9. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena kejadiannya sebelum Abraham, mengapa Yeremia yang
juga mengalami kehidupan sebelum manusia tidak menjadi Tuhan?

Firman TUHAN datang kepadaku (Yeremia), bunyinya: "Sebelum Aku membentuk engkau dalam
rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku
telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
(Yeremia 1:4-5)

10. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia lahir tanpa ayah, mengapa Adam yang lahir ke dunia
tanpa ayah dan ibu tidak menjadi Tuhan?

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu (Adam) dari debu tanah dan
menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk
yang hidup. (Kejadian 2:7)
11. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia lahir atas bantuan penuh Roh Kudus dari seorang
perawan muda (Maria), mengapa Yohanes Pembaptis yang juga lahir atas bantuan penuh Roh
Kudus dari seorang perempuan mandul yang tua bangka (Elisabet) tidak menjadi Tuhan?

Sebab ia (Yohanes Pembaptis) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur
atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya. (Lukas
1:15)

12. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia memiliki mukjizat yang mampu menghilangkan
berbagai penyakit dan mampu menghidupkan orang mati, mengapa Musa yang memiliki
mukjizat jauh lebih dahsyat dari Yesus tidak menjadi Tuhan?

Lalu Musa mengulurkan tongkatnya ke langit, maka TUHAN mengadakan guruh dan hujan es,
dan apipun menyambar ke bumi, dan TUHAN menurunkan hujan es meliputi tanah Mesir. Dan
turunlah hujan es, beserta api yang berkilat-kilat di tengah-tengah hujan es itu, terlalu dahsyat,
seperti yang belum pernah terjadi di seluruh negeri orang Mesir, sejak mereka menjadi suatu
bangsa. (Keluaran 9:23-24)

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN
menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi
tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah
laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
(Keluaran 14:21-22)

13. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia seorang Kristus (Mesias), mengapa kristus-kristus
lain tidak menjadi Tuhan?

Kristus-kristus lain dalam Alkitab: Daud Kristus (Mazmur 2:2), Koresh Kristus (Yesaya 45:1), Saul
Kristus (1 Samuel 10:1), Harun Kristus (Imamat 8:12), Elisa Kristus (1 Raja-raja 19:16), dan
Salomo Kristus (1 Raja-raja 1:39). Kristus (Yunani) = Mesias (Ibrani) = Yang diurapi.

14. Jika Yesus adalah Tuhan bagi ajaran Paulus, mengapa Yesus memerintahkan untuk
menegakkan hukum Musa yang notabene bertentangan dengan ajaran Paulus?

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau
kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu
iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling
kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling
rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala
perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan
Sorga. Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada
hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk
ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:17-20)

Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah
engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Lalu Yesus berkata
kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah,
perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan
Musa, sebagai bukti bagi mereka." (Matius 8:3-4)

Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Ahli-ahli
Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah
segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-
perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. (Matius 23:1-3)

Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi,
perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat
memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah
pendapat-Mu tentang hal itu?" Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya
mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis
dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun
bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa,
hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:4-7)

15. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mampu mempengaruhi umat Israel untuk
mengikuti ajarannya, padahal ia lahir, besar, dan mati di tanah Israel? (Bandingkan dengan ahli
hipnotis Tommy Raphael yang mampu merubah perangai manusia dalam waktu sekejap!)

Lalu mereka (umat Israel) kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka:
"Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."
Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mukjizat diadakan-Nya di situ. (Matius
13:57-58)

Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup,
katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak." Jawab Yesus: "Engkau
telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat
Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di
langit." Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah.
Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya. Bagaimana pendapat
kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!" Lalu mereka meludahi muka-
Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: "Cobalah katakan kepada
kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?" (Matius 26:63-68)

16. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia ketakutan menghadapi orang-orang
Yahudi? (Bandingkan dengan firman Tuhan dalam Perjanjian Lama!)

Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi Yesus
mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:14-15)

Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di
sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. (Yohanes 7:1)

17. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Tuhan
Semesta Alam di depan umat Israel? (Bandingkan dengan firman Tuhan dalam Perjanjian
Lama!)

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam
Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari
terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi
nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-
Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak
pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius
7:21-23)

18. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia disetir oleh Allah/Bapa?

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yag
Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri,
melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)

Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang
telah mengutus Aku. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku
ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Barangsiapa berkata-kata dari
diri-Nya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi
Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya. (Yohanes 7:16-18)

19. Jika Yesus adalah Tuhan menurut ajaran Paulus, mengapa Melkisedek yang memiliki
kesetaraan dengan Yesus tidak menjadi Tuhan? (Jika Yesus adalah Tuhan, maka Melkisedek
pasti Tuhan. Sebaliknya, jika Melkisedek bukan Tuhan, maka Yesus pun pasti bukan Tuhan).

Ia (Melkisedek) tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan
hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah (Yesus), ia tetap
menjadi imam sampai selama-lamanya." (Ibrani 7:3)

20. Jika Yesus adalah Tuhan bagi umat Kristen, mengapa ia tidak pernah menurunkan satu kitab
pun kepada umat Kristen sebagai pedoman hidup?

Tak satupun dari keempat Injil Kristen - Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes - ditulis oleh murid
Yesus. Keempatnya ditulis oleh orang-orang yang tidak dikenal. Ini terbukti dari perbedaan-
perbedaan narasi dan adanya kontradiksi diantara keempatnya, yang menunjukkan bahwa Injil-
Injil tersebut ditulis atas inisiatif masing-masing penulisnya, bukan wahyu dan bukan pula atas
perintah dari Yesus.

Kurun waktu penulisan Injil-Injil Kristen antara tahun 65 hingga 115 M, yakni sekitar 45 tahun
setelah dugaan penyaliban Yesus untuk kompilasi awal Injil, atau sekitar 70 tahun setelah
dugaan penyaliban Yesus untuk kompilasi akhir Injil. Sebuah rentang waktu Injil yang sangat
lama yang tidak mungkin ia ditulis oleh murid Yesus!

Jika diasumsikan bahwa usia murid-murid Yesus sama dengan Yesus, dan bahwa Yesus disalib
pada usia 33 tahun,** maka murid-murid Yesus untuk pertama kalinya menulis Injil pada usia
78 tahun dan rampung ketika usia mereka mencapai 103 tahun. Mustahil! Jika memang
diperintahkan oleh Yesus, mengapa harus menunggu waktu selama itu untuk menulis Injil?

AYO JAWAB YANG BENAR DAA & Co !!
jawabannya ditunggu segera.
         Diskusi Antar Agama Isa Al-Masih dengan jelas selalu memproklamirkan diri-Nya adalah
Allah. Ambil sebagai contoh pengakuan Isa Al-Masih dalam Injil, Rasul Yohanes 10:30, “Aku dan
(Allah) Bapa adalah satu.”

Pengakuan Isa Al-Masih, “Aku dan (Allah) Bapa adalah satu", dari segi kaidah bahasa Yunani,
menyatakan Isa Al-Masih dan (Allah) Bapa memiliki satu Dzat, satu Hakekat, yaitu Allah.

Konteks kata 'satu' untuk ayat di atas menunjukkan pernyataan Isa Al-Masih bahwa Dia adalah
Allah, yang "satu" dan memiliki hakekat yang sama dengan (Allah) Bapa.

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah (Allah itu sendiri) yang menjadi manusia. Jadi sebagai Allah
tentu Dia tahu kapan itu hari kiamat. Penjelasan mengenai ke-Tuhan-an Isa Al-Masih baca di url
ini http://www.isadanislam.com/tanya--jawab/isa-al-masih/169-benarkah-isa-al-masih-adalah-
tuhan, terimakasih.



      Xulkarnain Alex @DAA .. ternyata anda tidak mampu menjawab satu diantara 20
pertanyaan diatas.

MALAHAN DAA MENGALIHKAN ISU KE TOPIK LAIN.

Itu tandanya anda tidak memahami kitab anda sendiri. Dasar tukang tipu dan fitnah doang.
Makanya jangan menuduh agama orang lain, padahal kitab anda sendirilah yang sangat buruk.
Maka bercerminlah.

Seharusnya anda mengamalkan nasehat Yesus ini ;


     3Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam
   matamu tidak engkau ketahui? 4Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu:
Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. 5Hai
  orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan
          jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu." (Matius 7:3-5)


Jadi bagaimana anda mengajak orang lain percaya kepada kitab anda, sementara anda sendiri
tidak dapat menjelaskankitab anda yang bobrok itu.
Anda menulis bahwa “Rasul Yohanes 10:30, “Aku dan (Allah) Bapa adalah satu.”
Pengakuan Isa Al-Masih, “Aku dan (Allah) Bapa adalah satu", dari segi kaidah bahasa “Yunani”,
menyatakan Isa Al-Masih dan (Allah) Bapa memiliki satu Dzat, satu Hakekat, yaitu Allah.

EMANGNYA YESUS BERBAHASA YUNANI ya?..

KENAPA ANDA BERASUMSI KATA “SATU” ADALAH PENYATUAN FISIK?

BUKANKAH ARTI KATA “SATU” BISA BERARTI SATU BAHASA, SATU PENDAPAT, SATU
KEINGINAN, SATU TUJUAN?

Kalimat , “Aku dan (Allah) Bapa adalah satu” , tidak menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan..
yang bener ajalah bos.

TETAPI ANDA MENYIMPULKAN kalimat ayat diatas adalah SATU “FISIK”.. DASAR TUKANG
KHAYAL dan menipu..


Anda selalu berdalih kepada perkataan Yesus: "Aku dan Bapa adalah satu". Lalu
menyimpulkannya “Yesus adalah Tuhan”. Idiot atau pura-pura anda ini?
Pertanyaannya: "Dalam konteks apakah ayat itu disebutkan? Coba anda jawab “ dalam kontek
apa? Pasti anda tidak mau menjawabnya, atau pura-pura masa bodo.

Sekarang saya akan membacakan bunyi ayat itu secara penuh...

bacalah jalan cerita ayat tersebut dengan teliti dan seksama, mulai dari ayat ke dua puluh tiga...

"23. Dan Yesus berjalan jalan di Bait Allah, di rerambi Salomo. 24. Maka orang-orang Yahudi
mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup
dalam kebimbangan? Jikalau engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami. " 25.
Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak
percaya; pekerjaan pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberi
kesaksian tentang Aku. 26. tetapi kami tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-
domba-Ku. 2?. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan
mereka mengikut Aku, 28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan
mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan rnerebut
mereka dari tangan-Ku. 29. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar
daripada siapa pun, dan tidak seorangpun yang dapat merebut mereka dari tangan Bapa, 30.
Aku dan Bapa adalah satu. " (Yohanes, 10: 23-30).

Mereka menganggap bahwa perkataannya (Yesus) tidak jelas, sebab ia tidak menyampaikan
perkataannya dengan jelas. Anggapan seperti ini jelas anggapan yang salah, sebab kita ketahui
bahwa perkataannya tidaklah rabun (tidak jelas).

Ia telah mengatakan dengan jelas: "Bahwa dirinya adalah Mesias", akan tetapi orang-orang
Yahudi menginginkan khitab (ungkapan sebagai Tuhan) tersebut kepadanya, dan mereka tidak
suka sesuatu apa pun yang mempersempitnya.

Hingga Yesus mengatakan kepada mereka dengan ungkapan sebagai berikut:




 "Wahai anak-anak Ular, wahai kuburan-kuburan zygot, wahai generasi yang jahat lagi fasik,
 wahai orang-orang edit moderator*)!!" Inginkah kalian mendengar ungkapan seperti ini dari
orang lain? Orang-orang Yahudi pun, jelas tidak mudah melupakan ungkapan tersebut. Karena
  itulah, ketika mereka bertemu dengan Yesus, mereka segera melambaikan tangan-tangan
 mereka ke wajahnya, dan mengatakan: "Kemari, kemari, katakanlah kepada kami, mengapa
  engkau tidak mengatakannya kepada kami?" Sesungguhnya mereka (orang-orang Yahudi)
hanya ingin bertengkar dengannya, maka untuk menggerakkan hati mereka, dan agar mereka
merasa lebih terpukul, Yesus mengatakan kepada mereka: "Aku telah mengatakannya kepada
                          kalian, akan tetapi kalian tidak percayal!"

  “Pekerjaan pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberi kesaksian
                          tentang Aku. . . " (Potongan ayat di atas).

Akan tetapi orang-orang Yahudi ingin berselisih dengannya, jika anda memiliki keinginan untuk
        mencari akan hal itu, anda akan mendapatkannya sangat dekat dengan anda.

"Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus, 32. Kata Yerus kepada
  mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu;
 pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" 33. Jawab
   orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu perbuatan baik maka kami mau melempari
   Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya
      seorang manusia staja, menyamakan diri Mu dengan AIIah. " (Yohanes, 10: 31-33).
    Ini adalah contoh anggapan salah yang lain. Jika anggapan salah pertama adalah bahwa
 perkataan Yesus itu rabun, maka anggapan kedua adalah bahwa Yesus mengaku Tuhan. Inilah
  tuduhan yang dikatakan orang¬-orang Yahudi. Orang-orang Nasrani mengikuti jejak Yahudi,
   yaitu dengan mengatakan bahwa Yesus mengaku sebagai Tuhan, hanya saja orang-orang
                  nasrani mengatakan bahwa Yesus mempunyai hak untuk itu.

            Mari kita simak apa yang dikatakan Yesus kepada orang-orang Yahudi:

  "34. Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah
   befirman: "Kamu adalah Allah? 35. Jikalau mereka, kepada siapa, firman itu disampaikan,
         disebut Allah -sedang Kltab Suci tidak ada dibatalkan-, " (Yohanes, 10: 34-35).

           Artinya bahwa di dalam bahasa Yahudi para nabi disebut dengan Tuhan.

  "Allah berfirman kepada Musa: "Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat
 engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu. " (Keluaran, 7:
                                              1).

                         Dan, di dalam kitab Mazmur Allah berfirman:

   "Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak¬-anak Yang Mahatinggi kamu
                                  sekalian." (Mazmur, 82: 6).

    Demikianlah kejeniusan bahasa Ibrani. Ketika anda menggunakan kata Allah, maka yang
  dimaksud disitu bukanlah Allah. Dalam Surat Paulus Yang Kedua Kepada Jemaat di Korintus,
                                         disebutkan:

  "Yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini,
 sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran
              Allah." (Surat Paulut Yang Kedua Kepada Jemaat di Korintus, 4: 4).




Demikianlah setan memiliki pengaruh di alam ini, maka kalian pun mengatakan bahwa dia
adalah ilah/tuhan.

Musa disebut sebagai ilah/tuhan bagi Firaun, dan kalian sendiri, wahai orang-orang Yahudi
adalah ilah. Demikianlah kejeniusan bahasa Ibrani.
Anda tentu tidak dapat menuhankan Mesias berdasarkan ucapan-ucapan seperti:

34. Mesias berkata, "Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat
kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?. 35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu
disampaikan disebut Allah -sedang kitab suci tidak dapat dibatalkan-" (Yohanes, 10: 34-35).

Artinya kamu tidak dapat mendustakan aku.

"Masihkah kamu berkata kepada dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutusnya ke
alam duaia: Engkau megghujat Allah! karena aku telah berkata: Aku anak Allah. " (Yohanes 10:
36).

Mesias menolak orang-orang Yahudi, ia berkata,

"Tidak mengapa terhadap apa yang telah aku katakan, A!!ah mempunyai anak-anak yang tidak
terhitung jumlah mereka dalam bahasa kita, maka mengapa kamu menyalahkan aku jika
kukatakan aku anak A!!ah pada saat yang lain dipanggil Tuhan-Tuhan di dalam kitab kamu"

Dengarkanlah Allah SWT. berfirman di dalam kitab suci al-Qur'an, ini dengan ungkapan lain:

"Al-Masih (Mesias) putra Maryam itu hanyalah seorang rasul yang sesungguhnya telah berlalu
sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya bIaSa
memakan makanan ". (QS. al-Ma 'idah (5): 75).

Apa yang aneh di dalam ayat ini? Semua kita makan makanan, bukankah demikian? Ayat ini
merupakan isyarat pada suatu pemikiran yang mengatakan bahwa nabi Isa as. dan Maryam
adalah Tuhan atau taraf mereka di atas taraf manusia. Orang-orang Katolik menyebut Maryam
sebagai ibu Tuhan, Yesus adalah anak Tuhan, demikian juga Tuhan, sebagaimana yang diyakini
saudara Shorosh dan sebagian besar penganut Kristen, mereka adalah Tuhan dalam bentuk
manusia!!

Jika nabi Isa as. dan Maryam makan makanan, maka itu menunjukkan bahwa mereka juga
buang air besar. Jika anda makan makanan, maka cepat atau lambat anda mesti pergi ke toilet,
anda mencari tanah lapang atau batu besar, tidak ada tempat lari dari itu.
Allah SWT berfirman di dalam al qur’an:
Kami tiada mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-
laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang
berilmu, jika kamu tiada mengetahui. Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang
tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:7-8)

Artinya nabi Isa as sama dengan para nabi lainnya juga makan makanan

"Kemudian perhatikan bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat kami itu ".
(QS. al-Ma'idah (5): 75).

Jika demikian, kenapa orang-orang sirik seperti DAA ini menyimpang dari jalan yang lurus ?.
Mereka menisbatkan tabiat makhluk hidup kepada Allah?, Dia (Tuhan) seperti manusia ?,
sedangkan kita adalah makhluk-makhluk yang diciptakan dalam berbagai bentuk, dalam bentuk
apa saja, di antara berbagai bentuk ini ada yang dalam bentuk monyet, semua kita adalah
monyet-monyet yang mengalami perbaikan, di antara kita ada yang mirip simpanse, yang lain
ada yang mirip kera besar, ada pula yang mirip gorilla.

Apakah bentuk-bentuk ini yang diceritakan Allah SWT?

Mereka menjawab, "Ya".

Allah berfirman dalam ayat ketiga, pasal pertama dalam Kejadian,

"Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang. "Lalu terang itu jadi." (Kejadian 1: 3).

Pertanyaannya, apakah Tuhan berfirman dengan mulutnya?

Jawabnya;, "Ya".

Pertanyaannya; Apakah Tuhan mengeluarkan kata-kata lewat mulut?

Mereka menjawab, "Ya".

Kalau begitu, Tuhan memiliki mulut?,

Mereka menjawab, "Ya".

Kalau Tuhan memiliki mulut, tentunya ia juga memiliki gigi-gigi.

Apakah tergambar oleh kita kalau Tuhan itu ompong, tidak memiliki gigi, misalnya?
Kalau begitu Tuhan harus memiliki gigi, lidah, tenggorokan dan dua paru-paru.

Mereka menjawab, "Ya".

Kalau demikian, Tuhan berbicara dengan planet-¬planet, matahari, bulan, bintang-bintang dan
jutaan makhluk, ia terus berbicara hingga tenggorokannya kering, oleh sebab itu ia
membutuhkan cairan untuk membasahi mulutnya, mereka menjawab, "Ya".

Ketika cairan masuk ke dalam mulutnya, tentunya cairan itu mesti keluar, bukankah demikian?
Dapatkah anda menggambarkan hal itu? Bagaimana kamu menurunkan posisi Tuhan kepada
posisi serendah ini dan menyamakannya dengan manusia?

Bentuk kata jamak kata Elohim dalam bahasa Ibrani yang terdapat dalam kitab Kejadian yang
berarti Allah. Benar, saya katakan bahwa kata tersebut dalam bentuk jamak dalam bahasa
Ibrani. Terdapat dua bentuk kata jamak, beliau menekankan hal itu, juga terdapat kata
mutsanna, tunggal dan jamak, sama-sama terdapat dalam bahasa Arab dan bahasa Ibrani.
Kata tersebut adalah kata Elohim yang artinya adalah Tuhan-Tuhan, akan tetapi kita tidak
pernah melihat satu kitabpun di antara ratusan terjemahan Bible yang menterjemahkan ayat
tersebut begini, "Berfirmanlah Tuhan-Tuhan: "Jadilah terang", seharusnya diterjemahkan
Tuhan-Tuhan, bukan Tuhan.
Pertanyaanya, apakah arti im yang terdapat di akhir kata Elohim, tanyakan kepada orang-
¬orang Yahudi dan orang-orang Arab. Ketika maksudnya tidak sesuai dengan apa yang kita
inginkan, kita tidak mengetahui makna im yang sebenarnya adalah bentuk jamak yang
bermakna mengagungkan, sebagaimana yang terdapat dalam bahasa Ibrani dan bahasa Arab.
Dua bentuk jamak persis seperti yang terdapat dalam bahasa Ibrani. Ketika Alah SWT
berfirman:
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur'an, dan sesungguhnya Karni benar-benar
memeliharanya ". (QS. AI-Hijr (15): 9).
Tanyakanlah kepada seorang muslim yang awam sekalipun, berapa Tuhan di sini? Ia akan
menjawab, "Satu". Kalau demikian, apakah perbedaan antara kata ana dan nahnu?, tanyakan
kepada orang-orang Arab. Tidak ada seorang Arabpun yang menuduh kaum muslimin sejak
1400 tahun, bahwa mereka menyembah lebih dari satu Tuhan. Allah SWT berfirman dalam al¬-
Qur'an:

"Kaatakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Era. Allah adalah Tuhan tempat meminta. Dia tidak
beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengannya". (QS.
AI-Ikhlas (112): 1-4).
      Sunday at 10:30am Diskusi Antar Agama Rahmat, sesuatu yang diterima tanpa
membayar apapun.




       Dialog Agama - Isa dan Al-Fatihah - Siapakah Yakin Akan Rahmat Allah?

       www.isadanalfatihah.com

       Dialog Agama - Isa dan Al-Fatihah




           Diskusi Antar Agama @Xulkarnain Alex: Kitab anda menyatakan bahwa Isa Al-Masih
adalah 'rahmat' dari Allah. Sudahkah anda menerima kebenaran ini? Sedangkan kami pengikut
Isa Al-Masih yakin akan rahmat Allah. Demikian dalam Injil rahmat Allah dinyatakan: “Tetapi
Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar . . . di dalam Kristus Yesus . . .
. telah . . . . memberikan kita tempat bersama-sama dengan Dia di sorga supaya pada masa
yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya [rahmat-Nya] yang
melimpah-limpah . . . . ” (Injil, Sura Efesus 2:4-7).



       Xulkarnain Alex @DAA.. tidak ada nubuat di dalam kitab Bible yang tertulis bahwa “ Aku
(Yesus) adalah Tuhan”, tidak ada nubuat di dalam kitab Bible yang tertulis bahwa “ Aku (Yesus)
adalah anak Tuhan (dalam arti fisik yang sesungguhnya)”, tidak ada nubuat di dalam kitab Bible
yang mengatakan bahwa “ Aku (Yesus) disalib untuk mengampuni dosa MANUSIA”, dan tidak
ada juga nubuat di dalam kibta Bible yang mengatakan bahwa “ barang siapa yang percaya Aku
(Yesus) adalah Tuhan, maka kalian pasti masuk sorga” .

Pernyataan tersebut diatas adalah kebohongan yang disampaikan di dalam sebuah kesepakatan
, Yaitu dI dalam sebuah acara Konsili (seminary) di Nicea yang dihadiri oleh lebih dari duaribu
Uskup gereja-gereja sedunia pada tanggal 20 Mei 325 Masehi.

Naskah kesepakatan itu mereka sebut "the Creed of Nicea" , dimana naskah kesepakatan
tersebut melahirkan Surat Keputusan (SK) atau "sumpah bersama" yang dibacakan dan
disyahkan oleh Kaisar Agung Romawi yang berkuasa di kala itu yaitu , “ Kaisar Constantine”.

Konggres itu sebenarnya bertujuan untuk menetapkan agama kristen menganut DOKTRIN
ajaran Trinitas.

Dari 2.048 pendeta yang hadir, 318 diantaranya setuju dengan ajaran Paulus yaitu ajaran
Trinitas, sedangkan sisanya (1,730) menolak dan tetap berpegang kepada ajaran Tauhid dari
Yesus.

Namun ketetapan itu di diputuskan tidak berdasarkan sistim demokrasi, karena Kaisar
Constantine yang sudah menyatakan dirinya beragama Kristen masih tetap meyakini ajaran
paganism dan ingin menggabung paham Polytheisme bangsa pagan Romawi dengan ajaran
Kristen , yang sebelumnya telah dirintis oleh ajaran Paulus.

Setelah ajaran Trinitas disyahkan dan ditetapkan oleh kaisar Agung Constantine, maka semua
penentang ajaran trinitas tersebut dibasmi habis sampai keakar-akarnya , karena dianggap
sebagai golongan sesat yang menentang agama dan keputusan negara.


Adapun bunyi surat Keputusan, syariat atau Kredo yang dikeluarkan oleh hasil konsili tersebut
adalah sebagai berikut ;
Kredo Nicea dalam bahasa Latin;

Credo in unum Deum, Patrem Omnipotentem factorem caeli et terrae, visibilium omnium et
invisibilium. Et in unum Dominum Iesum Christum, Filium Dei Unigenitum, Et ex Patre natum
ante omnia saecula. Deum de Deo, lumen de lumine, Deum verum de Deo vero. Genitum, non
factum, Consubstantialem Patri per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines et
propter nostram salutem descendit de caelis. Et incarnatus est de Spiritu Sancto ex Maria
virgine et homo factus est.
Crucifixus etiam pro nobis sub Pontio Pilato, passus et sepultus est. Et resurrexit tertia die
secundum Scripturas.
et ascendit in caelum, sedet ad dexteram Patris. Et iterum venturus est cum gloria, iudicare
vivos et mortuos, cuius regni non erit finis. Et in Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem,
qui ex Patre (Filioque)* procedit. Qui cum Patre et Filio simul adoratur et conglorificatur: qui
locutus est per prophetas. Et unam, sanctam, catholicam et apostolicam Ecclesiam. Confiteor
unum baptisma in remissionem peccatorum. Et expecto resurrectionem mortuorum, et vitam
venturi saeculi. Amen.

Terjemahannya adalah ;
Kredo Nicea dalam Gereja Katholik & Protestan Versi Katolik. Aku percaya akan satu Allah, Bapa
yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan.
Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad.
Allah dari Allah, terang dari terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakekat dengan Bapa segala sesuatu dijadikan olehnya. Ia turun dari sorga untuk kita
manusia, dan untuk keselamatan kita. dan Ia menjadi daging oleh Roh Kudus dari Perawan
Maria dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita waktu Pontius Pilatus Ia wafat
kesengsaraan dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke
sorga, duduk di sisi kanan Bapa Ia akan kembali dengan mulia, mengadili orang yang hidup dan
yang mati; KerajaanNya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus, Ia Tuhan yang
menghidupkan; Ia berasal dari Bapa (dan Putra)¹ Yang serta Bapa dan Putra, disembah dan
dimuliakan. Ia bersabda dengan perantaraan para nabi Aku percaya akan Gereja yang satu,
kudus, katolik² dan apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku
menantikan kebangkitan orang mati, dan kehidupan di akhirat. Amin.

Versi Protestan Aku percaya kepada satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa Pencipta langit dan
bumi, segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Dan kepada satu Tuhan, Yesus
Kristus, Anak Allah yang Tunggal, yang lahir dari Sang Bapa sebelum ada segala zaman. Allah
dari Allah, terang dari terang. Allah yang sejati dari Allah yang sejati, diperanakkan, bukan
dibuat, sehakekat dengan Sang Bapa, yang dengan perantaraan-Nya, segala sesuatu dibuat;
yang telah turun dari sorga untuk kita manusia, dan untuk keselamatan kita, dan menjadi
daging oleh Roh Kudus dari anak dara Maria, dan menjadi manusia. yang disalibkan bagi kita di
bawah pemerintahan Pontius Pilatus, menderita dan dikuburkan; yang bangkit pada hari ketiga,
sesuai dengan isi Kitab-kitab, dan naik ke sorga; yang duduk di sebelah kanan Sang Bapa dan
akan datang kembali dengan kemuliaan untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati;
yang Kerajaan-Nya takkan berakhir. Aku percaya kepada Roh Kudus, yang menjadi Tuhan dan
yang menghidupkan yang keluar dari Sang Bapa dan (Sang Anak)¹, yang bersama-sama dengan
Sang Bapa dan Sang Anak disembah dan dimuliakan, yang telah berfirman dengan perantaraan
para nabi. Aku percaya satu Gereja yang kudus dan am² dan rasuli. Aku mengaku satu baptisan
untuk pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan kehidupan di zaman
yang akan datang. Amin.

Setelah kongres Nicea itu, ditetapkan lagi beberapa keputusan antara lain ; menetapkan Hari
minggu sebagai hari suci untuk umat kristen untuk menggantikan hari sabat sebagai
penghormatan terhadap kelahiran dewa Matahari, menetapkan hari raya natal pada tanggal 25
Desember bersamaan dengan tanggal lahir dewa Matahari, kemudian menetapkan Salib
sebagai lambang ketuhanan Yesus dimana di kepalanya dikalungkan lingkaran berbentuk
matahari.

JADI JELASLAH BAHWA PENOBATAN YESUS SEBAGAI ANAK TUNGAL TUHAN YANG BERUBAH
MENJADI TUHAN , BUKANLAH NUBUAT YANG BERASAL DARI FIRMAN ALLAH, TETAPI OLEH
SEKUMPULAN MANUSIA YANG BERMUFAKAT UNTUK TUJUAN MENYENANGKAN HATI RAJA
DEMI KEJAYAAN BANGSA ROMAWI.

MEREKA TELAH MELAKUKAN JUAL /BARTER KEIMANAN MEREKA DENGAN KEDUDUKAN DAN
KESEPAKATAN DUNIAWI.

Semenjak Peristiwa bersejarah inilah Agama Kristen menjelma menjadi “Agama Kerajaan
bangsa Pagan “ Romawi. Maka berduyun-duyunlah bangsa Romawi masuk agama Kristen dan
berdirilah kementrian agama atau keuskupan agama Kristen di Roma dibawah kendali
pemerintah kekaisaran Romawi.

Pada saat itu mereka beranggapan “Tidak ada lagi dosa bagi umat kristen, yang ada hanyalah
keselamatan, syorga hanya milik umat Kristen , kerajaan Allah di syorga hanya diperuntukkan
pada yang percaya Tuhan Yesus.

BEGITULAH KEPUTUSAN MEREKA TANPA MEMINTA PERSETUJUAN KEPADA YESUS ATAU
KEPADA PEMILIK SORGA ITU SENDIRI (ALLAH)




        Xulkarnain Alex @DAA ..Di dalam kredo itu jelas disebutkan bahwa “Yesus bukan di buat
(diciptakan), tetapi dia diperanakkan, berarti Yesus dilahirkan dari hubungan sex. Ini diperkuat
lagi oleh pernyatann

Diperanakkan bukan dibuat (diciptakan),tidak seperti Adam , Adam diciptakan oleh Tuhan ,
semua anjing, babi dan keledai diciptakan oleh TUhan . Yesus tidak seperti itu.

DIa diperanakkan, bukan di ciptakan, yang berarti Yesus dilahirkan akibat hubungan sex.

Berbeda dengan Adam yang diciptakan oleh Tuhan.
Bahkan semua selain Yesus diciptakan , sebut saja anjing, babi, malaikat, iblis dan Bumi ini
diciptakan.

Beda, Yesus dilahirkan . tentu saja "dilahrikan lewat buhungan sex "

Allah berhubungan sex dengan Maryam, istrinya Yusuf si tukang kayu ??.

Dia berzina dengannya lalu melahirkan anak haram bernama Yesus. Begitukah artinya !!.

Apakah anda berhak berhubungan sex dengan istri orang lain. Bahkan Tuhan sekalipun tidak
punya hak untuk berhubungan sex dengan istri anda sendiri.

Itulah yang dikatakan orang-orang Kristen, Yusus adalah satu-satunya anak kandung Tuhan.

Tidak seperti Adam , dimana Adam diciptakan oleh Tuhan. Tetapi sebaliknya Yesus
diperanakkan, dilahirkan.

 Maka tentu saja Allah murka dengan tuduhan sesat seperti itu, murka semurka-murkanya ,
tuduhan itu merupakan hujatan terburuk yang pernah dibuat manusia terhadap Allah yang
maha suci;

“ Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".
Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-
hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena
mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. (QS Maryam 19:88-91)”

Begini… jika saya adalah teman akrab dari Bapak anda. Kemudian di dalam suatu acara resepsi
pernikahan anda, saya datang memberikan ucapan , sambil memanggil anda “"anakku". Tentu
saja anda tidak berekeberatan dengan sembutan saya itu. Bahkan Ibu dan Bapak anda tidak
akan berkeberatan, dengan panggilan dari saya itu.

Ibu dan Bapak anda akan menyampaikan kepada teman-temannya bahwa “dia mencintai
anakku seperti anaknya sendiri, jadi dia memanggil dia "anakku" !!

Ibumu akan senang, andapun akan senang karena panggilan terbaik itu “ anakku “.

Dilain waktu saya datang lagi ke rumah anda. Saya tanya istri anda, dia bilang kamu baru saja
datang, lalu anda keluar menumui saya diruang tamu. Saya mengungkapkan rasa senang saya
dengan memeluk anda dan saya masih memangil anda "anakku"

Lalu istri anda bertanya , dia ingin tahu, kenapa anda memanggil “anakku”?

Kalau saya jawab " saya menyangi dia seperti anak saya sendiri dan saya sudah dianggap
sebagai ayahnya sendiri, jadi saya memangilnya "anakku".
OKe .. tidak ada yang salah !!. Istri anda akan senang mendengarnya.

Tetapi jika saya katakan "iya" dia anak kandungku" anda tahu artinya?

Maka sumpah serapah terburuk akan anda berikan kepada saya.. karena apa ?

Karena anda tidak sudi dituduh sebagai “ anak hubungan gelap ” , “ anak haram?

jika saya bilang pada istri anda dan anda mendengarnya "ya, dia anak kandungku", berarti anda
adalah anak haram, anda bukan anak kandung ayah anda. Artinya , saya dulu pernah berzina
dengan ibu anda. Sehingga ibu anda melahirkan anda, “anda anak haram “. Berarti ibu anda
telah membohongi anda selama ini"

Kemudian kalau saya menyampaikannya kepada anda bahwa , sayalah sebenarnya ayah
kandungmu, apa artinya? Maka tentu anda akan marah besar , perkataan saya itu sudah tidak
bisa dimaafkan dan sayapun akan segera akan anda usir dari rumah anda. Bahkan anda
mungkin saja akan memukul saya.

Tetapi kalau saya menyebut nama ibu anda, maka anda akan lebih tersinggung lagi. Anda akan
mengatakan “boleh-boleh saja anda menyebut saya anjing, babi dan umpatan lainya. Tetapi
begitu saya menyebut nama Ibu anda, maka emosi anda sudah tidak terbendung lagi,, anda
akan memukul saya. Karena anda tidak suka kalau Ibu anda dihina dan dituduh berbuat lacur
dengan saya. “jangan menghina ibuku, istriku atau putriku, pangil aku apapun yang kamu mau,
mopnyet, keledai, apapun itu, tetapi jangan sekali-kali nama ibuku, benarkan?

seperti itu juga, ALlah mengatakan , "hujatan terkeji pada Ku adalah bahwa kalian mengatakan
AKu punya anak (kandung). Padahal Allah tidak pernah berhubunga sex dengan siapapun
apalagi dengan manusia. Anda telah melakukan tuduhan yang sangat keji terhadap Allah.

Hampir-hampi langit pecah karena ucapan kalian itu, dan bumi terbelah, dan gunung gunung
runtuh.

ALlah mengatakan , jika langit punya perasaan, emosi, dan rasa marah seperti kalian, maka
tentu saja langit itu akan runtuh dan hancurlah kalian semuanya.

Jika bumi punya perasaan seperti kalian, maka bumi itu akan terpecah belah.

Dan jika gunung punya perasaan seperti kalian, maka gunung akan hancur berkeping-2 ini dan
porak porandahlah bumi itu dan musnahlah segala isinya.

Itu adalah hujatan dan tuduhan terburuk yang pernah disyahkan oleh sekelompok manusia
kepada Tuhannya sendiri .
Benar-benar keji sekali manusia yang membuat kesepakatan pada Konsili (seminary) di Nicea
yang dihadiri oleh utusan dari Uskup gereja-gereja tanggal 20 Mei 325 Masehi itu.

SEMOGA MENJADI RENUNGAN BAGI YANG MAU BERPIKIR JERNIH , ADIL DAN BENAR.




         March 6 at 6:17am Diskusi Antar Agama @Xulkarnain Alex: Tidak ada seorang
Kristenpun yang mengajarkan ajaran yang begitu merendakah dan menghujat Allah yang
mengatakan bahwa Allah mendekati Maryam kemudian melakukan hubungan biologis dan
akhirnya lahirlah Isa.

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang berkenan menjadi manusia. Ia datang ke dunia melalui
proses kelahiran, demikianlah yang dinyatakan dalam Firman Allah.




      Xulkarnain Alex @DAA.... APAKAH ANDA MERASA TIDAK SUKA KALAU TUHAN ANDA
SAYA HINA? KENAPA ANDA MERASA TIDAK SENANG? KENAPA ANDA MARAH KALAU TUHAN
ANDA DISEBUT MENGHAMILI MARIA ISTRI YUSUF? KENAPA ANDA TERSINGGUNG JIKA TUHAN
ANDA DITUDUH MEMPERKOSA ISTRI YUSUF?

KALAU ANDA MERESA TERHINA DENGAN TUDUHAN ITU,, MAKA YANG SANGAT SANGAT TIDAK
MASUK AKAL , KENAPA ANDA LEBIH SUKA MEMILIH OBJEK YANG SAMA ITU MENJADI ALLAH.
SEHINGGA ANDA MEMUJA, MENYEMBAH DAN BERDOA KEPADA OBJEK YANG SAMA ITU
SETIAP SAAT? BUKANKAH ITU LEBIH MENGHINA TUHAN LAGI?

BAGAIMANA SIH JALAN PIKIRAN ANDA ?.. NORMALKAH JALAN PIKIRAN ANDA ITU?

PERCAYAKAH ANDA .. BAHWA ALLAH AKAN MARAH BESAR JIKA ANDA MENGANGGAP NYA
MEMPUNYAI ANAK?

KALAU MEMANG ALLAH ITU MARAH DITUDUH MEMPUNYAI ANAK, LALU APAKAH MENURUT
ANDA ALLAH TIDAK MARAH JIKA ANAK MANUSIA ( YESUS) DINOBATKAN MENJADI TUHAN?

ARTINYA Teori Allah punya anak biologis seperti yang telah diputuskan oleh Kredo di Neceu itu
(Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala
abad) SUDAH RUNTUH.. sudah mustahil untuk ditegakkan lagi di Zaman Millenium ini. Saaat ini
umat Kristen sudah mulai percaya lalu mengadopsi kebenaran al qur’an dengan menyampaikan
informasi bahwa “YESUS TERCIPTA DARI KALIMAT ALLah” , mudah-mudahan anda memahami
maksud kalimat itu dengan benar.




       Xulkarnain Alex @DAA .. tentu anda sudah mengerti dengan contoh cerita yang saya
sampaikan diatas. Artinya kalau saya mengatakan kata “anak-ku” , itu adalah sebuah ungkapan
kedekatan, ungkapan rasa sayang, sebuah perumpamaan atau istilah saja. Begitu juga kalau
saya menyampaikan kata “ Bapa-ku”, itu artinya bahwa saya mengingnkan anda menganggap
saya sebagai “ Bapa-anda”, itu ungkapan kasih sayang , kedekatan hubugan bathin atau
keakraban SEMATA. Bukan berarti saya adalah “Bapa-anda” yang sesungguhnya. Sehingga kalau
anda mengatakan kepada saya “Bapa-ku” maka itu maknanya adalah hubungan keakraban
semata. Artinya baik saya maupun anda sendiri tidak mengartikan istilah itu dalam arti yang
sesungguhnya.

Maka begitu jugalah hendaknya anda memahami pengertian kata-kata “ Bapa-ku”, “anak-Nya”,
“Anak-tunggal-Nya”, “anak-anak-Nya” ,, yang tertulis di dalam al kitab anda tersebut. Kata-kata
tersebut hanyalah kata kiasan, perumpamaan atau ungkapan rasa kasih antara Tuhan dengan
manusia. Kalau pemikiran anda sudah dapat mencapai pemahaman kearah tersebut dengan
benar, maka tidak ada lagi perbedaan pemahaman diantara kita. Antara muslim dan Kristen.

Kalau Yesus bukan anak Allah dalam arti yang sesunguhnya, lalu Yesus itu anak siapakah?
Apakah Yesus anak Yusuf suaminya Maria? Kalau anda masih bersikukuh mengatakan Yesus
anak Tuhan , bagaimana anda menjelaskan bunyi nubuat di dalam al kitab anda ini;

1Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. 2… 3…. 16Yakub memperanakkan Yusuf
suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (matius 1:16)

Pada nubauat diatas jelas-jelas dinyatakan bahwa Yesus adalah keturunan Yusuf , suaminya
Maria”. Jadi mana yang benar nih..! apa benar Yesus dimasukkan keturunan Yusuf ?

Kenapa Tuhan menyebabkan Maria hamil tanpa seizin suaminya “Yusuf”? Kalau bukan anak
Yusuf, lalu Yesus anak siapa? Kalau Yesus bukan anak Yusuf, bagaimana anda membayangkan
cara Tuhan menghamili Maria? Bahkan suami Maria sendiri tidak pernah diberi kesempatan
untuk menghamili istrinya karena Yesus itu?. Padahal mereka sudah syah menjadi suami istri
saat Maria hendak hamil. Hal-hak Yusuf sebagai suami sudah dirampas dan dilecehkan oleh
Tuhan. Bahkan sebelum kehamilam Maria, Tuhan tidak pernah meminta kesediaan atau
meminta izin kepada Maria sendiri untuk bersedia mengandung anaknya yang bernama Yesus
itu. Apakah ini bukan pemerkosaan namanya? Minimal pemerkosaan dalam pemaksaan
kehendak.

 Coba anda cari di dalam al-kitab anda apakah Allah atau utusannya (malaikat) sebelumnya
datang secara langsung minta izin kepada “Yusuf: atau kepada “Maria” sebelum proses
kehamilan itu? Apakah anda membayangkan pemerkosaan itu seperti seorang laki-laki
melakukannya terhadap wanita yang pasrah menerima nasibnya? Bukankan pemerkosan itu
identik dengan pemaksaan kehendak atau pikiran seseorang? Jadi kalau tidak ada kesepakatan
antara Allah dengan Maria dan suaminya sebelumnya, maka itu dapat dikategorikan dengan
pemerkosaan, minimal pemaksaan kehendak.

Bagaimana anda otak anda bekerja tentang cara Allah menyebabkan Maria hamil ?, kalau
bukan secara hubungan sex? Apakah anda membayangkan Maria hamil hanya dengan Firman
Tuhan? Kalau demikian tunjukkanlah bukti Firman tuhan itu di dalam kitab Bible anda!.
tunjukkan bagiamana perkataan Tuhan ketika hendak membuat Maria hamil?

Setelah 9 bulan lahirlah Yesus, lalu dari mana Yesus keluar? Bagaimana anda membayangkan
kalau Yesus yang lemah itu dilahirkan dari belahan paha ibunya, sama seperti anda, kemudian
muncul dari memek seorang wanita? Apakah anak itu punya tali pusar, apakah punya air
ketuban lalu pecah dan keluarlah Yesus dari placenta yang berdarah-darah? Dapatkah anda
membayangkan Tuhan anda lahir dari kelamin seorang wanita yang berbau pesing ? dan
berdarah darah itu? Mampukah anda membayangkan Tuhan anda lahir disebuah pulungan di
dalam kandang domba ditengah malam buta? Bagaimana otak anda bekerja sehingga anda
meremehkan dan menempatkanTuhan anda sendiri pada posisi yang sangat lemah dan hina
tersebut?

Kenapa Tuhan anda tidak lahir dari Mulut Maria saja ? atau lewat telinga atau lobang hidung?
Kenapa Maria harus susah-susah mengandung Tuhan anda itu? Kenapa Maria harus
menanggung beban berat selama 9 bulan? Kenapa Maria harus mengalami penderitaan lahir
dan bathin selama menghamili Yesus , tuhan anda itu?

Kenapa Tuhan anda tidak langusung saja muncul kehadapan seluruh umat manusia tanpa
proses yang berbelit-belit itu?

Kenapa Bapa Yesus memaksa suami Maria “Yusuf” untuk mengadopsi Yesus sebagai silsilah
dari keturunannya? Padahal bukan dia yang menyebabkan istrinya Hamil.. Hak Yusuf sebagai
suami telah dirampas oleh Tuhan. Kalau Yesus bukan anak Yususf , bagaimana anda
membenarkan bahwa Yesus dimasukkan kedalam silsilah keturunan bapak tirinya “Yusuf”?

Kemudian cobalah anda berikankomentar dari nubuat beriktu ini;
." 23Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut
 anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, 24anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak
     Yanai, anak Yusuf, 25anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,

                                     ( Lukas 3:23:24).

Pertanyaannya;; apakah anda termasuk salah seorang DARI ORANG-ORANG YANG
“menganggap” Yesus adalah anak Yusuf? Bukankah ayat diatas menunukkan bahwa yang
menduga “Yesus anak Yusuf” adalah orang-orang sekitarnya.. JADI APAKAH BENAR YUSUF
ADALAH SUAMI MARIA? Kok anggapan manusia disayahkan juga di dalam al kitab yang anda
klaim sebagai firman Tuhan?.. JADI MANA YANG MENAR NIH ??. KONTRADIKSI LAGI-
KONTRADIKSI LAGI.



KALAU ANDA SUDAH MAMPU MEMBUANG ATRIBUT “ ALLAH BERANAK” MAKA ATRIBUT
“ANAK MANUSIA MENJELMA MENJADI ALLAH” SUDAH TIDAK RELEVAN LAGI ANDA PAKAI.

KESALAHAN ANDA YANG PERTAMA , DIMANA ANDA MENGGAP TUHAN BERANAK, TENTUNYA
ALLAH MARAH BESAR. KALAU ANDA MELAKUKAN KESALAHAN KEDUA , MENJADIKAN
MANUSIA SEBAGAI ALLAH, MAKA ITU MERUPAKAN KESALAHAN YANG LEBIH FATAL LAGI BAGI
ALLAH . DIA BUKANNYA MARAH BESAR LAGI, sudah TIDAK ADA LAGI ISTILAH LANGIT RUNTUH ,
BUMI DAN GUNUNG HANCUR BERKEPING-KEPING, TETAPI DIA AKAN LANGSUNG
MENJEBLOSKAN ANDA KEDALAM NERAKA DI AKHIRAT NANTI. GUNAKANLAH PEMIKRAN ANDA
YANG LOGIS DAN BENAR.

SEMOGA ANDA mampu menggunakan pikiran jernih yang logis dan benar.
       Diskusi Antar Agama Bagaimana proses penyusunan Al-Quran?




       Dialog Agama - Isa dan Islam - Membedah Asal-Usul Al-Quran

       www.isadanislam.com

       Dialog Agama - Isa dan Islam

       Share · March 6 at 2:10pm ·




       Xulkarnain Alex Sejumlah kalangan yang ingin mengubah pandang orang-orang islam
tentang keaslian ayat-ayat al Qura’n terutama dari kaum Orientalis Kristen dan Yahudi,
khususnya dari kalangan atheis (seperti Ali SIna dan Ibnu waraq) yang DIMAMFAATKAN DAN
telah disampaikan oleh penghasut DAA @ Co, menuduh bahwa telah terjadi kesalahan dalam
penulisan Teks-teks Al Qur’an yang dilakukan oleh pemerintahan khalifah Abu Bakr, khalifah
Umar bin Khatab dan khalifah Ustman bin Affan. Mereka menyimpulkan bahwa hal ini terjadi
karena pada massa kekalifahan itu sudah banyak para penghafal al Qur’an yang gugur dan
lembaran-lembaran Al Qur’an itu bercerai berai pada tempat-tempat yang tidak jelas, sehingga
berkemungkinan besar telah dilakukan pemalsuan dengan merubah ayat-ayat tersebut dari
yang aslinya.

Namun mereka sama sekali mengenyampingkan dan menutupi mata dari kenyataan bahwa Al
Qur’an sudah disusun langsung oleh Nabi Muhammad dibawah bimbingan Malaikat jibril
melalui catatan yang ditulis oleh sahabat-sahabatnya terutama sekretris terpercaya beliau yaitu
Zain bin Thabit. Bahkan banyaksekali sahabat Rasullullah mampu menghafal ayat tersebut
tanpa kesalahan sedikitnya sehingga sama otentiknya dengan catatan AL Qur’an.

AL Qur’an yang sudah terhafal oleh sahabat-sahabat rasullullah tersebut kemudian disimpan
dengan baik di rumah Istri rasullullah yang “ Aisah”. Kemudian 2 tahun setelah wafatnya
Rasullullah, dibawah kepemimpnan Abu Bakar, kembali Zaid bin Thabit ditunjuk sebagai ketua
pelaksanan untuk merapikan dan mengumpulkan al Qur’an di dalam satu mushaf seperti yang
ada sekarang. Zain bin Thabit adalah seorang penghafal Al Qur’an yang setara kemampuannya
dengan apa yang telah dihafal oleh Muhammad, sehingga Rasullullah tidak meragukan lagi
kemampuannya.

Namun bukan hanya Zaid bin Thabit saja yang mampu menghafal al Qur’an yang disampaikan
oleh Rasullullah, diantara sahabat-sahabat dekat dan teruji kemampuannya menghafal AL
Qur’an antara lain adalah ; Abu Bakr as-Siddiq , 'Uthman bin, 'Umar bin al-Khattab, 'Affan,
Khalid bin al-Walid , 'All bin Abi Talib, Abban bin Sa'id, Abu Umama, Abu Ayyub al-Ansari, , Abu
Hudhaifa, Abu Sufyan, Abu Salama, Abu 'Abbas, Ubayy bin Ka'b, al-Arqam, Usaid bin al-Hudair,
Aus, Buraida, Bashir, Thabit bin Qais, Ja` far bin Abi Talib, Jahm bin Sa'd, Suhaim, Hatib,
Hudhaifa, Husain, Hanzala, Huwaitib, Khalid bin Sa'id, , az-Zubair bin al-`Awwam, Zubair bin
Arqam, Sa'd bin ar-Rabi`, Sa'd bin `Ubada, Sa'id bin Sa`id, Shurahbil bin Hasna, Talha, `Amir bin
Fuhaira, `Abbas, `Abdullah bin al-Arqam, `Abdullah bin Abi Bakr, `Abdullah bin Rawaha,
`Abdullah bin Zaid, `Abdullah bin Sa'd, 'Abdullah bin 'Abdullah, 'Abdullah bin 'Amr, Uqba, al'Ala
bin 'Uqba, 'Amr bin al-'As, Muhammad bin Maslama, Mu'adh bin Jabal, Mu'awiya, Ma'n bin
'Adi, Mu'aqib bin Mughira, Mundhir, Muhajir, dan Yazid bin Abi Sufyan (baca buku Kuttab an-
Nab karangan “M.M, A'zami )’.

Melalui Sahabat-sahabat inilah, Rasullullah menugaskan mereka untuk mencatat semua wahyu
yang diturunkan oleh Allah. Periode penulisan wahyu awal ini merupakan periode penulisan
wahyu yang dikenal dengan Periode Madinah, sementara wahyu yang turun waktu di Mekah
dulu semuanya menjadi hafalan yang tidak terpisahkan dengan keaslian ayat-ayat al qur’an
yang terdapat dalam setiap diri sahabat-sahabat Nabi yang bertaqwa kepada Allah.

Antusias dan semangat para pengikut nabi untuk melahap habis ayat-ayat yang mereka tunggu-
tunggu benar-benar sangat menggebu-gebu. Diantara mereka sering saling bertanya ; apakah
Rasullullah sudah menerima dan menyampaikan ayat terbaru?. Pada zaman itu, kesenian sastra
bangsa arab sudah lagi ngetop-ngetopnya di bidang seni baca sajak dan puisi, sehingga mereka
sangat suka mengadakan perlombaan seni baca sajak, puisi dan prosa.

Namun ayat-ayat al Qur’an yang disampaikan oleh Rasullullah sungguh sangat memukau dan
indah sekali tatabahasanya, bunyi pantunnya sangat menarik, susunan kata-katanya sangat
tepat dan mengandung arti yang sangat mendalam di dalam falsafah hidup mereka, sehingga
mereka antusias sekali untuk menghafalnya. Dan apabila sajak yang dihafal oleh para penghafal
Al Qur’an itu disampaikan dihadapan pembuat sajak bangsa quraisy lainnya, maka bergetarlah
hati mereka , seolah-olah ada kekuatan yang mempengaruhi jiwa dan nalar mereka ketika itu.
Bahkan Umar bin Khatab yang pada awalnya hendak membunuh Rasullullah , menjadi luluh
hatinya setelah mendengar lantunan ayat-ayat awal surah Thaha yang dibacakan oleh
keponakannya “ Fatimah “, lalu dia langsung masuk islam hanya karena hatinya luluh lantak
mendengarkan mukjizat dari kemasgulan ayat-ayat dari langit itu.

Kalau dibandingkan dengan zaman sekarang, sama saja dengan harapan masyarakat untuk
menghafal syair-syair lagu-lagu tervaforit yang menduduki nomor tangga-nada urutan tertinggi
yang di request pendengar siaran infotainment baik melalui Radio maupun Televisi. Ada
kebanggaan tersendiri bagi yang telah berhasil menghafal ayat-ayat yang disampaikan
Rasullullah tersebut sebanyak-banyaknya.

Khusus untuk Zaid bin Thabit, Rasullullah menugaskan kepadanya untuk menulis dengan rapi
dan tersusun sesuai dengan arahan Rasullullah. Seperti ketika Rasullullah menyuruh Zaid bin
Thabit menempatkan satu ayat atau surat yang baru turun pada urutan surat yang sudah turun
sebelumnya. Saat tugas penulisan selesai, Zaid membacakan ulang di depan Nabi Muhammad
agar yakin tak ada sisipan kata lain yang masuk ke dalam teks. Begitu juga Rasullullah memberi
arahan kepada sahabat penghafal Al Qur’an yang lainnya.

 Surat-surat Al Qur’an yang sudah tersusun pada saat Rasullullah masih hidup itu ditulis di atas
lembaran kulit kayu, kulit domba, kulit onta, kemudian dikumpulkan dirumah Nabi Muhammad.
Bahkan banyak ulama yang mengatakan bahwa pada zaman Rasulluah hidup itu, al qur’an
sudah di tulis diatas kertas, dengan asumsi bahwa Kertas pertama kali ditemukan oleh seorang
bangsa cina Cun Lun pada tahun 105 M. Sedangkan bangsa arab waktu itu , mata pencarian
utamanya adalah sebagai kurir pembawa barang dagangan dari Syria (barang yang berasal dari
India dan CIna) ke Mesir, yang lebih cepat lewat semenanjung arab/tanah arab dibanding laut.
Sementara Al qur’an sudah ditulis oleh Zait bin zabit antara tahun 612-630 M. Jadi tidak
mungkin kertas belum sampai ke tangan bangsa Arab.
Sebaliknya orang-orang yang mengatakan bahwa al qur’an ditulis diatas tulang-belulang ,
hanyalah celaan yang disampaikan oleh bangsa pembenci Islam, untuk merendahkan bangsa
arab dan umat islam secara keseluruhan.

Sedangkan sahabat-sahabat yang lainnya saling mencatat ayat-ayat baru turun tersebut pada
lembaran yang sudah dibawa masing-masing oleh mereka kehadapan Rasullullah atau
menerima catatan dari Zaid bin Thabit. Kemudian mereka saling menghafalnya.

Jadi kompilasi Al Qur’an tesebut sudah tersusun pada saat Rasullullah masih hidup baik dari
urutan ayat-ayatnya, maupun urutan surat-suratnya begitu juga dengan nama dari surat yang
diturunkan. Beberapa hadist dan alasan yang menceritakan bahwa kompilasi al Qur’an sudah
jadi pada saat Rasullah masih hidup antara lain adalah ;
1. ’Uthman bin AM al-‘As melaporkan bahwa saat sedang duduk bersama Nabi Muhammad
ketika beliau memalingkan padangan pada satu titik dan kemudian berkata, "Malaikat Jibril
menemuiku dan meminta agar menempatkan ayat dibawah ini pada ayat 22 pada bagian surah
tertentu.

2. AI-Kalbi melaporkan dari Abu Sufyan tentang Ibn ‘Abbas tentang ayat dibawah ini,

Ia menjelaskan, "Ini adalah ayat terakhir yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Malaikat
Jibril turun dan minta meletakannya setelah ayat ke dua ratus delapan puluh dalam Surah al-
Baqarah."
3. Ubbay bin Ka'b menjelaskan, "Kadang-kadang permulaan surah itu diwahyukan pada Nabi
Muhammad, kemudian saya menuliskannya, dan wahyu yang lain turun pada beliau lalu
berkata, "Ubbay! Tulislah ini dalam surah yang menyebut ini dan itu.' Dalam kesempatan lain
wahyu diturunkan pada beliau dan saya menunggu perintah yang hendak diberi-kan sehingga
beliau memberi tahu tempat yang sesuai dari suatu ayat.

4. Zaid bin Thabit memberi penjelasan, "Sewaktu kami bersama Nabi Muhammad
mengumpulkan Al-Qur'an kertas kulit beliau berkata, "Mudah-mudahan Sham mendapat
berkah" Kemudian beliau ditanya, 'Mengapa demikian wahai Nabi Allah?' Beliau menjawab,
'Karena para Malaikat yang Maha Rahman telah melebarkan sayap mereka kepadanya." Dalam
hadith ini kita catat Nabi Muharnmad selalu melakukan pengawasan dalam pengumpulan dan
susunan ayat-ayat Qur'an
5. Nabi Muhammad memberi komentar kepada ‘Umar, "Akhir ayat-ayat dari Surah an-Nisa'
akan dianggap cukup buatmu (dalam menyelesaikan masalah warisan). " (hadis sahih Muslim)

6. Abu Mas'ud al-Badri memberi laporan bahwa Nabi Muhammad bersabda, 'Ayat terakhir dari
Surah al-Baqarah dapat mencukupi bagi siapa saja yang membaca di waktu malam."(hadis
sahih Al-Bukhari

7. Ketika menjadi Imam diwaktu shalat, Rasullullah sering membacakan satu surat sampai habis,
bahkan sering juga membacakan 2 surat yang berurutan dalam satu kali shalat. Hal ini
menunjukkan bahwa surat dan ayat-ayat Al Qur’an tersebut sudah terkompilasi sebelumnya
dan diajarkan kepada seluruh sahabat yang menjadi makmum di dalam shalat berjamaah
tersebut.

8. Menurut `Uthman bin Abi al-'As, Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad memberi
perintah akan penempatan ayat tertentu
9. Zaid bin Thabit menegaskan, "Kami akan kumpulkan Al-Qur'an di depan Nabi Muhammad."

10. Nabi Muhammad selalu memanggil penulisnya dan berkata, "Letakkan ayat-ayat tersebut
ke dalam surah seperti yang beliau sebut.

11. Ibn ‘Abbas melaporkan bahwa Nabi Muhammad berjumpa dengan Malaikat Jibril setiap
malam selama bulan Ramadan hingga akhir bulan, masing-masing membaca Al-Qur'an silih
berganti.

12. Nabi Muhammad, Zaid bin Thabit, dan Ubayy bin Ka'b membaca secara bergiliran setelah
sesi terakhir dengan Malaikat Jibril. Nabi Muhammad juga membaca di depan Ubbay dua kali
dalam tahun kematiannya.
13. Malaikat Jibril memberikan arahan tentang penempatan ayat-ayat di dalam Al Qur’an
kepada Rasullullah. Hal ini menunjukan bahwa kompilasi susunan ayat-ayat Al Qur’an tersebut
berasal dari Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril.

14. Rasulullah SAW melarang membawa tulisan Al Quran ke wilayah musuh. Rasulullah s.a.w.
bersabda: “Janganlah kalian membawa catatan Al Quran ke wilayah musuh, karena aku merasa
tidak aman (khawatir) apabila catatan Al Quran tersebut jatuh ke tangan mereka “. Hal ini
menunjukkan bahwa orang-orang selain Islam tidak mengetahui tentang penulisan ayat-ayat Al
Qur’an yang disampaikan oleh Rasullullah kepada para sahabat.

Memang diakui bahwa secara umum, susunan ayat-ayat dan surat-surat di dalam Al-Qur'an
memiliki keunikan tersendiri, dimana susunannya tidak berurutan baik sebagai sebuah topik
bahasan maupun dari urutan cerita dan urutan waktu.

Tidak seorangpun yang mempu menjelaskan keunikan susunan ayat-ayat Al Qur’an ini, “
rahasianya hanya pada Allah Yang Mahatahu “, karena Dia sebagai pemilik kitab tersebut.
justru ketidak teraturan itulah yang membuat AL Qur’an membentuk bangunan yang sangat
kokoh dan tidak tergoyahkan. Antara satu ayat terkait dengan ayat yang lainnya, sehingga
membentuk mata rantai yang tidak putus-putusnya. Apabila seseorang melakukan editing
untuk menyusun kembali , baik dari susunan kata-katanya maupun penempatannya, hasil
akhirnya adalah sebuah karya lain yang akan berubah arti dan maknanya. Dimana susunan
tersebut , secara keseluruhan akan mengubah semua isinya. Jadi benarlah dengan apa yang
tercantum di dalam sebuah ayat yang terdapat di dalam Al Qur’an yang berbunyi ; “

“Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu
    pandai) membacanya 17. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah
 bacaannya itu 18. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya. (QS
                                      75:17-19)”

Hanya nabi Muhammad yang diberi hak istimewa untuk menerima dan menyampaikan
ketetapan Allah dari ayat-ayatNYA tersebut. Tidak ada hak seseorangpun atau suatu kaum pun
untuk mengedit dan merubah ayat-ayat tersebut. Sebagaimana yang diabadikan di dalam surat
An Nahl ayat 44 yang berbunyi ;

“ Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa
      yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan,(Qs 16:44)”.

Para sahabat nabi menghafal ayat-ayat Al Qur’an sesuai dengan arahan dan tuntunan
Rasullullah seperti ; membacanya secara berurutan mulai dari awal bulan Ramadhan sampai
berakhirnya bulan Ramadhan. Yang pada gilirannnya , sahabat-ahabat Rasullullah membagi
seluruh ayat-ayat Al Qur’an itu menjadi 30 Juzz agar terurut membacanya dari awal sampai
akhir Ramadhan. Disamping itu, mereka juga terus membaca ayat-ayat tersebut setiap dalam
shalat, membacanya lalu menghafalnya pada waktu menjelang sahalat subuh atau lohor.

Sehingga seluruh umat Nabi yang taat melaksanakan Shalat tersebut benar-benar menghafal
dan mengerti setiap kata-kata dan susunan ayat-ayat tersebut termasuk bagaimana cara
membacanya yang benar. Bahkan diantara sahabat dapat mendendangkannya dengan irama
dan alunan suara yang sangat merdu dan indah seperti yang dilakukan oleh Bilal, seorang bekas
budak yang sangat merdu suaranya. Hafalan ayat-ayat al Qur’an tersebut sama kuatnya dan
otentik dengan catatan yang telah mereka buat dan bahkan kemampuan hafalan mereka
merupakan duplikat dari keabsahan tulisan Al Qur’an. Demikianlah cara Allah menjamin
kemurnian untuk menjaga ayat-ayatNYA sebagaimana yang diabadikan di dalam surat Al Hajr
ayat 9 yang berbunyi ;


        “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-
                           benar memeliharanya.” ( Qs Al Haje 15:9)”.




Sepeninggal Rasulullah SAW, lembaran ayat-ayat yang sudah terkumpul tersebut , selanjutnya
disimpan oleh istrinya “Aisyah”. Dua tahun setelah Rasullullah wafat, Khalifah Abu Bakar
memerintahkan untuk mengumpulkan seluruh manuskrip catatan ayat ayat al qur’an untuk
disatukan dalam satu bundle yang disebut dengan mushaf.
      Xulkarnain Alex TANPA MAU BELAJAR SEDIKITPUN DAA MENGAMBIL BUKU SI ATHEIS
IBNU WARAQ SEBAGAI REFERENSINYA, KEMUDIAN MENYEBARKANNYA TANPA MAU MENILAI
KEBENARANNYA SAMA SEKALI. BAHKAN MENAMBAH BUMBU UNTUK MENINGKATKAN RASA
KEBENCIAANNYA.

KALAU KITAB PERJANJIAN BARU ADALAH KITAB INJIL YANG ASLI (FIRMAN ALLAH) YANG
DITURUNKAN KEPADA YESUS SECARA LANGSUNG, MAKA TOLONG CARI SATU SAJA BUKTI DI
DALAM KITAB BIBLE YANG MEMBUKTIKANYA ;

1.. APA JAWABAN YESUS KETIKA TUHAN MENURUNKAN AL-KITAB ITU DI DALAM BIBLE ?

2.APAKAH ADA FIRMAN DARI TUHAN YANG MENGATAKAN BAHWA KITAB BIBLE ADALAH KITAB
INJIL YANG ASLI ?

3. APA ADA JAMINAN DARI TUHAN ATAU DARI YESUS BAHAWA KITAB BIBLE ITU ADALAH KITAB
ASLI ?

4. KALAU BIBLE ITU ADALAH KITAB INJIL ASLI COBA KASIH TUNJUK BAGAIMANA BENTUK
TULISAN ASLI YANG DITULIS LANGSUNG OLEH YESUS ?

5. ADAKAH JAMINAN DARI TUHAN ATAU DARI YESUS BAHWA KITAB BIBLE ADALAH KITAB INJIL
YANG ASLI SEPANJANG ZAMAN?

6. KALAU INJIL YANG ADA DI DALAM KITAB BIBLE ITU ASLI, MAKA ALLAH TIDAK PERNAH
MEMBUAT KESALAHAN DAN TIDAK MUNGKIN PULA ADA AYAT-AYAT YANG KONTRADIKSI

7. TOLONG DIJELASKAN DAN DIBETULKAN TENTANG AYAT-AYAT YANG KONTRADIKSI YANG
TERDAPAT DI DALAM KITAB BIBLE YANG DIKLAIM INJIL DIBAWAH INI. JIKA TIDAK DAPAT
MENJAWABNYA SAMA SAMA SEKALI MAKA SIAPAPUN TIDAK DAPAT MEMBUKTIKAN BIBLE ITU
ASLI DAN PASTI PALSU..PALSU.. PALSU

Keselamatan itu ditentukan oleh syahadat (pengakuan) atau perilaku?

“ Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam
hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan
diselamatkan.” (Roma 10:9 TB)

Kontradiksi dengan:

“ Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,” (Roma 2:6 TB)
MANA YANG BENAR? Roma 10:9 TB atau Roma 2:6 TB? PADAHAL MASIH DALAM SATU SURAT
LHO?


Matius 10:34 : Yesus tidak membawa damai.
Yohanes 16:33: Yesus membawa damai.

JADI YESUS INI SUKA DAMAI ATAU SUKA PERANG? PILIH AYAT YANG MANA?

Matius 7:21, Lukas 10:36-37, Roma 2:6, 13, Yakobus 2:24 Kita dibenarkan oleh perbuatan,
bukan oleh iman; VERSUS Yohanes 3:16, Roma 3:20-26, Efesus 2:8-9, Galatia 2:16 Kita
dibenarkan oleh iman, bukan oleh perbuatan.

HANYA SALAH SATU DARI AYAT DIATAS YANG BENAR.. YANG MANA?


Matius 5:17-19, Lukas 16:17 Jesus tidak datang untuk menghapus Hukum Taurat.
Efesus 2:13-15, Ibrani 7:18-19 Jesus menghapus Hukum Taurat.

MANA YANG BENAR; BOLEH ATAU TIDAK MENGHAPUS HUKUM TAURAT?


Kejadian 17:7, 10-11 Pentingnya Perjanjian Khitanan untuk selama-lamanya; VERSUS
Galatia 6:15 Khitanan tidak ada artinya. Galatia 5:2 Paulus menghapus hukum Khitan.

PASTI KALIAN PILIH AYAT YANG YANG TIDAK MENYAKITKAN BUKAN?


Matius 16:9 Yesus menyatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Petrus adalah sama dengan
kebenaran Tuhan.

VERSUS

Matius 16:23 Yesus menyebut Petrus sebagai setan!

(Note:Dalam Alkitab edisi BIS, LAI telah mengedit kata "setan" menjadi "penggoda")


AYO .. MANA YANG ANDA PILIH?
Matius 11:7-15, 17:12-13 Yesus mengatakan bahwa Yohanes adalah Nabi itu.


VERSUS

Yohanes 1:21 Yohanes berkata bahwa ia bukanlah Nabi itu.


ANDA PILIH KETERANGAN YESUS ATAU YOHANES SI PEMBABTIS?



Melakukan hukum Taurat itu benar atau tidak?

“ Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan
hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” (Roma 3:20 TB)

Kontradiksi dengan:

“Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi
orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.” (Roma 2:13 TB)



SAMA-SAMA KITAB ROMA KOK SALING MENYALIB ?




Manusia dapat melihat Tuhan (Amos 9:1; Kejadian 26:2; Keluaran 23:33, Keluaran 33:11,
Kejadian 32:30, Kejadian 12:7, Kejadian 17:1, Kejadian 18:1, Keluaran 3:16, Keluaran 6:2-3,
Bilangan 12:7-8, 14:14, Job 42:5, Amos 7:7-8);

VERSUS

Manusia tidak dapat melihat Tuhan (Yohanes 1:18, Keluaran 33:20; 1 Yohanes 4:12; 1 Timotius
6:16)

AYO DAA.. ANDA PILIH YANG MANA?




Dosa Warisan bersumber dari dosa Adam (Roma 5:12)
VERSUS

Dosa Warisan bersumber dari Hawa, karena Adam tidak berdosa (1 Timotius 2:14).


MANA YANG BENAR NIH DAA?



Roma 4:2, Roma 5:12, Roma 5:14, 1 Korintus 15:20 (Semua manusia mewarisi dosa Adam)

VERSUS

Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Yeremia 31:29-30, Yehezkiel 18:1-9 (Anak tidak mewarisi dosa
Ayah, Tidak ada dosa warisan yang dibebankan kepada anak cucu).

TAMBAH BINGUNG LAGI NIH



Roma 3:28 ("Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia
melakukan hukum Taurat.")

VERSUS

Yakobus 2:14,20 ("Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia
mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan
dia?.....bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?")



JADI YANG MANA YANG HARUS DILAKSANAKAN NIH?


Roma 3:20 (Mematuhi Hukum Taurat tidak disebut sebagai orang yang benar)

VERSUS

Galatia 6:2 (orang yang mematuhi Hukum Taurat adalah orang yang benar).

TAMBAH BINGUNG.. YANG BENAR YANG MANA?



Matius 11:13-14, 17:13 (Elias adalah Yohanes si Pembaptis)
VERSUS

Yohanes 1:21 (Elias adalah bukan Yohanes si Pembaptis).


TAMBAH BINGUNG LAGI AKU.. TOLONG DIJELASKAN YANG BENAR YA.. DAA?

Matius 2:1, Yesus dilahirkan pada rejim Herodes, jadi Yesus lahir paling telat tahun 4 SM).


VERSUS

Lukas 1:36 dan Lukas pasal 3, Yesus berumur 30 tahun pada tahun ke 15 rejim Tiberius. Artinya
Yesus lahir tahun 2 SM.
MANA YANG BENAR NIH.

ITU SAJA DULU DAA.. MASIH ADA RIBUAN LAGI PERTENTANGAN-PERTENTANGAN LAINNYA.
KALAU DISAMPAIKAN DISINI AKAN TERLALU PANJANG DAN MEMBOSANKAN.

ITU BARU PERTENTANGAN ANTAR SESAMA KITAB PERJANJIAN BARU YANG DIKLAIM SEBAGAI
INJIL. DAN JAUH LEBIH BANYAK LAGI TERDAPAT DI DALAM PERJANJIAN LAMA YANG DIKLAIM
SEBAGAI KITAB TAURAT. APALAGI ANTARA KITAB PERJANJIAN BARU DENGAN KITAB
PERJANJIAN LAMA, AKAN JAUH LEBIH BANYAK LAGI.

AYOOOOO… TOLONG DIJELASKAN .. NANTI KALAU SUDAH DAPAT ANDA JAWAB DENGAN
BENAR.. MAKA SAYA TAMBAH LAGI SOAL-SOAL YANG LAINNYA YA !!

KALAU TIDAK DAPAT MENJELASKNANNYA DENGAN BENAR , MAKA KEPALSUAN KITAB BIBLE
BENAR ADANYA.

ITU SAJA KOK REPOT.




       March 8 at 2:52pm Diskusi Antar Agama @Xulkarnain A: Sepertinya anda terlalu sibuk
untuk mencari kontradiksi daripada mencari Tuhan itu sendiri, maka anda sudah menjauh dari
Kebenaran itu sendiri. Namun, Alkitab akan tetap berdiri teguh, akan bekerja dalam manusia
yang haus akan kebenaran hakiki, dan bukan dipahami dengan tatacara pikir manusia yang
mengurung dirinya dalam kebenaran diri sendiri. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silakan
mengemail staf kami di masukan@idionline.info, terimakasih.
      Xulkarnain Alex Sayang sekali .. DAA menghindar lagi dari topik pertanyaan saya.

Satupun anda tidak mau/tidak dapat menjawabnya.

Bilang sajalah anda tidak tahu jawabannya.. selesai .. ngak ada masalah bagi saya!! . Itu adalah
ciri-ciri org yang tidak mau berterus terang & jujur.

PADAHAL ANDA LAH YANG SELAMA INI MENCARI-CARI KELEMAHAN dan merusak AYAT-AYAT
AL QUR'AN , DENGAN TIDAK HENTI-HENTINYA MENAMPILKAN THREAT DI DIDING FB INI UNTUK
MENDISKRIDITKAN ISLAM. BAHKAN ANDA MERASA BANGGA BEKARJASAMA DENGAN
GEROMBOLAN ATEIS FFI (ALI SINA DAN IBNU WARAQ) UNTUK KIBLAT ANDA .

TETAPI SEMUA TUDUHAN ANDA ITU SUDAH KAMI JAWAB DAN KAMI JELASKAN DENGAN BAIK
DAN BENAR.

NAMUN KETIKA KAMI BALIK BERTANYA DAN MEMBALIKKAN TUDUHAN ANDA ITU, ANDA
MENGELAK DAN TERUS LARI DARI TOPIK MASALAH , KEMUDIAN ANDA MENCARI-CARI ALASAN
LAIN YANG TIDAK RELEVAN SAMA SEKALI.

ITU SAJA SUDAH MEMBUKTIKAN BAHWA ANDA BUKAN ORANG BAIK-BAIK, YANG
MENUNJUKAN BAHWA ANJARAN (BIBLE) ANDA TIDAK BENAR/PALSU.

BAGAIMANA CARA ANDA MEMBUKTIKAN BAHWA AL KITAB ANDA TETAP BERDIRI TEGUH.. DAN
KEBENARAN HAKIKI APA YANG ANDA MAKSUDKAN ??. APAKAH ANDA MENGERTI DENGAN
KALIMAT YANG ANDA TULIS DIATAS?

SEPERTINYA MATA , HATI DAN TELINGA ANDA SUDAH ANDA TUTUP RAPAT UNTUK MENCARI
DAN MENERIMA BUKTI KEBENARAN. ANDA BAGAIKAN MAYAT HIDUP YANG TIDAK MAMPU
LAGI MEMAKSIMALKAN LOGIKA ANDA. BAHKAN KALAU DIAJAK DISKUSIPUN ANDA MENGELAK.

PADAHAL ANDA SENDIRILAH YANG MEMBUAT FORUM DISKUSI ANTAR AGAMA (D A A) INI.
NAMUN ANDA PULA YANG SELALU LARI KALAU DIAJAK DISKUSI DENGAN TERBUKA DALAM
RANGKA MENGUNGKAPKAN KEBENARAN , KEMUDIAN BALIK MENUDUH KAMI SEOLAH
MENDISKRIDITKAN ANDA. TETAPI KALAU ANDA MENDISKRIDITKAN AGAMA KAMI , ANDA
SEPERTI TIDAK MERASA APA-APA. BENAR-BENAR MUNAFIK ANDA INI.
KALAU ANDA YAKIN BENAR, SAMPAIKAN ARGUMENTASI ANDA YANG BAIK DAN BENAR.
PAHAM..

AYO.. TUNJUKKAN KEMAMPUAN LOGIKA ANDA YANG BAIK DAN BENAR. MARI KITA BERDISKUSI
SECARA TERBUKA , SECARA BAIK-BAIK DAN BENAR. HILANGKAN RASA KEBENCIAN ANDA
KEPADA ISLAM SELAM INI. JANGAN HANYA SANGGUP MENELAN DOGMA TANPA ANDA CERNA,
PADAHAL ANDA SUDAH DIBERI PIKIRAN OLEH TUHAN ANDA. KENAPA ANDA MEMATIKAN
LOGIKA ANDA SENDIRI?



       March 8 at 3:00pm ·Annisa Rusyda Nuria Rahimi Haha , mati kutu lu . . . Kemurnian n
keutuhan Alquran dijaga Allah , dr awal turun sampe kapan pun utk membimbing seluruh
makhluk , bkn hanya manusia aja , saya sangaaaatt meyakini Nya .
Saya bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Allah .




     Xulkarnain Alex DARI PADA BINGUNG MEMBACA KITAB BIBLE YANG BANYAK
KONTRADIKSI SERTA AJARAN TRINITAS YANG TIDAK RASIONAL ITU.

MAKA LEBIH BAIK SAYA MENUNJUKKAN BUKTI KEBENARAN AYAT AL QUR’AN DIBAWAH INI;



Dan sesungguhnya pada batu-batu itu (‫) ا ْ ِ َ رة ِ َ وإِن‬
                                           ‫َ ﱠ‬    َِ
ada sungai-sungai yang mengalir (air) daripadanya ( َ َ ُ ‫) ا ْ َ رُ ِ ْ ُ َ َ َ ﱠ‬
dan sesunguhnya diantara (bebatuan itu) ada yang terbelah (‫) َ ﱠ ﱠ ُ َ َ ِ ْ َ وإِن‬
                                                                       ‫َ ﱠ‬
kemudian menyemburlah air dari padanya (bebatuan itu) (‫) ا ْ َ ء ِ ْ ُ َ َ ْ ُ ج‬
                                                                  ُ              ُ
dan sesungguhnya diantara itu (bebatuan itu) ada (air) yang meluncur jatuh (‫) َ ْ ِ ُ َ َ ِ ْ َ وإِن‬
                                                                                    ‫َ ﱠ‬
                                               ِ‫ﱠ‬
karena takut/tunduk kepada Allah ( ْ ِ ِ َ ْ َ ‫) ﷲ‬
(qs AL Baqaraah 2:74)


BUKTI NYATA DAPAT DILIHAT PADA VIDEO DIBAWAH INI;

http://www.youtube.com/watch?v=rMKSbi43d38
PADA TAYANGANVIDEO DIATAS TERLIHAT ADA SUNGAI YANG MENGALIR DIBAWAH TANAH.

HAL INI TELAH DITERANGKAN DI DALAM SURAT AL AN’AM AYAT 6 ;

dan Kami kirimkan/curAhkan dari angkasa kepada mereka ( ْ ِ ْ َ َ ‫)وأَرْ َ ْ َ ا ﱠ َ ء‬
                                                                   َ                َ
(yaitu ) curahan air hujan (‫) ِ ْ رارًا‬
                                َ
dan Kami jadikan/ciptakan sungai-sungai yang mengalir (‫)و َ َ ْ َ ا ْ َ ر َ ْ ِ ي‬
                                                                َ               َ
dibawah nya (bawah tanah) ( ْ ِ ْ ِ ِ ْ َ )
QS AL AN'AAM 6:6


TETAPI YANG SANGAT MENAKJUBKAN LAGI ADALAH ‘ KEPALA DAA LEBIH KERAS LAGI DARI
PADA BATU”

PADAHAL BAJA YANG PALING KERAS SEKALIPUN DAPAT TERPOTONG OLEH AIR YANG
LEMBUT;

SAKSIKAN TAYANGANNYA PADA VIDEO INI?


Saksikan kekuatan air yang lebih kuat dari batu atau baja dibawah ini;
http://www.youtube.com/watch?v=wPYwrFwQrN4


AKAN TETAPI HATI ORANG YANG SUDAH TERTUTUP HATINYA MENERIMA KEBENARAN ,
TERNYATA KEPALANYA LEBIH KERAS DARI PADA BATU. SEHINGGA AIR YANG DAPAT
MENGHANCURKAN BATU DAN BAJA ITU , TIDAK DAPAT MELUNAKKAN HATINYA

Kemudian hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. (QS AL Baqaraah 2:74)



Siapakah orang-orang yang mempunyai kepala lebih keras dari pada batu atau baja?

Itulah orang-orang yang tidak mau menerima bukti-bukti/tanda-tanda/ kebenaran ‫ ا َ ت‬dari
                                                                              ِ
Tuhannya (al Qur’an). Kemudian mereka menolak kebenaran itu dengan cara mendustakannya
(membohongi hatinya sendiri)

" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan
padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti73, kemudian setelah itu hatimu
menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh
ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu
keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena
takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.(QS Al
baqaraah 2:73-74)".



      Xulkarnain Alex SEPERTINYA DAA MENGHINDAR LAGI NIH.. sambil menunggu jawaban
DAA.. baiklah saya tampilkan lagi tentang PETUNJUK dari ayat al qur'an yang lainnya;
AL Qur’an bukan lah buku tentang “SAIN (Ilmiah)” tetapi al qur’an adalah buku “SIGN”
(Petunjuk), sehingga kita perlu menggalinya dengan DUKUNGAN berbagai bidang ilmu dan
kecerdasan yang telah dikaruniaNYa kepada kita.

Bagaimana cara kita menggali petunjuk di dalam AL qur’an?
Dapatkah kita menggali petunjuk (SIGN) di dalam ayat- alqur’an, agar kita dapat menjabarkan
keterangan ayat al qur’an , sehingga kita dapat membuktikan bahwa ayat-ayat al qur’an
ternyata tidak bertentangan dengan “SAIN??

Bukankah kita adalah makluk tercedas di atas bumi ini, lalu bagaimana kita mencari dan
mengali petunjuk itu di dalam al qur’an ?.
Bukankah al qur’an menjelaskan bahwa yang disebut orang beriman yang mensyukuri nikmat
Allah itu, adalah orang yang selalu memikirkan tanda-tanda kebesaran Allah , ketika dia duduk,
berdiri maupun berbaring?

ADA beberapa petunjuk yang kita dapati dari Al qur’an dibawah ini, bagiamana kita dapat
mengambil dan menganalisa informasi tersebut untuk diolah menjadi data ilmiah yang cocok
dengan bukti ilmiah lainnya?

Ayat-ayat itu antara lainnya adalah;

Qs. 10 Yunus: 5. “ Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan
ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (jalan-jalan) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu
mengetahui bilangan tahun dan perhitungan. Allah tidak menciptakan yang demikian itu
melainkan dengan haq. Dia menjelaskan tanda-tanda kepada orang-orang yang mengetahui.”
AYAT INI MEMBERI PETUNJUK BAHWA BULAN , BUMI DAN MATAHARI DAPAT DIJADIKAN
PETUNJUK DALAM SISTIM PENANGGALAN DAN SISTIM PERHITUNGAN WAKTU UNTUK
MANUSIA BUMI


Qs. 21 Anbiyaa: 33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
              Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.


AYAT INI MEMBERIKAN PETUNJUK BAHWA BUMI, MATAHARI DAN BULAN MELAKUKAN ORBIT
PADA LINTASAN MASING-MASINGNYA.


    Qs. 32 Sajdah: 5. Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
   kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu


AYAT INI MEMBERI PETUNJUK BAHWA ALLAH MENGATUR URUSANNYA DENGAN UNGKAPAN
PERBANDINGAN , DIMANA SATU HARI MENURUT URUSANNYA ITU SAMA DENGAN
PERHITUNGAN 1000 TAHUN YANG BERLAKU DI BUMI


 Sekarang, kita coba memaksimalkan kemampuan berpikir kita yang telah dianugrahkan Allah
                        kepada kita untuk menganalisa ayat diatas;



 Jarak yang ditempuh dalam 1 hari itu, sama dengan jarak yang ditempuh bulan selama 1000
                          tahun atau sama dengan 12000 bulan.

Jika jarak tempuh dari urusan dalam sehari itu adalah c x t (dimana c adalah kecepatan dalam
  urusanNYa sedangkan t adalah waktu yang ditempuh dalam satu hari), maka jarak ini sama
    dengan 12000 x L (dimana L adalah panjang dari rute peredaran bulan dalam satu siklus
                                           penuh).

Sehingga didapat sebuah persaman ,
C . t = 12000 . L

dimana : C = kecepatan urusan itu

t = waktu selama satu hari
L = panjang rute peredaran bulan selama satu siklus

disini ;
L = v . T.

Dimana:
v = kecepatan bulan
T = periode revolusi bulan = 27.321661 hari

disini ;
v = Ve cos a

dimana Ve adalah kecepatan absolute peredaran bulan , sedangkan a adalah sudut yang
dibentuk oleh revolusi bumi selama satu bulan sidereal yang harganya sama dengan 26.92848
derajat.

Sedangkan kecepatan absolute peredaran bulan (Ve) adalah ;

ve = 2 . phi . R / T

dimana R = jari-jari revolusi bulan = 384264 km
karena T = periode revolusi bulan = 655.71986 jam
phi = 3,14162

sehingga ;
ve = 2 * 3.14162 * 384264 km / 655.71986 jam
= 3682.07 km/jam

karena , v = Ve cos a

maka;

v = 3682.07 km/jam X 0.89157

        = 3282.8231499 km/jam
Kemudian kita masukkan hasil ini kedalam persamaan sebelumnya,

Sehingga

C . t = 12000 . L
C . t = 12000 . v . T


Dimana;

V = 3282.8231499 km/jam
T = 655.71986 jam
t = 86164.0906 detik


Atau ;


C = 12000 x 3282.8231499 km/jam x 655.71986 jam/ 86164.0906 detik


C = 299792.49888 km /detik

Dibulatkan saja menjadi ;

C = 299792.5 km/det


ANGKA DIATAS SANGAT COCOK DENGAN HASIL PENEMUAN ZAMAN MILENIUM INI.

Ternyata angka itu memberi petunjuk kepada kita, bahwa urusan itu adalah signal gelombang
elektri magnetic yang mempunyai kecepatan sama dengan kecepatan cahaya.

Tahukan anda bahwa anda dapat membaca dan mengirim berita di Facebook ini adalah berkat
signal gelombang elektrimagnetik yang terekam dan dipancarkan lewat satelit ke rumah anda?

Tahukan anda orang dapat mendetiksi segala sesuatu yang pernah anda lakukan untuk
direkam? Itu adalah berkat adanya kemampuan emisi dan deteksi gelombang cahaya.

Dan KECEPATAN urusan itu sangat cepat sekali, yaitu sama dengan kecepatan cahaya.


Mari kita uji hasil menurut petunjuk al Qur’an tersebut , terhadap standar satuan internasional
berikut ini ;
Qur’an ————————————–> C = 299792.5 Km/detik
US National Bureau of Standards, ——> C = 299792.4574 + 0.0011 km/detik
The British National Physical Laboratory .. C = 299792.4590 + 0.0008 km/detik

MAHA BENAR ALLAH DENGAN FIRMANNYA DI DALAM AL QUR’AN

HANYA ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI PEMAHAMAN, PEMIKIRAN DAN HATI NURANI
YANG BERSIH YANG DAPAT MEMBUKA TABIR KEBENARAN AYAT-AYAT DI DALAM AL QUR’AN
tersebut diatas.

HAL INI MEMBUKTIKAN BAHWA AL QUR’AN BUKAN KARANGAN NABI MUHAMMAD DAN
BUKAN PULA HASIL TULISAN TANGAAN MANUSIA, TETAPI BENAR-BENAR WAHYU/FIRMAN DARI
ALLAH SWT.

MASHAALLAH, SUBHANAALAH, ALLAHUKABAR..


Buku panduan;
Elnaby, M.H, 1990, A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest
Speed C
Fix, John D, 1995, Astronomy, Journey of the Cosmic Frontier, 1st edition, Mosby-Year Book,
Inc., St Louis, Missouri




      Xulkarnain Alex Sambil menunggu jawabab DAA.. MARI KITA LIHAT SUSUNAN AYAT-
AYAT AL QUR’AN DIBAWAH INI;


qs 1 - 7ayat , qs 2 - 286 ayat , qs 3 - 200 ayat , qs 4 - 176 ayat, qs 5 - 120 ayat, qs 6 - 165 ayat, qs
7 - 206 ayat , qs 8 - 75 ayat, qs 9 - 129 ayat, qs 10 - 109 ayat, qs 11 - 123 ayat , qs 12 - 111 ayat ,
qs 13 - 43 ayat , qs 14 - 52 ayat, qs 15 - 99 ayat, qs 16 - 128 ayat, qs 17 - 111 ayat, qs 18 - 110
ayat, qs 19 - 98 ayat, qs 20 - 135 ayat, qs 21 - 112 ayat, qs 22 - 78 ayat , qs 23 - 118 ayat, qs 24 -
64 ayat, qs 25 - 77 ayat, qs 26 - 227 ayat, qs 27 - 93 ayat, qs 28 - 88 ayat, qs 29 - 69 ayat, qs 30 -
60 ayat , qs 31 - 34 ayat, qs 32 - 30 ayat, qs 33 - 73 ayat, qs 34 - 54 ayat, qs 35 - 45 ayat , qs 36 -
83 ayat, qs 37 - 182 ayat, qs 38 - 88 ayat, qs 39 - 75 ayat, qs 40 - 85 ayat, qs 41 - 54 ayat, qs 42 -
53 ayat, qs 43 - 89 ayat, qs 44 - 59 ayat , qs 45 - 37 ayat, qs 46 - 35 ayat, qs 47 - 38 ayat, qs 48 -
29 ayat, qs 49 - 18 ayat, qs 50 - 45 ayat, qs 51 - 60 ayat, qs 52 - 49 ayat, qs 53 - 62 ayat, qs 54 -
55 ayat qs 55 - 78 ayat, qs 56 - 96 ayat, qs 57 - 29 ayat, qs 58 - 22 ayat, qs 59 - 29 ayat, qs 60 -
13 ayat, qs 61 - 14 ayat, qs 62 - 11 ayat, qs 63 - 11 ayat, qs 64 - 18 ayat, qs 65 - 12 ayat, qs 66 -
12 ayat, qs 67 - 30 ayat, qs 68 - 52 ayat, qs 69 - 52 ayat qs 70 - 44 ayat, qs 71 - 28 ayat, qs 72 -
28 ayat, qs 73 - 20 ayat, qs 74 - 56 ayat, qs 75 - 40 ayat, qs 76 - 31 ayat, qs 77 - 50 ayat, qs 78 -
40 ayat, qs 79 - 46 ayat, qs 80 - 42 ayat, qs 81 - 29 ayat, qs 82 - 19 ayat, qs 83 - 36 ayat, qs 84 -
25 ayat, qs 85 - 22 ayat, qs 86 - 17 ayat, qs 87 - 19 ayat, qs 88 - 26 ayat, qs 89 - 30 ayat qs 90 -
20 ayat, qs 91 - 15 ayat, qs 92 - 21 ayat, qs 93 - 11 ayat, qs 94 - 8 ayat, qs 95 - 8 ayat, qs 96 - 19
ayat, qs 97 - 5 ayat, qs 98 - 8 ayat, qs 99 - 8 ayat, qs 100 - 11 ayat, qs 101 - 11 ayat, qs 102 - 8
ayat, qs 103 - 3 ayat, qs 104 - 9 ayat, qs 105 - 5 ayat, qs 106 - 4 ayat, qs 107 - 7 ayat, qs 108 - 3
ayat, qs 109 - 6 ayat qs 110 - 3 ayat, qs 111 - 5 ayat, qs 112 - 4 ayat, qs 113 - 5 ayat, qs 114 - 6
ayat

jika kita jumlahkan total nomor urut surat 1 + 2+3+4+…+114 = 6555

coba perhatikan satu persatu dari surat-surat diatas.

Surat QS 1- 7 ayat (nomornya ganjil jumlah ayatnya juga ganjil) , atau qs 2- 200 (nomor suratnya
genap dan jumlah ayatnya juga genap), atau qs 9-129 ayat (nomor suratnya ganjil dan jumlah
ayatnya juga ganjil). Kalau surat-surat ini kita buat dalam sebuah kelompok maka akan terdapat
anggota 57 surat dengan ciri-ciri yang sama (kita sebut dengan “surat homogen”).

Pertanyaannya berapa sisa surat yang belum dikelompokkan ? seharusnya tentu 57 juga.. ya
kan !

Ternyata 57 surat lagi mempunyai cirri-ciri spt; qs 3-200 ayat (nomor suratnya ganjil tetapi
jumlahnya ayatnya genap) atau qs 5 – 120 ayat (nomor suratnya ganjil tapi jumlahnya ayatnya
genap). Kalau kita gabung sura- surat yangmempunya ciri ini (disebut “surat heterogen”).
Jumlahnya 57 juga. Adil bukan?

Rahasia Yang sangat mencengangkan adalah jika surat homogenya kita jumlahkan (yaitu total
nomor suratnya kemudian ditambahkan dengan jumlah total ayatnya) , maka jumlah totalnya
adalah 6.555 (sama dengan jumlah total nomor ayat 1+2+3+..+114 = 6555).

Begitu juga kalau kita melakukannya cara yang sama pada surat heterogen, maka jumlah
totalnya juga 6.555. (sama dengan total nomor surat). Sangat menakjubkan.
RAHASIA KODEFIKASI INI BARU TERUNGKAP ADA ABAD XX INI;

PERTANYAANNYA.. BAGAIMANA KALAU SATU SAJA AYAT YANG DIHILANGKAN ? ATAU SATU
NOMOR SURAT SAJA DIPERTUKARKAN, APAKAH JUMLAH INI AKAN SAMA DENGAN 6555 ?

JAWABNYA “TENTU SAJA TIDAK BISA” !!.

MAKA JANGAN MENCOBA-COBA MERUBAH SATU SAJA LETAK SURAT AL QUR’AN DAN JANGAN
PULA SEKALI-KALI MENGHILANGKAN SATU SAJA AYATNYA. PASTI AKAN KETAHUAN. (ARTINYA
ANDA AKAN MENRUSAK SISTIM KODEFIKASI YANG TELAH DITETAPKAN OLEH YANG
MENURUNKAN AL QUR’AN YAITU ALLAH).

SIAPAKAH YANG MELAKUKAN KOMPILASI SECANGGIH DAN SERUMIT INI ? APAKAH MUNGKIN
UMAR BIN AFFAN ATAU UMAR BIN KHATAB ?

APAKAH MUNGKIN ORANG-ORANG YANG HIDUP ZAMAN JAHILIYAH TERSEBUT MEMAHAMI
RAHASIA KODEFIKASI ANGKA-ANGKA DALAM SISTIM KOMPILASI SERUMIT KITAB AL QUR’AN
TERSEBUT ?

KALAU BUKAN MANUSIA LALU SIAPA LAGI ?

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA




         March 9 at 1:34pm Diskusi Antar Agama @Xukarnain A: Benarkah jumlah totalnya 6555
ayat ? tapi ada yang mengatakan 6666 ayat, 6236 ayat. Jadi mana yang benar?

Sdr Xulkarnain, keselamatan sorgawi tidak dipengaruhi seberapa detailnya kita mengetahui
jumlah ayat, huruf, kata, kalimat dll dari kitab suci.

Kitab Suci berkata, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa
Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia
yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)

Tanpa percaya dan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, sia-sialah setiap usaha
seseorang dalam menggapai keselamatannya.
                      .




       Xulkarnain Alex Memang ada terdengar orang mengatakan (yang dimamfaatkan
langsung oleh si penghasut dari gerombolan setan-setan DAA ini) bahwa jumlah ayat di dalam
al-Qur’an adalah enam ribu, enam ratus, dan enam puluh enam (6.666 ayat).

Sebenarnya hanya untuk alasan “Angka MANIS”, “ Mudah DIINGAT “ , atau “ SEDAP
DIDENGAR!!!. Saja.

Namun walaupun begitu, bukan semua yang sedap didengar dan senang diingat yang
dikeluarkan daripada mulut yang manis itu adalah yang benar. Haruslah diperiksa dahulu
sebelum menerimanya bulat-bulat. Apalagi kalau ia mengenai agama karena syaitan juga boleh
berbuat demikian untuk menyesatkan manusia seperti iblis-iblis dari kelompok DAA ini,
“syaitan-syaitan daripada manusia dan jin, yang mewahyukan ucapan palsu yang indah-indah
kepada satu sama lain, untuk menipu” (6:112).

Untuk mengetahui jumlah 6.666 itu benar atau tidak adalah tidak susah. Coba ambil sebuah
calculator dan sebuah kitab al-Qur’an. Mula dari surah Fatihah yang diakhiri dengan nomor 7 (
Itu adalah jumlah ayat bagi surah tersebut) . Kemudian pergi ke hujung nomor surah 2 (al-
Baqarah) dan bertemu pula dengan angka 286. Teruskanlah, surah demi surah, hingga ke
hujung surah terakhir, iaitu surah yang ke-114. Campurkan kesemua angka itu, dan jumlah yang
didapati adalah jumlah ayat-ayat al-Qur’an yang sebenar.


angka-angka dibawah ini disajikan bagi orang-orang yang masih belajar berhitung , seperti
anak-anak kelas 1 SD (maaf hanya untuk DAA saja). Dibawah ini ada satu urutan yang
mengandungi surah-surah (menurut nomornya suratnya saja), jumlah ayat-ayatnya, dan jumlah
kesemua ayat di dalam surah-surah itu (yang sudah dikelompokkan), atau jumlah kesemua ayat
kitab al-Qur’an yang sebenar:


Surah:
1-5 ( 7 + 286 + 200 + 176 + 120 ) = 789 ayat
6-10 ( 165 + 206 + 75 + 129 + 109 ) = 684
11-15 ( 123 + 111 + 43 + 52 + 99 ) = 428
16-20 ( 128 + 111 + 110 + 98 + 135 ) = 582
21-25 ( 112 + 78 + 118 + 64 + 77 ) = 449
26-30 ( 227 + 93 + 88 + 69 + 60 ) = 537
31-35 ( 34 + 30 + 73 + 54 + 45 ) = 236
36-40 ( 83 + 182 + 88 + 75 + 85 ) = 513
41-45 ( 54 + 53 + 89 + 59 + 37 ) = 292
46-50 ( 35 + 38 + 29 + 18 + 45 ) = 165
51-55 ( 60 + 49 + 62 + 55 + 78 ) = 304
56-60 ( 96 + 29 + 22 + 24 + 13 ) = 184
61-65 ( 14 + 11 + 11 + 18 + 12 ) = 66
66-70 ( 12 + 30 + 52 + 52 + 44 ) = 190
71-75 ( 28 + 28 + 20 + 56 + 40 ) = 172
76-80 ( 31 + 50 + 40 + 46 + 42 ) = 209
81-85 ( 29 + 19 + 36 + 25 + 22 ) = 131
86-90 ( 17 + 19 + 26 + 30 + 20 ) = 112
91-95 ( 15 + 21 + 11 + 8 + 8 ) = 63
96-100 ( 19 + 5 + 8 + 8 + 11 ) = 51
101-105 ( 11 + 8 + 3 + 9 + 5 ) = 36
106-110 ( 4 + 7 + 3 + 6 + 3 ) = 23
111-114 ( 5 + 4 + 5 + 6 ) = 20
———————————————————–
Jumlah besar = 6.236 ayat
———————————————————–

Maka bilangan ayat di dalam al-Qur’an adalah 6.236, bukan 6.666.

Tiap-tiap surah, melainkan surah 9 (At-Taubah), bermula dengan “Bismillah.” Akan tetapi hanya
Bismillah yang pertama di dalam al-Qur’an, iaitu di surah 1 (Al-Fatihah), dikira sebagai satu ayat.
Ini bermaksud ia diberi nomor, iaitu nomor 1. Kalau kata Bismillah dihitung sebagai ayat, tentu
akan bertamnbahh sebanyak 112 ayat lagi.

Andaikata bilangan 112 itu ditambah kepada jumlah besar 6.236 tadi, maka ia menjadi 6.348.
Jumlah ini masih belum juga sebanyak 6.666 ayat .

Perbedaan bilangan ayat di antara dua jumlah tersebut (6,.36 dan 6.348) dengan 6.666 masing-
masing adalah 430 dan 318. Perbedaannya cukup besar lho !!.

Di manakah pula tersimpannya ayat-ayat yang berlebihan itu?
Mungkinkah terdapat orang yang mempercayai ada unsur mistik pada nomor 6666 itu?.
Karena tiada ayat Allah daripada al-Qur’an yang tersembunyi. Tiada juga kebenaran pada
kepercayaan yaitu hanya sesetengah orang sahaja yang mengetahui rahasianya.

Ayat-ayat Allah di dalam al-Qur’an adalah JELAS DAN NYATA untuk dibaca dan dijadikan
petunjuk bagi semua lapisan manusia di dunia. Mereka diturunkan Allah sebagai bukti yang
jelas lagi nyata atas kebenaran.

Masihkah kita masih percaya ayat AlQur’an itu 6666 sebagai jumlah seluruh ayat-ayat al qur’an
yang dapat kita hitung seperti diatas ? ( kecuali yang menghitungnya adalah orang-orang dari
kelompok penelan dogma ).

Namun bisa saja muncul salah satu selisih perhitungan sebagai berikut :

kalo kita cari selisihnya 6666 – 6236 = 430
otomatis akan timbul pertanyaan….
1.kenapa bisa terjadi kelebihan 430 ayat…?
2.apakah pada angka 430 ada pesan tersembunyi …..?

klo kita berfikir sempit kita pasti berfikir “kalo begitu informasi ini telah menyesatkan umat
islam donk”….?


tentu kita belum bisa memberikan kesimpulan begitu, kita harus memaksimalkan pikiran kita
untuk menganalisanya terhadap kemungkinan hikmah dari angka 430 itu (umat islam juga
dilarang menerima dogma mentah-mentah) , untuk itu ada baiknya kita mau menganalisa,
mana tahu ada pesan yg tersembunyi balik angka itu……

sekarang coba telusuri permasalahan ini dengan metodelogi numerik al qur’an…..

Allah menciptakan al qur’an dengan begitu sempurna dan tidak ada cacat sedikitpun, sungguh
maha luar biasa Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini berdasarkan
perhitungan yang sangat akurat……begitu juga al qur’an Allah menciptakan al qur’an dengan
penghitungan yg sangat cermat dan akurat tidak hanya isinya saja yg sempurna tetapi angka” di
dalamnya dan su”nan surat,halaman, jumlah baris, huruf” dan banyak lagi…tidak hanya asal
menulis dan di tempatkan, semuanya di letakkan berdasarkan perhitungan yg sangat
cermat….itulah makanya al qur’an disebut kitab yg sempurna yg membedakan dari kitab yg
lainnya, tetapi kebanyakan umat saat ini tidak pernah sadar akan hal tersebut.

Bahkan kita masih belum mampu menemukan misteri atau mukjizat ayat-ayat al qur’an itu
yang lainnya yang diturunkan Allah itu.
Sekarang kita kembali ke permasalahan di atas angka 430 ada apa sich dengan angka ini….?

sebenarnya pesan angka 6666 tersebut kurang lebih seperti ini….bagi para umat muslim
pelajarilah 6236 al qur’an sebagai pedoman hidupmu, dan mungkin angka 430 dapat pula
dijadikan sebagai suri tauladan dalam tingkah pola kita sehari-hari untuk mencontoh kemuliaan
budi pekerti nabi besar Muhammad SAW.

lho kok 430 dijadikan sebagai suri tauladan…?apa maksud angka tersebut…..
sebagai umat muslim suri tauladan kita semua adalah nabi muhammad saw. jadi angka tersebut
adalah 430 = muhammad saw. Kenapa bisa begitu…..?

Sekarang kalau kata muhammad kita uraikan , kata itu terdiri dari huruf “mim, ha, mim, da”


Sekarang mari kita hubungkan /kaitakan dengan makna surat yang lain;


mim huruf ke 24 —–> surat ke 24 jumlah ayat 64
ha huruf ke 6 ——-> surat ke 6 jumlah ayat 165
mim huruf ke 24 —–> surat ke 24 jumlah ayat 64
da huruf ke 8 ——-> surat ke 8 jumlah ayat 75

kita jumlahkan nomor surat dan jumlah ayat……
24 + 64 = 88
6 + 165 = 171
24 + 64 = 88
8 + 75 = 83
——+
430


Jadi huruf “MUHAMMAD “itu klo di uraikan akan berjumlah 430,,,,,

Apakah angka di atas sebuah kebetulan yang diperoleh dari perhitungan yg tepat,,,,,sungguh
maha luar biasa Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini berdasarkan perhitungan
yg cermat dan akurat…….

Jadi jumlah ayat di dalam al que’an adalah 6.236 ayat, bukan 6.666. nanum umat muslim dapat
juga mengambih hikmah dari selisih 430 itu, untuk mengenang dan menteladani budi pekerti
Nabi Muhammad SAW.
Kalau anda /umat islam mengambil angka tambahan 430 untuk tujuan kebaikan silahkan saja.

TETAPI KALAU ANDA BERMAKSUD UNTUK MENGUSIK DAN MENGGANGGUNYA.. MAKA LAKNAT
ALLAH TERTUJU KEPADA SIAPA SAJA YANG INGIN MERUSAK AYAT-AYATNYA.




     Xulkarnain Alex DAA .. PERTANYAAN ANDA SUDAH SAYA JAWAB, SEKARANG GILIRAN
ANDA YANG HARUS MENJAWAB PERTANYAN SAYA DIBAWAH INI

SOAL-SOAL DIBAWAH INI KHUSUS TENTANG Angka-angka YANG TERTULIS DI DALAM KITAB
BIBLE ANDA.

Markus 11:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu
masuk di situ, kamu akan segera menemukan SEEKOR KELEDAI MUDA tertambat, yang belum
pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

AYO YANG DIBAWA BERAPA EKEOR KELEDAI .. SATU EKOR KAN?

VERSUS

Matius 21:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan
segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah
keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.


AYO YANG INI BERAPA KELEDAI YANG AKAN DIBAWA.. ANDA BISA NGITUNG NGAK.. DUA EKOR
KELEDAI KAN? (BETUL APA SALAH.. PAKAI KALKULATOR AJA)

MANA YANG BENAR NIH..

JADI BAGAIMANA ANDA MEMBUKTIKAN KITAB INJIL ANDA ADALAH FRIMAN TUHAN. APA
TUHAN TIDAK BISA BERGITUNG? JADI SIAPA YANG TELAH MERUSAK FIRMAN TUHAN ?
MANUSIA ATAU ALLAH ?

KEMUDIAN YANG INI ;
2Sebagai milik warisan mereka menerima: Bersyeba, Syeba, Molada, 3Hazar-Sual, Bala, Ezem,
4Eltolad, Betul, Horma, 5Ziklag, Bet-Hamarkabot, Hazar-Susa, 6Bet-Lebaot dan Saruhen: tiga
belas kota dengan desa-desanya. (Yosua 19:2-6)

APA ANDA SANGUP MENGHITUNG ?

HITUNG LAFI YANG BENAR !! YA !!

beRsyeba + Syeba+ Molada+Hazar-Sualk+Bala+Ezem+Eltolad+Betul+Horma+Ziklag+

+Bet-Hamakabot+Hazar-Susa+Bet-Lebeot+Saruhen = 14 kota

Kalau tidak percaya, hitung lagi deh !!.

Tetapi menurut Firmnan Allah tersebut diatas jumlahnya adalah 13.

MANA YANG BENARN YA ??. APA TUHAN ANDA TIDAK BISA BERHITUNG? ATAU YANG MENULIS
ITU BUKAN TUHAN?

Apa masih tertutup mata hati anda, tentang kekeliruan itu, tentang keslahan itu, tentang
kepalsuan itu?

BEGITU JUGA DENGAN kelanjutan ayat diatas yang berbunyi ;

Yosua 19:7 “En-Rimon, Eter, dan Asan: empat kota dengan desa-desanya.”

ANDA BISA BERHITUNG TIDAK? Ahhh… YANG BENAR ?? benar apa bennner ?




SEKARANG Cobalah Anda baca dan bandingkan isi kitab II Samuel 24:13 VERSUS I tawarikh
21:11 sebagai berikut :




Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata
kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau TUJUH TAHUN kelaparan di negerimu? (II
Samuel 24:13)

VERSUS
Kemudian datanglah Gad kepada Daud, lalu berkatalah ia kepadanya : Beginilah firman Tuhan,
haruskah engkau memilih TIGA TAHUN kelaparan (I Tawarikh 21:11)

Mana yang benar nih.. 70 atau 30 ? ANDA BISA HITUNG TIDAK ?

SIAPA disini YANG BISA BERHITUNG .. AYOO HITUNG LAGI !




JUGA ayat YANG DIBAWAH INI

Salomo mempunyai juga EMPAT RIBU kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretanya dan
dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di
Yerusalem. (II Tawarikh 9:25)

VERSUS

Lagipula Salomo mempunyai kuda EMPAT PULUH RIBU kandang untuk kereta-keretanya dan
dua belas ribu orang berkuda (I Raja-raja 4:26)

Perhatikan baik-baik, dalam ayat yang sama yang diterbitkan berbeda tahun, terjadi korupsi
angka 90 persen dari angka 40.000 menjadi 4.000.

Mana yang benar nih 4000 kandang kuda atau 40000 kandang kuda ?

Pada Bible edisi Indonesia, kata “empat puluh ribu” pada ayat II Tawarikh 9:25 sudah diganti
dengan kata “empat ribu”, sehingga hitungannya sudah sama-sama empat ribu. Ed.

Pemangkasan angka dari 40.000 menjadi 4.000 dalam kitab Raja-raja itu jelas bukan sekedar
memperbaiki redaksi bahasa, melainkan merombak esensi ayat secara signifikan. Karena
bagaimanapun juga, penambahan satu angka nol (0) sangat besar artinya. Merubah 40.000
menjadi 4.000 itu berarti membuang nilai 36.000. Satu angka yang cukup fantastis, terlebih bila
tertera dalam kitab suci firman Tuhan.

Kekeliruan satu angka nol (0) dalam dunia bisnis saja sangat fatal akibatnya, terlebih jika
menimpa kitab suci. Betapa aneh jika dalam ayat yang sama dengan cerita yang sama pula,
selisih 19 tahun penerbitan angka 40.000 berkurang satu angka nol menjadi 4.000.

Bila diteliti lebih lanjut, ternyata revisi angka itu sangat manjur untuk membuang kontradiksi
ayat. Sebab jika Alkitab tahun 1960 itu tidak direvisi, maka terjadilah kontradiksi ayat mengenai
kekayaan Raja Salomo dengan versi kitab Tawarikh yang menyebutkan bahwa Salomo hanya
memiliki 4.000 kandang kuda. Perhatikan ayat berikut:

“Salomo mempunyai juga empat ribu kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretanya dan
dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di
Yerusalem” (2 Tawarikh 9:25).

“And Solomon had four thousand stalls for horses and chariots, and twelve thousand horsemen;
whom he bestowed in the chariot cities, and with the king at Jerusalem” (2 Chronicles 9:25, King
James Version).

Supaya tidak kontradiktif, maka dibuanglah satu angka nol dalam kitab Raja-raja. Tapi tanpa
disadari, hal ini justru mengakibatkan kontradiksi yang lebih nyata antara ayat yang sama
terhadap cetakan tahun yang berbeda.

SebelumNYA para penginjil ahli bersilat lidah mengaburkan pandangan UMATNYA dengan
mengatakan, perbedaan itu hanya terletak pada angka “0 “ (nol). Katanya; “ Mungkin para
penulisnya tidak sengaja telah menambahkan satu nol lagi pada angka 4.000 sehingga menjadi
40.000 “. Perlu diketahui bahwa , bangsa Yahudi semasa hidup Raja Solomon sama sekali tidak
mengenal angka nol. Jadi tidak mungkin orang bangsa bahela dulu yang merubah atau
menghilangkan angka “0 “ tersebut.




INI JUGA PERUBAHAN EDITING DARI AL KITAB TAHUN 1928 DENGAN EDISI TAHUN 2002.
dalam ayat berikut:

“Adapon oemoer Jehojachin pada masa ija naik radja itoe doelapan tahoen, maka karadjanlah
ija diJeroezalim tiga boelan dan sapoeloeh hari lamanja, maka dipêrboewatnja barang jang
djahat kepada pêmandangan Toehan” (2 Tawarikh 36:9, Alkitab tahun 1928).

“Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari
lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. (2 Tawarikh
36:9, Alkitab tahun 2002).

Ayat yang sama dalam dua versi tersebut jelas bertentangan dan tidak mungkin keduanya
diyakini sebagai kebenaran. Pasti ada salah satu yang salah, bahkan bisa jadi keduanya salah.
Penambahan angka satu (1) pada angka 8 tersebut bukan tak ada artinya. Sebab bila angka
dalam ayat itu tidak direvisi, maka terjadilah kontradiktif dengan kitab Raja-raja. Sebab dalam
kitab II Raja-raja 24:8 disebutkan bahwa Yoyakhin berusia 18 tahun ketika jadi raja Yerusalem.

“Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia
memerintah di Yerusalem” (II Raja-raja 24: 8, Alkitab tahun 2002).

LHO KOK AL KITAB DI EDIT ?

MANA YANG BENAR NIH ??

Jika kontradiksi antara kitab Tawarikh dengan kitab Raja-raja itu DIBIARKAN BEGITU SAJA ,
maka Alkitab (Bibel) tidak laku di pasaran dan “ketinggalan kereta” dengan kitab-kitab suci
agama lainnya. Sehingga ahli kitab Kristen merubahnya.

Mendengar jawaban itu, Kristen tahun 1928 bisa menerima dan memahaminya dengan benar.
Tapi mereka masih belum puas, karena masih ada pertanyaan yang belum terjawab, kenapa
nama “Yehoyakim” diganti “Yoyakim” dan nama “Yehoyakhin” diganti “Yoyakhin”? Sebab
penambahan huruf dalam nama seseorang itu bisa merubah makna yang sangat jauh. Ini masih
ditunggu perubahannya.

MASIH BANYAK KALAU kita DITAMP[ILKAN DISINI..

DAA.. SEKARANG KEWAJIBAN ANDA UNTUK MENERANGKKAN KEPADA KAMI DISINI.. JANGAN
LARI LAGI, JANGAN MENGELAK LAGI.

KALAU ANDA TIDAK MAMPU MENJAWABNYA, MAKA APAKAH ANDA MASIH
MENGNYIMPULKAN bahwa KITAB BIBLE ANDA ADALAH FIRMAN ALLAH?

JANGAN BOHONG LAGI YA … !!!!

DITUNGGU SAWABANNYA.. SELURUH SOAL-SOAL DIATAS DENGAN BENAR DAN BAIK. KALAU
TIDAK TAHU TANYA SAMA PIMPINAN PENDETA ANDA DI GEREJA YANG SUDAH MEMBAYAR
ANDA DISINI !

SALLLAM
        March 12 at 1:37pm · Abdullah El Khalim Ku tunggu jawaban DAA atas pertanyaan
xulkarnaen . Kalau gak bisa jawab coba DAA hubungi rekan lain,atau hubungi seluruh pemimpin
agamamu yg lain yg paling pintar diantaramu.
Oke..!



        March 12 at 4:18pm ·Joko Arindo DAA mana nih ditunggu jawaban cerdasnya????




       Xulkarnain Alex Sambil menunggu jawaban yang benar dari DAA atas pertanyaan
xulkarnain. Ada baiknya kita perlihatkan juga mukjizat angka-angka di dalam al qur’an yang
lainnya.

Sebenarnya masih banyak lagi angka-angka yang terkandung di dalam al qur’an yang
merupakan mujizat yang masih belum terungkap hingga saat ini.

Alhamdullilah, sesuai perjalanan waktu dan peradaban manusia di abad digital ini, rahasia-
rahasia angka itu mulai terkuak satu persatu.

Seperti makna angka genap dan ganjil yang menjadi salah satu kodefikasi penyusunan seluruh
ayat-ayat al qur’an ( seperti yang telah diterangkan oleh xulkarnain dari hitungan diatas).

SEHINGGA APA YANG DISAMPAIKAN OLEH SUMPAH ALLAH DI DALAM AL QUR’AN YANG
BERBUNYI BENAR ADANYA ;

 " Demi fajar, dan (demi) malam yang sepuluh, dan (demi) yang genap dan yang ganjil, (qs Al
                                       Fajr 89: 1-3)”

Ternyata bukti ayat diatas , baru terungkap 13 abad kemudian.

MAHA BENAR ALLAH DENGAN FIRMANNYA

Dibawah ini, kita akan mencoba mengeluarkan semua angka-angka yang ada di dalam al qur’an
secara keseluruhan. Angka-angka yang ada di dalam al qur’an tersebut tidak pernah berubah,
satu angkapun , sampai kapanpun akan tetap begitu. Allah yang menjaminnya. Manusia tidak
ada hak untuk merubahnya sama sekali ( itulah bedanya dengan kitab Bible).

Adapapun angka-angka tersebut antara lain adalah ;

angka 1 ; yaitu seperti 1 Allah [qs 112:1], orang [qs 18:10]

angka 2; yaitu seperti 2 kerusakan [17:4]

angka 3; hari [qs 2:196]

angka 4; bulan [qs 2:26]

angka 5 ; orang [qs 18:22]

angka 6; periode, hari [qs 7:54]

angka 7; langit [qs 2:29], tahun [qs 2:47], tangkai pohon [qs 2:261], tangkai gandum [qs 12:43],
jalur [qs 22:17], malam [qs 69:7]

angka8; binatang ternak [qs 39:6], hari [qs 69:7]

angka 9; tahun [qs 18:25]

angka 10; orang [qs 8:65]

angka 11 ; bintang [qs12:4]

angka 12; bulan [qs 9:36]

angka 19; tidak menjelaskan apa-apa (objeknya) [qs 74:30]

angka 20; orang [qs 8:65]

angka 30 ; malam [qs7:142], bulan [qs 46:15]

angka 40; malam [qs 2:51]

angka 50 ; tahun [qs 29:14]

angka 60; orang [qs 58:4]
angka 70; ampunan [qs 9:80], laki-laki [qs 7:155], hasta [qs 70:32]

angka 80; cambukan [qs 24:4]

angka 99; kambing [qs 38:23]

angka 100; orang [qs 8:66]

angka 200 ; orang [qs 8:65]

angka 300; tahun [qs 18:25]

angka 1.000; malaikat [qs 8:9], bulan [qs 97:3], tahun [qs 22:47], [qs 29:14]

angka 2.000 ; orang [qs 8:66]

angka 3.000; malaikat [qs3:124]

angka 5.000; malaikat [qs 3:125]

angka 50.000; tahun [qs 70:4]

angka 100.000; orang [qs 37:147]

Di antara ke-30 jenis bilangan di atas itu hanya bilangan 19 yang

lain daripada yang lain, yaitu tidak menunjuk pada substansi (objek), jadi angka 19 ini tentu
sangat istimewa dalam arti bilangan itu sendiri.

Bagi yang memahami ilmu matematika dalam sistim nominal, silahkan diungkap apa makna dari
angka 19 itu.

Angka 19 itu hanya terdapat dalam S. Al Muddatstsir, 74:30 ;




َ ْ َ َ = padanya

َ َ ْ ِ ‫ = َ َ ر‬Sembilan belas
        َ

Yang menarik, bila kita jumlahkan seluruh angka-angka itu ;
ke-30 jenis bilangan itu ;

1+ 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 + 9 + 10 + 11 + 12 + 19 + 20 + 30 + 40 + 50 + 60 + 70 + 80 + 99 + 100 +
200 + 300 + 1000 + 2000 + 3000 + 5000 + 50.000 + 100.000 = 162146

Ternyata jumlah atau angka 162146 ini, adalah kelipatan dari 19 (8534 x 19).

TENTU ALLAH TIDAK SIA-SIA MENYAMPAIKAN AYAT (QS 74:30) TERSEBUT.

BAGAIMANA SEKIRANYA SATU ANGKA SAJA DARI ITU HILANG ATAU TERHAPUS, ATAU DIEDIT
OLEH TANGAN MANUSIA ? MAKA JUMLAH DARI ANGKA-ANGKA TERSEBUT TENTU TIDAK LAGI
MERUPAKAN KELIPATAN 19 lagi.

SEKARANG COBA LIHAT PETUNJUK YANG LAINNYA (untuk menguak tabir/misteri angka 19);

KATA BULAN (SYAHR) DI DALAM AL QUR’AN MUNCUL SEBANYAK 12 KALI

KATA HARI DI DALAM AL QUR’AN MUNCUL SEBANYAK 356 KALI.




DALAM PEMIKIRAN KITA, SEOLAH-OLAH ALLAH MEMBERI PETUNJUK BAHWA 12 ITU ADALAH
JUMLAH BILANGAN BULAN DALAM SETAHUN, SEDANGKAN 356 ITU MENGISYRATKAN JUMLAH
BILANGAN HARI DALAM SETAHUN .

PERTANYAANNYA; BERAPA KALIKAH JUMLAH KATA TAHUN MUNCUL DI DALAM AL QUR’AN?




TERNYATA KATA TAHUN YANG MUNCUL DI DALAM AL QUR’AN ADALAH 19 KALI.

PERTANYAANNYA; APA HUBUNGAN ANTARA ANGKA 19 DALAM PETUNJUK TAHUN?

UNTUK MENGUNGKAP MISTERI INI;

MISALNYA ; TANGGAL MAULID NABI MUHAMMAD TAHUN INI , JATUH PADA TANGGAL 5
FEBRUARI 2012M, BERTEPATAN (BERTEMU) DENGAN 12 RABIUL AWAL 1433H.

MAKA 19 TAHUN KEMUDIAN TANGGAL INI AKAN BERTEMU LAGI.

(kalau tidak percaya hitung sendiri, daa bisa menghitung ngak ya?)
MAHA BENAR ALLAH DENGAN FIRMANNYA..

WASS




        March 13 at 4:29pm Ryan Sky Rangkoety Coment" dri xulkarnaen alex koq ga ada lgi
y?? Apkah sngaja di hpus sma alex? Ato si DAA takut,krna soal" dan jawabn dri alex bgtu
mngesankn shingga DAA tkut malu nanti nya klo tdak bsa mnjwab? Klo bner bgtu brarti
kbenaran islam bgtu nyata subhanallah...



          March 13 at 7:29pm Triyogo Aleksandria kasihan xulkarnain.. semua komentarnya
diblokir. hahahaha. daa ngamuk



          March 16 at 8:48am Ryan Sky Rangkoety Hahaha.. Smakin kliatan kebodohan admin
DAA sok pling tau tntang al_qur'an tpi sbnernya (ma'af) bego,ngambil ayat koq sperlunya aja.
Smakin brniat memojokan umat islam skrg mlah kbalikan nya mreka sndiri yg trpojokan krna
ulah mreka sndiri.
Mw bukti?
Trlihat dri coment" dri xulkarnaen yg di hapus.
Krna apa?
Krna jwaban dri xulkarnaen bgtu nyata dan dpat di terima oleh logika.
Smntara prtanyaan dri xulkarnaen hingga sa'at ini blm trjawab..
Sudah cukup jelas admin DAA tkut menanggung malu dan memilih mnghapus coment" si
xulkarnaen dan mngalihkan topix pmbicaraan.
Terlihat lah sdah yg mana yg bnar dan mana yg slah.
Buat admin DAA ma'af saya tdak brmksud mnghina kalian Tpi saya hnya mw meluruskan.
1 lgi klo mw debat yg sehat donk,klo ga bsa jwb y udh diem ja jgn di hapus"in,kn kasian yg
ngetik,cpex" ngetik eh di hpus gtu aja,itu sma ja kalian ga mnghrgain org.



       March 16 at 10:16am Dewinta Fernanda Putri Semakin yakinlah umat islam dengan
kebenaran al qur'an. Akibat kelakuan DAA berbuat kecurangannya untuk dirinya sendiri :
""Dan sampaikanlah: " bahwa Yang benar telah datang dan yang palsu itu telah dilenyapkan".
Sesungguhnya yang palsu itu sesuatu yang pasti lenyap. (QS AL ISRAA' 17: 81)”

begitu juga dengan pernyataan ayat al qur'an berikut ini ;

” Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang hak dengan yang bathil, dan
menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui? ( qs Ali Imran 3:71).”

SADAQALLAHHULAZIMM




         Saturday at 12:30am · Bayu Krisna @DAA : mengapa comment2 dr saudara Xulkarnaen
alex hilang/terhapus? dan kabarnya anda tlah memblokir dirinya?.....saran saya lebih baik anda
dlm membuat tautan2 di akun FB anda ini ataupun di situs IDI lebih baik tidak usah
menyerempet2 hal2 tentang Islam atau membuat hal2 yg seolah2 tahu tentang Qur'an krn
segenap kaum muslimin pengunjung situs atau tautan dlm akun FB anda ini merasa terpanggil
utk meluruskan kekeliruan & kesalahan2 anda, dan apabila anda coba2 utk menyinggung kaum
muslim maka para netter muslim disini akan balik justru menelanjangi kedustaan & kebodohan
anda yg tidak anda sadari. Disamping itu semua anda segenap staf DAA rupanya tidak
menyadari bahwa tautan dlm akun FB anda ini justru berbalik menjadi MEDIA DAKWAH ISLAM
tanpa anda-anda sadari.



DEMIKIANLAH AKHIRNYA SELURUH TULISAN SAYA DIHAPUS DAN SAYA DIBLOLKIR UNTUK
MENYAMPAIKAN KEBENARAN AYAT-AYAT ALLAH SWT DI FB DAA TEREBUT.

NAMUN UNTUNGLAH SELEBUMNYA SAYA MASIH SEMPAT MENYIMPAN SEBAGIAN DARI
TULISAN SAYA TERSEBUT. LALU MENYAMPAIKAN LAGI DISINI.

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA.

WASALAMUALAIKUM WR.WB

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:358
posted:3/26/2012
language:Indonesian
pages:261
Description: RAHMANHADIQ BERBAGI BUKU "RANGKUMAN DEBAT XULKARNIAN-MISIONARIS KRISTEN DAA"